Materi Pertemuan 08 ARRAY MULTI DIMENSI
|
|
|
- Liana Sasmita
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Materi Pertemuan 08 0 ARRAY MULTI DIMENSI Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan Array Multi Dimensi 2. Penggunaan Array Multi Dimensi TUJUAN & SASARAN Setelah mempelajari materi dalam bab ini mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan penggunaan Array multi dimensi, serta cara penulisannya dalam program 2. Menggunakan Array multi dimensi WAKTU & TEMPAT 1. 2 x 50 menit pertemuan di kelas a. 50 menit materi b. 50 menit tutorial (latihan soal) 2. 4 x 50 menit belajar di rumah IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-1
2 8.1 Pendahuluan Pada materi sebelumnya sudah sedikit dibahas mengenai array satu dimensi. Sebuah array dikatakan berdimensi satu, bila suatu nilai yang tersimpan dalam array tersebut ditentukan oleh satu kondisi (baris atau kolom). Sedangkan pada array dua dimensi, ditentukan oleh dua kondisi (baris dan kolom). Pada array tiga dimensi, ditentukan oleh tiga kondisi dan seterusnya. Secara matematis, bila nilai yang ingin disimpan dalam variabel array ditunjukan oleh variabel w maka arti dari dimensi dapat dituliskan sebagai berikut : 1. w = f(x) nilai w ditentukan oleh nilai x (1 kondisi) dapat digambarkan sebagai berikut 2. w = f(x,y) nilai w ditentukan oleh nilai x dan y (2 kondisi) dapat digambarkan sebagai berikut 3. w = f(x,y,z) nilai w ditentukan oleh nilai x, y dan z (3 kondisi) dapat digambarkan sebagai berikut 4. w = f(x,y,z,a) nilai w ditentukan oleh nilai x, y, z dan a (4 kondisi) dst 8.2 Cara Pen endeklarasian Array Multi Dimensi (Berdimensi( Banyak) Cara pendeklarasian array multi dimensi mirip dengan cara array 1 dimensi. Hanya terdapat penambahan tanda kurung siku ( [ dan ] ) untuk menunjukan jumlah maksimum data yang dapat ditampung oleh variabel array tersebut. Pada C/C++, untuk mendeklarasikan variable array multi dimensi kita dapat menuliskannya sebagai berikut : Tipe_Data Nama_Array[Jumlah_Elemen1] ]...[Jumlah_Elemen n]; Contoh : int Array[10][5]; //deklarasi array 2 dimensi double Jumlah[7][1][3]; //deklarasi array 3 dimensi float Total[5][6][1][2]; //deklarasi array 4 dimensi, dst IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-2
3 Array dua dimensi dapat kita gambarkan sebagai berikut : 0 1 n Index kolom 1 n Index baris Elemen Array Gambar 8.1. Array Dua Dimensi Array berdimensi banyak pada kenyataannya jarang dipergunakan dalam aplikasi. Array berdimensi banyak yang sering digunakan adalah array dengan 2 dimensi atau lebih dikenal dengan nama Matriks 8.3 Cara Pendeklarasian Array Tak Berukuran Kita bisa menentukan ukuran atau jumlah elemen dalam array dengan suatu nilai tertentu (seperti contoh deklarasi array pada sub bab 8.2) dan ukuran ini sifatnya konstan atau tidak akan berubah. Namun ada kalanya kita tidak mengetahui jumlah elemen maksimum (atau dengan kata lain jumlah elemen dalam array sifatnya tidak konstan atau dinamis), untuk keperluan inilah adlam bahasa C/C++ kita bisa mendefinisikan suatu array tanpa mencantumkan berapa ukuran atau jumlah elemen maksimal ya g bisa disimpan dalam array tersebut. Pada C/C++, untuk mendeklarasikan variable array tak berukuran kita dapat menuliskannya sebagai berikut : Tipe_Data Nama_Array[ ][ ]...[ ]; Contoh : int Array[ ]; //deklarasi array 1 dimensi tak berukuran char Angka[ ][ ]; //deklarasi array 2 dimensi tak berukuran float Total[ ][ ]...[ ]; //deklarasi array dimensi tertentu dan tak berukuran 8.4 Cara Pengaksesan Array Array Multi Dimensi Untuk dapat memasukan suatu nilai atau melihat isi dari suatu array kita harus menentukan posisi dimana nilai tersebut disimpan. Untuk mengakses elemen array dapat kita lakukan dengan perintah Pada C/C++, untuk mengakses elemen array dapat kita lakukan dengan perintah sebagai berikut : Nama_Array[indeks_Elemen1] ]...[indeks indeks_elemen n]; Contoh : Ary[10]; //akses elemen array Ary pada indeks ke-10 Jumlah[7][1]; // akses elemen array Jumlah pada indeks baris ke-7 dan indeks kolom ke-1 Total[5][6][1]; // akses elemen array Total pada indeks x ke-5 dan indeks y ke-6 dan indeks z ke-1, dst Setelah posisi ini kita ketahui, kemudian kita bisa melakukan operasi pada array atau nilai dalam array tersebut. Operasi yang dapat dilakukan pada sebuah array sangat beragam tergantung kebutuhan pengguna program tersebut. IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-3
