BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Sukarno Irawan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu dengan metode pendekatan studi kasus (case study). Menurut Susilo Rahardjo & Gudnanto (2011) studi kasus adalah suatu metode penelitian untuk memahami individu yang dilakukan secara terpadu, luas dan lengkap agar diperoleh pemahaman mendalam tentang individu tersebut, serta masalah yang dihadapi dan tujuan yang terselesaikan memperoleh hasil yang baik atau bermanfaat. Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan senam otak pada anak ADHD dan respon anak saat stimulasi senam otak diberikan, serta mengetahui pengaruh stimulasi senam otak pada anak ADHD. Maka dari itu data dicari melalui observasi peneliti terhadap pemberian stimulasi brain gym pada anak ADHD sesuai dengan pedoman pelaksaan (terlampir). Kemudian melakukan wawancara kepada pelatih untuk mengetahui respon anak saat diberikan stimulasi senam otak serta mengetahui pengaruh stimulasi senam otak pada anak ADHD dengan melakukan wawancara kepada orang tua (Ayah/Ibu). Lembar observasi setiap pertemuan dan skor Skala Penilaian Perilaku Anak 47
2 48 Hiperaktif (SPPAHI) juga menjadi data pendukung untuk menunjukkan pengaruh stimulasi senam otak pada anak ADHD. 3.2 Unit Analisis Penelitian ini dilakukan pada seorang anak ADHD yang dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan dengan delapan kali pertemuan. Yang menjadi unit analisis penelitian adalah pelaksanaan stimulasi senam otak pada anak ADHD, respon anak ADHD saat diberikan stimulasi senam otak dan pengaruh stimulasi senam otak pada anak ADHD dengan menggunakan SPPAHI, wawancara dan lembar observasi. 3.3 Partisipan Penelitian atau Sumber Data Teknik penentuan partisipan dalam penelitian ini yaitu dengan purposive sampling yang bertujuan agar sampel dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu oleh peneliti (Sugiyono, 2012), sehingga memudahkan peneliti untuk memperoleh informasi lebih dalam dari partisipan. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang anak yang terdeteksi berisiko tinggi ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) melalui Skala Penilaian Perilaku Anak Hiperaktif (SPPAHI) yang diisi oleh orang tua dan guru di sekolah. Kriteria pada penelitian ini yaitu seorang anak yang telah terdiagnosis Hiperaktif oleh
3 49 dokter dibuktikan dengan mengonsumsi obat antihiperaktif. Anak yang bersedia menjadi partisipan dibuktikan dengan tanda tangan informed consent (diwakilkan orang tua). 3.4 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data kualitatif menurut Sugiyono (2012), yaitu menggunakan observasi, wawancara/interview dan dokumentasi Observasi Pada penelitian ini menggunakan observasi partisipatif (participant observation). Observasi yang dilakukan meliputi pelatih brain gym dalam memberikan stimulasi senam otak pada anak ADHD. Ketika pelatih memberikan senam otak pada anak ADHD dari tahap persiapan hingga tahap terminasi, lalu melihat respon anak saat diberikan senam otak. Instrumen mengenai kemajuan anak diukur melalui pengisian lembar pelaksanaan senam otak (Tahap Persiapan, Orientasi, Kerja, Gerakan Inti dan Terminasi) dengan melihat respon yang muncul pada anak ketika diberikan senam otak.
4 Wawancara/interview Sebagian besar informasi atau data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara yang dilakukan secara mendalam. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur dimana peneliti menggunakan alat bantu berupa kisi-kisi wawancara yang dapat dikembangkan sehingga permasalahan akan berkembang secara terbuka. Selain itu peneliti juga menggunakan alat pencatat dan sebuah alat perekam untuk mempermudah mengumpulkan data. Wawancara dilakukan ketika pelatih telah memberikan senam otak sebanyak delapan kali pertemuan. Kemudian ditujukan kepada orangtua (Ayah/Ibu) anak ADHD dan pelatih. Wawancara yang dilakukan mengenai pelaksanaan stimulasi brain gym pada anak ADHD, respon anak saat pelaksanaan stimulasi senam otak serta pengaruh senam otak pada anak setelah diberikan stimulasi Dokumentasi Pada penelitian ini, peneliti memperoleh data-data melalui Skala Penilaian Perilaku Anak Hiperaktif (SPPAHI) yaitu skala yang digunakan untuk mendeteksi anak ADHD dan juga digunakan sebagai pedoman
5 51 pengaruh senam otak pada anak ADHD. Kemudian lembar observasi pelaksanaan senam otak (Pertemuan I- VIII), hasil wawancara (verbatim) dan dokumentasi pelaksanaan stimulasi senam otak. 3.5 Tahap Pelaksanaan Penelitian Persiapan Penelitian Dalam melakukan penelitian ini, dilakukan beberapa persiapan yaitu : Mengajukan permohonan penelitian kepada pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan yang berisi surat ijin untuk melakukan penelitian Membuat informed consent atau surat penjelasan dan persetujuan menjadi partisipan penelitian yang ditujukan kepada orang tua anak ADHD Memilih sampel yang sesuai dengan kriteria penelitian (purpose sampling) Menjelaskan maksud, tujuan, manfaat, waktu penelitian dan peran keluarga dalam penelitian stimulasi brain gym pada anak ADHD.
