MEDIA REPRESENTASI : VIDEO
|
|
|
- Yanti Gunardi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MEDIA REPRESENTASI : VIDEO
2 Media Representation Text Image Audio Video Animation Sistem Informasi UNRIYO
3 Image representation Digital image is a 2-d array of pixels Pixel is represented by bits in color space RGB (Red-Green-Blue) in CRT additive color CMY(Cyan-Magenta-Yellow) in printing subtractive color YUV for black-white/color TV luminance/chrominance 3 Sistem Informasi UNRIYO
4 How we get digital video frames? synthesis (usually by computer program) sampling (an analog video signal)
5 Type of Color Video Signal Component video --each primary is sent as a separate video signal. RGB atau luminance-chrominance (mis: YIQ, YUV). Reproduksi warna terbaik Membutuhkan bandwidth dan sinkronisasi dari 3 komponen Composite video -- color (chrominance) and luminance signals are mixed into a single carrier wave. S-Video (Separated video, e.g., in S-VHS) -- a compromise between component analog video and the composite video. It uses two lines, one for luminance and another for composite chrominance signal.
6 Tabel Warna Indeks Warna 0 1 Monochrome, 1 bpp Indeks Warna 255 Greyscale, 8 bpp Indeks Warna 255 Custom Colour, 8 bpp Merah Hijau Biru RGB Colour, 24 bpp Tabel Warna adalah kode yang memetakan indeks dengan warna tertentu Setiap sample gambar (pixel) berisi sebuah indek (terdiri dari bi-bit) dari Tabel Warna Semakin banyak bit per indeks, semakin kaya warna yang dimungkinkan, namun semakin boros bit digunakan per gambar
7 Additive Color RGB White Magenta Blue Red Yellow Green Cyan
8 Hue-Saturation-Brightnes A. Saturation B. Hue C. Brightness D. All hues
9 Video representation Video is a sequence of images displayed at a certain rate
10 Sinyal Video Digital Time Index 1 Time Index L N x M pixel / frame B bit/pixel N x M x L x B bits video file
11 OBJEK: VIDEO Ada beberapa macam Video yang dapat digunakan sebagai Obyek link dalam aplikasi multimedia Line Video Feed Videodisc: CAV, CLV Videotape: VHS, 88mm, Betacam Digital Video DVD Hypervideo Standar Video Analog: NTSC, PAL, SECAM dan HDTV Standar Video Digital: SIF, CIF, QCIF, QSIF Format File Video: AVI, MOV, MPEG, DAT, RM, SW, DLL
12 Live Video Feed Menyediakan Obyek-Obyek Link Multimedia yang menarik dan realtime. Saluran Televisi atau Live Camera feed menjadi Obyek sebuah Link Jika kita mengajarkan sebuah subyek yang memerlukan materi dari Event yang tengah berlangsung, maka software multimedia dapat membantu kita dengan klik ke CNN, saluran berita 24 jam meringkas berita 24 jam setiap 30 menit. Webcam memungkinkan kita melihat Video Feed dari Seluruh Dunia
13 Video Disc Ada 2 format videodisc yang paling banyak diproduksi yaitu: CAV : menyimpan hingga stillframe atau setara dengan 50 stillframe atau setara dengan 30 m3nit motion video dengan stereo soundtrack CLV: dapat menyimpan hingga 1 jam video pada setiap sisi disc, yang berarti dua kali kemampuan CAV Karena Videodisk meiliki random access sangat cepat dan hanya menempati sedikit saja sumberdaya komputer multimedia, maka di abad duapuluh video disk menjadi salahsatu sarana terpopuler untuk menyediakan berbagai aplikasi multimedia.
14 Videotape Ada beberapa Format dari Viedotape: VHS, 88 mm, Hi 8 mm, VHS-C, Super VHS dan Betacam. VHS merupakan format yang paling banyak di pasaran. Betacam merupakan format untuk broadcast, yang mempunyai kualitas tertinggi dari Videotape Keterbatasan Videotape: Bersifat Linier: Informasi tersimpan dalam gulungan untuk mengakses kita harus menunggu Kebanyakan Videotape Player tidak dikontrol lewat komputer
15 Digital Video Merupakan medium penyimpan video yang paling menjanjikan. Pasar konsumen terbesar Digital Video mempunyai 2 format yaitu : MiniDV dab Digital8 MiniDV sering disebut DV video format digital yang paling populer di pasar saat ini. Ukuran pitanya kecil, hanya sekitar 2,5 inchi menyimpan 60 menit standar play (SP) dan 90 menit long play (LP) Digital8 menggunakan DV Codec sama mini DV ataupun DV Cam, hanya saja berbeda dalam ukuran pitanya. Camcorder Digital8 dapat merekam pada pita 8mm dan Hi-8mm dengan kualitasnya sama dengan minidv
16 DVD & Hypervideo DVD (Digital Versatile Disc/Digital Video Disc): Menggunakan MPEG-2 untuk memadatkan sebuah film panjang menjadi cakram 4,7 inchi berdiameter 12 cm). Film akan tampak sangat bagus dengan suround sound dan full color Hypervideo: melakukan timing munculnya obyek-obyek multimedia untuk mensinskronkan dengan video. Standar Video ada beberapa standar yang dipakai sekarang: NTSC (National Television Standar Committee) dikembangkan tahun 1950 yang mendifinisikan standar video sampai 525 gambar garis horisontal setiap 1/30 detik. PAL (Phase Alternate Line): standar yang digunakan negara eropa dan negara lainnya, merupakan metode terintegrasi penambahan warna sinyal televisi hitam putih yang mengandung 625 garis pada sebuah frame rate (25 Frame Per Second) masing-masing membutuhkan 1/50 detik untuk menggambar 50 HZ
17 Format Video Analog (Televisi) NTSC (National Television Standards Committee): 525 baris, 60 Hz refresh rate. 720 pixel per baris Digunakan di Amerika, Korea, Jepang, dan Canada. Frame rate 30 fps Menggunakan format YIQ PAL (Phase Alternate Line): 625 baris, 50 Hz refresh rate 720 pixel per baris Digunakan di sebagian besar Eropa Barat. Frame rate: 25 fps Menggunakan format YUV.
