BAB III METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Johan Cahyadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum 1. Sejarah Singkat PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Niaga berdiri pada tanggal 26 September 1955 dengan menyadari bahwa kepercayaan nasabah maupun masyarakat adalah satu nilai yang harus senantiasa didapatkan serta dijaga untuk mendapatkan kepercayaan nasabah dan masyarakat melalui keyakinan pentingnya nilai-nilai Integritas dan Kualitas. Di bulan Juni 1989 PT Bank Niaga melakukan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta dimana pemesanan sahamnya mencapai empat kali lipat dari saham yang ditawarkan. Hal ini menggambarkan citra PT Bank Niaga yang positif dihadapan masyarakat, penanganan manajemen yang berhati-hati serta indikator kinerja keuangan yang menyakinkan sangat mendukung sukses go public ini. Tahun 1999, PT Bank Niaga Tbk ditempatkan sebagai Bank Take Over dibawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), hal ini dipicu oleh krisis multidimensional di Indonesia yang diawali dengan krisis nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS pada tahun Krisis ini kian membesar dengan rontoknya kepercayaan masyarakat terhadap bank swasta akibat kebijakan perbankan itu sendiri. Banyak bank yang melanggar prinsip-prinsip pengelolaan 55
2 56 bank yang sehat sehingga menyebabkan sistem perbankan jebol karena semua bank mengalami krisis likuiditas. Dalam perjalanannya pada November 2002 masuk Commerce Asset Holding Berhad, kini dikenal luas sebagai CIMB Group Holding Berhad sebagai pemegang saham mayoritas dan ini merupakan peluang untuk memperluas pasarnya ke kawasan Regional. Dan tanggal 28 Mei 2008 setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Niaga Tbk berganti nama menjadi PT Bank CIMB Niaga Tbk. Penggantian nama ini mendapatkan persetujuan Bank Indonesia pada tanggal 22 Juli Perjalanan PT Bank Lippo dimulai dengan NV Bank Perniagaan Indonesia (Indonesian Mercantile Bank) pada bulan Maret 1948 dan kemudian berturut-turut berganti nama menjadi PT Bank Perniagaan Indonesia pada tahun 1956 dan PT Bank Lippo pada tahun Setelah selesainya proses merger dengan PT Bank Umum Asia, PT Bank Lippo mulai mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada bulan November Pada tanggal 2 Desember 1998, terjadi lagi perubahan nama dari PT Bank Lippo menjadi PT Bank Lippo Tbk, atau lebih dikenal dengan nama LippoBank. Pemerintah Republik Indonesia menjadi pemegang saham utama PT Bank Lippo Tbk setelah program rekapitalisasi dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 1999.
3 57 Pada tanggal 25 Februari 2004, kepemilikan saham Pemerintah Republik Indonesia di PT bank Lippo Tbk sebesar 52,05 % beralih kepada konsorsium Swissasia Global. Pada tanggal 30 September 2005, setelah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia, Khazanah Nasional Berhad yang merupakan pemilik saham mayoritas CIMB Group (melalui Santubong Investment B.V, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya) menuntaskan proses akuisisi 52,05 % saham PT Bank Lippo Tbk dari Swissasia Global. Selanjutnya hal ini diikuti dengan proses Tender Offer yang meningkatkan kepemilikan Santubong menjadi 87,52 % dari total saham PT Bank Lippo Tbk yang ditempatkan. Sejak itu PT Bank Lippo Tbk dengan cepat mengambil langkah mengembangkan dan melaksanakan peta bisnis yang baru. Peta bisnis tersebut akan memandu PT Bank Lippo Tbk ke standar operasional bank kelas dunia dengan kebijakan dan praktik tata kelola perusahaan yang