BAB II KAJIAN PUSTAKA
|
|
|
- Sonny Budiaman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pendidikan Jasmani 1. Pengertian Pendidikan Jasmani Pendidikan jasmani memiliki banyak pengertian, seperti yang tertuang dalam UU No.4 tahun 1950 tentang dasar-dasar pendidikan dan pengajaran pasal 9 bahwa Pendidikan jasmani yang menuju kepada keselarasan antara tumbuhnya badan dan perkembangan jiwa dan merupakan suatu usaha untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sehat dan kuat lahir batin, diberikan pada segala jenis sekolah. Menurut Gofur (dalam Simon & Saputra, 2007, hlm, 5) pendidikan jasmani adalah : Suatu proses yang dilakukan secara sadar dan sistematis melalui berbagai kegiatan jasmani, kesehatan dan kesegaran jasmani, kemampuan, keterampilan, kecerdasan dan perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis dalam rangka membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan pancasila. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Depdiknas, 2006,hlm. 24), pendidikan jasmani adalah : Media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motoric, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap, mental, emosional, sportivitas, spiritual, sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang. Dari kedua pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan jasmani merupakan pembelajaran yang melibatkan keselarasan antara jiwa dan raga dengan melibatkan kaspek psikomotor, kognitif serta afektif. Pendidikan jasmani yang dilakukan dengan benar akan memberikan efek yang baik terhadap perkembangan pendidikan anak secara lengkap dan keseluruhan, yang meliputi aspek fisik, mental, sosial dan moral peserta didik. Oleh sebab itu, pendidkan jasmani merupakan bagian yang penting dari proses pendidikan, karena dengan penjas yang dilakukan dengan baik, peserta didik 13
2 14 dapat mengembangkan keterampilannya, selain siswa mengembangkan kesehatan hidupnya penjas pula dapat menyumbang pada perkembangan sosial siswa. Pembelajaran penjas dimata peserta didik dipandang lebih menarik, namun disamping hal itu penjas juga memiliki tujuan tersendiri dalam pelaksanaannya. Penjas bukan hanya semata pelajaran pengobat jenuh, tetapi penjas juga memiliki karakter untuk mendidik dan mengembangkan siswa. 2. Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani Ruang lingkup pendidikan jasmani merupakan salah satu faktor utama dalam menyusun strategi belajar mengajar pendidikan jasmani dan kesehatan, karena pendidikan jasmani adalah gerakan yang berpengaruh nyata pada diri siswa, karena dapat berpengaruh besar pada fisik dan mental siswa. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2006, hlm. 25), bahwa ruang lingkup mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut : a. Permainan dan olahraga b. Aktivitas pengembangan c. Aktivitas senam d. Aktivitas ritmik dan aktivitas air e. Pendidikan luar kelas f. Kesehatan Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa ruang lingkup pendidkan jasmani sebagian besar pada aspek fisik dan mental.pendidikan jasmani juga meliputi aspek-aspek tentang permainan, aktivitas, senam, pendidikan luar kelas dan kesehatan. 3. Tujuan Pendidikan Jasmani Ibrahim (2011, hlm, 40).Tujuan pendidikan jasmani adalah untuk jangka pendek yaitu meningkatkan keterlibatan anak dalam aktivitas jasmani, sehingga dapat terbentuk kebiasaan untuk aktif melakukan kegiatan jasmani.pendidikan jasamani juga bertujuan untuk meningkatkan kegembiraan, kepercayaan diri, kegembiraan, dan pengalaman-pengalaman sukses pada diri anak.
3 15 Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2006, hlm. 62). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : a. Mengembalikan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih. b. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik. c. Meletakan landasan moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. d. Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan jasmani adalah meningkatkan pertumbuhan fisik, mengembangkan keterampilan, meningkatkan, kegembiraan, kepercayaan diri, kegembiraan, dan pengalaman-pengalaman sukses pada diri anak. 4. Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pembelajaran pendidikan jasmani merupakan pembelajaran yang melibatkan kondisi jasmani dan kesehatan fisik yang berarti pembelajaran yang membutuhkan kestabilan raga untuk melakukannya.pembelajaran pendidikan jasmani dilakukan disetiap jenjang pendidikan formal termasuk di sekolah dasar. Dalam pembelajaran penjaskes peserta didik lebih banyak aktif bergerak, biasanya siswa di sekolah dasar sangat menyenangi pembelajaran pendidikan jasmani, terutama ketika praktik diluar kelas. Selain melibatkan aspek psikomotor, dalam pembelajara penjaskes juga melibatkan aspek kognitif dan afektif, karena pada hakikatnya ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya, dengan kata lain ketiga aspek perkembangan tersebut merupakan kesatuan jasmani dan rohani. Menurut Ibrahim (2001, hlm. 1) Pengertian pembelajaran pendidikan jasmani adalah : Suatu upaya pendidikan yang dilakukan terhadap anak-anak, agar mereka dapat belajar bergerak, dan belajar melalui gerak, serta kepribadian yang tangguh, sehat jasmani dan rohani. Dalam proses pembelajaran di sekolah, siswa merupakan subyek dan sekaligus
4 16 merupakan titik sentral yang harus mendapatkan perhatian sungguhsungguh. Berdasarkan pemaparan diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran pendidikan jasmani adalah proses pembelajaran yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis oleh pendidik dalam upaya pembentukan dan pengembangan potensi yang dimiliki oleh peserta didik yang melibatkan ketiga aspek yang saling berkaitan yaitu aspek psikomotor, aspek kognitif, aspek apektif dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yang telah direncanakan. B. Pengertian Belajar Belajar adalah hal yang sudah tidak asing didengar oleh manusia.belajar merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dan kegiatan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari manusia belajar banyak hal yang dimaksudkan untuk mengetahui apa yang belum diketahui, memperbaiki halhal yang kurang baik sehingga terciptalah suatu proses perubahan tingkah laku dari hasil manusia belajar. Menurut Djumarah (2011, hlm.13) mengemukakan bahwa belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh sesuatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor.dari pengertian tersebut jelas bahwa belajar diperlukan untuk perubahan tingkah laku individu. Dari pengertian mengenai belajar seperti yang dikemukakan diatas, dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan proses perubahan tingkah laku individu dari hasil interaksi dari lingkungannya dengan melibatkan unsur jiwa dan raga. 1. Ciri-Ciri Belajar Belajar merupakan aktivitas untuk menambah pengetahuan, keterampilan, sikap nilai, belajar secara hakikatnya ialah perubahan tingkah laku yang memiliki ciri-ciri tersendiri. Menurut sebagai berikut : Djumarah (2011, hlm. 15). belajar memiliki ciri-ciri yaitu a. Perubahan terjadi secara sadar Individu yang melakukan proses belajar, ia harus menyadari adanya perubahan yang terjadi dalam dirinya setelah melakukan proses belajar.
