Jurnal Sistem Informasi
|
|
|
- Sucianty Pranoto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 JSIKA Vol 3, No 2 (2014) Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal : SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT PADA TANAMAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Gunawan Supriyanto 1) Jusak 2) Pantjawati Sudarmaningtyas 3) S1/Jurusan Sistem Informasi STMIK Stikom Surabaya Jl. Raya Kedung Baruk 98 Surabaya, ) [email protected], 2) [email protected], 3) [email protected] Abstract: One of the main causes for high rates land degradation and low productivity in farmer s oil palm plantation is diseases which attack farmer s plantation. In addition, lack of farmer s knowledge about this oil palm s diseases becomes a major problem for farmers who want to take control of the diseases. Furthermore, there is limitation of agriculture expertthe area, since their location is in rural area. The tardiness of this disease control can lead to farmer s oil palm plantation damage and even died.from this farmer s lack of knowledge about how to diagnose the disease and limitation of agriculture expert, in this paper we develop an expert system for diagnosing diseases in oil palm plantation by utilizingthe certainty factor (CF) method. This expert system will diagnose based on the symptoms that mentioned by the farmers. From every symptom will be adapted with the existing rules and combined with CF rule point from every symptom. Hereinafter, system will gives diagnose result and procedure how to control oil palm s disease.result from this expert system shows that the system is able to diagnose the type of oil palm s disease with 91,7% accuracy. This result was acquired based on farmer s diagnose answer and compared by diagnose result that be done by oil palm specialists for 12 cases. Moreover, the system alsoproduces advices how to control the disease for farmer based on type of the diseases. Keywords :Expert system, Certainly Factor, Oil palm s disease. Kalimantan Barat merupakan wilayah andalan dalam menyumbang hasil perkebunan kelapa sawit. Wilayah perkebunan kelapa sawit ini dari tahun ke tahun cenderung menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, namun hasil produksi/hektare perkebunan belum optimal. Menurut Suswono (2013) target produksi perkebunan rakyat masih jauh dari target Malaysia. Malaysia dengan dana riset perkebunan yang besar berasal dari pajak ekspor menargetkan untuk satu hektare menghasilkan 10 ton, target produksi kita hanya 6 ton/hektare tapi belum terpenuhi. Berdasarkan data Dinas Perkebunan Kalimantan Barat (2012), kerusakan tanaman kelapa sawit pada perkebunan rakyat untuk tahun 2010 sebanyak hektare, meningkat menjadi hektare pada tahun 2011 dan berkembang menjadi hektare pada tahun Sementara rata-rata produktivitas satu hektare kebun masih sangat rendah, dimana tahun 2010 rata-rata produksi2.234,28 kg/hektare/tahun, mengalami penurunan menjadi
2 Halaman ,97 kg/hektare/tahun pada tahun 2011 dan hanya kg/hektare/tahun pada tahun Cukup tingginya kerusakan tanaman pada perkebunan rakyat tentunya menjadi penghambat bagi petani maupun pemerintah dalam meningkatkan produksi sesuai dengan target yang diharapkan. Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua kelompok tani kelapa sawit Rasau Jaya, Anggota dari kelompok tani kelapa sawit Rasau Jaya sebanyak 27 orang yang luas perkebunannya setiap anggota rata-rata seluas 2 hektare dengan jumlah tanaman 135 pohon/hektare. Dari perkebunan milik anggota kelompok tani rata-rata mengalami kerusakan pada daun dengan itensitas kerusakan yang diperkirakan 45% dari keseluruhan jumlah tanaman. Sedangkan tanaman rusak yang juga dialami baru-baru ini tercatat berupa tanaman tumbang pada bagian batang diperkirakan sejumlah 50 tanaman. Berdasarkan hasil wawancara dari hasil forum diskusi antara anggota kelompok tani menyampaikan bahwa Tandan Buah Segar (TBS) hasil perkebunan para petani saat dilakukan penjualan ke pabrik untuk tingkat apkir yang terjadi saat ini cukup tinggi diperkirakan 17% dari hasil panen, dikarenakan TBS petani tidak memenuhi standar kriteria penerimaan TBS dari perusahaan. Dalam kegiatan budidaya kelapa sawit para petani sering kali menghadapi beragam serangan penyakit yang menyerang tanaman kelapa sawit. Kurangnya pengetahuan petani mengenai penyakit pada kelapa sawit menjadi kendala bagi petani untuk menangani sendiri penyakit yang menyerang tanaman kelapa sawit yang dimiliki. Selain itu pula kurang tersedianya ahli bidang penyakit kelapa sawit di areal perkebunan rakyat dikarenakan lokasinya berada di daerah terpencil. Karena kurangnya pengetahuanyang dimiliki petani mengenai penyakit yang menyerang kelapa sawit serta cara untuk pengendaliannya, sehingga para petani sering terlambat memberikan penanganan pada penyakit. Penanganan yang terlambat terhadap penyakit dapat mengakibatkan tanaman tidak menghasilkan buah secara optimal bahkan dapat mengakibatkan kerusakan maupun kematian terhadap tanaman. Dari kurangnya pengetahuan petani mengenai cara mendiagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit serta keterbatasan tenaga pakar tanaman kelapa sawit pada perkebunan rakyat bisa diselesaikan dengan memperbanyak tenaga pakar atau menduplikasi pengetahuan pakar dengan membangun sistem sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit menggunakan metode certainty factor. Metode faktor kepastian (certaintyfactor) digunakanuntuk mengakomodasi ketidakpastian pemikiran (inexact reasoning) dan mengekspresikan derajat keyakinan pakar dalam mendiagnosa penyakit pada tanaman kelapa sawit. Agar Sistem pakar yang dibangun mudah diakses maka diterapkan berbasis web, dengan demikian petani kelapa sawit yang ada di Kalimantan Barat maupun di daerah lain yang ada di Indonesia dapat mengakses sistem pakar ini dimana saja dan kapan saja selama terhubung dengan internet. METODE Desain Arsitektur Pada desain arsitektur sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit dimana sistem ini akan diterapkan menggunakan model cloud computing dengan menyewa jasa layanan ke perusahaan web hosting untuk penyimpanan file sistem pakar, sehingga pakar maupun petani dapat mengakses sistem pakar dimana saja dan kapan saja selama terhubung dengan internet. Dimana sistem pakar ini di desain responsive tidak terbatasi karena permasalahan resolusi yang dimiliki perangkat media, sehingga petani maupun pakar dapat mengakses menggunakan beberapa media seperti personal computer, laptop dan smartphone. Blok Diagram Seperti yang dikutip oleh Kusrini (2006),hubungan antara elemen-elemen utama sistem pakar diagnosis penyakit terdiri dari: a. Jawaban pertanyaan pengguna pengguna melakukan diagnosis dengan menjawab pertanyaan gejala. b. Konversi nilai Proses konversi nilai merupakan proses dalam melakukan konversi jawaban pertanyaan konsultasi dari user (petani) menjadi sebuah nilai tertentu yang nantinya akan diolah dalam proses inferensi. c. Knowledge base Knowledge base berisi kumpulan dari fakta fakta mengenai situasi, kondisi atau
3 Halaman 170 permasalahan yang ada dan aturan aturan yang digunakan sebagai acuan dalam menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Dalam sistem pakar diagnosis penyakit tanaman kelapa sawit ini, fakta dan aturan yang ada telah di desain berupa data data gejala penyakit kelapa sawit, data penyakit kelapa sawit, dan data saran pengendalian terhadap penyakit kelapa sawit. d. Inference engine Mesin inferensi adalah sebuah program untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi berdasarkan pada basis pengetahuan yang ada, memanipulasi dan mengarahkan rule, model, dan fakta yang disimpan dalam knowledge base untuk mencapai solusi atau kesimpulan. Dalam penelitian ini proses inferensi ditunjukan dalam bentuk perhitungan certainty factor. e. Output Output merupakan hasil kesimpulan dari sistem yang menunjukkan jawaban dari gejalagejala atau fakta-fakta mengenai tanaman kelapa sawit yang telah diinputkan. Output yang dihasilkan sistem pakar pada tugas akhir ini merupakan hasil diagnosis penyakit pada kelapa sawit, faktor pendorong timbulnya penyakit beserta saran pengendalian yang harus dilakukan. Selain itu pula output juga dihasilkan berupa laporan hasil diagnosis, laporan histori penyakit tanaman kelapa sawit pada sesuai kebun petani, laporan perkembangan penyakit periodik dan laporan serangan penyakit berdasarkan daerah. Untuk pengelolaan pengetahuan didalam sistem dilakukan oleh pakar tanaman kelapa sawit sebagai admin sistem pakar. Nilai dari jawaban pengguna terhadap pertanyaan nantinya dilakukan proses konversi nilai. tabel 1 merupakan nilai CF evidence dari jawaban pertanyaan diagnosis. Mekanisme Inferensi Untuk proses inferensi pada sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit menggunakan metode certainty factor. Dimana certainty factor menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap suatu penyakit. Dalam proses inferensi dimulai dari nilaijawaban pertanyaan pengguna akan dikalikan dengan nilai cf pakar. seperti pada gambar 1. Gambar 1. Flowchart perhitungan nilai CF gejala Tabel 1. Nilai CF Evidence Uncertain Term Nilai CF Evidence Tidak Ada -0,1 Sedikit 0,3 Cukup Banyak 0,6 Merata 0,9 Gambar 2. Flowchart Kombinasi Nilai CF Gejala
4 Halaman 171 Gambar 2 merupakan flowchart pengelompokan gejala berdasarkan penyakit. Merupakan proses ketika hasil CF dari setiap gejala dihasilkan, maka sistem melakukan perulangan untuk mengkelompokkan setiap gejala berdasarkan penyakit yang berhubungan. rumus kombinasi gabungan certainty factor : Gambar 3. Flowchart Lanjutan Kombinasi Nilai CF Gejala Gambar 3 merupakan flowchart kombinasi dari rule gejala.apabila hasil nilai CF rule setiap gejala penyakit dihasilkan, maka akan dilakukan proses kombinasi setiap gejala penyakit sesuai dengan rumus kombinasi yang terdapat pada gambar 3. Apabila semua CF gejala telah selesai dikombinasi selanjutnya akan dihasilkan nilai CF akhir dari masing-masing penyakit dan akan diambil hasil persentase yang paling tinggi sebagai tingkat keyakinan yang paling tinggi untuk suatu penyakit. Dalam proses perhitungan nilai CF gejala penyakit, sistem ini menggunakan rumus kombinasi dua buah rule dengan jawaban pertanyaan berbeda (E1 dan E2) namun untuk hipotesis sama. (Sutojo, dkk. 2010). Dimana : E = Nilai evidence H = Hipotesis CF = Nilai certainty factor CF (Rule) = Nilai CF rule Context Diagram Pada context diagram sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit ini terdapat 2 entitas eksternal, yaitu petani dan pakar tanaman kelapa sawit sebagai admin. Pada sistem ini, admin atau pakar akan memberikan masukan kepada sistem berupa data negara, provinsi, kabupaten, kecamatan, data penyakit