ANALISIS SISTEM PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK PADA SEPEDA STATIS
|
|
|
- Ivan Jayadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ANALISIS SISTEM PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK PADA SEPEDA STATIS Alfon Dwi Pratama Napitupulu 1*, I Gede Eka Lesmana 2, Agri Suwandi 3 *123 Jurusan Teknik Mesin, Universitas Pancasila, Jakarta Srengseng Sawah Jagakarsa, [email protected] ABSTRAK Pentingnya manfaat akan energi listrik bagi masyarakat Indonesia untuk kehidupan sehari - hari tidak dapat sepenuhnya disuplai oleh PLN. PLN hanya dapat mensuplai 48% pasokan listrik untuk rumah tangga, sehingga banyak rumah tangga di desa yang belum dapat menikmati energi listrik. Maka perlu adanya pengembangan energi alternatif sebagai tambahan pasokan energi listrik rumah tangga. Salah satu energi alternatif dapat dihasilkan dari kerja mekanik. Sepeda statis merupakan alat bantu yang dapat digunakan dalam menghasilkan energi listrik. Setiap ayunan sepeda statis mampu menghasilkan suatu energi kinetik yang dapat diubah menjadi energi listrik, yaitu dengan cara menghubungkan sepeda statis ke alternator untuk menghasilkan tegangan volt DC. Tegangan yang dihasilkan akan disimpan pada akumulator (battery/aki), lalu tegangan volt DC battery dihubungkan dengan menggunakan boost converter (voltage regulator) untuk mendapatkan tegangan yang lebih tinggi. Tegangan keluaran boost converter akan dihubungkan dengan single phase fullbridge inverter untuk mengubah tegangan menjadi volt AC. Analisis sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis bertujuan untuk mendapatkan parameter kecepatan putaran pedal yang optimal agar waktu pengisian battery cepat penuh. Berdasarkan hasil perhitungan, kecepatan pedal yang didapat adalah 2000 rpm dengan kapasitas listrik sebesar 50 VA. Kata Kunci: sistem pembangkit energi listrik, sepeda statis, energi alternatif ABSTRACT The importance of the benefits of electric energy for the people of Indonesia for daily life cannot be fully supplied by PLN. PLN can only supply 48% of the electricity supply for households, so that many households in the village have not been able to enjoy electricity. Hence the need for the development of alternative energy as an additional supply of household electrical energy. One alternative energy can be generated from mechanical work. Static bike is a tool that can be used in generating electrical energy. Each static bike swing is capable of generating a kinetic energy that can be converted into electrical energy, that is by connecting a static bike to the alternator to generate a DC voltage. The resulting voltage will be stored on the accumulator (battery / battery), then the DC voltage of the battery voltage is connected by using a boost converter (voltage regulator) to obtain a higher voltage. The boost converter output voltage will be connected to a single phase fullbridge inverter to convert the voltage into an AC voltage. Analysis of electric power generation system on a static bike aims to obtain optimal pedal rotation speed parameters for fast full battery charge time. Based on the calculation, the speed of the pedal is 2000 rpm with an electric capacity of 50 VA. Keywords: power plant system, static bike, alternative energy PENDAHULUAN Pentingnya manfaat akan energi listrik bagi masyarakat Indonesia untuk kehidupan sehari - hari tidak dapat sepenuhnya disuplai oleh PLN. Berdasarkan data yang diperoleh dari Direktorat Jendral Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya 1
2 Mineral (Statistik Ketenagalistrikan, 2015), sehingga PLN hanya dapat mensuplai 48% Dengan melihat laju pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun meningkat, maka kebutuhan akan listrik ikut meningkat, sehingga perlu menunjang penyediaan energi listrik secara optimal dan terjangkau. Salah satu energi alternatif yang dapat digunakan adalah energi manusia, dimana manusia akan mengayuh sepeda sehingga gerakan pada sepeda yang nantinya akan diubah menjadi energi listrik yang dapat dijadikan sebagai pembangkit listrik. Penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi kini berkembang, seperti salah satu penelitian yang dilakukan di Osaka, Jepang oleh Jacopo Guanetti, Simone Formentin, Matteo Corno, dan Sergio M. Savaresi pada tahun Namun penelitian yang dilakukan untuk mempermudah dalam bertaransportasi, bukan untuk menghasilkan energi listrik, yang nantinya energi listrik tersebut digunakan pada keperluan perangkat elektronik, seperti halnya menge-charge battery handphone. Kini penggunaan sepeda sebagai sarana olahraga yang awalnya membutuhkan rute atau area untuk mengayuh, sepeda kini sudah dapat digunakan di dalam rumah untuk berolahraga. Setiap orang dapat berolahraga di rumah tanpa harus memikirkan rute kemana saja untuk bersepeda dan tanpa takut udara polusi yang dihirup dengan menggunakan sepeda statis. Pada saat ini, penggunaan sepeda statis sebagai sarana olahraga sangat banyak diminati oleh semua umur maupun gender. Dengan melihat kebutuhan akan energi listrik bagi kehidupan sehari-hari serta penggunaan akan sepeda statis pada masyarakat khususnya perkotaan, sepeda statis dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasil energi listrik. Dalam setiap ayunan sepeda statis yang dilakukan dapat menghasilkan suatu energi khususnya energi kinetik yang dapat diubah menjadi energi listrik. Pembangkit energi listrik pada sepeda statis merupakan suatu metode dalam penyediaan energi listrik dengan cara menghubungkan sepeda statis ke altenator, lalu sepeda statis tersebut digunakan sebagai altenator atau dinamo ampere untuk menghasilkan tegangan Volt DC. Tegangan yang dihasilkan akan disimpan pada akumulator (baterai/aki), lalu tegangan Volt DC baterai dihubungkan dengan menggunakan boost converter (voltage regulator) untuk mendapatkan tegangan yang lebih tinggi (Ambar Mazta, Melzi. 