Standar Informasi Dalam Gambar
|
|
|
- Fanny Pranata
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Standar Informasi Dalam Gambar Disampaikan dalam Workshop Internal Program Studi Arsitektur ITB27 November 2015 Disusun oleh: Aswin Indraprastha, PhD. Program Studi Arsitektur Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Nopember 2015
2 Standar Informasi Dalam Gambar Disampaikan dalam Workshop Internal Program Studi Arsitektur ITB 27 November 2015 Disusun oleh: Aswin Indraprastha, PhD. Program Studi Arsitektur Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Nopember 2015
3 Daftar Isi 1 Pendahuluan Standar Informasi Dalam Gambar Gambar Gambar Pada Tahap Konseptual Contoh contoh Gambar Konseptual Gambar Pra Rancangan Orientasi Gambar Ketebalan Garis Jenis Garis Leader Garis potong (Break Lines) Garis Dimensi Warna Garis Jenis Huruf Dimensi Lokasi Dimensi Jenis Garis dan Pengakhiran (Terminator) Teks Dimensi dan Posisinya Hirarki Dimensi Ceklis Standard Penyajian Gambar Rencana Tapak Atau Rencana Lantai Dasar Ceklis Standard Penyajian Gambar Denah Ceklis Standard Penyajian Gambar Potongan Standard Penyajian Gambar Tampak KOP (Title Block) Gambar Standard CAD Internasional Aplikasi Standard Software CAD Prinsip Prinsip Dalam Penerapan Standar Standards Folder Penamaan File Layer Garis/Lines Teks Ukuran Kertas Cetak... 24
4 1 Pendahuluan Handout ini adalah draft yang berisi standar informasi atau elemen elemen lainnya pada gambargambar pra rancangan, yang ditujukan untuk menjadi standar pada semua Studio Perancangan Arsitektur dan studio atau mata kuliah workshop lain, mulai dari tingkat TPB hingga Tugas Akhir, Studio S2 dan Thesis Desain. Jika sudah difinalisasi, standar ini akan menjadi ketentuan dan format keluaran di setiap studio tersebut di atas oleh para koordinator dan pengampu mata kuliah. Standar ini akan terus menerus diperbarui dan direvisi sesuai dengan perkembangan dan masukan di setiap tahun ajaran. 2 Standar Informasi Dalam Gambar Pada umumnya praktisi professional mengenal adanya tahapan desain sebagai berikut: 1. Tahap Konseptual 2. Tahap Prarancangan 3. Tahap Pengembangan Rancangan/ Basic Design 4. Tahap DED dan Dokumen Tender (+Spesifikasi, BoQ) 5. Tahap Pembuatan As Built Drawings Di program studi Arsitektur ITB, semua keluaran dari studio baik Studio Desain, studio Konstruksi dan studio Tapak ataupun studio dan mata kuliah workshop lainnya memiliki tingkat kedalaman informasi sesuai tahap Prarancangan (PA, Tapak) dan maksimal sampai pada tahap pengembangan desain (SKB). 3 Gambar Gambar Pada Tahap Konseptual Gambar gambar pada tahap konseptual meliputi gambar: Rencana Tapak Denah Potongan Konseptual yang secara indikatif memperlihatkan konsep desain. Tampak Sketsa sketsa yang menggambarkan gagasan desain termasuk konsep konsep sirkulasi, organisasi massa dan ruang, tampak, material, sistem struktur, sistem utilitas dan sebagainya. Tahap konseptual desain merupakan tahap dimana arsitek menuangkan gagasan dan interpretasinya terhadap KAK atau brief proyek dari klien, interpretasi terhadap lokasi di mana rancangan akan dibangun. Sehingga gambar gambar konsep akan mencerminkan pola berpikir dan evolusi dari gagasan gagasan desain. Pada konteks proyek, umumnya tahap konseptual ini dilakukan oleh tim arsitek yang mana di dalam tim ini, arsitek senior akan menentukan gagasan gagasan besar dan kemudian diteruskan oleh para arsitek bawahannya.
5 Keluaran tahap konseptual desain ini biasanya meliputi dua hal: 1. Laporan Konsep Desain 2. Gambar Gambar Konsep Desain. Gambar gambar ini umumnya berukuran A3 (420 x 297), A2 (596x420) atau ukuran lain yang disepakati. Umumnya gambar gambar konsep pada sayembara desain arsitektur, misalnya memiliki ukuran yang lebih besar. 3.1 Contoh contoh Gambar Konseptual Berikut adalah contoh gambar gambar konseptual termasuk di dalamnya adalah lembar presentasi sayembara, untuk memberikan gambaran isi dan lingkup informasi yang dijelaskan pada tahap ini.
6 Gambar 1. Contoh Gambar Gambar Konseptual Sumber: Ahmad D. Tardiyana, dkk. 3.2 Gambar Pra Rancangan Gambar gambar pra rancangan (Preliminary Drawings) merupakan hasil elaborasi dari gambargambar pada tahap konseptual yang telah disetujui oleh klien. Secara garis besar, gambar gambar ini merupakan gambar teknik tahap pertama yang telah mengkonfirmasi beberapa hal: Topografi lahan bila lahan berkontur, termasuk garis garis yang menunjukkan rekayasa kontur. Peraturan bangunan dan lingkungan di lokasi pembangunan. Sistem struktur utama Sistem utilitas utama Dan beberapa sistem pendukung utama lain Gambar gambar yang dihasilkan dari tahap prarancangan diantaranya: 1. Rencana Tapak 2. Rencana Lantai Dasar 3. Denah denah 4. Potongan Potongan, termasuk Potongan Prinsip 5. Tampak Tampak 6. Detail Detail 7. Rencana Sistem Struktur Utama 8. Rencana Sistem Utilitas Utama 9. Sketsa Interior dan Sketsa Eksterior Skala gambar yang umum dipakai untuk gambar gambar prarancangan adalah sebagai berikut: Kelompok Gambar Skala Rencana Tapak, Rencana Lantai Dasar 1: 1000, 1:500, 1:250, 1:200 Denah, Tampak, Potongan, Potongan 1: 200, 1:100, 1:50 Prinsip Detail Detail 1:20, 1:10 Sketsa Tidak Berskala atau NTS (Not to Scale) Judul dan Skala gambar umumnya terletak dalam satu tempat. Skala yang dituliskan adalah skala angka dan skala batang. Skala batang selalu dilampirkan agar tidak terjadi kesalahan ketika gambar akan direproduksi. Letak Judul dan Skala Gambar umumnya di bagian bawah kanan atau bagian bawah kiri dari gambar.
7 Gambar 2. Skala Sumber: CAD Drawing Standards, City of Melbourne Engineering Service, Orientasi Gambar Orientasi yang umum untuk gambar denah adalah arah Utara berada di atas objek gambar. Jika pada kenyataannya posisi objek gambar tidak menghadap benar benar ke arah utara, maka harus ada symbol yang mengindikasikan arah utara sebenarnya. Gambar 3. Orientasi Gambar Sumber: CAD Drawing Standards, City of Melbourne Engineering Service, Ketebalan Garis Ketebalan garis pada gambar teknik merepresentasikan keutamaan elemen gambar dan juga, beberapa ketebalan garis yang tidak sama, akan meningkatkan keterbacaan. Berikut adalah contoh standard ketebalan garis dalam mm dan kegunaannya. Ketebalan Garis mm Penggunaan Sangat (Fine)=H Tipis Pola dan indikasi material, hatch. Tipis (Thin)=HB Garis dimensi, Garis notasi dan keterangan, Garis grid, Garis untuk objekobjek proyeksi dan objek- objek yang tersembunyi, Garis as, Garis sempadan Sedang (Medium)=B Tebal (Wide)=2B Sangat Tebal (Extra Wide)=3B 0.35 Garis objek, Teks, Angka Dimensi, Garis Batas Properti Objek Terpotong, Judul Gambar Garis horizon pada gambar tampak >0.7 Garis batas lembar gambar Untuk gambar gambar teknik arsitektural, ketebalan garis dari 0.18, 0.25, 0.35 dan 0.4 adalah cukup untuk merepresentasikan semua elemen dan informasi gambar.
