JURNAL RISET AKUAKULTUR
|
|
|
- Ida Sugiarto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn e-issn Volume 11 Nomor 4, 2016 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC Khairul Syahputra, Flandrianto Sih Palimirmo, dan Yogi Himawan (Balai Penelitian Pemuliaan Ikan) Transmisi gen krt-gp11 dan performa ketahanan ikan mas (Cyprinus carpio) transgenik F-2 terhadap infeksi KHV Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Pembentukan ikan mas transgenik merupakan salah satu program penelitian di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan, Sukamandi dalam rangka menghasilkan varietas unggul ikan mas tahan infeksi KHV (Koi herpesvirus). Pada tahun 2015 telah dilakukan pembentukan ikan mas transgenik tahan KHV generasi F-2. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi transmisi gen krt- GP11, ketahanan ikan mas transgenik F-2 terhadap infeksi KHV, keberadaan marka Cyca-DAB1*05 tahan KHV pada populasi ikan mas transgenik F-2. Ikan mas transgenik F-2 dihasilkan dengan memijahkan ikan mas transgenik F-1 jantan dengan betina non-transgenik. Pengujian transmisi transgen dan deteksi marka ketahanan KHV pada transgenik F-2 dilakukan dengan metode PCR menggunakan primer spesifik untuk transgen krt-gp11 dan gen Cyca-DAB1*05. Evaluasi ketahanan ikan mas transgenik F-2 terhadap infeksi KHV dilakukan dengan uji tantang secara kohabitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi gen krt-gp11 pada keturunan F-2 memiliki persentase yang relatif rendah yaitu sebesar 0%-2%. Ikan mas transgenik F-2 memiliki ketahanan relatif baik terhadap KHV dengan sintasan uji tantang sebesar 90% dan tidak berbeda nyata dengan ikan mas pembanding atau non-transgenik (P>0,05). Tingginya pesentase keberadaan marka Cyca-DAB1*05 pada populasi transgenik berperan pada ketahanan ikan mas transgenik terhadap infeksi KHV. KATA KUNCI: ikan mas; KHV; transgenik; uji tantang; transmisi gen krt-gp11 UDC Sularto, Rita Febrianti, dan Suharyanto (Balai Penelitian Pemuliaan Ikan) Perbandingan jenis kelamin dan dimorfisme seksual pada pertumbuhan ikan gurami (Osphronemus goramy) serta implikasinya terhadap strategi seleksinya Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Ikan gurami (Osphronemus goramy Lac.) pada ukuran dewasa memiliki bentuk morfometrik yang khas khususnya pada ikan jantan, sehingga dapat dibedakan antara ikan jantan dan betina. Ikan gurami jantan memiliki dahi menonjol dan bibir tebal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasio kelamin dan perbedaan performa pertumbuhan antara jantan dan betina. Ikan uji yang digunakan adalah empat populasi ikan gurami yang berbeda yaitu: Kalimantan Selatan, Jambi, Majalengka, dan Tasikmalaya. Penelitian dilaksanakan di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI), Sukamandi pada bulan Juni 2014 sampai dengan bulan Juli Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan gurami keturunan galur murni berasal dari Kalimantan Selatan, Jambi (strain Batanghari), Majalengka, dan Tasikmalaya. Perawatan telur, pemeliharaan benih, dan pembesaran menggunakan prosedur operasional standar BPPI tentang pemeliharaan ikan gurami. Pemeliharaan ikan gurami dilakukan selama 14 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelaminnya jumlah ikan gurami betina (67,3%-80,7%) lebih banyak dibandingkan dengan jumlah jantannya (19,3%-32,7%). Setelah mencapai ukuran > 300 g terdapat perbedaan pertumbuhan antara ikan jantan dan betina (P<0,05) yakni jantan tumbuh lebih cepat dibandingkan betina pada semua populasi yakni berkisar antara 4,74%-5,67% untuk karakter panjang standar, dan 14,10%-16,52% untuk karakter bobot. Hal tersebut menunjukkan bahwa ikan gurami memiliki dimorfisme pertumbuhan. Oleh karena itu, ketika dilakukan seleksi berdasarkan pertumbuhan 10% terbaik didapatkan ikan jantan 55%-80% lebih banyak dibandingkan ikan betina (20%-45%).
2 JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn Volume 11 Nomor 4, 2016 e-issn Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC Estu Nugroho, Azrita, Hafrizal Syandri, dan Refilza (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan) Evaluasi keragaman genetik ikan kalui (Osphronemus goramy) dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat berdasarkan marka Random Amplified Polymorphism DNA (RAPD) Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Ikan kalui merupakan nama lokal dari ikan gurami di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat termasuk jenis ikan ekonomis tinggi. Terdapat lima strain ikan kalui yang tersebar di pembudidaya, yaitu Tambago, Palapah, Krista, Jepun, dan Merah. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati keragaman genetik strain ikan kalui atau gurami dengan menggunakan penanda RAPD. Sebanyak 50 sampel DNA ikan kalui diekstraksi dari sirip dan diamplifikasi secara random dengan menggunakan empat primer terbaik dari 20 primer OPA yaitu OPA-02, OPA-04, OPA-06, dan OPA-07. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan yang nyata secara genetik hanya terdapat antara strain ikan kalui Merah dengan Tambago dan Krista. Variasi genetik tertinggi diamati pada ikan kalui strain Krista dengan nilai heterogenitas 0,1756 kemudian diikuti berturut-turut oleh strain Merah (0,1735); Palapah (0,1480); Jepun (0,0594); dan Tambago (0,0203). Jarak rata-rata Nei genetik adalah 0,407, dengan nilai terendah yang teramati antara strain Tambago dan Palapah. KATA KUNCI: kalui; RAPD; keragaman genetik UDC Emma Suryati, Hidayah Triana, Utut Widyastuti, dan Andi Tenriulo (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau) Regenerasi dan perbanyakan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil transformasi gen superoksida dismutase (MaSOD) Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Transformasi gen superoxide dismutase (MaSOD) pada rumput laut Kappaphycus alvarezii menggunakan Agrobacterium tumefacient telah dilakukan secara in vitro. Transformasi gen MaSOD ke dalam genom rumput laut diharapkan dapat mengurangi cekaman oksidatif terutama yang disebabkan oleh perubahan suhu, salinitas, dan cemaran logam di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk regenerasi rumput laut hasil introduksi gen MaSOD dan non-transgenik pada labu kultur. Regenerasi dan perbanyakan rumput laut hasil transformasi gen MaSOD dilakukan di laboratorium pada labu kultur yang diletakkan dalam culture chamber yang dilengkapi dengan aerasi menggunakan media kultur yang diperkaya dengan pupuk PES, Grund, Conwy, dan SSW sebagai kontrol, salinitas 20, 25, 30, 35, dan 40 g/l, ph 4, 5, 6, 7, dan 8. Intensitas cahaya antara lux dengan fotoperiode terang dan gelap 8:16; 12:12; dan 16:8. Untuk merangsang pertumbuhan eksplan dilakukan pemeliharaan dengan penambahan hormon tumbuh IAA dan BAP dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1. Penelitian dilakukan secara bertahap. Evaluasi transgenik dilakukan menggunakan teknik PCR. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sintasan yang paling tinggi diperoleh menggunakan media PES (94%), salinitas 30 g/l (90%), ph 7 (96%), intensitas cahaya pada lux (80%), fotoperiode 12:12 (84%), komposisi ZPT dengan campuran IAA dan BAP dengan perbandingan 2:1. Hasil analisis PCR memperlihatkan K. alvarezii transgenik putatif mengandung transgen MaSOD sebanyak 78% dari hasil transformasi. KATA KUNCI: regenerasi; Kappaphycus alvarezii; gen MaSOD; cekaman lingkungan
