1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
|
|
|
- Sonny Salim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Agen Ikan Cituis Jaya (Agen) adalah salah satu tempat usaha yang terletak di Jl.Pelelangan Ikan Cituis Surya Bahari, Kec.Pakuhaji Kab.Tangerang Banten. Agen Ikan Cituis Jaya merupakan salah satu tempat usaha yang bergerak dalam bidang penjualan berbagai macam ikan laut seperti ikan kakap merah, ikan bawal hitam, ikan kue, ikan magali, ikan kerapuh dan hewan laut lainnya. Di dalam mengelola usahanya Agen Ikan Cituis Jaya memiliki beberapa mitra kerja seperti rumah makan dan supermarket sebagai Distributor (pihak yang memesan ikan laut). Agen Ikan Cituis Jaya memiliki beberapa Supplier sebagai penyedia pesanan ikan laut yang dipesan oleh Distributor. Harga ikan dapat berubah sewaktu-waktu yang dipengaruhi oleh hasil tangkapan. Semakin banyak hasil tangkapan maka harga akan semakin murah dan semakin kurang hasil tangkapan maka harga akan semakin mahal. Saat ini Agen semakin berkembang pesat, akan tetapi tidak diimbangi dengan kegiatan operasional yang efisien dan efektif sebagai contoh, dalam pencatatan pemesanan, penjualan, pembayaran transaksi dan ketersediaan stock ikan. Agen belum melakukan pencatatan dengan baik karena masih menggunakan catatan dalam sebuah buku jurnal pesanan harian. Hal ini menyebabkan pemilik Cituis Jaya tidak mengetahui dengan pasti jumlah pemesanan, penjualan, pembayaran transaksi dan ketersediaan stock ikan yang terjadi. Jika hal tersebut terus berlangsung, pemilik tidak dapat mengontrol dan mengatur aktivitas jual beli. Pencatatan dalam buku jurnal tersebut dapat menyebabkan kehilangan data yang penting. Selain itu dalam proses pengelolahan pemesanan Distributor, ketersediaan stock ikan dan penjualan yang dilakukan oleh Supplier, data yang tersusun tidak beraturan. Sehingga sering terjadi kesalahan komunikasi tentang jumlah 1
2 pemesanan, jumlah ketersediaan stock ikan dan jumlah penjualan antara Supplier dengan Agen. Bukti pembayaran masih menggunakan nota biasa sehingga menimbulkan masalah baru. Seringkali nota tersebut hilang atau rusak, misalnya nota basah atau hilang. Hal tersebut menjadi hambatan dalam mengefisienkan pencatatan transaksi jual beli. Berdasarkan masalah tersebut maka dibuatkan aplikasi yang dapat menginformasikan kepada Supplier dan Distributor tentang semua proses jual beli mulai dari mengetahui stock ikan yang ada hingga pembayaran transaksi. Aplikasi ini juga memberikan laporan secara berkala (perbulan, pertigabulan dan pertahun) kepada Agen, Supplier dan Distributor sehingga mempermudah dalam menjalankan bisnis mereka. Kemudahan yang dimaksud berupa keefektifan dan keefisienan dalam bertukar informasi jual beli. 1.2 Rumusan Masalah Dari permasalahan sebelumnya maka terdapat beberapa pokok permasalahan yang akan dibahas, sebagai berikut : 1. Bagaimana memudahkan proses ketersediaan stock ikan laut yang dilakukan oleh Supplier? 2. Bagaimana memudahkan proses pemesanan dan penjualan ikan laut? 3. Bagaimana Distributor dan Agen dapat dengan mudah melakukan proses pembayaran ikan laut? 4. Bagaimana menyediakan laporan pemesanan, penjualan dan pembayaran secara priodik? 2
3 1.3 Tujuan Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari Proyek Akhir ini adalah membangun aplikasi yang dapat : 1. Membantu memudahkan proses ketersediaan stock ikan laut yang dilakukan oleh Supplier sehingga tidak ada kesalahan komunikasi dalam pemasokan stock antara Agen dan Suplier. 2. Membantu memudahkan melakukan proses pemesanan dan penjualan ikan laut sehingga Agen tidak perlu melakukan pencatatan pemesanan dalam buku jurnal pesanan harian. 3. Membantu Distributor dan Agen dapat dengan mudah melakukan proses pembayaran transaksi ikan laut sehingga tidak ada nota pembayaran transaksi yang hilang ataupun rusak. 4. Membantu menyediakan laporan pemesanan, penjualan dan pembayaran secara priodik serta dapat menampilkan proses perkembangannya. 1.4 Batasan Masalah Adapun batasan masalah dalam membangun aplikasi sistem pengolahan data pemesanan, penjualan dan pembayaran ikan ini adalah sebagai berikut : 1. Aplikasi ini hanya dapat di gunakan oleh pengguna yang berstatus aktif di Agen Ikan Cituis Jaya. 2. Proses Pemesanan yang telah di approve oleh Agen dan sudah tersedia salah satu pesanannya tidak bisa dibatalkan. 3. Proses transaksi pada aplikasi ini hanya mengenai pembayaran tunai, tidak ada sistem pembayaran uang muka. 3
