KELOMPOK RISET TERAPAN SUMBER DANA DRPM T.A. 2017

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KELOMPOK RISET TERAPAN SUMBER DANA DRPM T.A. 2017"

Transkripsi

1 KELOMPOK RISET TERAPAN SUMBER DANA DRPM T.A No NAMA JUDUL FAKULTAS SKEMA MIKROENKAPSULASI EKSTRAK GULMA AIR drh. Siti Susanti, RAWA PENING 1. (Pistia stratiotes):potensi APLIKASI SEBAGAI NUTRASEUTIKAL ANTIRADANG Dr. Ir. Widiyanto, MS. Dyah Hesti Wardhani, ST., MT., Dr. Dra. Naili Farida Dr. Bagoes Widjanarko, M.P.H. Dr. Kusworo Adi, S.Si., M.T Dr. Diana Nur Afifah S.TP., Dr. Ir. Florentina Kusmiyati, M.Sc. Ir. Wahyuningsih, Drs. Kartono, Bulan Prabawani, S.Sos., M.M., Prof. Dr. Purbayu Budi Santoso, S.E. 13. Ir. Kiryanto, 14. Ir. Isti Pudjihastuti, MT. Kombinasi Suplementasi Minyak Biji Kapok Terproteksi Analog Hidroksi Metionin untuk Meningkatkan Produktivitas Daging Kambing Kacang Rendah Kolesterol Kaya Asam Lemak Omega-6. PRODUKSI SUPLEMEN SPRINKLED ZAT BESI YANG TERSTIMULASI ph BERBASIS MATRIK KOMBINASI GLUKOMANAN DAN ALGINAT SEBAGAI USAHA PERBAIKAN STATUS GIZI MENGGUNAKAN BAHAN LOKAL Model Sistem Informasi Branding UMKM Berbasis Batik sebagai Potensi Ekonomi dengan Keunggulan Produk Lokal Epidemiologi, diagnosis, upaya preventif promotif Ko-infeksi HIV infeksi tuberkulosis pada anak Rancang Bangun Sistem Deteksi Kendaraan Dengan Pengolahan Citra Untuk Diaplikasikan Pada Gerbang Tol Otomatis (GTO) Pati Resisten Pisang Batu (Musa balbisiana colla) Termodifikasi Enzimatik untuk Ingredien Pangan Fungsional Pencegah Kanker Kolon SELEKSI MUTAN DALAM RANGKA PERAKITAN KULTIVAR KEDELAI TAHAN SALIN UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN NASIONAL REFINING MINYAK SAWIT UNTUK REDUKSI SENYAWA 3-MCPD MELALUI BIOADSORPSI DENGAN TANDAN KOSONG SAWIT TERMODIFIKASI Pengembangan Motif Ornamen Ubin Keramik, Tegel, Roster, Paving Blok Berbasis Kristalografi untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Eksperimen Redenominasi: Perilaku Pengeluaran Ditinjau Dari Aspek Sosial Ekonomi Penguatan Sektor Melalui Pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro Syariah PENGEMBANGAN DESAIN KAPAL IKAN KATAMARAN DENGAN ALAT TANGKAP MULTIPURPOSE YANG RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN NELAYAN JAWA TENGAH Inovasi Teknologi Produksi Beras Analog Berprotein Tinggi Dari Umbi-Umbian Sebagai Alternatif Sumber Pangan Ilmu Sosial Ilmu Politik Kesehatan Masyarakat Kedokteran Ilmu Sosial Ilmu Politik Bisnis 15. Ir. Dwi Basuki Wibowo Pengembangan Prototype Scanner Untuk Diagnosis Kelainan Telapak Kaki

2 PEMBUATAN OLIGO-KARAGENAN DARI Aji EKSTRAK RUMPUT LAUT MELALUI 16. Prasetyaningrum KOMBINASI METODE OZONASI DAN ST., ULTRASONIKASI UNTUK APLIKASI BAHAN OBAT Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., Gemala Anjani, SP.,, Dr. Rifky Ismail, ST., MT. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc, Dr. Ir. Eny Fuskhah, Dr. Jamari, S.T., Dr. Nur Endah Wahyuningsih, Dra, MS. Sugiharto, S.Pt., M.Sc., Prof. Dr. Agus Maladi Irianto, MA. Dr. Eng Deddy Chrismianto, S.T., Dr.rer.nat. Thomas Triadi Putranto, S.T., M.Eng. Dr. Ir. Tutuk Djoko Kusworo, M.Eng. Dr.- Ing.Suherman, S.T., FORMULASI, KARAKTERISASI, DAN PABRIKASI MEMBRAN HOLLOW FIBER POLIETHERSULFON/KITOSAN/NANOPARTIKEL UNTUK APLIKASI HEMODIALISIS STABILITAS DAN BIOAVABILITAS VITAMIN D3 TERENKAPSULASI PADA FORTIFIKASI SISTEM PANGAN PENGEMBANGAN MOBIL LISTRIK DUA PENUMPANG SEBAGAI PRODUK UNGGULAN UNDIP Optimalisasi Pemanfaatan Spirulina platensis Pada Produk Pangan Fungsional Isolasi Identifikasi, karakterisasi Bakteri Rhizhobium Tahan salin dariberbagai jenis Leguminosa untuk pembuatan inoculum Rhizhobium tahan salin komersial PENGEMBANGAN HIP PROSTHETIC TRIBOMETER UNTUK SIMULASI GERAKAN SALAT PADA PENGGUNA ARTIFICIAL HIP JOINT PENGEMBANGAN KIT -TEST PACK DEN 2 DAN DEN 3 UNTUK DETEKSI DINI KEJADIAN DENGUE SHOCK SYNDROME SUPLEMEN PAKAN BERBASIS PROBIOTIK BACILLUS PLUS VITAMIN DAN MINERAL SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI ANTIBIOTIK PEMCU PERTUMBUHAN UNTUK AYAM BROILER REVITALISASI KELOMPOK KESENIAN TRADISIONAL NGESTI PADOWO DALAM BENTUK FILM DOKUMENTER, SEBAGAI SETRATEGI MENGHADAPI KOMODIFIKASI KEBUDAYAAN GLOBAL PENGEMBANGAN DESAIN KAPAL IKAN BERBAHAN PIPA PVC SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF YANG AWET DAN MURAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KAPAL IKAN NELAYAN DI INDONESIA PENYUSUNAN ZONA RISIKO KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PEMOMPAAN DAN INTRUSI AIR LAUT SERTA DESIGN MODEL MENTAL STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN AIRTANAH SEBAGAI DASAR PENENTUAN JARINGAN SUMUR PANTAU DI KOTA SEMARANG MODIFIKASI NANO COMPOSITE MEMBRAN UNTUK PEMURNIAN EUGENOL DARI MINYAK CENGKEH SEBAGAI SARANA PENINGKATAN NILAI PRODUK PERTANIAN Pengembangan Pengering Solar Hybrid Untuk Produksi Rumput Laut Kualitas Tinggi Sebagai Bahan Baku Industri Berbasis Sumber Daya Lokal: Perancangan, Scale-Up, Dan Optimasi Kedokteran Ilmu Kesehatan Masyarakat Ilmu Budaya

