BAB V SIMPULAN DAN SARAN
|
|
|
- Hengki Cahyadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh beberapa simpulan, diantaranya sebagai berikut ini. 1. Pembelajaran matematika dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi volume kubus dan balok. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji beda rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi α = 0.05 memiliki P- value (sig.1-tailed) sebesar artinya H 0 yang menyatakan pendekatan CTL tidak dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi volume kubus dan balok secara signifikan ditolak. Kegiatan pembelajaran dengan pendekatan CTL lebih menekankan kepada keaktifan siswa, dimana siswa harus memecahkan permasalahan yang diberikan dengan cara berkelompok dan melakukan kegiatan inkuiri dengan menggunakan media pembelajaran yang diberikan, sehingga pembelajaran dirasakan lebih bermakna karena siswa terlibat secara langsung dalam kegiatan pembelajaran. Dengan dilibatkannya siswa secara langsung dalam kegiatan pembelajaran untuk memecahkan suatu permasalahan yang diberikan akan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Oleh sebab itu, pembelajaran dengan pendekatan CTL yang dilakukan dengan masksimal akan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. 2. Pembelajaran matematika dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa pada materi volume kubus dan balok. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji beda rata-rata menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi α = 0.05 memiliki P- value (sig.1-tailed) sebesar 0.001, artinya H 0 yang menyatakan pendekatan CTL tidak dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa pada materi volume kubus dan balok secara signifikan ditolak. Peningkatan kepercayaan diri siswa dalam kegiatan pembelajaran disebabkan adanya apresiasi pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh siswa, baik itu apresiasi kelompok maupun 113
2 114 apresiasi untuk individu. Dengan adanya apresiasi serta pujian terhadap aktivitas siswa yang positif akan membangkitkan kepercayaan diri yang dimiliki oleh siswa. Selain itu, setiap gagasan yang dikemukakan oleh setiap kelompok diterima dengan baik dan positif, sehingga setiap kelompok memiliki kepercayaan dirinya masing-masing untuk mengemukakan temuan dari kelompoknya. Walaupun pada akhirnya akan dicari gagasan yang paling tepat. Kepercayaan diri siswa akan meningkat dengan adanya apresiasi, pujian, serta penerimaan yang positif. Oleh sebab itu, pembelajaran dengan pendekatan CTL yang dilakukan dengan masksimal akan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa. 3. Pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi volume kubus dan balok. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji beda rata-rata menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi α = 0.05 memiliki P- value (Sig.1-tailed) sebesar artinya H 0 yang menyatakan pendekatan konvensional tidak dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi volume kubus dan balok secara signifikan ditolak. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas kontrol disebabkan adanya latihan secara berulang mengenai materi yang sedang dipelajari. Dalam kegiatan pembelajaran, peran guru harus seoptimal mungkin dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran serta peran aktif siswa sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran ini. Oleh sebab itu, pembelajaran dengan pendekatan konvensional yang dilakukan dengan masksimal akan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. 4. Pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa pada materi volume kubus dan balok. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji beda rata-rata menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi α = 0.05 memiliki P-value (Sig.1-tailed) sebesar Peningkatan kepercayaan diri siswa tidak terlepas dari peran guru yang merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara optimal, sehingga menciptakan pembelajaran yang membuat siswa aktif. Dalam kegiatan
3 115 pembelajaran apreasiasi, pujian, dan penerimaan terhadap segala bentuk pendapat siswa mengenai materi pembelajaran yang sedang dilaksanakan sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri siswa. Oleh sebab itu, pembelajaran dengan pendekatan konvensional yang dilakukan dengan masksimal akan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. 5. Pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik secara signifikan daripada pendekatan konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi volume kubus dan balok. Hasil uji beda rata-rata nilai pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan Mann-Whitney menunjukkan nilai P-value (Sig.) sebesar 0.711, artinya H 0 diterima atau dengan kata lain tidak terdapat perbedaan kemampuan awal pemecahan masalah matematis siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Sementara Hasil uji beda rata-rata nilai postes kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan uji Mann-Whitney dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows menunjukkan nilai P-value (Sig.) sebesar Hal ini menunjukkan bahwa P-value (Sig.) < 0.05, dengan kata lain H 0 ditolak. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan akhir pemecahan masalah matematis siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Hasil kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hal ini terbukti dari rata-rata postes kelas eksperimen sebesar 37.8, sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar Pendekatan CTL lebih baik dibandingkan pendekatan konvensional, karena adanya tahapan-tahapan serta asas-asas yang ada dalam pendekatan kontekstual sehingga dalam pembelajaran siswa dijadikan sebagai subjek bukan sekedar objek. Siswa mendapatkan lebih banyak pengetahuan karena selain mendapat pengetahuan dari guru, siswa juga mendapat pengetahuan dari teman sekelompok, lingkungan sekitar, maupun buku, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