18 SECAM (Sequintial Colour and Memory System) Séquentiel couleur avec mémoire Digunakan di Perancis, Rusia, dan Eropa timur Berdasarkan frequency modulation dengan 25 Hz refresh rate dan 625 baris. HDTV (High Definition TV) Standar televisi baru dengan gambar layar lebar, lebih jernih dan suara kualitas CD Auido. Aspek ratio 16:9 dibandingkan dengan sistem lain 4:3. Resolusi terdiri dari 1125 (1080 baris aktif) baris
19 VIDEO KAMERA Video kamera menggunakan 2 teknik : Interlace progressive
20 Interlace Scan Adalah metode untuk menampilkan image/gambar dalam rasterscanned display device seperti CRT televisi analog, yang ditampilkan bergantian antara garis ganjil dan genap secara cepat untuk setiap frame. Refresh rate yang disarankan untuk metode interlaced adalah antara 50-80Hz. Interlace digunakan di sistem televisi analog: NTSC, PAL, SECAM
21 Progressive Scan Adalah metode untuk menampilkan, menyimpan, dan memancarkan gambar dimana setiap baris untuk setiap frame digambar secara berurutan. Biasa digunakan pada CRT monitor komputer.
22 Mode Interlacing dan Consecutive Mode Progressive/Consecutive (non interlacing) Mode Interlacing
23
24 Video Digital Video digital disimpan dalam media penyimpanan random (mis: magnetic/ optical disk). Sedangkan video analog penyimpanan sekuensial, (mis: magnetic disc/kaset video. waktu akses yang cepat dalam mengakses bagian manapun dari video. Mudah dalam proses edit
25 Video Digital Kualitas: sinyal analog dari video analog akan mengalami penurunan kualitas secara perlahan karena pengaruh kondisi atmosfer. Sedangkan video digital kualitasnya dapat diturunkan menggunakan teknik kompresi. Transmisi dan distribusi mudah karena dengan proses kompresi, maka video digital dapat disimpan dalam CD, ditampilkan pada web, dan ditransmisikan melalui jaringan. Video Digital biasanya menggunakan Component Color
26 Representasi Visual Tujuan utamanya adalah agar orang yang melihat merasa berada di scene (lokasi) atau ikut berpartisipasi dalam kejadian yang ditampilkan. Suatu gambar harus dapat menyampaikan informasi spatial dan temporal dari suatu scene. Spatial dimensi 2D (lebar x tinggi) Temporal dimensi waktu
27 Representasi Visual 1. Vertical Detail dan Viewing Distance. Aspek rasio adalah perbandingan lebar dan tinggi, yaitu 4:3. Tinggi gambar digunakan untuk menentukan jarak pandang dengan menghitung rasio viewing distance (D) dengan tinggi gambar (H) -> D:H. Setiap detail image pada video ditampilkan dalam pixel-pixel.
28 2. Horizontal Detail dan Picture Width. Lebar gambar pada TV konvensional = 4/3 x tinggi gambar. 3. Total Detail Content Resolusi vertikal = jumlah elemen pada tinggi gambar Resolusi horizontal = jumlah elemen pada lebar gambar x aspek rasio. Total pixel = pixel horizontal x pixel vertikal.
29 Karakteristik Spasial
30 4. Perception of Depth. Dalam pandangan / penglihatan natural, kedalaman gambar tergantung pada sudut pemisah antara gambar yang diterima oleh kedua mata. Pada layar flat, persepsi kedalaman suatu benda berdasarkan subject benda yang tampak. 5. Warna Gambar berwarna dihasilkan dengan mencampur 3 warna primer RGB (merah, hijau, biru).
31 Properti warna pada sistem broadcast: LUMINANCE Brightness = jumlah energi yang menstimulasi mata grayscale (hitam/putih). CHROMINANCE adalah informasi warna. Hue (warna) = warna yang ditangkap mata (frekuensi) Saturation = color strength (vividness) / intensitas warna. Cb = komponen U dan Cr = komponen V pada sistem YUV
32 6. Continuity of Motion. Mata manusia melihat gambar sebagai suatu gerakan kontinyu jika gambar-gambar tersebut kecepatannya lebih besar dari 15 frame/det. Untuk video motion biasanya 30 frame/detik, sedangkan movies biasanya 24 frame/detik. 7. Flicker. Untuk menghindari terjadinya flicker diperlukan kecepatan minimal melakukan refresh 50 cycles/s.
