SISTEM PEMBANGKIT PERTANYAAN OTOMATIS DENGAN METODE TEMPLATE-BASED
|
|
|
- Suharto Makmur
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 SISTEM PEMBANGKIT PERTANYAAN OTOMATIS DENGAN METODE TEMPLATE-BASED M. Fachrurrozi 1,3), Novi Yusliani 2,4), 1 Jurusan Teknik Informatika Universitas Sriwijaya 2 Jurusan Teknik Informatika Universitas Sriwijaya 3 [email protected], 4 [email protected] ABSTRACT The focus of this research is to develop an Indonesian automatic question generation system. There are three main process that occur in the question generation system. First is to extract the sentences in the document. After that, the extracted sentences will be classified based on the words contained in the sentence. Sentence classification aims to determine the categories of questions that could be generated. The generated question categories is non-factoid question. The final process is to generate questions based on template-based method. Template-based method is one of methods that can be used to generate questions. This method uses the templates that have been defined previously to generate questions. By using 30 source documents, there are 1871 'nonfactoid questions' that successfully generated by the system. Keywords : question generation, non-factoid question I. PENDAHULUAN Question generation system merupakan sistem untuk membangkitkan pertanyaan secara otomatis. Pertanyaan yang dibangkitkan adalah pertanyaan dalam bentuk essay. Sistem ini bermanfaat dalam pembuatan soal-soal latihan secara otomatis. Pembangkitan pertanyaan dapat dilakukan dengan memanfaatkan sekumpulan dokumen yang ada di internet (open domain) atau sekumpulan dokumen yang ada di dalam sistem itu sendiri (closed domain). Secara umum, pertanyaan dapat diklasifikasikan menjadi lima kategori, yaitu pertanyaan yang bersifat factoid (factoid question), pertanyaan yang bersifat nonfactoid (non-factoid question), list question, yes/no question, dan opinion question. Hal ini menandakan bahwa pertanyaan yang dibangkitkan oleh sistem pembangkit pertanyaan otomatis dapat berupa salah satu, beberapa, atau semua kategori pertanyaan. Penelitian di bidang sistem pembangkit pertanyaan otomatis sudah pernah dilakukan diantaranya oleh [1] dan [2]. Penelitian [1] membangkitkan sekumpulan pertanyaan berdasarkan kalimat yang dimasukkan ke dalam sistem. Kalimat yang dimasukkan ke dalam sistem adalah kalimat yang menggunakan bahasa Inggris. Sistem ini memiliki proses pembuatan kalimat penjelas dan pengklasifikasian kalimat. Pembuatan kalimat penjelas hanya dilakukan untuk kalimat-kalimat yang kompleks (majemuk) dengan menggunakan syntactic parser. Sistem ini juga menggunakan named entity recognizer dan part of speech tagger untuk mendapatkan informasiinformasi yang ada di dalam kalimat tersebut. Proses pengklasifikasian kalimat dilakukan berdasarkan subjek, kata kerja, objek, dan preposisi. Proses ini bertujuan untuk menentukan tipe pertanyaan yang akan dibangkitkan. Kontribusi yang diberikan dalam penelitian [2] adalah membangkitkan pertanyaan secara otomatis dari sebuah teks. Pembangkitan pertanyaan dilakukan dengan melihat klasifikasi kalimat yang telah diekstraks dari teks yang ada. pertanyaan yang dibangkitkan didasarkan pada hasil klasifikasi kalimat tersebut. Teks yang digunakan adalah teks berbahasa Inggris. Beberapa bahasa seperti bahasa Inggris, bahasa-bahasa di benua Asia bagian Timur, dan bahasa-bahasa di benua Eropa telah tersedia banyak sumber yang dapat digunakan untuk membantu penelitian sistem pembangkit pertanyaan otomatis. Sedangkan bahasa-bahasa di benua Asia selain bahasa Jepang, masih menyediakan sedikit sumber yang dapat digunakan untuk membantu penelitian sistem pembangkit pertanyaan otomatis termasuk salah 24
2 satunya bahasa Indonesia. Karena itu, penelitian yang dilakukan yaitu membangun sebuah sistem yang dapat membangkitkan pertanyaan otomatis dalam teks berbahasa Indonesia dengan menggunakan metode template-based. II. KARAKTERISTIK PERTANYAAN NON- FACTOID DALAM BAHASA INDONESIA Tabel 1 menunjukkan kategori pertanyaan non-factoid. Tabel 1 juga menunjukkan contoh pola penulisan pertanyaan dan pola jawaban untuk setiap kategori pertanyaan non-factoid dalam Bahasa Indonesia. Tabel 1. Pola Penulisan Pertanyaan dan Jawaban Untuk Setiap Pertanyaan Non-Factoid Dalam Bahasa Indonesia Contoh Pola Penulisan Pertanyaan Jawaban definisi Apa - X Apakah - X X adalah disebut X alasan Mengapa - X Kenapa - X metode Bagaimana - X Bagaimanakah - X menyebabkan X X terjadi karena Langkah-langkah X adalah.. termasuk ke dalam kategori pertanyaan non-factoid. Berdasarkan empat permasalahan di atas, maka dalam pengembangan sistem pembangkit pertanyaan otomatis dibutuhkan pengetahuan dari disiplin ilmu. Salah satunya yaitu pemrosesan bahasa alami. Pemrosesan bahasa alami dibutuhkan terkait bagaimana sistem dapat memahami sumber informasi, yaitu dengan memanfaatkan teknik-teknik dalam pemrosesan bahasa alami, seperti POS Tagger. Pada proses pengkategorian, penelitian ini menggunakan salah satu algoritma pengklasifikasian, yaitu Naïve Bayes Classifier. Gambar 1 merupakan arsitektur dari sistem pembangkit pertanyaan otomatis untuk pertanyaan non-factoid. Sistem ini terdiri dari tiga proses utama, yaitu ekstraksi kalimat, pengklasifikasian kalimat, dan pembangkitan pertanyaan. Masukan sistem ini berupa dokumen teks yang menggunakan bahasa alami (natural language), yaitu bahasa Indonesia. Dokumen teks tersebut disimpan ke dalam format teks (.txt). Keluaran dari sistem ini berupa sekumpulan pertanyaan yang dibangkitkan dari dokumen masukan dimana pertanyaan disampaikan dalam bahasa alami, yaitu Bahasa Indonesia. III. METODOLOGI A. Arsitektur Sistem Question Generation system (sistem pembangkit pertanyaan) berfungsi untuk membangkitkan pertanyaan dari dokumen atau dari kalimat yang diberikan kepada sistem. Sistem pembangkit pertanyaan dapat dikembangkan dengan metode yang berbeda. Permasalahan umum yang dihadapi dalam pengembangan sistem pembangkit pertanyaan, yaitu: 1. Bagaimana sistem dapat membangkitkan pertanyaan dalam bahasa alami. 