5 17 b. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Perubahan yang terjadi pada individu akan menyebabkan perubahan selanjutnya dan berguna bagi kehidupan dan proses belajar berikutnya. c. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Individu yang melakukan banyak usaha belajar maka akan banyak pula perubahan yang akan didapatkan. Perubahan bersifat aktif berarti bahwa perubahan dilakukan karena usaha oleh individu itu sendiri, tidak terjadi secara sendiriya, tetapi karena ada usaha yang dilakukan individu. d. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara Perubahan dalam individu sebagai akibat hasil belajar bersifat permanen yang berarti kan bersifat menetap. e. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perubahan tingkah laku yang dialami setelah belajar terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai, perubahan bersifat terarah pada tingkah laku yang benar-benar disadari oleh individu yang melakukannya. f. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Individu yang mengalami perubahan setelah proses belajar meliputi perubahan tingkah laku secara keseluruhan dalam sikap kebiasaan, keterampilan, pengetahuan dan sebagainya. g. Prinsip Prinsip Belajar Prinsip-prinsip belajar dapat membantu guru dalam melakukan proses pembelajaran yang tepat sehingga dapat menghindarkan guru dari tindakan yang dapat menyebabkan siswa terhambat dalam pencapaian target belajar. C. Permainan Bola Voli Permainan bola voli sekarang sudah terkenal sebagai cabang olahraga yang di gemari oleh semua lapisan masyarakat dari anak-anak sampai orang dewasa baik di perkotaan maupun pedesaan. Di sekolah dasar permainan bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang diajarkan melalui mata pelajaran pendidikan jasmani. Dalam pembelajaran siswa diajarkan tentang bagaimana teknik yang benar dalam permainan bola voli dan melakukan gerakan keterampilan dasar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Permainan bola voli adalah salah satu salah satu cabang olahraga permainan yang dilakukan pada lapangan dengan ukuran 9 meter x 18 meter. Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari dari poros garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5cm dan untuk ukuran tinggi net putra yaitu 2,42 meter dan tinggi net putri yaitu 2,24 meter. Permainan ini dimainkan oleh dua regu, setiap regu berjumlah enam orang. Bola voli memiliki lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut sekitar 0.30 hingga kg/cm 2.
6 18 Permainan bola voli dimainkan oleh dua regu yang setiap regu berusaha untuk dapat memukul dan menjatuhkan bola ke dalam lapangan lawan.bola boleh dipukul dengan tangan maupun anggota tubuh lainnya dengan pantulan yang sempurna dengan peraturan yang telah ditetapkan.dalam permainan bola voli harus memperhatikan dan harus mempunyai beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain bola voli antara lain servis, passing, smash, dan block. Permainan ini dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari enam orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu. Dalam sebuah tim, terdapat empat peran penting, yaitu toser (setter), spiker (smash), libero dan defender (pemain bertahan). Toser atau pengumpan adalah orang yang bertugas mengumpankan bola kepada pemain lain dan mengatur jalannya suatu permainan. Spike bertugas memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bebas keluar masuk dalam permainan, tetapi tidak boleh melakukan smash ke sebrang net. Defender adalah pemain yang bertahan untuk menerima serangan lawan. Menurut (Setiadi,2011, hlm, 3).Permainan bola voli merupakan permainan dengan bola sebagai alat yang permainanannya.cara memainkan permainan ini, yaitu dengan memantul-mantulkan bola menggunakan lengan atau anggota badan lainnya. Menurut (Warsidi,2010, hlm. 1).Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan.setiap grup memiliki enam pemain.terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain. Dari pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian bola voli ialah permainan yang sangat memasyarakat karena permainan ini sangat murah dan menyenangkan yang dilakukan oleh dua regu dengan dimainkan oleh enam pemain untuk masing-masing regu yang dibatasi oleh net.dalam memvoli bola hanya diperkenankan menyentuh bola sebanyak tiga kali dengan tujuan akhir menjatuhkan bola di daerah lawan sampai pada poin yang telah ditentukan.
7 19 D. Teknik Dasar Bola Voli Menurut Setiadi (2011, hlm, 7-9). Teknik dasar adalah : Merupakan suatu proses gerakan yang dibutuhkan dalam praktik dengan cara yang paling efektif dan efisien, dengan kata lain bahwa penguasaan teknik yang lebih baik mempunyai pengaruh pada peningkatan prestasi bola voli. Teknik dalam bola voli ada dua macam, yaitu : 1. Teknik Tanpa Bola a. Sikap siap atau penjagaan Berdiri dengan kaki yang satu di depan kaki yang lain, kedua kaki dibuka selebar bahu kedua lutut ditekuk sampai membentuk sudut 135, kedua tangan ditekuk diletakan rileks di depan tubuh, badan condong ke depan sampai tumit sedikit terangkat. Teknik dasar dalam sikap penjagaan dan pergerakan terbagi menjadi tiga macam yaitu : 1) Sikap penjagaan rendah, yaitu sikap yang digunakan untuk menghadapi serangan dari lawan. 2) Sikap penjagaan pertengahan, yaitu sikap yang sering digunakan untuk menghadapi servis dari pihak lawan. 3) Sikap penjagaan tegak, yaitu sikap penjagaan yang digunakan untuk istirahat, sambil mengawasi jalannya bola. b. Teknik pengambilan posisi yang tepat dan benar. 1) Gerak langkah kaki kedepan, kebelakang, kesamping kiri dan kesamping kanan. 2) Langkah kaki dengan awalan smash dan awalan block. 3) Bergulir kesamping dan bergulir kebelakang. 4) Gerak meluncur. 5) Gerak tipuan. c. Gerak dasar tanpa bola yang perlu dilakukan. 1) Gerak dasar bergerak maju. 2) Gerak dasar bergerak mundur. 3) Gerak dasar bergerak kesamping kiri atau kanan. 4) Gerak dasar meloncat. 5) Gerak dasar bergerak membungkuk. d. Cara Pergerakan. Pergerakan dalam permainan bola voli adalah cara bergerak ke arah bola yang disesuaikan dengan jarak antara pemain dengan bola. Gerak dasar ini merupakan landasan bagi pelaksanaan teknik dasar bola voli.selain itu, bertujuan untuk meningkatkan kelincahan dalam ketepatan bermain bola voli. e. Teknik Dengan Bola Teknik dengan bola yaitu : 1) Service. 2) Passing dan umpan.
