BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Hendra Budiaman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas dilakukan oleh guru sendiri yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mengembangkan kurikulum, pengembangan keahlian mengajar dan sebagainya (Mc Niff, dalam Yusnandar dan Nur aeni, 2014, hlm. 6). Menurut Arikunto dkk (2006, hlm. 2-3) Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian tindakan (action research) yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya. Yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh siswa. Tujuan utama penelitian tindakan kelas adalah untuk perbaikan dan peningkatan layanan guru dalam proses belajar, maka tujuan itu dapat dicapai dengan melakukan berbagai tindakan alternatif dalam memecahkan berbagai persoalan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu fokus penelitian tindakan kelas adalah terletak pada tindakan-tindakan alternatif yang direncanakan guru, kemudian dicobakan, dan dievaluasi apakah tindakan-tindakan alternatif dapat memecahkan persoalan proses pembelajaran yang dihadapi guru. Adapun model penelitian tindakan menurut Kemmis & Mc Taggart melalui 4 tahap, yaitu: melakukan Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, dan Refleksi. 1. Perencanaan Tahap ini merupakan tahap awal sebelum melakukan tindakan selanjutnya. Pada tahap ini peneliti merancang tindakan mengenai masalah yang
2 19 ditemukan pada saat pra siklus dan menemukan solusi dari masalah tersebut. 2. Tindakan Pada tahap ini peneliti mulai melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan perencanaan yang telah disusun. Tindakan dilakukan untuk memberikan perubahan dalam belajar. 3. Observasi Pada tahap ini peneliti mengumpulkan data dan melakukan pengamatan pada saat proses belajar mengajar, yang diamati adalah aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kekurangan-kekurangan apa saja yang ditemukan pada saat pembelajaran berlangsung. 4. Refleksi Pada tahap ini peneliti menganalisis hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Setelah semua data terkumpul, peneliti melakukan evaluasi untuk menyempurnakan tindakan selanjutnya. Refleksi ini dilakukan secara kolaboratif yaitu antara peneliti dengan guru maupun dengan personal lainnya yang terkait. Langkah-langkah penelitian tindakan kelas model Kemmis & Mc Taggart sebagai berikut:
3 20 Observasi Pra Siklus Refleksi Rencana Refleksi SIKLUS I Tindakan Observasi Rencana Refleksi SIKLUS II Tindakan Observasi Dan seterusnya Gambar 3.1 Alur PTK model Kemmis dan Mc Taggart (Arikunto, 2006, hlm. 16 )
4 21 B. Rencana Pelaksanaan PTK 1. Pra Siklus a. Observasi Pada tahap ini, peneliti melakukan penelitian mengenai kondisi di lapangan, dan merumuskan masalah berdasarkan kegiatan belajar yang berlangsung. b. Refleksi Setelah mengetahui permasalahannya, peneliti mencari solusi untuk mengatasi pembelajaran yang masih kurang. Peneliti akan mencoba metode picture and picture pada pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SD. 2. Siklus I a. Perencanaan Pada tahap ini guru dan peneliti melakukan perencanaan berdasarkan masalah yang ditemukan pada prasiklus. Perencanaan ini berupa penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan menggunakan metode picture and picture. b. Tindakan Pada tahap ini peneliti melakukan kegiatan pembelajaran berdasarkan tahap perencanaan yang telah dilakukan dengan menggunakan metode picture and picture, menyiapkan bahan pembelajaran menulis karangan narasi, membuat alat evaluasi berupa tes individu. c. Observasi Pada tahap ini peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan pembelajaran yang telah dilakukan dengan menggunakan metode
5 22 picture and picture berdasarkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam belajar menulis karangan narasi. d. Refleksi Pada tahap ini peneliti menganalisis hasil pembelajaran yang telah dilakukan pada pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis karangan narasi setelah menggunakan metode picture and picture. dalam refleksi ini dimaksudkan untuk menyusun tindakan yang akan dilakukan pada siklus selanjutnya untuk memperbaiki pembelajaran yang masih kurang. C. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, dengan tujuan untuk mendapatkan data pada setiap kegiatan proses pembelajaran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dan non tes yaitu berupa observasi. 1. Observasi Observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis. Dua diantaranya yang penting adalah proses-proses pengamatan dan ingatan (Sutrisno Hadi, dalam Sugiyono, 2012, hlm. 203). Observasi dilakukan untuk mengamati kegiatan belajar mengajar. Untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar yang dihapkan dapat memberikan perubahan yang diinginkan. Berikut adalah lembar observasi pengamatan aktivitas guru dalam proses pembelajaran menulis karangan narasi dengan menggunakan metode picture and picture.
