BAB I PENDAHULUAN. Klasifikasi
|
|
|
- Bambang Lesmana
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat, sekaligus menjadi ibu kota provinsi. Wilayah Bandung Raya (Wilayah Metropolitan Bandung) merupakan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kota Bandung dijuluki sebagai kota kembang dan Paris van Java. Dijuluki kota kembang karena dahulu dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon dan bunga yang tumbuh, dan Paris van Java karena keindahannya. Kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan pusat perbelanjaan dan factory outlet yang banyak tersebar, dan saat ini berangsurangsur juga menjadi kota wisata kuliner ( Potensi wisata kuliner terlihat dari banyaknya restoran dan rumah makan yang berdiri di kota ini. Peningkatan restoran di Kota Bandung dapat dilihat pada tabel 1.1 sebagai berikut. No Tabel 1.1 Klasifikasi dan Daftar Nama Potensi Restoran dan Rumah Makan Kota Bandung Klasifikasi Jumlah Potensi Restoran Bar Rumah Makan Jumlah (Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung) Tabel di atas menjelaskan bahwa terdapat peningkatan pada jumlah potensi restoran dan rumah makan di Kota Bandung. Hal tersebut memperlihatkan bahwa potensi wisata kuliner di Kota Bandung semakin berkembang. Meningkatnya 1
2 potensi dan keberagaman wisata kuliner menimbulkan munculnya foodstagrammer di Kota Bandung. Foodstagram sendiri dideskripsikan sebagai kegiatan mengambil gambar makanan dan kemudian mengunggahnya ke dalam media sosial Instagram. Foodstagramming adalah istilah yang digunakan para pengguna Instagram untuk menyebutkan suatu kegiatan menggunggah foto makanan. Mereka yang melakukan kegiatan mengunggah foto makanan di Instagram disebut sebagai foodstagrammer ( Tidak ada pembahasan yang dilakukan oleh para ahli mengenai foodstagramming. Pada mulanya sebuah akun foodstagram hanya dijadikan sebagai sebuah akun atau tempat untuk berbagi foto berupa makanan kepada pengguna Instagram, namun seiring dengan berkembangnya industri kuliner di Kota Bandung, peran akun foodstagram kini tidak hanya sekedar memberikan informasi dan referensi kuliner, tetapi juga menjadi media pemasaran dalam melakukan promosi. Maraknya penggunaan media sosial saat ini menjadi faktor penting dalam pemasaran online yaitu untuk melakukan promosi. Melalui media sosial penyebaran informasi mengenai suatu merek atau produk dapat menyebar dengan cepat dan berantai. Pembicaraan mengenai merek atau produk dapat menyebar dengan cepat apabila terdapat sumber yang memperkuat pembicaraan. Sumber tersebut dapat menjadi pemasar yang memacu tersebarnya informasi. Hal ini yang disebut dengan viral marketing. Konten yang kuat dalam media sosial memiliki kekuatan sebagai referensi konsumen dalam mendapatkan informasi. Kekuatan konten dan pembicaraan dalam media sosial mendorong banyak perusahaan memilih media sosial sebagai media promosi dari merek atau produk mereka. Viral marketing pada dasarnya merupakan bentuk pemasaran dari mulut ke mulut berbasis internet (e-mouth to mouth marketing atau juga disebut e-word of mouth marketing) yang fungsi promosinya bersifat networking dan dirancang 2
3 seperti virus berjangkit dari satu orang ke orang lainnya secara cepat dan luas dengan memberikan imbalan yang khusus kepada konsumennya. Salah satu foodstagrammer yang menetapkan viral marketing sebagai strategi promosi adalah akun Beberapa perusahaan telah menyadari kekuatan viral marketing pada sebuah akun foodstagram, sehingga memanfaatkan akun tersebut untuk membuat konten promosi mengenai produk atau kafe. Sama halnya dengan akun Akun menjadi salah satu akun foodstagram yang melakukan promosi mengenai kuliner di Kota Bandung. Bermula dari rasa kecewa ketika mendatangi sebuah kafe yang diulas oleh sebuah akun foodstagram, akhirnya membuat Cical dan Augi sebagai pemilik akun memutuskan untuk menjadi foodstagrammer di Kota Bandung yang membahas mengenai kuliner di Kota Bandung, yang pada saat itu memang hanya terdapat 5 akun foodstagram di Kota Bandung (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). Dalam melakukan promosi, akun memiliki segmentasi yaitu melakukan promosi terhadap kuliner murah di Kota Bandung, dengan memberikan ulasan atau review pada kafe atau produk. Konsep kuliner murah pada akun dibatasi pada harga Rp ,-. Tiga puluh ribu rupiah dinilai sebagai nominal yang tepat untuk harga sebuah makanan atau menu utama. Nominal tersebut dinilai sesuai dengan target konsumen akun yaitu anak muda atau mahasiswa berusia 17 sampai dengan 22 tahun. (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). 3