3 JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn Volume 11 Nomor 4, 2016 e-issn Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC Fitriyah Husnul Khotimah, Gusti Ngurah Permana, Ibnu Rusdi, Bambang Susanto, dan Alimuddin (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut) Stimulasi pertumbuhan juvenil abalon tropis, Haliotis squamata dengan pemberian hormon rekombinan ikan reigh Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Masalah yang paling utama dalam budidaya abalon tropis adalah pertumbuhan yang lambat. Penggunaan relgh (recombinant giant grouper, Epinephelus lanceolatus growth hormone) untuk menstimulasi pertumbuhan beberapa spesies ikan sudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji akselerasi pertumbuhan juvenil abalon tropis, Haliotis squamata setelah diberi perlakuan perendaman hormon rekombinan ikan kerapu kertang, Epinephelus lanceolatus pada frekuensi yang berbeda. Ada empat perlakuan frekuensi perendaman relgh yaitu 4, 9, 16 kali, dan tanpa perendaman (kontrol). Masingmasing perlakuan diulang tiga kali. Perendaman dilakukan selama tiga jam, dengan interval waktu empat hari. Kepadatan abalon tropis 100 ekor/l air laut yang mengandung 30 mg relgh. Wadah untuk perendaman berupa beaker glass yang dilengkapi dengan aerasi. Penelitian dilakukan selama tujuh bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abalon tropis yang direndam relgh dengan frekuensi empat kali menghasilkan pertumbuhan bobot tubuh dan panjang cangkang tertinggi dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya (P<0,05). Sintasan abalon tropis yang diberi perlakuan perendaman hormon relgh lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol. KATA KUNCI: pertumbuhan; abalon tropis; hormon rekombinan ikan kerapu kertang UDC Irin Iriana Kusmini, Fera Permata Putri, dan Vitas Atmadi Prakoso (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar) Bioreproduksi dan hubungan panjang-bobot terhadap fekunditas pada kan lalawak (Barbonymusballeroides) Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Eksploitasi ikan lalawak (Barbonymus balleroides) yang berlebihan dari alam mengakibatkan langkanya jenis ikan ini di beberapa perairan aslinya. Sebelum ikan ini diperkenalkan sebagai komoditas budidaya, masih diperlukan lebih banyak lagi informasi mengenai aspek bioreproduksi ikan lalawak yang telah dipelihara pada lingkungan budidaya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi produktivitas ikan lalawak yang dipelihara pada lingkungan budidaya melalui pengamatan bioreproduksi dan hubungan panjang-bobot terhadap fekunditas. Sampel induk ikan lalawak betina yang diambil sebanyak 15 ekor, kemudian dipilih lima ekor induk betina yang telah matang gonad dengan ciri-ciri seluruh badannya terasa kasar apabila diraba, perut membesar ke arah posterior dan terasa lunak, genital mengembang, serta berwarna kemerahan. Data yang dikoleksi berupa panjang total, bobot badan, bobot gonad, fekunditas, diameter telur, dan indeks kematangan gonadnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisaran fekunditas ikan lalawak adalah butir/g bobot gonad, dan butir/g bobot badan induk dengan rata-rata diameter telur 0,87-1,10 mm. IKG berkisar 3,73%-18,36% dari kisaran bobot induk 85,32-264,8 g. Hubungan antara bobot badan dengan bobot gonad ikan lalawak digambarkan dengan persamaan linear y= 5,829ln (x) + 0,691 (r= 0,874); sedangkan hubungan panjang badan terhadap bobot gonad digambarkan dengan persamaan y= 28,52ln (x) - 38,10 (r= 0,7487). Pada ikan lalawak, hubungan bobot badan dengan fekunditas lebih erat dibandingkan dengan hubungan panjang badan terhadap fekunditas. Hasil pengamatan juga menyimpulkan bahwa ikan lalawak tergolong ikan yang memijah secara parsial. KATA KUNCI: ikan lalawak; Barbonymus balleroides; bioreproduksi; IKG; fekunditas
4 JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn Volume 11 Nomor 4, 2016 e-issn Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC Idil Ardi, Eri Setiadi, Anang Hari Kristanto, dan Ani Widiyati (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias) Salinitas optimal untuk pendederan benih ikan betutu (Oxyeleotris marmorata) Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Ikan betutu (Oxyeleotris marmorata) termasuk ikan perairan tawar yang memiliki nilai ekonomis penting dan sangat disukai karena memiliki daging yang tebal, tulangnya sedikit, dan gurih. Salah satu faktor lingkungan yang berpengaruh dalam kegiatan budidaya adalah salinitas. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan salinitas optimum dalam pemeliharaan benih ikan betutu yang diharapkan dapat meningkatkan sintasan dan pertumbuhannya. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakukan berdasarkan perbedaan salinitas yaitu 0 ppt, 1 ppt, 3 ppt, dan 5 ppt. Setiap perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyata (P<0,05) terhadap laju pertumbuhan spesifik, panjang mutlak, bobot mutlak, dan kadar glukosa darah terhadap kontrol (salinitas 0 ppt) setelah dipelihara selama 56 hari. Laju pertumbuhan mutlak, bobot mutlak, dan glukosa darah paling baik dijumpai pada benih yang dipelihara dengan salinitas 3 ppt, yaitu 0,94 ± 0,09%; 2,53 ± 0,35 mm; 37,33 ± 6,28 g; dan 0,06 ± 0,01 g/dl. Pemeliharaan benih betutu membutuhkan air bersalinitas. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan sintasan air media budidaya disarankan bersalinitas 3 ppt. KATA KUNCI: salinitas; benih; betutu UDC Vitas Atmadi Prakoso, Muhammad Hunaina Fariduddin Ath-thar, Jojo Subagja, dan Anang Hari Kristanto (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar) Pertumbuhan ikan uceng (Nemacheilus fasciatus) dengan padat tebar berbeda dalam lingkungan ex situ Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Ikan uceng (Nemacheilus fasciatus) tergolong ke dalam famili Balitoridae dan genus Nemacheilus. Ikan uceng memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi. Namun, ketersediaan ikan ini masih mengandalkan penangkapan di alam. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh informasi tentang kemampuan beradaptasi dan keragaan pertumbuhannya sebagai kegiatan awal domestikasi. Koleksi ikan uceng ditangkap dari Sungai Progo, Temanggung, Jawa Tengah dengan ukuran panjang total 4,39 ± 0,35 cm dan bobot 0,66 ± 0,13 g. Ikan diangkut menggunakan sistem transportasi tertutup selama 12 jam menuju Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT), Bogor. Ikan dipelihara dan diadaptasikan di akuarium untuk mengetahui pengaruh transportasi terhadap sintasan pasca-transportasi. Selain itu, ikan uceng juga diadaptasikan dengan pemberian pakan alami berupa cacing sampai ikan tersebut dapat beradaptasi dengan pemberian pakan buatan (pellet). Uji keragaan pertumbuhan ikan uceng dilakukan dalam akuarium berukuran 40 cm x 25 cm x 25 cm dengan tiga perlakuan kepadatan, yaitu 1; 1,5; dan 2 ekor/l dengan tiga ulangan pada masing-masing perlakuan. Pakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelet terapung dengan kandungan protein 30% sebanyak 5% dari biomassa dengan frekuensi dua kali sehari. Pengambilan data pertumbuhan dilakukan setiap 10 hari sekali selama 80 hari masa pemeliharaan. Kualitas air yang diamati meliputi: suhu air, ph, oksigen terlarut, nitrat, nitrit, CO 2, dan TAN. Parameter yang diukur meliputi: pertambahan panjang, bobot, laju pertumbuhan spesifik (SGR), biomassa, dan sintasan (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar optimal untuk pertumbuhan ikan uceng adalah 1,5 ekor/l. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ikan uceng sangat mungkin didomestikasi dan selanjutnya dilakukan perbaikan mutu genetiknya. KATA KUNCI: Nemacheillus fasciatus; adaptasi; lingkungan; pertumbuhan; padat tebar