4 8.5 Contoh Program Menggunakan Array Array Multi Dimensi Agar bisa mendapatkan gambaran lebih jauh seperti apa sih program yang menggunakan array multi dimensi? Anda bisa melihat contoh-contoh sebagai berikut : Contoh 01 : Program untuk menjumlahkan 2 buah array 2 dimensi pada C/C++ //Contoh program array multi dimensi - kuliah Pemrograman Terstruktur I //IF-Universitas Widyatama //dibuat oleh : Danang Junaedi //Tanggal : 17 November 2008 jam : 15:09 di B.417 //program untuk menjumlahkan array/matriks A dan B yang berukuran 2x23 #include<stdio.h> #include<conio.h> int main() int Matriks_A[2][2], Matriks_B[2][2]; // array Matriks_A dan Matriks_B int Matriks_Hasil[2][2];// array untuk hasil penjumlahan Matriks_A dan Matriks_B int idxbaris;//indeks baris, sebagai penunjuk nomor baris dalam array int idxkolom; //indeks kolom, sebagai penunjuk nomor kolom dalam array //proses input nilai ke dalam array Matriks_A dan Matriks_B printf("masukan Nilai ke dalama Matriks_A\n"); printf("masukan nilai ke dalam Matriks_A[%d,%d] : ",idxbaris,idxkolom); scanf("%d",&matriks_a[idxbaris][idxkolom]);//input nilai ke dalam Matriks_A pada baris ke-idxbaris dan kolom ke-idxkolom printf("\nmasukan Nilai ke dalama Matriks_B\n"); printf("masukan nilai ke dalam Matriks_B[%d,%d] : ",idxbaris,idxkolom); scanf("%d",&matriks_b[idxbaris][idxkolom]);//input nilai ke dalam Matriks_B pada baris ke-idxbaris dan kolom ke-idxkolom //proses penjumlahan Matriks_A dan Matriks_B Matriks_Hasil[idxBaris][idxKolom] = Matriks_A[idxBaris][idxKolom] + Matriks_B[idxBaris][idxKolom]; //proses output nilai pada array Matriks_A, Matriks_B dan Matriks_Hasil printf("\nisi Matriks_A\n"); IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-4
5 printf("\t%d ",Matriks_A[idxBaris][idxKolom]);//output nilai dalam Matriks_A baris ke-idxbaris dan kolom ke-idxkolom printf("\n"); printf("\nisi Matriks_B\n"); printf("\t%d ",Matriks_B[idxBaris][idxKolom]);//output nilai dalam Matriks_B baris ke-idxbaris dan kolom ke-idxkolom printf("\n"); printf("\nisi Matriks_Hasil\n"); printf("\t%d ",Matriks_Hasil[idxBaris][idxKolom]);//output nilai dalam Matriks_B baris ke-idxbaris dan kolom ke-idxkolom printf("\n"); getch(); return 0; Outputnya adalah : Contoh 02 : Program untuk menghasilkan matriks identitas pada C/C++ //Contoh program array multi dimensi - kuliah Pemrograman Terstruktur I IF-Universitas Widyatama //dibuat oleh : Danang Junaedi //Tanggal : 17 November 2008 jam : 16:30 di B.417 //program untuk menghasilkan matriks identitas IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-5
6 #include<stdio.h> #include<conio.h> int main() int MaxBaris,MaxKolom; int idxbaris;//indeks baris, sebagai penunjuk nomor baris dalam array int idxkolom; //indeks kolom, sebagai penunjuk nomor kolom dalam array //proses input jumlah maksimum elemen pada Matriks_Identitas printf("masukan Ukuran Baris & Kolom Matriks_Identitas : ");scanf("%d",&maxbaris); MaxKolom=MaxBaris; int Matriks_Identitas[MaxBaris][MaxKolom]; //deklarasi array Matriks_identitas for (idxbaris=0; idxbaris<=maxbaris;idxbaris++) for(idxkolom=0;idxkolom<=maxkolom;idxkolom++) (idxbaris == idxkolom)? Matriks_Identitas[idxBaris][idxKolom] = 1: Matriks_Identitas[idxBaris][idxKolom] = 0; printf("\nmatriks_identitasnya adalah \n"); for (idxbaris=1; idxbaris<=maxbaris;idxbaris++) for(idxkolom=1;idxkolom<=maxkolom;idxkolom++) printf("%d ",Matriks_Identitas[idxBaris][idxKolom]);//output nilai dalam Matriks_Identitas baris ke-idxbaris dan kolom ke-idxkolom printf("\n"); getch(); return 0; Outputnya adalah : 8.6 Referensi 1. Deitel, H.M. and Deitel, P.J., C How to Program, 4nd Edition, Prentice Hall, 2004 (bab 6) 2. Kristanto, Andi, Struktur Data dengan C++, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2003 [Bab 7] 3. Hartanto, Budi, Memahami Logika Pembuatan Program C Secara Mudah, Andi,Yogyakarta,2004 [Bab X] IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-6