4 Konten promosi yang dibuat pada akun diulas dengan konsep narasi, yaitu dengan menceritakan atau menggambarkan rangkaian peristiwa yang saling berhubungan sebagai strategi dalam mempromosikan suatu kafe atau produk. Melalui narasi, akun memberikan ulasan atau review mengenai kafe yang yang telah di datangi (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). Dalam menuliskan narasi sebagai strategi viral marketing, akun mebangun sebuah penokohan. Tokoh yang dibangun dalam setiap narasi adalah tokoh Mang Mimin dan Miss Mimin (yang ditulis Ms.Mimin). Tokoh Mang Mimin dan Ms. Mimin menggambarkan Cical dan Augi sebagai pemilik akun. Akun hanya membangun dua tokoh karena salah satu pemilik akun yaitu Andrew saat ini hanya menjadi anggota pasif. Tokoh Mang Mimin dan Ms. Mimin memiliki peran dalam menyampaikan narasi yaitu ulasan mengenai suatu kafe atau produk (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). Selain membangun tokoh sebagai strategi promosi, akun juga membangun alur cerita dalam menuliskan narasi. Narasi memiliki struktur dalam bercerita. Struktur tersebut berupa alur (plot) yang ditampilkan oleh pembuat cerita. Akun memiliki struktur narasi dalam setiap judul foto atau caption yang diunggah pada Instagram. Struktur narasi yang dibuat berisi kesinambungan peristiwa dari awal hingga akhir cerita, yang menampilkan rangkaian peristiwa faktual yang terjadi pada narator, yaitu Mang Mimin dan Ms. Mimin. Namun, peristiwa yang sesungguhnya terjadi tidak ditulis secara utuh, melainkan mengambil bagian tertentu dari peristiwa saja 4
5 yang sesuai dengan tujuan dibuatnya narasi, yaitu sebagai strategi promosi makanan murah di kota Bandung (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). Dalam menuliskan narasi, tokoh Mang Mimin dan Ms. Mimin memiliki format penulisan. Format penulisan tersebut berisi penjelasan serta informasi mengenai nama menu, harga, nama serta alamat kafe, jam operasional kafe, dan juga penilaian mengenai rasa dari menu yang dipesan, yang diukur dalam skala 1 sampai dengan 5. Skala 1 merupakan penilaian terendah dan skala 5 sebagai penilaian tertinggi mengenai rasa dari menu. Pada akhir narasi, akun menuliskan sebuah verdict yang merupakan penutup dari narasi (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). Gambar 1.1 Screenshot Narasi pada Akun (Sumber: diakses pada 20 April 2016 pukul 13.:30 WIB) Narasi tidak hanya digunakan untuk menceritakan narasi fiksi saja (novel, puisi, cerita rakyat, dongeng, film, musik dan sebagainya), tetapi narasi juga bisa digunakan untuk teks media lain (Eriyanto, 2013:9). Dalam hal ini, pada penelitian 5
6 media yang digunakan adalah media sosial Instagram. Pemilihan media sosial Instagram dikarenakan pada tahun 2014 belum banyak masyarakat yang menggunakan media sosial Instagram, namun perlahan-lahan media sosial ini mulai banyak digunakan, hal tersebut dibuktikan dari data yang terlihat saat salah satu pemilik akun bekerja di stasiun radio. Selain itu, pemilihan media sosial Instagram dikarenakan subjeknya merupakan sebuah foto, yaitu foto makanan. Ketika pertama kali masuk ke akun Instagram yang terlihat adalah adalah foto, kemudian teks yang berada di bawah foto tanpa ada maksimal kata. Atas dasar itulah mengapa media sosial Instagram dinilai tepat untuk mempromosikan kuliner di Kota Bandung (Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik akun pada 2 April 2016 pada pukul WIB di cafe Please Please Please). Salah satu unggahan akun yang menjadi viral adalah narasi pada Kue Cubit Green Tea di Cisangkuy, pada bulan Oktober Ulasan tersebut merupakan ulasan dimana pertama mengubah konsep promosinya menjadi sebuah narasi, yang disampaikan oleh tokoh Mang Mimin dan Ms. Mimin. Tanpa disangka, ternyata ulasan tersebut menjadi viral dan saat itu selama 4 hari berturut turut akun mengalami kenaikan jumlah pengikut sebanyak 1000 akun Instagram setiap harinya. Jumlah tanda suka dan komentar pun tidak pernah berhenti selama enam bulan. 6