5 JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn Volume 11 Nomor 4, 2016 e-issn Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC Ince Ayu Khairana Kadriah, Koko Kurniawan, Endang Susianingsih, dan Muharijadi Atmomarsono (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau) Sensitivitas deteksi penyakit vibriosis pada udang penaeid dengan penanda molekuler spesifik haemolysin (IAVh) Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Penyakit vibriosis pada budidaya udang dapat menyebabkan penurunan produksi yang cukup besar. Metode deteksi cepat akan sangat membantu dalam penanganan dan pencegahan awal untuk mengurangi kematian udang. Upaya untuk deteksi cepat adalah dengan menggunakan penanda molekular yang spesifik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur sensitivitas metode deteksi vibriosis pada udang penaeid (windu dan vaname) menggunakan penanda molekuler spesifik haemolysin (IAVh). Pengujian dilakukan untuk sampel udang yang diinfeksi buatan melalui injeksi maupun pada sampel yang dikoleksi dari tambak udang. Sampel organ udang hasil infeksi buatan ditanam pada media TCBSA untuk melihat koloni bakteri yang tumbuh. Selanjutnya koloni bakteri tersebut diuji secara biokimia dan molekuler. Deteksi vibriosis untuk sampel dari tambak budidaya hanya dilakukan secara molekuler menggunakan primer spesifik IAVh. Lokasi pengambilan sampel udang dari Provinsi Sulawesi Selatan (Kabupaten Takalar, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pinrang), Provinsi Lampung (Desa Bakauheni dan Kalianda), Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Situbondo) dan Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Karawang). Hasil uji biokimia untuk sampel dengan infeksi buatan dapat menentukan spesies bakteri, namun waktu yang diperlukan relatif lama. Hasil uji menggunakan penanda molekuler haemolysin IAVh dapat secara spesifik mendeteksi vibrio patogen pada kepadatan bakteri CFU/mL dari organ udang, baik pada sampel hasil infeksi buatan maupun pada sampel dari tambak. KATA KUNCI: deteksi cepat; haemolysin; uji biokimiawi udang penaeid; vibriosis UDC Taukhid, Lila Gardenia, dan Septyan Andriyanto (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar) Efikasi vaksin kombinasi trivalen (Aeromonas hydrophila, Streptococcus agalactiae, dan Mycobacterium fortuitum) untuk pencegahan penyakit bakteri potensial pada budidaya ikan air tawar Jurnal Riset Akuakultur, 11(4), 2016, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi vaksin trivalen merupakan kombinasi dari tiga jenis antigen bakteri, yaitu: Aeromonas hydrophila-ahl0905-2, Streptococcus agalactiae-n14g, dan Mycobacterium fortuitum-31 untuk pencegahan penyakit bakteri potensial pada budidaya ikan air tawar. Ikan uji menggunakan ikan lele, nila, dan gurami; di mana masingmasing jenis ikan tersebut merupakan representasi dari jenis ikan yang rentan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, Streptococcus agalactiae, dan Mycobacterium fortuitum. Perlakuan yang diterapkan adalah formulasi sediaan vaksin kombinasi trivalen, dengan komposisi sebagai berikut: (A) formulasi proporsional yang mengandung ketiga jenis antigen dengan perbandingan 1:1:1 (v/v), (B) formulasi non-proporsional yang mengandung ketiga jenis antigen dengan perbadingan 1:3:3 (v/ v), dan (C) tanpa pemberian vaksin sebagai kontrol. Vaksinasi diberikan melalui perendaman dalam larutan vaksin trivalen pada konsentrasi bakteri 10 7 cfu/ml selama 30 menit. Efikasi vaksin dievaluasi berdasarkan sintasan pada akhir uji tantang terhadap bakteri patogen target, dan selanjutnya dihitung nilai relative percentage survival (RPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RPS vaksin trivalen dengan kombinasi proporsional pada ikan lele terhadap bakteri A. hydrophila-ahl0905-2, ikan nila terhadap bakteri S. agalactiae-n14g, ikan gurami terhadap bakteri M. fortuitum-31 dan A. hydrophila-ahl masing-masing sebesar 44,61%; 43,30%; 17,86%; dan 45,00%. Nilai RPS vaksin kombinasi trivalen non-proporsional pada ikan lele terhadap bakteri A. hydrophila-ahl0905-2, ikan nila terhadap bakteri S. agalactiae-n14g, ikan gurami terhadap bakteri M. fortuitum-31 dan A. hydrophila-ahl masing-masing sebesar 39,61%; 40,00%; 7,14%; dan 45,00%. Vaksin trivalen berpotensi sebagai sediaan vaksin yang dapat digunakan untuk pencegahan penyakit pada budidaya air tawar yang disebabkan oleh ko-infeksi lebih dari satu jenis bakteri patogen. KATA KUNCI: efikasi; vaksin kombinasi trivalen ; penyakit bakterial; Aeromonas hydrophila; Streptococcus agalactiae; Mycobacterium fortuitum
6 Indeks Pengarang Author index A Afrianti, Yuli 249 Alimuddin 197, 331 Andriyanto, Septyan 373 Andriyanto, Wawan 75 Ardi, Idil 137,347 Ariyanto, Didik 59,115 Asih, Sidi 15 Ath-thar, Muhammad Hunaina Fariduddin 355 Atmomarsono, Muharijadi 281,363 Azrita 313 C Carman, Odang 99 Cindelaras, Sawung 47,155 D Darmawan, Jadmiko 29 Dewi, Raden Roro Sri Pudji Sinarni 39,225 E Erlania 85 F Fahmi, Melta Rini 137 Fahrur, Mat 235 Febrianti, Rita 23,125,307 Febrida, Selny 225 Firdaus, Muhammad 249 G Gardenia, Lila 373 Giri, Nyoman Adiasmara 75 Gunawan 67 Gustiano, Rudhy 15,99,207 H Haryanti 1,147 Hayuningtyas, Erma Primanita 47, 59,107,137 Hilyana, Sitti 249 Himawan, Yogi 115,297 Hutapea, Jhon Harianto 67 I Imron 39,225 Indriana, Lisa Fajar 249 Iswanto, Bambang 39,225 J Jr., Muhammad Zairin 197 K Kadarini, Tutik 107 Kadriah, Ince Ayu Khairana 363 Kamariah 181 Kamaruddin 163,259 Khotimah, Fitriyah Husnul 331 Kristanto, Anang Hari 347,355 Kurniawan, Koko 363 Kusmini, Irin Iriana 99,207,339 Kusrini, Eni 47,155,197 Kusumah, Ruby Vidia 47,137 L Laining, Asda 163,259,271 Lante, Samuel 271 Lusiastuti, Angela Mariana 171,291 M Makmur 235 Marnis, Huria 29, 39,225 Marzuqi, Muhammad 75 Muliani 281 Mulyaningrum, Sri Redjeki Hesti 235 Mustafa, Akhmad 181 Muzaki, Ahmad 1 N Novita, Hessy 291 Nugroho, Estu 217,313 Nurlaela, Ika 29 P Palimirmo, Flandrianto Sih 115,297 Pamungkas, Wahyu 29
7 Parenrengi, Andi 235 Pasaribu, Fachriyan Hasmi 291 Permana, Gusti Ngurah 331 Prakoso, Vitas Atmadi 339,355,207 Prasetio, Anjang Bangun 47,137 Prihadi, Tri Heru 163,207,217 Putri, Fera Permata 207,339 R Radiarta, I Nyoman 85 Radona, Deni 15,99,207 Rahmawati, Riani 155 Refilza 313 Rusdi, Ibnu 75,331 Rusmana, Iman 291 S Sembiring, Sari Budi Moria 1,147 Setiadi, Eri 347 Setiawati, Ketut Maha 67 Setyono, Budi 217 Soelistyowati, Dinar Tri 99 Su eb, Mochammad 217 Subagja, Jojo 15,355 Sugama, Ketut 1 Suharyanto 23,125,307 Sularto 23,125,307 Sulistyowati, Dinar Tri 197 Sundari, Sri 99 Suprapto, Romy 39 Suryati, Emma 321 Susanto, Bambang 331 Susianingsih, Endang 363 Syahputra, Khairul 115,l59,297 Syandri, Hafrizal 313 T Tahapari, Evi 29 Tampangallo, Bunga Rante 281 Tarunamulia 181 Taukhid 373 Tenriulo, Andi 321 Triana, Hidayah 321 U Ulkhaq, Mohammad Faizal 171 Usman 163,259 W Wardana, Ida Komang 1,147 Widanarni 171 Widiyati, Ani 347 Widyastuti, Utut 321 Y Yuhana, Munti 291
8 PETUNJUK PENULISAN DAN KIRIM ARTIKEL JURNAL RISET AKUAKULTUR MULAI PENERBITAN TAHUN 2016 (12pt Bold) Ketut Sugama*) #, I Nyoman Adiasmara Giri**), dan Alimuddin***) (12pt Bold) *) Center for Fisheries Research and Development, Jakarta **) Research and Development Institute for Mariculture, Gondol ***) Bogor Agricultural University, Bogor (10pt Normal Italic) ABSTRAK (12pt Bold) Petunjuk ini merupakan format baru sekaligus template manuskrip/artikel yang digunakan pada artikel yang diterbitkan di Jurnal Riset Akuakultur mulai penerbitan tahun Artikel diawali dengan Judul Artikel, Nama Penulis, Alamat Afiliasi Penulis, diikuti dengan abstrak yang ditulis dengan huruf miring (Italic) sepanjang kata. Khusus untuk Abstrak, teks ditulis dengan margin kiri 35 mm dan margin kanan 30 mm dengan ukuran font 10 pt dan jenis huruf Times New Roman serta jarak antar baris satu spasi. Jika artikel berbahasa Indonesia, maka abstrak harus ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang baik dan benar. Jika artikel berbahasa Inggris, maka abstrak harus ditulis dalam bahasa Inggris saja. Bagian Abstrak harus memuat inti permasalahan yang akan dikemukakan, metode pemecahannya, dan hasil-hasil temuan saintifik yang diperoleh serta simpulan. Abstrak untuk masing-masing bahasa hanya boleh dituliskan dalam satu paragraf saja dengan format satu kolom. KATA KUNCI: petunjuk penulisan; jurnal teknik; template artikel ABSTRACT (12pt Bold) [Title: Please Type Title of Article in English in here and Bold formated] This is a new author guidelines and article template of Jurnal Riset Akuakultur since year 2016 publication. Article should be started by Title of Article followed by Authors Name and Affiliation Address and abstract. This abstract