Materi Pertemuan FILE
|
|
|
- Devi Iskandar
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Materi Pertemuan FILE Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan File 2. Penggunaan File TUJUAN & SASARAN Setelah mempelajari materi dalam bab ini mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan mengenai File 2. Menjelaskan dan menggunakan File WAKTU & TEMPAT 1. 2 x (2 x 50) menit pertemuan di kelas a. 50 menit materi b. 50 menit tutorial (latihan soal) 2. 2 x (4 x 50) menit belajar di rumah IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-1
2 Pendahuluan Sejauh ini data-data yang anda gunakan di dalam programmasih disimpan dalam memori komputer atau disebut juga media panyimpanan internal yang sifatnya volatile (tidak permanen) dan kapasitasnya relatif lebih kecil (tergantung besar memory yang tersedia). Komputer akan secara ototmatis menghapus seluruh isi memori (yang digunakan oleh suatu program tertentu) setelah sebuah program selesai dilaksanakan/dijalankan Namun untuk beberapa kasus data-data yang telah diolah tersebut harus bisa digunakan lagi untuk keperluan pengolahan selanjutnya. Untuk melakukan penyimpanan data-data tersebut, tentunya kita memerlukan suatu alat bantu yang dalam dunia komputer dikenal sebagai file. File merupakan sebuah tempat penimpanan data pada media penyimpanan eksternal. Data yang disimpan pada media penyimpanan eksternal tidak akan dihapus secara otomatis oleh komputer. Penghapusan hanya dapat dilakukan melalui campur tangan programmer. Media penyimpanan eksternal dapat menyimpan data dengan kapasitas lebih besar (tergantung kapasitas media penyimpanan eksternal, hardisk contohnya) dan bersifat semi permanen artinya kita dapat menambah, menghapus maupun mengubah isi dari data-data tersebut. Berdasarkan jenis data yang disimpan file dibedakan menjadi dua jenis yaitu : 1. File teks Semua data yang disimpan pada file ini akan diubah menjadi teks, sehingga file tersbut dapat dibuka oleh semua program pengolah kata seperti Notepad, Wordpad, Ms Word, TextPad dan lain-lain. Data yang disimpan dalam file teks mudah dibaca karena berbentuk teks. 2. File biner. Semua data yang disimpan pada file ini akan diubah menjadi nilai biner ( bernilai 0 atau 1 tergantung teks yang dimasukan. Perbedaan file biner dan file teks dapat dilihat pada tabel 1 berikut ini. Tabel 1 Perbedaan File Teks dan File Biner No Kategori File Teks 1 Bentuk data yang Teks disimpan 2 Kecepatan akses Lambat (harus melakukan konversi dari data yang bukan teks menjadi teks dan sebaliknya) 3 Cara pengaksesan Menggunakan semua program pengolah kata File Biner Bilangan biner Cepat (tidak ada konversi data) Harus dibuat program khusus untuk mengaksesnya (biasanya dibuat oleh programmer yang membuat file tersebut Berdasarkan cara pengaksesan data yang disimpan file dibedakan menjadi dua jenis yaitu : 1. File Sekuensial (Sequential-Access File) Semua data yang disimpan pada file ini diakses secara searah mulai dari awal file sampai dengan akhir file (End Of File/EOF). 2. File Acak (Random-Access File) Semua data yang disimpan pada file ini akan diakses secara acak (Random) Berbeda dengan pengaksesan variabel, konstanta, array, dan rekaman (enum dan struct), pengaksesan file terdiri dari tiga tahap yaitu : 1. Pembukaan file (open file) sehingga file tersebut dapat dimanipulasi. 2. Pembacaandata dari dalam file atau penulisan data ke dalam file 3. Penutupan file (close file), untuk proses pembacaan file hal ini bersifat opsional namun untuk proses penulisan file hal ini mutlak harus dilakukan, karena jika tidak ada kemungkinan data IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-2
3 yang akan disimpan tidak akan masuk atau ditulis ke dalam file. Diperlukannya proses penutupan file setalah proses penulisan data ke dalam file karena data yang akan disimpan ke dalam file sebenarnya tidak langsung ditulis/disimpan ke dalam file, namun terlebih dahulu ditampung dalam suatu lokas memori yang biasa disebut sebagai buffer. Bila buffer ini sudah penuh, maka seluruh data yang ada di dalam buffer tersebut akan disimpan ke dalam file secara bersamaan. Masalahnya bila buffer ini belum penuh tapi program sudah akan diakhiri, maka proses penulisan data dari dalam buffer baru dilakukan bila dilakukan proses penutupan file. Dalam bahasa C/C++ ada dua macam operasi file yaitu operasi pada file berpenyangga (buffered files) dan operasi pada file tidak berpenyangga, yang akan dibahas pada sub bab berikut ini FileBerpenyangga ( (Buffered Files) File berpenyangga (buffered files) menggunakan suatu penyangga (buffer) untuk menampung sementara informasi atau data yang akan dipindahkan dari memori internal komputer ke atau dari file. Sehingga sebelum suatu file berpenyangga digunakan, file penyangga untuk file yang bersangkutan harus dibuat terlebih dahulu. Bahasa C/C++ telah menyediakan suatu file penyangga dalam bentuk suatu elemen struktur dengan nama tipe strukturnya adalah FILE (didefinisikan dalam library header stdio.h) atau dalam C++ juga dapat ofstram dan ifstream (didefinisikan pada library header fstream.h). struktur tersebut akan menyimpan informasi dari file yang akan diakses, diantaranya informasi mengenai lokasi file (path), ukuran file (dalam satuan byte), data-data yang ada di dalam file serta informasi-informasi lainnya. Adapun cara untuk mendapatkan struktur tersebut adalah dengan mendeklarasikan sebuah pointer/penunjuk untuk file tertentu. Cara pendeklarasian file berpenyangga dengan menggunakan library header stdio.h biasanya ditulis dengan struktur : FILE *<Nama Penunjuk File>; FILE *PointerFile; Sedangkan cara pendeklarasian file berpenyangga dengan menggunakan library header fstream.h biasanya ditulis dengan struktur : ifstream <Nama Penunjuk File>; // Tulis/Input data ke dalam file atau ofstream <Nama Penunjuk njuk File>; //Baca data dari dalam File atau fstream <Nama Penunjuk File>; //Baca & Tulis data ke/dari dalam File ofstream PTulisFile; atau iftsream PbacaFile; atau fstream PbacaTulis; Operasi-Operasi file berpenyangga : a. Membuka File untuk dapa menggunakan suatu file, file tersebut harus dibuka terlebih dahulu dalam bahasa C/C++ menggunakan perintah : Cara membuka file berpenyangga dengan menggunakan library header stdio.h biasanya ditulis dengan struktur : <Penunjuk File> = fopen( <Nama File>.<Ekst.<Ekstensi File>, <Mode File> ); perintah ini akan menghasikan nilai pointer hasil dari proses membuka file. Jika file tidak berhasil dibuka akan menghasilkan nilai NULL, sebaliknya jika berhasil dibuka akan menghasilkan suatu alamat yang menunjukke struktur FILE. PointerRFile = fopen( Baca.TXT, rt ); //buka file Baca.TXT sebagai file Teks untuk IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-3
