Praktikum 1. Representasi Pengetahuan
|
|
|
- Yuliani Atmadja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Praktikum 1 Representasi Pengetahuan A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami mengapa Representasi Pengetahuan diperlukan dalam sistem Kecerdasan Buatan 2. Memahami cara Representasi Pengetahuan yang baik. 3. Memahami bahwa dengan Representasi Pengetahuan yang tepat, sebuah permasalahan akan dapat diselesaikan. B. DASAR TEORI Representasi dimaksudkan untuk menangkap sifat-sifat penting problema & membuat informasi tsb. dapat diakses oleh prosedur pemecahan permasalahan.bahasa representasi harus dapat membuat seorang pemrogram mampu mengekspresikan pengetahuan yang diperlukan untuk mendapatkan solusi permasalahan. Banyak cara untuk merepresentasikan pengetahuan (fakta) dalam program AI. Ada dua entiti yang perlu diperhatikan: Fakta: kejadian sebenarnya. Fakta inilah yang akan kita representasikan. Representasi dari fakta. Dari representasi ini, kita akan dapat memanipulasinya. Dalam representasi sebuah fakta yang kita gunakan dalam sebuah program, kita juga harus konsisten dengan representasi yang menggunakan bahasa natural (bahasa Inggris). Representasi yang baik, harus: Mengemukakan hal secara eksplisit Membuat masalah menjadi transparan Komplit dan efisien Praktikum Kecerdasan Komputasional 1
2 Menampilkan batasan-batasan alami yang ada Menekan/menghilangkan detil-detil yang diperlukan Dapat dilakukan komputasi (ada batasan/konstraint) Secara singkat, representasi pengetahuan diklasifikasikan menjadi 4 kategori: Representasi logika: Representasi jenis ini menggunakan ekspresi-ekspresi dalam logika formal untuk merepresentasikan basis pengetahuan Representasi prosedural: Representasi menggambarkan pengetahuan sebagai kumpulan instruksi untuk memecahkan suatu problema. Representasi network: Representasi ini menangkap pengetahuan sebagai sebuah graf dimana simpul-simpulnya menggambarkan obyek atau konsep dari problema yang dihadapi, sedangkan edgenya menggambarkan hubungan atau asosiasi antar mereka (dibahas di bab 3). Representasi terstruktur: Representasi terstruktur memperluas network dengan cara membuat setiap simpulnya menjadi sebuah struktur data kompleks (dibahas di bab 3). Dengan representasi, banyak hal yang akan kita dapatkan dalam kita menyelesaikan suatu permasalahan. Di bawah ini adalah beberapa keuntungan yang akan kita dapatkan ketika kita membuat representasi pengetahuan, yaitu: Dengan representasi yang baik, membuat objek dan relasi yang penting menjadi jelas. Representasi menyingkap constraint(batasan) dalam suatu permasalahan. Kita dapat mengungkapkan pengaruh sebuah objek atau relasi terhadap objek atau relasi yang lain. Dengan representasi kita akan dapatkan objek dan relasi secara bersama-sama. Kita akan dapat melihat semua yang kita inginkan dalam satu waktu. Kita dapat menghilangkan semua komponen yang tidak berhubungan dengan permasalahan yang sedang kita selesaikan. Atau kita dapat menyembunyikan beberapa informasi yang tidak kita butuhkan untuk sementara, dan pada saat kita membutuhkannya kita dapat menampilkan kembali. Dengan representasi akan membuat permasalahan yang sedang kita selesaikan menjadi transparan. Kita akan memahami permasalahan yang kita selesaikan. Dengan representasi kita akan dapat menyingkap suatu permasalahan secara lengkap, sehingga permasalahan dapat diselesaikan. Praktikum Kecerdasan Komputasional 2
3 Dengan representasi akan membuat permasalahan menjadi ringkas. Kita akan berpikir ringkas (merepresentasikan apa yang ingin kita representasikan secara efficient). Dengan representasi, maka akan menjadikan pekerjaan kita menjadi cepat. Dan yang penting Dengan representasi, menjadikan permasalahan yang kita selesaikan dapat terkomputerisasi. Dengan representasi ini kita akan dapat melakukan prosedur-prosedur dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Disamping keuntungan-keuntungan diatas satu hal yang menjadi prinsip dalam representasi pengetahuan adalah Jika suatu permasalahan dideskripsikan dengan menggunakan representasi yang tepat, maka dapat dipastikan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan. B.1 REPRESENTASI PENGETAHUAN LOGIKA Logika adalah bentuk representasi pengetahuan yang paling tua. Representasi jenis ini menggunakan ekspresi-ekspresi dalam logika formal untuk merepresentasikan basis pengetahuan. Pada dasarnya proses logika adalah proses membentuk kesimpulan dan menarik suatu inferensi berdasarkan fakta yang telah ada. Input dari proses logika berupa premis atau fakta-fakta yang diakui kebenarannya sehingga dengan melakukan penalaran pada proses logika dapat dibentuk suatu inferensi atau kesimpulan yang benar pula. Contoh fakta sederhana yang akan kita representasikan secara logika adalah sbb: Helder adalah anjing Fakta dalam bahasa Inggris tsb dapat direpresentasikan secara logika, yaitu: anjing(helder) Kita juga dapat merepresentasikan secara logik fakta lain, yaitu bahwa semua anjing mempunyai ekor x : anjing(x) berekor(x) Kemudian secara deduktif (penalaran dimulai dari prinsip umum untuk mendapatkan konklusi yang lebih khusus) dari mekanisme logik ini kita bisa mendapatkan representasi baru: berekor(anjing) Praktikum Kecerdasan Komputasional 3