3 Dr. Hastaning INDONESIA PINTAR : PENDIDIKAN KARAKTER 30. Sakti, M.Kes, BERBASIS KEPRIBADIAN BANGSA & ACTIVE Psikologi Psikolog. LEARNING BAGI ANAK USIA SEKOLAH DASAR Dr. Ir. R. Siti Rukayah, Firmansyah, S.E.,, Dr. Eng. Ali Khumaeni, S.Si., M. Eng. Dr. Khairul Anam, S.Si., Dr. Retno Kusumaningrum, S.Si., M.Kom. Prof. Ir. Edy Darmawan, M. Eng. Dr. Aries Susanty, S.T., Aghus Sofwan, S.T.,, Dr. Eng. Wahyul Amien Syafei, S.T., Dr.-Ing. Silviana, S.T., Wido Prananing Tyas, S.T., MDP., Dr. Eng. Maryono, S.T., Dr.Hermin Pancasakti K., S.Si., Pemetaan Arsitektur Dan Perancangan Kota Kawasan Pesisir Old Semarang Usulan Tindakan Konservasi Guna Menunjang Pariwisata Heritage Pengembangan Model Input-Output Lingkungan Indonesia: Analisis Dampak Pembangunan Industri Pengolahan Makanan Minuman Terhadap Perekonomian Lingkungan Sintesis Nanopartikel Emas Menggunakan Metode Ablasi Laser Pulsa Nd:YAG Untuk Agen Kontras Pada Computed Tomography (CT) Scan Rekayasa komposisi Kandungan Kimia Ekstrak Eksudat Avicennia Marina Untuk Optomalisasi Daya Inhibisi Xanthine Oksidase pemanfaatannya sebagai Obat Herbal Terstandart Antihiperurisemia Smart Farming System: Inovasi Sistem Cerdas Untuk Mendukung Revitalisasi Indonesia Sebagai Produsen Padi Asia Tenggara The Model Landscape Development in The Big Cities of Central Java PENGEMBANGAN MODEL KEBIJAKAN UNTUK IMPLEMENTASI KONSEP REUSE, RECYCLE DAN REMANUFACTURING DI INDUSTRI MEBELDENGAN PENDEKATAN AGENT- BASED, GOVERNANCE STRUCTURE, DAN SYSTEM DYNAMIC JARINGAN SENSOR NIRKABEL UNTUK MENINGKATKAN KEAKURATAN PENDETEKSI DINI TERJADINYA TANAH LONGSOR BERBASIS INTERNET OF THINGS GERBANG TOL CERDAS BERBASIS TEKNOLOGI HIJAU UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN BAHAN BAKAR DAN POLUSI UDARA DI DAERAH SEKITAR GERBANG TOL TEMBALANG KEMASAN PANGAN GO GREEN BERBAHAN BAKU PATI ONGGOK TAPIOKA TERASETILASI BERPENGUAT MICROFIBRILLATED CELLULOSE BAMBOO TERASETILASI BERBANTUKAN KCL SEBAGAI DISPERSING AGENT DAN SARI JERUK NIPIS SEBAGAI CROSSLINKER KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS RUMAH (HOME-BASED ENTERPRISES/HBE) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT PEMODELAN KETAHANAN INFRASTRUKTUR HIJAU SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN KOTA BERKARBON RENDAH DI SEMARANG Biosintesis nanosilver mikroalga fotosintetik sebagai antimikrobia untuk keamanan pangan kesehatan hewan akuakultur Bisnis

4 PEMODELAN REGRESI NONPARAMETRIK UNTUK DATA LONGITUDINAL DENGAN Dra. Suparti, METODE HYBRID POLINOMIAL LOKAL-SPLINE 44. TRUNCATED DAN HYBRID FOURIER-WAVELET PADA KELOMPOK PENGELUARAN INFLASI Dr. Suryono, S.Si., Dr Eng. Hartono Yudo, S.T., Dr. Iis Nurhasanah, S.Si., Dr. Ir. Ragil Haryanto, MSP. Ir. Agung Sugiri, MPSt. Dra. Siti Nur Jannah S.Si., 51. Dr. Tarno, 52. Dr. Badrus Zaman, S.T., 53. Ngadiwiyana, S.Si., Maya Damayanti, S.T., M.A., Ir. Didi Dwi Anggoro, M.Eng, Dr. Sumariyah, Dr. Budi Warsito, S.Si., 58. Ir. Murni, MT. Wireless Sensor Network untuk Pengukuran Pengontrolan Parameter Kimia Fisika Tanaman pada Budidaya Rumah Kaca ANALISIS KEKUATAN KONSTRUKSI KOMBINASI PIPA HOLOW PADA KONSTRUKSI PENEGAR KAPAL FIBERGLASS PENGEMBANGAN NANOPARTIKEL CeO2 Zn-doped CeO2 SEBAGAI ANTIOKSIDAN UNTUK PROTEKSI RADIASI Pergeseran Pemanfaatan Ruang Kawasan Perumahan Menjadi Kegiatan Komersial di Semarang, Solo, Yogyakarta Menuju Pengelolaan Pembangunan Rendah Emisi Berkeadilan: Upaya Mitigasi Perubahan Iklim di Sektor Industri di Jawa Tengah Pengembangan Produksi Minuman Fungsional Powder Coco Vinegar Sebagai Antioksi Antidiabetes Melalui Proses Biofermentasi Gelembung Bergelembung Pengembangan Model Anfis Paket Perangkat Lunak Untuk Mendukung Ketahanan Keamanan Pangan Di JawaTengah DESENTRALISASI PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BIODRYING DALAM UPAYA MENDUKUNG ENERGI TERBARUKAN DAN PENCEGAHAN PERUBAHAN IKLIM PENGEMBANGAN POLIMER MEMBRAN FUEL CELL DARI MINYAK DAUN CENGKEH UNTUK MENDUKUNG PENYEDIAAN ENERGI BERKELANJUTAN MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA DI JAWA TENGAH SECARA BERKELANJUTAN MELALUI PENGELOLAAN BERSAMA SUMBER DAYA DESA SINTESIS KATALIS HETEROGEN Ca/MgO MENGGUNAKAN METODE SOL GEL UNTUK PEMBUATAN MONOGLISERIDA PENGEMBANGAN SISTEM PENGERING DENGAN ANGIN ION BERTEKNOLOGI PLASMA DAN APLIKASINYA PADA INDUSTRI PANGAN PEMODELAN SPATIO TEMPORAL UNSUR- UNSUR PENCEMAR UDARA MENGGUNAKAN MIXED GEOGRAPHICALLY AND TEMPORALLY WEIGHTED MULTIVARIATE REGRESSIONS (MGTWMR) PENGEMBANGAN PRODUKSI BIODIESEL PROSES KONTINYU DARI MINYAK KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN STIRRED TANK DAN BUBBLE COLOUMN BIOREACTOR Sekolah Vokasi