tidak dapat dikompromikan untuk membangun dan mempertahankan nilai bagi seluruh stakeholder. Digabungkan dengan pelaksanaan yang tepat tanpa cacat, PT Bank Lippo Tbk berada di lajur perjalanan yang akan menghantarkannya mencapai status bank jangkar pada tahun 2010 dalam kerangka Arsitektur Perbankan Indonesia. Pada pertengahan 2006, Bank Indonesia pernah memberikan tiga opsi bagi para pemegang saham pengendali (PSP) yang mengendalikan lebih dari satu bank di Indonesia. Ketiga opsi itu terkait dengan kebijakan kepemilikan tunggal atau Single Presence Policy yang akhirnya dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) no. 8/16/2006 tentang Kepemilikan Tunggal pada Perbankan
4 58 Nasional. Ketiga opsi tersebut adalah: Pertama, mengurangi kepemilikan di bank lain sehingga menjadi satu PSP pada satu bank. Kedua, melakukan merger atau konsolidasi dari bank-bank yang dikendalikan, dan ketiga, membentuk perusahaan induk di bidang perbankan (bank holding company) di Indonesia. Kebijakan single presence policy yang deadlinenya jatuh pada tahun 2010 adalah untuk mendorong percepatan konsolidasi perbankan sesuai Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Aturan tersebut sudah diberlakukan di beberapa negara seperti Thailand dan India, dan diyakini akan bermanfaat bagi perkembangan industri perbankan dan perekonomian nasional. Kebijakan ini juga bertujuan agar tercipta persaingan yang sehat dan efektivitas dalam pengawasan bank. Dikecualikan dari kebijakan ini adalah bagi bank umum konvensional yang juga memiliki kegiatan bank syariah. 1 November 2008 dengan persetujuan Bank Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk merger dengan PT Bank Lippo Tbk untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia Single Presence Policy. Merger ini adalah merger pertama yang dijalankan setelah kebijakan Single Presence Policy dikeluarkan Bank Indonesia. Penggabungan ini bertujuan menciptakan bank yang lebih kuat dan lebih besar serta mampu menawarkan produk maupun layanan yang lebih lengkap dan beragam kepada para nasabah. Sementara penggabungan operasional PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Lippo Tbk dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2009 (Single Platform Day 1). Dengan penggabungan ini, PT Bank CIMB Niaga Tbk memiliki aset mendekati Rp. 100 triliun, dan didukung hampir karyawan profesional
5 59 yang siap melayani kebutuhan dan transaksi keuangan nasabah. Berbagai kemudahan pada saatnya juga dapat dinikmati nasabah di lebih dari 650 kantor cabang dan jaringan ATM dan Self Service Terminal (SST) yang tersebar di 120 kota di Indonesia. PT Bank CIMB Niaga Tbk sekitar 77,75% sahamnya dimiliki oleh CIMB Group. CIMB Group merupakan penyedia jasa keuangan terbesar kedua di Malaysia dan salah satu kelompok usaha perbankan terkemuka di Asia Tenggara. Berkantor pusat di Kuala Lumpur dengan kantor regional di Singapura, Indonesia, Thailand, CIMB Group merupakan anak perusahaan Bumiputra-Commerce Holdings Bhd, dan sahamnya tercatat di Bursa Malaysia dengan kapitalisasi pasar mencapai lebih dari USD. 10 miliar. Jumlah karyawannya lebih dari orang dan tersebar di 9 negara. 2. Visi Dan Misi PT Bank CIMB Niaga Tbk a. Visi Dan Misi PT Bank CIMB Niaga Tbk Menjadi Bank terpercaya di Indonesia, bagian dari jaringan universal banking terkemuka di Asia Tenggara, yang memahami kebutuhan nasabah, menyediakan solusi keuangan yang tepat dan komprehensif, serta menjalin hubungan yang berkelanjutan. b. Filosofi PT Bank CIMB Niaga Tbk (1) Orientasi kepada nasabah.