33 Transmisi Sistem broadcast menggunakan channel yang sama untuk mentransmisikan gambar berwarna maupun hitam putih. Untuk gambar berwarna sinyal video dibagi menjadi 2 sinyal, 1 untuk luminance dan 2 untuk chrominance. Sehingga sinyal Y, Cb, Cr harus ditransmisikan bersama-sama (composite video signal)
34 RGB -> YUV Dalam sistem PAL, digunakan parameter U (Cb) dan V (Cr) Konversi Y = R G B (luminance) U = (B Y) (chrominance) atau U = R G B V = (R Y) (chrominance) atau V = R G B Inversi : R = Y V : G = Y U V : B = Y U RED GREEN BLUE RGB to Y C1 C2 Luminance Chrominance 1 Chrominance 2
35 RGB -> YIQ Dalam sistem NTSC, digunakan parameter I, singkatan dari inphase (Cb) dan Q, singkatan dari quadrature (Cr) Konversi Y = R G B I = 0.74 (R Y) 0.27 (B Y) Q = 0.48 (R Y) (B Y) atau I = R G B Q = R G B Inversi R = Y I Q G = Y I Q B = Y I Q
36 RGB-SECAM Color Converter Konversi : Y = R G B : Db = R G B : Dr = R G B Inversi : R = Y Dr : G = Y Db Dr : B = Y Db
37 DIGITAL VIDEO FORMAT CCIR-601/625 (Eropa) - jumlah garis 625 (aktif 576) - jumlah frame per detik 25 - jumlah pixel per garis 720 CCIR-601/525 (USA) - jumlah garis 525 (aktif 480) - jumlah frame per detik 30 - jumlah pixel per garis 720 total pixel per detik = bit rate = 165,888,000 bit/s bandwidth total = 216 Mbit/s
38 DIGITAL VIDEO FORMAT CCIR-601 untuk kualitas broadcats
39 DIGITAL VIDEO FORMAT SIF (Source Input Format) Eropa: 360 pixel/garis, 288 garis per gambar, 25 gambar perdetik USA : 360 pixel/garis, 240 garis per gambar, 30 gambar per detik Scanning : progressive Pola sampling 4:2:0 CCIR-601 SIF
40 DIGITAL VIDEO FORMAT CIF (Common Intermediate Format) Eropa/USA: 360 pixel/garis, 288 garis per frame, 30 frameperdetik Scanning : progressive Pola sampling 4:2:0 QSIF, QCIF untuk aplikasi video over mobile networks, video telephony kurangi rate Eropa : 15, 10 dan 7,5 frame/s USA 12,5 dan 8,3 frame/s Resolusi spatial dikurangi setengahnya untuk tiap arah Quarter- SIF (QSIF) dan Quarter-CIF (QCIF) Sub-QCIF 128 pixel x 96 pixel, 5 frame/sec, 4:2:0 ukuran image standar paling kecil
41
42 Digital Video Compression CCIR-601 untuk broadcast tv. MPEG-4 untuk video online MPEG-2 untuk DVD dan SVCD MPEG-1 untuk VCD
43 Software for editing digital video Apple QuickTime Adobe Premiere Strata Videoshop Video Action Pro TrueSpace 3D Ulead Video Editor
44 Software Video Digital Player QuickTime, Windows Media Player, ZoomPlayer, DivXPro, RealOne Player, Xing Mpeg Player, PowerDVD
45 Format File Video asf Advanced Systems Format asx Microsoft ASF Redirector File avi Audio Video Interleave File mov Apple QuickTime Movie movie QuickTime Movie No mp4 MPEG-4 Video File mpe MPEG Movie File mpeg Moving Picture Experts Group Video File mpg Moving Picture Experts Group File qt Apple QuickTime Movie rm Real Media
46 3g2 3GPP Multimedia File 3gp 3GPP Multimedia File 3gp2 3GPP Multimedia File 3gpp 3GPP Multimedia File 3mm 3D Movie Maker Movie avs Application Visualization System Format byu Brigham Young University Movie dir Macromedia Director Movie dv Digital Video File dvr-ms Microsoft Digital Video Recording dxrprotected Macromedia Director Movie Fla Macromedia Flash Animation Flc FLIC Animation Fli FLIC Animation Flv Flash Video Flx FLIC Animation Gl GRASP Animation Grasp GRASP Animation Ifo DVD-Video Disc Information Ivf Intel Video Format ivsinternet Streaming Video
47 .lsf Streaming Media Format.lsx Streaming Media Shortcut.m1v MPEG-1 Video File.m4e MPEG-4 Video File.m4u MPEG-4 Playlist.mkv Matroska Audio/Video File.moov Apple QuickTime Movie.mpv2 MPEG-2 Video Stream.mvc Movie Collector Catalog.nvc NeroVision Express Project.omf Open Media Framework.prx Windows Media Profile.mpeg Moving Picture Experts Group Video File.qtch QuickTime Cache File.rmvb RealVideo Variable Bit Rate.rp RealPix Clip.rts RealPlayer Streaming Media
48 Tugas Membuat makalah tentang format file digital (audio/image/video). Misalnya JPEG, MP3, MKV, dll. Sistematika: Sekilas Sejarah, Perkembangan & Pencipta Kajian Teknis: Diagram Blok, Prinsip Kerja, Teknik Kompresi, dll Aplikasi: Penerapan atau penggunaan format file tersebut Tools utk editing dan Player Daftar Pustaka/Referensi, Sertakan Contoh File Deadline: 2 minggu
VIDEO By y N ur N ul ur Ad A h d ay a a y n a ti t 1
VIDEO By Nurul Adhayanti 1 VIDEO teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital.