5 Agung Budi Web Intelligence untuk Deteksi Berita Hoax 59. Prasetijo, S.T., Otomatis M.I.T., drh. Dian Wahyu Harjanti, Dr. Susatyo Handoko, S.T., Dr. Sunarsih, 63. Dr. Ir. Sunaryo Dr. Fuad Muhammad, S.Si., Dr. Eng. Ahmad Fauzan Zakki, S.T., Prof.Dr.Ir. Agus Sabdono, M.Sc. Dr.Eng. Vita Paramita, S.T., M.M., M.Eng. Ir. Nur Rokhati, Dr. Ir. Martini, M.Kes. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, S.T.,, MPS Dr. Dra. Dwi hudiyanti, M.Sc. Dr. Tatik Widiharih, Dr. Sulardjaka S.T., Nita Aryanti, S.T, M.T, Ph.D Pengembangan non-antibiotic treatment penyakit mastitis pada ternak perah sebagai upaya meningkatan kuantitas kualitas susu untuk mendukung kemandirian keamanan pangan: uji pre-klinis uji klinis MASTI-Herb RANCANG BANGUN MAXIMUM POWER POINT TRACKING PADA PANEL SURYA MENGGUNAKAN METODE METAHEURISTIK PENGEMBANGAN MODEL MATEMATIKA FENOMENA TRANSPORT POLUTAN AIR LIMBAH DOMESTIK BERDASARKAN PROSES ADVEKSI-DISPERSI PADA KOLAM STABILISASI Aplikasi Sistem AOP-UF untuk hatchery ug vannamei APLIKASI TEKNOLOGI BIOSENSOR PENDETEKSI KUALITAS AIR DAN NUTRIENT DALAM KULTUR MASSAL Tubifex sp. DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PEMBENIHAN IKAN LELE (Clarias gariepenus) Rancang Bangun Autonomous Surface Vehicle (ASV) dengan SWATH Hullform untuk Mendukung Aktivitas Survey Bathymetry di Perairan Pesisir Pemanfaatan teknologi microencapsulasi anti bakteri patogen berbasis alga untuk mengendalikan penyakit Black Band Diseases pada karang Produksi gingerol, Shogaol, Paradol jahe menggunakan air subkritis Pengembangan Produk turunan kitosan melalui hidrolysis enzimatis dengan penambahan surfaktan untuk aplikasi medis Pengembangan diagnostik test imunohistokimia untuk deteksi dengue melalui citra mickroskopik Pemodelan pengembangan wilayah perkotaan pesisir utara Jawa Tengah menuju implementasi kota tangguh (Resilient City) Liposoom dari Fosfolipida alam sebagai nanocarrier bahan aktif ferro sulfat, vitamin C vitamin A untuk aplikasi medis EKSPLORASI METODE-METODE KLASIFIKASI NONPARAMETRIK UNTUK PENILAIAN TINGKAT RESIKO KREDIT Pengembangan Material Tempa Komposit Aluminium yang diperkuat Serbuk SiC untuk Komponen Otomotif PRODUKSI EKSTRAK PADAT ANTOSIANIN DARI BUNGA ROSELLA SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PANGAN ALAMI BERFUNGSI GANDA (PEWARNA DAN PENSTABIL EMULSI) Ilmu Ilmu Ilmu Sosial Ilmu Politik

6 MENEMBUS BATAS FRONTIER PERAN ISTRI NELAYAN DALAM MENGAMANKAN Prof.Dra. Indah EKONOMI RUMAH TANGGA DENGAN 75. Susilowati, BERLANGSUNGNYA PERUBAHAN IKLIM : Bisnis M.Sc., STUDI EMPIRIS DI WILAYAH PESISIR UTARA JAWA TENGAH Dr. Widayat, S.T., Dr. Ir. Titik Ekowati, M.Sc. Dr. Ir. Munasik, M.Sc. Dr. Ir. Florentina Kusmiyati, M.Sc. Dr. Sswo Sumardiono, S.T, M.T Dr. Hadiyanto, S.T., M.Sc. Dr. rer.nat. Siswo Sumardiono, ST., MT. Drs. Sapto Purnomo Putro,, Dr. Agus Subagio, Prof. Dr. Mohammad Djaeni, S.T., M.Eng. Prof. Dr. Athanasius Priharyoto Bayuseno, M.Sc. Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc., Pengembangan Proses Pengolahan Tanaman Jahe menjadi Produk Makanan Minuman menuju Proses Zero Waste PENGUATAN KELEMBAGAAN KONSOLIDASI LAHAN PETANI GUNA MENUNJANG STABILITAS PASOKAN DAN HARGA BERAS DI KABUPATEN SUKOHARJO Teknologi Artificial Patch Reef Sebagai Metode Baru Restorasi Terumbu Karang Guna Meningkatkan Keragaman Hayati Laut Perlindungan Pantai TEKNOLOGI PENYEDIAAN HIJAUAN PAKAN TERNAK RUMINANSIA DI LAHAN MARGINAL UNTUK MENDUKUNG PROGRAM SWASEMBADA DAGING NASIONAL Pilot Plant Komersialisasi Teknologi Modifikasi Kasava - Asam Laktat - Peroksida untuk Bahan Baku Pangan Mini Plant Produksi Antioksi Phycocyanin Terenkapsulasi dari Mikroalga Spirulina plantesis Sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Gizi Mini-Plant Uji Teknologi Produksi MCS (Modified Cassava Starch) dari Tepung Kassava Dalam Memenuhi Pasokan Bahan Baku Produksi Snack Dalam Negeri Dengan Kualitas Ekspor PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA BERKELANJUTAN MELALUI APLIKASI STRATIFIED DOUBLE FLOATING NET CAGES (SDFNC) DENGAN PENDEKATAN INTEGRATED MULTI-TROPHIC AQUACULTURE (IMTA) Penelitian pengembangan proses produksi pupuk NANOCHISIL untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional Rancang Bangun Sistem Pengering Adsorpsi Dengan Zeolite Berbahan Bakar Sekam Yang Efisien Untuk Meningkatkan Mutu Gabah Pengembangan Proses Manufaktur Excavator Teeth Produk UKM Menggunakan Teknologi Induction Hardening untuk Memenuhi Kebutuhan Komponen Industri Pertambangan Domestik Model Tripatit Akademisi-MUI-BPOM dalam Memberikan Sertifikasi Halal/Aman Pangan untuk Menjamin Keamanan Pangan Masyarakat Menaikkan Posisi Tawar Produsen/Pengolah Pangan Strategis : Studi Empiris pada UMKM Ternak Potong di Jawa Tengah Ilmu Bisnis Strategis Strategis Strategis Strategis Riset Andalan Industri Riset Andalan Industri MP3EI

7 Dr.-Ing. Suherman, S.T., Percepatan Pembangunan Ekonomi Pedesaan Jawa Tengah Melalui Implementasi Teknologi Produksi Tapioka dengan 88. Pengering Solar Hybrid Sebagai Bahan Baku Industri Makanan Minuman Berbasis Sumber Daya Lokal MP3EI Drs. Subagiyo, Puji Harto, S.E., Ph.D Pengembangan aplikasi kombinasi botanical extracts mix indigenous probiotic pada strategi penyehatan ikan terpadu berbasis naturopathic herbal and dietary approaches PENGARUSUTAMAAN ANAK MELALUI MODEL PENGANGGARAN DAERAH RESPONSIF ANAK YANG BERKELANJUTAN DI JAWA TENGAH Bisnis Penelitian Produk Terapan Penelitian Sosial, Humaniora, Pendidikan

