Modul Pelatihan Budidaya dan Pasca Panen Rebung
|
|
|
- Farida Kurniawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 TROPICAL PLANT CURRICULUM PROJECT Modul Pelatihan Budidaya dan Pasca Panen Rebung Pande Ketut Diah Kencana Nyoman Semadi Antara Pusat Studi Ketahanan Pangan Universitas Udayana 2012
2 DISCLAIMER This publication is made possible by the generous support of the American people through the United States Agency for International Development (USAID). The contents are the responsibility of Texas A&M University and Udayana University as the USAID Tropical Plant Curriculum Project partners and do not necessarily reflect the views of USAID or the United States Government.
3 PEDAHULUAN Bambu merupakan tumbuhan bernilai ekonomi tinggi, dan pemakaiannya sangat luas, baik untuk keperluan sehari-hari maupun untuk hasil-hasil lain untuk diperdagangkan. Bambu termasuk dalam anak suku Bambusoideae dalam suku Poaceae atau Gramineae atau suku rumput-rumputan. Bambu mudah sekali dibedakan dengan tumbuhan lainnya karena tumbuhnya merumpun, batangnya bulat, berlubang dan beruas-ruas, percabangan kompleks, setiap daun bertangkai. Masalah yang dihadapi dalam pemanfaatan bambu adalah belum merupakan prioritas Ilmu pengetahuan dan teknologi. Keterbatasan informasi, terutama keterbatasan peneliti dan kegiatan penelitian serta keterbatasan modal. Bambu digolongkan hasil hutan non kayu, ditanam hanya 1 (satu) kali, kemudian dilakukan tebang pilih dan pemeliharaan terus menerus. Apabila dipelihara dengan baik bambu dapat bertahan hidup sampai ± 100 th, tahan terhadap hama penyakit. Bambu sudah sangat akrab dengan kehidupan masyarakat, dan dikenal sebagai tanaman ajaib karena fungsinya yang multiguna, mulai dari pemenuhan bahan perumahan, sandang dan juga pangan, serta dapat menjaga keseimbangan lingkungan hidup alam, disamping lingkungan hidup keanekaragaman hayati. Bambu merupakan sumber daya alam yang luas kegunaannya, pertumbuhannya cepat (3-4 th), system perakarannya yang kuat, dengan tipe serabut dan tunggang mampu menyerap air hujan 90 %, sedangkan tanaman lainnya hanya %. Kelebihan air yang diserap setelah digunakan untuk kebutuhan hidup nya sendiri, kemudian sisanya tersimpan sebagai air tanah. Bambu mudah penanganannya, memiliki sifat yang cocok untuk berbagai keperluan. Daunnya luas dan rimbun, sifat biologisnya banyak menyerap CO2, 1 Ha bambu dapat menyerap ± 12 ton CO2 dari udara, sehingga udara disekitar kebun bambu bersih dan sehat. Untuk pangan tidak semua jenis bambu dapat dikonsumsi rebungnya, ada rebung yang rasanya pahit dan keras, jadi rebung yang bisa dikonsumsi sangat tergantung dari jenis dan tempat hidupnya.
4 Usaha budidaya bambu untuk produksi rebung saat ini khususnya di Indonesia sangat jarang yang melakukan. Pada umumnya tujuan utama penanaman bambu hanya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan industri yang berbasiskan bahan baku dari bambu, misalnya kerajinan, bahan bangunan, alat musik, furniture dan alat-alat dapur, sehingga pada saat musim hujan, rebung yang tumbuh hanya dipanen untuk dikonsumsi sendiri dan kelebihannya dijual di pasar lokal dalam bentuk rebung kulit dan rebung yang sudah dikupas dan direbus. Jenis-Jenis Bambu Di Indonesia Jenis bambu di Dunia saat ini diketahui ± 1500 jenis, dan berdasarkan data di lapangan dan di laboratorium bahwa bambu di Indonesia terdiri dari 161 jenis. Di Jawa diperkirakan hanya ada 60 jenis, sisanya tumbuh tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia termasuk di Bali ± 35 jenis. Jenis-jenis bambu yang tumbuh di Bali tersebut dan sudah biasa dipergunakan oleh masyarakat dan bernilai ekonomis tinggi antara lain: 1). Bambu betung (Dendrocalamus asper (Schult.f) Backer ex Heyne) 2). Bambu sured (Gigantochloa pseudoarundinaceae (Steud.) Widjaja 3). Bambu tali (Gigantochloa apus (J.A. & J.H. Schultes) Kurz 4). Bambu tamblang 5). Bambu tabah (Gigantochloa nigrociliata BUZE Kurz) 6). Bambu aye 7). Bambu buluh 8). Bambu kuning 9). Bambu hitam (Gigantochloa atroviolacea) Iklim Dan Tempat Tumbuh Bambu Bambu dapat tumbuh pada iklim kering sampai tropika basah, pada kondisi tanah subur dan kurang subur serta dari dataran rendah sampai 4000 m diatas permukaan laut, dan dari tempat datar sampai lereng-lereng gunung atau tebingtebing sungai. Pada umunya semua jenis 4bambu masih dapat tumbuh ditempat
5 beriklim kering dengan curah hujan rendah karena 5 bambu sangat mudah beradaptasi pada lingkungannya. Walaupun masih dapat tumbuh, biasanya diameter dan ketebalan dinding buluh sangat dipengaruhi oleh keadaan iklim setempat. Karena iklimnya yang kering, 5 bambu menjadi berdiameter kecil dengan dinding buluh yang tebal, sedangkan bila tumbuh di daerah yang beriklim basah diameter 5bambu dapat lebih besar dengan dinding buluh yang tipis. Manfaat Bambu Bambu mempunyai manfaat yang sangat banyak dilihat dari segi ekonomi, ekologi maupun budaya. Manfaat-manfaat tersebut dapat diperoleh apabila dilakukan penerapan system manajemen dan penerapan teknologi yang benar dan efisien. Pemanfaatan 5bambu yang terbanyak terdapat pada suku Jawa, Bali dan suku Melayu di Sumatera. Berdasarkan pengalaman di lapangan, diketahui bahwa suku-suku di pulau-pulau kecil seperti Lombok, Sumbawa, Sumba dan Alor banyak juga memanfaatkan 5 bambu untuk membuat bangunan rumah atau peralatan dalam kehidupan sehari-hari. Bambu mempunyai pertumbuhan yang cepat, system perakaran yang kuat dan luas dapat memperkuat ikatan partikel-partikel tanah dan mampu menahan limpasan air, sehingga dapat mencegah erosi, dan juga tepat digunakan untuk usaha konservasi tanah dan air terutama untuk tanah-tanah miring yang rawan longsor. Dengan penanaman bambu secara luas di lahan kritis, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya dukung lingkungan. Manfaat ekonomi bambu antara lain, banyak digunakan untuk bahan bangunan termasuk diantaranya, rangka atap, rangka dinding, jembatan dan tangga. Kegunaan lain adalah untuk membentuk peralatan yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari seperti nyiru, wadah nasi, keranjang, balai-balai, lemari, kipas dan lain-lain. Bambupun dapat dimanfaatkan untuk membuat kertas, antara lain kertas budaya yang digunakan dalam upacara keagamaan umat budha dan kong Hu Cu, atau
6 kertas seni yang mahal harganya untuk membuat lukisan, batang dupa, sumpit dan pencungkil gigi dan arang aktif serta asap cair untuk mengawetkan makanan. Daun bambu dapat digunakan untuk membungkus makanan seperti makanan bacang dan di Bali dikenal dengan makanan tradisional yaitu kue unti kacang dengan bahan dasar ketan hitam dan dibungkus dengan daun bambu. Disamping itu pula daun 6bambu dapat digunakan untuk obat diare bagi hewan sapi, serta dapat digunakan untuk pupuk organik. Di Bali penggunaan bambu merupakan tanaman yang sangat penting, sejak manusia lahir sampai meninggal didalam sarana prasarana upakaranya menggunakan bambu dan tidak bisa digantikan dengan tanaman lainnya. Seperti penjor yang setiap hari raya Galungan masyarakat Bali diwajibkan untuk membuat penjor. Di Negara Tirai Bambu yakni Cina, pemanfaatan 6bambu disemua daerah karena budayanya yang berkaitan sangat erat dengan 6bambu. Di Negara Tirai bambu tersebut, 6bambu sudah dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat papan 6bambu yang dikenal dengan nama plyboo. Bambu diolah juga untuk membuat arang dan cuka 6bambu, bahkan Jepang dengan teknologinya yang telah maju dapat memanfaatkan batang 6 bambu sebagai bahan bahan baku membuat shampoo dan sabun cair untuk badan. Rebung 6bambu juga dapat dikonsumsi yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, berdasarkan kajian yang pernah dilakukan, bahwa rebung 6bambu tabah mengandung6 testosterone yang dapat meningkatkan stamina kaum pria, yang nantinya berpotensi menjadi makanan pavorit, disamping memang rasa rebungnya yang enak dan lembut. Demikian banyaknya kegunaan 6bambu belum semuanya diterapkan di Indonesia, karena itu potensi 6bambu di Indonesia untuk dijadikan berbagai macam produk masih sangat besar.
