Lampiran 1 Peta Administrasi Kabupaten Lampung Timur
|
|
|
- Yuliani Muljana
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 LAMPIRAN
2 113 Lampiran 1 Peta Administrasi Kabupaten Lampung Timur
3 114 Lampiran 2 Peta RTRW Kabupaten Lampung Timur
4 115 Lampiran 3 Peta Penggunaan Lahan Kabupaten Lampung Timur
5 116 Lampiran 4 Peta Satuan Lahan Kabupaten Lampung Timur
6 117 Lampiran 5 Distribusi PDRB Kabupaten Lampung Timur menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun (persen) Tahun No Lapangan Usaha PERTANIAN a. Tanaman Bahan Makanan b. Perkebunan c. Peternakan d. Kehutanan e. Perikanan PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN a. Minyak dan Gas Bumi b. Penggalian INDUSTRI a. Industri Migas..... b. Industri Tanpa Migas LISTRIK, GAS DAN AIR BERSIH a. Listrik b. Air Bersih BANGUNAN PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN a. Perdagangan b. Hotel c. Restoran PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI a. Pengangkutan b. Komunikasi KEUANGAN, PERSEWAAN, DAN JASA PERUSAHAAN a. Bank b. Lembaga Keuangan Bukan Bank c. Persewaan Bangunan d. Jasa Perusahaan JASA-JASA a. Pemerintahan b. Jasa Swasta PDRB dengan migas (milliar Rp.) PDRB per Kapita ( Rp.) Sumber: BPS Kabupaten Lampung Timur, 27.
7 118 Lampiran 6 Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Timur menurut lapangan usaha atas dasar harga konstan 2 tahun (persen) Tahun Ratarata Lapangan Usaha No PERTANIAN a. Tanaman Bahan Makanan b. Perkebunan c. Peternakan d. Kehutanan e. Perikanan PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN a. Minyak dan Gas Bumi b. Penggalian INDUSTRI a. Industri Migas b. Industri Tanpa Migas LISTRIK, GAS DAN AIR BERSIH a. Listrik b. Air Bersih BANGUNAN PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN a. Perdagangan b. Hotel c. Restoran PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI a. Pengangkutan b. Komunikasi KEUANGAN, PERSEWAAN, DAN JASA PERUSAHAAN a. Bank b. Lembaga Keuangan Bukan Bank c. Persewaan Bangunan d. Jasa Perusahaan JASA-JASA a. Pemerintahan b. Jasa Swasta PDRB dengan migas Sumber: BPS Kabupaten Lampung Timur, 27.
8 119 Lampiran 7 Kondisi curah hujan dan hari hujan pada beberapa stasiun pengamatan di Kabupaten Lampung Timur, tahun 25 Stasiun Iklim Metro Kibang Curah Hujan/ Hari Hujan mm hh Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des Batanghari mm hh Sekampung mm hh Jabung mm hh Mataram Baru mm hh Way Jepara mm hh Braja Selebah mm hh Sukadana mm hh Bumi Agung mm hh Pekalongan mm hh Raman Utara mm hh Purbolinggo mm hh Way Bungur mm hh Rata-Rata Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Timur,
9 12 Lampiran 8 Kriteria Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kakao (Theobroma Cocoa L.) Persyaratan Penggunaan/ karakteristik Lahan Temperatur (tc) Temperatur rerata ( o C) Harian Ketersediaan Air (wa) Curah Hujan (mm) Lama bulan kering (bln) Kelembaban uadara (%) Kelas Kesesuian Lahan S1 S2 S3 N Ketersediaan oksigen (oa) Drainase Baik, sedang Agak terhambat Media perakaran (rc) Tekstur Bahan kasar (%) Kedalaman tanah (cm) Gambut: Ketebalan (cm) Ketebalan (Cm) dengan sisipan/pengkayaan kematangan Retensi hara (nr) KTK liat (cmol) Kejenuhan basa (%) ph H2O Halus, agak halus, sedang <15 >1 <6 <14 Saprik >16 >35 6, 7, Saprik hemik ,5 6, 7, 7,6,8 1, < 2 > Terhambat, agak cepat Agak kasar, sangat halus Hemik fibrik - < 2 < 5,5 > 7,6 <,8 <125 >4 > 4 > 85 < 3 Sangat terhambat, cepat kasar >55 <5 >2 >4 Fibrik C-organik (%) > 1,5 Toksisitas (xc) Salinitas (ds/m) < 1,1 1,1 1,8 1,8 2,2 > 2,2 Sodositas (xn) Alkalinitas /ESP (%) Bahaya Sulfidik (xs) Kedalaman sulfidik (cm) Bahaya erosi (eh) Lereng (%) Bahaya erosi > < 6 < 8 Sangat rendah 8 16 Rendah - sedang 16 3 berat Bahaya banjir (fh) Genangan F - F1 > F1 Penyiapan lahan (lp) Batuan dipermukaan (%) Singkapan batuan (%) < 5 < Sumber : Balai Penelitian Tanah, Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Tahun 23, > 3 Sangat berat > 4 > 25
10 121 Lampiran 9 Legenda Peta Satuan Lahan Kabupaten Lampung Timur SL SIMBOL URAIAN BAHAN INDUK 1 Au.112.f Dataran banjir sungai meander 2 Af.1128.f Jalur aliran sungai meander endapan campuran endapan liat 3 Af.13.f Dataran aluvial endapan liat 4 Af.15.f Jalur aliran sungai (bukan meander) endapan liat 5 Af.32.f Depresi aluvial endapan liat 6 Bf.4.f Dataran estuarin endapan liat 7 Bf.3.f Dataran fluviomarin 8 Mfq.111.n Punggung dan cekungan pesisir resen 9 Mfq.112.n Punggung dan cekungan pesisir subresen 1 Mq.12.n Beting/ pesisir pasir pantai endapan liat endapan liat dan pasir endapan liat dan pasir endapan pasir 11 Mf.13.f Pesisir lumpur endapan liat 12 Mf.23.f Rawa belakang pasang surut 13 Tdq.111.n Dataran tektonik, datar 14 Tdq.111.n Dataran tektonik, datar 15 Tdq.112.u2 Dataran tektonik, berombak endapan liat RELIEF/ LERENG TANAH LUAS HA % datar (-3%) Fluvaquentic 7, Endoaquepts Typic Dystrudepts Humic Endoaquepts datar (-3%) Fluvaquentic 4, Endoaquepts Aqiuc Udifluvents Aeric Endoaquepts datar (-3%) Aeric 4, Endoaquepts Typic Eutrudepts datar (-3%) Fluvaquentic 3, Endoaquepts Aeric Endoaquepts datar (-3%) Fluvaquentic 2, Endoaquepts Typic Eutrudepts datar (-3%) Sulfic 3, Endoaquepts Typic Sulfaquents Terric Sulfihemists datar (-3%) Typic Sulfaquents 7, agak datar (1-3%) agak datar (1-3%) agak datar (1-3%) Sulfic Endoaquepts Fluvaquentic Endoaquepts Typic Udipsamments Fluvaquentic Endoaquepts Typic Psammaquents Typic Udipsamments Typic Udipsamments Typic Duraquods 6, , datar (-3%) Typic Sulfaquents 1,8.46 datar (-3%) tufa dasit agak datar (1-3%) tufa dasit agak datar (1-3%) tufa dasit berombak (3-8%) Sulfic Endoaquepts Fluvaquentic 8, Endoaquepts Terric Sulfihemists Terric Haplosaprists Oxic Dystrudepts 11, Typic Kanhapludults Oxyaquic 17, Dystrudepts Typic Kanhapludults Oxic Dystrudepts 68,
11 Lampiran 9 lanjutan 16 Tdq.112.u3 Dataran tektonik, berombak 17 Ttn.112.u2 Dataran tektonik, berombak 18 Tdq.113.r2 Dataran tektonik, bergelombang 19 Vb.31.n1 Dataran volkan tua, agak datar 2 Vb.31.u2 Dataran volkan tua berombak 21 Vb.31.u2 Dataran volkan tua berombak 22 Vb.31.u2 Dataran volkan tua berombak 23 Vb.31.r2 Dataran volkan tua, bergelombang 24 Vb.32.r2 Perbukitan volkan tua bergelombang 25 Vb.32.c2 Perbukitan volkan tua, berbukit kecil tufa dasit berombak (3-8%) skis berombak (3-8%) tufa dasit lava intermedier dan basis lava intermedier dan basis lava intermedier dan basis lava intermedier dan basis lava intermedier dan basis lava intermedier dan basis lava intermedier dan basis bergelombang (8-15%) agak datar (1-3%) berombak (3-8%) berombak (3-8%) berombak (3-8%) bergelombang (8-15%) bergelombang (8-15%) berbukit kecil (15-3%) 122 Typic Kanhapludults Oxic Dystrudepts 7, Oxyaquic Kanhapludults Oxyaquic Dystrudepts Typic Kanhapludults Oxic Dystrudepts Oxic Dystrudepts 14, Typic Kanhapludults Typic Hapludalfs 13, Typic Eutrudepts Typic Kanhapludults 38, Typic Hapludalfs Typic Eutrudepts Lithic Eutrudepts 3,55.89 Typic Hapludalfs roc(>15%) Lithic Eutrudepts 5, Typic Hapludalfs roc (>5%) Typic Kanhapludults Typic Eutrudepts Typic Kanhapludults Typic Eutrudepts Lithic Eutrudepts Typic Kanhapludults 23, , , Lithic Eutrudepts roc (>5%) 26 X1 Taman Nasional 12, Way kambas 27 X2 Tubuh air TOTAL 394, Catatan : roc = rock out crop / batuan di permukaan Sumber : Peta Satuan Lahan Kab. Lampung Timur, Bappeda, Tahun 26
12 123 Lampiran 1 Penilaian kelas kesesuaian lahan pada masing-masing satuan lahan Satuan Temperatur Curah hujan rata-rata Lahan ( o C) (mm) Lama bulan kering (bulan) Drainase Tekstur Kedalaman tanah (cm) KTK liat Kejenuhan ph C- organik Alkalinitas Kedalaman Lereng Bahaya Kls Kes Kls Kes (cmol) H2O sulfidik (%) erosi basa (%) (%) /ESP (5) (cm) Aktual Potensial sangat rendah S3 wa,oa S3 wa sangat rendah 1 Nilai Data terhambat sedang > Kesesuaian S1 S1 S3 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 2 Nilai Data terhambat sedang > Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 S3 oa S2 wa sangat 3 Nilai Data terhambat halus > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S1 S1 S1 S1 S2 - - S1 S1 S3 oa S2 wa sangat 4 Nilai Data terhambat sedang > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 S3 oa S2 wa sangat 5 Nilai Data terhambat sedang > rendah Kesesuaian S1 S1 S1 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 S3 oa S1 sangat 6 Nilai Data terhambat halus > < 4-3 rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S1 S1 S1 S2 S1 - N S1 S1 N xs N xs sangat 7 Nilai Data terhambat halus > < 4-3 rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S3 S1 S1 S1 S1 - N S1 S1 N xs N xs sangat 8 Nilai Data terhambat sedang > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 S3 oa S2 wa sangat 9 Nilai Data terhambat sedang > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 S3 oa S2 wa sangat 1 Nilai Data terhambat kasar > 1 < 16 > 1,5 < 5 > 1,5 < rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S3 N S1 S2 S3 S3 S1 - - S1 S1 N rc N rc
