BAPPEDA PROVINSI BANTEN
|
|
|
- Yuliana Oesman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 RANCANGAN RENCANA KERJA TAHUN 2016 DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI PROVINSI BANTEN PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI TAHUN 2015
2 KATA PENGANTAR Pada tahun 2016, pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten, yang secara teknis dilaksanakan oleh SKPD Dinas Pertambangan dan Energi, akan memasuki tahun keempat dari rentang waktu 5 (lima) tahun perencanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten periode Perencanaan pembangunan tahunan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut diwujudkan dalam bentuk Dokumen Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah(RENJA-SKPD) yang merupakan penjabaran dari dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah SKPD, yaitu Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA-SKPD) Dalam rangka proses penyusunan Dokumen Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah(RENJA-SKPD) Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 tersebut, maka dengan memperhatikan mekanisme perencanaan pembangunan di daerah, khususnya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebagaimana dijabarkan dalam PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta diatur kemudian dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, maka Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten melaksanakan penyusunan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 yang merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen RENJA-SKPD yang definitive (Pasal PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010). Dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 tersebut, secara substansi, akan mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Sebagai wujud proses perencanaan partisipatif, dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 tersebut telah dikonsultasikan pula secara publik dengan melibatkan partisipasi aktif instansi terkait 8 (delapan) wilayah Kabupaten/Kota serta pelaku pembangunan (stakeholders) yang diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan kegiatan Forum SKPD dalam rangka Penyusunan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 untuk : 1. Penyelarasan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD Provinsi berdasarkan usulan program dan kegiatan hasil MUSRENBANG Kabupaten/Kota; i
3 2. Penajaman indikator dan target kinerja program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD provinsi; 3. Penyelarasan program dan kegiatan antar SKPD provinsi dalam rangka sinergi pelaksanaan dan optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD provinsi; 4. Penyesuaian pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing SKPD provinsi, sesuai dengan surat edaran kepala daerah. Akhir kata, semoga dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun 2016 dapat dijadikan sebagai acuan awal dan pedoman pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten pada tahun Serang, 2015 Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Ir. H. Eko Palmadi, M.Si. NIP ii
4 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR GAMBAR... iii DAFTAR TABEL... vi DAFTAR LAMPIRAN... vii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Dasar Hukum Maksud dan Tujuan Sistematika Penyajian... 7 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA-SKPD Evaluasi Pelaksanaan RENJA-SKPD Tahun Analisis Kinerja Pelayanan SKPD Isu-Isu Strategis Review terhadap Rancangan Awal RKPD Penelaahan usulan Program dan Kegiatan dari Masyarakat Rencana Kinerja Tahun BAB III RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN Telaahan terhadap Kebijakan Nasional Tujuan dan Sasaran RENJA-SKPD Program dan Kegiatan Usulan Program dan Kegiatan untuk Pendanaan APBN Kementerian ESDM Tahun BAB IV PENUTUP Catatan Penting Kaidah Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut iii
5 DAFTAR TABEL Tabel 1 Rincian Program, Kegiatan dan Anggaran APBD TA di lingkungan Dinas Pertambangan dan Energi Prov. Banten Tabel 2 Capaian Kinerja RENJA-SKPD Tahun Tahun Tabel 3 Capaian RENSTRA-SKPD untuk Periode s.d Tahun 2014 untuk target kinerja akumulatif s.d Tahun 2014) Tabel 4 Capaian RENSTRA-SKPD untuk Periode s.d Tahun 2014 untuk target kinerja akumulatif s.d akhir Periode RENSTRA-SKPD) Tabel 5 Tabel 6 Tabel 7 Tabel 8 Tabel 9 Perbedaan pagu indikatif dalam dokumen Rancangan RKPD Provinsi Banten dan Kebutuhan Anggaran pada rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun Perbedaan nomenklatur kegiatan pada dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten dan rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun Usulan program dan kegiatan bidang pertambangan dan energi dari Kabupaten/Kota untuk pendanaan APBD Provinsi Tahun Urusan, Bidang Urusan dan Program Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun Program, Sasaran Program dan Indikator Kinerja SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 10 Indikasi Kegiatan Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 11 Target Kinerja Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 12 Komposisi Alokasi APBD TA DISTAMBEN Provinsi Banten Tabel 13 Komposisi Alokasi APBD TA DISTAMBEN Provinsi Banten Per Program Tabel 14 Prioritas Pembangunan SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Tahun Tabel 15 Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun Tabel 16 Urusan, Bidang Urusan dan Program Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 17 Program, Sasaran Program dan Indikator Kinerja SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 18 Indikasi Kegiatan Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 19 Target Kinerja Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun iv
6 Tabel 20 Komposisi Kebutuhan Anggaran Per Program untuk Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun Tabel 21 Komposisi Alokasi Pendanaan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun Tabel 22 Usulan program dan kegiatan bidang pertambangan dan energi untuk pendanaan APBN Kementerian ESDM Tahun v
7 DAFTAR GAMBAR Gambar 1 Hubungan RENJA-SKPD dengan Dokumen Perencanaan Lainnya... 2 vi
8 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan RENJA-SKPD dan Pencapaian RESNTRA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten s.d Tahun 2014 Lampiran 2 Review terhadap Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2016 Lampiran 3 Usulan Program dan Kegiatan dari Para Pemangku Kepentingan untuk Rancangan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 Lampiran 4 Penetapan Kinerja (TAPKIN) Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2015 Lampiran 5 Rekapitulasi Program dan Kegiatan Prioritas RENJA- SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 Lampiran 6 Rumusan Rencana Program dan SKPD Tahun 2016 dan Perkiraan Maju Tahun 2017 Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Lampiran 7 Usulan Pemerintah Daerah Provinsi Banten untuk Program dan Kegiatan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Pendanaan APBN TA Lampiran 8 Keputusan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten tentang Penetapan Tim Penyusun Rancangan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 Lampiran 9 Jadwal Penyusunan Dokumen RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 Lampiran 10 Nota Kesepakatan beserta Lampirannya Hasil Forum SKPD dalam rangka Penyusunan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 vii
9 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undangundang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, perencanaan pembangunan tahunan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diwujudkan dalam bentuk Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah(RENJA-SKPD) yang merupakan penjabaran dari dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah SKPD, yaitu Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA-SKPD). Berdasarkan hal tersebut diatas dan dalam rangka proses penyusunan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten (DISTAMBEN) tahun 2016, maka dengan memperhatikan mekanisme perencanaan pembangunan di daerah, khususnya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebagaimana dijabarkan dalam PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta diatur kemudian dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, maka Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten melaksanakan penyusunan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 yang merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen RENJA-SKPD yang definitive (Pasal PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010). Dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 tersebut, secara substansi, akan mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
10 Sebagai bentuk keterpaduan dan kesinambungan pembangunan, maka penyusunan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 berpedoman dan mengacu pada dokumen RPJMD Provinsi Banten Tahun (PERDA No. 4 Tahun 2012) beserta perubahannya (PERDA No. 12 Tahun 2013) dan dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Dalam hal ini, pola keterpaduan dan kesinambungan dalam proses penyusunan Rancangan RENJA-SKPD tersebut mengacu dan dilandasi oleh ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun Hubungan antar dokumen perencanaan dijelaskan lebih lanjut sebagaimana Gambar 1 dibawah ini. Gambar 1. Hubungan Rencana Kerja (RENJA) Dengan Dokumen Perencanaan Lainnya GAMBAR 1. HUBUNGAN RENCANA STRATEGIS DENGAN DOKUMEN PERENCANAAN LAINNYA Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
11 Selain itu, sebagai wujud proses perencanaan partisipatif, maka dalam proses penyusunannya, dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 tersebut melibatkan partisipasi aktif instansi terkait 8 (delapan) wilayah Kabupaten/Kota serta pelaku pembangunan (stakeholders) yang diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan Forum SKPD dalam rangka Penyusunan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 untuk : 1. Penyelarasan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD Provinsi berdasarkan usulan program dan kegiatan hasil MUSRENBANG Kabupaten/Kota; 2. Penajaman indikator dan target kinerja program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD provinsi; 3. Penyelarasan program dan kegiatan antar SKPD provinsi dalam rangka sinergi pelaksanaan dan optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD provinsi; 4. Penyesuaian pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing SKPD provinsi, sesuai dengan surat edaran kepala daerah; Memperhatikan rancangan tema pembangunan daerah yang ditetapkan dalam dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten tahun 2016, yaitu Peningkatan ekonomi kerakyatan dan daya saing SDM untuk kesejahteraan rakyat yang berdaulat, mandiri, berkepribadian dan berkeadilan, serta menindaklanjuti hasil kesepakatan rumusan program/kegiatan pembangunan bidang pertambangan dan energi pada Forum SKPD yang telah diselenggarakan sebelumnya, maka ditetapkan rancangan tema pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten tahun 2016, yaitu : Pemantapan pembangunan infrastruktur bidang pertambangan dan energi untuk kesejahteraan rakyat yang berdaulat, mandiri, berkepribadian dan berkeadilan berlandaskan gotong royong Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
12 Berdasarkan prioritas pembangunan yang termaktub dalam dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten tahun 2016, maka penyusunan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Prov. Banten Tahun 2016 difokuskan pada upaya pencapaian sasaran-sasaran pembangunan bidang pertambangan dan energi dengan prioritas pembangunan terkait, yaitu : 1. Peningkatan konektivitas dan daya dukung kawasan pusat pertumbuhan; 2. Pengendalian tata ruang, kelestarian lingkungan hidup dan sumber daya air, mitigasi dan adaptasi bencana; 3. Pemantapan reformasi biroraksi dan tata kelola pemerintahan daerah; 1.2 DASAR HUKUM Penyusunan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 disusun dengan berlandaskan pada peraturan perundang-undangan sebagai berikut : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010); 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400); Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
13 5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587); 7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437); 8. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700); 9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82); 10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 4816); 11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4817); 12. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2015 tentang RPJMN Tahun (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3); 13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
14 Pembangunan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 517); 14. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2007 Nomor 1, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 4); 15. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Banten Tahun (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2010 Nomor 1, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 26); 16. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Banten (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2012 Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 40); 17. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Banten Tahun (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2011 Nomor 2, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 2); 18. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Banten Tahun (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2012 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 4); 19. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 12 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Banten Tahun (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2012 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 4); 20. Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA- SKPD) Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun ; Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
15 1.3 MAKSUD DAN TUJUAN Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 adalah rancangan dokumen perencanaan SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten untuk periode 1 (satu) tahun, yaitu tahun 2016, yang merupakan break down (turunan) dari Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun yang penyusunannya mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Sedangkan tujuan dilaksanakannya penyusunan Rancangan RENJA- SKPD DISTAMBEN tahun 2016 adalah untuk : 1. Menyiapkan prioritas pembangunan bidang pertambangan dan energi yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten pada tahun 2016 sesuai dengan kerangka arahan yang dirumuskan dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2016; 2. Menyiapkan rancangan rencana kerja yang dijabarkan dalam program dan kegiatan prioritas disertai dengan indikasi pagu anggarannya yang akan dilaksanakan pada tahun SISTEMATIKA PENYAJIAN Dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 dituangkan dengan sistematika penyajian sebagai berikut : 1. BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan Rancangan RENJA-SKPD yang didalamnya memuat latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan serta sistematika penulisan dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
16 2. BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA-SKPD Memuat review terhadap hasil evaluasi pelaksanaan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2014 dan perkiraan capaian tahun 2015 dengan mengacu pada APBD Provinsi Banten Tahun 2015 yang telah disahkan. Disamping itu diulas pula isu-isu strategis yan harus ditangani, analisis pelayan SKPD indikator SPM, review terhadap rancangan awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2016, dan penelaahan usulan masyarakat. 3. BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN Pada bab ini dikemukakan hasil telaahan terhadap kebijakan dan prioritas pembangunan nasional yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi SKPD, Tujuan dan Sasaran RENJA-SKPD Tahun 2016 berdasarkan hasil rumusan isu-isu strategis penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi SKPD terkait dengan pencapaian sasaran target kinerja dalam RENSTRA- SKPD, serta rumusan rencana Program dan Kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun BAB IV PENUTUP Berisikan catatan penting yang perlu mendapatkan perhatian terkait dengan dokumen rancangan RENJA- SKPD Tahun 2016, kaidah-kaidah pelaksanaan serta rencana tindak lanjut dari dokumen rancangan RENJA-SKPD ini. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
