BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
|
|
|
- Sucianty Sasmita
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seperti kita ketahui, saat ini pembangunan gedung-gedung untuk berbagai kepentingan masyarakat tumbuh dengan sangat pesat. Berbagai gedung baru seperti gedung perkantoran, mall, apartemen, rumah sakit, dan lain-lain bermunculan dimana-mana. Banyak hal yang ikut tumbuh seiring maraknya pembangunan tersebut, salah satunya adalah desain interior. Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa pembangunan gedung-gedung baru lebih memperhatikan aspek-aspek yang berkaitan dengan keberadaan dan fungsi gedung tersebut. Seperti dijelaskan oleh Abraham Maslow dalam teorinya yang dikenal sebagai Hierarchy Of Needs, bahwa semakin tinggi tingkat kesejahteraan manusia maka semakin tinggi pula tuntutannya dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Saat ini tingkat kesejahteraan masyarakat sudah meningkat sedemikian rupa, sehingga tuntutannya pada kualitas interior 1
2 2 desain dari sebuah ruang meningkat pula. Berbagai ruang dalam gedung dirancang secara lebih baik untuk dapat memenuhi fungsi ruang tersebut serta memperhatikan aspek kenyamanan dari orang-orang yang menggunakan ruang tersebut. Misalnya ruang rapat di gedung-gedung baru dirancang dengan memperhatikan aspek akustik yang baik agar kegunaan ruang tersebut untuk rapat dapat terpenuhi dengan baik. Demikian pula kursi dirancang dengan baik agar nyaman. Dengan demikian, banyak hal dalam desain interior turut berkembang sebagai faktor penunjang kenyamanan pengguna ruang. Rumah sakit, termasuk lingkungan binaan yang juga berkembang cukup pesat. Berbagai gedung rumah sakit lama direnovasi, sementara rumah sakit baru bermunculan. Rumah sakit harus memberikan pelayanan bagi orang-orang yang dalam keadaan sakit atau dalam kondisi keterbatasan tertentu ( misalnya wanita hamil, orang patah kaki/tangan, dll ). Oleh karena itu perancangan interior ruang harus benar-benar memperhatikan keadaan user. Perancangan interior yang tidak baik hanya akan menambah kesulitan atau masalah kepada user dengan keterbatasan tersebut. Perancangan interior yang baik pada sebuah rumah sakit tidak hanya menimbulkan kesan tentang estetika tetapi lebih jauh dari itu menunjukan profesionalisme sebuah rumah sakit. Perancangan interior yang baik dalam sebuah rumah sakit harus mampu menciptakan rasa tenang, rasa nyaman yang akan mengurangi beban kegelisahan, ketidaknyamanan, stress pasien yang sedang dalam keadaan yang tidak baik. Salah satu area dalam dari rumah sakit yang juga memerlukan perhatian adalah ruang tunggu. Ruang tunggu rumah sakit merupakan bagian yang penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Di dalam ruang tunggu tersebut, berbagai jenis orang dengan berbagai kepentingan dan berbagai masalah kadangkala harus duduk menunggu dalam waktu cukup lama, bahkan berjam-jam menunggu dilayani. Dengan demikian, ruang tunggu rumah sakit harus dirancang sedemikian rupa agar user dapat merasa nyaman selama menunggu. Aspek yang perlu jadi perhatian penting mencakup hal-hal sebagai berikut : - aspek ergonomis - aspek flow activity - aspek material kursi
3 3 - aspek keamanan : material lantai, ketinggian trap, dll. Salah satu bagian dari Rumah Sakit Immanuel adalah klinik rehabilitasi medik. Secara umum dapat dijelaskan bahwa rehabilitasi medik adalah suatu pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan dan mempertahankan kemampuan fungsi tubuh dan kemandirian seseorang akibat suatu penyakit, trauma atau kelainan bawaan dengan pendekatan medis, psikososial, edukasi, vokasional sehingga dapat beraktivitas dengan hambatan seminimal mungkin dan kembali ke dalam masyarakat. Agak berbeda dari ruang tunggu klinik-klinik ruang tunggu pada rehabilitasi medik akan memerlukan perhatian yang lebih tentang masalah interaksi, gerak dan ruang-ruang yang perlu diberikan untuk pasien dengan hambatan-hambatan khusus, misalnya pengguna kursi roda, tongkat, dan lain-lain. Menjadi sebuah bahasan yang menarik dalam studi desain interior. Oleh karena itu penulis memilih topik studi antropometri sebagai elemen penunjang kenyamanan pada ruang tunggu fisioterapi di Rumah Sakit Immanuel. Keadaan pengguna kursi roda saat ini masih sangat tergantung pada orang lain, sehingga tidak adanya kemandirian untuk melakukan aktivitas di area publik. 