8 3.5 Jenis Garis Ada beberapa jenis garis yang bisa merepresentasikan objek objek tertentu. Umumnya garis menerus (continuous) digunakan untuk menggambarkan apapun yang terlihat. Jenis garis putusputus (hidden) digunakan untuk merepresentasikan garis virtual yang bisa merupakan proyeksi objek tertentu, lintasan pergerakan objek tertentu, atau simbol tertentu. Berikut adalah tabel beberapa jenis garis yang umum digunakan pada gambar gambar arsitektur. Jenis Garis Nama Garis (AutoCAD) Penggunaan Continous Continous Umumnya semua objek gambar yang nyata. Dotted Dot Dashed Hidden Garis proyeksi objek yang tidak berada di bidang gambar 3.6 Leader Adalah garis yang menghubungkan titik pada suatu elemen gambar dan notasi atau keterangan terhadap objek tersebut. Leader biasanya berakhir dengan simbol anak panah. Penggambaran Leader harus konsisten, apakah bersudut atau lurus. Harap diperhatikan garis Leader agar tidak memotong dimensi, dan sebaiknya penggambarannya bersudut agar tidak rancu dengan garis objek gambar. Sebaiknya Yang Dihindari Sebaiknya Yang Dihindari
9 3.7 Garis potong (Break Lines) Digunakan untuk memotong dua bagian gambar yang tidak dapat presentasikan secara utuh dalam satu lembar gambar. Yang lazim dipakai contohnya adalah garis potong untuk memperpendek gambar dinding pada gambar detail potongan. Umumnya pada gambar detail tidak digunakan garis potong. Sebaiknya Yang Dihindari 3.8 Garis Dimensi Adalah garis yang menghubungkan antara dua extension lines dari titik awal dan titik akhir suatu objek yang diukur. Tanda akhir dimensi bisa berupa anak panah atau yang lain. Penting untuk diperhatikan adalah konsistensi dalam memberikan simbol, posisi garis dimensi pada arah horizontal dan vertikal, serta posisi teks dimensi baik dalam arah vertikal maupun horizontal. Sebaiknya Yang Dihindari 3.9 Warna Garis Tujuan utama adanya fitur warna garis pada CAD adalah untuk mempermudah proses penggambaran dan pengeditan di layar monitor. Biasanya gambar CAD tidak akan dicetak dalam warna, melainkan hitam putih dengan perbedaan ketebalan garis.
10 Gambar 4. Standard Warna Pada AutoCAD 3.10 Jenis Huruf Dalam gambar teknik, jenis teks yang dipergunakan haruslah konsisten untuk keseluruhan gambar. Umumnya, teks untuk judul, keterangan, notasi adalah capital dan sanserif (huruf teknik) dengan jenis font yang jelas dibaca dan tersedia di berbagai OS. a. Setiap gambar baik berupa denah, detail, potongan, tampak, harus memiliki judul. Judul ini harus singkat dan jelas dengan semua hurufnya adalah capital. Ukuran teks untuk judul adalah relatif, tetapi sebagai referensi: Teks ukuran 18 point adalah untuk kertas ukuran A0, A1, A2. Teks ukuran 14 point adalah untuk kertas ukuran A4, A3. Teks ukuran tinggi 3mm digunakan untuk dimensi, keterangan, notasi pada gambar. Teks ukuran tinggi 5mm 6mm digunakan untuk subjudul dan judul. b. Tidak boleh menggunakan singkatan pada judul. c. Teks dan dimensi pada gambar diletakkan sedemikian rupa sehingga dapat dibaca dari atas bawah atau dari kanan kiri lembar kertas.
11 Sedangkan beberapa jenis huruf (Font) yang digunakan adalah: Gambar 5. Jenis Huruf dalam CAD 3.11 Dimensi Seperti halnya teks, pemberian dimensi harus konsisten untuk seluruh gambar. Jika ditentukan unit gambar adalah mm, maka semua angka dimensi adalah dalam mm, kecuali ada keterangan yang menunjukkan lain. Demikian pula dengan angka desimal yang harus konsisten. Jika ditetapkan angka desimal adalah dua ( 0.00) maka hal ini berlaku untuk keseluruhan dimensi pada gambar Lokasi Dimensi Umumnya posisi dimensi terletak di luar area objek gambar agar tidak membingungkan. Dimensi dapat terletak di atas dan di sebelah kanan area objek gambar. Jarak antara objek terluar dengan garis dimensi sekitar 10mm Jenis Garis dan Pengakhiran (Terminator) Terminator memberikan batasan garis dimensi. Ada beberapa jenis terminator yang digunakan pada gambar teknik dan yang terpenting adalah konsistensi Teks Dimensi dan Posisinya Teks dimensi garis, sudut biasanya diletakkan di bagian tengah garis dimensi atau dibagian tengah pada sebelah atas garis dimensi Hirarki Dimensi 1. Dimensi jarak jarak terluar yang menggambarkan ukuran objek gambar keseluruhan 2. Dimensi antar elemen elemen utama atau grid struktur atau jarak antar lantai pada gambar potongan.
12 3. Dimensi elemen spesifik misalnya dinding dinding tambahan, tinggi pintu dan jendela, dsb.
13 4 Ceklis Standard Penyajian Gambar Rencana Tapak Atau Rencana Lantai Dasar Standar informasi yang harus ada pada gambar tersebut adalah minimal: 1. Informasi konteks lingkungan: nama jalan, nama daerah, nama bangunan sekitar, vegetasi yang ada, nama elemen alam yang penting, dan sebagainya 2. Nama bangunan. Jika bangunan lebih dari satu, maka setiap massa bangunan diberi nama atau diberi kode dan ada Legenda untuk menyajikan nama nama bangunan tersebut. 3. Semua informasi terkait peraturan: sempadan, KDB, KLB, dan sebagainya. 4. Indikasi jalur sirkulasi: jalan berikut bahu jalan dan jaringan utilitasnya. 5. Indikasi posisi dan tata letak jaringan utilitas: drainase, air bersih, listrik dan sebagainya. 6. Arah Utara, umumnya arah utara selalu mengarah 90 o ke atas bidang kertas. 7. Skala angka dan skala batang. Pentingnya skala batang dicantumkan adalah untuk konsistensi skala gambar bila gambar tersebut direproduksi. 8. Untuk Rencana Lantai Dasar, maka setiap ruang harus ada nama dan elevasi lantai. 9. Untuk lahan berkontur, informasi berupa garis kontur eksisting dan kontur baru beserta elevasi harus ditampilkan. 10. Dimensi untuk lebar jalur sirkulasi radius radius putar, notasi jumlah area parker, arah lalu lintas dalam tapak perancangan 11. Indikasi (bila ada), melalui perbedaan pola (hatch) antara kontur yang di cut dan di fill. Sedangkan elemen lain yang bisa ditambahkan pada gambar Rencana Tapak atau Rencana Lantai Dasar adalah: 1. Rendering: pembayangan yang menampilkan massa bangunan kontras dengan lingkungan sekitarnya, pembayangan yang mengindikasikan dinding pembatas ruang, atau rendering berupa warna dan arsir untuk menampilkan rancangan. 2. Indikasi indikasi lain yang memperjelas pemahaman atas rancangan tapak, misalnya: arah lalu lintas, indikasi jumlah kapasitas parkir kendaraan, dan sebagainya.