section should be typed in Italic font and font size of 12 pt and number of words of 250. Special for the abstract section, please use left margin of 4 cm, right margin of 3 cm, right margin of 3 cm and bottom margin of 3 cm. The single spacing should be used between lines in this article. If article is written in Indonesian, the abstract should be typed in Indonesian and English. The abstract should be typed as concise as possible and should be composed of: problem statement, method, scientific finding results, and short conclusion. The abstract should only be typed in one paragraph and one-column format. KEYWORDS: author guidelines; research journal; aquaculture; article template 1. Pendahuluan Jurnal Riset Akuakultur memiliki p-issn dan e-issn dengan Nomor Akreditasi: 619/ AU2/P2MI-LIPI/03/2015 (Periode April 2015-April 2018). Terbit pertama kali tahun 2006, dengan frekuensi penerbitan empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. ( adalah peer-reviewed Jurnal Riset Akuakultur menerima manuskrip atau artikel dalam bidang akuakultur berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional. Naskah yang masuk di Jurnal Riset Akuakultur akan dicek pedoman penulisannya. Apabila sudah sesuai akan direview oleh 2 orang evaluator berdasarkan penunjukan dari Ketua Dewan Redaksi. Naskah yang masuk akan diperiksa unsur plagiasinya menggunakan Google Scholar. Jurnal ini hanya menerima artikel-artikel yang berasal dari hasil-hasil penelitian asli (prioritas utama), dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas) (Bekker et al., 1999; Bezuidenhout et al., 2009). Keputusan diterima atau tidaknya suatu artikel ilmiah di jurnal ini menjadi hak dari Ketua Dewan Redaksi berdasarkan atas rekomendasi dari Evaluator (Bhaktavatsalam & Choudhury, 1995). # Korespondensi penulis: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan. Jl. Pasir Putih II, Ancol Timur-Jakarta Utara Tel.: + (021) [email protected]
9 2. Penulisan Judul, Nama dan Alamat Penulis Judul artikel, nama penulis (tanpa gelar akademis), dan alamat afiliasi penulis ditulis rata tengah pada halaman pertama di bawah judul artikel. Jarak antar baris antara judul dan nama penulis adalah 2 spasi, sedangkan jarak antara alamat afiliasi penulis dan judul abstrak adalah 1 spasi. Kata kunci harus dituliskan di bawah teks abstrak untuk masing-masing bahasa, disusun urut abjad dan dipisahkan oleh tanda titik koma dengan jumlah kata 3-5 kata. Untuk artikel yang ditulis dalam bahasa Indonesia, tuliskan terjemahan judul dalam bahasa Inggris di bagian awal teks abstrak berbahasa Inggris (lihat contoh di atas). 3. Petunjuk Umum Penulisan Naskah Manuskrip Naskah manuskrip yang sudah memenuhi petunjuk penulisan Jurnal Riset Akuakultur (dalam format MS Word, gunakan template artikel ini) harus dikirimkan melalui salah satu cara berikut ini: 1. Pengiriman naskah manuskrip melalui ke Editorial Jurnal Riset Akuakultur ([email protected]). 2. Pengiriman naskah manuskrip dengan Online Submission System di portal E-Journal Jurnal Riset Akuakultur ( index.php/jra) setelah mendaftarkan sebagai Penulis dan/atau Reviewer di bagian Register. Petunjuk Penulisan Artikel dan template dapat diunduh di alamat berikut ini: Template dan Petunjuk Penulisan Artikel dalam MS Word (.doc): /index.php/jra/ about/submissions#authorguidelines Template dan Petunjuk Penulisan Artikel dalam PDF (.pdf): /index.php/jra/ about/submissions#authorguidelines Petunjuk submit manuskrip secara daring dapat dilihat di bagian Petunjuk Submit Online di bawah. Naskah manuskrip yang tidak sesuai petunjuk penulisan Jurnal Riset Akuakultur akan dikembalikan ke Penulis terlebih dahulu sebelum dilanjutkan proses penelaahan. Naskah manuskrip yang ditulis harus mengandung komponen-komponen artikel ilmiah berikut (sub judul sesuai urutan), yaitu: (a) Judul Artikel, (b) Nama Penulis (tanpa gelar), (c) Alamat Afiliasi Penulis, (d) Abstrak dan Kata Kunci, (e) Pendahuluan, (f) Bahan dan Metode, (g) Hasil dan Bahasan, (h) Kesimpulan, (i) Ucapan Terima Kasih, dan (j) Daftar Acuan. Penulisan sub judul di bagian isi artikel (Pendahuluan, Bahan dan Metode, Hasil dan Bahasan, Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih). Sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format Title Case dan disusun rata kiri tanpa garis bawah. Sub-sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format Sentence case dan disusun rata kiri. Naskah manuskrip ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan jumlah halaman maksimum 15 halaman termasuk gambar dan tabel. Naskah manuskrip harus ditulis sesuai template artikel ini dalam bentuk siap cetak (Camera ready). Artikel harus ditulis dengan ukuran bidang tulisan A4 (210 x 297 mm) dan dengan format margin kiri 4 cm, margin kanan 3 cm, margin bawah 3 cm, dan margin atas 3 cm. Naskah harus ditulis dengan jenis huruf Times New Roman dengan ukuran font 12 pt (kecuali judul artikel, nama penulis dan judul abstrak), berjarak dua spasi, dan dalam format satu kolom. Kata-kata atau istilah asing digunakan huruf miring (Italic). Sebaiknya hindari penggunaan istilah asing untuk artikel berbahasa Indonesia. Paragraf baru dimulai 1 cm dari batas kiri, sedangkan antar paragraf diberi 2 spasi. Semua bilangan ditulis dengan angka arab, kecuali pada awal kalimat. Penulisan satuan menggunakan International System of Units (SI). Contoh singkatan simbol satuan: gram (g), liter (L), meter kubik (m 3 ), per meter kubik (m- 3 ). Tabel dan Gambar diletakkan di dalam kelompok teks sesudah tabel atau gambar tersebut dirujuk. Setiap gambar harus diberi judul gambar (Figure Caption) di sebelah bawah gambar tersebut dan bernomor urut angka Arab diikuti dengan judul gambar dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Setiap tabel harus diberi judul tabel (Table Caption) dan bernomor urut angka Arab di sebelah atas tabel tersebut diikuti dengan judul tabel dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Gambargambar harus dijamin dapat tercetak dengan jelas (ukuran font, resolusi dan ukuran garis harus yakin tercetak jelas). Gambar dan tabel dan diagram/skema sebaiknya diletakkan sesuai kolom di antara kelompok teks atau jika terlalu besar diletakkan di bagian tengah halaman. Tabel tidak boleh mengandung garis-garis vertikal, sedangkan garis-garis horizontal diperbolehkan tetapi hanya yang penting-penting saja. 4. Petunjuk Khusus Penulisan Isi Naskah Manuskrip JUDUL ARTIKEL: Judul Artikel harus dituliskan secara singkat dan jelas, dan harus menunjukkan dengan tepat masalah yang hendak dikemukakan, tidak memberi peluang penafsiran yang beraneka ragam, ditulis seluruhnya dengan huruf kapital secara simetris. Judul artikel tidak boleh mengandung singkatan kata
10 Bobot (Weight) (g) Masa budidaya (hari) Culture periods (days) Gambar 1. Figure 1. Pembentuk tiga segmentasi tren pertumbuhan pada pertambahan bobot ikan kerapu macan dan bawal bintang Three types of growth trend formation by weight increase of tiger grouper and silver pompano Tabel 1. Table 1. Perbedaan laju pertumbuhan spesifik (LPS) ikan kerapu macan dan bawal bintang pada tiga segmentasi waktu pemeliharan The difference of Specific Growth Rate (SGR) of tiger grouper and silver pompano at three segmentation of culture periods Komoditas Species hari 150 days Segmen waktu pemeliharan (hari) Segmentation of cultured periods 0-45 (45 days) (60 days) (45 days) Kerapu macan (Tiger grouper) Bawal bintang (Silver pompano ) yang tidak umum digunakan. Kemukakan terlebih dahulu gagasan utama artikel baru diikuti dengan penjelasan lainnya. PENDAHULUAN: Pendahuluan harus berisi (secara berurutan) latar belakang umum, kajian literatur terdahulu (state of the art) sebagai dasar pernyataan kebaruan ilmiah dari artikel, pernyataan kebaruan ilmiah, dan permasalahan penelitian atau hipotesis. Di bagian akhir pendahuluan harus dituliskan tujuan kajian artikel tersebut. Di dalam format artikel ilmiah tidak diperkenankan adanya tinjauan pustaka sebagaimana di laporan penelitian, tetapi diwujudkan dalam bentuk kajian literatur terdahulu (state of the art) untuk menunjukkan kebaruan ilmiah artikel tersebut. BAHAN DAN METODE: Bahan dan metode berisi bahan-bahan utama yang digunakan dalam penelitian dan metode yang digunakan dalam pemecahan permasalahan termasuk metode analisis. Rancangan dan metode penelitian harus jelas sehingga dapat diulang oleh peneliti yang lain. Apabila menggunakan metode baku harus mencantumkan referensinya, dan jika dilakukan modifikasi harus dijelaskan bagian mana yang dimodifikasi. Peralatan-peralatan yang dituliskan di bagian ini hanya berisi peralatan-peralatan utama saja dilengkapi dengan merk (misalnya: Furnace elektrik (Carbolite)) dan tingkat ketelitian alat yang digunakan. HASIL DAN BAHASAN: Hasil penelitian disajikan secara jelas dan padat, dapat disajikan dalam bentuk tabel dan gambar namun tidak terjadi duplikasi. Narasi harus dapat menjelaskan tabel dan gambar. Tabel dan gambar harus diacu di dalam teks. Bahasan berisi penjelasan ilmiah yang ditunjang oleh referensi. Hasil
