Rancang Bangun Situs Forum Komunitas Perfilman Berbasis CodeIgniter

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Rancang Bangun Situs Forum Komunitas Perfilman Berbasis CodeIgniter"

Transkripsi

1 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun Rancang Bangun Situs Forum Komunitas Perfilman Berbasis CodeIgniter Andika Kurnia Adi Pradana 1, Abidatul Izzah 2, Wendy Adnan Febianto 3 Teknik Informatika, Politeknik Kediri Jln. Mayor Bismo no. 27 Kediri [email protected] Abstrak Film merupakan media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. Saat ini penggemar film disulitkan dengan jadwal pemutaran film dan informasi tentang film terbaru. Oleh karena itu perlu dirancang dan dibuat sebuah situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap. Pembuatan situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap menggunakan metode pengamatan pada aplikasi serupa di forum komunitas maya film lain, buku panduan tentang CSS Bootsrtrap, Framework Codeigniter dan pencarian data di internet. Perancangan forum komunitas maya berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap berhasil dibuat menggunakan DFD dan dibangun menggunakan Framework Codeigniter dan CSS Bootstrap. Situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap ini memiliki tiga pengguna yaitu admin, member dan pengunjung. Aplikasi admin memiliki fitur menambah, mengubah dan menghapus slideshow, jadwal tayang, berita, topik dan video. Aplikasi member memiliki fitur menambah, mengubah dan menghapus tread, pesan, tentang dan komentar. Aplikasi pengunjung memiliki fitur melihat diskusi, forum film, berita, video trailer, jadwal tayang dan registrasi jika ingin jadi member. Pada aplikasi ini sistem belum menyediakan rating bintang, tambah teman dan chatting, akan lebih baik apabila pada aplikasi ini ditambahkan rating bintang, tambah teman dan chatting. Kata Kunci Film, Situs Forum Komunitas, Forum Online I. PENDAHULUAN Film merupakan salah satu bentuk seni yang bernilai tinggi. film menjadi media yang sangat berpengaruh, melebihi mediamedia yang lain, karena secara audio dan visual dia berkerja sama dengan baik dalam membentuk penontonnya tidak bosan dan lebih mudah mengingat, karena formatnya yang menarik. Saat ini para penggemar film di sulitkan dengan jadwal pemutaran film pada bioskop, dikarenakan kesibukan oleh pekerjaan yang malas datang ke bioskop dan mengakibatkan penggemarnya tidak dapat melihat film kesayangan mereka yang akan segera di putar dibioskop. CodeIgniter adalah sebuah web application framework yang bersifat open source digunakan untuk membangun aplikasi PHP dinamis. Tujuan utama pengembangan CodeIgniter adalah untuk membantu developer untuk mengerjakan aplikasi lebih cepat daripada menulis semua code dari awal. CodeIgniter menyediakan berbagai macam library yang dapat mempermudah dalam pengembangan. Bootstrap merupakan sebuah toolkit yang dikembangkan oleh Twitter untuk mempermudah web depelover dalam mendesain tampilan aplikasi. Dengan Bootstrap, developer web bisa menghemat waktu dalam mendesain tampilan aplikasi. Di Bootstrap sudah tersedia CSS, HTML dan juga JQuery Plugin untuk typography, forms, buttons, tables, grids, navigation dan berbagai komponen interface lainnya. Bootstrap pertama kali dirilis pada Agustus 2012 dan berlisesni open source.kelebihan utama dari Bootstrap adalah Responsive Layout dan 12-column grid sistem. Maka untuk mengatasi setiap masalah tersebut diperluhkan suatu Situs forum komunitas perfilman Berbasis Web Menggunakan Codeigniter Dan Bootstrap yang dapat memberikan informasi para penggemar film serta bertukar informasi mengenai dunia perfilman. II. LANDASAN TEORI A. Situs Forum Komunitas Maya Beberapa tahun yang lalu berhubungan dengan orang lain di luar kota, luar pulau, atau luar negeri sangat sulit. Tarif telepon yang masih mahal atau surat yang membutuhkan waktu yang lama dalm pengiriman membuat orang, ralasi, dan keluarga yang terpisah jauh akan sangat sulit dihubungi. Namun, perkembangan teknologi yang pesat membuat berhubungan dengan orang lain meskipun terpisah ribuan kilometer dan zona waktu yang berbeda pun menjadi semudah membalikan telapak tangan forum komunitas maya didefinisikan sebagai teknologi digital yang memungkinkan interaksi sosial melalui berbagai bentuk dan saluran, Castro (2012) Forum komunitas maya identik dengan sosial media. Sosial media terbagi atas dua suku kata sosial dan media. Sosial yaitu merujuk pada komunikasi atau cara berinteraksi. Kemudian media merupakan alat komunikasi, jadi sosial media adalah komunikasi dua arah melalui tulisan, foto, video maupun audio yang salurkan melalui jaringan internet Riese dkk. (2010) Menurut Tuggle dkk. (2000) bahwa ada lima konsep inti yang harus dipahami mengenai media yaitu: Semua media dibangun representasi didasarkan pada perspektif yang menghasilkan pesan. Semua media menggunkan konstuksi bahasa, menggunkan bahasa khusus untuk medium. Audiens aktif bernegoisasi makna dan bukan penerima pasif atas hal yang mereka terima. Kebanyakan media adalah bisnis komersial dan masalah ekonomi mempengaruhi keputusan mereka. Media telah tertanam nilai nilai dan sudut pandang berdasarkan bagaimana media terstruktur. B. Perfilman Effendy (1986) menyatakan bahwa film adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan

2 14 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun 2015 suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. Pesan film pada komunikasi massa dapat berbentuk apa saja tergantung dari misi film tersebut. Akan tetapi, umumnya sebuah film dapat mencakup berbagai pesan, baik itu pesan pendidikan, hiburan dan informasi. Pesan dalam film adalah menggunakan mekanisme lambang-lambang yang ada pada pikiran manusia berupa isi pesan, suara, perkataan, percakapan dan sebagainya. Film juga dianggap sebagai media komunikasi yang ampuh terhadap massa yang menjadi sasarannya, karena sifatnya yang audio visual, yaitu gambar dan suara yang hidup. Dengan gambar dan suara, film mampu bercerita banyak dalam waktu singkat. Ketika menonton film penonton seakan-akan dapat menembus ruang dan waktu yang dapat menceritakan kehidupan dan bahkan dapat mempengaruhi audiens. Menurut Sumarno (1996) pada dasarnya film dapat dikelompokan ke dalam dua pembagian dasar, yaitu kategori film cerita dan non cerita. Pendapat lain menggolongkan menjadi film fiksi dan non fiksi. Film cerita adalah film yang diproduksi berdasarkan cerita yang dikarang, dan dimainkan oleh aktor dan aktris. Pada umumnya film cerita bersifat komersial, artinya dipertunjukan di bioskop dengan harga karcis tertentu atau diputar di televisi dengan dukungan sponsor iklan tertentu. Film non cerita adalah film yang mengambil kenyataan sebagai subyeknya, yaitu merekam kenyataan dari pada fiksi tentang kenyataan. C. Pemrograman Framework Framework adalah suatu kerangka kerja yang juga dapat diartikan sebagai kumpulan kode program (terutama class dan function) yang dapat membantu developer atau programmer dalam menangani berbagai masalah masalah dalam pemrograman seperti koneksi ke database, pemanggilan variable, file, dll sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat membangun aplikasi. Bisa juga dikatakan Framework adalah komponen pemrograman yang siap pakai kapan saja, sehingga programmer tidak harus membuat kode program yang sama untuk tugas yang sama. Misalkan saat anda membuat aplikasi web berbasis ajax yang setiap kali harus melakukan XMLHttpRequet, akan Xajax telah mempermudahnya untuk anda denan menciptakan sebuah objek khusus yang siap digunakan untuk operasi Ajax berbasis PHP. Itu adalah salah satu contoh kecil, selebihnya Framework jauh lebih luas dari itu. Secara sederhana bisa dijelaskan bahwa Framework adalah kumpulan fungsi (liberaries), maka seorang programmer tidak perlu lagi membuat fungsi fungsi (biasanya disebut kumpulan library) dari awal, programmer tinggal memanggil kumpulan library atau fungsi fungsi itu sudah ditentukan oleh framework. Beberapa contoh fungsi fungsi standar yang telah tersedia dalam suatu framework adalah fungsi paging, enkripsi, , SEO, session, security, kalender, bahasa, manipulasi gambar, grafik, table bergaya, validasi, upload, captcha, proteksi terhadap XSS (XSS filtering), template, kompresi, XML dan lain lain. Manfaat dalam penggunaan Framework pada pembuatan maupun pengembangan suatu aplikasi yaitu: Manfaat dapat membantu kerja developer dalam membangun aplikasi sehingga aplikasi bisa selesai dalam waktu singkat. Penerapan design patterns memudahkan dalam rancangan, pengembangan dan pemeliharaan system. Stabilitas dan handal, aplikasi yang kita bangun lebih stabil dan handal karena berbasis pada Framework yang sudah teruji stabilitas dan kehandalannya. Gaya kode konsisten, memudahkan dalam membaca kode dan dalam menemukan bugs. Pengamanan perusahaan, Framework mengantisipasi dan memasang perisai terhadap adanya berbagai masalah keamanan yang mungkin timbul. Dokumentasi. Adanya dokumentasi dalam Framework dapat mendisiplinkan kita untuk menulis dokumentasi untuk apa yang kita tulis. Pertama kelebihan dengan adanya Framework akan lebih mempermudah memahami mekanisme kerja dari sebuah aplikasi. Ini tentunya akan sangat membantu proses pengembangan sistem yang dilakukan secara team. Semua anggota di wajibkan untuk memahami dari pola kerja Framework tersebut selebihnya anggota team hanya mempelajari proses bisnis yang di kehendaki oleh sistem untuk kemudian di tuangkan kedalam Framework tersebut. Dalam artian setiap orang harus mempunyai metode yang sama dalam menyelesaikan aplikasi tersebut. Kedua dengan memakai Framework akan menghemat waktu pengerjaan suatu aplikasi, karena setiap anggota sudah memiliki sebuah acuan dalam menyelesaikan modul. Dalam hal ini misalnya semakin banyak library yang ada semakin mempercepat anggota untuk menemukan solusi karena tidak setiap anggota harus membuat Class atau fungsi untuk kasus yang relative sama. Berikutnya team tidak akan di susahkan dengan adanya perputaran anggota dalam artian jika ada anggota yang tidak bisa melanjutkan lagi pekerjaannya anggota yang lain bisa mengcover kekosongan tersebut. Bayangkan jia setiap modul yang dikembangkan mempunyai logika yang berbeda tentunya akan memakan waktu yang banyak untuk proses pemahaman akan sistem tersebut. Kesekian-kalinya dengan adanya Framework akan menjaga interitas dari modul modul yang dikembangkan. Tentunya hal ini juga tergantung dari metode yang dikembangkan sendiri. Framework hanya membantu dan memungkinkan atau mempermudah proses integrasi, tidak berarti adanya Framework sistem otomatis akan ter-integrasi. Dan masih ada kelebihan kelebihan lain yang dimiliki oleh Framework CodeIgniter adalah sebuah web aplikasi Framework yang bersifat open source digunakan untuk membangun aplikasi PHP dinamis. Tujuan utama pengembangan CodeIgniter adalah untuk membantu developer untuk mengerjakan aplikasi lebih cepat daripada menulis semua code dari awal. Codeigniter menyediakan berbagai macam library yang dapat mempermudah dalam pengembangan. CodeIgniter diperkenalkan kepada publik pada tanggal 28 februari CodeIgniter sendiri dibangun menggunakan konsep Model- View-Controller development pattern. Pradana: Rancang Bangun Situs Forum