14 CEKLIS GAMBAR RENCANA TAPAK DAN RENCANA BLOK KOMPONEN GAMBAR ADA TIDAK ADA KOP Standar Arah Utara Skala Angka Skala Batang Garis dan angka kontur eksisting Garis dan angka kontur rekayasa Indikasi sempadan depan, samping, belakang Garis outline atap bangunan Indikasi pintu masuk utama bangunan Indikasi jumlah parkir kendaraan Indikasi arah lalu lintas Indikasi fasilitas utilitas: sampah, reserboir air, dan sebagainya Indikasi jaringan infrastruktur eksisting: drainase, listrik, dan sebagainya Nama nama bangunan pada legenda, jika bangunan lebih dari satu. Indikasi lebar dan radius semua jalur akses: jalan kendaraan dan jalan pedestrian. Fitur lanskap eksiting jika ada dan dipertahankan: nama pohon, bangunan eksisting. Lain Lain:
15 CEKLIS GAMBAR DENAH LANTAI DASAR KOMPONEN GAMBAR ADA TIDAK ADA KOP Standar Arah Utara Skala Angka Skala Batang Garis dan angka kontur eksisting Garis dan angka kontur rekayasa Indikasi sempadan depan, samping, belakang Garis outline atap bangunan dengan garis putusputus Nama ruangan dan ketinggian permukaan lantai dasar Indikasi jumlah parkir kendaraan Indikasi arah lalu lintas Indikasi fasilitas utilitas: sampah, reserboir air, dan sebagainya Indikasi jaringan infrastruktur eksisting: drainase, listrik, dan sebagainya Nama nama bangunan pada legenda, jika bangunan lebih dari satu. Indikasi lebar dan radius semua jalur akses: jalan kendaraan dan jalan pedestrian. Fitur lanskap eksiting jika ada dan dipertahankan: nama pohon, bangunan eksisting. Lain Lain:
16 5 Ceklis Standard Penyajian Gambar Denah Informasi informasi yang harus ada pada gambar denah adalah minimal: 1. Nama nama ruang dengan teks setinggi 3 3.5mm 2. Orientasi gambar ke arah atas. 3. Notasi grid koordinat pada kolom kolom utama 4. Notasi NAIK dan notasi TURUN pada tangga, ramp. 5. Semua pintu harus ada indikasi arah bukaan. 6. Elevasi lantai di semua ruang 7. Notasi potongan dan notasi tampak 8. Fixture untuk kamar mandi dan dapur atau pantry 9. Notasi kemiringan lantai, jika ada, dan indikasi letak floor drain. 10. Semua dimensi dan jarak jarak utama, yakni jarak antar grid struktur (as as) dan jarak antar dinding pembatas dan/ atau kolom praktis (as as). 11. Indikasi proyeksi garis terluar atap atau lantai di atasnya dengan mengunakan hidden lines. 12. Judul Gambar, Skala Angka dan Skala Batang 13. Jika karena suatu hal, gambar denah dibagi menjadi dua bagian, maka: a. Orientasi kedua gambar harus sama. b. Terdapat gambar kunci di masing masing lembar yang menggambarkan keseluruhan gambar dan bagian porsi yang dipotong. c. Daerah potong berada diantara kolom kolom utama. Sedangkan elemen lain yang bisa ditambahkan adalah: 1. Rendering: pembayangan, warna dan arsir 2. Pola lantai pada kamar mandi
17 CEKLIS GAMBAR DENAH KOMPONEN GAMBAR ADA TIDAK ADA KOP Standar Judul Gambar Arah Utara Skala Angka Skala Batang Grid koordinat kolom kolom struktur utama Notasi Potongan Notasi Tampak Notasi Callout jika ada detail Garis outline proyeksi atap bangunan dengan garis putus putus Nama ruangan dan ketinggian permukaan lantai dasar Arah bukaan pintu Jika ada tangga, notasi naik dan turun Jika ada ramp, notasi naik dan turun serta indikasi kemiringan (% atau derajat). Notasi pelubangan pada lantai: shaft, void, jika ada Dimensi horizontal dan dimensi vertikal Indikasi penggambaran fixture pada kamar mandi, pantry Indikasi floor drain dan kemiringan lantai pada kamar mandi atau lantai lain. Lain Lain:
18 5.1 Ceklis Standard Penyajian Gambar Potongan Informasi informasi yang harus ada pada gambar Potongan adalah minimal: 1. Nama nama ruang dengan teks setinggi 3 3.5mm 2. Elevasi lantai di semua ruang 3. Dimensi vertikal jarak antara lantai dengan langit langit, lantai dengan lantai, lantai ke kepala pondasi. 4. Fixture untuk kamar mandi dan dapur atau pantry 5. Semua dimensi dan jarak jarak utama, yakni jarak antar grid struktur (as as) dan jarak antar dinding pembatas dan/ atau kolom praktis (as as). 6. Judul Gambar, Skala Angka dan Skala Batang. 7. Jika gambar potongan memotong garis kontur, maka garis kontur eksisting diperlihatkan dalam bentuk garis putus putus (hidden). 8. Saluran drainase dan air hujan di samping bangunan. Sedangkan elemen lain yang bisa ditambahkan adalah: 1. Rendering: pembayangan, warna dan arsir.
19 CEKLIS GAMBAR POTONGAN KOMPONEN GAMBAR ADA TIDAK ADA KOP Standar Judul Gambar Skala Angka Skala Batang Grid koordinat kolom kolom struktur utama Garis kontur eksisting jika ada Notasi ketinggian permukaan setiap lantai Indikasi detail atau potongan prinsip Nama nama ruang Dimensi vertikal dan dimensi horizontal Fixtur untuk kamar mandi, dapur, pantri Lain lain:
20 5.2 Standard Penyajian Gambar Tampak Informasi informasi yang harus ada pada gambar Tampak adalah minimal: 1. Semua elemen elemen bangunan dan fasad bangunan tergambar jelas, maju mundurnya elemen relatif terhadap arah pandang tampak terlihat jelas dengan adanya rendering bayangan. 2. Dimensi vertikal ketinggian jendela dari permukaan lantai. 3. Judul Gambar, Skala Angka dan Skala Batang. Sedangkan elemen lain yang bisa ditambahkan adalah: 1. Rendering: pembayangan, warna dan arsiran.
21 CEKLIS GAMBAR TAMPAK KOMPONEN GAMBAR ADA TIDAK ADA KOP Standar Judul Gambar Skala Angka Skala Batang Grid koordinat kolom kolom struktur utama Dimensi vertikal yang menunjukkan ketinggian permukaan setiap lantai secara akumulatif Lain lain:
22 6 KOP (Title Block) Gambar Standar kop di Prodi diusulkan seperti tertera di lembar yang dibagikan. Standar kop ini ada dua macam: 1. Standar kop gambar gambar studio prarancangan (A3 sampai A0) termasuk untuk Tugas Akhir dan S2. 2. Standar kop untuk tugas mata kuliah workshop, berkelompok atau individual, umumnya berisi pula hasil analisis, images dan sebagainya (A3 dan A2). Untuk kop kop lain dapat diturunkan dari kop yang dibuat dengan standar informasi minimal seperti yang diusulkan.