4 Dengan menggunakan fungsi mapping secara backward, kita dapat mengenerate kalimat dalam bahasa Inggris Helder berekor B.2 PROLOG Prolog singkatan dari Programming in Logic. Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972. Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP. B.2.1 Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lainnya - Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran): o diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange) o program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda. o Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat. - Bahasa Pemrograman Prolog : o Object oriented languange atau declarative languange. o Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban o Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya. o Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan datadata yang telah ada dan relasinya. o Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik. o Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu). Praktikum Kecerdasan Komputasional 4
5 o Contoh : Pembuatan program catur dengan Prolog B.2.2 Aplikasi Prolog - Sistem Pakar (Expert System) Program menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat, layaknya seorang ahli. Contoh dalam mendiagnosa penyakit - Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing) Program dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer dalam bahasa manusia sehari-hari, layaknya penterjemah. - Robotik Prolog digunakan untuk mengolah data masukanyang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan. - Pengenalan Pola (Pattern Recognition) Banyak digunakan dalam image processing, dimana komputer dapat membedakan suatu objek dengan objek yang lain. - Belajar (Learning) Program belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dari pengamataqn atau dari hal-hal yang pernah diminta untuk dilakukan. B.2.3 Fakta dan Relasi - Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta. - Fakta dibedakan 2 macam : o Menunjukkan relasi. o Menunjukkan milik/sifat. - Penulisannya diakhiri dengan tanda titik. - Contoh : Fakta Prolog Slamet adalah ayah Amin ayah (slamet, amin). Anita adalah seorang wanita wanita (anita). Angga suka renang dan tenis suka(angga, renang). dan Praktikum Kecerdasan Komputasional 5
6 Jeruk berwarna jingga suka(angga,tenis). jingga(jeruk). B.2.4 Aturan ( Rules ) - Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukkan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan. - Sebuah aturan dinyakatakan sebagai suatu kalimat bersyarat. - Kata if adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan :-. - Contoh : Fakta dan Aturan Prolog F : Tino suka apel suka(tino, apel). A : Yuli suka sesuatu yang disukai suka(yuli,sesuatu) :- suka(tino,sesuatu). Tino - Setiap aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh. - Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika and. - Aturan memiliki sifat then/if conditional Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar. - Contoh : Silsilah keluarga : slamet amin anang badu budi didi dadi Fakta dan Aturan F : Slamet adalah ayah dari Amin F : Amin adalah ayah dari Badu F : Slamet adalah kakek dari Badu Prolog ayah(slamet,amin). ayah(amin,badu). kakek(slamet,badu). Praktikum Kecerdasan Komputasional 6
7 A : Slamet adalah benar kakek Badu jika Slamet adalah benar ayah Amin dan Amin adalah benar ayah Badu. F : Amin adalah saudara kandung Anang F : Amin mempunyai ayah Slamet F: Anang mempunyai ayah Slamet. A : Amin adalah benar saudara kandung Anang, jika Amin mempunyai ayah Slamet dan Anang juga mempunyai ayah Slamet. kakek(slamet,amin) :- ayah(slamet,amin) and ayah(amin,badu). saudara_kandung(amin,anang). ayah(slamet,amin). ayah(slamet,anang). saudara_kandung(amin,anang) :- ayah(slamet,amin) and ayah(slamet,anang). B.2.5 Pertanyaan ( Query ) - Setelah memberikan data-data berupa fakta dan aturan, selanjutnya kita dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan fakta dan aturan yang ada. - Penulisannya diawali simbol?- dan diakhiri tanda.. - Contoh : Pertanyaan Prolog dan Jawaban Program Apakah Tini suka boneka??- suka(tini,boneka). Yes. (jika faktanya Tini suka boneka) No.. (jika tidak sesuai fakta). Apakah yang disukai Tini??- suka(tini,apa). Apa=boneka Siapakah yang suka boneka??- suka(siapa,boneka). Siapa=tini Dari contoh silsilah keluarga di atas : Siapakah kakek Budi??- kakek(siapa,budi). Siapa=slamet Siapakah cucu Slamet? Praktikum Kecerdasan Komputasional 7
8 ?- kakek(slamet,cucu). Cucu=budi ; Cucu=badu (jika kemungkinan ada lebih dari satu jawaban gunakan tanda ; pada akhir setiap jawaban). B.2.6 Predikat ( Predicate ) - Predikat adalah nama simbolik untuk relasi. - Contoh : ayah(slamet,amin). Predikat dari fakta tersebut ditulis : ayah(simbol,simbol). dimana ayah adalah nama predikat, sedangkan slamet dan amin adalah menujukkan argumen. Sebuah predikat dapat tidak memiliki atau memiliki argumen dengan jumlah bebas. Jumlah argumen suatu predikat disebut aritas (arity). ayah(nama) aritas-nya 1 ayah(nama1,nama2).. aritasnya 2 - Syarat-syarat penulisan nama predikat : o Harus diawali dengan huruf kecil dan dapat diikuti dengan huruf, bilangan atau garis bawah. o Panjang nama predikat maksimum 250 karakter. o Tidak diperbolehkan menggunakan spasi, tanda minus, tanda bintang dan garis miring. B.2.7 Variabel - Varibel adalah besaran yang nilainya dapat berubah-ubah. - Tata cara penulisan variabel : 1. Nama varibel harus diawali huruf besar atau garis bawah(_) 2. Nama variabel dapat terdiri dari huruf, bilangan, atau simbol dan merupakan kesatuan dengan panjang maksimum 250 karakter. 3. Nama variabel hendaknya mengandung makna yang berkaitan dengan data yang dinyatakannya. Praktikum Kecerdasan Komputasional 8
9 - Contoh : dari silsilah di atas :?- ayah(slamet,anak). Anak=budi ; Anak=badu No Dari query di atas akan dicari siapakah anak dari ayah yang bernama Slamet. Karena mempunyai relasi yang sama (yaitu ayah), variabel Anak akan mencari nilai dari konstanta suatu fakta/aturan yang sepadan. Tanda ; digunakan bila terdapat kemungkinan ada lebih dari satu jawaban. No berarti tidak ada lagi kemungkinan jawaban. Contoh : dari silsilah di atas :?- ayah(slamet,x),ayah(x,y). X=amin Y=budi ; X=amin Y=badu ; X=anang Y=didi ; X=anang Y=didi No C. PERCOBAAN 1. Bukalah program JProlog, yaitu program Prolog (Programmable in Logic) yang sudah dibuat GUI-nya dalam Java sehingga memudahkan untuk pengembangan. Praktikum Kecerdasan Komputasional 9