6 23 Tabel 3.1 Pengamatan Aktivitas Guru Dalam Proses Pembelajaran Menulis Karangan Narasi Dengan Menggunakan Metode Picture and Picture No Aktivitas guru Ya Tidak 1 Guru mempersiapkan siswa untuk belajar 2 Guru melakukan apersepsi sesuai materi 3 Guru menyampaikan materi karangan narasi melalui dua bentuk ungkapan (lisan dan tulisan) 4 Guru menjelaskan langkah-langkah membuat karangan narasi 5 Guru menunjukan rangkaian gambar 6 Guru menugaskan kepada siswa untuk berdiskusi dengan teman sebangkunya mengenai urutan gambar 7 Guru memberikan rangsangan kepada siswa agar siswa dapat mengurutkan gambar dengan benar 8 Guru memberikan rangsangan kepada siswa agar siswa dapat membuat kerangka karangan 9 Guru menugaskan kepada siswa untuk mengembangkan karangan berdasarkan gambar yang telah diurutkan 10 Guru memberikan arahan kepada siswa dalam menulis karangan narasi 11 Guru mengadakan refleksi bersama siswa
7 24 12 Guru melakukan evaluasi Adapun lembar observasi aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menulis karangan narasi dengan menggunakan metode picture and picture sebagai berikut. Tabel 3.2 Pengamatan Aktivitas Siswa Dalam Proses Pembelajaran Menulis Karangan Narasi Dengan Menggunakan Metode Picture and Picture No Aktivitas siswa Ya Tidak 1 Siswa siap untuk menerima pelajaran 2 Siswa memperhatikan materi yang disampaikan guru 3 Siswa aktif bertanya 4 Adanya interaksi antara guru dan siswa 5 Siswa mampu menjawab pertanyaan yang diberikan guru 6 Siswa mampu mengikuti pelajaran dengan baik 7 Siswa termotivasi dalam kegiatan belajar 8 Siswa mampu mengerjakan tugas 2. Tes Hasil Belajar Tes adalah alat pengumpulan data yang berupa serentetan pertanyaan, lembar kerja, dan sejenisnya yang dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, bakat, dan kemampuan dari subjek penelitian, lembar instrumen berisi soal-soal tes yang terdiri dari butir-butir soal (Ihat
8 25 Hatimah dkk, 2007, hlm. 18). Adapun tes yang diberikan kepada siswa dalam bentuk menulis karangan narasi. Tes tersebut dilakukan untuk mengukur sejauhmana pemahaman siswa dalam materi yang telah dipelajari. Subjek yang dikenai tes tidak selalu dan harus tahu bahwa dia sedang dikenai tes. Adapun format penilaian dapat dilihat dari tabel sebagai berikut. Tabel 3.3 Format Penilaian Menulis Karangan Narasi Dengan Menggunakan Metode Picture and Picture No Aspek yang dinilai Bobot skor 1 Isi karangan 30 2 Pengembangan karangan 25 3 Pemilihan kata 15 4 Pemilihan kalimat 20 5 Ejaan dan tanda baca 10 Kriteria penilaian pada tes akhir sebagai berikut. Nilai Akhir = Jumlah skor yang diperoleh siswa Skor Maksimal X 100 Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan diklasifikasi menjadi kriteria sebagai berikut: : Baik : Baik sekali :Cukup : Kurang
9 26 20 : Kurang sekali D. Analisis Data Adapun analisis data yang dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Mengklasifikasikan data Data yang telah terkumpul kemudian diklasifikasikan berdasarkan tujuan, hal ini dilakukan agar memudahkan dalam penyusunan tabulasi data. 2. Mentabulasikan data Setelah diklasifikasikan, kemudian data ditabulasi dalam bentuk tabel dengan tujuan untuk mengetahui frekuensi data. 3. Mengambil keputusan Setelah ditabulasikan, peneliti mengambil keputusan, perkembangan setiap siklus dapat diamati dalam tabel-tabel tabulasi data. E. Indikator Keberhasilan Penerapan metode picture and picture untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas IV sekolah dasar dengan indikator keberhasilan sebagai berikut. 1. Aktivitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran menulis karangan narasi menggunakan metode picture and picture dengan kriteria ketuntasan 60% menunjukan gaya mengajar yang baik. 2. Aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis karangan narasi menggunakan metode picture and picture dengan kriteria ketuntasan 50% menunjukan gaya belajar yang baik. 3. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis karangan narasi menggunakan metode picture and picture dengan kriteria ketuntasan 50% dari keseluruhan siswa mencapai nilai diatas KKM. F. Lokasi dan Subjek Penelitian