3 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun CodeIgniter sendiri merupakan salah satu Framework tercepat dibandingkan dengan Framework lainnya. Pada acara froscon (August 2008), pembuat php Rasmus Lerdorf mengatakan dia menyukai CodeIgniter karena dia lebih ringan dan cepat dibandingkan Framework lainnya ("because it is faster, lighter and the least like a Framework.") CodeIgniter memudahkan kita merancang sebuah aplikasi berbasis website. Tools ini dapat meminimalkan penulisan kode program yang sering kita lakukan secara manual, karena dilengkapi library yang cukup lengkap untuk keperluan pembuatan website. Dengan demikian, kita sebagai pengembang dapat lebih memfokuskan perhatian pada sisi perencanaan. Karena proses pembuatan website secara teknis sudah diminimalkan dalam hal penulisan kodenya. Lalu kenapa harus CodeIgniter. D. CSS Bootstrap Bootstrap merupakan sebuah Framework CSS dari Twitter, yang menyediakan kumpulan komponen komponen antarmuka dasar pada web yang telah dirancang sedemikian rupa untuk digunakan bersama sama. Selain komponen antarmuka, Bootstrap juga menyediakan sarana untuk membangun layout halaman dengan mudah dan rapi, serta modifikasi pada tampilan dasar HTML untuk membuat seluruh halaman web yang dikembangkan senada dengan komponen komponen lainnya. Bootstrap sendiri memilii kelebihan dan setiap implementasunya pada suatu website, kelebihat tersebut yaitu: 1) Cepat. Bootstrap memiliki banyak library yang menyediakan potongan kode yang siap Anda gunakan di website Anda. Web developer tidak perlu membuang banyak waktu untuk menulis baris kode, cukup dengan menemukan potongan kode yang tepat dan menyocokkannya dengan struktur website yang sedang dibangun. Sebagai tambahan lagi, banyak aspek desain yang sudah dipermudah karena CSS dalam Twitter Bootstrap dibangun dengan LESS 2) Flesibel. Hal yang luar biasa dari Twitter Bootstrap adalah Anda dapat menjadikan Framework ini sepenuhnya milik anda. Dengan sesuka hati Anda dapat membongkar seluruh Framework, menyimpan yang berguna dan membbuang yang tidak berguna bagi Anda. Inti dari Bootstrap adalah framework ini memperbolehkan Anda menyesuaikan pengguna sesuai kebutuhan pembuatan website Anda. 3) Faktor desain. Dalam faktor desain sendiri terdapat beberapa yaitu: The Grid, LESS is more!, dan Java Kode program Pada proses penerapan atau pun pengimplementasian bootstrap terdapat beberapa langkah yaitu Download file Bootstrap, hasil download berupa file.zip yang berisikan folder CSS, JS, & IMG. bootstrap.min.js img/ glyphicons-halflings.png glyphicons-halflings-white.png Selanjutnya Download juga JQuery.js / jquery.min.js, ini wajib ADA karena function Javakode program yang ada di Twitter Bootstrap diambil dari jquery. Langkah kedua, Buat sebuah folder dengan nama sesuai selera di direktori mana saja / lebih bagus jika dibuat di direktori local webserver yang anda gunakan seperti Apache, XAMPP & WAMPP. Langkah ketiga Copy kan folder hasil download dari Twitter Bootstrap (Folder : JS,CSS,IMG) kedalam folder yang telah dibuat. Berikutnya copy kan hasil download jquery.js kedalam Folder JS. Lalu buatlah file HTML dengan nama index.html, letakkan / simpan di dalam folder yang dibuat. III. ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM A. Analisa Permasalahan Sistem Penggemar film ketika ingin mendapat informasi tentang film, penggemar tersebut akan mencari informasi dan bertanya kepada kerabat atau temannya. Biasanya para penggemar film mendapatkan informasi tentang film terbaru dari spanduk yang dipasang di bioskop maupun di media cetak seperti koran, akan tetapi penggemar film tersebut masih menyimpan banyak pertanyaan kapan film tersebut akan ditayangkan. Oleh karena itu penggemar film harus datang ke bioskop atau telepon untuk menanyakan langsung pada pegawai bioskop. Dari fakta yang terjadi, diperoleh kesimpulan yaitu penggemar memperoleh informasi tentang film terbaru dari kerabat, spanduk maupun media cetak. Situs forum komunitas perfilman dapat digunakan oleh penggemar film sebagai media pertukaran informasi, dengan fasilitas harus mendaftar sebagai member, member dapat membuat tread berdasarkan kategori dari film tersebut dan dapat memberikan pesan kepada member-member yang lain. Sedangkan admin memiliki fasilitas membuat jadwal tayang film di beberapa film bioskop, mengelola data berita seputar film serta mengunggah video trailer film terbaru yang di ambil dari link Youtube. B. Arsitektur Sistem Arsitektur sistem dalam pembuatan situs forum komunitas perfilman yang akan dibuat ditunjukkan pada Gambar 1 Para pengguna dapat mengakses dengan cara mengakses antar muka atau tampilan. bootstrap/ css/ bootstrap.css bootstrap.min.css js/ bootstrap.js

4 16 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun 2015 Dashboard admin Admin Database server Dashboard pengunjung Pengunjung Gambar. 1 Arsitektur sistem Dashboard member Member Dari arsitektur pada 1 dapat dijelaskan bahwa Database pada aplikasi menghubungkan ke internet yang kemudian akan disampaikan pada aplikasi, yaitu admin, pengunjung dan member. Pada user admin, data dari database akan disampaikan, kemudian admin memiliki wewenang untuk mengelola data slideshow, data berita, data jadwal tayang, data topik, data video dan data member. Pada user member, data dari database akan disampaikan, kemudian member memiliki wewenang untuk mengelola data tread, data pesan dan data tentang. Pada user pengunjung, data dari database akan disampaikan, kemudian pengunjung memiliki wewenang untuk melakukan registrasi dan melihat website. C. Analisa Kebutuhan Perangkat Analisa perangkat terdiri dari dua yaitu hardware dan software. Hardware adalah salah satu komponen dari sebuah computer yang sifat alatnya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau bentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi. Dan software adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan oleh komputer dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. 1) Perangkat Keras Dalam perancangan dan pembuatan situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan framework codeigniter dan css bootstrap, spesifikasi perangkat keras adalah sebagai berikut : Laptop dengan Processor AMD E-300 APU with Radeon HD Graphics, Ram 2.00 GB, dan HDD 500 GB 2) Perangkat Lunak Perangkat keras hanya berfungsi jika diberikan instruksiintruksi. Instruksi-instruksi inilah disebut dengan perangkat lunak, beberapa perangkat lunak yang digunakan antara lain : Web browser Mozila Firefox. Web browser Google Chrome. XAMPP SQLyog Community Edition, dan Notepad D. Analisa Kebutuhan Pengguna Aplikasi yang akan dibuat memiliki tiga kelompok pengguna, yaitu admin, member dan pengunjung. Karakteristik masing masing pengguna adalah sebagai berikut: 1) Admin. Admin pada aplikasi ini berusia orang dewasa (antara 18 sampai dengan 50 tahun). Admin dapat mengoperasikan komputer dengan baik. 2) Member. Member pada aplikasi ini adalah dari berbagi profesi antara usia remaja hingga dewasa. member merupakan penggemar film yang menyukai dunia perfilman dan suka memberikan informasi tentang dunia film. 3) Pengguna. Pengunjung pada aplikasi ini adalah dari berbagai usia antara usia remaja sampai dewasa. pengunjung merupakan penggemar film yang menyukai film dan selalu mengikuti film terbaru setiap tahunnya. pengunjung juga bisa mencari informasi tentang jadwal film yang ingin ditonton sehingga pengunjung mempunyai banyak pertanyaan untuk film yang mereka cari. E. Analisa Kebutuhan Fungsional Forum komunitas maya perfilman merupakan media yang disediakan untuk berinteraksi bagi para penggunanya, dimana para pengguna dapat mencari informasi mengenai film terbaru dan jadwal tayang di bioskop. Member sebagai pengguna dapat berinteraksi dengan member lain sesuai dengan fitur yang sudah disediakan pada aplikasi tersebut. berdasarkan uraian diatas, sistem yang akan dibangun harus memiliki fungsi sebagai berikut: Menampilkan video trailer film terbaru. Membuat tread baru berupa informasi tentang film. Mengirim pesan dan menerima pesan dari member lain. Menampilkan jadwal tayang. Menampilkan berita - berita mengenai film. Memberikan komentar pada video trailer film, tread film dan forum diskusi. F. Perancangan Database Perancangan database ini merupakan proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan codeigniter dan bootstrap. DFD Level 0 merupakan diagram yang menggambarkan secara mendasar forum komunitas maya perfilman. Pada level 0 terdiri dari 3 entitas yang mempunyai akses terhadap aplikasi yaitu admin, member dan pengunjung. ADMIN Data member, Data video, Data jadwal, Data berita, Data diskusi. Record Data member, Record Data video, Record Data jadwal, Record Data berita, Record Data diskusi. Registrasi WEBSITE MEDIA SOSIAL Pengunjung Lihat web Gambar. 2 DFD level 0 Data Tentang, Data Tread, Data Pesan, Data Komentar. Record Data Tentang, Record Data Tread, Record Data Pesan, Record Data komentar. MEMBER Pradana: Rancang Bangun Situs Forum