7 . Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata (Buese) Kurz) Bambu tabah mempunyai batang yang sifatnya simpodial atau berumpun. Panjang buluh dapat mencapai sekitar 10 m dan ujungnya melengkung, dengan garis tengahnya sekitar 3 6 cm. Tebal buluhnya mencapai 6 mm, dengan warna buluh
8 hijau sampai hijau tua, ruas batang mencapai cm dengan pelepah buluh panjangnya cm yang tetap melekat pada buluhnya, pelepah buluh bagian luar ditumbuhi oleh miang (bulu-bulu halus) yang melekat berwarna coklat hitam, pelepah mudah luruh (Gb. 11). Perawakan bambu tabah Bambu tabah dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai di tempattempat pada ketinggian ± 1000 m diatas permukaan laut dan dapat tumbuh pada daerah tropis yang lembap. Bambu ini juga dapat tumbuh dengan baik pada tipe tanah latosol dengan curah hujan hingga 3,000 mm. Masyarakat Bali menyebut bambu tabah, karena rebungnya rasa hambar tidak pahit, tidak seperti rebung betung. Rebung dipanen pada saat musim hujan, maksud dari pemanenan rebung disamping dapat digunakan untuk konsumsi, juga bermaksud untuk penjarangan rumpun, agar rumpun bambu dapat dijaga, sehingga kualitas buluhnya maksimal. Pelepah rebung bambu tabah berwarna coklat muda sampai hijau ke abu-abuan, tertutup miang berwarna hitam tersebar tidak merata. Warna daun pelepah buluh pada ujung rebung berwarna coklat muda sampai hijau. Perbedaan warna pelepah tersebut tergantung dari pertumbuhan dan cara panen rebung tersebut. Apabila rebung dipanen pada saat masih di dalam tanah, warna pelepah coklat muda, serta daging rebung berwarna putih (Gb. 12), sedangkan apabila rebung
9 dipanen diatas tanah, warna pelepah hijau, daging rebung akan berwarna hijau dan keras (Gb. 13). Panen rebung dalam tanah Rebung putih dan lembut Panen rebung diatas tanah Rebung warna hijau dan keras Rebung bambu tabah dapat dipanen setelah rumpunnya berumur 3 tahun. Panen dilakukan 2 x dalam seminggu pada saat musim hujan. Rebung yang dipanen pada rumpun bambu yang telah berumur 2 3 tahun, yaitu rebung yang tumbuh melebihi 10 rebung setiap musim. Rebung dipanen ketika mencapai tinggi 15 cm. Berdasarkan kajian dilapangan, rebung bambu tabah mempunyai komposisi : air (92,2 %), protein (2,29 %), lemak (0,23 %), pati (1,68), serat (3,07 %) dari 100 g bahan segar. Meskipun semua bambu menghasilkan rebung, tetapi tidak semua rebungnya bisa dimakan, karena rasanya pahit dan keras. Pemerintah Gianyar memulai mengawali pembudidayaan bambu tabah di Dusun Penyabangan Desa Kerta Payangan, yang penanamannya sudah dimulai sejak Nopember 2009 oleh Bapak Bupati Gianyar, yang selanjutnya bertahap akan
10 ditanam seluas 500 Ha melalui SK Bupati Gianyar No 53 Tahun 2012 tentang Penetapan Kawasan Budidaya Penanaman Bambu Tabah di Kabupaten Gianyar. Penyebaran penanaman bambu tabah akan dilaksanakan dilahan-lahan kritis milik pemerintah maupun masyarakat. Prospek Rebung Bambu Tabah Indonesia sampai saat ini belum bisa memenuhi permintaan ekspor rebung bambu, walaupun ada permintaan dari Indonesia rata - rata 4500 ton/tahun. Negara tujuan ekspor adalah Jepang, Taiwan, Amerika, Kanada, Australia, Malaysia, Singapura, Korea dan Hongkong. Dari data statistik yang ada, Jepang membutuhkan rebung sebanyak ton/th, Taiwan ton/th, Singapura dan Korea ton/th dan Australia ton/th. Jadi untuk memenuhi permintaan rebung ekspor 1 % saja minimal disiapkan lahan kebun bambu tabah untuk rebung seluas ha. Jadi melihat peluang tersebut, sangat memungkinkan Indnesia bisa menjadi pengekspor rebung bambu terbesar setelah Cina, asalkan semua pihak saling mendukung. Bali akan mengawali pengembangan budidaya bambu tabah untuk rebungnya, karena di daerah ini sudah banyak tersebasar khususnya di daerah ketinggian m diatas permukaan laut dan cocok untuk mengembangkan industri pedesaan yang berbasis bambu rebung dari jenis bambu tabah. Disamping itu pengembangan bambu tabah untuk rebungnya sampai saat ini belum ada pesaing, sehingga kalau dilihat dari analisis SWOT sangat positif. Untuk mengantisipasi perkembangan industri berbasis bahan baku bambu tabah harus dilakukan budidaya agar dihasilan pasokan rebung yang lestari dan berkualitas. Sampai saat ini belum banyak masyarakat melakukan budidaya khusus jenis bambu tabah sehingga diperlukan petunjuk atau pedoman teknis untuk budidaya bambu tabah. Hal ini sangat penting diketahui supaya masyarakat yang bergerak dalam bidang pemanfaatan rebung-rebung bambu tabah tertarik untuk mengusahakannya.