6 Setelah orangtua memahami maksud, tujuan penelitian serta peran sertanya, maka orangtua harus menandatangani surat penjelasan penelitian Selanjutnya orangtua menandatangani surat pernyataan setuju menjadi partisipan. Setelah hal-hal tersebut diatas dilakukan, maka penelitian baru dapat dimulai sesuai tahap-tahap pelaksanaan penelitian Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 April sampai dengan 06 Mei 2016 dengan responden bernama anak.n dengan tahap sebagai berikut: Membuat kontrak waktu dengan orang tua dan anak ADHD selama 30 menit untuk stimulasi brain gym Pelatih memberikan stimulasi brain gym pada anak ADHD selama delapan kali pertemuan Selama pemberian stimulasi brain gym, peneliti mengobservasi pelaksanaan brain
7 53 gym dari tahap 1 sampai 5 berdasarkan pedoman lembar observasi dan melihat respon anak ADHD Peneliti melakukan wawancara kepada orangtua dan pelatih setelah pertemuan kedelapan (terakhir) dilakukan Setelah data observasi dan wawancara selama pertemuan terkumpul, peneliti melakukan sinkronisasi dari hasil data tersebut Hasil dari sinkronisasi tersebut dibahas dalam pembahasan dan dibuat dalam kesimpulan. 3.6 Analisis Data Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode menurut Miles & Hubermen (2007) yang dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu : Pengumpulan Data Pada tahap pengumpulan data masalah yang terbanyak dicari terlebih dahulu dengan melakukan survei di lingkungan sekolah dan rumah. Hal ini dilakukan untuk
8 54 verifikasi dan pembuktian awal bahwa fenomena yang diteliti itu benar-benar ada. Pada tahap awal ditemukan masalah utama yaitu anak hiperaktif, kurang konsentrasi dan perhatian mudah teralihkan Penyajian Data Pada tahap ini hasil wawancara diubah menjadi dalam bentuk tulisan (verbatim) yang disesuaikan dengan format masing-masing. Format verbatim yang digunakan dalam penelitian ini adalah B (Baris) 1,2,3 dan seterusnya, P1 (Peneliti), P2 (Ibu) dan P3 (Pelatih). Kemudian dilakukan verifikasi data. Sedangkan hasil temuan observasi dan dokumentasi (SPPAHI) dilapangan dibahas dalam bentuk narasi Verifikasi Data Pada tahap verifikasi data berisi tentang uraian atau kesimpulan dari keseluruhan subkategori tema yang tercantum pada tabel kategori dan pengkodean yang sudah terselesaikan disertai dengan quote verbatim wawancaranya. Dalam penelitian ini ditemukan tiga tema, yaitu : (1) Lingkungan, sarana yang mendukung dan pelatih mempengaruhi pelaksanaan stimulasi senam otak pada anak ADHD, (2) Respon anak yang semakin mau
9 55 mengikuti senam saat pelaksanaan stimulasi senam otak, dan (3) Pengaruh stimulasi senam otak pada anak ADHD. 3.7 Uji Keabsahan Data Uji keabsahan data dilakukan untuk memastikan kebenaran data yang diperoleh. Uji keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik member check yaitu proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data. Teknik ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data yaitu orangtua dan pelatih senam otak. 3.8 Etika Penelitian Informed concent Sebelum melakukan wawancara, dengan memberikan informasi mengenai topik, tujuan, pelaksanaan penelitian dan persetujuan partisipan. Partisipan berhak menolak tidak bersedia menjadi subjek penelitian ataupun menolak melakukan pelaksanaan stimulasi brain gym.
