UNIT BISNIS JASA O&M PLTU PAITON
|
|
|
- Ade Hadi Kusnadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 RrB PT PEMBANGKITAN JAW A - BALI UNIT BISNIS JASA O&M PLTU PAITON PENGUMUMAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PT PJB UBJ O&M PLTU PAITON Nomor: 2346.PMl6121UBJOMPTN/201S PELELANGAN UMUM PENGADAAN iasa PENAMBAHAN POWER SUPPLY DC CONTROL 110 VDC UNTUK GCB PT PJB UBJ O&M PLTU PAITON Dalam rangka PENGADAAN JASA PENAMBAHAN POWER SUPPLY DC CONTROL 110 VDC UNTUK GCB untuk PT PJB UBJ O&M PLTU PAITON, dengan ini mengundang perusahaan Saudara untuk mengajukan penawaran harga yang memenuhi ketentuan - ketentuan seperti tercantum dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) pelelangan : Nomor : 2346.RKS/6121UBJOMPTN/201S Tanggal : 20 Maret 201S HPS Total : Rp.69S ,- (termasuk PPN 10%) Proses pengadaan dilakukan dengan menggunakan Pelelangan Umum Pascakualifikasi dengan Metode Satu Sampul. Apabila Saudara berminat dapat mengikuti Pelelangan Pekerjaan tersebut agar : I. Pendaftaran dan Pengambilan RKS : Hari/Tanggal : Senin, 01 sid 09 April201S Pukul : IS.30 WIB ( Kbusus hari terakhir pendaftaran hanya sampai jam: WIB ) Tempat : PT. PJB UBJ O&M PLTU PAlTON ( Ruang Pengadaan Lantai 1) Contact Person : Muslim I Miftachul Saiful Anam - Telp.(033S)77189S Ext : 2039 atau 20S2 2. Persyaratan pendaftaran Copy/Salinan Dokumen diserahkan pad a saat pendaftaran dan pengambilan dokumen pengadaan 2.1. Perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), dengan kualifikasi Rekanan Menengah dan Rekanan Besar, klasifikasi sub bidang Electrical atau DC Power Supply. Bagi Rekanan yang mendaftar melampirkan copy dokumen sebagai berikut : 1. Surat perusahaan domisili. 2. Surat Ijin Usaha Perusahaan (SIUP) danlatau Daftar Penyedia Perusahaan (DPP) dari PJB Penyedia Barang/Jasa memiliki pengalaman paling sedikit 1 (Satu) kali menyediakan barang sejenis dalam kurun waktu selama 3 tahun terakhir dengan basil bail Pengalaman tersebut dibuktikan melalui : a. Surat Perintah Kerja/Kontrak Pekerjaan, b. Berita Acara Serah Terima Barang Penyedia Barang/Jasa membuat surat pemyataan tidak sedang menjalani sanksi blacklist dilingkungan PT. PLN (Persero) Group. 3. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam pendaftaran dan pengambilan dokumen. 4. Pengambilan Dokumen Pengadaan dapat diwakilkan dengan membawa Surat Kuasa dari Direktur Utama / Pimpinan Perusahaan. S. Penyedia yang mendaftar untuk ikut pelelangan namun tidak memasukkan dokumen penawaran tanpa alasan yang professional akan dikenakan sanksi blacklist selama 6 (Enam) bulan. 6. Mengikuti Penjelasan Lelang/ Aanwijzing pada : HarilTanggal : Kamis, 09 April 201S Pukul : WIB sid Selesai Tempat : PT. PJB UBJ O&M PLTU PAlTON (Ruang Meeting Lantai 2) 7. Pemasukan dokumen penawaran Tanggal : 10 sid 16 April 2015 Pukul : (khusus tanggal16 April 2015 pukul : ) 8. Pembukaan Dokumen Penawaran Tanggal : 16 April 2015 Pukul: PT. pm Uni isnis Jasa O&M PLTU Paiton. JI. Raya Surabaya-Situbondo Km.141,Paiton-Probolinggo Teip: b atau 2052 Fax:
2 Lampiran 1 Spesifikasi Barang RKS No RKS/612/UBJOMPTN/2014 Tanggal 17 Maret 2015 SPESIFIKASI BARANG YANG DIMINTAKAN PENAWARAN NO. NAMA BARANG JUMLAH I. SPESIFKASI BARANG 1. Spesifikasi Power Supply: 1.1. DC Power 110 Vdc parallel redundant system: Lot 1 Battery charger baru dan 1 battery charger existing 1 Battery bank baru dan 1 battery bank existing 1 Distribution Board untuk beban DC Automatic Transfer Switch dari system DC baru dengan system DC existing 1.2. Semua komponen untuk DC Power 110 Vdc terintegrasi didalam DC Power System Cubicle (include distribution output) 1.3. Pihak vendor melampirkan Single Line Diagram DC Power System pada proposal 1.4. Dalam kondisi normal ketika daya AC tersedia, battery charger mampu menyediakan dan mensuplai tegangan DC menuju beban. Saat AC power mengalami gangguan, baterai mampu mempertahankan suplai tegangan DC secara kontinyu tanpa ada gangguan DC Charger harus memiliki kemampuan beroperasi load sharing. DC Charger memiliki kapasitas 100% 1.6. Battery charger harus dilengkapi dengan transformator isolasi untuk memisahkan sumber AC dari baterai dan memberikan tegangan yang diperlukan untuk sirkuit konversi. Semua transformer harus memiliki winding tembaga. c : 1.7. Battery charger harus rnerniliki proteksi terhadap overvoltage dan undervoltage protection, overload protection, short circuit protection, surge atau transient 23