7 4. tanggal akses : 15 November tanggal akses : 15 November Bahan Renungan (Semoga bisa menjadi tambahan motivasi) Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet keberhasilan pribadi. *A: Accept. * Terimalah diri anda sebagaimana adanya. *B: Believe. * Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup. *C: Care. * Pedulilah pada kemampuan anda meraih? apa yang anda inginkan dalam hidup. *D: Direct. * Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri. *E: Earn. * Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik. *F: Face. * Hadapi masalah dengan benar dan yakin. *G: Go. * Berangkatlah dari kebenaran. *H: Homework. * Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi. *I: Ignore. * Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan. *J: Jealously. * Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri. *K: Keep. * Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal. *L: Learn. * Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya. *M: Mind. * Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain. *N: Never. * Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol. *O: Observe. * Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain. *P: Patience. * Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha. *Q: Question. * Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu. *R: Respect. * Hargai diri sendiri dan juga orang lain. *S: Self confidence, self esteem, self respect. * IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-7
8 Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri akan membebaskan kita dari saat-saat tegang. *T: Take. * Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda. *U: Understand. * Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda. *V: Value. * Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik. *W: Work. * Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa. *X: X'tra. * Usaha lebih keras membawa keberhasilan. *Y: You. * Anda dapat membuat suatu yang berbeda. *Z: Zero. * Usaha nol membawa hasil nol pula. Sumber: Shanrani Crozier. Florida, USA IF - UTAMA Versi/Revisi : 1/0 Halaman : VIII-8
Materi Pertemuan 05 PENGULANGAN (LOOPING)
Materi Pertemuan 05 PENGULANGAN (LOOPING) Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan proses Pengulangan (Looping) 2. Penggunaan proses Pengulangan
BAB VI ARRAY PADA PEMROGRAMAN JAVA
BAB VI ARRAY PADA PEMROGRAMAN JAVA 6.1. Kompetensi Dasar Kompetensi dasar secara umum agar mahasiswa memahami menggunakan array pada bahasa pemrograman Java. Kompetensi secara khusus : a. Penggunaan pendeklarasian
Makalah. STRUKTUR DATA ( Array )
Makalah STRUKTUR DATA ( Array ) Wahyu Fajrin Mustafa 15.12.8627 STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA INFORMATION SYSTEMS 2016/2017 KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa kiranya telah diberikan kesehatan
1. Mempelajari konsep dasar array, array ganda, pengiriman array ke fungsi dan string 2. Membuat program menggunakan array, array ganda
Pertemuan ke-8 Array TUJUAN 1. Mempelajari konsep dasar array, array ganda, pengiriman array ke fungsi dan string 2. Membuat program menggunakan array, array ganda 8. 1. PENDAHULUAN Array adalah sebuah
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB VII ARRAY
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB VII ARRAY IF Tujuan 1. Memahami array berdimensi satu 2. Memahami array berdimensi dua Pengertian Array Array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data yang bertipe
BAB XI ARRAY (LARIK)
BAB XI ARRAY (LARIK) 1. PENDAHULUAN Bab ini memiliki kompetensi dasar untuk mendefinisikan dan menggunakan tipe data array. Tipe data array adalah salah satu tipe terstruktur dalam pemrograman. Tipe data
Array merupakan sekumpulan variable dengan tipe yang sama. Elemen dalam array diakses dengan menggunakan indeks-nya.
Bab 8 Array Array merupakan sekumpulan variable dengan tipe yang sama. Elemen dalam array diakses dengan menggunakan indeks-nya. Ketika kita membutuhkan sejumlah variable dengan tipe yang sama, sulit bagi
FUNGSI & PROSEDUR. Pertemuan ke-12 dan 13
FUNGSI & PROSEDUR Pertemuan ke-12 dan 13 Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi Review Lingkup Definisi Fungsi & Prosedur Deklarasi Fungsi & Prosedur Cara Penulisan Fungsi & Prosedur dalam Bahasa C/C++
Algoritme dan Pemrograman
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #7 dan #8 Array Program Menghitung Rataan 3 Nilai #include int nilai1, nilai2, nilai3; float rataan; void main() printf ( Masukkan nilai 1 );scanf( %d,&nilai1);
IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
IT234 - Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Pengertian Looping Beberapa instruksi diulang untuk suatu jumlah pengulangan yang tertentu. Jumlah pengulangan dapat diketahui sebelumnya atau ditentukan
Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-2 Array (Larik)
Algoritma dan Pemrograman Lanjut Pertemuan Ke-2 Array (Larik) Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si., M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran
Tutorial 08 Pertemuan 12
Tutorial 08 Pertemuan 12 Tutorial Kuliah Pemrograman Terstruktur I TUJUAN & SASARAN Disusun oleh : Danang Junaedi Setelah mengerjakan tutorial ini mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan penggunaan
Materi Pertemuan 04 PEMILIHAN (SELECTION)/ PENGAMBILAN KEPUTUSAN (DECISION)
Materi Pertemuan 04 PEMILIHAN (SELECTION)/ PENGAMBILAN KEPUTUSAN (DECISION) Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan proses Pemilihan (Selection)/Pengambilan
IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
IT234 - Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Pengertian Looping Beberapa instruksi diulang untuk suatu jumlah pengulangan yang tertentu. Jumlah pengulangan dapat diketahui sebelumnya atau ditentukan
Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2
Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2 Definisi Array Array / Larik : Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Array dapat didefinisikan sebagai
Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5;
Matakuliah : Struktur Data Versi : 1.0.0 Materi : Larik/ Array Penyaji : Zulkarnaen NS 1 Larik/ Array Variabel digunakan hanya untuk menyimpan 1 (satu) buah nilai dengan tipe data tertentu. Misalnya: int
Array 1 A. TUJUAN PEMBELAJARAN
PRAKTIKUM 18 Array 1 A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami konsep array dan penyimpanannya dalam memori 2. Mempelajari pengunaan variabel array berdimensi satu 3. Memahami penggunaan variabel array berdimensi
Kelompok 10 Array. Nama :
Kelompok 10 Array Nama : - Dendy Prasetio Helyanto (51411836) - Ridho Herwanto (56411143) - Teuku Avieshena (57411074) - Thomas Wicaksono (57411090) - Yuswendar Arli (57411703) Kelas : Mata Kuliah : 2IA02
Overview. Pendahuluan. Tujuan Instruksional & Kaitan Materi. Deskripsi. Algoritma & Pemrograman I. Prodi Teknik Informatika - Universitas Widyatama 1
Pendahuluan Sesi 01 Dosen Pembina : Danang Junaedi Overview Deskripsi Tujuan Instruksional & Kaitan Materi Urutan Bahasan Penilaian & Grade Referensi Tata Tertib Perkuliahan 1 IF-UTAMA 2 Informatika I
OPERASI PERNYATAAN KONDISI
OPERASI PERNYATAAN KONDISI A. Pernyataan IF pernyataan if mempunyai pengertian, jika kondisi bernilai benar, maka perintah dikerjakan dan jiak tidak memenuhi syarat maka diabaikan. Dapat dilihat dari diagram
Algoritme dan Pemrograman
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #8 Array Program Menghitung Rataan 3 Nilai int nilai1, nilai2, nilai3; float rataan; int main() { printf ("Masukkan nilai 1 :");scanf("%d",&nilai1); printf ("Masukkan nilai
Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-12 Tipe data array/larik 1
Algoritma dan Pemrograman Pertemuan Ke-12 Tipe data array/larik 1 Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si.,M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Pembangunan Nasional
ARRAY DIMENSI 1 & 2. Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga elemen yang terurut dan homogen.
Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2 Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Array dapat didefinisikan sebagai suatu
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA S1-TI ALGORITMA & PEMROGRAMAN MODUL VI ARRAY ( LARIK) SEM I WAKTU 100 MNT I. STRUKTUR DASAR ARRAY Array merupakan kumpulan dari
a[0] a[1] a[2] a[3] a[4] a[5] x
Array Algoritme dan Pemrograman Kuliah #8 Array Dalam matematika dikenal variabel berindeks x 0, x 1, x 2,, x n-1. Angka 0, 1, 2,, n-1 pada variabel x disebut sebagai indeks atau subscript. Variabel berindeks
Pemrograman Dasar A R R A Y
Pemrograman Dasar A R R A Y Array Sebagian besar program komputer menangani data dalam jumlah yang suangat besar Taruhlah kalian menulis program yang membaca 100 angka. Apakah kalian akan mendeklarasikan
BAB I. LARIK (ARRAY) Array (larik) ialah penampung sejumlah data sejenis (homogen) yang menggunakan satu identifier (pengenal).
BAB I. LARIK (ARRAY) Array (larik) ialah penampung sejumlah data sejenis (homogen) yang menggunakan satu identifier (pengenal). Masing-masing elemen larik diakses menggunakan indeks (subscript) dari nol
Array. Pengantar. int a, b, c, d, e;
Array Pengantar Program yang cukup kompleks membutuhkan variabel dalam jumlah besar. Kita mungkin saja mendeklarasikan variabel-variabel tersebut satu per satu. Andaikan sebuah program membutuhkan 5 (lima)
STRUKTUR DATA. By : Sri Rezeki Candra Nursari 2 SKS
STRUKTUR DATA By : Sri Rezeki Candra Nursari 2 SKS Penilaian : Gasal TA 2013/2014 UAS = 35% UTS = 30% ABSEN = 5% TUGAS = 30% Jumlah = 100% Tugas kirim ke : [email protected] Batas Tugas 9 hari setelah
Cara pertama adalah pada saat deklarasi variabel ditambahkan ke- yword const sebelum nama tipe data seperti
KONSTANTA Menghitung besaran-besaran fisis dalam bidang fisika memerlukan suatu konstantakonstanta. Bahasa C dan C++ menyediakan tipe data tambahan sehingga variabel yang kita gunakan merupakan konstanta
ALGORITMA & PEMROGRAMAN II ARRAY
ALGORITMA & PEMROGRAMAN II ARRAY I Gede Agus Suwartane Array 1 Array Koleksi data dimana setiap elemen memakai nama dan tipe yang sama dan setiap elemen diakses dengan membedakan indeks array-nya. Ciri
Pengenalan Array. Array Satu Dimensi
Bab 1 Array/ Larik Pengenalan Array Array adalah suatu data terstruktur yang terdiri dari sejumlah elemen yang memiliki tipe data yang sama. Elemen-elemen array tersusun secara sekuensial dalam memori
BAB V, VI ARRAY, STRING
1 BAB V, VI ARRAY, STRING V. String ( K a l i m a t ) Dalam bahasa C tidak ada tipe data khusus untuk menyimpan string. String biasanya disimpan sebagai larik dari karakter-karakter. Berbeda dengan bahasa
Pert 2 Struktur Data (mengajarkomputer.wordpress.com) ARRAY DIMENSI 1 & 2
ARRAY DIMENSI 1 & 2 Array / Larik : Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga elemen
PROCEDURE DAN FUNCTION
PROCEDURE DAN FUNCTION Pada awal perkenalan bahasa C++ telah dibahas singkat seputar algoritma. Dasarnya, algoritma adalah suatu pemetaan yang membantu kita dalam merancang program. Hal ini dikarenakan
: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08 Judul Materi : Array II Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudocode dan mempraktekkan perintah Array 2 dimensi Waktu (lama) : 3
: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08 Judul Materi : Array II Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudocode dan mempraktekkan perintah Array 2 dimensi Waktu (lama) : 3
Materi Pertemuan FUNGSI & PROSEDUR
Materi Pertemuan 11-12 FUNGSI & PROSEDUR Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan Fungsi dan Prosedur 2. Penggunaan Fungsi dan Prosedur TUJUAN
Materi Pertemuan 03 INPUT, OUTPUT & RUNTUNAN Disusun oleh : Danang Junaedi
Materi Pertemuan 03 INPUT, OUTPUT & RUNTUNAN Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang pengenalan : 1. Top Down Analysis 2. Input & Output dengan menggunakan Bahasa
ARRAY. Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.
Pertemuan 2 ARRAY Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan
: Mahasiswa dapat membuat mempraktekkan perintah Array/ Matriks
Praktikum : Pemrograman I Modul Praktikum ke : 04 Judul Materi : Array Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat mempraktekkan perintah Array/ Matriks Waktu (lama) : 3 Jam Aplikasi yang digunakan : Blue-J,
DASAR PEMROGRAMAN ARRAY. Array Satu Dimensi Array Dua Dimensi. Yoannita. Some slide from Hermawan,S.Kom
DASAR PEMROGRAMAN ARRAY Array Satu Dimensi Array Dua Dimensi Yoannita Some slide from Hermawan,S.Kom Definisi Array (larik) Sekumpulan data yang memiliki nama dan tipe yang sama. Suatu larik mempunyai
6 Modul Praktikum Pemrograman Berorientasi Objek Common Laboratory 2009/2010
Ayo, kita coba buat program Sederhana menggunakan Java! Setelah kita menginstal JDK dan konfigurasi pathnya, mari kita buat program sederhana menggunakan Java. Tetapi sebelumnya, apakah perbedaan dari
BAB VI BAHASA C Pendahuluan
BAB VI BAHASA C2 6.1 Pendahuluan Bahasa C merupakan evolusi dari bahasa BCPL yang dibuat oleh Martin Richards pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan
ARRAY PENGANTAR PROGRAM STUDI. Institut Teknologi Sumatera
ARRAY PENGANTAR PROGRAM STUDI Institut Teknologi Sumatera TUJUAN PERKULIAHAN Mahasiswa memahami konsep dan cara kerja array Mahasiswa mampu membuat program sederhana menggunakan array satu dimensi PRE
A R R A Y. Bentuk umum deklarasi array : type nama_array[ukuran] tipe : menyatakan tipe dasar array ukuran : menyatakan banyaknya elemen pada array
1 A R R A Y Array adalah deretan variabel yang berjenis sama dan mempunyai nama sama. Pada bahasa C, array mempunyai lokasi yang bersebelahan. Alamat terkecil menunjuk ke elemen pertama dan alamat terbesar
a. Array berdimensi satu o Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. o Indeks array (subscript) secara default dimulai dari 0.
Keg. Pembelajaran 6 : Larik atau Array [] dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan pembelajaran ini mahasiswa akan dapat : 1) Memahami konsep array dalam pemrogram
BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY
Bab 5 Perulangan dan Array 66 BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan mengerti apa yang dimaksud dengan perulangan 2. Praktikan mengerti apa yang dimaksud dengan seleksi kondisi 3. Praktikan
Kuliah III - Dasar Pemrograman
17 September 2013 Kuliah III - Dasar Pemrograman Struktur program dalam bahasa C Kompilasi Variabel Statement : Deklarasi & Assignment statement, Inisialisasi Masukan dan Keluaran Contoh 1. assign.c /*
Pertemuan 7. REVIEW dan QUIS
Pertemuan 7 REVIEW dan QUIS 1. Type data dibawah ini, yang tidak termasuk dalam tipe data sederhana tunggal, adalah : a. Boolean d. Integer b. String e. float c. Char 2. ==, =,!=, termasuk dalam operator
Keterangan (array1) = nama array yang di desklarasi (new int) = instansiasi array [10] = menentukan panjang array yang di buat
Array dan Multi Array Awal pembahasan pertama ketika membuat sebuah program kita membutuhkan variable yang banyak dengan tipe data yang sama dengan isi data yang berbeda. Solusi untuk memecakan permasalahan
Array Dimensi Satu. Pendahuluan. Slamet Kurniawan, S.Kom
Array Dimensi Satu Slamet Kurniawan, S.Kom Pendahuluan Selama ini kita menggunakan satu variabel untuk menyimpan 1 buah nilai dengan tipe data tertentu. int a1, a2, a3, a4, a5; Deklarasi variabel diatas
MATERI IV ARRAY. Materi Praktikum Pemograman Bahasa C++ dengan menggunakan variabel Array
MATERI IV ARRAY Materi Praktikum Pemograman Bahasa C++ dengan menggunakan variabel Array Durasi 180 menit TIU/TIK 1. Pendahuluan 2. Deklarasi Variabel Array 3. Array Berdimensi Satu 4. Array Berdimensi
Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2
Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2 Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Array dapat didefinisikan sebagai suatu
: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09 Judul Materi : Array III Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudecode dan mempraktekkan perintah Array tiga dimensi dan multidimensi
Pemrograman Fery Updi,M.Kom
Pemrograman Fery Updi,M.Kom 1 Pokok Bahasan Array 2 Tujuan Mahasiswa mampu: Mendeklarasikan dan membuat array Mengakses elemen-elemen array Menentukan jumlah elemen dalam sebuah array Mendeklarasikan dan
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN Obektif: Praktikan mengetahui arra, percabangan, dan perulangan pada Java. Praktikan mengetahui bentuk umum
ARRAY DIMENSI SATU Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. Indeks array secara default dimulai dari 0.
Array SASARAN Memahami array berdimensi satu Memahami array berdimensi dua Memahami array berdimensi banyak Memahami inisialisasi array yang tak berukuran Melewatkan array sbg parameter ke suatu fungsi
PRAKTIKUM 9 ARRAY. ARRAY BERDIMENSI SATU Suatu array berdimensi satu dideklarasikan dalam bentuk umum berupa :
PRAKTIKUM 9 ARRAY A. Tujuan 1. Menjelaskan tentang array berdimensi satu 2. Menjelaskan tentang array berdimensi dua 3. Menjelaskan tentang array berdimensi banyak 4. Menjelaskan tentang inisialisasi array
MODUL I PENGENALAN IDE C++, ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
MODUL I PENGENALAN IDE C++, ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN A. TUJUAN Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa akan mampu : 1. Mengenali dan menggunakan IDE C++ dengan baik. 2. Mengenal dan memahami
Array (Larik) Modul 7
Array (Larik) Modul 7 Array adalah suatu tipe data terstuktur yang berupa sejumlah data sejenis (bertipe data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama tertentu, elemen-elemen array tersusun secara
Array 1 Dimensi pada Java
Array 1 Dimensi pada Java A. PENGENALAN ARRAY Dalam mendeklarasikan variabel, kita sering menggunakan tipe data yang sama namun dengan nama variabel atau identifier yang berbeda-beda. Sebagai contoh, kita
[BS204]-Algoritma Pemrograman Take Home Test Pengumpulan : 27 Maret 2015 Tulis Tangan di kertas A4. Genap 2014/2015 Page 1 of 6
[BS]-lgoritma Pemrograman Take Home Test Pengumpulan : 7 Maret Tulis Tangan di kertas Soal. (Nilai Maksimum : ) Buatlah program dalam Bahasa Java yang digunakan untuk membaca sebuah bilangan integer N>
: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08 Judul Materi : Array II Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudocode dan mempraktekkan perintah Array 2 dimensi Waktu (lama) : 3
Satuan Acara Perkuliahan (SAP) UNIVERSITAS GUNADARMA
Satuan Acara Perkuliahan (SAP) UNIVERSITAS GUNADARMA Mata Kuliah : Algoritma & Pemrograman 3 Fakultas/Jurusan : Teknologi Industri/Teknik Informatika Pert/ Pokok Bahasan/Materi 1 Pokok Bahasan : Konsep
REVIEW ARRAY. Institut Teknologi Sumatera
REVIEW ARRAY DASAR PEMROGRAMAN Institut Teknologi Sumatera TUJUAN PERKULIAHAN Mahasiswa mengingat kembali konsep dan cara kerja array Mahasiswa mampu membuat program menggunakan array PRE TEST Tuliskan,
A. TEORI ARRAY 1 DIMENSI
MODUL 7 ARRAY Dalam pendeklarasian variabel, seringkali menggunakan sebuah tipe data beserta nama variabel atau identifier yang unik. Apabila kita ingin menggunakan variabel tersebut, kita akan memanggil
MODUL. Array (Larik) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
MODUL 5 Array (Larik) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer Semester Genap 2017/2018 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK MODUL 5 ARRAY A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa
BAB VI TIPE DATA ARRAY
BAB VI TIPE DATA ARRAY Pendahuluan Pada bab ini akan dijelaskan tipe data array dan penggunaannya. Dengan memahami tipe data array, maka mahasiswa dapat membuat program yag berkaitan dengan manipulasi
SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009
SOAL C++ 1. Penulisan Preprocessor yang benar di awali dengan tanda pound atau tanda : a. # c. @ b. & d. = 2. Contoh penulisan file header yang benar yaitu : a. &include c. =include
VARIABEL, TIPE DATA DAN EKSPRESI Bab 2
VARIABEL, TIPE DATA DAN EKSPRESI Bab 2 2.1 IDENTIFIER Indentifier adalah nama yang diberikan untuk nama objek, nama fungsi, nama variable, dll ( sifatnya case sensitive ). Identifier pada C++ terdiri dari
PEMROGRAMAN I. By : Sri Rezeki Candra Nursari
PEMROGRAMAN I By : Sri Rezeki Candra Nursari Materi : nursari2010.blogdetik.com Pengantar OOP, Tipe Data, Variabel, Array, Operator, Percabangan, Perulangan, Pendahuluan kelas, Metoda dan Kelas, Inheritance,
SUB PROGRAM (FUNGSI)
MATERI V SUB PROGRAM (FUNGSI) Materi Praktikum Pemograman Bahasa C++ dengan menggunakan Fungsi Durasi 180 menit TIU/TIK 1. Pendahuluan 2. Pemahaman Prosedur dan Fungsi 3. Parameter Fungsi 4. Fungsi Rekursif
:Mahasiswa dapat mempraktekkan penggunaan array
Praktikum : Pemrograman II Modul Praktikum ke : 06 Judul Materi : Array Tujuan / Sasaran :Mahasiswa dapat mempraktekkan penggunaan array Waktu (lama) : 3 Jam Aplikasi yang digunakan : Visual Basic I. Array/Matrik
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2009/2010
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2009/2010 Mata Kuliah/Jurusan : Algoritma & Pemrograman I / Teknik Informatika-S1 Hari/Tanggal : Senin, 25 Oktober
DASAR PEMROGRAMAN. Institut Teknologi Sumatera
DASAR PEMROGRAMAN REVIEW STRUKTUR DASAR, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN Institut Teknologi Sumatera TUJUAN KULIAH Mengenalkan konsep dasar pemrograman: dekomposisi problem, modularisasi, rekurens; skill/praktek
ARRAY. Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.
Pertemuan 2 ARRAY Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan
ALUR PROGRAM. SELEKSI KONDISI Statement If a. Bentuk If tunggal sederhana Sintaks : if ( kondisi ) statement ;
SELEKSI KONDISI Statement If a Bentuk If tunggal sederhana if ( kondisi ) statement ; ALUR PROGRAM Bentuk ini menunjukkan jika kondisi bernilai benar, maka statement yang mngikutinya akan dieksekusi Jika
Bab 9 Pointer. 9.1 Pendeklarasian pointer
Bab 9 Pointer 9.1 Pendeklarasian pointer Pointer adalah variabel yang menyimpan alamat memori dari variabel yang lain. Pointer juga memiliki tipe seperti halnya variabel biasa. Pointer dideklarasikan dengan
ARRAY/LARIK. Pertemuan 06, 07, dan 09. Deskripsi Tujuan Instruksional String Array 1 Dimensi Array Multi Dimensi
ARRAY/LARIK Pertemuan 06, 07, dan 09 Overview Deskripsi Tujuan Instruksional String Array 1 Dimensi Array Multi Dimensi Jurusan Teknik Informatika III - 2 Universitas Widyatama 1 Deskripsi Materi ini mempelajari
Pertemuan 5: Pengenalan Variabel Array
Pertemuan 5: Pengenalan Variabel Array Contoh kasus: Penghitungan Nilai IPK Nilai IPK mahasiswa ditentukan dengan algoritma sebagai berikut: Untuk setiap mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa: Ambil
Sequential Search (Linear Search)
1. Tujuan Instruksional Umum BAB 3 Searching (Pencarian) a. Mahasiswa mampu melakukan perancangan aplikasi menggunakan Struktur Searching (Pencarian). b. Mahasiswa mampu melakukan analisis pada algoritma
ARRAY / LARIK. Oleh : Agus Priyanto, M.Kom SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM. Smart, Trustworthy, And Teamwork
ARRAY / LARIK Oleh : Agus Priyanto, M.Kom SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM Smart, Trustworthy, And Teamwork Tujuan Mahasiswa memahami makna dan kegunaan array (tabel) Mahasiswa dapat menggunakan
Array DASAR PEMROGRAMAN
Array DASAR PEMROGRAMAN 2 TUJUAN Memahami array berdimensi satu Memahami array berdimensi dua Memahami array berdimensi banyak Memahami inisialisasi array yang tak berukuran Melewatkan array sbg parameter
LARIK (ARRAY) Latar Belakang Array
LARIK (ARRAY) Latar Belakang Array Sejauh ini cuplikan program yang kita pelajari masih sangat terbatas, karena statement assignment hanya berupa pemberian satu nilai pada satu variabel Padahal sering
: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09 Judul Materi : Array III Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudecode dan mempraktekkan perintah Array tiga dimensi dan multidimensi
: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09
Praktikum : Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09 Judul Materi : Array III Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudecode dan mempraktekkan perintah Array tiga dimensi dan multidimensi
Algoritma Pemrograman. Fery Updi,M.Kom
Algoritma Pemrograman Fery Updi,M.Kom 1 Kompetensi Detail Mampu menjelaskan Prinsip-prinsip Algoritma Mampu menjelaskan Konsep Bahasa Pemrograman Mampu membuat Flowchart dan Pseudocode Mampu menjelaskan
ARRAY/LARIK. Overview. Deskripsi. Tujuan Instruksional. Definisi Array/Larik. Definisi Array/Larik. Deskripsi Tujuan Instruksional Array 1 Dimensi
Overview ARRAY/LARIK Pertemuan 05-07 Deskripsi Tujuan Instruksional Array of Char String Array of Number Array Multi Dimensi Jurusan Teknik Informatika 05/06-2 Universitas Widyatama Materi ini mempelajari
Algoritma & Pemrograman #10
Algoritma & Pemrograman #10 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Soal Array Minggu Lalu? Mennuarray.cpp Array KELEBIHAN Struktur Data yang paling mudah Tipe Data yang mampu menampung lebih dari satu data
Pertemuan 6 Array Objektif: 1. Memahami cara mendeklarasi tipe indeks dalam array 2. Dapat membuat program sederhana menggunakan array Pertemuan 6 53
Pertemuan 6 Array Objektif: 1. Memahami cara mendeklarasi tipe indeks dalam array 2. Dapat membuat program sederhana menggunakan array Pertemuan 6 53 P4.1 Teori Larik / array adalah tipe terstruktur yang
Materi Pertemuan 07 ARRAY 1 DIMENSI
Materi Pertemuan 07 ARRAY 1 DIMENSI Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan Array Satu Dimensi 2. Penggunaan Array Satu Dimensi TUJUAN & SASARAN
Pert 3: Algoritma Pemrograman 1 (Alpro1) 4 sks. By. Rita Wiryasaputra, ST., M. Cs.
Pert 3: Algoritma Pemrograman 1 (Alpro1) 4 sks By. Rita Wiryasaputra, ST., M. Cs. [email protected] Kriteria Unjuk Kerja Algoritma Pemrograman 1 Tugas Terakhir (15): Buatlah portofolio Pengidentifikasian
BAB IV LARIK DAN PENUNJUK
BAB IV LARIK DAN PENUNJUK I. DASAR TEORI A. Larik Larik (array) adalah struktrur data yang menyimpan sekumpulan elemen data yang bertipe sama dan memiliki nomor indeks yang berbeda-beda. Setiap elemen
Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II )
Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II ) 5.1 Tujuan Percobaan 1. Mengenal dan memahami fungsi (function) dan kegunaanya serta aplikasinya dalam program sederhana. 2. Mengenal dan memahami fungsi array-larik
MODUL PRAKTIKUM BAHASA PEMROGRAMAN TESTRUKTUR MODUL 8 POINTER
MODUL 8 POINTER A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa akan mampu : 1. Mengenal dan memahami penggunaan pointer dalam listing program. 2. Membuat program sederhana dengan menerapkan
Array LOGO. Pendidikan Teknik Elektronika FT UNY. Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs.
Array LOGO Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. OVERVIEW Pendahuluan Array Berdimensi Satu Mendeklarasikan Array Mengakses Elemen Array Menginisialisasi Array Variasi dalam Mendeklarasikan Array Array Berdimensi
ilmu bahasa pemrograman ilmu c++ Copyright izie ilmu c++
ilmu c++ Tutorial ini untuk siapa saja, walaupun anda belum pernah melakukan pemrograman, atau jika andapun berpengalaman dalam pemrograman dengan bahasa pemrograman lain tapi ingin mempelajari bahasa
Array ARRAY BERDIMENSI SATU. Representasi (Pemetaan) di memori. Lihat gambar dibawah ini, nilai data A (18) dismpan mulai dari alamat 1136 di memori.
Array Linear Array (biasa disebut Array) adalah salah satu bentuk struktur data yang bersifat Linear (continue). Nilai data Array harus homogen (bertipe data sama). Array merupakan koleksi data dimana
mengatur jumlah digit pecahan yang diinginkan mengatur atau mengontrol sejumlah tanda format, misalkan rata kiri, kanan, huruf capital dll.
Struktur C++ #include Statement; menyertakan file header fungsi utama program awal dari program pernyataan atau perintah akhir dari program File_header conio.h iostream.h stdio.h iomanip.h