dan pengendalian, data kategori gejala, data gejala, data nilai CF rule dan jawaban diagnosis. Pakar juga mendapatkan keluaran dari sistem berupa pertanyaan untuk diagnosis, laporan hasil diagnosis penyakit dari petani, laporan histori hasil diagnosis penyakit, laporan perkembangan penyakit berdasarkan daerah dan laporan perkembangan penyakit secara periodik. Untuk petani memberikan masukan data petani, data kebun, jawaban diagnosis dan juga akan mendapatkan keluaran berupa laporan hasil diagnosis penyakit, laporan histori hasil diagnosis penyakit, laporan perkembangan penyakit berdasarkan daerah dan laporan perkembangan penyakit secara periodik. Entity Relationship Diagram (ERD) Entity relational diagram (ERD) adalah suatu desain sistem yang digunakan untuk merepresentasikan, menentukan serta mendokumentasikan kebutuhan-kebutuhan untuk sistem pemrosesan database. ERD juga menyediakan bentuk untuk menunjukkan struktur keseluruhan dari data pemakai. Dalam perencanaan sistem ini telah terbentuk ERD yang merupakan lanjutan dari pembuatan desain dengan menggunakan DFD. Dalam ERD, datadata tersebut digambarkan dengan menggunakan simbol entity. Dalam perancangan sistem ini terdapat beberapa tabel yang saling terkait untuk menyediakan data-data yang dibutuhkan oleh sistem, yaitu: tabel negara, tabel provinsi, tabel kabupaten, tabel kecamatan, tabel user, tabel kebun, tabel kategori gejala, tabel gejala, tabel
5 Halaman 172 penyakit, tabel CF rule, tabeldiagnosis, tabel detail diagnosis. Masing-masing tabel memiliki relasi many to one dan many to many. Tabel yang memiliki relasi many to one yaitu tabel negara dengan tabel provinsi. Tabel kabupaten dengan tabel provinsi. Tabel kecamatan dengan tabel kabupaten. Tabel user dengan tabel kecamatan. Tabel diagnosis dengan tabel kebun dan tabel penyakit. Tabel gejala dengan tabel kategori gejala. Sedangkantabel yang memiliki relasi many to many yaitu tabel gejala dengan tabel diagnosis sehingga mucul tabel baru yaitu tabel detail_diagnosis. Tabel penyakit dengan tabel gejala sehingga mucul tabel baru yaitu tabel CF_rule. Hasil dan Pembahasan Untuk uji coba sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit menggunakan metode black box testing. Uji coba yang dilakukan berdasarkan kesesuaian input dan kesesuaian fungsi pada setiap halaman yang ada pada sistem pakar. Dibawah ini merupakan halaman yang dilakukan uji coba: A.Halaman maintain data negara denganmemasukkan datanama dan ISOnegara halamanmaintain data negara. Output yang dihasilkan adalahdata nama negara beserta ISO negara dan tersimpan di database. B.Halaman maintain data provinsi denganmemasukkan datanama dan ISOprovinsi halamanmaintain data provinsi. Output yang dihasilkan adalahdata nama provinsibeserta ISO provinsi dan tersimpan di database. C.Halaman maintain data kabupaten denganmemasukkan datanama kabupaten serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman maintain data kabupaten. Output yang dihasilkan adalahdata namakabupaten dan tersimpan di database. D. Halaman maintain data kecamatan denganmemasukkan datanama kecamatan serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman maintain data kecamatan. Output yang dihasilkan adalahdata nama kecamatandan tersimpan di database. E. Halaman maintain data profil petani denganmemasukkan datanama lengkap petani, alamat , nomor telepon, nama kelompok tanidan foto petani serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman profil petani. Output yang dihasilkan adalahbiodata petanidan tersimpan di database. F. Halaman maintain data kebun petani denganmemasukkan data nama, alamat, luas, jenis bibit dan usia kebun serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman maintain data kebun. Output yang dihasilkan adalah biodata kebun petanidan tersimpan di database. G. Halaman maintain data kategori gejala denganmemasukkan datanamakategori gejala halaman maintain data kategori gejala. Output yang dihasilkan adalahdata kategori gejaladan tersimpan di database. H. Halaman maintain data gejala denganmemasukkan datanama gejala, foto gejala penyakit,pertanyaan gejala dan keterangan jawaban dari pertanyaan serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman maintain data gejala. Output yang dihasilkan adalahdata gejaladan tersimpan di database. I. Halaman maintain data penyakit denganmemasukkan datanama penyakit, faktor pendorong dan pengendalin penyakit serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman maintain data penyakit. Output yang dihasilkan adalahdata penyakit dan tersimpan di database. J. Halaman maintain data CF rule denganmemasukkan nilai CF rule gejala serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halamanmaintain data CF rule.output yang dihasilkan adalahdata CF ruledan tersimpan di database. K. Halaman diagnosis penyakit denganmemasukkan setiap jawaban pertanyaan halaman diagnosis penyakit. Output yang dihasilkan adalahhasil diagnosis penyakit, faktor