2016) Tegangan keluaran boost converter akan dihubungkan dengan single phase fullbridge inverter untuk mengubah tegangan menjadi Volt AC. Dengan demikian, arus yang telah dihasilkan bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga yang menggunakan tegangan AC. Namun apabila peralatan rumah tangga yang menggunakan tegangan DC, bisa langsung digunakan tanpa harus menghubungkannya ke single phase fullbridge inverter (inverter). Sistem Kinerja Roda Sepeda statis yang digunakan sebagai pembangkit energi listrik memiliki roda yang akan digunakan sebagai penghasil energi listrik yang akan dihasilkan. Sepeda statis yang digunakan memliki satu percepatan, yaitu pada roda bagian belakang, dimana roda sepeda dihubungkan ke puley alternator dengan menggunakan sebuah belt. Gambar 1. Hubungan roda-roda yang dihubungkan dengan belt Jumlah rpm yang dihasilkan pada roda sepeda statis akan sama dengan roda pada alternator, sesuai dengan hukum fisika pada gerak melingkar yang dihubungkan dengan rantai atau sabuk (belt) akan menghasilkan arah putar yang sama dan rotasi yang dihasilkan sama (Utomo, Pristiadi. 2017). Dapat dihitung dengan menggunakan rumus:... (1.1) Sistem kinerja alternator Sistem mekanik yang dilakukan pada roda sepeda statis akan dihubungkan pada 2
3 alternator dengan menggunakan belt sehingga menghasilkan energi mekanik. Energi mekanik yang dihasilkan akan disalurkan oleh puley yang memutarkan rotor dan menghasilkan arus bolak-balik pada stator, arus listrik yang dihasilkan kemudian akan dirubah menjadi arus searah oleh rectifier (dioda). Arus bolak-balik yang mengalir masuk ke dioda akan diubah menjadi arus searah oleh dioda, karena dioda memungkinkan arus hanya mengalir pada satu arah. Dioda dipasang di dalam alternator, sehingga output listrik dari alternator sudah berupa arus searah ketika dialirkan ke akumulator (baterai/aki). Sistem kinerja voltage regulator Sistem pembangkit energi listrik ini menggunakan tenaga manusia sebagai sistem mekanik yang nantinya akan menggerakkan roda yang tersambung dengan alternator. Pada saat mengayuh sepeda, pasti ada saat dimana manusia mengayuh dengan kecepatan yang tidak konstan yang disebabkan stamina manusia konstan dari awal melakukan aktivitas sampai waktu yang diinginkannya untuk berhenti. Sedangkan untuk mengisi akumulator, tegangan output yang dihasilkan alternator harus terjaga besarnya pada kecepatan tinggi. Hal ini dilakukan agar alternator dapat mengisi akumulator tanpa merusak akumulator tersebut. Sistem kinerja akumulator Akumulator (baterai/aki) yang digunakan untuk sistem pembangkit energi listrik ini adalah akumulator kering, dengan spesifikasi tegangan 12 volt dan kapasitas 6 Ah. Dengan spesifikasi tersebut, akumulator yang akan digunakan memiliki tegangan kerja 12 volt, dan memiliki 6 buah sel yang disusun secara seri dan masing-masing sel memiliki tegangan 2 volt dimana tiap sel dipisahkan oleh dinding penyekat dan memiliki cairan elektrolit masing-masing. Cairan elektrolit yang dipakai untuk untuk mengisi akumulator (baterai/aki) adalah larutan encer asam sulfat yang tidak berwana dan tidak berbau. untuk cairan pengisi akumulator (baterai/aki) dipakai elektrolit dengan berat jenis 1260 pada 20. Akumulator (baterai/aki) yang akan digunakan memiliki kapasitas 6 Ah, yang artinya akumulator (baterai/aki) ini dapat memberikan kuat arus 6 ampere dalam 1 jam, atau 1 ampere dalam 6 jam. Skema Aliran Pada saat sebelum melakukan analisis pada penelitian, terlebih dahulu dibuat skema aliran. Proses aliran listrik yang akan dihasilkan, agar proses penelitian dapat dikontrol apabila terjadi sebuah kesalahan yang mengakibatkan jalannya penelitian tidak berjalan sesuai keinginan atau penelitian tehambat yang mengakibatkan kegagalan. Adapun skema proses aliran yang akan digunakan adalah sebagai berikut: Gambar 2. Perancanaan skema proses aliran sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis 3
4 I Besarnya arus pengisian ke akumulator (A) b. Lama Pengisian Daya...(1.3) Keterangan: Td Lamanya pengisian daya (jam) Daya Ah Besarnya daya yang didapat dari perkalian Ah dengan besar tegangan akumulator (Watt hour) Daya A Besarnya daya yang didapat dari perkalian A dengan besar tegangan akumulator (watt) Gambar 3. Skema aliran sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis Sistem aliran listrik yang akan dihasilkan akan dimulai dari gerak gear sepeda statis, yang akan dihubungkan ke pulley alternator dengan v-belt. Putaran yang akan dilakukan harus dapat menggerakkan alternator, dimana alternator akan digerakkan dengan kecepatan 1500 rpm dan diukur dengan tachometer. Ketika pulley alternator berhasil bergerak pada kecepatan 1500 rpm, maka alternator akan menghasilkan listrik DC yang akan disimpan dalam akumulator (Subodro, Romad. 2015). Pada proses penyimpanan listrik yang dihasilkan alternator, alternator akan dihubungkan dengan voltage regulator lalu dihubungkan ke akumulator. Voltage regulator akan berguna untuk menjaga tegangan dan arus agar tetap stabil untuk mengisi akumulator. Arus yang nantinya akan disimpan di ukur dengan multimeter untuk melihat seberapa besar arus dan tegangan yang didapat. Untuk mengetahui waktu dalam proses pengisian akumulator (baterai/aki), dapat menggunakan persamaan berikut (Hasan, Umar. 2015): a. Lama Pengisian Arus... (1.2) Keterangan: Ta Lamanya pengisian arus (jam) C Besarnya kapasitas akumulator (Ah) METODE Metode penelitian yang dilakukan untuk menganalisis sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis diawali dengan studi literatur mengenai alat serta prinsip kerja setiap alat yang dibutuhkan untuk merancang dan membuat sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis. Kemudian pada tahap selanjutnya akan dilakukan pemilihan alat yang tepat dalam sistem pembangkit energi listrik. Setelah pemilihan alat yang telah disediakan berdasarkan prinsip kerja masingmasing alat, akan dilakukan perancangan skema aliran sistem energi. Setelah itu akan dilakukan proses perhitungan enegi yang dihasilkan, apabila ada kesalahan, maka akan dilakukan perbaikan skema aliran. Jika tidak ada kesalahan, akan dilanjutkan dengan analisis kinerja setiap alat yang digunakan pada sistem pembangkit energi listrik (alternator, voltage regulator, dan akumulator). 4