1.2 Batasan Masalah Batasan penelitian yang akan dilakukan sebagai objek studi adalah a. Pemilihan ruang rehabilitasi medik sebagai objek studi : - Rehabilitasi medik berkaitan dengan pemulihan keterbatasan mobilitas dan pergerakan tubuh yang berdampak langsung terhadap jangkauan dan clearance. - Ruang tunggu rehabilitasi medik dipilih karena ruang tunggu adalah ruang yang menjadi transisi atau persinggahan sementara untuk menuju ke ruangan rehabilitasi medik, dimana diruang tersebut masalah jangkauan dan clearance menjadi perhatian khusus. Adanya jalur yang dilewati untuk menuju ruang tunggu rehabilitasi medik dilihat dari aktivitas yang dilakukan pengguna kursi roda pada saat datang dan pergi, diruang tunggu, dan untuk menuju ruang rehabiltasi medik. Pada saat jalur tersebut dilewati adanya pertemuan dengan area lift, koridor, railing, kursi dan pintu. b. Pemilihan rumah sakit sebagai objek studi :
4 4 Penulis bermaksud memilih Rumah Sakit Immanuel, yang berlokasi di Jl. Kopo no 161 Bandung sebagai tempat objek penelitian untuk meneliti hal-hal yang telah diuraikan diatas. Rumah Sakit Immanuel merupakan rumah sakit besar yang telah berdiri sejak lama, dengan jumlah user yang banyak, sehingga dipandang tepat sebagai objek penelitian. c. Pemilihan masalah antropometri : Ruang Tunggu harus memiliki perancangan yang sesuai standar ergonomis ruangan sehingga menimbulkan suasana yang baik dan nyaman, setiap ruang tunggu memiliki kebutuhan atau kegunaan yang berbeda-beda sesuai dengan ruang-ruang yang ada. Adapun elemen-elemen desain yang membentuk sebuah perancangan adalah bentuk, warna, pola, tekstur, skala dan cahaya. Dalam penelitian ini, masalah antropometri dibatasi pada lingkup skala (jangkauan dan clearance). 1.3 Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas di dalam karya tulis ini meliputi : - Apakah jalur dan area ruang tunggu rehabilitasi medik Rumah Sakit Immanuel dapat memenuhi kebutuhan pengguna terhadap kenyamanan fisik khususnya antropometri? 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah, tujuan penelitian adalah : 1. Membuktikan apakah ruang tunggu rehabilitasi medik yang ada di R.S. Immanuel sudah memenuhi persyaratan standar kenyamanan antropometri. 2. Menganalisa kenyamanan pengguna pada ruang tunggu rehabilitasi medik berdasarkan faktor antropometri. 1.5 Manfaat Penelitian Pelaksanaan dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak :
5 5 1. Bagi Institusi Karya tulis ini dapat dijadikan masukan bagi manajemen R.S Immanuel bilamana suatu saat memerlukan referensi bagi perbaikan desain interior yang akan dilakukan. 2. Bagi Bidang Desain Interior Penelitian ini dapat dijadikan sumber referensi dan inspirasi bagi penelitian lanjutan tentang standar antropometri yang bermanfaat dikemudian hari. 3. Bagi Masyarakat Luas Dalam penelitian ini menjadi sarana yang bermanfaat. Masyarakat yang berkepentingan langsung dengan ruang tunggu termaksud, di mana pengguna kursi roda dapat beraktivitas dengan nyaman dan mandiri (universal design). 1.6 Metode Penelitian dan Teknik Penelitian Metode Penelitian Penelitian dalam karya tulis ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuanpenemuan yang tidak dapat dicapai (diperoleh) dengan menggunakan prosedurprosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). [Strauss dan Corbin (1997:11-13)], dengan jenis penelitian studi kasus (evaluasi responden) untuk memperoleh data yang berkaitan dengan masalah penelitian sehingga diperoleh informasi yang dapat dianalisis dan sebagai data pendukung Teknik Penelitian Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini, mencakup survey lapangan, studi literatur baik dari buku maupun internet, serta wawancara dengan dokter dan pasien untuk memperoleh data pendukung tingkat kenyamanan yang dicapai.
