BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Yuliana Gunardi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 14 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Wanar 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2013/2014. SD Negeri Wanar 01 berdasarkan lokasi termasuk wilayah yang jauh dari keramaian. Siswa kelas V SD Negeri Wanar 01 berjumlah 15 siswa yang terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Dari 15 siswa ini mempunyai karakteristik berbeda dan dapat di kelompokan menjadi 3 kelompok yaitu siswa yang dapat menguasai materi ada 5 siswa,siswa yang tidak memahami materi pelajaran ada 6 dan 4 siswa lagi termasuk siswa yang pasif. Oleh karena itu guru di tuntut untuk lebih dapat memahami karakteristik siswa dan lebih cermat dalam memilih metode dalam suatu pembelajaran. Kondisi sosial ekonomi orang tua atau wali siswa sangat beragam, ada yang mampu, berkecukupan dan tidak sedikit orang tua/wali siswa yang kurang mampu. Sebagian besar orang tua/ wali siswa bermata pencaharian sebagai petani. Penulis mengambil tempat ini dengan pertimbangan bekerja pada sekolah tersebut, sehingga mempermudah dalam mengumpulkan data peluang waktu yang luas. Alasan lain karena SD Negeri Wanar 01 memang perlu perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam pelaksanaan penelitian dibantu oleh teman sejawat yang bertugas mengamati jalanya pembelajaran dengan mengisi lembar observasi tentang guru dan siswa. Penelitian Tindakan kelas mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V semester I SD Negeri Wanar 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang akan dilaksanakan melalui dua siklus yaitu: a. Siklus I, pertemuan kesatu Selasa, 20 Agustus 2013 dan pertemuan kedua Rabu, 21 Agustus 2013 b. Siklus II, Pertemuan kesatu Senin, 26 Agustus 2013 dan pertemuan kedua Selasa, 27 Agustus
2 15 ini : Adapun jadwal pelaksanaan penelitian secara lengkap tercantum pada tabel berikut Tabel 3.1 Jadwal kegiatan penelitian No Kegiatan Juli Agustus September Proposal 2 Rencana penelitian 3 Kerangka Skripsi 4 Pengumpulan data 5 Analisis data 6 Penyusunan 7 Pelaporan Keterangan : 1. Pelaksanaan tindakan pada siklus I : Agustus minggu ke 3 2. Pelaksanaan tindakan pada siklus II : Agustus minggu ke 4 3. Pelaporan : September minggu ke Variabel yang Akan Diteliti Variabel Bebas Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Variabel bebas yang berupa penerapan metode SQ3R adalah variabel kualitatif yang hanya merupakan perlakuan atau tindakan yang dilakukan guna mempengaruhi perubahan nilai variabel terikat yaitu hasil belajar siswa Variabel Terikat Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas V SDN Wanar 01. Variabel terikat yang berupa hasil belajar siswa adalah variabel kuantitatif. Analisis variabel terikatnya yakni hasil belajar tidak dilakukan
3 16 berdasarkan skor-skor metode pembelajaran yang dilakukan, akan tetapi dilakukan dengan membandingkan antar data hasil belajar dalam setiap siklus dalam SQ3R Prosedur Penelitian Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini direncanakan selama dua siklus, tiap siklus dilaksanakan sesuai rencana pembelajaran yang telah dibuat, pada setiap siklus terdiri dari empat kegiatan yang akan dilakukan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Hal ini dapat dilihat sebagaimana pada gambar di bawah ini: Rencana Tindakan Refleksi Siklus I Observasi Pelaksanaan Tindakan Rencana Tindakan Refleksi Siklus II Observasi Pelaksanaan Tindakan Siklus berikutnya (Suharsimi Arikunto, 2008: 16). Gambar 3.1 Proses Penelitian Tindakan Kelas