3 protection dan over temperature protection Tersedia reverse power device untuk mencegah terjadinya backfeeding pada inverter dan discharging pada baterai saat terjadi charging pengisi daya atau inverter tidak berfungsi. Tersedia surge suppression device untuk melindungi komponen dari lonjakan (surge) tegangan input AC. 2. Encloser 2.1. DC system harus ditempatkan dalam enclosure yang berventilasi dan terbuat dari baja. Sisi depan dan samping enclosure harus ada akses untuk memudahkan pengoperasian dan pemeliharaan Design enclosure sesuai dengan NEMA 2 (IP31) dan IP20. Enclosure dilengkapi dengan fan dan satu fan untuk spare yang bekerja secara otomatis saat temperature didalam enclosure melebihi temperature yang dijinkan 2.3. Enclosure dilengkapi dengan heater untuk mencegah proses kondensasi didalam enclosure. Heater berfungsi otomatis saat kelembapan didalam enclosure melebihi batas yang dijinkan Enclosure dilengkapi lampu fluorescent Enclosure dilengkapi dengan system online monitoring 3. Controls (grapik display, microprocessor system) 3.1. Semua system control harus berbasis mikroprosesor dan tegangan controller disuplai dari system utama DC dan baterai Pembacaan instrument alat ukur analog harus memiliki tingkat akurasi tinggi error minimal 1%(voltmeter dan amperemeter) dan terpasang di depan panel. Terdapat selector phase switch di semua voltmeter dan amperemeter Terdapat lampu LED indicator di bagian panel depan dan s ' push-to-test type Untuk menjamin kehandalan baterai, pada system DC harus dilengkapi dengan fasilitas testing automatic battey 24
4 capacity yang terprogram di panel. Data yang ditampilkan adalah data performan discharge battery. Kondisi battery dapat dimonitoring melalui display pada control panel. DC system j~ga dilengkapi dengan automatic battery remaining autonomy test untuk mengecek remaining back up time baterai berdasarkan beban actual. 4. Wiring 4.1. Spesifikasi inti kabel pada system DC harus terbuat dari tin-plated stranded copper conductor, dilapisi lapisan isolasi yang tahan terhadap kelembapan, panas (90 C), batas tegangan 600 V dan flame retardant Sambungan kabel (wire termination) harus menggunakan tipe insulation terminal yang di kompresi. Semua ujung kawat sambungan dan modul control harus dilapisi dengan inhibitor anti korosi. Dalam satu terminal tidak diijinkan terpasang lebih dua kabel. Jaringan penghubung dibutuhkan ketika ada sambungan yang lebih dari 2 pada 1 point Perangkat harus dihubungkan dengan terminal tipe ring Wiring kabel harus dirapikan dengan menggunakan plastics wire ties, cable lacing atau plastic raceways (semua material flame retardant) Sistem pengkabelan langsung dihubungkan dengan sumber tegangan, tidak diproteksi dengan fuse, semua kondisi kabel harus terisolasi dengan baik supaya mencegah terjadinya short sirkuit Pada setiap kabel dipasang heat shrink wire marker yang bertujuan untuk identifikasi kabel Baterai charge memiliki main ground (terbuat dari tembaga) yang di pasang pada bagian bawah enclosure. Luas penampang main ground bisa menahanan kejadian hubung singkat pada system. Tersedia split bolt connector yang berfungsi rnenqhubunqkan system groul1ding dengan main grounding dengan menggunakan kabel grounding. Semua material besi pada battery charger harus di groundingkan ke ground bus bar. 25
5 5. Battery Charger High Frequency Power charging Instrument. Tegangan input: 3 fase 380 ±15% VAC Teqanqan output: 110 VDC Arus output: 80 A Kapasitas battery charger: 350 Ah Frekeunsi: 50 ± %5 Ripple Factor: s 0.2 % Noise: s 50 db Efficiency r a 94 % 5.1. Untuk memastikan daya yang tersedia dalam kondisi keadaan darurat, maka baterai charger harus mampu mensuplai beban DC yang dibutuhkan dan sekaligus dapat memulihkan baterai yang telah terbebani 90% dalam waktu 8 jam Baterai charger harus memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan beban dan mengatur secara otomatis ada ada lonjakan beban (floating charge) Baterai charger harus mempunyai kemampuan load sharing Baterai charger harus mempunyai kemampuan beroperasi secara eliminator pada saat tanpa baterai Baterai charger harus dilengkapi dengan mode charging Float dan Boost Set level tegangan float dan boost menggunakan tombol diset sesuai set manufaktur baterai. Tidak 5.7. direkomendasikan menggunakan potensiometer Tipe charge current limiting type yang berfungsi membatasi arus sa at mode float agar peralatan terlindungi dari short circuit pad a bagian sisi beban Tersedia sensor remote voltage untuk menentukan keakuratan dari tegangan baterai. 6. Mimic panel -, Pada MIMIC panel aktif terdapat tampilan single diagram DC power system yang menunjukkan kondisi actual dan kondisi setiap sa at dari part pada DC power system (LED) 26
6 1. Main Input supply (ON/OFF) 2. Rectifier or Charger in (FLOAT/BOOST) 3. Battery. in Operation 4. Battery CB (ON/OFF) 5. Load MCCB (ON/OFF) 6.2. Tersedia display (LED) dan audible alarm yang meliputi : 1. Mains Input failure 2. Rectifier failure 3. DC out of tolerance 4. Battery operation / discharging 5. Battery imminent discharged 6. Battery disconnected 7. Earth fault DC S. Over temperature 9. Fan Failure 10. Load MCCB tripped Tersedia lamp push button test 6.3. Metering panel berbasis mikroprosesor dan rnenarnpilkan parameter DC system diantaranya : 1. Mains Voltage 2. Mains Current 3. Battery Current 4. Battery Voltage 5. Output Voltage 6. Output Current 7. Back up time left for battery operation S. Load Power % 6.4. Meter analog terletak pada bagian depan panel DC power system dan memiliki tingkat error maksimal 2% : 1. AC voltmeter dengan selector untuk tegangan 3 fase untuk mengukur tegangan input rectifier. 2. DC Ammeter dan voltmeter untuk mengukur arus output dan teqanqan'output DC power system. '" 3. DC ammeter dengan zero center untuk mengukur arus battery. 27