17 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA-SKPD 2.1 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA-SKPD TAHUN 2014 Rencana Kerja-Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENJA-SKPD) Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten diwujudkan dan diaktualisasi melalui Pelaksanaan APBD SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten TA Pelaksanaan APBD tersebut didasarkan atas : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010); 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82); 4. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Banten Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
18 (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2012 Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 40); 5. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten Tahun (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2012 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Banten Nomor 41); 6. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2014 (Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2014 Nomor 7). 7. Peraturan Gubernur Banten Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2014 (Berita Daerah Provinsi Banten Tahun 2014 Nomor 3); 8. Keputusan Gubernur Banten Nomor 902/Kep.4-Huk/2014 tanggal 09 Januari 2014, tentang Penetapan Pengguna Anggaran/Pengguna Barang, Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Pejabat yang Berwenang Menandatangani SPM, dan Pejabat yang Mengesahkan SPJ dalam Pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten TA. 2014; 9. Keputusan Gubernur Banten Nomor 902/Kep.377-Huk/2014 tanggal 09 September 2014, tentang Perubahan Kedelapan atas Keputusan Gubernur Banten Nomor 902/Kep.4-Huk/2014 tanggal 09 Januari 2014 tentang Penetapan Pengguna Anggaran/ Pengguna Barang, Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Pejabat yang Berwenang Menandatangani SPM, dan Pejabat yang Mengesahkan SPJ dalam Pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten TA. 2014; 10. Keputusan Gubernur Banten Nomor 902/Kep.481-Huk/2014 tanggal 31 Oktober 2014, tentang Perubahan Kesebelas atas Keputusan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
19 Gubernur Banten Nomor 902/Kep.4-Huk/2014 tanggal 09 Januari 2014 tentang Penetapan Pengguna Anggaran/ Pengguna Barang, Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Pejabat yang Berwenang Menandatangani SPM, dan Pejabat yang Mengesahkan SPJ dalam Pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten TA. 2014; 11. Keputusan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Banten Nomor 915 /146-SK. PPKD/IX/ 2014 Tanggal 26 September 2014 tentang Pengesahan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPPA SKPD) Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun Anggaran 2014; Berikut adalah rincian pelaksanaan APBD di lingkungan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten TA sebagaimana terlihat pada tabel 1 dibawah ini : Tabel 1. Rincian Program, Kegiatan dan Anggaran APBD TA di lingkungan Dinas Pertambangan dan Energi Prov. Banten Program Kegiatan Nilai Anggaran (Rp.) Unit Kerja - 1 Belanja Tidak Langsung Rp ,- Sub Bagian Keuangan Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2 Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Aset SKPD 3 Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan SKPD Rp ,- Sub Bagian Keuangan Rp ,- Sub Bagian Program dan Pelaporan Peningkatan Sarana,Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 4 Pengadaan Barang Jasa Kantor Rp ,- Sub Bagian Umum dan 5 Pemeliharaan Sarana dan Rp. 600, ,- Kepegawaian Prasarana Kantor 6 Penyediaan Barang Jasa Perkantoran Rp ,- Penyediaan Data Pembangunan Daerah 7 Penyediaan Data Pembangunan Rp ,- Seksi Data dan Informasi Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
20 Program Kegiatan Nilai Anggaran (Rp.) Unit Kerja Pengelolaan Listrik Pemnfaatan Energi dan 8 Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Lebak) 9 Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Pandeglang) Rp ,- Seksi Ketenagalistrikan Rp ,- 10 Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP II (Kabupaten/Kota Serang dan Kota Cilegon) Rp ,- 11 Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP I (Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) Rp ,- Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 12 Perencanaan Pembangunan Listrik Perdesaan 13 Pengawasan Pembangunan Listrik Perdesaan 14 Pengembangan Jaringan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten 15 Pengembangan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 16 Perencanaan Pemanfaatan Potensi Energi Baru Terbarukan di Provinsi Banten 17 Pengembangan Potensi dan Pembinaan Pengusahaan Migas 18 Pengawasan Energi dan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten 19 Pengembangan dan Pembinaan Teknik Pertambangan 20 Pemetaan dan Perencanaan Teknis Pengembangan Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Seksi Bina Terbarukan Rp ,- Rp ,- Seksi Migas Rp ,- Seksi WASDAL Energi dan Ketenagalistrikan Rp ,- Kasi Teknik Pertambangan Rp ,- Kasi Sumber Daya Mineral 21 Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan Rp ,- Kasi Wasdal Pertambangan 22 Pemantauan dan Konservasi Potensi Air Tanah di Provinsi Banten 23 Pengembangan Pemanfaatan Potensi Air Tanah di Provinsi BANTEN 24 Pengembangan dan Pengelolaan Data Mitigasi Geologi 25 Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Air Tanah Rp ,- Kasi Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Rp ,- Kasi Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Rp ,- Kasi Teknik Pertambangan Rp ,- Kasi Wasdal Air Tanah Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
21 Program Kegiatan Nilai Anggaran (Rp.) Unit Kerja Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 26 Peningkatan Pelayanan Perijinan dan Pembinaan Bidang Pertambangan dan Energi 27 Promosi Potensi dan Produk serta Fasilitasi Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi Rp ,- Seksi Bina Usaha dan Perijinan Rp ,- Seksi Kerjasama dan Promosi Total : 6 Program dan 26 Kegiatan Rp ,- 15 Unit Kerja Berdasarkan uraian pada tabel 1 diatas, pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten pada tahun 2014 melalui APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2014, dilaksanakan melalui 26 kegiatan (26 kegiatan pada kelompok Belanja Langsung dan 1 kegiatan pada kelompok Belanja Tidak Langsung) dari 6 program yang dijalankan. Evaluasi pelaksanaan APBD di lingkungan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada Tahun Anggaran 2014 tidak terlepas dan merupakan hasil konstribusi dari pencapaian kinerja seluruh jajaran unit-unit kerja Dinas Pertambangan dan Energi dalam mengimplementasikan program dan kegiatan selama TA sebagaimana tersebut pada tabel 1 dan sesuai dengan daftar kinerja yang tercantum dan ditetapkan dalam PENETAPAN KINERJA (TAPKIN) SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun Anggaran PENCAPAIAN KINERJA PELAKSANAAN RENJA-SKPD DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI TAHUN Guna menjalankan misi pembangunan bidang pertambangan dan energi, maka program prioritas pembangunan yang mendukung pelaksanaan misi tersebut direncanakan dalam program terpadu lima tahunan pembangunan. Program prioritas pembangunan tersebut dikelola dan dialokasikan dengan kemampuan anggaran untuk memenuhi capaian kinerja yang telah direncanakan dan ditetapkan. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
22 Dalam dokumen rencana strategis SKPD digambarkan penetapan program prioritas pembangunan dengan rincian indikasi kinerja yang mendukung pembangunan bidang pertambangan dan energi untuk tahun Penetapan program prioritas pembangunan tersebut telah disesuaikan dan ditetapkan sesuai dengan keterkaitannya dengan dokumen maupun arahan rencana pembangunan daerah Provinsi Banten sekaligus menjawab tantangan dan kendala yang dihadapi. Dalam RENSTRA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun terdapat 6 (enam) Program Prioritas Pembangunan, yaitu sebagai berikut : 1. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Pogram ini mempunyai 4 (empat) sasaran program, yaitu : a. Meningkatmya Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (%). b. Meningkatmya Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (%). 2. Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur Pogram ini mempunyai 4 (empat) sasaran program, yaitu : a. Meningkatkan Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (%). b. Meningkatkan Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (%). c. Meningkatkan Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (%). d. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (%). 3. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah Pogram ini mempunyai 1 (satu) sasaran program, yaitu Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (paket, %) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
23 4. Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Pogram ini mempunyai 5 (lima) sasaran program, yaitu : a. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (SS). b. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit). c. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (Dokumen). d. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%). e. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (Laporan). 5. Program Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pogram ini mempunyai 4 (empat) sasaran program, yaitu : a. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen). b. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (lokasi). c. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (unit). d. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Laporan). 6. Program Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Pogram ini mempunyai 5 (lima) sasaran program, yaitu : a. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (Ijin). b. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (Kegiatan). Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
24 c. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (Dokumen). d. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (Laporan). e. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (unit) Di bawah ini diperlihatkan hasil capaian kinerja RENJA- SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2014, dengan mengukur tingkat capaian indicator kinerja program tahun 2014 terhadap target kinerja yang diembannya dalam RENSTRA-SKPD DISTAMBEN Tahun sebagaimana terlihat pada Tabel 2. Tabel tersebut merupakan resume atau kesimpulan dari rumusan evaluasi pelaksanaan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2014, yang disajikan secara lengkap dalam Lampiran I dokumen ini, dimana kerangka penyajiannya sesuai dengan terdapat dalam Lampiran VI PERMENDAGRI No. 54 Tahun 2010, yaitu untuk Tabel T-VI.C.5. Tabel 2. Capaian Kinerja RENJA-SKPD Tahun Tahun 2014 No. Program Indikator Kinerja Sasaran Program Target Realisasi % 1. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 1. Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (%) 2. Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (%) Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 1. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (%) 2. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (%) 3. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (%) 4. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
25 No. Program Indikator Kinerja Sasaran Program Target Realisasi % 3. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (%) Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (SS) 2. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%) 3. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit) ,36 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 6. Program Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 4. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (Dokumen) 5. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (Laporan) 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen) 2. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (unit) 3. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (lokasi) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Laporan) 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (Ijin) Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (Laporan) 3. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (Kegiatan) 4. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (Dokumen) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (unit) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
26 Secara keseluruhan, tingkat capaian program berdasarkan sasarannya, pada tahun 2014, telah memenuhi target kinerja yang telah dicanangkan dalam dokumen perencanaan tahunan (RENJA-SKPD dan TAPKIN, yang dibuktikan pada Tabel 2 yang menampilkan tingkat capaian program untuk periode tahun Dalam tabel tersebut terlihat bahwa tingkat capaian program, baik Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur, Program Penyediaan Data Perbangunan Daerah, Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi, Program Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta Program Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi, berdasarkan target konerja keluaran dari sasaran program-nya mencapai tingkat capaian kinerja 100% pada tahun 2014, terkecuali untuk Program 4 (Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi), ada salah satu indikator kinerja sasarannya yang tidak memenuhi target kinerja yang direncanakan pada tahun 2014 (RKPD dan RENSTRA), yaitu untuk indicator kinerja program Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit), dimana pada tahun 2014, telah dibangun/dipasang 310 unit dari target 312 unit pembangkit dan reaktor dari Energi Terbarukan yang dicanangkan pada tahun Dengan demikian capaian indikator kinerja program tersebut adalah 99,36%. Tidak tercapainya target kinerja untuk indicator kinerja sasaran program Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit)tersebut akibat adanya koreksi harga satuan pikohidro pada saat proses persiapan pengadaan barang/jasa (survey harga), dimana ketersediaan anggaran dalam dokumen anggaran yang telah ditetapkan hanya cukup untuk membangun 4 unit pikohidro dari 6 unit pikohidro yang menjadi target RENJA. Berdasarkan capaian kinerja program dan kegiatan SKPD Dinas Pertambangan dan Energi pada tahun 2014 sebagaimana diuraikan diatas, tergambar konsistensi kebijakan pembangunan daerah yang dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada tahun Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
27 Upaya konsistensi tersebut merupakan kebijakan internal SKPD yang sebelumnya telah dikonsultasikan secara instensif dengan instansi terkait di Provinsi Banten, terutama yang tergabung dalam TAPD Provinsi Banten, seperti BAPPEDA, DPPKAD, dan Biro EKBANG SETDA Provinsi Banten PENCAPAIAN KINERJA PELAKSANAAN RENSTRA-SKPD DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI TAHUN Keterkaitan pencapaian kinerja RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2014 dengan pencapaian kinerja RENSTRA-SKPD Tahun adalah terkait dengan upaya pencapaian target kinerja RENSTRA-SKPD untuk tahun kedua dari kurun waktu 5 (lima) tahun perencanaan strategis SKPD, yaitu untuk tahun Secara keseluruhan pelaksanaan program/kegiatan telah dilaksanakan dalam 2 (tahun) tahun berjalan, yaitu tahun 2013 dan tahun 2014 sehingga pengukuran daya dan tingkat capaian kinerja setiap program terhadap rencana lima tahunan dilaksanakan pada kurun waktu 5 (lima) tahun tersebut. Dibawah ini diperlihatkan hasil pengukuran capaian kinerja RENSTRA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun dari program dan indikator kinerja program untuk capaian sampai dengan tahun 2014, sebagaimana terlihat pada Tabel 3 dan 4, baik untuk capaian program untuk tahun 2014, maupun secara akumulatif sampai dengan tahun Tabel tersebut merupakan resume atau kesimpulan dari rumusan evaluasi pelaksanaan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2014, yang disajikan secara lengkap dalam Lampiran I dokumen ini, dimana kerangka penyajiannya sesuai dengan Lampiran VI PERMENDAGRI No. 54 Tahun 2010, yaitu untuk Tabel T-VI.C.5. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
