Menjadi Gereja Buat Semua

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Menjadi Gereja Buat Semua"

Transkripsi

1 Menjadi Gereja Buat Semua 75 tahun gereja St. Antonius Kotabaru, Jogja Selama 75 th bangunan fisik gereja Antonius Kotabaru Jogja tak mengalami banyak perubahan. Kecuali di th 1983 mulai dibangun sayap gereja untuk memperbesar daya tampung umat. Tahun 1998 jendela sayap tersebut dibongkar dijadikan pintu-pintu lipat. Meskipun demikian, secara subtantial Gereja Antonius (GA) telah berkembang menjadi Gereja dalam arti yang sesungguhnya, yakni Umat Allah. GA kini telah banyak berubah. Perubahan-perubahan tersebut kadang begitu revolusioner, sehingga menimbulkan pro dan kontra bagi banyak orang sampai hari ini. Perubahan adalah ciri kehidupan Sampai tahun 1995, sebetulnya GA tak banyak berbeda dengan paroki lain di Jogja. Baru, sejak akhir th 1995, kebijakan-kebijakan baru pelan-pelan mulai dijalani bersama seluruh umat GA. Seiring dengan perubahan dan perkembangan tersebut, jumlah umat, lebihlebih umat muda, juga makin meluap. Menurut litbang GA, jumlah umat di hari Minggu dapat mencapai umat, belum termasuk umat yang ekaristi dalam bahasa Inggris 1 Dan di mana pun, kapan pun, perubahan pasti menimbulkan reaksi pro dan kontra. Reaksi ini ada baik dalam interen GA maupun ekrteren GA. Apa dan bagaimana perubahan yang terjadi di GA tersebut? Uraian berikut adalah upaya untuk menggambarkan bagaimana Gereja Antonius menjadi Gereja Buat Semua Umat. Bagaimana proses perubahan, pergulatan, dan perkembangan GA sampai hari ini. Semoga tulisan ini dapat menjadi kado kecil buat HUT Gereja Antonius yang ke-75, tanggal 26 September 2001 ini 1. Visi Gereja: Seperti Gereja atau paroki lain, di GA pun semula, umat dimengerti sebagai umat teritorial. Pandangan demikian terjadi karena orang memahami Gereja sebagai paroki teritorial. Di GA visi ini membawa konsekuensi bahwa umat lain, yang bukan berasal dari paroki Kotabaru adalah tamu-tamu terhormat. Tamu tersebut harus di-servis sedemikian rupa sehingga setia dan krasan hadir (baca: tetap memberi kolekte) di Kotabaru. Padahal menurut Konsili Vatikan II, Gereja adalah seluruh umat Allah, dari mana pun (paroki) asalnya. Yang boleh menjadi ukuran adalah kehadiran umat dalam perayaan ekaristi yang diadakan. Dengan kata lain, Gereja adalah umat bukan tempat. Berdasarkan visi Vatikan II inilah GA mengembangkan diri. 1 Lih. Litbang GA tgl. 20 Agustus 2000

2 2 Karena umat menjadi dasarnya, maka pertanyaannya ialah siapa umat GA yang sesungguhnya. Ternyata yang termasuk umat GA adalah (65% menurut penelitian 1982), 75% (menurut litbang GA) 2 umat yang datang dari luar paroki dan 25% umat yang berasal dari teritorial (paroki) Kotabaru. Sebagian besar umatnya (70%) adalah orang muda. 3 Bagaimana visi tersebut diwujudkan? Supaya segala perubahan dan perkembangan dapat dikerangkai dan dimaknai lebih dalam, maka umat membuat rumusan visi dan missi GA. 4 Karena istilah paroki identik dengan umat teritorial, maka dengan sengaja GA mengenalkan istilah Gereja untuk mengganti istilah paroki. Umat sama sekali tidak diartikan sebagai umat lingkungan saja, melainkan setiap orang yang berhimpun dalam perayaan ekaristi di GA. Siapa pun mereka, dari (paroki) mana pun mereka, bahkan apa pun agama mereka, kalau mereka merayakan ekaristi di GA berarti mereka adalah umat GA. Sekarang ini sudah biasa orang Kristen, bahkan Muslim ikut ekaristi di GA. Mereka semua kita anggap dan kita perlakukan sebagai umat GA, yang punya kewajiban dan hak yang sama. Mereka semua diundang untuk terlibat penuh dalam ibadat maupun aneka kegiatan GA. Seiring dengan himbauan Keuskupan Agung Semarang untuk membentuk komunitas umat, maka di GA diberi suasana untuk tumbuh dan berkembangnya aneka komunitas umat, di samping komunitas umat lingkungan. Komunitas koor, sekarang ini ada 58 komunitas koor dari berbagai kelompok umat, tua dan muda, dari SD sampai PT, negeri maupun swasta, dari komunitas lingkungan maupun komunitas-komunitas lain di GA. Komunitas-komunitas tersebut siap mendukung perayaan liturgi di GA Setiap hari Minggu ada 7 x perayaan ekaristi di Kotabaru dan 3 x di Kapel Bintang Samodra dan Pantirapih. Kecuali itu masih ada 73 komunitas umat yang terbentuk berdasarkan niat, minat, atau kegiatan umat. Seperti misalnya: Kom. Pensiunan, kom. Pelaku Bisnis, komunitas Hana (peduli napza), kom EFC (English For Children: mahasiswa-siswi yang minat dan niat mengajari anak-anak kecil belajar bahasa Inggris), KMPY (siswa-siswi SMU pencinta Yogya), FRIENDS (mahasiswa-siswi psikologi yang siap menjadi friend buat remaja), Jogja Ensemble (umat yang minat bermain musik sesuai dengan bakatnya), 2535 (umat muda yang berusia antara th dan sedang mencari jodoh), dll. 2. Visi Pemberdayaan Umat Konsili Vatikan II, KWI dan KA Semarang sudah sering mencanangkan perlunya pemberdayaan umat. GA mencoba untuk menanggapi dan mengembangkan visi pemberdayaan umat tersebut. Olah karena itu di th 1998, sebelum reformasi RI, GA telah mengadakan reformasi. Ecclesia semper reformanda (Gerja harus selalu diperbarui). GA mengumpulkan wakil-wakil representatif umat dan dewan untuk merembug bagaimana mengembangkan GA. Pengembangan visi ini dipacu oleh kenyataan adanya 2 Lih. Litbang GA tgl. 27 Agustus Lih. Litbang GA tgl. 3 September Visi dan Missi GA 1998

3 umat yang harus dilayani pastor. Umat tersebut, di hari Minggu dilayani melalui 3 (tiga) tempat ibadat: di gereja Kotabaru, di kapel milik para suster CB: Bintang Samodra dan Pantirapih. Di Kotabaru sendiri ada 3 x perayaan ekaristi harian (dulu malah 4x), dan 7x ekaristi di hari Sabtu Minggu. Karena tidak ada pastor pembantu yang fulltime, maka pastor kepala tak mungkin mampu melayani umat sebanyak itu. Karena itu kemudian dikembangkan visi bagaimana umat sendiri dapat melayani diri dan sesama umat yang lain. Umat diundang dan diajak untuk mau terlibat, dan bukan hanya melihat. Tetapi lebih dari itu, umat GA meyakini bahwa daya-daya yang dianugerahkan Tuhan pada setiap dan seluruh umat GA tentu jauh lebih besar daripada daya seorang pastor sehebat apa pun dia. Oleh karena itu, umat GA berjuang untuk mengembangkan dan mewujudkan visi pemberdayaan umat, demi kepentingan seluruh umat. Segala usaha dilakukan untuk memberi tempat dan kesempatan agar semakin banyak umat dapat terlibat. Prioritas utama tentu kaum muda yang berhimpun di GA. Siapa pun dan dari mana pun umatnya, harus dimungkinkan untuk terlibat di GA. Cita-citanya GA bisa menjadi Gereja Buat Semua. Bagaimana visi tersebut diwujudkan? Setiap saat GA menawarkan kemungkinan lahirnya komunitas-komunitas baru untuk umat. Komunitas ini boleh dibentuk oleh siapa pun, berdasarkan minat, niat, atau kegiatan ibadat maupun di masyarakat. Maksudnya adalah agar segala daya dimiliki umat dapat dikelola untuk mengembangkan iman umat dalam dan melalui komunitasnya. Kepanityaan dalam aneka kegiatan Gereja ditawarkan kepada umat secara terbuka. Siapa pun umatnya, boleh dan diundang untuk berari jadi panitya. Para pengurus Dewan malah dilarang menjadi ketua panitya, agar terjadi proses kaderasisasi dan keterlibatan umat. Sebab orang-orang dewan sudah punya tempat dan kesempatan formal untuk terlibat. Contoh spektakulernya Panitya Paska 2001 lalu. Kepanityaan tersebut seluruhnya diserahkan kepada kaum muda GA. Dan ternyata berhasil baik. Kecuali melibatkan sebanyak mungkin umat, GA juga mencari cara untuk memberdayakan umat, yang punya kharisma dan bakat istimewa dari Tuhan. Dari sini lahirlah operet Natal GA. Seluruhnya asli buatan GA sendiri. Pada th 1998 lalu mereka pentas di GA maupun di katedral Semarang. Pentas tersebut melibatkan lebih dari 128 orang muda, dari anak TK sampai yang sudah bekerja. Bahwa daya-daya luar biasa yang dimiliki umat itu bukan isapan jempol belaka adalah lahirnya lagu-lagu kreasi baru dari dan oleh umat muda GA. Lagu-lagu tersebut kini telah menyebar ke seluruh Indonesia, banhkan sampai luar negeri, melalui orang-orang muda dan pecinta orang muda. Buku kumpulan lagu tersebut kini sedang dalam proses pencetakan di Kanisius, diberi judul Kidung Ekaristi. 3. Visi Iman dan Agama Banyak orang tidak membedakan antara iman dan agama. Umat GA berusaha untuk mewujudkan cita-cita Konsili Vatikan II dalam hal iman dan agama. Dulu Gereja meyakini bahwa extra ecclesiam non salus est. Vatikan II mengajarkan extra ecclesiam salus est Itu artinya Gereja Vatikan II meyakini bahwa yang lebih penting dan utama