8 20 3) Serangan (Spike) 4) Bendungan (Block) E. Passing Bawah Passingbawah adalah mengumpan bola dengan tujuan mengoper bola tersebut ke pemain regunya untuk dimainkan lagi dalam regunya sendiri sampai tiga kali.dengan demikian, passing pada umumnya adalah mengumpan bola pertama setelah menerima bola dari pihak lawan. Menurut (Warsidi,2010,hlm.7).Passing bawah adalah pengambilan bola dengan posisi tubuh jongkok, lutut agak ditekuk, tangan dirapatkan dan lengan diayunkan untuk mendapat umpan yang baik. Menurut (Somantri dan Sujana, 2009, hlm. 26).Passing bawah merupakan sikapseseorang pada saat menerima bola, kemampuan seseorang untuk melakukan passing sangat diperlukan, karena dengan melakukan teknik yang baik sebuah tim dapat menyerang lawan dengan baik. Menurut (Yunus, 1992, hlm, 79).Passing bawah adalah mengoperkan bola kepada teman sendiri dalam satu regu dengan suatu teknik tertentu, sebagai langkah awal untuk menyusun pola serangan kepada regu lawan. Jadi dapat disimpulkanpassing adalah mengumpan bola dengan tujuan mengoper bola tersebut ke pemain regunya untuk dimainkan lagi dalam regunya sendiri sampai tiga kali. Dengan demikian, passing pada umumnya adalah mengumpan bola pertama setelah menerima bola dari pihak lawan.passing harus dilakukan dengan baik jika timnya ingin memperoleh kemenangan, karena passing merupakan titik awal sebuah penyerangan. Bila bola yang dipassing jelek, pengumpan akan mengalami kesulitan untuk menempatkan bola yang terbaik bagi para penyerang. Pembelajaran passing bawah dalam bola voli adalah keterampilan penerimaan dan operan bola yang paling mudah dan aman terutama untuk siswa sekolah dasar sebagai pemula dalam permainan bola voli, sehingga menciptakan permainan yang menarik dan enak untuk ditonton. Dalam pembelajaran di sekolah dasar tentang gerak dasar passing bawah dalam permainan bola voli di samping dapat meningkatkan kemampuan, juga merupakan penghasil unsur dan nilai positif seperti: unsur
9 21 kerja sama, unsur keterampilan gerak, dan nilai kesehatan yang bermanfaat bagi perkembangan peserta didik tersebut. F. Jenis jenis Passing Bawah 1. Passing bawah dua tangan. Passing bawah dua tangan adalah passing dari bawah digunakan apabila bola yang datang di bawah ketinggian dada. 2. Passing bawah satu tangan. Passing bawah satu tangan adalah passing yang dilakukan dengan rolling ke samping, baik roll ke kiri maupun roll ke kanan dan bola agak jauh. 3. Passing bawah bergulir ke samping satu tangan. Passing bawah ini dilakukan apabila bola jauh di samping badan dan tangan menjangkaunya dengan berguling ke samping. 4. Passing bawah meluncur ke depan. Passing bawah ini dilakukan apabila bola berada jauh sekali dengan posisi badan dengan cara melompat ke depan dan akhiri dengan meluncur. Menurut (Setiadi, 2011,hlm.20). jenis-jenis passing bawah yaitu passing bawah meluncur ke depan, passing berguling ke samping, passing satu tangan dan passing dua tangan. G. Keuntungan Memainkan Bola Dengan Passing Bawah Menurut Setiadi (2011, hlm, 18). Keuntungan memainkan bola dengan passing bawah adalah : 1. Bagi yang baru belajar bermain bola voli, tidak akan merasa takut mengalami cedera jari-jari tangan sewaktu memainkan bola. 2. Bola yang datang cepat menjadi lemah 3. Lebih muda diterima oleh kawan seregu yang ditugaskan sebagai pengumpan. 4. Jarang terjadi pukulan ganda, karena itu tidak mudah disalahkan (foult). H. Teknik Passing Bawah Pada teknik passing bawah dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap pertama, ambil sikap siap normal dalam posisi, yaitu kedua lutut ditekuk dengan badan sedikit dibungkukkan ke depan, berat badan bertumpu pada kedua kaki, sikap sedikit jongkok sambil kaki dibuka kedua tangan rapat dan berjulur lurus, sikap tubuh merendah, dengan kedua lengan bawah seperti mengangkat, kedua
10 22 tangan saling terkait.tahap kedua, ayunkan kedua lengan ke arah bola, dengan sumbu gerak 17 pada sendi bahu, dan siku benar-benar dalam keadaan lurus.perkenaan bola pada lengan bawah di atas pergelangan tangan di bawah siku, lengan diayunkan, dan diangkat untuk mengarahkan bola.tahap ketiga, gerakan lanjutan setelah ayunan lengan mengenai bola, kembali mengambil sikap siap normal. Menurut Setiadi (2011, hlm,18-20) teknik passing bawah adalah : Ketika melakukan passing bawah telapak tangan harus disatukan dengan ibu jari dalam posisi sejajar, kedua siku diputar ke arah dalam sehingga bagian lengan yang datar dan lembut menghadap ke arah datangnya bola.passing bawah merupakan teknik yang relatif mudah bila pemain bermain mendekati bola terlebih dahulu.dengan demikian inti dari gerakan passing bawah tersebut adalah sebagai berikut. 