Sistem Multimedia V I D E O
Sistem Multimedia V I D E O Permasalahan Video = Kumpulan gambar statis yang digerakkan Spatial Resolution Color Encoding NTSC = 30 fps, PAL = 25 fps frame 10 menit NTSC video berisi10 x 60 x 30 = 18.000
TEKNIK MULTIMEDIA. PERTEMUAN 4 Dosen : Bella Hardiyana S. Kom
TEKNIK MULTIMEDIA PERTEMUAN 4 Dosen : Bella Hardiyana S. Kom BAB IV VIDEO VIDEO Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan
VIDEO. Berkaitan dengan penglihatan dan pendengaran
VIDEO Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Berkaitan
Bab 4. Video. Pokok Bahasan : Tujuan Belajar : Definisi Video
Bab 4 Video Pokok Bahasan : Definisi dan konsep video Definisi dan keuntungan video digital Teknologi pertelevisian Transmisi sinyal video Digitalisasi sinyal video Video grafik adapter Format video dan
KERANGKA BANGUN MULTIMEDIA
Materi 1. Konsep dasar, pembuatan dan aplikasi multimedia 2. Organisasi pengembang multimedia 3. Perangkat pembuatan aplikasi multimedia 4. Kerangka bangun multimedia 5. Metodologi pengembangan multimedia
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO Oky Dwi Nurhayati, ST, MT email: [email protected] Materi Video Digital Representasi sinyal visual Transmisi (NTSC) Video Video adalah teknologi
MULTIMEDIA. Kompresi Video Semester Gasal 2008/200 S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO /2009 PROGRAM STUDI. Oky Dwi Nurhayati,, ST, MT
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO MULTIMEDIA Kompresi Video Semester Gasal 2008/200 /2009 Oky Dwi Nurhayati,, ST, MT Email: [email protected] 1 Definisi Video Video is the technology
MODUL PEMBELAJARAN. Memperbaiki Sistem Penerima Televisi HAMDANI TEKNIK ELEKTRONIKA (AUDIO-VIDEO)
MODUL PEMBELAJARAN Memperbaiki Sistem Penerima Televisi HAMDANI TEKNIK ELEKTRONIKA (AUDIO-VIDEO) SMK-TR PANCA BUDI MEDAN 2016 TEKNIK DASAR TELEVISI SINYAL VIDEO COMPOSITE DAN FUNGSINYA Video Composite
Sistem Pemancar Televisi
Akhmad Rudyanto Putu Rio Aditya Linda Wulandari Yuli Fitriani 2207.100.624 2207.100.638 2207.100.645 2207.100.649 1 Sistem Pemancar Televisi Memancarkan sinyal RF (audio & video) melalui gelombang elektromagnetik
Video Pertemuan 13 &14
Matakuliah : O0414 - Computer / Multimedia Tahun : Feb - 2010 Video Pertemuan 13 &14 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Menerapkan Penggunaan Video pada Aplikasi
Tujuan : v Mengetahui karakteristik beberapa format video yang sering dipakai. v Mengetahui fungsi dari masing masing komponen yang mempengaruhi
Tujuan : v Mengetahui karakteristik beberapa format video yang sering dipakai. v Mengetahui fungsi dari masing masing komponen yang mempengaruhi kualitas video dan audio v Mengetahui media penyimpanan
BAB III LANDASAN TEORI
22 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Video Menurut http://jurnaltusirku.blogspot.com, video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan
BAB III LANDASAN TEORI. Menurut video adalah teknologi untuk
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Video Menurut http://jurnaltusirku.blogspot.com, video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan
AUDIO DAN VIDEO. Multimedia Jurusan Teknik Informatika STT PLN 3/23/2012
AUDIO DAN VIDEO Multimedia Jurusan Teknik Informatika STT PLN [email protected] Fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran benda Getaransuatubendayang berupasinyalanalog dengan amplitudo yang berubah
TKE317 Multimedia. Lecture 6: Video. Dr. Aris Triwiyatno, ST, MT Dept. of Electrical Engineering Diponegoro University
TKE317 Multimedia Lecture 6: Video Dr. Aris Triwiyatno, ST, MT Dept. of Electrical Engineering Diponegoro University [email protected] What is Video Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam,
Video. Komputer Multimedia
Video Komputer Multimedia Pengenalan Semua metode untuk menampilkan gambar bergerak (moving picture) tergantung pada fenomena persistence of vision (POV) POV kekurangan respon mata terhadap stimuli visual
CEG4B3. Randy E. Saputra, ST. MT.
CEG4B3 Randy E. Saputra, ST. MT. Video Kata video berasal dari kata Latin "melihat" teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi (bidang
M U L T I M E D I A VIDEO
M U L T I M E D I A VIDEO Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses,mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media
Atandho Gama M. ( )
Atandho Gama M. (4212100140) Representasi Data Audio Dan Video Pengertian Agar suara dapat diterjemahkan ke dalam komputer, maka data harus diolah terlebih dahulu ke dalam bentuk digital, dipilah dan dikelola
FORMAT FILE VIDEO. 1. ASF ( Advanced Streaming Format / Advanced System Format )
FORMAT FILE VIDEO 1. ASF ( Advanced Streaming Format / Advanced System Format ) Merupakan format yang dikembangkan oleh Microsoft yang digunakan untuk audio video digital. Didesain untuk streaming dan
1. Grafis Bitmap Dan Vektor 2. Konsep Warna Digital 3. Gambar Digital 4. Editing Gambar Photoshop 5. Membuat Kop Web
4/7/2010 Pelatihan Kopertis VI 6 s.d 8 April 2010 1 1. Grafis Bitmap Dan Vektor 2. Konsep Warna Digital 3. Gambar Digital 4. Editing Gambar Photoshop 5. Membuat Kop Web 4/7/2010 Pelatihan Kopertis VI 6
Display Analog. Max resolution(x-px Y-px Z-Hz) 1 RCA, BNC,TV Aerial Plug, Mini-VGA,DIN 5- pin [2] Composite video.