13 124 Satuan Temperatur rata-rata Lahan (oc) Curah hujan Lama bulan Drainase Tekstur Kedalaman (mm) KTK liat ph H2O Kejenuhan kering (bulan) tanah (cm) (cmol) basa (%) (%) /ESP (5) C- organik Alkalinitas Kedalaman Lereng (%) Bahaya erosi Kls Kes Kls Kes sulfidik (cm) Aktual Potensial sangat rendah 11 Nilai Data terhambat halus > < 4-3 Kesesuaian S1 S1 S2 S3 S1 S3 S1 S1 S1 S1 - N S1 S1 N xs N xs sangat 12 Nilai Data terhambat sedang > rendah Kesesuaian S1 S1 S3 S3 S1 S1 S2 S1 S2 S2 - - S1 S1 S3 wa,oa S3 wa agak sangat 13 Nilai Data terhambat halus > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S2 S1 S3 S2 S2 S3 S3 - - S1 S1 S3 rc,nr S3 rc 14 Nilai Data agak terhambat agak halus > Kesesuaian S1 S1 S1 S2 S1 S3 S2 S1 S3 S3 - - S1 S1 agak sangat 15 Nilai Data terhambat halus > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S2 S1 S3 S2 S2 S3 S3 - - S1 S1 agak sangat 16 Nilai Data terhambat halus > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S2 S1 S3 S2 S2 S3 S3 - - S1 S1 sangat rendah S3 rc,nr S3 rc,nr S3 rc,nr S3 rc S3 rc S3 rc 17 Nilai Data baik halus > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 - - S1 S2 agak sangat 18 Nilai Data terhambat halus > S rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S2 S1 S3 S2 S2 S3 S3 - - S1 S1 sangat 19 Nilai Data baik sedang > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 S1 S1 S1 S2 S2 - - S1 S1 2 Nilai Data baik halus > rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 - - S1 S2 21 Nilai Data baik sedang < rendah S2 wa,eh S3 rc,nr S2 wa,nr S2 wa,eh S2 wa S3 rc S2 wa S2 wa,eh Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 N S1 S1 S1 S1 - - S1 S2 N rc N rc
14 125 Satuan Temperatur rata-rata Lahan (oc) Curah hujan Lama bulan Drainase Tekstur Kedalaman (mm) KTK liat ph H2O C- organik Alkalinitas Kedalaman Kejenuhan kering (bulan) tanah (cm) (cmol) basa (%) (%) /ESP (5) Lereng (%) Bahaya erosi Kls Kes Kls Kes sulfidik (cm) Aktual Potensial 22 Nilai Data baik sedang < rendah Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 N S1 S1 S1 S1 - - S1 S2 N rc N rc 23 Nilai Data baik halus > sedang Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 - - S2 S2 24 Nilai Data baik halus > sedang Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 - - S2 S2 25 Nilai Data baik halus > sedang S2 wa,eh S2 wa,eh S2 wa,eh S2 wa,eh Kesesuaian S1 S1 S2 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 - - S3 S2 S3 eh S3 eh
15 126 Lampiran 11 Luas lahan arahan untuk pengembangan tanaman kakao pada masing-masing desa No. Kecamatan Desa Luas lahan arahan (Ha) Jumlah (Ha) I II III IV 1 Bandar Sri Bandar Agung Bawono Sadar Sriwijaya , Sri Bawono Sri Menanti Sri Pendowo Waringin Jaya Batanghari Buana Sakti Purwodadi Mekar Batanghari Bumi Jawa Nuban Gedung Dalam Gunung Tiga , Negara Ratu Sukacari ,12.5 Sukaraja Nuban Braja Selebah Braja Gemilang Braja Harjosari Braja Kencana Braja Luhur Braja Yekti Bumi Agung Bumi Tinggi Catur Swako Donomulyo Lehan Marga Mulya Nyampir Gunung Negeri Agung Pelindung Nibung Pelindung Jaya Pempen Way Mili Jabung Adirejo Asahan Belimbing Sari Benteng Sari Gunung Mekar Gunung Sugih Kecil , Jabung Mekar Jaya Negara Batin Negara Saka , Numbang Jaya Pematang Tahalo Labuhan Labuhan Maringgai , ,782.5 Maringgai Margasari Maringgai Sri Gading Sri Minosari
16 127 Lampiran 11 lanjutan 9 Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu III Labuhan Ratu IV Labuhan Ratu IX Labuhan Ratu V Labuhan Ratu VI 1, ,69.38 Labuhan Ratu VII Labuhan Ratu VIII Rajabasa Lama Rajabasa Lama I Rajabasa Lama II Marga Batu Badak Sekampung Bukit Raya Bungkuk Giri Mulyo Gunung Mas Gunung Raya Peniangan Purwosari Marga Tiga Gedung Wani ,37.97 Gedung Wani Timur Jaya Guna.1-1, , Nabang Baru Negeri Agung Negeri Jemanten Negeri Katon ,138.3 Negeri Tua Sukadana Baru Sukaraja Tiga Surya Mataram , Tanjung Harapan 1, , ,78.58 Tri Sinar Mataram Kebon Damar Baru Mandala Sari Mataram Baru Rajabasa Baru Teluk Dalam Tulung Pasik Way Arang Melinting Itik Rendai Sumberhadi ,41.57 Tanjung Aji Tebing Wana 1, , , Metro Kibang Jaya Asri Kibang Margo Jaya Margo Sari Margo Toto Purbo Sembodo Sumber Agung
17 128 Lampiran 11 lanjutan 15 Pasir Sakti Kedung Ringin Mekar Sari Mulyo Sari Rejo Mulyo Sumur Kucing Pekalongan Gondang Rejo Sidodadi Purbolinggo Taman Asri Taman Bogo Tambah Dadi Raman Utara Raman Aji Rukti Sudiyo Sekampung Karya Mukti Mekar Mulya Sambikarto Sumber Gede Tri Mulyo Sekampung Banjar Agung Udik Bauh Gunung Sari Bojong Bumi Mulyo Gunung Agung - - 1, , Gunung Mulyo Gunung Pasir Jaya , ,238.1 Gunung Sugih Besar Mengandung Sari Pugung Raharjo Sidorejo 2, , Sindang Anom - - 1, ,23.4 Tuba Sukadana Bumi Ayu Bumi Nabung Udik Mataram Marga Muara Jaya Negara Nabung , ,786.5 Pakuan Aji 1, , , Pasar Sukadana Putra Aji II Rajabasa Batanghari , , Rantau Jaya Udik , , Rantau Jaya Udik II , , Sukadana 1, , ,24.18 Sukadana Ilir Sukadana Timur Surabaya Udik Terbanggi Marga Waway Karya Jembrana , ,28.46 Karang Anom Karya Basuki Marga Batin ,98.15 Mekar Karya ,339.7
18 129 Lampiran 11 lanjutan Ngesti Karya ,2.27 Sido Rahayu Sumber Jaya Sumber Rejo Tanjung Wangi Tri Tunggal Way Jepara Braja Caka Braja Dewa Braja Emas Braja Fajar Braja Sakti Jepara Labuhan Ratu I Labuhan Ratu II Sri Rejosari Sri Wangi Sumber Marga Sumberejo Sumur Bandung , Jumlah 26, , , , ,685.42
19 13 Lampiran 12 Analisis kelayakan investasi tanaman kakao (1 ha) di lahan kelas kesesuaian S2 Desa Bumi Mulyo, Kecamatan Sekampung Udik URAIAN TAHUN A. INFLOW - Produksi ,13 1,25 1,3 1,28 1,3 1,325 1,45 1,528 1,4 1,34 1,495 1,274 1,18 1,163 -Harga 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, -Penerimaan , 4,18, 6,226, 7,92, 11,143, 13,75, 14,3, 14,8, 14,3, 14,575, 15,95, 16,88, 15,4, 14,74, 16,445, 14,14, 12,98, 12,793, B. OUTFLOW -Bibit dan peralatan 1,614, -Upah tenaga kerja 1,4, 44, 56, 8, 8, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, 1,4, -Biaya pupuk 491,5 672,5 672,5 592,5 635, 628,75 628,75 59, 865, 865, 865, 865, 865, 865, 865, 865, 865, 865, 865, 865, -Biaya bat-obatan 112, 112, 112, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, 72, Total Outflow 3,617,5 1,224,5 1,344,5 1,464,5 1,57, 1,74,75 1,74,75 1,72, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, 1,977, Pajak PPN Pendapatan sebelum pajak Net Benefit (3,617,5) (1,224,5) (1,69,5) 2,715,5 4,719, 6,179,25 9,42,25 12,48, 12,323, 12,13, 12,323, 12,598, 13,973, 14,831, 13,423, 12,763, 14,468, 12,37, 11,3, 1,816, DF (17%) PV Benefit (3,617,5) (1,46,581) (781,284) 1,695,478 2,518,295 2,818,425 3,665,36 4,14,338 3,59,373 2,945,915 2,563,645 2,24,47 2,123,534 1,926,434 1,49,21 1,211,58 1,173, ,37 651, ,691 kumulatif PV (3,617,5) (4,664,81) (5,445,365) (3,749,887) (1,231,593) 1,586,832 5,252,192 9,266,53 12,775,93 15,721,819 18,285,463 2,525,51 22,649,45 24,575,479 26,65,689 27,276,747 28,45,116 29,284,486 29,936,363 3,484,54 NPV = Rp3,484,53.81 IRR = 31% B/C = 6.6 PAYBACK PERIOD = 5 tahun 5 bulan
20 131 Desa Labuhan Ratu IV, Kecamatan Labuhan Ratu. URAIAN TAHUN A. INFLOW - Produksi ,225 1,359 1,338 1,3 1,167 1,175 1,325 1,45 1,528 1,525 1,34 1,495 1,274 1,18 1,163 -Harga 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, -Penerimaan , 3,245, 9,141, 13,475, 14,949, 14,718, 14,3, 12,837, 12,925, 14,575, 15,95, 16,88, 16,775, 14,74, 16,445, 14,14, 12,98, 12,793, B. OUTFLOW -Bibit dan peralatan 1,946, -Upah tenaga kerja 1,32, 48, 68, 1,16, 1,2, 1,44, 1,44, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, 1,52, -Biaya pupuk 361,5 445, 485, 76, 796,25 897,5 897,5 928,75 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 1,32,5 -Biaya bat-obatan 275, 275, 275, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, 195, Total Outflow 3,92,5 1,2, 1,44, 2,115, 2,191,25 2,532,5 2,532,5 2,643,75 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 2,747,5 Pajak PPN Pendapatan sebelum pajak Net Benefit (3,92,5) (1,2,) (1,165,) 1,13, 6,949,75 1,942,5 12,416,5 12,74,25 11,552,5 1,89,5 1,177,5 11,827,5 13,22,5 14,6,5 14,27,5 11,992,5 13,697,5 11,266,5 1,232,5 1,45,5 DF (17%) PV Benefit (3,92,5) (1,25,641) (851,48) 75,539 3,78,734 4,99,996 4,84,431 4,23,84 3,289,948 2,455,822 2,117,3 2,13,45 2,6,438 1,826,352 1,557,321 1,137,946 1,11,881 78,961 66,228 58,675 kumulatif PV (3,92,5) (4,928,141) (5,779,189) (5,73,651) (1,364,916) 3,626,8 8,466,511 12,489,595 15,779,544 18,235,366 2,352,666 22,455,711 24,462,149 26,288,51 27,845,823 28,983,769 3,94,65 3,875,611 31,481,839 31,99,514 NPV = Rp31,99, IRR = 32% B/C = 6.54 PAYBACK PERIOD = 5 tahun 3 bulan