10 2. Sehingga terbuka GUI JProlog seperti berikut: 3. Cobalah untuk masing-masing percobaan di bawah ini. 4. Selesaikan soal-soal yang ada dengan merepresentasikan fakta dan pertanyaan untuk mengimplementasikan Kecerdasan Buatan yang sederhana. Percobaan 1 : Merepresentasikan sebuah fakta dan menanyakan ke computer dengan pertanyaan sederhana untuk mengimplementasikan kecerdasan buatan yang sederhana Praktikum Kecerdasan Komputasional 10
11 Atau pertanyaan seperti berikut : Percobaan 2 : Representasi Pengetahuan dari Silsilah Keluarga Cobalah representasi pengetahuan dari silsilah keluarga berikut ini Database Pengetahuan anaklaki(hari, agus). dibaca sebagai anak laki-laki dari hari adalah agus anaklaki(agus, budi). Praktikum Kecerdasan Komputasional 11
12 anaklaki(ani, rudi). anakperempuan(agus, ani). anakperempuan(budi, ria). anakperempuan(budi, ita). Lakukan uji coba seperti dibawah ini : anaklaki(ot,al). Hasil : OT=hari OT=agus OT=ani AL=budi AL=rudi AL=agus Lakukan uji coba seperti dibawah ini : anaklaki(p,budi), anakperempuan(p,d). untuk menanyakan saudara perempuan dari budi Hasil : P=agus D=ani Kita dapat menambahkan hubungan antara knowledge, misalnya antara anak laki dan anak perempuan di-extend menjadi hubungan orangtua Database Pengetahuan orangtua(c,p):-anaklaki(p,c). orangtua(c,p):-anakperempuan(p,c). Lakukan uji coba seperti dibawah ini : orangtua(budi,p). Hasil : P=agus Recursive description of relationship Jika ingin mencari turunan, berikut cara merepresentasikannya: Database Pengetahuan turunan(ot,tr):-orangtua(tr, OT). anak turunan(ot,tr):-orangtua(tr, P), orangtua(p, OT). cucu turunan(ot,tr):- orangtua(tr, P), orangtua(p,gp),orangtua(gp, OT). cicit Fakta di atas dapat diekspresikan dengan proses rekursif sbb: Database Pengetahuan Praktikum Kecerdasan Komputasional 12
13 turunan(ot,tr):-orangtua(tr,ot). anak turunan(ot,tr):- orangtua(tr,p),turunan(ot,p). D. LATIHAN 1. Dalam sebuah organisasi perusahaan terdapat tree sebagai berikut: Dari tree tersebut kita dapat membaca bahwa Burhan adalah bawahan langsung dari Adi, sebaliknya Adi adalah atasan langsung dari Burhan. Fahri dan Farah adalah anak buah dari Bahrun, sementara Fahri, Farah, Bahrun, Ferdi, Bisrin secara keseluruhan adalah anak buah dari Burhan. Dengan menggunakan sintaks dalam bahasa Prolog, buatlah representasi pengetahuan dari fakta tersebut di atas. (Dari definisi bawahan langsung). Dengan menggunakan sintaks dari definisi bawahan langsung di atas, terjemahkan untuk atasan langsung. Bagaimana kita membuat pertanyaan siapa bawahan langsung dari Burhan Dengan menggunakan deskripsi secara rekursif buatlah sintak untuk merepresentasikan fakta anak buah. 2. Dari pohon keluarga di bawah ini, tuliskan suatu program dalam bahasa Prolog yang menyatakan predikat anak, perempuan, laki-laki. Kemudian dari predikat ini buatlah relasi orang tua, ayah, ibu, saudara laki-laki, saudara perempuan, paman, bibi, kakek, nenek. Praktikum Kecerdasan Komputasional 13
14 3. Dengan representasi secara logika di bawah ini jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawahnya besar(kuda). besar(sapi). besar(gajah). kecil(kelinci). kecil(tikus). coklat(kuda). putih(sapi). abuabu(gajah). abuabu(tikus). putih(kelinci). terang(x):-putih(x). Jelaskan hasil dari query berikut ini? putih(y),besar(y). abuabu(y),kecil(y). 4. Seorang raja X dengan silsilah keturunannya seperti di bawah ini sedang mencari siapa saja dari keturunannya yang bisa menggantikan dirinya untuk menjadi raja. Tentu saja ada syarat untuk menjadi calon raja, yaitu dia adalah keturunan laki-laki atau keturunan laki-laki dari keturunan laki-laki. Dengan menggunakan representasi logika dan deskripsi secara rekursif bantulah raja X untuk mencari siapa saja dari keturunannya yang memungkinkan untuk menggantikan dirinya. Praktikum Kecerdasan Komputasional 14
15 X bahrun farah fahri salma burhan ferdi salsa arfan farhan fariz syifa 5. Dari pohon keluarga di samping ini, representasikan secara logika yang menyatakan: predikat anak, selain itu definisikan juga untuk predikat laki, perempuan dan menikah. Kemudian dari predikat ini buatlah relasi orang tua, kakek nenek, saudara, ipar. Dari relasi anak buatlah deskripsi secara rekusif untuk nenek moyang! Buatlah pertanyaan siapa ipar dari Imas 6. Rubahlah fakta-fakta di bawah ini ke dalam bentuk predicate calculus menggunakan hubungan: meninggal(x), sex(x,y), mengenal(x,y), membenci(x,y), korban(x), pembunuh(x). Lalu dengan menggunakan metoda inferensi tentukan siapa pembunuh dalam kasus ini. Korban meninggal. Korban adalah perempuan. Jono dan Suryo mengenal korban. Praktikum Kecerdasan Komputasional 15
16 Korban mengenal Toni dan Jono. Si pembunuh mengenal korban. Susi adalah korban. Jono membenci Susi. Suryo membenci Toni. Toni membenci Jono. Korban mengenal seseorang yang membenci pembunuh tersebut 7. Dari tree famili di bawah ini, formulasikan dalam bahasa Prolog pertanyaan tentang: a. Siapa orang tua Basir. b. Siapa nenek Siti. c. Apakah Tuti mempunyai anak. rita husin abdul rudi tuti siti amir basir E. LAPORAN RESMI 1. Untuk setiap listing program dari percobaan dan soal-soal di atas, ambil capture outputnya. 2. Tuliskan kesimpulan dari praktikum yang telah anda lakukan. Praktikum Kecerdasan Komputasional 16
Praktikum Representasi Pengetahuan
Sejarah Prolog Praktikum Representasi Pengetahuan - Prolog singkatan dari Programming in Logic. - Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972. - Prolog
BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG
BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG Sejarah Prolog - Prolog singkatan dari Programming in Logic. - Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972. - Prolog populer
BAB 2 REPRESENTASI PENGETAHUAN 8 Dalam representasi sebuah fakta yang kita gunakan dalam sebuah program, kita juga harus konsisten dengan representasi
Bab2 Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: Definisi Representasi Pengetahuan Representasi Pengetahuan secara Logik Programmable Logic (Prolog) Contoh Representasi Pengetahuan dengan Prolog TUJUAN BELAJAR:
Knowledge Representation
Kecerdasan Buatan Pertemuan 2 Knowledge Representation IT-EEPIS Basis Pengetahuan Langkah pertama untuk membangun Kecerdasan Buatan adalah bagaimana membangun sebuah knowledge base Selanjutnya kita akan
BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG
BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG 1.1 Sejarah Prolog Prolog singkatan dari Programming in Logic. Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun 1972. Prolog populer
Konsep. Bahasa Pemrograman. Evangs Mailoa. Pertemuan 7
Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 7 Evangs Mailoa PROLOG PROgramming in LOGic Kebanyakan dikembangkan untuk Artificial Intelligence Dibuat oleh Alain Colmerauer dan Phillipe Roussel (University of Aix-Marseille)
Bab 2. Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 DEFINISI REPRESENTASI PENGETAHUAN
Bab 2 Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: Definisi Representasi Pengetahuan Representasi Pengetahuan secara Logik Programmable Logic (Prolog) Contoh Representasi Pengetahuan dengan Prolog TUJUAN BELAJAR:
Knowledge Representation
Entiti Representasi Pengetahuan Knowledge Representation By: Uro Abdulrohim, S.Kom, MT Fakta Adalah kejadian sebenarnya, fakta ini yang akan kita representasikan Representasi dari fakta Bagaimana cara
Kelas A & B Jonh Fredrik Ulysses, ST.
Kelas A & B Jonh Fredrik Ulysses, ST [email protected] Sejarah Prolog singkatan dari Programming in Logic. Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis,
REPRESENTASI PENGETAHUAN
REPRESENTASI PENGETAHUAN Farah Zakiyah Rahmanti, M.T Overview Definisi Representasi Pengetahuan Entitas Representasi Pengetahuan Kategori dari Representasi Ilustrasi Representasi Pengetahuan Logika Contoh
Tools Pembangun Sistem Pakar
Pengenalan PROLOG Tools Pembangun Sistem Pakar Language LISP Prolog CLIPS Planner Conniver Popler OPS5 AMORD SAIL LOGO Smaltalk Shell EXSYS PC+ CRYSTAL 1stClass EXPERT EASE INSIGHT2+ e2glite Dasar-Dasar
MATERI 5. Representasi Pengetahuan
MATERI 5 Representasi Pengetahuan FAKTA DAN RELASI Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta. Fakta menunjukkan suatu keadaan atau situasi nyata maka fakta selalu benar. Contoh
Modul 3 Pengolahan Citra 2012
Modul 3 Pengolahan Citra 2012 Resolusi Citra Resolusi citra merupakan tingkat detil suatu citra. Semakin tinggi resolusi citra maka akan semmakin tinggi pula tingkat detil dari citra tersebut. Satuan dalam
1. PENGANTAR KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)
1. PENGANTAR KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) 1.1 DEFINISI KECERDASAN BUATAN Definisi Kecerdasan Buatan H. A. Simon [1987] : Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian,
REPRESENTASI PENGETAHUAN (KNOWLEDGE REPRESENTATION)
REPRESENTASI PENGETAHUAN (KNOWLEDGE REPRESENTATION) KNOWLEDGE IS POWER! Pengetahuan adalah kekuatan! Representasi Pengetahuan : Definisi dlm ES: Metode yang digunakan untuk mengkodekan pengetahuan dalam
KECERDASAN BUATAN Artificial Intelligence (AI)
KECERDASAN BUATAN Artificial Intelligence (AI) Pengertian AI Putu Putra Astawa S.Kom.,M.kom [email protected] Ptputraastawa.wordpress.com Kedudukan Ilmu Kecerdasan Buatan Kecerdasan? Kecerdasan berasal
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA STMIK PELITA NUSANTARA MEDAN (2015)
Bab1 Pengenalan Kecerdasan Buatan POKOK BAHASAN: Definisi Kecerdasan Buatan Sejarah Kecerdasan Buatan Sub Disiplin Ilmu dalam Kecerdasan Buatan Lingkup Kecerdasan Buatan pada Aplikasi Komersial Kecerdasan
H. A. Simon [1987] : Rich and Knight [1991]:
H. A. Simon [1987] : Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang - dalam pandangan
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan komputer sekarang ini sangat pesat dan salah. satu pemanfaatan komputer adalah dalam bidang kecerdasan buatan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan komputer sekarang ini sangat pesat dan salah satu pemanfaatan komputer adalah dalam bidang kecerdasan buatan. Di dalam bidang kecerdasan buatan, termasuk
KECERDASAN BUATAN REPRESENTASI PENGETAHUAN (PART - I) ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST., M.KOM
KECERDASAN BUATAN REPRESENTASI PENGETAHUAN (PART - I) ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST., M.KOM KERANGKA MASALAH Logika Logika Predikat Pengukuran Kuantitas PENGETAHUAN Diklasifikasikan menjadi 3 : 1. Procedural
ARTIFICIAL INTELLIGENCE
ARTIFICIAL INTELLIGENCE Team teaching: Sri Winiarti, Andri Pranolo, dan Anna Hendri SJ Andri Pranolo W : apranolo.tif.uad.ac.id M : 081392554050 E : [email protected] Informatics Engineering,
Modul 1 Pengenalan Prolog
Modul 1 Pengenalan Prolog A. Tujuan Setelah menyelesaikan modul ini, diharapkan mahasiswa mampu: 1. Mengetahui sejarah dan pengertian prolog. 2. Mengenal dan memahami penggunaan SWI Prolog. 3. Membuat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proposisi adalah pernyataan yang dapat ditentukan nilai kebenarannya, bernilai benar atau salah tetapi tidak keduanya. Sedangkan, Kalkulus Proposisi (Propositional
