BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, SARAN
|
|
|
- Djaja Halim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, SARAN Pada bab ini peneliti akan membahas mengenai kesimpulan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian, diskusi mengenai hasil penelitian berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan pada bab sebelumnya dan saran yang sekiranya dapat membantu untuk membangun penelitian selanjutnya. 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil analisi regresi linear yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa F (1,198) = , p = 0,001 < 0,05, diketahui nilai signifikansi dari hasil analisis regresi linear sederhana adalah 0,001 < 0,05, maka Ho ditolak sehingga Ha diterima. Artinya keterampilan komunikasi memiliki peranan dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah pada emerging adults di Jakarta. Selain itu, diketahui bahwa keterampilan komunikasi dapat memprediksi persepsi kesiapan menikah secara positif (Beta = 0, 233 < 0,05). Artinya, semakin tinggi keterampilan komunikasi, maka semakin tinggi pula nilai dari persepsi kesiapan menikah. Kemudian besarnya kontribusi peranan keterampilan komunikasi dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah diketahui R square sebesar 0,54. R square = 0,54 x 100% = 5,4% artinya variabel keterampilan komunikasi hanya menyumbang sebesar 5,4%. Sisanya sebesar 94,6% ditentukan oleh variabel lainnya yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. 5.2 Diskusi Hasil analisis regresi sederhana pada peranan keterampilan komunikasi dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah terhadap 200 responden dengan rentang usia tahun diketahui keterampilan komunikasi mampu memprediksikan persepsi kesiapan menikah sehingga hipotesis diterima. Berdasarkan hasil yang diperoleh uji regresi sederhana, keterampilan komunikasi memiliki hubungan yang positif dengan persepsi kesiapan menikah. Artinya jika keterampilan komunikasi meningkat maka persepsi kesiapan menikah akan meningkat begitu juga sebaliknya jika keterampilan komunikasi menurun maka kesiapan menikah akan menurun.
2 Namun, kekuatan peranan keterampilan komunikasi dalam mempredisksi persepsi kesiapan menikah, diketahui memiliki kekuatan prediksi yang lemah. Melalui perhitungan norma kelompok dengan software SPSS versi 22 pada penelitian ini, diperoleh hasil bahwa responden dengan kategori keterampilan komunikasi yang rendah adalah sebanyak 51%, sedangkan kategori keterampilan komunikasi dalam tingkat yang tinggi adalah 49%. Hal ini menunjukkan bahwa kategori keterampilan komunikasi lebih banyak dalam tingkat yang rendah. Selain itu, diperoleh hasil penghitungan software SPSS versi 22 dengan kategori persepsi kesiapan menikah yang rendah adalah 54%. Kemudian, persepsi kesiapan menikah dengan kategori yang tinggi adalah 46%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa skor persepsi kesiapan menikah lebih banyak skor dengan kategori yang rendah. Penyebab rendahnya keterampilan komunikasi memiliki kekuatan yang lemah dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah ialah karena adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan komunikasi dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah yaitu significant other dan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Dimana dari faktor significant other merupakan faktor yang secara langsung mempengaruhi persepsi kesiapan menikah. Berdasarkan penelitian Holman dan Li (1997) individu akan lebih merasa siap untuk menikah jika individu tersebut mendapatkan dukungan dari peran orang tua dan teman, sehingga individu tersebut dapat merasa lebih yakin terhadap pasangannya bahwa pasangannya adalah pilihan yang tepat bagi dirinya. Hal ini sejalan dengan penelitian Maria (2007, dalam Krisnatuti & Oktaviani, 2010) bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi terjadinya persepsi individu merasa siap untuk menikah adalah persetujuan dari teman sebaya dan orang tua, kedua faktor tersebut sangat menentukan rasa siap untuk menjalani pernikahan. Proses individu sehingga akhirnya merasa dirinya siap adalah melalui dukungan dari orang tua dan teman. Bentuk dukungan dari orang tua dan teman dapat diwujudkan dalam tahap berdikusi. Hal ini berarti jika individu memiliki keterampilan komunikasi yang baik saat berdiskusi dalam bertukar pikiran dan pandangan dengan orang tua dan teman akan membantu inidvidu semakin memiliki persepsi kesiapan menikah (Holman & Li, 1997). Kemampuan berdiskusi tersebut dapat menghasilkan persepsi internal dalam hal memandang konsep pernikahan dan nilai-nilai tentang pernikahan dari informasi yang diperoleh sebelumnya (Putrini, 2002, dalam Krisnatuti & Oktaviani,