23 7 Standard CAD Internasional Di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Singapura, Hongkong, otoritas pembangunan menerbitkan standar CAD yang digunakan dan diseragamkan untuk proyek proyek pembangunan yang didanai oleh pemerintah. Otoritas Singapura misalnya, memiliki standard CAD yang diterbitkan oleh Urban Redevelopment Authority (URA) untuk semua proyek pemerintah. Mengapa perlu standard? Karena beberapa faktor diantaranya yakni: 1. Teknologi CAD dan BIM menjadi standard alam proses konstruksi mulai dari konsep hingga pelaksanaan konstruksi dan evaluasinya. Adanya standard memudahkan komunikasi antar data, mengefektifkan pengorganisasian dan penyajian data elektronik. 2. Standard CAD mengefektifkan komunikasi antar disiplin ilmu pelaku proyek selama proses pengembangan proyek, juga komunikasi dengan otoritas kaitannya dengan pengendalian pembangunan. 3. Standard CAD akan mengurangi biaya koordinasi dan meningkatkan kinerja proyek mulai dari proses desain hingga konstruksi. 7.1 Aplikasi Standard Yang diatur dalam standard CAD adalah semua gambar yang diproduksi untuk keperluan proyek konstruksi, bukan gambar gambar presentasi. 7.2 Software CAD Software software berikut yang umumnya digunakan sebagai basis pembuatan standard karena digunakan secara luas oleh pelaku pelaku konstruksi: 1. Autodesk AutoCAD 2. Microstation 7.3 Prinsip Prinsip Dalam Penerapan Standar Sesuai dengan fungsinya, penerapan standar standar CAD berawal dan ditujukan untuk meningkatkan praktek yang baik (good practices) dalam produksi gambar gambar teknik yang sangat penting bagi pelaksanaan suatu proyek. 1. CAD tidak hanya sekedar mengganti meja dan mesin gambar. Teknologi CAD tidak akan efektif bila dipandang hanya merupakan perangkat pengganti mesin dan meja gambar. Harap diingat bahwa objek yang digambar di CAD lebih dari sekedar kumpulan garis melainkan data. 2. CAD adalah perangkat untuk koordinasi Karena berupa data maka koordinasi antar data menjadi salah satu keunggulan CAD. Objekobjek yang serupa tidak perlu digambar berulang kali sehingga mengefektifkan waktu poengerjaan. 3. CAD tidak terbatas pada ukuran kertas. Pembuatan model di CAD tidak sama dengan menggambar manual dengan ukuran kertas tertentu. Dengan CAD, kita dapat merancang dan menggambar dalam ukuran dan lingkup yang jauh lebih luas. Proses percetakan menggunakan CAD pada dasarnya adalah mengambil bagian (snapshot) dari model yang kita gambar.
24 7.4 Standards Folder 1. Folder folder dipisahkan dalam setiap proyek yakni: Gambar (sheet) Model Revisi Library/ Referensi Incoming (gambar dari pihak lain) Dan sebagainya Penamaan File 1. Umumnya nama file memiliki beberapa bagian yang dipisahkan oleh. Bagian bagian ini bisa saja merupakan: Nama Proyek View (D Denah, P Potongan, T Tampak, dan seterusnya). Identitas file Status Layer 1. Penamaan layer terutama dilakukan untuk memisahkan gambar gambar ELEMEN ELEMEN bangunan. Jadi fungsi utama layer di sini adalah memisahkan elemen elemen bangunan dan juga elemen elemen gambar. 2. ELemen elemen yang dipisahkan menurut layer diantaranya: UMUM: Grid struktur, Dimensi, Teks, Simbol, dan sebagainya STRUKTUR BAWAH: Pondasi, Dinding Penahan Tanah, Rabat, dans ebagainya STRUKTUR UTAMA: DInding Eksterior, Lantai, Tangga, dan sebagainya Dan seterusnya 3. Masing masing lemen tadi dibagi bagi lagi sesuai dengan hirarki elemen yang utama, misalnya: penamaan kelompok layer untuk Finishing Lantai memiliki kode 1 10, maka 2 adalah keramik, 3 adalah keramik anti slip, 4 adalah karpet, dan seterusnya Garis/Lines 1. Umumnya ketebalan garis berkisar antara: Paling tipis: 0.13mm Paling tebal 2.00mm 2. Standard penerapan ketebalan garis pada elemen gambar dapat mengacu pada bab sebelumnya Teks 1. Font yang digunakan dalam gambar CAD hanya satu jenis font, yakni bisa jenis sheriff atau sans sheriff. 2. Ukuran teks berkisar antara: Paling kecil 2.0 mm Paling besar 20.0 mm
25 3. Width Factor, yakni perbandingan antara lebar dan tinggi font adalah Spasi antar baris yang digunakan adalah Ukuran Kertas Cetak 1. Umumnya, ukuran kertas cetak yang digunakan adalah ukuran kertas berstandar ISO yakni A0, A1, A2, A3, A4.
Manual. Standar Informasi Dalam Gambar Manual. Disusun oleh: Aswin Indraprastha, PhD. Ir. Budi Faisal, MAUD, MUDD, Ph.D. Program Studi Arsitektur
Manual Standar Informasi Dalam Gambar Manual 2015 Disusun oleh: Aswin Indraprastha, PhD. Ir. Budi Faisal, MAUD, MUDD, Ph.D Program Studi Arsitektur Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan
Standar Penggambaran CAD
Standar Penggambaran CAD Disusun oleh: Aswin Indraprastha, PhD. Program Studi Arsitektur Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Nopember 2015 Standar Penggambaran
Proposal. Workshop Mata Kuliah AR 2250 Studio Komputasi Arsitektur. Aswin Indraprastha. 23 September 2015
Proposal Workshop Mata Kuliah AR 2250 Studio Komputasi Arsitektur Aswin Indraprastha 23 September 2015 1. Identitas Mata Kuliah a. Nama Mata Kuliah dan Kode : Studio Komputasi Arsitektur, AR 2250 b. Sifat:
Teknik Visualisasi Digital
Teknik Visualisasi Digital Materi : PRODUK GAMBAR RAKHMANITA GAMBAR DALAM ARSITEKTUR GAMBAR DALAM ARSITEKTUR Gambar merupakan alat komunikasi visual bagi seorang arsitek, peran gambar memang sangat penting
GAMBAR PRODI PEND. TEKNIK ARSITEKTUR
GAMBAR PRODI PEND. ARSITEKTUR 1 TUGAS KE-1 MATA KULIAH MENGGAMBAR -TA. 220-4 SKS JURUSAN PENDIDIKAN ARSITEKTUR-S1 MENGGAMBAR HURUF DAN ANGKA Huruf dan angka merupakan dua komponen yang sangat penting dalam
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. PENGERTIAN DESAIN. Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan baik
1 MERANCANG TAMPAK DAN POTONGAN
1 MERANCANG TAMPAK DAN POTONGAN Gambar kerja tampak dan potongan pada proses merancang bangunan adalah hasil dari pemikiran semua aspek bangunan. Potongan dan tampak bangunan belum dapat dipastikan jika
FORMAT GAMBAR PRAKTIKUM PROSES MANUFAKTUR ATA 2014/2015 LABORATURIUM TEKNIK INDUSTRI LANJUT UNIVERSITAS GUNADARMA
FORMAT GAMBAR PRAKTIKUM PROSES MANUFAKTUR ATA 2014/2015 LABORATURIUM TEKNIK INDUSTRI LANJUT UNIVERSITAS GUNADARMA A. Perlengkapan Gambar 1. Drawing Pen ukuran 0,3 dan 0,5 mm 2. Maal 3 mm 3. Penggaris /
BAB VI HASIL PERANCANGAN
1 BAB VI HASIL PERANCANGAN 6.1 Site Plan Akses masuk ke site ini melalui jalan utama. Jalan utama tersebut berasal dari arah Cicaheum Bandung. Jalur mobil/ kendaraan di dalam bangunan dibuat satu arah
MATA KULIAH PERENCANAAN TAPAK
HANDOUT PERKULIAHAN MATA KULIAH DOSEN PENGAMPU PROF. Dr. H. MAMAN HILMAN, MPd, MT. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
DESKRIPSI TEKNIS LOMBA MENGGAMBAR BANGUNAN DENGAN KOMPUTER PROGRAM CADD (CADD BUILDING)
DESKRIPSI TEKNIS LOMBA MENGGAMBAR BANGUNAN DENGAN KOMPUTER PROGRAM CADD (CADD BUILDING) A. TUJUAN Menguji ketrampilan siswa SMK dalam melakukan dokumentasi gambar kerja dengan menggunakan bantuan perangkat
BAB 1 MENYIAPKAN BIDANG KERJA PENGGAMBARAN
BAB 1 MENYIAPKAN BIDANG KERJA PENGGAMBARAN 1.1 Teknologi Virtual Building Virtual Building (A Virtual Building Solution) adalah sebuah konsep yang digunakan oleh perusahaan pembuat software ArchiCAD, di
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. dihadapi dalam proyek Sekolah Tinggi Arsitektur. Pembahasan dibagi dalam 4 aspek yaitu
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis dan pembahasan perencanaan dan perancangan Sekolah Tinggi Arsitektur dimaksudkan untuk mencari solusi / pemecahan bagi permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam
DAFTAR ISI. R. Arry Swaradhigraha, 2015 MUSEUM SEJARAH PERJUANGAN RAKYAT INDONESIA DI BANDUNG
v DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL TUGAS AKHIR... PENGESAHAN... PERNYATAAN... i UCAPAN TERIMA KASIH... ii ABSTRAK... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... vii DAFTAR DIAGRAM... viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN...
LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROPINSI DIY TAHUN PANDUAN TEKNIS/KISI-KISI Bidang Lomba CADD Bangunan
LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROPINSI DIY TAHUN 2011 PANDUAN TEKNIS/KISI-KISI Bidang Lomba CADD Bangunan KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS
KISI-KISI SOAL PRAKTEK LOMBA KETERAMPILAN GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (LKG SMK) TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014
TUGAS : Membuat Gambar Kerja 2 Dimensi (Ortografik) MATA LOMBA : Auto Building Waktu : 6 jam / SUB Gambar Denah denah lengkap dengan dimensi, simbol bahan dan teks serta penempatan kusen pintu dan jendela.
MODUL STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UMA MODUL STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR DIGUNAKAN UNTUK MK. STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR I-V SHERLLY MAULANA, ST, MT 1/1/2015 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan
MENGKOMUNIKASIKAN GAMBAR DENAH, POTONGAN, TAMPAK DAN DETAIL BANGUNAN
MENGKOMUNIKASIKAN GAMBAR DENAH, POTONGAN, TAMPAK DAN DETAIL BANGUNAN DENAH atau PLAN : berasal dari kata latin PLANUM berarti dasar, arti lebih jauh lantai DENAH adalah : Merupakan penampang potongan horisontal
AR 40Z0 Laporan Tugas Akhir Rusunami Kelurahan Lebak Siliwangi Bandung BAB 5 HASIL PERANCANGAN
BAB 5 HASIL PERANCANGAN 5.1 Konsep Dasar Bangunan yang baru menjadi satu dengan pemukiman sekitarnya yang masih berupa kampung. Rumah susun baru dirancang agar menyatu dengan pola pemukiman sekitarnya
Sistem Menggambar Dengan CAD SUMBER: TRAINING CAD-CAM MIDC MODELING & MANUFACTURING
Sistem Menggambar Dengan CAD SUMBER: TRAINING CAD-CAM MIDC 2004 -MODELING & MANUFACTURING Sistem Satuan Pengaturan Gambar Pada program aplikasi CAD biasanya menggunakan sistem satuan standar tertentu,
JURUSAN ARSITEKTUR FTUP
TM-1 STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 7A JURUSAN ARSITEKTUR FTUP Koord. Atiek Untarti 1 TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM : Melatih mahasiswa merancang bangunan > sepuluh lantai dan juga bentang sedang/lebar dengan
BAB 6 HASIL RANCANGAN. Konsep dasar rancangan yang mempunyai beberapa fungsi antara lain: 1.
BAB 6 HASIL RANCANGAN 6.1 Desain Konsep Dasar Konsep dasar rancangan yang mempunyai beberapa fungsi antara lain: 1. Primer sebagai pusat informasi dan edukatif, 2. Sekunder merupakan penjabaran fungsi
2.8 Kajian dan konsep figuratif rancangan (penemuan bentuk dan ruang). 59 bagian 3 hasil Rancangan dan pembuktiannya Narasi dan Ilustrasi
DAFTAR ISI Halaman Judul... i Daftar Isi... ix Daftar Tabel... xi Daftar Gambar... xii BAGIAN 1 Pendahuluan... 1 1.1 Latar Belakang Proyek... 1 1.2 Latar Belakang Permasalahan... 2 1.3 Pernyataan Persoalan
MENGKOMUNIKASIKAN GAMBAR RANCANGAN TAPAK BANGUNAN
MENGKOMUNIKASIKAN GAMBAR RANCANGAN TAPAK BANGUNAN RANCANGAN TAPAK Gambar ini menunjukkan hubungan antara letak obyek bangunan dengan letak site pada lingkungan di sekitarnya. Acapkali dijumpai istilah
5 BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
5 BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Konsep perancangan mengacu pada karakteristik arsitektur organik, yaitu 1. Bukan meniru bentuk dari alam tapi mengembangkan prinsip yang ada di alam Mengembangkan
DAFTAR GAMBAR Halaman
DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1. Area Kerja ArchiCAD 9. 7 Gambar 2.2. Floor Plan Window... 8 Gambar 2.3. 3D Window.. 8 Gambar 2.4. Toolbox. 9 Gambar 2.5. Info Box. 9 Gambar 2.6. Control Box.. 9 Gambar
BAB V HASIL RANCANGAN
BAB V HASIL RANCANGAN 5.1 RENCANA TAPAK Pencapaian melalui tapak melalui jalan R. E. Martadinata dapat diakses oleh pejalan kaki, kendaraan umum, maupun kendaraan pribadi. Jalan dengan lebar 8 m ini, dapat
3D Modeling Profesional dengan AutoCAD
3D Modeling Profesional dengan AutoCAD 3D Modeling Profesional dengan AutoCAD Suparno Sastra M. PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO 3D Modeling Profesional dengan AutoCAD Suparno Sastra M. 2016, PT Elex
accessible restroom ACUAN DESAIN KAMAR MANDI ACCESSIBLE RESTROOM
ACUAN DESAIN KAMAR MANDI ACCESSIBLE RESTROOM BATASAN MATERI SAYEMBARA Batasan Perancangan, yaitu hal-hal yang telah berada pada bangunan eksisting, yaitu: Bentuk Dasar Denah Ketinggian Ruang Kondisi lingkungan
GALERI FOTO DI BANDUNG LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 STUDIO TUGAS AKHIR PERANCANGAN/SKRIPSI SEMESTER I TAHUN 2007/2008
GALERI FOTO DI BANDUNG LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 STUDIO TUGAS AKHIR PERANCANGAN/SKRIPSI SEMESTER I TAHUN 2007/2008 Sebagai Bagian Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Arsitektur Oleh: Lunalda Kanzeila
Minggu 5 ANALISA TAPAK CAKUPAN ISI
1 Minggu 5 ANALISA TAPAK CAKUPAN ISI Membuat analisa pada tapak, mencakup orientasi matahari, lingkungan, sirkulasi dan entrance, kontur. Analisa Zoning, mencakup zona public, semi public dan private serta
DAFTAR ISI. PROYEK AKHIR SARJANA... i. KATA PENGANTAR... ii. DAFTAR GAMBAR... ix. DAFTAR TABEL... xiii PENDAHULUAN Data Ukuran Lahan...