4 17 Faktor-faktor yang diselidiki dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Ketrampilan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode SQ3R b. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode SQ3R Siklus I a. Perencanaan Dalam tahap perencanaan ini peneliti membuat perencanaan sebagai berikut: 1. Menelaah materi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V yang akan dilakukan tindakan penelitian dengan menelaah indikator-indikator pelajaran. 2. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai indikator yang telah ditetapkan 3. Menyiapkan alat peraga yang akan digunakan dalam penelitian 4. Menyiapkan lembar observasi yang akan digunakan dalam penelitian. 5. Menyiapkan alat evaluasi yang berupa pre test dan post test, serta lembar kegiatan siswa b. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus I ini dilakukan setelah tahap perencanaan. Adapun tindakan yang dilakukan sesuai dengan skenario pembelajaran yang disusun pada tahap perencanaan yang merupakan hasil perbaikan dari tahap pembelajaran awal. Skenario pembelajaran tersebut adalah sebagai berikut: a. Kegiatan awal 1. Guru memberi salam. 2. Guru mengabsen siswa. 3. Guru menyampaikan kompentensi dasar dan indikator 4. Guru memberikan apersepsi b. Kegiatan inti 1. Guru mengorganisasikan siswa dalam membentuk kelompok kecil setiap kelompok terdiri dari 2 siswa. 2. Masing-masing kelompok diberi teks percakapan. 3. Guru memberikan lembar kerja pada masing-masing kelompok.
5 18 4. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara kerja kelompok. 5. Siswa membaca secara singkat untuk meneliti seluruh struktur teks, dan menandai bagian-bagian penting teks percakapan mengunakan stabilo. 6. Siswa menyusun pertanyaan-pertanyaan yang jelas, singkat, dan relevan dengan bagian-bagian teks yang telah ditandai. 7. Siswa membaca secara aktif dalam rangka mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun dengan bimbingan guru. 8. Siswa mengomunikasikan setiap jawaban yang telah di temukannya. 9. Siswa meninjau ulang seluruh pertanyaan dan jawaban secara singkat. 10. Setiap kelompok melaporkan hasil kerjanya. 11. Guru memberikan penghargaan kepada siswa yang sudah menyelesaikan tugas. 12. Siswa bersama guru menyimpulkan dan membuat rangkuman materi yang telah dipelajari. c. Kegiatan akhir 1. Memberikan evaluasi. 2. Mengoreksi hasil evaluasi dan memberikan penilaian. 3. Menganalisis hasil evaluasi. c. Observasi Obsevasi atau pengamatan dilakukan sebelum pembelajaran dan selama proses pembelajaran berlangsung. Obsevasi proses pembelajaran yang dilengkapi dengan format obsevasi untuk guru dan siswa dilakukan oleh teman sejawat. Adapun tugas dari pengamat adalah sebagai berikut : 1. Pengamatan selama proses pembelajaran. 2. Mengamati perilaku siswa selama proses pembelajaran. 3. Observer mengamati hasil belajar siswa pada akhir pembelajaran. 4. Observer mencatat semua temuan alam proses pembelajaran dengan menngunakan lembar obsevasi tentang guru dan siswa sebagai acuan perbaikan pada siklus berikutnya.
6 19 d. Refleksi Refleksi dimaksud untuk evaluasi terhadap semua temuan dalam pembelajaran baik kelemahan dan kekurangan yang terjadi pada siswa dan guru selama siklus pertama berlangsung. Hasil temuan tersebut kemudian dianalisis untuk dilakukan pembenahan atau mencari solusi perbaikan pada tindakan siklus berikutnya Siklus II a. Perencanaan Dalam tahap perencanaan siklus II ini dilakukan setelah mengetahui hasil refleksi pada siklus I. Adapun yang dilakukan dalam perencanaan siklus II adalah sebagai berikut: 1. Menyusun rencana perbaikan pembelajaran 2. Merencanakan penerapan metode SQ3R yang lebih terfokus 3. Menyiapkan alat peraga yang akan digunakan dalam penelitian 4. Menyiapkan lembar observasi yang akan digunakan dalam penelitian 5. Memperbaiki pedoman rancangan evaluasi b. Pelaksanaan Tindakan Tahap pelaksanaan siklus II ini didesain semaksimal mungkin yang nantinya lebih menekankan pada penggunaan metode SQ3R yang benar. Langkah-langkah pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II adalah sebagai berikut: a. Kegiatan awal 1. Guru memberi salam. 2. Guru mengabsen siswa. 3. Guru menyampaikan kompentensi dasar dan indikator 4. Guru memberikan apersepsi b. Kegiatan inti 1. Guru mengorganisasikan siswa dalam membentuk kelompok kecil setiap kelompok terdiri dari 2 siswa. 2. Masing-masing kelompok diberi teks bacaan. 3. Guru memberikan lembar kerja pada masing-masing kelompok. 4. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara kerja kelompok.