6 6 1.7 Kerangka Penelitian Latar Belakang Perkembangan Kompleksitas lingkungan binaan manusia seiring tuntutan kebutuhan manusia Tuntutan Kualitas & Profesionalisme Rumah Sakit Problem Kenyamanan Antropometri Pengguna kursi roda di jalur & Ruang Tunggu rehabilitasi medik Hipotesis : Belum Tercapainya Kenyamanan Antropometri Pencarian Data Standar Antropometri pengguna kursi pada jalur & ruang tunggu (jangkauan & clearance) Wawancara dengan Pasien ` Tahap 2 Tahap 1 Objek studi : Jalur & Ruang Tunggu Rehabilitasi medik Rumah sakit immanuel vs Pengguna kursi roda Hasil/Out put Simpulan dan Saran Bagan 1.1 Kerangka Penelitian Sumber : Pribadi
7 7 1.8 Hipotesis Berdasarkan pengamatan yang dilakukan penulis, yaitu Pada keadaan saat ini diruang tunggu rehabilitasi medik RS.Immanuel masih belum memiliki tingkat kenyamanan yang memadai khususnya pada faktor-faktor yang menjadi masalah dari penelitian ini. 1.9 Sistematika Penulisan Adapun sistematika dalam penulisan penelitian ini, yaitu : BAB I. PENDAHULUAN, terdiri atas latar belakang masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian dan teknik penelitian, kerangka penelitian, langkah penelitian, hipotesis, dan sistematika penulisan. BAB II. ERGONOMI DAN KENYAMANAN SPASIAL PADA RUANG TUNGGU RUMAH SAKIT, berisi tentang teori ruang publik, rumah sakit, teori spasial ruang tunggu umum rumah sakit, standar ruang tunggu rehabilitasi medik menurut antropometri pengguna. BAB III. RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG, berisi tentang profil Rumah Sakit Immanuel, Keadaan Ruang Tunggu Unit Rehabilitasi Medik Berdasarkan Flow Aktivitas Pengguna Kursi Roda Di Ruang Tunggu. BAB IV. ANALISIS KENYAMANAN ANTROPOMETRI PENGGUNA KURSI RODA PADA JALUR DAN RUANG TUNGGU UNIT REHABILITASI MEDIK RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG, berisi tentang aktivitas pada jalur datang dan pergi, aktivitas pada ruang tunggu, dan aktivitas pada jalur rehabilitasi medik. BAB V. SIMPULAN DAN SARAN, terdiri atas simpulan dan saran.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, masyarakat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, masyarakat menuntut pelayanan yang lebih optimal dalam segala aspek termasuk dalam dunia kesehatan. Pada zaman
ABSTRAK. Pengguna kursi roda agar dapat merasa nyaman dan mandiri dalam melakukan aktivitas pada jalur dan ruang tunggu di rumah sakit.