10 Autonomy Partisipan bebas menentukan apakah ia akan berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian atau tidak, tanpa paksaan dan sewaktu-waktu partisipan dapat mengundurkan diri tanpa sanksi apapun. Prinsip tersebut dalam penelitian ini mempunyai kebebasan untuk menentukan pilihan apabila anak ADHD tersebut menolak untuk dilatih senam otak diwaktu tertentu Justice dan Confidenciality Keadilan (justice) partisipan dalam sebuah penelitian haruslah dihargai atau dihormati serta dijaga kerahasiaannya (confidenciallity) dan anonym/tanpa nama. Dalam penelitian ini, prinsip tersebut diberlakukan dengan metode dan prosedur yang baik. Peneliti tetap menghormati dan menghargai martabat partisipan yaitu peneliti dapat memahami dan menerima partisipan apa adanya. Demikian juga dalam kerahasiaan dari keterangan yang diberikan partisipan tetap dijaga dengan menjelaskan bahwa nama partisipan tidak dicantumkan dalam lembar pengumpulan data dan catatan lapangan peneliti hanya diberi kode dan inisial tertentu sebagai identitas partisipan.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penggunaan studi kasus sebagai suatu metode penelitian kualitatif memiliki
BAB III METODE PENELITIAN. gambar, foto, rekaman video, dan lain sebagainya.
3.1. Metode Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan metode pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Jenis dan Pendekatan Penelitian. dan masalah manusia. Bogdan dan Taylor
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengertian penelitian kualitatif sendiri diartikan sebagai suatu proses penelitian dan pemahaman
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk menggambarkan suatu fenomena yang terjadi
LEMBAR PENJELASAN PENELITIAN. : Stimulasi Brain Gym pada Anak ADHD (Studi Kasus pada Anak ADHD)
88 Lampiran 1 LEMBAR PENJELASAN PENELITIAN Nama peneliti Judul : Agustina Sihombing : Stimulasi Brain Gym pada Anak ADHD (Studi Kasus pada Anak ADHD) Tujuan : Untuk mengetahui gambaran Stimulasi senam
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pemberian ASI dideskripsikan melalui
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode penelitian kualitatif adalah metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bermaksud untuk memahami fenomena yang dialami oleh partisipan penelitian yaitu persepsi,
serta peneliti tidak melakukan asuhan keperawatan dengan cara memaksa klien.
BAB 3 METODE STUDI KASUS 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian merupakan bentuk rancangan yang digunakan dalam prosedur penelitian (Hidayat,2008:25). Di dalam penelitian ini peniliti menggunakan desain
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode kualitatif dipilih karena peneliti dapat memperoleh data secara lebih lengkap
BAB III METODE PENELITIAN. atau sifat-sifat serta hubungan fenomena yang diselidiki. dengan wawancara mendalam (In depth interview).
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi deskriptif. Pendekatan studi deskriptif menurut Anwar (2011) adalah untuk
3.2 Partisipan Penelitian/sumber data
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Studi deskriptif merupakan alat untuk
BAB III METODE PENELITIAN
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologis. Riset fenomenologis didasarkan pada falsafah fenomenologi, peneliti fenomenologis merumuskan suatu pertanyaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana penelitian kualitatif adalah penelitian yang berfokus menggambarkan dan memahami fenomena dalam
BAB III METODE PENELITIAN. sedangkan pedoman wawancara (semi terstruktur) dan pengamatan langsung menyangkut
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini, peneliti menguraikan metode dan teknik penelitian yang akan dijadikan acuan dalam menganalisis data. A. Desain Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu dengan pendekatan fenomenologis dimana dengan desain penelitian yang menggunakan latar
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Desain yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan dari sudut fenomenologis. Peneliti dari studi fenomenologis berusaha memahami arti peristiwa
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan deskriptif. Menurut pendapat Bogdan & Taylor
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Menurut pendapat Bogdan & Taylor (1975) dalam Sugiyono 2009, metodologi kualitatif
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental, yaitu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental, yaitu rancangan penelitian yang digunakan untuk mencari hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan
BAB III METODE PENELITIAN. planning dan pelaksanaan edukasi oleh perawat pada. pasien diabetes mellitus di RSUD Kota Salatiga.