3 2010). Berdiskusi merupakan salah satu hal yang telah dijelaskan oleh penelitian Holman & Li (1997) yaitu ada di dalam interactional process, dimana individu yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik serta mendapatkan dukungan dari orang tua dan teman, maka akan semakin menghasilkan persepsi kesiapan menikah yang tinggi. Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berdiskusi dapat membantu individu dalam mencapai kesepakatan atas dukungan atau informasiinformasi yang di dapat dari orang tua dan teman. Sehingga, hal tersebut dapat mempengaruhi individu secara langsung untuk merasa lebih siap untuk menikah. Selain itu, faktor lain turut mempengaruhi keterampilan komunikasi dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah adalah tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Unsur tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dalam keterampilan komunikasi merupakan unsur yang tidak dapat dilepaskan dalam diri individu. Dimana tipe kepribadian ekstrovert dan introvert memainkan peran penting dalam keterampilan komunikasi (DeGenova, 2008). Menurut Carl Jung (Miller & Perlman, 2008) mengatakan pertemuan dua tipe kepribadian ekstrovert dan introvert pada keterampilan komunikasi dalam proses berinteraksi akan menghasilkan perbedaan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Opt dan Loffredo (2000) menunjukkan hasil bahwa terdapat perbedaan keterampilan komunikasi yang dimiliki oleh individu yang dilihat berdasarkan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Dikatakan dalam penelitian tersebut seseorang yang memiliki preferensi kepribadian introvert memperoleh nilai yang lebih tinggi dalam hal keengganan atau ketakutan seorang individu dalam berbicara dibandingkan dengan seseorang yang memiliki preferensi kepribadian ekstrovert. Sehingga, berdasarkan dari hasil penelitian tersebut memperkuat peneliti bahwa adanya kaitan antara tipe kepribadian dengan keterampilan komunikasi. Selanjutnya, skor peranan keterampilan komunikasi dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah terkait dengan responden pada penelitian ini yaitu emerging adults pada rentang usia 22 sampai dengan 29 tahun yang berstatus bertunangan diperoleh hasil ialah termasuk ke dalam kategori yang rendah. Selain itu, berdasarkan hasil uji percentiles menunjukkan bahwa frekuensi terbanyak pada keterampilan komunikasi dan persepsi kesiapan menikah berada dalam kategori rendah. Hasil tersebut merupakan temuan yang menarik bahwa responden yang sudah bertunangan seharusnya sudah memiliki kemampuan dalam keterampilan komunikasi dan persepsi
4 kesiapan menikah. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa peranan keterampilan komunikasi dalam memprediksi persepsi kesiapan menikah pada responden emerging adults yang sudah bertunangan tidak terlalu besar. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Stanley, Rhoades & Fincham, 2011 (dalam Fincham & Cui, 2013) walaupun emerging adults sudah menetapkan keinginannya untuk merasa siap menikah, pada kenyataannya hubungan yang tengah dijalani oleh emerging adults masih tergolong memiliki keterampilan komunikasi yang buruk, agresi, kepuasan dan kualitas hubungan yang rendah, sehingga mereka masih membutuhkan keterampilan komunikasi yang tinggi dalam menjalani hubungan dan memilih pasangan. Selain itu, penyebab rendahnya keterampilan komunikasi pada emerging adults ialah karena emerging adults belum memiliki kemampuan dalam hal bagaimana cara mendengar yang baik dan kemampuan penyelesaian masalah (Rhoades, Stanley, & Markman, 2009 dalam Fincham & Cui, 2013). Hal ini didukung oleh penelitian Bagder (2005) yang menunjukkan bahwa 98% dari emerging adults belum memiliki kemampuan dalam keterampilan komunikasi, belum dapat mengekspresikan perasaannya, belum mengetahui bagaimana cara mendengarkan orang lain dengan cara memahami, dan belum memiliki kemampuan membahas masalah pribadi ketika berhadapan dengan perbedaan. Selain itu, di dalam penelitiannya yang terdiri 254 subjek emerging adults, mengenai persepsi kesiapan menikah, Badger (2005) menunjukan bahwa sebagian besar emerging adults masih mengidentifikasi pernikahan sebagai tujuan hidup yang penting. Sehingga, walaupun belum memiliki keterampilan komunikasi yang memadai namun mereka tetap memiliki perasaan siap untuk mengambil langkah menuju pernikahan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan pada emerging adults adalah belum bisa memandang keterampilan komunikasi sebagai salah satu hal yang penting untuk dimiliki dalam hal menuju suatu pernikahan. Kemudian, diketahui bahwa keterampilan komunikasi dapat mempengaruhi persepsi kesiapan menikah melalui faktor significant other dan quality communication and level agreement. Sehingga, peneliti berasumsi karena hal itulah peranan keterampilan komunikasi di dalam penelitian ini dapat tergolong lemah atau kecil.