5 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun ERD merupakan suatu model untukk menjelaskan hubungan atar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data pada peringkat logika. 2) Antarmuka Kategori Film Halaman kategori berisi gambar gambar yang menampilkan detail suatu film yang berisikan sinopsis, cuplikan film dan komentar. Gambar. 5 Halaman Kategori Film 3) Antarmuka Kategori Berita Gambar. 3 ERD IV. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Perancangan Antarmuka 1) Antarmuka Beranda Halaman berita digunakan untuk menampilkan informasi sputar film yang sudah atau akan ditayangkan. Informasi yang ditampilkan berupa judul film, gambar film dan alur cerita film tersebut. Halaman beranda memiliki slideshow yang berisi poster film, cuplikan film terbaru yang akan ditayangkan, forum diskusi yang digunakan untuk menampilkan dan menambah komentar para member, tread film merupakan unggahan dari member yang berdasarkan kategori film dan berita yang berisi tentang berita film terbaru. Gambar. 6 Halaman Kategori Berita Gambar. 4 Antarmuka Beranda B. Skenario Uji Coba Pada sub bab ini akan dibahas hasil dari analisa, perancangan dan implementasi program yang telah dilakukan. Agar hasil yang di dapat tidak keluar dari analisa sistem yang telah dibuat maka di adakan skenario uji coba. 1) Uji coba admin

6 18 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun 2015 Admin dapat melakukan tambah berita dengan klik tombol tambah berita seperti Gambar 7. Gambar. 7 Tampilan tambah berita Setelah ini admin dapat mengisikan berita lalu klik tombol input. Seperti Gambar 8. Gambar. 11 Tampilan isi jadwal Jika sudah jadwal tayang akan tampil di halaman pengunjung seperti Gambar 12. Gambar. 8 Tampilan isi berita Jika sudah berita akan tampil di halaman pengunjung seperti Gambar 9. Gambar. 12 Tampilan jadwal Admin dapat melakukan tambah video dengan klik tombol tambah video seperti Gambar 13. Gambar. 9 Tampilan berita Admin dapat melakukan tambah jadwal tayang dengan klik tombol tambah jadwal seperti Gambar 10. Gambar. 13 Tampilan tambah video Setelah ini admin dapat mengisikan video lalu klik tombol input. Seperti Gambar 14. Gambar. 10 Tampilan tambah jadwal Setelah ini admin dapat mengisikan jadwal tayang lalu klik tombol input. Seperti Gambar 11. Gambar. 14 Tampilan isi video Pradana: Rancang Bangun Situs Forum

7 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun Jika sudah video akan tampil di halaman pengunjung seperti Gambar 15. 2) Uji coba member Gambar. 15 Tampilan video Member dapat melakukan tambah tread dengan klik tombol tambah tread. Tampilan tambah tread seperti Gambar 16. Gambar. 18 Tampilan tread Member dapat melakukan tambah pesan dengan klik tombol tulis pesan. Tampilan tambah pesan seperti Gambar 19. Gambar. 16 Tampilan tambah tread Setelah ini member dapat mengisikan tread lalu klik tombol input. Seperti Gambar 17. Gambar. 19 Tampilan tulis pesan Setelah ini member dapat mengisikan pesan, pilih to untuk mengirim member yang lain. lalu klik tombol input. Seperti Gambar 20. Gambar. 20 Tampilan isi pesan Jika sudah, pesan akan tampil di halaman kotak masuk di member lain. Seperti Gambar 21. Gambar. 17 Tampilan tambah tread Jika sudah tread akan tampil di halaman pengunjung di bagian forum film kategori horror. Seperti Gambar 18. Gambar. 21 Tampilan masuk pesan Member dapat melakukan tambah komentar dengan klik komentar, lalu tambahkan komentar. Tampilan tambah komentar seperti Gambar 22.

8 20 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun 2015 Gambar. 22 Tampilan tambah komentar Jika sudah, komentar akan tampil di halaman yang dikomentar. Seperti Gambar 23. 3) Uji coba pengunjung Gambar. 23 Tampilan komentar Pengunjung dapat melakukan register dengan klik tombol register here. Tampilan register seperti Gambar 24. Gambar. 24 Tampilan register Pengunjung dapat mengisikan form register. Tampilan form register seperti Gambar 25. Gambar. 25 Tampilan form register Gambar. 26 Tampilan Situs Forum Komunitas Perfilman V. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan diatas, disimpulkan bahwa perancangan situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap berhasil dibuat menggunkan DFD dan dibangun menggunakan Framework Codeigniter dan CSS Bootstrap. Fitur yang berhasil dibuat pada situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap adalah cuplikan video film, forum diskusi, tread film, berita, jadwal tayang dan pendaftaran bagi member. Pada situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap berhasil dibuat agar member dapat menambah, mengubah dan menghapus data tread, pesan, komentar dan tentang. Pada situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap berhasil dibuat agar admin dapat menambah, mengubah dan menghapus data slideshow, berita, jadwal tayang, video, topik dan member. Keterbatasan situs forum komunitas perfilman berbasis web menggunakan Codeigniter dan Bootstrap adalah sistem belum menyediakan rating bintang untuk film, chatting dan tambah teman. Dengan keterbatasan kemampuan dan waktu yang tersedia untuk pengembangan aplikasi agar lebih baik lagi, maka dari hasil implementasi yang sudah dilakukan, disarankan pada halaman detail dapat ditambahkan rating bintang untuk film. Pada situs forum komunitas maya perfilman dapat ditambahkan fitur chatting untuk member. Dapat ditambahkan fitur tambah teman. Pengunjung dapat melihat website yang sudah disediakan oleh admin. Tampilan website seperti Gambar 26. Pradana: Rancang Bangun Situs Forum