4 dibaca datanya PointerTFile = fopen( Tulis.DAT, wb ); //buka file Tulis.DAT sebagai file Biner untuk ditulis dengan data yang baru Tabel 2 Mode untuk Membuka File pada library header stdio.h Mode File r Membuka file yang telah ada untuk dibaca (read). Jika file belum ada, file tidak akan dibuka dan fungsi fopen() akan menghasilkan nilai NULL w Membuka file untuk ditambah dengan data baru (write). Jika file telah ada, maka file lama akan dihapus a Membuka file yang telah ada untuk ditambah dengan data baru, dimana data tersebut akan diletakan diakhir file (append). Jika file belum ada maka akan dibuat file yang baru. r+ Membuka file untuk dipebaharui (update) w+ Membuka file untuk dipebaharui (update), jika file sudah ada maka data akan ditimpa/dihapus a+ Membuka file untuk dipebaharui (update) dimana data tersebut akan diletakan diakhir file (append). rb Sama seperti mode r hanya file yang digunakan adalah file biner wb Sama seperti mode w hanya file yang digunakan adalah file biner ab Sama seperti mode a hanya file yang digunakan adalah file biner rb+ Sama seperti mode r+ hanya file yang digunakan adalah file biner wb+ Sama seperti mode w+ hanya file yang digunakan adalah file biner ab+ Sama seperti mode a+ hanya file yang digunakan adalah file biner rt Sama seperti mode r hanya file yang digunakan adalah file teks wt Sama seperti mode w hanya file yang digunakan adalah file teks at Sama seperti mode a hanya file yang digunakan adalah file teks rt+ Sama seperti mode r+ hanya file yang digunakan adalah file teks wt+ Sama seperti mode w+ hanya file yang digunakan adalah file teks at+ Sama seperti mode a+ hanya file yang digunakan adalah file teks Sedangkan cara membuka file berpenyangga dengan menggunakan library header fstream.h biasanya ditulis dengan struktur : <Nama Penunjuk File>.open ( <Nama File>.<Ekstensi File>,Mode File); PTulisFile.open( Tulis.TXT,ios::out); atau ofstream PTulisFile.open( Tulis.TXT,ios::out ios::binary); PBacaFile.open( Baca.TXT,ios::app); atau ifstream PBacaFile.open( Baca.TXT,ios::in); Tabel 3 Mode untuk Membuka File pada library header fstream.h Mode File ios :: app Membuka file yang telah ada untuk ditambah dengan data baru, dimana data tersebut akan diletakan diakhir file (append). Ios :: ate Membuka file yang telah ada untuk ditambah dengan data baru, dimana data tersebut akan diletakan diakhir file (append) kemudian pointer akan berpindah ke akhir file ios :: in Membuka file untuk keperluan input data ios :: out Membuka file untuk keperluan output data ios :: binary Membuka file untuk keperluan file biner ios :: trunc Membuka file yang telah ada untuk ditambah dengan data baru, jika file sudah ada maka data akan ditimpa/dihapus OR, digunakan untuk menggabungkan/mengkombinasikan beberapa mode sekaligus b. Memasukan/Merekam Data Untuk memasukan data ke dalam file, data tersebut sebelumnya harus dimasukan ke dalam file penyangga dan untuk hal ini tergantung dari bentuk data yang digunakan. IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-4
5 Tabel 4 Fungsi Pustaka untuk Memasukan Data ke dalam Penyangga pada library header stdio.h Nama Fungsi fputc() putw() fputs() fprintf() fwrite() Meletakan sebuah nilai karakter ke penyangga untuk direkam ke dalam file Prototype : int fputc(int c, FILE *<penunjuk file>); fputc( A,PointerTFile); Meletakan sebuah nilai integer ke penyangga untuk direkam ke dalam file Prototype : int putw(int w, FILE *<penunjuk file>); putw(212, PointerTFile); Meletakan sebuah nilai string ke penyangga untuk direkam ke dalam file Prototype : int fputs(const char *s, FILE *<penunjuk file>); fputs( Dosen Pemrograman Terstruktur I Ganteng,PointerTFile) Meletakan sebuah data terformat di penyangga untuk direkam ke dalam file Prototype : int fprint(file *<penunjuk file>, const char *format, argumenargumen); fprintf( PointerTFile, %s %s %2.2f,Mhs.NPM,Mhs.Nama,Mhs.IPK); Meletakan sebuah blok data ke penyangga untuk direkam ke dalam file Prototype : size_t fwrite(const void *blok, size-t ukuran,size_t n, FILE *<penunjuk file>); fwrite(&mhs,sizeof(mhs),1,pointertfile); Tabel 5 Fungsi Pustaka untuk Memasukan Data ke dalam Penyangga pada library header fstream.h Nama Fungsi PenunjukFile << PenunjukFile.put() Meletakan sebuah nilai ke penyangga untuk direkam ke dalam file PTulisFile << Dosen Pemrograman Terstruktur I Ganteng ; Meletakan sebuah nilai karakter ke penyangga untuk direkam ke dalam file PtulisFile.put( A ); PenunjukFile.write() Meletakan sebuah blok data ke penyangga untuk direkam ke dalam file Prototype : PenunjukFile.write((char *) &blokdata, sizeof(blokdata)); PtulisFile.write((char *) &Mhs, sizeof(mhs)); c. Membaca Data Letak pembacaan atau perekaman untuk file yang dibuka dapat diletakan di sembarang posisi yang diinginkan. Tabel 6 Fungsi Pustaka untuk Membaca Data dalam File pada library header stdio.h Nama Fungsi fgetc() Membaca sebuah nilai karakter dari file untuk diletakan di penyangga Prototype : int fgetc(file *<penunjuk file>); fgetc(pointerrfile); getw() Membaca sebuah nilai integer dari file untuk diletakan di penyangga Prototype : int getw(file *<penunjuk file>); getw(pointerrfile); fgets() Membaca sebuah nilai string dari file untuk diletakan di penyangga Prototype : int fgets(char *s, int n,file *<penunjuk file>); fgets(str, Max,PointerRFile);//Str bertipe string dan Max jumlah huruf maksimum yang bisa ditampung oleh variabel Str fscanf() Membaca sebuah blok data dari file untuk diletakan di penyangga Prototype : int fscan(file *<penunjuk file>, const char *format, argumenargumen); fscanf(pointerrfile,, %s %s %2.2f,Mhs.NPM,Mhs.Nama,Mhs.IPK); fread() Membaca sebuah data terformat dari file untuk diletakan di penyangga Prototype : size_t fread(void *blok, size-t ukuran,size_t n, FILE *<penunjuk file>); IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-5