Compo Display Analog Signal standard name Composite video SCART S-Video(a.k.a. separate video, split video, supervideo, and Y/C) Connector Max resolution(x-px Y-px (i) @ Z-Hz) 1 RCA, BNC,TV Aerial Plug,
Kata video berasal dari kata Latin, melihat" teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak.
VIDEO RELEVANSI VIDEO Kata video berasal dari kata Latin, melihat" teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi, (bidang hiburan) tetapi
STMIK AMIKOM PURWOKERTO PENGOLAHAN CITRA. Akuisisi dan Model ABDUL AZIS, M.KOM
PENGOLAHAN CITRA Akuisisi dan Model Dasar Image 1 2 Apakah itu image / citra? Gambar atau foto atau data visual lainnya, umumnya dalam bentuk 2D atau 3D. Apakah itu digital image? Sebuah image yang berbentuk
CARA MERUBAH FORMAT VIDEO MELALUI FORMAT FACTORY
CARA MERUBAH FORMAT VIDEO MELALUI FORMAT FACTORY Yusnita Dewi [email protected] Abstrak Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Untuk format video itu sendiri
MODUL III. VIDEO (Part 1) Mahasiswa mengerti proses editing, cara import dan trimming pada aplikasi Adobe Premiere
MODUL III VIDEO (Part 1) A. TUJUAN Mahasiswa mengerti tentang konsep video Mahasiswa mengertii tentang proses prosuksi video Mahasiswa mengerti proses editing, cara import dan trimming pada aplikasi Adobe
Langkah Praktis : Mengolah Video dengan Windows Movie Maker 2.0
Langkah Praktis : Mengolah Video dengan Windows Movie Maker 2.0 Winastwan Gora S. [email protected] BAB I. DASAR DIGITAL VIDEO Lisensi Dokumen : Hak Cipta 2006 BelajarSendiri.Com Seluruh dokumen
1.1 Pemahaman Gambar Bergerak
Student Guide Series: Adobe Premiere Pro 1.1 Pemahaman Gambar Bergerak Sadarkah kita bahwa ketika menonton film, pada dasarnya kita terkena pengaruh ilusi? Ilusi yang dimaksudkan di sini adalah ilusi terhadap
Grafik Komputer dan Pengolahan Citra. Pengolahan Citra : Representasi Citra. Universitas Gunadarma Pengolahan Citra : Representasi Citra 1/16
Pengolahan Citra : Representasi Citra Universitas Gunadarma 006 Pengolahan Citra : Representasi Citra /6 Representasi Citra dalam File (/3) Pertama-tama seperti halnya jika kita ingin melukis sebuah gambar,
[TTG4J3] KODING DAN KOMPRESI. Oleh : Ledya Novamizanti Astri Novianty. Prodi S1 Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom
[TTG4J3] KODING DAN KOMPRESI Oleh : Ledya Novamizanti Astri Novianty Prodi S1 Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom Terjadi transformasi atau revolusi dalam cara kita berkomunikasi
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~ - AUDIO - APA ITU SUARA?? Sesuatu yang dihasilkan oleh getaran yang berasal dari benda bergerak. Sesuatu yang menghasilkan bunyi Suara adalah sebuah tekanan gelombang
MODUL 3 MENGOLAH VIDEO
1 Modul Ajar Praktikum Multimedia 3 MODUL 3 MENGOLAH VIDEO A. KOMPETENSI DASAR Mengenalkan dasar-dasar yang terkait pengolahan video Mengenalkan fasilitas-fasilitas pendukung pengolahan audio-video pada
COLOR SPACE. Achmad Basuki Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
COLOR SPACE Achmad Basuki Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Materi: 1. Konsep Warna 2. Standard Color Space RGB dan CMYK HSV CIE Lab, Luv, Yuv dan YCrCb 3. Color Gamut 4. Konversi Color Spaces KONSEP
Image Formation & Display
Image Formation & Display Disarikan oleh: Dinisfu Sya ban (0403100596) SEKOLAH TINGGI SANDI NEGARA BOGOR 2007 1 Pendahuluan Image adalah suatu uraian bagaimana suatu parameter yang bervariasi dari suatu
BAB III LANDASAN TEORI. ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Video Menurut http://jurnaltusirku.blogspot.com, video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan
Stasiun Relay, Interferensi Siaran&Stándar Penyiaran
Stasiun Relay, Interferensi Siaran&Stándar Penyiaran Stasiun Relay Fungsi stasiun relay : menerima gelombang elektromagnetik dari stasiun pemancar, kemudian memancar luaskan gelombang itu didaerahnya.
BAB II DASAR TEORI. Terdapat dua metode dalam menampilkan atau melakukan scan pada video digital, yaitu progressive dan interlace [MED05].
BAB II DASAR TEORI Dalam bab ini diuraikan dasar-dasar teori yang mendukung pelaksanaan Tugas Akhir, yaitu mengenai video, pengukuran kualitas antar video, steganografi, serta pembangkitan bilangan acak.
KOMPRESI AUDIO DAN VIDEO
TEKNIK KOMPRESI Multimedia KOMPRESI AUDIO DAN VIDEO Tri Wahyuni, ST KOMPRESI AUDIO/VIDEO Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video.