21 132 Lampiran 13 Analisis kelayakan investasi tanaman kakao (1 ha) di lahan kelas kesesuaian S3 Desa Pasar Sukadana, Kecamatan Sukadana URAIAN TAHUN A. INFLOW - Produksi , 1,1 1,113 1,244 1,319 1,27 1,224 1,257 1,36 1,2 1,175 1,38 -Harga 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, -Penerimaan ,2, 4,95, 6,5, 7,7, 9,35, 11,, 12,1, 12,243, 13,684, 14,59, 13,97, 13,464, 13,827, 14,366, 13,2, 12,925, 11,418, B. OUTFLOW -Bibit dan peralatan 1,926, -Upah tenaga kerja 1,26, 44, 56, 72, 1,, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, 1,12, -Biaya pupuk 199,5 273, 466, 649, 972, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, 1,338, -Biaya bat-obatan 284, 284, 284, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 24, Total Outflow 3,669,5 997, 1,31, 1,573, 2,176, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, 2,662, Pajak PPN Pendapatan sebelum pajak Net Benefit (3,669,5) (997,) (1,31,) 627, 2,774, 3,388, 5,38, 6,688, 8,338, 9,438, 9,581, 11,22, 11,847, 11,38, 1,82, 11,165, 11,74, 1,538, 1,263, 8,756, DF (17%) PV Benefit (3,669,5) (852,137) (956,973) 391,48 1,48,345 1,545,35 1,964,7 2,228,411 2,374,515 2,297,244 1,993,26 1,959,819 1,8,437 1,468,823 1,199,229 1,59, ,26 73,464 68,35 443,378 kumulatif PV (3,669,5) (4,521,637) (5,478,61) (5,87,129) (3,66,784) (2,61,479) (97,473) 2,13,938 4,55,454 6,82,698 8,795,94 1,755,723 12,556,161 14,24,984 15,224,213 16,283,639 17,232,846 17,963,39 18,571,344 19,14,723 NPV = Rp19,14, IRR = 2% B/C = 4.47 PAYBACK PERIOD = 7 tahun 1 bulan
22 133 Desa Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu URAIAN TAHUN A. INFLOW - Produksi ,2 1,175 1,325 1,45 1,528 1,525 1,34 1,495 1,274 1,18 1,163 -Harga 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, 11, -Penerimaan ,75, 4,4, 6,875, 7,18, 8,525, 1,142, 11,22, 12,925, 14,575, 15,95, 16,88, 16,775, 14,74, 16,445, 14,14, 12,98, 12,793, B. OUTFLOW -Bibit dan peralatan 1,966, -Upah tenaga kerja 1,6, 32, 44, 6, 72, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, 1,8, -Biaya pupuk 212,5 355, 562,5 97, 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 1,42,5 -Biaya batobatan 267, 267, 277, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, 197, Total Outflow 4,45,5 942, 1,279,5 1,767, 1,959,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 2,319,5 Pajak PPN Pendapatan sebelum pajak Net Benefit (4,45,5) (942,) (1,279,5) 983, 2,44,5 4,555,5 4,698,5 6,25,5 7,822,5 8,9,5 1,65,5 12,255,5 13,63,5 14,488,5 14,455,5 12,42,5 14,125,5 11,694,5 1,66,5 1,473,5 DF (17%) PV Benefit (4,45,5) (85,128) (934,692) 613,756 1,32,373 2,77,814 1,831,657 2,67,644 2,227,71 2,166,415 2,26,34 2,179,147 2,71,483 1,881,946 1,64,837 1,178,559 1,145,592 81, ,585 53,347 kumulatif PV (4,45,5) (4,85,628) (5,785,32) (5,171,564) (3,869,191) (1,791,377) 4,28 2,17,924 4,335,634 6,52,49 8,78,389 1,887,536 12,959,2 14,84,966 16,445,84 17,624,362 18,769,954 19,58,583 2,212,168 2,742,516 NPV = Rp2,742, IRR = 2% B/C = 4.59 PAYBACK PERIOD = 6 tahun 12 bulan
23 Lampiran 14 Perbandingan rataan dan koefisien keragaman komponen input dan output pengusahaan kebun kakao rakyat untuk luasan 1 ha pada kelas kesesuaian lahan S2 dan S3 134 No. Komponen input Satuan I Harga satuan Rataan Koefisien keragaman dan out put (Rp) S2 S3 S2 S3 Output - Produksi Kg 11, 1, , II Input - Bibit batang 1, Pupuk * Urea Kg 1, * SP 36 Kg 2, * KCl Kg 2, * Pupuk kandang Kg 2 1, Pestisida * Insektisida L 54, * Herbisida L 4, * Fungisida L 75, Tenaga kerja HOK 2, Keterangan : Sampel masing-masing kelas kesesuaian lahan 2 responden
24 Lampiran 15 Data untuk analisis keterpaduan pasar biji kakao rakyat di Lampung Timur 135 Tahun Harga kakao petani * (Rp/kg) Harga kakao FOB ** ($ US) Nilai tukar mata uang (Rp/$ US) Harga kakao eksportir (Rp/kg) Indeks Harga Konsumen Indeks harga Pedagang Besar , , ,95.3 3, ,29.9 1, ,87.1 1, ,16.8 2, , , , , ,99.4 4, , , , , , , ,4. 1, , , , , , , Sumber : * Badan Pusat Statistik Propinsi Lampung dan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Lampung Timur. ** Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Propinsi Lampung. *** Badan Pusat Statistik Nasional.
25 136 Lampiran 16 Hasil regresi untuk menghitung indek keterpaduan pasar biji kakao di Kabupaten Lampung Timur, tahun 27 Regression Analysis: HTP versus HTP-1; HPR-1; HPR - (HPR-1) The regression equation is HTP = 3,36 +,684 HTP-1 +,45 HPR-1 +,23 HPR - (HPR-1) Predictor Coef SE Coef T P Constant 3,358 3,873,87,46 HTP-1,6839,1718 3,98,3 HPR-1,449,2335 1,73,114 HPR - (HPR-1),2295,1819 1,26,236 S = 5,667 R-Sq = 85,4% R-Sq(adj) = 81,% Analysis of Variance Source DF SS MS F P Regression ,42 498,14 19,45, Residual Error 1 256,1 25,61 Total ,53 Source DF Seq SS HTP ,1 HPR ,52 HPR - (HPR-1) 1 4,8 Unusual Observations Obs HTP-1 HTP Fit SE Fit Residual St Resid 12 5,7 38,58 48,12 3,3-9,54-2,35R R denotes an observation with a large standardized residual. Durbin-Watson statistic = 1,57778
26 Lampiran 17 Faktor skor masing-masing indeks komposit kinerja pengusahaan kebun kakao rakyat 137 No. Kecamatan Desa Indeks Komposit F1KPK F2KPK F3KPK 1 Metro Kibang Sumber Agung Metro Kibang Purbo Sembodo Metro Kibang Kibang Metro Kibang Margo Jaya Metro Kibang Margo Toto Metro Kibang Margo Sari Batanghari Buana Sakti Batanghari Balai Kencono Batanghari Rejo Agung Batanghari Adi Warno Batanghari Nampi Rejo Batanghari Banar Joyo Batanghari Telogo Rejo Batanghari Sumber Rejo Batanghari Banjar Rejo Batanghari Bumi Harjo Batanghari Bale Rejo Batanghari Batang Harjo Batanghari Bumi Mas Batanghari Selo Rejo Batanghari Sri Basuki Batanghari Sumber Agung Sekampung Sidomukti Sekampung Karya Mukti Sekampung Sidomulyo Sekampung Sidodadi Sekampung Trimulyo Sekampung Girikarto Sekampung Hargomulyo Sekampung Wonokarto Sekampung Suko Harjo Sekampung Giri Kelopo Mulyo Sekampung Sumber Gede Sekampung Sambikarto Sekampung Sumbersari Sekampung Mekar Mulya Margatiga Jaya Guna Margatiga Sukaraja Tiga Margatiga Gedung Wani Margatiga Gedung Wani Timur Margatiga Surya Mataram Margatiga Nabang Baru Margatiga Negeri Jemanten Margatiga Negeri Agung Margatiga Negeri Katon Margatiga Sukadana Baru Margatiga Tanjung Harapan 1 4 5
27 Lampiran 17 lanjutan 48 Margatiga Negeri Tua Margatiga Trisinar Sekampung Udik Gunung Agung Sekampung Udik Gunung Pasir Jaya Sekampung Udik Gunung Sugih Besar Sekampung Udik Bauh Gunung Sari Sekampung Udik Brawijaya Sekampung Udik Sidorejo Sekampung Udik Pugung Raharjo Sekampung Udik Bojong Sekampung Udik Banjar Agung Sekampung Udik Tuba Sekampung Udik Mengandung Sari Sekampung Udik Sindang Anom Sekampung Udik Gunung Mulyo Sekampung Udik Bumi Mulyo Jabung Mekar Jaya Jabung Adirejo Jabung Asahan Jabung Belimbing Sari Jabung Gunung Mekar Jabung Benteng Sari Jabung Mumbang Jaya Jabung Gunung Sugih Kecil Jabung Pematang Tahalo Jabung Negara Batin Jabung Negara Saka Jabung Jabung Marga Sekampung Bungkuk Marga Sekampung Giri Mulyo Marga Sekampung Gunung Mas Marga Sekampung Batu Badak Marga Sekampung Gunung Raya Marga Sekampung Peniangan Marga Sekampung Purwosari Marga Sekampung Bukit Raya Pasir Sakti Sumur Kucing Pasir Sakti Labuhan Ratu Pasir Sakti Kedung Ringin Pasir Sakti Rej Mulyo Pasir Sakti Purworejo Pasir Sakti Mulyo Sari Pasir Sakti Pasir Sakti Pasir Sakti Mekar Sari Waway Karya Marga Batin Waway Karya Sido Rahayu Waway Karya Ngesti Karya Waway Karya Sumber Jaya Waway Karya Sumber Rejo Waway Karya Mekar Karya Waway Karya Tanjung Wangi