1. Persiapan. a. Bergerak ke arah bola. b. Genggam jari tangan. c. Kedua tungkai meregang santai, bahu terbuka lebar. d. Tekuk lutut, tahan tubuh dalam posisi rendah. e. Bentuk landasan dengan lengan. f. Ibu jari sejajar, siku terkunci. g. Lengan sejajarar paha, punggung lurus. h. Pandangan ke arah bola 2. Pelaksanaan a. Terima bola didepan badan. b. Kaki sedikit dilulurkan, lengan jangan diayunkan. c. Alihkan berat badan ke depan. d. Pinggul bergerak ke depan. e. Perhatikan saat bola menyentuh lengan. 3. Gerakan lanjutan. a. Jari tangan tetap digenggam, siku tetap terkunci. b. Landasan mengikuti bola ke sasaran. c. Pindahkan berat badan kearah sasaran. d. Perhatikan bola saat menyentuh lengan. I. Variasi Passing Bawah Pada saat melakukan passing bawah dalam situasi permainan, jarak bola dengan badan tidak selalu dalam keadaan ideal untuk melalukan passing bawah dengan posisi normal. Menurut (Yunus, 1992, hlm, 79-80) secara garis besar passing bawah terdiri dari :
11 23 1. Passing bawah ke depan pada bola rendah (Crouching Underhand Pass). Kunci pelaksanaannya cepat merendah dan bergerak ke bawah bola rendah. 2. Passing bawah bergeser diagonal 45 ke depan (45 Degree Diagonal Underhand Pass). Kunci pelaksanaannya jangan lari menghadap bola, gunakan langkah silang atau langkah samping. 3. Passing bawah pada bola jauh ke samping badan (Underhand Pass Hitting Ball Away From Body). Kunci pelaksanaannya melangkah panjang ke samping depan diagonal 45 dengan merendah. 4. Passing bawah dengan bergerak mundur (Bachward Underhan Pass). Jika bola datang relative tinggi (setinggi dada) dan akan diterima dengan passing bawah, maka didahului dengan langkah mundur. 5. Passing bawah dengan bergerak mundur diagonal 45 (45 Degree Diagonal Bachward Underhand Pass). Kunci pelaksanaannya pusatkan pandangan ke arah bola, gunakan langkah silang diagonal ke belakang sambil merendahkan badan. 6. Passing bawah ke belakang (Underhand Back Pass). Kunci pelaksanaannya putar badan dengan cepat, dengan badan merendah, ayunkan lengan ke arah bola. Kontak bola dengan lengan dilakukan saat sudut di antara lengan dengan badan. J. Kesalahan Dalam Teknik Passing Bawah Adapun kesalahan yang sering ditemukan dilapangan yang biasa terjadi dalam permainan bola voli siku tertekuk, perkenaan bola terlalu tinggi (lebih tinggi dari perkenaan normal). Bola akan terpantul vertikal atau justru kebelakang atas.sudut datang arah bola terhadap lengan tidak lurus sehingga pantulan tidak sempurna.gerakan ayunan terlalu kuat.lengan tidak lurus dan tidak memegang kuat sehingga saat pelaksanaan pembelajaran passing bawah pada siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan. Menurut Setiadi (2011, hlm, 19-20). Beberapa kesalahan yang sering terjadi pada saat melakukan passing bawah : 1. Ketika menerima bola lengan terlalu tinggi, kemudian lanjutan lengan berada diatas bahu. 2. Tubuh terlalu rendah karena pinggang ditekuk sehingga operan terlalu rendah dan kencang. Seharusnya yang ditekuk adalah lutut. 3. Lengan terpisah sesaat, sebeleum, pada saat, atau sesaat sesudah menerima bola. 4. Bola mendarat di lengan daerah siku.
12 24 K. Hasil Temuan Penelitian yang Relevan 1. Udin Sholahudin (2010) yang berjudulmeningkatkan Passing Atas Melalui Pantulan Bola Dengan Menggunakan Media Tembok Pada Permainan Bola Voli Siswa Kelas V Sdn Ciburuan Kecamatan Tanjung Medar yang menunjukan peningkatan terhadap keteramilan passing atas pada siswa setiap akhir pembelajaran yaitu dari data awal ketuntasan belajar siswa hanya 35% dan hasil keterampilan passing atas pada siklus tiga meningkat mencapai 100%. 2. Dadang Hermawan (2014) yang berjudul Meningkatkan Gerak Dasar Passing Bawah Melalui Permainan Memantulkan Bola Dalam Permainan Bola Voli Pada Siswa kelas IV SD yang menunjukan peningkatan terhadap keterampilan passing bawah dari data awal adalah 50,4% dan hasil keterampilan passing atas pada siklus tiga meningkat mencapai 90,9%. 3. Egi Bayu Trisno (2014) yang berjudul Meningkatkan Pembelajaran Gerak dasar Passing Atas Permainan Bola Voli Melalui Permainan Pantulan Bola yang menunjukan peningkatan terhadap keterampilan passing atas dari data awal adalah 47,75% dan keterampilan passing atas pada siklus tiga meningkat mencapai 100%. 4. Topik Hidayat (2014) yang berjudul Penerapan Model pembelajaran Pendekatan Taktis Untuk Meningkatkan Gerak Dasar Passing Bawah Pada Permainan Bola Voli Siswa Kelas V Sdn BuahDua II Kecamatan BuahDua Kabupaten Sumedang yang menunjukkan peningkatan terhadap keterampilan passing bawah dari data awal 54,5% dan keterampilan passing bawah pada siklus tiga mengalami peningkatan menjadi 95%. L. Hipotesis Tindakan Berdasarkan kajian pustaka dan landasan teoritis sesuai dengan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaransebagai berikut : Jika pembelajaran passing bawah melalui bola pantul, maka kemampuan gerak dasar siswa kelas V SDN Cimeuhmal Kecamatan TanjungsiangKabupaten Subang meningkat.