28 Tabel 3. Capaian RENSTRA-SKPD untuk Periode s.d Tahun 2014 (untuk target kinerja akumulatif s.d Tahun 2014) NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET REALISASI % 1. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 1. Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (%) 2. Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (%) Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 3. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah 4. Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 1. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (%) 2. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (%) 3. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (%) 4. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (%) 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (SS) 2. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%) 3. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit) Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (Dokumen) , Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (Laporan) Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen) 2. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (unit) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
29 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET REALISASI % 3. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (lokasi) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Laporan) ,50 6. Program Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (Ijin) 2. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (Laporan) 3. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (Kegiatan) 4. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (Dokumen) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (unit) , Tabel 4. Capaian RENSTRA-SKPD untuk Periode s.d Tahun 2014 (untuk target kinerja akumulatif s.d akhir periode RENSTRA) NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET REALISASI % 1. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 1. Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (%) 2. Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (%) Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (%) 2. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (%) Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (%) 4. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
30 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET REALISASI % 3. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (%) Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (SS) 2. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%) Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (Unit) ,08 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 4. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (Dokumen) 5. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (Laporan) 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen) 2. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (unit) 3. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (lokasi) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Laporan) , , , ,86 6. Program Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (Ijin) 2. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (Laporan) ,50 3. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (Kegiatan) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
31 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET REALISASI % 4. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (Dokumen) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (unit) Secara umum, tingkat capaian program dalam RENSTRA-SKPD, berdasarkan sasarannya, telah memenuhi target yang dicanangkan dalam dokumen perencanaan strategik, yang dibuktikan pada Tabel 3 yang menampilkan tingkat capaian program secara akumulatif sampai dengan tahun 2014 (2 tahun periode RENSTRA-SKPD). Dalam tabel tersebut terlihat bahwa ada 4 sasaran program yang melampaui target yang ditetapkan, yaitu untuk sasaran program Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan, Cakupan Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan Sumber Data Energi, Cakupan Ketersediaan Sarana Pengendalian dan Konservasi Air Tanah, serta Cakupan Keterselenggaranya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Namun demikian, ada pula 1 (satu) sasaran program yang targetnya tidak terpenuhi, yaitu Cakupan Keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi, dimana terdapat deviasi 1 kegiatan pameran yang tidak teranggarkan pada tahun Capaian RENSTRA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Tahun , sebagaimana digambarkan diatas, merupakan refleksi pencapaian kinerja dan keberhasilan pembangunan bidang pertambangan dan energi untuk periode 2 (dua) tahun pelaksanaan RENSTRA-SKPD (tahun 2013 dan 2014). Namun untuk jangka panjang, capaian tersebut sebenarnya belum dapat merefleksikan sejauh mana keberhasilan pembangunan bidang pertambangan dan energi secara keseluruhan. Indikator penilaiannya hanya didasarkan pada penggunaan potensi yang ada serta hasil yang diperoleh dari penggunaan potensi tersebut untuk jangka pendek dan jangka menengah, belum merupakan penilaian terhadap manfaat dan dampak dari hasil yang diperoleh. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
32 2.2 ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD Berkaitan dengan urusan pemerintahan yang mengatur hak dan pelayanan dasar warga negara yang penyelenggaraannya diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan Kepala Daerah untuk perlindungan hak konstitusional, kepentingan nasional, kesejahteraan masyarakat, serta ketentraman dan ketertiban umum, khususnya yang telah ditetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM)-nya, Dinas Pertambangan dan Energi Proviinsi Banten belum memiliki indikator SPM yang berstandar nasional terkait dengan pelayanan dasar di bidang pertambangan dan energi, yang umumnya dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri dari Kementerian/Lembaga terkait. Berkenaan dengan hal tersebut diatas, tidak dilakukan analisis khusus terkait dengan tolok ukur dan indikator kinerja pada dokumen RENJA-SKPD dan RENSTRA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten, terutama yang persyaratkan dalam Lampiran VI PERMENDAGRI No. 54 Tahun 2010, yaitu untuk Tabel T- VI.C ISU-ISU STRATEGIS Perencanaan pembangunan daerah, khususnya di SKPD, dilaksanakan dalam kerangka keterpaduan perencanaan pembangunan nasional, regional maupun sektoral. Oleh karena itu tahap awal dari perencanaan pembangunan daerah di SKPD dimulai dengan melakukan analisis terhadap lingkungan strategis, baik pada skala nasional maupun regional. Tujuannya adalah agar perencanaan pembangunan daerah di SKPD dapat bersinergi dan memberikan kontribusi dalam pemecahan permasalahan pembangunan, baik tingkat nasional maupun regional. Terkait dengan hal tersebut diatas, terdapat beberapa pointers yang menjadi fokus perencanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi di wilayah Provinsi Banten periode tahun yang tercantum dalam dokumen RPJMD Provinsi Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
33 Banten Tahun Dalam dokumen tersebut diuraikan bahwa percepatan pembangunan ekonomi perlu memperhatikan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan agar menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Banten tahun yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun Pengusahaan pertambangan mineral, batubara dan air tanah perlu memperhatikan aspek geologi dan mitigasi bencana. Saat ini ratio elektrifikasi listrik sudah sebesar 86,03% namun kebutuhan energi listrik untuk kawasan industri, pariwisata dan infrastruktur transportasi perkotaan masih perlu dipenuhi untuk kurun waktu mendatang. Penyediaan listrik pedesaan khususnya pada kawasan sentra produksi dan kawasan tertinggal tetap menjadi perhatian utama. Pemanfaatan energi terbarukan juga sangat dibutuhkan terutama pada kawasan pedesaan terisolir yang belum terjangkau jaringan listrik (Bab IV, Point 4.4.1, hal IV-13, terkait dengan Isu Strategis RPJMD Provinsi Banten Tahun , untuk Isu Strategis Infrastruktur Wilayah/Kawasan dan Lingkungan Hidup). Sejalan dengan arahan tersebut diatas, isu strategis pembangunan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada periode 2016 terfokus pada : 1. Peningkatan Ratio Elektrifikasi; 2. Peningkatan Pemanfaatan dan Pengusahaan Bidang Pertambangan dan Energi; 3. Peningkatan Pemanfaatan Energi Terbarukan; serta 4. Konservasi Lingkungan dan Perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman bencana alam geologi. 5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) 6. Kewenangan Provinsi di bidang pertambangan dan energi dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Isu strategis tersebut pada dasarnya merupakan tantangan dan orientasi yang menjadi pokok tindak lanjut atas pencapaian pembangunan bidang pertambangan dan energi yang telah diupayakan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada periode sebelumnya. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
34 2.4 REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD Memperhatikan dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2016, terutama yang tercantum dalam Bab V Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah point 5.2 Rencana Kegiatan Prioritas Daerah yang didalamnya terdapat Tabel 5.6 tentang Indikasi Rencana Program dan dan Kegiatan SKPD Provinsi Banten Tahun 2016, telah disusun review terhadap Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2015 dengan melakukan perbandingan antara indikasi rencana program dan kegiatan disertai pendanaanya yang tercantum dalam dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2015 dengan hasil analisis kebutuhan program dan kegiatan di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten untuk Tahun Hasil review tersebut tertuang di Lampiran II dokumen ini yang penyajiannya sesuai dengan yang persyaratkan dalam Lampiran VI PERMENDAGRI No. 54 Tahun 2010, yaitu untuk Tabel T-VI.C.7. Pokok-pokok perbedaan yang terlihat dari hasil review tersebut adalah sebagai berikut yaitu : 1. Adanya perbedaan jumlah pagu indikatif untuk SKPD, dimana terdapat perbedaan sebesar Rp ,-, (pagu indikatif dalam rancangan RKPD sebesar Rp ,-, sedangkan kebutuhan anggaran dalam rancangan RENJA-SKPD hanya Rp ,-). Perbedaan ini berasal dan tersebar di 6 (enam) program yang telah ditetapkan untuk SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten dengan rincian sebagai berikut, yaitu : Tabel 5. Perbedaan pagu indikatif dalam dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten dan Kebutuhan Anggaran pada rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 No. Program Pagu Indikatif (RKPD) Kebutuhan (RENJASKPD) Selisih (1) (2) (3) (4) (5) = (3) (4) 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Rp ,- Rp ,- Rp ,- 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
35 No. Program Pagu Indikatif (RKPD) 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Kebutuhan (RENJASKPD) Selisih Rp ,- Rp ,- Rp ,- 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Rp ,- Rp ,- Rp ,- 6. Pengembangan Potensi Dan Produk Pertambangan dan Energi Rp ,- Rp ,- Rp ,- JUMLAH Rp ,- Rp ,- Rp ,- Perbedaan antara pagu indikatif dan kebutuhan pendanaan pembangunan sebagaimana tersebut diatas, secara normatif tidak ada permasalahan, karena perbedaan tersebut berasal dari pagu anggaran indikatif di RKPD yang berlebih sehingga seluruh kebutuhan anggaran SKPD untuk mencapai target-target pembangunan pada tahun 2016 dapat terpenuhi. Namun demikian, secara substantif, adanya perbedaan nilai usulan anggaran per program dengan pagu indikatif-nya di dokumen RKPD, perlu dikonsultasikan lebih lanjut dengan instansi terkait yang berwenang, yaitu dalam hal ini BAPPEDA Provinsi Banten. Memperhatikan substansi perbedaan nilai anggaran per program sebagaimana tergambar pada Tabel 4, tergambar bahwa nilai anggaran berlebih di Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi, dimanfaatkan oleh 5 program lainnya dalam rangka penguatan TUPOKSI dan kewenangan SKPD berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terutama terkait dengan pelayanan perijinan, pengawasan dan pengendalian, penguatan kelembagaan, serta pelaksanaan kewenangan bidang pertambangan dan energi yang sebelumnya dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
36 2. Adanya perbedaan nomenklatur kegiatan Terdapat perubahan nomenklatur kegiatan di rancangan RENJA- SKPD akibat adanya penambahan tolok ukur kegiatan atau akibat adanya usulan perbaikan nomenklatur dari internal kegiatan sehingga menyebabkan perbedaan dengan nomenklatur yang ada di dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Berikut adalah rincian perbedaan nomenklatur tersebut, yaitu : Tabel 6. No. Perbedaan nomenklatur kegiatan pada dokumen Rancangan RKPD Provinsi Banten dan rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 Program 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi RKPD Kegiatan RENJA-SKPD Pengembangan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 2. Perencanaan Pemanfaatan Potensi Energi Terbarukan di Provinsi Banten 1. Peningkatan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 2. Perencanaan dan Pengawasan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten Pengembangan Potensi Dan Produk Pertambangan dan Energ i - - Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
37 2.5 PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT sebagai wujud proses perencanaan partisipatif, maka dalam proses penyusunannya, dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 telah dilakukan penyerapan aspirasi dengan menerima usulan langsung dari masyarakat melalui surat permohonan dan menyelenggarakan Forum SKPD dalam rangka Penyusunan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 dengan melibatkan partisipasi aktif instansi terkait 8 (delapan) wilayah Kabupaten/Kota serta pelaku pembangunan (stakeholders). Hasil review dan analisis dari penyerapan aspirasi aspirasi masyarakat dan usulan Kabupaten/Kota terkait dengan rencana pembangunan bidang pertambangan dan energi Provinsi Banten yang akan didanai melalui pendanaan APBD Provinsi Banten TA tersebut tertuang di Lampiran III dokumen ini yang penyajiannya sesuai dengan yang persyaratkan dalam Lampiran VI PERMENDAGRI No. 54 Tahun 2010, yaitu untuk Tabel T-VI.C.9. Berikut adalah ringkasan hasil review dan analisis dari usulan program dan kegiatan masyarakat, yaitu : Tabel 7. Usulan program dan kegiatan bidang pertambangan dan energi dari Kabupaten/Kota untuk pendanaan APBD Provinsi Tahun 2015 No. Indikator Kinerja Target Kinerja Catatan 1. Usulan dari Kab. Lebak 1. Listrik/KWH Meter (IR dan SR) unit Diakomodir : unit 2. Pemetaan Potensi Batu Opal/Kalimaya di Kab. Lebak (Kec. Sajira dan Maja) 2 Kecamatan Akan dilaksanakan pada tahun Inventarisasi Daerah/Lokasi Rawan Air 1 Dok + Peta Terakomodir melalui RENJA- SKPD Pengadaan Kendaraan Operasional SKPD 1 unit Tidak dapat diakomodir langsung melalui APBD Provinsi DISTAMBEN 2. Usulan dari Kab.Pandeglang 1. Pembangunan LISDES (IR dan SR) unit Diakomodir : unit 2. Pembangunan PJU Pariwisata di 2 ruas jalan di wilayah Kab. Pandeglang 750 titik dan 500 titik Diteruskan ke DISHUBKOMINFO Provinsi Banten. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
38 No. Indikator Kinerja Target Kinerja Catatan 3. Pengawasan Produksi Tambang 12 IUP Terakomodir melalui RENJA- SKPD Pembinaan dan pengawasan pelaksanaan pengelolaan lingkungan, reklamasi dan pascatambang 5. Pembuatan Sumur Bor 4 unit untuk Kec. Patia dan Kec. Panimbang 12 IUP Terakomodir melalui RENJA- SKPD Unit Diakomodir, namun untuk jumlah unit akan dikoordinasikan kemudian 6. Pelatihan Pembuatan Batu Akik (batu perhiasan) dan Bantuan Pengadaan Alat Pembuatan Batu Akik sebanyak 5 buah 5 kelompok masyarakat + 5 unit bantuan alat pengolah batu akik Usulan ditampung dan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan unit kerja terkait. 7. Keikutsertaan Rekonsialiasi Penerimaan Negara Bukan Pajak SDA Pertambangan pada Kementerian ESDM untuk 2 orang PNS DISTAMBEN Kab. Pandeglang 8. Pasca Tambang bagi Ijin Pertambangan Rakyat di Kec. Cikeusik 3. Usulan dari Kab.Serang 2 orang PNS DISTAMBEN Kab. Pandeglang 3 Lahan IPR Terakomodir Terakomodir pada kegiatan yang berada pada urusan wajib di Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 (seksi data dan informasi) 1. Pembangunan LISDES (IR dan SR) unit Diakomodir sesuai usulan (jumlah definitif untuk IR/SR akan dikoordinasikan kemudian) 2. Pembinaan dan Pengawasan Usaha Pertambangan untuk 40 IUP 3. Bantuan Sumur Produksi 2 unit untuk Kec. Cikande dan Kec. Kibin 4. Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Air Tanah di 236 perusahaan pemegang SIPAT 40 IUP Terakomodir melalui RENJA- SKPD Unit Diakomodir, namun untuk jumlah unit akan dikoordinasikan kemudian 236 Perusahaan Terakomodir melalui RENJA- SKPD 2016, namun jumlah target perusahaan-nya akan disesuaikan dengan target dalam RENJA-SKPD 5. Pengelolaan dan Pembinaan Kegiatan Pertambangan Rakyat 30 Penambang Rakyat Terakomodir melalui RENJA- SKPD Usulan dari Kota Serang Pembangunan LISDES (IR dan SR) unit Diakomodir sesuai usulan (jumlah definitif untuk IR/SR akan dikoordinasikan kemudian) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