ABSTRAK Rumah sakit pada umumnya untuk memperbaiki kondisi ruang tunggu, perlu dibangun sebuah rancangan yang memperhatikan kenyamanan bagi orang-orang yang dalam kondisi tidak sehat dan dalam kondisi
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya kesehatan, terutama pada kesehatan kulit karena kulit merupakan permukaan terluar dari tubuh manusia.
BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Di Indonesia, Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) salah satunya disebabkan oleh pelayanan sarana kesehatan yang belum memadai. Dengan memperbaiki pelayanan
PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA DI JAKARTA BARAT PAPER TUGAS AKHIR. Oleh: Siswanti Asri Trisnanih ( ) 08 PAC
PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA DI JAKARTA BARAT PAPER TUGAS AKHIR Oleh: Siswanti Asri Trisnanih (1401083134) 08 PAC School of Design Interior Design Department Universitas Bina Nusantara
BAB I PENDAHULUAN. membantu manusia dalam melakukan segala kegiatannya sehari-hari. Pertama kali,
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang. Cahaya merupakan sumber kehidupan bagi setiap manusia. Cahaya sangat membantu manusia dalam melakukan segala kegiatannya sehari-hari. Pertama kali, manusia menggunakan
BAB I PENDAHULUAN. perekonomian, pembangunan dan kemajuan teknologi dan pariwisata. Dilain pihak
- 1 - BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang gencar mengembangkan perekonomian, pembangunan dan kemajuan teknologi dan pariwisata. Dilain pihak perkembangan
BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tuntutan hidup zaman sekarang yang relatif lebih tinggi, cenderung membuat pola hidup masyarakat menjadi tidak sehat. Hal tersebut menyebabkan tingginya permintaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Anak merupakan generasi penerus bangsa oleh karena itu, proses tumbuh kembang anak merupakan hal yang perlu untuk diperhatikan baik secara fisik, emosional, sosial
2. Bagi keluarga pasien dan pegunjung Tenang dan percaya akan kemampuan rumah sakit dalam menangani pasien yang menyatakan tersirat dalam interiornya.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keberadaan rumah sakit sebagai suatu lembaga yang menyediakan pelayanan jasa kesehatan sering kali menimbulkan tekanan psikologis dan ekonomi bagi konsumennya. Selama
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semua manusia itu membutuhkan fasilitas-fasilitas penunjang yang dapat dijadikan sandaran hidup. Area public yang diharuskan dapat membuat seluruh manusia nyaman
BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kursi Roda adalah alat bantu untuk melakukan aktifitas bagi penderita cacat fisik seperti patah tulang kaki, cacat kaki, atau penyakit-penyakit lain yang menyebabkan
ABSTRAK. Kata kunci : rumah sakit, ruang tunggu, spasial, ibu hamil. iii
ABSTRAK Rumah sakit pada dasarnya merupakan sebuah institusi pelayanan yang bergerak di bidang kesehatan. Citra dari rumah sakit terlihat dari cara pelayanan dan fasilitas yang tersedia, terutama pada
BAB I PENDAHULUAN. kesulitan dalam menggunakan panca indera, muncul berbagai penyakit yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setelah memasuki usia 60 tahun, manusia pada umumnya mengalami penurunan fungsi tubuh baik secara fisik maupun mental. Secara fisik, manusia mengalami kesulitan dalam
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bagi sebagian besar wanita penampilan fisiknya merupakan hal yang sangat penting. Seorang wanita kecantikan fisik adalah hal yang wajib untuk diperhatikan. Untuk mendapatkan
sebelum mereka memulai pendidikan primer ke jenjang berikutnya 1. Tujuan dari adanya taman kanak-kanak ini adalah sebagai tempat di mana anak-anak dap
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masa awal anak-anak (early childhood) adalah tahap pekembangan yang merentang mulai dari masa bayi hingga usia enam tahun, yang di mana pada masa tersebut, otak anak
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
Bab 1 Pendahuluan 1-1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam perkembangan teknologi yang semakin maju ini, dunia pendidikan dituntut agar dapat lebih bersaing, sehingga dunia pendidikan diharapkan
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan zaman, kehidupan manusia semakin. berkembang dan semakin majunya juga perkembangan teknologi yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman, kehidupan manusia semakin berkembang dan semakin majunya juga perkembangan teknologi yang diciptakan manusia, membuat pola pikir