4 1.5 Definisi Operasional Aplikasi Pemesanan, Penjualan dan Pembayaran Ikan Laut Berbasis Web dan SMS Gateway adalah aplikasi yang dikelola oleh Agen Ikan Cituis Jaya (Agen). Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemograman PHP (HyperText Preprocessor). Pengguna dari aplikasi ini adalah Distributor, Agen dan Supplier. Distributor hanya dapat mengakses fitur proses input data pemesanan, Agen dapat mengakses fitur data Distributor, fitur data pemesanan, fitur data Supplier, fitur data pembelian, fitur data pegawai, fitur laporan transaksi dan Supplier hanya dapat mengakses fitur proses input data ikan. Selain itu sistem ini dapat menangani pengiriman notifikasi berupa SMS Gateway yang bertujuan untuk mengirimkan pesanan ikan dari Distributor, notifikasi approve pesanan, notifiksi barang terkirim, notifikasi barang sampai, notifikasi pembayaran, dan notifikasi approve pembayaran. Selain itu juga aplikasi ini dapat mempermudah Agen membuat dan melihat laporan penjualan, pembelian dan pembayaran ikan laut, hasil dari pembuatan laporan berupa print chart laporan. 1.6 Metode Pengerjaan Metode pengerjaan yang digunakan adalah model waterfall, kelebihan dari model ini adalah semua kebutuhan sistem dapat di defenisikan secara utuh, eksplisit dan benar, maka sistem dapat berjalan dengan baik. Adapaun dibawah ini adalah alasan pengguna menggunakan model waterfall. a. Pelaksanan pada model waterfall secara bertahap tidak terfokus pada tahapan tertentu. b. Dokumen pengembangan sistem sangat terorganisir, karena setiap fase harus terselesaikan dengan lengkap sebelum melangkah ke fase berikutnya, setiap fase atau tahapan akan mempunyai dokumen tertentu. c. Studi kasus pada pembuatan aplikasi tempatnya tidak terjangkau jaraknya cukup jauh, dengan begitu menggunaan metode waterfall akan lebih mudah. d. Pada kebutuhan sistem diawal pembuatan aplikasi lebih ekonomis dalam hal uang, usaha dan waktu yang terbuang lebih sedikit. 4
5 Gambar 1-1 Metode Waterfall a) Analisis kebutuhan perangkat lunak (Analyzing) Pada tahap ini dilakukan dengan wawancara langsung dengan pemilik Ikan Cituis Jaya untuk mendapatkan data-data apa saja yang dibutuhkan dan mengidentifikasi masalah yang ada. Selain itu penulis juga mencari artikelartikel yang ada hubungannya dengan tema proyek akhir ini. Untuk menunjang proyek akhir, dilakukan pula kajian keperpustakaan dengan mengumpulkan dan mempelajari berbagai referensi dari buku, web site dan catatan-catatan kuliah mengenai perancangan basis data, MySQL, php dan SMS Gateway sehingga dapat dijadikan landasan untuk membuat Proyek Akhir. b) Perancangan Model dan Desain (Desain) Setelah mengidentifikasi masalah yang ada pada Agen Ikan Cituis Jaya maka dibuat desain untuk aplikasi yang akan digunakan oleh Agen tersebut. Proses Desain ini berfokus pada struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail olgaritma. Tahapan ini akan menghasilkan sebuah dokumen yang akan digunakan untuk melakukan aktivitas pembuatan sistemnya. Dalam perancangan desain yaitu menggunakan perancangan Flowmap, Entity Relation Diagram, Use Case Diagram, dll. 5
6 c) Pembuatan kode (Coding) Dalam tahap ini penulis menerjemahkan dokumentasi ke dalam kode-kode program dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga menjadi aplikasi. Dalam pembuatan aplikasi pengolahan data menggunakan Bahasa PHP (HyperText Preprocessor) dengan MySQL serta menggunakan Bahasa PHP dengan framework (CodeIgniter) dan menggunakan HTML serta CSS untuk mengatur tampilan. d) Pengujian sistem (Testing) Pada tahap pengujian ini melakukan pengujian dari program yang telah dibuat dan melihat apakah program berjalan dengan baik dan menilai program yang dibuat dan bisa digunakan oleh pengguna. Pengujian berdokus pada persyaratan fungsionalitas perangkat lunak. e) Pengoperasian (Implementation) Setelah semua tahap dilaksanakan, tahap terakhir adalah mengoperasikan aplikasi tersebut dan melakukan pemeliharaan jika dibutuhkan. Pada tahap ini tidak dilakukan. 1.7 Jadwal Pengerjaan Jadwal pengerjaan Proyek Akhir sebagai berikut : Table 1-1 Tabel Jadwal Pengerjaan No Kegiatan 1. Komunikasi 2. Perencanaan 3. Pemodelan 4. Pembangunan 5. Dokumentasi 6. Penyusunan Buku Proyek Akhir 2016 Februari Maret April Mei Juni Juli
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang UD SIRIH INTERIOR DECORATION adalah salah satu usaha kecil penyedia jasa reparasi furnitur dan pemesanan baru. Perusahaan ini melayani pemesanan dan reparasi sofa,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Putra Bontot adalah salah satu usaha penjualan daging sapi yang terletak di desa Ciledug Kulon Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. PT. Putra Bontot menjual daging
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV. Fajar merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis kontraktor dan pengadaan barang, yang berdiri pada tahun 2012 terletak di Jalan Pangkal
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kantor Cabang Utama (KCU) Bandung yang terletak di Jl. Pelajar Pejuang 45 No.66 Bandung merupakan suatu Badan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proses evaluasi guru yang berjalan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Dayeuhkolot meliputi banyak aspek, mulai dari proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), Administrasi,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan adanya sebuah sistem informasi akademik akan mampu memberikan kemudahan dalam menjalankan dan menunjang kegiatan dari suatu lembaga pendidikan atau sekolah.