9 JURNAL INFORMATIKA & MULTIMEDIA, Vol. 07, No. 01, Tahun REFERENSI [1] Bertzzie Bootstrap Sebuah Framework CSS Dari Twitter. diakses pada 5 februari 2015 pukul 11:12 WIB [2] Castro, RMC Quality of Life of Patients With Hypertension. Journal of Health Sci. Inst, Vol. 30, No.2, [3] Effendy, Onong Uchjana Televisi Siaran, Teori dan Praktek. Bandung : Alumni. [4] Riese, Michael Using Social Media to Market Your Bussines. [5] Sidik Betha, Framework Codeigniter, Teknik Informatika Offset : Bandung. [6] Sumarno, Marselli Dasar-Dasar Apresiasi Film. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. [7] Toggle, Konsep inti media.

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pesatnya perkembangan teknologi informasi di bidang pendidikan, dapat dilihat dari banyaknya media-media pembelajaran yang digunakan di masyarakat. Salah satu

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. utuh ke dalam bagian - bagian komponennya dengan maksud untuk

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. utuh ke dalam bagian - bagian komponennya dengan maksud untuk BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Analisis Sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian - bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG D.11 IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG Achmad Nakhrowi *, Agung Riyantomo, Moch Subchan Mauludin Jurusan Teknik

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. implementasi desain dalam bentuk kode-kode program. Kemudian di tahap ini

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. implementasi desain dalam bentuk kode-kode program. Kemudian di tahap ini BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Implementasi Setelah tahap analisa dan perancangan, tahap selanjutnya adalah implementasi desain dalam bentuk kode-kode program. Kemudian di tahap ini dijelaskan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini banyak perusahaan yang memiliki banyak kegiatan yang harus dilakukan dan untuk mengatur kegiatan tersebut bisa dilakukan secara manual atau secara online.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dari tahun ke tahun sudah tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi

BAB I PENDAHULUAN. Dari tahun ke tahun sudah tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dari tahun ke tahun sudah tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat. Ini merupakan bukti bahwa manusia senantiasa

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah melalui tahap analisis dan tahap perancangan terhadap aplikasi berbasis web menggunakan framework codeigniter, tahapan selanjutnya adalah implementasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1. Implementasi Implementasi adalah sebuah tahap dimana analisa dan rancangan yang sudah dibuat sebelumnya dijalankan. Pada tahap ini perangkat keras dan perangkat lunak

Lebih terperinci

BAB III DATA METODE PENELITIAN. berupa perangkat keras dan perangkat lunak. a. Sistem operasi windows 8.1.

BAB III DATA METODE PENELITIAN. berupa perangkat keras dan perangkat lunak. a. Sistem operasi windows 8.1. BAB III DATA METODE PENELITIAN 1.1 Alat Alat yang digunakan untuk membuat website dalam penelitian ini berupa perangkat keras dan perangkat lunak. 1.1.1 Perangkat Keras a. Laptop b. Mouse 1.1.2 Perangkat

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu 21 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung. Waktu penelitian dilakukan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Fotografi Amir Hamzah Sulaeman mengatakan bahwa fotografi berasal dari kata foto dan grafi yang masing-masing kata tersebut mempunyai arti sebagai berikut: foto artinya cahaya

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, segala kebutuhan yang diperlukan dapat dipenuhi dengan cara praktis dan tidak menyulitkan. Terlebih

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 3 BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN Analisis digunakan untuk mengetahui kebutuhan, setelah proses analisis akan dilakukan perancangan yang digunakan untuk mempermudah dalam mengolah data dan kemudian merancang

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dari objek yang dibangun. Komponen tersebut antara lain : sistem

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dari objek yang dibangun. Komponen tersebut antara lain : sistem BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 2.1. Analisa Kebutuhan Dalam perancangan pengolahan data penjualan produk memerlukan komponen-komponen untuk menganalisis kebutuhan dari objek yang dibangun. Komponen

Lebih terperinci

BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI

BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI Implementasi adalah tahap penerapan sekaligus pengujian bagi sistem baru serta merupakan tahap dimana aplikasi siap dioperasikan pada keadaan yang sebenarnya, efektifitas

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 234 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Pada bagian implementasi, penulis akan menjelaskan mengenai spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan sistem, jaringan yang dibutuhkan,

Lebih terperinci

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR BAB III ANALISIS Bab ini berisi analisis mengenai aplikasi web target code generator, analisis penggunaan framework CodeIgniter dan analisis perangkat lunak code generator. 3.1 APLIKASI YANG DITANGANI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan penjualan pada butik Be Collection merupakan kegiatan pokok

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan penjualan pada butik Be Collection merupakan kegiatan pokok 1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Kegiatan penjualan pada butik Be Collection merupakan kegiatan pokok usaha yang bergerak dalam bidang produk fashion. Kegiatan penjualan berhubungan dengan arus

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB 4. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Tahap Implementasi merupakan tahap pelaksanaan atau penerapan dari perancangan yang telah dikemukakan pada bab 4, yaitu perancangan sistem untuk melakukan proses kean

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB SYABRIYANDI Program Studi S1 Teknik Informatika, STMIK U Budiyah Indonesia, Jl. Alue Naga, Desa Tibang Kota

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM PENGELOLAAN DATA KULIAH KERJA LAPANG PLUS MEMANFAATKAN FRAMEWORK CODEIGNITER DENGAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

RANCANG BANGUN SISTEM PENGELOLAAN DATA KULIAH KERJA LAPANG PLUS MEMANFAATKAN FRAMEWORK CODEIGNITER DENGAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL RANCANG BANGUN SISTEM PENGELOLAAN DATA KULIAH KERJA LAPANG PLUS MEMANFAATKAN FRAMEWORK CODEIGNITER DENGAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Junaedy 1, Abdul Munir S. 2 1 [email protected], 2 [email protected]

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan dunia perpustakaan, dari segi data dan dokumen yang disimpan, dimulai dari perpustakaan tradisional yang hanya terdiri dari kumpulan koleksi buku tanpa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pada Dinas Pendidikan Kota Medan khususnya Medan Selatan, terdapat

BAB I PENDAHULUAN. Pada Dinas Pendidikan Kota Medan khususnya Medan Selatan, terdapat BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah. Pada Dinas Pendidikan Kota Medan khususnya Medan Selatan, terdapat beberapa proses pengelolaan dan penanganan yang kurang berjalan secara efektif, diantaranya