4 Pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik secara signifikan daripada pendekatan konvensional dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa pada materi volume kubus dan balok. Hasil uji beda rata-rata nilai awal kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan Uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi α = 0.05, menunjukkan nilai P-value (Sig.) sebesar artinya H 0 diterima atau tidak terdapat perbedaan kepercayaan diri awal siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Sementara Hasil uji beda ratarata nilai akhir kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan Uji-t (Independent Sample t-test) dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows menunjukkan nilai P-value (Sig.) sebesar artinya H 0 ditolak atau terdapat perbedaan kepercayaan diri akhir siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Karena hasil uji beda rata-rata kepercayaan diri awal terdapat perbedaan, maka dilakukanlah uji gain. Dengan adanya asas-asas pendekatan CTL yang diterapkan dalam pembelajaran yang diantaranya belajar secara berkelompok untuk menjalin kerjasama serta diberikannya apresiasi perkelompok membuat peningkatan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran dengan pendekatan CTL lebih baik. 7. Terdapat hubungan positif antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kepercayaan diri siswa secara signifikan pada materi volume kubus dan balok. Hasil koefisien korelasi diperoleh P-value (Sig. 2-tailed) = Karena hipotesis yang diuji satu arah sehingga harus dibagi dua jadi diperoleh (Sig. 1-tailed) sebesar Hal tersebut menunjukkan P-value (sig. 1-tailed) α, yang artinya H 0 ditolak. Berdasarkan pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kepercayaan diri. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh sebesar r xy = Hal tersebut menunjukkan tingkat keeratan antara peningkatan kepercayaan diri dengan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis adalah rendah. Oleh karena itu, ciptakanlah pembelajaran yang dapat benar-benar meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam kelas, kemampuan pemecahan masalah matematis yang memiliki siswa dapat meningkat.
5 117 B. Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan baik di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol, maka terdapat beberapa saran yang dapat ditujukan bagi berbagai pihak, diantaranya sebagai berikut ini. 1. Bagi Guru Pembelajaran matematika dengan pendekatan CTL lebih baik daripada pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi volume kubus dan balok. Oleh sebab itu, guru dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan dalam pembelajaran matematika dengan materi pembahasan yang berbeda. 2. Bagi Siswa Setiap siswa memiliki keunikan tersendiri, tumbuhkan rasa percaya diri dalam kegiatan pembelajaran, dimulai dari berinteraksi dengan teman dan guru. Dengan adanya interaksi yang terjalin antara siswa dan siswa, maupun guru dan siswa, akan menciptakan kenyamanan dalam pembelajaran. Bagi siswa aktif dan memiliki kemampuan belajar yang baik, maka ajaklah teman lainnya agar mendapat pengaruh yang positif serta pergunakan kemampuan yang dimiliki untuk turut berpartisipasi dalam segala bentuk aktivitas belajar yang telah dirancang guru, termasuk diantaranya saat guru mencoba untuk menerapkan pendekatan CTL maupun pendekatan lainnya dalam pembelajaran. 3. Bagi Pihak Sekolah Penelitian yang telah dilaksanakan turut memberikan dampak bagi pihak sekolah. Berikan penghargaan pada setiap guru yang mampu inovatif dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna bagi siswanya, termasuk ketika guru berupaya untuk menerapkan pendekatan pembelajaran, maka apresiasi dengan baik oleh pihak-pihak sekolah. Selenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seperti menerapkan suatu pendekatan pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran. 4. Bagi Peneliti Selanjutnya Penelitian ini tidak serta-merta berakhir hanya pada hasil yang telah diperoleh dalam kesimpulan saja, melainkan masih membuka peluang bagi peneliti lain yang ingin mengembangkan lebih beragam lagi pembelajaran dengan
6 118 menggunakan pendekatan CTL pada mata pelajaran matematika dengan materi yang berbeda serta goals dan tools yang berbeda pula. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai landasan atau perbandingan yang berkaitan dengan pendekatan CTL, kemampuan pemecahan masalah, kepercayaan diri, serta materi volume kubus dan balok.