39 No. Indikator Kinerja Target Kinerja Catatan 5. Usulan dari Kota Cilegon 1. Penyediaan PLTS di Kecamatan Purwakarta 25 unit Usulan ditampung dan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan unit kerja terkait 2. Pengadaan Instalasi Jaringan Listrik di Wilayah Kota Cilegon 3. Pemetaan Jalur Pipa Gas 1 Wilayah Kota Cilegon 4. Pengadaan Stasiun Bahan Bakar Gas, SPBG 1 SPBG 5. Pengawasan, Pendistribusian dan Penggunaan BBM Bersubsidi dan Non Subsidi terhadap perusahaan 6. Pengawasan Pertambangan Ilegal di Wilayah Kota Cilegon 6. Usulan dari Kabupaten Tangerang 1. Pembangunan IR dan Pembiayaan BP (IR dan SR) 250 tiang Diteruskan ke PT. PLN untuk ditindaklanjuti 1 Wilayah Kota Cilegon 2. Pembangunan PJU Daerah Minapolitan 1 Kecamatan (Kec. Kronjo) Kewenangan Provinsi sesuai dengan UU PEMDA yang baru tidak memungkinkan untuk melaksanakan 3 usulan kegiatan tersebut. Namun usulan tersebut akan diteruskan dan dikoordinasikan dengan KESDM pada acara Sinkronisasi Program KESDM 18 Perusahaan Terakomodir melalui RENJA- SKPD SS Diakomodir : SS Diteruskan ke DISHUBKOMINFO Provinsi Banten dan akan dikoordinasikan dengan BAPPEDA Prov. Banten 3. Pembangunan Jaringan Tegangan 8 kecamatan Diteruskan ke PT. PLN untuk ditindaklanjuti 4. Upgrading Jaringan Sumur Pantau 5 unit Diakomodir secara bertahap 5. Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan dan Pengusahaan Air Tanah Sektor Industri untuk 500 industri 6. Pembangunan Pengelolaan Air Tanah Berbasis Website di Provinsi Banten 4 kecamatan Terakomodir tapi dengan jumlah industri menyesaikan 1 Website Sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya oleh DISTAMBEN Provinsi, namun akan diupgrade sesuai kebutuhan 7. Usulan dari Kota Tangerang Selatan Bantuan Alat Muka Air Tanah untuk Pengawasan Air Tanah 10 unit Tidak dapat diakomodir langsung melalui APBD Provinsi DISTAMBEN 8. Usulan dari Kota Tangerang Tidak ada usulan - tidak ada perwakilan dari instansi teknis terkait Kota Tangerang Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
40 2.6 RENCANA KINERJA DISTAMBEN TAHUN 2015 Program pembangunan bidang pertambangan dan energi yang ter-cover dalam dokumen RKPD Provinsi Banten Tahun 2015 terkait dengan implementasi 3 (tiga) misi dari 5 (lima) misi pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Banten Tahun dengan pengaturan urusan pemerintahan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota, yaitu : 1. Misi-1 : Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Wilayah Mendukung Pengembangan Wilayah/Kawasan Berwawasan Lingkungan, urusan wajib yang terkait adalah Pekerjaan Umum, Perhubungan, Perumahan, Lingkungan Hidup, serta urusan pilihan Energi dan Sumber Daya Mineral serta kehutanan; 2. Misi-2 : Pemantapan Iklim Investasi yang Kondusif, urusan wajib yang terkait antara lain urusan Koperasi dan UKM, Tenaga Kerja, Penamaman Modal dan Ketahan Pangan, serta urusan pilihan yaitu Pertanian, Pariwisata, Perdagangan, Industri, Energi dan Sumber Daya Mineral, Kelautan dan Perikanan, Kehutanan. 3. Misi-5 : Peningkatan Mutu dan Kinerja Pemerintahan Daerah yang Berwibawa Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih; urusan wajib yang terkait antara lain Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian, Komunikasi dan Informatika, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perencanaan Pembangunan, Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri. Dalam hal ini, urusan pemerintahan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada tahun 2015 terkait dengan misi pembangunan daerah diatas, yaitu : Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
41 1. Urusan Wajib Bidang Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian, dan Persandian serta Bidang Urusan Statistisk (misi 5) 2. Urusan Pilihan Bidang Urusan Energi dan Sumber Daya Mineral (misi 1 dan 2) Mengacu pada RPJMD Provinsi Banten Tahun , urusan pemerintahan sebagaimana disebutkan diatas, akan dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten melalui program-program pembangunan, dengan pengelompokkan sebagai berikut, yaitu : Tabel 8. Urusan, Bidang Urusan dan Program Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun 2015 NO. URUSAN/BIDANG URUSAN KODE PROGRAM PRIORITAS A. URUSAN WAJIB 1. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian, dan Persandian Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 2. Statistik Penyediaan Data Pembangunan Daerah B. URUSAN PILIHAN Energi dan Sumber Daya Mineral Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pengembangan, Pengusahaan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
42 Sasaran dan indikator kinerja masing-masing program pembangunan prioritas untuk tahun 2015 sebagaimana tersebut diatas, dengan mengacu pada RPJMD Provinsi Banten Tahun DAN RENSTRA-SKPD DISTAMBEN Tahun adalah sebagai berikut : Tabel 9. Program, Sasaran Program dan Indikator Kinerja SKPD DISTAMBEN Tahun 2015 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD DAN RENSTRA-SKPD) 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 1. Rasio Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (100% pada tahun 2015) 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 2. Rasio Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (100% pada tahun 2015) 1. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (100% pada tahun 2015) 2. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (100% pada tahun 2015) 3. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (100% pada tahun 2015) 4. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (100% pada tahun 2015) Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (100%t pada tahun 2015) 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang ( SS pada tahun 2015) 2. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (307 Unit pada tahun 2015) 3. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (13 Dokumen pada tahun 2015) 4. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (90% pada tahun 2015) 5. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (9 Laporan pada tahun 2015) 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (14 Dokumen pada tahun 2015) 2. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (2 lokasi pada tahun 2015) 3. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (4 unit pada tahun 2015) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
43 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD DAN RENSTRA-SKPD) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (18 Laporan pada tahun 2015) 6. Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (10 Ijin pada tahun 2015) 2. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (8 Kegiatan pada tahun 2015) A. KEGIATAN PEMBANGUNAN 3. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (1Dokumen pada tahun 2015) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (5 Laporan pada tahun 2015) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (4 Unit pada tahun 2015) Program pembangunan bidang pertambangan dan energi pada tahun 2015 beserta sasaran-sasaran yang diembannya, dilaksanakan secara operasional melalui kegiatan-kegiatan pembangunan di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten. Perencanaan dan penetapan kegiatan dimaksud didasarkan atas Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing unit kerja di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten. Berikut adalah kegiatan-kegiatan pembangunan prioritas bidang pertambangan dan energi tahun 2015 yang akan didanai melalui pendanaan APBD Provinsi Banten TA. 2015, yaitu : Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
44 Tabel 10. Kegiatan Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun 2015 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD) KEGIATAN PEMBANGUNAN UNIT KERJA 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 1. Rasio Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (100% pada tahun 2015) 1. Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset Sekretaris 2. Rasio Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (100% pada tahun 2015) 2. Perencanaan, Evaluasi, Pelaporan dan 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 1. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (100% pada tahun Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (100% pada tahun 2015) 3. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (100% pada tahun 2015) 4. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (100% pada tahun 2015) Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (100% pada tahun 2015) 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (25.000SS pada tahun 2015) 3. Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran 4. Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Luar Daerah 5. Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan,Tata Usaha dan Administrasi Pegawai 6. Pengadaan Sarna dan Prasarana Kantor 7. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor 8. Pengembangan Data dan Informasi Pembangunan 9. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Lebak) 10. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Pandeglang) Bidang Bina Usaha dan Kerjasama Bidang Energi dan Ketenagalistrikan 11. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP II (Kabupaten/Kota Serang dan Kota Cilegon) 12. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP I (Kab. Tangerang) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
45 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD) KEGIATAN PEMBANGUNAN UNIT KERJA 13. Perencanaan Pembangunan Listrik Perdesaan 14. Pengawasan Pembangunan Listrik Perdesaan 2. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari EBT (307 Unit pada tahun 2015) 15. Peningkatan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 3. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (13 Dokumen pada tahun 2015) 4. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (100% pada tahun 2015) 5. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (9 Laporan pada tahun 2015) 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (9 Dokumen pada tahun 2015) 2. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (2 lokasi pada tahun 2015) 3. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (4 unit pada tahun 2015) 16. Perencanaan dan Pengawasan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 17. Perngembangan Potensi dan Pembinaan Pengusahaan MIGAS 18. Pengembangan Jaringan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten 19. Pengawasan Energi dan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten 20. Pengembangan dan Pembinaan Teknik Pertambangan 21. Pemetaan dan Perencanaan Teknis Pengembangan Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi di Provinsi Banten 22. Pemantauan dan Konservasi Potensi Air Tanah di Provinsi Banten 23. Pengembangan Pemanfaatan Potensi Air Tanah di Provinsi Banten Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan dan Geologi Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
46 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD) KEGIATAN PEMBANGUNAN UNIT KERJA 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (18 Laporan pada tahun 2015) 24. Pengembangan dan Pengelolaan Data Mitigasi Geologi 25. Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan Bidang Pengawasan dan Pengendalian 26. Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Air Tanah di Provinsi Banten 6. Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (10 Ijin pada tahun 2015) 2. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (8 Kegiatan pada tahun 2015) 3. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (1Dokumen pada tahun 2015) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (5 Laporan pada tahun 2015) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (4 Unit pada tahun 2015) 27. Peningkatan Pelayanan Perijinan dan Pembinaan Bidang Pertambangan dan Energi 28. Promosi Potensi dan Produk serta Fasilitasi Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi 29. Penyediaan Data Pembangunan Bidang Bina Usaha dan Pengendalian B. TARGET KINERJA KEGIATAN Kegiatan pembangunan sebagaimana tersebut diatas, mempunyai komponen kinerja atau bagian kegiatan berupa unitunit output (keluaran) yang merupakan target kinerja dari kegiatan-kegiatan tersebut. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
47 Output (keluaran)pembangunan yang menjadi target kinerja dalam RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2015 dapat dirinci sebagai berikut, yaitu : Tabel 11. Target Kinerja pembangunan pada RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2015 RENCANA TARGET KINERJA PEMBANGUNAN PADA RENJA-SKPD DISTAMBEN TAHUN 2015 BIDANG OUTPUT Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan (EBT) SS IR dan SR (Pembangunan LISDES) SS di Kabupaten Lebak SS di Kabupaten Pandeglang SS di Kab. Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon SS di Kab. Tangerang 2. 1 Dok. Pengawasan Pembangunan LISDES Tahun (lima) Dokumen Perencanaan Pembangunan LISDES Tahun 2016 (1 dokumen untuk Perencanaan IR/SR dan 1 dokumen untuk Perencanaan Jaringan Listrik) 4. Pemenuhan Kebutuhan dan Pemeliharaan Jaringan Listrik di KP3B 5. 4 Dok. Laporan Pelaksanaan dan Evaluasi Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) 6. 1 Dok. Laporan Workshop Pengembangan Jaringan Ketenagalistrikan 7. 4 Dok. Laporan Sosialisasi Pemanfaatan dan Keselamatan Listrik Rumah Tangga 8. 4 Dok. Audit Energi 9. 3 Dok. Laporan Pengawasan dan Pengendalian Bidang Ketenagalistrikan 10.5 Dok. Laporan RAKORTEK Penghematan Energi unit PLTS/SHS dan 1 Dok. Laporan Pengawasan Pembangunan PLTS Tahun unit Pikohidro 1 Dok. Laporan Pengawasan Pembangunan Pikohidro Tahun Percontohan BIOGAS 4. 4 dokumen Perencanaan Teknis Pengembangan EBT Dok. Laporan Pembinaan/Sosialisasi/Workshop/RAKORTEK Pengembangan dan Pemanfaatan EBT MIGAS 1. 3 Dokumen Sistem Distribusi MIGAS di Provinsi Banten Tahun 2015 (LPG 3 kg, BBM Bersubsidi dan BBM Non Subsidi) 2. 1 Dokumen Identifikasi Pengembangan Gas Pipa di Provinsi Banten 3. 3 Dokumen Updating Database Bidang MIGAS 4. 1 Dok. Laporan Pembinaan Pemanfaatan Potensi MIGAS Dok. Laporan Pencatatan Penggunaan BBM Industri 6. 6 Dok. Laporan Pengawasan dan Pengendalian Bidang MIGAS Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