5 Dalam penelitian ini, rencana yang telah disusun dengan pelaksanaan yang terjadi tidak terlepas dari keterbatasan-keterbatasan yang menjadikan adanya kekurangan didalamnya. Peneliti menyadari bahwa masih terdapat kekurangan yaitu keterbatasan dalam hal jumlah sampel yang masih relatif sedikit jika dibandingkan dengan populasi. Selain itu, peneliti, cukup sulit menemukan sampel penelitian yang sesuai dengan kriteria yaitu bertunangan. Dalam hal perizinan pada pihak gereja untuk tempat pengambilan sampel juga tidak mudah, dan pengambilan data yang melibatkan pasangan, peneliti kurang dapat memberikan kontrol kepada individu untuk tidak mengerjakan kuesioner dengan cara berdiskusi bersama pasangannya. Hal ini dikarenakan, penulis menyebarkan kuesioner melalui sosial media. Selanjutnya, dalam penyebaran kuesioner melalui booklet, peneliti tidak dapat melihat bagi pasangan yang mengisi secara bersamaan dikarenakan booklet tersebut hanya diberikan izin oleh gereja Katolik, gereja Kristen dan KUA di wilayah Jakarta untuk di tinggalkan, untuk pihak gereja peneliti tidak diizinkan untuk masuk dan menemui para peserta kursus pranikah karena kegiatan tersebut bersifat sakral. Sehingga tidak diketahui jumlah pasangan yang mengerjakan kuesioner secara bersama-sama dengan pasangan dan mendiskusikan jawaban apa yang sebaiknya mereka berikan pada kuesioner. 5.3 Saran Saran Metodologis 1. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan agar memperluas penelitian dengan menambah jumlah responden yang berada di Jakarta agar hasilnya lebih representatif. 2. Untuk memperdalam hasil penelitian, sebaiknya pada studi selanjutnya melakukan wawancara kepada responden. 3. Untuk penelitian selanjutnya yang ingin meneliti persepsi kesiapan menikah, dapat meneliti lingkup yang lebih luas dengan mengikut sertakan dimensi significant others dan sociodemographic. 4. Untuk penelitian selanjutnya yang ingin meneliti keterampilan komunikasi alangkah baiknya turut memperhatikan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert.
6 5. Untuk penelitian selanjutnya, responden dalam penelitian ini sebaiknya adalah pasangan bukan individu seperti pada penelitian ini agar dapat dibandingkan antara pria dan wanita Saran Praktis 1. Bagi para emerging adults yang telah bertunangan disarankan untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan keterampilan komunikasi seperti bagaimana cara mendengarkan, berbagi pikiran dan perasaan serta menahan diri dari mengkritik. Sehingga, dengan mengembangkan dan meningkatkan ketrampilan komunikasi, individu dengan pasangan dapat mengarah kepada pembentukan dan pembinaan hubungan romantis jangka panjang yang lebih baik. 2. Melihat pentingnya keterampilan komunikasi dan persepsi kesiapan menikah bagi kesuksessan untuk melanjutkan hubungan ke arah pernikahan, serta ditemukannya bahwa keterampilan komunikasi dapat memprediksi persepsi kesiapan menikah secara signifikan dalam arah yang positif maka dapat dijadikan landasan bagi pembuatan materi dan dasar pelatihan dalam program pranikah yang diadakan oleh Kantor Urusan Agama, gereja-gereja ataupun penyelenggara bimbingan pranikah lainnya.