5 Mulai Studi Literatur Perancangan Skema Aliran Sistem Energi untuk menghasilkan tegangan dan arus listrik yang cukup untuk mengisi akumulator. Ketiga, perhitungan yang dilakukan pada saat proses pengisian akumulator. Pada hasil perhitungan ini akan diperoleh data mengenai besarnya tegangan yang dapat dihasilkan oleh sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis. Perhitungan Energi yang Dihasilkan No HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Kecepatan Pedal Sepeda Selesai Yes Kesimpulan Gambar 4. Diagram metode penelitian 1. Konsep perhitungan sistem pembangkit energi listrik Mengimpun data-data mengenai alat serta prinsip kerja setiap alat yang dibutuhkan serta data hasil perhitungan yang terkait. Hal ini dilakukan agar mendapatkan metode penelitian yang efektif. 2. Bentuk tahapan perhitungan Perhitungan pada energi alternatif yang dilakukan merupakan bentuk dari besarnya energi yang dapat dihasilkan pada energi baru terbarukan dengan sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis. Perhitungan yang dilakukan dibagi menjadi tiga tahapan, seperti: pertama, perhitungan terhadap pedal sepeda untuk memutar alternator. Kedua, perhitungan putaran alternator dalam menghasilkan energi listrik yang didapat dari sistem mekanik yang terhubung pada roda sepeda statis. Karakteristik yang ingin diketahui adalah tegangan dan arus listrik, serta besarnya daya yang dihasilkan pada putaran tertentu. Dari perhitungan ini, akan diketahui berapa kecepatan putaran alternator, apakah sesuai dengan yang diinginkan Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar output yang dihasilkan pada alternator yang digunakan. Dari pengujian yang dilakukan, data yang diperoleh berupa tegangan listrik dan arus listrik. Perhitungan kecepatan pada alternator akan dilakukan dalam beberapa kecepatan yang berbeda untuk mengetahui berapa kecepatan alternator yang optimal dalam mengisi akumulator nantinya. Kecepatan alternator yang akan dianalisis adalah 1500 rpm, 1700 rpm, dan 2000 rpm. Sehingga diperlukan kecepatan putar pedal yang diperlukan untuk menggerakkan alternator Gambar 5. Skema sistem mekanik pada gear sepeda dan pulley alternator Jumlah rpm yang dihasilkan pada roda sepeda statis akan sama dengan roda pada alternator, sesuai dengan hukum fisika pada gerak melingkar yang dihubungkan dengan rantai atau sabuk (belt) akan menghasilkan arah putar yang sama dan rotasi yang dihasilkan sama. Diketahui: (alternator) 4 cm (pulley) 13,6 cm (gear) 2,95 cm (gear pedal) 11,65 cm 5
6 (lintasan pedal) 8,26 cm Dengan menggunakan persamaan yang berlaku pada hubungan roda-roda yang dihubungkan dengan belt, untuk pulley 1 dan 2 berlaku: Dengan menggunakan persamaan yang berlaku pada hubungan roda-roda sepusat, untuk gear 4 dan 5 berlaku: Kecepatan alternator yang diinginkan adalah 1500 rpm sehingga kecepatan putar pedal sepeda adalah: Dengan menggunakan persamaa yang berlaku pada hubungan roda-roda yang sepusat, untuk roda 2 dan 3 berlaku: Jadi, kecepatan putar pedal yang dibutuhkan untuk menggerakkan alternator pada kecepatan 1500 rpm adalah 111,7185 rpm. Tabel 1. Analisis kecepatan pedal sepeda Alternator (rpm) Pedal (rpm) , , ,9580 Pada penelitian ini menggunakan akumulator 12 volt dan 6 ah, sehingga kapasitas listrik (daya) yang dihasilkan adalah sebesar SIMPULAN DAN SARAN Pengisian akumulator yang dilakukan pada sistem pembangkit energi listrik pada sepeda statis dengan daya yang dihasilkan adalah sebesar 57,6 VA (watt). Dari data yang didapat, kestabilan putaran pedal dapat dipertahankan dengan menggunakan gearbox dan manusia yang mengkayuhnya tidak cepat lelah untuk mengisi penuh akumulator. DAFTAR PUSTAKA Statistik Ketenagalistrikan, Direktorat Ketenagalistrikan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Jakarta. Kholis Nur Faizin Pengaruh Variasi Diamater Pulley Alternator dan Daya Motor Terhadap Arus dan Kecepatan Proses Pengisian Baterai 12 Volt. Madiun. 6
7 Jacopo Guanetti, Simone Formentin, Matteo Corno, Sergio M. Savaresi., Optimal Energy Management in Series Hybrid Electric Bicycles. Osaka. Pristiadi Utomo Gerak Melingkar Beraturan. Jakarta. Rohmad Subodro Pengaruh Ukuran Pulli dan Penambahan Jumlah Lilitan Spoel pada Alternator Konvensional Terhadap Voltage yang Dihasilkan, Surakarta. Melzi Ambar Mazta, Ahmad Saudi Samosir, Abdul Haris., Rancang Bangun Interleaved Boost Converter Berbasis Arduino. Bandar Lampung. Umar Hasan, Dedid Cahya., Sistem Charging Baterai Pada Perancangan Mobil Hybrid. Surabaya. 7
SEPEDA STATIS SEBAGAI PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK ALTERNATIF DENGAN PEMANFAATAN ALTERNATOR BEKAS
Jurnal Edukasi Elektro, Vol. 1, No. 2, November 2017 http://journal.uny.ac.id/index.php/jee/ ISSN 2548-8260 (Media Online) SEPEDA STATIS SEBAGAI PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK ALTERNATIF DENGAN PEMANFAATAN
BAB IV HASIL DAN ANALISIS Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Sepeda Hybrid Berbasis Tenaga Pedal dan Tenaga Surya
BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1. Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Sepeda Hybrid Berbasis Tenaga Pedal dan Tenaga Surya 4.1.1. Analisis Radiasi Matahari Analisis dilakukan dengan menggunakan data yang
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sebagai Sumber angin telah dimanfaatkan oleh manusaia sejak dahulu, yaitu untuk transportasi, misalnya perahu layar, untuk industri dan pertanian, misalnya kincir angin untuk
ABSTRAKSI A. Judul : Pengaruh Alternator Dan Accumulator Paralel Terhadap Energi Listrik Yang Dihasilkan Dari Putaran Mesin Motor Matic Untuk Penerang
Effect of Parallel Alternator And Accumulator Against Electrical Energy Produced From Round Machine Motor Matic For Information Oki Koswara Undergraduate Program, Faculty of Industrial Technology, 2010
BAB II LANDASAN TEORI
4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 PENDAHULUAN Sistem Pengisian Konvensional Pembangkit listrik pada alternator menggunakan prinsip induksi yaitu perpotongan antara penghantar dengan garis-garis gaya magnet.