KERANGKA BANGUN MULTIMEDIA
Materi 1. Konsep dasar, pembuatan dan aplikasi multimedia 2. Organisasi pengembang multimedia 3. Perangkat pembuatan aplikasi multimedia 4. Kerangka bangun multimedia 5. Metodologi pengembangan multimedia
SMK MUHAMMADIYAH SALAMAN
SOAL KKMM-06 PENGAJAR : JULHAM AFANDI.,S.KOM SMK MUHAMMADIYAH SALAMAN www.smksalaman.blogspot.com 1. Setting ukuran video Mpg untuk PAL DVD mempunyai ukuram frame sebesar? a.352 x 288 b.720 x 576 c.720
Dasar Citra/Video & Sistem Visual Manusia
Dasar Citra/Video & Sistem Visual Manusia Pendahuluan Citra (image) adalah representasi dua dimensi dari dunia visual Harga (color value) pada sembarang titik pd citra/frame video mencatat cahaya yg dipancarkan
Kompresi Citra dan Video. Muhtadin, ST. MT.
Kompresi Citra dan Video Muhtadin, ST. MT. Outline Motivasi Redundancy & Irrelevancy Spatial Processing JPEG Temporal Processing Frame differencing Motion Estimation dan Motion Compensation Prediction
BAB III TEORITIS. waktu. Gambar-gambar tersebut dinamakan frame. Gambar tersebut. detik) sehingga menciptakan ilusi gerak 1.
BAB III TEORITIS III.1. Video Video adalah sekumpulan gambar yang dirangkai dalam suatu waktu. Gambar-gambar tersebut dinamakan frame. Gambar tersebut dimainkan dalam kecepatan yang sangat tinggi (misalnya
Sistem Multimedia. Materi : Audio/Suara
Sistem Multimedia Materi : Audio/Suara Definisi i i Suara Suara (Sound) fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran benda getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang berubah b secara
SUARA DAN AUDIO SUARA (SOUND)
SUARA DAN AUDIO 1 SUARA (SOUND) SUARA DAN AUDIO Suara adalah fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran benda. getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang berubah secara kontinyu
Tujuan : v Mengetahui hardware yang dibutuhkan beserta fungsinya untuk membuat sebuah digital video dalam taraf pemula
Tujuan : v Mengetahui hardware yang dibutuhkan beserta fungsinya untuk membuat sebuah digital video dalam taraf pemula 4 Pengenalan Digital Video Video adalah kumpulan gambar yang dirangkai dalam suatu
Produksi AUDIO VISUAL
Modul ke: Produksi AUDIO VISUAL Memamahi Adobe Premiere : Tools, Offline Editing, Video Transition, Audio Transition, Video Effect dan Audio Effect Fakultas ILMU KOMUNIKASI Dudi Hartono, S. Komp, M. Ikom
Pengenalan Editing Video dengan Adobe Premiere. Sri Siswanti, S.Kom, M.Kom
Pengenalan Editing Video dengan Adobe Premiere Sri Siswanti, S.Kom, M.Kom Editing adalah proses menggerakan dan menata video shot/hasil rekaman gambar menjadi suatu rekaman gambar yang baru dan enak untuk
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Multimedia Definisi multimedia menurut Suyanto (2003) dalam bukunya Multimedia Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing, Multimedia sebagai alat yang dapat menciptakan presentasi
Pengolahan citra. Materi 3
Pengolahan citra Materi 3 Citra biner, citra grayscale dan citra warna Citra warna berindeks Subject Elemen-elemen Citra Digital reflectance MODEL WARNA Citra Biner Citra Biner Banyaknya warna hanya 2
( Word to PDF - Unregistered ) Ujian KKMM-06 JULHAM AFANDI.,S.KOM
Word to PDF - UnRegistered http://www.word-to-pdf.abdio.com/ ( Word to PDF - Unregistered ) http://www.word-to-pdf.abdio.com/ Ujian KKMM-06 JULHAM AFANDI.,S.KOM Soal objektif : 1. Setting ukuran video
Kompresi Audio dan Video Irawan Afrianto
Kompresi Audio dan Video Irawan Afrianto Pendahuluan (1) Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode : Lossy format
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Bab ini membahas landasan teori yang bersifat ilmiah untuk mendukung penulisan penelitian ini. Teori-teori yang dibahas mengenai pengertian citra, jenis-jenis citra digital, metode
Terminal Telekomunikasi (1/2)
PERANGKAT TERMINAL TELEKOMUNIKASI Ir. Roedi Goernida, MT. ([email protected]) Program Studi Sistem Informasi Fakultas Rekayasa Industri Institut Teknologi Telkom Bandung 2010 1 Terminal Telekomunikasi (1/2)
BAB II TEORI DASAR TELEVISI
BAB II TEORI DASAR TELEVISI 2.1 Sistem Televisi Pada dasarnya sebuah gambar pada layar pesawat televisi adalah suatu susunan dari banyaknya daerah-daerah kecil. Setiap daerah kecil dari gambar tersebut
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Citra Citra adalah suatu representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi suatu objek. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat optik berupa
LABORATORIUM TEKNIK MULTIMEDIA & JARINGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO
MODUL PRAKTIKUM PENGOLAHAN VIDEO dan ANIMASI LABORATORIUM TEKNIKK MULTIMEDIA & JARINGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNO OJOYOO MODUL 1 MENGENAL DUNIA VIDEO EDITING 1. Tujuan Setelah melaksanakan praktikum
Gambar (image) merupakan suatu representasi spatial dari suatu obyek, dalam pandangan 2D atau 3D.