4 4 adalah iman bukan agama. Yang penting bukan bagaimana orang masuk agama Katolik, tetapi bagaimana Allah sungguh meraja dalam hati setiap insan, siapa pun, apa pun agamanya. Maka GA terus menerus berusaha menyebarluaskan visi kepada setiap umatnya. Dan umat berupaya untuk hidup sebagai orang beriman Katolik, lebih daripada beragama Katolik. Yang mesti diperjuangkan adalah bagaimana dapat membantu umat, untuk menemukan Tuhan dan berdoa padanya. Konsekuensinya, kalau aturan agama tak membantu, tidak perlu dipertahankan. Yang lebih penting untuk diperhitungkan, diperhatikan adalah umat, bukan ibadatnya. Dalam hidup ini yang lebih penting bagaimana hidup dan berbuat sesuai kehendaknya, bukan taat pada aturan tertentu. Bagaimana visi tersebut diwujudkan? Aturan yang mengharuskan umat untuk pergi ke gereja paroki nya sendiri saja, tak diberlakukan di GA. Yang lebih penting ke gereja, mau ke gereja mana, silakan pilih mana yang membuatnya ketemu Tuhan. Apalagi, aturan tersebut kadang malah membebani umat dan tidak perlu. Misalnya untuk pergi gereja parokinya harus naik becak Rp 3000, 00 sekali jalan, sedang untuk pergi ke gereja lain cukup naik bis kota Rp300,00. Padahal umat masih diharapkan untuk kolekte, parkir dll. Bukankah batasan paroki teritorial tak pernah memperhitungkan kemudahan umat pergi ke gereja? Konsepsi tentang paroki teritorial lebih cocok untuk daerah pedesaan, atau di daerah agraris ketika tempat tinggal dan tempat kerja jadi satu. Kalau di kota, jauh dekatnya, tempat tinggal menjadi amat relatif. Yang lebih relevan adalah tempat kerja, bukan tempat tinggal. Aturan yang melarang perayaan ekaristi untuk pengantin di hari Minggu, di GA juga dibatalkan, asal keduanya Katokik. Alasannya sederhana, pernikahan cuma sekali seumur hidup, kok tak boleh bahagia perayaan nikah dalam ekaristi. Katanya ekaristi itu puncah hidup Kristiani. Ekaristi pentahbisan pastor pun berlangsung selama 2 jam lebih mengapa umat menikah tak boleh ekaristi? Kalau sudah ikut ekaristi pengantin, ya tidak perlu ekaristi lagi hanya untuk memenuhi aturan ekaristi di hari Minggu. Larangan untuk menggunakan lagu-lagu non Madah Bakti atau Puji Syukur, - lagu pop misalnya- tak pernah berlaku lagi di GA. Lagu apa pun kalau dirasa membantu umat untuk berdoa, dalam ibadat, silakan saja. Bukanlah Ave Maria pada mulanya juga lagu pop? Keterbukaan macam ini yang mendorong lahirnya lagu-lagu Kidung Ekaristi Kotabaru. 4. Visi Liturgi Sebagaimana diajarkan oleh Konsili Vatikan II, kami di GA memilih mengembangkan liturgi pastoral, bukan liturgi dogmatis. Ajaran liturgi kami pakai sejauh menyangkut pokok/prinsip dasar dalam liturgi. Visi GA adalah bahwa liturgi itu sarana. Liturgi adalah medium untuk karya pastoral. Menurut pengalaman, ekaristilah medium paling mudah untuk mengumpulkan umat dalam jumlah besar. Orientasi liturgi bukan lagi imam, atau ibadat tapi umatnya. Maka liturgi di GA adalah liturgi yang dimaksudkan untuk membantu umat makin menemukan Tuhan, minimal makin menolong untuk berdoa. Itulah sebabnya kami memilih mengembangkan teks liturgi mingguan yang disusun oleh umat sendiri. Cita-citanya adalah liturgi GA dapat semakin kontekstual bagi seluruh umat jaman ini. Tema-tema liturgi mingguan dirumuskan sesuai dengan kebutuhan umat. Sampai tahun ini, 2001, GA sudah punya pengalaman menyusun

5 5 sendiri teks liturgi kontekstual ini selama sebelas tahun. Bermula dengan segala macam cacian, sampai kini liturgi GA menerima banyak pujian. Bagaimana visi tersebut diwujudkan? Di GA kami mengganti istilah Upacara Misa menjadi perayaan ekaristi. Penggantian istilah ini semata-mata dimaksudkan untuk memberi makna baru atas liturgi, bukan untuk mengganti substansi. Tujuannya untuk mengajak umat semakin terlibat dan bukan hanya melihat, dalam perayaan liturgi. Supanya umat tidak hanya ndherek mis (ikut upacara misa), atau nonton upacara,. Kata umat GA, seseorang yang pernah ikut perayaan ekaristi di GA biasanya akan merasakan sesuatu yang lain daripada ikut misa di gereja lain. Ke-lain-an tersebut terletak pada suasana perayaan ekaristinya, bukan pada kotbahnya. 5 Meski kotbah yang disiapkan dengan baik sekali pun. Semua itu didukung oleh tema-tema ekariti yang uptodate yang setiap minggu ganti tema, sekaligus ganti doa-doanya. Untuk membangun suasana perayaan itulah maka aneka kreasi muncul di GA. Sapaan di awal ekaristi, kotbah dialogis dan interaktif, serta lagu-lagu baru dicipta oleh umat GA. Demikian sehingga makin hari ada makin banyak lagu terlahir dari pengalaman iman umat. Karena diangkat dari pengalaman iman umat, maka lagunya juga mengena di hati umat. Umat GA adalah umat yang hidup di kota Jogja. Buat orang kota, waktu itu lebih terbatas. Maka lamanya waktu perayaan ekaristi di GA juga kami batasi. Ekaristi di GA biasanya hanya makan waktu satu jam saja.. Demikian sehingga diharapkan umat dapat membuat perencanaan waktu untuk kepentingan lain. Sekaligus, GA dapat menawarkan jam lain untuk ekaristi. Dari pengalaman mengembangkan liturgi umat, kini sudah lebih dari lima tahun GA mengembangkan ekaristi anak. Karena itu tidak mengherankan kalau dari pelbagai penjuru kota mengantar anaknya ke GA. Semula GA memang hanya mengadakan ekaristi anak dalam perayaan Natal dan Paska. Tapi kemudian berkembang menjadi ekaristi anak sebulan sekali setiap Minggu IV jam Dalam kesempatan tersebut anak-anak diberi kesempatan untuk terlibat sepenuhnya dalam berekaristi. Jumlah anak yang ikut perayaan, makin tahun bertambah. Dari semula cuma 750, menjadi 1000, kemudian 1250, 1500 dan pada perayaan Paska lalu sudah mencapai 2500 anak, belum terhidup kedua orangtua mereka. Belajar pengalaman mengembangkan liturgi ekaristi untuk anak-anak, Gajuga mengembangkan perayaan ekaristi khusus untuk orang muda. Kini sudah dua tahun GA mengadakan EKM (ekaristi kaum muda). Sebuah perayaan ekaristi yang dipersiapkan khusus untuk orang muda. Semuanya disiapkan, dipikirkan, dilaksanakan oleh dan untuk serta demi orang-orang muda, maka juga dengan gaya orang muda pula. Liturginya dan suasana perayaannya, semua bergaya muda Tujuannya adalah agar orang muda kita mendapat tempat dan kesempatan untuk menghayati imannya sesuai dengan jiwa muda mereka. Maka semua yang berbau formal disingkirkan. Umat yang ikut perayaan EKM ini boleh tampil asli sebagaimana orang muda berpenampilan: pakai sandal jepit, kaos oblong, celana sobek, anting-anting, rambut dicat dlsb. Lagu-lagu yang dipakai pun boleh 5 Lih. Litbang GA tgl 200