6 Halaman 173 pendorong, cara pengendalian dan tersimpan di database. L. Halaman histori hasil diagnosis penyakit dengan memilih histori hasil diagnosis kebun yang akan dilihat serta mencoba setiap fungsi yang ada pada halaman histori hasil diagnosis penyakit pada kebun. Output yang dihasilkan adalahhasil diagnosis penyakit sesuai dengan yang pernah dilakukan. M. Halaman laporan perkembangan penyakit daerah Pada halaman laporan perkembangan penyakit ini melakukan uji coba menampilkan dan mencetak laporan dengan memasukan lokasi, periode, penyakit yang akan dilihat penyebaranya. Output yang dihasilkan yaitu laporan perkembangan penyakit sesuai dengan data yang dipilih. N. Halaman laporan perkembangan penyakit periodik Pada halaman laporan perkembangan penyakit ini melakukan uji coba menampilkan dan mencetak laporan dengan memasukan lokasi dan periode.output yang dihasilkan yaitu laporan perkembangan penyakit sesuai dengan periode yang dipilih. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem pakar diagnosis penyakit kelapa sawit menggunakan metode certianty factor yang dibuat telah memenuhi tujuan dan kebutuhan yang diharapkan serta laporan-laporan yang dihasilkan memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan pihak pakar maupun petani. Rekapitulasi Hasil Evaluasi Tingkat akurasi hasil diagnosis sistem diuji dengan melakukan penilaian rata-rata terhadap hasil diagnosis penyakit tanaman kelapa sawit yang di hasilkan oleh sistem. Tabel 2 merupakan hasil dari diagnosis sistem pakardengan inputan dari petani dan dari hasil diagnosis sistem pakar akan dibandingkan dengan hasil diagnosis yang dilakukan oleh pakar tanaman kelapa sawit dengan jumlah 12 tanaman yang terserang penyakit, untuk menunjukkan ketepatan aplikasi. Tabel 2. Rekapitulasi Hasil Uji Implementasi No 1 2 Diagnosis Pakar Tanaman Kelapa Sawit Busuk Buah Busuk Tandan Buah Diagnosis Sistem Pakar Busuk Buah (99,39%) Busuk Tandan Buah (76,66%) Busuk Tandan Buah (93,06%) Busuk Buah (90,18%) Hasil 3 Karat Daun Karat Daun (98,79%) 4 Penyakit Jelaga Penyakit Jelaga (96,93%) 5 Hawar Kipas Hawar Kipas (94,11%) Difisiensi Hara Mikro B (80%) 6 Difisiensi Hara Makro Mg Difisiensi Hara Mikro CU (95,36%) Difisiensi Hara Makro Mg (82,81%) Tidak 7 Penyakit Tajuk Penyakit Tajuk (88,61%) 8 Busuk Pucuk Busuk Pusuk (94,95%) 9 Busuk Pangkal Pupus Busuk Pangkal Pupus (99,18%) 10 Busuk Pangkal Batang Busuk Pangkal Batang (90,94%) Busuk Batang Atas (78,75%) 11 Busuk Batang Atas Busuk Batang Atas (91,86%) Busuk Pangkal Batang (69,07%) Busuk Pangkal Pupus (66,61%) 12 Difisiensi Hara Mikro S Difisiensi Hara Mikro S (97,42%) Dari hasil uji implementasi sistem pakar pada tabel 5, dapat diukur untuk tingkat akurasi sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawitmenggunakan rumus perhitungan berikut ini. Akurasi = (Hasil / Seluruh data) * 100% = (11 / 12) * 100% = 0,917 * 100% = 91,7% Dari perhitungan akurasi diatas, dapat diukur untuk nilai akurasi sistem pakar diagnosisdiagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit adalah sebesar 91,7%. SIMPULAN Berdasarkan hasil implementasi dan evaluasi maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut : 1. Sistem pakar menggunakan metode certainty factor yang dibangun dapat mendiagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit sesuai gejala-gejala yang terjadi pada tanaman kelapa sawit, serta dapat memberikan suatu cara pengendalian berdasarkan jenis penyakit pada tanaman kelapa sawit. 2. Sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit dengan menggunakan
7 Halaman 174 metode certainty factor telah berhasil diterapkan dengan mencoba pada perkebunan rakyat dengan pemilik bernama bapak suparno yang tanamannya terserang penyakit dan dilakukan pada 12 tanaman kelapa sawit yang memperlihatkan terdapat serangan penyakit dengan gejala yang berbeda-beda. Dari 12 tanaman yang dilakukan diagnosis menggunakan aplikasi terdapat 11 tanaman yang memberikan hasil sesuai dengan diagnosis yang dilakukan pakar tanaman kelapa sawit. Dengan begitu sistem pakar ini memiliki kesesuaian akurasi diagnosis sebesar 91,7%, maka sistem pakar ini layak dioperasikan oleh pakar tanaman kelapa sawit dan para petani sebagai alat bantu dalam melakukan diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit. Suswono Target Produksi Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat 6 Ton/hektare. (ekonomi.inilah.com, diakses pada tanggal 21 Januari 2013). Sutojo, T., Mulyanto, E., Suhartono, V Kecerdasan Buatan. Yogyakarta: ANDI. SARAN Untuk pengembangan sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman kelapa sawit, terdapat beberapa saran untuk pengembangan aplikasi selanjutnya. Beberapa saran yang diberikan adalah sebagi berikut : 1. Sistem pakar ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menggunakan platform mobile android agar dapat lebih memuaskan bagi petani maupun pakar yang menggunakan device dengan sistem operasi android karena platform mobile android dalam mengakses data lebih cepat jika dibandingkan dengan web mobile. 2. Agar sistem tetap dapat digunakan apabila terdapat perkembangan riset penyakit tanaman kelapa sawit, maka diharapkan pakar melakukan update pengetahuan kedalam sistem apabila terdapat hasil riset penyakit, gejala atau cara pengendalian baru pada tanaman kelapa sawit karena sistem pakar yang dibangun sudah bersifat dinamis, dimana dapat menambahkan data pengetahuan baru ke dalam sistem pakar. 3. Agar sistem pakar ini dapat digunakan lebih menarik lagi dan membantu pemahaman yang lebih ke petani dalam proses diagnosis, dapat di tambahkan beberapa fitur multimedia (video atau animasi) sebagai pendukung dalam mendeskripsikan gejala yang ditanyakan. RUJUKAN Kusrini Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. Yogyakarta:Andi.