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Poliklinik umum atau poli umum merupakan salah satu dari banyak poliklinik di puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bersifat umum
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Bhanda Ghara Reksa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa khususnya di bidang penyelenggaraan jasa penyewaan dan pengelolaan ruangan. Pada PT.Bhanda Ghara
1. BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sekolah Dasar Ar-Rafi merupakan salah satu instansi pendidikan yang berada di Bandung, Jawa Barat. Sekolah Dasar Ar-Rafi ini tidak hanya mendidik siswanya untuk
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Rumah Potong Ayam (RPA) Kurnia Jaya adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan ayam menjadi ayam potong. Hasil pengolahan ayam tersebut kemudian
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yayasan Kanker Indonesia (YKI) adalah organisasi nirlaba yang memiliki jaringan kerja di seluruh provinsi di Indonesia. YKI memiliki peranan penting dalam memfasilitasi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Inventarisasi adalah kegiatan melaksanakan pengurusan berupa penyelenggaraan,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Inventarisasi adalah kegiatan melaksanakan pengurusan berupa penyelenggaraan, pengaturan, pencatatan barang barang, menyusun daftar barang yang bersangkutan ke dalam
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. 1.2 Rumusan masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi Citra di Institut Teknologi Telkom merupakan organisasi yang unik dan berbeda dengan beberapa organisasi lain yang memiliki tujuan untuk menjadikan kondisi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mendaki gunung merupakan salah satu hobi yang menantang dan tergolong ekstrim. Meskipun begitu, mendaki gunung semakin banyak digemari oleh para mahasiswa atau orang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi sistem informasi saat ini berkembang di semua bidang, dan salah satunya di bidang pelayanan kesehatan. Suatu sistem terkomputerisasi adalah sistem yang dapat
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Modern Silver adalah perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang jual beli perhiasan yang berbahan dasar perak. Jenis perhiasan yang dijual di Modern Silver berupa
1 BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam sebuah organisasi, penggunaan teknologi informasi diantaranya sistem pengarsipan dokumen sangat penting untuk menunjang perkembangan organisasi dari sisi kegiatan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan sistem informasi dengan menggunakan komputer merupakan sebuah media yang dapat memudahkan seseorang dalam mengelola data dengan tujuan untuk mendapatkan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang antara lain di dunia pendidikan menyebabkan adanya peningkatan kebutuhan informasi yang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini industri dalam bidang musik mengalami perkembangan yang cukup baik, hal ini dapat kita lihat dari banyaknya para pelaku usaha di Indonesia yang memiliki usaha
1 BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Toko semarang baru adalah salah satu usaha yang bergerak di bidang penjualan bahan harian seperti sembako, makanan ringan serta bahan-bahan kue. Layaknya sebuah usaha
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Travelia Sari Wisata merupakan sebuah perusahaan atau badan usaha yang bergerak di bidang jasa penjualan paket wisata dan umroh yang kantornya berlokasi di Jakarta
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini klinik kecantikan berlomba untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen dengan memakai jasa dokter kecantikan. Dokter kecantikan melayani konsultasi atas permasalahan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Universitas Telkom yang lebih dikenal dengan Telkom University mempunyai sarana bernama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam menampung minat dan bakat mahasiswa. Sarana
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Hidup Baru merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi roti dan telah didirikan sejak tahun 1990. Perusahaan ini memproduksi beberapa jenis roti yaitu roti
BAB 1 PENDAHULUAN. yang ada di dunia bisa kita dapatkan dalam waktu yang relatif singkat. Kemampuan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penemuan berbagai macam teknologi yang mendukung informasi ini menyebabkan perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat, dimana setiap informasi yang ada di