BAB 1 PENDAHULUAN. Semakin berkembangnya negara Indonesia ini, tuntutan untuk memenuhi
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan Semakin berkembangnya negara Indonesia ini, tuntutan untuk memenuhi gaya hidup di kota-kota besar memaksa orang untuk bekerja lebih keras. Beban pekerjaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Gangguan kejiwaan atau sakit jiwa bisa dialami semua kalangan masyarakat, baik kaya maupun miskin, pria maupun wanita, tua maupun muda. Hal ini dikarenakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan salah satu organisasi nongovernment di Indonesia yang bergerak di bidang kemanusiaan sejak tanggal 17 September 1945 berdasarkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rumah sakit adalah bangunan gedung atau sarana kesehatan yang memerlukan perhatian khusus dari segi keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan, dimana
BAB 1 PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pendidikan usia dini merupakan masa yang amat penting bagi pendidikan anak-anak. Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anak yang diajarnya mendapatkan pembelajaran
BAB I PENDAHULUAN. sesuatu yang dikeluarkan oleh negara serta mencatat pengeluaran negara secara detail. Untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik dan terus mengalami peningkatan, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki pembangunan yang sangat
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara dengan bidang kuliner yang cukup terkenal. Hal tersebut dikarenakan Indonesia memiliki bermacam suku bangsa yang menghasilkan
BAB I PENDAHULUAN. pada perindustrian kecil masih menggunakan dan mempertahankan mesin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Mesin penggulung benang afval manual adalah suatu mesin yang bertujuan untuk membuat bentuk gulungan benang afval yang sudah dipilin atau dipintal dengan menggunakan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Saat ini perkembangan teknologi di dunia mengalami kemajuan yang begitu pesat. Dari perkembangan teknologi yang sangat pesat ini telah memberikan perubahan yang luar
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Dewasa ini banyak kemajuan yang dicapai oleh manusia, sejalan dengan perkembangan teknologi, perekonomian, industri, komunikasi, dan rekreasi. Sehingga membawa masyarakat
BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pakaian merupakan salah satu kebutuhan yang paling penting bagi manusia. Pakaian termasuk barang yang mudah untuk didapatkan. Umumnya, orang-orang mendapatkan
BAB I PENDAHULUAN. Desain Interior - Universitas Mercu Buana Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Keberadaan seseorang ibu di dalam keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bukan hanya sebagai seorang yang telah melahirkan kita dan mengurus rumah tangga namun
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kecantikan dan kesehatan lahir batin merupakan vitalitas hidup yang sudah dimiliki oleh setiap orang, baik wanita maupun pria. Penilaian norma-norma kecantikan dan
BAB I PENDAHULUAN. Tabel 1. Jumlah Penduduk dan Angka Beban Tanggungan Menurut Kelompok Usia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker dan dalam perkembangannya, selsel kanker ini dapat
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
BAB VI KONSEP RANCANGAN
BAB VI KONSEP RANCANGAN Lingkup perancangan: Batasan yang diambil pada kasus ini berupa perancangan arsitektur komplek Pusat Rehabilitasi Penyandang Cacat Tubuh meliputi fasilitas terapi, rawat inap, fasilitas
BAB I PENDAHULUAN. I. A Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN I. A Latar Belakang Masalah Pola kehidupan masyarakat kota besar /urban semakin modern, serba cepat, serba instan, sistematis, dan mekanis. Hal- hal itu memaksa masyarakat modern harus
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisa yang dilakukan, terdapat beberapa variabel aksesibilitas dan penataan ruang berdasarkan sistem terapi yang perlu diperhatikan
DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR GRAFIK
DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR GRAFIK i iv ix xii BAB I PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang Masalah 1 1.2 Identifikasi Masalah 3 1.3 Rumusan Masalah 3 1.4 Tujuan Penelitian 3 1.5
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rancangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rancangan Peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang saat ini menjadi persoalan yang memprihatinkan. Peningkatan jumlah pengguna dari tahun ke tahun