HOST Nama Perguruan Tinggi Nama Skema Total

HOST Nama Perguruan Tinggi Nama Skema Total Diponegoro-1 AGUS MALADI IRIANTO Diponegoro PTUPT 1 AGUS SABDONO Diponegoro PTUPT 1 AGUS SUBAGIO Diponegoro PUSN 1 ARIES SUSANTY Diponegoro PTUPT 1 ATHANASIUS PRIHARYOTO BAYUSENO Diponegoro RAPID 1 BADRUS

Lebih terperinci

Masyarakat: Penerapan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan di Bisnis Jawa Tengah

Masyarakat: Penerapan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan di Bisnis Jawa Tengah DAFTAR PESERTA MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL PROGRAM PENELITIAN TAHUN 2017 SUMBER DANA DRPM KEMENRISTEK DIKTI TAHUN ANGGARAN 2017 JUM'AT, 22 SEPTEMBER 2017 NO NAMA KETUA JUDUL FAKULTAS SKEMA 1 Prof.

Lebih terperinci

HIBAH KOMPETENESI TAHUN KE-2 batas waktu penyerahan Laporan Kemajuan Tanggal 18 Agustus 2010

HIBAH KOMPETENESI TAHUN KE-2 batas waktu penyerahan Laporan Kemajuan Tanggal 18 Agustus 2010 HIBAH KOMPETENESI TAHUN KE-2 batas waktu penyerahan Laporan Kemajuan Tanggal 18 Agustus 2010 1. 249.1/H7.5/PL/2010 Prof. Ir. AGUNG PURNOMOADI, M.Sc., Peternakan 2. 249.2/H7.5/PL/2010 Dr. AGUS SABDONO,

Lebih terperinci

PENGANTAR. Latar Belakang. Tujuan pembangunan sub sektor peternakan Jawa Tengah adalah untuk

PENGANTAR. Latar Belakang. Tujuan pembangunan sub sektor peternakan Jawa Tengah adalah untuk PENGANTAR Latar Belakang Tujuan pembangunan sub sektor peternakan Jawa Tengah adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga yang berbasis pada keragaman bahan pangan asal ternak dan potensi sumber

Lebih terperinci

Lampiran I Nomor : 070 / Tanggal : Februari Undangan disampaikan Kepada Yth. :

Lampiran I Nomor : 070 / Tanggal : Februari Undangan disampaikan Kepada Yth. : Lampiran I Undangan disampaikan Kepada Yth. : 1. Ketua LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta 2. Ketua LPPM Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang 3. Ketua LPPM Universitas Jenderal Soedirman

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG KEBIJAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG KEBIJAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL PERATURAN PRESIDEN NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG KEBIJAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

Cellulose Nano Crystallines (CNC) yang merupakan salah satu biomaterial maju yang mempunyai

Cellulose Nano Crystallines (CNC) yang merupakan salah satu biomaterial maju yang mempunyai 1. DESKRIPSI RISET I Sintesis Biomaterial Maju Cellulose Nano Crystallines (CNC) dari Tandan Kelapa Sawit sebagai Material Penyangga Katalis Pt/Rh/Ce untuk Konverter Katalitik 1.1 Deskripsi singkat Seiring

Lebih terperinci

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON No. Potensi Data Tahun 2009 Data Tahun 2010*) 1. Luas lahan pertanian (Ha) 327 327

Lebih terperinci

TEKNIK PENYUSUNAN PROPOSAL DESENTRAISASI DAN KOMPETITIF NASIONAL

TEKNIK PENYUSUNAN PROPOSAL DESENTRAISASI DAN KOMPETITIF NASIONAL TEKNIK PENYUSUNAN PROPOSAL DESENTRAISASI DAN KOMPETITIF NASIONAL Disampaikan pada Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Desentralisasi dan Kompetitif Nasional UP3M POLINES Semarang, 26 April 2016 Siswo

Lebih terperinci

RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN

RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN 2016-2020 Tim Penyusun Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Diponegoro Rencana Induk Penelitian Memberikan arah prioritas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut (Muhammad Rasyaf. 2002).

BAB I PENDAHULUAN. mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut (Muhammad Rasyaf. 2002). 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Peternakan merupakan salah satu dari lima subsektor pertanian. Peternakan adalah kegiatan memelihara hewan ternak untuk dibudidayakan dan mendapatkan keuntungan

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2014

RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2014 RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2014 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian

Lebih terperinci

2014 Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Riau 48

2014 Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Riau 48 KAJIAN TEKNOLOGI PEMANFAATAN HASIL SAMPING PERIKANAN UNTUK PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK Pareng Rengi dan Sumarto Staf Pengajar Pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, 28293 ABSTRAK

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Upaya mengurangi ketergantungan konsumsi beras masyarakat Indonesia adalah

II. TINJAUAN PUSTAKA. Upaya mengurangi ketergantungan konsumsi beras masyarakat Indonesia adalah 5 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Beras Analog Upaya mengurangi ketergantungan konsumsi beras masyarakat Indonesia adalah dengan mengembangkan alternatif pangan. Program diversifikasi pangan belum dapat berhasil

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. sangat penting untuk mencapai beberapa tujuan yaitu : menarik dan mendorong

I. PENDAHULUAN. sangat penting untuk mencapai beberapa tujuan yaitu : menarik dan mendorong I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Masalah Strategi pembangunan pertanian yang berwawasan agribisnis dan agroindustri pada dasarnya menunjukkan arah bahwa pengembangan agribisnis merupakan suatu upaya

Lebih terperinci

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN (Dalam miliar Rupiah) Prioritas/ Rencana Prakiraan Rencana.

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN (Dalam miliar Rupiah) Prioritas/ Rencana Prakiraan Rencana. MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN 2011 Bidang: SUMBER DAYA ALAM dan LINGKUNGAN HIDUP I Prioritas: Ketahanan Pangan dan Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan A Fokus Prioritas:

Lebih terperinci

Volume 17 Nomor 1 Maret 2017

Volume 17 Nomor 1 Maret 2017 Terakreditasi: p-issn 0852 0798 SK No.: 60/E/KPT/2016 Volume 17 Nomor 1 Maret 2017 Reaktor Vol.17 No.1 Hal. 1-58 Semarang Maret 2017 p-issn 0852-0798 Ketua Dewan Editor : Dr. Widayat (H-index 3) Dewan

Lebih terperinci

Prof. Dr. Samanhu di, SP, M.Si dr. Afiono Agung Prasetyo, Ph.D

Prof. Dr. Samanhu di, SP, M.Si dr. Afiono Agung Prasetyo, Ph.D DAFTAR PROPOSAL PROGRAM INSENTIF RISET SISTEM INOVASI NASIONAL YANG AKAN DIBIAYAI TAHUN ANGGARAN 2016 No. 1 0191 Perbaikan Teknologi Budidaya untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Tribulus terrestris sebagai