7 7. Distribution Board DC supply system dilengkapi dengan distribution board yang terdiri dari 1 beban (beban 110 VDC). Untuk jumlah feeder output dicaturnkan pada single line diagram dan datasheet. 8. Baterai - Valve controlled and sealed lead acid battery - Battery capacity: 350 Ah/1 0 hr rate - Nominal voltage: 2 Volt/cell - Internal resistance: 0.23/baUery capacity (ohm) - Short circuit current: 10 X battery capacity - Float charge voltage of single cell: volt/cell - Equalizing charge voltage of single cell : volt/cell - Charging current: 15 % X battery capacity II. Ruang lingkup pekerjaan penambahan DC 110 untuk GCB adalah sebagai berikut 1. Lingkup Pekerjaan pengadaan barang DC 110 untuk GCB - Spesifikasi barang sesuai dengan spesifikasi yang disebutkan diatas - Kondisi barang original dari manufaktur, baru dan masih tersegel (dibuktikan dengan COO dari manufacturing). dan COM - Semua peralatan dan komponen DC 110 sudah dirancang, diproduksi dan diuji sesuai standar yang berlaku (terbaru) NEMA, IEEE, dan UL. - Bila Pelaksanaan pekerjaan dilakukan diunit, maka air dan listrik keperluan pekerjaan ini disediakan oleh pemberi pekerjaan atau sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. 2. Pekerjaan instalasi a) Instalasi perangkat hardware DC110 b) Instalasi komunikasi dengan Distributed Control System c) Instalasi perangkat DC110 meliputi : - Pemasangan perangkat DC110 28
8 - Penyambungan kabel koneksi - Perapian kabel-kabel koneksi 3. Pekerjaan komisioning a) Melakukan visual check terhadap peralatan yang telah dipasanq b) Melakukan function test 4. User training - Training pengoperasian dan pemeliharaan - Training troubleshooting 5. Dokumentasi Pihak ketiga harus menyerahkan dokumentasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris paling lambat satu minggu setelah commissioning selesai yang meliputi : a) Dokumentasi hasil pekerjaan b) Wiring diagram c) Operation, maintenance dan troubleshoot manual book d) Semua dokumen diatas di buat rangkap tiga baik berupa softcopy maupun hardcopy 6. Garansi dan dokumen Pendukung - Memberikan jaminan after sales (Garansi) dari pelaksana pekerjaan selama 12 bulan terhitung saat berita acara penerimaan pekerjaan, meliputi garansi material dan trouble shooting support. - Saat Pengiriman barang melampirkan COO (Certificate of Origin)/ COM (Certificate of Manufacture) s ' 29
PENGUMUMAN PANITIA PENGADAAN BARANG / JASA PT PJB UNIT PEMBANGKITAN PAITON Nomor : 0626.PM/612/UPPTN/2017 TENTANG
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT PEMBANGKITAN PAITON No. Dokumen : FMP-06.1.2.4.1 PJB INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM No. Revisi : 00 FORMULIR Tgl. Berlaku : 06 Juli 2015 PENGUMUMAN PELELANGAN Halaman : 1 dari
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 1585.Pm / 612 / UBJOMIN / 2015
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 1585.Pm / 612 / UBJOMIN / 2015 Panitia Pengadaan Barang/Jasa mengundang Perusahaan / Rekanan untuk mengikuti Pelelangan dengan Pascakualifikasi
RN 1200 RN 2000 UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY ICA
RN 1200 RN 2000 UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY ICA DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN.. 1 II. SPESIFIKASI TEKNIK.... 2 III. KETERANGAN ALAT.. 3 IV. PEMASANGAN UPS 3 V. PROSES PENGETESAN UPS.. 4 VI. CARA MENGOPERASIKAN
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1. Spesifikasi Sistem 4.1.1. Spesifikasi Baterai Berikut ini merupakan spesifikasi dari baterai yang digunakan: Merk: MF Jenis Konstruksi: Valve Regulated Lead Acid (VRLA)
ANALISIS PENYEBAB KEGAGALAN KERJA SISTEM PROTEKSI PADA GARDU AB
ANALISIS PENYEBAB KEGAGALAN KERJA SISTEM PROTEKSI PADA GARDU AB 252 Oleh Vigor Zius Muarayadi (41413110039) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana Sistem proteksi jaringan tenaga
: atmospheric air. : 1013 mbar abs. : mbar. : 3000 rpm (4800 rpm) : Max. 45 kw : 380 v, 50 Hz, 3 phase
TERM OF REFERENCE (TOR) Halaman : 1 dari 7 I. Maksud dan Tujuan Term of reference (TOR) ini dibuat untuk menjadi acuan dalam proses pengadaan berikut pemasangan Economizer Ash blower type lobe positive
BAB V SPESIFIKASI TEKNIS
BAB V SPESIFIKASI TEKNIS 1.1 Modul Surya Modul Surya berfungsi sebagai catudaya yang menghasilkan energi listrik dari energi matahari. Spesifikasi Modul Surya : Jenis Module : Polycristaline Type : LEN
BAB IV PENGUJIAN ALAT
58 BAB IV PENGUJIAN ALAT 4.1 Metodologi Pengujian Alat Dengan mempelajari pokok-pokok perancangan yang sudah dibuat, maka diperlukan suatu pengujian terhadap alat yang sudah dirancang. Pengujian ini dimaksudkan
PENGUMUMAN PELELANGAN TERBUKA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0007.Pm/612/UPGRK/2018
PENGUMUMAN PELELANGAN TERBUKA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0007.Pm/612/UPGRK/2018 Dengan ini diumumkan bahwa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan melaksanakan Pendaftaran PELELANGAN TERBUKA dengan Pascakualifikasi
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT PEMBANGKITAN PAITON No. Dokumen : FMP
TERM OF REFERENCE (TOR) Halaman : 1 dari 7 PENGADAAN & PEMASANGAN MOTOR CONVEYOR F1 PROGRAM RKAP 2017 A. LATAR BELAKANG & TUJUAN PT PJB UP Paiton menggunakan bahan bakar batu bara dalam pengoperasiannya.
Materi Sesi Info Listrik Tenaga Surya. Politeknik Negeri Malang, Sabtu 12 November 2016 Presenter: Azhar Kamal
Materi Sesi Info Listrik Tenaga Surya Politeknik Negeri Malang, Sabtu 12 November 2016 Presenter: Azhar Kamal Pengantar Presentasi ini dipersiapkan oleh Azhar Kamal untuk acara Sesi Info Listrik Tenaga
RANCANG BANGUN SUPLAI DAYA LISTRIK BEBAN PARSIAL 200 WATT MENGGUNAKAN AKUMULATOR DENGAN METODA SWITCHING
RANCANG BANGUN SUPLAI DAYA LISTRIK BEBAN PARSIAL 200 WATT MENGGUNAKAN AKUMULATOR DENGAN METODA SWITCHING LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Menyelesaikan Program Diploma III Oleh
FIRE ALARM SYSTEM GEDUNG TERMINAL BANDARA. Elektronika Bandara Kualanamu International Airport
FIRE ALARM SYSTEM GEDUNG TERMINAL BANDARA Elektronika Bandara Kualanamu International Airport Definisi Fire Alarm System Fire alarm system adalah suatu system terintegrasi yang didesain dan dibangun untuk
I. PENDAHULUAN 1 II. SPESIFIKASI TEKNIK 2 III. KETERANGAN ALAT 3 IV. PANEL MONITOR 3 V. PROSES PENGETESAN UPS 4 VI. CARA MENGOPERASIKAN UPS 5
ICA DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN 1 II. SPESIFIKASI TEKNIK 2 III. KETERANGAN ALAT 3 IV. PANEL MITOR 3 V. PROSES PENGETESAN UPS 4 VI. CARA MENGOPERASIKAN UPS 5 VII. TABEL KDISI 6 VIII. TABEL PETUNJUK TROUBLE
PENGUMUMAN PANITIA PENGADAAN BARANG / JASA PT PJB UNIT PEMBANGKITAN PAITON Nomor : 0291.PM/612/UPPTN/2017 TENTANG
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT PEMBANGKITAN PAITON No. Dokumen : FMP-06.1.2.4.1 PJB INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM No. Revisi : 00 FORMULIR Tgl. Berlaku : 06 Juli 2015 PENGUMUMAN PELELANGAN Halaman : 1 dari
PENGUMUMAN PANITIA PENGADAAN BARANG / JASA PT PJB UNIT PEMBANGKITAN PAITON Nomor : 0241.PM/612/UPPTN/2017 TENTANG PENGADAAN WHEEL LOADER
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT PEMBANGKITAN PAITON No. Dokumen : FMP-06.1.2.4.1 PJB INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM No. Revisi : 00 FORMULIR Tgl. Berlaku : 06 Juli 2015 PENGUMUMAN PELELANGAN Halaman : 1 dari
BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN
BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN Uninterruptible Power System SIN5100C / SIN5100C3 SIN7501C1 / SIN7501C3 SIN1002C1 / SIN1002C3 SIN1502C1 / SIN1502C3 SIN2002C1 / SIN2002C3 481-11500X0-111-R2 DAFTAR ISI I. Pendahuluan
Uninterruptible Power Supply (UPS)
Uninterruptible Power Supply (UPS) Umum UPS adalah peralatan listrik yang berfungsi untuk memberi daya sementara ketika daya utama dari jaringan padam,daya sementara ini bersumber dari daya DC yang disimpan
PERPANJANGAN PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0831.Pm/612/UPGRK/2015
PERPANJANGAN PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0831.Pm/612/UPGRK/2015 Dengan ini diumumkan bahwa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi
TI-3222: Otomasi Sistem Produksi
TI-: Otomasi Sistem Produksi Hasil Pembelajaran Umum ahasiwa mampu untuk melakukan proses perancangan sistem otomasi, sistem mesin NC, serta merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol logika. Diagram
Sistem PLTS OffGrid. TMLEnergy. TMLEnergy Jl Soekarno Hatta no. 541 C, Bandung, Jawa Barat. TMLEnergy. We can make a better world together CREATED
TMLEnergy TMLEnergy Jl Soekarno Hatta no. 541 C, Bandung, Jawa Barat Jl Soekarno Hatta no. W: 541 www.tmlenergy.co.id C, Bandung, Jawa Barat W: www.tmlenergy.co.id E: [email protected] E: [email protected]
PENGUMUMAN PELELANGAN TERBUKA Nomor : 022.Pm / 612 / SCM / 2017
g ^^1^15^ DIVISI SUPPLY CHAIN MANAGEMENT St ^^ipk PT PEMBANGKITAN JAWA-BALI *T" TM^J JL, Ketintang Baru No, 11, Surabaya, Telp (031) 8283180, Fax (031) 8294464 PENGUMUMAN PELELANGAN TERBUKA Nomor : 022.Pm
BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN. Uninterruptible Power System
BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN Uninterruptible Power System SIN5100C / SIN5100C3 SIN7501C1 / SIN7501C3 SIN1002C1 / SIN1002C3 SIN1502C1 / SIN1502C3 SIN2002C1 / SIN2002C3 ICA 481-11500X0-131 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.
TI3105 Otomasi Sistem Produksi
TI105 Otomasi Sistem Produksi Diagram Elektrik Laboratorium Sistem Produksi Prodi. Teknik Industri @01 Umum Hasil Pembelajaran ahasiwa mampu untuk melakukan proses perancangan sistem otomasi, sistem mesin
BAB IV PEMILIHAN KOMPONEN DAN PENGUJIAN ALAT
BAB IV PEMILIHAN KOMPONEN DAN PENGUJIAN ALAT Pada bab sebelumnya telah diuraikan konsep rancangan dan beberapa teori yang berhubungan dengan rancangan ACOS (Automatic Change Over Switch) pada AC (Air Conditioning)
Program pemeliharaan. Laporan pemeliharaan
17 BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 4.1 PROSES KERJA PEMERIKSAAN DAN PEMELIHARAAN Berikut diagram alir proses perawatan dan pemeliharaan Jadwal pemeliharaan Program pemeliharaan Pemeliharaan Mingguan
Sistem PLTS Off Grid Komunal
PT. REKASURYA PRIMA DAYA Jl. Terusan Jakarta, Komp Ruko Puri Dago no 342 kav.31, Arcamanik, Bandung 022-205-222-79 Sistem PLTS Off Grid Komunal PREPARED FOR: CREATED VALID UNTIL 2 2 mengapa menggunakan
220 VDC. Sistem DC PLTU Labuhan Angin. Pada PLTU LA sistem DC terdapat pada : Sistem DC unit 2. Sistem DC BOP Sistem DC Substation
Sistem DC PLTU Labuhan Angin Pada PLTU LA sistem DC terdapat pada : Sistem DC unit 1 Sistem DC unit 2 Sistem DC BOP Sistem DC Substation Sistem tegangan DC : Unit 1 Unit 2 BOP 220 VDC Substation 110 VDC
BAB IV IMPLEMENTASI. Pada bab ini akan dibahas tentang aplikasi dari teknik perancangan yang
BAB IV IMPLEMENTASI Pada bab ini akan dibahas tentang aplikasi dari teknik perancangan yang telah dijabarkan pada bab III yaitu perancangan sistem ATS dan AMF di PT. JEFTA PRAKARSA PRATAMA dengan mengambil
BAB IV PERAKITAN DAN PENGUJIAN PANEL AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF)
BAB IV PERAKITAN DAN PENGUJIAN PANEL AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) 4.1 Komponen-komponen Panel ATS dan AMF 4.1.1 Komponen Kontrol Relay Relay adalah alat yang dioperasikan
AVR OPERATOR TRAINING. Oleh: PT. LIMAWIRA WISESA JAKARTA
AVR OPERATOR TRAINING Oleh: PT. LIMAWIRA WISESA JAKARTA 1 1. Keterangan sistem Agenda Training AVR 2. Instalasi unit 3. Pengoprasian unit 4. Metering unit 5. Trouble shooting 6. Maintenace 2 Bag: 1 agenda
Pelatihan Sistem PLTS Maret PELATIHAN SISTEM PLTS INSPEKSI, PENGUJIAN DAN KOMISIONING SISTEM FOTOVOLTAIK Rabu, 25 Maret 2015
PELATIHAN SISTEM PLTS INSPEKSI, PENGUJIAN DAN KOMISIONING SISTEM FOTOVOLTAIK Rabu, 25 Maret 2015 Oleh: Adjat Sudradjat TUJUAN DAN SASARAN Tujuan pelatihan ini adalah memberi pengetahuan kepada peserta
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT BISNIS JASA O & M PLTU PACITAN. PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA Nomor : 152.PM/612/UJPC/2014
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT BISNIS JASA O & M PLTU PACITAN PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA Nomor : 152.PM/612/UJPC/2014 Panitia Pengadaan Barang/Jasa PT PJB UBJ O&M PLTU PACITAN mengundang penyedia
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UP MUARA KARANG
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI UP MUARA KARANG DOKUMEN PENGADAAN Nomor : 738.RKS/600/UPMKR/2016 (ulang) TGL 10 AGUSTUS 2016 PEKERJAAN PENGADAAN FORKLIFT ELECTRIC 3 TON PT PJB UP MUARA KARANG Metode pelelangan
PERPANJANGAN PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0985.Pm/612/UPGRK/2014
PERPANJANGAN PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0985.Pm/612/UPGRK/2014 Dengan ini diumumkan bahwa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan melaksanakan Pelelangan Sederhana dengan
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.. Spesifikasi Sistem 4... Spesifikasi Panel Surya Model type: SPU-50P Cell technology: Poly-Si I sc (short circuit current) = 3.7 A V oc (open circuit voltage) = 2 V FF (fill
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah research and development, dimana metode tersebut biasa dipakai untuk menghasilkan sebuah produk inovasi yang belum
BAB IV PEMBAHASAN Peralatan Pastikan sebelum bekerja kita lengkapi peralatan yang akan dibutuhkan selama peroses installasi.
30 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perangkat Rectifier Outdoor (ODR) dan Cabinet Site Star harus diinstal dengan baik dan benar agar perangkat tersebut dapat digunakan dengan baik. Pemasangan ODR dan
BAB IV INSTALASI SISTEM DETEKSI KEBAKARAN
BAB IV INSTALASI SISTEM DETEKSI KEBAKARAN 4.1 Uraian Sistem Lokasi sumber kebakaran (alarm zone) ditunjukkan berdasarkan titik lokasinya (letak detector) untuk detektor analog, sedangkan detektor jenis
BAB IV HASIL PERANCANGAN DIAGRAM SATU GARIS SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK
BAB IV HASIL PERANCANGAN DIAGRAM SATU GARIS SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK 4.1 Hasil 4.1.1 Proses Perancangan Diagram Satu Garis Sistem Distribusi Tenaga Listrik Pada Hotel Bonero Living Quarter Jawa
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 4.1 Hasil Pengujian Penerapan sistem membahas hasil dari penerapan teori yang telah berhasil penulis kembangkan sehingga menjadi sistem tersebut dapat berjalan sesuai dengan
BAB IV PEMBAHASAN. Gambar. 4.1 Blok Diagram sistem counting bottle. Unit Power. Primus CMP-72T. Keypad.
BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Sistem Counting Bottle Pada prinsipnya sistem ini digunakan untuk menghitung botol tranparan pada conveyor yang sedang beroperasi dengan kecepatan 400-500 botol permenit. Oleh karena
PASCAL. Home U P S (UNINTERRUPTIBLE POWER SYSTEM) INSTRUCTION MANUAL (Petunjuk Pemakaian) PASCAL: UPS & STABILIZER Since 1984
PASCAL Home U P S (UNINTERRUPTIBLE POWER SYSTEM) Model : Home UPS 1200 / 2400 / 3600 / 5000 / 6000 / 8000 / 11000 INSTRUCTION MANUAL (Petunjuk Pemakaian) PASCAL: UPS & STABILIZER Since 1984 POWER FAMILY
BAB III PERENCANAAN INSTALASI SISTEM TENAGA LISTRIK
BAB III PERENCANAAN INSTALASI SISTEM TENAGA LISTRIK 3.1 Tahapan Perencanaan Instalasi Sistem Tenaga Listrik Tahapan dalam perencanaan instalasi sistem tenaga listrik pada sebuah bangunan kantor dibagi
BATERAI-CHARGER PADA GARDU INDUK 150 KV SRONDOL. Jl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, Indonesia
BATERAI-CHARGER PADA GARDU INDUK 150 KV SRONDOL Ibnu Salam 1, Susatyo Handoko, ST. MT 2 1 Mahasiswa dan 2 Dosen Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudharto, Tembalang,
EVALUASI POWER PLANT UNTUK PEMASTIAN KEHANDALAN SISTEM OPERASIONAL LOKATOR DI KAMAL BANDARA SOEKARNO HATTA TANGERANG
EVALUASI POWER PLANT UNTUK PEMASTIAN KEHANDALAN SISTEM OPERASIONAL LOKATOR DI KAMAL BANDARA SOEKARNO HATTA TANGERANG Diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1)
SUB BIDANG INSPEKSI/KOMISIONING
LAMPIRAN IV : PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR : TANGGAL : STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG TRANSMISI TENAGA LISTRIK SUB BIDANG INSPEKSI/KOMISIONING DEPERTEMEN
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN Sistem Eksitasi Pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1. Sistem Eksitasi Pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi 4.1.1. Umum Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi merupakan pembangkit listrik tenaga air dengan tipe
Retrofit AVR (Automatic Voltage Regulator) Unit 1
Retrofit AVR (Automatic Voltage Regulator) Unit 1 I. Pendahuluan PLTU Tidore merupakan salah satu pembangkit listrik yang dalam program FTP tahap I. Program tersebut direalisasikan untuk mengantisipasi
RANCANG BANGUN SISTEM AUTOMATIC TRANSFER SWITCH DAN AUTOMATIC MAINS FAILURE PADA GENERATOR SET 80 KVA DENGAN DEEP SEA ELECTRONIC 4420
RANCANG BANGUN SISTEM AUTOMATIC TRANSFER SWITCH DAN AUTOMATIC MAINS FAILURE PADA GENERATOR SET 80 KVA DENGAN DEEP SEA ELECTRONIC 4420 Suhanto Prodi D3 Teknik Listrik Bandar Udara, Politeknik Penerbangan
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM Nomor : 1022.Pm/612/UPGRK/2015
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM Nomor : 1022.Pm/612/UPGRK/2015 Panitia Pelaksana Pengadaan Barang/Jasa PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik mengundang penyedia barang/jasa untuk mengikuti Pelelangan Umum Dengan
BAB IV SISTEM KONVERSI ENERGI LISTRIK AC KE DC PADA STO SLIPI
BAB IV SISTEM KONVERSI ENERGI LISTRIK AC KE DC PADA STO SLIPI 4.1 Umum Seperti yang telah dibahas pada bab III, energi listrik dapat diubah ubah jenis arusnya. Dari AC menjadi DC atau sebaliknya. Pengkonversian
1. IED berkomunikasi dengan Gateway menggunakan protokol standard
T.Wisnu Wardhana JKT0413/JF/S1/ELE/0296 I. BENAR SALAH (15 Soal) 1. IED berkomunikasi dengan Gateway menggunakan protokol standard 2. IED berfungsi untuk melakukan remote control, telemetering, telesignal,
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas
III. METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas Lampung, dari bulan Februari 2014 Oktober 2014. 3.2. Alat dan Bahan Alat
BAB III PERANCANGAN SISTEM
41 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tujuan Perancangan Dalam pembuatan suatu sistem kontrol atau kendali, perancangan merupakan tahapan yang sangat penting untuk dilalui atau dilakukan. Perancangan adalah
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM PENGADAAN FERROUS SULFATE Nomor : 0937.Pm/612/UPGRK/2015
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM PENGADAAN FERROUS SULFATE Nomor : 0937.Pm/612/UPGRK/2015 Tim Pengadaan Barang/Jasa PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik mengundang penyedia barang/jasa untuk mengikuti Pelelangan
ABSTRAK. Kata kunci: Solar Cell, Media pembelajaran berbasis web, Intensitas Cahaya, Beban, Sensor Arus dan Tegangan PENDAHULUAN
Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Sel Surya dengan Raspberry Pi Berbasis Web Sebagai Sarana Pembelajaran di Akademi Teknik dan Penerbangan Surabaya Hartono Indah Masluchah Program Studi Diploma
BAB IV PENGOPERASIAN PERANGKAT GENSET DAN PANEL CPGS
BAB IV PENGOPERASIAN PERANGKAT GENSET DAN PANEL CPGS 4.1 Genset Sebagai Back Up PLN Genset adalah merupakan sumber energy listrik yang bias digunakan pada peralatan yang memerlukan energy listrik. Pada
BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 PLC (Programmable Logic Controller) Pada sub bab ini penulis membahas tentang program PLC yang digunakan dalam system ini. Secara garis besar program ini terdiri
Gambar 3.1 Wiring Diagram Direct On Line Starter (DOL)
BAB III METODE STARTING MOTOR INDUKSI 3.1 Metode Starting Motor Induksi Pada motor induksi terdapat beberapa jenis metoda starting motor induksi diantaranya adalah Metode DOL (Direct Online starter), Start
TES TERTULIS LEVEL : JUDUL UNIT : Memelihara Instalasi Listrik Tegangan Rendah (1) NAMA : JABATAN : UNIT KERJA : TANDA TANGAN :
TES TERTULIS LEVEL : KODE UNIT : KTL.PH.20.121.02 JUDUL UNIT : Memelihara Instalasi Listrik Tegangan Rendah (1) NAMA : JABATAN : UNIT KERJA : TANDA TANGAN : Tes tertulis ini berkaitan dengan ilmu pengetahuan
BAB III PERANCANGAN GENSET. Genset yang akan dipasang di PT. Aichitex Indonesia sebagai sumber energi
BAB III PERANCANGAN GENSET 3.1 SPESIFIKASI GENSET Genset yang akan dipasang di PT. Aichitex Indonesia sebagai sumber energi listrik cadangan adalah terdiri dari 2 ( dua ) unit generating set yang memiliki
BAB III PERENCANAAN. 3.1 Perencanaan Secara Blok Diagram
BAB III PERENCANAAN Pada bab ini penulis akan menjelaskan lebih rinci mengenai perencanaan dalam pembuatan alat. Penulis membuat rancangan secara blok diagram sebagai pembahasan awal. 3.1 Perencanaan Secara
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI (REVISI)
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI (REVISI) Nomor : 0001.Pm/612/UPGRK/2016 Tim Pengadaan Barang/Jasa PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik mengundang penyedia barang/jasa untuk mengikuti Pelelangan
Spesifikasi Teknis SHS
Pt Azet Surya Lestari Jl Merpati Raya no 44 Kp Sawah Baru Bintaro Tangerang Selatan 15413 Telp. 021 74638606-09 Fax 021 74638609 Email: [email protected] Website: www.azetsurya.com. Spesifikasi Teknis
PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI (PERPANJANGAN) Nomor : 1068-U.Pm/612/UPGRK/2014
PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI (PERPANJANGAN) Nomor : 1068-U.Pm/612/UPGRK/2014 Dengan ini diumumkan bahwa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan melaksanakan Pelelangan Sederhana
BAB III LANDASAN TEORI
15 BAB III LANDASAN TEORI Tenaga listrik dibangkitkan dalam Pusat-pusat Listrik seperti PLTA, PLTU, PLTG, PLTP dan PLTD kemudian disalurkan melalui saluran transmisi yang sebelumnya terlebih dahulu dinaikkan
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 1422.Pm/612/UPGRK/2015
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 1422.Pm/612/UPGRK/2015 Dengan ini diumumkan bahwa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi sebagai
DAFTAR STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG DISTRIBUSI SUB BIDANG OPERASI
DAFTAR STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG DISTRIBUSI SUB BIDANG OPERASI LEVEL 1 Kode Unit : DIS.OPS.005(1).B... 5 Judul Unit : Mengganti fuse pada peralatan hubung bagi (PHB-TR).
DAFTAR ISI STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG DISTRIBUSI SUB BIDANG OPERASI
DAFTAR ISI STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG DISTRIBUSI SUB BIDANG OPERASI LEVEL 1 Kode Unit : DIS.OPS.005(1).B... 5 Judul Unit : Mengganti fuse pada peralatan hubung bagi (PHB-TR).
BAB IV ANALISA DATA. Berdasarkan data mengenai kapasitas daya listrik dari PLN dan daya
BAB IV ANALISA DATA Berdasarkan data mengenai kapasitas daya listrik dari PLN dan daya Genset di setiap area pada Project Ciputra World 1 Jakarta, maka dapat digunakan untuk menentukan parameter setting
3WN DF66-1JA2-Z S21 + K02 Freq U i /U imp
TERM OF REFERENCE (TOR) Halaman : 1 dari 7 PENGADAAN & PEMASANGAN BREAKER PDC FLY ASH #2 PROGRAM RKAP 2017 A. LATAR BELAKANG & TUJUAN Circuit Breaker adalah peralatan penunjang pada unit pembangkit, alat
CATU DAYA MENGGUNAKAN SEVEN SEGMENT
CATU DAYA MENGGUNAKAN SEVEN SEGMENT Hendrickson 13410221 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 2010 Dosen Pembimbing : Diah Nur Ainingsih, ST., MT. Latar Belakang Untuk
PENGADAAN DAN PENGGANTIAN GEARBOX SAH #2B
00 Halaman : 1 dari 5 PENGADAAN DAN PENGGANTIAN GEARBOX SAH #2B I. MAKSUD DANA TUJUAN Term of Reference (TOR) ini dibuat untuk menjadi acuan dalam proses pengadaan berikut pemasangan Gearbox SAH tipe regenerative,
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM (PERPANJANGAN) Nomor : 0502.Pm/612/UPGRK/2016
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM (PERPANJANGAN) Nomor : 0502.Pm/612/UPGRK/2016 Panitia Pelaksana Pengadaan Barang/Jasa PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik mengundang penyedia barang/jasa untuk mengikuti Pelelangan
DESAIN SISTIM ENERGI ALTERNATIF SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK LABORATORIUM LISTRIK DASAR
97, Inovtek, Volume 3, Nomor 1, Juni 2013, hlm. 97-24 DESAIN SISTIM ENERGI ALTERNATIF SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK LABORATORIUM LISTRIK DASAR Zainal Abidin, Johny Custer Jurusan Teknik Elektro Politeknik
BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN Nomor : PL
BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN Nomor : PL.01.02.20.003.2011 Pada hari ini Rabu tanggal sembilan belas bulan oktober tahun dua ribu sebelas, dimulai pada pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB,
BAB IV SISTEM KERJA DAN CARA PENGOPRASIAN PANEL AUTOMATIC MAINS FAILURE
BAB IV SISTEM KERJA DAN CARA PENGOPRASIAN PANEL AUTOMATIC MAINS FAILURE 4.1 Proses Sinkronisasi Genset Pada proses sinkronisasi manual, deteksi awal sinkronisasi dilakukan dengan mengmati dan mengatur
BAB III CAPACITOR BANK. Daya Semu (S, VA, Volt Ampere) Daya Aktif (P, W, Watt) Daya Reaktif (Q, VAR, Volt Ampere Reactive)
15 BAB III CAPACITOR BANK 3.1 Panel Capacitor Bank Dalam sistem listrik arus AC/Arus Bolak Balik ada tiga jenis daya yang dikenal, khususnya untuk beban yang memiliki impedansi (Z), yaitu: Daya Semu (S,
BAB III PERANCANGAN. pembuatan tugas akhir. Maka untuk memenuhi syarat tersebut, penulis mencoba
BAB III PERANCANGAN 3.1 Tujuan Perancangan Sebagai tahap akhir dalam perkuliahan yang mana setiap mahasiswa wajib memenuhi salah satu syarat untuk mengikuti sidang yudisium yaitu dengan pembuatan tugas
BAB IV SISTEM PROTEKSI GENERATOR DENGAN RELAY ARUS LEBIH (OCR)
27 BAB IV SISTEM PROTEKSI GENERATOR DENGAN RELAY ARUS LEBIH (OCR) 4.1 Umum Sistem proteksi merupakan salah satu komponen penting dalam system tenaga listrik secara keseluruhan yang tujuannya untuk menjaga
TUGAS MAKALAH INSTALASI LISTRIK
TUGAS MAKALAH INSTALASI LISTRIK Oleh: FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG Oktober 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Seiring jaman
Solar PV System Users Maintenance Guide
Solar PV System Users Maintenance Guide Solar Surya Indonesia Komplek Ruko GreenVile Blok A No 1-2 Jl. Green Vile Raya, Duri Kepa Jakarta Barat 11510 Telp: 021-566.2831 Pedoman Pemilik Solar PV System
BAB IV ANALISA PERANCANGAN INSTALASI DAN EFEK EKONOMIS YANG DIDAPAT
BAB IV ANALISA PERANCANGAN INSTALASI DAN EFEK EKONOMIS YANG DIDAPAT 4.1. Perancangan Instalasi dan Jenis Koneksi (IEEE std 18-1992 Standard of shunt power capacitors & IEEE 1036-1992 Guide for Application
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI HALAMAN PERSEMBAHAN HALAMAN MOTTO KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI HALAMAN PERSEMBAHAN HALAMAN MOTTO KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL ABSTRAK ii iii iv v vi
SPESIFIKASI TEKNIS PJU-TS INTEGRA 1x40W (LED, LITHIUM FERO, PIR)
SPESIFIKASI TEKNIS PJU-TS INTEGRA 1x40W (LED, LITHIUM FERO, PIR) Nama Produk : PJU-TS INTEGRA 1x40W : Lampu jalan LED Tenaga Surya dimana lampu LED, battery, dan charge controller di pre-fabrikasi menyatu
BAB III METODE PENELITIAN. Alat dan bahan yang digunakan untuk melakukan penelitian ini, yaitu :
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan untuk melakukan penelitian ini, yaitu : 1. Piranti Pelindung Surja OBO V20-C Piranti pelindung surja yang digunakan pada penelitian
BAB IV DESIGN SISTEM PROTEKSI MOTOR CONTROL CENTER (MCC) PADA WATER TREATMENT PLANT (WTP) Sistem Kelistrikan di PT. Krakatau Steel Cilegon
BAB IV DESIGN SISTEM PROTEKSI MOTOR CONTROL CENTER (MCC) PADA WATER TREATMENT PLANT (WTP) 3 4.1 Sistem Kelistrikan di PT. Krakatau Steel Cilegon Untuk menjalankan operasi produksi pada PT. Krakatau Steel
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Sistem Jaringan Distribusi Sistem Tenaga listrik di Indonesia tersebar dibeberapa tempat, maka dalam penyaluran tenaga listrik dari tempat yang dibangkitkan sampai ke tempat
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL...
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... i ii iv viii xii BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang... 1 I.2 Rumusan Masalah... 3 I.3 Batasan Masalah... 3 I.4 Tujuan...
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1 Pendahuluan Dalam suatu perancangan sistem, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan prinsip kerja dari suatu sistem yang akan dibuat. Untuk itu perlu disusun
BAB V ANALISA KERJA RANGKAIAN KONTROL
82 BAB V ANALISA KERJA RANGKAIAN KONTROL Analisa rangkaian kontrol pada rangkaian yang penulis buat adalah gabungan antara rangkaian kontrol dari smart relay dan rangkaian kontrol konvensional yang terdapat
PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0171.Pm/612/UPGRK/2015
PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 0171.Pm/612/UPGRK/2015 Dengan ini diumumkan bahwa PT PJB Unit Pembangkitan Gresik akan melaksanakan Pelelangan Sederhana dengan Pascakualifikasi
Rancang Bangun Charger Baterai dengan Buckboost Konverter
1 Rancang Bangun Charger Baterai dengan Buckboost Konverter M. Zaenal Effendi ¹, Suryono ², Syaiful Arifianto 3 1 Dosen Jurusan Teknik Elektro Industri ² Dosen Jurusan Teknik Elektro Industri 3 Mahasiswa
SIMULASI PROTEKSI DAERAH TERBATAS DENGAN MENGGUNAKAN RELAI OMRON MY4N-J12V DC SEBAGAI PENGAMAN TEGANGAN EKSTRA TINGGI DI GARDU INDUK
Simulasi Proteksi Daerah Terbatas... (Setiono dan Arum) SIMULASI PROTEKSI DAERAH TERBATAS DENGAN MENGGUNAKAN RELAI OMRON MY4N-J12V DC SEBAGAI PENGAMAN TEGANGAN EKSTRA TINGGI DI GARDU INDUK Iman Setiono