11 TEKNIK BUDIDAYA BAMBU TABAH Lahan yang akan ditanami perlu dipersiapkan terlebih dahulu dengan: 1. Memilih lahan untuk ditanami bambu tabah 2. Pupuk dasar 3. Pemilihan bibit bambu tabah 4. Mengangkut bibit Memilih lahan untuk ditanami bambu tabah Lahan yang akan ditanami bambu tabah mulai lahan yang subur sampai lahan yang kritis, dari yang datar sampai dengan kemiringan seperti dipinggir sungai, dan lahan-lahan yang tidak termanfaatkan dengan optimal. Pastikan lahan-lahan yang akan ditanami bambu tabah ada kepemilikan yang jelas, mengingat bambu tabah sekali tanam dan apabila dibudidayakan dengan baik akan dapat bertahan sampai umur ± 100 tahun dan selama itu dapat memberikan kontribusi perekonomian masyarakat setempat begitu pula, alam terjaga dengan baik. Pupuk Dasar Sebelum bibit bambu tabah ditanam isilah lubang tanam yang sudah sebelumnya dipersiapkan dengan pupuk organik, yaitu campuran pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 1:1 sebanyak setengah lubang. Pemilihan Bibit Bambu Tabah Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk pemilihan bibit bambu tabah yang akan ditanam: a. Ukuran bibit bambu tabah setinggi cm b. Ukuran polibag untuk bibit bambu tabah dengan diameter 15x30 cm c. Bibit berasal dari stek batang maupun cabang, dan juga dari bibit pemisahan anakan d. Umur bibit 7-8 bulan
12 . Bibit bambu tabah siap tanam Mengangkut Bibit a. Bila jarak pengiriman bibit cukup jauh pertahankan kelembaban selama perjalanan dan usahakan pengiriman bibit pada saat pagi hari, dan menaikkan bibit dari pembibitan petani yang siap dikirim pada waktu sore hari. b. Bila sampai ditujuan, segarkan dahulu bibit sebelum ditanam di lahan. c. Letakkan bibit dibawah pohon yang teduh agar polibag tidak kering, kalau bisa disiram, agar kelembaban bibit tetap terjaga. Pengangkutan bibit bambuh tabah
13 MENANAM BIBIT BAMBU TABAH DI LAPANGAN Jarak Tanam Jarak tanam tergantung pada jenis bambu: a. Bambu yang berdiameter kecil (kurang dari 5 cm) ditanam dengan jarak 3 x 3 m b. Bambu dengan ukuran batang sedang yaitu diameternya 5-15 cm atau lebih, ditanam dengan jarak 4 x 4, 4 x 5, 7 x 7, 8 x 8 atau 10 x 10 m c. Bambu tabah dengan ukuran diameter 4-5 cm, maka jarak tanam 4x5 m sehingga dalam 1 (satu) hektar terdapat 500 rumpun bambu tabah. Selain jenis bambu, jarak tanam juga tergantung pada kegunaan bambu yaitu bambu untuk dipanen batangnya atau bambu yang dikembangbiakkan dipanen untuk rebungnya. Bagi bambu yang akan dipanen batangnya, usahakan penanaman dengan jarak 7 x 7 atau 8 x 8 m. Hal ini untuk mencegah ujung rumpun bambu saling bertautan. Bila ujung rumpun bambu bertautan dan tidak ada sinar matahari masuk ke lantai lahan, maka rebung yang tumbuh tidak akan membentuk bambu yang lurus. Oleh sebab itu selalu usahakan agar rumpun tidak saling bertautan. Sedangkan bambu yang akan dipanen rebungnya selalu dipangkas sehingga batang yang tinggal adalah batang yang produktif menghasilkan rebung. Membuat Lubang Tanam a. Sebelum menanam perhatikan topografi lokasi (kondisi lahan datar atau miring) b. Lahan yang sudah dipilih untuk ditanami bambu tabah dibersihkan dari semak, tumbuhan yang tidak berguna, alang-alang, tumbuhan kayu dan lainnya agar bersih dan mudah untuk pembuatan lubang. c. Lahan yang sudah dibersihkan, di cangkul untuk digemburkan dan rumputrumput yang masih tersisa dicabut dan dibersihkan d. Buatlah lubang tanam berdasarkan garis kontur (garis ketinggian) lokasi, sehingga tanaman bambu dapat mencegah terjadinya erosi tanah
14 e. Untuk daerah yang mempunyai kemiringan lebih dari 45 0 penanaman dilakukan lebih rapat sehingga erosi tanah dapat dikurangi f. Lubang tanam untuk bambu tabah dibuat dalam deretan dengan ukuran 40 x 40 cm dengan kedalaman 40 cm 40 cm 40 cm 40 cm Ukuran lubang 40 x 40 x 40 cm g. Buat lubang ± 3 minggu sebelum penanaman agar aerasi lubang penanaman cukup. h. Tanam bibit bambu tabah harus musim hujan, sehingga tidak diperlukan penyiraman selama bulan pertama hingga bulan ketiga (setelah penanaman bibit bambu tabah minimal dibutuhkan air banyak selama ± 3 bulan agar akar tumbuh kuat). i. Dianjurkan tidak menanam bibit bambu tabah pada saat musim kemarau, karena hasilnya tidak maksimal dan kemungkinan besar bibit akan mati. j. Masukkan kompos dan pupuk kandang dalam setiap lubang sebanyak ± 5 kg dan tutup dengan tanah setinggi ± 10 cm. k. Setelah siap menanam, bawa bibit bambu tabah ke lokasi dekat lubang penanaman. Buka polibag yang berisi bibit bambu tabah dengan hati-hati agar akar bibit tidak rusak atau banyak akar yang putus.
15 l. Masukkan bibit dalam lubang dan timbun dengan campuran tanah, kompos dan pupuk kandang 3:1:1 m. Penimbunan tanah setinggi ± 50 cm dari atas permukaan tanah. n. Tambahkan mulsa dari daun-daun jatuhan dari tanaman untuk menutup gundukan tanah penutup bibit yang baru ditanam dengan tujuan untuk mengurangi penguapan air dari dalam tanah. o. Selanjutnya siram bibit bambu tabah yang baru ditanam sampai tanah menjadi basah atau disaat penanaman bibit cuaca hujan tidak perlu disiram.
16 MEMELIHARA TANAMAN Rumpun bambu tabah untuk mempertahankan tingkat produktivitas selama usia produktif, memerlukan pengairan, pemupukan, penjarangan batang dalam rumpun, mulsa dan penyiangan. Mengairi Bambu menyukai tanah yang sedikit lembab, tetapi tidak terlalu basah. pengairan untuk tanaman bambu hanya diperlukan saat musim kemarau untuk membuat tanah menjadi lembab. Pengairan untuk tanaman bambu tabah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu menyirami tanah pada pangkal tanaman dan sekitar rumpun atau mengalirkan air ke dalam lahan. Frekuensi pengairan dilakukan menurut kebutuhan. Jika lahan pertanaman sudah kelihatan kering, maka penyiraman harus segera dilakukan. Pengairan dilakukan dengan mengairi seluruh rumpun paada waktu tertentu. Memupuk Pemumupukan sangat penting dilakukan untuk memacu pertumbuhan agar cepat berproduksi rebung yang diharapkan. Untuk menghasilkan rebung yang manis diperlukan pupuk organik. Pupuk diberikan menjelang musim hujan yaitu 2-3 minggu sebelum musim hujan tiba, sehingga pupuk dapat terserap maksimal dibandingkan pemupukan baru dimulai disaat musim hujan. Pemupukan yang dilakukan disaat menjelang musim hujan rumpun bambu tabah akan dirangsang menumbuhkan rebung disaat air telah tiba. Tetapi umumnya, untuk setiap rumpun jumlah pupuk yang diberikan berkisar kg. Sebelum pemupukan, gemburkan tanah sekitar rumpun, dengan cara membuat goretan disekita rumpun ± 1 m jarak goratan dengan pusat tengah rumpun atau dibawah canopy batas daun bamboo paling luar. Lebar dan dalam goretan ± 20 cm. Selanjutnya benamkan pupuk secara melingkar mengelilingi rumpun. Kemudian siram agar pupuk menyatu dengan tanah dan mudah diserap oleh akar.