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia. Terletak di kota Bandung yang merupakan ibu kota propinsi Jawa Barat.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah adalah salah satu universitas terkemuka di Indonesia. Terletak di kota Bandung yang merupakan ibu kota propinsi Jawa Barat. Sejak berdirinya pada tahun 1965,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seseorang yang sudah menjadi pengguna, tidak mudah untuk bisa melepaskan diri dari ketergantungan. Narkoba membawa banyak racun ke dalam tubuh, namun proses pengeluaran
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Atlet dituntut untuk selalu memiliki kondisi tubuh yang prima, terutama pada musim pertandingan untuk mencapai hasil yang optimal. Seperti yang dikemukakan oleh Sajoto
Perancangan Interior Gedung Singapore International School dengan Konsep Learning by Playing
Perancangan Interior Gedung Singapore International School dengan Konsep Learning by Playing ABSTRAK Desain interior merupakan bagian yang sangat penting dalam pembuatan bangunan tidak terkecuali juga
BAB I PENDAHULUAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA BANDUNG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tempat ibadah adalah suatu tempat dimana umat manusia beribadah kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu tempat ibadah harus mampu merepresentasikan suasana sakral
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejak dahulu hingga sekarang, musik menjadi sesuatu yang universal, sesuatu yang dikenal luas oleh masyarakat di seluruh dunia. Sepanjang sejarah peradaban manusia,
BAB 1 PENDAHULUAN. Laporan Tugas Akhir 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Telekomunikasi merupakan suatu kegiatan menyampaikan suatu informasi dari satu tempat menuju satu tujuan yang lain. Informasi yang disampaikan juga dapat berupa
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Environmentally sustainable, healthy, and livable human settlements merupakan topik yang membahas tentang menciptakan suatu lingkungan yang lebih baik bagi kehidupan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Mengangkat isu yang beredar di masyarakat, yaitu keterbatasan wadah pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus saat ini. Oleh karena itu ketersediaan wadah pendidikan dan terapi yang tepat bagi anak
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pola hidup manusia saat ini berdampak pada gaya hidup dan trend mode maka hal tersebut juga mempengaruhi perkembangan yang cukup pesat untuk layangan spa dan reflexology.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan wisata Indonesia berkembang dengan sangat cepat, begitu banyaknya penginapan dan tempat wisata baru dapat dijumpai tersebar hampir di seluruh
BAB I PENDAHULUAN. pengaruh yang besar salah satunya dibidang kecantikan. Perawatan kecantikan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perkembangan gaya hidup masyarakat terutama perkotaan, memberikan pengaruh yang besar salah satunya dibidang kecantikan. Perawatan kecantikan dimasa sekarang ini
Tugas Akhir 138 Rumah Sakit Gigi dan Mulut di Semarang BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) adalah sebuah sarana pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut perorangan untuk pelayanan pengobatan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Keharusan negara untuk mampu menciptakan rakyat yang cerdas ditiap-tiap bidangnya dan mengenai pendidikan sebagai suatu alat terciptanya negara yang baik dalam perspektif
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Manusia pada jaman modern seperti pada saat ini seringkali merasa
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Manusia pada jaman modern seperti pada saat ini seringkali merasa jenuh, baik jenuh yang disebabkan karena pekerjaan maupun karena rasa bosan yang tiba-tiba
BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proses persalinan merupakan tantangan bagi seorang ibu dan bayi yaitu antara hidup dan mati. Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1.Latar belakang masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar belakang masalah Pada zaman sekarang menikmati kopi sudah menjadi salah satu kebutuhan dan gaya hidup banyak orang di dalam kehidupan sehari-hari. Peracik kopi atau Barista
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. 1.2 Rumusan Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan perkotaan yang semakin pesat, khususnya pada daerah Kiara Condong kota bandung. Memiliki dampak yang membuat situasi menjadi padat, polusi, panas, dan macet.