11 dan bahasan harus dapat menjawab hipotesis penelitian. Hasil dan bahasan analisa statistik harus mencantumkan tingkat kepercayaan. KESIMPUL AN: Kesimpulan menggambarkan jawaban dari hipotesis dan/atau tujuan penelitian. Kesimpulan bukan berisi perulangan dari hasil dan pembahasan, tetapi lebih kepada ringkasan hasil penelitian. UCAPAN TERIMA KASIH: Ucapan terima kasih terutama ditujukan kepada pemberi dana penelitian. Ucapan terima kasih dapat juga disampaikan kepada pihak-pihak yang membantu pelaksanaan penelitian dan penulisan naskah. DAFTAR ACUAN: Semua rujukan yang diacu di dalam teks artikel harus dicantumkan di bagian Daftar Acuan. Daftar Acuan harus berisi pustaka-pustaka acuan yang berasal dari sumber primer (jurnal ilmiah dan berjumlah minimum 50% dari keseluruhan daftar acuan) diterbitkan 10 (sepuluh) tahun terakhir. Daftar acuan minimal berisi 11 (sebelas) acuan. Penulisan sistem rujukan di dalam teks artikel dan penulisan daftar acuan menggunakan program aplikasi manajemen referensi APA. 5. Panduan Penulisan Persamaan Setiap persamaan ditulis rata tengah kolom dan diberi nomor yang ditulis di dalam kurung dan ditempatkan di bagian akhir margin kanan. Persamaan harus dituliskan menggunakan Equation Editor dalam MS Word atau Open Office (Primack, 1983). Ln W SGR %/hari 6. Panduan Penulisan Kutipan/Rujukan dalam Teks Artikel Setiap mengambil data atau mengutip pernyataan dari acuan lainnya maka penulis wajib menuliskan sumber rujukannya. Rujukan atau sitasi ditulis di dalam uraian/teks dengan cara nama penulis dan tahun (Irwan & Salim, 1998). Jika penulis lebih dari dua, maka hanya dituliskan nama penulis pertama diikuti et al. (Bezuidenhout et al., 2009; Roeva, 2012). Semua yang dirujuk di dalam teks harus dicantumkan di bagian Daftar Acuan. 7. Panduan Penulisan Daftar Acuan Ln W t t Format penulisan daftar acuan mengikuti format APA 6th Edition (American Psychological Association). Acuan yang berupa majalah/jurnal ilmiah: Ariyanto, D., Hayuningtyas, E.P., & Syahputra, K. (2009). Hubungan antara keberadaan gen Major o x100 Histocompability Complex Class II (MHC-II) ketahanan terhadap penyakit dan pertumbuhan pada populasi ikan mas strain rajadanu. Indonesian Aquaculture Journal, 10(4), Acuan yang berupa judul buku: Fridman, A. (2008). Plasma Chemistry (p. 978). Cambridge: Cambridge University Press. Acuan yang berupa Prosiding Seminar: Roeva, O. (2012). Real-World Applications of Genetic Algorithm. In International Conference on Chemical and Material Engineering (pp ). Semarang, Indonesia: Department of Chemical Engineering, Diponegoro University. Acuan yang berupa disertasi/thesis/skripsi: Istadi, I. (2006). Development of A Hybrid Artificial Neural Network Genetic Algorithm for Modelling and Optimization of Dielectric-Barrier Discharge Plasma Reactor. PhD Thesis. Universiti Teknologi Malaysia. Acuan yang berupa patent: Primack, H.S. (1983). Method of Stabilizing Polyvalent Metal Solutions. US Patent No. 4,373,104. Acuan yang berupa HandBook: Hovmand, S. (1995). Fluidized Bed Drying. In Mujumdar, A.S. (Ed.) Handbook of Industrial Drying (pp ). 2nd Ed. New York: Marcel Dekker. 8. Petunjuk Submit Manuskrip Secara Online Naskah manuskrip harus dikirimkan melalui salah satu cara berikut ini (cara yang kedua lebih diutamakan): 1. Pengiriman naskah manuskrip sebaiknya dengan Online Submission System di portal E-Journal Jurnal Riset Akuakultur ( 2. Pertama Penulis mendaftarkan sebagai Penulis dan/ atau Reviewer (mencentang role sebagai Author dan/atau Reviewer) di bagian Register atau alamat: index.php/jra /user/register 3. Setelah Penulis login sebagai Author, klik di New Submission. Tahapan submit artikel terdiri atas 5 tahapan, yaitu: (1). Start, (2). Upload Submission, (3). Enter Metadata, (4). Upload Supplementary Files, (5). Confirmation 4. Di bagian Start, pilih Jurnal Section (Full Article), centang semua ceklist. 5. Di bagian Upload Submission, silakan unggah file manuskrip artikel dalam MS Word di bagian ini.
12 6. Di bagian Enter Metadata, masukkan data-data semua Penulis dan afiliasinya, diikuti dengan judul dan abstrak, dan indexing keywords. 7. Di bagian Upload Supplementary Files, diperbolehkan mengunggah file data-data pendukung atau surat pernyataan atau dokumen lainnya. 8. Di bagian Confirmation, silakan klik Finish Submission jika semua data sudah benar. 9. Jika penulis kesulitan dalam proses pengiriman naskah melalui sistem daring, naskah manuskrip dapat juga dikirimkan melalui ke Editorial Jurnal Riset Akuakultur namun demikian metode ini tidak direkomendasikan. 10.Surat Pernyataan dapat didownload disini. 9. Kesimpulan Setiap artikel yang dikirimkan ke kantor editorial Indonesian Aquaculture Journal harus mengikuti petunjuk penulisan ini. Jika artikel tersebut tidak sesuai dengan panduan ini maka tulisan akan dikembalikan sebelum ditelaah lebih lanjut. 10. Ucapan Terima Kasih Terima kasih disampaikan kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan yang telah mendanai keberlangsungan jurnal ini. 11. Daftar Acuan Bekker, J.G., Craig, I.K., & Pistorius, P.C. (1999). Modeling and Simulation of Arc Furnace Process. ISIJ International, 39(1), Bezuidenhout, J.J., Eksteen, J.J., & Bradshaw, S.M. (2009). Computational fluid dynamic modelling of an electric furnace used in the smelting of PGM containing concentrates. Minerals Engineering, 22(11), Bhaktavatsalam, A.K., & Choudhury, R. (1995). Specific Energy Consumption in The Steel Industry. Energy, 20(12), Camdali, U., & Tunc, M. (2006). Steady State Heat Transfer of Ladle Furnace During Steel Production Process. Journal of Iron and Steel Research, International, 13(3), Fridman, A. (2008). Plasma Chemistry (p. 978). Cambridge: Cambridge University Press. Hovmand, S. (1995). Fluidized Bed Drying. In Mujumdar, A.S. (Ed.) Handbook of Industrial Drying (p ). 2nd Ed. New York. Marcel Dekker. Istadi, I. (2006). Development of A Hybrid Artificial Neural Network Genetic Algorithm for Modelling and Optimization of Dielectric-Barrier Discharge Plasma Reactor. PhD Thesis. Universiti Teknologi Malaysia. Primack, H.S. (1983). Method of Stabilizing Polyvalent Metal Solutions. US Patent No. 4,373,104. Roeva, O. (2012). Real-World Applications of Genetic Algorithm. In International Conference on Chemical and Material Engineering (p. 2530). Semarang, Indonesia: Department of Chemical Engineering, Diponegoro University. Wang, Z., Wang, N. H., & Li, T. (2011). Computational analysis of a twin-electrode DC submerged arc furnace for MgO crystal production. Journal of Materials Processing Technology, 211(3), Biaya Pemrosesan Artikel Setiap artikel yang dikirimkan ke kantor editorial Jurnal Riset Akuakultur tidak dipungut biaya apapun (gratis - no page charge) termasuk gratis biaya pemrosesan artikel. Biaya publikasi ditanggung penerbit jurnal ini.