Permainan Bola Voli. 1. Sejarah Permainan Bola Voli. 2. Pengertian Bola Voli. 3. Lapangan Bola Voli
B Permainan Bola Voli Apakah kamu menyukai permainan bola voli? Sebenarnya permainan bola voli telah memasyarakat. Apakah kamu telah dapat melakukan gerak dasar permainan bola voli dengan benar? Ayo kita
PEMBELAJARAN TEHNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLLI OLEH SUARDI. B
PEMBELAJARAN TEHNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLLI OLEH SUARDI. B Latar Belakang Pendidikan Jasmani merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktifitas jasmani dan direncanakan secara sistimatis dan bertujuan
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pendidikan Jasmani 1. Pengertian Pendidikan Jasmani Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang diajarkan di sekolah dasar mempunyai peranan yang sangat penting yaitu memberi
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. Pada mulanya permainan bola voli diberi nama Minonette oleh penemu
1 BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Kajian Teoritis 2.1.1 Hakekat Permainan Bola Voli Pada mulanya permainan bola voli diberi nama Minonette oleh penemu William G. Morgan yang berasal dari
BAB I PERMAINAN BOLA BESAR. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 1
BAB I PERMAINAN BOLA BESAR Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 1 PERMAINAN BOLA BESAR Permainan bola besar melalui permainan sepak bola Permainan bola besar melalui permainan bola voli Permainan
BAB II KAJIAN PUSTAKA. dua kelompok yang akan saling bertanding, dimana setiap kelompok
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Deskripsi Teori 1. Hakikat Permainan Bola Voli Permainan bola voli merupakan permainan beregu yang terdiri dari dua kelompok yang akan saling bertanding, dimana setiap kelompok
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran
BAB I PENDAHULUAN. dimana terdiri dari dua tim beranggotakan masing-masing tim terdiri dari enam
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bola voli adalah salah satu olahraga permainan yang menggunakan bola dimana terdiri dari dua tim beranggotakan masing-masing tim terdiri dari enam orang. Olahraga
BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pembelajaran akan berlangsung baik hingga mencapai hasil yang baik pula.
BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1. Kajian Teori 2.1.1. Metode Jigsaw Secara umum metode merupakan suatu cara untuk melangsungkan proses belajar mengajar sehingga tujuan dapat dicapai. Metode
Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas
Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas Kekuatan otot adalah tenaga, gaya, atau tegangan yang dapat dihasilkan oleh otot atau sekelompok otot pada suatu kontraksi dengan beban maksimal. Otot-otot tubuh
II. TINJAUAN PUSTAKA. Hampir para ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsirannya tentang
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Belajar Mengajar Hampir para ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsirannya tentang belajar. Belajar adalah modifikasi atau memperteguhkan kelakuan melalui pengalaman.
Alat permainan. 1. Lapangan permainan
Bola voli Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masingmasing grup memiliki enam orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masingmasing grup
I. PENDAHULUAN. bertanggung jawab serta sehat jasmani dan rohani. Oleh karena itu sekolah
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sekolah merupakan salah satu wadah yang berfungsi untuk mengembangkan dan meningkatkan pribadi anak yang beriman, cerdas, disiplin, terampil, bertanggung jawab serta sehat
2.4.1 Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik Menunjukkan perilaku disiplin selama pembelajaran.
I. Penilaian 1. Instrumen Penilaian sikap Indikator : 1.2.1 Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta. 2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab.
I. PENDAHULUAN. banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Permainan bola basket memiliki
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bola basket adalah salah satu cabang olahraga yang termasuk populer dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Permainan bola basket memiliki karakteristik tersendiri,
Tak Cuma Spiker. Written by Administrator Friday, 10 December :43
Bola voli merupakan olah raga permainan dimana sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah tim bekerja sama bersaing melawan tim musuh untuk merebut sebuah poin. Untuk itu, kita coba ngulik fungsi para
BAB I PENDAHULUAN. dilakukan secara terencana akan meningkatkan kebugaran jasmani seseorang.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Olahraga merupakan salah satu bagian terpenting dari aktifitas fisik manusia yang berpengaruh terhadap perkembangan fisik dan mental. Kegiatan olahraga yang dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Olahraga Bolavoli merupakan cabang olahraga permainan yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Olahraga Bolavoli merupakan cabang olahraga permainan yang membutuhkan teknik, strategi, dan kemampuan individu pemain, karena cabang olahraga ini merupakan
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN PENGUJIAN HIPOTESIS
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN PENGUJIAN HIPOTESIS A. KAJIAN TEORITIS 1. Hakikat Permainan Bola Voli Permainan bola voli sering kita lihat di layar televisi maupun di sekitar lingkungan. Permainan beregu ini
BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pemberi bola kepada si pemukul. Namun pada permaianan kippers si pemukul
BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Kajian Teoritis. 2.1.1 Hakikat Permainan Kippers Pada dasarnya permaianan kippers sama dengan permainan kasti, baik dari segi teknik melempar, menangkap,
PENERAPAN MODEL PKTB DAN PKDLB DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI. Indra Kasih Irvan Darmawan
PENERAPAN MODEL PKTB DAN PKDLB DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI Indra Kasih Irvan Darmawan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia Correspondence:
II. TINJAUAN PUSTAKA. Hampir para ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsirannya tentang belajar.
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Belajar Dan Pembelajaran Hampir para ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsirannya tentang belajar. Belajar adalah modifikasi atau memperteguhkan kelakuan melalui pengalaman.
TINJAUAN PUSTAKA. ini, belajar adalah merupakan salah satu proses suatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau hasil
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Belajar Mengajar Hampir para ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsirannya tentang belajar. Belajar adalah modifikasi atau memperteguhkan kelakuan melalui pengalaman.
BAB II KAJIAN TEORI KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS. sesungguhnya akandigunakan sebagai teknik pemberian atau penyajian
BAB II KAJIAN TEORI KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Teori 2.1.1 Hakikat Passing Atas Suhadi, Sujarwo (2009: 37)mengemukakan bahwa: passing atas adalah suatu teknik dasar dalam permainan bolavolidimana
Kata kunci: Pendekatan perlombaan dengan media sasaran, passing dada dalam bola basket.
ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DADA MELALUI PENDEKATAN PERLOMBAAN DENGAN MEDIA SASARAN PADA SISWA KELAS V SDN PANYINGKIRAN III KABUPATEN SUMEDANG Oleh Juariah NIP. 1963 0120 1984 1020 03 Menyikapi
BAB I PENDAHULUAN. badan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Manusia sadar dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang selalu melakukan aktifitas jasmani, aktifitas itu berupa gerak yang membutuhkan keaktifan setiap anggota badan sesuai
TEKNIK PASING BAWAH. Oleh : Sb Pranatahadi
TEKNIK PASING BAWAH Oleh : Sb Pranatahadi Teknik Pasing Bawah Dua Tangan Terima Servis Float Teknik pasing bawah dua tangan untuk terima servis float, dan untuk bertahan terhadap smes sangat berbeda. Bola
A. Daya Tahan dan Kekuatan Otot
Kebugaran jasmani harus dipenuhi oleh setiap orang. Kebugaran jasmani merupakan pendukung keberhasilan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Latihan kebugaran jasmani meliputi daya tahan, kekuatan, kelenturan,
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam melaksanakan fungsi-fungsi kehidupan manusia tidak akan lepas dari pendidikan, karena pendidikan berfungsi untuk meningkatkan kualitas manusia, baik sebagai individu
Berilah tanda silang ( x ) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling benar!