6 6 lagu pop, rap, dll. Pokoknya setiap orang muda dan berjiwa muda pasti senang hadir dalam EKM ini. Kalau pembaca ingin hadir, silakan datang setiap Minggu III jam Pilihan jam ekaristi: harian dan mingguan Sebelum Rm Sabda pindah dari Kotabaru, setiap hari di GA ada 4x perayaan ekaristi harian. Saat ini masih ada 3X ekaristi setiap harinya. Jam 05.30, 06.05, dan sore jam Saat ini yang paling banyak diminati adalah ekaristi jam Kecuali mengembangkan perayaan ekaristi yang kontekstual, GA juga mengembangkan doa-doa novena. Novena. Kurang lebih sebulan sekali, umat GA mengadakan novena buatan sendiri. Novena ini disusun dalam bahasa orang sekarang. Judul atau tema novena selalu disesuaikan dengan pengalaman hidup umat jaman ini. Entah berkaitan dengan peristiwa dan persoalan hidup umat dalam Gereja maupun di masyarakat. Seperti misalnya Novena Hati Kudus, Bunda Maria, Kemerdekaan, Hari Anak, Pentakosta dll. Sebagaimana lahirnya aneka seni berasal dari Gereja, maka GA mencoba untuk mengembalikan seni sebagai bagian utama hidup bersama sebagai orang beriman Katolik. Seni musik lahir untuk memeriahkan perayaan liturgi jaman itu. Seni drama lahir untuk memperagakan Kitab Suci. Seni lukir, patung lahir untuk melukiskan kemuliaan Tuihan dan para kudus. Tujuannya jelas, untuk membantu umat menghayati imannya. Itulah sebabnya ketika sebuah operet natal berhasil disiapkan, operet tersebut dipentaskan di dalam gereja. Gedung gereja menjadi panggung operet. Demikian juga dengan tablo jalan salib. Umat menyiapkan perayaan jalan salib dengan renungan dan peragaan, semua dilakukan dalam gedung gereja. Para seniman gua, menjadikan seluruh gedung gereja sebagai gua natal terbesar yang dibuat orang muda. Begitulah nilai seni kita manfaatkan untuk mengembangkan penghayatan iman di GA. 5. Visi Kegembalaan Secara sederhana dapat dikatakan bahwa visi pastoral/kegembalaan umat, biasanya amat ditentukan oleh visi kita tentang pastor. Pada umumnya digambarkan bahwa pastor adalah gembala umat. Pastorlah yang diandaikan menentukan hidup, gerak dan karya kegembalaan umat. Umat tinggal ikut bahkan manut (menurut) saja. Pastor kelas utama, dan umat kelas kambing. Gambaran ini sebenarnya berbeda dengan gambaran menurut Konsili Vatikan II. Sesuai dengan visi tentang Gereja, menurut Konsili Vatikan II, pastor berbeda dengan umat dalam fungsinya saja. Selebihnya ia tetap manusia biasa sama seperti umat lainnya, bisa salah, bisa dosa, bisa benar, bisa suci. Pastor bukan malaikat, bukan pula superman. Artinya rahmat dan bakat yang dipunyai selalu akan lebih miskin dibandingkan dengan rahmat dan bakat yang dimiliki oleh seluruh umat. Dia pemimpin tapi bukan penguasa. Itulah sebabnya di GA telah dibiasakan bahwa umat diajak untuk berinisiatif, berkreasi bagaimana mengembangkan Gereja menjadi Gereja Umat Allah, yakni Gereja buat siapa saja, Gereja buat semua orang. Dalam perjalanan waktu kemudian ditemukan apa yang kami sebut Warta Iman. Melalui Warta Iman visi Gereja, termasuk visi kegembalaan dapat disebarluaskan dengan mudah. Lewat Warta Iman yang dicetak jadi satu dengan teks liturgi mingguan ini umat

7 7 mendapat informasi dan terutama motivasi untuk mengembangkan diri sebagai Gereja. Warta Iman ini jauh lebih efektif dan efisien daripada media komunikasi lain yang ada selama ini. Sekarang ini setiap minggu GA mencetak teks (berarti Warti Iman) juga sebanyak lebih dari 7000 eks. Semua itu dibaca dan dipakai oleh umat GA. Sejak th 2000, WI ini juga telah menjadi medium untuk litbang GA. Bagaimana visi ini diwujudkan? Supaya kreativitas tumbuh dan berkembang dari umat maka seperti kata Robert Fritz, GA juga mengadakan restruktur Dewan Pastoral. Salah satunya adalah memungkinkan orang-orang muda untuk duduk dalam kepengurusan dewan. Dan tidak hanya itu, orang yang boleh menjadi anggota dewan juga tidak hanya diangkat dari wakil-wakil komunitas lingkungan (teritorial). Orang-orang, dari mana pun asalnya asal diusulkan oleh komunitasnya yang di GA boleh dipilih menjadi anggota dewan pastoral. Entah dari komunitas teritorial maupun komunitas kategorial fungsional sama saja: bisa dinamis bisa statis. Untuk mengembangkan umat, GA mencoba secara serius menerapkan prinsip subsidiaritas Kalau dapat diurus oleh umat sendiri, tak usah diurus oleh dewan, kalau bisa diselesaikan oleh dewan tak perlu pastor campur tangan. Ini juga dimaksudkan untuk meminimalisir budaya pastor sentris: apa-apa harus pastor; padahal ada banyak hal yang dikerjakan oleh umat, tak perlu pastor. Sebut saja misalnya untuk doa makan tak perlu pastor atau prodiakon, setiap umat mestinya bisa. Kalau ekaristi barulah pastor mesti memimpinnya. Sebaliknya pastor juga perlu belajar untuk tidak usah merasa perlu dilangkahi, atau harus dimintai ijin untuk apa yang memang tidak perlu. Budaya formal: Umat GA telah membiasakan diri untuk tidak terjebak dalam budaya formal tapi kurang profesional. Orang tua atau orang muda, pria dan wanita, dan tak ada lagi tamu atau tuan rumah, semua berhak sama dan punya kewajiban sama untuk mengembangkan iman umat. Karena itu umat GA bebas mengkritik pastor dan pastor juga bebas mengkritik umat. Tak usah pandang usia, kalau memang yang muda mampu, dia pun berhak memimpin umat dalam kegiatan apa pun. Usaha melibatkan umat GA mulai dari lingkup liturgi. Karena prodiakon hanya boleh untuk umat Gereja teritorial ( paroki ) maka GA membuat gebrakan dengan istilah pembantu pembagi komuni. Mereka ini adalah umat siapa pun, dari mana pun asalnya, yang melalui seleksi diterima menjadi tenaga pembagi komuni di GA. Kali ini pembagi komuni ini sudah diresmikan menjadi prodiakon. Dewan tidak hanya terdiri dari wakil umat lingkungan. Sebab pemilihan DP oleh umat lingkungan, adalah pola lama, DP yang dipilih berdasarkan pola paroki Seperti kata Robert Fritz, tak pernah ada perubahan yang berarti jika strukturnya tidak berubah 6. Struktur dewan paroki (DP) pun pelan-pelan kita kembangkan. Dari DP yang 6 Robert Fritz, The Path of Least Resistance for Managers, Berrett-Koehler Publishers, San Francisco, 1999, hal 1-7

8 8 semula dikenal hebat, kemudian terbuka untuk orang muda yang kurang pengalaman meskipun penuh kreativitas. Karena itu kriterium umur calon DP kemudian diturunkan (dimudakan). Maksudnya adalah agar orang muda dapat masuk menjadi anggota DP. Sekarang DP GA, sudah bukan lagi singkatan dewan paroki, tetapi dewan pastoral GA. Dan yang terpenting anggotanya adalah orang-orang muda yang penuh kreativitas. 6. Visi kepedulian sosial Entah dari mana asalnya, dan kapan mulainya, tapi ada beberapa tradisi yang kiranya tidak cocok lagi untuk jaman ini. Seperti misalnya sosial berarti bagaimana Gereja membantu umat yang kekurangan, dan bukan umat dapat lebih peduli pada orang lain yang lebih membutuhkan. Juga kalau memberi bantuan, berilah orang Katolik dulu, baru sisanya orang non Katolik. Kebiasaan tersebut di GA dicoba untuk dikembangkan menjadi bagaimana meningkatkan kepedulian umat pada orang yang lebih membutuhkan siapa pun mereka, apa pun agamanya. Yang harus dibantu adalah orang yang membutuhkan, bukan orang katolik atau bukan. Yang ditolong, yang disembuhkan Yesus adalah orang yang sakit bukan yang seagama. Apalagi masalah-masalah sosial kemanusiaan seringkali menjadi medium yang baik untuk membangun relasi dengan umat beragama lain. Bagaimana visi tersebut diwujudkan? Di GA hidup komunitas pos kes. Komunitas ini terdiri dari umat yang dokter, perawat, mahasiswa-wi farmasi, dan sukarelawan. Mereka ini setiap hari Minggu melayani umat dengan pengobatan murah untuk orang sederhana yang memerlukan. Sama halnya dengan komunitas Hana. Komunitas ini adalah umat yang peduli pada kurban Napza. Ini adalah komunitas lintas iman. Anggotanya terdiri dari orang-orang muda, orang tua, psikolog, mantan pengguna dll. Mereka mau peduli pada teman-teman muda dan para orangtua yang anaknya kena napza. Mereka kerja keras, dan cari biaya pelayanan sendiri. Kasihku Peduli adalah sebuah usaha untuk peduli pada orang lain yang sakit, dan perlu modal kecil. Anggota kasihku peduli ini dapat memberikan haknya pada orang lain yang lebih membutuhkan. Sekarang ini sedang bergerak sebuah komunitas Sukma Sinukarta. Komunitas ini ingin mewujudkan kepedulian umat pada orang - orang lain yang mengalami kesulitan untuk menguburkan orang-orang dekat di hatinya yang dipanggil Tuhan, entah karena kesulitan biaya, atau karena kesulitan lain. Dan masih banyak bentuk-bentuk kepedulian lain yang juga dimiliki oleh Gereja/paroki lain. Mengikuti Gerak Roh: Peduli pada orang muda Memang Gereja punya renta (rencana tahunan) untuk program kegiatan umat. Namun itu semua tidak kaku dan mati. Umat GA juga sudah membiasakan diri untuk mengikuti gerak roh. Kalau dalam perjalanan waktu ternyata dibutuhkan suatu usaha dan tindakan untuk menanggapi kebutuhan umat dan kebutuhan jaman, GA siap melakukannya