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Panti asuhan merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial untuk membantu anakanak yang sudah tidak memiliki orang tua. Di dalam kamus besar bahasa Indonesia (2011),
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan jemaat Gereja saat ini, sangatlah diperlukan adanya satu tempat ibadah yang dapat menunjang segala aktifitas dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kereta Commuter Line adalah salah satu bagian dari Pola Transportasi Makro DKI Jakarta yang dinilai memiliki peran penting sebagai sarana transportasi masal untuk mengatasi
-I.1 - PENERAPAN PRINSIP DESAIN UNIVERSAL DAN PENGGUNAAN UKURAN DASAR RUANG YANG MEMADAI
-I.1 - LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR 14/PRT/M/2017 TENTANG PERSYARATAN KEMUDAHAN BANGUNAN GEDUNG PENERAPAN PRINSIP DESAIN UNIVERSAL DAN PENGGUNAAN UKURAN DASAR
BAB 5 HASIL RANCANGAN
BAB 5 HASIL RANCANGAN 6. Desain Bangunan Desain bangunan pertunjukan seni ini memiliki bentuk kotak masif untuk efisiensi bentuk bangunan dan ruang bangunan. Bentuk bangunan yang berbentuk kotak masif
DAFTAR ISI. ABSTRAK... iii KATA PENGANTAR. iv DAFTAR ISI vi DAFTAR TABEL xii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xviii
ABSTRAK Warnet merupakan sarana alternatif yang sering digunakan untuk browsing internet. Banyaknya warnet saat ini mendorong peneliti melakukan penelitian untuk merancang suatu warnet yang ideal. Penelitian
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Batik merupakan kain khas masyarakat Indonesia. Batik ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 yang juga ditetapkan sebagai
Tugas Akhir Universitas Mercu Buana April 2013
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Tingkat pertumbuhan penduduk di indonesia semakin hari semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dari data yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan tahun 2000-2025
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Menurut Abraham Maslow dalam teorinya tentang kebutuhan dasar manusia, bahwa kebutuhan dasar manusia tersusun dalam bentuk hirarki atau tangga yang menggambarkan tingkat
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan Love of beauty is taste. The creation beauty is art adalah kutipan yang berasal dari seorang penulis, dosen dan penyair Amerika pada pertengahan abad 19
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perubahan dan perkembangan zaman, beberapa tahun belakangan ini restoran Chinese di Indonesia semakin memudar dan tidak mempunyai ciri khas dari budaya
1. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Permasalahan
CHAPTER 1 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan 1.1.1 Perencanaan Gedung IRNA RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Projek yang akan dibahas dalam penulisan kritik ini adalah desain gedung Instalasi Rawat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan zaman, kehidupan manusia semakin berkembang dan semakin majunya juga perkembangan teknologi yang diciptakan manusia, membuat pola
BAB III TINJAUAN TEMA
BAB III TINJAUAN 3.1. Interpretasi Tema Rehabilitasi berasal dari dua kata, yaitu re yang berarti kembali dan habilitasi yang berarti kemampuan. Menurut arti katanya, rehabilitasi berarti mengembalikan
BAB I PENDAHULUAN. Rekam medis merupakan salah satu bagian terpenting di rumah sakit
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Rekam medis merupakan salah satu bagian terpenting di rumah sakit yang mempunyai peran besar dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Rekam medis mempunyai andil yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Saat ini bisnis pariwisata sudah menjadi suatu trend, kebutuhan, serta sumber pemasukan yang besar bagi para pengusaha dan negara. Di Indonesia, Bandung merupakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perbedaan antara manusia dengan fisik yang sempurna dengan mereka yang memiliki kekurangan fisik ternyata melahirkan berbagai diskriminasi yang berupa 'ketidakadilan'.