7 Gambar 1.2 Screenshot Narasi pada Ulasan Kue Cubit Green Tea (Sumber: diakses pada 20 April 2016 pukul 13.:30 WIB) Unggahan pada gambar 1.2 di atas menggambarkan bahwa narasi yang disampaikan melalui tokoh menimbulkan terbentuknya viral marketing pada akun Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengetahui dan mendalami bagaimana narasi yang dibuat oleh akun dapat menimbulkan terjadinya viral marketing, melalui karakter yang dibangun oleh tokoh, yaitu Mang Mimin dan Ms. Mimin serta alur cerita yang dibuat dengan menggunakan analisis struktural naratif Algirdas Greimas. Narasi yang dianalisis dibatasi selama 30 hari, yaitu dari tanggal 13 Maret hingga 13 April Fokus Penelitian Berdasarkan dari uraian latar belakang diatas, maka fokus penelitian pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana karakter yang dibangun oleh tokoh pada narasi akun 2. Bagaimana alur cerita yang dibangun oleh tokoh pada narasi akun 3. Bagaimana strategi viral marketing yang diterapkan pada narasi akun 7
8 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mendeskripsikan bagaimana karakter yang dibangun oleh tokoh pada narasi akun 2. Untuk mendeskripsikan seperti apa alur cerita yang dibangun oleh tokoh pada narasi akun 3. Untuk mendeskripsikan strategi viral marketing yang diterapkan pada narasi akun 1.4 Manfaat Penelitian Manfaat Teoritis Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pengembangan keilmuan bidang kajian komunikasi pemasaran, khususnya dalam pembahasan viral marketing Manfaat Praktis Hasil dari penelitian ini berguna bagi peneliti karena dapat memberikan wawasan mengenai narasi sebagai strategi promosi dengan menerapkan konsep viral marketing. Selain itu penelitian ini juga berguna bagi akun sebagai masukan untuk menerapkan strategi viral marketing yang belum tercapai. 1.5 Tahapan Penelitian Sebelum melakukan penelitian mengenai Narasi Sebagai Strategi Viral Marketing Pada Akun peneliti merumuskan tahap-tahap penelitian sebagai berikut: 8
9 Tabel 1.2 Tahapan Penelitian (Sumber: Olahan Penulis, 2016) Melakukan Pra-penelitian Menentukan Objek dan Subjek Penelitian Menentukan dan Mengindentifikasi Masalah Data Primer: Analisis Instagram dan Observasi Data Sekunder: Studi Pustaka (Buku, Penelitian Terdahulu) dan Studi Dokumentasi Melakukan Wawancara Pengumpulan Data Analisis Data Penafsiran Hasil Analisis Kesimpulan dan Saran 1.6 Lokasi dan Waktu Penelitan Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan melalui wawancara dengan informan yang merupakan pemilik akun dengan dua cara. Pertama, dilakukan secara online melalui aplikasi WhatsApp Messenger. Kedua, secara offline dilakukan dengan bertemu informan secara langsung dengan waktu dan tempat yang telah disesuaikan. 9
10 1.6.2 Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam jangka waktu kurang lebih 33 minggu, terhitung sejak Maret 2016 Oktober 2016, yang digambarkan pada tabel dibawah ini. Tabel 1.3 Waktu Penelitian (Sumber: Olahan Penulis, 2016) TAHAPAN BULAN Juni Juli Agus Sep Okt Nov Des Penentuan tema penelitian Melakukan pra penelitian Mengumpulkan data Penyusunan Bab 1, 2 dan 3 Mengajukan Desk Evaluation Pelaksanaan Desk Evaluation Penyusunan bab 4 dan 5 Pengajuan sidang skripsi Sidang Skripsi 10
NARASI SEBAGAI STRATEGI VIRAL MARKETING PADA AKUN Desember FOODSTAGRAM
ISSN : 2355-9357 e-proceeding of Management : Vol.4, No.2 Agustus 2017 Page 1950 NARASI SEBAGAI STRATEGI VIRAL MARKETING PADA AKUN Desember FOODSTAGRAM 2016 @MAKANPAKERECEH Narrative As A Viral Marketing
BAB I PENDAHULUAN. Sumber: wearesocial.net diakses pada tanggal 8 Oktober 2015 pukul 10:05 WIB
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini new media di manfaatkan untuk mengkomunikasikan dan memunculkan bisnis-bisnis baru. Kemunculan new media tidak lantas menghapuskan peran dari media yang sudah