DAFTAR ISI PROYEK AKHIR SARJANA... i KATA PENGANTAR... ii LEMBAR PENGESAHAN....iv ABSTRAK... v DAFTAR ISI... vi DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR TABEL... xiii BAB 1 PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah...
KONSEP dan TEKNIK PENYAJIAN GAMBAR PADA PROYEK ARSITEKTUR KOTA (URBAN DESIGN)
KONSEP dan TEKNIK PENYAJIAN GAMBAR PADA PROYEK ARSITEKTUR KOTA (URBAN DESIGN) Pembahasan Poin-poin yang akan dibahas pada kuliah ini: 1 KONSEP 2 PRESENTASI GAMBAR 3 CONTOH PROYEK 1. Berisi KONSEP pengertian,
Menggamba r Teknik & CAD
MODUL PERKULIAHAN Menggamba r Teknik & CAD Peralatan dan Penggunaan Alat Gambar Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Tatap Kode MK Disusun Oleh Muka 02 MK1020 Abstract Kompetensi Modul ini meliputi
BAB III: TINJAUAN UMUM PROYEK APARTEMEN DAAN MOGOT CITY
BAB III: TINJAUAN UMUM PROYEK APARTEMEN DAAN MOGOT CITY 3.1. Deskripsi Proyek Apartemen Daan Mogot City 1.1.1. Data Proyek Nama Proyek Lokasi Perencana Owner Pendanaan Harga Kontrak : Perencanaan Pembangunan
LOMBA KETERAMPILAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROPINSI DIY TAHUN LEMBAR INFORMASI Bidang Lomba CADD BANGUNAN
LOMBA KETERAMPILAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROPINSI DIY TAHUN 2010 LEMBAR INFORMASI Bidang Lomba CADD BANGUNAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNIK
BAB VI HASIL RANCANGAN. terdapat pada Bab IV dan Bab V yaitu, manusia sebagai pelaku, Stadion Raya
165 BAB VI HASIL RANCANGAN 6.1. Dasar Rancangan Hasil perancangan diambil dari dasar penggambaran konsep dan analisa yang terdapat pada Bab IV dan Bab V yaitu, manusia sebagai pelaku, Stadion Raya sebagai
ABSTRAK DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR DIAGRAM DAFTAR LAMPIRAN BAB I: PENDAHULUAN
DAFTAR ISI UCAPAN TERIMKASIH... i ABSTRAK... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR DIAGRAM... x DAFTAR LAMPIRAN... xi BAB I: PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1 B. Maksud
Autodesk Revit Project Completion. Greg Gegana, S.Ars, M.Arch BIM CONSULTANT JAKARTA. Seri Building Information Modeling
Autodesk Revit 2015 Project Completion Seri Building Information Modeling Greg Gegana, S.Ars, M.Arch BIM CONSULTANT JAKARTA AUTODESK REVIT 2015 PROJECT COMPLETION Seri Building Information Modeling GREG
GAMBAR ARSITEKTUR 1 PRODI PEND. TEKNIK ARSITEKTUR JURUSAN PEND. TEKNIK ARSITEKTUR FPTK-UPI. TERM of REFFERENCE (ToR)
ARSITEKTUR 1 TUGAS KE-1 MENG JENIS-JENIS GARIS 2 DIMENSI Menggambar identik dengan menarik garis, karena pada prinsipnya gambar adalah kumpulan dari garis-garis. Dalam arsitektur, garis menjadi sangat
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN V.1 Konsep Perencanaan dan Perancangan Topik dan Tema Proyek wisma atlet ini menggunakan pendekatan behavior/perilaku sebagai dasar perencanaan dan perancangan.
Teknis Menggambar Desain Interior
TEKNIK MEMBUAT GAMBAR KERJA DESAIN INTERIOR Pentingnya gambar teknik bagi orang yang bekerja di bidang teknik, dapat disamakan dengan pentingnya menulis bagi pengarang. Gambar teknik merupakan suatu media
BAB 2 FASILITAS BANTU GAMBAR
BAB 2 FASILITAS BANTU GAMBAR 2.1 Quick Properties Quick Properties adalah fasilitas untuk menampilkan informasi properties yang terdapat pada tiap-tiap objek secara umum, sehingga bisa mempermudah untuk
BAB V KONSEP PERANCANGAN
BAB V KONSEP PERANCANGAN V.1. KONSEP DASAR PERANCANGAN Dalam konsep dasar pada perancangan Fashion Design & Modeling Center di Jakarta ini, yang digunakan sebagai konsep dasar adalah EKSPRESI BENTUK dengan
DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR DIAGRAM...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR DIAGRAM... i ii iv v viii xiv xix xx BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang...
DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH STRUKTUR KONSTRUKSI 1 TR SKS
DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH STRUKTUR KONSTRUKSI 1 TR 251-3 SKS PENYUSUN : Erna Krisnanto, ST, MT. NIP : 132 206 447 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ARSITEKTUR JURUSAN PENDIDIKAN
personal space Teks oleh Indra Febriansyah. Fotografi oleh Fernando Gomulya.
Area komunal (living room, dapur dan balkon) justru terletak di lantai 2 dengan bukaan yang besar menghadap ke vegetasi yang asri. Contemporarily Hidden tersembunyi di halaman yang asri. mungkin itu kalimat
Buku Braille yang Diharapkan oleh Pembaca Tunanetra
Buku Braille yang Diharapkan oleh Pembaca Tunanetra Oleh Drs. Didi Tarsidi, M.Pd. Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Makalah Disajikan pada Kegiatan
PERANGKAT DESAIN, SELEKSI, DAN PERANGKAT BANTU GAMBAR
BAB 2 PERANGKAT DESAIN, SELEKSI, DAN PERANGKAT BANTU GAMBAR Perangkat-perangkat gambar pada ArchiCAD bisa diakses melalui ToolBox, di mana ToolBox secara default terletak pada bagian kiri area gambar.