2. Bagaimana sistem dapat membangkitkan pertanyaan yang sesuai berdasarkan kategori kalimat. 3. Bagaimana cara sistem dapat mengetahui isi sumber informasi yang ada sehingga dapat membangkitan pertanyaan dengan benar. 4. Bagaimana sistem dapat mengkategorikan kalimat apakah Dokumen Teks Pertanyaan yang dibangkitkan Generator Tahap 1 : Ekstraksi Kalimat, Pemrosesan Awal Dokumen Tahap 2 : Pengklasifikasian Kalimat dengan Naïve Bayes Classifier Tahap 3 : Pembangkitan Pertanyaan Otomatis MenggunakanMetode Template-Based Template Pertanyaan Gambar 1. Arsitektur Sistem B. Ekstraksi Kalimat Setiap kalimat yang ada di dalam dokumen akan diekstrak. Setelah itu, kalimat-kalimat tersebut akan dianalisis. Proses analisis dilakukan untuk mengetahui apakah kalimat tersebut mengandung kata khusus yang telah didefinisikan. Tabel 2 menunjukkan kata khusus yang telah didefinisikan. 25
3 Kata khusus menggambarkan kalimat jawaban untuk suatu kategori pertanyaan. Kalimat yang mengandung kata karena dapat digunakan untuk membangkitkan pertanyaan kategori alasan. Kalimat yang mengandung kata adalah dapat digunakan untuk membangkitkan pertanyaan kategori definisi. Sedangkan kalimat yang mengandung kata dengan cara dapat digunakan untuk membangkitkan pertanyaan kategori metoda. Tabel 2 menunjukkan kata khusus setiap kategori. Tabel 2 Daftar Kata Khusus Setiap definisi alasan Kata khusus Sebelum target kata untuk pertanyaan disebut, dikenal, dinamakan, mendefinisikan oleh sebab itu, jadi, memungkinkan adanya,, dengan demikian, maka, dikatakan, penyebab terjadinya, sehingga, mengapa, walau demikian, namun Kata khusus Setelah target kata untuk pertanyaan adalah, yaitu, ialah, merupakan, diartikan sebab, karena, bertujuan demikian, metode dengan cara berfungsi untuk, berguna untuk Pada tahap ini juga dilakukan proses sintaksis. Proses sintaksis dilakukan untuk mengetahui klasifikasi setiap kata yang ada di dalam kalimat. Pengklasifikasian kata-kata dalam kalimat hanya dilakukan pada kalimatkalimat yang mengandung kata khusus. Teknik yang digunakan dalam proses pemberian label klasifikasi kata adalah POS Tagger. Pengklasifikasian kata ini dilakukan untuk mengetahui kata yang akan menjadi topik (target kata) pertanyaan dan mengetahui posisi kata khusus di dalam kalimat. C. Pengklasifikasian Kalimat Proses pengklasifikasian kalimat dilakukan untuk mengetahui kategori pertanyaan yang bisa dibangkitkan dari kalimat tersebut. Proses ini dilakukan dengan menggunakan Naive Bayes Classifier. Ada tiga kategori kalimat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu definisi, alasan, dan metode. Kalimat definisi merupakan kalimat yang menjelaskan suatu istilah. Kalimat alasan merupakan kalimat yang mengandung hubungan sebab-akibat. Kalimat metode merupakan kalimat yang menjelaskan bagaimana cara sesuatu dilakukan atau bekerja. Pengklasifikasian kalimat pada tahap ini menggunakan kata khusus yang mewakili masing-masing kategori kalimat. Jika kalimat termasuk ke dalam salah satu kategori yang telah ditentukan, maka kalimat tersebut merupakan salah satu kandidat sumber pertanyaan yang akan dibangkitkan. D. Pembangkitan Pertanyaan Proses pembangkitan pertanyaan dilakukan dengan menggunakan metode template-based. Metode template based adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk membangkitkan pertanyaan. Metode ini menggunakan template-template yang telah didefinisikan sebelumnya untuk membangkitkan pertanyaan. Karena itu, metode ini lebih tepat digunakan untuk aplikasi yang memiliki tujuan tertentu dan bersifat closeddomain. Salah satu contoh penelitian dalam bidang question generation yang menerapkan metode template-based adalah [15]. Template pola kalimat pertanyaan diperoleh melalui proses analisis terhadap sekumpulan pertanyaan. Pada penelitian ini, pertanyaan-pertanyaan yang dibangkitkan adalah pertanyaan-pertanyaan yang termasuk ke dalam kategori pertanyaan non-factoid Bahasa Indonesia, yaitu definisi, alasan, dan metode. Karena itu, analisis dilakukan pada sekumpulan pertanyaan non-factoid dalam Bahasa Indonesia. Tabel 3 menunjukkan template pola kalimat pertanyaan non-factoid dalam Bahasa Indonesia. Tabel 3 Template Pola Kalimat Pertanyaan Dalam Bahasa Indonesia definisi alasan metode Pola Kalimat Pertanyaan Apa yang dimaksud dengan + target kata Mengapa + target kata Bagaimana cara + target kata pertanyaan yang dibangkitkan tergantung pada hasil pengklasifikasian kalimat. Informasi-informasi yang diperlukan untuk pembangkitan pertanyaan adalah: 1. Klasifikasi setiap kata dalam kalimat yang mengandung kata khusus. Hal ini dilakukan untuk mengetahui posisi kata khusus dan kata target pertanyaan dalam kalimat. 2. Mengetahui klasifikasi kalimat yang mengandung kata khusus. 26