31 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif yang
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dimana peneliti berusaha mengerti kejadian/fenomena
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan model studi kasus. Creswell (1998, dalam Herdiansyah, 2010) menyatakan
3.1 Metode Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana penelitian yang
38 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana penelitian yang bermaksud memahami fenomena tentang apa yang dialami subyek, seperti perilaku, persepsi,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Desain penelitian atau rancangan penelitian merupakan kerangka acuan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki
BAB III METODE PENELITIAN. digunakan dengan mempertimbangkan: pemahaman peneliti terhadap
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Disain penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu suatu proses yang naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian kualitatif menurut Herdiansyah (2010) adalah penelitian ilmiah
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif menurut Herdiansyah (2010) adalah penelitian ilmiah yang
BAB III METODE PENELITIAN. dikemukakan Creswell (1998), tipe penelitian yang tepat
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan klasifikasi yang dikemukakan Creswell (1998), tipe penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Fokus Penelitian Sibling Rivalry Strategi koping orangtua Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan koping Gambar Fokus Penelitian B. Jenis dan Desain Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. rumah sakit. Yang ingin ditemukan adalah pengalaman. anaknya dirawat di rumah sakit, dengan kata lain
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis penelitian Penelitian ini berorientasi pada pengalaman, yaitu pengalaman kecemasan orangtua pada saat anak dirawat di rumah sakit. Yang ingin ditemukan adalah pengalaman
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan dan mengungkapkan suatu masalah, keadaan, peristiwa sebagaimana adanya atau
BAB 3 METODE PENELITIAN. mendeskripsikan fenomena dalam bentuk kata-kata dan bahasa (Moleong,
BAB 3 METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif digunakan untuk memahami fenomena atau pengalaman hidup yang dialami oleh subyek
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan keterlibatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pendekatan studi kasus (case study) dengan single-case
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti memilih tipe kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) dengan single-case design. Peneliti memilih penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan dikemukakan hal-hal yang berkaitan dengan metode penelitian yaitu tipe penelitian, partisipan penelitian/sumber data, teknik pengumpulan data, analisis data,
BAB III METODE PENELITIAN. kasus. Menurut Hagan dan Yin (dalam Berg, 2004), studi kasus dapat
33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe penelitian Pada tipe penelitian, peneliti menggunakan pendekatan studi kasus. Menurut Hagan dan Yin (dalam Berg, 2004), studi kasus dapat difokuskan pada seseorang,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah yang bertujuan untuk memahami
BAB III METODE PENELITIAN. Studi kasus merupakan salah satu jenis penelitian yang meneliti
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Studi Kasus Studi kasus merupakan salah satu jenis penelitian yang meneliti permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal yang menjadi
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan quasi eksperiment. Quasi eksperiment adalah penelitian yang menguji coba suatu intervensi pada sekelompok
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian studi kasus ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif. Menurut Poerwandari (1998) penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif atau kualitataif dilakukan dengan mempertimbangkan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif. Menurut Patton (dalam Poerwandari, 2009), pemilihan pendekatan kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskritif dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian cross sectional, dimana pengambilan data dengan potong lintang.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Kualitatif Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Kualitatif merupakan suatu pendekatan penelitian yang mengungkap situasi
3. METODE PENELITIAN
3. METODE PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran sibling rivalry yang dialami oleh anak ADHD dan saudara kandungnya. Penelitian ini berusaha untuk melihat secara mendalam gambaran sibling
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian merupakan bentuk rancangan yang digunakan dalam melakukan prosedur penelitian (Hidayat, 2007). Metode penelitian ini berdasarkan rumusan
BAB III METODE PENELITIAN. mendeskripsikan tentang suatu keadaan secara objektif (Notoatmodjo, 2005,
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau mendeskripsikan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan studi deskriptif. Hal ini berarti bahwa penelitian. menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode penelitian Penelitian ini akan menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Hal ini berarti bahwa penelitian kualitatif berupaya untuk memahami
BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian mengacu pada jenis atau macam penelitian yang dipilih untuk
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Studi Kasus Desain penelitian merupakan rencana penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif umumnya digunakan untuk memahami fenomena-fenomena
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam penelitian ini pengukuran perilaku menggunakan kuesioner. Dengan 15 pernyataan yang berisikan tentang perawatan kejang demam pada balita usia 0-5 tahun.