BAB III TEORI DASAR SISTEM PAKAR DAN SISTEM KONTROL BERBASIS SISTEM PAKAR 20 BAB III TEORI DASAR SISTEM PAKAR DAN SISTEM KONTROL BERBASIS SISTEM PAKAR
SISTEM PAKAR 20 BAB III TEORI DASAR SISTEM PAKAR DAN SISTEM KONTROL BERBASIS SISTEM PAKAR 3.1 Sistem Pakar Sistem pakar adalah suatu program komputer cerdas yang menggunakan knowledge (pengetahuan) dan
REPRESENTASI PENGETAHUAN
REPRESENTASI PENGETAHUAN Basis Pengetahuan Langkah pertama dalam membuat sistem kecerdasan buatan adalah membangun basis pengetahuan Digunakan oleh motor inferensi dalam menalar dan mengambil kesimpulan
Perkenalan. Kuliah Kecerdasan Buatan Semester genap 2006/2007. Feb 28, KB-Slide-01
Perkenalan Kuliah Kecerdasan Buatan Semester genap 2006/2007 Feb 28, 2007-1 Pendahuluan Bahasa Prolog Hubungan keluarga Kesimpulan #1 Aturan Kesimpulan #2 Materi Feb 28, 2007-2 Pendahuluan [1] Kecerdasan
2/22/2017 IDE DASAR PENGANTAR SISTEM PAKAR MODEL SISTEM PAKAR APLIKASI KECERDASAN BUATAN
APLIKASI KECERDASAN BUATAN PENGANTAR SISTEM PAKAR Shinta P. Sari Prodi. Informatika Fasilkom UIGM, 2017 Definisi : Sebuah program komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah
Artificial Intelegence EKA YUNIAR
Artificial Intelegence EKA YUNIAR Pokok Bahasan Representasi Pengetahuan Jaringan Semantik Knowledge Base The first step in constructing an AI program is to build a knowledge base Will be used by the inference
KOM204 : BAHASA PEMROGRAMAN
KOM204 : BAHASA PEMROGRAMAN Bahasa Pemrograman Pertemuan 1 Learning Outcomes Mahasiswa dapat mengetahui sejarah dan prinsip bahasa pemrograman Mahasiswa dapat mengelompokkan berbagai bahasa pemrograman
Sistem Pakar. Pertemuan 2. Sirait, MT
Sistem Pakar Pertemuan 2 Definisi Sistem pakar adalah suatu program komputer yang dirancang untuk mengambil keputusan seperti keputusan yang diambil oleh seorang atau beberapa orang pakar. Menurut Marimin
BAB II PEMECAHAN MASALAH DENGAN AI
BAB II PEMECAHAN MASALAH DENGAN AI A. Representasi Masalah Seperti telah diketahui pada sistemyang menggunakan kecerdasan buatan akan mencoba memberikan output berupa solusi suatu masalah berdasarkan kumpulan
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Muhammad Dahria
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Muhammad Dahria Abstrak Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer)
KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) By :Suthami A.
KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) By :Suthami A. Definisi Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) : Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan
INTELEGENSI BUATAN. Sistem Pakar. M. Miftakul Amin, M. Eng. website :
INTELEGENSI BUATAN Sistem Pakar M. Miftakul Amin, M. Eng. e-mail: [email protected] website : http://mafisamin.web.ugm.ac.id Jurusan Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang 2015 1 Definisi
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GANGGUAN TIDUR DENGAN TURBO PROLOG 2.0
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GANGGUAN TIDUR DENGAN TURBO PROLOG 2.0 Rina Noviana 1), Winarti 2), Devi Indriani 3) 1,2,3) Sistem Informasi Universitas Gunadarma Depok Jl. Margonda Raya
Bahasa Pemrograman :: Pendahuluan
Bahasa Pemrograman :: Julio Adisantoso ILKOM IPB 20 Pebruari 2011 Deskripsi Konsep bahasa pemrograman (functional programming, logic programming, concurent programming, imperative programming, object oriented
Penggunaan Algoritma Runut-Balik dalam Proses Resolusi Query dari Eksekusi Program dalam Bahasa Prolog
Penggunaan Algoritma Runut-Balik dalam Proses Resolusi Query dari Eksekusi Program dalam Bahasa Prolog Edwin Rachman (NIM 13515042) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
REPRESENTASI PENGETAHUAN
REPRESENTASI PENGETAHUAN Representasi Pengetahuan (Knowledge Representation) dimaksudkan untuk menangkap sifatsifat penting masalah dan membuat infomasi dapat diakses oleh prosedur pemecahan masalah. Bahasa
APPLIED ARTIFICIAL INTELLIGENT. Ir. Arthur Daniel Limantara, MM.MT
APPLIED ARTIFICIAL INTELLIGENT Ir. Arthur Daniel Limantara, MM.MT PENILAIAN Paper 30 % Ujian Tengah Semester 30 % Ujian Akhir Semester 40 % Open Book 2 REFERENSI UTAMA INTRODUCTION TO ARTIFICIAL INTELLIGENT,
KECERDASAN BUATAN Artificial intelligence TRI WAHYUDI TIPA 15
KECERDASAN BUATAN Artificial intelligence TRI WAHYUDI 1530055401001 TIPA 15 DAFTAR isi BAB I pengantar kecerdasan buatan BAB II Bidang Ilmu Ai BAB III Machine Learning BAB I PENGANTAR KECERDASAN BUATAN
Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Pada Sepeda Motor 4-tak Dengan Menggunakan Metode Backward Chaining
Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Pada Sepeda Motor 4-tak Dengan Menggunakan Metode Backward Chaining Maria Shusanti F Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung
Pengenalan Algoritma & Pemrograman
Pengenalan Algoritma & Pemrograman I Gusti Agung Made Wirautama, S.Kom Agenda ALGORITMA PEMROGRAMAN BAHASA PEMROGRAMAN Definisi Algoritma Algoritma adalah urutan langkahlangkah logis penyeselaian masalah
Pemrograman Komputer Oleh : Agus Priyan : Agus Priy t an o t, o M.Kom M.K
Pemrograman Komputer Oleh : Agus Priyanto, M.Kom Tujuan Pembelajaran 1. Memahami bagaimana komputer menangani data elektronik 2. Memahami komponen yang terlibat dalam memproduksi informasi 3. Memahami
BAB I PENGANTAR KECERDASAN BUATAN
BAB I PENGANTAR KECERDASAN BUATAN 1. 1 DEFINISI Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) : Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti
mental kita begitu penting bagi kehidupan
PENGANTAR KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) Pendahuluan Manusia memiliki nama ilmiah homo sapiens - manusia yang bijaksana - karena kapasitas mental kita begitu penting bagi kehidupan sehari-hari.