MULTIMEDIA IMAGE ARIF BUDIANTO H1L012074 GANANG NUGROHO AJI H1L012035 HADI PURNOMO H1L013007 DITA ZENITHA ZAIN H1L013031 MUTHIA ATHAYA H1L013030 SARDO SAMUEL ERICK LIMBONG H1L013041 AISYAH FATHIA P H1L014002
Teknologi Multimedia. Suara dan Audio
Teknologi Multimedia Suara dan Audio SUARA (SOUND) Suara adalah fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran benda getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang berubah secara kontinyu
BAB 5 PENGENALAN ADOBE PREMIER PRO
BAB 5 PENGENALAN ADOBE PREMIER PRO Adobe Premiere Pro dibuat oleh Adobe System Inc, yang merupakan versi pembaharuan dari beberapa versi Adobe Premiere terdahulu. Adobe Premiere Pro mulai di luncurkan
MODUL PRAKTIKUM PENGOLAHAN VIDEO dan ANIMASI
MODUL PRAKTIKUM PENGOLAHAN VIDEO dan ANIMASI LABORATORIUM TEKNIK MULTIMEDIA & JARINGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MODUL XIII TIP DAN TRIK Bab ini akan membahas berbagai tips dan trik yang biasa
BAB II TEORI DASAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL
BAB II TEORI DASAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL 2.1 Citra Secara harafiah, citra adalah representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi pada bidang dari suatu objek. Ditinjau dari sudut pandang matematis,
Pertemuan 2 Representasi Citra
/29/23 FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA PENGOLAHAN CITRA DIGITAL ( DIGITAL IMAGE PROCESSING ) Pertemuan 2 Representasi Citra Representasi Citra citra Citra analog Citra digital Matrik dua dimensi yang terdiri
BAB 2 LANDASAN PERANCANGAN
BAB 2 LANDASAN PERANCANGAN 2.1 Tinjauan Umum 2.1.1 Data Literatur Tinjauan Pustaka : PHOTOGRAPHY oleh John Freeman CINEMATOGRAPHY: theory and practice: imagemaking for cinematographers, directors and videographers
PERTEMUAN 6 MENGEKSPOR MOVIE
PERTEMUAN 6 MENGEKSPOR MOVIE Tujuan Praktikum: 1. Mahasiswa memahami berbagai encoder video di Adobe Premiere 2. Mahasiswa mampu melakukan export video ke beberapa format encoder di Adobe Premiere. Clip-clip
Kompresi Audio / Video. Week 11
Kompresi Audio / Video Week 11 Kompresi Audio / Video Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode Lossy format : Vorbis,
Kriptografi Visual Pada Berkas Video
Kriptografi Visual Pada Berkas Video Anselmus Krisma Adi Kurniawan - 13508012 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET PRAKTIK MEDIA DIGITAL
No. LST/EKA/PTI 236/13 Revisi: 01 Mei 2011 Hal 1 dari 5 A. Kompetensi Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dasar video editing, transisi, sampai proses rendering untuk
MODUL PRAKTIKUM PENGOLAHAN VIDEO dan ANIMASI
MODUL PRAKTIKUM PENGOLAHAN VIDEO dan ANIMASI LABORATORIUM TEKNIK MULTIMEDIA & JARINGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MODUL VII MENGEKSPOR MOVIE Clip-clip yang telah kita susun dan edit dalam Timeline
5 Software Video Editor Terbaik
5 Software Video Editor Terbaik Taufan Aditya Pratama [email protected] Abstrak Editor Video digunakan untuk memaksimalkan hasil video yang sudah di rekam. Sudah banyak software untuk mengedit video
Kesepakatan. Kuliah Sopan : Toleransi terlambat masuk kelas : 15 Menit Duduk terpisah : laki - perempuan
Kesepakatan Kuliah Sopan : Tidak bersandal dan berkaos Busana muslimah yang pantas Toleransi terlambat masuk kelas : 15 Menit Duduk terpisah : laki - perempuan 3 1. PENDAHULUAN A. Signal Processing B.
VIDEO MPEG-1. JETri, Volume 1, Nomor 2, Februari 2002, Halaman 49-56, ISSN
JETri, Volume 1, Nomor 2, Februari 2002, Halaman 49-56, ISSN 1412-0372 VIDEO MPEG-1 Henry Candra Dosen Jurusan Teknik Elektro-FTI, Universitas Trisakti Abstract MPEG-1 is one of the standards to encode
IMPLEMENTASI METODE SPEED UP FEATURES DALAM MENDETEKSI WAJAH
IMPLEMENTASI METODE SPEED UP FEATURES DALAM MENDETEKSI WAJAH Fitri Afriani Lubis 1, Hery Sunandar 2, Guidio Leonarde Ginting 3, Lince Tomoria Sianturi 4 1 Mahasiswa Teknik Informatika, STMIK Budi Darma
Aplikasi Mikrokontroler Sebagai Karakter Generator Televisi
Aplikasi Mikrokontroler Sebagai Karakter Generator Televisi Niki Guinea/0422135 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jalan Prof. drg. Suria Sumantri, MPH. No. 65 Bandung 40164, Indonesia [email protected]
KOMPRESI AUDIO & VIDEO
KOMPRESI AUDIO & VIDEO Multimedia Jurusan Teknik Informatika [email protected] 1 Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan
Mengenal Konsep Bitrate untuk Audio-Video
Mengenal Konsep Bitrate untuk Audio-Video file audio-video terdiri atas dua bagian. Sesuai dengan namanya ada audio dan ada video. Keduanya tergabung dalan satu file yang sering kita gunakan, contohnya
TEKNOLOGI TELEVISI DIGITAL