13
14
FOKUS DAN RUANG LINGKUP JURNAL RISET AKUAKULTUR INFORMASI INDEKSASI JURNAL
FOKUS DAN RUANG LINGKUP JURNAL RISET AKUAKULTUR Jurnal Riset Akuakultur (http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jra) memiliki p-issn 1907-6754; e-issn 2502-6534 dengan Nomor Akreditasi: 619/AU2/P2MI-LIPI/03/2015
Teknik, 35 (2), 2014, App.1 UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA PARA REVIEWER (MITRA BEBESTARI) PADA TERBITAN INI
Tersedia online di: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik Teknik, 35 (2), 2014, App.1 UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA PARA REVIEWER (MITRA BEBESTARI) PADA TERBITAN INI Ir. Bambang Sudarsono, M.S. (Teknik
UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA REVIEWERS (MITRA BEBESTARI) Prof. Dr. Leksmono Suryo Putranto
UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA REVIEWERS (MITRA BEBESTARI) Prof. Dr. Leksmono Suryo Putranto (Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia) Prof. Dr. Dyah Erny Herwindiati (Fakultas Teknologi
Volume 11 Nomor 1, Maret Penanggung Jawab: Prof. Dr. Hari Eko Irianto
JURNAL RISET AKUAKULTUR =================================================================================================================================================================================================================
PETUNJUK PENULISAN DAN KIRIM ARTIKEL LENTERA PUSTAKA MULAI PENERBITAN TAHUN 2015 (Arial 14pt Bold)
PETUNJUK PENULISAN DAN KIRIM ARTIKEL LENTERA PUSTAKA MULAI PENERBITAN TAHUN 2015 (Arial 14pt Bold) Amin Taufiq Kurniawan 1*), Yanuar Yoga Prasetyawan 2 (Times New Roman 12pt Bold) 1 Jurusan Ilmu Perpustakaan,
PETUNJUK PENULISAN DAN PENGIRIMAN ARTIKEL JURNAL PEMBANGUNGAN PERKOTAAN BALITBANG KOTA MEDAN MULAI EDISI TAHUN 2017 (14pt Bold)
PETUNJUK PENULISAN DAN PENGIRIMAN ARTIKEL JURNAL PEMBANGUNGAN PERKOTAAN BALITBANG KOTA MEDAN MULAI EDISI TAHUN 2017 (14pt Bold) Hendri Hendri 1*, Amal Ghozali Saragih 2 (12pt Bold) Jurusan Pendidikan Teknik
PETUNJUK PENULISAN DAN PENGIRIMAN ARTIKEL JURNAL GEMA TEOLOGIKA (14 pt Bold)
PETUNJUK PENULISAN DAN PENGIRIMAN ARTIKEL JURNAL GEMA TEOLOGIKA (14 pt Bold) EKA DEWI MAYASARI (12 pt Bold) * Abstract (12 pt Bold Italic) Article should be started by title of article followed by authors
PETUNJUK PENULISAN DAN KIRIM ARTIKEL JURNAL KEPERAWATAN RESPATI YOGYAKARTA MULAI PENERBITAN TAHUN 2017 (14pt Bold)
Tersedia online di: http://nursingjurnal.respati.ac.id/ Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 1 (1), 2016, 1-5 PETUNJUK PENULISAN DAN KIRIM ARTIKEL JURNAL KEPERAWATAN RESPATI YOGYAKARTA MULAI PENERBITAN
MEDIA AKUAKULTUR. Volume 11 Nomor 1, p-issn e-issn
MEDIA AKUAKULTUR p-issn 1907-6762 e-issn 2502-9460 Volume 11 Nomor 1, 2016 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.31 Bambang Iswanto, Rommy Suprapto,
PEDOMAN PENULISAN FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG. 2. Penulisan Judul, Nama dan Alamat Penulis
PEDOMAN PENULISAN Jurnal LITIGASI (p-issn: 0853-7100; e-issn: 2442-2274; http://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi) adalah jurnal peer-review diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Pasundan Bandung
FOKUS DAN RUANG LINGKUP MEDIA AKUAKULTUR INFORMASI INDEKSASI MEDIA AKUAKULTUR
FOKUS DAN RUANG LINGKUP MEDIA AKUAKULTUR Media Akuakultur (http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/ma) memiliki p-issn 1907-6762; e-issn 2502-9460 dengan Nomor Akreditasi: 742/Akred/P2MI-LIPI/04/2016
MEDIA AKUAKULTUR. Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya
MEDIA AKUAKULTUR p-issn 1907-6762 e-issn 2502-9460 Volume 11 Nomor 2, 2016 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.31 Deni Radona, Fitriyah Husnul
JURNAL RISET AKUAKULTUR
JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn 1907-6754 e-issn 2502-6534 Volume 11 Nomor 1, 2016 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.32 Ahmad Muzaki, Sari Budi
2016, Jurnal Riset Akuakultur, p-issn , e-issn
FOKUS DAN RUANG LINGKUP JURNAL RISET AKUAKULTUR Jurnal Riset Akuakultur (http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jra) memiliki p-issn 1907-6754; e-issn 2502-6534 dengan Nomor Akreditasi: 619/AU2/P2MI-LIPI/03/2015
JURNAL RISET AKUAKULTUR
JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn 1907-6754 e-issn 2502-6534 Volume 11 Nomor 2, 2016 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.31 Deni Radona, Dinar Tri
JURNAL RISET AKUAKULTUR
JURNAL RISET AKUAKULTUR p-issn 1907-6754 e-issn 2502-6534 Volume 11 Nomor 3, 2016 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.34 Eni Kusrini, Alimuddin,
JURNAL RISET AKUAKULTUR
JURNAL RISET AKUAKULTUR e-issn 2502-6534 Volume 12 Nomor 2, 2017 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.31 Otong Zenal Arifin, Imron, Nandang Muslim,
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /KEPMEN-KP/2017 TENTANG PELEPASAN IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GORAMY) GALUNGGUNG SUPER
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /KEPMEN-KP/2017 TENTANG PELEPASAN IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GORAMY) GALUNGGUNG SUPER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN
FOKUS DAN RUANG LINGKUP MEDIA AKUAKULTUR INFORMASI INDEKSASI MEDIA AKUAKULTUR
Media Akuakultur, 12 (1), 2017, i-vi FOKUS DAN RUANG LINGKUP MEDIA AKUAKULTUR Media Akuakultur (http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/ma) memiliki p-issn 1907-6762; e-issn 2502-9460 dengan Nomor
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24/KEPMEN-KP/2016 TENTANG
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) RAJADANU TAHAN PENYAKIT KHV DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /KEPMEN-KP/2017 TENTANG PELEPASAN IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GORAMY) SAGO
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /KEPMEN-KP/2017 TENTANG PELEPASAN IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GORAMY) SAGO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN
Format Penulisan Makalah Lomba Kegiatan Ilmiah untuk Siswa SLTA Tingkat Nasional Tahun 2012
Format Penulisan Makalah Lomba Kegiatan Ilmiah untuk Siswa SLTA Tingkat Nasional Tahun 2012 1. Pencetakan (print out) menggunakan printer deskjet, inkjet atau laserjet. 2. Jumlah halaman maksimum 16 halaman,
FOKUS DAN RUANG LINGKUP JURNAL RISET AKUAKULTUR INFORMASI INDEKSASI JURNAL
Jurnal Riset Akuakultur, 12 (1), 2017, i FOKUS DAN RUANG LINGKUP JURNAL RISET AKUAKULTUR Jurnal Riset Akuakultur (http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jra) memiliki e-issn 2502-6534 dengan Nomor
TATA CATA PENULISAN MAKALAH LOMBA KARYA ILMIAH BIDANG SUMBER DAYA AIR UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL XI TAHUN 2018
TATA CATA PENULISAN MAKALAH LOMBA KARYA ILMIAH BIDANG SUMBER DAYA AIR UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL XI TAHUN 2018 1. Jumlah halaman maksimum 16 halaman, tidak termasuk daftar pustaka dan lampiran
TATA CATA PENULISAN MAKALAH LOMBA KARYA ILMIAH BIDANG SUMBER DAYA AIR UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017
TATA CATA PENULISAN MAKALAH LOMBA KARYA ILMIAH BIDANG SUMBER DAYA AIR UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017 1. Jumlah halaman maksimum 16 halaman, tidak termasuk daftar pustaka dan lampiran
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) MARWANA
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) MARWANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN
Keragaan benih ikan mas (Cyprinus carpio) strain rajadanu dengan kepadatan berbeda
Prosiding Seminar Nasional Ikan ke 8 Keragaan benih ikan mas (Cyprinus carpio) strain rajadanu dengan kepadatan berbeda Yogi Himawan, Khairul Syahputra, Didik Ariyanto Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Jl.
Tema Lomba Karya Ilmiah SLTA Tahun 2014 Inovasi Untuk Kelestarian Sumber Daya Air dan Energi
Tema Lomba Karya Ilmiah SLTA Tahun 2014 Inovasi Untuk Kelestarian Sumber Daya Air dan Energi Sub Tema : 1. Konservasi Sumber Daya Air Upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat, dan
TATA CATA PENULISAN MAKALAH LOMBA KARYA ILMIAH SUMBER DAYA AIR UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016
TATA CATA PENULISAN MAKALAH LOMBA KARYA ILMIAH SUMBER DAYA AIR UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016 1. Jumlah halaman maksimum 16 halaman, tidak termasuk daftar pustaka dan lampiran gambar/tabel
PEDOMAN BAGI PENULIS ARTIKEL al-uqud : Journal of Islamic Economics
PEDOMAN BAGI PENULIS ARTIKEL al-uqud : Journal of Islamic Economics Agar naskah artikel dapat dimuat dalam Jurnal al-uqud, maka penulis perlu memperhatikan pedoman sebagai berikut: 1. Artikel yang dikirimkan
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) JAYASAKTI
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) JAYASAKTI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22/KEPMEN-KP/2014 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA SALINA
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22/KEPMEN-KP/2014 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA SALINA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,
ATURAN PENULISAN NASKAH ILMIAH JURNAL BIS A (BISNIS ADMINISTRASI)
ATURAN PENULISAN NASKAH ILMIAH JURNAL BIS A (BISNIS ADMINISTRASI) I. UMUM 1. Jurnal Bisnis Administrasi (Jurnal BIS-A) adalah publikasi ilmiah berkala yang terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Juni dan Desember.
JURNAL RISET AKUAKULTUR
JURNAL RISET AKUAKULTUR e-issn 2502-6534 Volume 12 Nomor 1, 2017 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.31 Deni Radona, Irin Iriana Kusmini, dan Muhammad
BAHAN DAN METODE. Percobaan 1. Pengaruh pemberian bahan aromatase inhibitor pada tiga genotipe ikan nila sampai tahap pendederan.
12 BAHAN DAN METODE Tempat dan waktu Penelitian dilakukan di Laboratorium Pemuliaan dan Genetika dan kolam percobaan pada Loka Riset Pemuliaan dan Teknologi Budidaya Perikanan Air Tawar, Jl. Raya 2 Sukamandi,
-2- MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN TENTANG PELEPASAN IKAN LELE MUTIARA.