6 rewind() fseek() ftell() fread(&mhs,sizeof(mhs),1,pointertfile); Mengarahkan posisi pembacaan atau perekaman di awal file Prototype : rewind(file *<penunjuk file>); rewind(pointerrfile); Mengarahkan posisi pembacaan atau perekaman ke posisi tertentu di file Prototype : int fseek((file *<penunjuk file>,long offset, int Konstanta); Dimana konstanta untuk fungsi ini adalah : Nilai Konstanta Nama Posisi 0 SEEK_SET Mulai dari awal file 1 SEEK_CUR Mulai dari posisi saat ini 2 SEEK_END Mulai dari akhir file Mendapatkan posisi pembacaan atau perekaman file Prototype : long ftell((file *<penunjuk file>); Tabel 6 Fungsi Pustaka untuk Membaca Data dalam File pada library header fstream.h Nama Fungsi PenunjukFile >> Membaca sebuah nilai dari file untuk disimpan ke dalam penyangga PTulisFile >> Data; //data adalah penyangga yang menampung nilai dari dalam file PenunjukFile.get() Membaca sebuah nilai karakter dari file untuk disimpan ke dalam penyangga PtulisFile.get(X); //dimana X adalah penyangga bertipe karakter PenunjukFile.getline() Membaca sebuah nilai String dari file untuk disimpan ke dalam penyangga PtulisFile.getline(String, Max); //dimana String adalah penyangga bertipe string dan Max adalah jumlah huruf maksimum yang bisa ditampung oleh String PenunjukFile.read() Meletakan sebuah blok data dari file untuk disimpan ke dalam penyangga Prototype : PenunjukFile.read((char *) &blokdata, sizeof(blokdata)); PtulisFile.read((char *) &Mhs, sizeof(mhs));//mhs adalah penyangga d. Menutup File Tujuan file ditutup diantaranya: a. Untuk menutup semua file yang masih terbuka sebelum program dihentikan b. Menutup file tertentu karena sudah tidak digunakan lagi di dalam program c. Menutup file karena ingin membuka file yang lain d. Dengan menutup file, maka informasi yang ada dipenyangga akan direkam terlebih dahulu ke file. Cara menutup file berpenyangga dengan menggunakan library header stdio.h biasanya ditulis dengan struktur : int fclose(<penunjuk File>); // Untuk menutup satu file int fcloseall(); );// Untuk menutup semua file fclose(pointerrfile); fclose (PointerTFile); atau fcloseall(); Sedangkan cara menutup file berpenyangga dengan menggunakan library header fstream.h biasanya ditulis dengan struktur : <Nama Penunjuk File>.close close; PBacaFile.close; PTulisFile.close; e. Pendeteksian Kesalahan Suatu operasi belum tentu berhasil menyelesaikan tugasnya, maka diperlukan pendeteksian kesalahan untuk mengetahui kegagalan proses yang terjadi. IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-6
7 Tabel 7 Makro Pendeteksian Kesalahan dalam File pada library header stdio.h Nama Fungsi ferror() Mengambil status kesalahan yang dicatat di elemen flags dimana nilai yang dihasilkan jika terjadi kesalahan adalah 0 Prototype : ferror(file *<penunjuk file>) ferror(pointertfile) perror() Mengambil status kesalahan yang dicatat di elemen flags dimana jika terjadi kesalahan akan menghasilakn suatu nilai string (keterangan kesalahan) Prototype : ferror(file *<penunjuk file>) ferror(pointertfile) clearerr() Menghapus status kesalahan di elemn flags Prototype : clearerr(file *<penunjuk file>); clearerr(pointertfile); Tabel 7 Makro Pendeteksian Kesalahan dalam File pada library header fstream.h Nama Fungsi PenunjukFile.good() Untuk memeriksa keberhasilan operasi file PBacaFile.good() PenunjukFile.eof() Untuk memeriksa akhir file Pbacaile.eof() PenunjukFile.fail() Untuk memeriksa suatu kesalahan. Kesalahan yang diperiksa adalah kegagalan perangkat keras (ex : bad sector), kegegalan proses baca/tulis data pada file, dan kegagalan karena file tidak ada PtulisFile.fail() PenunjukFile.bad() Untuk memeriksa adanya operasi yang tidak absah/benar. Hampir sama seperti fungsi fail di atas, namun disini tidak ada pemeriksaan kegagalan proses baca/tulis data pada file PtulisFile.bad() File Tidak Berpenyangga Perbedaan dengan file berpenyangga adalah untuk operasi file tidak berpenyangga tidak menyediakan penyangga untuk pembacaan dan perekaman data ke dalam file. Untuk membaca file tidak berpenyangga akan dilakukan dengan dengan mengakses ke disk secara langsung tanpa lewat suatu sutu penyangga, selain itu juga tidak menyediakan fasilitas memformat data. Operasi file tidak berpenyangga termasuk ke dalam operasi input/output level rendah. Biasanya operasi file tidak berpenyangga digunakan untuk file biner dan menggunakan system operasi UNIX. Tabel 5.4 Fungsi-Fungsi Pustaka Operasi File Tidak Berpenyangga di lingkungan UNIX Nama Fungsi close() creat() lseek() open() read() write() Menutup file Membuat file baru Menmpatkan pembacaan/menutup file rekaman ke posisi byte tertentu Membuka file yang ada atau membuat file baru Membaca data dari file Merekam data ke file File yang sudah dibuat dengan operasi file berpenyangga dapat juga dibaca oleh operasi file tidak berpenyangga begitu juga sebaliknya. Perbedaannya bukan terletak dari hasil operasinya tetapi terletak dari proses operasinya yang menggunakan penyangga dan tidak menggunakan penyangga. IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-7
8 Referensi 1. Deitel, H.M. and Deitel, P.J., C How to Program, 4nd Edition, Prentice Hall, 2004 (bab 11) 2. Deitel, H.M. and Deitel, P.J., C++ How to Program, 2nd Edition, Prentice Hall, 2003 (Bab 14) 3. Hartanto, Budi, Pembuatan Program C Secara Mudah, Andi, Yogyakarta,, 2004 [Bab 12] 4. Joni, I Made; Raharjo, Budi, Pemrograman C dan Implementasinya, Informatika, Bandung, 2006 [Bab 10] 5. Raharjo, Budi, Pemrograman C++ Mudah dan Cepat Menjadi Master C++ dengan Mengungkap Rahasia-Rahasia Pemrograman dalam C++, Informatika, 2006 [Bab 9] 6. Kadir, Abdul, Pemrograman C++ Membahas Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Turbo C++ dab Borland C++, Andi, Yogyakarta, 2003 (bab 21) Bahan Renungan (Semoga bisa menjadi tambahan motivasi) Anda bisa bila... Pasar malam dibuka di sebuah kota. Seluruh penduduk menyambutnya dengan gembira. Ada berbagai macam permainan, stand makanan dan sirkus. Tetapi kali ini yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat. Setiap malam ratusan orang menonton pertunjukkan manusia kuat. Ia bisa melengkungkan baja hanya dengan tangan telanjang. Ia bisa menghancurkan batu bata tebal dengan tinjunya. Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Untuk menutup pertunjukkannya, ia memeras sebuah jeruk dengan genggamannya. Ia memeras terus hingga tetes terakhir air jeruk itu terperas. Kemudian ia menantang para penonton, "Barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini, akan kuberikan dia uang satu juta." Kemudian naiklah seorang lelaki, atlit binaraga, ke atas panggung. Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras... dan memeras... tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal. Beberapa pria kuat dari penjuru kota mencoba, tapi tak ada yang berhasil. Manusia kuat itu tersenyum-senyum. Kemudian ia berkata, "Aku berikan satu kesempatan terakhir. Siapa yang mau mencoba?" Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia boleh mencoba. "Tentu saja boleh nyonya. Mari naik ke panggung." Manusia kuat itu membimbing wanita itu naik ke atas pentas. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok wanita itu. Wanita itu lalu mengambil jeruk dan menggenggamnya. Semakin banyak penonton yang menertawakannya. Lalu wanita itu mencoba memeras dengan penuh konsentrasi. Ia memeras... memeras... memeras dan "ting!" setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh membasahi lantai panggung. Para penonton terdiam terperangah. Lalu cemoohan mereka segera berubah menjadi tepuk tangan riuh. Manusia kuat lalu memeluk wanita kurus itu, katanya, "Nyonya, aku sudah melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. Dan, ribuan orang pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya kau satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu. Boleh aku tahu, bagaimana kau bisa melakukan hal itu?" "Begini," jawab wanita itu, "Jika suamimu sedang jatuh sakit keras dan tak bisa bekerja mencari nafkah, sedangkan kau memiliki delapan anak yang harus kau beri makan setiap harinya, lalu kau harus kuat mencari uang meski hanya serupiah-dua rupiah, maka hanya memeras jeruk untuk mendapatkan satu juta rupiah bukanlah hal yang sulit." Pesan moral : "Bila anda memiliki alasan yang cukup kuat, anda akan menemukan jalannya", demikian kata seorang bijak. Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu karena tak memiliki alasan yang cukup kuat. Pelajaran Penting 1. Pelajaran Penting ke-1 Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah? Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya...? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak. "Tentu Saja Dihitung!!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-8
9 kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!!! Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"! Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy". 2. Pelajaran Penting ke-2 - Penumpang yang Kehujanan Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun an, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda. 7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim ke rumahnya. Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah : " Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat..hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu" - Tertanda Ny. Nat King Cole - *) Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA 3. Pelajaran penting ke-3 Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani. Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, & duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, & memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya & menghitung serta mempelajari koin-koin di kantongnya... "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?"katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak.., dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu... saya pesan yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen & 5 buah koin 1-sen. Anda bisa lihat...anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup uang untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di Jalan Kita Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan. Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan. Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata ditempat batu tadi ada kantung yg berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yg bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita. 5. Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika dibutuhkan Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku". Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur, disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter...?" Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya...? IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-9
10 Ini Mengenai Nilai Kasih Ibu Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya. OngKos upah membantu ibu : 1. Membantu Pergi Ke Warung: Rp Menjaga adik Rp Membuang sampah Rp Membereskan Tempat Tidur Rp menyiram bunga Rp Menyapu Halaman Rp Jumlah : Rp Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama. 1. OngKos mengandungmu selama 9 bulan - GRATIS 2. OngKos berjaga malam karena menjagamu GRATIS 3. OngKos air mata yang menetes karenamu GRATIS 4. OngKos khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu GRATIS 5. Ongkos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu GRATIS Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku GRATIS Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu".Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: "Telah Dibayar LUNAS". Mother is the best super hero in the world IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : XIII/XIV-10
PERTEMUAN VII FILE TEKS & FILE BINER
PERTEMUAN VII FILE TEKS & FILE BINER 7.1 Tujuan Praktikum Praktikan dapat membedakan antara file teks dan file biner serta dapat mendeklarasikan, membuat, membaca dengan menggunakan dua buah macam file
Sequential File. Pertemuan Konsep Record/Struktur dan Pointer Konsep File Pengelolaan File Studi Kasus
Sequential File Pertemuan 14-15 Overview Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi Konsep Record/Struktur dan Pointer Konsep File Pengelolaan File Studi Kasus Jurusan Teknik Informatika XIV/XV - 2 Universitas
Pemrograman Terstruktur. Pemrosesan File Teks dan File Biner
Pertemuan 12 Pemrograman Terstruktur Pemrosesan File Teks dan File Biner Tujuan Perkuliahan Mahasiswa mampu membedakan file biner dan file teks Mahasiswa memahami macam-macam operasi file dalam file teks
Dasar Operasi File. Overview. Tujuan Instruksional
Dasar Operasi File Pertemuan : Disusun oleh : Danang Junaedi Jurusan Teknik Informatika Universitas Widyatama Overview Tujuan Instruksional Jenis File Operasi File Tahap Operasi Dasar File Mengaktifkan
FILE & STREAM Bab FILE
FILE & STREAM Bab 5 5.1 FILE File adalah sekumpulan data yang disimpan dalam media penyimpanan luar seperti disket/harddisk. Dalam C++ file adalah sebuah stream yang disimpan dalam media penyimpanan luar.