6 60 (2) Etika dan moral sebagai landasan kerja. (3) Manajemen dan karyawan sebagai aset utama dari perusahaan. (4) Iklim kerja yang mendukung kinerja, kreativitas dan motivasi kerja tinggi. (5) Komitmen dalam tanggung jawab sosial. c. Nilai Pokok Karyawan PT Bank CIMB Niaga Tbk (1) Integritas adalah segalanya. (2) Selalu menempatkan nasabah lebih dahulu. (3) Semangat untuk kesempurnaan. d. Falsafah Pelayanan PT Bank CIMB Niaga Tbk Melampaui kepuasan nasabah adalah tekad kami. 3. Struktur Organisasi Regional Operation Support Jabodetabek PT Bank CIMB Niaga Tbk Suatu organisasi memiliki tujuan yang ingin dicapai dan tujuan tersebut tidak dapat dicapai oleh individu-individu yang bekerja sendiri, atau jika mungkin hal tersebut dicapai secara lebih efisien melalui usaha kelompok. Dan untuk mencapainya suatu organisasi membutuhkan struktur organisasi. Struktur organisasi dimaksudkan untuk mengadakan pembagian tugas yang jelas dan menetapkan kedudukan seseorang didalam suatu organisasi/ perusahaan. Dengan adanya struktur organisasi yang jelas disertai dengan uraian tugas yang jelas bagi individu, maka diharapkan koordinasi akan lebih mudah dilakukan serta dapat menghindari adanya tugas/ pekerjaan yang saling tumpang tindih.
7 61 Struktur organisasi akan menunjukkan hierarki dan struktur wewenang organisasi serta memperlihatkan hubungan pelaporannya. Pada PT Bank CIMB Niaga Tbk struktur organisasinya yang diterapkan berbentuk garis dan staff. Bentuk struktur organisasi ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang besar yang memiliki daerah kerja yang luas serta mempunyai tugas yang banyak dan beraneka ragam. Direktorat Operation dan IT PT Bank CIMB Niaga Tbk membawahi 3 sub direktorat dan salah satunya adalah National Operation yang membawahi operasional seluruh cabang di Indonesia. Kemudian dibagi menjadi 4 Regional Operation dimana setiap regional terdapat Regional Operation Support. Tugas utama dari Regional Operation Support adalah : 1. Bertanggungjawab atas kelancaran proses dan kualitas pembuatan laporan internal dan eksternal, meliputi data financial dan non financial. 2. Melakukan analisa atas informasi financial dan non financial, informasi internal dan eksternal sehingga dapat dipergunakan sebagai navigator dalam pengambilan keputusan. 3. Menyakinkan kebenaran data financial dan non financial dan memonitor tindak lanjut oleh pihak-pihak terkait. 4. Menyakinkan proyek telah berjalan sesuai jadwal yang disepakati. 5. Menyakinkan tercapainya target-target Key Performace Indicator Regional.
8 62 6. Mendorong budaya inovasi dan risk awareness di lingkungan Regional. B. Metode Penelitian Dalam melakukan analisis Balanced Scorecard, Metode penelitian yang digunakan penulis dalam menyusun skripsi ini adalah metode deskriptif yaitu suatu metode yang bertujuan membuat deskripsi atau gambaran keadaan secara sistematis mengenai penerapan Balanced Scorecard sebagai pengukuran kinerja di bagian Regional Operation Support. Aktual dan akurat mengenai fakta, sifat serta hubungan antar fenomena yang diteliti, melalui pelaksanaan penelitian perpustakaan dan dokumenter serta eksperimen lapangan. C. Definisi Operasional Variabel Adapun variabel operasional yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari : 1. Pengukuran kinerja yaitu upaya manajerial yang dilakukan untuk mengetahui apakah selama pelaksanaan kinerja terdapat deviasi dari target yang telah ditentukan, atau apakah kinerja dapat dilakukan sesuai target yang ditentukan, atau apakah hasil kinerja telah tercapai sesuai yang target yang diharapkan. 2. Balanced Scorecard yaitu suatu sistem manajemen, pengukuran, dan pengendalian yang secara cepat, tepat, dan komprehensif dapat memberikan pemahaman kepada manager tentang performance bisnis. Balanced scorecard