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 77/KEPMEN-KP/2015 TENTANG PELEPASAN IKAN LELE MUTIARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,
JURNAL RISET AKUAKULTUR
ISSN 1907-6754 JURNAL RISET AKUAKULTUR = Volume 2 Nomor 1 Tahun 2007 Jurnal Riset Akuakultur adalah wadah informasi bidang akuakultur yang berupa hasil-hasil riset, terbit tiga kali setahun dibiayai oleh
PANDUAN PRESENTASI PEMAKALAH
PANDUAN PRESENTASI PEMAKALAH 1. Alokasi waktu untuk masing-masing presenter adalah 15 menit (presentasi 10 menit, pertanyaan dan jawaban 5 menit). 2. Presenter dimohon sudah menyerahkan materi presentasi
JURNAL RISET AKUAKULTUR
JURNAL RISET AKUAKULTUR e-issn 2502-6534 Volume 12 Nomor 4, 2017 Kata kunci bersumber dari artikel. Lembar abstrak dapat dicuplik tanpa ijin dan biaya UDC 639.34 Otong Zenal Arifin, Wahyulia Cahyanti,
JOURNAL OF NONFORMAL EDUCATION AND COMMUNITY EMPOWERMENT JURNAL ILMIAH TERBITAN BERKALA NASIONAL ISSN
JOURNAL OF NONFORMAL EDUCATION AND COMMUNITY EMPOWERMENT JURNAL ILMIAH TERBITAN BERKALA NASIONAL ISSN 2252-6331 Tim Pengelola Jurnal Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN ABALON (HALIOTIS SQUAMATA) HASIL DOMESTIKASI
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN ABALON (HALIOTIS SQUAMATA) HASIL DOMESTIKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN
PERTUMBUHAN CALON INDUK IKAN BERONANG Siganus guttatus TURUNAN PERTAMA (F-1) DENGAN BOBOT BADAN YANG BERBEDA
1233 Pertumbuhan calon induk ikan beronang Siganus guttatus... (Samuel Lante) PERTUMBUHAN CALON INDUK IKAN BERONANG Siganus guttatus TURUNAN PERTAMA (F-1) DENGAN BOBOT BADAN YANG BERBEDA ABSTRAK Samuel
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) NIRWANA III
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) NIRWANA III DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN
PENDEDERAN IKAN BERONANG (Siganus guttatus) DENGAN UKURAN TUBUH BENIH YANG BERBEDA
419 Pendederan ikan beronang dengan ukuran tubuh benih... (Samuel Lante) ABSTRAK PENDEDERAN IKAN BERONANG (Siganus guttatus) DENGAN UKURAN TUBUH BENIH YANG BERBEDA Samuel Lante, Noor Bimo Adhiyudanto,
ATURAN PENULISAN NASKAH ILMIAH JURNAL TEKNOVASI
ATURAN PENULISAN NASKAH ILMIAH JURNAL TEKNOVASI I. UMUM 1. Jurnal Teknovasi adalah publikasi ilmiah berkala yang terbit setiap 2 (dua) kali setahun yaitu April dan Oktober. 2. Naskah ilmiah yang diterbitkan
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) RAJADANU SUPER RD
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) RAJADANU SUPER RD DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN
PANDUAN PENULISAN MANUSKRIP FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2012
PANDUAN PENULISAN MANUSKRIP FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2012 TIM PENGEMBANG UNNES LAW JOURNAL 1 A. ALUR PEMBUATAN MANUSKRIP 2 B. RINCIAN PROSEDUR 1. Mahasiswa a. Mengajukan topik skripsi/tesis
UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL X TAHUN2017. Potensi Air Limbah untuk Peningkatan Ketahanan Air
LOMBA B I D A N G KARYA ILMIAH SUMBER DAYA AIR 2017 Potensi Air Limbah untuk Peningkatan Ketahanan Air UNTUK SISWA SMA/SMK/MA TINGKAT NASIONAL X TAHUN2017 Subtema: 1. Pengelolaan air limbah sebelum masuk
TATA TULIS JURNAL. Fakultas Teknik Elektro 1
TATA TULIS JURNAL Fakultas Teknik Elektro 1 Struktur Jurnal Judul Jurnal Nama penulis Abstrak (bahasa Indonesia) Abstract (bahasa Inggris) Pendahuluan Pembahasan penelitian Kesimpulan dan saran. Daftar
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41/KEPMEN-KP/2014 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS MERAH NAJAWA
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41/KEPMEN-KP/2014 TENTANG PELEPASAN IKAN MAS MERAH NAJAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,
PERFORMA PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE (Clarias gariepinus) DENGAN APLIKASI VAKSIN HYDROVAC
Media Akuakultur Vol. 10 No. 2 Tahun 2015: 59-64 PERFORMA PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE (Clarias gariepinus) DENGAN APLIKASI VAKSIN HYDROVAC Septyan Andriyanto dan Desy Sugiani Instalasi Penelitian dan Pengembangan
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /KEPMEN-KP/2017 TENTANG PELEPASAN IKAN TAWES (PUNTIUS JAVANICUS) JOIS
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /KEPMEN-KP/2017 TENTANG PELEPASAN IKAN TAWES (PUNTIUS JAVANICUS) JOIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN
HOW TO SUBMIT A MANUSCRIPT TO
HOW TO SUBMIT A MANUSCRIPT TO INTERNATIONAL JOURNAL Oleh: Dr. Istadi Email: [email protected] ; Website: http://tekim.undip.ac.id/staf/istadi WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL BERBAHASA INGGRIS UNTUK JURNAL
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.48/MEN/2012 TENTANG
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.48/MEN/2012 TENTANG PELEPASAN INDUK IKAN NILA JANTAN PANDU DAN INDUK IKAN NILA BETINA KUNTI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI
KETENTUAN PUBLIKASI JURNAL MEDIKA RESPATI P3M UNRIYO
KETENTUAN PUBLIKASI JURNAL MEDIKA RESPATI P3M UNRIYO A. Ketentuan Umum Format penulisan naskah Jurnal adalah sebagai berikut: 1. Buletin Jurnal Medika Respati memuat tulisan Ilmiah dalam bidang Kesehatan,
BAHAN DAN METODE. Waktu dan Tempat
15 BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2012. Penelitian dilaksanakan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan
METODE PENELITIAN. M 1 V 1 = M 2 V 2 Keterangan : M 1 V 1 M 2 V 2
11 METODE PENELITIAN Tempat dan waktu Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lingkungan Akuakultur, Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor untuk pemeliharaan
Indonesian Undergraduate Research Journal for Geoscience (IURJG) Guide for Authors (Pedoman untuk Penulis)
Daftar Isi Persiapan Naskah... 2 Disiplin ilmu... 2 Bagian Naskah... 2 Judul... 2 Penulis... 2 Abstrak (Abstract)... 3 Keywords... 3 Tulisan... 3 Judul bagian... 3 Pendahuluan (Introduction)... 3 Data
JURNAL RISET AKUAKULTUR
ISSN 1907-6754 JURNAL RISET AKUAKULTUR = Volume 3 Nomor 1 Tahun 2008 Jurnal Riset Akuakultur adalah wadah informasi bidang akuakultur yang berupa hasil-hasil riset, terbit tiga kali setahun dibiayai oleh
PENTINGNYA POPULASI KONTROL INTERNAL DALAM EVALUASI KEBERHASILAN PROGRAM SELEKSI
Media Akuakultur Vol. 0 No. Tahun 05: -6 PENTINGNYA POPULASI KONTROL INTERNAL DALAM EVALUASI KEBERHASILAN PROGRAM SELEKSI Didik Ariyanto Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Jl. Raya Pantura Sukamandi, Patokbeusi,
JURNAL MITRA KESEHATAN
JURNAL MITRA KESEHATAN DESKRIPSI JURNAL Jurnal Mitra Kesehatan adalah jurnal yang memuat artikel penelitian di bidang kesehatan. Fokus penelitian yang dipublikasikan terkait dengan aspek: 1. Bidang Gizi
S O P Unggah Karya Artikel Ilmiah (Hasil Skripsi/Tesis) Pada Repository ISI Denpasar
S O P Unggah Karya Artikel Ilmiah (Hasil Skripsi/Tesis) Pada Repository ISI Denpasar I. PENDAHULUAN Penulisan karya ilmiah merupakan cermin kualitas lulusan pada perguruan tinggi. Karya ilmiah harus memenuhi
II. METODE PENELITIAN. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Agustus
II. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2013 di Laboratorium Budidaya Perikanan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian,
PANDUAN PENULISAN, PENDAFTARAN, PENGIRIMAN DAN MONITORING STATUS ARTIKEL DI PORTAL JURNAL UNIMOR. Panduan Penulisan Artikel untuk Author
PANDUAN PENULISAN, PENDAFTARAN, PENGIRIMAN DAN MONITORING STATUS ARTIKEL DI PORTAL JURNAL UNIMOR Portal Jurnal Unimor hanya menerima artikel secara online melalui situs savanacendana.id (tidak menerima
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/KEPMEN-KP/2015 TENTANG PELEPASAN IKAN GABUS HARUAN
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/KEPMEN-KP/2015 TENTANG PELEPASAN IKAN GABUS HARUAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,
KETENTUAN CALL FOR PAPERS SEMIKNAS 2017
KETENTUAN CALL FOR PAPERS SEMIKNAS 2017 Sub Sub Tema untuk presentasi makalah : 1. Manajemen Informasi Kesehatan 2. Manajemen Mutu Informasi Kesehatan 3. Kodifikasi Klasifikasi Penyakit dan Tindakan 4.