BAB I PENDAHULUAN. bergeser menjadi text-based communication melalui media sosial. Penggunaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang semakin canggih dengan penggunaan internet dalam proses pemasaran produk dan jasa telah mengubah bentuk komunikasi yang semula bergantung
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I 1.1 Latar Belakang PENDAHULUAN Dalam menyampaikan storytelling ada berbagai macam jenis cerita yang dapat dipilih oleh pendongeng untuk didongengkan kepada audience. Sebelum acara storytelling dimulai,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Industri makanan dan minuman atau restoran merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan. Karena pada dasarnya orang makan untuk dapat bertahan hidup sehingga
BAB 1 PENDAHULUAN. Akibat tingkat pertumubuhan yang positif tersebut, secara otomatis industri
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan Bisnis kuliner di era saat ini makin meningkat, hal ini diperkuat dengan pernyataan yang pernah disampaikan oleh Menteri Peindustrian Saleh Husin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejarah banyaknya kuliner khas kota Bandung menjadikan Kota Bandung sebagai salah satu kota wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semakin cepatnya arus informasi pada era globalisasi seperti sekarang ini, tingkat arus informasi telah berkembang dengan sedemikian rupa sehingga pengaruhnya dapat
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : tempat makan di Semarang karena :
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Kelebihan Instagram dibandingkan media sosial
BAB I PENDAHULUAN. Selain bertujuan bisnis atau mencari keuntungan, Restoran dan Kafe juga
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Restoran dan Kafe adalah suatu tempat atau bangunan yang diorganisasi secara komersial, yang menyediakan makanan dan minuman kepada pelanggan. Selain bertujuan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki beragam objek wisata alam maupun objek wisata sejarah. Selain itu, Bandung menawarkan pengalaman berwisata
BAB I PENDAHULUAN. tarik wisatawan domestik maupun asing. Selain itu Jakarta juga sebagai kota
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Jakarta adalah ibukota dan pusat kebudayaan, yang berlatar belakang berbagai macam adat dan kebudayaan dengan nilai eksotis tinggi. Kota Jakarta memiliki peninggalan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kota Bandung merupakan kota terbesar di Jawa Barat sekaligus me njadi ibukota provinsi. Sebagai kota yang terus berkembang, laju pertumbuhan ekonomi serta perubahan
BAB I PENDAHULUAN. dalamnya mencakup struktur, pesan yang disampaikan, sudut pandang, dan nilai.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Narasi memiliki unsur penting pada jurnalistik. Jurnalis tidak hanya sekadar menulis artikel tetapi harus memberikan cerita kepada pembaca yang di dalamnya
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Manusia pasti membutuhkan manusia lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak menutup kemungkinan
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan internet saat ini menjadi sangat pesat, Ramadhani (2003),
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan internet saat ini menjadi sangat pesat, Ramadhani (2003), menerangkan bahwa internet merupakan sebuah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang dapat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Atmosphere Resort Cafe Awalnya Atmosphere Resort Cafe merupakan sebuah lapangan kosong, lalu ownernya yang bernama Welly Wiriawan membeli
BAB I PENDAHULUAN. penjual dan pembeli harus saling bertemu atau bertatap muka pada suatu tempat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Globalisasi menyebabkan perubahan sistem perdagangan, baik secara tradisional maupun modern. Sistem perdagangan tradisional yakni transaksi antara penjual
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan suatu negara dapat tercermin dari perkembangan sektorsektor yang ada di dalamnya, baik di sektor ekonomi, politik, sosial, pariwisata, budaya, dan sebagainya.