Lebih terperinci

Bab 2 Tinjauan Pustaka

Bab 2 Tinjauan Pustaka 5 Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu Penerapan dari arsitektur MVC (Model View Controller) telah banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi yang mendukung suatu sistem, salah satu diantaranya

Lebih terperinci

PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB MODUL 7 TWITTER BOOTSTRAP

PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB MODUL 7 TWITTER BOOTSTRAP PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB MODUL 7 TWITTER BOOTSTRAP Disusun oleh: (Nama) (NIM) PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER 2015 Modul 7 Twitter Bootstrap I. Tujuan:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan tujuan, latar belakang, gambaran sistem, batasan masalah, perincian tugas yang dikerjakan, dan garis besar penulisan skripsi. 1.1. Tujuan Skripsi ini bertujuan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Implementasi Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat menjalankan sistem tersebut dengan baik dibutuhkan beberapa persyaratan mengenai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan tujuan, latar belakang, gambaran sistem, batasan masalah, perincian tugas yang dikerjakan, dan garis besar penulisan skripsi. 1.1. Tujuan 1. Merancang dan merealisasikan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap implemetasi dan pengujian adalah tahap dimana suatu sistem yang telah selesai dibuat akan dijalankan atau testing dengan berpatokan pada

Lebih terperinci

FRAMEWORK. Dengan framework seorang web programmer dapat membangun aplikasi

FRAMEWORK. Dengan framework seorang web programmer dapat membangun aplikasi FRAMEWORK Pengertian Framework Dengan framework seorang web programmer dapat membangun aplikasi website dengan lebih mudah dan cepat, karena banyak fungsi siap pakai dalam framework yang semakin mempermudah

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Deskripsi Umum Perangkat Lunak Sistem informasi kost di sekitar Universitas Sebelas Maret ini memberikan informasi tentang kost kepada mahasiswa Universitas Sebelas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA. Berikut ini akan dijelaskan tentang tampilan hasil rancangan dari

BAB IV HASIL DAN UJI COBA. Berikut ini akan dijelaskan tentang tampilan hasil rancangan dari BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini akan dijelaskan tentang tampilan hasil rancangan dari knowledge management system maintenance hardware dan software berbasis web pada Universitas

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Pada bab ini akan dijelaskan implementasi dari sistem dengan menggunakan beberapa fungsi yang dibuat dari ruang lingkup implementasi, pengodean dan interface

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan tentang beberapa konsep tentang supra desa, Sistem Informasi, web, PHP, framework, Model-View-Controller (MVC), CodeIgniter, MySQL. 3.1 Supra Desa Menurut

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Internet (WWW) terus meningkat pesat dari 16 juta di tahun 1995 (0,4% penduduk

BAB 1 PENDAHULUAN. Internet (WWW) terus meningkat pesat dari 16 juta di tahun 1995 (0,4% penduduk 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini perkembangan dunia Internet semakin pesat. Hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan Internet. Internet berkembang menjadi media yang kuat untuk berkomunikasi

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN PENELITIAN BAB III PERANCANGAN PENELITIAN 3.1 Peralatan Pendukung Peralatan pendukung dalam pembuatan aplikasi berbasis website terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) untuk mendukung

Lebih terperinci

Pembuatan Sistem Informasi Akademik SMAN 2 Banda Aceh. Menggunakan Web Framework Codeigniter

Pembuatan Sistem Informasi Akademik SMAN 2 Banda Aceh. Menggunakan Web Framework Codeigniter Pembuatan Sistem Informasi Akademik SMAN 2 Banda Aceh Menggunakan Web Framework Codeigniter Galih Supriadi 09111065 Program Studi Teknik Informatika, STMIK U Budiyah Indonesia, Jl. Alue Naga, Banda Aceh

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Universitas Telkom yang lebih dikenal dengan Telkom University mempunyai sarana bernama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam menampung minat dan bakat mahasiswa. Sarana

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 LINGKUNGAN IMPLEMENTASI Setelah melakukan analisa dan perancangan pada aplikasi ini maka akan dilakukan tahapan implementasi. Implementasi adalah tahap membuat aplikasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Pengertian Implementasi Sistem Setelah sistem selesai dianalisis dan dirancang secara rinci dan teknologi telah diseleksi dan dipilih, saatnya sistem untuk diimplementasikan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. membelai bulunya yang lembut dan bermain-main dengannya, kepenatan dan

BAB I PENDAHULUAN. membelai bulunya yang lembut dan bermain-main dengannya, kepenatan dan BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang. Kucing adalah binatang pintar, menggemaskan, dan menghibur. Hewan ini dapat dijadikan teman ketika kesepian dan teman bermain. Terbukti saat membelai bulunya yang

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1. Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini aan dijelaskan

Lebih terperinci

3 BAB III LANDASAN LANDASAN TEORI

3 BAB III LANDASAN LANDASAN TEORI TEORI 3 BAB III LANDASAN LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dijelaskan mengenai teori dasar yang akan digunakan oleh penulis sebagai acuan dalam membangun aplikasi. 3.1 Lelang Menurut Kamus Besar Bahasa

Lebih terperinci

BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM 38 BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Aplikasi Gambaran umum Tugas Akhir Perancangan dan Pembuatan Aplikasi E- Book Cerita Pendek Gratis Berbasis Android dapat dilihat pada

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang hasil dari Perancangan Sistem Informasi Geografis Lokasi Bimbingan Belajar Di Kota Medan Berbasis Web, yang berisi tentang daftar bimbingan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4. 1 Instalasi Software BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Dalam pembuatan program ini penulis menggunakan XAMPP dalam menjalankan program aplikasi ini yang didalamnya sudah terdapat MySQL untuk mengelola

Lebih terperinci

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI Perancangan Website Ujian Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML OLEH: AULIA RAHMAN 21060113120007 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2014 Abstrak

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 62 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada sub bab ini akan dijelaskan implementasi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu

Lebih terperinci

Bab 4 Implementasi dan Evaluasi

Bab 4 Implementasi dan Evaluasi Bab 4 Implementasi dan Evaluasi 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan implementasi

Lebih terperinci

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI SARANA PROMOSI PADA MTs MA ARIF NU 1 AJIBARANG. Oleh: Lina Rahmawati Sistem Informasi, STMIK Amikom Purwokerto ABSTRAKS