BAB 5 Simpulan, Diskusi, dan Saran
BAB 5 Simpulan, Diskusi, dan Saran Pada bab ini peneliti akan membahas mengenai simpulan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan pada bab
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN Pernikahan merupakan komitmen yang disetujui oleh dua pihak secara resmi yang dimana kedua pihak tersebut bersedia untuk berbagi keitiman emosional & fisik, bersedia
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.. ABSTRAK... iii. PRAKATA... iv. DAFTAR ISI viii. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR BAGAN...
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan Kepuasan Pernikahan pada istri yang telah menikah selama 3-4 tahun berdasarkan Attachment Style di Gereja X Bandung. Metode yang digunakan dalam
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya zaman banyak perubahan yang terjadi, salah satunya adalah perubahan dalam pandangan orang dewasa mengenai pernikahan. Hal ini didukung
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kompetensi Interpersonal Sebagaimana diungkapkan Buhrmester, dkk (1988) memaknai kompetensi interpersonal sebagai kemampuan-kemampuan yang dimiliki seseorang dalam membina hubungan
BAB 4 ANALISIS HASIL Gambaran umum responden. bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai identitas responden.
BAB 4 ANALISIS HASIL 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Gambaran umum responden Responden dalam penelitian ini adalah anggota dari organisasi nonprofit yang berjumlah 40 orang. Pada bab ini akan dijelaskan tentang
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, SARAN
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan analisa hasil yang sudah dijabarkan pada bab sebelumnya, secara keseluruhan, hanya faktor conflict properties pada persepsi konflik interparental
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Subyek yang dipilih adalah remaja panti asuhan Akhiruz zaman Bekasi dengan kriteria
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Subyek yang dipilih adalah remaja panti asuhan Akhiruz zaman Bekasi dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti yaitu remaja mulai dari rentang usia
BAB V PENUTUP. menggunakan tiga dimensi service recovery yaitu Prosedural, Interactional, dan
BAB V PENUTUP 5.1. Kesimpulan Penelitian ini berdasarkan model dari penelitian sebelumnya yang menggunakan tiga dimensi service recovery yaitu Prosedural, Interactional, dan Distributive yang mempengaruhi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Gambaran Singkat Ma had Sunan Ampel Al- Aly Terlampir 2. Visi, Misi dan Tujuan Ma had Terlampir B. Hasil Analisa Data Analisa data
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN LOKASI TERHADAP LOYALITAS DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KONSUMEN COFFEE NO.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN LOKASI TERHADAP LOYALITAS DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KONSUMEN COFFEE NO. 45 BEKASI) Nama : Meidianti Adinda Puteri NPM : 14212522 Kelas
BAB I PENDAHULUAN. penting. Keputusan yang dibuat individu untuk menikah dan berada dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pernikahan bagi beberapa individu dapat menjadi hal yang istimewa dan penting. Keputusan yang dibuat individu untuk menikah dan berada dalam kehidupan yang
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pernikahan adalah tahap yang penting bagi hampir semua orang yang memasuki masa dewasa awal. Individu yang memasuki masa dewasa awal memfokuskan relasi interpersonal
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN. Hasil dari penelitian menunjukkan Ho ditolak sehingga ada hubungan
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN 5.1 Simpulan Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan, antara lain: 1. Uji Korelasi Hasil dari penelitian menunjukkan Ho ditolak sehingga ada hubungan antara self-efficacy
PENGARUH KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI SPBU BINTARA
Nama PENGARUH KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI SPBU BINTARA NPM : 16212778 Jurusan Pembimbing : Safrina Kusuma Putri : Manajemen - S1 : Stevianus, SE., MM LATAR BELAKANG
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. responden disetiap rangkap kuesioner yang terdiri dari :
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Statistik Deskriptif Subyek Penelitian Sebelum melakukan pengujian statistik terlebih dahulu penelitit melihat profil remaja sebagai responden. Peneliti menyertakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. SMK Pelita Salatiga kelas XI Tahun ajaran 2012/2013 :
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Penulis melakukan penelitian di SMK Pelita Salatiga dengan subjek seluruhnya adalah siswa kelas XI. Berikut adalah tabel rekapitulasi
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada bagian ini akan dijabarkan mengenai gambaran umum subjek, hasil