BAB 1 PENGENALAN BAHASA PROLOG
1.1 Pengenalan BAB 1 PENGENALAN BAHASA PROLOG Modul ini memberi penekanan kepada aspek pemprograman dengan menggunakan bahasa pemprograman Prolog. Disamping itu dalam modul ini juga akan dibahas tentang
PENGANTAR LOGIKA INFORMATIKA
P a g e 1 PENGANTAR LOGIKA INFORMATIKA 1. Pendahuluan a. Definisi logika Logika berasal dari bahasa Yunani logos. Logika adalah: ilmu untuk berpikir dan menalar dengan benar ilmu pengetahuan yang mempelajari
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN FUNGSIONAL
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN FUNGSIONAL Indah Wahyuni PEMROGRAMAN FUNGSIONAL Disebut aplikatif karena fungsi yang diaplikasikan ke dalam argumentasi menjadi deklaratif dan non prosedural Merupakan
Pengantar Teknologi Informasi
Pengantar Teknologi Informasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Defri Kurniawan, M.Kom Fasilkom 1/7/2016 What s Artificial Intelligence What is Artificial Intelligence (AI) Cabang Science yang
REPRESENTASI PENGETAHUAN
REPRESENTASI PENGETAHUAN Representasi pengetahuan adalah cara untuk menyajikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam suatu skema/diagram tertentu sehingga dapat diketahui relasi antara suatu pengetahuan
L ctur er: M. Mift Mi ak ft ul Am A i m n i,,s. Kom om,. M. M. ng.
POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA Jurusan Teknik Komputer Program Studi D3 Teknik Komputer Lecturer: M. Miftakul Amin, S. Kom., M. Eng. Intelegensi Buatan Sesi 1 Pengantar Intelegensi Buatan 2015 Intelegensi
Menjelaskan pengertian kecerdasan buatan dengan baik
Menjelaskan pengertian kecerdasan buatan dengan baik Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence, AI) telah menjadi wacana umum yang sangat penting dan jamak dijumpai. Namun masih banyak menyisakan pertanyaan
ARTIFICIAL INTELLIGENCE / AI (Kecerdasan Buatan)
ARTIFICIAL INTELLIGENCE / AI (Kecerdasan Buatan) Definisi : - Awalnya komputer difungsikan sebagai alat hitung. - Seiring dengan perkembangan jaman, komputer diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan
BAB 2 TINJAUAN TEORI. Artificial Intelligence. Jika diartikan Artificial memiliki makna buatan,
BAB 2 TINJAUAN TEORI 2.1 Kecerdasan Buatan Kecerdasan buatan adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris yaitu Artificial Intelligence. Jika diartikan Artificial memiliki makna buatan, sedangkan
BAB I PENGANTAR Pendahuluan Penyajian 1.1 Latar Belakang 1.2 Algoritma dan Struktur Data
BAB I PENGANTAR Pendahuluan Program komputer dibuat berdasarkan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah. Lagkah-langkah tersebut ditulis dalam suatu instruksi yang bisa dipahami oleh komputer,
Pendahuluan. Bab I Logika Manusia
Bab I Pendahuluan 1.1. Logika Manusia Manusia, diantara makhluk yang lain, merupakan pengolah informasi. Kita membutuhkan informasi mengenai dunia dan menggunakan informasi ini untuk kepentingan yang lebih
Pengenalan Kecerdasan Buatan (KB)
Pengenalan Kecerdasan Buatan (KB) Pengertian Kecerdasan Buatan VS Kecerdasan Alami Komputasi KB VS Komputasi Konvensional Sejarah KB Lingkup KB Soft Computing Referensi Luger & Stubblefield - bab 1 Sri
MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Raymond McLeod, Jr. and George Schell
MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Raymond McLeod, Jr. and George Schell Sistem Pakar Disajikan dalam Kuliah SIM Program Sarjana Magister Universitas Gunadarma Oleh Lily Wulandari 1 Pendahuluan Subsistem CBIS
MENGENAL SISTEM PAKAR
MENGENAL SISTEM PAKAR Bidang teknik kecerdasan buatan yang paling popular saat ini adalah system pakar. Ini disebabkan penerapannya diberbagai bidang, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan terutama
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN LOGIK
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN LOGIK Indah Wahyuni PARADIGMA-PARADIGMA PEMROGRAMAN Bahasa pemrograman (programming language): notasi yang dipakai untuk menentukan, mengorganisasi, dan melakukan penalaran
Bahasa Pemrograman. Arrummaisha Adrifina, ST., MMSI., MSc. Universitas Gunadarma. 14 Januari 2013 Materi Ajar STIMIK - MURA
Universitas Gunadarma 14 Januari 2013 Materi Ajar STIMIK - MURA Outline 1 Prinsip Konsep Paradigma Pemrograman Desain Compiler and Interpreter 2 Data Program 3 institution-logo-filen Prinsip Prinsip Konsep
MI1264 DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
MI1264 DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Semester Ganjil 2015/2016 Pengenalan Algoritma dan Pemrograman Dahliar Ananda, M.T. [email protected] Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan
Pemrograman dan Bahasa Pemrograman
Pemrograman dan Bahasa Pemrograman Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Apakah Pemrograman? Problem Space Abstraction Modelling Programming Language Implementation Solution
Pengetahuan 2.Basis data 3.Mesin Inferensi 4.Antarmuka pemakai (user. (code base skill implemetation), menggunakan teknik-teknik tertentu dengan
Bab II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Pakar Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengapdosi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti
BAHASA PEMROGRAMAN. Merupakan prosedur/tata cara penulisan program.