9 9 meskipun tak ada dalam rencana tahunan. Itulah sebabnya GA pernah mengadakan pernikahan eklesial untuk umat yang tak mampu menikah karena krismon th 1998 lalu. Ketika litbang GA menemukan bahwa 11% umat perenah kena Napza, 7 maka lahirlah komunitas peduli korban Napza hingga lahirlah Yayasan Hana, yang kini makin berkembang. Berangkat dari kepedulian pada orang muda pula, termasuk pada anak-anak yang terlantar karena ditinggal kerja oleh orangtuanya, maka GA membuka TPA (taman penitipan anak) Grha Asih Anak. Berawal dari HUT GA ke 74, TPA menerima 4 orang anak yang dititipkan, kini setahun kemudian, jumlah anak rata-rata per hari sudah mencapai 26 anak. Demikian juga ketika umat merasa perlu untuk mengadakan sinode, maka kami mengadakan sinode umat untuk seluruh GA. Karena alasan yang sama GA selalu terbuka akan munculkan komunitas-komunitas baru setiap kali dirasa perlu. Seperti misalnya komunitas EFC (English For Children). Komunitas ini lahir dari keprihatinan orang muda untuk mengisi hari libur sekolah yang berguna bagi dirinya dan bagi orang lain. Maka lahirlah EFC, yang dimotori oleh mahasiswa-mahasiswi yang belajar bahasa Inggris untuk memberi kursus bahasa Inggris pada anak-anak SD. Kemudian berkembang lagi menajdi komunitas MTV (misionaris kecil) yang terdiri sukarelawan orang muda yang siap mengajar bahasa Inggris di SD-SD Kanisius yang terpencil. Prihatin akan banyaknya orang muda yang kesulitan mencari jodoh GA membuka komunitas baru: komunitas Sebuah komunitas yang anggotanya adalah orang-orang muda yang berusia antara th dan merindukan seorang untuk menjadi pendamping hidupnya. Dan masih banyak lagi komunitas lagi di GA seperti para pelaku bisnis, pendamping napi, pengunjung orang sakit, dll. Gereja orang muda Sesuai dengan hasil litbang, sebagian besar umat GA adalah orang muda. 8 Dan seperti sifat orang muda yang dinamis dan idealis, maka GA mencoba untuk memberi tempat dan kesempatan bagi orang muda untuk menghayati dan mengembangkan imannya melalui GA. Wujudnya antara lain adalah terbukannya tempat dan kesempatan bagi orang untuk mengungkapkan iman dan pergulatannya melalui GA. Dukungan lain yang kami berikan kepada orang muda adalah support mental dan finansial untuk orang muda yang sedang belajar di Jogja. Seperti misalnya adanya komunitas mahasiswa menulis skripsi. Bahkan banyak kelompok KKN dan aneka kegiatan orang muda yang disemangati melalui kepedulian GA. Mereka itu adalah mahasiswa-mahasiswi yang memerlukan dukungan, apa pun agamanya, di mana pun kuliahnya; termasuk di dalamnya adalah dari IAIN. Secara sederhanya GA ingin mengatakan kepada orang muda, bahwa Kami cinta padamu, maka kami memihak dan mendukungmu! Tolong cintailah juga orang-orang muda di mana pun mereka! Contoh lain yang paling spektakuler adalah keberanian GA untuk menyherahkan kepanityaan Paska 2001 kepada orang muda. Ada lebih dari orang mudayang terlibat dalam perayaan paska. Mereka memikirkan, merencanakan untuk membantu umat merayakan paska dengan berkat bagi pribadi, keluarga maupun masyarakat luas. 7 Litbang GA tgl Litbang GA tgl Warta Iman GA tgl 2001

10 10 Lahirnya lagu-lagu baru dari GA yang jadi buku Kidung Ekaristi adalah salah satu bukti betapa orang-orang muda memang dapat dipercaya dan punya kekayaan luarbiasa yang dapat disumbangkan kepada seluruh umat. Gereja terbuka sepanjang hari Untuk menanggapi kebutuhan umat, maka gereja dibuka sepanjang hari, dari jam jam Ada karyawan yang selalu siap menjaga parkir, sehingga umat yang ingin berdoa selalu bisa. Kala orang muda sedang resah dengan urusan sekolah, atau merasa gagal ujian, atau meraka bingung dalam cinta, atau putus cinta, selalu dapat lari pada Tuhan. Di GA ada Bapa yang selalu setia menanti putranya, ada Bunda Maria yang setia mendengar setiap keluhan putra-putrinya. Ada Tuhan Yesus yang siap dengan bukti cintanya. Ada Ibu Maria Pieta yang tahu artinya derita anak-anaknya. Dll. Penutup Itulah kristal-kristal GA di usia 75 tahun ini. Semuanya itu dengan satu tujuan untuk melayani umat yang datang ke GA. Jadi GA tidak lagi mau sibuk dalam urusan umat paroki teritorial semata. Sebab umat yang datang adalah umat yang berasal dari latar belakang daerah, budaya, agama, kewarganegaan yang berbeda Semua usaha pengembangan GA ini utk apa? Jawabnya adalah untuk melayani umat, siapa aja yang datang dan bergabung dalam perayaan ekaristi di GA. Mereka adalah umat yang multi agama, budaya, dari pelbagai tingkat intelegensia dan lapisan kehidupan sosial ekonomi yang beragam. Dengan satu tujuan bersama: supaya umat terbantu untuk lebih dekat dgn Tuhan lewat sesamanya dan keterlibatan mereka dalam berbagai komunitas di segala aktivitas umat lewat GA. Seluruh usaha ini diharapkan dapat memberikan insprirasi real tentang hidup beriman (cinta, harapan, karya) Melakukan sesuatu untuk tanpa memandang apapun. Jadilah itulah GA Kotabaru.. Yang mengemban misi Menjadi Gereja buat semua Yang mengembangkan kehidupan beriman umat Justru lewat perjumpaan dengan siapa saja Dan berkarya juga buat semua orang Lewat komunitas yang ada GA memberi kesempatan umat utk terlibat, berkarya, dan berkembang tanpa melupakan hal utama yang spiritual. Ecclesia semper reformanda.itulah GA, Gereja buat semua. Justru di situlah kehidupan beriman menjadi semakin nyata dan terasa: IMAN DALAM PERBUATAN!

11 11 Selamat Ulang Tahun Dalam rengkuhan matahari baru Bertambah satu usiamu Seiring nyanyian hari yang baru Persembahkan fajar pagi kehidupanmu Laksana embun kehidupan Kau sibakkan rasa di jiwa Lewat tetes-tetes kasih beningmu Ungkapan anugerahnya indah Selamat ulang tahun untukmu Biar kasihnya makin bersinar Di setiap langkah dan cintamu Biar cintanya kian memancar Bagi dunia dan sesamamu AB LW

Pelayanan Dewan Pastoral GA Reposisi

Pelayanan Dewan Pastoral GA Reposisi 1 Pelayanan Dewan Pastoral GA Reposisi Arahan Sebagaimana sudah kita alami bersama, bahwa Gereja Antonius kita kembangkan menjadi Gereja umat Allah. Dasar pengembangannya adalah visi dan misi GA, 1998

Lebih terperinci

ARAH DASAR PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA

ARAH DASAR PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA ARAH DASAR PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA Tahun 2011 2015 1 Latar Belakang Ecclesia Semper Reformanda >> gerak pastoral di KAJ >> perlunya pelayanan pastoral yg semakin baik. 1989 1990: Sinode I KAJ

Lebih terperinci

KELUARGA DAN PANGGILAN HIDUP BAKTI 1

KELUARGA DAN PANGGILAN HIDUP BAKTI 1 1 KELUARGA DAN PANGGILAN HIDUP BAKTI 1 Pontianak, 16 Januari 2016 Paul Suparno, S.J 2. Abstrak Keluarga mempunyai peran penting dalam menumbuhkan bibit panggilan, mengembangkan, dan menyertai dalam perjalanan

Lebih terperinci

KAMIS DALAM PEKAN SUCI. Misa Krisma

KAMIS DALAM PEKAN SUCI. Misa Krisma KAMIS DALAM PEKAN SUCI 1. Seturut tradisi Gereja yang sangat tua, pada hari ini dilarang merayakan misa tanpa umat. Misa Krisma 2. Pemberkatan minyak orang sakit dan minyak katekumen serta konsekrasi minyak

Lebih terperinci

Karya Pastoral Paroki

Karya Pastoral Paroki Karya Pastoral Paroki Pengantar Apa yang saya sampaikan ini mohon dimengerti sebagai sebuah sharing pengalaman saya yang baru setahun menggulati karya paroki. Maka silakan nanti diperkaya sendiri dengan

Lebih terperinci

TAHUN SUCI LUAR BIASA KERAHIMAN ALLAH

TAHUN SUCI LUAR BIASA KERAHIMAN ALLAH TAHUN SUCI LUAR BIASA KERAHIMAN ALLAH SOSIALISASI DALAM ARDAS KAJ UNTUK TIM PENGGERAK PAROKI KOMUNITAS DAN TAREKAT DIBAWAKAN OLEH TIM KERJA DKP GERAKAN ROHANI TAHUN KERAHIMAN DALAM ARDAS KAJ tantangan

Lebih terperinci

Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA. Bacaan Pertama 1 Sam. 1:

Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA. Bacaan Pertama 1 Sam. 1: 1 Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA Bacaan Pertama 1 Sam. 1:20-22. 24-28 Seumur hidupnya Samuel diserahkan kepada Tuhan. Bacaan diambil dari Kitab Pertama Samuel: Setahun

Lebih terperinci

SPIRITUALITAS EKARISTI

SPIRITUALITAS EKARISTI SPIRITUALITAS EKARISTI SUSUNAN PERAYAAN EKARISTI RITUS PEMBUKA LITURGI SABDA LITURGI EKARISTI RITUS PENUTUP RITUS PEMBUKA Tanda Salib Salam Doa Tobat Madah Kemuliaan Doa Pembuka LITURGI SABDA Bacaan I

Lebih terperinci

KELUARGA KATOLIK: SUKACITA INJIL

KELUARGA KATOLIK: SUKACITA INJIL Warta 22 November 2015 Tahun VI - No.47 KELUARGA KATOLIK: SUKACITA INJIL Hasil Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia IV (sambungan minggu lalu) Tantangan Keluarga dalam Memperjuangkan Sukacita Anglia 9.