Nita Yulinda 1, Riana Irawati 2, Diah Gusrayani 3. Jl. Mayor Abdurrachman No. 211 Sumedang 1 2
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016) PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA PADA MATERI VOLUME KUBUS DAN
BAB III METODE PENELITIAN. 2015/2016, dengan pokok bahasan Lingkaran. eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted
BAB III METODE PENELITIAN A. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Blado, Batang Jawa Tengah. Penelitian difokuskan pada kelas VIII Semester genap tahun ajaran 2015/2016,
PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016) PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Sri Ismaya Nurbaiti 1, Riana Irawati. 2, Regina Lichteria
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan membahas mengenai analisis data dari hasil pengolahan
43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai analisis data dari hasil pengolahan data-data yang diperoleh dari hasil penelitian. Hasil analisis data yang diperoleh merupakan
BAB III. Metodologi Penelitian. Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian yang
28 BAB III Metodologi Penelitian 3.1. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan pemahaman matematis siswa SMA IPS melalui pembelajaran dengan pendekatan Contextual
BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN A. Temuan Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, maka diperoleh data kuantitatif maupun data kualitatif. Data kuantitatif meliputi hasil pretes dan hasil postes pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Treffinger dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan Pendekatan dalam pembelajaran matematika.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini dibahas hasil penelitian dengan analisis data yang diperoleh, perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment atau eksperimen semu yang terdiri dari dua kelompok penelitian yaitu kelas eksperimen (kelas perlakuan)
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016) PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA Derin Nurfajriyah 1, Ani Nur Aeni 2, Asep Kurnia Jayadinata
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Ruseffendi (2010) mengungkapkan bahwa desain kelompok kontrol
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... ii. UCAPAN TERIMA KASIH... iii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... vii. DAFTAR BAGAN... ix. DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... vii DAFTAR BAGAN... ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penalaran matematis siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya, peneliti
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan penalaran matematis siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya, peneliti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental atau metode penelitian murni sebab dalam penelitian ini dilakukan pengujian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pada bab ini akan dipaparkan mengenai hasil penelitian dan pembahasan dari penelitian yang telah dilaksanakan. Hasil penelitian akan menjawab
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. eksperimen adalah melakukan pengukuran sebagai hasil eksperimen terhadap
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hal ini disebabkan tujuan penelitian adalah melihat hubungan sebab akibat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil penelitian, deskripsi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil penelitian, deskripsi pembelajaran dan pembahasannya. Dalam penelitian ini digunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen 1 sebagai
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang diperoleh dalam setiap tahapan penelitian yang telah dilakukan. Penelitian
46 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dipaparkan mengenai hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh dalam setiap tahapan penelitian yang telah dilakukan. Penelitian dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN. pembelajaran dengan metode Genius Learning sedangkan kelompok yang lainnya
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan desain kuasieksperimen karena subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi peneliti menerima
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. METODE DAN DESAIN PENELITIAN Berdasarkan masalah yang dikembangkan, penelitian yang dilaksanakan adalah untuk melihat peningkatan pemahaman matematis dan koneksi matematis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada penelitian ini ada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok dipilih secara acak, walaupun hanya menurut kelas. Kelompok
DAFTAR ISI LEMBAR PERNYATAAN...