Lebih terperinci

KEGIATAN DITJEN PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN TAHUN Jakarta, 7 Desember 2016

KEGIATAN DITJEN PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN TAHUN Jakarta, 7 Desember 2016 KEGIATAN DITJEN PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN TAHUN 207 Jakarta, 7 Desember 206 PRIORITAS NASIONAL DITJEN. PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN NO PRIORITAS NASIONAL Kemaritiman

Lebih terperinci

BIDANG DAN TOPIK PENELITIAN UNGGULAN UNITRI PUSAT KAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN ENERGI

BIDANG DAN TOPIK PENELITIAN UNGGULAN UNITRI PUSAT KAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN ENERGI BIDANG DAN TOPIK PENELITIAN UNGGULAN UNITRI PUSAT KAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN ENERGI 1. Efektivitas pemanfaatan energy terbarukan sebagai bahan bakar pada industri kimia dan pangan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Yoghurt merupakan salah satu produk minuman susu fermentasi yang populer di kalangan masyarakat. Yoghurt tidak hanya dikenal dan digemari oleh masyarakat di Indonesia

Lebih terperinci

PROSIDING ISSN: E-ISSN:

PROSIDING ISSN: E-ISSN: PRODUKSI IKAN PATIN SUPER Dwi Puji Hartono* 1, Nur Indariyanti 2, Dian Febriani 3 1,2,3 Program Studi Budidaya Perikanan Politeknik Negeri Lampung Unit IbIKK Produksi Ikan Patin Super Politeknik Negeri

Lebih terperinci

BAB I. PENDAHULUAN. Kebutuhan daging sebagai salah satu sumber protein hewani untuk

BAB I. PENDAHULUAN. Kebutuhan daging sebagai salah satu sumber protein hewani untuk BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan daging sebagai salah satu sumber protein hewani untuk penduduk Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut salah satunya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Plastik banyak digunakan untuk berbagai hal, di antaranya sebagai pembungkus makanan, alas makan dan minum, untuk keperluan sekolah, kantor, automotif dan berbagai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. laut ini, salah satunya ialah digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

BAB I PENDAHULUAN. laut ini, salah satunya ialah digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perairan laut di Indonesia mengandung sumberdaya kelautan dan perikanan yang siap diolah dan dimanfaatkan semaksimal mungkin, sehingga sejumlah besar rakyat Indonesia

Lebih terperinci

TABEL 4.2 PERUMUSAN TOPIK RISET UNGGULAN INSTITUSI

TABEL 4.2 PERUMUSAN TOPIK RISET UNGGULAN INSTITUSI TABEL 4.2 PERUMUSAN TOPIK RISET UNGGULAN INSTITUSI KOMPETENSI ISUE STRATEGIS KONSEP PEMIKIRAN PEMECAHAN MASALAH TOPIK RISET YANG DIPERLUKAN Fakultas Kedokteran Mal Nutrisi Ketersediaan nutrisi akan menyebabkan

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI INDUSTRI

BAB II DESKRIPSI INDUSTRI BAB II DESKRIPSI INDUSTRI 2.1. Pengertian Suplemen Makanan Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), suplemen makanan adalah produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara,

Lebih terperinci

Laporan Tahunan Inovasi Pertanian Bioindustri Menuju Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Laporan Tahunan Inovasi Pertanian Bioindustri Menuju Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Laporan Tahunan 2015 Inovasi Pertanian Bioindustri Menuju Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani i ii Laporan Tahunan 2015 Inovasi Pertanian Bioindustri Menuju Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Lebih terperinci

Teknologi Bahan Makanan Tambahan Dr. Siswo Sumardiono, ST, MT Aji Prasetyaningrum, ST, Msi II

Teknologi Bahan Makanan Tambahan Dr. Siswo Sumardiono, ST, MT Aji Prasetyaningrum, ST, Msi II MATA KULIAH PILIHAN SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2011/2012 JURUSAN TEKNIK KIMIA - FT - UNDIP MKP MATA KULIAH PENGAMPU 1 PENGAMPU 2 I Teknologi Bahan Makanan Tambahan Dr. Siswo Sumardiono, ST, MT Aji Prasetyaningrum,

Lebih terperinci

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Energi mempunyai peranan penting dalam pencapaian kehidupan manusia di bumi. Berdasarkan data Departemen ESDM (2008), kondisi umum penggunaan energi di Indonesia masih

Lebih terperinci

PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN IV

PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN IV xxxxxxxxxx Kurikulum 2006/2013 Geografi K e l a s XI PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN IV Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pangan merupakan kebutuhan dasar dan pokok yang dibutuhkan oleh

BAB I PENDAHULUAN. Pangan merupakan kebutuhan dasar dan pokok yang dibutuhkan oleh BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pangan merupakan kebutuhan dasar dan pokok yang dibutuhkan oleh manusia guna memenuhi asupan gizi dan sebagai faktor penentu kualitas sumber daya manusia. Salah satu

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. pertumbuhan tubuh dan kesehatan manusia. Kebutuhan protein hewani semakin

I. PENDAHULUAN. pertumbuhan tubuh dan kesehatan manusia. Kebutuhan protein hewani semakin I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Protein hewani merupakan zat makanan yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tubuh dan kesehatan manusia. Kebutuhan protein hewani semakin meningkat seiring dengan meningkatnya

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Beras analog merupakan beras tiruan yang terbuat dari tepung lokal non-beras.

II. TINJAUAN PUSTAKA. Beras analog merupakan beras tiruan yang terbuat dari tepung lokal non-beras. II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Beras Analog Beras analog merupakan beras tiruan yang terbuat dari tepung lokal non-beras. Disebut beras analog karena bentuknya yang oval menyerupai beras, tapi tidak terproses

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yulieyas Wulandari, 2013

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yulieyas Wulandari, 2013 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Melamin merupakan senyawa kimia bersifat basa yang digunakan terutama sebagai bahan polimer. Tidak ada peraturan yang mengijinkan penambahan langsung melamin ke dalam

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pusat Statistik pada tahun 2011 produksi tanaman singkong di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Pusat Statistik pada tahun 2011 produksi tanaman singkong di Indonesia 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Produksi tanaman singkong di Indonesia sangat tinggi, menurut Badan Pusat Statistik pada tahun 2011 produksi tanaman singkong di Indonesia mencapai 24.044.025 ton

Lebih terperinci

RENCANA SK BP TA 2016/2017 No Program Studi/Peminatan/Kekhususan/Kelas. a b c d

RENCANA SK BP TA 2016/2017 No Program Studi/Peminatan/Kekhususan/Kelas. a b c d Lampiran PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 025 Tahun 2017 TENTANG TARIF BIAYA PENDIDIKAN MAHASISWA NON S1 REGULER UNIVERSITAS INDONESIA ANGKATAN TAHUN AKADEMIK 2017/2018 PROGRAM MAGISTER RENCANA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. ekuator, memiliki iklim tropis dan curah hujan yang tinggi mendukung berbagai

BAB I PENDAHULUAN. ekuator, memiliki iklim tropis dan curah hujan yang tinggi mendukung berbagai BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang sangat kaya akan sumber daya alam, baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Energi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia dan merupakan kunci utama diberbagai sektor. Semakin hari kebutuhan akan energi mengalami kenaikan seiring dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN UKDW. teknologi sekarang ini. Menurut catatan World Economic Review (2007), sektor

BAB I PENDAHULUAN UKDW. teknologi sekarang ini. Menurut catatan World Economic Review (2007), sektor BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan akan energi tidak pernah habis bahkan terus meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini.