28 Lampiran 17 lanjutan 99 Waway Karya Tri Tunggal Waway Karya Jembrana Labuhan Maringgai Karyatani Labuhan Maringgai Karya Makmur Labuhan Maringgai Bandar Negeri Labuhan Maringgai Maringgai Labuhan Maringgai Muara Gading Mas Labuhan Maringgai Labuhan Maringai Labuhan Maringgai Sri Gading Labuhan Maringgai Sri Minosari Labuhan Maringgai Margasari Labuhan Maringgai Sukorahayu Labuhan Maringgai Karang Anyar Mataram Baru Tulung Pasik Mataram Baru Mandala Sari Mataram Baru Kebon Damar Mataram Baru Mataram Baru Mataram Baru Rajabasa Baru Mataram Baru Teluk Dalem Mataram Baru Wai Arang Bandar Sribawono Wariingin Jaya Bandar Sribawono Sri Bawono Bandar Sribawono Sri Menanti Bandar Sribawono Sri Pendowo Bandar Sribawono Bandar Agung Bandar Sribawono Sadar Sriwijaya Melinting Sidomakmur Melinting Tanjung Aji Melinting Tebing Melinting Wana Melinting Sumberhadi Melinting Itik Rendai Gunung Pelindung Negeri Agung Gunung Pelindung Pempen Gunung Pelindung Pelindung Jaya Gunung Pelindung Way Mili Gunung Pelindung Nibung Way Jepara Braja Fajar Way Jepara Braja Emas Way Jepara Braja Caka Way Jepara Braja Dewa Way Jepara Sri Wangi Way Jepara Jepara Way Jepara Sumberjo Way Jepara Sri Rejosari Way Jepara Labuhan Ratu Dua Way Jepara Sumur Bandung Way Jepara Labuhan Ratu Satu Way Jepara Braja Sakti Way Jepara Braja Asri Braja Slebah Braja Gemilang
29 Lampiran 17 lanjutan 15 Braja Slebah Braja Luhur Braja Slebah Braja Kencana Braja Slebah Braja Harjoasri Braja Slebah Braja Indah Braja Slebah Braja Yekti Labuhan Ratu Labuhan Ratu Empat Labuhan Ratu Labuhan Ratu Lima Labuhan Ratu Labuhan Ratu Tiga Labuhan Ratu Labuhan Ratu Vii Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu Enam Labuhan Ratu Rajabasa Lama Labuhan Ratu Rajabasa Lama Satu Labuhan Ratu Rajabasa Lama Dua Labuhan Ratu Labuhan Ratu Delepan Labuhan Ratu Labuhan Ratu Sembilan Sukadana Raja Basa Batanghari Sukadana Sukadana Sukadana Putra Aji Dua Sukadana Pakuan Aji Sukadana Bumi Nabung Udik Sukadana Sukadana Timur Sukadana Surabaya Udik Sukadana Rantau Jaya Udik Ii Sukadana Muara Jaya Sukadana Rantau Jaya Udik Sukadana Pasar Sukadana Sukadana Mataram Marga Sukadana Terbanggi Marga Sukadana Sukadana Ilir Sukadana Negara Nabung Sukadana Bumi Ayu Bumi Agung Marga Mulya Bumi Agung Donomulyo Bumi Agung Nyampir Bumi Agung Bumi Tinggi Bumi Agung Lehan Bumi Agung Catur Swako Batanghari Nuban Gunung Tiga Batanghari Nuban Sukacari Batanghari Nuban Negara Ratu Batanghari Nuban Bumi Jawa Batanghari Nuban Gedung Dalem Batanghari Nuban Sukaraja Nuban Batanghari Nuban Trisno Mulyo Batanghari Nuban Cempaka Nuban Batanghari Nuban Kedaton Ii(Dua) Batanghari Nuban Kedaton Induk Batanghari Nuban Kedaton I(Satu) Batanghari Nuban Tulung Balak Batanghari Nuban Purwosari
30 Lampiran 17 lanjutan 21 Pekalongan Adirejo Pekalongan Sidodadi Pekalongan Gondang Rejo Pekalongan Siraman Pekalongan Pekalongan Pekalongan Tulus Rejo Pekalongan Jojog Pekalongan Ganti Warno Pekalongan Kali Bening Pekalongan Wono Sari Raman Utara Raman Aji Raman Utara Rukti Sudiyo Raman Utara Ratna Daya Raman Utara Kota Raman Raman Utara Rejo Binangun Raman Utara Rantau Fajar Raman Utara Raman Endra Raman Utara Raman Fajar Raman Utara Restu Rahayu Raman Utara Rejo Katon Raman Utara Rama Puja Purbolinggo Taman Asri Purbolinggo Taman Bogo Purbolinggo Tambah Dadi Purbolinggo Taman Cari Purbolinggo Taman Endah Purbolinggo Taman Pajar Purbolinggo Tegal Gondo Purbolinggo Toto Harjo Purbolinggo Tambah Luhur Purbolinggo Tanjung Inten Purbolinggo Tegal Yoso Purbolinggo Tanjung Kesuma Way Bungur Toto Mulyo Way Bungur Tegal Ombo Way Bungur Toto Projo Way Bungur Taman Negeri Way Bungur Tanjung Kencono Way Bungur Tambah Subur Way Bungur Tanjung Tirto Way Bungur Kali Pasir Keterangan : - F1KPK : Indeks komposit kesesuaian lahan - F2KPK : Indeks komposit produktifitas dan luas kebun kakao - F3KPK : Indeks komposit ketersediaan sarana prasarana pertanian 141
31 Lampiran 18 Faktor skor masing-masing indeks komposit kinerja pembangunan daerah 142 No. Kecamatan Desa 1 Metro Kibang Sumber Agung 2 Metro Kibang Purbo Sembodo 3 Metro Kibang Kibang 4 Metro Kibang Margo Jaya 5 Metro Kibang Margo Toto 6 Metro Kibang Margo Sari 7 Batanghari Buana Sakti 8 Batanghari Balai Kencono 9 Batanghari Rejo Agung 1 Batanghari Adi Warno 11 Batanghari Nampi Rejo 12 Batanghari Banar Joyo 13 Batanghari Telogo Rejo 14 Batanghari Sumber Rejo 15 Batanghari Banjar Rejo 16 Batanghari Bumi Harjo 17 Batanghari Bale Rejo 18 Batanghari Batang Harjo 19 Batanghari Bumi Mas 2 Batanghari Selo Rejo 21 Batanghari Sri Basuki 22 Batanghari Sumber Agung 23 Sekampung Sidomukti 24 Sekampung Karya Mukti 25 Sekampung Sidomulyo 26 Sekampung Sidodadi 27 Sekampung Trimulyo 28 Sekampung Girikarto 29 Sekampung Hargomulyo 3 Sekampung Wonokarto 31 Sekampung Suko Harjo 32 Sekampung Giri Kelopo Mulyo 33 Sekampung Sumber Gede 34 Sekampung Sambikarto 35 Sekampung Sumbersari 36 Sekampung Mekar Mulya 37 Margatiga Jaya Guna 38 Margatiga Sukaraja Tiga 39 Margatiga Gedung Wani 4 Margatiga Gedung Wani Timur 41 Margatiga Surya Mataram 42 Margatiga Nabang Baru 43 Margatiga Negeri Jemanten 44 Margatiga Negeri Agung 45 Margatiga Negeri Katon 46 Margatiga Sukadana Baru 47 Margatiga Tanjung Harapan Indeks Komposit F1KPD F2KPD F3KPD F4KP
32 Lampiran 18 lanjutan 48 Margatiga Negeri Tua Margatiga Trisinar Sekampung Udik Gunung Agung Sekampung Udik Gunung Pasir Jaya Sekampung Udik Gunung Sugih Besar Sekampung Udik Bauh Gunung Sari Sekampung Udik Brawijaya Sekampung Udik Sidorejo Sekampung Udik Pugung Raharjo Sekampung Udik Bojong Sekampung Udik Banjar Agung Sekampung Udik Tuba Sekampung Udik Mengandung Sari Sekampung Udik Sindang Anom Sekampung Udik Gunung Mulyo Sekampung Udik Bumi Mulyo Jabung Mekar Jaya Jabung Adirejo Jabung Asahan Jabung Belimbing Sari Jabung Gunung Mekar Jabung Benteng Sari Jabung Mumbang Jaya Jabung Gunung Sugih Kecil Jabung Pematang Tahalo Jabung Negara Batin Jabung Negara Saka Jabung Jabung Marga Sekampung Bungkuk Marga Sekampung Giri Mulyo Marga Sekampung Gunung Mas Marga Sekampung Batu Badak Marga Sekampung Gunung Raya Marga Sekampung Peniangan Marga Sekampung Purwosari Marga Sekampung Bukit Raya Pasir Sakti Sumur Kucing Pasir Sakti Labuhan Ratu Pasir Sakti Kedung Ringin Pasir Sakti Rej Mulyo Pasir Sakti Purworejo Pasir Sakti Mulyo Sari Pasir Sakti Pasir Sakti Pasir Sakti Mekar Sari Waway Karya Marga Batin Waway Karya Sido Rahayu Waway Karya Ngesti Karya Waway Karya Sumber Jaya Waway Karya Sumber Rejo Waway Karya Mekar Karya Waway Karya Tanjung Wangi
33 Lampiran 18 lanjutan 99 Waway Karya Tri Tunggal Waway Karya Jembrana Labuhan Maringgai Karyatani Labuhan Maringgai Karya Makmur Labuhan Maringgai Bandar Negeri Labuhan Maringgai Maringgai Labuhan Maringgai Muara Gading Mas Labuhan Maringgai Labuhan Maringai Labuhan Maringgai Sri Gading Labuhan Maringgai Sri Minosari Labuhan Maringgai Margasari Labuhan Maringgai Sukorahayu Labuhan Maringgai Karang Anyar Mataram Baru Tulung Pasik Mataram Baru Mandala Sari Mataram Baru Kebon Damar Mataram Baru Mataram Baru Mataram Baru Rajabasa Baru Mataram Baru Teluk Dalem Mataram Baru Wai Arang Bandar Sribawono Wariingin Jaya Bandar Sribawono Sri Bawono Bandar Sribawono Sri Menanti Bandar Sribawono Sri Pendowo Bandar Sribawono Bandar Agung Bandar Sribawono Sadar Sriwijaya Melinting Sidomakmur Melinting Tanjung Aji Melinting Tebing Melinting Wana Melinting Sumberhadi Melinting Itik Rendai Gunung Pelindung Negeri Agung Gunung Pelindung Pempen Gunung Pelindung Pelindung Jaya Gunung Pelindung Way Mili Gunung Pelindung Nibung Way Jepara Braja Fajar Way Jepara Braja Emas Way Jepara Braja Caka Way Jepara Braja Dewa Way Jepara Sri Wangi Way Jepara Jepara Way Jepara Sumberjo Way Jepara Sri Rejosari Way Jepara Labuhan Ratu Dua Way Jepara Sumur Bandung Way Jepara Labuhan Ratu Satu Way Jepara Braja Sakti Way Jepara Braja Asri Braja Slebah Braja Gemilang
34 Lampiran 18 lanjutan 15 Braja Slebah Braja Luhur Braja Slebah Braja Kencana Braja Slebah Braja Harjoasri Braja Slebah Braja Indah Braja Slebah Braja Yekti Labuhan Ratu Labuhan Ratu Empat Labuhan Ratu Labuhan Ratu Lima Labuhan Ratu Labuhan Ratu Tiga Labuhan Ratu Labuhan Ratu Vii Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu Enam Labuhan Ratu Rajabasa Lama Labuhan Ratu Rajabasa Lama Satu Labuhan Ratu Rajabasa Lama Dua Labuhan Ratu Labuhan Ratu Delepan Labuhan Ratu Labuhan Ratu Sembilan Sukadana Raja Basa Batanghari Sukadana Sukadana Sukadana Putra Aji Dua Sukadana Pakuan Aji Sukadana Bumi Nabung Udik Sukadana Sukadana Timur Sukadana Surabaya Udik Sukadana Rantau Jaya Udik Ii Sukadana Muara Jaya Sukadana Rantau Jaya Udik Sukadana Pasar Sukadana Sukadana Mataram Marga Sukadana Terbanggi Marga Sukadana Sukadana Ilir Sukadana Negara Nabung Sukadana Bumi Ayu Bumi Agung Marga Mulya Bumi Agung Donomulyo Bumi Agung Nyampir Bumi Agung Bumi Tinggi Bumi Agung Lehan Bumi Agung Catur Swako Batanghari Nuban Gunung Tiga Batanghari Nuban Sukacari Batanghari Nuban Negara Ratu Batanghari Nuban Bumi Jawa Batanghari Nuban Gedung Dalem Batanghari Nuban Sukaraja Nuban Batanghari Nuban Trisno Mulyo Batanghari Nuban Cempaka Nuban Batanghari Nuban Kedaton Ii(Dua) Batanghari Nuban Kedaton Induk Batanghari Nuban Kedaton I(Satu) Batanghari Nuban Tulung Balak