vii DAFTAR ISI LEMBAR PERNYATAAN... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iii UCAPAN TERIMA KASIH... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... x DAFTAR GAMBAR... xii DAFTAR LAMPIRAN... xiii BAB I PENDAHULUAN...
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuasi eksperimen yang terdiri dari dua kelompok penelitian yaitu kelas eksperimen (kelas perlakuan) merupakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Ruseffendi (2010, hlm. 35) mengemukakan, Penelitian eksperimen atau percobaan adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi peneliti menerima keadaan subjek apa
52 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan studi Kuasi Eksperimen. Pada kuasi eksperimen, subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi peneliti menerima keadaan subjek
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI ENERGI PANAS
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI ENERGI PANAS Ririn Siti Komariah 1, Herman Subarjah
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Data Pretest, Posttest dan Indeks Gain Penguasaan Konsep
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Data Pretest, Posttest dan Indeks Gain Penguasaan Konsep Penilaian penguasaan konsep siswa dilakukan dengan menggunakan tes tertulis dengan bentuk tes pilihan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil dan Temuan Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan pemahaman matematis siswa dan data hasil skala sikap.
BAB III METODE PENELITIAN O X O
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design, yang merupakan bentuk desain dari Quasi Eksperimental, di mana subjek penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Ruseffendi (2005:35) mengemukakan, Penelitian eksperimen atau percobaan (eksperimental
Gambar 3.1. Nonequivalent Groups Pretest-Posttets
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen kuasi, karena penelitian ini dilakukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Berdasarkan tujuan dari penelitian ini, maka metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen sebagai salah satu metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan membandingkan kemampuan
60 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan membandingkan kemampuan pemahaman dan generalisasi matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan
6162 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan komunikasi matematis siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya,
Keterangan: O : Pretes, Postes X : Perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan generalisasi matematis siswa setelah menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing.
Dimana, O : Pretes atau postes. X : Perlakuan berupa pembelajaran kontekstual dengan teknik mind map. : Subjek tidak dipilih secara acak.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasieksperimen, sebab dalam penelitian ini peneliti tidak memilih siswa secara acak untuk
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI DAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016) PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI DAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN Putri Eka Astiati 1, Riana
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan berpikir
39 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan open-ended,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pemaparan mengenai hasil penelitian yang telah didapatkan dan pembahasan akan dipaparkan lebih rinci pada Bab ini, pemaparan ini berlandaskan pada tujuan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan generik sains pada
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dan metode deskriptif. Metode quasi experiment digunakan untuk mengetahui
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
37 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Data Sugiyono (2011:207), Statistik deskriptif adalah statistik yang di gunakan untuk menganalisis data dengan cara mendiskripsikan atau menggambarkan
DAFTAR ISI. ABSTRAK. i. KATA PENGANTAR... ii. UCAPAN TERIMA KASIH... iii. DAFTAR ISI.. v. DAFTAR TABEL.. vii. DAFTAR LAMPIRAN..
DAFTAR ISI ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii DAFTAR ISI.. v DAFTAR TABEL.. vii DAFTAR LAMPIRAN.. xii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah. 1 B. Rumusan dan Batasan Masalah..