Lebih terperinci

Sebelum membaca postingan ini, apa yang kalian ketahui tentang ilmu Kimia? Dan apa itu Kimia?Oke, let s learn it!

Sebelum membaca postingan ini, apa yang kalian ketahui tentang ilmu Kimia? Dan apa itu Kimia?Oke, let s learn it! Yuk, Belajar Kimia! Yuk, Belajar Kimia! Sebelum membaca postingan ini, apa yang kalian ketahui tentang ilmu Kimia? Dan apa itu Kimia?Oke, let s learn it! Setiap orang mempunyai pandangan tersendiri terhadap

Lebih terperinci

CC. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN

CC. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN LAMPIRAN XXIX PERATURAN DAERAH KOTA BATAM NOMOR : Tahun 2010 TANGGAL : Juli 2010 CC. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URUSAN 1. Kelautan 1. Pelaksanaan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. dibudidayakan dan memiliki nilai gizi tinggi yaitu, kandungan protein 74%, lemak

I. PENDAHULUAN. dibudidayakan dan memiliki nilai gizi tinggi yaitu, kandungan protein 74%, lemak 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mikroalga Tetraselmis sp. merupakan salah satu mikroalga yang mudah dibudidayakan dan memiliki nilai gizi tinggi yaitu, kandungan protein 74%, lemak 4%, dan karbohidrat

Lebih terperinci

ikan yang relatif lebih murah dibanding sumber protein hewani lainnya, maka permintaan akan komoditas ikan terus meningkat dari waktu ke waktu.

ikan yang relatif lebih murah dibanding sumber protein hewani lainnya, maka permintaan akan komoditas ikan terus meningkat dari waktu ke waktu. 1. PENDAHULUAN Sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia, maka kebutuhan ketahanan pangan termasuk di dalamnya kebutuhan akan protein hewani terus meningkat. Salah satu sumber protein yang

Lebih terperinci

BUPATI KUDUS. PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 20 Tahun 2010 TENTANG

BUPATI KUDUS. PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 20 Tahun 2010 TENTANG BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 20 Tahun 2010 TENTANG KEBIJAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, Menimbang : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

Penetapan kebijakan norma, standar, prosedur, dan kriteria penataan ruang laut sesuai dengan peta potensi laut.

Penetapan kebijakan norma, standar, prosedur, dan kriteria penataan ruang laut sesuai dengan peta potensi laut. - 602 - CC. PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN 1. Kelautan 1. Penetapan kebijakan norma, standar, prosedur, dan kriteria pengelolaan sumberdaya kelautan dan ikan di wilayah laut

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. menggunakan air panas. Susu kedelai berwarna putih seperti susu sapi dan

BAB 1 PENDAHULUAN. menggunakan air panas. Susu kedelai berwarna putih seperti susu sapi dan BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Susu kedelai adalah cairan hasil ekstraksi protein biji kedelai dengan menggunakan air panas. Susu kedelai berwarna putih seperti susu sapi dan mengandung tinggi protein

Lebih terperinci

WALIKOTA KEDIRI PERATURAN WALIKOTA KEDIRI NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG

WALIKOTA KEDIRI PERATURAN WALIKOTA KEDIRI NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG WALIKOTA KEDIRI PERATURAN WALIKOTA KEDIRI NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN GERAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL KOTA KEDIRI WALIKOTA KEDIRI, Menimbang

Lebih terperinci

10. Pemberian bimbingan teknis pelaksanaan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan kekayaan laut di wilayah laut kewenangan daerah.

10. Pemberian bimbingan teknis pelaksanaan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan kekayaan laut di wilayah laut kewenangan daerah. II. URUSAN PILIHAN A. BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN 1 2 3 1. Kelautan 1. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan sumber daya kelautan dan ikan di wilayah laut kewenangan 2. Pelaksanaan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Tabel SD-1 Luas Wilayah Menurut Penggunaan Lahan Utama Tabel SD-2 Luas Kawasan Hutan Menurut Fungsi/Status... 1

DAFTAR ISI. Tabel SD-1 Luas Wilayah Menurut Penggunaan Lahan Utama Tabel SD-2 Luas Kawasan Hutan Menurut Fungsi/Status... 1 DAFTAR ISI A. SUMBER DAYA ALAM Tabel SD-1 Luas Wilayah Menurut Penggunaan Lahan Utama... 1 Tabel SD-2 Luas Kawasan Hutan Menurut Fungsi/Status... 1 Tabel SD-3 Luas Kawasan Lindung berdasarkan RTRW dan

Lebih terperinci

TOTAL BAKTERI DAN KANDUNGAN NUTRISI SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA YANG MENDAPAT PERLAKUAN OZON DENGAN LAMA WAKTU YANG BERBEDA SKRIPSI.

TOTAL BAKTERI DAN KANDUNGAN NUTRISI SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA YANG MENDAPAT PERLAKUAN OZON DENGAN LAMA WAKTU YANG BERBEDA SKRIPSI. TOTAL BAKTERI DAN KANDUNGAN NUTRISI SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA YANG MENDAPAT PERLAKUAN OZON DENGAN LAMA WAKTU YANG BERBEDA SKRIPSI Oleh DESY GALUH KUSUMANINGRUM PROGRAM STUDI S1 PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN

Lebih terperinci

PROGRAM MAYOR TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN FATETA-IPB. Pengantar Teknologi Pertanian Departemen SIL Fateta-IPB. Bogor

PROGRAM MAYOR TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN FATETA-IPB. Pengantar Teknologi Pertanian Departemen SIL Fateta-IPB. Bogor PROGRAM MAYOR TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN FATETA-IPB Pengantar Teknologi Pertanian Departemen SIL Fateta-IPB. Bogor TUJUAN DEPARTEMEN SIL Menghasilkan lulusan yang berkompeten di bidang Teknik Sipil dan

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN. perbaikan kualitas sumberdaya manusia. Untuk mendukung pengadaan ikan

1. PENDAHULUAN. perbaikan kualitas sumberdaya manusia. Untuk mendukung pengadaan ikan 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ikan merupakan salah satu sumber pangan yang bergizi. Selain sebagai sumber protein juga sebagai sumber asam lemak esensial yang menunjang perbaikan kualitas sumberdaya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Proses penggilingan padi menjadi beras tersebut menghasilkan beras sebanyak