35 146 Lampiran 18 lanjutan 2 Batanghari Nuban Purwosari Pekalongan Adirejo Pekalongan Sidodadi Pekalongan Gondang Rejo Pekalongan Siraman Pekalongan Pekalongan Pekalongan Tulus Rejo Pekalongan Jojog Pekalongan Ganti Warno Pekalongan Kali Bening Pekalongan Wono Sari Raman Utara Raman Aji Raman Utara Rukti Sudiyo Raman Utara Ratna Daya Raman Utara Kota Raman Raman Utara Rejo Binangun Raman Utara Rantau Fajar Raman Utara Raman Endra Raman Utara Raman Fajar Raman Utara Restu Rahayu Raman Utara Rejo Katon Raman Utara Rama Puja Purbolinggo Taman Asri Purbolinggo Taman Bogo Purbolinggo Tambah Dadi Purbolinggo Taman Cari Purbolinggo Taman Endah Purbolinggo Taman Pajar Purbolinggo Tegal Gondo Purbolinggo Toto Harjo Purbolinggo Tambah Luhur Purbolinggo Tanjung Inten Purbolinggo Tegal Yoso Purbolinggo Tanjung Kesuma Way Bungur Toto Mulyo Way Bungur Tegal Ombo Way Bungur Toto Projo Way Bungur Taman Negeri Way Bungur Tanjung Kencono Way Bungur Tambah Subur Way Bungur Tanjung Tirto Way Bungur Kali Pasir Keterangan : - FIKPD : Indeks keluarga pengguna listrik dan telepon - F2KPD : Indeks rumah bukan permanen - F3KPD : Indeks kemiskinan - F4KPD : Indeks Kekumuhan
36 Lampiran 19 Keterangan simbol masing-masing variabel yang digunakan dalam permodelan No. Kode Keterangan Rataan Koefisien keragaman 1 LnF1KPD Indeks keluarga dengan fasilitas listrik dan telepon 2 LnF2KPD Indeks rumah bukan permanen LnF3KPD Indeks kemiskinan LnF4KPD Indeks kekumuhan LnF1KPK Indeks kesesuaian lahan LnF2KPK Indeks produktifitas dan luas lahan LnF3KPK Indeks ketersediaan sarana dan prasarana pertanian 8 F4KPK Variabel keberadaan penyuluh F5KPK Variabel keberadaan kelompok tani F6KPK Variabel tingkat tingkat kriminalitas 11 F7KPK Variabel aksesibilitas W1LnF1KPD Variabel ketetanggaan indeks keluarga dengan fasilitas listrik dan telepon suatu desa terhadap desa lain 13 W1LnF2KPD Variabel ketetanggaan indeks rumah bukan permanen suatu desa terhadap desa lain 14 W1LnF3KPD Variabel ketetanggaan indeks kemiskinan suatu desa terhadap desa lain 15 W1LnF4KPD Variabel ketetanggaan indeks.82.1 kekumuhan suatu desa terhadap desa lain 16 W1LnF1KPK Variabel ketetanggaan indeks.14.1 kesesuaian lahan suatu desa terhadap desa lain 17 W1LnF2KPK Variabel ketetanggaan indeks produktifitas dan luas lahan suatu desa terhadap desa lain 18 W1LnF3KPK Variabel ketetanggaan indeks ketersediaan sarana dan prasarana pertanian suatu desa terhadap desa lain
37 148 Lampiran 19 lanjutan 19 W2LnF1KPD Variabel jarak indeks keluarga dengan fasilitas listrik dan telepon suatu desa terhadap desa lain 2 W2LnF2KPD Variabel jarak indeks rumah bukan permanen suatu desa terhadap desa lain 21 W2LnF3KPD Variabel jarak indeks kemiskinan suatu desa terhadap desa lain 22 W2LnF4KPD Variabel jarak indeks kekumuhan suatu desa terhadap desa lain 23 W2LnF1KPK Variabel jarak indeks kesesuaian lahan suatu desa terhadap desa lain 24 W2LnF2KPK Variabel jarak indeks produktifitas dan luas lahan suatu desa terhadap desa lain 25 W2LnF3KPK Variabel jarak indeks ketersediaan sarana dan prasarana pertanian suatu desa terhadap desa lain
38 149 Lampiran 2 Rancangan model Model Variabel tujuan Variabel penjelas 1 LnF2KPK LnF1KPK, LnF3KPK, F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK, W1LnF1KPK, W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF3KPK, dan variabel interaksi antara F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK terhadap variabel LnF1KPK, LnF3KPK, W1LnF1KPK, W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, dan W2LnF3KPK. 2 LnF1KPD LnF2KPD, LnF3KPD, LnF4KPD, W1LnF2KPD, W1LnF3KPD, W1LnF4KPD, W2LnF2KPD, W2LnF3KPD, W2LnF4KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, W2LnF3KPK, dan variabel interaksi antara F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK terhadap variabel LnF2KPD, LnF3KPD, LnF4KPD, W1LnF2KPD, W1LnF3KPD, W1LnF4KPD, W2LnF2KPD, W2LnF3KPD, W2LnF4KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, dan W2LnF3KPK. 3 LnF2KPD LnF1KPD, LnF3KPD, LnF4KPD, W1LnF1KPD, W1LnF3KPD, W1LnF4KPD, W2LnF1KPD, W2LnF3KPD, W2LnF4KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, W2LnF3KPK dan variabel interaksi antara F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK terhadap variabel LnF1KPD, LnF3KPD, LnF4KPD, W1LnF1KPD, W1LnF3KPD, W1LnF4KPD, W2LnF1KPD, W2LnF3KPD, W2LnF4KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, dan W2LnF3KPK. 4 LnF3KPD LnF2KPD, LnF1KPD, LnF4KPD, W1LnF2KPD, W1LnF1KPD, W1LnF4KPD, W2LnF2KPD, W2LnF1KPD, W2LnF4KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, W2LnF3KPK dan variabel interaksi antara F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK terhadap variabel LnF2KPD, LnF1KPD, LnF4KPD, W1LnF2KPD, W1LnF1KPD, W1LnF4KPD, W2LnF2KPD, W2LnF1KPD, W2LnF4KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, dan W2LnF3KPK.
39 Lampiran 2 lanjutan Model Variabel tujuan Variabel penjelas 15 5 LnF4KPD LnF2KPD, LnF3KPD, LnF1KPD, W1LnF2KPD, W1LnF3KPD, W1LnF1KPD, W2LnF2KPD, W2LnF3KPD, W2LnF1KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, W2LnF3KPK dan variabel interaksi antara F4KPK, F5KPK, F6KPK, F7KPK terhadap variabel LnF2KPD, LnF3KPD, LnF1KPD, W1LnF2KPD, W1LnF3KPD, W1LnF1KPD, W2LnF2KPD, W2LnF3KPD, W2LnF1KPD, LnF1KPK, LnF2KPK, LnF3KPK, W1LnF1KPK, W1LnF2KPK,W1LnF3KPK, W2LnF1KPK, W2LnF2KPK, dan W2LnF3KPK.
40 151 Lampiran 21 Hasil uji model 1. Model kinerja produktifitas dan luas kebun (LnF2KPK) Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F2KPK (Olahan.sta) R= R²= Adjusted R²= Peubah Level of Koefisien Std.Err. t(95) Tingkat Effect of B Kesalaha n Intercept F4KPK Ln F3KPK W1Ln F2KPK F4KPK*F5KP K Model indeks keluarga pengguna listrik dan telepon (LnF1KPD) Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F1KPD (Olahan.sta) R= R²= Adjusted R²= Peubah Level of Koefisien Std.Err. t(95) Tingkat Effect of B Kesalaha n Intercept Ln F3KPK W1Ln F1KPD W1Ln F2KPD F5KPK*Ln F4KPD F5KPK*Ln F3KPK F5KPK*W1Ln F2KPD
41 Model indeks rumah bukan permanen Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F2KPD (Olahan.sta) R= R²= Adjusted R²= Peubah Level of Koefisien Std.Err. t(95) Tingkat Effect of B Kesalahan Intercept Ln F3KPK W1Ln F2KPD F6KPK*Ln F3KPK F6KPK*W1Ln F3KPD F6KPK*W2Ln F2KPK Model indeks kemiskinan Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F3KPD (Olahan.sta) R= R²= Adjusted R²= Peubah Level of Koefisien Std.Err. t(95) Tingkat Effect of B Kesalahan Intercept W1Ln F3KPD F5KPK*Ln F3KPK Model indeks kekumuhan Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F1KPD (Olahan.sta) R= R²=.842 Adjusted R²=.7654 Peubah Level of Koefisien Std.Err. t(95) Tingkat Effect of B Kesalahan Intercept F6KPK*W1Ln F4KPD F6KPK*W1Ln F1KPK
42 153 F7KPK*W1Ln F1KPK Lampiran 22 Anggota masing-masing tipologi/cluster wilayah berdasarkan kinerja pembangunan wilayah dan kinerja pengusahaan perkebunan kakao rakyat No. Kecamatan Desa Kinerja Pembangunan Wilayah Tipologi/Cluster Kinerja Pengusahaan Kebun Kakao 1 Bandar Sri Bawono Bandar Agung Bandar Sri Bawono Sadar Sriwijaya Bandar Sri Bawono Sri Bawono Bandar Sri Bawono Sri Menanti Bandar Sri Bawono Sri Pendowo Bandar Sri Bawono Waringin Jaya Batanghari Adi Warno Batanghari Balai Kencono Batanghari Bale Rejo Batanghari Banar Joyo Batanghari Banjar Rejo Batanghari Batang Harjo Batanghari Buana Sakti Batanghari Bumi Harjo Batanghari Bumi Mas Batanghari Nampi Rejo Batanghari Rejo Agung Batanghari Selorejo Batanghari Sri Basuki Batanghari Sumber Agung Batanghari Sumber Rejo Batanghari Telogo Rejo Batanghari Nuban Bumi Jawa Batanghari Nuban Cempaka Nuban Batanghari Nuban Gedung Dalam Batanghari Nuban Gunung Tiga Batanghari Nuban Kedaton I Batanghari Nuban Kedaton II Batanghari Nuban Kedaton Induk Batanghari Nuban Negara Ratu Batanghari Nuban Purwosari Batanghari Nuban Sukacari Batanghari Nuban Sukaraja Nuban Batanghari Nuban Trisno Mulyo Batanghari Nuban Tulung Balak Braja Selebah Braja Gemilang Braja Selebah Braja Harjosari Braja Selebah Braja Indah Braja Selebah Braja Kencana Braja Selebah Braja Luhur Braja Selebah Braja Yekti Bumi Agung Bumi Tinggi 2 2