SISTEM PAKAR KNOWLEDGE-BASED UNTUK DIAGNOSA SAKIT KEPALA
SISTEM PAKAR KNOWLEDGE-BASED UNTUK DIAGNOSA SAKIT KEPALA Ach. Ulul Azmi Rojabi 1 Yusriel Ardian 2 1 Sistem Informasi, Universitas Kanjuruhan Malang, [email protected] 2 Sistem Informasi, Universitas Kanjuruhan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertanian mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia, selama manusia hidup, selama itu juga pertanian tetap akan ada. Hal itu disebabkan karena pertanian masih
Jurnal Sistem Informasi
JSIKA Vol 3, No 2 (2014) Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal : http://jurnal.stikom.edu/index.php/jsika SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT PADA AYAM PETELUR MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Abstract:
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejak dilahirkan hingga tumbuh dewasa manusia diciptakan dengan kecerdasan yang luar biasa, kecerdasan juga akan berkembang dengan pesat. Kecerdasan tersebut yang dapat
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT CAMPAK PADA ANAK NASKAH PUBLIKASI
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT CAMPAK PADA ANAK NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Sukmawati Kasanah 10.12.5084 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA
SISTEM CERDAS DIAGNOSA PENYAKIT AYAM
SISTEM CERDAS DIAGNOSA PENYAKIT AYAM PRASETYO ADHY PRABOWO Program Studi Ilmu Komputer, FIK Universitas Dian Nuswantoro Jl. Nakula I No. 5-11, Semarang, 50131 Abstrak : Seiring perkembangan tekhnologi,
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN KARET MENGGUNAKAN METODE FAKTOR KEPASTIAN (CERTAINTY FACTOR) PADA SMARTPHONE
i ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN KARET MENGGUNAKAN METODE FAKTOR KEPASTIAN (CERTAINTY FACTOR) PADA SMARTPHONE SKRIPSI Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi
SISTEM PAKAR DIAGNOSA OVERHEATING PADA KENDARAAN BERSISTEM PENDINGIN AIR (LIQUID COOLING SYSTEM)
J u r n a l T e k n i k A V o l 9 N o 1 M a r e t 2 0 1 7, 1-5 ISSN No. 2085-0859 SISTEM PAKAR DIAGNOSA OVERHEATING PADA KENDARAAN BERSISTEM PENDINGIN AIR (LIQUID COOLING SYSTEM) Adika Nur Sandrayanto
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN TIPE AUTISME PADA ANAK USIA 7-10 TAHUN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING. Agam Krisna Setiaji
1 SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN TIPE AUTISME PADA ANAK USIA 7-10 TAHUN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Agam Krisna Setiaji Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro,
ABSTRAK. Kata kunci : sistem pakar, diagnosa penyakit anjing, basis pengetahuan, rule. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Sistem pakar adalah sistem yang menyimpan pengetahuan dan penalaran para pakar sehingga memiliki kemampuan menyelesaikan masalah seperti seorang pakar. Sistem pakar dapat dirancang untuk membantu
Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata Katarak pada Manusia Berbasis Web
Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata Katarak pada Manusia Berbasis Web Yudi1, Yessi Nofrima2 STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, Telp. 061-4567111 Fax. 061-4527548 e-mail: [email protected]
Jurnal Sistem Informasi
Halaman 143 JSIKA Vol 3, No 2 (2014)/ ISSN 2338-137X Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal : http://jurnal.stikom.edu/index.php/jsika RANCANG BANGUN SISEM PAKAR DIAGNOSIS GANGGUAN PREFERENSI SEKSUAL MENGGUNAKAN
BAB I PENDAHULUAN. akurat. Sistem pakar juga dapat diterapkan di bidang perkebunan.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia teknologi informasi saat ini telah mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia, bahkan di dalam bidang-bidang di luar disiplin ilmu komputer. Salah
JSIKA Vol. 4, No. 2. September 2015 ISSN X
SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI PENYAKIT KULIT ANJING MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Arnaz Malikul Hakim 1) Jusak 2) Erwin Sutomo 3) Program Studi/JurusanSistemInformasi STMIK STIKOM Surabaya Jl. Raya KedungBaruk
SISTEM PAKAR ONLINE MENGGUNAKAN RULE BASE METHOD UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT AYAM SKRIPSI KIKI HENDRA SITEPU
SISTEM PAKAR ONLINE MENGGUNAKAN RULE BASE METHOD UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT AYAM SKRIPSI KIKI HENDRA SITEPU 060823019 DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN SEMANGKA BERBASIS ANDROID
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN SEMANGKA BERBASIS ANDROID Imas Siti Munawaroh¹, Dini Destiani Siti Fatimah² Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut Jl. Mayor
Pembangunan Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Tanaman Padi
Pembangunan Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Tanaman Padi Rika Sofa 1, Dini Destiani 2, Ate Susanto 3 Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STT-Garut) Jl. Mayor Syamsu No 2 Garut
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Pertanian merupakan sektor penting dalam kehidupan manusia. Hal ini disebabkan karena sumber makanan manusia berasal dari pertanian. Setiap tahunnya, kebutuhan manusia
TEGUH HERLAMBANG
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA HAMA PADA TANAMAN CABAI DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS ANDROID SKRIPSI Oleh : TEGUH HERLAMBANG 0734010191 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR Aswita Andini Dea Fani Aneke Putri Jurusan Sistem Informasi STMIK PALCOMTECH Palembang Abstrak Sistem pakar untuk diagnosa penyakit
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN FUZZY MCDM BERBASIS WEB
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN FUZZY MCDM BERBASIS WEB Edi Munanda 1 dan Nanang Prihatin 2 1 Alumni Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS TANAMAN CABAI MENGGUNAKAN METODE BAYES
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS TANAMAN CABAI MENGGUNAKAN METODE BAYES 1 Ali Mahmudi, 2 Moh. Miftakhur Rokhman, 3 Achmat Eko Prasetio Teknik Informatika ITN Malang 1 [email protected],
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KERUSAKAN NOTEBOOK MENGUNAKAN METODE INFERENSI FORWARD CHAINING DAN TEOREMA BAYES (STUDI KASUS JOGJA COMPUTER) SKRIPSI
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KERUSAKAN NOTEBOOK MENGUNAKAN METODE INFERENSI FORWARD CHAINING DAN TEOREMA BAYES (STUDI KASUS JOGJA COMPUTER) SKRIPSI Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TBC (TUBERCULOSIS) PADA ANAK SKRIPSI AGUSTINA ERNARIA MANURUNG
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TBC (TUBERCULOSIS) PADA ANAK SKRIPSI AGUSTINA ERNARIA MANURUNG 041401067 PROGRAM STUDI STRATA 1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA
TAKARIR. : kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan. secara logika. : penalaran yang dimulai dari fakta menuju konklusi
TAKARIR Admin Analysis Database : administrator : analisis : kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis Data flow diagram Delete Design Edit Expert
ABSTRAK. Kata kunci : sistem pakar, forward chaining, dempster shafer.