BAB I PENDAHULUAN. Proses penggilingan padi menjadi beras tersebut menghasilkan beras sebanyak BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bekatul adalah hasil samping dari penggilingan padi menjadi beras. Proses penggilingan padi menjadi beras tersebut menghasilkan beras sebanyak 60-65%. Sementara bekatul

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komperhensif tentang bagaimana Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengembangan dan penerapan perangkat-perangkat pengelolaan lingkungan diarahkan untuk mendorong seluruh pihak di dunia ini untuk melakukan tanggung jawab terhadap

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini, peran nanoteknologi begitu penting dalam perkembangan ilmu

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini, peran nanoteknologi begitu penting dalam perkembangan ilmu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, peran nanoteknologi begitu penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan kehidupan manusia. Nanoteknologi merupakan ilmu

Lebih terperinci

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU PRIORITAS NASIONAL MATRIKS ARAH KEBIJAKAN BUKU III RKP 2012 WILAYAH MALUKU 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Peningkatan kapasitas pemerintah Meningkatkan kualitas

Lebih terperinci

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH NUSA TENGGARA

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH NUSA TENGGARA MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH NUSA TENGGARA PRIORITAS NASIONAL MATRIKS ARAH KEBIJAKAN BUKU III RKP 2012 WILAYAH NUSA TENGGARA 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Peningkatan kapasitas pemerintah daerah

Lebih terperinci

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO WALIKOTA PROBOLINGGO SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 34 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS GERAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL KOTA PROBOLINGGO DENGAN

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA. antar negara yang terjadi pada awal abad ke-19, menyebabkan tanaman kedelai

TINJAUAN PUSTAKA. antar negara yang terjadi pada awal abad ke-19, menyebabkan tanaman kedelai TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan Pustaka Kacang Kedelai Kedelai merupakan tanaman asli daratan Cina dan telah dibudidayakan oleh manusia sejak 2500 SM. Sejalan dengan makin berkembangnya perdagangan antar negara

Lebih terperinci

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI No. 5360 KESEJAHTERAAN. Pangan. Ketahanan. Ketersediaan. Keamanan. (Penjelasan Atas Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 227) PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK

Lebih terperinci

Terlaksananya kebijakan pengelolaan sumberdaya kelautan dan ikan. Terlaksananya penataan ruang laut sesuai dengan peta potensi laut.

Terlaksananya kebijakan pengelolaan sumberdaya kelautan dan ikan. Terlaksananya penataan ruang laut sesuai dengan peta potensi laut. B. URUSAN PILIHAN 1. KELAUTAN DAN PERIKANAN a. KELAUTAN 1. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan sumberdaya kelautan dan ikan di wilayah laut kewenangan 1. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan sumberdaya kelautan

Lebih terperinci

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL DI KABUPATEN PURWOREJO Menimbang a. bahwa

Lebih terperinci

KAJIAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM BERBASIS EKSPORT

KAJIAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM BERBASIS EKSPORT KAJIAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM BERBASIS EKSPORT I. Perumusan Masalah Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang optimal membutuhkan sebuah pemahaman yang luas dimana pengelolaan SDA harus memperhatikan aspek

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan perekonomian rakyat Indonesia, namun dilain pihak dampak

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan perekonomian rakyat Indonesia, namun dilain pihak dampak BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kemajuan ilmu dan teknologi menimbulkan dampak positif bagi perkembangan perekonomian rakyat Indonesia, namun dilain pihak dampak negatifnya berupa makin banyaknya limbah

Lebih terperinci

BAB I KLARIFIKASI HASIL PERTANIAN

BAB I KLARIFIKASI HASIL PERTANIAN SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN TEKNIK PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN BAB I KLARIFIKASI HASIL PERTANIAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dilihat dari letak geografis, Indonesia merupakan negara yang terletak pada

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dilihat dari letak geografis, Indonesia merupakan negara yang terletak pada BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dilihat dari letak geografis, Indonesia merupakan negara yang terletak pada garis khatulistiwa. Hal ini mempengaruhi segi iklim, dimana Indonesia hanya memiliki 2 musim

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pangan merupakan komoditas penting dan strategis bagi bangsa Indonesia karena pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dimana dalam pemenuhannya menjadi tanggung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Plastik adalah bahan yang banyak sekali di gunakan dalam kehidupan manusia, plastik dapat di gunakan sebagai alat bantu yang relative kuat, ringan, dan mempunyai

Lebih terperinci

UMMB ( Urea Molasses Multinutrient Block) Pakan Ternak Tambahan bergizi Tinggi

UMMB ( Urea Molasses Multinutrient Block) Pakan Ternak Tambahan bergizi Tinggi UMMB ( Urea Molasses Multinutrient Block) Pakan Ternak Tambahan bergizi Tinggi Salah satu masalah yang umum dihadapi oleh peternak tradisional adalah rendahnya mutu pekan dengan kandungan serat kasar yang

Lebih terperinci

UMMF (Urea Molasses MultinullrienL Olock) Fakan Ternak Tambahan Eerqizi Tinqqi

UMMF (Urea Molasses MultinullrienL Olock) Fakan Ternak Tambahan Eerqizi Tinqqi UMMF (Urea Molasses MultinullrienL Olock) Fakan Ternak Tambahan Eerqizi Tinqqi Salah satu masalah yang umum dihadapi oleh peternak tradisional adalah rendahnya mutu pakan dengan kandungan serat kasar yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Snack telah menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Hampir seluruh masyarakat di dunia mengonsumsi snack karena kepraktisan dan kebutuhan

Lebih terperinci

KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN LITBANGYASA TEKNOLOGI INDUSTRI. PENGEMBANGAN INDUSTRI (BPPI) : Pengembangan Teknologi dan Kebijakan Industri

KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN LITBANGYASA TEKNOLOGI INDUSTRI. PENGEMBANGAN INDUSTRI (BPPI) : Pengembangan Teknologi dan Kebijakan Industri MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN LITBANGYASA TEKNOLOGI INDUSTRI Kementerian Negara/ Lembaga Unit Eselon I Program Hasil : Unit Eselon II/Satker Indikator Kinerja Satuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sangat terkenal dan digemari oleh semua lapisan masyarakat, karena memiliki

BAB I PENDAHULUAN. sangat terkenal dan digemari oleh semua lapisan masyarakat, karena memiliki 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Bakso merupakan salah satu olahan daging secara tradisional, yang sangat terkenal dan digemari oleh semua lapisan masyarakat, karena memiliki rasa yang khas, enak,

Lebih terperinci

JURNAL. THE EFFECT OF GIVEN SKIN SEED IN GREEN BEANS ON GROWTH RATE OF CATFISH (Clarias sp)

JURNAL. THE EFFECT OF GIVEN SKIN SEED IN GREEN BEANS ON GROWTH RATE OF CATFISH (Clarias sp) JURNAL PENGARUH PEMBERIAN KULIT KECAMBAH KACANG HIJAU PADA PAKAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN LELE (Clarias sp) THE EFFECT OF GIVEN SKIN SEED IN GREEN BEANS ON GROWTH RATE OF CATFISH (Clarias sp) Oleh:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan material baku kayu untuk produk-produk seni, seperti ukiran kayu selalu tinggi. Hal ini memicu penggunaan kayu tropis yang tinggi, padahal banyak pemerintahan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Tongkol jagung merupakan limbah tanaman yang setelah diambil bijinya tongkol jagung tersebut umumnya dibuang begitu saja, sehingga hanya akan meningkatkan jumlah