17 Pemupukan Rumpun Bambu Menjarangkan Batang dalam Rumpun Bambu Tabah Menjarangkan dimaksudkan mengurangi jumlah batang dalam rumpun bambu tabah, dengan mempertimbangkan jumlah dan umur batang. Sebelum penjarangan, perhatikan jumlah dan umur batang. Untuk rumpun bambu tabah sebagai rumpun bambu penghasil rebung yang memiliki diameter ± 5 cm, disaat penjarangan batang dalam rumpun, disisakan batang bambu sekitar batang disetiap rumpunnya yaitu 5 batang muda berumur sekitar 1 tahun, 10 batang agak tua berumur 2 tahun dan 10 batang berumur lebih dari 2 tahun. Diharapkan dengan komposisi batang seperti itu, diharapkan rumpun bambu tidak mudah rebah diterpa angin rebut. Rumpun bambu tabah jika dibiarkan tumbuh sendiri akan membentuk cabang dan ranting yang rapat. Rumpun bambu yang membentuk cabang dan ranting yang rapat kurang baik karena zat makanan hanya akan terkonsentrasi pada pertumbuhan cabang dan ranting saja. Karena itu, cabang-cabang primer dan cabang-cabang lain yang mengganggu pertumbuhan batang utama harus dipangkas. Pemangkasan yang dilakukan secara teratur akan membuat seluruh zat makanan digunakan bagi pertumbuhan batang utama. Pada gilirannya, zat-
18 zat makanan tersebut akan menstimulasi pembentukan rebung sebagai produk utama yang diharapkan dari usaha budidaya tersebut. Rumpun bambu yang baik adalah bersih dari cabang dan ranting sehingga produksi maksimal. Sebaliknya yang tidak baik adalah banyak cabang dan ranting sehingga pembentukan rebung terganggu. Menyiangi Rumpun bambu tabah yang tidak terpelihara Rumput dan semak-semak di sekitar rumpun bambu tabah harus dibersihkan secara berkala. Penyiangan dilakukan dua kali dalama setahun. Penyiangan dilakukan dengan mencabut rumput menggunakan sabit, cangkul atau tangan. Rumput dan semak-semak yang telah dicabut sebaiknya dibenam di sekitar rumpun bambu agar menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertumbuhan bambu tersebut.
19 Rumpun bambu tabah yang terpelihara Pembubunan (Mulsa) Pembubunan adalah kegiatan menimbun bagian pangkal rumpun bambu dengan tanah atau jatuhan daun bambu hingga terbentuk guludan-guludan yang lebih tinggi dari tanah disekitarnya. Tujuan pembubunan adalah agar terjadi etiolasi sehingga rebung dapat mengelembung besar dan tidak berongga. Pembubunan yang terlambat dapat menyebabkan rebung berwarna hijau, keras dan berongga. Pembubunan bambu tabah sebaiknya dilakukan sebelum pucuk rebung muncul ke permukaan tanah atau setidak-tidaknya ketika pucuk mulai muncul ke permukaan tanah. Untuk mengetahui tempat bakal mumculnya rebung dapat dilakukan dengan cara meraba atau menginjak tanah disekitar rumpun bambu dengan kaki telanjang. Apabila terasa ada tonjolan di bawah permukaan tanah, maka rebung akan tumbuh di tempat itu dan segera dilakukan pembubunan di tempat itu juga. Bahan yang paling baik untuk membumbun pada rumpun bambu tabah adalah campuran antara pupuk kandang dan sekam bakar dengan perbandingan 1 bagian pupuk kandang dan 2 bagian sekam bakar atau dengan jatuhan daun bambu. Dengan dilakukan pembubunan, maka rebung bambu yang dihasilkan akan gemuk, renyah, dan warnanya putih.
20 PANEN DAN PASCAPANEN REBUNG Panen Rebung Pemanenan dilakukan setelah rumpun bambu tabah berumur 3 tahun, disaat musim hujan dan rebung masih dalam tanah atau mulsa. Caranya, pada saat mulai musim hujan, rebung yang akan muncul diatas tanah, terlihat dengan ada tanda tanah retak pada tempat rebung akan muncul, kemudian diraba dengan tangan terlihat ada gundukan keras, selanjutnya tempat tersebut sudah dimulai ditimbun dengan tanah yang bercampur dengan serasahan daun bembu setinggi 20 cm. Menjelang umur 4 hari, akan terlihat rebung muncul diatas guludan. Panen siap dilakukan denga cara membuka mulsa atau guludan dengan tangan dan cangkul setinggi atau setebal gundukan tersebut, setelah terlihat tanah pada pangkal rumpun atau buluh bambu, rebung dipotong dengan pisau atau sabit. Rebung-rebung tersebut masih terlihat kotor dengan balutan tanah, dicuci dengan air bersih, ditempatkan pada keranjang, untuk selanjutnya diproses atau disimpan dalam cold storage (ruangan pendingin) kalau terjadi penundaan proses. Rebung Siap Dipanen Cara Panen Rebung Bambu Tabah
21 PENANGANAN PASCAPANEN REBUNG Penanganan pascapanan merupakan serangkaian kegiatan penanganan rebung setelah dipanen hingga siap didistribusikan ke konsumen. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan rebung dengan kualitas sesuai dengan permintaan pasar serta menjamin keseragaman mutu rebung sesuai dengan permintaan domestik dan ekspor. Rebung bambu hasil panen dari lahan dapat dikelompokkan berdasarkan mutunya, yaitu mutu A dan B. Rebung bambu mutu A adalah rebung yang panjangnya sekitar 20 cm dan ketika dipanen 90% dari bagian rebung tersebut berada di dalam tanah, warnanya kuning bersih dan tidak berongga. Sedangkan rebung bambu mutu B adalah rebung yang terlambat dipanen serta rebung disaat muncul dari permukaan tanah tidak diberi mulsa atau ditutupi dengan tanah dan daun jatuhan bambu, panjangnya antara cm, dan sudah berongga. Rebung setelah dipanen masih terlihat kotor, cucilah rebung tersebut dengan air bersih. Rebung ditempatkan pada keranjang kemudian dilakukan sortasi. Kupas kuit rebung daengan menggunakan pisau stainlessteel, kemudian direndam dalam tendon pelastik. Rebung dicuci setelah panen 25. Rebung setelah dicuci
22 . Cara kupas rebung Rebung kupas Gb. 29. Rebung mutu A Gb. Rebung mutu B