DESAIN SEPEDA STATIS DAN GENERATOR MAGNET PERMANEN SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK TERBARUKAN
Jurnal Emitor Vol. 14 No. 02 ISSN 1411-8890 DESAIN SEPEDA STATIS DAN GENERATOR MAGNET PERMANEN SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK TERBARUKAN Hasyim Asy ari, Muhammad, Aris Budiman Jurusan Teknik Elektro
PERANCANGAN ELECTRIC ENERGY RECOVERY SYSTEM PADA SEPEDA LISTRIK
PERANCANGAN ELECTRIC ENERGY RECOVERY SYSTEM PADA SEPEDA LISTRIK ANDHIKA IFFASALAM 2105.100.080 Jurusan Teknik Mesin Fakultas TeknologiIndustri Institut TeknologiSepuluhNopember Surabaya 2012 LATAR BELAKANG
NASKAH PUBLIKASI DESAIN GENERATOR MAGNET PERMANEN UNTUK SEPEDA STATIS TUGAS AKHIR. Diajukan oleh: MUHAMMAD D
NASKAH PUBLIKASI DESAIN GENERATOR MAGNET PERMANEN UNTUK SEPEDA STATIS TUGAS AKHIR Diajukan oleh: MUHAMMAD D 400 090 048 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013 ii
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini meliputi waktu dan tempat penelitian, alat dan bahan, rancangan alat, metode penelitian, dan prosedur penelitian. Pada prosedur penelitian akan dilakukan beberapa
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai perancangan dan realisasi sistem yang dibuat. Gambar 3.1 menunjukkan blok diagram sistem secara keseluruhan. Anak Tangga I Anak Tangga II Anak
ABSTRAKSI BAB I PENDAHULUAN. A. Judul : Pengaruh Alternator Dan Accumulator Paralel. Terhadap Energi Listrik Yang Dihasilkan Dari
ABSTRAKSI A. Judul : Pengaruh Alternator Dan Accumulator Paralel Terhadap Energi Listrik Yang Dihasilkan Dari Putaran Mesin Motor Matic Untuk Penerangan Rumah. B. Abstraksi : Kebutuhan akan energi listrik
PERANCANGAN POWER BANK DENGAN MENGGUNAKAN DINAMO SEPEDA SEDERHANA
DOI: doi.org/10.21009/03.snf2017.02.ere.07 PERANCANGAN POWER BANK DENGAN MENGGUNAKAN DINAMO SEPEDA SEDERHANA Alfi Ridwanto 1,a), Wisnu Broto 2,b) Prodi Elektro Fakultas Teknik Universitas Pancasila, Srengseng
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada penelitian ini, penggerak generator adalah dari kayuhan sepeda untuk menghasilkan listrik yang disimpan dalam akumulator 12 Volt 10Ah yang akan digunakan sebagai sumber
BAB II LANDASAN TEORI. mobil seperti motor stater, lampu-lampu, wiper dan komponen lainnya yang
7 BAB II LANDASAN TEORI A. LANDASAN TEORI 1. Pembebanan Suatu mobil dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik selalu dilengkapi dengan alat pembangkit listrik berupa generator yang berfungsi memberikan tenaga
RANCANG BANGUN MINIATUR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) SECARA TIDAK KONTINU KAPASITAS 334 WATT LAPORAN TUGAS AKHIR
RANCANG BANGUN MINIATUR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) SECARA TIDAK KONTINU KAPASITAS 334 WATT LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Menyelesaikan Program
Speed Bumb sebagai Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan dan Terbarukan
Speed Bumb sebagai Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan dan Terbarukan Hasyim Asy ari 1, Aris Budiman 2, Agus Munadi 3 1,2 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta E-mail
BAB I PENDAHULUAN. Suatu masalah terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Suatu masalah terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia adalah masalah energi. Saat ini Indonesia telah mengalami krisis energi
PEMBANGKITAN LISTRIK MEMANFAATKAN ARUS LALU LINTAS UNTUK LAMPU LALU LINTAS ABSTRACT
PEMBANGKITAN LISTRIK MEMANFAATKAN ARUS LALU LINTAS UNTUK LAMPU LALU LINTAS 1 Adi Asmariadi Budi, 2 Nuring Tyas Wicaksono, 2 Yohannes Ridwan Siagian, 2 Gama Hafiz Aditya, 2 Galih Widayanto 1 Staf Badan
BAB III METODE PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN. yang penulis rancang ditunjukkan pada gambar 3.1. Gambar 3.
29 BAB III METODE PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN 3.1 Konsep Perancangan Sistem Adapun blok diagram secara keseluruhan dari sistem keseluruhan yang penulis rancang ditunjukkan pada gambar 3.1.