TEKNOLOGI TELEVISI DIGITAL Nick Soedarso Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Komunikasi dan Multimedia, BINUS University Jln. K.H. Syahdan No. 9, Kemanggisan, Jakarta Barat 11480 [email protected]
BAB II Tinjauan Pustaka
23 BAB II Tinjauan Pustaka II.1. Pengolahan Citra Digital Citra yang diperoleh dari lingkungan masih terdiri dari warna yang sangat komplek sehingga masih diperlukan proses lebih lanjut agar image tersebut
Intensity and Color. Pertemuan 12
Intensity and Color Pertemuan 12 Warna Kemajuan teknik raster menjadikan teknik warna (grayscale dan warna) merupakan suatu konsep yang terintegrasi dalam teknologi komputer grafik Konsep warna melibatkan
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Aditya Wikan Mahastama [email protected] Sistem Optik dan Proses Akuisisi Citra Digital 2 UNIV KRISTEN DUTA WACANA GENAP 1213 v2 Bisa dilihat pada slide berikut. SISTEM OPTIK MANUSIA
Page 1
MODUL V KOMPRESI CITRA DAN VIDEO Tiga tipe dari informasi yang berlebihan (redundancy) yang dapat dihilangkan atau direduksi : Spasial : Di dalam frame yang sama Sering kali menggunakan metode yang sama
BAB IV ANALISA HASIL SIMULASI
50 BAB IV ANALISA HASIL SIMULASI 4.1 Umum Pada bab ini akan menjelaskan tentang performansi dari proses pengkodean yang menggunakan High 4:4:4 Intra dan Main Profile yang akan ditransmisikan pada jaringan
Editing Video Menggunakan Adobe Premiere Pro
Editing Video Menggunakan Adobe Premiere Pro Winastwan Gora S. [email protected] BAB XII. MENGEKSPOR MOVIE Lisensi Dokumen : Hak Cipta 2006 BelajarSendiri.Com Seluruh dokumen ini dapat digunakan,
FLASH MX. Yanis Oktri Pranita,Tutorial Flash MX bagi Pemula, ilmukomputer.org/2008/11/25/tutorialflash-mx-bagi-pemula/
FLASH MX Yanis Oktri Pranita,Tutorial Flash MX bagi Pemula, ilmukomputer.org/2008/11/25/tutorialflash-mx-bagi-pemula/ http://en.wikipedia.org, Adobe Flash, 2009 http://www.teacherclick.com/, Flash MX 2004
Mengenal Dunia Video Editing
Mengenal Dunia Video Editing www.sitimustiani.com Tujuan Pembelajaran Siswa diharapkan dapat mengenal dunia Video Editing secara umum sebagai pedoman untuk melakukan editing video. Apa itu Video? Video/Film
BAB III DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM
BAB III DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM 3.1 Sasaran Kemampuan Sistem Untuk menjawab beberapa pertanyaan pada rumusan masalah di bagian pendahuluan, sistem yang diusulkan harus memiliki kemampuan sebagai
Mode Warna pada Image Ada beberapa mode warna yang dapat digunakan pada Photoshop. Masingmasing mode warna mempunyai maksud dan tujuan yang berbeda, y
Adobe Photoshop CS2 Adobe Photoshop merupakan sebuah software yang berfungsi sebagai image editor. Adobe Photoshop dapat digunakan untuk membuat gambar maupun mengedit gambar. Editor gambar (image editor)
Suatu proses untuk mengubah sebuah citra menjadi citra baru sesuai dengan kebutuhan melalui berbagai cara.
Image Enhancement Suatu proses untuk mengubah sebuah citra menjadi citra baru sesuai dengan kebutuhan melalui berbagai cara. Cara-cara yang bisa dilakukan misalnya dengan fungsi transformasi, operasi matematis,
Sistem Grafika Komputer
Unviersitas Komputer Indonesia Sistem Grafika Komputer Hendri Karisma, S.Kom Teknik Informatika Materi Dasar Sistem Grafik Komputer Peralatan input interaktif Pemroses Teknologi Display Peralatan hardcopy
KONFIGURASI DVR BERDASARKAN SITUASI AREA PENGAMATAN UNTUK EFISIENSI MEDIA PENYIMPANAN : STUDI KASUS LAB KOMPUTER
KONFIGURASI DVR BERDASARKAN SITUASI AREA PENGAMATAN UNTUK EFISIENSI MEDIA PENYIMPANAN : STUDI KASUS LAB KOMPUTER Budi Berlinton Sitorus Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer,Universitas Pelita
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~ KOMPRESI AUDIO Pengertian kompresi audio/video Salah satu bentuk kompresi data bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode Lossy format : Vorbis,
IOTA COMPUTER COURSE 2009 1
S Windows Movie Maker istem Operasi Microsoft Windows XP tidak hanya digunakan sebagai jembatan untuk menuju suatu aplikasi saja, melainkan banyak fasilitas yang bisa digunakan untuk menunjang sistem komputer
PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Computer 2 (Multimedia) Hand On Lab 2
Jl Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139, Telpon : +62711-353414 PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Computer 2 (Multimedia) Hand On Lab 2 Lingkungan
MULTIMEDIA. Kompresi Audio / Video S1 SISTEM KOMPUTER. Semester Gasal 2009/20 UNIVERSITAS DIPONEGORO PROGRAM STUDI
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO MULTIMEDIA Kompresi Audio / Video Semester Gasal 2009/20 /2010 Oky Dwi Nurhayati, ST, MT email: [email protected] 1 Kompresi Tujuan untuk mengecilkan