7 20 5. Siswa membaca secara singkat untuk meneliti seluruh struktur teks, dan menandai bagian-bagian penting teks bacaan mengunakan stabilo. 6. Siswa menyusun pertanyaan-pertanyaan yang jelas, singkat, dan relevan dengan bagian-bagian teks yang telah ditandai. 7. Siswa membaca secara aktif dalam rangka mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun dengan bimbingan guru. 8. Siswa mengomunikasikan setiap jawaban yang telah ditemukannya. 9. Siswa meninjau ulang seluruh pertanyaan dan jawaban secara singkat. 10. Setiap kelompok melaporkan hasil kerjanya. 11. Guru memberikan penghargaan kepada siswa yang sudah menyelesaikan tugas. 12. Siswa bersama guru menyimpulkan dan membuat rangkuman materi yang telah dipelajari. c. Kegiatan akhir 1. Memberikan evaluasi. 2. Mengoreksi hasil evaluasi dan memberikan penilaian. c. Observasi Obsevasi atau pengamatan dilakukan selama proses pembelajaran siklus II berlangsung. Dari temuan-temuan kelemahan dan kekuatan pembelajaran yang berlangsung pada siklus I sudah dilaksanakan pada tindakan siklus II sehingga dari hasil pengamatan sudah sesuai dengan harapan penelitian. Dalam hal ini tindakan siklus II sudah menerapkan metode SQ3R yang lebih terfokus. d. Refleksi Pada tahap refleksi peneliti dengan pengamat merefleksikan perubahan sikap siswa selama proses pembelajaran siklus II dan peningkatan kemampuan siswa dalam penguasaan materi. Setelah melaksanakan perbaikan pembelajaran siklus II dengan menerapkan metode SQ3R diperoleh refleksi bahwa hasil belajar siswa meningkat dan mencapai KKM 70 dengan rata-rata kelas di atas 80% sehingga pembelajaran dianggap tuntas.
8 Data dan Cara Pengumpulannya a. Sumber Data 1. Siswa Sumber data siswa diperoleh dari hasil observasi yang diperoleh secara sistematik selama pelaksanaan pembelajaran, hasil evaluasi, dan hasil wawancara guru pengamat. 2. Guru Sumber data guru berasal dari lembar observasi aktivitas guru oleh observer. 3. Data Dokumen Sumber data dokumen berasal dari data awal hasil tes,hasil pengamatan catatan lapangan selama proses pembelajaran dan hasil foto. 4. Catatan Lapangan Sumber data berasal dari catatan selama proses pembelajaran. b. Jenis Data 1. Data Kuantitatif Data kuantitatif diwujudkan dengan hasil belajar Bahasa Indonesia yang diperoleh siswa. 2. Data Kualitatif Data kualitatif diperoleh dari lembar pengamatan aktivitas siswa, ketrampilan guru, wawancara, serta catatan lapangan dengan menerapkan pendekatan dengan metode SQ3R. c. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Observasi Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan dibantu oleh seorang guru. Pengamat mencatat hasil pengamatan pada lembar observasi yang sudah disediakan.