Berilah tanda silang ( x ) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling benar! 1. Berikut ini yang bukan merupakan bagian dari teknik permainan bola voli adalah... a. block d. smash b. service e. passing
Teknik Dasar Permainan Bola Basket Beserta Gambarnya
Teknik Dasar Permainan Bola Basket Beserta Gambarnya A. PASSING DAN CATCHING Passing atau operan adalah memberikan bola ke kawan dalam permainan bola basket. Cara memegang bola basket adalah sikap tangan
BAB II KAJIAN TEORI DAN PUSTAKA. Implementasi adalah proses untuk memastikan terlaksananya suatu. kebijakan dan tercapainya kebijakan tersebut.
14 BAB II KAJIAN TEORI DAN PUSTAKA A. Kerangka Teori 1. Pengertian Implementasi a. Pengertian implementasi Implementasi adalah proses untuk memastikan terlaksananya suatu kebijakan dan tercapainya kebijakan
I. PENDAHULUAN. kemampuan yang dilakukan di dalam maupun di luar sekolah yang. berlangsung seumur hidup. Pendidikan Jasmani merupakan bagian integral
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan suatu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan yang dilakukan di dalam maupun di luar sekolah yang berlangsung seumur hidup. Pendidikan
OLAHRAGA PILIHAN SEPAKTAKRAW
BAHAN AJAR MATA KULIAH OLAHRAGA PILIHAN SEPAKTAKRAW Oleh Drs. H. M. Husni Thamrin, M.Pd Disampaikan untuk memenuhi tugas mandiri dalam rangka Pelatihan APPLIED APPROACH (AA) Universitas Negeri Yogyakarta
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Mungkid : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMP Negeri Mungkid Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Pokok Bahasan : Passing bawah bola volli Kelas/Semester : VII / Alokasi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP/MTs :... Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : VII (Tujuh )/1 (satu) Alokasi Waktu : 6 x 40 menit (3 x pertemuan ) A. Standar
Peta Konsep GERAK RITMIK
Gerak Ritmik Apakah kamu tahu tentang senam aerobik? Senam aerobik termasuk salah satu senam ritmik. Senam aerobik biasanya diiringi dengan musik dan dipandu oleh instruktur. Mengapa banyak orang yang
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN
1 BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Kajian Teoritis 2.1.1. Hakikat Permainan Bola Voli Permainan bola voli adalah permainan yang unik dan kompleks yang tidah mudah dilakukan oleh setiap
II. TINJAUAN PUSTAKA. Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pendidikan Jasmani Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai perseorangan atau anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai
BAB I PENDAHULUAN. melakukan teknik- teknik gerakan yang sesuai dengan peraturan permainan. ekstrakurikuler maupun diluar kegiatan tersebut.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Permainan bola voli dalam perkembangannya semakin dapat diterima dan digemari oleh masyarakat, gejala ini terjadi karena permainan bola voli merupakan olahraga
Sepak Bola. 1. Lapangan dan Peralatan Sepak Bola
Sepak Bola Sepak bola termasuk salah satu permainan bola besar. Sepak bola merupakan olahraga yang paling akbar di dunia. Setiap kejuaraan sepak bola akan mengundang banyak penonton. Jumlah penonton sepak
TEKNIK LANJUT BOLAVOLI
TEKNIK LANJUT BOLAVOLI Oleh: Sb Pranatahadi. M.Kes. AIFO. JURUSAN PENDIDIKAN KEPELATIHAN FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Teknik lanjut sebaiknya dilatihkan setelah menguasai teknik
HUBUNGAN KOORDINAS MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN PASSING ATAS SISWA SMP NEGERI 1 LEBONG UTARA KABUPATEN LEBONG. Feby Elra Perdima, M.
HUBUNGAN KOORDINAS MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN PASSING ATAS SISWA SMP NEGERI 1 LEBONG UTARA KABUPATEN LEBONG Feby Elra Perdima, M.Pd Correspondence: Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
BAB I PENDAHULUAN. Olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang sudah
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang sudah berkembang di masyarakat luas, baik di klub-klub, kantor-kantor, desa-desa, maupun sekolah-sekolah.
LAMPIRAN 1. INSTRUMEN PENELITIAN Test of Gross Motor Development 2 (TGMD-2)
LAMPIRAN 1 INSTRUMEN PENELITIAN Test of Gross Motor Development 2 (TGMD-2) Tes ini memiliki total 12 keterampilan. Untuk 6 keterampilan pertama saya akan meminta anak untuk berpindahdarisatutempatketempat
I. PENDAHULUAN. Sepaktakraw merupakan olahraga permainan asli dari Indonesia. Awal
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sepaktakraw merupakan olahraga permainan asli dari Indonesia. Awal mulanya permainan ini dikenal dengan istilah sepakraga. Sepaktakraw dimainkan di atas lapangan yang
terdiri dari Langkah Berirama terdiri dari Latihan Gerak Berirama Senam Kesegaran Jasmani
Gerak Berirama Gerak berirama disebut juga gerak ritmik. Gerak ini dilakukan dalam gerakan dasar di tempat. Contoh dari gerakan yang berirama adalah gerak jalan, menekuk, mengayun, dan sebagainya. Ayo
BAB I PENDAHULUAN. kemudian di susun secara sistematik dalam bentuk kegiatan belajar mengajar
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan yang menunjang perkembangan siswa melalui kegiatan fisik. Hal ini kemudian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bola voli merupakan media untuk mendorong. pertumbuhan fisik, perkembangan piksi, keterampilan motorik, pengetahuan dan
1 2.1 Hakikat Permainan Bola voli BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pendidikan dasar bola voli merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan piksi, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran,
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tuntutan jaman yang semakin maju, menyebabkan pola pendidikan dituntut untuk lebih baik dan berkembang. Berbagai macam upaya dilakukan pemerintah agar mutu pendidikan
SKRIPSI Oleh TRI AGUNG BAGUS K K FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA OKTOBER 2015.