ABSTRAK Sistem pakar merupakan sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Linda Wahyuni 1, Surya Darma 2 1 Dosen Jurusan Sistem Informasi, STMIK Potensi Utama 2 Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi
JSIKA Vol. 4, No. 2. September 2015 ISSN X
Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Perijinan Perusahaan Dan Industri Berbasis Web Pada Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Surabaya Ikmal Fahmi 1) Sulistiowati 2) Julianto Lemantara 3) Program
DESAIN APLIKASI HELPDESK TROUBLESHOOTING HARDWARE DAN SOFTWARE. Tugas Matakuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Narti Prihartini, S.T.
DESAIN APLIKASI HELPDESK TROUBLESHOOTING HARDWARE DAN SOFTWARE Tugas Matakuliah Interaksi Manusia dan Komputer Oleh: Mutammimah Rahayu Wulandari Siti Fajarwati H. Dellyla Hermanidiya Agus Gatot Purwanto
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN SEMANGKA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING SKRIPSI HASDYA MUTIA RAMBEY
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN SEMANGKA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING SKRIPSI HASDYA MUTIA RAMBEY 091421011 PROGRAM STUDI EKSTENSI S1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER
Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal :
JSIKA Vol 3, No 2 (2014) ISSN 2338-137X Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal : http://jurnal.stikom.edu/index.php/jsika Rancang Bangun Sistem Informasi Daya Tarik Wisata Berbasis Web (Studi Kasus Dinas
SISTEM PAKAR BERBASIS WEB UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT PADA TANAMAN ANGGREK MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
SISTEM PAKAR BERBASIS WEB UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT PADA TANAMAN ANGGREK MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Bambang Yuwono, Wiwid Puji Wahyuningsih, Hafsah Jurusan Teknik Informatika UPN Veteran Yogyakarta
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDETEKSI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN CENGKEH BERBASIS WEBSITE
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDETEKSI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN CENGKEH BERBASIS WEBSITE 1 Endriyono, 2 Sri Winiarti (0516127501) 1,2 Program Studi Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan
ABSTRAK. Kata Kunci: Aplikasi, Sistem Pakar, dan Sepeda Motor. vi Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara mendeteksi kerusakan sepeda motor dan mengetahui cara penanganan pada kerusakan yang telah terdeteksi. Aplikasi ini dirancang mengunakan metode
PENERAPAN METODE FORWARD CHAINING PADA PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS AWAL DEMAM BERDARAH
PENERAPAN METODE FORWARD CHAINING PADA PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS AWAL DEMAM BERDARAH [1] Sri Lestanti, [2] Sabitul Kirom, dan [3] Dini Kustiari [1],[2,[3] Universitas Islam Balitar Abstrak: Demam
DIAGNOSIS PENYAKIT AKIBAT INFEKSI VIRUS PADA ANAK MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
DIAGNOSIS PENYAKIT AKIBAT INFEKSI VIRUS PADA ANAK MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Heri, Helfi Nasution, Helen Sasty Pratiwi Program Studi Teknik Infornatika Universitas Tanjungpura e-mail: [email protected]
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK PERTOLONGAN PERTAMA MENDIAGNOSA DEMAM Shela Shelina Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 164
EXPERT SYSTEM APPLICATION FOR FIRST AID DIAGNOSE FEVER Shela Shelina Undergraduate Program, Information Systems Gunadarma University http://www.gunadarma.ac.id Keywords: Expert System, General Disease
2.2 Konsep Sistem Pakar 9
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI HALAMAN PERSEMBAHAN MOTO KATA PENGANTAR SARI DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL i ii iii vi v vi viii ix
CASE-BASED REASONING (CBR) PADA SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN SINGKONG DALAM USAHA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PANGAN
CASE-BASED REASONING (CBR) PADA SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN SINGKONG DALAM USAHA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PANGAN Oleh: Minarni, Indra Warman, Wenda Handayani Jurusan Teknik
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Linda Wahyuni 1, Surya Darma 2 1 Dosen Jurusan Sistem Informasi, STMIK Potensi Utama 2 Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi
BAB I PENDAHULUAN. seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Hal ini yang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan komputer dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Hal ini yang
Abstrak. Kata Kunci : Medical Expert System, Mycin PENDAHULUAN
Abstrak Sistem pakar dalam bidang diagnosis kesehatan telah dikembangkan pada pertengahan tahun 1970 di Stanford University. Sistem tersebut diberi nama MYCIN tersebut Sistem pakar medical yang bisa mendiagnosa
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM III.1 Analisa Analisa merupakan tahap awal yang harus dilakukan untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Tahap ini sangat penting karena dengan proses
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN ANGGUR MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB NASKAH PUBLIKASI
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN ANGGUR MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Aziz Nugroho 13.11.7345 kepada FAKULTAS ILMU KOMPUTER
PENGGUNAAN METODE CERTAINTY FACTOR PARALEL UNTUK MENDETEKSI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KAKAO
PENGGUNAAN METODE CERTAINTY FACTOR PARALEL UNTUK MENDETEKSI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KAKAO Fitria Dosen pada Jurusan Teknologi Informatika, Informatics & Business Institute Darmajaya Jl. Z.A Pagar