4 3. Mengetahui template pola kalimat pertanyaan untuk setiap kategori. Tiga informasi tersebut sangat penting untuk proses pembangkitkan pertanyaan. Apabila ketiga informasi tersebut diperoleh proses pembangkitkan kalimat dapat dilakukan. Proses pembangkitan kalimat dilakukan dengan cara : 1. Menentukan template pola kalimat pertanyaan yang digunakan berdasarkan informasi klasifikasi kalimat 2. Mengambil kata yang berada di sebelum atau setelah kata khusus untuk menjadi topik (target kata) pertanyaan. Proses ini dapat dilakukan karena adanya informasi klasifikasi setiap kata dalam kalimat, posisi kata khusus, dan kata khusus yang digunakan. 3. Menempatkan target kata ke dalam template pola kalimat pertanyaan. Contoh pertanyaan untuk tiap kategori dapat dilihat pada tabel 4. Tabel 4 Contoh Pertanyaan Setiap definisi alasan metode Contoh Pertanyaan Apa yang dimaksud dengan pencernaan kimiawi? Apa yang dimaksud dengan fotosintesis? Mengapa fotosintesis dapat terjadi pada siang maupun malam hari? Mengapa astronot dapat melayang-layang di bulan? Bagaimana cara mengubah protein menjadi asam amino? Bagaimana cara dna membentuk rna? IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Pertanyaan yang dibangkitkan oleh sistem sebanyak Pertanyaan ini bersumber dari 30 dokumen teks yang masing-masing digunakan sebagai masukan. Contoh pertanyaan yang dibangkitkan oleh sistem dapat dilihat pada gambar 2. Pengujian dilakukan terhadap pertanyaan yang telah dibangkitkan oleh sistem melalui kuisioner yang diberikan kepada 30 orang mahasiswa. Pertanyaan yang dinyatakan dapat diterima harus memenuhi salah satu ataupun sebagian dari kategori yang telah ditentukan. yang dapat menyatakan sebuah pertanyaan dapat diterima atau tidak, jika pertanyaan tersebut memenuhi yaitu: 1. Pertanyaan yang dibangkitkan sistem dituliskan dengan benar. 2. Maksud dari pertanyaan yang dibangkitkan sistem dapat dimengerti. 3. Pertanyaan yang dibangkitkan sistem sesuai dengan konteks. 4. Jika pembaca membuat pertanyaan dari teks yang diberikan, pertanyaan yang pembaca buat sama seperti pertanyaan yang telah dibangkitkan sistem. 5. Pertanyaan yang dibangkitkan sistem merupakan pertanyaan yang bermanfaat. Kalimat yang diekstrak: Flagela adalah struktur tambahan pada tubuh berupa bulu cambuk yang berfungsi sebagai alat gerak. Kata khusus: adalah : definisi Template: Apa yang dimaksud dengan. Pertanyaan yang dibangkitkan: Apa yang dimaksud dengan flagela? Kalimat yang diekstrak: Bumi dapat tetap berada pada orbitnya karena gaya gravitasi yang bekerja antara bumi dan matahari. Kata khusus: karena : alasan Template: Mengapa. Pertanyaan yang dibangkitkan: Mengapa bumi dapat tetap berada pada orbitnya? Kalimat yang diekstrak: Organisme pengurai memperoleh makanan dengan cara merombak sisa produk organisme dan organisme yang mati dengan enzim pencernaan yang dimilikinya. Kata khusus: dengan cara : metode Template: Bagaimana cara. Pertanyaan yang dibangkitkan: Bagaimana cara organisme pengurai memperoleh makanan? Gambar 2. Contoh Pertanyaan yang Dibangkitkan Sistem Tabel 5. Evaluasi Pertanyaan Yang Dibangkitkan Sistem No Nama Artikel Pt Pd Pr 1 Tata Surya Evolusi Metabolisme Ekosistem Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup 6 Cahaya Klasifikasi Makhluk Hidup Bioteknologi Perubahan Sifat Benda Virus Peristiwa Alam Kerja Ilmiah Alat Pencernaan Keanekaragaman Makhluk
5 Hidup 15 Sistem Tubuh Alat Pernapasan Susunan Bumi Gaya dan Gerak Gaya Pembentukan Tanah Pelestarian Makhluk Hidup Dampak Peristiwa Alam Sifat Bahan Energi Listrik Penghantar Listrik Perubahan pada Benda Struktur dan Fungsi Jaringan pada Hewan 28 Ekosistem (2) Alat Peredaran Darah Organisasi Kehidupan Tabel 5 menunjukkan jumlah pertanyaan yang berhasil dibangkitkan oleh sistem berdasarkan dokumen yang digunakan sebagai masukan. Pt merupakan jumlah pertanyaan yang dibangkitkan oleh sistem. Pd merupakan jumlah pertanyaan yang diterima berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Pr merupakan persentase yang dihasilkan antara jumlah pertanyaan yang dapat diterima dari seluruh pertanyaan yang dibangkitkan sistem. Nilai Pr didapatkan dari Pd/Pt*100. Dari 1871 pertanyaan yang dibangkitkan oleh sistem, 1047 diantaranya dapat diterima oleh tester, sehingga persentasenya adalah 55.95%. V. KESIMPULAN Sistem pembangkit pertanyaan otomatis dalam bahasa Indonesia yang dibangun menggunakan template-based method. Pembangkitan pertanyaan dari sekumpulan dokumen teks yang disediakan dapat dilakukan dengan mengekstrak kalimat dari dokumen kemudian melakukan pengklasifikasi kalimat berdasarkan kata khusus yang terkandung dalam teks tersebut. Dengan adanya penelitian ini, maka dihasilkan sebuah sistem yang dapat membangkitkan pertanyaan non-factoid dalam jumlah banyak dengan mempertimbangkan waktu yang efisien. Sistem pembangkit pertanyaan otomatis dalam bahasa Indonesia ini masih terdapat beberapa kekurangan, sehingga apabila dikembangkan maka sebaiknya menambahkan istilah biologi pada kamus kata dasar agar istilah tersebut dapat diberi kategori, menambahkan template pertanyaan untuk jenis pertanyaan yang lain, serta dapat menghasilkan pertanyaan yang tidak berulang dengan menerapkan penyaringan semantik. DAFTAR PUSTAKA [1] Husam Ali, Yllias Chali, and Sadid A. Hasan, "Automatic Question Generation from Sentences," TALN 2010, Montréal, [2] Ming Liu and Rafael A. Calvo, "G-Asks: An Intelligent Automatic Question Generation System for Academic Writing Support," Dialogue and Discourse, School of Electrical and Information Engineering, University of Sydney, Sydney NSW 2006, Australia, pp , [3] Christopher D. Manning, Prabhakar R., and Hinrich S., Introduction to Information Retrieval. Cambridge: Cambridge University Press, [4] Ali Rido Barakbah, "Natural Processing Languange," [5] Fadillah Z Tala, A Study of Stemming Effects on Information Retrieval in Bahasa Indonesia.: Universiteit van Amsterdam, [6] M Adriani, A Jelita, N Bobby, S. M. M. Tahaghoghi, and Hugh F. W., "Stemming Indonesian: A Confix-Stripping Approach.," ACM Transactions on Asian Language Information Processing Vol. 6, No. 4., [8] R. A. Sukamto, Penguraian Bahasa Indonesia Dengan Menggunakan Pengurai Collins. Bandung: Institut Teknologi Bandung, [7] L Agusta, "Perbandingan Algoritma Stemming Porter dengan Algoritma Nazief dan Adriani untuk Stemming Dokumen Teks Bahasa Indonesia," in Konferensi Nasional Sistem dan Informatika, Bali, [9] Yun Niu, Analysis of Semantic Classes: Toward Non-Factoid Question Answering. Toronto: Department of Computer Science, University of Toronto, [10] T Mori, "A Monolithic Approach and a Typeby-Type Approach for Non-Factoid Question- Answering," IEEE/WIC/ACM International Conferences on Web Intelligence and Intelligent Agent Technology, [11] R. C. Wang, "Automatic Set Expansion for List Question Answering," Proceeding EMNLP '08 Proceedings of the Conference on Empirical Methods in Natural Language Processing, [12] A. K. Saxena, IITD-IBMIRL System for Question Answering using Pattern Matching, Semantic Type, and Semantic Category Recognition. India: IBM India Research Lab, 28