1 UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI MELALUI PENERAPAN ALAT BANTU PADA SISWA KELAS XI MM 2 SMK NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Oleh TRI AGUNG BAGUS K K5610079 FAKULTAS
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Olahraga voli merupakan salah satu cabang olahraga yang memasyarakat di Indonesia. Permainan ini sudah sangat populer dan digemari oleh masyarakat, dapat dibuktikan
BAB I PENDAHULUAN. Olahraga menjadi suatu kebutuhan hidup masyarakat di zaman modern
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Olahraga menjadi suatu kebutuhan hidup masyarakat di zaman modern sekarang, dalam pelaksanaannya terdapat unsur bermain, ada rasa senang, dilakukan pada waktu
BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUA PUSTAKA
A. Deskriptif Teori BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUA PUSTAKA 1. Pengertian Permainan Bolavoli Permainan bolavoli adalah permainan beregu yang menuntut adanya kerjasama dan saling pengertian dari masing-masing
BAB V KEBUGARAN JASMANI. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 117
BAB V KEBUGARAN JASMANI Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 117 Kebugaran jasmani merupakan alat pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, juga merupakan upaya untuk meningkatkan dan
BAB II KAJIAN TEORITIS
BAB II KAJIAN TEORITIS A. Hakikat Pendidikan Jasmani a. Pengertian Pendidikan Jasmani Pendidikan Jasmani merupakan salah satu merupakan bagian dari pendididkan (Indra, 2001, hlm.18). Tujuannya untuk mengembangkan
BAB I PENDAHULUAN. smash, dimana hal yang mempengaruhi kemampuan smash adalah power otot
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua regu berlawanan, masing-masing regu memiliki enam orang pemain. Bola voli merupakan olahraga yang
BAB II KAJIAN PUSTAKA. mencapai tujuan yang diharapkan, maka semakin cakap orang tersebut
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Deskripsi teori 1. Pengertian Keterampilan Keterampilan adalah derajat keberhasilan yang konsisten dalam suatu tujuan dengan efisien dan efektif. Semakin tinggi kemampuan seseorang
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS. teknik-teknik dasar dan teknik-teknik lanjutan untuk bermain bola voli secara
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Teoritis 2.1.1 Hakikat Bola Voli Permainan bola voli merupakan suatu permainan yang kompleks yang tidak mudah untuk dilakukan oleh setiap orang. Diperlukan
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. bola di udara bolak-balik di atas jaring/net,dengam maksud menjatuhkan bola di
2.1 Kajian Teoritis BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1.1 Hakikat Permainan Bola Voli Permainan bola voli merupakan suatu cabang olahraga berbentuk memvoli bola di udara bolak-balik di atas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA Negeri 1 Godean : Penjasorkes : XII/Satu : Permainan Bola Basket : 6 JP (6 X 45 menit) A.
BAB I PENDAHULUAN. Secara umum pembinaan olahraga di Indonesia diarahkan untuk
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Secara umum pembinaan olahraga di Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan kesehatan seluruh masyarakat, sedangkan secara khusus pembinaan
BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS. Permainan bola voli merupakan suatu permainan yang kompleks yang tidak
7 BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS 2.1 Hakikat Bola Voli Permainan bola voli merupakan permainan yang menyenangkan. Permainan bola voli merupakan suatu permainan yang kompleks yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Demi menghadapi perkembangan jaman dan teknologi yang semakin pesat sudah semestinya manusia menyadari arti penting hidup sehat. Hidup sehat dapat tercapai melalui berbagai
TINJAUAN PUSTAKA. Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari sistem pendidikan, mata pelajaran ini
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Hakikat Pendidikan Jasmani Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari sistem pendidikan, mata pelajaran ini berorientasi pada pelaksanaan misi pendidikan melalui aktivitas
BAB I PENDAHULUAN. Orientasi olahraga telah bergerak melewati batas kemampuan logika
1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Orientasi olahraga telah bergerak melewati batas kemampuan logika manusia. Sudut pandang manusia telah menyoroti perkembangan olahraga dengan pemanfaatan ilmu
2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
I. Penilaian 1. Instrumen Penilaian sikap Indikator : 1.2.1 Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta. 2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab.
DRAFT 2 MARET 2016 BAB I PERMAINAN BOLA BESAR. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 1
DRAFT 2 MARET 2016 BAB I PERMAINAN BOLA BESAR Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 1 PERMAINAN BOLA BESAR Permainan bola besar menggunakan permainan sepakbola Permainan bola besar menggunakan permainan
I. PENDAHULUAN. layak dan sejahtera, hal ini menuntut manusia untuk bekerja keras demi mencapai
I. PENDAHULUAN A. Latar belakang Era globalisasi mengakibatkan peningkatan pemenuhan kebutuhan hidup yang layak dan sejahtera, hal ini menuntut manusia untuk bekerja keras demi mencapai cita-cita. Oleh
Untuk dapat bermain sepaktakraw dengan baik, seseorang dituntut untuk mempunyai
Mata Kuliah : Sepaktakraw Kode Mata Kuliah : PJM 111 Materi: Teknik Dasar Sepaktakraw Teknik Dasar Sepaktaraw Untuk dapat bermain sepaktakraw dengan baik, seseorang dituntut untuk mempunyai kemampuan atau
I. KAJIAN PUSTAKA. manusia dan menghasilkan pola-pola prilaku individu yang bersangkutan.
I. KAJIAN PUSTAKA A. Pendidikan Jasmani Pendidikan Jasmani merupakan bagian dari pendidikan (secara umum) yang berlangsung melalui aktifitas yang melibatkan mekanisme gerak tubuh manusia dan menghasilkan
BAB I PENDAHULUAN. sadar melalui pendidikan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan siswa untuk
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembelajaran pendidikan jasmani adalah suatu kegiatan pembelajaran yang didalam pengajarannya menekankan aktifitas gerak dan jasmani serta usaha yang dilakukan
Rangkuman Materi Penjasorkes UTS Semester
----------Rangkuman Materi Penjasorkes UTS Semester 5---------- Tenis Lapangan A. Pengertian dan Sejarah Tenis Lapangan Tenis lapangan adalah permainan yang menggunakan raket untuk memukul bola melewati
BAB I PENDAHULUAN. istilah Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Pendidikan jasmani
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pendidikan olahraga di sekolah-sekolah, saat ini lebih dikenal dengan istilah Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Pendidikan jasmani sebagai komponen
BAB III METODE PENELITIAN. mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara. pada ketepatan dalam penggunaan metode.