Baca Tulis File. Untuk dapat membaca atau menulis data dari/ke sebuah file maka langkah yang perlu dilakukan adalah:
Untuk dapat membaca atau menulis data dari/ke sebuah file maka langkah yang perlu dilakukan adalah: 1. membuka file - mendefinisikan variabel stream - melakukan perintah open() 2. Melakukan pembacaan atau
Bab 7 File 109 BAB 7 FILE TUJUAN PRAKTIKUM TEORI PENUNJANG. FILE *fopen( const char*nama_file, const char*mode);
Bab 7 File 109 BAB 7 FILE TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan dapat memahami operasi File yang ada dalam pemograman Bahasa C TEORI PENUNJANG Seringkali untuk program-program aplikasi system informasi, data perlu
BAB XII OPERASI FILE
Diktat Mata Kuliah Pemrograman II BAB XII OPERASI FILE IF Membuat File Text File text adalah suatu file yang pola penyimpanannya datanya dalam bentuk karakter. Sehingga kalau suatu variabel bertipe int
BAB 12 MANIPULATION FILE
BAB 12 MANIPULATION FILE 1. Tujuan Instruksional Umum a. Mahasiswa mampu melakukan perancangan aplikasi menggunakan Struktur File b. Mahasiswa mampu melakukan analisis pada File yang dibuat c. Mahasiswa
12/29/2011. Algoritme dan Pemrograman. Bit. Bitwise operator
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #13 Operator Bitwise Tipe Enumerasi Manipulasi File Bit Singkatan dari binary digit (digit biner), yaitu suatu nilai bilangan yang direpresentasikan sebagai bilangan biner
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari MATERI Teks/string Pointer File Struktur Kelas Konstruktor dan Destruktor Kelas dan Obyek Overloading Operator Inheritance (Pewarisan) Polimorfisme
FILE INPUT/OUTPUT. Overview
FILE INPUT/OUTPUT Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Overview Definisi Lingkup Sistem File File Pointer Membuka File Menutup File Menulis sebuah karakter Membaca sebuah
OPERASI FILE DASAR PEMROGRAMAN
OPERASI FILE DASAR PEMROGRAMAN TUJUAN Setelah menyelesaikan bab ini, mahasiswa diharapkan dapat: Menjelaskan tentang struktur file Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file Menjelaskan tentang
PERTEMUAN XI OPERASI FILE
PERTEMUAN XI OPERASI FILE JENIS FILE File Biner : file yang pola penyimpanan di dalam disk berbentuk biner, yaitu seperti bentuk pada memori RAM (komputer). Dipakai untuk menyimpan data kompleks, mis :
MODUL 7 FILE. namafile adalah nama dari file yang akan dibuka/diaktifkan. mode adalah jenis operasi file yang akan dilakukan terhadap file.
MODUL 7 FILE File adalah sebuah organisasi dari sejumlah record. Masing-masing record bisa terdiri dari satu atau beberapa field. Setiap field terdiri dari satu atau beberapa byte. 1. Membuka File Untuk
Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-13 Arsip (File) 2
Algoritma dan Pemrograman Lanjut Pertemuan Ke-13 Arsip (File) 2 Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si.,M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran
Pertemuan 11: OPERASI FILE dalam C
Pertemuan 11: PROSEDUR dan FUNGSI dalam C OPERASI FILE dalam C Mengapa perlu ada prosedur dan fungsi? Semakin besar cakupan permasalahan yang akan diselesaikan, maka semakin banyak pula baris kode/perintah
UNIVERSITAS WIDYATAMA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA - FAKULTAS TEKNIK Jl. Cikutra No.204 A BAndung UJIAN TENGAH SEMESTER TA.
UNIVERSITAS WIDYATAMA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA - FAKULTAS TEKNIK Jl. Cikutra No.204 A BAndung UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2008/2009 Mata Kuliah/Jurusan : Pemrograman II (Terstruktur II)/Teknik Informatika-S1
Teknik Pemrograman Terstruktur 1
1 Pointer Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lain. Alamat ini merupakan lokasi dari obyek lain (biasanya variabel lain) di dalam memori. Operator
PERTEMUAN XI OPERASI FILE
PERTEMUAN XI OPERASI FILE SASARAN Setelah menyelesaikan bab ini, anda diharapkan dapat: Menjelaskan tentang struktur file Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file Menjelaskan tentang fungsi untuk
Minggu ke-13 Berkas (File)
Minggu ke-13 Berkas (File) Pendahuluan File merupakan unit standar penyimpanan data yang menggunakan konsep stream dalam pengaksesannya. Stream merupakan penghubung antara programmer dengan file. Sebuah
TUGAS PENDAHULUAN MODUL I PERKENALAN MIKU, COMPILER BAHASA C, DAN STANDARD INPUT-OUTPUT
TUGAS PENDAHULUAN MODUL I PERKENALAN MIKU, COMPILER BAHASA C, DAN STANDARD INPUT-OUTPUT Prepared by: Bagus Hanindhito (20-02-2015) Problem 1 : Hello World! Pada problem ke-1 ini, kita akan mencoba melakukan
File & Stream. Kegunaan File : file : ini. dengan. iostream.h) suatu. stream, Jika. dapat menghubungkan. mendeklarasikan. kita.
File & Stream Kegunaan File : Untuk melakukan proses file I/O, diperlukan file header fstream.h didalam program. Didalam file ini didefinisikan beberapa class/object yang berhubungan dengan pemrosesan
Hari : Rabu Pertemuan : 3 Tanggal Praktikum : Oktober 2001 Shift : 4
Hari : Rabu Pertemuan : 3 Tanggal Praktikum : Oktober 2001 Shift : 4 Tujuan Instruksional Khusus Mahasiswa memahami pengoperasian file Relative serta beberapa teknik Hashing dan Colision Pokok Bahasan
Achmad Solichin.
Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
Praktikum 12 FILE. Gambar Struktur data dari file
Praktikum 12 FILE A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang struktur file 2. Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file 3. Menjelaskan tentang fungsi untuk penyimpanan dan pembacaan file per-karakter 4.