6 2007. [13] A Iftene, T Diana, H Maria, and A.M. Mihai, Question Answering on Romanian, English, and French Languages. Padua Italia: CLEF 2010 LABs and Workshops, Notebook Papers, [14] C Ayache, B Grau, and A Vilnat, "EQueR : the French Evaluation campaign of Question Answering system EQueR/EVALDA," Proceedings of the 5th international Conference on Language Resources and Evaluation, pp ,
ANALISIS PENGGUNAAN ALGORITMA STEMMING VEGA PADA INFORMATION RETRIEVAL SYSTEM
ANALISIS PENGGUNAAN ALGORITMA STEMMING VEGA PADA INFORMATION RETRIEVAL SYSTEM Lusianto Marga Nugraha¹, Arie Ardiyanti Suryani², Warih Maharani³ ¹Teknik Informatika,, Universitas Telkom Abstrak Stemming
PERBANDINGAN ALGORITMA STEMMING PADATEKS BAHASA INDONESIA
PERBANDINGAN ALGORITMA STEMMING PADATEKS BAHASA INDONESIA Sigit Prasetyo Karisma Utomo 1, Ema Utami 2, Andi Sunyoto 3 1,2,3 Magister Teknik Informatika STMIK AmikomYogyakarta e-mail: 1 [email protected],
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, setiap orang dituntut untuk bisa memanfaatkan dengan baik perkembangan teknologi dan dapat menggunakan di dalam kehidupan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi dari negara Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki sekitar 23 juta penutur asli pada tahun 2010, dan lebih dari 140.000.000 penutur
APLIKASI SEGMENTASI TEKS DALAM BAHASA MANDARIN DENGAN METODE RULE-BASED DAN STATISTICAL
APLIKASI SEGMENTASI TEKS DALAM BAHASA MANDARIN DENGAN METODE RULE-BASED DAN STATISTICAL Rudy Adipranata 1), Meliana Ongkowinoto 2), Rolly Intan 3) Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri,
DETEKSI SUBJEKTIFITAS TEKS BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE LEXICON RULE BASED
DETEKSI SUBJEKTIFITAS TEKS BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE LEXICON RULE BASED Tugas Akhir Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata 1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah
Semantic Suffix Tree Clustering untuk Peningkatan Hasil Document Retriever pada Sistem Tanya Jawab Bahasa Indonesia
Semantic Suffix Tree Clustering untuk Peningkatan Hasil Document Retriever pada Sistem Tanya Jawab Bahasa Indonesia Dininta Isnurthina Jurusan Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya
Nur Indah Pratiwi, Widodo Universitas Negeri Jakarta ABSTRAK
Klasifikasi Dokumen Karya Akhir Mahasiswa Menggunakan Naïve Bayes Classifier (NBC) Berdasarkan Abstrak Karya Akhir Di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta Nur Indah Pratiwi, Widodo Universitas
Pemodelan Penilaian Essay Otomatis Secara Realtime Menggunakan Kombinasi Text Stemming Dan Cosine Similarity
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2017 STMIK STIKOM Bali, 10 Agustus 2017 Pemodelan Penilaian Essay Otomatis Secara Realtime Menggunakan Kombinasi Text Stemming Dan Cosine Similarity Komang Rinartha
Preprocessing Text Mining Pada Box Berbahasa Indonesia
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2017 STMIK STIKOM Bali, 10 Agustus 2017 Preprocessing Text Mining Pada Email Box Berbahasa Indonesia Gusti Ngurah Mega Nata 1), Putu Pande Yudiastra 2) STMIK STIKOM
BAB I PENDAHULUAN. Informasi yang terdapat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Informasi yang terdapat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI saat ini belum di-manaje dengan baik secara digital. Informasi yang terdapat dalam LHP yang terdapat
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAÏVE BAYES UNTUK EKSTRAKSI KALIMAT OPINI PADA ARTIKEL BERBAHASA INDONESIA. Tugas Akhir
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAÏVE BAYES UNTUK EKSTRAKSI KALIMAT OPINI PADA ARTIKEL BERBAHASA INDONESIA Tugas Akhir Sebagai Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata 1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah
STEMMING DOKUMEN TEKS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA PORTER ABSTRAK
STEMMING DOKUMEN TEKS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA PORTER Oleh : Lasmedi Afuan Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman Jl. Mayjen Sungkono Blater Km
IDENTIFIKASI PARAFRASA BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.3 Desember 2017 Page 4978 IDENTIFIKASI PARAFRASA BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES Bayu Indrawarman Julianto 1, Adiwijaya 3, Mohamad Syahrul
Bab 1 Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
Bab 1 Pendahuluan Bab ini berisi penjelasan mengenai latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan yang ingin dicapai dan ruang lingkup yang membatasi pelaksanaan penelitian, metodologi penelitian
BAB I PENDAHULUAN! 1.1 Latar Belakang
1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Untuk dapat tetap bisa menjalankan proses bisnisnya dengan baik, suatu instansi harus memenuhi suatu standar dalam melayani keinginan konsumen atau yang biasa dikenal