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Piutang adalah hak perusahaan yang masih terdapat pada pihak lain. Piutang timbul karena adanya penjualan kredit. CV Nisa Jaya merupakan CV yang bergerak dalam penjualan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Niaga Berkah berdiri sejak bulan Juni 2005 bermula dari ide kreatif keluarga Bapak Kiki Sudianan dan istrinya yang bernama Lia Herliati yang mampu memadang jeli
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Lengkong Putra 2 adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi kusen dan mebeul. Perusahaan ini memiliki banyak cabang di wilayah Jawa Barat. Salah satu cabangnya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Inventaris adalah daftar yang memuat semua barang milik kantor yang dipakai untuk melaksanakan tugas. Salah satu atau beberapa perlengkapan mengalami gangguan pasti
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem informasi mengalami perkembangan yang sangat cepat. Perkembangan ini terjadi karena permintaan masyarakat yang menginginkan sistem informasi yang efektif dan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Program kerja merupakan rencana kegiatan dari suatu organisasi yang terarah, terpadu dan tersistematis yang dibuat untuk rentang waktu yang telah ditentukan oleh suatu
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Uji kompetensi adalah proses penilaian baik teknis maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seseorang kompeten atau belum pada
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persediaan merupakan bagian utama dari modal kerja, sebab jumlahnya paling besar. Persediaan diperlukan untuk dapat melakukan proses produksi dan penjualan secara
BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Kontraktor atau Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi (PJPK) adalah suatu badan hukum atau perorangan yang dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan proyek sesuai dengan keahlian
1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah
1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Primer Koperasi (Primkopau) Kesehatan Rumkit Lanud Iswahjudi merupakan badan usaha koperasi yang dikelola oleh pegawai Rumkit Lanud Iswahjudi. Koperasi dengan nomor
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Para pengusaha terutama pengusaha unit kecil menengah hanya menentukan harga pokok produksinya berdasarkan biaya secara global. Salah satunya adalah Sinar Jaya Kusen
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan siswa sekolah di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV. Sinar Fajar Prima adalah salah satu usaha dagang alat pemadam kebakaran yang didirikan oleh Bapak Hotman Saragih pada tahun 2007 dan sudah memenuhi standar yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi sangat cepat seiring dengan kebutuhan akan informasi dan pertumbuhan tingkat kecerdasan manusia. Saat ini telah banyak aplikasi yang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Apotek Abadi Farma merupakan apotek yang menjual obat-obatan, alat kesehatan, kepada masyarakat. Apotek terletak di jl. Cipagalo No. 179, Bandung. Sejak awal berdiri,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini banyak masyarakat yang mendirikan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menunjang kebutuhan ekonomi. Untuk mendirikan Usaha Kecil Menengah (UKM) diperlukan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Desa Sukapura adalah salah satu dari 6 (enam) Desa atau Kelurahan yang ada di Kecamatan Dayeuhkolot, sesuai dengan Undang undang Desa Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hotel Puri Setiabudhi adalah salah satu hotel berada di kota yang berjuluk kota kembang ini. Hotel ini berdiri sejak tahun 1997 dan terletak di Jalan Dr.Setiabudi No.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam perusahaan manufaktur, manajemen persediaan merupakan kegiatan untuk merencanakan, mengelompokkan dan mengontrol aktivitas-aktivitas selama proses terbentuknya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam memenuhi setiap kebutuhan hidupnya, manusia sering berbelanja berbagai barang seperti membeli laptop, handphone, makanan, minuman, dan lain-lain. Kemudian selain
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro adalah perusahaan yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM Kabupaten Bojonegoro sebagai perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang terlebih dahulu mengubah (merakit) input atau bahan mentah (raw material) menjadi output atau barang jadi (finished goods/final
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi merupakan bagian dari pengetahuan yang dapat bermanfaat pada kehidupan manusia. Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh petani tentang jenis tanaman membuat