ANALISIS HASIL PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SEPEDA STATIS DI FITNESS CENTER TERMINAL TRANSIT BAHAN BAKAR MINYAK PERTAMINA WAYAME AMBON
ANALISIS HASIL PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SEPEDA STATIS DI FITNESS CENTER TERMINAL TRANSIT BAHAN BAKAR MINYAK PERTAMINA WAYAME AMBON Andri Ashfahani 1, Riezqi Fajar 2, Mauluddin Eko Setiawan
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan perancangan sistem serta realisasi perangkat keras pada perancangan skripsi ini. 3.1. Gambaran Alat Alat yang akan direalisasikan adalah sebuah alat
BATTERY CHARGING SYSTEM FOR AUTOMATICALLY OWN DEVICES EDUCATION AND RESEARCH DEVELOPMENT OF ELECTRIC BICYCLE ABSTRACT
BATTERY CHARGING SYSTEM FOR AUTOMATICALLY OWN DEVICES EDUCATION AND RESEARCH DEVELOPMENT OF ELECTRIC BICYCLE ABSTRACT Hari Raharjo, Ahmad Agus Setiawan, Wikan Sakarinto Electric bicycle or electric bike
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 2, (2012) ISSN:
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 2, (2012) ISSN: 2301-9271 1 Pengembangan Model Regenerative Brake pada Sepeda Listrik untuk Menambah Jarak Tempuh dengan Variasi Alifiana Buda Trisnaningtyas, dan I Nyoman
BAB I PENDAHULUAN. digunakan, dari mulai jam, perangkat portabel hingga mobil listrik yang mulai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Baterai adalah salah satu media penyimpan energi yang paling umum digunakan, dari mulai jam, perangkat portabel hingga mobil listrik yang mulai diarahkan menjadi pengganti
RANCANG BANGUN ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN SUMBU VERTIKAL DI DESA KLIRONG KLATEN Oleh Bayu Amudra NIM:
RANCANG BANGUN ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN SUMBU VERTIKAL DI DESA KLIRONG KLATEN Oleh Bayu Amudra NIM: 612008032 Skripsi Untuk melengkapi salah satu syarat memperoleh Gelar Sarjana Teknik Program
DESAIN SEPEDA STATIS DENGAN GENERATOR MAGNET PERMANEN SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK YANG RAMAH LINGKUNGAN
DESAIN SEPEDA STATIS DENGAN GENERATOR MAGNET PERMANEN SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK YANG RAMAH LINGKUNGAN Hasyim Asy ari 1, Muhammad Alfatih Hendrawan 2, Muhammad Wasi Al Hakim 3 1,3 Jurusan Teknik
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SPEED BUMP UNTUK PENERANGAN LAPORAN TUGAS AKHIR
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SPEED BUMP UNTUK PENERANGAN LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III Program Studi Teknik
A. Latar Belakang Perancangan BAB I PENDAHULUAN Pengisi daya merupakan peranti yang digunakan untuk mengisi energi ke dalam baterai isi ulang. Energi berupa arus listrik akan mengalir dari pengisi daya
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas hasil pengujian dan analisa dari sistem yang telah dirancang. Dari hasil pengujian akan diketahui apakah sistem yang dirancang memberikan hasil seperti
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian alat serta analisis dari hasil pengujian. Tujuan dilakukan pengujian adalah mengetahui sejauh mana kinerja hasil perancangan yang
PERANCANGAN MESIN LISTRIK PEMOTONG RUMPUT DENGAN ENERGI AKUMULATOR ABSTRAKSI
Jurnal Emitor Vol.14 No.2 ISSN 1411-8890 PERANCANGAN MESIN LISTRIK PEMOTONG RUMPUT DENGAN ENERGI AKUMULATOR Umar, Agus Tain, Jatmiko Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, namun energi dapat diubah dari suatu bentuk ke bentuk yang lain. Aplikasi Hukum Kekekalan Energi ini dapat dilihat
DESAIN SISTEM MONITORING KELUARAN GENERATOR MAGENT PERMANEN PADA SEPEDA STATIS DENGAN MIKROKONTROLER ABSTRAKSI
Hasyim Asy ari, Abdul Basith, Agung Aristiyanto. Desain Sistem Monitoring Keluaran Generator Magnet Permanen pada Sepeda Statis dengan Mikrokontroler DESAIN SISTEM MONITORING KELUARAN GENERATOR MAGENT
PERANCANGAN SEPEDA STATIS PENGHASIL ENERGI LISTRIK YANG ERGONOMIS
FLYWHEEL: JURNAL TEKNIK MESIN UNTIRTA Homepage jurnal: http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jwl PERANCANGAN SEPEDA STATIS PENGHASIL ENERGI LISTRIK YANG ERGONOMIS Agri Suwandi 1*, Eka Maulana 1, Febrian
Pemanfaatan Turbin Ventilator yang Terpasang Pada Atap Rumah Sebagai Pembangkit Listrik
Pemanfaatan Turbin Ventilator yang Terpasang Pada Atap Rumah Sebagai Pembangkit Listrik Oleh Nalendradi Attar NIM: 612009007 Skripsi Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Program
NASKAH PUBLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SWING KIDS (AYUNAN ANAK) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF
NASKAH PUBLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SWING KIDS (AYUNAN ANAK) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DiajukanOleh: KUNCARA YUDHA UTAMA NIM : D400090028 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS
Pemanfaatan energi yang terbuang dari pengayuhan sepeda sebagai sumber energi untuk charger HP
Jurnal Kompetensi Teknik Vol. 4, No. 2, Mei 2013 101 Pemanfaatan energi yang terbuang dari pengayuhan sepeda sebagai sumber energi untuk charger HP Ulfah Mediaty Arief 1, Arief Rohman Hakim 2 1. Jurusan
jadi Yang membedakan arusnya saja, pada dasarnya prinsip kerjanya sama
Definisi dinamo adalah mesin listrik atau pembangkit tenaga listrik. Alat untuk mengubah energy kinetic menjadi tenaga listrik. Jika dynamo itu menghasilkan arus bolak-balik (AC), maka sering disebut alternator.