ABSTRAK. Kata Kunci : Algoritma Genetika, Pemrosesan Bahasa Alami, Twiter, Tweet, Semantic Relatedness. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Dengan munculnya berbagai media sosial, banyak orang yang menuliskan bermacam-macam hal, salah satunya memberikan menuliskan motivasi. Dengan demikian, dibuatlah penelitian untuk membuat sebuah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Memasuki era big data, pertumbuhan data berbentuk dokumen teks semakin tinggi. Sehingga diperlukan text processing untuk pengolahan data yang sangat besar. Dokumen
KLASIFIKASI DOKUMEN REPOSITORY SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN NETWORK
Lukman Syafie / JUPITER Volume XV No.2 (2016) 109 KLASIFIKASI DOKUMEN REPOSITORY SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN NETWORK Lukman Syafie Staf Pengajar Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang website adalah salah satu layanan yang bisa digunakan untuk melakukan pencarian berbagai informasi, sehingga sangat dibutuhkan untuk keperluan pengguna dalam pencarian
Stemming pada Preprocessing Twit Berbahasa Indonesia dengan Mengimplementasikan Algoritma Fonetik Soundex untuk Proses Klasifikasi
Stemming pada Preprocessing Twit Berbahasa Indonesia dengan Mengimplementasikan Algoritma Fonetik Soundex untuk Proses Klasifikasi Stemming in Indonesian Language Twit Preprocessing Implementing Phonetic
Inera Firdestawati¹, Yanuar Firdaus A.w.², Kiki Maulana³. ¹Teknik Informatika, Fakultas Teknik Informatika, Universitas Telkom
IMPLEMENTASI MODEL RUANG VEKTOR SEBAGAI PENERJEMAH QUERY PADA CROSS-LANGUAGE INFORMATION RETRIEVAL SISTEM IMPLEMENTATION OF VECTOR SPACE MODEL AS QUERY TRANSLATION FOR CROSS-LANGUAGE INFORMATION RETRIEVAL
PERBANDINGAN ALGORITMA STEMMING PORTER DENGAN ALGORITMA NAZIEF & ADRIANI UNTUK STEMMING DOKUMEN TEKS BAHASA INDONESIA
PERBANDINGAN ALGORITMA STEMMING PORTER DENGAN ALGORITMA NAZIEF & ADRIANI UNTUK STEMMING DOKUMEN TEKS BAHASA INDONESIA Ledy Agusta Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana [email protected]
: Peringkasan Terpandu Otomatis (Automatic Guided Summarization)
I. Identitas Calon Promotor Nama Lengkap Fakultas/Sekolah Kelompok Keahlian Telp/Fax/E mail : Ir. Dwi Hendratmo Widyantoro, M.Sc., Ph.D. : STEI : Informatika : (022)2502260/[email protected] II. Deskripsi
EKSTRAKSI OPINION HOLDER MENGGUNAKAN METODE MAXIMUM ENTROPY PADA KALIMAT OPINI BERBAHASA INDONESIA
EKSTRAKSI OPINION HOLDER MENGGUNAKAN METODE MAXIMUM ENTROPY PADA KALIMAT OPINI BERBAHASA INDONESIA TUGAS AKHIR Sebagai Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata 1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah
PENERAPAN ALGORITMA STEMMING NAZIEF & ADRIANI DAN SIMILARITY PADA PENERIMAAN JUDUL THESIS
PENERAPAN ALGORITMA STEMMING NAZIEF & ADRIANI DAN SIMILARITY PADA PENERIMAAN JUDUL THESIS Hafiz Ridha Pramudita Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara, Condongcatur, Sleman,
ABSTRAK. Kata kunci: Sistem Tanya Jawab, Semantic Web, Ontology, domain terbatas. v Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Informasi telah menjadi bagian yang sangat penting didalam pertumbuhan masyarakat modern. Dengan meningkatnya kebutuhan informasi ini, maka banyak orang memerlukan mesin pencari informasi yang
IMPLEMENTASI PEREKOMENDASIAN KATA KUNCI DOKUMEN MENGGUNAKAN ALGORITMA GOOGLE LATENT SEMANTIC DISTANCE
IMPLEMENTASI PEREKOMENDASIAN KATA KUNCI DOKUMEN MENGGUNAKAN ALGORITMA GOOGLE LATENT SEMANTIC DISTANCE Novario Jaya Perdana 1, Diana Purwitasari 2 Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut
1. Introduction. tertentu memegang peran penting dalam. Abstract
Perbandingan Metode Latent Semantic Analysis, Syntactically Enhanced Latent Semantic Analysis, dan Generalized Latent Semantic Analysis dalam Klasifikasi Dokumen Berbahasa Inggris Gilbert Wonowidjojo Bina
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang pesat mempermudah akses terhadap informasi tekstual yang sangat besar jumlahnya, baik yang terdapat pada Internet maupun pada koleksi dokumen
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Natural Language Processing Natural language processing (NLP), merupakan salah satu pendekatan terkomputerisasi untuk menganalisa teks berdasarkan aspek teori dan teknologi. Menurut
Parsing dan Konversi Kalimat Tanya Konfirmatif Menjadi Query Sparql Menggunakan Pendekatan Top-Down Parsing
Volume 9 Nomor 2, Oktober 2016 Hlm. 91-98 ISSN 0216-9495 (Print) ISSN 2502-5325 (Online) Parsing dan Konversi Kalimat Tanya Konfirmatif Menjadi Query Sparql Menggunakan Pendekatan Top-Down Parsing Mohammad
PENANGANAN OOV ( OUT OF VOCABULARY ) PADA POS TAGGING HIDDEN MARKOV MODEL
Powered by TCPDF (www.tcpdf.org) Tugas Akhir - 2013 PENANGANAN OOV ( OUT OF VOCABULARY ) PADA POS TAGGING HIDDEN MARKOV MODEL I Wayan Hendra Maha Putra¹, Imelda Atastina², Alfian Akbar Gozali³ ¹Teknik
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN Bab ini berisi tentang latar belakang (subbab 1.1), tujuan penelitian (subbab 1.2), perumusan dan pembatasan masalah (subbab 1.3), metodologi penelitian (subbab 1.4), serta penjelasan
Bab 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
Bab 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Semakin hari semakin banyak inovasi, perkembangan, dan temuan-temuan yang terkait dengan bidang Teknologi Informasi dan Komputer. Hal ini menyebabkan semakin
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAÏVE BAYES CLASSIFIER DALAM KLASIFIKASI USER BERDASARKAN TWEET
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAÏVE BAYES CLASSIFIER DALAM KLASIFIKASI USER BERDASARKAN TWEET TUGAS AKHIR Sebagai Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata 1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang
Saat ini Web merupakan sumber informasi dengan volume yang besar.