10 27 1. Lokasi Lokasi penelitian dilakukan di SD Negeri Cipocok Jaya 2 Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang. 2. Subjek Penelitian Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Cipocok Jaya 2 dengan jumlah siswa 29 orang, yang terdiri dari 12 siswa perempuan, dan 17 siswa laki-laki.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Penelitian Tindakan Kelas 1. Metode Penelitian Metode merupakan suatu cara untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kecamatan Gunungsari Kabupaten Serang-Banten
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Objek Penelitian 1. Lokasi penelitian Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas V SDN Pasirbuah yang beralamat di Jl. Gunungsari Km 14 Kp. Jambu Desa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Lokasi dan subjek penelitian Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskriptif pada Siswa Kelas IV SDN Cipete
BAB III METODE PENELITIAN
25 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini penelitian yang dilakukan dilingkungan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
22 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). PTK dalam Bahasa Inggris diartikan sebagai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Lokasi pelaksanaan penelitian ini adalah di SDN Sari Asih Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sari
BAB III METODE PENELITIAN. 10 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Kaliawi Bandar Lampung.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas III SDN 1 Kaliawi Bandar Lampung dengan jumlah siswa 29 orang yang terdiri
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN
22 BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), yang dilakukan dalam upaya memperbaiki pembelajaran
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Action research, sesuai dengan arti katanya, diterjemahkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan hakikatnya merupakan
BAB III METODE PENELITIAN
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis Penelitian ini bersifat melakukan perbaikan pembelajaran. Oleh karena itu, metode yang tepat adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Menurut Kemmis (1988) Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu
BAB III METODE PENELITIAN. tindakan kelas (classroom action research), yang dilakukan dengan tujuan
17 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas III SDN Sidorejo Lor 06 Salatiga yang beralamatkan di jalan Imam Bonjol Gang Menur
BAB III METODE PENELITIAN. Tindakan kelas (PTK), artinya penelitian ini berbasis pada masalah di kelas
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penilitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK), artinya penelitian ini berbasis pada masalah di kelas tersebut. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pengertian Metode dan Penelitian Metode adalah cara atau prosedur yang digunakan untuk menganalisa suatu masalah dalam penelitian (Ratna, 2004:34). Kualitas penelitian tergantung
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research.
27 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode, Model dan Alur Penelitian 1. Metode Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 5 semester II tahun pelajaran 2013/2014 di SD Negeri Candirejo 02 yang terletak di Jl.
BAB III METODE PENELITIAN. disarankan adalah penelitian tindakan. Dari namanya itu sendiri sudah. bukanlah kepentingan guru) (Arikunto, 2012:2).