9 22 Tabel 3.2 Kisi-kisi Lembar Observasi Pelaksanaan SQ3R No. Aspek Indikator 1. Survey - Melihat bacaan secara umum - Menandai bagian-bagian penting bacaan - Menyusun pertanyaan yang jelas dan relevan 2. Question dengan bacaan - Bekerja sama dalam kelompok dalam memahami isi bacaan - Membaca secara aktif untuk mencari 3. Read jawaban atas pertanyaan yang telah tersusun - Mendalami isi bacaan - Menghafal setiap jawaban yang telah 4. Recite ditemukan - Mengkomunikasikan setiap jawaban atas pertanyaan yang telah tersusun - Meninjau ulang seluruh pertanyaan dan 5. Review jawaban - Tepat dalam menyusun dan menjawab pertanyaan No. Item ) Tes Tes ini digunakan untuk memperoleh data mengenai hasil belajar Bahasa Indonesia dengan metode SQ3R. Bentuk Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah pilihan ganda dan essay, sedangkan Instrumen non tes yang di gunakan adalah berbentuk angket respon peserta didik.
10 23 Tabel 3.3 Kisi-kisi Soal Tes Bahasa Indonesia Kelas V Siklus I No. SK KD Indikator Memahami 3.1 Membaca teks Membaca teks dengan percakapan percakapan membaca dengan lafal dengan lafal teks dan intonasi dan intonasi percakapan, yang tepat yang tepat membaca cepat 75 kata/menit, Menemukan dan pokok-pokok membaca isi percakapan puisi No. Soal 4, 5, 8, 9, 10 1, 2, 7 Menyimpulkan isi teks percakapan 3, 6
11 24 Tabel 3.4 Kisi-kisi Soal Tes Bahasa Indonesia Kelas V Siklus II No. SK KD Indikator Memahami 3.2 Menemukan Membaca teks dengan gagasan dengan membaca teks utama suatu kecepatan 75 percakapan, teks yang kata per menit membaca dibaca dengan cepat 75 kecepatan 75 kata/menit, kata per menit dan membaca Menemukan puisi gagasan utama suatu teks bacaan No. Soal 1, 2, 3, 5 6, 7 Menyimpulkan isi teks bacaan 4, 8, 9, 10 3) Dokumentasi Teknik ini digunakan untuk memperoleh data awal prestasi belajar siswa setelah tindakan, dan berupa gambar-gambar/foto pelaksanaan tindakan pada setiap siklus.
12 Indikator Kinerja Indikator kinerja dapat tercapai jika memenuhi kriteria sebagai berikut : a. Pelaksanaaan pembelajaran dengan penerapan metode SQ3R berjalan baik dengan hasil belajar siswa mencapai KKM 70 b. Nilai rata rata kelas mencapai 70 c. Persentase ketuntasan belajar mencapai 80 % d. Keaktifan siswa dalam pembelajaran tinggi Analisis/ Interpretasi Data Penelitian Teknik analisis data yang digunakan adalah : a. Data berupa hasil belajar Bahasa Indonesia yang dianalisis dengan mengunakan teknik analisis deskriptif dengan menentukan mean atau rerata. Adapun penyajian data kuantitatif di paparkan dalam bentuk presentase. Rumus persentase tersebut sebagai berikut: = Σ 100% Keterangan: P = Persentase n = Jumlah frekuensi yang muncul N = Jumlah total siswa Hasil penghitungan dikonsultasikan dengan kriteria ketuntasan belajar siswa yang dikelompokkan ke dalam dua kategori tuntas dan tidak tuntas dengan kriteria sebagai berikut: Kriteria ketuntasan Kualifikasi 70 Tuntas < 70 Tidak tuntas
13 26 b. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi yang meliputi pengamatan selama pembelajaran berlangsung dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Analisis kualitatif dilakukan dengan metode alur yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan, dikembangkan selama proses pembelajaran. Penyajian data diperoleh setelah melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. Data tersebut berasal dari observasi atau pengamatan tentang guru dan siswa yang dilakukan oleh seorang pengamat dan hasil belajar setelah melakukan tes formatif. Penarikan kesimpulan dilakukan secara bertahap untuk memperoleh derajat kepercayaan yang tinggi, dalam penelitian ini penarikan kesimpulan setelah siswa mampu memperoleh nilai minimal 70. Dengan demikian langkah analisis data kualitatif dalam tindakan ini dilakukan semenjak tindakan-tindakan dilaksanakan.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pacet Kecamatan Reban Kabupaten
14 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pacet Kecamatan Reban Kabupaten Batang dengan subjek penelitian adalah siswa kelas
BAB III 3. METODE PENELITIAN
BAB III 3. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis, Setting dan Subjek Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) istilah dalam Bahasa
BAB III METODE PENELITIAN. memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga aktifitas dan hasil belajar
18 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
BAB III METODE PENELITIAN
13 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian dengan materi pokok pengukuran waktu, yaitu penggunaan alat ukur waktu dengan satuan jam tiruan dilaksanakan pada
BAB III METODE PENELITIAN. 2011/2012. Waktu penelitian adalah bulan April 2012 sampai dengan. terdiri dari 12 Siswa Laki-Laki dan 17 Siswa Perempuan.