TUGAS AKHIR Sistem Ekstraksi Informasi Web Menggunakan Metode Pencarian Pola Otomatis Berbasis Pencocokan Pohon Sigit Dewanto 05/186213/PA/10559 http://nuevasystem.com PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi dari Negara Indonesia. Berdasarkan ketentuan UU Nomor 24 tahun 2009 (Pasal 3) tujuan dari penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa
SENTIMENT ANALYSIS TOKOH POLITIK PADA TWITTER
SENTIMENT ANALYSIS TOKOH POLITIK PADA TWITTER Agung Pramono 1, Rini Indriati 2, Arie Nugroho 3, 1,2,3 Sistem Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Nusantara PGRI Kediri E-mail: 1 [email protected],
Analisis Sentimen pada Opini Mahasiswa Menggunakan Natural Language Processing
Analisis Sentimen pada Opini Mahasiswa Menggunakan Natural Language Processing Aldi Nurzahputra 1, Much Aziz Muslim 2 1,2 Jurusan Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Negeri Semarang Email: 1 [email protected],
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Fiqih berarti paham atau mengerti, merupakan salah satu bagian dari domain agama. Hukum mempelajarinya adalah fardu ain bagi setiap kaum muslimin (Rasjid, 2013). Pemanfaatan
APLIKASI QUSTION ANSWERING HADITS DENGAN PENDEKATAN ONTOLOGI BERBASIS WEB RESPONSIVE TUGAS AKHIR
APLIKASI QUSTION ANSWERING HADITS DENGAN PENDEKATAN ONTOLOGI BERBASIS WEB RESPONSIVE TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata I Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah
ANALISA HASIL PERBANDINGAN IDENTIFIKASI CORE POINT PADA SIDIK JARI MENGGUNAKAN METODE DIRECTION OF CURVATURE DAN POINCARE INDEX
ANALISA HASIL PERBANDINGAN IDENTIFIKASI CORE POINT PADA SIDIK JARI MENGGUNAKAN METODE DIRECTION OF CURVATURE DAN POINCARE INDEX Mohammad imron (1), Yuliana Melita (2), Megister Teknologi Informasi Institusi
KONTRAK PERKULIAHAN TEMU KEMBALI INFORMASI KOM431
KONTRAK PERKULIAHAN TEMU KEMBALI INFORMASI KOM431 KOORDINATOR MATA AJARAN TEMU KEMBALI INFORMASI DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 2011/2012 KONTRAK PERKULIAHAN Nama Matakuliah :
BABI PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BABI PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Named entity recognition(ner) merupakan salah satu bagian domain Information Extraction(IE) pada sistem Natural Language Processing(NLP). Sistem NER bertujuan untuk
PENGURAIAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN PENGURAI COLLINS TESIS. ROSA ARIANI SUKAMTO NIM : (Program Magister Informatika)
PENGURAIAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN PENGURAI COLLINS TESIS Karya tulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dari Institut Teknologi Bandung Oleh ROSA ARIANI SUKAMTO NIM
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian merupakan rangkaian dari langkah-langkah yang diterapkan dalam penelitian, secara umum dan khusus langkah-langkah tersebut tertera pada Gambar flowchart
Implementasi Teori Graf Dalam Masalah Fingerprint Recognition (Pengenalan Sidik Jari)
Implementasi Teori Graf Dalam Masalah Fingerprint Recognition (Pengenalan Sidik Jari) Amalfi Yusri Darusman Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung, jalan Ganesha 10 Bandung, email : [email protected]
SISTEM NOTIFIKASI KEMACETAN LALU LINTAS BERBASIS MEDIA SOSIAL DENGAN METODE NLP
SISTEM NOTIFIKASI KEMACETAN LALU LINTAS BERBASIS MEDIA SOSIAL DENGAN METODE NLP TUGAS AKHIR Sebagai Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata 1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Oleh
TEMU KEMBALI INFORMASI
JULIO ADISANTOSO Departemen Ilmu Komputer IPB Pertemuan 1 Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah : Temu Kembali Informasi (TKI) Information Retrieval (IR) Kode Mata Kuliah : KOM431 Koordinator : Julio
Implementasi Stemmer Tala pada Aplikasi Berbasis Web
Mardi Siswo Utomo Program Studi Teknik Informatika, Universitas Stikubank email : [email protected] Abstrak Stemming adalah proses untuk mencari kata dasar pada suatu kata. Pada analisa temu kembali
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pola tata bahasa memiliki manfaat dalam pemrosesan bahasa alami. Pemrosesan bahasa alami berawal dari keinginan manusia untuk berkomunikasi dengan komputer menggunakan
Penggunaan Named Entity Recognition dan Artificial Intelligence Markup Language untuk Penerapan Chatbot Berbasis Teks
Jurnal Telematika, vol. 10 no. 2, Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung ISSN: 1858-2516 Penggunaan Named Entity Recognition dan Artificial Intelligence Markup Language untuk Penerapan Chatbot Berbasis
PEMANFAATAN TEKNIK STEMMING UNTUK APLIKASI TEXT PROCESSING BAHASA INDONESIA SKRIPSI. Oleh : SEPTIAN BAGUS WAHYONO NPM :
PEMANFAATAN TEKNIK STEMMING UNTUK APLIKASI TEXT PROCESSING BAHASA INDONESIA SKRIPSI Oleh : SEPTIAN BAGUS WAHYONO NPM : 0734010126 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS
PERINGKASAN TEKS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODIFIED DISCRETE DIFFERENTIAL EVOLUTION ALGORITHM. Jurnal
PERINGKASAN TEKS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODIFIED DISCRETE DIFFERENTIAL EVOLUTION ALGORITHM Jurnal Diajukan kepada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta untuk
BAB I PENDAHULUAN. informasi pada ruang lingkup besar (biasanya disimpan di komputer). Di era
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Information retrieval atau disingkat dengan IR adalah menemukan bahan (dokumen) dari dokumen terstruktur (biasanya teks) yang memenuhi kebutuhan informasi pada ruang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan jumlah situs web (website) di Internet berdasarkan hasil survey dari Netcraft (2013) menunjukkan peningkatan pesat dari 18 juta website pada tahun 2000
HASIL DAN PEMBAHASAN. Praproses