IDENTITAS DAN DESKRIPSI MATA KULIAH, SILABUS, DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN AT 221 GAMBAR ARSITEKTUR
IDENTITAS DAN DESKRIPSI MATA KULIAH, SILABUS, DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN AT 221 GAMBAR ARSITEKTUR PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI
BAB 3 METODOLOGI 3.1 IDENTIFIKASI MASALAH
BAB 3 METODOLOGI Tempat parkir memegang peranan cukup penting dalam pengoperasian terminal. Keinginan untuk membuat gedung parkir pada Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka perlu ditanggapi
BAGIAN 4 DISKRIPSI HASIL RANCANGAN
BAGIAN 4 DISKRIPSI HASIL RANCANGAN 1.1 Property size, KDB, KLB A. KDB koefisien dasar bangunan (KDB) menengah (20% - 50%) 50% x 9850m 2 = 4925 m 2, sedangkan luas bangunan yang adalah 4356,3 m 2 B. KLB
KERANGKA ACUAN SAYEMBARA DESAIN PAPAN NAMA DAN PARKIR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LANCANG KUNING
KERANGKA ACUAN SAYEMBARA DESAIN PAPAN NAMA DAN PARKIR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LANCANG KUNING Page 1 LATAR BELAKANG Dalam rangka menuju terwujudnya visi Universitas Lancang Kuning sebagai Universitas
BAGIAN 4 DISKRIPSI HASIL RANCANGAN
BAGIAN 4 DISKRIPSI HASIL RANCANGAN 4.1 Property size, KDB, KLB Lantai 1 Zona Seni lukis Sanggar lukis anak 108,2 sanggar lukis remaja 65,9 sanggar lukis dewasa 82,3 Ruang komunal 111,6 Ruang tunggu orang
MENGGAMBAR TEKNIK TB 102
DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MENGGAMBAR TEKNIK TB 102 PENYUSUN Dedy Suryadi, M.Pd. NIP. 132 172 218 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS
BAB 5 APLIKASI NOTASI TEKS DAN DIMENSI
BAB 5 APLIKASI NOTASI TEKS DAN DIMENSI 5.1 Single Line Text Single Line Text merupakan perangkat untuk membuat notasi teks dalam bentuk satu baris. Single Line Text bisa digunakan untuk membuat keterangan
BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN REST AREA TOL SEMARANG BATANG. Tabel 5.1. Besaran Program Ruang
BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN REST AREA TOL SEMARANG BATANG 5.1 Program Dasar Perencanaan Program dasar perencanaan Rest Area Tol Semarang - Batang ini berisi mengenai hasil perhitungan program
BAGIAN 3 HASIL RANCANGAN DAN PEMBUKTIANNYA
BAGIAN 3 HASIL RANCANGAN DAN PEMBUKTIANNYA 1.1.1.1 Narasi dan Ilustrasi Skematik Hasil Rancangan Hasil yang akan dicapai dalam perancangan affordable housing dan pertanian aeroponik ini adalah memecahkan
TATA TULIS BUKU TUGAS AKHIR. Fakultas Teknik Elektro 1
TATA TULIS BUKU TUGAS AKHIR Fakultas Teknik Elektro 1 Kertas Jenis kertas : HVS A4 (210 mm x 297 mm) dan berat 80 g/m2 (HVS 80 GSM), khusus untuk gambar yang tdk memungkinkan dicetak di kertas A4 dapat
BAB 4 PERANGKAT EDITING ELEMEN KONSTRUKSI
BAB 4 PERANGKAT EDITING ELEMEN KONSTRUKSI Untuk tujuan mempermudah dalam mengakses dan aplikasinya, maka jenis-jenis perangkat editing elemen konstruksi yang tersedia pada ArchiCAD 10, peletakannya disusun
GELANGGANG REMAJA MUSIK DI BANDUNG
GELANGGANG REMAJA MUSIK DI BANDUNG LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 STUDIO PERANCANGAN TUGAS AKHIR SEMESTER I TAHUN 2007/2008 Sebagai Sebagian Persyaratan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Arsitektur oleh:
PENGEMBANGAN KAWASAN PASAR SEI SIKAMBING (GREEN ARCHITECTURE) HARI HAJARUDDIN SIREGAR
PENGEMBANGAN KAWASAN PASAR SEI SIKAMBING (GREEN ARCHITECTURE) LAPORAN PERANCANGAN TKA 490 TUGAS AKHIR SEMESTER B TAHUN AJARAN 2010 / 2011 Sebagai Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Arsitektur
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR III DESTI RAHMIATI, ST, MT
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR III DESTI RAHMIATI, ST, MT HUBUNGAN ANTARA PENDEKATAN & PROGRAM BAB IV PENDEKATAN PERENCANAAN DAN PERANCANGAN BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 1. PENDEKATAN PERENCANAAN
PERANCANGAN KAWASAN PERMUKIMAN MELALUI PENDEKATAN SUSTAINABLE URBAN DRAINAGE SYSTEMS DI SRENGSENG JAKARTA BARAT LAPORAN TUGAS AKHIR.
PERANCANGAN KAWASAN PERMUKIMAN MELALUI PENDEKATAN SUSTAINABLE URBAN DRAINAGE SYSTEMS DI SRENGSENG JAKARTA BARAT LAPORAN TUGAS AKHIR Oleh Carolina 1301028500 08 PAR JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS
BAB V KONSEP PERANCANGAN PASAR. event FESTIVAL. dll. seni pertunjukan
BAB V KONSEP PERANCANGAN 5.1. Konsep Dasar Konsep dasar pada perancangan Pasar Astana Anyar ini merupakan konsep yang menjadi acuan dalam mengembangkan konsep-konsep pada setiap elemen perancangan arsitektur
(AUTOCAD BANGUNAN) 1. Tata letak gambar Menerapkan pengaturan atau peletakan gambar sehingga adanya keseimbangan jarak gambar pada kertas gambar
PENJELASAN KRITERIA PENILAIAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) SMK 2007 KOMPUTER AUTOCAD (AUTOCAD BANGUNAN) TINGKAT NASIONAL JOB KRITERIA PENILAIAN PENJELASAN A. KETERAMPILAN DASAR Kriteria Skore 1. Tata letak
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN V.1 Dasar Perencanaan dan Perancangan V.1.1 Data Proyek Gambar 5.1 RUTRK Tapak Luas Lahan : 10.150 m 2 KDB : 20% x 10.150 m 2 = 2.030 m 2 KLB : 2,5 x 10.150 m 2
Potongan Pengertian Dalam bidang teknik, seringkali isi (interior) suatu objek sangat kompleks sehingga sangat tidak mungkin untuk menunjukan interior
MODUL PERKULIAHAN Menggambar Teknik & CAD Potongan Fakultas Program Studi Teknik Teknik Industri Tatap Muka 07 Kode MK Disusun Oleh MK16067 Abstract Kompetensi Modul ini meliputi penjelasan mengenai pengertian
PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL KEJURUAN
PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL KEJURUAN Bidang Keahlian : Teknik Bangunan Program Keahlian : Teknik Gambar Bangunan Tahun : 2013 A 1. Sebuah konstruksi batang seperti gambar di atas, jenis tumpuan pada titik
BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Kembali Citra Muslim Fashion Center di Kota Malang ini
BAB VI HASIL RANCANGAN Perancangan Kembali Citra Muslim Fashion Center di Kota Malang ini memiliki sebuah konsep berasal dari obyek yang dihubungkan dengan baju muslim yaitu Libasuttaqwa (pakaian taqwa)
BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 6.1 PROGRAM DASAR PERENCANAAN 6.1.1 Program Ruang Rekapitulasi Ruang Dalam No Jenis Ruang Luas 1 Kelompok Ruang Fasilitas Utama 2996 m2 2 Kelompok Ruang Fasilitas
KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN
KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN Standar (SKG) 1 PEDAGOGIK 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan
Oleh Nuryadin Eko Raharjo, M.Pd email:[email protected] Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta 2009 20 74 12 100 35 25 25 BAB LATIHAN 8 A. Latihan
BAB V DESKRIPSI HASIL RANCANGAN
BAB V DESKRIPSI HASIL RANCANGAN Pada bab ini akan menjelaskan mengenai hasil dari pembahasan penyelesaian persoalan yang akan mendukung dalam terbentuknya draft rancangan. Beberapa konsep berupa penyelesaian
Konsep Performansi Ruang-Ruang Perkuliahan
. BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG PERKULIAHAN JURUSAN ARSITEKTUR UII 6.1 KONSEP RUANG DALAM 6.1.1 Konsep Performansi Ruang-Ruang Perkuliahan Tabel 6.1: Konsep Performansi Ruang-Ruang Perkuliahan
BAB IV PERANCANGAN GAMBAR
BAB IV PERANCANGAN GAMBAR 4.1. Definisi Gambar Sebelum masa pembangunan, sebuah bangunan gedung akan melalui tahap perencanaan. Sebagai alat komunikasinya digunakanlah gambar-gambar yang memberikan ilustrasi
BAB III METODE PERANCANGAN
BAB III METODE PERANCANGAN 3.1 Metode perancangan Metode merupakan sebuah strategi atau cara yang dapat mempermudah dalam mencapai tujuan yang diinginkan, sehingga dalam proses perancangan membutuhkan
b. Komponen D2 Berat komponen adalah 19,68 kg Gambar 65. Komponen D1 Gambar 66. Komponen D2
1. Varian I Varian I memiliki tiga buah komponen yaitu komponen D1 yang berfungsi sebagai dinding utama, komponen D2, komponen D3 dan komponen D4. Varian I dikembangkan dalam modul 70 x 60 cm. a. Komponen
DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii HALAMAN CATATAN PEMBIMBING... iii HALAMAN PERNYATAAN... iv PRAKATA... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR DIAGRAM...
LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN LEMBARAN TUGAS PESERTA
LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN LEMBARAN TUGAS PESERTA 1 TUGAS KE 1 : Membuat gambar kerja 2 dimensi (ortografik) : 6 Jam : Pada Suatu Areal Tanah yang berukuran 12m x 20m akan di rencanakan
BAB V. KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB V. KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN V.1. Konsep Dasar Perancangan Sekolah Islam Terpadu memiliki image tersendiri didalam perkembangan pendidikan di Indonesia, yang bertujuan memberikan sebuah pembelajaran
PEMBANGUNAN KEMBALI PASAR PADANG BULAN ( ARSITEKTUR PERILAKU ) LAPORAN PERANCANGAN TKA TUGAS AKHIR SEMESTER B TAHUN AJARAN 2010 / 2011
PEMBANGUNAN KEMBALI PASAR PADANG BULAN ( ARSITEKTUR PERILAKU ) LAPORAN PERANCANGAN TKA 490 - TUGAS AKHIR SEMESTER B TAHUN AJARAN 2010 / 2011 Sebagai Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Arsitektur
Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.
TAMAN T. CUCI R. TIDUR UTAMA R. TIDUR R. KELUARGA DAPUR & R. MAKAN R. TAMU R. TIDUR TAMAN CARPORT TAMAN Nuryadin Eko Raharjo M.Pd. Email:[email protected] JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
BAB V KONSEP PERENCANAAN
BAB V KONSEP PERENCANAAN 5.1. Dasar Perencanaan Dalam perencanaan rumah susun bersubsidi kriteria utama yang diterapkan adalah : Dapat mencapai kenyamanan di dalam ruang bangunan yang berada pada iklim
BAB IV KONSEP PERANCANGAN
BAB IV KONSEP PERANCANGAN 4.1. Letak Geografis Site Site yang akan dibangun berlokasi di sebelah timur Jalan Taman Siswa dengan koordinat 07 o 48 41.8 LS 110 o 22 36.8 LB. Bentuk site adalah persegi panjang
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5.1 Bentukan Dasar Bangunan Bentuk massa bangunan terdiri terdiri dari susunan kubus yang diletakan secara acak, bentukan ruang yang kotak menghemat dalam segi
BAGIAN 4 DISKRIPSI HASIL RANCANGAN
BAGIAN 4 DISKRIPSI HASIL RANCANGAN 4.1. Property size Perancangan ini merupakan jenis perancangan bangunan hunian yang memiliki fungsi ganda, sebagai tempat tingaal dan juga bekerja. Bangunan dirancang
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR I DESTI RAHMIATI, ST, MT
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR I DESTI RAHMIATI, ST, MT HUBUNGAN ANTARA PENDEKATAN & PROGRAM BAB III PENDEKATAN PERENCANAAN DAN PERANCANGAN BAB IV PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 1. PENDEKATAN PERENCANAAN
BAB V KONSEP PERANCANGAN
BAB V KONSEP PERANCANGAN V.1 Konsep Dasar Perancangan Untuk mendukung tema maka konsep dasar perancangan yang di gunakan pada Sekolah Tinggi Musik di Jakarta ini adalah perjalanan dari sebuah lagu, dimana
Rumah Susun Sederhana Sewa di Denpasar
LANDASAN KONSEPTUAL TUGAS AKHIR Sebagai Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Pendidikan Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana Rumah Susun Sederhana Sewa di Denpasar MAHASISWA : Nifka
RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH DI KABUPATEN SEMARANG BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rumah Sakit Khusus Bedah merupakan sebuah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN V.1. Dasar Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Tropis merupakan salah satu bentuk arsitektur yang dapat memahami kondisi iklim tropis beserta permasalahannya.
ASPEK-ASPEK ARSITEKTUR BENTUK DAN RUANG.
ASPEK-ASPEK ARSITEKTUR BENTUK DAN RUANG. 1 ASPEK-ASPEK ARSITEKTUR BENTUK DAN RUANG 2 BENTUK alat untuk menyampaikan ungkapan arsitek kepada masyarakat Dalam Arsitektur Suatu wujud yang mengandung maksud
PERTEMUAN 7 ATURAN DAN CARA MEMBERI UKURAN
7.1. Aturan Dasar Memberi Ukuran PERTEMUAN 7 ATURAN DAN CARA MEMBERI UKURAN Dalam memberikan ukuran besaran-besaran geometrik dari bagian benda harus menentukan secara jelas tujuannya, dan tidak boleh
III. METODOLOGI. 3.1 Lokasi dan Waktu Magang
3.1 Lokasi dan Waktu Magang III. METODOLOGI Kegiatan magang dilakukan di perusahaan AECOM Singapore Pte. Ltd, divisi Planning, Design, Development (PDD), tim Landscape Architecture (LA team). Perusahaan
BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAMPUS II PONDOK PESANTREN MODERN FUTUHIYYAH DI MRANGGEN
BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAMPUS II PONDOK PESANTREN MODERN FUTUHIYYAH DI MRANGGEN 5.1. Program Dasar perencanaan Program dasar perencanaan pada kampus II Pondok Pesantren Futuhiyyah terdiri
UNIVERSITAS GADJAH MADA FAKULTAS TEKNIK DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN SEMESTER I Anggota Kelompok
UNIVERSITAS GADJAH MADA FAKULTAS TEKNIK DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN TUGAS GAMBAR TEKNIK SEMESTER I 2015-2016 Kelompok:... Asisten:... Dosen: Istiarto Toriq Arif Ghuzdewan Muhammad Zudhy Irawan
Jenis dan besaran ruang dalam bangunan ini sebagai berikut :
BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN V.1 Dasar Perencanaan dan Perancangan Pemikiran yang melandasi perancangan mixed use building adalah kebutuhan akan hunian yaitu rumah susun bagi masyarakat menengah
BAB VI HASIL RANCANGAN. tema Sustainable Architecture yang menerapkan tiga prinsip yaitu Environmental,
BAB VI HASIL RANCANGAN 6.1 Dasar perancangan Hasil perancangan sentra industri batu marmer adalah penerapan dari tema Sustainable Architecture yang menerapkan tiga prinsip yaitu Environmental, Social dan
BAB VI KONSEP RANCANGAN
BAB VI KONSEP RANCANGAN Lingkup perancangan: Batasan yang diambil pada kasus ini berupa perancangan arsitektur komplek Pusat Rehabilitasi Penyandang Cacat Tubuh meliputi fasilitas terapi, rawat inap, fasilitas