Diagnosis Desease of Down Syndrome In Children with Forward Chaining Methods
Seminar Nasional Peranan Ipteks Menuju Industri Masa Depan (PIMIMD-4) Institut Teknologi Padang (ITP), Padang, 27 Juli 2017 ISBN: 978-602-70570-5-0 http://eproceeding.itp.ac.id/index.php/pimimd2017 Diagnosis
Sistem Pakar Untuk Mengetahui Gangguan Depresi Mayor Dengan Menggunakan Faktor Kepastian
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Sistem Pakar Untuk Mengetahui Gangguan Depresi Mayor Dengan Menggunakan Faktor Kepastian Aninda Astuti 1), Kusrini 2)
BAB I PENDAHULUAN. yaitu dengan suatu media konsultasi yang bersifat online. mengemukakan pesoalan-persoalan yang terjadi kemudian pakar akan
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Media konsultasi merupakan sebuah media atau sarana untuk berkomunikasi atau berinteraksi antara seorang pakar dengan pengguna. Dalam bidang medis kegiatan konsultasi
JURNAL IMPLEMENTASI NET BELIEF CERTAINTY FACTOR PADA SELEKSI PENERIMA BERAS MISKIN
JURNAL IMPLEMENTASI NET BELIEF CERTAINTY FACTOR PADA SELEKSI PENERIMA BERAS MISKIN IMPLEMENTATION OF NET BELIEF CERTAINTY FACTOR ON SELECTION POOR RICE RECEIVER Oleh: VENNY WIDYANIK NPM : 12.1.03.02.0123
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alur Metodologi Penelitian Adapun alur metodologi penelitian yang akan dipakai dalam menyelesaikan penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut: Gambar 3.1 Alur Metodologi
PENGGUNAAN CERTAINTY FACTOR (CF) DALAM PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT ATHEROSKLEROSIS SKRIPSI. Elpa Armi Voni
PENGGUNAAN CERTAINTY FACTOR (CF) DALAM PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT ATHEROSKLEROSIS SKRIPSI Elpa Armi Voni 061401030 PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER FAKULTAS
LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM
LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM RANCANG BANGUN SISTEM CERDAS UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT HEPATITIS B BERBASIS WEB BIDANG KEGIATAN: PKM - PENELITIAN Diusulkan oleh: 08.41010.0113
BAB I PENDAHULUAN. membantu proses dan cara berpikir manusia yang disebut sebagai artificial
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan semakin berkembangnya pengetahuan, teknologi komputer juga mengalami kemajuan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini ditandai dengan berkembangnya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Rolettha (2002, hal: 1) menyatakan bahwa kelapa sawit merupakan salah satu tanaman komoditas andalan sumber devisa non-migas bagi Indonesia. Perkembangan perkelapa
PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT UTAMA TANAMAN KELAPA SAWIT SKRIPSI DEWI YANTI
PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT UTAMA TANAMAN KELAPA SAWIT SKRIPSI DEWI YANTI 041401018 PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosa Hama Jeruk dan Pengobatannya Menggunakan Metode Certainty Factor
Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosa Hama Jeruk dan Pengobatannya Menggunakan Metode Certainty Factor Yudi 1, Laila 2 STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, Telp. 061-4567111, Fax. 061-4527548 e-mail: [email protected]
METODE PENALARAN SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN MODEL HIBRID FUZZY DEMPSTER SHAFER UNTUK IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JAGUNG
METODE PENALARAN SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN MODEL HIBRID FUZZY DEMPSTER SHAFER UNTUK IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JAGUNG Nurmahaludin (1), Gunawan Rudi Cahyono (1) [email protected] (1),
BAB 1 Pendahuluan Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Kulit merupakan organ terluar yang menjadi pelindung pertama bagi tubuh manusia, sehingga jika terjadi sesuatu pada anggota tubuh yang lebih dahulu terkena adalah
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER SHAFER
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER SHAFER 1 Yasidah Nur Istiqomah (07018047), 2 Abdul Fadlil (0510076701) 1 Program Studi Teknik Informatika 2 Program
MERANCANG SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB SKRIPSI
MERANCANG SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Jenjang Strata Satu (S1) Pada Program
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SYARAF. Naskah Publikasi
i SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SYARAF Naskah Publikasi Diajukan oleh Ayusnia Peypit Milandari 04.12.0841 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2010 i ii
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS GANGGUAN JIWA SKIZOFRENIA MENGGUNAKAN METODE FUZZY EXPERT SYSTEM (STUDI KASUS RS. JIWA MENUR SURABAYA)
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS GANGGUAN JIWA SKIZOFRENIA MENGGUNAKAN METODE FUZZY EXPERT SYSTEM (STUDI KASUS RS. JIWA MENUR SURABAYA) Alfian Angga Pradika. 1) Dr Jusak. 2) Julianto Lemantara, S.Kom, OCA.,
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN PADI VARIETAS SARINAH BERBASIS ANDROID
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN PADI VARIETAS SARINAH BERBASIS ANDROID Asep Saepulloh 1, Dini Destiani Siti Fatimah 2 Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut
DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii. ABSTRAK... iv. MOTTO... vi. KATA PENGANTAR... vii. DAFTAR ISI... ix. DAFTAR GAMBAR...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i LEMBAR PENGESAHAN... ii ABSTRAK... iv MOTTO... vi KATA PENGANTAR... vii DAFTAR ISI... ix DAFTAR GAMBAR... xv DAFTAR TABEL... xix BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah...