23 PANEN BATANG BAMBU Panen untuk batang dan rebung bambu pada musim yang berbeda. Musim hujan rebungnya dipanen, karena pada musim itu rebung baru muncul. Sedangkan batang bambu baru bisa dipanen mada musim panas. Kalau hal ini dilakukan dengan ketat, dan rumpun bambu dipelihara dengan baik, umur rumpun bambu bisa sampai 100 tahun, sehingga dalam kurun waktu itu pula, bambu mampu memberikan konrtibusi kesejahteraan untuk alam. Kenapa musim panas baru batang bambu dipanen, hal ini disebabkan untuk memperoleh kualitas bambu yang baik dan juga rumpun bambu menjadi sehat. Musim panas kadar air pada batang bambu rendah, disaat dikeringkan batang bambu tidak mengkerut dan juga ngengat yang hidup dibatang bambu sedikit, karena komposisi Karbohidrat dalam batang bambu yang merupakan media tumbuh dari ngengat tersebut lebih rendah dibandingkan pada batang bambu yang dipanen pada saat musim hujan. Dianjurkan tidak memanen bambu disaat musim hujan, terutama bambu yang ditananm untuk rebungnya. Karena saat musim hujan, mata-mata tunas pada bambu akan tumbuh menjadi rebung, kalau batang bambunya yang merupakan induk dari rebung ditebang disaat pertumbuhan rebung, akan membuat pertumbuhan rebung terganggu dan juga tumbuhnya sedikit serta kualitasnya tidak baik yaitu diameternya kecil. Batang bambu tabah dipanen setelah umur rumpun 4 tahun, dan dipertahankan jumlah batang bambu dalam rumpun batang. Tiap-tiap jenis bambu berbeda jumlah batang bambu yang dibiarkan dalam rumpun, Ukuran diameter bambu akan menentukan jarak tanam dan jumlah batang bambu dalam rumpun. Bambu betung memiliki diameter batang cm, jarak tanam 8 x 8 atau 10 x 10 m, dan jumlah batang bambu yang dianjurkan dalam rympun adalah sekitar 18 batang, sedangkan bambu tabah diameternya 5-6 cm, jarak tanam yang dianjurkan adalah 5x5 atau 4x5, dengan jumlah batang bambu dipertahankan dalam rumpun adalah sekitar batang, lebihnya bisa ditebang. Teknis
24 penebangan batang bambu, apabila rumpun bambu atau jenis bambu yang rebungnya dapat dikonsumsi adalah sebagai beriku; pada saat musim hujan, rebung yang tumbuh dekat dengan batang bambu yang masih berumur satu tahun atau kurang, rebung dianjurkan untuk dipanen, sedangkan rebung yang tumbuh dekat dengan bambu yang sudah berumur lebih dari 2 tahun, dianjurkan rebungnya dibiarkan, karena nantinya akan menjadi induk, karena batang bambu yang dibiarkan tadi akan dipanen pada saat musim panas, begitu seterusnya, sehingga batang bambu dalam rumpun akan tetap dipertahankan jumlahnya. Jadi bambu tabah setiap tahun dapat memberikan kehidupan dan kesejahteraan alam, yaitu musim hujan rebungnya dapat dikonsumsi, dan musim panas bambunya dapat dipanen untuk industri kerajianan dan kebutuhan lainnya.
Budidaya Tanaman Obat. Elvira Syamsir
Budidaya Tanaman Obat Elvira Syamsir Budidaya Tanaman Obat untuk Murid Sekolah Dasar Pengarang: Elvira Syamsir ilustrator: yanu indaryanto Penerbit: Seafast Center IPB DISCLAIMER This publication is made
PENGOLAHAN UMBI GADUNG
PENGOLAHAN UMBI GADUNG Ir. Sutrisno Koswara, MSi Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan Seafast Center LPPM IPB 2013 DISCLAIMER This presentation is made possible by the generous support of the American
PENGOLAHAN UMBI GANYONG
PENGOLAHAN UMBI GANYONG Ir. Sutrisno Koswara, MSi Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan Seafast Center LPPM IPB 2013 DISCLAIMER This presentation is made possible by the generous support of the American
BAB III TATALAKSANA TUGAS AKHIR
13 BAB III TATALAKSANA TUGAS AKHIR A. Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan Tugas Akhir dilaksanakan di Dusun Kwojo Wetan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. B. Waktu Pelaksanaan
II. TINJAUAN PUSTAKA. Bambu termasuk salah satu tumbuh-tumbuhan anggota famili Gramineae. Tumbuhan bambu berumpun dan terdiri atas sejumlah
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Ciri Morfologis Bambu Bambu termasuk salah satu tumbuh-tumbuhan anggota famili Gramineae (rumput-rumputan). Tumbuhan bambu berumpun dan terdiri atas sejumlah batang (buluh) yang
PEMULSAAN ( MULCHING ) Pemulsaan (mulching) merupakan penambahan bahan organik mentah dipermukaan tanah. Dalam usaha konservasi air pemberian mulsa
Apakah mulsa itu? Mulsa adalah sisa tanaman, lembaran plastik, atau susunan batu yang disebar di permukaan tanah. Mulsa berguna untuk melindungi permukaan tanah dari terpaan hujan, erosi, dan menjaga kelembaban,
Berdasarkan tehnik penanaman tebu tersebut dicoba diterapkan pada pola penanaman rumput raja (king grass) dengan harapan dapat ditingkatkan produksiny
TEKNIK PENANAMAN RUMPUT RAJA (KING GRASS) BERDASARKAN PRINSIP PENANAMAN TEBU Bambang Kushartono Balai Penelitian Ternak Ciawi, P.O. Box 221, Bogor 16002 PENDAHULUAN Prospek rumput raja sebagai komoditas
BUDIDAYA CENGKEH SECARA MUDAH OLEH HARI SUBAGYO BP3K DOKO
BUDIDAYA CENGKEH SECARA MUDAH OLEH HARI SUBAGYO BP3K DOKO RuangTani.Com Cengkeh adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Pohon cengkeh merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh
BUDIDAYA SUKUN 1. Benih
BUDIDAYA SUKUN Sukun merupakan tanaman tropis sehingga hampir disemua daerah di Indonesia ini dapat tumbuh. Sukun dapat tumbuh di dataran rendah (0 m) hingga dataran tinggi (700 m dpl). Pertumbuhan optimal
PENYIAPAN BIBIT UBIKAYU
PENYIAPAN BIBIT UBIKAYU Ubi kayu diperbanyak dengan menggunakan stek batang. Alasan dipergunakan bahan tanam dari perbanyakan vegetatif (stek) adalah selain karena lebih mudah, juga lebih ekonomis bila
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Bioekologi Bambu Sembilang 2.1.1 Klasifikasi Dalam pengelompokannya, bambu termasuk kedalam salah satu jenis rumput-rumputan. Menurut Sutarno (1996) bambu adalah tumbuhan
TATA LAKSANA PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu. Penelitian ini dilakukan di daerah Minggir, Sleman, Yogyakarta dan di
III. TATA LAKSANA PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian ini dilakukan di daerah Minggir, Sleman, Yogyakarta dan di laboratorium fakultas pertanian UMY. Pengamatan pertumbuhan tanaman bawang merah dan
Nyoman Semadi Antara, Ph.D.
Pengkayaan Materi Pelajaran dengan Praktek Baik Pasca Panen dan Pengolahan Tanaman Tropis yang Belum Termanfaatkan Nyoman Semadi Antara, Ph.D. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana 1 DISCLAIMER.
BUDIDAYA BELIMBING MANIS ( Averhoa carambola L. )
BUDIDAYA BELIMBING MANIS ( Averhoa carambola L. ) PENDAHULUAN Blimbing manis dikenal dalam bahasa latin dengan nama Averhoa carambola L. berasal dari keluarga Oralidaceae, marga Averhoa. Blimbing manis
Pemeliharaan Ideal Pemeliharaan ideal yaitu upaya untuk mempertahankan tujuan dan fungsi taman rumah agar sesuai dengan tujuan dan fungsinya semula.