43 Bumi Agung Catur Swako Bumi Agung Donomulyo Bumi Agung Lehan 2 2 Lampiran 22 lanjutan 46 Bumi Agung Marga Mulya Bumi Agung Nyampir Gunung Pelindung Negeri Agung Gunung Pelindung Nibung Gunung Pelindung Pelindung Jaya Gunung Pelindung Pempen Gunung Pelindung Way Mili Jabung Adirejo Jabung Asahan Jabung Belimbing Sari Jabung Benteng Sari Jabung Gunung Mekar Jabung Gunung Sugih Kecil Jabung Jabung Jabung Mekar Jaya Jabung Negara Batin Jabung Negara Saka Jabung Numbang Jaya Jabung Pematang Tahalo Labuhan Maringgai Bandar Negeri Labuhan Maringgai Karang Anyar Labuhan Maringgai Karya Makmur Labuhan Maringgai Karyatani Labuhan Maringgai Margasari Labuhan Maringgai Maringgai Labuhan Maringgai Muara Gading Mas Labuhan Maringgai Sri Gading Labuhan Maringgai Sri Minosari Labuhan Maringgai Sukorahayu Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu Labuhan Ratu III Labuhan Ratu Labuhan Ratu IV Labuhan Ratu Labuhan Ratu IX Labuhan Ratu Labuhan Ratu V Labuhan Ratu Labuhan Ratu VI Labuhan Ratu Labuhan Ratu VII Labuhan Ratu Labuhan Ratu VIII Labuhan Ratu Rajabasa Lama Labuhan Ratu Rajabasa Lama I Labuhan Ratu Rajabasa Lama II Marga Sekampung Batu Badak Marga Sekampung Bukit Raya Marga Sekampung Bungkuk Marga Sekampung Giri Mulyo Marga Sekampung Gunung Mas Marga Sekampung Gunung Raya Marga Sekampung Peniangan Marga Sekampung Purwosari 2 2
44 Marga Tiga Gedung Wani Marga Tiga Gedung Wani Timur Marga Tiga Jaya Guna 2 2 Lampiran 22 lanjutan 97 Marga Tiga Nabang Baru Marga Tiga Negeri Agung Marga Tiga Negeri Jemanten Marga Tiga Negeri Katon Marga Tiga Negeri Tua Marga Tiga Sukadana Baru Marga Tiga Sukaraja Tiga Marga Tiga Surya Mataram Marga Tiga Tanjung Harapan Marga Tiga Tri Sinar Mataram Baru Kebon Damar Mataram Baru Mandala Sari Mataram Baru Mataram Baru Mataram Baru Rajabasa Baru Mataram Baru Teluk Dalam Mataram Baru Tulung Pasik Mataram Baru Way Arang Melinting Itik Rendai Melinting Sidomakmur Melinting Sumberhadi Melinting Tanjung Aji Melinting Tebing Melinting Wana Metro Kibang Kibang Metro Kibang Margo Jaya Metro Kibang Margo Sari Metro Kibang Margo Toto Metro Kibang Purbo Sembodo Metro Kibang Sumber Agung Pasir Sakti Kedung Ringin Pasir Sakti Labuhan Ratu Pasir Sakti Mekar Sari Pasir Sakti Mulyo Sari Pasir Sakti Pasir Sakti Pasir Sakti Purworejo Pasir Sakti Rejo Mulyo Pasir Sakti Sumur Kucing Pekalongan Adirejo Pekalongan Ganti Warno Pekalongan Gondang Rejo Pekalongan Jojog Pekalongan Kalibening Pekalongan Pekalongan Pekalongan Sidodadi Pekalongan Siraman Pekalongan Tulus Rejo Pekalongan Wono Sari Purbolinggo Taman Asri 2 2
45 Purbolinggo Taman Bogo Purbolinggo Taman Cari Purbolinggo Taman Endah 2 2 Lampiran 22 lanjutan 148 Purbolinggo Taman Fajar Purbolinggo Tambah Dadi Purbolinggo Tambah Luhur Purbolinggo Tanjung Inten Purbolinggo Tanjung Kesuma Purbolinggo Tegal Gondo Purbolinggo Tegal Yoso Purbolinggo Toto Harjo Raman Utara Kota Raman Raman Utara Rama Puja Raman Utara Raman Aji Raman Utara Raman Endra Raman Utara Raman Fajar Raman Utara Rantau Fajar Raman Utara Ratna Daya Raman Utara Rejo Binangun Raman Utara Rejo Katon Raman Utara Restu Rahayu Raman Utara Rukti Sudiyo Sekampung Giri Kelopo Mulyo Sekampung Girikarto Sekampung Hargo Mulyo Sekampung Karya Mukti Sekampung Mekar Mulya Sekampung Sambikarto Sekampung Sidodadi Sekampung Sidomukti Sekampung Sidomulyo Sekampung Suko Harjo Sekampung Sumber Gede Sekampung Sumber Sari Sekampung Tri Mulyo Sekampung Wonokarto Sekampung Udik Banjar Agung Sekampung Udik Bauh Gunung Sari Sekampung Udik Bojong Sekampung Udik Brawijaya Sekampung Udik Bumi Mulyo Sekampung Udik Gunung Agung Sekampung Udik Gunung Mulyo Sekampung Udik Gunung Pasir Jaya Sekampung Udik Gunung Sugih Besar Sekampung Udik Mengandung Sari Sekampung Udik Pugung Raharjo Sekampung Udik Sidorejo Sekampung Udik Sindang Anom Sekampung Udik Tuba Sukadana Bumi Ayu 2 2
46 Sukadana Bumi Nabung Udik Sukadana Mataram Marga Sukadana Muara Jaya 2 2 Lampiran 22 lanjutan 199 Sukadana Negara Nabung Sukadana Pakuan Aji Sukadana Pasar Sukadana Sukadana Putra Aji II Sukadana Rajabasa Batanghari Sukadana Rantau Jaya Udik Sukadana Rantau Jaya Udik II Sukadana Sukadana Sukadana Sukadana Ilir Sukadana Sukadana Timur Sukadana Surabaya Udik Sukadana Terbanggi Marga Waway Karya Jembrana Waway Karya Marga Batin Waway Karya Mekar Karya Waway Karya Ngesti Karya Waway Karya Sido Rahayu Waway Karya Sumber Jaya Waway Karya Sumber Rejo Waway Karya Tanjung Wangi Waway Karya Tri Tunggal Way Bungur Kali Pasir Way Bungur Taman Negeri Way Bungur Tambah Subur Way Bungur Tanjung Qencono Way Bungur Tanjung Tirto Way Bungur Tegal Ombo Way Bungur Toto Mulyo Way Bungur Toto Projo Way Jepara Braja Asri Way Jepara Braja Caka Way Jepara Braja Dewa Way Jepara Braja Emas Way Jepara Braja Fajar Way Jepara Braja Sakti Way Jepara Jepara Way Jepara Labuhan Ratu I Way Jepara Labuhan Ratu II Way Jepara Sri Rejosari Way Jepara Sri Wangi Way Jepara Sumber Marga Way Jepara Sumberejo Way Jepara Sumur Bandung 2 2
SINERGITAS CSR (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) DENGAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG BAPPEDA PROVINSI LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG 2014
SINERGITAS CSR (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) DENGAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG BAPPEDA PROVINSI LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG 2014 1. KABUPATEN LAMPUNG SELATAN - Rehabilitasi Rumah Tidak
GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN
GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN Letak Geografi dan Wilayah Administrasi Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu bagian dari wilayah Propinsi Lampung dengan luas wilayah administrasi sekitar 5 325.03
Lampiran 1. Kriteria Kelas Kesesuaian Lahan Kelapa sawit
Lampiran 1. Kriteria Kelas Kesesuaian Lahan Kelapa sawit Persyaratan penggunaan lahan/ karakteristik lahan Temperatur (tc) Temperatur rerata ( C) 25-28 22 25 28 32 Kelas keesuaian lahan S1 S2 S3 N Ketersedian
PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH
MELALUI PENYEDIA PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Nomor : 02/RUP/DISPU/LAMTIM/2013 Tanggal : 25/01/2013 PA/KPA Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi Lainnya (K/L/D/I)
Lampiran 1 : Data suhu udara di daerah Kebun Bekala Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang ( 0 C)
Lampiran 1 : Data suhu udara di daerah Kebun Bekala Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang ( 0 C) Bln/Thn 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Total Rataan Jan 25.9 23.3 24.0 24.4 24.7
10jO15'-106"20' Bujur Timur dan 4"37'-j"37' Lintang Selatan, dengall batas-
V. GAMBARAN UMUM WLAYAH DAN PRODUKS UB KAYU D DAERAH PENELTAN 4.1. Gambaran Umum Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat 11 Lampung Timur rnembentang pada posisi 10jO15'-106"20' Bujur Timur dan 4"37'-j"37' Lintang
b. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 132 ayat (2) Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 1999 TENTANG PEMBENTUKAN 6 (ENAM) KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II LAMPUNG SELATAN DAN LAMPUNG TENGAH DALAM WILAYAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I LAMPUNG
GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN
19 GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN Letak Geografi dan Wilayah Administrasi Kabupaten Lampung Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki luas wilayah sekitar 5.325,03 km 2 atau
IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Lampung yang secara geografis terletak pada posisi 105º15' BT - 106º20' BT dan
41 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Letak Geografis Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang secara geografis terletak pada posisi 105º15' BT - 106º20' BT dan
I. PENDAHULUAN. rakyat akan pangan, meningkatkan pendapatan petani, membantu. memantapkan swasembada pangan serta meningkatkan produksi tanaman
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Masalah Pembangunan pertanian dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan rakyat akan pangan, meningkatkan pendapatan petani, membantu memantapkan swasembada pangan
b. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 132 ayat (2) Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah;
PP 46/1999, PEMBENTUKAN 6 (ENAM) KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II LAMPUNG SELATAN DAN LAMPUNG TENGAH DALAM WILAYAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I LAMPUNG Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor:
LAMPIRAN. Lampiran 1. Kriteria Kesesuaian Lahan Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.)