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1 Perancangan Alat Perancangan merupakan suatu tahap yang sangat penting dalam pembuatan suatu alat, sebab dengan menganalisa komponen yang digunakan maka alat yang akan dibuat
Pengaruh Variasi Diameter Pulley Alternator dan Daya Motor Terhadap Arus dan Kecepatan Proses Pengisian Baterai 12 Volt
Journal of Electrical Electronic Control and Automotive Engineering (JEECAE) Pengaruh Variasi Diameter Pulley Alternator dan Daya Motor Terhadap Arus dan Kecepatan Proses Pengisian Baterai 12 Volt Kholis
NASKAH PUBLIKASI PEMANFAATAN SEPEDA STATIS SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN SEPUL SEPEDA MOTOR
NASKAH PUBLIKASI PEMANFAATAN SEPEDA STATIS SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN SEPUL SEPEDA MOTOR TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Program Studi Strata 1 Jurusan Teknik
DESAIN DAN IMPLEMENTASI INVERTER SATU PHASA 500 V.A. Habibullah 1 Ari Rizki Ramadani 2 ABSTRACT
DESAIN DAN IMPLEMENTASI INVERTER SATU PHASA 500 V.A Habibullah 1 Ari Rizki Ramadani 2 ABSTRACT This research aims to create a single phase inverter which serves to complement the performance of a hybrid
ANALISA KEBUTUHAN ENERGI MOTOR LISTRIK PADA PROTOTYPE MOBIL HYBRID
ANALISA KEBUTUHAN ENERGI MOTOR LISTRIK PADA PROTOTYPE MOBIL HYBRID Sueb Herdianto 1, Mardjuki 2, Suprayogi 3 Abstract Environmental pollution and fuel savings are a significant problem for the life of
DESAIN GENERATOR MAGNET PERMANEN SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN PADA DAERAH KECEPATAN ANGIN RENDAH TUGAS AKHIR
DESAIN GENERATOR MAGNET PERMANEN SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN PADA DAERAH KECEPATAN ANGIN RENDAH TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Program Strata Satu (S1) Program
PERANCANGAN SISTEM HIBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN JALA-JALA LISTRIK PLN UNTUK RUMAH PEDESAAN
PERANCANGAN SISTEM HIBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN JALA-JALA LISTRIK PLN UNTUK RUMAH PEDESAAN Ahmad Munawar* Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik Elektro Universitas Negeri
NASKAH PUBLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA LAT PULL DOWN (ALAT FITNES) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF
NASKAH PUBLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA LAT PULL DOWN (ALAT FITNES) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF Diajukan Oleh: FENDI SEPTIAWAN NIM : D400 090 020 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS
NASKAH PUBLIKASI PERANCANGAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE DARI MOTOR INDUKSI 3 FASE
NASKAH PUBLIKASI PERANCANGAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE DARI MOTOR INDUKSI 3 FASE KARYA ILMIAH Disusun untuk Melengkapi Tugas Akhir dan Syarat-syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik Elektro
NASKAH PUBLIKASI DESAIN MESIN PEMOTONG RUMPUT MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK AC 100 WATT
NASKAH PUBLIKASI DESAIN MESIN PEMOTONG RUMPUT MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK AC 100 WATT. Disusun untuk Melengkapi Tugas Akhir dan Memenuhi Syarat syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Fakultas Teknik
ISSN Cetak ISSN Online Analisis Perilaku Superkapasitor Susunan Sebagai Pengganti Baterai
Analisis Perilaku Superkapasitor Susunan Sebagai Pengganti Baterai Arman Sani Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara Jl. Almamater, Kampus USU Medan 20155 INDONESIA e-mail:
PERANCANGAN SISTEM HIBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN JALA-JALA LISTRIK PLN UNTUK RUMAH PERKOTAAN
PERANCANGAN SISTEM HIBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN JALA-JALA LISTRIK PLN UNTUK RUMAH PERKOTAAN Liem Ek Bien, Ishak Kasim & Wahyu Wibowo* Dosen-Dosen Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknologi
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN FLYWHEEL
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN FLYWHEEL LAPORAN AKHIR Dibuat untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Diploma III Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik Politeknik
RANCANG BANGUN SIMULASI SAFETY STARTING SYSTEM PADA MOBIL L300 ABSTRAK
RANCANG BANGUN SIMULASI SAFETY STARTING SYSTEM PADA MOBIL L300 Muhammad Hafidz Anshori 1 dan Misbachudin 1 1) Program Studi D3 Teknik Otomotif Politeknik Hasnur Banjarmasin ABSTRAK Tingkat pencurian mobil
PENGARUH DIAMETER KAWAT DAN JUMLAH LILITAN SPULL ALTERNATOR TERHADAP ARUS DAN TEGANGAN YANG DIHASILKAN SKRIPSI
PENGARUH DIAMETER KAWAT DAN JUMLAH LILITAN SPULL ALTERNATOR TERHADAP ARUS DAN TEGANGAN YANG DIHASILKAN SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Jenjang Strata Satu (S1)
Penyusun: Tim Laboratorium Energi
Penyusun: Tim Laboratorium Energi Prodi D-IV Teknik Otomasi Listrik Industri Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta-Tahun 2013 DAFTAR ISI BAB Pokok Bahasan Halaman 1 Pengujian Pembangkit Listrik
BAB I PENDAHULUAN. manusia dalam melakukan pekerjaan. Namun perkembangan teknologi tidak
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi semakin inovatif guna mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaan. Namun perkembangan teknologi tidak lepas dari sumber energi yang
CASGER: CASING YANG BERFUNGSI SEBAGAI CHARGER DARURAT
CASGER: CASING YANG BERFUNGSI SEBAGAI CHARGER DARURAT Rony Aldhea Dwi Cahya Fakultas Teknik, Teknik Elektro Email: [email protected] Rendra Kurniawan Fakultas Teknik, Teknik Elektro Adam Abi Nugroho Fakultas
BAB I PENDAHULUAN. kebutuhan energi listrik tersebut. Penambahan pembangkit energi listrik
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Ada beberapa persoalan penting yang sekarang ini dihadapi sistem kelistrikan di Indonesia. Penggunaan energi listrik sekarang semakin meningkat, sedangkan
Standby Power System (GENSET- Generating Set)
DTG1I1 Standby Power System (- Generating Set) By Dwi Andi Nurmantris 1. Rectifiers 2. Battery 3. Charge bus 4. Discharge bus 5. Primary Distribution systems 6. Secondary Distribution systems 7. Voltage