48 BIDANG OUTPUT Pertambangan dan Geologi Inventasi dan Peningkatan PAD Peningkatan Kapasitas Kelembagaan SKPD DISTAMBEN Prov. Banten 1. 1 dokumen Penelitian Pemanfaatan Bahan Galian Tambang 2. 1 dokumen Perencanaan Teknis Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang 3. 1 dokumen pedoman pengusahaan pertambangan 4. 2 dokumen Pemetaan dan Pengembangan Pengusahaan Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi 5. 5 dokumen Pemetaan dan Pengembangan Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi 6. Pengadaan 1 unit Sumur Pantau dan 1 unit Sumur Imbuhan 7. Penggantian 2 unit dan Pemeliharaan 29 unit Sumur Pantau 8. 2 Peta Potensi dan Konservasi Air Tanah di Provinsi Banten 9. 1 Peta Rawan Mitigasi Bencana Alam Geologi unit Penyediaan Air Bersih bagi Masyarakat (Sumur Produksi) Dok. Laporan Sosialisai/Pembinaan/BIMTEK/RAKORTEK Bidang Pertambangan dan Geologi Dok. Laporan Pengawasan Bidang Pertambangan dan Geologi dokumen Perijinan Pengusahaan Pertambangan dan Energi yang menjadi Kewenangan Provinsi 2. 1 dokumen Neraca Data Periijinan Bidang PERTAMBEN 3. 9 kali keikutsertaan Pameran Potensi dan Produk PERTAMBEN 4. 1 Dokumen Kerjasama Bid. Pertambangan dan Energi 5. 3 Dok. Laporan Pembinaan/BIMTEK Usaha Bid. PERTAMBEN 6. 2 Dok. Laporan RAKORTEK/Workshop Kerjasama Bid. PERTAMBEN 7. 4 Dokumen Publikasi Promosi Bid. Pertambangan dan Energi dok. Laporan Akuntansi Keuangan Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA dok. Laporan Aset SKPD DISTAMBEN TA dokumen Evaluasi Kinerja SKPD dan Laporan Pelaksanaan Pembangunan SKPD DISTAMBEN TA dokumen Penetapan Kinerja (TAPKIN) DISTAMBEN TA kali Penyelenggaraan Sosialisasi/Workshop dalam rangka Pembinaan Pelaksanaan APBD DISTAMBEN Provinsi Banten TA dan Perencanaan Pembangunan DISTAMBEN Provinsi Banten TA kali Penyelenggaraan RAKORTEK Persiapan Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA dengan 8 (delapan) Kabupaten/Kota Kali Fasilitasi Koordinasi dan Rapat Kerja dengan Mitra Kerja SKPD (DPRD) Prov. Banten dalam rangka Pelaksanaan dan Perencanaan Pembangunan SKPD DISTAMBEN dokumen laporan periodik Pelaksanaan APBD DISTAMBEN Provinsi Banten TA dokumen Laporan Pengendalian Pelaksanaan APBD DISTAMBEN Provinsi Banten TA dokumen Draft Evaluasi Kinerja dan Laporan Pelaksanaan Pembangunan SKPD DISTAMBEN TA Dokumen Laporan Hasil Penyusunan Perencanaan Anggaran SKPD DISTAMBEN Prov. Banten (APBD Perubahan TA dan APBD Murni TA. 2016) dokumen perencanaan kinerja dan pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 (RENJA-SKPD, RKT, Kerjasama MPU, Kerjasama Perbatasan, MP3I, Responsif Gender, MDGs dan Penanggulangan Kemiskinan) 13. Laporan TLHP Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA Tahun Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Tahun Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor Paket Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
49 C. PENDANAAN PEMBANGUNAN PRIORITAS Kegiatan pembangunan sebagaimana tersebut diatas, mempunyai komponen kinerja atau bagian kegiatan berupa unitunit output (keluaran) yang merupakan target kinerja dari kegiatan-kegiatan tersebut. Pendanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi tahun 2015, mengacu dan dilandasi oleh kebijakan pengelolaan keuangan serta kebijakan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RKPD Prov. Banten TA Untuk RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Tahun 2015, anggaran yang telah ditetapkan untuk pelaksanaan pambangunan bidang pertambangan dan energi tahun 2015 adalah sebesar Rp ,- yang dianggarkan melalui BELANJA LANGSUNG dari APBD Provinsi Banten TA Komposisi pendanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi tahun 2015 adalah sebagaimana diuraikan pada table 12 dan 13 dibawah ini, yaitu : Tabel 12. Komposisi Kebutuhan Anggaran Per Program untuk RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2015 No. Uraian Nilai Anggaran (Rp.) % 1. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur Rp ,- 2,02% Rp ,- 10,31% 3. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah Rp ,- 1,25% 4. Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Rp ,- 72,04% 5. Program Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 6. Program Pengembangan Potensi Dan Produk Pertambangan dan Energi Rp ,- 11,20% Rp ,- 3,18% Jumlah Rp ,- 100% Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
50 Tabel 13. Komposisi Alokasi Pendanaan RENJA-SKPD DISTAMBEN Prov. Banten Tahun 2015 No. Uraian Nilai Anggaran (Rp.) % 1. Peningkatan Infrastruktur Publik (LISDES, Jaringan Listrik KP3B, Energi Terbarukan, Sarana Air Bersih dan Sumur Pantau) Rp ,- 71,58% 2. Biaya untuk peningkatan pengusahaan bidang pertambangan dan energi (invenstasi) Rp ,- 8,43% 3. Biaya untuk pengawasan dan pengendalian pengusahaan bidang pertambangan dan energi serta Antisipasi Bencana Alam Geologi 4. Biaya untuk peningkatan kapabilitas aparatur dan penataan regulasi managemen kelembagaan Rp ,- 6,41% Rp ,- 13,58% Jumlah Rp ,- 100% Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
51 BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL DAN DAERAH Sejalan dengan VISI RPJMN Tahun , yaitu Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong dan memperhatikam isu-isu strategis daerah, seperti 1)pengangguran dan daya saing tenaga kerja, 2)kemiskinan dan kerawanan social, 3)keamanan pangan, distribusi pangan dan produktivitas pangan, 4)daya saing, pemasaran investasi, dan komoditas, 5)konektivitas dan pengembangan kawasan pusat pertumbuhan, 6)pendidikan orientasi pasar kerja, 7)akses dan mutu pelayanan kesehatan, 8)tata ruang, kelestarian lingkungan hidup, sumber daya air, dan kerawanan kebencanaan, 9)reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, dan 10)PILKADA Banten, maka ditetapkanlah tema RKPD Provinsi Banten Tahun 2016, yaitu Peningkatan ekonomi kerakyatan dan daya saing SDM untuk kesejahteraan rakyat yang berdaulat, mandiri, berkepribadian dan berkeadilan. Dengan tema pembangunan dalam RKPD Provinsi Banten, isu strategis tahun 2016 sebagaimana tersebut diatas, serta dengan memperhatikan prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Banten Tahun , yaitu : 1. Ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan; 2. Pemantapan kualitas SDM; 3. Pemantapan kualitas pertumbuhan dan pemerataan perekonomian; 4. Pemantapan kualitas pelayanan prasarana dan sarana wilayah; Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
52 5. Pengelolaan dan revitalisasi tata ruang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup; 6. Peyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dan bersih; 7. Pengembangan dan pembangunan pusat pertumbuhan dan kawasan strategis. maka telah ditetapkan 10 (sepuluh) prioritas pembangunan di Provinsi Banten pada tahun 2016, yaitu sebagai berikut : 1. Peningkatan kapasitas tenaga kerja dan pengurangan tingkat pengangguran 2. Perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan antisipasi kerawanan sosial 3. Pemantapan ketahanan pangan, 4. Peningkatan daya saing, pemasaran investasi dan komoditas 5. Peningkatan konektivitas dan daya dukung kawasan pusat pertumbuhan 6. Peningkatan kapasitas pendidikan berbasis kompetensi pasar kerja 7. Optimalisasi infrastruktur pelayanan kesehatan dan integrasi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat 8. Pengendalian tata ruang, kelestarian lingkungan hidup dan sumber daya air, mitigasi, serta adaptasi bencana 9. Pemantapan reformasi biroraksi dan tata kelola pemerintahan daerah 10. Peningkatan keamanan, ketertiban dan konduktivitas masyarakat Memperhatikan tema RKPD Provinsi Banten pada Rancangan RKPD Provinsi Banten Tahun 2016 dan prioritas pembangunan daerah terkait (point 5 dan 9), serta rancangan isu-isu strategis pembangunan di bidang pertambangan dan energi tahun 2016, yaitu 1)Peningkatan Ratio Elektrifikasi, 2)Peningkatan Pemanfaatan dan Pengusahaan Bidang Pertambangan dan Energi, 3)Peningkatan Pemanfaatan Energi Terbarukan, 4)Konservasi Lingkungan dan Perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman bencana alam geologi, 5)Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), serta, 6)Terbitnya UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
53 maka ditetapkan rancangan tema pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten tahun 2016, yaitu : Pemantapan pembangunan infrastruktur bidang pertambangan dan energi untuk kesejahteraan rakyat yang berdaulat, mandiri, berkepribadian dan berkeadilan berlandaskan gotong royong Pembangunan bidang pertambangan dan energi, yang akan dilaksanakan oleh SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada tahun 2016 dengan mengusung tema pembangunan sebagaimana tersebut diatas, difokuskan pada penanganan 2 (dua) Prioritas Pembangunan Daerah dalam RKPD Provinsi Banten Tahun 2016, terutama untuk Prioritas Pembangunan terkait atau sejalan dan perlu diaktualisasikan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten, yaitu (1) Peningkatan konektivitas dan daya dukung kawasan pusat pertumbuhan (prioritas 5); serta (2) Pemantapan reformasi biroraksi dan tata kelola pemerintahan daerah (priioritas 9), sebagaimana diuraikan pada Tabel 4.2, Dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2016, hal 169 s.d 191, dengan rincian sebagai berikut, yaitu : Tabel 14. Prioritas Pembangunan SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Tahun 2016 PRIORITAS PEMBANGUNAN Infrastruktur Wilayah dan Kawasan PROGRAM INDIKATOR TARGET 2016 Pengelolaan Listrik Pemanfaatan Energi dan Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (SS) Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dan Energi Terbarukan (Unit) 480 Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%) 100 Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
54 PRIORITAS PEMBANGUNAN PROGRAM INDIKATOR TARGET 2015 Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen) Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (unit) 12 4 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran Kapasitas Aparatur dan Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (Ijin) Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang PERTAMBEN (Dokumen) Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (unit) Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (%) Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (%) Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (%) Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (%) Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (%) Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (%) Penyediaan Pembangunan Daerah Data Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (paket) 1 Paket (100%) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
55 3.2 TUJUAN DAN SASARAN RENJA-SKPD Pada tahun 2016 mendatang, Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten akan memasuki tahun keempat pembangunan dalam rentang waktu pelaksanaan Rencana Strategis (RENSTRA-SKPD) Tahun , sebagai upaya Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi sebagai salah satu perangkat daerah Provinsi Banten untuk turut serta dalam mewujudkan Visi Pembangunan Banten yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Banten tahun , yaitu Bersatu Mewujudkan Rakyat Banten Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa yang diaktulaisasi melalui Visi Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten yang ditetapkan dalam RENSTRA DISTAMBEN Prov. Banten tahun , yaitu Pemerataan Infrastuktur Energi Serta Peningkatan Pemanfaatan Potensi Pertambangan Yang Berwawasan Lingkungan Untuk Mendukung Terwujudnya Rakyat Banten Sejahtera. Untuk mewujudkan Visi SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten tersebut, maka telah ditetapkan Misi serta Tujuan dan Sasaran dari masing-masing misi tersebut, dimana dalam penetapannya memperhatikan Misi Pembangunan Provinsi Banten tahun yang terkait atau sejalan dan perlu diaktualisasikan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten, yaitu : Tabel 15. Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun MISI TUJUAN SASARAN INDIKATOR Misi-1 Meningkatkan Pemerataan Akses Masyarakat terhadap Energi melalui Pemerataan Infrastruktur Energi Meningkatkan Pemerataan Akses Masyarakat terhadap melalui Pemerataan Infrastruktur Energi Terwujudnya Konservasi Energi Energi Meningkatnya elektrifikasi rasio Meningkatnya penghematan penggunaan energi fosil Rasio Elektrifikasi (%) Jumlah energi yang mampu dihemat dari kantor pemerintahan (SBM) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
56 MISI TUJUAN SASARAN INDIKATOR Jumlah perusahaan/kantor pemerintah yang sudah melaksanakan audit energi (gedung) Prosentase pemanfaatan energi alternatif (%) Misi-2 Meningkatkan Pemanfaatan dan Pengusahaan Potensi Pertambangan yang Berwawasan Lingkungan dan Berkalanjutan Melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang BaIk (Good Governance) Terwujudnya Ketersediaan Data Potensi Mineral, Air Tanah dan Mitigasi Bencana Geologi Terwujudnya Peningkatan Sector Pertambangan dan Energi dalam Penerimaan Daerah dan Penyerapan Tenaga Kerja Terwujudnya Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang Efektif, Efisien, dan Akuntabel dalam rangka Meningkatkan Pelayanan Publik Meningkatnya ketersediaan data dan informasi potensi pertambangan dan antisipasi ancaman bencana geologi Meningkatnya peran penting sektor pertambangan dan energi dalam penerimaan daerah dan penyerapan tenaga kerja Meningkatnya pengawasan, akuntabilitas, kinerja dan disiplin apatur yang berbasis kompetensi Mewujudkan kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah daerah serta pengelolaan keuangan dan aset daerah yang akuntabel dan berbasis teknologi informasi Jumlah dokumen data potensi mineral, air tanah dan mitigasi bencana geologi (dokumen) Jumlah penerimaan daerah sektor pertambangan dan energi (Rp.) Jumlah penyerapan tenaga kerja sektor pertambangan dan energi (orang) Jumlah investasi sektor pertamabangan dan energi (Rp.) Prosentase Pemenuhan Kebutuhan Dasar SKPD dalam mendukung tugas pokok dan fungsinya (%) Prosentase Jumlah penyelesaian LHP tepat waktu (%) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
57 MISI TUJUAN SASARAN INDIKATOR Meningkatnya pelayanan data dan informasi publik yang dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh seluruh lapisan masyarakat Jumlah dokumen data dan informasi pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (dokumen) Meningkatnya perencanaan pengendalian pembangunan dan Tingkat sasaran SKPD (%) capaian RENSTRA- 3.3 PROGRAM DAN KEGIATAN A. PROGRAM PRIORITAS Program pembangunan bidang pertambangan dan energi yang ter-cover dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun 2016 terkait dengan implementasi 3 (tiga) misi dari 5 (lima) misi pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Banten Tahun dengan pengaturan urusan pemerintahan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota, yaitu : 1. Misi-1 : Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Wilayah Mendukung Pengembangan Wilayah/Kawasan Berwawasan Lingkungan, urusan wajib yang terkait adalah Pekerjaan Umum, Perhubungan, Perumahan, Lingkungan Hidup, serta urusan pilihan Energi dan Sumber Daya Mineral serta kehutanan; 2. Misi-2 : Pemantapan Iklim Investasi yang Kondusif, urusan wajib yang terkait antara lain urusan Koperasi dan UKM, Tenaga Kerja, Penamaman Modal dan Ketahan Pangan, serta urusan pilihan yaitu Pertanian, Pariwisata, Perdagangan, Industri, Energi dan Sumber Daya Mineral, Kelautan dan Perikanan, Kehutanan. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
58 3. Misi-5 : Peningkatan Mutu dan Kinerja Pemerintahan Daerah yang Berwibawa Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih; urusan wajib yang terkait antara lain Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian, Komunikasi dan Informatika, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perencanaan Pembangunan, Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri. Dalam hal ini, urusan pemerintahan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada tahun 2016 terkait dengan misi pembangunan daerah diatas, yaitu : 1. Urusan Wajib Bidang Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian, dan Persandian serta Bidang Urusan Statistisk (misi 5) 2. Urusan Pilihan Bidang Urusan Energi dan Sumber Daya Mineral (misi 1 dan 2) Mengacu pada RPJMD Provinsi Banten Tahun , urusan pemerintahan sebagaimana disebutkan diatas, akan dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten melalui program-program pembangunan, dengan pengelompokkan sebagai berikut, yaitu : Tabel 16. Urusan, Bidang Urusan dan Program Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 NO. URUSAN/BIDANG URUSAN KODE PROGRAM PRIORITAS A. URUSAN WAJIB 1. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian, dan Persandian Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 2. Statistik Penyediaan Data Pembangunan Daerah Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
59 NO. URUSAN/BIDANG URUSAN KODE PROGRAM PRIORITAS B. URUSAN PILIHAN Energi dan Sumber Daya Mineral Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pengembangan, Pengusahaan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Sasaran dan indikator kinerja masing-masing program pembangunan prioritas untuk tahun 2016 sebagaimana tersebut diatas, dengan mengacu pada RPJMD Provinsi Banten Tahun DAN RENSTRA-SKPD DISTAMBEN Tahun adalah sebagai berikut : Tabel 17. Program, Sasaran Program dan Indikator Kinerja SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD DAN RENSTRA-SKPD) 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 1. Rasio Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (100% pada tahun 2016) 2. Rasio Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (100% pada tahun 2016) 1. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (100% pada tahun 2016) 2. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (100% pada tahun 2016) 3. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (100% pada tahun 2016) 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah 4. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (100% pada tahun 2016) Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (100%t pada tahun 2016) 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang ( SS pada tahun 2016) 2. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (314 Unit pada tahun 2016) 3. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (12 Dokumen pada tahun 2016) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