Membuka dan Menutup File
A. Tujuan - Membuka dan menutup file - Menulis data ke dalam file - Membaca isi file dan menampilkannya ke dalam halaman web - Mengubah nama file, menyalin file, dan menghapus file - Membuat, mengubah,
Input/Output with files
Input/Output with files Operasi dasar file pada prinsipnya terbagi menjadi 3 tahap, yaitu: membuka atau mengaktifkan file melaksanakan pemrosesan file menutup file A. Membuka file Sebelum suatu file dapat
PENGAKSESAN BERKAS (FILE) DALAM C
Algoritma dan Pemrograman 2 PENGAKSESAN BERKAS (FILE) DALAM C Arsip/File/Berkas merupakan struktur penyimpanan data didalam memori sekunder seperti hard disk. Struktur arsip memungkinkan data disimpan
FUNGSI & PROSEDUR. Pertemuan ke-12 dan 13
FUNGSI & PROSEDUR Pertemuan ke-12 dan 13 Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi Review Lingkup Definisi Fungsi & Prosedur Deklarasi Fungsi & Prosedur Cara Penulisan Fungsi & Prosedur dalam Bahasa C/C++
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE IF Membuka / Mengaktifkan File Sebelum file dapat diakses (dibaca atau ditulisi), mula-mula file harus diaktifkan lebih dulu. Untuk keperluan ini, fungsi yang
Overview. Review Konsep File. Tujuan Instruksional & Lingkup Materi. Pengenalan Konsolidasi File Pertemuan : 2 Dosen Pembina : Danang Junaedi 2/6/2012
Jurusan Teknik Informatika Universitas Widyatama Overview Tujuan Instruksional & Lingkup Materi Review konsep File Jenis Konsolidasi File Contoh Konsolidasi File Pengenalan Konsolidasi File Pertemuan :
File. Dalam bahasa pemrograman C, terdapat dua jenis stream: teks (ASCII) dan binari. Minggu ini, FILE dan stream jenis teks akan dibahas.
File Pendahuluan File merupakan unit standar penyimpanan data yang menggunakan konsep stream dalam pengaksesannya. Stream merupakan penghubung antara programmer dengan file. Sebuah stream terhubung dengan
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE IF Tahapan Operasi File Tahapan operasi file pada dasarnya meliputi tiga tahapan : 1. Membuka / Mengaktifkan File 2. Melaksanakan Proses File 3. Menutup File
Belajar Memahami Drama
8 Belajar Memahami Drama Menonton drama adalah kegiatan yang menyenangkan. Selain mendapat hiburan, kamu akan mendapat banyak pelajaran yang berharga. Untuk memahami sebuah drama, kamu dapat memulainya
Materi Pertemuan 05 PENGULANGAN (LOOPING)
Materi Pertemuan 05 PENGULANGAN (LOOPING) Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan proses Pengulangan (Looping) 2. Penggunaan proses Pengulangan
Modul 2 Akuisisi Dan Visualisasi
Modul Akuisisi Dan Visualisasi 1. User Interface User interface (UI) adalah cara bagaimana komputer dan pengguna dapat berkomunikasi. UI yang baik adalah yang ramah terhadap pengguna (user friendly), baik
PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini:
PENGENALAN BAHASA C A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini: Kebanyakan pemrogram jarang memberikan keterangan/
Menghormati Orang Lain
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Desain Sikap Toleran Pada Buku Teks Tematik Kelas 1 SD Desain sikap toleran pada buku teks tematik kelas 1 SD meliputi: sikap menghormati orang lain, bekerjasama,
László Hankó: Kebahagiaan Marina
1 László Hankó: Kebahagiaan Marina Terjemahan: Mentari Siahaan Dahulu kala hiduplah seorang wanita muda dan cantik bernama Marina. Dia tinggal di sebuah gubuk kecil di tepi pantai bersama suaminya yang
Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.
1st Spring Hujan lagi. Padahal ini hari Minggu dan tak ada yang berharap kalau hari ini akan hujan. Memang tidak besar, tapi cukup untuk membuat seluruh pakaianku basah. Aku baru saja keluar dari supermarket
CINTA TELAH PERGI. 1 Penyempurna
CINTA TELAH PERGI 1 Penyempurna Enam belas tahun yang lalu seorang ibu bernama Rosa melahirkan seorang bayi perempuan, bayi yang selama ini bu Rosa dan pak Adam (suami bu Rosa) idam-idamkan selama dua
Definisi Arsip Beruntun
ARSIP BERUNTUTN Arsip (ile) atau berkas adalah struktur penyimpanan data di dalam memori sekunder sepert disk. Data disimpan di dalam arsip agar sewaktu waktu dapat dibuka kembali. Struktur arsip memungkinkan
Chapter 1 KONSEP DASAR C
Chapter 1 KONSEP DASAR C Sejarah Dan Standar C Akar dari bahasa C adalah BCPL (dikembangkan oleh Martin Richard tahun 1967). Kemudian Tahun 1970, Ken Thompson mengembangkan bahasa tersebut yang di kenal
Tipe Data dan Operator
Tipe Data dan Operator Dasar Algoritma dan Pemrogrman Eka Maulana, ST, MT, MEng. Klasifikasi Tipe Data 1 Tipe Data Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam
Pada prinsipnya operasi yang dilakukan pada file terdiri dari 3 tahapan : 1. Membuka file 2. Melakukan pemrosesan pada file 3.