BAB III PERANCANGAN Gambaran Alat
BAB III PERANCANGAN Pada bab ini penulis menjelaskan mengenai perancangan dan realisasi Gravity Light nya. Bahasan perancangan dimulai dengan penjelasan alat secara keseluruhuan yaitu penjelasan singkat
3. METODE PENELITIAN
3. METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Lokasi Penelitian Kegiatan penelitian dilaksanakan selama 8 bulan, dimulai bulan Agustus 2010 sampai dengan Maret 2011. Penelitian dilakukan di dua tempat, yaitu (1)
Hubungan Antara Tegangan dan RPM Pada Motor Listrik
1 Hubungan Antara Tegangan dan RPM Pada Motor Listrik Pada motor DC berlaku persamaan-persamaan berikut : V = E+I a Ra, E = C n Ф, n =E/C.Ф Dari persamaan-persamaan diatas didapat : n = (V-Ra.Ra) / C.Ф
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Bentuk Fisik 4.1.1. Rangka dasar mesin Desain awal dari mesin pencuci rumput laut mengacu pada mesin yang sifatnya fleksibel, ramah lingkungan dan moveable. Mesin dibuat untuk
RANCANG BANGUN UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) 1300 VA
RANCANG BANGUN UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) 1300 VA Oleh : Sulistyo Warjono dan Suryono Staf Pengajar Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. H. Sudarto, SH. Tembalang Semarang 50275
NASKAH PUBLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI TERBARUKAN DENGAN MEMANFAATKAN GENERATOR MAGNET PERMANEN PADA SEPEDA STATIS
NASKAH PUBLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI TERBARUKAN DENGAN MEMANFAATKAN GENERATOR MAGNET PERMANEN PADA SEPEDA STATIS Diajukan oleh: MUHAMMAD WASI AL HAKIM D 4 1 6 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
RANCANG BANGUN SEPEDA LISTRIK RODA TIGA UNTUK PENYANDANG DISABILITAS (TUNA DAKSA) DENGAN PEMANFAATAN MOTOR LISTRIK BRUSHLESS DC LAPORAN TUGAS AKHIR
RANCANG BANGUN SEPEDA LISTRIK RODA TIGA UNTUK PENYANDANG DISABILITAS (TUNA DAKSA) DENGAN PEMANFAATAN MOTOR LISTRIK BRUSHLESS DC LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Menyelesaikan
BAB II LANDASAN SISTEM
BAB II LANDASAN SISTEM Berikut adalah penjabaran mengenai sistem yang dibuat dan teori-teori ilmiah yang mendukung sehingga dapat terealisasi dengan baik. Pada latar belakang penulisan sudah dituliskan
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian dan analisa dari setiap modul yang mendukung sistem secara keseluruhan. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui apakah
RANCANG BANGUN SEPEDA LISTRIK RODA TIGA UNTUK PENYANDANG DISABILITAS (TUNA DAKSA) DENGAN PEMANFAATAN MOTOR LISTRIK BRUSHLESS DC LAPORAN TUGAS AKHIR
RANCANG BANGUN SEPEDA LISTRIK RODA TIGA UNTUK PENYANDANG DISABILITAS (TUNA DAKSA) DENGAN PEMANFAATAN MOTOR LISTRIK BRUSHLESS DC LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Menyelesaikan
ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR
Akhmad Dzakwan, Analisis Sistem Kontrol ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR (DC MOTOR CONTROL SYSTEMS ANALYSIS AS A FUNCTION OF POWER AND VOLTAGE OF HEAT) Akhmad
BAB IV PENGUJIAN PROPELLER DISPLAY
BAB IV PENGUJIAN PROPELLER DISPLAY 4.1 Hasil Perancangan Setelah melewati tahap perancangan yang meliputi perancangan mekanik, elektrik, dan pemrograman. Maka terbentuklah sebuah propeller display berbasis
Energi Kinetik Alat Kebugaran Lat Pull Down untuk Lampu LED dan Pemandu
Energi Kinetik Alat Kebugaran Lat Pull Down untuk Lampu LED dan Pemandu Deddy Susilo 1, F. Dalu Setiaji 2, Martino Suherman 3 Abstract This research builds a fitness equipment Lat Pull Down which is modified
RANCANG BANGUN MINI PLANT REGENERATIVE BRAKING SEBAGAI SUMBER DAYA LISTRIK DESIGN OF MINI PLANT REGENERATIVE BRAKING AS A SOURCE OF POWER
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.3, No.3 December 2016 Page 4943 RANCANG BANGUN MINI PLANT REGENERATIVE BRAKING SEBAGAI SUMBER DAYA LISTRIK DESIGN OF MINI PLANT REGENERATIVE BRAKING AS
PENGARUH KECEPATAN PUTAR DAN KAPASITOR PARAREL PADA BELITAN BANTU TERHADAP KELUARAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE 6 KUTUB
PENGARUH KECEPATAN PUTAR DAN KAPASITOR PARAREL PADA BELITAN BANTU TERHADAP KELUARAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE 6 KUTUB Disusun sebagai salah syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Teknik
KONVERSI ENERGI ANGIN MENJADI ENERGI LISTRIK DALAM SKALA LABORATORIUM
KONVERSI ENERGI ANGIN MENJADI ENERGI LISTRIK DALAM SKALA LABORATORIUM Febrielviyanti*, Maksi Ginting, Zulkarnain Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau Kampus Bina
UJI JUMLAH SUDU ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR IRIGASI
UJI JUMLAH SUDU ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR IRIGASI (Test of Blade Number of Irrigation Water Power Plant Equipment) Amanda Buna Satria Siregar 1,2), Saipul Bahri Daulay 1), Sulastri Panggabean
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK TENAGA LISTRIK NO LOAD AND LOAD TEST GENERATOR SINKRON EXPERIMENT N.2 & N.4
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK TENAGA LISTRIK NO LOAD AND LOAD TEST GENERATOR SINKRON EXPERIMENT N.2 & N.4 DOSEN PEMBIMBING : Bp. DJODI ANTONO, B.Tech. Oleh: Hanif Khorul Fahmy LT-2D 3.39.13.3.09 PROGRAM STUDI
BAB II NO BREAK SYSTEM
BAB II NO BREAK SYSTEM 2.1 Definisi Umum Sistem Catu Daya Sistem catu daya adalah suatu kumpulan dari perangkat-perangkat catu daya yang bekerja bersama-sama dalam rangka penyelenggaraan suatu energi listrik
ANALISA DAN PENGUJIAN ENERGY BANGKITAN YANG DIHASILKAN OLEH PROTOTIPE MEKANISME VIBRATION ENERGY RECOVERY SYSTEM YANG DIPASANG PADA BOOGIE KERETA API
SIDANG TUGAS AKHIR ANALISA DAN PENGUJIAN ENERGY BANGKITAN YANG DIHASILKAN OLEH PROTOTIPE MEKANISME VIBRATION ENERGY RECOVERY SYSTEM YANG DIPASANG PADA BOOGIE KERETA API OLEH : DWI MUKTI JANUARTA 2108100609
PEMANFAATAN ENERGI KINETIK MENJADI ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN MULTI GENERATOR PADA ANAK TANGGA. Oleh Tiara Bunga Kirana NIM:
PEMANFAATAN ENERGI KINETIK MENJADI ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN MULTI GENERATOR PADA ANAK TANGGA Oleh Tiara Bunga Kirana NIM: 612009054 Skripsi Untuk melengkapi salah satu syarat memperoleh Gelar Sarjana