Re-branding Andrawina Pet Center 2008 BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Manusia merupakan mahluk sosial, dimana bersosialisasi merupakan sesuatu yang mutlak dalam kehidupannya karena manusia hidup saling membutuhkan. Berteman termasuk dalam
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Perancangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perancangan Sebagian besar manusia menghabiskan lima puluh persen dari hidup mereka dengan melakukan berbagai kegiatan di dalam lingkungan indoor. (Sundstrom dalam
Penyusunan Kerangka Karangan (Ragangan)
Penyusunan Kerangka Karangan (Ragangan) Setelah ancangan karangan itu jelas dalam bentuk topik, judul, tujuan dsb. dibuat kerangka. Bila perlu sebelumnya diadakan eksplorasi pengetahuan tentang topik itu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan kota-kota besar di Indonesia, mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam berbagai bidang, seperti dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan pariwisata. Berbagai
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Universitas merupakan tempat pendidikan tinggi pada perguruan tinggi setelah masa sekolah menengah atas telah diselesaikan. Pendidikan menjadi kebutuhan pokok dalam
PROPOSAL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN DESAIN FURNITURE SEKOLAH TK DI KELAPA GADING, JAKARTA UTARA
PROPOSAL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN DESAIN FURNITURE SEKOLAH TK DI KELAPA GADING, JAKARTA UTARA Diajukan sebagai salah satu syarat Untuk kelulusan skripsi dan tugas akhir School of Design Interior
BAB I. 1.1.Latar Belakang
1.1.Latar Belakang BAB I Klinik Pratama Rawat Inap Pelayanan Medik Dasar (KPRIPMD) adalah salah satu bentuk amal Muhammadiyah dalam bidang kesehatan yang disebut Pembina Kesehatan Umat. Klinik Muhammadiyah
BAB IV IDENTIFIKASI MASALAH
BAB IV IDENTIFIKASI MASALAH Sebelum mengidentifikasi permasalahan pada perpustakaan Pusat ITB, terleih dahulu harus dipelajari terlebih dahulu mengenai aktifitas yang terdapat pada perpustakaan. STUDI
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Kerja praktik
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kerja praktik Pengaruh perkembangan era globalisasi yang semakin pesat membuat mahasiswa dituntut untuk bisa memahami banyak hal dengan mengikuti perkembangan teknologi
BAB I LATAR BELAKANG
BAB I LATAR BELAKANG Bicara tentang mode atau fashion pastinya tidak terlepas dari andil seorang desainer fashion dan model, bagi seorang desainer pakaian kehadiran model menjadi penting karena model merupakan
BAB I PENDAHULUAN. makanannya, dan kawasan perbelanjaannya. Kota Bandung berkembang dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Siapa yang tidak tahu dengan kota Bandung? Bandung dikenal dengan kota bunga. Kota Bandung sangat terkenal dengan keindahannya, keberanekaragaman makanannya,
ABSTRAK. umumnya, mereka mengalami penolakan dari masyarakat. Selain penolakan, diseuaikan dengan kemampuan fisik mereka.
ABSTRAK Dewasa ini, jumlah penyandang cacat terutama anak-anak di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup banyak dikarenakan berbagai faktor. Seringkali pada umumnya, mereka mengalami penolakan dari
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan kemajuan pesat dalam dunia otomotif, khususnya kendaraan roda dua, nama Harley Davidson merupakan sebuah legenda bagi para pecinta motor atau
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Di era moderenisasi ini bahasa Inggris menjadi bagian dari Gaya Hidup manusia, salah satunya adalah pembangunan tempat bimbingan belajar bahasa inggris.tempat bimbingan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan wanita akan fasilitas kesehatan dan kecantikan sekarang ini terus meningkat, karena wanita sudah menyadari begitu pentingnya kesehatan tubuh dan merawatnya