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi yang berjalan begitu cepat menuntut kemajuan di segala bidang. Masyarakat harus bisa mengikuti segala bentuk kemajuan tersebut. Berbagai bidang tak
Analisa Dan Perancangan Sistem Pakar Kerusakan Pada Aset UKM STIKOM Bali Menggunakan Metode Dempster Shafer
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Analisa Dan Perancangan Sistem Pakar Kerusakan Pada Aset UKM STIKOM Bali Menggunakan Metode Dempster Shafer Agus Purwanto
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT CABAI PAPRIKA BERBASIS ANDROID
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT CABAI PAPRIKA BERBASIS ANDROID Resi Resmiati¹, Asep Deddy Supriatna 2 Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut
SISTEM PAKAR DIAGNOSA AWAL PENYAKIT USUS BUNTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB SKRIPSI
SISTEM PAKAR DIAGNOSA AWAL PENYAKIT USUS BUNTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Jenjang Strata Satu (S1)
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN DURIAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN ALGORITMA BAYES NASKAH PUBLIKASI
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN DURIAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN ALGORITMA BAYES NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Ibnu Titto Dessetiadi 13.11.7046 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
BAB I PENDAHULUAN. sayur yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia, terutama di
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Buah tomat (Lycopersicum esculentum. Mill. L.) merupakan tanaman sayur yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Tomat (Lycopersicon
ABSTRAK. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penjualan merupakan faktor utama dalam menunjang kelangsungan hidup dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus mampu dalam menentukan kebijakan kebijakan yang berhubungan dengan aktivitas
SISTEM PENDETEKSI GANGGUAN HAMA DANPENYAKIT TANAMAN PADI BESERTA PENANGGULANGANNYA
SISTEM PENDETEKSI GANGGUAN HAMA DANPENYAKIT TANAMAN PADI BESERTA PENANGGULANGANNYA Santi Purwaningrum 1, KhafiizhHastuti, M.Kom 2 MahasiswaUniversitas Dian Nuswantoro Semarang 1, DosenUniversitas Dian
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS GANGGUAN PADA GENERATOR SET BERBEBAN
ISSN 1412 3762 http://jurnal.upi.edu/electrans ELECTRANS, VOL.11, NO.2, SEPTEMBER 2012, 63-70 APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS GANGGUAN PADA GENERATOR SET BERBEBAN Irfan Sanusi, Bambang Trisno,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini akan membahas mengenai uraian singkat hasil-hasil penelitian atau analisis terdahulu yang ada hubungannya dengan permasalahan yang akan ditinjau dalam Tugas Akhir.
BAB I PENDAHULUAN. dalam informasi sangatlah penting. Teknologi mempunyai peranan penting yang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Di zaman yang serba modern seperti saat ini kecepatan dan keakuratan dalam informasi sangatlah penting. Teknologi mempunyai peranan penting yang tentunya tidak terlepas
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
55 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Penulis merancang program sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit ikan hias menggunakan metode certainty factor dengan menggunakan bahasa pemogram Microsoft
UKDW BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kelinci merupakan hewan pengerat yang berbulu lembut yang dapat dijadikan hewan peliharaan karena keindahannya, sebagai bahan konsumsi, dan sebagai percobaan. pada
Rancang Bangun Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Mulut dan Gigi dengan Metode Fuzzy Logic
Rancang Bangun Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Mulut dan Gigi dengan Metode Fuzzy Logic Arnon Makarios, Maria Irmina Prasetiyowati Program Studi Teknik Informatika, Universitas Multimedia Nusantara,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian adalah menjelaskan seluruh kegiatan selama berlangsungnya penelitian untuk menghasilkan informasi yang lebih akurat sesuai dengan permasalahan yang akan
3.3 Metode Pengumpulan Data Studi Pustaka ( Library Research Method Wawancara ( Interview
43 2. Data Sekunder Data sekunder merupakan jenis data yang diperoleh dari sumbersumber diluar lingkungan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten PATI. Di sini penulis mengacu pada buku-buku yang
SISTEM PAKAR BERBASIS WEB UNTUK DIAGNOSA AWAL PENYAKIT THT
SISTEM PAKAR BERBASIS WEB UNTUK DIAGNOSA AWAL PENYAKIT THT Wahyu Prabowo 1), Muhammad Arief Widyananda 2), Bagus Santoso 3) Laboratorium Komputasi dan Sistem Cerdas, Jurusan Teknologi Informatika Fakultas
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan komputer sekarang ini tidak hanya terbatas pada bidang komputer secara langsung. Komputer telah menjadi keperluan penting dalam keseharian dan digunakan
BAB I PENDAHULUAN. Sistem pakar atau Expert System biasa disebut juga dengan Knowledge Base
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sistem pakar atau Expert System biasa disebut juga dengan Knowledge Base System yaitu suatu aplikasi komputer yang ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan atau
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. identifikasi penyakit pada tanaman buah naga dengan menggunakan metode
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini penulis akan membahas mengenai perancangan sistem pakar identifikasi penyakit pada tanaman buah naga dengan menggunakan metode certainty Factor yang meliputi
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KEJIWAAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR (STUDI KASUS RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA)
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KEJIWAAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR (STUDI KASUS RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA) Charles Jhony Mantho Sianturi STMIK Potensi Utama Jl. K.L. Yos Sudarso
Feresi Daeli ( )
SISTEM PAKAR DALAM MENENTUKAN TINGKAT IQ ANAK YANG MENGALAMI RETERDASI MENTAL DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR (STUDI KASUS: PENDIDIKAN SLB/B KARYA MURNI) Feresi Daeli (0911526) Mahasiswa Program Studi Teknik
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOS PENYAKIT PADA TANAMAN KEDELAI BERBASIS WEB
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOS PENYAKIT PADA TANAMAN KEDELAI BERBASIS WEB Aliman Teknik Informatika STMIK ATMA LUHUR PANGKALPINANG Jl. Jend. Sudirman Selindung Lama Pangkalpinang Kepulauan Babel
PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN PENCERNAAN PADA ANAK DENGAN PHP DAN MY SQL SKRIPSI
PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN PENCERNAAN PADA ANAK DENGAN PHP DAN MY SQL SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Jenjang Strata Satu (S1) Pada Program Studi
BAB I PENDAHULUAN. Lulusan kedokteran gigi di tuntut untuk menyelesaikan pasien dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Lulusan kedokteran gigi di tuntut untuk menyelesaikan pasien dengan berbagai macam penyakit mulut, jaringan keras gigi dan jaringan lunak mulut. Kelainan jaringan
BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Sistem Pakar adalah salah satu cabang dari kecerdasan buatan yang membuat penggunaan secara luas knowledge yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia
Metode Forward Chaining pada Aplikasi Android untuk Pemilihan Komponen Kamera DSLR
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2017 STMIK STIKOM Bali, 10 Agustus 2017 Metode Forward Chaining pada Aplikasi Android untuk Pemilihan Komponen Kamera DSLR Yohanes Priyo Atmojo 1), Bagus Made Sabda