1 BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Maskapai penerbangan merupakan suatu organisasi yang menyediakan jasa penerbangan bagi penumpang dan barang. Saat ini teknologi bagi sebuah maskapai penerbangan merupakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Apotek Parsitabu salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan yaitu penyediaan obat yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja No.49 Pangururan, dengan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap perusahaan bertujuan mendapatkan laba semaksimal mungkin untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dan memperluas perusahaan. Laba dapat diperoleh apabila
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Toko 12 Bersaudara adalah toko yang bergerak dalam bidang penjualan dan penyediaan alat-alat listrik. Toko ini merupakan satu-satunya toko yang menjual alat listrik
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap organisasi memiliki budaya yang berbeda dalam mencapai setiap misi dan tujuannya. Budaya organisasi merupakan kumpulan nilai-nilai yang membantu anggota organisasi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh PT. Matab Servikatama untuk memajukan perusahaan tersebut dalam bidang akuntansi. Cara mempermudah pelaporan
1) BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1) BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman sekarang ini perkembangan teknologi semakin pesat, sama halnya dengan perkembangan sistem informasi. Sistem informasi sangat diperlukan untuk mempermudah
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan musik di Indonesia sekarang tumbuh sangat pesat, banyak sekali anak-anak muda yang berkecimpung dalam dunia musik tidak hanya sekedar sebagai hobi, bahkan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang semakin maju pesat telah mempengaruhi kebutuhan manusia dan berperan mempermudah manusia melakukan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yayasan Cahaya Ibu merupakan yayasan pendidikan yang beralamat di Baleendah Kabupaten Bandung. Yayasan Cahaya Ibu ini merupakan yayasan pendidikan yang mengelola sekolah
BAB I PENDAHULUAN. Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat ini menjadikan informasi sebagai hal yang sangat penting peranannya dalam menunjang jalannya operasi-operasi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 1.1 Latar Belakang PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang pesat belakangan ini telah memasuki hampir semua bidang kehidupan. Hal ini ditandai dengan banyak nya masyarakat yang menginginkan
BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang
I.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Lahir dan pesatnya perkembangan dari internet yang menjadi salah satu infrastruktur komunikasi yang termurah dan memiliki tingkat penerimaan yang luas menjadikan banyak
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi yang semakin berkembang saat ini sangat membawa dampak yang positif dalam berbagai aspek kehidupan. Perkembangan teknologi yang semakin canggih
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum. Koperasi Citra Telekomunikasi Institut Teknologi (IT) Telkom Bandung merupakan sebuah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di masa sekarang ini pendidikan Indonesia terdiri dari dua lembaga pendidikan, yaitu pendidikan yang bersifat formal dan non-formal. Lembaga pendidikan yang bersifat
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi INTI merupakan koperasi yang berawal dari Ikatan Kesejahteraan Karyawan (IKK) oleh karyawan PT INTI. Koperasi yang ada di PT INTI diawali dengan adanya kegiatan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi pada era globalisasi telah berkembang pesat dan selalu mengalami perubahan disetiap masanya. Perkembangan ini dapat dilihat dari pemakaian aplikasi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini proses pengiriman dan penerimaan barang antar satu perusahaan dengan perusahaan lainnya tidak luput dari jasa transportasi baik dari transportasi darat, laut
BAB I PENDAHULUAN. 2.1 Latar belakang masalah. 1.2 Perumusan masalah
2.1 Latar belakang masalah BAB I PENDAHULUAN Dewasa ini teknologi dan informasi (TI) memiliki peranan yang penting dalam berbagai bidang. Teknologi dan informasi memiliki banyak kegunaan bagi perusahaan,
BAB I PENDAHULUAN. diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Teknologi internet
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat ini menjadikan informasi sebagai hal yang sangat penting peranannya dalam menunjang jalannya operasi-operasi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Try Out Ujian Nasional atau dengan kata lain dapat disebut dengan uji coba Ujian Nasional merupakan suatu bentuk ujian sebagai uji coba bagi setiap siswa/siswi sebelum