9 63 juga memberikan kerangka berfikir untuk menjabarkan strategi perusahaan ke dalam segi operasional. Balanced scorecard memandang unit bisnis dari empat perspektif, yaitu : a. Perspektif keuangan, merupakan pengukuran kinerja keuangan yang menunjukan apakah perencanaan dan pelaksanaan strategi memberikan perbaikan yang mendasar bagi keuntungan perusahaan. Pengukuran kinerja keuangan mempertimbangkan adanya tahapan dari siklus kehidupan bisnis, yaitu tahap pertumbuhan yang akan menekankan pada pertumbuhan penjualan, mempertahankan tingkat pengeluaran yang memadai untuk mengembangkan tingkat produk dan proses, sistem, kapabilitas pekerja, dan penetapan saluran pemasaran dan distribusi baru. Tahap bertahan akan bertumpu pada ukuran finansial tradisional, seperti ROCE, laba operasi, dan margin kotor. Terakhir tahap menuai dengan tujuan finansial perusahaan menekankan pada arus kas dimana setiap investasi harus menghasilkan pengembalian yang segera dan pasti. b. Perspektif pelanggan, merupakan peningkatan pengakuan atas pentingnya customer focus dan customer satisfaction dimana jika pelanggan tidak puas mereka akan mencari produsen lain yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Perspektif pelanggan memiliki dua kelompok pengukuran, yaitu customer core measurement : pangsa pasar, retensi pelanggan, akuisisi pelanggan, kepuasan pelanggan, profitabilitas pelanggan dan customer value propositions : atribut produk/jasa, hubungan pelanggan, citra dan reputasi. c. Perspektif proses bisnis internal, merupakan identifikasi proses internal bisnis yang kritis yang harus diunggulkan perusahaan. Pengukuran kinerja dalam
10 64 perspektif ini berpedoman pada : proses inovasi, proses operasi, proses pelayanan purna jual. d. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, merupakan proses pembelajaran dan pertumbuhan yang bersumber dari faktor sumber daya manusia, sistem, dan prosedur organisasi. Dalam perspektif ini, perusahaan melihat tolok ukur : employee capabilities, information system capabilities dan motivation, empowerment, dan alignment. D. Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pendekatan berikut : 1. Penelitian kepustakaan (library research). Penulis mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan dari bahan-bahan kuliah, bahan bacaan di perpustakaan dan sumber-sumber lain untuk mendapatkan data-data berupa teori-teori penunjang yang berhubungan dengan judul dan isi skripsi ini. 2. Penelitian lapangan (field research). Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan penelitian ke perusahaan dimana penulis bekerja dengan cara yaitu mengamati secara langsung ke lokasi dengan mengadakan observasi dan interview dengan beberapa pihak terkait. a. Data primer, merupakan data yang didapat langsung dari tempat penulis melakukan penelitian serta hasil wawancara dengan pihak-pihak terkait di perusahaan.
11 65 b. Data sekunder, merupakan data yang didapat dari literatur, buku-buku kepustakaan dan data sampel yang didapat dari perusahaan yaitu berupa balanced scorecard. E. Metode Analisis Data Metode analisis data yang digunakan penulis adalah sebagai berikut : 1. Deskriptif kuantitatif yaitu analisis data berdasarkan angka-angka bobot, target, aktual dan cara mengukur pencapaian balanced scorecard agar bisa mendeskripsikan secara sistematis sehingga data tersebut mempunyai makna untuk menjawab masalah dan tujuan penelitian. 2. Deskriptif kualitatif yaitu analisis data yang diperoleh dalam rangka menginterpretasikan data yang telah dianalisa dan dibandingkan dengan teori-teori yang ada untuk diambil suatu kesimpulan.