BAB I PENDAHULUAN. memposting foto, melakukan update saat berada di suatu tempat dan lain
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Mahasiswa/i sering kali menggunakan media sosial path untuk mengutarakan konsep diri mereka. Cara yang dilakukan beraneka ragam seperti, memposting foto,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pesatnya perkembangan teknologi informasi, dan komunikasi saat ini membawa masyarakat Indonesia pada Second era of globalization dimana era ini dikenal dengan era digital
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 14.572 pulau baik pulau besar ataupun pulau-pulau kecil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang tentunya
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan pemasaran yang ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan pemasaran yang ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi bisnisnya. Tren yang muncul saat ini seiring perkembangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Singkat Perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan Bandung adalah salah satu kota yang memiliki berbagai macam kuliner salah satunya adalah Warunk Upnormal. Warunk Upnormal
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Komunikasi merupakan salah satu hal paling penting dalam kehidupan manusia. Semua manusia pasti berinteraksi dan bersosialisasi dengan cara berkomusikasi
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pentingnya teknologi dalam kehidupan di era globalisasi tidak diragukan lagi. Teknologi sudah menjadi pilihan utama dalam menciptakan sistem informasi, contohnya
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara. 1 Universitas Sumatera Utara
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi sekarang ini, informasi mengenai berbagai hal bisa kita dapatkan dengan mudah dan cepat. Berkomunikasi adalah cara yang digunakan manusia
BAB I PENDAHULUAN. dapat dipastikan terisolasi dari lingkungan sekitarnya.harold D. Lasswell dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi merupakan satu hal yang wajib untuk dilakukan manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Selama hampir dua puluh empat jam, manusia berkomunikasi dengan sesamanya
I. PENDAHULUAN. Jenis Wisatawan Domestik Asing Jumlah Domestik Asing Jumlah Domestik Asing
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang berpotensi untuk dijadikan objek pariwisata. Perkembangan industri pariwisata Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN. penelitian mengenai strategi penggunaan media sosial Instagram Humblezing dalam
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti yang telah disajikan hasil penyajian data dan analisis data pada bab sebelumnya. Maka kesimpulan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Jawa Barat biasa juga disebut Tanah Sunda, terbentang dari Selat Sunda di barat sampai ke perbatasan Jawa Tengah di bagian timur. Provinsi ini juga menyimpan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Film merupakan salah satu bagian dari perkembangan media masa. Film biasanya digunakan sebagai sarana hiburan ataupun digunakan sebagai sarana penyampaian
1.1 DATA KUNJUNGAN WISATAWAN KE KOTA BANDUNG PADA TAHUN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Kota Bandung merupakan salah satu tujuan wisata yang menarik dan banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing. Sektor pariwisata menjadi salah satu
BAB I PENDAHULUAN. Setiap perusahaan dituntut untuk dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Persaingan pasar yang semakin ketat secara tidak langsung akan mempengaruhi usaha suatu perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar. Setiap perusahaan dituntut
BAB I PENDAHULUAN. termasuk halnya dengan pemasaran. Kali ini, marketing pun bisa dilakukan
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Kecanggihan teknologi membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah, termasuk halnya dengan pemasaran. Kali ini, marketing pun bisa dilakukan dengan menggunakan media
BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN. Bonvieux adalah sebuah online shop yang khusus menyediakan produk
BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN A. Profile Bonvieux adalah sebuah online shop yang khusus menyediakan produk fashion bagi perempuan dengan kategori top, bottom, aksesoris dan secara khusus beroperasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profile Perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profile Perusahaan Indischetafel Restaurant merupakan suatu restoran yang berdiri pada bulan Juli tahun 2009. Restoran ini memiliki konsep Indo-Belanda
BAB I PENDAHULUAN. setahun, mulai Januari 2015 sampai Januari 2016, yaitu sekitar 15 persen.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perkembangan teknologi masa kini berkembang dengan sangat pesat dan cepat, seperti yang terjadi di negara Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun We Are Social,ada
BAB I PENDAHULUAN. Toko Sumber Hidangan dibangun pada tahun 1929, didirikan untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Toko Sumber Hidangan dibangun pada tahun 1929, didirikan untuk memproduksi dan menjual jajanan khas Belanda. Seiring dengan berkembangnya Jalan Braga, Toko
6 Kiat Sukses Melakukan Promosi di Bulan Ramadhan
i i DAFTAR ISI Hal. 2 Perilaku Konsumen selama Bulan Ramadhan Hal. 6 Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Promosi Online? Hal. 8 Bagaimana Cara Membuat Konten Promosi Ramadhan? Hal. 12 Apa Saja yang Bisa Dipromosikan?