BAB III METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian 1. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian tindakan kelas ini akan dilakukan di SDN 2 Candimas Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun Pelajaran
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini akan dilaksanakan di kelas IV SD Negeri
10 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini akan dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Krengseng 04 Kec Gringsing Kab Batang semester II
BAB III METODE PENELITIAN. dan hasil pembelajaran di kelas. Dengan melaksanakan tahapan-tahapan PTK, teknik pembelajaran yang relevan secara kreatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). PTK sangat bermanfaat bagi guru untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan
22 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
BAB III METODE PENELITIAN
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas V SD Negeri Sidomulyo 03 Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Adapun
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di kelas V SD N Kebowan 01 yang berlokasi di dusun Jombor desa Kebowan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Subjek Penelitian 3.1.1 Setting penelitian 3.1.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Sidorejo Lor 04 Salatiga yang terletak di
BAB III METODE PENELITIAN. 10 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Kaliawi Bandar Lampung.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas III SDN 1 Kaliawi Bandar Lampung dengan jumlah siswa 29 orang yang terdiri
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahap-tahap
16 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahap-tahap penelitian mengikuti yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart (dalam Riyanto,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Penelitian 3.3.1 Setting Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN Banaran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang. Dipilihnya kelas tersebut sebagai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banioro, UPTD Dikpora Unit Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Seting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Seting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Kudur Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. SD ini terletak di wilayah
BAB III METODE PENELITIAN. dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan
19 BAB III METODE PENELITIAN Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Setting dalam penelitian ini di SDN Sentul 02 Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 Sekolah
BAB III METODE PENELITIAN. sebanyak 21 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada tanggal 23 April 05
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
18 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Jrakahpayung 01 Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang sebanyak
BAB III METODE PENELITIAN
16 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas 6 semester I SD Negeri Pungangan 02 Kecamatan Limpung Kabupaten Batang
BAB III METODE PENELITIAN
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas untuk mata pelajaran IPA yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Negeri
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Tanjungsari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. 2. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Seting dan Karakteristik Subjek Penelitian 1.1.1 Seting Penelitian Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus pada saat proses pembelajaran berlangsung dan setiap siklus dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian
10 BAB III METODE PENELITIAN 3. 1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SDN Simbangdesa 01 Kecamatan Tulis Kabupaten Batang sebanyak 2 siklus,
BAB III METODE PENELITIAN
16 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Lokasi penelitian ini dilaksanakan di kelas III SD 2 Ngemplak Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus pada semester 1 tahun pelajaran
BAB III METODE PENELITIAN. Februari Maret April Observasi Penyusunan proposal dan 2 soal-soal untuk uji validitas 3
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Subjek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Tegalrejo yang terletak di Jalan Jumprit Km 4 Desa Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan m,etode Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tindakan Kelas merupakan salah satu upaya guru atau praktisi dalam bentuk berbagai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. Pendekatan Penelitian Pendekatan dalam dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menurut Susilo ( 2007 : 6 ) PTK adalah penelitian yang dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pengertian Metode dan Penelitian Metode adalah cara atau prosedur yang digunakan untuk menganalisa suatu masalah dalam penelitian (Ratna, 2004:34). Kualitas penelitian tergantung