LAMPIRAN Lampiran 1. Kriteria Kesesuaian Lahan Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Persyaratan Penggunaan/Karakteristik Lahan Temperatur (tc) Temperatur ratarata ( 0 C) 1618 14 16 Ketersediaan Air (wa)
Propinsi LAMPUNG. Total Kabupaten/Kota
Propinsi LAMPUNG Total Kabupaten/Kota Total Kecamatan Total APBN (Juta) Total APBD (Juta) Total BLM (Juta) : 14 : 214 : Rp. 355.410 : Rp. 23.390 : Rp. 378.800 82 of 342 PERDESAAN PERKOTAAN BLM KAB KECAMATAN
DATA HASIL PENYELIDIKAN TANAH KAB. LAMPUNG TIMUR PROPINSI LAMPUNG
DATA HASIL PENYELIDIKAN TANAH KAB. LAMPUNG TIMUR PROPINSI LAMPUNG No. Kec. Labuan Maringgai Kedalaman Tanah Keras(m) Jum.H.Lekat Undisturbed Sieve Analis (%) Pk > 150-200 Kg/Cm2 JHL (Kg/Cm2) Sample (m)
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 30 PERIODE APRIL 2017
30 40 54 71 (72-110 1 Lampung 76,477 31,316 23,516 19,332 9,214 25,207 16,940 19,605 43,745 113,814 269,205 2 Bandar Lampung 178 64 41 34 42 32 31 34 227 214 685 3 Bumi Waras - - - - - - - - - - - 4 Enggal
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT 8 EDISI 26 PERIODE 7-22 FEBRUARI 2017
1 Lampung 102.233 11.274 34.226 23.994 20.406 17.890 20.023 14.393 17.114 130.932 266383 2 Bandar Lampung 148 32 32 47 30 66 81 93 150 349 684 3 Bumi Waras - - - - - - - - - - 0 4 Enggal - - - - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 32 PERIODE MEI Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 81.408 37.668 25.270 24.572 20.921 22.866 14.058 13.725 26.213 121.412 269.334 2 Bandar Lampung 171 84 93 75 94 50 39 24 55 375 688 3 Bumi Waras - - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 35 PERIODE 1-16 JULI Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 72.984 32.037 19.456 20.964 27.734 25.446 32.541 17.114 18.795 143.255 269.219 2 Bandar Lampung 180 11 29 34 71 95 128 97 40 454 690 3 Bumi Waras - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 38 PERIODE 18 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 66.859 25.437 27.769 13.372 22.371 25.920 28.085 21.822 35.931 139.339 269.339 2 Bandar Lampung 202 66 38 21 15 46 52 72 176 244 689 3 Bumi Waras - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 39 PERIODE 3-18 SEPTEMBER Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 75.453 20.888 27.747 29.697 11.417 29.713 21.059 17.378 34.877 137.011 269.240 2 Bandar Lampung 273 80 67 44 18 17 24 15 151 185 691 3 Bumi Waras - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 41 PERIODE 5-20 OKTOBER Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 90.312 13.962 14.917 23.625 26.321 36.818 15.156 21.123 24.865 137.960 269.353 2 Bandar Lampung 270 28 45 105 80 87 21 12 33 350 687 3 Bumi Waras - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 42 PERIODE 21 OKTOBER -5 NOVEMBER Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 83.784 9.961 12.011 14.294 21.884 40.621 37.053 12.291 32.608 138.154 269.372 2 Bandar Lampung 240 22 23 49 104 105 87 22 24 390 688 3 Bumi Waras - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 43 PERIODE 6-21 NOVEMBER Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 98.044 9.936 9.589 12.192 13.910 33.585 30.594 23.677 32.499 123.547 269.462 2 Bandar Lampung 284 25 21 18 43 89 103 35 53 309 686 3 Bumi Waras - - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT-8 EDISI 51 PERIODE MARET Luas Baku Sawah Kecamatan
Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi 1 Lampung 99.056 9.461 7.853 10.523 12.943 28.283 32.490 23.119 41.117 115.211 269.132 2 Bandar Lampung 234 25 10 18 30 109 120 42 97 329 685 3 Bumi Waras - - - - -
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT 8 EDISI 29 PERIODE 27 MARET - 11 APRIL Luas Baku Sawah Kecamatan
1 Lampung 85.680 23.916 20.362 11.113 14.062 23.401 26.893 20.334 36.044 116.165 268668 2 Bandar Lampung 164 8 30 28 34 111 108 101 100 412 691 3 Bumi Waras - - - - - - - - - - 0 4 Enggal - - - - - - -
Karakteristik dan Kesesuaian Lahan Tanaman Cabai & Bawang Merah Dr. Dedi Nursyamsi
Karakteristik dan Kesesuaian Lahan Tanaman Cabai & Bawang Merah Dr. Dedi Nursyamsi Kepala BB. Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian Topik bahasan : KONSEP DASAR EVALUASI LAHAN SYARAT TUMBUH CABAI & BAWANG
Coding Kota / Kabupaten Kecamatan
BIAYA PENERUS TRUCKING KE LAMPUNG 2015 Coding Kota / Kabupaten Kecamatan TKG10000 Kota Bandar Lampung TKG10032 Kota Bandar Lampung TKG10033 Kota Bandar Lampung TKG10034 Kota Bandar Lampung TKG10035 Kota
LOKASI DAN ALOKASI DANA PNPM MANDIRI TAHUN ANGGARAN 2009 LAMPUNG
MANDIRI TAHUN ANGGARAN 2009 PERAN DAERAH (Rp. x 1 Bandar Lampung 1 Panjang 1.330 1.330 1.064 266 2 Kedaton 1.750 1.750 1.400 350 3 Kemiling 1.250 1.250 1.000 250 4 Rajabasa 665 665 532 133 5 Sukabumi 1.080
Lampiran 1. Peta/ luas areal statement kebun helvetia. Universitas Sumatera Utara
Lampiran 1. Peta/ luas areal statement kebun helvetia Lampiran 2. Struktur organisasi Kebun Helvetia STRUKTUR ORGANISASI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (PERSERO) KEBUN HELVETIA WILAYAH HELVETIA MANAGER Kadis
LAMPIRAN. Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Onan Runggu Periode Tahun
LAMPIRAN Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Onan Runggu Periode Tahun 20002009 Bln Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des THN 2000 47 99 147 114 65 19 56 64 220 32 225
TUGAS KULIAH SURVEI TANAH DAN EVALUASI LAHAN SETELAH UTS
2018 TUGAS KULIAH SURVEI TANAH DAN EVALUASI LAHAN SETELAH UTS Sudarto, Aditya Nugraha Putra & Yosi Andika Laboratorium Pedologi dan Sistem Informasi Sumberdaya Lahan (PSISDL) 9/4/2018 TUGAS SURVEI TANAH
DATA AGREGAT KEPENDUDUKAN PER KECAMATAN (DAK2)
KABUPATEN / KOTA : LAMPUNG SELATAN 18.01 LAMPUNG SELATAN 55.514 521.839 1.09.353 1 18.01.04 NATAR 92.463 9.998 12.461 2 18.01.05 TANJUNG BINTANG 39.40 32.90 2.440 3 18.01.06 KALIANDA 62.805 58.683 121.488
LAMPIRAN. Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Onan Runggu Periode Tahun
LAMPIRAN Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Onan Runggu Periode Tahun 20002009 Bln Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des THN 2000 47 99 147 114 65 19 56 64 220 32 225
IV.GAMBARAN UMUM. Uraian sejarah singkat Lampung Tengah terdiri dari beberapa waktu yakni:
IV.GAMBARAN UMUM A. Profil Kabupaten Lampung Tengah 1. Sejarah Singkat Kabupaten Lampung Tengah Uraian sejarah singkat Lampung Tengah terdiri dari beberapa waktu yakni: 1. Zaman pemerintahan Belanda Wilayah
DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TIMUR NOMOR 20 T AHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN19DESA DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMPUNG TIMUR, Menimbang a. bahwa dalam rangka
Lampiran 1. Data curah hujan di desa Sipahutar, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara
Lampiran 1. Data curah hujan di desa Sipahutar, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara Data curah hujan (mm) Tahun 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Jan 237 131 163 79 152 162 208
Lampiran I.18 PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014
Lampiran I.8 00/Kpts/KPU/TAHUN 0 9 MARET 0 ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 0 PROVINSI No DAERAH PEMILIHAN JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KURSI DP Meliputi Kab/Kota. KOTA
LAMPIRAN. Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Onan Runggu Periode Tahun
LAMPIRAN Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Onan Runggu Periode Tahun 19982007 Bln Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des THN 1998 77 72 117 106 68 30 30 227 58 76 58 63
Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kacang Tanah di Desa Sampuran, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal
KESESUAIAN LAHAN Jurnal Nasional Ecopedon JNEP Vol. 2 No.2 (2015) 001-004 http://www... Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kacang Tanah di Desa Sampuran, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal Endang
TINJAUAN PUSTAKA. yang mungkin dikembangkan (FAO, 1976). Vink, 1975 dalam Karim (1993)
TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Evaluasi Lahan Evaluasi lahan adalah proses penilaian penampilan atau keragaman lahan jika dipergunakan untuk tujuan tertentu, meliputi pelaksanaan dan interpretasi survei serta
IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Kondisi Geografi dan Topografi Lokasi Penelitian
IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Kondisi Geografi dan Topografi Lokasi Penelitian 1. Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Lampung Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia. Ibu
Kesesuian lahan untuk tanaman papaya dan durian dipolitani
KESESUAIAN LAHAN Kesesuian lahan untuk tanaman papaya dan durian dipolitani Ahmad Tohir 1, Hasnah Wita 1 1 Mahasiswi semester 3 Prodi. Tata Air Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian
II. TINJAUAN PUSTAKA A.
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tanaman Durian 1. Karakteristik tanaman durian Durian (Durio zibethinus Murr.) merupakan salah satu tanaman hasil perkebunan yang telah lama dikenal oleh masyarakat yang pada umumnya
TINJAUAN PUSTAKA. A. Kelapa Sawit(Elaeis guineensis) tanaman kelapa sawit diantaranya Divisi Embryophyta Siphonagama, Sub-devisio
7 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kelapa Sawit(Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) berasal dari Afrika dan Brazil. Di Brazil, tanaman ini tumbuh secara liar di tepi sungai. Klasifikasi dan pengenalan
IV KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN
IV KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN Lokasi penelitian merupakan wilayah Kabupaten Lampung Tengah Propinsi Lampung yang ditetapkan berdasarkan Undang-undang No 12 Tahun 1999 sebagai hasil pemekaran Kabupaten
Mela Febrianti * 1. Pendahuluan. Abstrak KESESUAIAN LAHAN
KESESUAIAN LAHAN Jurnal Nasional Ecopedon JNEP Vol. 2 No. 2 (2015) 038-042 http://www.perpustakaan politanipyk.ac.id. Kesesuaian Lahan Kopi, Sawit, Jagung, Kayu Manis, Kelapa, Tembakau, Kedelai, Kakao
I. PENDAHULUAN. Pembangunan ekonomi pada dasarnya adalah upaya yang dilakukan oleh
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan ekonomi pada dasarnya adalah upaya yang dilakukan oleh pemerintah yang melibatkan masyarakat sebagai steakholder serta pihak swasta, secara bersama-sama untuk
I. PENDAHULUAN. individu untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya dengan layak. Kemisikinan
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masalah kemiskinan adalah salah satu masalah yang sering muncul di tengah kehidupan masyarakat. Kemiskinan secara umum adalah suatu ketidakmampuan individu untuk
BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
60 BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN A. Kondisi Wilayah Propinsi Lampung 1. Geografi Propinsi Lampung merupakan salah satu propinsi yang terdapat di Pulau Sumatera dengan luas wilayah 35.288,35 Km2.
I. KECAMATAN : KOTABUMI KOTA
Lampiran II : Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Kotabumi Nomor : W8-A5/ 98 /KU.04.2/ I /2013 Tanggal : 2 JANUARI 2013 Tentang : RADIUS DAN BESARNYA BIAYA SATU KALI PANGGILAN / PEMBERITAHUAN I. KECAMATAN
08. ACUAN PENETAPAN REKOMENDASI PUPUK N, P, DAN K PADA LAHAN SAWAH SPESIFIK LOKASI (PER KECAMATAN) PROVINSI LAMPUNG
08. ACUAN PENETAPAN REKOMENDASI PUPUK N, P, DAN K PADA LAHAN SAWAH SPESIFIK LOKASI (PER KECAMATAN) PROVINSI LAMPUNG 90 Acuan Rekomendasi Pupuk kg/ha) Kecamatan Tanpa bahan organik Dengan 5 ton jerami/ha
I. KECAMATAN : KOTABUMI KOTA
Lampiran II : Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Kotabumi Nomor : W8-A5/ 12 /KU.04.2/ II /2014 Tanggal : 04 FebruariI 2014 Tentang : RADIUS DAN BESARNYA BIAYA SATU KALI PANGGILAN / PEMBERITAHUAN I.
II. TINJAUAN PUSTAKA. A. Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Tanaman ubi jalar tergolong famili Convolvulaceae suku Kangkungkangkungan,
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) 1. Karakteristik Tanaman Ubi Jalar Tanaman ubi jalar tergolong famili Convolvulaceae suku Kangkungkangkungan, dan terdiri dari 400 species. Ubi jalar
Kesesuaian Lahan Kayu Manis di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
KESESUAIAN LAHAN Jurnal Nasional Ecopedon JNEP Vol. 2 No.1 (2015) 038-042 http://www.perpustakaan politanipyk.ac.id. Kesesuaian Lahan Kayu Manis di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Adeha Suryani1
2013, No.1041 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
5 2013, No.1041 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 79/Permentan/OT.140/8/2013 TENTANG PEDOMAN KESESUAIAN LAHAN PADA KOMODITAS TANAMAN PANGAN PEDOMAN KESESUAIAN LAHAN PADA KOMODITAS
I. PENDAHULUAN. Kebutuhan beras di Indonesia meningkat seiring dengan peningkatan laju
1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Masalah Kebutuhan beras di Indonesia meningkat seiring dengan peningkatan laju pertumbuhan penduduk, namun hal ini tidak dibarengi dengan peningkatan kuantitas dan
KESESUAIAN LAHAN DI POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PAYAKUMBUH UNTUK BUDIDAYA KEDELAI
TOPIC KESESUIAN OF MANUSCRIPT LAHAN Jurnal Nasional Ecopedon JNEP Vol. 2. No.2 (2015) 17-21 http:www... KESESUAIAN LAHAN DI POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PAYAKUMBUH UNTUK BUDIDAYA KEDELAI Puspita Handayani
IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN, KARAKTERISTIK USAHA BUDIDAYA LEBAH MADU, DAN KARAKTERISTIK PETANI SAMPEL
18 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN, KARAKTERISTIK USAHA BUDIDAYA LEBAH MADU, DAN KARAKTERISTIK PETANI SAMPEL A. Gambaran Umum Kabupaten Lampung Timur Geografis Secara geografis, Kabupaten Lampung Timur
Lampiran 1. Deskripsi Profil
Lampiran 1. Deskripsi Profil A. Profil pertama Lokasi : Desa Sinaman kecamatan Barus Jahe Kabupaten Tanah Karo Simbol : P1 Koordinat : 03 0 03 36,4 LU dan 98 0 33 24,3 BT Kemiringan : 5 % Fisiografi :
TINJAUAN PUSTAKA. A. Lahan Pasir Pantai. hubungannya dengan tanah dan pembentukkannya.