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI SARANA PROMOSI PADA MTs MA ARIF NU 1 AJIBARANG. Oleh: Lina Rahmawati Sistem Informasi, STMIK Amikom Purwokerto ABSTRAKS PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI SARANA PROMOSI PADA MTs MA ARIF NU 1 AJIBARANG Oleh: Lina Rahmawati Sistem, STMIK Amikom Purwokerto ABSTRAKS Penelitian ini berjudul Perancangan Website Sebagai Sarana Promosi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4. 1 Instalasi Software Dalam pembuatan program ini penulis menggunakan XAMPP dalam menjalankan program aplikasi ini yang didalamnya sudah terdapat MySQL untuk mengelola

Lebih terperinci

PELATIHAN PHP ALUMNI DAN CALON ALUMNI INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA. By: Julianto Lemantara, S,Kom., M.Eng

PELATIHAN PHP ALUMNI DAN CALON ALUMNI INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA. By: Julianto Lemantara, S,Kom., M.Eng PELATIHAN PHP ALUMNI DAN CALON ALUMNI INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA By: Julianto Lemantara, S,Kom., M.Eng LATAR BELAKANG PELATIHAN Coba simak beberapa lowongan PHP programmer berikut:

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Skripsi dan Tugas Akhir Jurusan Ilmu

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Skripsi dan Tugas Akhir Jurusan Ilmu BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Skripsi dan Tugas Akhir Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Waktu

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan dari suatu sistem informasi. Hasil akhir dari analisis sistem

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan dari suatu sistem informasi. Hasil akhir dari analisis sistem BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis yang Berjalan Analisis sistem merupakan proses memilah-milah suatu permasalahan menjadi elemen-elemen yang lebih kecil untuk dipelajari guna mempermudah

Lebih terperinci

APLIKASI PENJUALAN PADA CV. ANANDAM KOMPUTER MAGELANG BERBASIS WEBSITE. Rizal Ari Ardianto. Program studi Teknik Informatika S-1

APLIKASI PENJUALAN PADA CV. ANANDAM KOMPUTER MAGELANG BERBASIS WEBSITE. Rizal Ari Ardianto. Program studi Teknik Informatika S-1 APLIKASI PENJUALAN PADA CV. ANANDAM KOMPUTER MAGELANG BERBASIS WEBSITE Rizal Ari Ardianto Program studi Teknik Informatika S-1 Fakultas Ilmu Komputer ABSTRAK Universitas Dian Nuswantoro Seiring perkembangan

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Tugas Akhir Tugas Akhir merupakan satu kurikulum wajib yang dilaksanakan oleh setiap mahasiswa pada Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Jalannya Uji Coba Untuk menjalankan rancangan aplikasi web mobile ini, penginputan data ataupun informasi pertama. User harus membuka aplikasi web terlebih dahulu melalui

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan siswa sekolah di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1. Implementasi Sistem Pada bab ini akan dilakukan implementasi dan pengujian terhadap sistem yang telahdibuat. Implementasi merupakan penerapan dari proses sebelumnya

Lebih terperinci

3. BAB III METODE PENELITIAN

3. BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Penelitian 3. BAB III METODE PENELITIAN Dalam penelitian dibutuhkan beberapa alat dan bahan untuk mendukung berjalannya perancangan dan implementasi sistem. 3.1.1 Alat Alat yang digunakan

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM. Tahap ini juga merupakan tahap meletakkan sistem agar siap untuk dioperasikan dan

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM. Tahap ini juga merupakan tahap meletakkan sistem agar siap untuk dioperasikan dan BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 5.1. Implementasi Tahap implementasi ini merupakan tahap lanjutan dari tahap perancangan sistem. Tahap ini juga merupakan tahap meletakkan sistem agar siap untuk

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM 4. 1 Implementasi Sistem Atau Aplikasi 4. 1. 1 Spesifikasi Sistem Aplikasi pengolahan jurnal online berbasis web dibuat dengan menggunakan bahasa PHP 5.0 sebagai

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 IMPLEMENTASI

BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 IMPLEMENTASI BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 IMPLEMENTASI Setelah melakukan analisa dan perancangan terhadap aplikasi informasi penyewaan lapangan futsal berbasis web dan SMS Gateway, tahap selanjutnya adalah melakukan implementasi

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 Implementasi Pembuatan Sistem 5.1.1 Lingkungan Pemrograman Implementasi dari Website KUA Lembang ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan mengandalkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Perancangan Perangkat Lunak Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Berbasis Web. Website ini terdiri

Lebih terperinci

Pembuatan Aplikasi Komunitas Organisasi. Mahasiswa Universitas Surabaya. Berbasis Android

Pembuatan Aplikasi Komunitas Organisasi. Mahasiswa Universitas Surabaya. Berbasis Android Pembuatan Aplikasi Komunitas Organisasi Mahasiswa Universitas Surabaya Berbasis Android Khanis Anthony Kurniawan Teknik Informatika / Fakultas Teknik [email protected] Abstraksi - Perkembangan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Sebelum merancang suatu sistem, ada baiknya terlebih dahulu kita menganalisis sistem yang sedang berjalan di perusahaan yang

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 85 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Instalasi Software Dalam penulisan tugas akhir ini, pembuatan program dibuat menggunakan aplikasi pendukung seperti : Web Server, aplikasi pengolahan monitoring

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Tahap implementasi akan dipersiapkan bagaimana RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK BANTU PENDAFTARAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Tahap implementasi akan dipersiapkan bagaimana RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK BANTU PENDAFTARAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 Tahap Implementasi Tahap implementasi akan dipersiapkan bagaimana RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK BANTU PENDAFTARAN KEJUARAAN TAEKWONDO WALIKOTA CUP BERBASIS WEB siap

Lebih terperinci

Aplikasi E-Ticketing Berbasis Web Pada PT. Infomedia Nusantara

Aplikasi E-Ticketing Berbasis Web Pada PT. Infomedia Nusantara Aplikasi E-Ticketing Berbasis Web Pada PT. Infomedia Nusantara Yudha Pratama 1, Eko Subyantoro 2, Rima Maulini 3 1 mahasiswa, 2 pembimbing 1, 3 pembimbing 2 Mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Bisnis dan Dosen

Lebih terperinci

Mengenal Codeigniter (CI) Framework

Mengenal Codeigniter (CI) Framework Mengenal Codeigniter (CI) Framework Ramdhan Indra Bangun [email protected] Abstrak CodeIgniter adalah sebuah web application framework yang bersifat open source digunakan untuk membangun aplikasi php

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI. architecture, RAM 2 GB,.NET Framework 3.5 untuk akses client di device berbeda.