BAB I PENDAHULUAN. GAMBAR 1.1 LOGO PT. BANK CIMB NIAGA TBK. Sumber :www.cimbniaga.com
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan subsektor perbankan milik swasta yang terdaftar
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan terhadap PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. dimana bank tersebut melakukan merger dengan PT. Bank Lippo, Tbk. pada tanggal 1 November
BAB 1 PENDAHULUAN. Runtuhnya Lehman Brother yang merupakan salah satu perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Runtuhnya Lehman Brother yang merupakan salah satu perusahaan investasi serta bank keuangan senior dan terbesar ke-4 di Amerika merupakan awal dari terjadinya krisis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Bank NISP Tbk, yang kini menjadi PT. Bank OCBC NISP Tbk., merupakan bank keempat tertua di Indonesia, didirikan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pendahuluan PT Bank CIMB Niaga Tbk telah menetapkan visi dan misinya yaitu Menjadi Bank terpercaya di Indonesia, bagian dari jaringan universal banking terkemuka
BAB I PENDAHULUAN. pemegang saham (Maximization shareholder wealth) dalam bentuk peningkatan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tujuan utama didirikannya perusahaan adalah untuk memaksimalkan kekayaan pemegang saham (Maximization shareholder wealth) dalam bentuk peningkatan nilai saham perusahaan
BAB I PENDAHULUAN. Pada tahun 2006 Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada tahun 2006 Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor:8/16/PBI/2006 mengenai Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan Indonesia. Peraturan ini dikeluarkan
BAB I PENDAHULUAN. fragmentasi pasar telah menciptakan persaingan yang sangat ketat antarperusahaan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini lingkungan bisnis mengalami perubahan yang cukup signifikan, seperti globalisasi, deregulasi, kemajuan ilmu teknologi komputer dan telekomunikasi, serta fragmentasi
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
22 IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Perusahaan PT Bank CIMB Niaga, Tbk berdiri pada tanggal 26 September 1955 dengan nama Bank Niaga. Pada dekade awal berdirinya, fokus utama adalah pada membangun
Adapun perspektif-perspektif yang ada di dalam BSC adalah sebagai berikut:
Konsep Balanced Scorecard selanjutnya akan disingkat BSC. BSC adalah pendekatan terhadap strategi manajemen yang dikembangkan oleh Drs.Robert Kaplan (Harvard Business School) and David Norton pada awal
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Profil Perusahaan Awal sejarahnya Bank Mandiri berdiri adalah hasil dari penggabungan beberapa bank pemerintah. Berdiri pada tanggal 2 Oktober
BAB I PENDAHULUAN. ke dalam bisnis utama dan bisnis penunjang. Bisnis utama suatu bank adalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Industri jasa perbankan memiliki kegiatan usaha yang dapat dikelompokkan ke dalam bisnis utama dan bisnis penunjang. Bisnis utama suatu bank adalah menghimpun
MANAJEMEN STRATEGIS BERBASIS BALANCED SCORECARD LANGKAH AWAL MENYUSUN BALANCE SCORECARD
MANAJEMEN STRATEGIS BERBASIS BALANCED SCORECARD LANGKAH AWAL MENYUSUN BALANCE SCORECARD FOKUS PENGUKURAN BSC Fokus pengukuran BSC untuk melaksanakan proses manajemen sbb: Mengklarifikasi dan menerjemahkan
BAB I PENDAHULUAN. bermanfaat bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan, tetapi juga berperan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Keberadaan suatu bank dalam perekonomian modern merupakan kebutuhan yang sulit dihindari karena bank telah menyentuh pada seluruh aspek kebutuhan masyarakat.
BAB 4 HASIL PENELITIAN. Bank CIMB Niaga berdiri pada tanggal 26 September 1955 dengan nama
BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Sejarah Organisasi Bank CIMB Niaga berdiri pada tanggal 26 September 1955 dengan nama Bank Niaga. Pada dekade awal berdirinya fokus utama adalah membangun nilai-nilai inti dan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Perbankan Bank merupakan lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghipun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana terbsebut kepada
BAB 2 TINJAUAN TEORITIS
BAB 2 TINJAUAN TEORITIS 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Kinerja Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan atau program ataupun kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pembanding. Penelitian yang dilakukan oleh M. Toha Zainal tahun yang meneliti pada PT. Madura Prima Interna.