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Proses Tindakan Pada dasarnya ada beragam penelitian yang dapat dilakukan oleh guru, misalnya penelitian deskritif, penelitian eksperimen, dan penelitian tindakan. Diantara
BAB III METODELOGI PENELITAN
BAB III METODELOGI PENELITAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Elliot (1991) (dalam Kunandar, 2009:
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang berusaha menerapkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan metode PTK dikarenakan guru
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian diantaranya model Kemmis dan Mc. Taggart, model Kurt Lewin, model Ebbut, model Elliot, dan model Hopkins. Penelitian ini dimaksudkan sebagai kajian dan tindakan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), model yang
45 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Kemmis dan Mc. Taggart yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini, akan dijelaskan tentang lokasi dan subjek yang penulis teliti, desain dan metode tentang penelitian tindakan kelas, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data
BAB III METODE PENELITIAN
24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting Penelitian 3.1.1. Setting Waktu Pelaksanaan penelitian direncanakan berlangsung dari bulan Maret sampai dengan bulan April 2012. Adapun jadwal penelitian adalah
DAFTAR ISI. Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR BAGAN... ix DAFTAR GRAFIK... x DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR BAGAN... ix DAFTAR GRAFIK... x DAFTAR LAMPIRAN... xi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN Langgenharjo 02 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati pada semester I (gasal) tahun pelajaran 2013/2014.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang digunakan penulis yaitu penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu kajian sistematik dari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu suatu bentuk penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian yang digunakan penulis adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menurut Kunandar (2008)
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek penelitian Subjek penelitiannya adalah seluruh peserta didik kelas IV MI Darussalam Ngepreh Sayung tahun ajaran 2015/2016 yang jumlahnya 30 peserta didik, terdiri dari
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMAKASIH... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... DAFTAR LAMPIRAN... BAB I PENDAHULUAN v A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Pembelajaran 1. Didactical Design Research (DDR) Penelitian ini dilakukan peneliti untuk merancang desain pembelajaran beradasarkan analisis learning obstacleyang
BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Proses PTK merupakan proses siklus yang dimulai dari menyusun
24 BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan PTK. Penelitian ini bersifat kualitatif karena berupaya menghasilkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Classroom Action Research. Wardhani, dkk. (2008: 1.4) mengungkapkan
28 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif melalui penelitian tindakan kelas yang di fokuskan pada situasi kelas yang lazim dikenal dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar Belakang dan Karakteristik Subyek Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang diterapkan pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara
BAB III METODELOGI PENELITIAN
35 BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yaitu sebuah kegiatan penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
32 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan
22 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1. Metode Penelitian Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Adapun pengertian dan tujuannya sebagai berikut : a. Pengertian Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Arikunto (2010:135) mengemukakkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas. peningkatan proses dan praksis mengajar.
30 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Arikunto (2010:135) mengemukakkan
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas ( classroom action Reserch ) yang di kembangkan oleh
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Tindakan Kelas Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bersifat reflektif dan kolaboratif. Prosedur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian yang digunakan penulis adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau juga disebut dengan istilah Classroom Action Research. Penelitian tindakan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dari namanya sudah
BAB III METODE PENELITIAN A. Hakekat Penelitian Tindakan Kelas Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dari namanya sudah terkandung di dalamnnya, yaitu sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab tiga metode penelitian yang didalamnya terdiri dari lokasi dan subjek penelitian, metode penelitian, desain penelitian PTK, definisi oprasional, instrumen penelitian,
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam penelitian diperlukan suatu metode dan teknik penelitian yang sesuai dengan masalah yang diteliti sehingga hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
26 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini membahas tentang metode penelitian, pendekatan penelitian, desain penelitian, lokasi penelitian, waktu penelitian, subjek penelitian, prosedur penelitian, analisis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dimaksudkan sebagai suatu kajian, refleksi diri, serta tindakan terhadap proses pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa
Rahman et al., Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Sugestif...
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Sugestif melalui Penerapan PAKEM dengan Menggunakan Metode Picture and Picture Siswa Kelas IV SDN 2 Blimbing Situbondo Tahun Pelajaran 2012/2013 Improving
BAB III METODOLOGI PENELITIAAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan di kelas IV. Adapun metode penelitian yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Suharsimi Arikunto menyatakan penelitian tindakan kelas adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan sengaja dimunculkan dan terjadi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Karakteristik Subyek Penelitian Penelitian dilakukan di SD Negeri I Tleter Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung. Subyek dari penelitian tindakan kelas adalah siswa Kelas
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. kegiatan penelitian yang dilakukan di kelas berkolaborasi dengan guru kelas.
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Hakikat Penelitian Tindakan Kelas Penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research/CAR),dari namanya sudah menunjukan yang terkandung di dalamnya, yaitu sebuah kegiatan
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada penelitian ini, peneliti berusaha mendeskripsikan bentuk pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran problem
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) adalah satu penelitian
23 BAB III METODE PENELITIAN Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) adalah satu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu cara strategis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) penelitian tindakan kelas ini bertujuan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Arikunto dkk (2007: 3) menyatakan penelitian tindakan kelas atau yang dikenal dengan
BAB III METODE PENELITIAN. Negeri 85 Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru tahun ajaran dengan
26 BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek dan Objek Penelitian Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 85 Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru tahun ajaran 2015-2016 dengan
BAB III METODE PENELITIAN. siklus dapat dihentikan meskipun masih ada siklus kedua. Hubungan keempat
22 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas dengan empat tahap yang lazim dilalui, yaitu (1) perencanaan,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Tindakan Kelas (Clasroom Action Research), yaitu penelitian yang mengkombinasikan