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rumah makan Ayam Cobloos merupakan perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan minuman siap saji. Rumah makan Ayam Cobloos memiliki lima cabang logistik, salah satunya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sekolah sehat atau green school merupakan lingkungan pendidikan, tempat terjadinya interaksi antar warga yang tergabung dalam suatu komunitas pendidikan. Di sini terjadi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan informasi telah berkembang dengan sangat pesat, oleh karena itu hampir semua bidang menggunakan informasi untuk meningkatkan kinerjanya. Cara untuk meningkatkan
PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Peran bagian pemasaran atau marketing di Politeknik Telkom sangat membantu dalam merencanakan strategi untuk menarik minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Manunggaling Rizki Karyatama Telnics (Marktel) merupakan perusahaan berbasis teknologi elektronika yang bergerak di bidang perangkat kontrol, telekomunikasi dan
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Secara umum sebuah usaha memproduksi sebuah produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti diketahui perkembangan dunia usaha sekarang sangat pesat. Hal ini ditandai
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi saat ini semakin pesat dan setiap saat selalu mengalami perkembangan. Perkembangan teknologi tersebut dimanfaatkan dalam berbagai bidang kehidupan.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kecelakaan lalu lintas adalah kejadian dimana sebuah kendaraan bermotor bertabrakan dengan benda lain dan menyebabkan kerusakan. Kadang kecelakaan ini dapat mengakibatkan
BAB I PENDAHULUAN. menunjang jalannya operasi-operasi demi tercapainya tujuan yang diinginkan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat ini menjadikan informasi sebagai hal yang sangat penting peranannya dalam menunjang jalannya operasi-operasi
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Praktek Kerja Industri (Prakerin) merupakan suatu kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh siswa di suatu instansi atau perusahaan untuk mengaplikasikan ilmu dan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada abad 21 sekarang ini sering disebut dengan abad Informasi. Dengan perkembangan Informasi yang pesat mengharuskan pengelolaan data dilakukan secara cepat, mudah,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan di sekolah pada dasarnya meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Kegiatan-kegiatan tersebut saling berkaitan
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yatim Piatu Muhammadiyah Sumur Bandung adalah salah satu amal usaha Muhammadiyah cabang Sumur Bandung yang bergerak di bidang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Piutang merupakan kebiasaan bagi perusahaan untuk memberikan kelonggaran kepada para pelanggan pada waktu melakukan penjualan. Piutang adalah semua tuntutan atau tagihan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Human Resource Development (HRD) adalah salah satu bagian di bawah Bidang Sumber Daya pada jajaran Wakil Rektor II Bidang
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era bisnis global, pengaruh kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindarkan, seperti penggunaan telepon, faximile, dan komputer. Teknologi informasi merupakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Hasanah Multiguna Ekspres merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi, beralamat di Jl. Pagarsih, Astanaanyar no.76, Bandung Jawa Barat.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Liga Futsal Bandung adalah sebuah liga futsal sekota Bandung yang mempertemukan tim-tim futsal terbaik yang ada di kota Bandung dalam sebuah wadah bernama Liga Futsal
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Administrasi kependudukan adalah kegiatan dalam penyusunan, penataan dan penertiban data dan dokumen penduduk yang diperoleh melalui pencatatan sipil, pendaftaran penduduk,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pajak reklame adalah pajak atas penyelenggaraan reklame. Pajak reklame merupakan pajak daerah, sehingga setiap daerah di Indonesia memiliki peraturan daerah (PERDA)
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bimbingan dan Konseling Komprehensif adalah pelayanan yang fleksibel berdasarkan needs assessment (penilaian kebutuhan) peserta didik/konseli dan lingkungannya supaya
KATA PENGANTAR. 3. Ibu Sri Sabariah Ratna Utami atas doa dan dukungan yang selalu menyertai.
KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta ala atas berkat rahmatnya sehingga proyek akhir berjudul Aplikasi Pembelian, Penjualan dan Persediaan Alat Musik Berbasis Web
1. BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mahasiswa Universitas Telkom adalah mahasiswa yang sedang majalani pendidikan di Universitas Telkom. Mahasiswa sangat identik dengan kost. Kost merupakan tempat
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam perusahaan manufaktur, proses produksi merupakan bagian yang sangat penting pada proses bisnisnya untuk menambah nilai/kegunaan suatu barang. Oleh karena itu,