Lebih terperinci

5. Pengantar : Imam mengarahkan umat kepada inti bacaan, liturgi yang akan dirayakan saat itu.

5. Pengantar : Imam mengarahkan umat kepada inti bacaan, liturgi yang akan dirayakan saat itu. TATA CARA dan URUTAN PERAYAAN EKARISTI: Bagian 1 : RITUS PEMBUKA Bertujuan mempersatukan umat yang berkumpul dan mempersiapkan umat untuk mendengarkan sabda Allah dan merayakan Ekaristi dengan layak. Ritus

Lebih terperinci

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 23 JULI 2017 Tema: ALLAH SANG PENYABAR JEMAAT BERHIMPUN

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 23 JULI 2017 Tema: ALLAH SANG PENYABAR JEMAAT BERHIMPUN LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 23 JULI 2017 Tema: ALLAH SANG PENYABAR PERSIAPAN - Umat bersaat teduh - Lonceng berbunyi - Penyalaan Lilin JEMAAT BERHIMPUN (Jemaat Berdiri) PANGGILAN

Lebih terperinci

NOVENA PENTAKOSTA 2015 ROH KUDUS MEBANGKITKAN SIKAP SYUKUR DAN PEDULI

NOVENA PENTAKOSTA 2015 ROH KUDUS MEBANGKITKAN SIKAP SYUKUR DAN PEDULI NOVENA PENTAKOSTA 2015 ROH KUDUS MEBANGKITKAN SIKAP SYUKUR DAN PEDULI *HATI YANG BERSYUKUR TERARAH PADA ALLAH *BERSYUKURLAH SENANTIASA SEBAB ALLAH PEDULI *ROH ALLAH MENGUDUSKAN KITA DALAM KEBENARAN *ROH

Lebih terperinci

PEMBEKALAN PENGURUS LINGKUNGAN PAROKI ST. YAKOBUS. Jakarta, Agustus-September 2010

PEMBEKALAN PENGURUS LINGKUNGAN PAROKI ST. YAKOBUS. Jakarta, Agustus-September 2010 PEMBEKALAN PENGURUS LINGKUNGAN PAROKI ST. YAKOBUS KELAPA GADING Jakarta, Agustus-September 2010 AGENDA Renungan Sabda Tuhan dan Pengarahan Pastor Moderator Arah Pastoral Keuangan Lingkungan Tanya Jawab

Lebih terperinci

Selama ini selain bulan Mei, kita mengenal bulan Oktober adalah bulan Maria yang diperingati setiap

Selama ini selain bulan Mei, kita mengenal bulan Oktober adalah bulan Maria yang diperingati setiap Pengantar Selama ini selain bulan Mei, kita mengenal bulan Oktober adalah bulan Maria yang diperingati setiap tahunnya oleh seluruh umat katolik sedunia untuk menghormati Santa Perawan Maria. Bapa Suci

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMP-K PERMATA BUNDA CIMANGGIS Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik Kelas/Semester : VIII / 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi : Memahami

Lebih terperinci

NOVENA ROSARIO ELIZABETH ZAKHARIA NOVENA ROSARIO BERSAMA ST. MARIA, ST. ELIZABETH DAN ST. ZAKHARIA UNTUK PERMOHONAN MENDAPATKAN ANAK

NOVENA ROSARIO ELIZABETH ZAKHARIA NOVENA ROSARIO BERSAMA ST. MARIA, ST. ELIZABETH DAN ST. ZAKHARIA UNTUK PERMOHONAN MENDAPATKAN ANAK NOVENA ROSARIO ELIZABETH ZAKHARIA NOVENA ROSARIO BERSAMA ST. MARIA, ST. ELIZABETH DAN ST. ZAKHARIA UNTUK PERMOHONAN MENDAPATKAN ANAK 1 Pengantar Dalam suatu kesempatan Yesus pernah mengatakan "Mintalah,

Lebih terperinci

IBADAT PEMBERKATAN PERTUNANGAN

IBADAT PEMBERKATAN PERTUNANGAN IBADAT PEMBERKATAN PERTUNANGAN Orang tua Kristiani mempunyai tanggung jawab, yang dipandang juga sebagai bentuk kerasulan khusus, untuk mendidik anak-anak dan membantu anak-anak dapat mempersiapkan diri

Lebih terperinci

Meneladan Maria Menjadi Pribadi Ekaristis

Meneladan Maria Menjadi Pribadi Ekaristis BAHAN RENUNGAN (untuk kalangan sendiri) Meneladan Maria Menjadi Pribadi Ekaristis semakin beriman, semakin bersaudara dan berbela rasa Kata Pengantar Saudara saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus,

Lebih terperinci

LITURGI SABDA. Tahun C Minggu Paskah III. Bacaan Pertama Kis. 5:27b b-41. Kami adalah saksi dari segala sesuatu: kami dan Roh Kudus.

LITURGI SABDA. Tahun C Minggu Paskah III. Bacaan Pertama Kis. 5:27b b-41. Kami adalah saksi dari segala sesuatu: kami dan Roh Kudus. 1 Tahun C Minggu Paskah III LITURGI SABDA Bacaan Pertama Kis. 5:27b-32. 40b-41 Kami adalah saksi dari segala sesuatu: kami dan Roh Kudus. Bacaan diambil dari Kisah Para Rasul: Setelah ditangkap oleh pengawal

Lebih terperinci

Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a

Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a 1 Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a. 6-7. 9-11 Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan sehingga pembacaan dimengerti.

Lebih terperinci

HOME. Written by Sr. Maria Rufina, P.Karm Published Date. A. Pembentukan Intelektual dan Spiritual Para Imam

HOME. Written by Sr. Maria Rufina, P.Karm Published Date. A. Pembentukan Intelektual dan Spiritual Para Imam A. Pembentukan Intelektual dan Spiritual Para Imam Di masa sekarang ini banyak para novis dan seminaris yang mengabaikan satu atau lebih aspek dari latihan pembentukan mereka untuk menjadi imam. Beberapa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. manusia dapat menghasilkan keindahan melalui kegiatan bernyanyi. Bernyanyi adalah

BAB I PENDAHULUAN. manusia dapat menghasilkan keindahan melalui kegiatan bernyanyi. Bernyanyi adalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Musik adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Ia merupakan bagian dari kesenian atau keindahan yang dihasilkan melalui media bunyi atau suara. Suara

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. imannya itu kepada Kristus dalam doa dan pujian. Doa, pujian dan kegiatan-kegiatan liturgi

BAB I PENDAHULUAN. imannya itu kepada Kristus dalam doa dan pujian. Doa, pujian dan kegiatan-kegiatan liturgi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penulisan Gereja adalah persekutuan umat beriman yang percaya kepada Kristus. Sebagai sebuah persekutuan iman, umat beriman senantiasa mengungkapkan dan mengekspresikan

Lebih terperinci

BUNDA MARIA IBU BIARAWAN-BIARAWATI Rohani, Oktober 2012, hal Paul Suparno, S.J.

BUNDA MARIA IBU BIARAWAN-BIARAWATI Rohani, Oktober 2012, hal Paul Suparno, S.J. 1 BUNDA MARIA IBU BIARAWAN-BIARAWATI Rohani, Oktober 2012, hal 25-28 Paul Suparno, S.J. Bulan Oktober adalah bulan Maria. Banyak orang menyempatkan diri untuk menghormati Bunda Maria dan mohon bimbingannya

Lebih terperinci

GPIB Immanuel Depok Minggu, 18 Oktober 2015 TATA IBADAH HARI MINGGU XXI SESUDAH PENTAKOSTA

GPIB Immanuel Depok Minggu, 18 Oktober 2015 TATA IBADAH HARI MINGGU XXI SESUDAH PENTAKOSTA PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU XXI SESUDAH PENTAKOSTA Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah

Lebih terperinci

TANDA SALIB DAN SALAM Umat berdiri

TANDA SALIB DAN SALAM Umat berdiri 1 RITUS PEMBUKA PERARAKAN MASUK LAGU PEMBUKA TANDA SALIB DAN SALAM Umat berdiri Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Umat : Amin. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan

Lebih terperinci

Gereja Katolik Kristus Raja di Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan BAB I PENDAHULUAN

Gereja Katolik Kristus Raja di Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pengadaan Proyek Dalam buku Gereja yang Melayani dengan Rendah Hati bersama Mgr Ignatius Suharyo, editor E. Martasudjita menuliskan, Perjanjian Baru selalu berbicara

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 24 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) DALAM BADAI TUHAN BERTINDAK

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 24 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) DALAM BADAI TUHAN BERTINDAK TATA IBADAH MINGGU, 24 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) DALAM BADAI TUHAN BERTINDAK Latihan Lagu-lagu dan doa persiapan Pnt. : Selamat pagi/sore Jemaat yang terkasih di dalam Yesus Kristus, kita akan bersama-sama

Lebih terperinci

KESEJATIAN IMAM YANG BERTINDAK IN PERSONA CHRISTI MELALUI PELAYANAN SAKRAMEN EKARISTI DALAM TERANG ENSIKLIK ECCLESIA DE EUCHARISTIA NO.