5 4 MySQL sebagai database. 5 Mozilla Firefox sebagai web browser. 6 Microsoft Excel untuk perhitungan hasil penelitian dan pembuatan grafik. Perangkat keras: 1 Prosesor Intel Core i3. 2 RAM 2 GB. 3 Harddisk
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terkait Penelitian terkait dengan topik analisis sentimen cukup banyak, berikut beberapa penelitian yang tekait dengan analisa sentimen yang menggunakan seleksi
Penerapan Algoritma Genetika pada Peringkasan Teks Dokumen Bahasa Indonesia
Penerapan Algoritma Genetika pada Peringkasan Teks Dokumen Bahasa Indonesia Aristoteles Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Universitas Lampung [email protected] Abstrak.Tujuan penelitian ini adalah meringkas
Mengenal Information Retrieval
STBI-2011 Sistem Temu Balik Informasi 2011 Mengenal Information Retrieval Husni [email protected] Husni.trunojoyo.ac.id Komputasi.wordpress.com 2 3 Amazon.com 4 Amazon.com 5 6 7 8 9 Wordpress.com
UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDI : SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDI : SISTEM INFORMASI No. Dokumen 02-3.04.1.02 Distribusi Tgl. Efektif RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Mata Kuliah Kode Rumpun MK Bobot (SKS) Semester
QUESTION ANSWERING SYSTEM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE MARKUP LANGUAGE SEBAGAI MEDIA INFORMASI
QUESTION ANSWERING SYSTEM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE MARKUP LANGUAGE SEBAGAI MEDIA INFORMASI Fajrin Azwary 1, Fatma Indriani 2, Dodon Turianto Nugrahadi 3 1,2,3Prodi Ilmu Komputer FMIPA UNLAM Jl.
KLASIFIKASI FITUR DALAM DOKUMEN REVIEW PRODUK DENGAN METODE LOCAL POINTWISE MUTUAL INFORMATION
KLASIFIKASI FITUR DALAM DOKUMEN REVIEW PRODUK DENGAN METODE LOCAL POINTWISE MUTUAL INFORMATION Yufis Azhar Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Malang Email : [email protected]
Pembentukan Sentence-Aligned Korpus Paralel untuk Bahasa Sunda-Bahasa Indonesia Berbasis Wikipedia dengan Bootstrapping dan EM
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 1038 Pembentukan Sentence-Aligned Korpus Paralel untuk Bahasa Sunda-Bahasa Indonesia Berbasis Wikipedia dengan Bootstrapping dan
APLIKASI MESIN PENCARI DOKUMEN CROSS LANGUAGE BAHASA INGGRIS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN VECTOR SPACE MODEL
APLIKASI MESIN PENCARI DOKUMEN CROSS LANGUAGE BAHASA INGGRIS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN VECTOR SPACE MODEL SKRIPSI Disusun Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer pada Jurusan
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PENGOLAHAN KATA MENGGUNAKAN ALGORITMA HIDDEN MARKOV MODEL DENGAN POCKETSPHINX
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.2, No.3 Desember 2015 Page 7422 IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PENGOLAHAN KATA MENGGUNAKAN ALGORITMA HIDDEN MARKOV MODEL DENGAN POCKETSPHINX IMPLEMENTATION
ABSTRAK. Kata kunci: diagram kelas, xml, java, kode sumber, sinkronisasi. v Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Salah satu bidang kajian dalam bidang teknologi informasi adalah rekayasa perangkat lunak. Dalam rekayasa perangkat lunak, terdapat konsep yang mendasari berbagai jenis metodologi pengembangan
53. Mata Pelajaran Biologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) A. Latar Belakang B. Tujuan
53. Mata Pelajaran Biologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) A. Latar Belakang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu (inquiry) tentang alam secara sistematis,
PART-OF-SPEECH TAGGING UNTUK DOKUMEN BAHASA BALI MENGGUNAKAN ALGORITMA BRILL TAGGER KOMPETENSI KOMPUTASI SKRIPSI NI PUTU MERI SRIYATI NIM.
PART-OF-SPEECH TAGGING UNTUK DOKUMEN BAHASA BALI MENGGUNAKAN ALGORITMA BRILL TAGGER KOMPETENSI KOMPUTASI SKRIPSI NI PUTU MERI SRIYATI NIM. 1208605026 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN ILMU KOMPUTER
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan informasi dan perkembangan teknologi yang semakin tinggi meningkatkan jumlah artikel atau berita yang terpublikasikan, terutama pada media online. Untuk
RANCANG BANGUN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI ABSTRAK TUGAS AKHIR MAHASISWA PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNSOED Oleh : Lasmedi Afuan
RANCANG BANGUN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI ABSTRAK TUGAS AKHIR MAHASISWA PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNSOED Oleh : Lasmedi Afuan Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB BASED DOCUMENTS SIMILARITY MEASURE MENGGUNAKAN MODEL RUANG VEKTOR PADA DOKUMEN BERBAHASA INDONESIA. Oleh
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB BASED DOCUMENTS SIMILARITY MEASURE MENGGUNAKAN MODEL RUANG VEKTOR PADA DOKUMEN BERBAHASA INDONESIA Oleh Made Satria Wibawa, 0815051003 Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Fakultas
Analisa dan Evaluasi Afiks Stemming untuk Bahasa Indonesia
ISSN : 088-9984 Seminar Nasional dan ExpoTeknik Elektro 0 Analisa dan Evaluasi Afiks Stemming untuk Bahasa Indonesia Jiwa Malem Marsya ) dan Taufik Fuadi Abidin ) ) Data Mining and IR Research Group FMIPA
KISI-KISI SOAL SELEKSI PPG SM3T 2015 MATA UJI: PENDIDIKAN IPA
KISI-KISI SOAL SELEKSI PPG SM3T 2015 MATA UJI: PENDIDIKAN IPA Standar Kompetensi Guru Kompetensi Inti Guru Kompetensi Guru Mapel Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung
5. KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SD/MI
5. KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SD/MI KELAS: IV Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4)
PERANCANGAN SUBSISTEM PENGOLAHAN PERTANYAAN UNTUK SISTEM RINGKASAN MULTI DOKUMEN BAHASA INDONESIA