PENGELOLAAN FILE Operasi File pada C++ Pada prinsipnya operasi yang dilakukan pada file terdiri dari 3 tahapan : 1. Membuka file 2. Melakukan pemrosesan pada file 3. Menutup file Dalam melakukan operasi
PERTEMUAN VI POINTER 6.1 Tujuan Praktikum 6.2 Teori Penunjang Pointer
PERTEMUAN VI POINTER 6.1 Tujuan Praktikum Praktikan mengenal type data Pointer, mengerti tentang konsep dasar dari pointer, dapat mendeklarasikan pointer di Pascal serta dapat menggunakannya di dalam sebuah
PRAKTIKUM 9 ORGANISASI FILE/PENGOLAHAN DATA DENGAN FILE BERTIPE
PRAKTIKUM 9 ORGANISASI FILE/PENGOLAHAN DATA DENGAN FILE BERTIPE 1. Judul Materi / Pokok Bahasan : Organisasi File/Pengolahan Data dengan File Bertipe 2. Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat membuat
Kegiatan Sehari-hari
Bab 1 Kegiatan Sehari-hari Kegiatan Sehari-hari 1 Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan mampu: 1) membuat daftar kegiatan sehari-hari berdasarkan penjelasan guru; 2) menceritakan
Kehidupan itu terlalu penuh dengan kebahagian bagi orang yang menyadarinya Tommy membaca kalimat terakhir dari sebuah novel yang diterbitkan melalui
Kehidupan itu terlalu penuh dengan kebahagian bagi orang yang menyadarinya Tommy membaca kalimat terakhir dari sebuah novel yang diterbitkan melalui salah satu blog yang sudah lama ia ikuti. Blog yang
BAB 4 PENGENALAN BAHASA C
Bab 4 Pengenalan Bahasa C 35 BAB 4 PENGENALAN BAHASA C TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui sejarah perkembangan bahasa C. 2. Mengerti struktur program bahasa C. 3. Mengerti konsep tipe data, variabel, & operator
Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Penggunaan record dalam jumlah yang banyak alokasi memory konvensional tidak bisa diandalkan. Misal kita akan bekerja dengan file yang menyimpan sangat banyak record,
: Algoritma dan Pemrograman II Modul Praktikum ke : 3
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman II Modul Praktikum ke : 3 Judul Materi : File Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudocode, algoritma dan mempraktekkan perintah file Waktu (lama) : 3 Jam
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK. Input / Output. Budhi Irawan, S.Si, M.T
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Input / Output Budhi Irawan, S.Si, M.T PENDAHULUAN Sejauh ini sudah sering digunakan cout untuk menuliskan ke layar dan cin untuk membaca nilai dari keyboard tanpa membahas
KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C
KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C Disusun oleh: Bachtiar Maulana (58411782) Marlinda Dwi Cahya (54411318) Muh. Mahlani (5411622) Muzaky Bakri Salim (55411060) UNIVERSITAS GUNADARMA
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata : Algoritma dan Struktur Data I Kode Mata : TI 006 Bobot Kredit : 3/1 SKS Semester Penempatan : I Kedudukan Mata : Mata Keilmuan dan Keterampilan Mata Prasyarat
DASAR PEMROGRAMAN. File
DASAR PEMROGRAMAN File DESKRIPSI File adalah kumpulan byte-byte yang disimpan dalam media penyimpanan. File merupakan komponen yang bertipe data sama, yang jumlahnya tidak tentu, yang dapat ditambah atau
Materi Pertemuan 08 ARRAY MULTI DIMENSI
Materi Pertemuan 08 0 ARRAY MULTI DIMENSI Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan Array Multi Dimensi 2. Penggunaan Array Multi Dimensi TUJUAN
SUFAJAR BUTSIANTO, SKOM, MKOM ARSIP BERUNTUN (SEQUENTIAL FILE)
SUFAJAR BUTSIANTO, SKOM, MKOM ARSIP BERUNTUN (SEQUENTIAL FILE) DEFINISI ARSIP Arsip/berkas (file) merupakan struktur penyimpanan data di dalam memori sekunder seperti disk. Struktur arsip memungkinkan
PENGENALAN C++ Bab 1
PENGENALAN C++ Bab 1 1.1 SEJARAH C++ Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama kali, prototype
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
Mata : Algoritma dan Struktur Data I Bobot Mata : 3 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata : Pengertian algoritma, program dan bahasa pemograman serta kaitannya dengan komputer,
STRUKTUR DENGAN ARRAY DAN FUNCTION
STRUKTUR Struktur digunakan untuk mengelompokan sejumlah data yang mempunyai tipe data yang berbeda. Variabel-variabel yang membentuk sebuah struktur dinamakan elemen struktur. DEKLARASI STRUKTUR STRUKTUR
Oleh: Windra Yuniarsih
Puncak Kebahagiaan Oleh: Windra Yuniarsih Perempuan adalah makhluk yang istimewa. Aku merasa beruntung dilahirkan sebagai perempuan. Meskipun dari keluarga sederhana tetapi kakiku dapat membawaku ke tempat
Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...
6 Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa... OooOooOooO "Hye..." "Hhmmm..." "Aku mencintaimu..." "Nado. Aku
Kompetisi Pemrograman IV Babak Final
Kompetisi Pemrograman IV Babak Final B100 B101 B102 B103 B104 B105 B106 Jumlah tes kasus 10 5 5 10 10 10 10 Nilai per tes kasus 10 20 20 10 10 10 10 Batas waktu 1 detik 6 detik 1 detik 1 detik 1 detik
Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat.
Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat. Bagaimana jika kelasmu kotor? Sampah berserakan di manamana? Tentu kalian tidak senang! Dalam menerima pelajaran
1. Tipe Data Sederhana Hanya dimungkinkan untuk menyimpan sebuah nilai data dalam sebuah variabel Ada 5 macam : int, float, double, char, boolen
Pokok Bahasan Pengantar Struktur Data Pengertian Struktur Data Struktur data adalah cara menyimpan atau merepresentasikan data di dalam komputer agar bisa dipakai secara efisien Sedangkan data adalah representasi
ZAIM YANG PENYAIR KE ISTANA
ZAIM YANG PENYAIR KE ISTANA - A. A. Navis Zaim yang Penyair ke Istana A. A. Navis Aku dapat undangan mengikuti suatu kongres di Jakarta. Penginapan peserta di Hotel Indonesia. Hotel yang alu kagumi pada
Indonesian Beginners
2010 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Beginners (Section I Listening) Transcript Familiarisation Text MALE: MALE: MALE: Ayo, Bapak! Saya akan terlambat! Sebentar, Dinah. Kamu harus ganti
SATU. Plak Srek.. Srek
SATU Plak Srek.. Srek Kertas coklat bertuliskan WANTED itu terlepas dari dinding tempat ia tertempel tadi. Tejatuh ke lantai yang juga terbuat dari kayu. Sehingga gambarnya orang bertopi besar mirip pembungkus
Praktikum Dasar Pemrograman 2014 MODUL 3: Array dan String
Praktikum Dasar Pemrograman 2014 MODUL 3: Array dan String Konsep Dasar Array Adalah kumpulan data bertipe sama yang menggunakan nama sama. Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama
Tema 1. Keluarga yang Rukun
Tema 1 Keluarga yang Rukun Manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia memerlukan bantuan orang lain. Manusia disebut makhluk sosial. Manusia saling bekerja sama. Mereka hidup bersama. Kalian mempunyai keluarga?
Anam Rufisa. Catatan Anak Kelinci. Penerbit. Ana Monica Rufisa
Anam Rufisa Catatan Anak Kelinci Penerbit Ana Monica Rufisa Catatan Anak Kelinci Oleh: Anam Rufisa Copyright 2010 by Anam Rufisa Penerbit Ana Monica Rufisa Website: http://anamrufisa.tumblr.com/ Email:
Tak Ada Malaikat di Jakarta
Tak Ada Malaikat di Jakarta Sen Shaka Aku mencarimu di kota dimana lampu-lampu gemerlap membisu, orang-orang termangu sendiri dalam keriuhan lalu lalang. Mereka terdiam memegang telpon genggam, sibuk bercengkrama
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA SEARCHING ARRAY
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA SEARCHING ARRAY DEFINISI ARRAY ARRAY : A FINITE ORDERED SET OF HOMOGENOUS ELEMENTS ELEMEN-ELEMEN ARRAY TERSUSUN SECARA BERDERET DAN DAPAT DIAKSES SECARA RANDOM DI DALAM MEMORI.
Setelah para penyamun pergi, Alibaba memberanikan diri keluar dari tempat
Dahulu kala, dikota Persia, hidup 2 orang bersaudara yang bernama Kasim dan Alibaba. Alibaba adalah adik Kasim yang hidupnya miskin dan tinggal didaerah pegunungan. Ia mengandalkan hidupnya dari penjualan
Alifia atau Alisa (2)
Alifia atau Alisa (2) Dari suratku yang satu ke surat yang lainnya, dari pesan melalui media yang terhubung kepadanya semua sia-sia. Hingga lebih dua bulan aku menanti, tapi sepertinya perempuan ini bagaikan
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN PASCAL * (TK) KODE / SKS: KK /2 SKS
MATA KULIAH PEMROGRAMAN * (TK) Minggu ke Pokok Bahasan dan TIU 1. Algoritma Konsep Dasar Bahasa Pascal secara singkat sejarah dirancangnya bahasa Memberikan konsep dasar pembuatan program dalam bahasa
Materi Pertemuan FUNGSI & PROSEDUR
Materi Pertemuan 11-12 FUNGSI & PROSEDUR Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan Fungsi dan Prosedur 2. Penggunaan Fungsi dan Prosedur TUJUAN
BAB 4 KONSEP DESAIN Premise Penyesalan seorang anak atas apa yang telah dilakukannya terhadap ibunya.
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Strategi Kreatif 4.1.1 Fakta Kunci Banyak orang tua yang salah dalam cara mendidik anaknya, sehingga seringkali membuat anak menjadi sangat nakal dan tidak sesuai dengan apa yang
AKHIR PERJALANAN. ( Kisah Tentang Kehidupan ) Aghana V Idents. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com
AKHIR PERJALANAN ( Kisah Tentang Kehidupan ) Aghana V Idents Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com AKHIR PERJALANAN Oleh: Aghana V Idents Copyright 2015 by Aghana V Idents Penerbit ( nulisbuku.com
LAMPIRAN PUSTAKA I/O C++
LAMPIRAN PUSTAKA I/O C++ Fasilitas I/O tidak merupakan bagian dari bahasa C++, tetapi diiplementasikan sebagai suatu library dalam C++. Pada bab ini akan dibahas pustaka iostream yang sering digunakan
Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler
Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler Pokok Bahasan: 1. Pemrograman C 2. Pengalokasian Memory Tujuan Belajar: Setelah mempelajari dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami dan Menjelaskan
Sejarah C. Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs.
Sejarah C Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs. Pengembangan dari bahasa BCPL(Martin Richard, 1967) dan bahasa B (Ken Thompson, 1970) Dibantu Brian W. Kernighan, Ritchie menulis buku
Arsip Beruntun. Definisi Arsip Beruntun. Contoh Arsip Beruntun
Arsip Beruntun Informasi yang disimpan di dalam media penyimpan sekunder dikelompokkan dalam bentuk arsip (file). Suatu arsip merupakan organisasi dari sejumlah rekaman. Masing-masing rekaman dapat terdiri
Algoritma Pemrograman & Struktur Data
MODUL PERKULIAHAN Algoritma Pemrograman & Struktur Data Array Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Fakultas Ilmu Informatika Komputer 02 87042 Abstract Penjelasan mengenai array dan penggunaannya
Manipulasi Data & Pengolahan File
Kegiatan Praktikum : Manipulasi Data & Pengolahan File 4 Tujuan : - Praktikan dapat memahami fungsi-fungsi manipulasi data - Praktikan dapat menguraikan jenis-jenis fungsi string dan fungsi aritmatika
SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009
SOAL C++ 1. Penulisan Preprocessor yang benar di awali dengan tanda pound atau tanda : a. # c. @ b. & d. = 2. Contoh penulisan file header yang benar yaitu : a. &include c. =include
Dibalik perjuangan seorang "PAPA"
Dibalik perjuangan seorang "PAPA" Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah
Algoritma dan Struktur data
Pertemuan 2, Algoritma dan Struktur data Tenia wahyuningrum & Sisilia Thya Safitri VISI ST3 TELKOM Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul di Bidang Teknologi Telematika dan membentuk insan yang berkarakter
STRUKTUR DATA. Pengajar. Jaidan Jauhari, M.T. Alamat
STRUKTUR DATA Pengajar Jaidan Jauhari, M.T. Alamat Email [email protected] [email protected] Disarikan Dari Berbagai Sumber, Terutama Dari Diktat Struktur Data Informatika ITB Karangan Dr. Inggriani
Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1.1 SEJARAH DAN STANDAR C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberkan ide kepada ken thompson yang kemudian
Cara Membaca File Text di JAVA
Cara Membaca File Text di JAVA Memanipulasi file teks adalah keterampilan yang akan melayani Anda dengan baik dalam karir pemrograman Anda. Pada bagian ini, Anda akan belajar bagaimana untuk membuka dan
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA 1.1 Tipe Data A. Data Tipe Sederhana Dihubungkan dengan sebuah identifier untuk sebuah data. Data tipe ini digolongkan menjadi tipe data standar dan tipe data yang
Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II )
Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II ) 5.1 Tujuan Percobaan 1. Mengenal dan memahami fungsi (function) dan kegunaanya serta aplikasinya dalam program sederhana. 2. Mengenal dan memahami fungsi array-larik
Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5;
Matakuliah : Struktur Data Versi : 1.0.0 Materi : Larik/ Array Penyaji : Zulkarnaen NS 1 Larik/ Array Variabel digunakan hanya untuk menyimpan 1 (satu) buah nilai dengan tipe data tertentu. Misalnya: int
Algoritma dan Pemrograman
Algoritma dan Pemrograman Konsep Pemrograman C/C++ [email protected] Ptputraastawa.wordpress.com Sejarah bahasa pemrograman C Bahasa C hasil kreasi dari Dennis M. Ritchie (1972) di Bell Telephone