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini akan dijabarkan mengenai gambaran umum subjek, hasil pengolahan data, dan pembahasan hasil penelitian. 4.1 Gambaran Umum Subjek Pengambilan data lapangan berlangsung
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Deskriptif Karakteristik Responden Pada bab ini akan membahas semua data yang dikumpulkan dari responden dalam penelitian, sehingga dapat diketahui bagaimana
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Pernikahan merupakan awal terbentuknya kehidupan keluarga. Setiap pasangan yang mengikrarkan diri dalam sebuah ikatan pernikahan tentu memiliki harapan agar pernikahan
BAB V PENUTUP. Payakumbuh. Data pada penelitian ini diolah menggunakan IBM SPSS Statistics
BAB V PENUTUP 1.1 KESIMPULAN Penelitian ini menggunakan kuesioner, yang disebarkan kepada 100 orang responden, yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Kampus II Payakumbuh. Data pada penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitian Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai data-data deskriptif yang diperoleh dari responden. Data deskriptif yang menggambarkan
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Subyek yang diteliti pada penelitian ini adalah istri (wanita) pada pasangan suami istri yang terikat dalam perkawinan. Istri
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Semua partisipan dalam penelitian ini berjenis kelamin wanita dan berusia
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Demografis 4.1.1. Jenis kelamin dan usia Semua partisipan dalam penelitian ini berjenis kelamin wanita dan berusia antara 41 65 tahun. Tabel 4.1. Usia Partisipan Usia
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. berdasarkan usia, jenis kelamin, tipe kepribadian, domisili, jenis kendaraan Profil Responden Berdasarkan Usia
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden Berikut ini akan dijelaskan perihal profil dari para responden berdasarkan usia, jenis kelamin, tipe kepribadian, domisili, jenis kendaraan yang digunakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian
66 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian a. Persiapan Awal Tahap awal persiapan penelitian ini, sebelumnya peneliti telah melakukan observasi
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Dalam penelitian ini, terdapat dua buah variabel yang ingin diteliti. Variabel yang pertama
BAB I PENDAHULUAN. Visi dan Misi bagi sebuah perusahaan sangat penting. Dalam persaingan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Visi dan Misi bagi sebuah perusahaan sangat penting. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu mengadopsi visi, misi dan strategi yang tepat
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tipe Kepribadian Kepribadian (personality) adalah suatu pola watak yang relatif permanen dan sebuah karakter unik yang memberikan konsistensi sekaligus individualitas bagi perilaku
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif yaitu penelitian yang lebih kepada keakuratan deskripsi setiap variabel dalan keakuratan
6. KESIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN
68 6. KESIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN Dalam Bab ini peneliti akan membuat kesimpulan dalam penelitian ini, berdasarkan analisis data pada bab sebelumnya. Kemudian peneliti akan membuat diskusi mengenai temuan-temuan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kesadaran masyarakat dalam membayar PBB di Desa Kadirejo.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini akan mendeskripsikan tentang hasil penelitian yang telah diperoleh sekaligus pembahasannya. Hasil penelitian ini akan menjawab masalah penelitian pada Bab
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah terdapat pengaruh antara stres kerja dengan kinerja dan motivasi kerja dengan kinerja kerja petugas pemasyarakatan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif Sugiyono (2009:206) menyatakan bahwa statistik deskriptif adalah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Data Distribusi Frekuensi Motivasi Intrinsik
34 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Pada penelitian ini meliputi dua variabel bebas yaitu, motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Serta satu variabel terikat, yaitu hasil belajar
BAB 3 METODE PENELITIAN tahun yang duduk di kelas 7-12 dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Subyek Penelitian & Teknik Sampling 3.1.1 Karakteristik Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah siswa dan siswi Pesantren X dengan rentang usia 13-17 tahun yang duduk di
BAB 6 KESIMPULAN, DISKUSI, DAN SARAN
58 BAB 6 KESIMPULAN, DISKUSI, DAN SARAN Pada bagian ini peneliti memaparkan mengenai kesimpulan yang digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian berdasarkan analisis data yang telah dilakukan; diskusi