7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Hasil Penelitian Terdahulu Berkaitan dengan topik kajian yang dilakukan oleh penulis dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan penelitian terdahulu sebagai pembanding.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. perkumpulan yang beranggotakan orang atau badan-badan yang memberikan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Koperasi 2.1.1 Pengertian koperasi Menurut Sumarni dan Soeprihanto (1995) koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan
BAB II DESKRIPSI PT BANK INDEX SELINDO
BAB II DESKRIPSI PT BANK INDEX SELINDO 2.1. Sejarah Singkat Perusahaan Bank Index adalah Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) didirikan di Jakarta pada tanggal 30 Juli 1992, dan mulai resmi beroperasi dalam
BAB I PENDAHULUAN. Untuk memasuki lingkungan bisnis yang kompetitif, manajemen
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Untuk memasuki lingkungan bisnis yang kompetitif, manajemen perusahaan yang baik merupakan faktor penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Perusahaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan PT Bank UOB Buana (UOB Buana) didirikan dengan nama PT Bank Buana Indonesia pada tanggal 31 Agustus 1956. Bank Buana Indonesia memperoleh ijin
BAB I PENDAHULUAN. suatu bank. Kompleksitas dan persaingan usaha perbankan yang tinggi dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan di dunia perbankan Indonesia yang sangat pesat serta kompleksitas dan persaingan yang tinggi dapat berpengaruh terhadap performa suatu bank. Kompleksitas
BAB I PENDAHULUAN. Sistem keuangan di negara-negara Asia mengalami perubahan yang berarti
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sistem keuangan di negara-negara Asia mengalami perubahan yang berarti selama dekade 80-an sampai sekarang. Hampir semua negara Asia melakukan liberalisasi
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Permasalahan. Perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan yang ada di negara kita
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan yang ada di negara kita yang memiliki peran sangat penting yaitu sebagai penunjang kegiatan perekonomian
BAB II LANDASAN TEORITIS. A. Pengertian, Manfaat dan Tujuan Balanced Scorecard. Balanced Scorecard adalah pendekatan terhadap strategi
5 BAB II LANDASAN TEORITIS A. Pengertian, Manfaat dan Tujuan Balanced Scorecard Pengertian Balanced Scorecard Balanced Scorecard adalah pendekatan terhadap strategi manajemen yang dikembangkan oleh Robert
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Penilaian Kinerja Penilaian kinerja pada dasarnya merupakan kegiatan manusia dalam mencapai tujuan organisasi. Mulyadi (1997:419) mengungkapkan penilaian kinerja sebagai penentu
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Malaysia.Perusahan ini bergerak di bidang forward banking. Bahrain dan Brunei. Amerika dan Inggris
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. CIMB Securities Indonesia merupakan salah satu perusahan yg merupakan anak perusahan CIMB GROUP yang berpusat di Malaysia.Perusahan ini
BAB I PENDAHULUAN. jasa lalu lintas pembayaran dan sebagai sarana dalam kebijakan moneter.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perusahaan jasa yang menyediakan jasa keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat adalah bank. Bank mempunyai peranan penting dalam kehidupan perekonomian. Fungsi
BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN
BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Perusahaan PT. Bank XYZ Tbk.(Bank XYZ) didirikan pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank XYZ NV. Sejak berdiri hingga sekarang banyak hal yang telah dilalui
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ekonomi dalam suatu negara selalu diiringi tuntutan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perkembangan ekonomi dalam suatu negara selalu diiringi tuntutan bagi perusahaan untuk berkembang lebih cepat dan memiliki keunggulan kompetitif. Berbagai cara dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. memanjakan pelanggan dengan memberikan pelayanan terbaik. Para pelanggan akan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring berkembangnya perekonomian Indonesia, sektor jasa memiliki potensi dan prospek yang cerah di masa depan. Banyak jenis jasa yang masih bisa digali dan
BAB I PENDAHULUAN. bank diharapkan menjadi salah satu sektor yang berperan aktif dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada masa modern seperti sekarang ini, lembaga keuangan atau bank diharapkan menjadi salah satu sektor yang berperan aktif dalam menunjang kegiatan pembangunan nasional
BAB 1 PENDAHULUAN. investasi ini, keberhasilan dan kegagalan suatu perusahan tidak dapat diukur
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengukuran kinerja perusahaan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan perusahaan tersebut telah tercapai. Pengetahuan mengenai kondisi yang terjadi