Lebih terperinci

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN INDUSTRI PERIKANAN NASIONAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN INDUSTRI PERIKANAN NASIONAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN INDUSTRI PERIKANAN NASIONAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Dalam rangka percepatan pembangunan industri perikanan nasional

Lebih terperinci

Inovasi Pertanian 2015

Inovasi Pertanian 2015 Inovasi Pertanian 2015 Perubahan iklim, konversi dan degradasi lahan pertanian, lemahnya daya saing produk pertanian di pasar domestik dan internasional, kurangnya minat generasi muda untuk berusaha di

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN

II. TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN II. TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2. 1 Tinjauan Pustaka Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN. Indonesia memiliki sektor pertanian yang terus dituntut berperan dalam

1. PENDAHULUAN. Indonesia memiliki sektor pertanian yang terus dituntut berperan dalam 1 1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Masalah Indonesia memiliki sektor pertanian yang terus dituntut berperan dalam perekonomian nasional melalui pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB), perolehan devisa,

Lebih terperinci

a. Pelaksanaan dan koordinasi pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dalam wilayah kewenangan kabupaten.

a. Pelaksanaan dan koordinasi pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dalam wilayah kewenangan kabupaten. Sesuai amanat Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Serta Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007

Lebih terperinci

LEMBAGA SERTIFIKASI PRODUK PUSAT STANDARDISASI KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN R.I.

LEMBAGA SERTIFIKASI PRODUK PUSAT STANDARDISASI KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN R.I. 02. Sistem Fluida dan Komponen Untuk Penggunaan Umum 1 02.02 Komponen saluran pipa dan saluran pipa Pipa Polietilena untuk Air Minum 06-4829-2005 2-Feb-09 2 02.02 Pipa PVC untuk Saluran Air Buangan di

Lebih terperinci

No pemeliharaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai modal dasar pembangunan. Penerapan prinsip Keuangan Berkelanjutan sebagai per

No pemeliharaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai modal dasar pembangunan. Penerapan prinsip Keuangan Berkelanjutan sebagai per TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA R.I No.6149 KEUANGAN OJK. Efek. Utang. Berwawasan Lingkungan. Penerbitan dan Persyaratan. (Penjelasan atas Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 281) PENJELASAN ATAS

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Sapi potong merupakan sumber utama sapi bakalan bagi usaha

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Sapi potong merupakan sumber utama sapi bakalan bagi usaha 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sapi Potong Sapi potong merupakan sumber utama sapi bakalan bagi usaha penggemukan. Penggemukan sapi potong umumnya banyak terdapat di daerah dataran tinggi dengan persediaan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Permintaan pangan hewani terutama daging sapi meningkat cukup besar

I. PENDAHULUAN. Permintaan pangan hewani terutama daging sapi meningkat cukup besar 1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Permintaan pangan hewani terutama daging sapi meningkat cukup besar sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk baik pada tingkat nasional maupun wilayah provinsi. Untuk

Lebih terperinci

Oleh: Mohammad Nadjikh. CEO dan Owner KML Food

Oleh: Mohammad Nadjikh. CEO dan Owner KML Food Oleh: Mohammad Nadjikh CEO dan Owner KML Food KONDISI UMUM INDUSTRI PERIKANAN SAAT INI Hasil perikanan yang mudah rusak, musiman, dan bervairiasi Hasil tangkapan dan budidaya yang tersebar di daerah terpencil

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Udang dan kepiting merupakan komoditas andal dan bernilai ekonomis

I. PENDAHULUAN. Udang dan kepiting merupakan komoditas andal dan bernilai ekonomis I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Udang dan kepiting merupakan komoditas andal dan bernilai ekonomis sebagai salah satu hasil utama perikanan Indonesia. Menurut Pusat Data Statistik dan Informasi Departemen

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengandung protein dan zat-zat lainnya seperti lemak, mineral, vitamin yang

BAB I PENDAHULUAN. mengandung protein dan zat-zat lainnya seperti lemak, mineral, vitamin yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Daging ayam merupakan salah satu daging yang memegang peranan cukup penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, karena banyak mengandung protein dan zat-zat

Lebih terperinci

PRISMA FISIKA, Vol. IV, No. 01 (2016), Hal ISSN :

PRISMA FISIKA, Vol. IV, No. 01 (2016), Hal ISSN : Pemetaan Sebaran Kandungan ph, TDS, dan Konduktivitas Air Sumur Bor (Studi Kasus Kelurahan Sengkuang Kabupaten Sintang Kalimantan Barat) Leonard Sihombing a, Nurhasanah a *, Boni. P. Lapanporo a a Prodi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pantai mencapai km dengan luas wilayah laut sebesar 7,7 juta km 2

BAB I PENDAHULUAN. pantai mencapai km dengan luas wilayah laut sebesar 7,7 juta km 2 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki panjang garis pantai mencapai 104.000 km dengan luas wilayah laut sebesar 7,7 juta km 2 (Pusat Data, Statistik dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ikan sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi dan mengandung asam amino essensial yang diperlukan oleh tubuh, disamping itu nilai biologisnya mencapai 90%,

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Penelitian, (5) Kerangka Pemikiran, (6) Hipotesis Penelitian dan (7) Tempat dan

I. PENDAHULUAN. Penelitian, (5) Kerangka Pemikiran, (6) Hipotesis Penelitian dan (7) Tempat dan I. PENDAHULUAN Bab ini akan menjelaskan tentang : (1) Latar Belakang Penelitian, (2) Identifikasi Masalah, (3) Maksud dan Tujuan penelitian, (4) Manfaat Penelitian, (5) Kerangka Pemikiran, (6) Hipotesis

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Limbah perkebunan kelapa sawit adalah limbah yang berasal dari sisa tanaman yang tertinggal pada saat pembukaan areal perkebunan, peremajaan dan panen kelapa sawit.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berbagai macam habitat akuatik/perairan maupun terestrial/daratan. Keanekaragaan

BAB I PENDAHULUAN. berbagai macam habitat akuatik/perairan maupun terestrial/daratan. Keanekaragaan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mikroalga merupakan organisme fotosintetik yang mampu mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam bentuk biomassa. Mikroalga termasuk organisme yang mempunyai

Lebih terperinci

kabar yang menyebutkan bahwa seringkali ditemukan bakso daging sapi yang permasalahan ini adalah berinovasi dengan bakso itu sendiri.

kabar yang menyebutkan bahwa seringkali ditemukan bakso daging sapi yang permasalahan ini adalah berinovasi dengan bakso itu sendiri. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bakso adalah makanan yang banyak digemari masyarakat di Indonesia. Salah satu bahan baku bakso adalah daging sapi. Mahalnya harga daging sapi membuat banyak

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG GERAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN MELALUI KONSEP RUMAH PANGAN LESTARI BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci