PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DATABASE PROGRAMMER

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DATABASE PROGRAMMER"

Transkripsi

1 PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DATABASE PROGRAMMER KODE PROGRAM PELATIHAN : K III.01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

2 KATA PENGANTAR Sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Bab V Pasal 10, bahwa pelatihan kerja diselenggarakan dan diarahkan untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja. Bahwa pelatihan kerja dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha/industri barang dan jasa, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja, maka pelatihan kerja wajib diselenggarakan berdasarkan program pelatihan yang mengacu pada standar kompetensi kerja. Dalam pembinaan teknis terhadap Lembaga Pelatihan Kerja di seluruh Indonesia telah disusun berbagai pedoman guna meningkatkan mutu penyelenggaraan pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja. Pedoman Penyusunan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi merupakan panduan/acuan bagi penyelenggara program pelatihan berbasis kompetensi pada Lembaga Pelatihan Kerja di seluruh Indonesia. Untuk mengimplementasikan pelatihan berbasis kompetensi diperlukan adanya program pelatihan kerja. Program pelatihan kerja ini dijadikan acuan dalam pelaksanaan pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan kerja Pemerintah dan atau Swasta. Program pelatihan kerja dapat disusun secara berjenjang atau tidak berjenjang. Program pelatihan kerja yang disusun secara berjejang mengacu pada jenjang Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) dalam penetapan kualifikasi tenaga kerja, sedangkan yang tidak berjenjang disusun berdasarkan unit kompetensi atau kelompok unit kompetensi dapat memiliki kualifikasi tertentu dengan menggunakanan KKNI. Demikian program pelatihan berbasis kompetensi ini kami susun, semoga bermanfaat untuk menunjang proses pelaksanaan pelatihan kerja bagi LPK. Jakarta, 2007 DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS IR. BESAR SETYOKO, MM NIP

3 PROGRAM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI 1. Judul/Nama Pelatihan : Database Programmer 2. Kode Program Pelatihan : K III Jenjang Program Pelatihan : III 4. Tujuan Pelatihan : 4.1 Siswa mengetahui kebutuhan sistem dari basis data. 4.2 Siswa mengerti tentang bentuk struktur data dan tingkatannya. 4.3 Siswa dapat mengetahui bentuk tabel dan view. 4.4 Siswa mampu melakukan normalisasi dari tabel-tabel. 4.5 Siswa dapat mengetahui konsep normalisasi dan ERD dalam merancang database. 4.6 Siswa dapat melakuan query untuk mengisi data pada form. 4.7 Siswa dapat melakukan konektivitas dengan menggunakan JDBC maupun ODBC. 4.8 Siswa membuat logika proses melalui notasi TSQL dari Microsoft (SQL Server). 4.9 Siswa mampu membuat logika proses melalui notasi PL/SQL dari Oracle. 5. Unit Kompetensi yang ditempuh: 5.1 Mengidentifikasi basis data. 5.2 Membuat program basis data. 5.3 Membuat koneksi dan sekuriti basis data. 5.4 Menguji program basis data. 5.5 Membuat Program Aplikasi Berbasis Microsoft Access. 5.6 Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Deskripsi (SQL Structured Query Language) Lanjut. 5.7 Membuat Program Basis Data Berbasis PL/SQL (Oracle). 5.8 Membuat Program Basis Data Berbasis Microsoft (SQL Server). 6. Lama Pelatihan : jam (@ 60 menit) 7. Persyaratan Peserta Pelatihan 7.1 Pendidikan : Minimal SMU 7.2 Pelatihan/Pengalaman Kerja : Umur/Usia : Minimal 15 Tahun 7.4 Jenis Kelamin : Pria / Wanita 7.5 Kesehatan : Berbadan sehat dan tidak buta warna 7.6 Test Kemampuan : General Test 2

4 KURIKULUM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI JAM PELATIHAN NO UNIT KOMPETENSI KODE UNIT PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN JUMLAH I. KEAHLIAN BIDANG MANAJEMEN 1.1 Menerapkan ketrampilan dalam TIK.PR pengelolaan komunikasi dasar Jumlah I II. KOMPETENSI PEMROGRAMAN SPESIALISASI (BASIS DATA) 2.1 Mengoperasikan bahasa TIK.PR pemograman data description (SQL) lanjut 2.2 Membuat program untuk TIK.PR membangkitkan data dasar 2.3 Menguji (tes) program TIK.PR pembangkit data Jumlah II III. KOMPETENSI PEMROGRAMAN INTI 3.1 Membuat program untuk akses TIK.PR basis data Jumlah III IV. KOMPETENSI PEMROGRAMAN SPESIALISASI (PROGRAM APLIKASI) 4.1 Membuat program aplikasi TIK.PR berbasis Microsoft Access 4.2 Membuat program basis data TIK.PR berbasis Microsoft (SQL Server) 4.3 Membuat program basis data TIK.PR berbasis PL/SQL (Oracle) Jumlah IV Jumlah I s/d IV

5 SILABUS PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI I. KEAHLIAN BIDANG MANAJEMEN 1.1 Unit Kompetensi : Menerapkan ketrampilan dalam pengelolaan komunikasi dasar Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 8 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01 Memberikan kontribusi pada perencanaan komunikasi KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Persyaratan informasi yang relevan diidentifikasi dan kontribusi dibuat pada pengembangan seluruh kebutuhan informasi proyek. 1.2 Kontribusi dibuat dalam proses tim, pada pengembangan dan implementasi rencana pengelolaan komunikasi, kemudian ditetapkan jaringan komunikasi. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui persyaratan informasi yang relevan. Mengetahui informasi tentang jaringan komunikasi. Mampu membuat kontribusi pada pengembangan seluruh kebutuhan informasi proyek. Mampu mengembangkan dan melakukan implementasi rencana pengelolaan komunikasi. Mencatat persyaratan informasi yang relevan. JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN Mengadakan aktivitas -aktivitas pengelolaan informasi 2.1 Informasi dikelola (dikumpulkan, divalidasi, disimpan, didapatkan kembali, disaring dan diseminasi) seperti yang telah diatur dalam prosedur dan proses pengambilan keputusan. 2.2 Informasi dijaga dalam struktur yang disetujui sebagai jaminan bagi keamanan dan auditabilitas data. Mengetahui prosedur dan proses pengambilan keputusan. Mengetahui tujuan informasi dikelola dan disetujui. Dapat mengelola informasi Dapat menjaga informasi dalam struktur yang disetujui. Mencatat prosedur dan proses pengambilan keputusan. Mencatat informasi mana saja yang telah disetujui

6 ELEMEN KOMPETENSI 03 Mengkomunikasi informasi proyek KRITERIA UNJUK KERJA 3.1 Komunikasi dalam proyek dengan klien dan stakeholder lainnya dilakukan dengan jaringan yang telah disepakati, proses-proses dan prosedur sebagai jaminan bagi kejelasan dari identifikasi sasaran. 3.2 Laporan ditulis dan disiarkan menurut otorisasi, atau diusulkan untuk disiarkan oleh otorisasi proyek yang lebih tinggi sesuai dengan proses dan prosedur. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui proses-proses, tujuan dan prosedur mengkomunikasikan informasi. Mengetahui proses dan prosedur otorisasi. Mampu melakukan komunikasi dalam proyek dengan klien dan stakeholder lainnya. Mampu menulis dan menyiarkan laporan menurut otorisasi yang disetujui. Mencatat laporan yang disiarkan. JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN Memberikan kontribusi untuk menetapkan penilaian hasil pengelolaan komunikasi. 4.1 Hasil proyek ditinjau bagi penetapan efektivitas dari aktivitas pengelolaan komunikasi 4.2 Hal-hal pengelolaan komunikasi dan respon-respon dilaporkan pada otoritas proyek yang lebih tinggi untuk aplikasi proyek di masa depan. Mengetahui informasi tentang efektivitas dari aktivitas pengelolaan komunikasi. Mengetahui informasi tentang aplikasi proyek masa depan. Mampu meninjau hasil proyek. Dapat melaporkan halhal pengelolaan komunikasi dan respon-respon pada otoritas proyek yang lebih tinggi. Mencatat informasi tentang efektivitas dari aktivitas pengelolaan komunikasi

7 II. KOMPETENSI PEMROGRAMAN SPESIALISASI (BASIS DATA) 2.1 Unit Kompetensi : Mengoperasikan bahasa pemograman data description (SQL) lanjut Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 19 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01 Membuat dan mengoperasikan prosedur KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Prosedur dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML. 1.2 Parameter prosedur diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam prosedur. 1.3 Prosedur disimpan dan diberi nama. 1.4 Prosedur dapat dijalankan dan bekerja dengan benar. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Teori Himpunan, relasi dan operasi yang terkait dengan relasi matematika Konsep dan keutamaan relational database Normalisasi skema relasi dalam relational database Integrity dan domain constraint dalam implementasi basis data relasional DDL, DML dan DCL dalam Structured Query Language Pengelompokkan struktur proses non parallel dengan menggunakan SQL, terkait Memodelkan e-r diagram dan skema relasional database dengan memperhatikan normalisasi model data Menerapkan DDL sintaks dengan mengimplementasikan integrity dan domain constraint Menerapkan DML sintaks dengan mempraktekkan operasi Insert, Update, Delete dan Select Menerapkan DCL sintaks dengan mempraktekkan commit dan rollback Mempraktekkan mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction melalui stored procedures Senantiasa merencanakan dan memodelkan struktur relasi antar tabel data dalam konteks relational database Data dictionary disusun sebelum mengimplementasi kan sebuah model data fisikal Menggunakan tools pemodelan data yang relevan sehingga pemodelan data secara konseptual dan fisikal dapat dipermudah Taat aturan akan Syntaks DDL, DML dan DCL beserta variasinya sehingga tidak bersifat try and error JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN 2 4 6

8 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA dengan deklarasi variable, working with attributes, Assigning value, operasi Read/Write ke peralatan I/O, control statement dan iterative control Menelusuri/trace setiap stored procedure dalam menemukenali bug/kesalahan logika dalam sebuah implementasi relational database JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETERAM -PILAN 02 Membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi 2.1 Fungsi dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML. 2.2 Parameter fungsi diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam fungsi. 2.3 Fungsi disimpan dan diberi nama. 2.4 Fungsi dapat dijalankan dan bekerja dengan benar. Mekanisme dan penerapan Stored procedure dan function menggunakan perintah standar DDL dan DML Calling dan maintaining sebuah fungsi serta parameterisasi Mengidentifikasi modul program yang dapat dibuat dalam rangka menjaga integrity dan atomic transaction Mengidentifikasi type parameter dan jenis passing parameter yang dibutuhkan oleh stored procedure maupun function Memanggil dan menggunakan function yang telah dibuat Taat aturan akan Syntaks DDL, DML dan DCL beserta variasinya sehingga tidak bersifat try and error Menelusuri/trace setiap Function dalam menemukenali bug/kesalahan logika dalam sebuah implementasi relational database 2 4 7

9 ELEMEN KOMPETENSI 03 Membuat dan mengoperasikan trigger KRITERIA UNJUK KERJA 3.1 Trigger dibuat dan diatur dengan penggunaan perintah standar pada DDL dan DML. 3.2 Trigger disimpan dan diberi nama. 3.3 Trigger dapat dijalankan dan bekerja dengan benar. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction melalui trigger Jenis dan klasifikasi trigger Activasi dan Reaksi trigger Mempraktekkan mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction melalui trigger Senantiasa memodelkan syntaks Query yang akan diterapkan Taat aturan akan Syntaks DDL, DML dan DCL beserta variasinya sehingga penerapannya tidak lagi bersifat try and error JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN 1 3 Menelusuri/trace setiap trigger dalam menemukenali bug/kesalahan logika dalam sebuah implementasi relational database 04 Mengoperasikan Commit dan Rollback data tabel 4.1 Perintah commit digunakan untuk penyimpanan data ke dalam fisik file. 4.2 Perintah rollback untuk pembatalan perintah yang telah dikerjakan dan penyimpanan data ke dalam fisik file digagalkan. Sintaks DCL dalam Structured Query Language Fungsi dan makna perintah Commit dan Rollback Menerapkan DCL sintaks dengan mempraktekkan commit, rollback serta pemberian privillege atau hak akses Taat aturan akan Syntaks DDL, DML dan DCL beserta variasinya sehingga penerapannya tidak lagi bersifat try and error 1 2 8

10 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Membiasakan diri untuk melakukan commit jika transaksi sudah dianggap benar. JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETERAM -PILAN 9

11 2.2 Unit Kompetensi : Membuat program untuk membangkitkan data dasar Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 18 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01 Mempersiapkan data KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Bentuk data yang akan dibangkitkan diidentifikasikan 1.2 Data yang dibangkitkan merupakan satu tipe, berupa sinyal atau teks atau frekuensi MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Membuat diagram ER Mengenal system definition Mengenal diagram pemodelan entitas (ERdiagram) Membuat batasan data Memilih struktur database yang sesuai dengan kebutuhan sistem JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN Data telah dibatasi nilai minimal, maksimal, dan jumlah data yang dibangkitkan. Mengetahui integrity constraint Menganalisa definisi sistem untuk menentukan struktur diagram ER 02 Menentukan formula pembentukan data 2.1 Data dirumuskan sesuai kaidah matematika dan terurai dengan sederhana. 2.2 Rumus data yang dibangkitkan tidak terkait dengan waktu (bukan domain waktu) Mengenal cartesian product sebagai konsep dalam model relasional Mengetahui konsep matematika dalam pemrograman Mampu mengidentifikasi konsep matematika yang digunakan dalam pemrograman. Merancang database sesuai dengan kebutuhan sistem Menentukan alur/proses pembangkitan data 3.1 Proses/alur algoritma diturunkan sesuai kaidah matematika yang telah dibuat 3.2 Algoritma data yang dibangkitkan untuk pengaturan proses pembangkitan data dan bentuk keluaranyang diharapkan. Mengenal konsep algoritma Mengenal diagram alur algoritma Mampu membuat diagram alur algoritma program Mengembang kan algoritma untuk bahasa pemrograman yang akan dipakai Menganalisa deklarasi algoritma

12 ELEMEN KOMPETENSI 04 Menulis kode program pembangkitan data. KRITERIA UNJUK KERJA 3.3 Diagram alur program pembangkitan data didefinisi. 4.1 Kode program ditulis berdasarkan diagram program pembangkitan data sesuai dengan bahasa yang digunakan 4.2 Kode program dikompilasi dan di cari kesalahan penulisan kode program MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA yang digunakan Mampu menulis kode program pembangkitan data Mengenal bahasa pemrograman Mengenal kompilasi program Tata aturan dalam penulisan kode program sesuai dengan bahasa pemrograman JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETERAM -PILAN Kode program dikompilasi menjadi paket program (executable file) 05 Mengarsipkan program 5.1 Rumusan dan diagram alur program didokumentasikan. 5.2 Kode program yang dibuat disimpan pada direktori yang telah ditentukan. 5.3 Program exe yang dihasilkan disimpan pada direktori yang telah ditentukan. Mengetahui fungsi dokumentasi Mengenal softwaresoftware yang berguna untuk dokumentasi program Mengenali cara dokumentasi manual dan otomatis. Mengenali prosedur dokumentasi. Menganalisa dokumentasi program Menganalisa program Mengidentifikasi prosedur dokumentasi Menilai hasil dokumentasi program Memilih software yang akan digunakan unttuk mengarsipkan program

13 2.3 Unit Kompetensi : Menguji (tes) program pembangkit data Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 7 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01 Mempersiapkan skenario pengujian 02 Melaksanakan Pengujian KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Program yang diuji disiapkan pada direktori pengujian 1.2 Skenario pengujian dibuat sebagai alur / proses pengujian yang akan dilakukan. 1.3 Skenario pengujian terdiri dari urutan proses pengujian, data dimasukkan sesuai kebutuhan. 2.1 Program yang diuji, dijalankan sesuai dengan skenario pengujian. 2.2 Data dimasukkan sesuai kebutuhan skenario pengujian 2.3 Data yang dibangkitkan (dihasilkan) program diamati dan diperiksa MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengenal tentang Skenario Pengujian Mengetahui informasi tentang prosedur pengujian. Mengenal program yang akan diuji. Mengetahui cara melakukan manual atau automated testing Menyiapkan User Acceptance Test (UAT) Menyiapkan Test Case Menyiapkan materi pengujian Menyusun skenario pengujian Manual testing Automated testing Gabungan antara manual dan automated testing Mengidentifi kasikan fungsi program Mengkomuni kasikan skenario pengujian dengan developer dan sistem analis Menyiapkan program dan merancang skenario pengujian Menjalankan prosedur untuk manual testing Menyiapkan peralatan untuk automated testing JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN 1 1 ½ ½ 12

14 ELEMEN KOMPETENSI 03 Menganalisa hasil uji KRITERIA UNJUK KERJA 3.1 Data yang diharapkan dibandingkan dengan data yang dihasilkan oleh program. 3.2Hasil pengujian sama dengan data yang diharapkan sesuai spesifikasi yang ditentukan. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Memiliki kemampuan analisa Mendeteksi kesalahan program Kemampuan analisa Membanding kan perbedaan antara hasil pengujian dengan yang diharapkan. JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN Membuat laporan pengujian 4.1 Skenario pengujian dilaporkan dalam dokumentasi pengujian 4.2 Peralatan yang digunakan untuk pengujian dilaporkan dalam dokumentasi pengujian. 4.3 Kondisi yang terjadi selama pengujian dilaporkan dalam dokumentasi pengujian. 4.4 Data yang dihasilkan dianalisa dan hasil pengujian dilaporkan dalam dokumentasi pengujian. Mengetahui informasi tentang software untuk merekam proses dan hasil pengujian. Mengetahui persyaratan software untuk mendokumentasikan hasil uji program. Kemampuan mendokumentasikan hasil uji program Menganalisa dan mendokume ntasikan program

15 III. KOMPETENSI PEMROGRAMAN INTI 3.1 Unit Kompetensi : Membuat program untuk akses basis data Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 19 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01 Mengidentifikasi basis data 02 Membuat program basis data KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Kebutuhan sistem dipenuhi sesuai lingkupan dan fungsi dari basis data. 1.2 Bentuk struktur data, bentuk query, bentuk tampilan, bentuk laporan (cetak) disesuaikan dengan table yang telah dibuat. 1.3 Sekuriti dan metode akses pada basis data digunakan sesuai perancangan. 2.1 Struktur data dibangun pada bahasa pemrograman sesuai dengan disain yang telah dibuat. Struktur data diimplementasikan dalam bentuk table dan view, mengikuti disain yang telah dibuat. PENGETAHUAN Pengertian Sistem Managemen Basis Data Keperluan Dasar membangun Basis Data Bentuk-bentuk Struktur Data, Query, tampilan dan Laporan Cetak. Prinsip dasar keamanan Basis Data. Teori pembentukan tabel relasi Teori Normalisasi Prinsip prinsip dasar pembangunan Basis Data dengan bahasa MATERI PELATIHAN KETERAMPILAN Mencari piranti lunak Basis Data sesuai kebutuhan. Kemampuan untuk berpikir sesuai dengan konseptual Basis Data. Membuat tabel relasi sesuai dengan kebutuhan. Melakukan Normalisasi SIKAP KERJA Mengu mpulka n inform asi denga n rajin dan tekun Aktif bertan ya kepada pengaj ar. Menge mbang kan kemam puan berpiki r analitis. Aktif Bertany a apabila ada yang JAM PELATIHAN PENGE- KETERAM TAHUAN -PILAN

16 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 2.2 Basis data dinormalisasikan untuk penyederhanaan relasi table dan memperkokoh relasi table. 2.3 Query, tampilan dan laporan (cetak) dibangun menurut bahasa pemrograman yang sesuai dengan disain. Query dapat diimplementasikan dengan prosedur, fungsi maupun trigger. Tampilan dan laporan akan berisikan data agar table atau view ditampilkan PENGETAHUAN pemrograman Query. MATERI PELATIHAN KETERAMPILAN dari tabel yang ada untuk menghindari redudansi. Membangun tabel yang telah dinormalisasi dengan bahasa query. SIKAP KERJA tidak dimeng erti. Menge mbang kan pola pikir konsep tual. JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETERAM -PILAN 03 Membuat koneksi dan sekuriti basis data 3.1 Pengguna dan password dibangun disesuaikan dengan disain yang dibuat. Pengguna dan password dapat diimplementasikan pada DBMS atau dalam bahasa pemrograman sehingga basis data dapat diakses. 3.2 Privilage setiap pengguna terhadap basis data dibangun disesuaikan dengan disain yang dibuat. Privilage pengguna terhadap basis data dapat diimplementasikan pada DBMS. 3.3 Sedangkan privilege untuk akses tampilan dan laporan diimplementasikan pada bahasa pemrograman. Prinsip-prinsip dasar pembangunan sistem keamanan pada Basis Data. Prosedur pembangunan hak akses dari basis data. Teori tampilan/view Basis Data. Memberikan password terhadap Basis data. Membangun view/tampilan sesuai dengan keperluan masing-masing pengguna. Memberikan hak akses tertentu bagi setiap pengguna Data Base. Menge mbang kan kemam puan untuk berpikir kritis. Aktif bertany a apabila ada yang tidak dimeng erti. Aktif menja wab pertany aan. 15

17 ELEMEN KOMPETENSI 04 Menguji program basis data KRITERIA UNJUK KERJA 4.1 Data uji dan skenario uji disiapkan. Data uji sebagai data dimasukkan ke dalam sistem. Sedangkan skenario uji sebagai urutan/langkah pengujian. 4.2 Logika program basis data diperiksa dan dikoreksi. Program basis data dikompilasi dan dijalankan.jika ditemukan kesalahan, kesalahan tersebut dibetulkan. Program basis data dapat dikompilasi dan dijalankan. 4.3 Data uji disimpan dan ditampilkan sesuai kebutuhan. Laporan dapat dicetak sesuai kebutuhan. Kesalahan yang ditemukan pada tampilan dan laporan diperiksa dan dikoreksi. 4.4 Program basis data sesuai kebutuhan yang telah ditentukan. Hasil pengujian harus sesuai terhadap kebutuhan/spesifikasi program. PENGETAHUAN Prinsip dasar uji coba data. Prosedur pemeriksaan program. Prosedur penseleksian data sesuai kebutuhan. Prinsip-prinsip penampilan informasi sesuai kebutuhan. MATERI PELATIHAN KETERAMPILAN Melakukan penginputan data. Melakukan uji coba tabel relasi. Melakukan pembenaran apabila ada kesalahan. Menampilkan informasi/data sesuai dengan kebutuhan masing-masing user. SIKAP KERJA Menge mbang kan pola berpikir terstruk tur. Menge mbang kan logika pemrog raman. Aktif bertany a apabila ada yang tidak dimeng erti. JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETERAM -PILAN 16

18 IV. KOMPETENSI PEMROGRAMAN SPESIALISASI (PROGRAM APLIKASI) 4.1 Unit Kompetensi : Membuat program aplikasi berbasis Microsoft Access Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 12.5 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01. Menjelaskan Database Manajemen System 02 Menjelaskan Data Definition Language KRITERIA UNJUK KERJA I.1 Konsep Normalisasi dan ERD Database dijelaskan. I.2 Berbagai jenis batasan-batasan dalam pembuatan tabel dijelaskan. I.3 Konsep tipe data dijelaskan. 2.3 Konsep bahasa yang digunakan untuk pembuatan objectobject basis data dijelaskan. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui konsep normalisasi data. Mengetahui konsep dan cara menggambarkan ERD dari tabel dalam database. Mengetahui konsep integrity constraint. Mengetahui jenis-jenis tipe data yang dapat digunakan dalam Microsoft Access. Mengetahui standar SQL untuk bahasa query database. Dapat melakukan normalisasi data dengan benar. Dapat menggambarkan rancangan database dengan menggunakan ERD. Dapat menentukan tipe data. Membuat Data Definition Language untuk setiap tabel dan atribut yang digunakan. Membaca buku Database Manajemen System. Melakukan presentasi tentang database manajemen system. Melakukan pendefinisan data dengan menggunaka n query yang termasuk dalam Data Definition Language (seperti perintah select). JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETE- RAMPI- LAN 1 1,

19 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 03 Menerapkan query 3.1 Front end dibentuk dari suatu data. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui cara pembuatan Form Mengetahui cara me-retrieve data dari database ke form. Mampu membuat query database. Mampu menampilkan form yang telah berisi data. Membuat front end dengan menggunaka n query. JAM PELATIHAN PENGE- TAHUAN KETE- RAMPI- LAN 0, Menerapkan macro 4.1 Konsep dasar macro dijelaskan. 4.2 Macro dengan Form dan obyek Access dijelaskan. Mengetahui konsep dan pengertian macro. Mengetahui bagaimana cara memodifikasi dan menggunakan macro dalam Microsoft Access. Menggunakan macro untuk menerapkan action dalam sebuah condition. Mampu menerapkan kondisi untuk macro. Membuat form dengan menggunaka n macro Menerapkan reporting 5.1 Laporan dihasilkan dengan penggunaan report dijelaskan. Mengetahui cara menggunakan report. Mengetahui cara membuat report berdasarkan satu table, multiple table, dan dalam tampilan rancangan. Membuat report berdasarkan berbagai table. Membuat report sesuai kebutuhan. 1 1,5 06 Menjelaskan konektivitas database 6.1 Interoperabilitas dengan JDBC dan ODBC dijelaskan. Mengetahui perbedaan antara JDBC dan ODBC. Mengetahui cara menghubungkan database dengan kode program. Dapat menggunakan JDBC dan ODBC. Membuat kode program dengan menggunaka n JDBC atau ODBC sebagai penghubung dengan database

20 4.2 Unit Kompetensi : Membuat program basis data berbasis Microsoft (SQL Server) Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 31 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01. Menggunakan TSQL 02. Menggunakan stored procedures KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Alat-alat programming untuk SQL Server digunakan. 1.2 Syntaks TSQL digunakan. 1.3 Perintah TSQL dijalankan. 2.1 Stored procedures dimanipulasi (dibuat, dimodifikasi dan dihapus). 2.2 Programming stored procedures dibuat. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Memahami konsep dan keutamaan relational database Memahami Normalisasi skema relasi dalam relational database Mengerti istilah dan makna dari DDL, DML dan DCL dalam Structured Query Language Mengenali fitur TSQL Microsoft (SQL Server) Memahami istilah Integrity dan domain constraint dalam implementasi basis data relasional Mengetahui Mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction Menerapkan DDL sintaks dalam TSQL Microsoft (SQL Server) Menerapkan DML sintaks dalam TSQL Microsoft (SQL Server) dengan mempraktekkan operasi Insert, Update, Delete dan Select Mengakses dan membaca isi information_schema yang merupakan tabel system untuk mengetahui object dan resource yang dimiliki oleh Microsoft (SQL Server) yang terinstall Mempraktekkan mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction dalam Microsoft (SQL Server) melalui stored procedures Memilih struktur selection yang tepat dalam notasi TSQL dalam Menggunakan tools pemodelan data yang relevan sehingga pemodelan data secara konseptual dan fisikal dapat dipermudah Taat aturan akan Syntaks DDL, DML dan DCL beserta variasinya sehingga penerapan melalui TSQL Microsoft (SQL Server) tidak lagi bersifat try and error Memilih dan menerapkan struktur proses yang tepat dalam setiap proses komputasi JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN

21 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA dalam Microsoft (SQL Server) melalui stored procedures Mengetahui isitilah Calling dan maintaining sebuah Procedure serta parameterisasi Memahami konsep penyusunan logika berfikir dalam pemrograman database menggunakan TSQL Memahami Structured Programming menggunakan TSQL menyelesaikan problem komputasi Memilih struktur iterative yang tepat dalam notasi TSQL dalam menyelesaikan problem komputasi Menerapkan struktur proses non paralel dengan mengkombinasikan operasi sequential, selection dan repetition Mengidentifikasi type parameter dan jenis passing parameter yang dibutuhkan oleh stored procedure Temu dan kenali bug / kesalahan logika dalam sebuah sintak TSQL Mengoptimalis asi struktur proses untuk menghasilkan solusi komputasi yang dibutuhkan Taat aturan dalam memodelkan dan mengimpleme ntasikan stored procedure sehingga mudah melakukan tracing serta memperbaiki kesalahan/bug JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN 03 Menggunakan Triggers 3.1 Triggers dibuat dan dikelola. 3.2 Programming triggers dibuat. Mengetahui Mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction dalam Microsoft (SQL Server) melalui Triggers Mengetahui Mekanisme Merancang mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction dalam Microsoft (SQL Server) melalui trigger Mempraktekkan penggunaan Mengoptimalisasi struktur proses untuk menghasilkan solusi komputasi

22 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA dan penerapan Triggers dalam Microsoft (SQL Server) Konsep penyusunan logika berfikir dalam pembuatan Triggers database menggunakan TSQL Triggers dalam TSQL yang dibutuhkan dalam setiap triggers JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN 04 Menerapkan administrasi SQL Server 05 Menerapkan XML Support 4.1 Sistem keamanan untuk SQL Server dibuat dan dirancang. 4.2 Keamanan SQL Server diimplementasikan dan diadministrasikan. 4.3 Konsep SQL Server agent dijelaskan. 4.4 Konsep DTS (Data Transformation Service) dijelaskan. 5.1 Integrasi dari sistem dan transfer data dengan penggunaan XML dilakukan. Mengetahui Security model dalam perangkat lunak basis data Memahami Konsep dan administrasi SQL server dalam menjaga keamanan data Memahami Konsep Data Transformation Service (DTS) Memahami struktur dan fungsi XML tag Mengetahui kegunaan XML dalam aplikasi pengolahan data berbasis Web Merencanakan, merancang dan mengimplementasikan pola penjagaan data menggunakan SQL Server Agent Menerapkan replication dan synchronization database yang terdistribusi untuk mengimplementasikan data transformation service Menerapkan konversi struktur dan format isi data dari tabel yang dimiliki Microsoft (SQL Server) menjadi format XML padanannya Melakukan transfer data Menjaga dan mengamankan data dari pihak yang tidak diberi kewenangan/ akses Merancang dan mengimpleme ntasikan mekanisme keamanan dan komunikasi data yang lebih baik jika database tersebar di beberapa lokasi Mengidentifika si model dan cara transfer data yang lebih efektif

23 ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui Tata cara dan model eksekusi XML dalam media Internet Browser dengan menggunakan format XML sehingga sumber daya komunikasi data bisa lebih optimal JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN 22

24 4.3 Unit Kompetensi : Membuat program basis data berbasis PL/SQL (Oracle) Kode Unit : TIK.PR Durasi Pembelajaran : 47 jam (@60 menit) ELEMEN KOMPETENSI 01. Menerapkan Oracle tingkat dasar KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Restriksi, sorting, rules, defaults dan constraining data dilakukan. 1.2 Sub-queries dan corelated queries dibuat. 1.3 Ekstensi dari DML (Data Manipulation Language) dan DDL (Data Definition Language) dijelaskan. 1.4 Fitur-fitur dan perintah dalam SQL*plus digunakan. 1.5 Perintah manipulasi data dan kontrol data digunakan. 1.6 Locking dijelaskan. 1.7 Obyek-obyek Oracle (Views, clusters, indexes, synonyms, snapshots) dijelaskan. 1.8 Explicit dan implicit cursors, exception, procedures, functions dan triggers dibuat. 1.9 Konsep data dictionary dijelaskan. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui teori Himpunan, relasi dan operasi yang terkait dengan relasi matematika Memahami konsep dan keutamaan relational database Memahami Normalisasi skema relasi dalam relational database Memahami maksud dari Integrity dan domain constraint dalam implementasi basis data relasional Mengetahui Fitur Oracle SQL* Plus Mengenali Object dalam Oracle, berupa View, Cluster, Index, Synonym, dan Snapshot Memodelkan e-r diagram dan skema relasional database dengan memperhatikan normalisasi model data Menerapkan DDL sintaks dalam Oracle SQL* Plus dengan mengimplementasikan integrity dan domain constraint baik melalui rules, check, default dan constraint lainnya Menerapkan DML sintaks dalam Oracle SQL* Plus dengan mempraktekkan operasi Insert, Update, Delete dan Select Menerapkan DCL sintaks dalam Oracle SQL* Plus dengan mempraktekkan Locking, commit, rollback serta pemberian privillege atau hak akses untuk resource Oracle Mengakses dan membaca isi tabel system serta sys_object untuk mengetahui object dan resource yang dimiliki oleh Oracle yang terinstall Senantiasa merencanak an dan memodelkan struktur relasi antar tabel data dalam konteks relational database Taat aturan akan Syntaks DDL, DML dan DCL beserta variasinya sehingga penerapan melalui Oracle SQL*Plus tidak lagi bersifat try and error Menelusuri/t race setiap stored procedure, function JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN

25 ELEMEN KOMPETENSI 02. Menerapkan PL/SQL KRITERIA UNJUK KERJA 2.1 Variabel Character Set dan Tipe Data dijelaskan. 2.2 Komponen PL/SQL dijelaskan. 2.3 Cursor processing dijelaskan. 2.4 PL/SQL Tables dan PL/SQL Wrappers digunakan. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengetahui konsep penyusunan logika berfikir dalam pemrograman database menggunakan PL/SQL Memahami konsep Structured Programming menggunakan PL/SQL Mengenali komponen Oracle PL/SQL Mempraktekkan mekanisme penjagaan integrity data dan atomic transaction dalam Oracle melalui cursors, exception, stored procedures, function dan trigger Menerapkan struktur sequential dalam kumpulan proses operasi primitif yang berurutan. Memilih struktur iterative yang tepat dalam notasi PL/SQL dalam menyelesaikan problem komputasi Menerapkan struktur proses non paralel dengan mengkombinasikan operasi sequential, selection dan repetition Mempraktekkan penggunaan Cursor dalam PL/SQL Pengelompokkan struktur proses non parallel dengan menggunakan PL/SQL, terkait dengan deklarasi variable, working with attributes, Assigning value, operasi Read/Write ke maupun trigger dalam menemukan bug/kesalah an logika dalam sebuah implementas i relational database Memilih struktur selection yang tepat dalam notasi PL/SQL dalam menyelesaik an problem komputasi Temu dan kenali bug / kesalahan logika dalam sebuah sintak PL/SQL Mengoptimalis asi struktur proses untuk menghasilka n solusi komputasi yang JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN

26 ELEMEN KOMPETENSI 03. Menerapkan Oracle Tingkat Lanjut KRITERIA UNJUK KERJA 3.1 Flow proses CASE dilakukan. 3.2 PL/SQL record ke dalam DML direferensikan. 3.3 Bulk binding dihasilkan. 3.4 Run time dynamic SQL dijelaskan. MATERI PELATIHAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP KERJA Mengerti mekanisme dan penerapan Stored procedure dan function dalam Oracle Mengerti istilah tentang Calling dan maintaining sebuah Procedure serta parameterisasi Mengerti istilah Package specification dan package body dalam Oracle peralatan I/O, control statement dan iterative control Mengidentifikasi modul program yang dapat dibuat dalam rangka menjaga integrity dan atomic transaction melalui Oracle PL/SQL Mengidentifikasi type parameter dan jenis passing parameter yang dibutuhkan oleh stored procedure maupun function Memanggil dan menggunakan package yang telah dibuat menggunakan Oracle PL/SQL dibutuhkan Melakukan break down / pembagian proses yang besar menjadi sekumpulan solusi proses yang lebih kecil sehingga akan menjadi lebih sederhana dan dapat dilakukan secara team work. JAM PELATIHAN KETE- PENGE- RAMPI- TAHUAN LAN

27 V. INDIKATOR PELAKSANAAN DI TEMPAT KERJA (OJT) 5.1 Unit Kompetensi : Menerapkan ketrampilan dalam pengelolaan komunikasi dasar Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI 01. Memberikan kontribusi pada perencanaan komunikasi. 02. Mengadakan aktivitasaktivitas pengelolaan informasi 03. Mengkomunikasi informasi proyek o Mengetahui persyaratan informasi yg relevan o Mengetahui informasi tentang jaringan komunikasi o Mengetahui prosedur dan proses pengambilan keputusan o Mengetahui informasi tentang keamanan dan audibilitas data. o Mengetahui proses dan prosedir otorisasi. INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA 04. Memberikan kontribusi untuk menetapkan penilaian hasil pengelolaan komunikasi. o Mengetahui informasi tentang efektivitas dari aktivitas pengelolaan komunikasi. Semua pelaksanaan kerja disesuaikan dengan prosedur standar kerja pada masing-masing tempat kerja. 26

28 5.2 Unit Kompetensi : Mengoperasikan bahasa pemograman data description (SQL) lanjut Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI 01. Membuat dan mengoperasikan prosedur INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA Memeriksa dan mengetahui jenis/type data elementer dalam suatu bahasa pemrograman SQL Menerapkan struktur proses sequential, selection dan repetitive dalam permasalahan yang ditetapkan Membuat proses yang melibatkan operasi menggunakan peralatan I/O dalam suatu bahasa pemrograman SQL Melakukan pemrograman terstruktur serta mampu melakukan bug fixing Melakukan eksekusi sub proses/modul dalam suatu bahasa pemrograman SQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan 02. Membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. Melakukan identifikasi procedure dan function yang akan dibuat Membuat store procedure maupun function proses dalam suatu bahasa pemrograman SQL Menerapkan penggunaan cursor dalam store procedure maupun function untuk melakukan manipulasi data per data row Melakukan penelusuran dan bug fixing dari modul (procedure maupun function) yang dibuat Melakukan eksekusi procedure maupun function dalam suatu bahasa pemrograman SQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 03 Membuat dan mengoperasikan trigger Memodelkan permasalahan menggunakan E-R diagram deserta integrity constraint yang dibutuhkan Melakukan identifikasi trigger yang dibutuhkan dari sekumpulan schema relasi yang telah didefinisikan Menuliskan dan menerapkan trigger, baik pra maupun post dari proses Insert, Update maupun Delete Melakukan testing terhadap trigger yang telah dibuat Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan 04. Mengoperasikan Commit dan Rollback data tabel Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. Melakukan tracing / penelusuran terhadap pengubahan data saat dilakukan DML Menerapkan perintah rollback dan periksa efeknya terkait pengubahan data yang dilakukan melalui perintah DML Menerapkan perintah commit untuk mem-persistance-kan efek perubahan dari perintah DML Mengidentifikasi pola autocommit dalam suatu bahasa pemrograman SQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 27

29 5.3 Unit Kompetensi : Membuat program untuk membangkitkan data dasar Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DI TEMPAT KERJA Mengkomunikasikan dengan sitem analis tentang data yang akan diidentifikasi Mempersiapkan data Mengidentifikasi data yang dibutuhkan oleh pengguna Membuat diagram ER yang memuat data yang akan disimpan Menentukan formula pembentukan data Merancang database yang akan dibangkitkan sesuai dengan diagram ER Menentukan alur/proses pembangkitan data Mengkomunikasikan dengan pengguna tentang output yang akan dihasilkan Membuat input dan output yang akan dihasilkan dari program yang akan dibuat Membuat deklarasi dan deskripsi algoritma pemrograman untuk membantu perancangan program Membuat diagram alur program pembangkitan data Menulis kode program pembangkitan data Menulis kode program sesuai dengan bahasa pemrograman Menggunakan compiler untuk mengkompilasi program yang telah jadi Mengarsipkan program Memilih software untuk mendokumentasikan source code dan programnya Membuat dokumentasi berupa user manual untuk mempermudah pemakai dalam menggunakan program 5.4 Unit Kompetensi : Menguji (tes) program pembangkit data Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI Mempersiapkan skenario pengujian Melaksanakan pengujian Menganalisa hasil uji Membuat laporan pengujian INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DI TEMPAT KERJA Mempersiapkan kuesioner, wawancara, demo, dan training Merancang skenario pengujian sesuai dengan prinsip Software Quality Assurance Melakukan manual atau automated testing sesuai dengan prosedur testing Mempelajari kuesioner, wawancara, demo,dan training untuk memperoleh pengetahuan tentang program yang diuji Menyiapkan rencana pengujian dan test case Menjalankan test case Membandingkan hasil uji dengan hasil yang diharapkan. Mencari kesalahan dalam pengujian dan menganalisa proses pengujian Meng-update skenario pengujian jika ada perubahan dalam proses jalannya program maupun dalam proses pengujian Melaporkan kesalahan dalam proses pengujian Menjadwalkan pengujian selanjutnya 28

30 5.5 Unit Kompetensi : Membuat program untuk akses basis data Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA 01 Mengidentifikasi basis data Mempelajari Konsep Sistem Managemen Basis Data. Mengenali bentuk-bentuk Query, Struktur Data, dan Laporan Data. Mempelajari sistem-sistem keamanan dalam basis data. Melakukan pengenalan terhadap Piranti Lunak Basis Data yang akan digunakan. 02 Membuat program basis data Mempelajari konsep tabel relasional. Merancang bentuk tabel relasional dari contoh kasus yang disediakan. Mempelajari teori Normalisasi. Melakukan Normalisasi dari tabel relasional sebelumnya. Mempelajari bentuk umum bahasa Query. Mencoba beberapa perintah dalam bahasa Query. Membentuk Basis Data dari tabel relasi yang telah di Normalisasi dengan bahasa Query. 03 Membuat koneksi dan sekuriti basis data Review konsep keamanan dalam basis data. Menentukan berbagai hak akses dari tiap pengguna. Membuat hak akses dari basis data untuk masing-masing pengguna. Mempelajari konsep pandangan/view. Membuat view untuk masing-masing pengguna. Memberikan password untuk basis data. 04 Menguji program basis data Melakukan penginputan data terhadap Basis Data yang telah dibentuk. Melakukan uji coba pemeriksaan terhadap tabel relasi dari basis Data. Melakukan pembenaran apabila ada kesalahan. Melakukan seleksi dari data yang ingin ditampilkan. Mencetak data dari basis data sesuai dengan kebutuhan. 29

31 5.6 Unit Kompetensi : Membuat program aplikasi berbasis Microsoft Access Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI 01. Menjelaskan Database Manajemen System 02. Menjelaskan Data Definition Language INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA Menentukan sistem manajemen database yang akan digunakan Merancang ERD database dan normalisasinya Membuat tipe data dari atribut dalam database Membuat batasan tabel Menentukan entitas dan atribut, serta tipe data yang akan dibuat Menggunakan bahasa pemrograman database yang sesuai untuk membuat Data Definition Language 03. Menerapkan query 04. Menerapkan macro Menentukan query yang sesuai dengan kebutuhan front end dan sesuai dengan kebutuhan pengguna Memeriksa tampilan front end apakah telah sesuai dengan yang diharapkan Membuat macro yang sesuai dengan kebutuhan pengguna Mengevaluasi macro yang telah dibuat apakah masih ada yang salah atau tidak 05. Menerapkan reporting 06. Menjelaskan konektivitas database Mengerti laporan yang akan dibuat Mengidentifikasi tabel yang akan digunakan untuk reporting Memeriksa laporan yang dihasilkan Melakukan konektivitas database sesuai dengan kebutuhan program yang akan mengakses database Semua pelaksanaan kerja disesuaikan dengan prosedur standar kerja pada masing-masing tempat kerja. 30

32 5.7 Unit Kompetensi : Membuat program basis data berbasis Microsoft (SQL Server) Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA 01 Menggunakan TSQL Memodelkan permasalahan menggunakan E-R diagram Melakukan normalisasi model data sesuai dengan permasalahan yang dihadapi Menerapkan DDL untuk permasalahan yang dihadapi menggunakan TSQL, baik untuk membuat table, index, view maupun integrity constraint Menerapkan DML untuk Insert, Update dan Delete data menggunakan TSQL Melakukan retrieve data yang beragam (termasuk filtering, grouping, dan sorting data) melalui TSQL Membaca Information_Schema untuk mengatur setiap object database melalui TSQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 02 Menggunakan stored procedures Memeriksa dan mengetahui jenis/type data elementer dalam pemrograman menggunakan TSQL Menerapkan struktur proses sequential, selection dan repetitive dalam permasalahan yang ditetapkan Membuat proses yang melibatkan operasi menggunakan peralatan I/O melalui TSQL Melakukan pemrograman terstruktur menggunakan TSQL serta mampu melakukan bug fixing Membuat stored procedure dengan jumlah parameter data tertentu Melakukan eksekusi stored procedure melalui TSQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 03 Menggunakan Triggers Memodelkan permasalahan menggunakan E-R diagram beserta integrity constraint yang dibutuhkan Melakukan identifikasi trigger yang dibutuhkan dari sekumpulan schema relasi yang telah didefinisikan Menuliskan dan menerapkan trigger melalui TSQL, baik pra maupun post dari proses Insert, Update maupun Delete Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan 04 Menerapkan administrasi SQL Server Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. Melakukan identifikasi hak akses user terhadap database yang telah dimiliki melalui SQL Server Agent Menerapkan pembagian privilege berdasarkan role yang didefinisikan Memodelkan pola distributed database dari suatu database yang terdistribusi Menerapkan pola replication dan synchronize data menggunakan Data Transformation Service (DTS) Melakukan testing proses update data terhadap database yang terdistribusi Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 31

33 ELEMEN KOMPETENSI 05 Menerapkan XML Support INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA Mempersiapkan media komunikasi data yang dibutuhkan untuk pengaksesan data via Web base Melakukan identifikasi schema relasi yang diperbolehkan untuk diakses via Web base Mengeksport isi schema relasi ke dalam sintaks XML menggunakan aturan stándar tag XML Melakukan transfer data melalui media XML via Internet Browser Memeriksa / testing hasil transfer data melalui media XML Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 5.8 Unit Kompetensi : Membuat program basis data berbasis PL/SQL (Oracle) Kode Unit : TIK.PR ELEMEN KOMPETENSI 01. Menerapkan Oracle tingkat dasar INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA Memodelkan permasalahan menggunakan E-R diagram Melakukan normalisasi model data sesuai dengan permasalahan yang dihadapi Menerapkan DDL untuk permasalahan yang dihadapi menggunakan SQL* Plus, baik untuk membuat table, index, view maupun integrity constraint Menerapkan DML untuk Insert, Update dan delete data menggunakan SQL* Plus Melakukan retrieve data yang beragam (termasuk filtering, grouping, dan sorting data) menggunakan SQL* Plus Menerapkan DCL untuk mengatur hak akses data menggunakan SQL*Plus Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 02. Menerapkan PL/SQL Memeriksa dan mengetahui jenis/type data elementer dalam pemrograman menggunakan PL/SQL Menerapkan struktur proses sequential, selection dan repetitive dalam permasalahan yang ditetapkan Membuat proses yang melibatkan operasi menggunakan peralatan I/O melalui PL/SQL Melakukan pemrograman terstruktur menggunakan PL/SQL serta mampu melakukan bug fixing Melakukan eksekusi sub proses/modul melalui PL/SQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. 32

34 ELEMEN KOMPETENSI 03. Menerapkan Oracle Tingkat Lanjut INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA Melakukan identifikasi package yang akan dibuat Membuat rincian dari package yang dibuat menjadi beberapa stored procedure maupun function proses menggunakan PL/SQL Menerapkan penggunaan cursor dalam stored procedure maupun function untuk melakukan manipulasi data per row. Melakukan penelusuran dan bug fixing dari modul yang dibuat dengan menitikberatkan pada penentuan parameter dan perannya di struktur proses Melakukan eksekusi package dalam Oracle melalui PL/SQL Merapikan kembali area kerja setelah menyelesaikan pekerjaan Semua kegiatan dilakukan sesuai dengan Standar operasional ditempat kerja. VI. EVALUASI PROGRAM PELATIHAN NO. KEGIATAN MATERI EVALUASI 1 Test teori dan praktek Membuat program untuk membangkitkan data dasar, Membuat aplikasi database berbasis Microsoft Access 2 Evaluasi dari hasil test Hasil test dan cara penyelesaian soal-soal test 33

35 DAFTAR BAHAN YANG DIGUNAKAN 1. Judul/Nama Pelatihan : Database Programmer 2. Kode Program Pelatihan : K III.01 NO UNIT KOMPETENSI KODE UNIT DAFTAR PERALATAN DAFTAR BAHAN KETERANGAN 1. Mengadakan aktivitas-aktivitas pengelolaan informasi 2. Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Deskripsi (SQL Structured Query Language) Lanjut 3. Membuat program untuk membangkitkan data dasar TIK.PR TIK.PR TIK.PR Kertas - Pena - Unit Komputer - Printer - Media komunikasi data (modem, hub) - Bahasa pemrograman SQL base dengan versi yang disepakati - Text Editor - Internet Browser Media Penyimpan - Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk. - Keyboard dan mouse - RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. - Buku panduan prosedur dan proses pengambilan keputusan - Permasalahan yang didefinisikan - Requirement Proses - Kertas - ATK lainnya - Buku informasi database - Buku informasi tentang bahasa pemrograman 4. Menguji Program Pembangkit Data TIK.PR Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive - Sistem operasi pada PC; Windows - Keyboard dan mouse - RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. - Software pengujian program - Buku informasi atau manual software - Buku informasi skenario pengujian 5. Membuat Program Untuk Akses Basis Data TIK.PR Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive - PC dengan sistem operasi Windows XP - Keyboard dan mouse - Piranti Lunak Basis Data 34

36 NO UNIT KOMPETENSI KODE UNIT DAFTAR PERALATAN DAFTAR BAHAN KETERANGAN - RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. 6. Membuat program aplikasi berbasis Microsot Access TIK.PR Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk. - Keyboard dan mouse - RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. -Program Microsoft Access - Buku database system 7. Membuat Program Basis Data Berbasis Microsoft (SQL Server) 8. Membuat Program Basis Data Berbasis PL/SQL (Oracle) TIK. PR TIK. PR Unit Komputer - Printer - Media komunikasi data (modem, hub) - SQL Server dengan versi yang disepakati - Text Editor - Internet Browser - Media Penyimpan - Unit Komputer - Printer - Oracle dengan versi yang disepakati - Text Editor - Media Penyimpan - Permasalahan yang didefinisikan - Requirement Proses - Kertas - ATK lainnya - Permasalahan yang didefinisikan - Requirement Proses - Kertas - ATK lainnya 35

37 RANCANGAN PELATIHAN DI TEMPAT KERJA Judul/Nama Pelatihan : Programmer / Database Programmer Nama Peserta Pelatihan :... Nama Lembaga/Perusahaan :... Kegiatan di Tempat Kerja :... NO HARI/ TANGGAL AREA KERJA UNIT/ ELEMEN KOMPETENSI KEGIATAN JAM HASIL PEMBIMBING ,..... Pimpinan

38 EVALUASI PROGRAM PELATIHAN Judul/Nama Pelatihan :.. NO. UNSUR YANG DINILAI Penilaian (Assessment) A (91-100) B (71-90) Nilai C (61-70) D (<50) 1. MASUKAN : 1.1 Peserta Pelatihan 1.2 Pelatih 1.3 Assessor Pelatihan 1.4 Tenaga Pendukung 1.5 Fasilitas Peralatan 1.6 Bahan Pelatihan 1.7 Modul PBK/Job Sheet/ Diktat 1.8 Biaya/Dana Pelatihan (0-100) 2. PROSES : 2.1 Kurikulum dan Silabus 2.2 Unit Kompetensi yang ditempuh 2.3 Metode Pelatihan 2.4 Jadwal Pelatihan 2.5 Pelatihan di Tempat Kerja (0-100) 3. KELUARAN : 3.1 Penguasaan Pengetahuan 3.2 Penguasaan Keterampilan 3.3 Sikap Kerja 3.4 Kedisiplinan 3.5 Motivasi Kerja 3.6 Jumlah Lulusan (0-100), tgl. Penanggung Jawab Program (menerima hasil evaluasi) Evaluator Program Pelatihan

39 DAFTAR UNIT KOMPETENSI YANG DIGUNAKAN PADA PROGRAM PELATIHAN DATABASE PROGRAMMER 1. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Menerapkan Ketrampilan Dalam Pengelolaan Komunikasi Dasar Deskripsi Unit : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk menerapkan keterampilan di dalam pengelolaan komunikasi proyek dan menyediakan hubungan kritis diantara individu, gagasan, dan informasi pada semua tingkatan di dalam siklus hidup proyek. Pengelolaan komunikasi proyek menjamin ketepatan waktu, pengumpulan, diseminasi, penyimpanan yang tepat, dan pengaturan informasi proyek melalui struktur formal dan proses-proses untuk membantu pengambilan keputusan, serta pengendalian jaringan komunikasi informal yang membantu pencapaian sasaran proyek. ELEMEN KOMPETENSI 01 Kontribusi pada perencanaan komunikasi 02 Mengadakan aktivitas-aktivitas pengelolaan informasi 03 Mengkomunikasi informasi proyek 04 Berkontribusi untuk menetapkan penilaian hasil pengelolaan komunikasi KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Persyaratan informasi yang relevan di identifikasi dan kontribusi dibuat pada pengembangan seluruh kebutuhan informasi proyek 1.2 Kontribusi dibuat dalam proses tim, pada pengembangan dan implementasi rencana pengelolaan komunikasi, kemudian ditetapkan jaringan komunikasi 2.1 Informasi dikelola (dikumpulkan, divalidasi, disimpan, didapatkan kembali, disaring dan diseminasi) seperti yang telah diatur dalam prosedur dan proses pengambilan keputusan 2.2 Informasi dijaga dalam struktur yang disetujui untuk menjamin keamanan dan auditabilitas data 3.1 Komunikasi dalam proyek dengan klien dan stakeholder lainnya dilakukan dengan jaringan yang telah disepakati, proses-proses dan prosedur untuk menjamin kejelasan dari pemahaman sasaran 3.2 Laporan ditulis dan disiarkan menurut otorisasi, atau diusulkan untuk menyiarkan oleh oleh otorisasi proyek yang lebih tinggi sesuai dengan proses dan prosedur 4.1 Hasil proyek di tinjau untuk menetapkan keefektifan dari aktivitas pengelolaan komunikasi 4.2 Hal-hal pengelolaan komunikasi dan respon-respon dilaporkan pada otoritas proyek yang lebih tinggi untuk aplikasi proyek dimasa depan Batasan Variabel 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi. 2. Menerapkan keterampilan dalam pengelolaan komunikasi dasar bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. 38

40 Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan dasar : Kebutuhan untuk pengelolaan komunikasi dalam kerangka kerja pengelolaan proyek yang luas Tempat pengelolaan komunikasi di dalam kontek siklus hidup proyek dan fungsi pengelolaan proyek lainnya Aplikasi tool-tool dan teknik-teknik pengelolaan komunikasi untuk keahlian secara individual Usulan, mendapat persetujuan dan menyampaikan laporan pada otoritas yang lebih tinggi Bagaimana, kapan dan mengapa proses-proses pengelolaan komunikasi di implementasikan Pentingnya kontribusi secara individu pada proses pengelolaabn komunikasi 1.2 Substansi didalam keahlian ini : Input untuk daftar kebutuhan informasi proyek Input pada perencanaan pengelolaan komunikasi Catatan penggunaan jaringan komunikasi formal dan informal Catatan koleksi, validasi, penyimpanan, retrieval, analisis dan atau diseminasi dari informasi Catatan usulan dan penyampaian laporan pada otoritas yang lebih tinggi 2. Konteks penilaian Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara teori 3. Aspek penting penilaian Aspek yang harus diperhatikan 3.1 Kemampuan menerapkan metode pengelolaan kualitas untuk menilai dan menentukan bermacam kualitas, kemampuan, biaya dan waktu 3.2 Kemampuan pemeriksaan proses kualitas untuk menetapkan terpenuhinya standar kualitas dan sasarannya 3.3 Meninjau dan menganalisis kriteria unjuk kerja untuk menetapkan keefektifan sistim 4. Kaitan dengan unit-unit lainnya 4.1 Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan : TIK.PR Merencanakan dan mengorganisasikan kerja individu Mengoperasikan software aplikasi spesifik 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sekor tertentu. Batasan variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. 39

41 Kompetensi Kunci NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok - 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 1 6 Memecahkan masalah 1 7 Menggunakan teknologi - 40

42 2. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Deskripsi (SQL Structured Query Language) Lanjut Deskripsi Unit : Unit ini menentukan kompetensi yang di perlukan untuk mengoperasikan perangkat aplikasi (bahasa pemrograman) berbasis data deskripsi atau SQL(Structured Query Language).Kemampuan dalam mengoperasikan bahasa data deskripsi atau SQL dapat menggunakan perintah-perintah DDL (Data Definition Language) dan DML (Data Manipulation Language). Kemampuan yang di miliki pada pada tingkat lanjut ini adalah kemampuan yang telah di miliki pada tingkat dasar dan di tambah kemampuan untuk membuat dan mengoperasikan prosedur, fungsi dan trigger. ELEMEN KOMPETENSI 01 Membuat dan mengoperasikan prosedur 02 Membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi 03 Membuat dan mengoperasikan trigger 04 Mengoperasikan Commit dan Rollback data tabel KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Prosedur di buat dan di atur dengan menggunakan perintah standar pad DDL dan DML 1.2 Parameter prosedur di proses sesuai dengan kebutuhan di dalam prosedur 1.3 Prosedur di simpan dan di beri nama 1.4 Prosedur dapat di jalankan dan bekerja dengan benar 2.1 Fungsi di buat dan di atur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML 2.2 Parameter fungsi di proses sesuai dengan kebutuhan di dalam fungsi 2.3 Fungsi di simpan dan di beri nama 2.4 Fungsi dapat di jalankan dan bekerja dengan benar 3.1 Trigger di buat dan di atur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML 3.2 Triger di simpan dan di beri nama 3.3 Trigger dapat di jalankan dan bekerja dengan benar 4.1 Perintah commit di gunakan untuk menyimpan data ke dalam fisik file 4.3 Perintah rollback di gunakan untuk membatalkan perintah yang telah di kerjakan dan tidak menyimpan data ke dalam fisik file 4.3 Perintah commit dan rollback bekerja dengan benar Batasan Variabel 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi 2. Mengoperasikan bahasa pemrograman data deskripsi (SQL-Structured Query Language) Level 2 bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut ini : Pengetahuan dasar yang dibutuhkan 1.1 Pengoperasian software aplikasi basis data 1.2 On site training sesuai dengan perangkat lunak bahasa pemrograman basis data yang digunakan 1.3 Konsep basis data 41

43 2. Konteks penilaian Kompetensi harus di ujikan di tempat kerja atau tempat lain secara teori dan praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal 3. Aspek penting penilaian Aspek yang harus diperhatikan 3.1 Kemampuan untuk prosedur di buat dan di atur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML 3.2 Kemampuan membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi 3.3 Kemampuan membuat dan mengoperasikan trigger 3.4 Kemampuan mengoperasikan commit dan rollback data tabel 4. Kaitan dengan unit-unit lainnya 4.1 Unit ini di mendukung di dalam mengoperasikan bahasa pemrograman data deskripsi (SQL- Structured Query Language) lanjut, contoh mencakup namun tidak terbatas pada : Seluruh unit pemrograman basis data 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hatihati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sekor tertentu. Batasan variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Kompetensi Kunci NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 2 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 2 6 Memecahkan masalah 2 7 Menggunakan teknologi 2 42

44 3. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Membuat Program Untuk Membangkitkan Data Dasar Deskripsi Unit : Unit ini menentukan kompetensi yang di perlukan untuk membuat program untuk membuat (membangkitkan) data ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 01 Mempersiapkan data 1.1 Bentuk data yang akan di bangkitkan (di generate) sudah di identifikasi 1.2 Data yang di bangkitkan merupakan satu tipe data, berupa sinyal atau teks atau frekuensi 1.3 Data telah di batasi nilai minimal, maksimal dan jumlah data yang di bangkitkan 02 Menentukan formula pembentukan data 03 Menentukan alur/proses pembangkitan data 2.1 Data di rumuskan mengikuti kaidah matematika dan terurai dengan sederhana 2.2 Rumus pembangkitan data tidak berhubungan dengan waktu (bukan domain waktu) 3.1 Proses/alur algoritma pembangkitan data diturunkan berdasarkan formulasi/rumus matematika yang telah di buat 3.2 Algoritma pembangkitan data mengatur proses pembangkitan data dan bentuk keluaran yang diharapkan 3.3 Digram alir program pembangkitan data terdifinisi 04 Menulis kode program pembangkitan data 4.1 Kode program di tulis berdasarkan diagram program pembangkitan data sesuai dengan bahasa yang di gunakan 4.2 Kode program di kompilasi dan dicari kesalahan sintak atau penulisan kode program 4.3 Kode program di kompilasi menjadi paket program (executable file) 05 Mengarsipkan program 5,1 Rumusan dan diagram alir program (algoritma program di dokumentasikan) 5.2 Kode program yang di buat di simpan pada direktori yang telah di tentukan 5.3 Program exe yang di hasilkan di simpan pada direktori yang telah ditentukan Batasan Variabel 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi 2. Membuat program untuk membangkitkan data sederhana bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan dasar yang di butuhkan : Kaidah matematika dasar, deret dan logika Teori digital Konsep gelombang 1.2 Keterampilan dasar yang di butuhkan Mengoperasikan sistim komputer Mengoperasikan bahasa pemrograman 43

45 2. Konteks penilaian Kompetensi harus di ujikan di tempat kerja atau tempat lain secara teori dan praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal 3. Aspek penting penilaian Aspek yang harus diperhatikan 3.1 Mempersiapkan perangkat lunak yang akan di gunakan 3.2 Kemampuan mengenali fungsi-fungsi pengolahan table, view, membuat table dan table view 4. Kaitan dengan unit-unit lainnya 4.1 Unit ini di dikung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan dasar-dasar teknologi informasi : TIK.PR Menggunakan algoritma pemrograman lanjut TIK.PR Menulis program lanjut TIK.PR Mengoperasikan bahaswa pemrograman terstruktur 4.2 Unit ini mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan : Bidang pengembangan program Konfogurasi pengelolaan program Quality assurance Mengoperasikan aplikasi pengolahan kata 4.3 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hatihati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus,pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Kompetensi Kunci NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 2 6 Memecahkan masalah 2 7 Menggunakan teknologi 1 44

46 4. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Menguji Program Pembangkit Data Deskripsi Unit : Unit menentukan kompetensi yang di perlukan untuk menguji kode program dan hasil data yang dibuat dari program pembangkitan data. Pengujian yang dilakukan untuk melihat alur kode program dan data yang di hasilkan harus sesuai dengan spesifikasi atau kebutuhan yang ditentukan ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 01 Mempersiapkan scenario pengujian 1.1 Program yang diuji di siapkan pada direktori pengujian 1.2 Skenario pengujian di buat sebagai alur/proses pengujian yang akan di lakukan 1.3 Skenario pengujian terdiri dari urutan proses pengujian, data yang akan di masukkan sesuai kebutuhan 02 Melaksanakan pengujian 2.1 Program yang di uji di jalankan sesuai dengan scenario pengujian 2.3 Data di masukkan sesuai kebutuhan scenario pengujian 2.4 Data yang di bangkitkan (di hasilkan) program di amati dan di periksa 03 Menganalisa hasil uji 3.1 Data yang di harapkan di bandingkan dengan data yang di hasilkan oleh program 3.4 Hasil pengujian sama dengan data yang di harapkan sesuai spesifikasi yang di tentukan 04 membuat laporan pengujian 4.1 Skenario pengujian di laporkan dalam dokumentasi pengujian BATASAN VARIABEL 4.2 Peralatan yang di gunakan untuk pengujian dilaporkan dalam dokumentasi pengujian 4.3 Kondisi yang terjadi selama pengujian dilaporkan dalam dokumentasi pengujian 4.4 Data yang di hasilkan di analisis dan hasil pengujian di laporkan dalam dokumentasi pengujian 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi 2. Menguji program pembangkit data bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi PANDUAN PENILAIAN 1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan dasar yang di butuhkan : Kaidah matematika dasar, deret dan logika Teori digital Konsep gelombang 1.2 Keterampilan dasar yang di butuhkan Mengoperasikan sistim komputer Mengoperasikan bahasa pemrograman Mengoperasikan pengolahan kata 2. Konteks penilaian Kompetensi harus di ujikan di tempat kerja atau tempat lain secara teori dan praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal 45

47 3. Aspek penting penilaian Aspek yang harus diperhatikan 3.1 Mempersiapkan perangkat lunak yang akan di gunakan 3.2 Kemampuan mengenali fungsi-fungsi pengolahan table, view, membuat table dan table view 4. Kaitan dengan unit-unit lainnya 4.1 Unit ini di dikung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan dasar-dasar teknologi informasi : TIK.PR Membuat program untuk membangkitkan data dasar TIK.PR Membuat program untuk membangkitkan data lanjut TIK.PR Membuat perencanaan pengujian detailed TIK.PR Menguji kode program secara static 4.2 Unit ini mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan : Bidang pengembangan program Pengujian program 4.3 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sekor tertentu. Batasan variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Kompetensi Kunci NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 2 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 1 6 Memecahkan masalah 1 7 Menggunakan teknologi 2 46

48 5. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Membuat Program Untuk Akses Basis Data Deskripsi Unit : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk pembuatan program untuk mengakses basis data dari sistim manajemen basis data dan menampilkan ke standar output (seperti monitor/printer) ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 01 Mengidentifikasi basis data 1.1 Kebutuhan sistim dipenuhi sesuai skope dan fungsi dari basis data 1.2 Bentuk struktur data, bentuk querie, bentuk tampilan, bentuk laporan (cetak) disesuaikan dengan table yang telah di buat 1.3 Sekuriti dan metode akses pada basis data yang digunakan sesuai perancangan 02 Membuat program basis data 2.1 Struktur data di bangun pada bahasa pemrograman sesuai dengan disain yang telah di buat. Struktur data di implementasikan dalam bentuk table dan view, mengikuti disain yang telah di buat 2.2 Basis data di normalisasikan agar menyederhanakan relasi table dan memperkokoh relasi table 2.3 Query, tampilan dan laporan (cetak) di bangun menurut bahasa pemrograman yang sesuai dengan disain. Query dapat di implementasikan dengan prosedur, fungsi maupun trigger. Tampilan dan laporan akan berisikan data untuk menampilkan table atau view 03 Membuat koneksi dan sekuriti basis data 3.1 Pengguna dan password di bangun mengikuti disain yang di buat. Pengguna dan password dalam mengakses basis data dapat di implementasikan pada DBMS atau dalam bahasa pemrograman 3.2 Privilage setiap pengguna terhadap basis data dibangun mengikuti disain yang di buat. Privilage pengguna terhadap basis data dapat di implementasikan pada DBMS. Sedangkan privilage untuk mengakses tampilan dan laporan diimplementasikan pada bahasa pemrograman 04 Menguji program basis data 4.1 Data uji dan skenario uji disiapkan. Data uji merupakan data yang akan di masukkan kedalam sistim. Sedangkan skenario uji merupakan urutan/langkah pengujian 4.2 Logika program basis data di periksa dan di koreksi. Program basis data di kompilasi dan di jalankan. Jika ditemukan kesalahan, kesalahan tersebut di betulkan. Program basis data dapat di kompilasi dan di jalankan 4.3 Data uji di simpan dan di tampilkan sesuai kebutuhan. Laporan dapat di cetak sesuai kebutuhan. Kesalahan yang di temukan pada tampilan dan laporan diperiksa dan di koreksi 4.4 Program basis data memenuhi kebutuhan yang telah di tentukan. Hasil pengujian harus menunjukkan pemenuhan terhadap kebutuhan/spesifikasi program BATASAN VARIABEL 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi 2. Memahami sistim informasi manajemen bersifat internal pada bidang teknologi informasi komunikasi 47

49 PANDUAN PENILAIAN 1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan Dasar yang di butuhkan : Konfigurasi umum perangkat komputer dan periperal input/output standar (monitor, keyboard, mouse) Sistim basis data Sistim informasi manajemen Pemrograman data diskripsi (SQL) 2. Konteks penilaian Kompetensi harus di ujikan di tempat kerja atau tempat lain secara praktek komputer dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal 3. Aspek penting penilaian Aspek yang harus diperhatikan 3.1 Mengidentifikasi skope, fungsi, struktur data, sekuriti dan metoda akses 3.2 Kemampuan membuat program sesuai dengan disain yang telah di buat 3.3 Kemampuan membuat sekuriti (ID dan password) sesuai dengan disain 3.4 Kemampuan di dalam pengujian sesuai dengan skenario pengujian 4. Kaitan dengan unit-unit lainnya 4.1 Unit ini mendukung di dalam mengoperasikan aplikasi basis data Contoh mencakup namun tidak terbatas pada : Seluruh unit pemrograman basis data 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hatihati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sekor tertentu. Batasan variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut Kompetensi Kunci NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 3 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 3 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 3 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 3 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 3 6 Memecahkan masalah 3 7 Menggunakan teknologi 3 48

50 6. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Membuat Program Aplikasi Berbasis Microsoft Access Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini akan menentukan kompetensi yang diperlukan untuk membuat progam aplikasi berbasis Access. ELEMEN KOMPETENSI 01 Menjelaskan Database Manajemen System 02 Menjelaskan Data Definition Language KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Konsep Normalisasi dan ERD Database dijelaskan. 1.2 Berbagai jenis batasan-batasan dalam pembuatan tabel dijelaskan. 1.3 Konsep tipe data dijelaskan. 2.1 Konsep bahasa yang digunakan untuk menciptakan objectobject basis data (basis data, tabel, view, syarat) dijelaskan. 03 Menerapkan Query 3.1 Front end dibentuk dari suatu data. 04 Menerapkan Macro 4.1 Konsep dasar Macro dijelaskan. 4.2 Macro dengan Form dan object Access digabungkan. 05 Menerapkan Reporting 5.1 Penggunaan report untuk menghasilkan laporan dijelaskan. 06 Menjelaskan konektivitas database 6.1 Interoperabilitas dari JDBC dan ODBC dijelaskan. Batasan Variabel 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi. 2. Membuat Program Berbasis Microsoft Access bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan telekomunikasi. Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan dasar Konfigurasi umum perangkat komputer dan peripheral input/output standar (monitor, keyboard, mouse) Sistem basis data Sistem informasi manajemen Pemrograman data deskripsi (SQL). 2. Konteks Penilaian : Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal. 3. Aspek Penting Penilaian : Aspek yang harus diperhatikan : 3.1 Menjelaskan konsep normalisasi, ERD dan konsep tipe data. 3.2 Menjelaskan konsep bahasa yang digunakan untuk menciptakan obyek-obyek basis data. 3.3 Menggunakan sintaks-sintaks query khusus yang terdapat paad Access. 3.4 Menciptalan dan memanipulasi form untuk front end basis data. 3.5 Menggunakan perintah-perintah macro dengan baik dan mengaplikasikannya. 3.6 Menciptakan dan memanipulasi report dengan baik. 3.7 Menjelaskan konsep konektivitas basis data dengan JDBC & ODBC dan menerapkannya dalam beberapa aplikasi lainnya seperti VB, ASP, PHP, ODBC dan lain-lain. 49

51 4. Kaitan Dengan Unit-Unit Lain : 4.1 Unit ini mendukung di dalam membuat progam untuk mengakses basis data. Contoh mencakup namun tidak terbatas pada : TIK.PR Membuat algoritma pemrograman TIK.PR Membuat struktur data TIK.PR Mengoperasikan bahasa pemrograman terstruktur TIK.PR Mengoperasikan aplikasi basis data. 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Kompetensi Kunci No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini Tingkat 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 3 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 3 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 3 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 3 6 Memecahkan masalah 3 7 Menggunakan teknologi 3 50

52 7. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Membuat Program Basis Data Berbasis Microsoft (SQL Server) Deskripsi Unit : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk pemrograman basis data berbasis TSQL untuk Microsoft SQL Server. ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA 01 Menggunakan TSQL 1.1 Alat-alat programming untuk SQL Server digunakan. 1.2 Sintaks TSQL digunakan. 1.3 Perintah TSQL dijalankan. 02 Menggunakan stored procedures 03 Menggunakan triggers 3.1 Triggers dibuat dan dikelola. 04 Menerapkan administrasi SQL Server 2.1 Stored procedures dimanipulasi (dibuat, modifikasi dan hapus). 2.2 Programming stored procedures dibuat. 3.2 Programming triggers dibuat. 4.1 Sistem keamanan untuk SQL Server dibuat dan dirancang. 4.2 Keamanan SQL Server diimplementasikan dan diadministrasikan. 4.3 Konsep SQL Server agent dijelaskan. 4.4 Konsep DTS (Data Transformation Service) dijelaskan. 05 Menerapkan XML Support 5.1 Integrasi dari sistem dan transfer data menggunakan XML dilakukan. Batasan Variabel 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi. 2. Membuat Program Basis Data Berbasis Microsoft (SQL Server bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan dasar Konfigurasi umum perangkat komputer dan peripheral input/output standar (monitor, keyboard, mouse) Sistem basis data Sistem informasi manajemen Pemrograman data deskripsi (SQL). 2. Konteks Penilaian : Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal. 3. Aspek Penting Penilaian : Aspek yang harus diperhatikan : 3.1 Kemampuan membuat query menggunakan sintaks TSQL yang ada. 3.2 Kemampuan menggunakan stored procedures dan memanipulasinya. 3.3 Kemampuan membuat triggers. 3.4 Kemampuan memanajemen SQL Server. 3.5 Menjelaskan pengimplementasian XML dalam basis data. 51

53 4. Kaitan Dengan Unit-Unit Lain : 4.1 Unit ini mendukung di dalam membuat progam untuk mengakses basis data. Contoh mencakup namun tidak terbatas pada : TIK.PR Membuat algoritma pemrograman TIK.PR Membuat struktur data TIK.PR Mengoperasikan bahasa pemrograman terstruktur TIK.PR Mengoperasikan aplikasi basis data. 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Kompetensi Kunci No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini Tingkat 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 3 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 3 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 3 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 3 6 Memecahkan masalah 3 7 Menggunakan teknologi 3 52

54 8. Kode Unit : TIK.PR Judul Unit : Membuat Program Basis Data Berbasis PL/SQL (Oracle) Deskripsi Unit : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk pemrograman basis data berbasis PL/SQL untuk Oracle. ELEMEN KOMPETENSI 01 Menerapkan Oracle tingkat dasar KRITERIA UNJUK KERJA 1.1 Restriksi, sorting, rules, defaults dan constraining data dilakukan. 1.2 Sub-queries dan co-related queries dibuat. 1.3 Ekstensi dari DML (Data Manipulation Language) dan DDL (Data Definition Language) dijelaskan. 1.4 Fitur-fitur dan perintah dalam SQL*plus digunakan. 1.5 Perintah manipulasi data dan kontrol data digunakan. 1.6 Locking dijelaskan. 1.7 Obyek-obyek Oracle (Views, clusters, indexes, synonyms, snapshots) dijelaskan. 1.8 Explicit dan implicit cursors, exception, procedures, functions dan triggers dibuat. 1.9 Konsep data dictionary dijelaskan. 02 Menerapkan PL/SQL 2.1 Variabel Character Set dan Tipe Data dijelaskan. 2.2 Komponen PL/SQL dijelaskan. 2.3 Cursor processing dijelaskan. 2.4 PL/SQL Tables dan PL/SQL Qrappers digunakan. 03 Menerapkan Oracle Tingkat Lanjut 3.1 Flow proses CASE dilakukan. 3.2 PL/SQL record ke dalam DML direferensikan. 3.3 Bulk binding dihasilkan. 3.4 Run time dynamic SQL dijelaskan Batasan Variabel 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi. 2. Membuat Program Basis Data Berbasis PL/SQL bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan dasar Konfigurasi umum perangkat komputer dan peripheral input/output standar (monitor, keyboard, mouse) Sistem basis data Sistem informasi manajemen Pemrograman data deskripsi (SQL). 2. Konteks Penilaian : Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal. 3. Aspek Penting Penilaian : Aspek yang harus diperhatikan : 53

55 3.1 Menjelaskan fitur-fitur dasar yang dimiliki Oracle seperti DML, DDL, SQL*Plus, Locking, data dictionary dan obyek-obyek Oracle. 3.2 Menjelaskan bahasa pemrograman Procedural Language/Structure Query Language (PL/SQL). 3.3 Menjelaskan fitur-fitur tingkat lanjut yang dimiliki Oracle seperti bulk binding dan run time dynamic SQL. 4. Kaitan Dengan Unit-Unit Lain : 4.1 Unit ini mendukung di dalam membuat progam untuk mengakses basis data. Contoh mencakup namun tidak terbatas pada : TIK.PR Membuat algoritma pemrograman TIK.PR Membuat struktur data TIK.PR Mengoperasikan bahasa pemrograman terstruktur TIK.PR Mengoperasikan aplikasi basis data. 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Kompetensi Kunci No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini Tingkat 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 3 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 3 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 3 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2 5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 3 6 Memecahkan masalah 3 7 Menggunakan teknologi 3 54

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI JUNIOR DATABASE PROGRAMMER

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI JUNIOR DATABASE PROGRAMMER : Senggono PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI JUNIOR DATABASE PROGRAMMER KODE PROGRAM PELATIHAN : K.72.2.0.2.2.1.II.01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI KORESPONDENSI (CORRESPONDENCE) KLASTER

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI KORESPONDENSI (CORRESPONDENCE) KLASTER PELATIHAN BERBASIS KORESPONDENSI (CORRESPONDENCE) KLASTER KODE PROGRAM PELATIHAN : K.74.9.0.1.2.32.II.01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PROGRAMMER

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PROGRAMMER PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PROGRAMMER KODE PROGRAM PELATIHAN : K.72.2.0.2.1.2.III.01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jl. Jend.

Lebih terperinci

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005 DASAR-DASAR SQL SERVER 2005 SQL SQL (Structured Query Language) adalah salah satu bahasa generasi level ke-4 yang awalnya dikembangkan oleh IBM di San Jose Research Laboratory. Berbeda dengan bahasa pemrograman

Lebih terperinci

PANDUAN UJI KOMPETENSI

PANDUAN UJI KOMPETENSI PANDUAN UJI KOMPETENSI KLASTER JUNIOR DATABASE PROGRAMMING LSP TIK INDONESIA Jl. Pucang Anom Timur 23 Surabaya 60282, Jawa Timur Telp: +62 31 5019775 Fax: +62 31 5019776 Daftar Isi 1. Latar Belakang...

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil

BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil 11 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Menurut (Ladjamudin, 2005), Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.

BAB III LANDASAN TEORI. aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek. 13 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Manajemen Proyek Menurut PMBOK (Project Management Body of Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3) manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges), keterampilan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perangkat lunak isql*plus merupakan antar muka berbasis web untuk aplikasi SQL*Plus. isql*plus adalah bagian dari produk SQL*Plus pada basis data Oracle yang

Lebih terperinci

PANDUAN UJI KOMPETENSI

PANDUAN UJI KOMPETENSI PANDUAN UJI KOMPETENSI KLASTER DATABASE PROGRAMMING LSP TIK INDONESIA Jl. Pucang Anom Timur 23 Surabaya 60282, Jawa Timur Telp: +62 31 5019775 Fax: +62 31 5019776 Daftar Isi 1. Latar Belakang... 2 2. Persyaratan

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BASIC HELP DESK

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BASIC HELP DESK PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BASIC HELP DESK KODE PROGRAM PELATIHAN : K 72 2 0 1 1 1 I 01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jl. Jend.

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PHP PROGRAMMER

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PHP PROGRAMMER PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PHP PROGRAMMER KODE PROGRAM PELATIHAN : K 72 2 0 2 3 3 III 01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jl. Jend.

Lebih terperinci

SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha

SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan

Lebih terperinci

Praktikum Basis Data 2. BAB 1 : Pendahuluan

Praktikum Basis Data 2. BAB 1 : Pendahuluan BAB 1 : Pendahuluan 1.1. Sasaran Memahami fitur-fitur Oracle9i Dapat menjelaskan aspek teori maupun fisik dari database relasional Menggambarkan Implementasi Oracle pada RDBMS dan ORDBMS 1.2. Oracle9i

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. maka diperlukan suatu jaringan LAN yang terhubung antara komputer yang satu

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. maka diperlukan suatu jaringan LAN yang terhubung antara komputer yang satu 179 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Arsitektur Database Agar komputer client dapat mengakses database pada komputer server, maka diperlukan suatu jaringan LAN yang terhubung antara komputer yang satu

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek ini. Landasan teori yang akan dibahas meliputi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi informasi sudah merupakan satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi merupakan suatu kebutuhan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang

BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang 9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1.1 Pengertian Data Pengertian data adalah : Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh langsung

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. seorang pimpinan atau manajer didalam organisasi untuk mencapai tujuan

BAB II LANDASAN TEORI. seorang pimpinan atau manajer didalam organisasi untuk mencapai tujuan BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Payment Management Control. Manajemen merupakan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh seorang pimpinan atau manajer didalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Kegiatan

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR KELOMPOK PROGRAM PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR KELOMPOK PROGRAM PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR KELOMPOK PROGRAM PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KODE : 070 BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER

Lebih terperinci

MODEL PEMETAAN SKKNI TERHADAP KURIKULUM PROGRAM STUDI BERBASIS KKNI LEVEL 6 SKKNI BIDANG KEAHLIAN PROGRAMMER MULTIMEDIA PROGRAMMER APLIKASI

MODEL PEMETAAN SKKNI TERHADAP KURIKULUM PROGRAM STUDI BERBASIS KKNI LEVEL 6 SKKNI BIDANG KEAHLIAN PROGRAMMER MULTIMEDIA PROGRAMMER APLIKASI MODEL PEMETAAN S TERHADAP KURIKULUM PROGRAM STUDI BERBASIS LEVEL 6 S BIDANG KEAHLIAN WEB APLIKASI MULTIMEDIA EMBEDDED SYSTEM JUNIOR SENIOR PAKET KOMPETENSI SERTIFIKASI PROFESI PENGETAHUAN DASAR TIK.PR02.002.01

Lebih terperinci

PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA

PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA Jum at, 30 Sept. 2016 DATABASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS) DBMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan pemakai untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengontrol akses

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sitem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan. keluaran. Berikut gambaran umum sebuah sistem.

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sitem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan. keluaran. Berikut gambaran umum sebuah sistem. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi 2.1.1 Konsep Dasar Sistem Sitem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu (Hartono, 1999). Model umum sebuah sistem terdiri

Lebih terperinci

PANDUAN UJI KOMPETENSI

PANDUAN UJI KOMPETENSI PANDUAN UJI KOMPETENSI KLASTER PROGRAMMING LSP TIK INDONESIA Jl. Pucang Anom Timur 23 Surabaya 60282, Jawa Timur Telp: +62 31 5019775 Fax: +62 31 5019776 Daftar Isi 1. Latar Belakang... 2 2. Persyaratan

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI METODOLOGI PELATIHAN INSTRUKTUR TERAMPIL PENYELIA

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI METODOLOGI PELATIHAN INSTRUKTUR TERAMPIL PENYELIA PELATIHAN BERBASIS METODOLOGI PELATIHAN INSTRUKTUR TERAMPIL PENYELIA KODE PROGRAM PELATIHAN : O.93.09.5.1.0.3.V.01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Aplikasi Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan; lamaran; penggunaan. Secara istilah aplikasi adalah program siap pakai yang direka untuk

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data dan SQL

Pemrograman Basis Data dan SQL Pemrograman Basis Data dan SQL Genap 2015-2016 Alen Boby Hartanto, S alen.boby@mercubua INTRO omata Kuliah : Pemrograman Sistem Basis Data dan SQL osks : 3 ojenis : Mata Kuliah Wajib opertemuan : 14 Pertemuan

Lebih terperinci

Satuan Acara Perkuliahan

Satuan Acara Perkuliahan Satuan Acara Perkuliahan Mata Kuliah : Sistem Basis Data Kode Mata Kuliah / SKS: KK-1057 / 3 SKS Semester : Ganjil / Genap Dosen : Dini Yuristia, S.T. Hari, jam, ruang : Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah

Lebih terperinci

BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 226 BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 5.1 Jadwal Implementasi 5.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Perangkat keras sangat diperlukan dan sangat berpengaruh dalam kelancaran suatu proses pengoperasian aplikasi

Lebih terperinci

PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MODUL 2 DATABASE Tujuan Praktikum Adapun tujuan dari praktikum modul 2 ini adalah sebagai berikut: a. Mahasiswa diharapkan memahami tentang MySQL b. Mahasiswa dapat membuat database menggunakan MySQL c.

Lebih terperinci

Sistem Informasi Pendataan Tamu Hotel

Sistem Informasi Pendataan Tamu Hotel Sistem Informasi Pendataan Tamu Hotel Muchtarum Ichlas 0827032 Jurusan Sistem Komputer, Jl. Prof. Drg. Surya Sumantri 65, Bandung, Indonesia ABSTRAK Perkembangan teknologi sekarang ini, sudah hampir memasuki

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. pertama adalah sistem, dan yang kedua adalah sistem informasi itu sendiri.

BAB III LANDASAN TEORI. pertama adalah sistem, dan yang kedua adalah sistem informasi itu sendiri. BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Konsep dasar dari Sistem Informasi terbagi atas dua pengertian. Yang pertama adalah sistem, dan yang kedua adalah sistem informasi itu sendiri.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Penjualan Penjualan adalah suatu proses pertukaran suatu produk berupa barang atau jasa dari suatu perusahaan. Proses penjualan melibatkan dua departemen di dalam perusahaan yaitu

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu (Jogiyanto, 2005:1).

BAB II LANDASAN TEORI. untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu (Jogiyanto, 2005:1). BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB III 3. LANDASAN TEORI. manajemen dan individu lain terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal

BAB III 3. LANDASAN TEORI. manajemen dan individu lain terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal BAB III 3. LANDASAN TEORI 3.1. Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat dikatakan seperti suatu sistem yang terdapat pada suatu organisasi yang merupakan kumpulan dari individu, teknologi,

Lebih terperinci

BAB III 3 LANDASAN TEORI

BAB III 3 LANDASAN TEORI BAB III 3 LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Menurut Jogiyanto HM (2003), sistem Informasi merupakan suatu sistem yang tujuannya menghasilkan informasi sebagai suatu sistem, untuk dapat memahami sistem

Lebih terperinci

BAB III. Landasan Teori

BAB III. Landasan Teori BAB III Landasan Teori 3.1. Aplikasi Aplikasi adalah software yang dibuat oleh suatu perusahaan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, misalnya Microsoft Word, Microsoft Excel (Yazid, 2009:50).

Lebih terperinci

Basis Data Relational

Basis Data Relational Basis Data Relational Kebanyakan model yang digunakan adalah Model basis data relasional dengan menggunakan Relational Database Management System (RDBMS). RDBMS menyediakan layanan pengorganisasian data

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : PROGRAM PAKET NIAGA - C Kode Mata Kuliah : MI - 14407 Jurusan / Jenjang : D3 TEKNIK KOMPUTER Tujuan Instruksional

Lebih terperinci

BAB III. Landasan Teori

BAB III. Landasan Teori BAB III Landasan Teori Dalam bab ini akan dijelaskan berbagai macam landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek. Landasan teori yang dibahas meliputi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar dan definisi-definisi yang berkaitan dengan perangkat lunak yang

BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar dan definisi-definisi yang berkaitan dengan perangkat lunak yang BAB II LANDASAN TEORI Pada landasan teori ini diuraikan sejumlah teori untuk membantu dan memecahkan permasalahan yang ada. Beberapa landasan teori tersebut meliputi konsep dasar dan definisi-definisi

Lebih terperinci

PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS

PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) Transformasi yang tidak tergantung pada sistem, pada tahap ini

Lebih terperinci

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Konsep Dasar Sistem Aplikasi Pengertian Sistem. Pengertian sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Konsep Dasar Sistem Aplikasi Pengertian Sistem. Pengertian sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi BAB II DASAR TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Aplikasi 2.1.1 Pengertian Sistem Pengertian sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Suatu sistem mempunyai

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN PUSTAKA BAB III TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini akan dijelaskan dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi yang digunakan pada kerja praktek ini. 1.1 Restoran Menurut

Lebih terperinci

Konsep Basis Data (Lanjut)

Konsep Basis Data (Lanjut) Konsep Basis Data (Lanjut) http://www.brigidaarie.com Bahasa Basis Data bahasa yang digunakan oleh user untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan Contoh : SQL, dbase, QUEL dsb Bahasa

Lebih terperinci

Lessons. 1. Definisi Basis Data. 2. Sistem Basis Data. 3. Komponen Sistem Basis Data. 4. Abstraksi Data. 5. Bahasa Basis Data

Lessons. 1. Definisi Basis Data. 2. Sistem Basis Data. 3. Komponen Sistem Basis Data. 4. Abstraksi Data. 5. Bahasa Basis Data Basis Data 1 Referensi Raghu Ramakrisnan, Gherke, Database Management System, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2001. Ramez Elmasri, Sam Navathe, Fundamentals of Database Systems, 4rd Edition, Addison Wesley Publishing

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. sistem secara garis besar dibedakan menjadi 2, yaitu: tetapi dapat diuraikan elemen-elemennya.

BAB III LANDASAN TEORI. sistem secara garis besar dibedakan menjadi 2, yaitu: tetapi dapat diuraikan elemen-elemennya. BAB III LANDASAN TEORI 1.1 Konsep Dasar Sistem Menurut Jogiyanto (2001) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedurprosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan

Lebih terperinci

SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom

SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom SISTEM BASIS DATA Pendahuluan Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom Sistem Basis Data Sistem Basis Data merupakan suatu sistem yang terdiri dari kumpulan file yang saling berhubungan dan memungkinkan dilakukan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi 3.1.1 Sistem Menurut Sari Murdowati (1998; 1), definisi sistem merupakan sekumpulan komponen terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan

Lebih terperinci

Definisi Basis Data (1)

Definisi Basis Data (1) Chapter 1 Definisi Basis Data (1) BASIS + DATA Representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Markas / tempat

Lebih terperinci

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA KOMPETENSI

Lebih terperinci

PERTEMUAN 9 MANIPULASI DATA

PERTEMUAN 9 MANIPULASI DATA PERTEMUAN 9 MANIPULASI DATA Tujuan Pembelajaran : Memahami Statement DML (Data Manipulation Language) Menyisipkan baris ke dalam table Merubah baris dalam table Menghapus baris dari table Mengontrol transaksi

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang

BAB III LANDASAN TEORI. dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang 10 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 World Wide Web World Wide Web yang biasanya disingkat dengan WWW dan lebih dikenal dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang ada di Internet.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Informasi Dan Data Informasi di jaman modern seperti ini sangat dibutuhkan oleh setiap individu maupun suatu organisasi. Karena informasi dapat digunakan sebagai bahan

Lebih terperinci

Implementasi OOP Pada Perangkat Lunak Pemrograman

Implementasi OOP Pada Perangkat Lunak Pemrograman Silabus Pertemuan ke- Pokok Bahasan Keterangan 1 Pengenalan Dasar Pemrograman 2 Konsep Dasar Pemrograman 3 Tahapan Pembuatan Program 4 Elemen-Elemen Bahasa Pemrograman 5 Analisa Struktur Program 6 Analisa

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (Jogiyanto 2001: 1) Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (Jogiyanto 2001: 1) Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Definisi sistem ada dua pendekatan yaitu menekankan pada prosedur dan yang menekankan pada komponen atau elemen. Untuk pendekatan yang menekankan pada prosedur,

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek BAB 2 TINJAUAN TEORITIS 2.1 Pengertian Sistem Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama menghasilkan metode, prosedur, teknik yang digabungkan

Lebih terperinci

: Unit kompetensi menentukan kompetensi yang diperlukan untuk membuat program aplikasi berbasis C ++

: Unit kompetensi menentukan kompetensi yang diperlukan untuk membuat program aplikasi berbasis C ++ 270 KODE UNIT JUDUL UNIT URAIAN UNIT : TIK.PR08.001.01 : Membuat program aplikasi berbasis C++ : Unit kompetensi menentukan kompetensi yang diperlukan untuk membuat program aplikasi berbasis C ++ ELEMEN

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang

BAB III LANDASAN TEORI. komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi 3.1.1 Sistem Menurut (J.A.Hall, 2001) definisi sistem adalah sekelompok dua atau lebih komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Alif Finandhita, S.Kom

PENDAHULUAN. Alif Finandhita, S.Kom PENDAHULUAN Alif Finandhita, S.Kom Basis data : Adalah sekumpulan data persistence yang saling terkait, menggambarkan suatu organisasi(enterprise). Sistem Basis data (DBS): Suatu sistem yang mengelola

Lebih terperinci

Basis Data Adalah.. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis

Basis Data Adalah.. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis SISTEM BASIS DATA Basis Data Adalah.. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa supaya dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah Kumpulan data yang

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,

BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. dibahas meliputi permasalahan-permasalahan atau prosedur-prosedur yang

BAB III LANDASAN TEORI. dibahas meliputi permasalahan-permasalahan atau prosedur-prosedur yang BAB III LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek ini. Landasan teori yang akan dibahas meliputi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

INTEGRITAS BASIS DATA. OLEH : Slamet Sn Wibowo Wicaksono

INTEGRITAS BASIS DATA. OLEH : Slamet Sn Wibowo Wicaksono INTEGRITAS BASIS DATA OLEH : Slamet Sn Wibowo Wicaksono Integrity Constraint (Batasan Integritas) Constraint (batasan) merupakan aturan yang diberikan pada suatu tabel agar data yang dimasukkan terjamin

Lebih terperinci

Abstrak BAB I PENDAHULUAN

Abstrak BAB I PENDAHULUAN Abstrak Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya dalam bidang komputer sangat membantu manusia dalam melakukan pekerjaan sehingga mendapatkan hasil

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Bagian-bagian yang memiliki keterkaitan pengoperasian dalam mencapai suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem informasi dapat dibuat

Lebih terperinci

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI Perancangan Website Ujian Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML OLEH: AULIA RAHMAN 21060113120007 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2014 Abstrak

Lebih terperinci

BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 5.1 Hasil Layout Masukan Hasil layout masukan (data master dan transaksi) dapat dilihat dengan lebih lengkap pada Lampiran 6. 5.2 Hasil Layout Keluaran Hasil layout keluaran

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. tersebut siap diterapkan atau diimplementasikan. Tahap Implementasi Sistem

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. tersebut siap diterapkan atau diimplementasikan. Tahap Implementasi Sistem BAB V IMPLEMENTASI SISTEM Setelah tahap penganalisaan dan perancangan, maka langkah selanjutnya dalam membangun sebuah sistem informasi adalah menguji apakah sistem tersebut siap diterapkan atau diimplementasikan.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pada tinjauan perusahaan ini akan dibahas mengenai sejarah berdirinya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pada tinjauan perusahaan ini akan dibahas mengenai sejarah berdirinya 8 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Perusahaan Pada tinjauan perusahaan ini akan dibahas mengenai sejarah berdirinya perusahaan, struktur organisasi serta uraian tugas dari masing masing bagian yang

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN

RENCANA PEMBELAJARAN ISO 91 : 28 Written by Checked by Approved by valid date Megawaty. M.Kom A. Haidar Mirza, S.T., M.Kom M. Izman Herdiansyah, S.T., M.M., Ph.D. Subject : Basis Data Semester : 3 Code : Credit : 2 credit

Lebih terperinci

PENGANTAR BASIS DATA

PENGANTAR BASIS DATA PENGANTAR BASIS DATA Obyektif : 1. Menjelaskan perbedaan antara file tradisional dan file manajemen basis data 2. Menjelaskan keuntungan dan kerugian apabila menggunakan file manajemen basis data 3. Memahami

Lebih terperinci

PENGANTAR PRAKTIKUM BERKAS DAN BASIS DATA 2010/2011. Rizki Arif Firdaus

PENGANTAR PRAKTIKUM BERKAS DAN BASIS DATA 2010/2011. Rizki Arif Firdaus PENGANTAR PRAKTIKUM BERKAS DAN BASIS DATA 2010/2011 Sistem Praktikum Sesuai dengan aturan Lab Komputasi Dasar Ilmu Komputer: Duduk sesuai nomor komputer. Mengisi daftar hadir. Meletakkan tas di tempat

Lebih terperinci

Query adalah bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi dan

Query adalah bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi dan Query adalah bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi dan menganalisa data dengan berbagai jalan yang berbeda. Query

Lebih terperinci

DUKUNGAN DATABASE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI

DUKUNGAN DATABASE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI C H A P T E R 6 DUKUNGAN DATABASE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI Arif Basofi PENS 2015 Objectives Tujuan: 1. Memahami pentingnya database dalam pembangunan sistem informasi 2. Mengenal sistem pengorganisasian

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI 1 BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Pengertian Sumber Daya Manusia Menurut Hasibuan (2003), Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu. Perilaku

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi komputer dapat diartikan sebagai alat untuk menghitung. Perkembangan teknologi dan

Lebih terperinci

SISTEM BASIS DATA 1. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

SISTEM BASIS DATA 1. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. SISTEM BASIS DATA 1 WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 2 SBD 1 Lingkungan Basis Data Arsitektur Basis Data. Data Independence. Konsep DBMS, Komponen DBMS, Fungsi DBMS dan Bahasa yang digunakan didalam

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. beberapa pengertian tentang ilmu yang berkaitan dengan permasalahan tersebut.

BAB III LANDASAN TEORI. beberapa pengertian tentang ilmu yang berkaitan dengan permasalahan tersebut. BAB III LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan berbagai macam landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek. Landasan teori yang dibahas meliputi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

Modul 3. Oleh : Mohammad Sholikin. 1

Modul 3. Oleh : Mohammad Sholikin.  1 Modul 3 Oleh : Mohammad Sholikin http://sholikins.wordpress.com 1 SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan

BAB III LANDASAN TEORI. Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Analisis dan Perancangan Sistem Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan sistem. Menurut Kendall & Kendall (2003:13), perangkat atau teknik

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORI. seorang pegawai pada sebuah badan, organisasi atau instansi. Kepegawaian sangat

BAB 2 TINJAUAN TEORI. seorang pegawai pada sebuah badan, organisasi atau instansi. Kepegawaian sangat 6 BAB 2 TINJAUAN TEORI 2.1 Defenisi Kepegawaian Kepegawaian adalah sebuah pekerjaan yang mengatur tentang fungsi dan kedudukan seorang pegawai pada sebuah badan, organisasi atau instansi. Kepegawaian sangat

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN

RENCANA PEMBELAJARAN Disusun Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh Tanggal Berlaku Megawaty, M.Kom A. Haidar Mirza, S.T., M.Kom M. Izman Herdiansyah, S.T., M.M., Ph.D. Mata Kuliah : Praktikkum Basis Data Semester : 3 Kode : Sks

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Kendall dan Kendall (2003:7), analisis dan perancangan sistem

BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Kendall dan Kendall (2003:7), analisis dan perancangan sistem BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Analisis dan Perancangan Sistem Menurut Kendall dan Kendall (2003:7), analisis dan perancangan sistem dipergunakan untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan peningkatan-peningkatan

Lebih terperinci

INTERNET PROGRAMMING DATABASE

INTERNET PROGRAMMING DATABASE INTERNET PROGRAMMING DATABASE Muhmmad Zen Samsono Hadi, ST. MSc. [email protected] POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Bahasan Sistem Database ER Diagram Database MySQL Internet Application Pendahuluan

Lebih terperinci

BASISDATA. Basis Data Secara Umum

BASISDATA. Basis Data Secara Umum BASISDATA Basis Data Secara Umum Basis data merupakan kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis. Definisi ini merujuk pada perkembangan dunia hardware

Lebih terperinci

Praktikum Basis Data 2017 TE UM

Praktikum Basis Data 2017 TE UM MODUL 3 SQL A. TUJUAN - Memahami SQL, komponen-komponen, dan penggunaannya. - Mengenal operasi-operasi DML menggunakan phpmyadmin. - Mampu melakukan operasi-operasi retrieve yang spesifik - Mampu penguraikan

Lebih terperinci

PANDUAN UJI KOMPETENSI

PANDUAN UJI KOMPETENSI PANDUAN UJI KOMPETENSI KLASTER JUNIOR PROGRAMMING LSP TIK INDONESIA Jl. Pucang Anom Timur 23 Surabaya 60282, Jawa Timur Telp: +62 31 5019775 Fax: +62 31 5019776 Daftar Isi 1. Latar Belakang... 2 2. Persyaratan

Lebih terperinci

PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS

PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) Transformasi yang tidak tergantung pada sistem, pada tahap ini

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Sistem merupakan kumpulan elemen elemen yang saling berkaitan, bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. (Jogiyanto, 1999, hlm 1). Suatu sistem terdiri atas

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI MENGELOLA USAHA PAKAIAN

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI MENGELOLA USAHA PAKAIAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI MENGELOLA USAHA PAKAIAN KODE PROGRAM PELATIHAN : O 93 09114 IV 01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jl.

Lebih terperinci

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PENANGANAN SURAT/DOKUMEN KLASTER (MAIL HANDLING) KODE PROGRAM PELATIHAN : K II.01

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PENANGANAN SURAT/DOKUMEN KLASTER (MAIL HANDLING) KODE PROGRAM PELATIHAN : K II.01 PELATIHAN BERBASIS PENANGANAN SURAT/DOKUMEN KLASTER (MAIL HANDLING) KODE PROGRAM PELATIHAN : K.74.9.0.1.2.35.II.01 DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan

Lebih terperinci

Materi 2 PERANCANGAN BASIS DATA (PBD) 3 SKS Semester 5 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya

Materi 2 PERANCANGAN BASIS DATA (PBD) 3 SKS Semester 5 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya Materi 2 PERANCANGAN BASIS DATA (PBD) 3 SKS Semester 5 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya [email protected] Nama Mahasiswa NIM Kelas Kompetensi Dasar Memahami sistem basis data dan

Lebih terperinci

PERANCANGAN BASIS DATA

PERANCANGAN BASIS DATA PERANCANGAN BASIS DATA Lintang Yuniar Banowosari http://lintang.staff.gunadarma.ac.id 1 ALASAN PERANCANGAN BASIS DATA Sistem basis data telah menjadi bagian dalam sistem informasi suatu organisasi Kebutuhan

Lebih terperinci

SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom

SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom SISTEM BASIS DATA Pendahuluan Gentisya Tri Mardiani, M.Kom Sistem Basis Data Sistem Basis Data merupakan suatu sistem yang terdiri dari kumpulan file yang saling berhubungan dan memungkinkan dilakukan

Lebih terperinci

Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai

Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai Basis Data Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai Duplikasi data Data yg sama terletak pada

Lebih terperinci