BAHASA PEMROGRAMAN PROGRAM Kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan
BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem Pakar (Expert System), Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Network), Visi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era yang semakin maju ini, teknologi telah memegang peranan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari, sehingga kemajuannya sangat dinantikan dan dinikmati para
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Salah satu cabang dari ilmu komputer yang mulai populer adalah Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan merupakan sub-bidang dari
Jurnal Mahajana Informasi, Vol.1 No 2, 2016 e-issn: SIMULASI PERGERAKAN CHESS KNIGHT DALAM PAPAN CATUR
SIMULASI PERGERAKAN CHESS KNIGHT DALAM PAPAN CATUR Dini MH. Hutagalung Program Studi Sistem Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia [email protected] ABSTRAK Sistem produksi ( production system) merupakan
Propositional Logic dan Predicate Calculus
Chapter 2 Propositional Logic dan Predicate Calculus Tujuan Instruksional Khusus Mahasiswa mampu merepresentasikan knowledge ke dalam bentuk propositional logic dan predicate calculus. Mahasiswa mampu
Kecerdasan Buatan B Artificial Inttelligent CEH3I3 PRODI SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2017
Kecerdasan Buatan B Artificial Inttelligent CEH3I3 PRODI SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2017 PENDAHULUAN (Pengenalan Silabus dan Kontrak Belajar) Pengenalan Matakuliah Matakuliah Bobot : Kecerdasan
11/18/2009. Julio Adisantoso 1. Bahasa Pemrograman Kuliah #1 18 November Tucker & Noonan Chapter 1
Silabus PENDAHULUAN Bahasa Pemrograman Kuliah #1 18 November 2009 Konsep bahasa pemrograman (functional ming, logic ming, concurent ming, imperative ming, object oriented ming), jenis dan ciri; aturan
Implementasi OOP Pada Perangkat Lunak Pemrograman
Silabus Pertemuan ke- Pokok Bahasan Keterangan 1 Pengenalan Dasar Pemrograman 2 Konsep Dasar Pemrograman 3 Tahapan Pembuatan Program 4 Elemen-Elemen Bahasa Pemrograman 5 Analisa Struktur Program 6 Analisa
Expert System. MATA KULIAH : Model & Simulasi Ekosistem Pesisir & Laut. Syawaludin A. Harahap 1
MATA KULIAH : Model & Simulasi Ekosistem Pesisir & Laut KODE MK : M10B.116 SKS : 3 (2-1) DOSEN : Syawaludin Alisyahbana Harahap EXPERT SYSTEM (SISTEM PAKAR/AHLI) UNIVERSITAS PADJADJARAN FAKULTAS PERIKANAN
PENDAHULUAN 1. Latar Belakang 2. Rumusan Masalah 3. Tujuan Dan Manfaat
PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Perkembangan ilmu kedokteran mengalami kemajuan pesat yang ditandai dengan ditemukannya penyakit-penyakit tropis baru yang belum teridentifikasi sebelumnya. Para dokter ahli
Pemrograman Komputer Oleh : Agus Priyan : Agus Priy t an o t, o M.Kom M.K
Pemrograman Komputer Oleh : Agus Priyanto, M.Kom Tujuan Pembelajaran 1. Memahami bagaimana komputer menangani data elektronik 2. Memahami komponen yang terlibat dalam memproduksi informasi 3. Memahami
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2004 Yogyakarta, 19 Juni 2004
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2004 Yogyakarta, 19 Juni 2004 Visualisasi Sistem Pakar Dalam Menganalisis Tes Kepribadian Manusia (Empat Aspek Tes Kepribadian Peter Lauster) Sri Winiarti
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN UNTUK MENENTUKAN MATA KULIAH YANG AKAN DIAMBIL ULANG (REMEDIAL) DENGAN METODE FORWARD CHAINING
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN UNTUK MENENTUKAN MATA KULIAH YANG AKAN DIAMBIL ULANG (REMEDIAL) DENGAN METODE FORWARD CHAINING HARIYADI Program Studi Teknik Elektro UMSB ABSTRAK Nilai IP (Indeks
Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-1 Pengantar Algoritma
Algoritma dan Pemrograman Bab I Pengantar Algoritma Pertemuan Ke-1 Pengantar Algoritma Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si., M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas
BAB 3 REASONING, SEMANTIC NETWORK, FRAME 18 (4) Semua manusia adalah fana (5) Semua orang berkebangsaan x meninggal karena adanya bencana banjir tahun
Bab3 Reasoning, Semantic Network, Frame POKOK BAHASAN: Reasoning Semantic Network Frame TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: Memahami Representasi Pengetahuan selain
APLIKASI SHELL SISTEM PAKAR
APLIKASI SHELL SISTEM PAKAR Yeni Agus Nurhuda 1, Sri Hartati 2 Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Teknokrat Lampung Jl. Z.A. Pagar Alam 9-11 Labuhan Ratu,
BAB II DASAR TEORI. Sistem pakar atau Expert System biasa disebut juga dengan knowledge
BAB II DASAR TEORI 2.1 Sistem Pakar 2.1.1 Pengertian Sistem Pakar Sistem pakar atau Expert System biasa disebut juga dengan knowledge based system yaitu suatu aplikasi komputer yang ditujukan untuk membantu
Artificial Intelligence. uthie 1