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Subyek Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan di SDN Slungkep 02 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 22 siswa. 3.2
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) adalah satu penelitian
23 BAB III METODE PENELITIAN Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Setting Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Disebut PTK karena merupakan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1. Setting Penelitian Penelitian dilakukan di SD Negeri Karangrejo 01 Kecamatan Juwana Kebupaten Pati pada siswa kelas 3 dengan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahap-tahap
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahap-tahap penelitian mengikuti yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart (dalam Riyanto,
BAB III METODE PENELITIAN
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Subjek Penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Salatiga 03. Alamat Jalan Margosari No. 03 salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga,
Bab III Metode Penelitian
24 Bab III Metode Penelitian 3.1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk dalam jenis Penelitian Tindakan Kelas. Menurut Arikunto (2008) penelitian tindakan
BAB III METODE PENELITIAN
19 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakter Subjek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SDN Manggis Kabupaten Batang sebanyak 2 siklus, yaitu siklus 1 dan siklus 2.
BAB III METODE PENELITIAN Subyek Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1 Subyek Penelitian Subjek penelitian ditetapkan pada siswa kelas IV semester 1 SD Negeri Tambahrejo 02, Kecamatan Bandar,
BAB III METODE PENELITIAN. Lampung, tepatnya pada tahun pelajaran 2012/2013. waktu 2 bulan yaitu bulan Januari sampai dengan Februari 2013.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD Xaverius 3 Bandar Lampung, tepatnya pada tahun pelajaran 2012/2013. 3.1.2 Waktu
Tabel 3.1. Juli Agustus September Studi lapangan x 2 Penyusunan Proposal x
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian dilaksanakan di Kelas V SD N Kalimanggis, Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Adapun
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SDN. Kenconorejo 01 Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Pelaksanaannya meliputi
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian terdiri atas lebih dari satu siklus, tergantung
BAB III METODE PENELITIAN. Lampung, selama 3 bulan mulai bulan Juli 2013 sampai dengan bulan
22 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 3 Panjang Utara Bandar Lampung, selama 3 bulan mulai bulan Juli 2013 sampai dengan bulan September
BAB I I PENELITIAN 3.1. Setting Penelitian 3.2. Karakteristik Subjek Penelitian
10 BAB III PENELITIAN 3.1. Setting Penelitian 3.1.1. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan bulan Agustus 2011 pada semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012. 3.1.2. Tempat Penelitian Tempat penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Seting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri Bendar Kabupaten Pati. Letak desa Bendar berada di pesisir
BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di kelas 3 SD N Kasepuhan 01, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian yang digunakan penulis adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menurut Kunandar (2008)
BAB III METODE PENELITIAN. memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menurut I G A K Wardani dan Kuswaya Wihardit (2009: 1.4), penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
16 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 6 Tanjungrejo Jekulo Kudus tahun pelajaran 2012/2013
BAB III METODE PENELITIAN
24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di kelas 5 SDN Karanggondang 01, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada semester 2 Tahun Pelajaran
BAB III METODE PENELITIAN. dan hasil pembelajaran yang terjadi pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan
1 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar dan Karakteristik Penelitian 3.1.1 Latar Penelitian Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu cara untuk memperbaiki dan meningkatkan profesionalisme guru dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Dukutalit 02 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati dengan subjek penelitian adalah siswa kelas
BAB III METODE PENELITIAN.