60 NO. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD) 4. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (100% pada tahun 2016) 5. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (9 Laporan pada tahun 2016) 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (12 Dokumen pada tahun 2016) 6. Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 2. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (1 lokasi pada tahun 2016) 3. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (4 unit pada tahun 2016) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (18 Laporan pada tahun 2016) 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (10 Ijin pada tahun 2016) 2. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (8 Kegiatan pada tahun 2016) 3. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (1Dokumen pada tahun 2016) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (5 Laporan pada tahun 2016) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (4 Unit pada tahun 2016) B. INDIKASI KEGITAN Program pembangunan bidang pertambangan dan energi pada tahun 2016 beserta sasaran-sasaran yang diembannya, dilaksanakan secara operasional melalui kegiatan-kegiatan pembangunan di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
61 Perencanaan indikasi kegiatan dimaksud didasarkan atas Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing unit kerja di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten. Berikut adalah kegiatan-kegiatan pembangunan prioritas bidang pertambangan dan energi tahun 2016 yang akan didanai melalui pendanaan APBD Provinsi Banten TA. 2016, yaitu : Tabel 18. Indikasi Kegiatan Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 NO. PROGRAM 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur SASARAN PROGRAM (RPJMD dan RENSTRA) 1. Rasio Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (100% pada tahun 2016) 2. Rasio Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (100% pada tahun 2016) 1. Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (100% pada tahun 2016) 2. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (100% pada tahun 2016) 3. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (100% pada tahun 2016) INDIKASI KEGIATAN 1. Perencanaan, Evaluasi, Pelaporan dan 2. Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset 3. Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran 4. Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam dan Keluar Daerah 5. Peningkatan Kapasitas Aparatur Unit Kerja Sekretaris 4. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (100% pada tahun 2016) 6. Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor 7. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (100% pada tahun 2016) 8. Penyediaan Data dan Informasi Pembangunan Bidang Bina Usaha dan Kerjasama Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
62 No. PROGRAM SASARAN PROGRAM (RPJMD dan RENSTRA) INDIKASI KEGIATAN Unit Kerja 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (25.000SS pada tahun 2016) 9. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Lebak) 10. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Pandeglang) Bidang Energi dan Ketenagalistrikan 11. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP II (Kabupaten/Kota Serang dan Kota Cilegon) 2. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari EBT (314 Unit pada tahun 2016) 3. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (12 Dokumen pada tahun 2016) 12. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP I (Kab. Tangerang) 13. Pengawasan Pembangunan Listrik Perdesaan 14. Peningkatan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 15. Perencanaan dan Pengawasan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten 16. Perencanaan Pembangunan Listrik Perdesaan 17. Perngembangan Potensi dan Pembinaan Pengusahaan MIGAS 4. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (100% pada tahun 2016) 18. Pengembangan Jaringan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten 5. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (9 Laporan pada tahun 2016) 19. Pengawasan Energi dan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten Bidang Pengawasan dan Pengendalian Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
63 No. PROGRAM 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 6. Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi SASARAN PROGRAM (RPJMD dan RENSTRA) 1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (9 Dokumen pada tahun 2016) 2. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (1 lokasi pada tahun 2016) 3. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (4 unit pada tahun 2016) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (18 Laporan pada tahun 2016) 1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (10 Ijin pada tahun 2016) 2. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (8 Kegiatan pada tahun 2016) 3. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (1Dokumen pada tahun 2016) 4. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (5 Laporan pada tahun 2016) 5. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (4 Unit pada tahun 2016) INDIKASI KEGIATAN 20. Pengembangan dan Pembinaan Teknik Pertambangan 21. Pemetaan dan Perencanaan Teknis Pengembangan Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi di Provinsi Banten 22. Pemantauan dan Konservasi Potensi Air Tanah di Provinsi Banten 23. Pengembangan Pemanfaatan Potensi Air Tanah di Provinsi Banten 24. Pengembangan dan Pengelolaan Data Mitigasi Geologi 25. Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan 26. Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Air Tanah di Provinsi Banten 27. Peningkatan Pelayanan Perijinan dan Pembinaan Bidang Pertambangan dan Energi 28. Promosi Potensi dan Produk serta Fasilitasi Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi 29. Penyediaan Data Pembangunan Unit Kerja Bidang Pertambangan dan Geologi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bidang Bina Usaha dan Pengendalian Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
64 C. TARGET KINERJA KEGIATAN Indikasi kegiatan sebagaimana tersebut diatas, mempunyai komponen kinerja atau bagian kegiatan berupa unit-unit output (keluaran) yang merupakan target kinerja dari kegiatan-kegiatan tersebut. Output (keluaran)pembangunan yang menjadi target kinerja dalam Rancangan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 dapat dirinci sebagai berikut, yaitu : Tabel 19. Target Kinerja pembangunan pada Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 PROGRAM INDIKATOR KINERJA OUTPUT KEGIATAN 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (100% pada tahun 2016) Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (100% pada tahun 2016) 1. 1 dok. Finalisasi Laporan Keuangan DISTAMBEN TA dok. Laporan Keuangan Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA.2016 (bulanan, triwulan, prognosis, dan akhir tahun unaudited) dok. Laporan Pajak DISTAMBEN TA dok. Laporan Evaluasi Pengelolaan SIMDA Keuangan SKPD DISTAMBEN TA dok. Laporan Bendahara Pengeluaran SKPD DISTAMBEN TA Laporan Pembinaan/Sosialisasi/Workshop Penatausahaan Keuangan Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA dokumen Evaluasi Kinerja dan Laporan Pelaksanaan Pembangunan SKPD DISTAMBEN Tahun 2015 (LAKIP, LKPJ dan LPPD) 2. 1 kali Penyelenggaraan Kali RAKORTEK Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA dengan 8 (delapan) Kabupaten/Kota Kali Fasilitasi Koordinasi dan Rapat Kerja dengan Mitra Kerja SKPD (DPRD) Prov. Banten dalam rangka Pelaksanaan TA dan Perencanaan Pembangunan SKPD DISTAMBEN TA dokumen laporan periodik Pelaksanaan APBD DISTAMBEN Provinsi Banten TA (Bulanan dan Triwulan) 5. 1 dokumen Laporan Pengendalian Pelaksanaan APBD DISTAMBEN Provinsi Banten TA Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset (K-02) Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan (K-01) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
65 PROGRAM INDIKATOR KINERJA OUTPUT KEGIATAN 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur Rasio Penyediaan Barang Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tata Usaha dan Kerumahtanggaan (100% pada tahun 2016) Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (100% pada tahun 2016) 6. 2 kali Penyelenggaraan Sosialisasi/Workshop dalam rangka Pembinaan Pelaksanaan APBD TA dan Perencanaan Pembangunan DISTAMBEN Provinsi Banten TA dokumen Rencana Kerja (RENJA) DISTAMBEN TA dok. Laporan Hasil Penyusunan Program/Kegiatan Kerjasama Pembnagunan Bidang Pertambangan dan Energi Tahun 2017 (MPU dan Kawasan Perbatasan) 9. 4 dok. Laporan Hasil Penyusunan Program/Kegiatan Lintas Sektoral Pembangunan Bidang Pertambangan dan Energi TA (Responsif Gender, RAD-GRK, Kawasan Strategis dan Penanggulangan Kemiskinan) dok. Perencanaan Kinerja SKPD DISTAMBEN Tahun 2017 (RKT, TAPKIN, dan IKU) dok. Laporan Hasil Penyusunan Perencanaan Anggaran SKPD DISTAMBEN Prov. Banten (APBD Perubahan TA dan APBD Murni TA. 2017) dok. Draft Evaluasi Kinerja dan Laporan Pelaksanaan Pembangunan SKPD DISTAMBEN TA dok. Laporan TLHP Pelaksanaan APBD DISTAMBEN TA bulan Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran 2. 4 dok. Laporan Pengelolan Aset SKPD DISTAMBEN TA Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD 2. Fasilitasi Koordinasi dan Koordinasi Kedalam dan Keluar Daerah Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran K-03) Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam dan Keluar Daerah(K-04) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
66 PROGRAM INDIKATOR KINERJA OUTPUT KEGIATAN 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur (100% pada tahun 2016) Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian 100% pada tahun 2016) Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (paket, %) Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang ( SS pada tahun 2016) 1 Paket Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor (K-06) 12 bulan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor (K-07) bulan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian bulan Pembinaan Kerohanian dan Jasmani Pegawai DISTAMBEN (Olah Raga dan Pengajian Rutin Bulanan) 3. 3 dok. Laporan Workshop/Sosialisasi Kepegawaian 1. 1 dok. Updating Database Bidang Pertambangan dan Energi 2. 1 dok. Kompilasi Data Bidang Pertambangan dan Energi 3. 1 dok. Dokumen Aplikasi Database Bidang PERTAMBEN Prov. Banten 4. 3 Kali Tayang Advertorial di Media Massa 5. 6 kegiatan Rekonsiliasi Data Bidang Pertambangan dan Energi SS IR dan SR (Pembangunan LISDES) SS di Kabupaten Lebak SS di Kabupaten Pandeglang SS di Kab. Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon SS di Kab. Tangerang 2. 1 Dok. Pengawasan Pembangunan LISDES Tahun 2016 Peningkatan Kapasitas Aparatur (K-05) Penyediaan Data dan Informasi Pembangunan (K-08) 1. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Lebak, K-09) 2. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III (Kabupaten Pandeglang, K-10) 3. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP II (Kabupaten/Kota Serang dan Kota Cilegon, K-11) 4. Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP I (Wilayah Tangerang, K-12) 5. Pengawasan Pembangunan Listrik Perdesaan (K-13) Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor dari Energi Terbarukan (314 Unit pada tahun 2016) 1. 8 unit Pikohidro unit PLTS/SHS 3. 6 unit Percontohan Biogas Peningkatan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Prov. Banten (K-14) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
67 PROGRAM INDIKATOR KINERJA OUTPUT KEGIATAN Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (12 Dokumen pada tahun 2016) Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (100% pada tahun 2016) Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (9 Laporan pada tahun 2016) 1. 4 dok. Pendataan Calon Penerima LISDES Tahun dok. Sinkronisasi Data dan Identifikasi Kebutuhan Jaringan Listrik Perdesaan Tahun dok. Evaluasi dan Pelaporan Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) 4. 3 dok. Perencanaan Teknis Pengembangan EBT di Provinsi Banten 5. 1 dok. Perencanaan Teknis/Kajian Kelayakan Pembangunan EBT di Provinsi Banten Tahun dok. Pedoman Teknis Pengawasan dan Pengendalian Ketenagalistrikan 7. 4 dok. Audit Energi Perkantoran Pemerintah Provinsi Banten 8. 1 dok. Data Bidang MIGAS Tahun Pemeliharaan 317 titik PJU di KP3B-Palima-Kebon Jahe 2. Pemeliharaan 253 unit PJU di Wilayah Pariwisata (Carita-Tanjung Lesung, Kab. Pandeglang) 3. Pemeliharaan 38 unit PJU di Wilayah Perbatasan (Cilograng-Cipanas, Kab. Lebak) 4. Pemeliharaan 8 unit Gardu dan Jaringan Listrik 1. 1 Laporan Pemantauan Penggunaan Energi di Instansi Pemerintah Provinsi Banten (30 instansi) 2. 3 Laporan Pengawasan dan Pengendalian Usaha Ketenagalistrikan di Provinsi Banten (155 Perusahaan) 3. 1 Laporan Laporan Pemantauan Lapangan Ketahanan BBM di SPBU dalam rangka Angkuta Lebaran Tahun 2016 di Provinsi Banten 4. 1 Laporan Pemantauan Lapangan Tata Niaga LPG 3 Kg di Prov. Banten 5. 8 Laporan Sosialisasi/Pembinaan Pengawasan dan Pengendalian Energi dan Ketenagalistrikan (400 perusahaan) 6. 2 Laporan BIMTEK Kompetensi Teknik Tenaga Listrik (80 perusahaan) 7. 1 Laporan Workshop Pengembangan Ketenagalistrikan di Prov. Banten 8. 3 Laporan Sosialisasi/Workshop Pengembangan EBT di Prov. Banten 9. 1 Laporan Sosialisasi PLTS/SHS di Provinsi Banten (300 orang) Laporan BIMTEK Pikohidro dan Biogas di Provinsi Banten (90 orang) 1. Perencanaan Pembangunan Listrik Perdesaan di Provinsi Banten (K-16) 2. Pengembangan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten (K-18) 3. Perencanaan dan Pengawasan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Provinsi Banten (K-15) 4. Pengembangan Potensi dan Pembinaan Pengusahaan MIGAS (K-17) 5. Pengawasan Energi dan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten (K-19) Pengembangan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten (K-18) 1. Pengawasan Energi dan Ketenagalistrikan di Provinsi Banten (K-19) 2. Peningkatan Penerapan dan Pemanfaatan Energi Terbarukan di Prov. Banten (K-14) 3. Perencanaan Pembangunan Listrik Perdesaan di Provinsi Banten (K-16) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
68 BIDANG OUTPUT 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (12 Dokumen pada tahun 2016) Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (1lokasi pada tahun 2016) Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (2 unit pada tahun 2016) Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (18 Laporan pada tahun 2016) 1. 1 dokumen Penelitian Pemanfaatan Bahan Galian Tambang (Komoditas Batu Mulia) 2. 3 dokumen Sumber Data Usaha Pertambangan di Provinsi Banten 3. 3 dokumen Pemetaan dan Perencanaan Teknis Batas Wilayah Pertambangan dan Lahan Pasca Tambang 4. 4 dokumen Pemetaan dan Pengembangan Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi 5. 1 Dok. Pedoman Teknis Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan 6. 2 dok. Survey dan Pemetaan Potensi Air Tanah di Daerah Rawan Air 7. 1 dok. Pemetaan Mitigasi Bencana Alam Geologi 1. Pengembangan dan Pembinaan Teknik Pertambangan (K-20) 2. Pemetaan dan Perencanaan Teknis Pengembangan Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi di Provinsi Banten (K-21) 3. Pemantauan dan Konservasi Potensi Air Tanah di Provinsi Banten (K-22) 4. Pengembangan Pemanfaatan Potensi Air Tanah di Provinsi Banten (K-23) 5. Pengembangan dan Pengelolaan Data Mitigasi Geologi (K-24) 6. Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan (K-25) 4 unit Penyediaan Air Bersih bagi Masyarakat (Sumur Produksi) Pengembangan Pemanfaatan Potensi Air Tanah di Provinsi Banten (K-23) 2 unit Sumur Resapan/Imbuhan Pemantauan dan Konservasi Potensi Air Tanah di Provinsi Banten (K-22) Laporan Sosialisasi Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 9. 7 Laporan Bimbingan Teknis Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Dok. Laporan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi Laporan pengendalian evaluasi teknis rekomendasi perijinaan/pengusahaan pertambangan dan Air Tanah 1. Pengembangan dan Pembinaan Teknik Pertambangan (K-20) 2. Pemantauan dan Konservasi Potensi Air Tanah di Provinsi Banten (K-22) 3. Pengembangan dan Pengelolaan Data Mitigasi Geologi (K-24) 4. Pengawasan dan Pengendalian Bidang Pertambangan (K-25) 5. Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Air Tanah di Provinsi Banten (K-26) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