JURNAL LOGIC. VOL. 16. NO.1. MARET 2016 53 PERANCANGAN SUBSISTEM PENGOLAHAN PERTANYAAN UNTUK SISTEM RINGKASAN MULTI DOKUMEN BAHASA INDONESIA Putu Manik Prihatini Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri
PERBANDINGAN KLASIFIKASI DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES DENGAN K-NEAREST NEIGHBOR. Abstrak
ISSN 1858 4667 JURNAL LINK Vol 13/No.1/Januari 2010 PERBANDINGAN KLASIFIKASI DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES DENGAN K-NEAREST NEIGHBOR Cahyo Darujati Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Narotama
PENYUSUNAN KORPUS BERITA TERBUKA BERBAHASA INDONESIA
PENYUSUNAN KORPUS BERITA TERBUKA BERBAHASA INDONESIA Ahmad Rio Adriansyah STT Terpadu Nurul Fikri, [email protected], [email protected] Abstrak Korpus dalam bahasa Indonesia dibutuhkan
ABSTRAK. Kata kunci : Information Retrieval system, Generalized Vector Space Model. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Information retrieval (IR) system adalah sistem yang secara otomatis melakukan pencarian atau penemuan kembali informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna. Kebutuhan pengguna, diekspresikan
Jurnal Politeknik Caltex Riau
1 Jurnal Politeknik Caltex Riau http://jurnal.pcr.ac.id IMPLEMENTASI TEXT MINING DALAM KLASIFIKASI JUDUL BUKU PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES Siti Amelia Apriyanti 1), Kartina Diah Kesuma Wardhani
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Informasi bisa dikatakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Plagiarisme atau sering disebut plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan
KISI- KISI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) Kompetensi Dasar Indikator Esensial
KISI- KISI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) MATA PELAJARAN JENJANG PENDIDIKAN : BIOLOGI : SMA Kompetensi 1.Pedagogi guru 1. Menguasai karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual,
ANTARMUKA BAHASA INDONESIA PENGAKSES BASIS DATA DENGAN PEMBANGKITAN INPUT QUERY ALTERNATIF MENGGUNAKAN KAIDAH SINTAKSIS DAN SEMANTIK
ANTARMUKA BAHASA INDONESIA PENGAKSES BASIS DATA DENGAN PEMBANGKITAN INPUT QUERY ALTERNATIF MENGGUNAKAN KAIDAH SINTAKSIS DAN SEMANTIK KOMPETENSI KOMPUTASI SKRIPSI I WAYAN SAFIRA SRI ARTHA NIM. 1208605040
HERU SUSANTO Dosen Pembimbing : 1. Dr. Surya Sumpeno, ST., M.Sc. 2. Reza Fuad Rachmadi, ST., MT.
HERU SUSANTO 2209 105 030 Dosen Pembimbing : 1. Dr. Surya Sumpeno, ST., M.Sc. 2. Reza Fuad Rachmadi, ST., MT. LATAR BELAKANG Peran media jejaring sosial pada perkembangan teknologi komunikasi dan informasi;
Identifikasi Fitur Laptop beserta Orientasinya dengan Metode Apriori dan Lexicon-Based
Journal of Applied Informatics and Computing (JAIC) Vol.1, No.1, Desember 2017 e-issn: 2548-6861 33 Identifikasi Fitur Laptop beserta Orientasinya dengan Metode Apriori dan Lexicon-Based Try Satria Amanattullah
12. Mata Pelajaran Biologi Untuk Paket C Program IPA
12. Mata Pelajaran Biologi Untuk Paket C Program IPA A. Latar Belakang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu (inquiry) tentang alam secara sistematis, sehingga pendidikan IPA bukan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan akan informasi yang sangat luas dan tidak terbatas seiring dengan sumber informasi yang banyak merupakan suatu bukti konkret bahwa informasi sangat dibutuhkan
TEKNIK PENJADWALAN KULIAH MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA. Oleh Dian Sari Reski 1, Asrul Sani 2, Norma Muhtar 3 ABSTRACT
TEKNIK PENJADWALAN KULIAH MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA Oleh Dian Sari Reski, Asrul Sani 2, Norma Muhtar 3 ABSTRACT Scheduling problem is one type of allocating resources problem that exist to
Pembuatan Kakas Bantu untuk Mendeteksi Ketidaksesuaian Diagram Urutan (Sequence Diagram) dengan Diagram Kasus Penggunaan (Use Case Diagram)
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 6, No. 1, (2017) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) A-71 Pembuatan Kakas Bantu untuk Mendeteksi Ketidaksesuaian Diagram Urutan (Sequence Diagram) dengan Diagram Kasus Penggunaan (Use
KLASIFIKASI KAYU DENGAN MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES-CLASSIFIER
KLASIFIKASI KAYU DENGAN MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES-CLASSIFIER ACHMAD FAHRUROZI 1 1 Universitas Gunadarma, [email protected] Abstrak Masalah yang akan diangkat dalam makalah ini adalah bagaimana
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bahasa alami adalah bahasa yang biasa digunakan untuk berkomunikasi antarmanusia, misalnya bahasa Indonesia, Sunda, Jawa, Inggris, Jepang, dan sebagainya. Bahasa
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Data Mining Data Mining adalah proses yang mempekerjakan satu atau lebih teknik pembelajaran komputer (machine learning) untuk menganalisis dan mengekstraksi pengetahuan (knowledge)
Pendeteksian Relasi Antar Makna Pada Wordnet Bahasa Indonesia
Pendeteksian Relasi Antar Makna Pada Wordnet Bahasa Indonesia Muhamad Iffandi Pribadi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia Jalan Dipatiukur No 114-116 Bandung 40132 Bandung, Indonesia E-mail
BAB I PENDAHULUAN I - 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dunia pendidikan merupakan dunia yang memerlukan perhatian khusus karena pendidikan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi kualitas para calon penerus bangsa
Sistem Wawancara Virtual untuk Penerimaan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di ITHB dengan Metode Natural Language Processing
Jurnal Telematika, vol.8 no.1, Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung, Indonesia Sistem Wawancara Virtual untuk Penerimaan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di ITHB Harry Hartanto #1, The Houw Liong