2 BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan di kelas V SD N 2 Kembaran Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo. Waktu
BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1Tempat Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1Tempat Penelitian Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Wonotunggal 03 tahun pelajaran 2013-2014
BAB III METODE PENELITIAN. adalah siswa kelas XI IPS-1 SMA Negeri 2 Salatiga. Jumlah siswa kelas XI IPS-1
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Tempat penelitian adalah SMA Negeri 2 Salatiga. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS-1 SMA Negeri 2 Salatiga. Jumlah siswa kelas XI IPS-1 SMA Negeri
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 018
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Subjek dan Objek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 018 Pulau Rambai Kecamatan Kampar timur Kabupaten Kampar dengan jumlah siswa
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Candiwulan, UPT Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, tepatnya di jalan
BAB III METODE PENELITIAN. pelajaran 2013/2014 selama 3 (tiga) bulan mulai dari bulan Juli sampai
BAB III METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian 1. Waktu dan tempat penelitian Penelitian tindakan kelas ini akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 selama 3 (tiga) bulan mulai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Subjek Penelitian. 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan tepatnya di ruang kelas I. Alasannya
BAB III METODE PENELITIAN
24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting Penelitian 3.1.1. Setting Waktu Pelaksanaan penelitian direncanakan berlangsung dari bulan Maret sampai dengan bulan April 2012. Adapun jadwal penelitian adalah
BAB III METODE PENELITIAN. di dalamnya, yaitu sebuah penelitian yang dilakukan di kelas. Menurut
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Pemilihan metode penelitian dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dari namanya sudah menunjukkan isi yang terkandung di dalamnya, yaitu
BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas dengan peningkatan hasil belajar IPA tentang
0 BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Setting Penelitian Penelitian tindakan kelas dengan peningkatan hasil belajar IPA tentang Bagian Tubuh Tumbuhan menggunakan alat peraga alamiah dilaksanakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
18 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SDN Simbangdesa 01 Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Pelaksanaannya
BAB III METODE PENELITIAN. dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat tercapai. pada perbaikan pembelajaran yang berkesinambungan.
17 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggambarkan suatu model pembelajaran diterapkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas 5 di SD Negeri 1 Jiken Kecamatan Jiken Kabupaten Blora pada mata pelajaran IPS semester genap
BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Proses PTK merupakan proses siklus yang dimulai dari menyusun
24 BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan PTK. Penelitian ini bersifat kualitatif karena berupaya menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN. dengan jumlah siswa 20 anak yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11. Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.
BAB III METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian a. Subjek Penelitian Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan terhadap siswa kelas III SDN I Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Semester Dua
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah pembelajaran keterampilan membaca yang ada di kelas VA SD Negeri 2 Metro Utara. Penelitian ini menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. 1. Rancangan penelitian ini menggunakan metode Peneelitian Tindakan kelas. dan melihat pengaruh nyata dari upaya itu.
15 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Rancangan penelitian ini menggunakan metode Peneelitian Tindakan kelas ( Classroom Action Research). Penelitian Tindakan Kelas adalah bagaimana sekelompok
METODE PENELITIAN. Selanjutnya dalam penelitian ini diperoleh data-data berupa data kualitatif
18 III. METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian ini penelitian tindakan dimana peneliti berinteraksi langsung dengan subjek di lapangan, atau sering dinamakan Penelitian Tindakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Mangunsari 02 di Jalan Cakra Gang III Banjaran Sidomukti, Kota Salatiga. 3.2. Subjek penelitian Subyek penelitian adalah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Bagian ini, akan menguraikan tiga sub judul yaitu deskripsi Prasiklus/kondisi awal, deskripsi siklus I, dan deskripsi siklus II. Deskripsi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Tegalharjo 02 Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati. Kelas yang dijadikan objek penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian dan Subyek Tindakan 3.1.1 Subyek Penelitian Subyek penelitian dilakukan di kelas V SDN 1 Kedungrejo Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora dengan jumlah peserta