BAB 1 PENDAHULUAN. mencapai tujuan perusahaan adalah dengan perencanaan strategik. Perencanaan strategik membantu perusahaan dalam mengembangkan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Salah satu kunci keberhasilan bagi suatu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan adalah dengan perencanaan strategik. Perencanaan strategik membantu
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian kinerja menurut Hansen dan Mowen (2006:6), Tingkat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Pengukuran Kinerja Pengertian kinerja menurut Hansen dan Mowen (2006:6), Tingkat konsitensi dan kebaikan fungsi-fungsi produk. Kinerja merupakan penentuan
MANAJEMEN STRATEGIS BERBASIS BALANCED SCORECARD
MANAJEMEN STRATEGIS BERBASIS BALANCED SCORECARD KINERJA Kinerja adalah hasil kerja yang secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung
BAB II LANDASAN TEORI. dicapai pada suatu periode tertentu dan mengukur seberapa jauh terjadinya
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengukuran Kinerja Pengukuran merupakan upaya mencari informasi mengenai hasil yang dicapai pada suatu periode tertentu dan mengukur seberapa jauh terjadinya penyimpangan akibat
BAB I PENDAHULUAN. terciptanya konsep balanced scorecard. Sejarah balanced scorecard dimulai dan
BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Masalah Idealnya, setiap manajemen perusahaan memerlukan suatu alat ukur untuk mengetahui seberapa baik performa perusahaan. Objek yang selalu diukur adalah bagian keuangan,
dua kantor cabang, P.T. BCA terus memperluas jaringannya ke berbagai propinsi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Sejarafa dan Perkembangan Terakhir P.T. Bank Central Asia Cabang Pembantu Pejagalan Perjalanan P.T. BCA pertama kali didirikan di Semarang dengan
BAB II PROFIL INSTANSI / LEMBAGA. Krisis multi-dimensi yang melanda Indonesia pada tahun
8 BAB II PROFIL INSTANSI / LEMBAGA A. Sejarah Ringkas PT. Bank Syariah Mandiri Krisis multi-dimensi yang melanda Indonesia pada tahun 1997-1998 membawa hikmah tersendiri bagi tonggak sejarah sistem perbankan
BAB 3 OBJEK DAN DESIGN PENELITIAN
BAB 3 OBJEK DAN DESIGN PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Singkat Pada tahun 1995, permintaan ekspor pakaian jadi (garment) khususnya kemeja ke negara timur tengah semakin bertambah dan keadaan
BAB I PENDAHULUAN. tepat untuk melayani pasar konsumen. Pemasaran bukan sekedar fungsi bisnis
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pemasaran merupakan fungsi bisnis untuk mengenali kebutuhan konsumen dan menentukan target market yang dituju serta merancang produk dan program yang tepat untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum 1. Sejarah Singkat LabSosio PUSKA Sosiologi FISIP-UI LabSosio adalah salah satu pusat kajian sosiologi di Universitas Indonesia yang memfokuskan pada analisis
12Pasca. Kewirausahaan, Etika Profesi dan Hukum Bisnis
Modul ke: Fakultas 12Pasca Kewirausahaan, Etika Profesi dan Hukum Bisnis Pembuatan Template Powerpoint untuk digunakan sebagai template standar modul-modul yang digunakan dalam perkuliahan Cecep Winata
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini dunia bisnis banyak mengalami perkembangan sehingga tercipta kondisi persaingan yang semakin kompetitif. Keadaan ini menuntut perusahaan untuk mempertahankan
BAB I PENDAHULUAN. berdasarkan pada tolak ukur keuangannya saja. pengukuran kinerja yang hanya berdasar pada tolak ukur keuangan sudah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini masih banyak perusahaan yang mengukur kinerjanya hanya berdasarkan pada tolak ukur keuangannya saja. Padahal dalam menghadapi lingkungan bisnis yang
BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Kinerja bursa saham secara tidak langsung mempengaruhi kemajuan perekonomian nasional. Pasar modal kini memiliki peranan penting dalam perekonomian suatu negara, baik
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
90 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Pengukuran kinerja yang diterapkan oleh PT Tera Data Indonusa selama ini hanya berdasarkan hasil analisis pengukuran profitabilitas, dan hasil pengukuran ini
BAB 3 METODE PENELITIAN
51 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi kasus. Studi kasus merupakan penelitian yang terperinci mengenai suatu
BAB I PENDAHULUAN. bisnis di setiap perusahaan. Pada masa ini, praktik pemasaran telah berkembang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemasaran merupakan kegiatan yang memiliki peran besar dalam aktivitas bisnis di setiap perusahaan. Pada masa ini, praktik pemasaran telah berkembang menuju arah yang
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan haruslah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan haruslah mempunyai strategi agar tetap dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Selain