KESEJATIAN IMAM YANG BERTINDAK IN PERSONA CHRISTI MELALUI PELAYANAN SAKRAMEN EKARISTI DALAM TERANG ENSIKLIK ECCLESIA DE EUCHARISTIA NO. KESEJATIAN IMAM YANG BERTINDAK IN PERSONA CHRISTI MELALUI PELAYANAN SAKRAMEN EKARISTI DALAM TERANG ENSIKLIK ECCLESIA DE EUCHARISTIA NO. 29 (Sebuah Tinjauan Teologis) SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Filsafat

Lebih terperinci

PANDUAN PENGURUS LINGKUNGAN PAROKI SANTO YUSUP - GEDANGAN STASI SANTO IGNATIUS - BANJARDAWA SEMARANG

PANDUAN PENGURUS LINGKUNGAN PAROKI SANTO YUSUP - GEDANGAN STASI SANTO IGNATIUS - BANJARDAWA SEMARANG PANDUAN PENGURUS LINGKUNGAN PAROKI SANTO YUSUP - GEDANGAN STASI SANTO IGNATIUS - BANJARDAWA SEMARANG PANDUAN Pengurus Lingkungan Paroki Santo Yusup - Gedangan Stasi Santo Ignatius - Banjardawa Semarang

Lebih terperinci

dibacakan pada hari Sabtu-Minggu, 1-2 Maret 2014

dibacakan pada hari Sabtu-Minggu, 1-2 Maret 2014 SURAT GEMBALA PRAPASKA 2014 KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG dibacakan pada hari Sabtu-Minggu, 1-2 Maret 2014 Allah Peduli dan kita menjadi perpanjangan Tangan Kasih-Nya untuk Melayani Saudari-saudaraku yang terkasih,

Lebih terperinci

Spiritualitas Organis, Pengiring Lagu Liturgi dalam dokumen Gereja

Spiritualitas Organis, Pengiring Lagu Liturgi dalam dokumen Gereja Spiritualitas Organis, Pengiring Lagu Liturgi dalam dokumen Gereja RD.Sridanto Aribowo, MA.Lit Temu paguyuban organis Gereja Keuskupan Agung Jakarta Rawamangun, 20 Juli 2013 AJARAN GEREJA TENTANG MUSIK

Lebih terperinci

TATA IBADAH HARI MINGGU PASKAH V

TATA IBADAH HARI MINGGU PASKAH V PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU PASKAH V Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah di hari Minggu

Lebih terperinci

UJIAN SEMESTER I SEKOLAH BINA NUSANTARA Tahun Ajaran

UJIAN SEMESTER I SEKOLAH BINA NUSANTARA Tahun Ajaran UJIAN SEMESTER I SEKOLAH BINA NUSANTARA Tahun Ajaran 2008 2009 L E M B A R S O A L Mata pelajaran : Pendidikan Agama Katolik Kelas : 8 Hari / tanggal : Waktu : 60 menit PETUNJUK UMUM : 1. Tulislah nama

Lebih terperinci

EVANGELISASI BARU. Rohani, Desember 2012, hal Paul Suparno, S.J.

EVANGELISASI BARU. Rohani, Desember 2012, hal Paul Suparno, S.J. 1 EVANGELISASI BARU Rohani, Desember 2012, hal 25-28 Paul Suparno, S.J. Suster Budayanita waktu mengajar agama pada beberapa orang tua yang ingin menjadi Katolik, sering meneguhkan bahwa mereka itu sebenarnya

Lebih terperinci

GPIB Immanuel Depok Minggu, 27 September 2015

GPIB Immanuel Depok Minggu, 27 September 2015 PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU XVIII SESUDAH PENTAKOSTA Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah

Lebih terperinci

KELUARGA SEKOLAH KEHIDUPAN

KELUARGA SEKOLAH KEHIDUPAN KELUARGA SEKOLAH KEHIDUPAN Keluarga dan komunitas berperan sangat penting membangun kehidupan dunia dan alam raya ini. Dimana seseorang belajar banyak hal yang mempengaruhi kehidupan. Nilai iman dan kemanusiaan,

Lebih terperinci

Tata Upacara Pernikahan Sipil

Tata Upacara Pernikahan Sipil Tata Upacara Pernikahan Sipil 1 Penyerahan calon mempelai oleh wakil keluarga K Romo yang kami hormati. Atas nama orang tua dan keluarga dari kedua calon mempelai, perkenankanlah kami menyerahkan putra-putri

Lebih terperinci

Liturgi Anak yang Hidup

Liturgi Anak yang Hidup Liturgi Anak yang Hidup 50 Tahun Sacrosanctum Concilium Makasar, 16 Oktober 2013 RD.Sridanto Aribowo, MA.Lit Gereja yang Peduli kepada Anak Sejarah Gereja menunjukkan anak kerap menjadi subyek maupun obyek

Lebih terperinci

-AKTIVITAS-AKTIVITAS

-AKTIVITAS-AKTIVITAS KEHIDUPAN BARU -AKTIVITAS-AKTIVITAS BARU Dalam Pelajaran Ini Saudara Akan Mempelajari Bagaimanakah Saudara Mempergunakan Waktumu? Bila Kegemaran-kegemaran Saudara Berubah Kegemaran-kegemaran Yang Baru

Lebih terperinci

Pnt. : Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata:

Pnt. : Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: Tema : Keluarga : Bersatu Kita Teguh, Terpisah Pun Kita Kuat (1 Timotius 1 : 5) Sub Tema : Menghidupi Kasih Ibadah ini dikemas dalam bentuk ibadah keluarga. Oleh karena itu mohon diusahakan agar masing-masing

Lebih terperinci

GPIB Immanuel Depok Minggu, 14 Agustus 2016

GPIB Immanuel Depok Minggu, 14 Agustus 2016 PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU XIII SESUDAH PENTAKOSTA Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah

Lebih terperinci

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017 Tema: MENYELAMI PEMIKIRAN ALLAH JEMAAT BERHIMPUN

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017 Tema: MENYELAMI PEMIKIRAN ALLAH JEMAAT BERHIMPUN LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017 Tema: MENYELAMI PEMIKIRAN ALLAH PERSIAPAN - Umat bersaat teduh - Lonceng berbunyi - Penyalaan Lilin JEMAAT BERHIMPUN PANGGILAN

Lebih terperinci

Perayaan Ekaristi Hari Minggu Adven ke-1

Perayaan Ekaristi Hari Minggu Adven ke-1 Perayaan Ekaristi Hari Minggu Adven ke-1 1. Lagu Pembukaan: HAI, ANGKATLAH KEPALAMU (PS 445 / MB 326) http://www.lagumisa.web.id/lagu.php?&f=ps-445 Pengantar Seruan Tobat Saudara-saudari, marilah mengakui

Lebih terperinci

11. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Dasar (SD)

11. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Dasar (SD) 11. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Dasar (SD) A. Latar Belakang Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan

Lebih terperinci

TANTANGAN RELIGIUS DALAM MEWARTAKAN KABAR GEMBIRA DI ZAMAN GADGET

TANTANGAN RELIGIUS DALAM MEWARTAKAN KABAR GEMBIRA DI ZAMAN GADGET 1 TANTANGAN RELIGIUS DALAM MEWARTAKAN KABAR GEMBIRA DI ZAMAN GADGET Seminar Religius di BKS 2016 Kanisius, 8 September 2016 Paul Suparno, SJ Pendahuluan Tema BKS tahun 2016 ini adalah agar keluarga mewartakan

Lebih terperinci

PANDUAN Pengurus Lingkungan Paroki Santo Yusup - Gedangan Stasi Santo Ignatius - Banjardawa Semarang

PANDUAN Pengurus Lingkungan Paroki Santo Yusup - Gedangan Stasi Santo Ignatius - Banjardawa Semarang PANDUAN Pengurus Lingkungan Paroki Santo Yusup - Gedangan Stasi Santo Ignatius - Banjardawa Semarang Tahun 2009 Dewan Paroki Santo Yusup - Gedangan Jl. Ronggowarsito 11 Semarang - 50127 Telp. 3552252,

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 03 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) SAHABAT UNTUK MANUSIA

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 03 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) SAHABAT UNTUK MANUSIA TATA IBADAH MINGGU, 03 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) SAHABAT UNTUK MANUSIA Latihan Lagu-lagu dan doa persiapan Pembacaan/penayangan warta lisan Saat hening A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (DUDUK)

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 15 APRIL 2018 (MINGGU PASKAH III - PUTIH) KOMUNITAS YANG BERSAKSI

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 15 APRIL 2018 (MINGGU PASKAH III - PUTIH) KOMUNITAS YANG BERSAKSI TATA IBADAH MINGGU, 15 APRIL 2018 (MINGGU PASKAH III - PUTIH) KOMUNITAS YANG BERSAKSI Latihan Lagu Pembacaan/Penayangan Warta Lisan Saat Hening A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (JEMAAT DUDUK) Pnt.

Lebih terperinci

KEADILAN, PERDAMAIAN DAN KEUTUHAN CIPTAAN

KEADILAN, PERDAMAIAN DAN KEUTUHAN CIPTAAN KEADILAN, PERDAMAIAN DAN KEUTUHAN CIPTAAN DALAM KONSTITUSI KITA Kita mengembangkan kesadaran dan kepekaan terhadap masalah-masalah keadilan, damai dan keutuhan ciptaan.para suster didorong untuk aktif

Lebih terperinci

GPIB Immanuel Depok Minggu, 29 Mei 2016 TATA IBADAH HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA

GPIB Immanuel Depok Minggu, 29 Mei 2016 TATA IBADAH HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah di

Lebih terperinci

KEPEMIMPINAN KRISTIANI SEBAGAI PELAYAN DI BIARA Rohani, Juni 2013, hal Paul Suparno, S.J.

KEPEMIMPINAN KRISTIANI SEBAGAI PELAYAN DI BIARA Rohani, Juni 2013, hal Paul Suparno, S.J. 1 KEPEMIMPINAN KRISTIANI SEBAGAI PELAYAN DI BIARA Rohani, Juni 2013, hal 25-28 Paul Suparno, S.J. Suster Serviana saat ini menjadi pimpinan suatu kongregasi. Ia termasuk pimpinan yang disenangi banyak

Lebih terperinci

2) Nada-nada sumbang dan sendu disebabkan dosaku; Yesus sudah menggantikannya jadi kidung yang merdu.