LOMBA KARYA TULIS ILMIAH HASIL PENELITIAN DAN LOMBA PROPOSAL PENELITIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA 2015
LOMBA KARYA TULIS ILMIAH HASIL PENELITIAN DAN LOMBA PROPOSAL PENELITIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA 2015 Waktu pelaksanaan 1. Lomba karya tulis ilmiah hasil penelitian dan lomba proposal
Pengaruh Pemberian Dosis Pakan Otohime yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Bebek di BPBILP Lamu Kabupaten Boalemo
Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Volume II, Nomor 1, Maret 2014 Pengaruh Pemberian Dosis Pakan Otohime yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Bebek di BPBILP Lamu Kabupaten Boalemo
EVALUASI PENGGUNAAN PAKAN DENGAN KADAR PROTEIN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILEM (Osteochilus hasseltii)
697 Evaluasi penggunaan pakan dengan kadar protein berbeda... (Reza Samsudin) EVALUASI PENGGUNAAN PAKAN DENGAN KADAR PROTEIN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILEM (Osteochilus hasseltii) ABSTRAK
HOW TO SUBMIT A MANUSCRIPT. Oleh: Riah Wiratningsih Pustakawan UNS
HOW TO SUBMIT A MANUSCRIPT Oleh: Riah Wiratningsih Pustakawan UNS Kriteria Umum 1. Bahasa yang digunakan adalah bahasa PBB (Inggris, Perancis, Spanyol, Arab, Cina) 2. Pengelolaan naskah sedemikian rupa
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.23/MEN/2012 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA NIRWANA II
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.23/MEN/2012 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA NIRWANA II MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa guna lebih
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
III. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Hasil 3.1.1 Pertumbuhan Bobot, Panjang, dan Biomassa Peningkatan bobot rerata dan biomassa ikan sidat yang diberi perlakuan perendaman hormon pertumbuhan rekombinan ikan kerapu
I. PENDAHULUAN. terutama untuk beberapa pasar lokal di Indonesia. Ikan mas atau yang juga
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang saat ini menjadi primadona di sub sektor perikanan. Ikan ini di pasaran memiliki nilai
Vincentius Widya Iswara A301, 27 Juli 2016
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya PERPUSTAKAAN PENGELOLAAN JURNAL ONLINE UKWMS MENGGUNAKAN OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) Vincentius Widya Iswara A301, 27 Juli 2016 Agenda Materi 1 : Pengantar Open
HASIL DAN PEMBAHASAN
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Kegiatan seleksi famili yang dilakukan telah menghasilkan dua generasi yang merupakan kombinasi pasangan induk dari sepuluh strain ikan nila, yaitu TG6, GIFT F2 dan
515 Keragaan pertumbuhan benih Cherax... (Irin Iriana Kusmini)
515 Keragaan pertumbuhan benih Cherax... (Irin Iriana Kusmini) KERAGAAN PERTUMBUHAN BENIH Cherax quadricarinatus DARI BERBAGAI LOKASI UNTUK MENCAPAI UKURAN 5 6 INCI ABSTRAK Irin Iriana Kusmini dan Gleni
BAB 4. METODE PENELITIAN
BAB 4. METODE PENELITIAN 4.1. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan selama sembilan bulan dari bulan Maret sampai September 2014 di Laboratorium UPT Kolam Pembenihan, Fakultas Perikanan dan Ilmu
Perbandingan Publikasi Internasional Indonesia di Scopus Periode 2010-April 2016
Perbandingan Publikasi Internasional Indonesia di Scopus Periode 2010-April 2016 Perbandingan Publikasi Internasional Indonesia di Web of Science (Thomson) Saat ini Publikasi internasional peneliti
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/KEPMEN-KP/2015 TENTANG PELEPASAN UDANG GALAH SIRATU
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/KEPMEN-KP/2015 TENTANG PELEPASAN UDANG GALAH SIRATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,
PENGELOLAAN JURNAL ONLINE UNIKA MUSI CHARITAS PALEMBANG MENGGUNAKAN OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) VincentiusWidya Iswara 17 Oktober 2016
PENGELOLAAN JURNAL ONLINE UNIKA MUSI CHARITAS PALEMBANG MENGGUNAKAN OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) VincentiusWidya Iswara 17 Oktober 2016 AGENDA Pengantar Open Journal System Administrasi Jurnal (Journal manager)
1) Staf Pengajar pada Prog. Studi. Budidaya Perairan, Fakultas
Media Litbang Sulteng 2 (2) : 126 130, Desember 2009 1) Staf Pengajar pada Prog. Studi. Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu ISSN : 1979-5971 PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26/KEPMEN-KP/2016 TENTANG
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26/KEPMEN-KP/2016 TENTANG PELEPASAN IKAN KELABAU (OSTEOCHILUS MELANOPLEURUS) HASIL DOMESTIKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI
III. BAHAN DAN METODE
12 III. BAHAN DAN METODE 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2009 sampai dengan bulan September 2009 bertempat di Laboratorium Sistem Produksi dan Manajemen Akuakultur, Departemen
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Artikel ilmiah merupakan sejenis tulisan yang menyajikan atau menganalisis suatu topik secara ilmiah. Keilmiahan suatu tulisan didasarkan pada ragam bahasa yang digunakannya
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PRODUKSI PEMBESARAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) DI KERAMBA JARING APUNG WADUK CIRATA
825 Pengaruh frekuensi pemberian pakan terhadap... (Moch. Nurdin) PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PRODUKSI PEMBESARAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) DI KERAMBA JARING APUNG WADUK CIRATA Mochamad
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 45/MEN/2006 TENTANG
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 45/MEN/2006 TENTANG PELEPASAN VARIETAS IKAN NILA NIRWANA SEBAGAI VARIETAS UNGGUL INDUK PENJENIS MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK
LINGUA, Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya p-issn: dan e-issn: X
LINGUA, Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya p-issn: 1979-9411 dan e-issn: 2442-238X PUSAT KAJIAN BAHASA DAN BUDAYA Akta Notaris Drs. Irwan Siregar, SH, M.Kn tanggal 21 Januari 2015 SK MENKUMHAM RI
BAB III BAHAN DAN METODE
BAB III BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor Sumedang, Jawa Barat. Penelitian
SELEKSI YANG TEPAT MEMBERIKAN HASIL YANG HEBAT
Media Akuakultur Vol. 10 No. 2 Tahun 2015: 65-70 SELEKSI YANG TEPAT MEMBERIKAN HASIL YANG HEBAT Didik Ariyanto Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Jl. Raya 2 Pantura Sukamandi, Patokbeusi, Subang 41263, Jawa
SNI : Standar Nasional Indonesia. Induk ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscoguttatus) kelas induk pokok (Parent Stock)
SNI : 01-6488.1-2000 Standar Nasional Indonesia Induk ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscoguttatus) kelas induk pokok (Parent Stock) Prakata Standar ini diterbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN)
PENENTUAN PEMBERIAN PAKAN DAN UKURAN BENIH SAAT TEBAR PADA PEMBESARAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) DI KERAMBA JARING APUNG (KJA)
739 Penentuan pemberian pakan dan ukuran benih... (Ketut Suwirya) PENENTUAN PEMBERIAN PAKAN DAN UKURAN BENIH SAAT TEBAR PADA PEMBESARAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) DI KERAMBA JARING APUNG
Panduan Penulisan dan Template untuk Jurnal Online Informatika (JOIN)
JOIN (Jurnal Online Informatika) Volume 2 No. 2 Desember 2017 : 1-2 DOI: 10.15575/join. xxxxx.xx Panduan Penulisan dan Template untuk Jurnal Online Informatika (JOIN) Penulis ke-1 1, Penulis ke-2 2, Penulis
PANDUAN ORGANISASI MAKALAH
PANDUAN ORGANISASI MAKALAH Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XVI dan Lomba Nasional Tahunan Rancang Bangun Mesin VII BADAN KERJA SAMA TEKNIK MESIN - INDONESIA SURABAYA 2017 1 Daftar Isi Daftar Isi...
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Budidaya ikan hias dapat memberikan beberapa keuntungan bagi pembudidaya antara lain budidaya ikan hias dapat dilakukan di lahan yang sempit seperti akuarium atau
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.09/MEN/2012 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA SRIKANDI
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.09/MEN/2012 TENTANG PELEPASAN IKAN NILA SRIKANDI MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa guna lebih
Jurnal Sistem Komputer Program Studi Sistem Komputer Universitas Diponegoro
2016 Jurnal Sistem Komputer Program Studi Sistem Komputer Universitas Diponegoro Volume 6 No. 2 PENGEMBANGAN SISTEM PENJADWALAN KULIAH MENGGUNAKAN ALGORITMA STEEPEST ASCENT HILL CLIMBING Shoffan Saifullah,
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN Nomor: KEP. 42/MEN/2001 TENTANG PELEPASAN VARIETAS UDANG GALAH SEBAGAI VARIETAS UNGGUL
KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN Nomor: KEP. 42/MEN/2001 TENTANG PELEPASAN VARIETAS UDANG GALAH SEBAGAI VARIETAS UNGGUL MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka dalam rangka
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2012 di Laboratorium
III. METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2012 di Laboratorium Basah Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.