BAB III METODE PENELITIAN O X O
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah penelitian quasi eksperimen, dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Diagram desain penelitian adalah sebagai berikut:
BAB IV HASIL PENELITIAN. hanya pada ranah kognitif. Tes hasil belajar sebelum diperlakukan diberi
63 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Data hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diukur dengan instrumen berupa tes soal pilihan ganda, untuk mengetahui seberapa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, karena penelitian yang digunakan adalah hubungan sebab akibat yang didalamnya ada dua unsur yang dimanipulasikan.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar
BAB III DESAIN PENELITIAN
BAB III DESAIN PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model bahan ajar matematika berkarakter yang dikembangkan berdasarkan learning obstacle siswa dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kemampuan pemahaman matematik siswa dan data hasil skala sikap.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil dan Temuan Penelitian Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan pemahaman matematik siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, karena penelitian yang digunakan adalah hubungan sebab akibat yang didalamnya ada dua
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan dipaparkan hasil penelitian dan pembahasan yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dipaparkan hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh dari setiap tahapan penelitian yang telah dilakukan, terdapat dua jenis data yang diperoleh
DAFTAR ISI. Halaman LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B.
: Perlakuan (Pembelajaran dengan model pembelajaran M-APOS),
20 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Dikarenakan subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi menerima keadaan
BAB III METODE PENELITIAN. ini digunakan dua kelas sebagai sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas. Desain pada penelitian ini berbentuk:
35 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen, pada kuasi eksperimen subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi peneliti menerima keadaan subjek
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Ruseffendi (2005, hlm. 35) mengemukakan, Penelitian eksperimen atau percobaan (eksperimental
BAB III METODE PENELITIAN. matematik siswa dengan menerapkan pendekatan Model Eliciting Activities
22 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa dengan menerapkan pendekatan Model Eliciting Activities (MEAs)
Erna Siti Nur aini 1, Riana Irawati 2, Julia 3. Program Studi PGSD UPI Kampus Sumedang Jl. Mayor Abdurachman No. 211 Sumedang
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No, 1 (2016) PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA PADA MATERI MENYEDERHANAKAN PECAHAN
PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016) PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Iik Faiqotul Ulya 1, Riana Irawati 2, Maulana 3 1,2,3 Program
:Perlakuan berupa pembelajaran matematika realistik berbantuan GeoGebra :Perlakuan berupa pembelajaran matematika realistik tanpaberbantuan GeoGebra
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen. Kuasi eksperimen adalah eksperimen yang menggunakan perlakuan (treatments), pengukuranpengukuran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, karena dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh pembelajaran melalui
BAB III METODE PENELITIAN
14 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Metode penelitian kuasi eksperimen adalah metode penelitian
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dengan Metode Brainstroming
SEMINAR MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2017 M-97 Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dengan Metode Brainstroming Sindy Artilita 1 Pendidikan Matematika, Universitas Pendidikan
Kelas Eksperimen : O X O... Kelas Kontrol : O O Sumber : (Sugiyono, 2012)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis, serta mengetahui kemandirian belajar matematis siswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan sebab-akibat melalui pemanipulasian variabel bebas dan menguji perubahan yang diakibatkan oleh pemanipulasian
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Mutia Fonna 1 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dari uraian metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan suatu penelitian yang bertujuan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. mengolah data tersebut sesuai dengan langkah-langkah yang ditentukan pada BAB
64 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa dan data hasil skala sikap siswa. Selanjutnya,
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Dengan
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Dengan menggunakan penelitian eksperimen diharapkan, setelah menganalisis hasilnya kita dapat melihat
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kuasi eksperimen. Menurut
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kuasi eksperimen. Menurut Sugiyono (2010: 77) desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi
BAB III METODE PENELITIAN. berbentuk kelomprok kontrol pretes-postes (pre-test post-test control group
44 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan studi eksperimen dengan disain penelitian berbentuk kelomprok kontrol pretes-postes (pre-test post-test control group
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMK DI KOTA CIMAHI
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMK DI KOTA CIMAHI Eka Senjayawati STKIP SILIWANGI BANDUNG [email protected] ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi
BAB III METODE PENELITIAN. masalah (problem solving) matematis siswa dengan menerapkan model
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah (problem solving) matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran