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penggunaan metode penelitian dalam penelitian harus tepat sasaran dan mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah agar
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Olahraga mempunyai arti yang penting dalam usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan olahraga tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. kesempatan mengumpan bola (passing) diarena sendir, sebelum
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1. KAJIAN TEORITIS 2.1.1. Hakikat Permainan Bola Voli Bola voli merupakan permainan yang unik yang unik, dimana bola diupayakan selama mungkin terbang/melayang,
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari sistem pendidikan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan
BAB I PENDAHULUAN. olahraga yang paling digemari di dunia. Permainan ini bisa dilakukan oleh semua
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Saat ini permainan bola voli sudah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang paling digemari di dunia. Permainan ini bisa dilakukan oleh semua kalangan
II. TINJAUAN PUSTAKA. aktif, sistematis dan intregativ untuk menciptakan perubahan-perubahan dalam
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Hakikat Belajar dan Pembelajaran Belajar adalah segala proses atau usaha yang dilakukan secara sadar, sengaja, aktif, sistematis dan intregativ untuk menciptakan perubahan-perubahan
BENTUK-BENTUK LATIHAN MULTILATERAL
BENTUK-BENTUK LATIHAN MULTILATERAL [email protected] KOORDINASI ANGGOTA BADAN Fokus: koordinasi anggota badan 1. Berdiri dengan kedua lengan lurus disamping. 2. Berdiri dengan koordinasi kedua lengan diputar
Materi Permainan Bola Basket Lengkap
ateri Permainan Bola Basket (Penjasorkes) Lengkap ~Permainan bola basket awalnya di ciptakan oleh Dr. James Naismith, Beliau adalah seorang guru olahraga yang berasal dari kanada yang mengajar di salah
BAB I PENDAHULUAN. internasional dan membangkitkan rasa kebangaan nasional. Pendidikan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembibitan dan pembinaan olahraga prestasi harus dilakukan secara sistematis, sehingga dapat ikut mengharumkan nama bangsa di forum internasional dan membangkitkan
I. PENDAHULUAN. SMAN 4 Metro adalah lembaga pendidikan menengah atas yg membantu
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang SMAN 4 Metro adalah lembaga pendidikan menengah atas yg membantu mendidik siswa untuk dapat menjadi manusia yang mandiri seutuhnya, kegiatan pembelajaran di lembaga pendidikan
JURNAL SKRIPSI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLAVOLI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS X TKB 1 SMK NEGERI 2 SRAGEN
JURNAL SKRIPSI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLAVOLI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS X TKB 1 SMK NEGERI 2 SRAGEN TAHUN AJARAN 2015 / 2016 SKRIPSI Oleh : VENSA LUKITA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Permainan bola voli merupakan cabang olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan (Nugraha, 2010, hlm. 21). Permainan bola voli ini banyak digemari
BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan prestasi akademik yang tinggi.selain itu pendidikan jasmani yang
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani merupakan rangkaian aktivitas jasmani, bermain dan berolahraga untuk membangun peserta didik yang sehat dan kuat sehingga dapat menghasilkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Cabang olahraga permainan yang diajarkan dalam pendidikan jasmani dan olahraga yang ada dilembaga pendidikan sekolah pada dasarnya membutuhkan perhatian khusus
MENERIMA SERVIS (RECEIVE SERVE) DALAM PERMAINAN BOLA VOLI. Oleh: Danang Wicaksono Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNY
MENERIMA SERVIS (RECEIVE SERVE) DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Oleh: Danang Wicaksono Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNY [email protected] ABSTRAK Teknik dasar yang baik dan benar sangat diperlukan
BAB I PENDAHULUAN. jasmani sebagai suatu sub sistim pendidikan memiliki peran yang berarti dalam
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani dapat didefinisikan sebagai suatu proses pendidikan yang ditujukan untuk mencapai pendidikan melalui gerak fisik. Pendidikan jasmani sebagai
Lampiran 15. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Passing Bawah
Lampiran 15. Rencana Pelaksanaan Passing Bawah RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP : SMP Negeri 1 Puring Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : VIII/Ganjil
BAB II KAJIAN PUSTAKA. sehari-hari maupun didalam pendidikan jasmani. Menurut Yanuar Kiram
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Deskripsi Teori 1. Hakikat Keterampilan Keterampilan merupakan kemampuan yang penting didalam kehidupan sehari-hari maupun didalam pendidikan jasmani. Menurut Yanuar Kiram (1992:
di sekolah. Mata pelajaran ini beroreantasi pada pelaksanaan misi berbagai aktivitas jasmani (Depdikbud, 1993: 1).
10 II. TINJAUAN PUSTAKA 1. Pendidikan Jasmani Pendidikan jasmani merupakan salah satu mata pelajaran dalam kurikulum di sekolah. Mata pelajaran ini beroreantasi pada pelaksanaan misi pendidikan melalui
BAB II KAJIAN PUSTAKA. 1. Hakikat Pembelajaran Pendidikan Jasmani. (Sugihartono, dkk. 2007: 74). Sementara menurut Ruber yang dikutip
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori 1. Hakikat Pembelajaran Pendidikan Jasmani Belajar merupakan aktifitas utama dalam sebuah proses pembelajaran. Belajar merupakan suatu proses perubahan tingkah laku
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dalam kegiatan belajar mengajar agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN DAN HIPOTESIS TINDAKAN. beregu. Permainan kasti dimainkan dilapangan terbuka. Jika ingin menguasai
7 BAB II KAJIAN TEORITIS DAN DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Kajian Teoritis 2.1.1 Hakikat Permainan Kasti Permainan kasti termasuk salah satu olahraga permainan bola kecil beregu. Permainan kasti dimainkan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN BERMAIN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLA PLASTIK
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN BERMAIN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLA PLASTIK Devi Catur Winata Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Stok Bina Guna Medan