69 6. Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (110 Ijin pada tahu 2016) Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (8 Kegiatan pada tahun 2016) Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (1 Dokumen pada tahun 2016) Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (5 Laporan pada tahun 2016) Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (4 unit pada tahun 2016) dokumen Perijinan Pengusahaan Pertambangan dan Energi yang menjadi Kewenangan Provinsi 1. 3 Laporan rapat evaluasi rekomendasi perizinan bidang pertambangan dan energi 2. 3 dokumen peta sebaran perizinan Pertambangan dan Energi di Provinsi Banten 3. 4 Laporan Sosialisasi pengembangan kapasitas aparatur teknis perizinan bidang pertambangan dan energi 1. 8 kali keikutsertaan Pameran Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 2. Pengembangan Sarana dan Prasarana Promosi (leaflet, booklet, CD Profile, buku kalimaya, lemari display) Peningkatan Pelayanan Perijinan dan Pembinaan Bidang Pertambangan dan Energi (K-27) Promosi Potensi dan Produk serta Fasilitasi Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (K-28) 1 Dokumen Kerjasama Bid. Pertambangan dan Energi (MoU) Promosi Potensi dan Produk serta Fasilitasi Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (K-28) 1. 3 Laporan BIMTEK Usaha Bidang Pertambangan dan Energi (150 orang/perusahaan) 2. 1 Laporan fasilitasi penyelengaraan proses sertifikat clear & clean perizinan pertambangan 3. 2 Laporan RAKORTEK/Temu Usaha Produk Pertambangan di Provinsi Banten 4. 1 Laporan Sosialisasi Potensi Geowisata di Provinsi Banten 1 dok. Penyediaan Data Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi 1. Peningkatan Pelayanan Perijinan dan Pembinaan Bidang Pertambangan dan Energi (K-27) 2. Promosi Potensi dan Produk serta Fasilitasi Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (K-28) Publikasi Data dan Informasi Bidang Pertambangan dan Energi Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
70 D. KERANGKA PENDANAAN Indikasi kegiatan sebagaimana tersebut diatas, mempunyai komponen kinerja atau bagian kegiatan berupa unit-unit output (keluaran) yang merupakan target kinerja dari kegiatan-kegiatan tersebut. Usulan pendanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi tahun 2016, mengacu dan dilandasi oleh kebijakan pengelolaan keuangan serta kebijakan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rancangan RKPD Prov. Banten TA Untuk Rancangan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Tahun 2016, usulan pendanaan untuk perencanaan pambangunan bidang pertambangan dan energi adalah sebesar Rp. 68, ,- yang diusulkan melalui BELANJA LANGSUNG dari APBD Provinsi Banten TA. 2016, sesuai dengan baseline anggaran yang tercantum dalam RPJMD Provinsi Banten Tahun serta RENSTRA-SKPD DISTAMBEN Tahun Rincian selengkapnya dari rumusan perencanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi tahun 2016 yang memuat usulan pendanaan dari Rencana Program dan Kegiatan Prioritas dapat dilihat dalam lampiran berupa Matriks Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi tahun 2016 yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi tahun 2016 ini. Komposisi usulan pendanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi tahun 2016 adalah sebagaimana diuraikan pada table 19 dan 20 dibawah ini, yaitu : Tabel 20. Komposisi Kebutuhan Anggaran Per Program untuk Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2016 No. Uraian Nilai Anggaran (Rp.) % 1. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur Rp ,- 2,00% Rp ,- 5,95% 3. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah Rp ,- 1,16% Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
71 No. Uraian Nilai Anggaran (Rp.) % 4. Program Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi Rp ,- 75,75% 5. Program Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 6. Program Pengembangan Potensi Dan Produk Pertambangan dan Energi Rp ,- 11,03% Rp ,- 4,11% Jumlah Rp ,- 100% Tabel 21. Komposisi Alokasi Pendanaan RENJA-SKPD DISTAMBEN Prov. Banten Tahun 2016 No. Uraian Nilai Anggaran (Rp.) % 1. Peningkatan Infrastruktur Publik (LISDES, Jaringan Listrik KP3B, Energi Terbarukan, Sarana Air Bersih dan Sumur Pantau) Rp ,- 76,88% 2. Biaya untuk peningkatan pengusahaan bidang pertambangan dan energi (invenstasi) 3. Biaya untuk pengawasan dan pengendalian pengusahaan bidang pertambangan dan energi serta Antisipasi Bencana Alam Geologi 4. Biaya untuk peningkatan kapabilitas aparatur dan penataan regulasi managemen kelembagaan Rp ,- 6,99% Rp ,- 7,02% Rp ,- 9,11% Jumlah Rp ,- 100% Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
72 3.4 USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN UNTUK PENDANAAN APBN KEMENTERIAN ESDM TAHUN 2016 Untuk pendanaan APBN TA. 2016, Kementerian ESDM, selaku kementerian/lembaga terkait pusat untuk bidang pertambangan dan energi, telah memberikan permintaan usulan program dan kegiatan kepada Pemerintah Daerah, termasuk Provinsi Banten. Permintaan usulan ini dimaksudkan sebagai bahan utama pembahasan usulan program dan kegiatan dari daerah pada acara Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian ESDM Tahun 2016 serta pembahasan Triangle Desk di BAPPENAS antara BAPPENAS, Kementerian ESDM dan SKPD dari Pemerintah Daerah. Berikut adalah usulan program dan kegiatan bidang pertambangan dan energi yang disampaikan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten ke Kementerian ESDM, sebagaimana tercantum pada tabel 22 dibawah ini : Tabel 22. Usulan program dan kegiatan bidang pertambangan dan energi ke Kementerian ESDM untuk pendanaan APBN Provinsi Tahun 2016 No. Indikator Kinerja Target Kinerja Kebutuhan Dana (Rp) 1. Sosialisasi Peta Zonasi Konservasi Air Tanah CAT Serang-Tangerang 2.. Sosialisasi Hasil Pemantauan Sumur Pantau yang ada di Provinsi Banten 3. Sosialisasi Neraca Air Tanah CAT Serang- Tangerang 4. Kajian Penyelamatan Batu Sempur pada Daerah Rencana Genangan Bendung Karian di Kabupaten Lebak 100 orang Rp ,- 100 orang Rp ,- 100 orang Rp ,- 1 Dokumen Rp ,- 5. Pembuatan Sumur Bor Air Bersih 5 unit Rp ,- 6. Pembangunan PLTS/SHS di wilayah Terpencil di Kab. Serang dan Kota Cilegon 425 unit Rp ,- 7. Pembangunan PLTMH di Kab. Pandeglang 1 Unit Rp ,- 8. Pembangunan Jaringan Listrik Perdesaan JTM dan JTR Rp ,- 9. Pembangunan Listrik Perdesaan Permintaan Dukungan Kesiapan Penyediaan KWH dari PT.PLN Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
73 BAB IV PENUTUP 4.1 CATATAN PENTING 1. Dalam rangka proses penyusunan dokumen RENJA-SKPD DISTAMBEN Prov. Banten tahun 2016, maka dengan memperhatikan mekanisme perencanaan pembangunan di daerah, khususnya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebagaimana dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, dilaksanakan penyusunan Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Prov. Banten tahun 2016 yang merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen RENJA-SKPD yang definitive (Pasal PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010). 2. Dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN tahun 2016 sebagaimana tersebut diatas, secara substansi, akan mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Memperhatikan kebijakan-kebijakan pembangunan dalam Rancangan RKPD Provinsi Banten Tahun 2016 serta dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan RENSTRA DISTAMBEN Tahun , maka perencanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi pada tahun 2016 akan difokuskan pada penyelesaian sasaran-sasaran program/kegiatan yang menghasilkan output infrastruktur publik bidang pertambangan dan energi melalui tema pembangunan bidang pertambangan dan energi yang diusung dalam Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Prov. Banten tahun 2016 Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
74 ini, yaitu Pemantapan pembangunan infrastruktur bidang pertambangan dan energi untuk kesejahteraan rakyat yang berdaulat, mandiri, berkepribadian dan berkeadilan berlandaskan gotong royong. 4. Memperhatikan tema pembangunan serta prioritas pembangunan daerah yang ditetapkan dalam Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Banten Tahun 2016, maka kebijakan perencanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi pada tahun 2016, akan difokuskan pada pencapaian 2 (dua) Prioritas Pembangunan Daerah terkait, yaitu (1) Peningkatan konektivitas dan daya dukung kawasan pusat pertumbuhan (prioritas 5); serta (2) Pemantapan reformasi biroraksi dan tata kelola pemerintahan daerah (prioritas 9). 5. Dalam hal ini, urusan pemerintahan serta program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten pada tahun 2016 terkait dengan 2 prioritas pembangunan daerah yang menjadi konsentrasi penanganan sebagaimana tersebut diatas, dapat diuraikan secara ringkas sebagai berikut : NO. URUSAN/BIDANG URUSAN PROGRAM PRIORITAS A. URUSAN WAJIB 1. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian, dan Persandian 1. Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2. Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur 2. Statistik 3. Penyediaan Data Pembangunan Daerah B. URUSAN PILIHAN Energi dan Sumber Daya Mineral 4. Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi 5. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi 6. Pengembangan, Pengusahaan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
75 6. Program pembangunan bidang pertambangan dan energi pada tahun 2016 beserta sasaran-sasaran yang diembannya, dilaksanakan secara operasional melalui kegiatan-kegiatan pembangunan di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten. Dalam hal ini, perencanaan dan penetapan indikasi kegiatan dimaksud didasarkan atas Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing unit kerja di SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten. 7. Dengan mengacu pada mekanisme perencanaan pembangunan di daerah, khususnya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, telah disusun rumusan perencanaan pembangunan bidang pertambangan dan energi di Provinsi Banten pada tahun 2016 yang memuat Program Prioritas, Kegiatan Prioritas yang dilengkapi dengan rincian tolok ukur dan target kinerja-nya serta usulan pendanaan berupa Matriks Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi tahun 2016 yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi tahun 2016 ini. 8. Yang perlu diperhatikan dalam rangka pelaksanaan RENJA-SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 ini adalah konsistensi pencapaian target kinerja yang telah direncanakan, agar evaluasi kinerja dan kesepakatan kinerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Konsistensi tersebut diharapkan dimulai dari proses penyusunan dan penetapan anggaran (RKA dan DPA) sampai dengan dilaksanakannya anggaran tersebut. Sedangkan, jika ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, dapat dipilih penanganan sesuai dengan kebutuhan prioritas sesuai dengan arahan dan isu strategis yang harus dilaksanakan. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
76 4.2 KAIDAH PELAKSANAAN Untuk melaksanakan RENJA-SKPD ini agar diperhatikan 4 (empat) prinsip utama, yaitu : 1. Prinsip Perencanaan Kegiatan, mengacu pada prinsip perencanaan yang cerdas (SMART Planning), yaitu kegiatan terpilih harus diyakini argumentatif memiliki kekhususan (specific), terukur (measurable), ketercapaian (achievable), ketersediaan sumber daya (resources availability), dan waktu (time). Pemilihan kegiatan melalui arah fokus pembangunan yang merujuk pada rencana capaian kinerja berdasarkan bidang pada setiap misi pembangunan, merupakan tujuan bersama yang pencapaiannya membutuhkan sinergitas lintas SKPD, antar tingkatan pemerintahan dan dunia usaha maupun masyarakat. 2. Prinsip Administrasi Perencanaan, yaitu menggunakan Shewhart Cycle yang dikenal dengan siklus PDCA dengan tahapan Rencanakan (plan), kerjakan apa yang direncanakan (do), periksa atau monitor pelaksanaan (check), dan aksi tindak lanjut. 3. Prinsip Pelaksanaan Program dan Kegiatan menggunakan prinsip akuntabilitas (accountability) yang memiliki 3 (tiga) aspek, yaitu : a. Taat dan sesuai aturan b. Sesuai dengan norma profesionalisme c. Berorientasi pada hasil yang berkualitas (quality result driven) 4. Prinsip Dukungan Kebijakan Keuangan mengikuti kebutuhan program terpilih (money follow program selected policy) Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
77 4.3 RENCANA TINDAK LANJUT Dokumen Rancangan Rencana Kerja (RENJA) SKPD Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten Tahun 2016 ini merupakan rancangan dokumen perencanaan tahunan SKPD yang proses penyusunannnya mengacu dan dilandasi oleh dokumen Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten Tahun Dokumen ini akan disempurnakan lebih lanjut melalui tahapan-tahapan proses penyusunan RENJA-SKPD sesuai dengan kerangka dan alur pikir yang terdapat pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta sesuai dengan agenda kerja penyusunan RKPD Provinsi Banten Tahun 2016 yang dikoordinasikan secara terpadu oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Proviinsi Banten. Rancangan RENJA-SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten Tahun
LAMPIRAN PERATURAN GUBERNUR BALI TANGGAL 25 MEI 2015 NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) PROVINSI BALI TAHUN 2016
LAMPIRAN PERATURAN GUBERNUR BALI TANGGAL 25 MEI 2015 NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) PROVINSI BALI TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan merupakan
TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 4 TAHUN 2014 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG Bagian Hukum Setda Kabupaten Bandung
BUPATI MALUKU TENGGARA
SALINAN N BUPATI MALUKU TENGGARA PERATURAN BUPATI MALUKU TENGGARA NOMOR 3.a TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN UMUM PERENCANAAN DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MALUKU
Pemerintah Kota Tangerang
RINGKASAN RENCANA KERJA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 1.1. Latar Belakang Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disebut Renja adalah dokumen perencanaan untuk periode satu tahun,
BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG,
1 BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG, Menimbang : a. bahwa untuk lebih menjamin ketepatan dan
BAB II PERENCANAAN KINERJA
BAB II PERENCANAAN KINERJA A. RPJMD PROVINSI JAWA TENGAH Sebagai upaya mewujudkan suatu dokumen perencanaan pembangunan sebagai satu kesatuan yang utuh dengan sistem perencanaan pembangunan nasional, maka
WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON
WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA CIREBON, Menimbang
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Berdasarkan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharuskan untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) yang
PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD ) TAHUN ANGGARAN 2016 BELANJA LANGSUNG
PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN ( DPA SKPD ) TAHUN ANGGARAN 2016 BELANJA LANGSUNG NO DPA SKPD 2.03 01 82 05 5 2 URUSAN PEMERINTAHAN 2.03. 2.03 Urusan Pilihan Energi dan Sumberdaya
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013
BAB 2 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2013 2.1 BAB 2 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013 2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013 DAN CAPAIAN RENSTRA SAMPAI DENGAN
ISI DAN URAIAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA TASIKMALAYA TAHUN BAB I PENDAHULUAN
- 1 - LAMPIRAN PERATURAN DAERAH KOTA TASIKMALAYA NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2013-2017 ISI DAN URAIAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung adalah dokumen perencanaan tahunan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, yang merupakan penjabaran dari Rencana