2) Nada-nada sumbang dan sendu disebabkan dosaku; Yesus sudah menggantikannya jadi kidung yang merdu. TATA IBADAH MINGGU, 25 JUNI 2017 (MINGGU BIASA) PENGHARAPAN DI TENGAH RATAPAN Latihan Lagu-Lagu. Pembacaan Warta Lisan. Saat Hening. A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (JEMAAT DUDUK) Pnt. : Jemaat,

Lebih terperinci

MATERI I MATERI I. subyek yang ikut berperan

MATERI I MATERI I. subyek yang ikut berperan subyek yang ikut berperan 14 1 7. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI Menurut Anda pribadi, manakah rencana Allah bagi keluarga Anda? Dengan kata lain, apa yang menjadi harapan Allah dari keluarga Anda? Menurut Anda

Lebih terperinci

Th A Hari Minggu Adven I

Th A Hari Minggu Adven I 1 Th A Hari Minggu Adven Antifon Pembuka Mzm. 25 : 1-3 Pengantar Kepada-Mu, ya Tuhan, kuangkat jiwaku; Allahku, kepada-mu aku percaya. Jangan kiranya aku mendapat malu. Janganlah musuh-musuhku beriang-ria

Lebih terperinci

TAHUN B - Hari Minggu Prapaskah V 22 Maret 2015 LITURGI SABDA

TAHUN B - Hari Minggu Prapaskah V 22 Maret 2015 LITURGI SABDA TAHN B - Hari Minggu Prapaskah V 22 Maret 2015 LTRG SABDA Bacaan pertama (Yer 31 : 31-34) Aku akan mengikat perjanjian baru, dan takkan lagi mengingat dosa mereka. Bacaan diambil dari Kitab Yeremia Beginilah

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 (MINGGU KRISTUS RAJA) YESUS KRISTUS RAJA SURGAWI SEJATI

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 (MINGGU KRISTUS RAJA) YESUS KRISTUS RAJA SURGAWI SEJATI TATA IBADAH MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 (MINGGU KRISTUS RAJA) YESUS KRISTUS RAJA SURGAWI SEJATI PERSIAPAN Saat Teduh/Doa Pribadi Latihan Lagu & Pembacaan Warta Lisan Saat Hening Pnt. : Jemaat, marilah kita

Lebih terperinci

BAPA SURGAWI BERFIRMAN KEPADA SAUDARA

BAPA SURGAWI BERFIRMAN KEPADA SAUDARA BAPA SURGAWI BERFIRMAN KEPADA SAUDARA Dalam Pelajaran Ini Saudara Akan Mempelajari Allah Ingin Berbicara kepada Saudara Allah Berfirman dalam Berbagai-bagai Cara Bagaimana Kitab Allah Ditulis Petunjuk-petunjuk

Lebih terperinci

Pendidikan Agama Katolik

Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Katolik Modul ke: 03 EKARISTI SEBAGAI SUMBER DAN PUNCAK HIDUP KRISTIANI Fakultas Psikologi Program Studi Psikologi Drs. Sugeng Baskoro, M.M Pendahuluan Dalam suatu adegan yang mengharukan

Lebih terperinci

SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2018 KELUARGA KATOLIK YANG BERKESADARAN HUKUM DAN MORAL, MENGHARGAI SESAMA ALAM CIPTAAN

SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2018 KELUARGA KATOLIK YANG BERKESADARAN HUKUM DAN MORAL, MENGHARGAI SESAMA ALAM CIPTAAN SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2018 KELUARGA KATOLIK YANG BERKESADARAN HUKUM DAN MORAL, MENGHARGAI SESAMA ALAM CIPTAAN Disampaikan sebagai pengganti khotbah dalam Perayaan Ekaristi Minggu Biasa VI tanggal 10-11

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 23 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH II) KEBANGKITAN-NYA MENGOBARKAN KEBERANIAN DAN PENGHARAPAN

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 23 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH II) KEBANGKITAN-NYA MENGOBARKAN KEBERANIAN DAN PENGHARAPAN TATA IBADAH MINGGU, 23 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH II) KEBANGKITAN-NYA MENGOBARKAN KEBERANIAN DAN PENGHARAPAN Latihan Lagu-Lagu. Pembacaan Warta Lisan. Saat Hening. A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH

Lebih terperinci

12. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

12. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 12. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) A. Latar Belakang Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama

Lebih terperinci

I. Buku Katekumen : Yang berisi tentang :

I. Buku Katekumen : Yang berisi tentang : I. Buku Katekumen : Yang berisi tentang : I B A P T I S A N a. Keterangan Calon Baptis Nama diri (Lengkap) :.. Nama baptis yang dipilih :. Tempat / Tgl lahir :.... Pendidikan terakhir :.. Pekerjaan Alamat

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 (MINGGU BIASA) HIDUP YANG BERTANGGUNG JAWAB

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 (MINGGU BIASA) HIDUP YANG BERTANGGUNG JAWAB TATA IBADAH MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 (MINGGU BIASA) HIDUP YANG BERTANGGUNG JAWAB Latihan Lagu-Lagu Penayangan Warta Lisan Saat Hening Pnt. : Jemaat, kita akan datang dan berbakti pada Tuhan, karena itu

Lebih terperinci

BAB I. Pendahuluan UKDW

BAB I. Pendahuluan UKDW BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang Permasalahan Belakangan ini banyak gereja mencoba menghadirkan variasi ibadah dengan maksud supaya ibadah lebih hidup. Contohnya dalam lagu pujian yang dinyanyikan dan

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 18 JUNI 2017 (MINGGU BIASA) BERSEDIA DIPILIH DAN DIUTUS

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 18 JUNI 2017 (MINGGU BIASA) BERSEDIA DIPILIH DAN DIUTUS TATA IBADAH MINGGU, 18 JUNI 2017 (MINGGU BIASA) BERSEDIA DIPILIH DAN DIUTUS Latihan Lagu-Lagu. Pembacaan Warta Lisan. Saat Hening. A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (JEMAAT DUDUK) Pnt. : Jemaat terkasih,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN 2

DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN 2 !!! DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN 2 I. HAKEKAT, TUJUAN, DAN SPIRITUALITAS 3 II. ALASAN DAN DASAR 4 III. MANFAAT 5 IV. KEGIATAN-KEGIATAN POKOK 5 V. KEGIATAN-KEGIATAN LAIN 6 VI. ORGANISASI 6 VII. PENDAFTARAN

Lebih terperinci

TATA IBADAH HARI MINGGU I SESUDAH PASKAH

TATA IBADAH HARI MINGGU I SESUDAH PASKAH PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU I SESUDAH PASKAH Doa Pribadi Umat Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah di

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH Latihan Lagu-Lagu. Penayangan Warta Lisan. Saat Hening A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (JEMAAT DUDUK) Pnt. : Jemaat terkasih,

Lebih terperinci

Cara Berdoa Novena 3 Salam Maria

Cara Berdoa Novena 3 Salam Maria Cara Berdoa Novena 3 Salam Maria Nemuin link bagus untuk Doa Novena 3 Salam Maria. Silahkan share http://www.bundasuci.net/ ==================================== Di bawah ini cara berdoa Novena 3 Salam

Lebih terperinci

Th A Hari Minggu Biasa VIII 26 Februari 2017

Th A Hari Minggu Biasa VIII 26 Februari 2017 1 Th A Hari Minggu Biasa V 26 Februari 2017 Antifon Pembuka Mzm. 18 : 19-20 Tuhan menjadi sandaranku. a membawa aku keluar ke tempat lapang. a menyelamatkan aku karena a berkenan kepadaku. Pengantar Rasa-rasanya

Lebih terperinci

BAB I Pendahuluan. A. Latar belakang permasalahan

BAB I Pendahuluan. A. Latar belakang permasalahan BAB I Pendahuluan A. Latar belakang permasalahan Manusia membutuhkan sarana untuk mengungkapkan setiap pengalaman yang dia rasakan dan dia alami, yang di dalamnya manusia bisa berbagi dengan manusia yang

Lebih terperinci

Pnt. : Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan? J : TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan! Sela

Pnt. : Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan? J : TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan! Sela TATA IBADAH MINGGU, 09 JULI 2017 (MINGGU BIASA) TERBUKA PADA CARA KERJA ALLAH Latihan Lagu-Lagu. Penayangan Warta Lisan. Setelah Penayangan Warta Lisan, Penatua mengajak Jemaat bersaat teduh dan mendaraskan

Lebih terperinci

TATA IBADAH Minggu Adven I

TATA IBADAH Minggu Adven I TATA IBADAH Minggu Adven I PERSIAPAN Doa Konsistori dan Doa Pribadi Saat Teduh UNGKAPAN SITUASI P.2. Saudara - saudara yang terkasih dalam Yesus kristus Minggu, 29 Nopember 2015 kita memasuki minggu Adven

Lebih terperinci

TATA IBADAH HARI MINGGU III PRAPASKAH

TATA IBADAH HARI MINGGU III PRAPASKAH PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU III PRAPASKAH Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah di hari Minggu

Lebih terperinci

Gereja Menyediakan Persekutuan

Gereja Menyediakan Persekutuan Gereja Menyediakan Persekutuan Pada suatu Minggu pagi sebelum kebaktian Perjamuan Tuhan, lima orang yang akan diterima sebagaianggota gereja berdiri di depan pendeta dan sekelompok diaken. Salah seorang

Lebih terperinci

Haec Dies! Warta 20 April 2014 Tahun V - No.16

Haec Dies! Warta 20 April 2014 Tahun V - No.16 Warta 20 April 2014 Tahun V - No.16 Haec Dies! haec est dies quam fecit Dominus exultemus et laetemur in ea. Alleluia. Suatu sore, ketika berkeliling di sekitar Gereja SanMaRe, terdengarlah lagu Haec Dies