Pen g a r u h P e r i k l a n a n ( A d v e r t i s i n g ) t e r h a d a p P r o s e s K e p u t u s a n P e m b e l i a n K o n s u m e n 1 BAB I
P e m b e l i a n K o n s u m e n 1 BAB I Pengaruh Periklanan terhadap Proses Keputusan Pembelian konsumen di Resto & Lounge Cannes, di Bandung 1. 1 Latar belakang Perkembangan usaha sektor jasa di Indonesia
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Inti dari pemasaran adalah mengidentifikasikan dan memenuhi kebutuhan manusia dan sosial. Salah satu definisi yang baik dan singkat dari pemasaran adalah Memenuhi
BAB I PENDAHULUAN. makanan dan minuman yang dimulai dari skala kecil seperti warung-warung
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan bisnis di era modern telah berkembang sangat pesat dan mengalami metamorfosis yang berkesinambungan. Setiap pelaku usaha di semua kategori bisnis
BAB I PENDAHULUAN. Seiring berkembangnya teknologi informasi sekarang ini membuat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring berkembangnya teknologi informasi sekarang ini membuat masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan suatu informasi yang menjadi kebutuhan mereka. Masyarakat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Semakin majunya pembangunan yang terjadi di negara Indonesia secara tidak langsung dapat menyebabkan peningkatan daya beli masyarakat. Kebiasaan dan gaya
BAB I PENDAHULUAN. Siapa yang tidak memiliki akun social media? Pertanyaan ini rasanya menjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Siapa yang tidak memiliki akun social media? Pertanyaan ini rasanya menjadi pertanyaan yang biasa saja dalam obrolan keseharian. Hampir dipastikan bahwa siapa pun memiliki
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Perkembangan dunia industri kreatif saat ini semakin berkembang setiap tahunnya. Dalam perkembangan tersebut fashion menjadi salah satu bagian industri di Indonesia
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Paradigma penelitian merupakan kerangka berpikir yang menjelaskan bagaimana cara pandang peneliti terhadap fakta kehidupan sosial dan perlakuan peneliti terhadap
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Awal September 2015, pemerintah menerbitkan paket kebijakan ekonomi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Awal September 2015, pemerintah menerbitkan paket kebijakan ekonomi untuk mendorong perekonomian nasional. Salah satu poin kebijakan tersebut ditujukan bagi pemberdayaan
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan memunculkan konsep pemasaran baru. Jika tadinya para pemasar menggunakan toko atau media cetak untuk
BAB 1 PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Bangunan Wiki Koffie Bandung
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Wikikoffie adalah sebuah café yang terletak di jalan Braga no 90 Bandung tepat pada pertigaan Braga, didirikan oleh Ahuang sejak 15 mei 2012 yang memiliki
BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran modern seperti saat sekarang ini membutuhkan lebih dari
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Konteks Penelitian Pemasaran modern seperti saat sekarang ini membutuhkan lebih dari sekedar produk atau jasa yang berkualitas, harga yang bersaing, dan ketersediaan produk bagi pasar
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Tempat wisata merupakan salah satu tempat yang biasa dimanfaatkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tempat wisata merupakan salah satu tempat yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk melepas penat ketika mereka lelah dalam belajar maupun bekerja. Dimana ketika melakukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan suatu tempat atau wilayah dimana penelitian tersebut akan dilakukan. Penelitian ini berlokasi di Kota Blitar Kec.Sananwetan
BAB I PENDAHULUAN. aspek kehidupan. Komunikasi pun akhirnya tidak dapat ditawar lagi dan menjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada perkembangan terakhir di mana dunia informasi menjadi sangat penting dalam aspek kehidupan. Komunikasi pun akhirnya tidak dapat ditawar lagi dan menjadi bagian
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Saat ini pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Karena
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Karena termasuk kebutuhan dasar, maka pemenuhan terhadap pangan menjadi hal mutlak jika manusia ingin
KARYA BIDANG PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN WEBSITE WAWASAN.CO (REPORTER 2, ADMIN 2, DAN VIDEOGRAPHER) ABSTRAK
KARYA BIDANG PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN WEBSITE WAWASAN.CO (REPORTER 2, ADMIN 2, DAN VIDEOGRAPHER) Trian Kurnia Hikmandika 14030111130042 ABSTRAK Saat ini, industri media di Indonesia saling terintegrasi
BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Grafik Perbandingan Jumlah Pengusaha Indonesia Dengan Negara Lain. Indonesia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Indonesia telah menunjukan geliatnya di tahun 2015, tingginya populasi usia produktif di Indonesia yang tak berbanding
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara yang memiliki jenis kuliner tradisional yang sangat beragam. Kuliner tradisional Indonesia banyak menggunakan berbagai bumbu dalam
BAB I PENDAHULUAN. komunikasi. Website sangat membantu pekerjaan Public Relations menjadi lebih
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Konteks Penelitian Website merupakan halaman situs sistem informasi yang dapat diakses dengan cepat yang didasari dari adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Website
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Obyek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Obyek Penelitian Setiap pemilik usaha yang ingin memasarkan produknya, pasti memperhitungkan cara untuk menarik konsumen agar mau menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pada Era globalisasi dengan perkembangan jaman yang semakin modern
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada Era globalisasi dengan perkembangan jaman yang semakin modern saat ini, teknologi yang semakin maju serta penggunaan gadget dan internet yang sudah dijadikan
BAB I PENDAHULUAN. vii. Gambar 1.1 Jumlah Industri Garmen di Indonesia. (Sumber :
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini perkembangan usaha di Indonesia begitu pesat, banyak usaha yang berdiri baik dengan skala kecil, sedang maupun besar di berbagai bidang. Jenis usaha yang sedang
Sumber: Twitter Warunk UpNormal (2014)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Warunk UpNormal adalah cafe yang menjual atau menyajikan menu-menu yang disajikan oleh warung kopi (warkop) seperti, indomie, roti bakar, susu segar,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi tidak akan pernah bisa lepas dari adanya visual dan verbal. Visual ditandai dengan gambar, verbal ditandai dengan lisan maupun tulisan. Antara visual dengan
BAB I PENDAHULUAN. merata dan berkesinambungan (Halim, 2007:229). Pada Era Otonomi saat ini di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kewenangan otonomi yang luas mewajibkan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat secara demokratis, adil, merata dan berkesinambungan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini perkembangan dunia kuliner khususnya Indonesia telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Kuliner tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan
BAB I. Dalam dunia bisnis, baik perusahaan kecil, sedang, dan besar, orang-orang yang ada
BAB I 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam dunia bisnis, baik perusahaan kecil, sedang, dan besar, orang-orang yang ada dalam organisasi bisnis tidak dapat terlepas dari kegiatan komunikasi. Oleh karenanya,
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal
BAB I PENDAHULUAN. jaringan digital, jangkauan global, interaktivitas, may to many communications,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Internet disebut sebagai sebuah media baru yang sifatnya multimedia dan interaktif. Karakteristik unik dari media baru yang menggabungkan konvergensi, jaringan
BAB I PENDAHULUAN. GAMBAR 1.1 Ganesha Mocktail Cafe Bandung Sumber: Dokumen Ganesha Mocktail Cafe, 2017.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profil Perusahaan GAMBAR 1.1 Ganesha Mocktail Cafe Bandung Sumber: Dokumen Ganesha Mocktail Cafe, 2017. Ganesha Mocktail Cafe yang berdiri sejak
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profil Perusahaan Kawasan Jalan Gempol merupakan salah satu kawasan tertua di Kota Bandung, kawasan ini dirancang oleh Pemerintahan Kolonial Belanda
BAB I PENDAHULUAN. food terbaik. Richeese Factory adalah QSR (Quick Service Restaurant) di
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bisnis fast food adalah salah satu bisnis yang paling kompetitif dan berkembang pesat. Restoran fast food yang ada di Indonesia sekarang ini antara lain richeese
BAB V PENUTUP. studi kasus, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
122 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan untuk menjawab pertanyaan penelitian dalam penelitian yang mengangkat judul Promosi Kuliner Bandung Melalui Instagram @Dunia_kulinerbdg
BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemasaran merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam perusahaan, sehingga dapat dikatakan bahwa pemasaran merupakan jantung dalam kehidupan perusahaan.