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengolahan Data Berikut ini adalah hasil dari data yang telah diolah dan dianalisis, diantaranya karakteristik responden, deskripsi umum skor variabel, uji hipootesis,
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kesiapan Menikah Pada latar belakang, penulis telah menjelaskan seberapa penting kesiapan menikah untuk individu memasuki jenjang pernikahan. Hal ini dijelaskan oleh Olson dan
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, DAN SARAN
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, DAN SARAN 5.1 Simpulan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara anxiety dalam menghadapi respon dari orang terdekat dengan masing-masing dimensi pada psychological
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. lokasi penelitian, yaitu SD Negeri di wilayah Kecamatan Bangunrejo Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini akan disajikan hasil penelitian meliputi gambaran singkat lokasi penelitian, yaitu SD Negeri di wilayah Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional non eksperimental. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Data penelitian ini diolah dengan menggunakan software program SPSS (Statistical
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Data penelitian ini diolah dengan menggunakan software program SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 20 for windows. 4.1 Profil Responden Responden berasal dari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian
48 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian a. Persiapan Awal Persiapan awal yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini adalah mematangkan konsep
2015 HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PARENTAL ATTACHMENT DAN RELIGIUSITAS DENGAN KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWA MUSLIM PSIKOLOGI UPI
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagian besar mahasiswa strata satu adalah individu yang memasuki masa dewasa awal. Santrock (2002) mengatakan bahwa masa dewasa awal adalah masa untuk bekerja
BAB V DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. analisis kuantitaif data penelitian. Identitas responden meliputi jenis kelamin,
51 BAB V DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan disajikan deskripsi tentang deskripsi responden dan analisis kuantitaif data penelitian. Identitas responden meliputi jenis kelamin,
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Dari hasil penelitian mengenai Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Digital Printing FIX, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai
Berikut ini akan dijelaskan batasan variabel penelitian dan indikatornya, seperti dalam Tabel. 1, berikut ini:
METODA PENELITIAN Obyek Penelitian Penelitian ini dilakukan pada auditor internal IGE Timor Leste, alasannya bahwa IGE merupakan satu-satunya internal auditor pemerintah di Timor Leste. Desain Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian. lain yang harus dilakukan yaitu: yang akan dicapai.
59 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian Sebelum mengadakan penelitian, langkah awal yang perlu dilakukan adalah persiapan penelitian agar tidak
BAB V PENUTUP. pengaruh perilaku entrepreneur dan keaktifan berorganisasi terhadap kesiapan
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai pengaruh perilaku entrepreneur dan keaktifan berorganisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi
BAB III METODE PENELITIAN. Objek dalam penelitian ini yaitu di Bank BRI Tamantirto Kasihan, di
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek dan Subjek Penelitian Objek dalam penelitian ini yaitu di Bank BRI Tamantirto Kasihan, di sekitar kampus UMY, dan di Sunmor UGM. Subjek dalam penelitian ini yaitu nasabah
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Psikologi
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Perbandingan Fear of Success dengan Jenis Kelamin. Gender
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Peneliti akan menguraikan tentang gambaran umum subjek berdasarkan jenis kelamin. Kemudian menjelaskan secara deskriptif dengan di sertai
BAB IV PENGARUH BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK SD MUHAMMADIYAH 03 PANJUNAN PETARUKAN PEMALANG
BAB IV PENGARUH BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK SD MUHAMMADIYAH 03 PANJUNAN PETARUKAN PEMALANG A. Analisis bimbingan orang tua peserta didik SD Muhammadiyah 03 Panjunan
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Profil Responden Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan kuesioner kepada 60 responden. Jumlah responden tersebut dihasilkan dari rumus perhitungan
BAB IV PEMBAHASAN. Penelitian dilakukan di SMA Swasta se-kota Salatiga, dengan subyek
BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Penelitian dilakukan di SMA Swasta se-kota Salatiga, dengan subyek penelitian adalah seluruh guru SMA swasta yang berjumlah 131 guru yang terdiri dari
BAB V PENUTUP. 1. Berdasarkan hasil uji t yang telah dilakukan diketahui bahwa :
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Berdasarkan hasil uji t yang telah dilakukan diketahui bahwa : a. Dari hasil pengujian
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DUTA VISUAL NUSANTARA TIVI TUJUH
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DUTA VISUAL NUSANTARA TIVI TUJUH NAMA : MEIDIANTI ADINDA PUTERI NPM : 14212522 JURUSAN PEMBIMBING : S1 - MANAJEMEN : Ir. Titiek Irewati, MM. LATAR
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP KEKERASAN DALAM PACARAN PADA REMAJA DI JAKARTA
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP KEKERASAN DALAM PACARAN PADA REMAJA DI JAKARTA Fitria Fauziah Psikologi, Gading Park View ZE 15 No. 01, 081298885098, [email protected] (Fitria Fauziah, Cornelia Istiani,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Partisipan Penelitian Riset partisipan dalam penelitian ini adalah penderita Tuberkulosis yang sedang menjalankan pengobatan di Instalasi Rawat Jalan
PENGARUH TRAINING TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA HOTEL GRAND CANDI DENGAN VARIABEL PERMEDIASI KUALITAS LAYANAN SKRIPSI
PENGARUH TRAINING TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA HOTEL GRAND CANDI DENGAN VARIABEL PERMEDIASI KUALITAS LAYANAN SKRIPSI DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN SYARAT-SYARAT GUNA MENCAPAI GELAR SARJANA EKONOMI
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Data Sebaran Responden
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMK Kristen Salatiga kepada 52 siswa yang terdiri atas 22 siswa kelas X Multimedia dan 30 siswa
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, SARAN
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI, SARAN Dalam bab ini, peneliti akan menguraikan mengenai kesimpulan, dan diskusi mengenai penelitian yang telah dilakukan, dan saran-saran yang akan berguna bagi penelitian selanjutnya.
ANALISIS PENGARUH KEMASAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA MASYARAKAT UMUM DI BEKASI ( Studi Kasus pada UKM Keripik Maicih )
ANALISIS PENGARUH KEMASAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA MASYARAKAT UMUM DI BEKASI ( Studi Kasus pada UKM Keripik Maicih ) Disusun Oleh: Nama : Raden Bimo Nilokusumo Wardani NPM : 10208984 Jurusan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Bab ini membahas mengenai uraian dan analisis data-data yang diperoleh
80 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Bab ini membahas mengenai uraian dan analisis data-data yang diperoleh dari data primer dan sekunder penelitian. Data primer penelitian ini
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BUBUR AYAM CIKINI
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BUBUR AYAM CIKINI Nama : FITRI WULANDHARI NPM : 13212013 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Sulastri, SE.MM Latar Belakang Perkembangan dunia
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. (remaja). Instagram sekarang banyak sekali bermunculan akun-akun yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/Subyek Penelitian 1. Gambaran Obyek Penelitian Obyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Instagram. Instagram kini menjadi market place
: Item dan Norma Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert. Introvert 1b, 2a, 3a, 4a, 5a, 6b, 7b, 8b.
LAMPIRAN 80 Lampiran 2 : Item dan Norma Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert Tabel 4.13 Penjelasan Item-Item Alat Ukur Personal Style Inventory Tipe Kepribadian No item Introvert 1b, 2a, 3a, 4a, 5a,
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Deskripsi data pada penelitian ini untuk memberikan gambaran atau pemaparan dari penelitian yang sudah dilakukan di lapangan. Untuk mendapatkan data
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013 dan 2014 yang berjumlah 37 mahasiswa yang terdiri dari 16 perokok laki-laki dan
Pembahasan. Uji Validitas dan Reliabilitas
Tujuan Penulisan 1. Untuk menganalisis variabel bebas (motivasi, persepsi, dan sikap konsumen) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (keputusan pembelian). 2. Untuk menganalisis
Judul...i. Pengesahan Pembimbing...ii. Abstrak...iii. Kata Pengantar...iv. Daftar Isi...vii. Daftar Tabel...xi. Daftar Bagan...xii
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai derajat trait dan state anxiety pada para peserta program persiapan pernikahan di Gereja X, Bandung. Penelitian ini menggunakan
V. HASIL DAN PEMBAHASAN
V. HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Analisis Data Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Dalam penelitian ini, untuk menguji apakah kuesioner yang digunakan valid dan reliabel, maka dilakukan uji validitas dan