BAB III GAMBARAN UMUM PT BANK MEGA TBK. didirikan pada tahun 1969 dan berkedudukan di Surabaya, selanjutnya pada tahun
BAB III GAMBARAN UMUM PT BANK MEGA TBK A. Sejarah PT.Bank Mega Tbk Berawal dari sebuah usaha milik keluarga bernama PT. Bank Karman yang didirikan pada tahun 1969 dan berkedudukan di Surabaya, selanjutnya
BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PROPOSISI PENELITAN
BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PROPOSISI PENELITAN 2.1 Konsep Dasar Audit Manajemen Menurut Bayangkara (2008:2), audit manajemen adalah pengevaluasian terhadap efisien dan efektivitas operasi perusahaan.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Sesuai dengan judul penelitian skripsi ini, maka data yang dipergunakan adalah laporan keuangan yang dapat menggambarkan kinerja keuangan dari perusahaan-perusahaan
MUFG, grup jasa keuangan terbesar di Jepang, akan membuat investasi strategis di Bank Danamon di Indonesia
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. A member of MUFG, a global financial group For Immediate MUFG, grup jasa keuangan terbesar di Jepang, akan membuat investasi strategis di Bank Danamon di Indonesia
kalinya pada tahun Sejarah perkembangan PT XYZ Bank yang sudah kota yaitu tepatnya di Thamrin Nine Development 6th, Jl MH Thamrin Kav 8-10
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Perusahaan A. Sejarah singkat perusahaan PT XYZ Bank merupakan salah satu perusahaan perbankan terbesar di wilayah Australia dan merupakan group utama yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hanya memperhatikan prestasi dan sikap karyawan, tetapi juga
BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Teori Organisasi Menurut Stephen P. Robbins dalam buku Teori Organisasi, teori organisasi adalah ilmu yang mempelajari struktur dan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Di era globalisasi dan persaingan bebas pada saat ini juga dengan kemajuan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Di era globalisasi dan persaingan bebas pada saat ini juga dengan kemajuan teknologi dan komunikasi semakin mempengaruhi ekonomi yang semakin berkembang dengan meciptakan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Balanced scorecard memberikan informasi yang lebih komprehensif, akurat dan tepat bagi pelaksanaan visi dan misi badan usaha melalui strategi yang dipilihnya berdasarkan
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keberhasilan merupakan hal yang sangat diinginkan oleh setiap organisasi. Hal inilah yang seringkali membuat organisasi terus menerus melakukan perbaikanperbaikan yang
TINJAUAN PUSTAKA. suatu periode dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa
4 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Kinerja Kinerja perusahaan adalah suatu tampilan keadaan secara utuh atas perusahaan selama periode waktu tertentu, merupakan hasil atau prestasi yang dipengaruhi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan di dunia perbankan yang sangat pesat serta tingkat
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan di dunia perbankan yang sangat pesat serta tingkat kompleksitas yang tinggi dapat berpengaruh terhadap performa suatu bank. Kompleksitas usaha
BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan peningkatan kemakmuran bagi para shareholder dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perusahaan adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk dapat menghasilkan peningkatan kemakmuran bagi para shareholder dengan menggunakan sumber daya yang
BAB V PENUTUP. 1. Implementasi bagi hasil di Restoran Sederhana Surabaya menerapkan
105 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Implementasi bagi hasil di Restoran Sederhana Surabaya menerapkan sistem mud}a>rabah
UKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS BSC DAN SWOT PADA PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK, KCU BEKASI
UKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS BSC DAN SWOT PADA PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK, KCU BEKASI DISUSUN OLEH : NAMA : Metta Mustika Septiani NPM : 10208799 JURUSAN : Manajemen (S-1) PEMBIMBING
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Penelitian Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk atau yang biasa di singkat PT. Telkom merupakan Badan Usaha Milik Negara dan penyedia layanan
BNI LIFE INSURANCE didirikan pada tahun 1996 yang memiliki lini bisnis
BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Perkembangan Perusahaan BNI LIFE INSURANCE didirikan pada tahun 1996 yang memiliki lini bisnis meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan
BAB I PENDAHULUAN. kecenderungan pelarian nasabah oleh masyarakat telah jauh berkurang jika
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sejak berlangsungnya krisis nilai tukar pada pertengahan tahun 1997 yang diikuti krisis ekonomi, sampai akhir tahun 1999 perbankan masih terpuruk. Posisi keuangan dan