BAB III METODOLOGI. architecture, RAM 2 GB,.NET Framework 3.5 untuk akses client di device berbeda. 15 BAB III METODOLOGI 3.1. Tempat dan Waktu Peneltian Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Server Biro Sistem Informasi (BSI) yang berlokasi di Gedung AR Fachruddin B Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Masalah Langkah awal dalam pembuatan sistem adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang disajikan dalam

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Implementasi yang dilakukan menggunakan sebuah perangkat laptop untuk pembuatan dan uji coba. Perangkat laptop yang digunakan untuk melakukan implementasi

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan website sekolah ini yaitu

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan website sekolah ini yaitu 51 BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 Implementasi Sistem Implementasi sistem merupakan tahap penempatan sistem agar dapat dioperasikan, dalam implementasi terdapat beberapa tahapan diantaranya sebagai

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 72 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1. Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada sub bab ini akan dijelaskan

Lebih terperinci

Bab 3 Metode dan Rancangan Sistem

Bab 3 Metode dan Rancangan Sistem 13 Bab 3 Metode dan Rancangan Sistem 3.1 Metode Pengembangan Sistem Pembahasan Metode Prototype Metode penelitian yang digunakan pada pembuatan aplikasi ini adalah model prototype. Model prototype merupakan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN PENGELOLAAN DATA PESERTA DIKLAT BERBASIS WEB (STUDI KASUS: BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN DIY)

RANCANG BANGUN PENGELOLAAN DATA PESERTA DIKLAT BERBASIS WEB (STUDI KASUS: BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN DIY) RANCANG BANGUN PENGELOLAAN DATA PESERTA DIKLAT BERBASIS WEB (STUDI KASUS: BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN DIY) Lutfandita Landistyas, Kusrini STMIK AMIKOM Yogyakarta email : [email protected]

Lebih terperinci

Framework CodeIgniter Part 1

Framework CodeIgniter Part 1 1 Framework CodeIgniter Part 1 Fajar Y. Zebua [email protected] http://www.bangjar.blogspot.com Lisensi Dokumen : Copyright 2012 Fajar Y. Zebua Seluruh tulisan yang dibuat oleh Fajar Y. Zebua dapat

Lebih terperinci

APLIKASI ENSIKLOPEDIA TARI DAERAH PULAU JAWA BERBASIS WEB

APLIKASI ENSIKLOPEDIA TARI DAERAH PULAU JAWA BERBASIS WEB APLIKASI ENSIKLOPEDIA TARI DAERAH PULAU JAWA BERBASIS WEB IBROHIM BINLADIN 41508110114 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2013 APLIKASI ENSIKLOPEDIA

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM BAB V IMPLEMENTASI SISTEM 5.1 Sumber Daya Yang Dibutuhkan Dalam mengimplementasikan suatu aplikasi yang dibangun untuk PT.Dwi Sukses Mulia, maka diperlukan beberapa kebutuhan yang harus dipersiapkan. Kebutuhan-kebutuhan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 28 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Alat dan Bahan 3.1.1 Alat Alat yang dibutuhkan untuk membangun Aplikasi Berbagi Cerita Wisata Surakata Berbasis Android yaitu meliputi hardware dan software

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Proyek 2.1.1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner (2006) Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 36 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM III.1 Analisa Perancangan aplikasi E-Learning ini membahas seputar materi Microsoft Word 2003. Setiap penjelasan disertai dengan arahan berupa suara untuk melanjutkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelaskan tentang tampilan-tampilan yang ada pada Aplikasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA SISTEM. Aplikasi Sistem Penerimaan Karyawan dibuat berbasis web dengan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA SISTEM. Aplikasi Sistem Penerimaan Karyawan dibuat berbasis web dengan BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA SISTEM 4.1. Analisa Kebutuhan Sistem Aplikasi Sistem Penerimaan Karyawan dibuat berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP versi 1.5 dan database MySQL. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA 65 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Sistem Informasi Geografis Lokasi Laundri Di Kota Binjai Menggunakan Metode Haversine Formula Berbasis

Lebih terperinci

BAB II. KAJIAN PUSTAKA. beberapa aktifitas yang dilakukan oleh manusia seperti system untuk software

BAB II. KAJIAN PUSTAKA. beberapa aktifitas yang dilakukan oleh manusia seperti system untuk software BAB II. KAJIAN PUSTAKA A. Aplikasi Aplikasi merupakan suatu progam yang siap untuk digunakan yang dibuat untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna jasa aplikasi serta penggunaan aplikasi lain yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut dari hasil perancangan di Bab III maka ditabel hasil uji coba dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan

Lebih terperinci

SNIPTEK 2016 ISBN: PERANCANGAN E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN TIK DI SMPN 1 WARUNGKIARA

SNIPTEK 2016 ISBN: PERANCANGAN E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN TIK DI SMPN 1 WARUNGKIARA PERANCANGAN E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN TIK DI SMPN 1 WARUNGKIARA Siti Nur Khasanah STMIK Nusa Mandiri Jakarta [email protected] Saepul Imanudin Jamil STMIK Nusa Mandiri Jakarta [email protected]

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Perangkat lunak atau Software adalah perintah (program komputer) yang dieksekusi

BAB II LANDASAN TEORI. Perangkat lunak atau Software adalah perintah (program komputer) yang dieksekusi BAB II LANDASAN TEORI 2.1Perangkat Lunak Perangkat lunak atau Software adalah perintah (program komputer) yang dieksekusi memberikan fungsi dan petunjuk kerja seperti yang diinginkan. Struktur data yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan tujuan, latar belakang, gambaran sistem, batasan masalah, perincian tugas yang dikerjakan, dan garis besar penulisan skripsi. 1.1. Tujuan Merancang dan merealisasikan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Bab ini menjelaskan mengenai dasar teori yang digunakan oleh penulis sebagai acuan dalam membuat sistem. 3.1 Pariwisata Menurut UU No 10 Tentang Kepariwisataan tahun 2009 pasal 1

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1. Infrastruktur Sistem Penyewaan Dan Operasional Harian Setelah melakukan analisa dan pengembangan sistem, pada tahap selanjutnya akan lakukan proses implementasi sistem.

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dari teori siklus hidup pengembangan sistem sesuai dengan sub bab 2.6. Adapun

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dari teori siklus hidup pengembangan sistem sesuai dengan sub bab 2.6. Adapun BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini dijelaskan tentang analisis dan perancangan dari sistem atau aplikasi yang akan dibuat, yaitu Rancang Bangun Aplikasi Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. menyebabkan kesalahan pada tahap selanjutnya. yaitu wappalayzer, tool tersebut membantu untuk mengetahui CMS (content

BAB IV PEMBAHASAN. menyebabkan kesalahan pada tahap selanjutnya. yaitu wappalayzer, tool tersebut membantu untuk mengetahui CMS (content BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Analisis sistem Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM Pada Bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan perangkat lunak server blogger yang meliputi perancangan sistem, d a n perancangan desain interface system. 3.1

Lebih terperinci