tentang kesiapan remaja putri dari aspek pemahaman terhadap menarche, mengetahui tentang kesiapan remaja putri dari aspek penghayatan dalam
19 tentang kesiapan remaja putri dari aspek pemahaman terhadap menarche, mengetahui tentang kesiapan remaja putri dari aspek penghayatan dalam menghadapi menarche, mengetahui tentang kesiapan remaja putri
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yaitu penelitian yang data-datanya berhubungan dengan angka-angka baik yang diperoleh dari pengukuran maupun dari
BAB III METODE PENELITIAN. jelas. Penelitian kualitatif dilakukan dengan cara fenomenologis di mana
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan cara mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian. Penelitian kualitatif digunakan
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rencangan deskriptif,
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rencangan deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan untuk melihat data faktual tanpa melihat mengapa
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif (mixed method). Model penelitian yang digunakan yaitu model
43 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didahului dengan penelitian kuantitatif (mixed method). Model penelitian yang digunakan yaitu model
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Penelitian kualitatif, yaitu pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan keterlibatan peneliti dalam mengidentifikasi
BAB III METODE PENELITIAN. Bogdan dan Taylor (Moleong, 2006) mendefinisikan metodologi kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif. Bogdan dan Taylor (Moleong, 2006) mendefinisikan metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian merupakan sumber diperolehnya data yang dibutuhkan dari masalah yang akan diteliti. Tempat penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Untuk mengetahui bagaimana kepedulian dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepedulian ibu-ibu terhadap pertumbuhan balita pada ibu-ibu suku Dayak di
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penggunaan pendekatan kualitatif ini bertujuan agar dapat memaparkan secara menyeluruh
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan data pada penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan merupakan penelitian yang memanfaatkan wawancara terbuka untuk menelaah
28 tidak acak dan didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Desain dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berfokus pada pengalaman, interpretasi serta makna hidup seorang
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan studi deskriptif. Penelitian kualitatif dimaksudkan. untuk memahami hal-hal yang terjadi dan dialami oleh subjek
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode penelitian Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Penelitian kualitatif dimaksudkan untuk memahami hal-hal yang terjadi dan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan manusia merupakan perubahan. yang bersifat progresif dan berlangsung secara
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan manusia merupakan perubahan yang bersifat progresif dan berlangsung secara berkelanjutan. Keberhasilan dalam mencapai satu tahap perkembangan akan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan strategi Exploratoris Sekuensial.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan strategi Exploratoris Sekuensial. Strategi ini diawali dengan pengumpulan dan analisis data kualitatif pada tahap pertama, dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh dan mendalam mengenai gambaran harga diri remaja yang telah melakukan hubungan seks di luar nikah, peneliti
BAB 3 METODE PENELITIAN. untuk melakukan prosedur penelitian (Hidayat, 2008). Pada penelitian ini
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Desain penelitian merupakan bentuk rancangan yang akan digunakan untuk melakukan prosedur penelitian (Hidayat, 2008). Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Moleong, (2007:6) penelitian kualitatif ialah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu pendekatan fenomenologi. Penelitian kualitatif digunakan untuk menggali persepsi, ide, atau gagasan
BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pendekatan survey yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis
BAB III METODELOGI PENELITIAN
26 BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian sebagai tempat melakukan kegiatan penelitian guna memperoleh data yang berasal dari responden. Lokasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain dalam penelitian ini adalah studi kualitatif yang merupakan suatu pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan
BAB III METODE PENELITIAN. analytic dengan pendekatan cross sectional, dimana waktu pengukuran
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yaitu descriptive analytic dengan pendekatan cross sectional, dimana waktu pengukuran observasi data variabel
1. Mengidentifikasi kasus untuk suatu studi.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan cross-sectional. Pendekatan cross-sectional yaitu jenis penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian ini adalah rancangan penelitian korelasi (hubungan/ asosiasi) yang mengkaji hubungan antara dua variabel dengan menggunakan pendekatan cross-sectional.
A. Jenis dan Rancangan Penelitian
BAB III MATODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Desain dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berfokus pada pengalaman, interpretasi serta makna hidup seseorang
BAB III METODE PENELITIAN
55 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik, yang mana akan diteliti hubungan variabel
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian merupakan rencana penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan penelitian. Desain
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Metode penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan dan dibuktikan, suatu
BAB III METODE PENELITIAN. harus menguasi setiap aspek yang akan diteliti agar mudah untuk
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Jenis peneltian yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif. Metode Kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek