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Lahan Pasir Pantai Lahan adalah bagian daratan dari permukaan bumi sebagai lingkungan fisik yang meliputi tanah beserta faktor yang mempengaruhi penggunaannya seperti iklim relief/topografi,
DATA DASAR PUSKESMAS PROVINSI LAMPUNG
DATA DASAR PROVINSI LAMPUNG KONDISI DESEMBER 2014 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2015 JUMLAH MENURUT KABUPATEN/KOTA (KEADAAN 31 DESEMBER 2014) PROVINSI LAMPUNG KAB/KOTA RAWAT INAP NON
DATA DASAR PUSKESMAS PROVINSI LAMPUNG
DATA DASAR PUSKESMAS PROVINSI LAMPUNG KONDISI DESEMBER 2015 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2016 JUMLAH PUSKESMAS MENURUT KABUPATEN/KOTA KEADAAN 31 DESEMBER 2015 PROVINSI LAMPUNG KODE
IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Berdasarkan Sekampung Udik dalam Angka (2012), Kecamatan
IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Fisik Wilayah 1. Kecamatan Sekampung Udik Berdasarkan Sekampung Udik dalam Angka (2012), Kecamatan Sekampung Udik merupakan bagian wilayah Kabupaten Lampung
II. TINJAUAN PUSTAKA
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Lahan Lahan adalah lingkungan fisik yang meliputi tanah, iklim, relief, hidrologi dan vegetasi dimana faktor tersebut mempengaruhi potensi penggunaan lahannya (Hardjowigeno et
Kesesuaian Lahan Jagung Pada Tanah Mineral dipoliteknik Pertanian Negeri Payakumbuh
KESESUAIAN LAHAN Jurnal Nasional Ecopedon JNEP Vol. 2 No.1 (2015) 020-024 http://www.perpustakaan.politanipyk.ac.id Kesesuaian Lahan Jagung Pada Tanah Mineral dipoliteknik Pertanian Negeri Payakumbuh Moratuah
III. BAHAN DAN METODE. Penelitian telah dilakukan di lahan pertanaman padi sawah (Oryza sativa L.) milik
III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian telah dilakukan di lahan pertanaman padi sawah (Oryza sativa L.) milik 6 kelompok tani di Kelurahan Tejosari Kecamatan Metro Timur Kota
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT 8 PERIODE 5-20 DESEMBER Tanam (1-3 HST) Vegetatif 1 (4-20 HST)
1 Lampung 114.758 6.257 14.029 6.545 10.960 16.849 23.622 21.616 50.109 264.745 2 Bandar lampung 405 18 48 22 31 51 147 183 197 1.102 3 Kedaton 9 - - - - 2 1 2 3 17 4 Kemiling 12 - - 1-3 3 5 11 35 5 Panjang
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT 8 EDISI I PERIODE 6-21 JANUARI Tanam (1-3 HST) Vegetatif 1 (4-20 HST)
1 Lampung 113.865 22.483 40.479 10.039 6.921 17.221 16.217 14.421 24.378 266.024 2 Bandar lampung 262 83 76 46 79 219 173 82 85 1.105 3 Kedaton 5 2 1 1 1 2 4 2 1 19 4 Kemiling 15 2 1 - - 5 7 3 3 36 5 Panjang
LUAS SAWAH PADA FASE PERTANAMAN PADI DATA SATELIT LANDSAT 8 PERIODE 21 DESEMBER - 5 JANUARI 2016 Luas Sawah pada Fase Pertanaman Padi (Ha)
1 Lampung 122.867 9.599 26.307 5.989 8.033 16.699 18.959 17.170 40.605 266.228 2 Bandar lampung 406 34 133 18 93 138 48 95 110 1.075 3 Kedaton 7-2 - 1 2 1-2 15 4 Kemiling 12 1 4-1 2 4 1 8 33 5 Panjang
IV. GAMBARAN LOKASI PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kabupaten Lampung Tengah BT dan LS, dan memiliki areal daratan seluas
IV. GAMBARAN LOKASI PENELITIAN A. Keadaan Umum Kabupaten Lampung Tengah 1. Keadaan Geografis Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Propinsi Lampung. Kabupaten Lampung
PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 79/Permentan/OT.140/8/2013 TENTANG PEDOMAN KESESUAIAN LAHAN PADA KOMODITAS TANAMAN PANGAN
PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 79/Permentan/OT.140/8/2013 TENTANG PEDOMAN KESESUAIAN LAHAN PADA KOMODITAS TANAMAN PANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN, Menimbang : a. bahwa kesesuaian
Kesesuaian LahanTanaman Kelapa Sawit Di lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Lailatul Husna *
Kesesuaian LahanTanaman Kelapa Sawit Di lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Lailatul Husna * Mahasiswi semester 6 Prodi. Manajemen Produksi Pertanian, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Teoritis Gambaran Umum Lahan Pertanian di Area Wisata Posong Desa Tlahap terletak di Kecamatan Kledung,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Teoritis 2.1.1 Gambaran Umum Lahan Pertanian di Area Wisata Posong Desa Tlahap terletak di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung tepatnya pada koordinat 7 19 20.87-7
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PUPUK DI LAHAN MARGINAL UNTUK KELAPA SAWIT. Research & Development of Fertilizer Division SARASWANTI GROUP
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PUPUK DI LAHAN MARGINAL UNTUK KELAPA SAWIT Research & Development of Fertilizer Division SARASWANTI GROUP PERKENALAN SARASWANTI GROUP HEAD OFFICE: AMG Tower Lt.19-21 Jl. Dukuh Menanggal
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L var Kartika Ateng ) Di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L var Kartika Ateng ) Di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara The Evaluation of Land Suitability coffea arabica (Coffea arabica
BAB II KERANGKA PENGEMBANGAN SANITASI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
BAB II KERANGKA PENGEMBANGAN SANITASI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR 2.1. Visi Misi Sanitasi Kabupaten Lampung Timur Pada pembangunan lima tahun kedepan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen untuk memperbaiki
I. PENDAHULUAN. Kedaulatan Pangan, Kemandirian Pangan, dan Ketahanan Pangan. tanaman khususnya padi (Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, 2015).
1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Masalah Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan menyebutkan bahwa penyelenggaraan Pangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang memberikan
I. PENDAHULUAN. Prioritas pembangunan di Indonesia terletak pada pembangunan bidang ekonomi
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Prioritas pembangunan di Indonesia terletak pada pembangunan bidang ekonomi dengan lebih difokuskan di sektor pertanian, karena sektor pertanian yang berhasil merupakan
Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz.) ialah tumbuhan tropika dan subtropika dari
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tanaman Ubi Kayu Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz.) ialah tumbuhan tropika dan subtropika dari famili Euphorbiaceae yang terkenal sebagai sumber utama karbohidrat dan daunnya
Evaluation Of Land Suitability For Rainfed Paddy Fields (Oryza sativa L.) In Muara Sub District North Tapanuli Regency
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PADI SAWAH TADAH HUJAN (Oryza sativa L.) DI KECAMATAN MUARA KABUPATEN TAPANULI UTARA Evaluation Of Land Suitability For Rainfed Paddy Fields (Oryza sativa L.) In Muara Sub
Kesesuaian Lahan Tanaman Kelapa di Lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
KESESUAIAN LAHAN Kesesuaian Lahan Tanaman Kelapa di Lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Fitriawati Sandri* Mahasiswi semester 6 Prodi. Manajemen Produksi Pertanian, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan,
III. BAHAN DAN METODE. Penelitian dilakukan di lahan padi sawah irigasi milik Kelompok Tani Mekar
26 III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di lahan padi sawah irigasi milik Kelompok Tani Mekar Desa Tulung Balak dengan luas 15 ha yang terletak pada wilayah Kecamatan
BAB. IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Secara geografis wilayah Kabupaten Mesuji terletak pada arah
29 BAB. IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Aspek Geografi Secara geografis wilayah Kabupaten Mesuji terletak pada 3.45 4.40 arah Utara-Selatan dan 106.15 107.00 arah Timur-Barat. Kabupaten Mesuji mempunyai
IV. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN
IV. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN A. Kondisi Fisik Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Lampung Timur dibentuk berdasarkan Undang Undang Nomor 12 Tahun 1999, diresmikan pada tanggal 27 April 1999 dengan
Kesesuaian Padi Sawah di Lahan Gambut Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
KESESUAIAN LAHAN Jurnal Nasional Ecopedon JNEP Vol. 2 No.1 (2014) 7-11 http://www.perpustakaan.politanipyk..co.id Kesesuaian Padi Sawah di Lahan Gambut Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Beni Saputra
III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2012 sampai Januari 2013.
III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2012 sampai Januari 2013. Penelitian dilaksanakan pada lahan pertanaman ubi kayu (Manihot esculenta
KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN
KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN Lokasi penelitian merupakan wilayah Administrasi Pemerintah Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Solok dibentuk berdasarkan Undang Undang No.12 tahun 1956 tentang
II. TINJAUAN PUSTAKA. Tanaman padi dapat hidup baik di daerah yang berhawa panas dan banyak
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tanaman Padi Tanaman padi dapat hidup baik di daerah yang berhawa panas dan banyak mengandung uap air. Curah hujan yang baik rata-rata 200 mm per bulan atau lebih, curah hujan
LAMPIRAN. Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Salak BM Periode Tahun
LMPIRN Lampiran 1. Data Jumlah Curah Hujan (milimeter) di Stasiun Salak BM Periode Tahun 20012010 Bln Jan Feb Mar pr Mei Jun Jul gs Sep Okt Nov Des THN 2001 226 168 277 200 103 117 258 223 532 283 369
GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Purbolinggo merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung Timur.
57 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Luas dan Tata Guna Lahan Berdasarkan Purbolinggo dalam Angka (2011), diketahui bahwa Kecamatan Purbolinggo merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung
IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Kabupaten Lampung Timur dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12
IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Kondisi Fisik Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Lampung Timur dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1999, diresmikan pada tanggal 27 April 1999 dengan
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI KECAMATAN MUARA KABUPATEN TAPANULI UTARA
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI KECAMATAN MUARA KABUPATEN TAPANULI UTARA The Evaluation of Land Suitability Onion (Allium ascalonicum L.) in Muara Subdistrict
TATA CARA PENELITIAN
IV. TATA CARA PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai Februari hingga Mei 2017 di Kecamatan Playen yang terletak di Kabupaten Gunungkidul serta Laboratorium Tanah Fakultas
IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota
66 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Gambaran Umum Kota Bandarlampung 1. Letak Geografis Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota Bandarlampung memiliki luas wilayah