Perancangan Sistem Kelistrikan pada Prototipe SepHull Bubble Vessel
Jurnal Wave, UPT. BPPH BPPT Vol. 3, No. 1, 2009 Perancangan Sistem Kelistrikan pada Prototipe SepHull Bubble Vessel Moch. Guruh 1, M. Ali Mudhoffar 1, Rony Witjaksono 1 Abstrak Sephull Bubble Vessel adalah
Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) ISSN: X
KONTINUITAS ARUS INPUT DAN OUTPU PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ACCUMULATOR PERMANEN Cekmas Cekdin Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang Email : [email protected] Abstrak Sistem
STUDI PENGARUH JUMLAH LILITAN DAN PANJANG KUMPARAN TERHADAP VOLTASE DAN ARUS BANGKITAN PADA MEKANISME PEMANEN ENERGI GETARAN
Sidang Tugas Akhir Bidang Studi : Desain STUDI PENGARUH JUMLAH LILITAN DAN PANJANG KUMPARAN TERHADAP VOLTASE DAN ARUS BANGKITAN PADA MEKANISME PEMANEN ENERGI GETARAN Disusun oleh : DENNY SAPUTRA NRP. 2105
SISTEM PENGISIAN BATTERAY LEAD ACID SECARA ADAPTIVE
SISTEM PENGISIAN BATTERAY LEAD ACID SECARA ADAPTIVE Aurino P Adityawan #1, Dedid Cahya H #2, Legowo Sulistijono #2, Madyono #2 1 Penulis, Mahasiswa 2 Dosen Pembimbing, Staf Pengajar # Jurusan Teknik Elektronika,
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2012 - April 2013 di Laboratorium Motor Bakar Teknik Mesin Universitas Lampung. B. Alat dan bahan
SKRIPSI RANCANG BANGUN SISTEM TRANSMISI DAN INSTALASI KELISTRIKAN PADA PEMBANGKIT MIKROHIDRO DENGAN KAPASITAS 750 WATT
SKRIPSI RANCANG BANGUN SISTEM TRANSMISI DAN INSTALASI KELISTRIKAN PADA PEMBANGKIT MIKROHIDRO DENGAN KAPASITAS 750 WATT FITRIA PAMUNGKAS NIM. 201254092 DOSEN PEMBIMBING Ir.Masruki Kabib,MT. Rianto Wibowo,
KINERJA GENSET TYPE EC 1500a MENGGUNAKAN BAHAN PREMIUM DAN LPG PENGARUHNYA TERHADAP TEGANGAN YANG DIHASILKAN
KINERJA GENSET TYPE EC 1500a MENGGUNAKAN BAHAN PREMIUM DAN LPG PENGARUHNYA TERHADAP TEGANGAN YANG DIHASILKAN BAKAR Warsono Rohmat Subodro (UNU Surakarta, [email protected]) ABSTRAK Tujuan penelitian
BAB III PERANCANGAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT
38 BAB III PERANCANGAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT Bab ini membahas rancangan diagram blok alat, rancangan Konstruksi Kumparan Stator dan Kumparan Rotor, rancangan Konstruksi Magnet Permanent pada Rotor
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN AWAL GENERATOR AXIAL MAGNET PERMANEN KECEPATAN RENDAH
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN AWAL GENERATOR AXIAL MAGNET PERMANEN KECEPATAN RENDAH Aris Budiman, Dhanar Yuwono Aji, Hasyim Asy'ari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
SIMULASI DAN PEMBUATAN RANGKAIAN SISTEM KONTROL PENGISIAN BATERAI UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA
SIMULASI DAN PEMBUATAN RANGKAIAN SISTEM KONTROL PENGISIAN BATERAI UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA Handy Indra Regain Mosey 1) 1) Program Studi Fisika FMIPA Universitas Samratulangi Manado e-mail:
Pemodelan Konverter AC DC Tiga Fasa Dua Arah Pada Sepeda Listrik Menggunakan Metode SPWM
Pemodelan Konverter AC DC Tiga Fasa Dua Arah Pada Sepeda Listrik Menggunakan Metode SPWM Hellga Afdilah Putri*, Amir Hamzah** *Teknik Elektro Universitas Riau **Jurusan Teknik Universitas Riau Kampus Bina
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Langkah-langkah Penelitian Langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan oleh penulis yang pertama adalah membahas perancangan alat yang meliputi perancangan mekanik
BAB III PERANCANGAN. pembuatan tugas akhir. Maka untuk memenuhi syarat tersebut, penulis mencoba
BAB III PERANCANGAN 3.1 Tujuan Perancangan Sebagai tahap akhir dalam perkuliahan yang mana setiap mahasiswa wajib memenuhi salah satu syarat untuk mengikuti sidang yudisium yaitu dengan pembuatan tugas
PEMBUATAN SEPEDA LISTRIK BERTENAGA SURYA SEBAGAI ALAT TRANSPORTASI ALTERNATIF MASYARAKAT
PKMT-3-8-1 PEMBUATAN SEPEDA LISTRIK BERTENAGA SURYA SEBAGAI ALAT TRANSPORTASI ALTERNATIF MASYARAKAT D.Z. Anugra, M.H. Yanuar, S. Widodo, S.R. Wibowo, R. Kusuma Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas
ANALISA EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA PADA POMPA SIRKULASI PENDINGIN GENERATOR DI PT. PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG
ANALISA EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA PADA POMPA SIRKULASI PENDINGIN GENERATOR DI PT. PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG LAPORAN AKHIR Dibuat Untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Diploma III Jurusan
BAB I PENDAHULUAN. Teknologi konverter elektronika daya telah banyak digunakan pada. kehidupan sehari-hari. Salah satunya yaitu dc dc konverter.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi konverter elektronika daya telah banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari. Salah satunya yaitu dc dc konverter. DC-DC konverter merupakan komponen penting
BAB II DASAR TEORI. maka dari hukum Newton diatas dapat dirumuskan menjadi: = besar dari gaya Gravitasi antara kedua massa titik tersebut;
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini penulis akan menjelaskan teori - teori penunjang yang diperlukan dalam merancang dan merealisasikan tugas akhir ini. Teori - teori yang digunakan adalah gaya gravitasi,
Pemanfaatan Energi Angin Pada Sepeda Motor Bergerak Untuk Menyalakan Lampu
JURNAL Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 02,Juli Tahun 2016 Pemanfaatan Energi Angin Pada Sepeda Motor Bergerak Untuk Menyalakan Lampu Fitri Anggraini, Arif Surtono, dan Gurum Ahmad Pauzi Jurusan Fisika
II. Tinjauan Pustaka. A. State of the Art Review
Perbandingan Penggunaan Motor DC Dengan AC Sebagai Penggerak Pompa Air Yang Disuplai Oleh Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Agus Teja Ariawan* Tjok. Indra. P, I. W. Arta. Wijaya. Jurusan Teknik
BAB I PENDAHULUAN. manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau
BAB I PENDAHULUAN 1. Pengantar 1.1 Latar Belakang Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia,