BAB I PENDAHULUAN. berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Media sosial saat ini telah menjadi trend dalam komunikasi pemasaran. Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi,
BAB I PENDAHULUAN. Setiap perusahaan pasti menginginkan agar perusahaannya dapat meningkatkan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Setiap perusahaan pasti menginginkan agar perusahaannya dapat meningkatkan penjualan dengan cara yang mudah dan biaya yang murah tentunya. Salah satu cara
BAB I PENDAHULUAN. Memasuki era digital, sosial media bukan lagi merupakan hal yang awam digunakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Memasuki era digital, sosial media bukan lagi merupakan hal yang awam digunakan untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, tidak jarang sosial media digunakan untuk
BAB I PENDAHULUAN. yang terdapat di tepi jalan, seperti warung-warung dan kafe tenda; bisnis makanan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bisnis makanan di Surabaya mengalami perkembangan yang sangat pesat khususnya dalam lima tahun terakhir ini, dimana dapat dijumpai menjamurnya bisnis makanan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Internet adalah sesuatu yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat modern di indonesia. Di era informasi seperti saat ini internet memegang peranan penting dalam
BAB IV PENUTUP. diciptakan oleh kebudayaan sebagai sebuah imaji yang membentuk. bagaimana sosok laki-laki ideal seharusnya. Hasil konstruksi tersebut
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Konsep maskulinitas merupakan sebuah konstruksi gender yang diciptakan oleh kebudayaan sebagai sebuah imaji yang membentuk bagaimana sosok laki-laki ideal seharusnya. Hasil
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualiatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena sedalam-dalamnmya melalui
BAB I PENDAHULUAN. wisatawan asing dari luar negeri. Hampir setiap hari libur atau weekend kota
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kota Bandung merupakan salah satu kota yang ramai dan sering dikunjungi oleh para wisatawan yang berdatangan dari luar kota maupun wisatawan asing dari luar
BAB I PENDAHULUAN. yang ketat antar perusahaan, terutama persaingan yang berasal dari perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan teknologi dan industri membawa dampak bagi kehidupan manusia terutama pada dunia usaha saat ini. Di samping itu, banyaknya usaha bermunculan
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Darma Persada
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sastra atau kesusastraan adalah pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai perwujudan kehidupan manusia dan masyarakat melalui bahasa, sebagai
BAB I PENDAHULUAN. dalam situs jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram telah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan Web 2.0 telah mengubah cara pengguna dan organisasi saling berinteraksi dan berkolaborasi. Meningkatnya popularitas interaksi sosial dalam situs
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi terus melesat seiring perkembangan zaman. Hal ini membuka peluang bagi para pebisnis serta menjadi ladang yang menjanjikan dalam memasarkan
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi mendorong perusahaan untuk menampilkan iklan secara
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan teknologi mendorong perusahaan untuk menampilkan iklan secara digital atau online. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Julian (2012;32) menyatakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era modern ini, perkembangan jaman yang semakin maju membawa kita untuk masuk ke dalam kehidupan yang tak lepas dari teknologi. Keberadaan teknologi yang semakin
BAB I PENDAHULUAN. menjadi sumber kebutuhan pokok bagi setiap orang. (Dalam Widjoyo dkk, 2014).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bisnis makanan adalah salah satu bisnis yang banyak diminati oleh masyarakat, karena selain menghasilkan pendapatan yang tinggi, makanan juga menjadi sumber kebutuhan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalisasi seperti sekarang ini, tingkat arus informasi telah berkembang dengan sedemikian rupa sehingga pengaruhnya dapat dengan cepat terlihat dan terasa