Artificial Intelligence uthie 1 Cabang-cabang AI 1. Logical AI Logika (matematis) yang merepresentasikan sekumpulan fakta dan tujuan ---> RUANG KEADAAN: Graph Tree uthie 2 Cabang-cabang AI 2. Search Pencarian
Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar
Kecerdasan Buatan dan Sistem Pakar Definisi Kecerdasan Buatan Sistem Pakar Database Pengetahuan (Knowledge Base) Penalar (Inference Engine) Bahasa Pemrograman Sistem Pakar (Development Engine) SISTEM PAKAR
BAB III LOGIC PROGRAMMING
BAB III LOGIC PROGRAMMING PROLOG adalah kependekan dari PROgramming in LOGic, yang berarti pemrograman logika. Pemrograman Prolog menggunakan bahasa deklaratif, dimana pemrogram memberi fakta dan aturan
SATUAN ACARA PERKULIAHAN(SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN(SAP) Nama Mata Kuliah : Kecerdasan Buatan Kode Mata Kuliah : SI 044 Bobot Kredit : 3 SKS Semester Penempatan : 3 Kedudukan Mata Kuliah : Mata Kuliah Prasyarat : - Penanggung Jawab
SISTEM PAKAR. (Expert System) L/O/G/O
SISTEM PAKAR (Expert System) L/O/G/O Latar Belakang E/S Sistem Pakar memberikan banyak keuntungan bagi operasi perusahaan dan manajer, tetapi memiliki keterbatasan significan. Artificial Intelligence merupakan
Jonh Fredrik Ulysses
Kelas A & B Jonh Fredrik Ulysses [email protected] STMIK Palangkaraya - 2012 - JFU Tujuan Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep sistem pakar (expert system) dan mampu mengimplementasikannya baik
Representasi Pengetahuan dan Penalaran
Representasi Pengetahuan dan Penalaran PENGETAHUAN Pengetahuan (knowledge) adalah pemahaman secara praktis maupun teoritis terhadap suatu obyek atau domain tertentu. Pengetahuan merupakan hal yang penting
PENDAHULUAN 01/31/2013. Julio Adisantoso 1. Kontrak Kuliah. Bahasa Pemrograman Kuliah #1. Tata Tertib Mahasiswa
PENDAHULUAN Bahasa Pemrograman Kuliah #1 Deskripsi Konsep bahasa pemrograman (functional programming, logic programming, concurent programming, imperative programming, object oriented programming), jenis
SISTEM PAKAR MENENTUKAN KARAKTERISTIK DAN BAKAT SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
Jurnal Manajemen Informatika dan Teknik Komputer Volume 2, Nomor 2, Oktober 2017 SISTEM PAKAR MENENTUKAN KARAKTERISTIK DAN BAKAT SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Reno Supardi Teknik Informatika
Bahasa Pemograman Modul XI
Bahasa Pemograman Modul XI Pembahasan Membedakan jenis bahasa pemograman Menjelaskan bahasa prosedural beserta dengan contohnya Menjelaskan bahasa pemograman berorientasi objek Menjelaskan jenis jenis
Dua bagian dasar sistem kecerdasan buatan (menurut Turban) : dalam domain yang dipilih dan hubungan diantara domain-domain tersebut
REPRESENTASI PENGETAHUAN (MINGGU 3) Pendahuluan Dua bagian dasar sistem kecerdasan buatan (menurut Turban) : - Basis pengetahuan : Berisi fakta tentang objek-objek dalam domain yang dipilih dan hubungan
Sistem Pakar Kerusakan pada Perangkat Keras (Hardware) di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang
Sistem Pakar Kerusakan pada Perangkat Keras (Hardware) di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang Joko Dwi Raharjo 1, M. Sofjan 2, Eksas Sugama 3 1,2 Dosen STMIK Bina Sarana Global, 3 Mahasiswa STMIK Bina Sarana
KONSEP DASAR PEMROGRAMAN
KONSEP DASAR PEMROGRAMAN PROGRAM : Merupakan himpunan atau kumpulan instruksi tertulis yang dibuat oleh programer atau suatu bagian executable dari suatu software. PEMROGRAMAN : Suatu kumpulan urutan perintah
Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Kucing Menggunakan Metode Backward Chaining
Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Kucing Menggunakan Metode Backward Chaining Mardiah Fadhli Politeknik Caltex Riau Jl. Umbansari No.1, telp/fax: 0761 53939/0761 554224 e-mail: [email protected] Abstrak
BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan yang sangat populer saat ini. Dengan ilmu pengetahuan ini, teknologi di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang sangat populer saat ini. Dengan ilmu pengetahuan ini, teknologi di dunia
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PENDAHULUAN KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PENDAHULUAN KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN Indah Wahyuni KONSEP DASAR PEMROGRAMAN Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi tertulis yang dibuat oleh programer atau suatu bagian
EXPERT SYSTEM DENGAN BEBERAPA KNOWLEDGE UNTUK DIAGNOSA DINI PENYAKIT-PENYAKIT HEWAN TERNAK DAN UNGGAS
EXPERT SYSTEM DENGAN BEBERAPA KNOWLEDGE UNTUK DIAGNOSA DINI PENYAKIT-PENYAKIT HEWAN TERNAK DAN UNGGAS Agus Sasmito Aribowo Teknik Informatika. UPN Veteran Yogyakarta Jl. Babarsari no 2 Tambakbayan 55281
BAB II LANDASAN TEORI. Landasan teori atau kajian pustaka yang digunakan dalam membangun
BAB II LANDASAN TEORI Landasan teori atau kajian pustaka yang digunakan dalam membangun sistem informasi ini, terdapat teori-teori ilmu terkait yang digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan