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Untuk menjalankan tugas dan fungsinya, pemerintah daerah memerlukan perencanaan mulai dari perencanaan jangka panjang, jangka menengah hingga perencanaan jangka pendek
RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN
RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN 2012-2017 PEMERINTAH PROVINSI BANTEN TAHUN 2012 7 KATA PENGANTAR Bismillahhrahmaniff ahim
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rencana Kerja Satuan Perangkat Kerja Daerah (Renja SKPD) merupakan dokumen perencanaan resmi SKPD yang dipersyaratkan untuk mengarahkan pelayanan publik Satuan Kerja
1.1. Latar Belakang. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Mandailing Natal Tahun I - 1
1.1. Latar Belakang RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Bupati Mandailing Natal yang akan dilaksanakan dan diwujudkan dalam suatu periode masa jabatan. RPJMD Kabupaten Mandailing Natal
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANDUNG, Menimbang : a. bahwa berdasarkan
PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG
PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH TAHUN 2012-2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
1.1. Latar Belakang. Proses penyusunan dan penetapan Renstra SKPD tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada mekanisme perencanaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah serta perangkat
RENCANA KERJA (RENJA) SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN 2015
RENCANA KERJA (RENJA) SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN 2015 DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN MUSI RAWAS 2014 KATA PENGANTAR Untuk menjabarkan lebih lanjut Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pertambangan
PEMERINTAH KABUPATEN KOTABARU
PEMERINTAH KABUPATEN KOTABARU PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTABARU NOMOR 02 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN KOTABARU TAHUN 2011-2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
RENCANA KERJA PERUBAHAN TAHUN 2015
RENCANA KERJA PERUBAHAN TAHUN 2015 DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS KATA PENGANTAR Rencana Kerja (Renja) Perubahan Tahun 2015 Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG
BAB I Pemerintah Provinsi Banten PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perencanaan merupakan suatu proses pengambilan keputusan untuk menentukan tindakan masa depan secara tepat dari sejumlah pilihan, dengan
PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG
PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH TAHUN 2012-2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH
PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH Jalan Kabupaten No. 1 Purwokerto 53115 Telp. 637405 Faxcimile (0281) 637405 KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANJAR,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANJAR, Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 27 ayat
BUPATI SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA
BUPATI SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA DAN PEDOMAN PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Banyuwangi 1
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Banyuwangi 1 Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 yang disempurnakan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), merupakan penjabaran dari Renstra Bappeda Kabupaten Bengkulu Utara 2011 2016 yang telah diselaraskan dengan
RENCANA KERJA TAHUN 2017 BAGIAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG
RENCANA KERJA TAHUN 2017 BAGIAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG PEMERINTAH KOTA PADANG SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG BAGIAN PEMBANGUNAN TAHUN 2016 KATA PENGANTAR Sebagai tindak lanjut instruksi
BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TEMANGGUNG, Menimbang : a. bahwa berdasarkan
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR. No. 1, 2013 Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 0085
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR No. 1, 2013 Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 0085 PERATURAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2015
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2015 merupakan dokumen perencanaan daerah tahun keempat RPJMD Kabupaten Tebo tahun 2011 2016, dalam rangka mendukung Menuju
RENCANA KERJA TAHUN ANGGARAN 2013
RENCANA KERJA TAHUN ANGGARAN 2013 PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA JL. RAYA SOREANG KM. 17 SOREANG TELP. (022) 5897432 2012 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur
BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUKOHARJO, Menimbang : bahwa
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan daerah yang berkelanjutan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan dalam mendukung pencapaian target kinerja pembangunan daerah. Untuk itu diperlukan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perencanaan pembangunan yang berkualitas menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan yang baik dalam skala nasional maupun daerah. Undang-Undang Nomor 25 Tahun
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA SELATAN,
PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu kesatuan dari sistem perencanaan pembangunan nasional dan provinsi yang disusun dengan memperhitungkan sumber daya daerah
PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG
PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2012-2017 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan tahunan Pemerintah Daerah, yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
Pemerintah Kota Tangerang
RENCANA KERJA INSPEKTORAT KOTA TANGERANG TAHUN 2018 Penyusunan Rancangan Akhir Rencana Kerja Inspektorat Kota Tangerang Tahun 2018 merupakan pelaksanaan kegiatan mengacu pada Rancangan Akhir Rencana Kerja
BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perencanaan Pembangunan Daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya, guna pemanfaatan
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
RINGKASAN RENSTRA DINAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TAHUN 2014-2018 Perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional yang diatur dalam
RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) TAHUN 2017 BAB I PENDAHULUAN
LAMPIRAN PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH TAHUN 2017 RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) TAHUN 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Undang-Undang
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2016
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2016 PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA I-0 2015 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG TAHAPAN, TATA CARA PENYUSUNAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN
RENCANA KERJA (RENJA) PEMBANGUNAN DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS
RENCANA KERJA (RENJA) PEMBANGUNAN DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2015 DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2015 KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah tak henti hentinya kita panjatkan
RENCANA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2015
RENCANA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2015 REVISI KE II BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN 1 KATA PENGANTAR Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL RENCANA KERJA 2017 Rancangan Akhir Rencana Kerja KATA PENGANTAR Bidang kependudukan merupakan salah satu hal pokok dan penting
PERATURAN DAERAH NO. 07 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN
PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO PERATURAN DAERAH NO. 07 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN 2013-2018 JL. RAYA DRINGU 901 PROBOLINGGO SAMBUTAN
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2016-2021 Kata Pengantar Alhamdulillah, puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat, berkat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan pemerintahan yang
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2017
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2017 PEMERINTAH KABUPATEN TANAH BUMBU KECAMATAN ANGSANA DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi... ii Daftar Tabel... iii Daftar Bagan... iv Daftar Singkatan... v BAB I PENDAHULUAN...
LAMPIRAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PROBOLINGGO NOMOR : 07 TAHUN 2013 BAB I PENDAHULUAN
LAMPIRAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PROBOLINGGO NOMOR : 07 TAHUN 2013 Rencana Pembangunan TANGGAL Jangka : 11 Menengah JUNI 2013 Daerah BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perencanaan pembangunan memainkan
BUPATI TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
-1- BUPATI TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TRENGGALEK,
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Kota Jambi RPJMD KOTA JAMBI TAHUN
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan daerah merupakan proses perubahan kearah yang lebih baik, mencakup seluruh dimensi kehidupan masyarakat suatu daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan
RKPD Tahun 2015 Pendahuluan I -1
1.1 Latar Belakang Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
LAMPIRAN KEPUTUSAN BUPATI ACEH SELATAN NOMOR TAHUN 2013 TENTANG PENGESAHAN RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT KABUPATEN ACEH SELATAN BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dengan berlakunya Undang-undang
RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO
RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2018 DAFTAR ISI DAFTAR ISI BAB I : PENDAHULUAN.. 2 1.1 Latar Belakang 2 1.2 Landasan Hukum.. 4
BUPATI SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
SALINAN BUPATI SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SINJAI, Menimbang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Organisasi Perangkat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Pandeglang Tahun 2016-2021 disusun dengan maksud menyediakan dokumen perencanaan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rencana kerja adalah dokumen rencana yang memuat program dan kegiatan yang diperlukan untuk mencapai sasaran pembangunan, dalam bentuk kerangka regulasi dan kerangka
BUPATI PURWOREJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
SALINAN BUPATI PURWOREJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PURWOREJO, Menimbang: a. bahwa dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Rencana Strategis ( Renstra ) Dinas Kesehatan 2012 2017 Berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, merupakan penjabaran
BAPPEDA PROVINSI BANTEN
RANCANA KERJA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA ( DISPORA )PROVINSI BANTEN TAHUN 2016 PEMERINTAH PROVINSI BANTEN TAHUN 2015 RECANA KERJA 2016 DISPORA PROVINSI BANTEN i KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah Kami
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BOYOLALI
KATA PENGANTAR Puji syukur kami sampaikan kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal
GUBERNUR SULAWESI BARAT
GUBERNUR SULAWESI BARAT RANCANGAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAN PENGANGGARAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SULAWESI BARAT,
BUPATI PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR,
BUPATI PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR PERATURAN BUPATI PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR NOMOR 096 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR TAHUN 2015 DENGAN
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2016
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN TANAH BUMBU KECAMATAN ANGSANA DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi... ii Daftar Tabel... iii Daftar Bagan... iv Daftar Singkatan... v BAB I PENDAHULUAN...
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan bagian dari Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), seperti tercantum dalam Undang- Undang Nomor
DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUSI RAWAS. Mesin Pemotong Rumput. iii RENCANA KERJA 2015
DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUSI RAWAS Mesin Pemotong Rumput RENCANA KERJA 2015 iii KATA PENGANTAR Perubahan paradigma sistim perencanaan berimplikasi pada proses perencanaan yang cukup panjang,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan merupakan hak asasi manusia sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28h dan Undang-Undang nomor 26 tahun 2009 tentang Kesehatan. Hal
BAB I PENDAHULUAN. RPJMD Kabupaten Grobogan Tahun I 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Pusat memberikan kewenangan yang lebih besar kepada daerah untuk melakukan serangkaian
SURAKARTA KOTA BUDAYA, MANDIRI, MAJU, DAN SEJAHTERA.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan kepada
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA SALINAN NOMOR : 3 TAHUN 2012 PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA Menimbang :
BUPATI KARO PROVINSI SUMATERA UTARA
BUPATI KARO PROVINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 25 TAHUN 2016 TENTANG RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARO TAHUN 2017 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARO, Menimbang
BAB I PENDAHULUAN. Renstra BPM, KB dan Ketahanan Pangan Kota Madiun I - 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Strategis (Renstra) Badan Pemberdayaan Masyarakat, Keluarga Berencana dan Ketahanan Pangan Kota Madiun merupakan dokumen perencanaan strategis untuk memberikan
BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang : Mengingat : BUPATI
RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN BAB I PENDAHULUAN
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR NOMOR : TANGGAL : RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2013-2018 BAB I PENDAHULUAN 1.1.
BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
Bab I PENDAHULUAN. Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun Latar Belakang. B a b I P e n d a h u l u a n 1
Bab I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang erdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang B Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun Rancangan Awal Rencana
RENCANA KERJA (RENJA)
RENCANA KERJA (RENJA) KECAMATAN JURAI TAHUN 2018 KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN Salido, 2017 Rencana Kerja Kecamatan IV Jurai Tahun 2018 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat
PEMERINTAH KABUPATEN TASIKMALAYA BAB I PENDAHULUAN
PEMERINTAH KABUPATEN TASIKMALAYA BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perwujudan dari perencanaan pembangunan tahunan diwajibkan daerah untuk menyusun dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sesuai dengan Pasal 5 Ayat (2) UU Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), pengertian RPJM Daerah merupakan penjabaran dari visi,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan
BUPATI ROKAN HULU PROVINSI RIAU
BUPATI ROKAN HULU PROVINSI RIAU PERATURAN BUPATI ROKAN HULU NOMOR 23 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI ROKAN HULU,
PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG
BUPATI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SEMARANG,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG Pembangunan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pembangunan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Indonesia sebagai Negara terbesar keempat dari jumlah penduduk, memiliki peran strategis dalam pembangunan
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 3
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 3 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI
PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG TATA LAKSANA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
1 PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG TATA LAKSANA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan
Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak Tahun
B AB I P E N D AH U L U AN 1.1 Latar Belakang Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat dengan mempertimbangkan urutan pilihan dan ketersediaan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pada pasal 260 menyebutkan bahwa Daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan Daerah
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANGKA SELATAN, Menimbang