Lebih terperinci

Tahun A-B-C : Hari Raya Paskah LITURGI SABDA

Tahun A-B-C : Hari Raya Paskah LITURGI SABDA 1 Tahun A-B-C : Hari Raya Paskah LITURGI SABDA Bacaan Pertama Kis. 10 : 34a. 37-43 Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Bacaan diambil dari Kisah Para

Lebih terperinci

Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang- orang majus dari Timur ke Yerusalem 2 dan bertanya- tanya: "Di manakah Dia, raja

Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang- orang majus dari Timur ke Yerusalem 2 dan bertanya- tanya: Di manakah Dia, raja Persembahanku. Hari Raya Penampakkan Tuhan - 04 Januari 2015 Matius 2 : 1 12 1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang- orang majus dari Timur ke Yerusalem

Lebih terperinci

TATA IBADAH HARI MINGGU IV SESUDAH PASKAH

TATA IBADAH HARI MINGGU IV SESUDAH PASKAH TATA IBADAH HARI MINGGU IV SESUDAH PASKAH PERSIAPAN : Doa Pribadi Latihan lagu-lagu baru (Jika tidak ada kantoria, bagian kantoria dinyanyikan oleh umat). Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN

Lebih terperinci

Dahulu Aku Seorang Pemimpin Buta Dari Orang Buta

Dahulu Aku Seorang Pemimpin Buta Dari Orang Buta Dahulu Aku Seorang Pemimpin Buta Dari Orang Buta Nama saya Salvatore Gargiulo. Saya bertobat kepada Injil Tuhan Yesus pada tahun 1977 dan saya sekarang melayani Dia di tempat yang sama di mana saya sebelumnya

Lebih terperinci

GPIB Immanuel Depok Minggu, 13 Nopember 2016

GPIB Immanuel Depok Minggu, 13 Nopember 2016 PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah

Lebih terperinci

SENIN, 01 JANUARI 2018 PK & WIB

SENIN, 01 JANUARI 2018 PK & WIB SENIN, 01 JANUARI 2018 PK. 08.00 & 10.30 WIB Menyongsong Tahun Baru Sebagai Anak-Anak Allah GEREJA KRISTEN INDONESIA Jl. Gunung Sahari IV/ 8 Jakarta Pusat 2 K E B A K T I A N U M U M G K I G U N U N G

Lebih terperinci

(mempelai wanita) & (mempelai pria) MISA KUDUS SAKRAMEN PERKAWINAN. Dipimpin oleh

(mempelai wanita) & (mempelai pria) MISA KUDUS SAKRAMEN PERKAWINAN. Dipimpin oleh MISA KUDUS SAKRAMEN PERKAWINAN (mempelai wanita) & (mempelai pria) Hari...,, Tanggal... Pukul ------- WIB Di... Paroko..., Kota... Dipimpin oleh ------------------------ PERSIAPAN Iringan mempelai bersiap

Lebih terperinci

APA KATA TUHAN? RENUNGAN SINGKAT! POKOK ANGGUR YANG BENAR. Yoh 15:1-8

APA KATA TUHAN? RENUNGAN SINGKAT! POKOK ANGGUR YANG BENAR. Yoh 15:1-8 Yoh 15:1-8 POKOK ANGGUR YANG BENAR HARI MINGGU PASKAH V 03 MEI 2015 (1) Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. (2) Setiap ranting pada-ku yang tidak berbuah, dipotong-nya dan setiap

Lebih terperinci

Bagian Pertama: Mengenal Mgr. Ignatius Suharyo Lebih Dekat

Bagian Pertama: Mengenal Mgr. Ignatius Suharyo Lebih Dekat Pendahuluan... Daftar lsi........................ 3 9 Bagian Pertama: Mengenal Mgr. Ignatius Suharyo Lebih Dekat 1. Dari Penggembala Bebek Menjadi Penggembala Umat... 15 2. Jejak Perjalanan Panggilan Sebagai

Lebih terperinci

Tahun C Minggu Tri Tunggal Maha Kudus LITURGI SABDA

Tahun C Minggu Tri Tunggal Maha Kudus LITURGI SABDA 1 Tahun C Minggu Tri Tunggal Maha Kudus LTRG SABDA Bacaan Pertama Ams. 8 : 22-31 Sebelum bumi ada, kebijaksanaan sudah ada. Bacaan diambil dari Kitab Amsal: Tuhan telah menciptakan aku sebagai permulaan

Lebih terperinci

PELAYANAN ANAK. PELAYANAN ANAK Sesi 1: Menjangkau Anak-anak

PELAYANAN ANAK. PELAYANAN ANAK Sesi 1: Menjangkau Anak-anak PELAYANAN ANAK Sesi 1: Menjangkau Anak-anak PENDAHULUAN Allah tertarik pada anak-anak. Haruskah gereja berusaha untuk menjangkau anak-anak? Apakah Allah menyuruh kita bertanggung jawab terhadap anak-anak?

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH III) BERELASI DENGAN TUHAN YESUS KRISTUS

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH III) BERELASI DENGAN TUHAN YESUS KRISTUS TATA IBADAH MINGGU, 30 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH III) BERELASI DENGAN TUHAN YESUS KRISTUS Latihan Lagu-Lagu. Pembacaan Warta Lisan. Saat Hening. A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (JEMAAT DUDUK) Pnt.

Lebih terperinci

BAB I ARTI DAN MAKNA GEREJA

BAB I ARTI DAN MAKNA GEREJA BAB I ARTI DAN MAKNA GEREJA A. KOMPETENSI 1. Standar Kompetensi Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan

Lebih terperinci

SILABUS MATA PELAJARAN Satuan Pendidikan

SILABUS MATA PELAJARAN Satuan Pendidikan 1 SILABUS MATA PELAJARAN Satuan Pendidikan : SMP Kelas : VIII Mata Pelajaran : Kompetensi Inti : KI 1:Menerima dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tangungjawab,

Lebih terperinci

Suster-suster Notre Dame

Suster-suster Notre Dame Suster-suster Notre Dame Diutus untuk menjelmakan kasih Allah kita yang mahabaik dan penyelenggara Para suster yang terkasih, Generalat/Rumah Induk Roma Paskah, 5 April 2015 Kisah sesudah kebangkitan dalam

Lebih terperinci

MENGHADAP TUHAN ' Ber - nya - nyi - lah bi - du - an m u-da - m u-di,

MENGHADAP TUHAN ' Ber - nya - nyi - lah bi - du - an m u-da - m u-di, TATA IBADAH PERSIAPAN - Doa pribadi warga jemaat - Prokantor mengajarkan jemaat menyanyikan lagu-lagu baru - Para pelayan berdoa di konsistori UCAPAN SELAMAT DATANG AJAKAN BERIBADAH MENGHADAP TUHAN MENYANYI

Lebih terperinci

C. Hubungan pimpinan dan anggota Dalam pendampingan dan kepemimpinan, relasi yang diharapkan adalah:

C. Hubungan pimpinan dan anggota Dalam pendampingan dan kepemimpinan, relasi yang diharapkan adalah: 1 PERAN PIMPINAN DALAM HIDUP MEMBIARA Musyawarah PRR, Lebao, Flores Timur, 18 Desember 2015 Paul Suparno, SJ Abstrak Peran pimpinan bagi perkembangan kongregasi sangat penting. Maju tidaknya kongregasi

Lebih terperinci

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) 21 Agustus 2016 Jemaat GIDEON Kelapadua Depok Jl. Komjen Pol M. Jasin Kelapadua, Pasirgunung Selatan Ksatrian Amji Atak (Komp. BRIMOB POLRI) Kelapadua

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. SEKAMI adalah gerakan Internasional anak-anak yang tertua di seluruh dunia. Serikat

BAB I PENDAHULUAN. SEKAMI adalah gerakan Internasional anak-anak yang tertua di seluruh dunia. Serikat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner atau yang lebih dikenal dengan SEKAMI adalah gerakan Internasional anak-anak yang tertua di seluruh dunia. Serikat ini didirikan

Lebih terperinci

MENGHADAP TUHAN. Prosesi Alkitab

MENGHADAP TUHAN. Prosesi Alkitab 1 PERSIAPAN - Doa pribadi warga jemaat - Prokantor mengajarkan jemaat menyanyikan lagu-lagu baru - Para pelayan berdoa di konsistori UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. : Presbiter Bertugas mengucapkan selamat

Lebih terperinci

GPIB Immanuel Depok Minggu, 31 Januari 2016 TATA IBADAH MINGGU IV SESUDAH EPIFANI

GPIB Immanuel Depok Minggu, 31 Januari 2016 TATA IBADAH MINGGU IV SESUDAH EPIFANI PERSIAPAN : TATA IBADAH MINGGU IV SESUDAH EPIFANI Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah di hari Minggu

Lebih terperinci

PERAYAAN HARI HIDUP BAKTI SEDUNIA Rohani, Maret 2012, hal Paul Suparno, S.J.

PERAYAAN HARI HIDUP BAKTI SEDUNIA Rohani, Maret 2012, hal Paul Suparno, S.J. 1 PERAYAAN HARI HIDUP BAKTI SEDUNIA Rohani, Maret 2012, hal 28-32 Paul Suparno, S.J. Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 6 Januari 1997 telah menetapkan bahwa tanggal 2 Februari, pada pesta Kanak-kanak

Lebih terperinci

GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) TATA IBADAH Hari Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga. Kamis, 10 Mei 2018

GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) TATA IBADAH Hari Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga. Kamis, 10 Mei 2018 GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) TATA IBADAH Hari Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga Kamis, 10 Mei 2018 Tema : Melihat kasih Setia Tuhan (Mazmur 85 : 2 4 ) Persiapan Doa pribadi warga jemaat

Lebih terperinci