PEMELIHARAAN Dalam proses pembuatan taman pemeliharaan merupakan tahapan yang terakhir, namun tahapan ini merupakan tahapan yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Keberhasilan pemeliharaan bahkan
PENGOLAHAN TALAS. Ir. Sutrisno Koswara, MSi. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan Seafast Center IPB 2013
PENGOLAHAN TALAS Ir. Sutrisno Koswara, MSi Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan Seafast Center IPB 2013 DISCLAIMER This presentation is made possible by the generous support of the American people
I. PENDAHULUAN. Bambu tergolong keluarga Graminiae (rumput-rumputan) disebut juga Giant Grass
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bambu tergolong keluarga Graminiae (rumput-rumputan) disebut juga Giant Grass (rumput raksasa), berumpun dan terdiri dari sejumlah batang (buluh) yang tumbuh secara bertahap,
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL BUDIDAYA KUNYIT. Mono Rahardjo dan Otih Rostiana
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL BUDIDAYA KUNYIT Mono Rahardjo dan Otih Rostiana PENDAHULUAN Kunyit (Curcuma domestica Val.) merupakan salah satu tanaman obat potensial, selain sebagai bahan baku obat juga
Menurut van Steenis (2003), sistematika dari kacang tanah dalam. taksonomi termasuk kelas Dicotyledoneae; ordo Leguminales; famili
Menurut van Steenis (2003), sistematika dari kacang tanah dalam taksonomi termasuk kelas Dicotyledoneae; ordo Leguminales; famili Papilionaceae; genus Arachis; dan spesies Arachis hypogaea L. Kacang tanah
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
16 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Deskripsi Bambu Sembilang Bambu memiliki bagian-bagian yang menjadi ciri-ciri morfologinya sehingga dapat digunakan untuk membedakan bambu dengan tumbuhan lain maupun
BAB I PENDAHULUAN. buah ini sudah lama menjadi salah satu makanan khas dari kota Medan.Buah ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG USAHA Durian merupakan salah satu jenis buah yang sangat di idolakan di Indonesia. Sesuai dengan sebutan durian yang di duga berasal dari istilah melayu, buah ini sudah
MANAJEMEN TANAMAN PAPRIKA
Nama : Sonia Tambunan Kelas : J NIM : 105040201111171 MANAJEMEN TANAMAN PAPRIKA Dengan lahan seluas 1500 m², saya akan mananam tanaman paprika (Capsicum annuum var. grossum L) dengan jarak tanam, pola
Potensi Tanaman Bambu di Tasikmalaya
Potensi Tanaman Bambu di Tasikmalaya Pendahuluan Bambu adalah salah satu jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang potensial untuk mensubstitusi kayu bagi industri berbasis bahan baku kayu. Dengan adanya
SYARAT TUMBUH TANAMAN KAKAO
SYARAT TUMBUH TANAMAN KAKAO Sejumlah faktor iklim dan tanah menjadi kendala bagi pertumbuhan dan produksi tanaman kakao. Lingkungan alami tanaman cokelat adalah hutan tropis. Dengan demikian curah hujan,
Cara Menanam Tomat Dalam Polybag
Cara Menanam Tomat Dalam Polybag Pendahuluan Tomat dikategorikan sebagai sayuran, meskipun mempunyai struktur buah. Tanaman ini bisa tumbuh baik didataran rendah maupun tinggi mulai dari 0-1500 meter dpl,
Menanam Laba Dari Usaha Budidaya Kedelai
Menanam Laba Dari Usaha Budidaya Kedelai Sebagai salah satu tanaman penghasil protein nabati, kebutuhan kedelai di tingkat lokal maupun nasional masih cenderung sangat tinggi. Bahkan sekarang ini kedelai
III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Hortikultura Fakultas Pertanian
19 III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Pelaksanaan Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang dimulai pada bulan November 2014 sampai April
BUDIDAYA TANAMAN MANGGA
BUDIDAYA TANAMAN MANGGA (Mangifera indica) Balai Penelitian Tanah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian ReGrI Tanaman mangga (Mangifera indica L.) berasal dari India, Srilanka, dan Pakistan. Mangga
III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian
III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama 7 bulan pada bulan Mei sampai bulan Desember 2015 di kebun salak Tapansari, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Salak yang
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL BUDIDAYA TEMULAWAK. Mono Rahardjo dan Otih Rostiana
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL BUDIDAYA TEMULAWAK Mono Rahardjo dan Otih Rostiana PENDAHULUAN Kegunaan utama rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) adalah sebagai bahan baku obat, karena dapat merangsang
Penanganan bibit jati (Tectona grandis Linn. f.) dengan perbanyakan stek pucuk
Standar Nasional Indonesia Penanganan bibit jati (Tectona grandis Linn. f.) dengan perbanyakan stek pucuk ICS 65.020.20 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Daftar isi...i Prakata...ii 1 Ruang lingkup...
PENGEMBANGAN PEPAYA SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN DAERAH INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PENGEMBANGAN PEPAYA SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN DAERAH Pusat Kajian Hortikultura Tropika INSTITUT PERTANIAN BOGOR PROLOG SOP PEPAYA PEMBIBITAN TIPE BUAH PENYIAPAN LAHAN PENANAMAN PEMELIHARAAN PENGENDALIAN
Menembus Batas Kebuntuan Produksi (Cara SRI dalam budidaya padi)
Menembus Batas Kebuntuan Produksi (Cara SRI dalam budidaya padi) Pengolahan Tanah Sebagai persiapan, lahan diolah seperti kebiasaan kita dalam mengolah tanah sebelum tanam, dengan urutan sebagai berikut.
Modul Pelatihan BUDIDAYA DAN PASCA PANEN TANAMAN SEREH (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.)
TROPICAL PLANT CURRICULUM PROJECT Modul Pelatihan BUDIDAYA DAN PASCA PANEN TANAMAN SEREH (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.) Ketut Sumiartha Naniek Kohdrata Nyoman S. Antara Pusat Studi Ketahanan Pangan
Sumber : Setiadi (2005) Oleh : Ulfah J. Siregar. ITTO Training Proceedings, Muara Bulian 4 th -6 th May
10 MODULE PELATIHAN PENANAMAN DURIAN Oleh : Ulfah J. Siregar ITTO PROJECT PARTICIPATORY ESTABLISHMENT COLLABORATIVE SUSTAINABLE FOREST MANAGEMENT IN DUSUN ARO, JAMBI Serial Number : PD 210/03 Rev. 3 (F)
TINJAUAN PUSTAKA. Ordo : Liliales ; Famili : Liliaceae ; Genus : Allium dan Spesies : Allium
14 TINJAUAN PUSTAKA Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Dalam dunia tumbuhan, tanaman bawang merah diklasifikasikan dalam Divisi : Spermatophyta ; Sub Divisi : Angiospermae ; Class : Monocotylodenae ;
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Hutan Rakyat dan Pengelolaannya Hutan rakyat adalah suatu lapangan yang berada di luar kawasan hutan negara yang bertumbuhan pohon-pohonan sedemikian rupa sehingga secara keseluruhan
TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN
TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN Tinjauan Pustaka Tinjauan Agronomis Bawang prei termasuk tanaman setahun atau semusim yang berbentuk rumput. Sistem perakarannya
Teknologi Produksi Ubi Jalar
Teknologi Produksi Ubi Jalar Selain mengandung karbohidrat, ubi jalar juga mengandung vitamin A, C dan mineral. Bahkan, ubi jalar yang daging umbinya berwarna oranye atau kuning, mengandung beta karoten
TINJAUAN PUSTAKA. A. Limbah Cair Industri Tempe. pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karna tidak
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Limbah Cair Industri Tempe Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses industri maupun domestik (rumah tangga), yang lebih di kenal sebagai sampah, yang kehadiranya
Dairi merupakan salah satu daerah
Produksi Kopi Sidikalang di Sumatera Utara Novie Pranata Erdiansyah 1), Djoko Soemarno 1), dan Surip Mawardi 1) 1) Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Jl. PB. Sudirman 90 Jember 68118. Kopi Sidikalang
Cara Menanam Cabe di Polybag
Cabe merupakan buah dan tumbuhan berasal dari anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat
III. BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan
III. BAHAN DAN METODE PENELITIAN 3.1. Waktu Dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate,
Cara Sukses Menanam dan Budidaya Cabe Dalam Polybag
Cara Sukses Menanam dan Budidaya Cabe Dalam Polybag Oleh : Tatok Hidayatul Rohman Cara Budidaya Cabe Cabe merupakan salah satu jenis tanaman yang saat ini banyak digunakan untuk bumbu masakan. Harga komoditas
III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)
15 III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kebun Percobaan Natar, Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung
III. BAHAN DAN METODE
III. BAHAN DAN METODE 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Lahan pertanian milik masyarakat Jl. Swadaya. Desa Sidodadi, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra
Agroteknologi Tanaman Rempah dan Obat
Agroteknologi Tanaman Rempah dan Obat Syarat Tumbuh Tanaman Jahe 1. Iklim Curah hujan relatif tinggi, 2.500-4.000 mm/tahun. Memerlukan sinar matahari 2,5-7 bulan. (Penanaman di tempat yang terbuka shg
TINJAUAN PUSTAKA. menjadi tegas, kering, berwarna terang segar bertepung. Lembab-berdaging jenis
16 TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Ada 2 tipe akar ubi jalar yaitu akar penyerap hara di dalam tanah dan akar lumbung atau umbi. Menurut Sonhaji (2007) akar penyerap hara berfungsi untuk menyerap unsur-unsur
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Karakteristik Ubi Jalar Cilembu
3 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Karakteristik Ubi Jalar Cilembu Salah satu jenis ubi jalar yang dapat dikonsumsi langsung setelah dipanggang dengan menggunakan oven adalah Ubi Cilembu. Ubi Cilembu sering disebut
TINJAUAN PUSTAKA. dalam buku Steenis (2003), taksonomi dari tanaman tebu adalah Kingdom :
TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Berdasarkan klasifikasi taksonomi dan morfologi Linneus yang terdapat dalam buku Steenis (2003), taksonomi dari tanaman tebu adalah Kingdom : Plantae, Divisio : Spermatophyta,
Teknologi Praktis : Agar Populasi Tanaman Pepaya Bisa 100 Persen Berkelamin Sempurna (Hermaprodit) dan Seragam
iptek hortikultura Teknologi Praktis : Agar Populasi Tanaman Pepaya Bisa 100 Persen Berkelamin Sempurna (Hermaprodit) dan Seragam Buah pepaya telah menjadi buah trend setter sejak beredarnya beberapa varietas
BAWANG MERAH. Tanaman bawang merah menyukai daerah yang agak panas dengan suhu antara
BAWANG MERAH Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan tanaman hortikultura musiman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Bawang merah tumbuh optimal di daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0-400
PERBENIHAN BAWANG MERAH PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA
PERBENIHAN BAWANG MERAH PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi bawang merah, peran benih sebagai input produksi merupakan tumpuan utama
PENANAMAN Untuk dapat meningkatkan produksi hijauan yang optimal dan berkualitas, maka perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman. Ada beberapa hal yan
Lokakarya Fungsional Non Peneliri 1997 PENGEMBANGAN TANAMAN ARACHIS SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK Hadi Budiman', Syamsimar D. 1, dan Suryana 2 ' Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Jalan Raya Pajajaran
Siti Nurul Kamaliyah. SISTEM TIGA STRATA (Three Strata Farming System)
Siti Nurul Kamaliyah SISTEM TIGA STRATA (Three Strata Farming System) DEFINISI Suatu cara penanaman & pemotongan rumput, leguminosa, semak & pohon shg HMT tersedia sepanjang rahun : m. hujan : rumput &
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Taksonomi Kedelai Berdasarkan klasifikasi tanaman kedelai kedudukan tanaman kedelai dalam sistematika tumbuhan (taksonomi) diklasifikasikan sebagai berikut (Cahyono, 2007):
BAB I PENDAHULUAN. untuk melakukan peremajaan, dan penanaman ulang. Namun, petani lebih tertarik BAB II TUJUAN
BAB I PENDAHULUAN Beberapa program terkait pengembangan perkebunan kakao yang dicanangkan pemerintah adalah peremajaan perkebunan kakao yaitu dengan merehabilitasi tanaman kakao yang sudah tua, karena
PEMBAHASAN. Waktu Pangkas
PEMBAHASAN Pemangkasan merupakan salah satu kegiatan pemeliharaan yang dilakukan di kebun teh yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dengan menurunkan tinggi tanaman sampai ketinggian tertentu.
III. BAHAN DAN METODE. Universitas Lampung pada titik koordinat LS dan BT
III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada titik koordinat 5 22 10 LS dan 105 14 38 BT
III. TATA LAKSANA TUGAS AKHIR
16 III. TATA LAKSANA TUGAS AKHIR A. Tempat Pelaksanaan Tugas Akhir Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan di Banaran RT 4 RW 10, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. B. Waktu
III. BAHAN DAN METODE. Sederhana Dusun IX, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan,
III. BAHAN DAN METODE 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan yang berlokasi di Jalan Sederhana Dusun IX, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten
Teknik Budidaya Kubis Dataran Rendah. Untuk membudidayakan tanaman kubis diperlukan suatu tinjauan syarat
Teknik Budidaya Kubis Dataran Rendah Oleh : Juwariyah BP3K garum 1. Syarat Tumbuh Untuk membudidayakan tanaman kubis diperlukan suatu tinjauan syarat tumbuh yang sesuai tanaman ini. Syarat tumbuh tanaman
TUGAS LINGKUNGAN BISNIS
TUGAS LINGKUNGAN BISNIS Budiaya Cabai Rawit Disususn Oleh: Nama : Fitri Umayasari NIM : 11.12.6231 Prodi dan Jurusan : S1 SISTEM INFORMASI 11-S1SI-12 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK
PENANGANAN PASCA PANEN MANGGIS. Nafi Ananda Utama. Disampaikan dalam siaran Radio Republik Indonesia 20 Januari 2017
7 PENANGANAN PASCA PANEN MANGGIS Nafi Ananda Utama Disampaikan dalam siaran Radio Republik Indonesia 20 Januari 2017 Pengantar Manggis merupakan salah satu komoditas buah tropika eksotik yang mempunyai
II. TINJAUAN PUSTAKA A.
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Morfologi Tanaman Pakcoy Pakcoy (Brassica rapa L.) adalah jenis tanaman sayur-sayuran yang termasuk keluarga Brassicaceae. Tumbuhan pakcoy berasal dari China dan telah dibudidayakan
Teknik Budidaya Tanaman Durian
Teknik Budidaya Tanaman Durian Pengantar Tanaman durian merupakan tanaman yang buahnya sangat diminatai terutama orang indonesia. Tanaman ini awalnya merupakan tanaman liar yang hidup di Malaysia, Sumatera
III. METODE PENELITIAN. Kecamatan Medan Percut Sei Tuan dengan ketinggian tempat kira-kira 12 m dpl,
III. METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di Jl. Kolam No.1 Medan Estate Kecamatan Medan Percut
TINJAUAN PUSTAKA. Di Indonesia umumnya jahe ditanam pada ketinggian meter di
TINJAUAN PUSTAKA Syarat Tumbuh Tanaman Jahe Iklim Di Indonesia umumnya jahe ditanam pada ketinggian 200-600 meter di atas permukaan laut, dengan curah hujan rata-rata berkisar 2500-4000 mm/ tahun. Sebagai
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian
III. METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Saninten (Castanopsis argentea Blume A.DC) Sifat Botani Pohon saninten memiliki tinggi hingga 35 40 m, kulit batang pohon berwarna hitam, kasar dan pecah-pecah dengan permukaan
III. METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2015 sampai bulan Januari 2016 di kebun salak Tapansari, Candibinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Luas
III. MATERI DAN METODE
III. MATERI DAN METODE 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian ini akan dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru, pada bulan
Cara Mencangkok Pohon Mangga
Cara Mencangkok Pohon Mangga Alat-alat yang diperlukan : 1. Pisau yang kuat dan tajam. 2. Serabut kelapa atau plastik. 3. Tali pengikat atau memakai tali rafia. 4. Paku untuk menusuk bagian bawah plastik.
BUDI DAYA PADI SRI - ORGANIK
BUDI DAYA PADI SRI - ORGANIK System of Rice Intensification Prepared by : Utju Suiatna Beberapa Contoh Pesawahan SRI Pembibitan Penyiapan Tegalan Penyemaian Untuk bibit 1 ha diperlukan sekitar 5 kg benih
II. TINJAUAN PUSTAKA. A. Bawang Merah. rumpun, tingginya dapat mencapai cm, Bawang Merah memiliki jenis akar
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Bawang Merah Bawang Merah merupakan tanaman yang berumur pendek, berbentuk rumpun, tingginya dapat mencapai 15-40 cm, Bawang Merah memiliki jenis akar serabut, batang Bawang Merah
E U C A L Y P T U S A.
E U C A L Y P T U S A. Umum Sub jenis Eucalyptus spp, merupakan jenis yang tidak membutuhkan persyaratan yang tinggi terhadap tanah dan tempat tumbuhnya. Kayunya mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi
HASIL DAN PEMBAHASAN
50 HASIL DAN PEMBAHASAN Produktivitas Kebun Air sangat diperlukan tanaman untuk melarutkan unsur-unsur hara dalam tanah dan mendistribusikannya keseluruh bagian tanaman agar tanaman dapat tumbuh secara
BAB V ANALISIS DAN INTERPRETASI HASIL
BAB V ANALISIS DAN INTERPRETASI HASIL Bab ini berisi tentang analisis dan interpretasi hasil penelitian. Pada tahap ini akan dilakukan analisis permasalahan prosedur budidaya kumis kucing di Klaster Biofarmaka
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Klasifikasi tanaman mentimun ( Cucumis sativus L.) (Cahyono, 2006) dalam tata nama tumbuhan, diklasifikasikan kedalam :
1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Mentimun Klasifikasi tanaman mentimun ( Cucumis sativus L.) (Cahyono, 2006) dalam tata nama tumbuhan, diklasifikasikan kedalam : Divisi :
BUDIDAYA CABAI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA
BUDIDAYA CABAI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA 1. PERENCANAAN TANAM 1. Pemilihan lokasi tanam 2. Sistem tanam 3. Pola tanam 4. Waktu tanam 5. Pemilihan varietas Perencanaan Persyaratan Tumbuh
V. DESKRIPSI PT PANAFIL ESSENTIAL OIL
V. DESKRIPSI PT PANAFIL ESSENTIAL OIL 5.1 Gambaran Umum Perusahaan PT Panafil Essential Oil ialah anak perusahaan dari PT Panasia Indosyntec Tbk yang baru berdiri pada bulan Oktober 2009. PT Panasia Indosyntec
TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH DALAM POT/POLYBAG
TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH DALAM POT/POLYBAG Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa Var Ascalonicum (L)) merupakan salah satu tanaman bumbu dapur yang sangat mudah dijumpai di berbaga tempat. Bumbu yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Morfologi Bawang Merah ( Allium ascalonicum L.)
6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Morfologi Bawang Merah ( Allium ascalonicum L.) Menurut Rahayu dan Berlian ( 2003 ) tanaman bawang merah dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Tabel 1. Botani Bawang Merah
III. TATA LAKSANA KEGIATAN TUGAS AKHIR
16 III. TATA LAKSANA KEGIATAN TUGAS AKHIR A. Tempat Pelaksanaan Kegiatan Tugas Akhir (TA) dilaksanakan di Desa Sidoharjo Rt 5 Rw 10 Kelurahan Banaran Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
MODUL PELATIHAN PENGEMBANGAN PENGOLAHAN INSTAN JAHE MERAH DI KOTA MANADO
MODUL PELATIHAN PENGEMBANGAN PENGOLAHAN INSTAN JAHE MERAH DI KOTA MANADO PENYUSUN IR. MAGRIETJE.B. LELEMBOTO,MSi IR. MAYA LUDONG,MS PROF. IR. JEN TATUH, MS(KOORDINATOR TIM) KERJASAMA FAKULTAS PERTANIAN
TINJAUAN PUSTAKA. A. Pembibitan Jati. tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi m.
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pembibitan Jati Jati (Tectona grandis L.) adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar,
II. TINJAUAN PUSTAKA. Tanaman jagung manis (Zea mays sacharata Sturt.) dapat diklasifikasikan
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Botani Tanaman Jagung Manis Tanaman jagung manis (Zea mays sacharata Sturt.) dapat diklasifikasikan sebagai berikut, Kingdom: Plantae, Divisi: Spermatophyta, Sub-divisi: Angiospermae,
I. PENDAHULUAN. Kehidupan di dunia tidak terlepas dari perubahan-perubahan suatu lingkungan.
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kehidupan di dunia tidak terlepas dari perubahan-perubahan suatu lingkungan. Lingkungan fisik, lingkungan biologis serta lingkungan sosial manusia akan selalu berubah
TINJAUAN PUSTAKA. Botani Tanaman. diikuti oleh akar-akar samping. Pada saat tanaman berumur antara 6 sampai
TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Pada saat jagung berkecambah, akar tumbuh dari calon akar yang berada dekat ujung biji yang menempel pada janggel, kemudian memanjang dengan diikuti oleh akar-akar samping.
III. MATERI DAN METODE
III. MATERI DAN METODE 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian ini telah dilaksanakan di Jl. Seroja Kulim Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru pada bulan April 2013 sampai dengan bulan Juli 2013. Analisis bahan
PENDAHULUAN. Permasalahan yang dihadapi dalam pengusahaan tanah-tanah miring. berlereng adalah erosi. Untuk itu dalam usaha pemanfaatan lahan-lahan
PENDAHULUAN Latar Belakang Permasalahan yang dihadapi dalam pengusahaan tanah-tanah miring berlereng adalah erosi. Untuk itu dalam usaha pemanfaatan lahan-lahan bertopografi miring diperlukan kajian yang
BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu
8 BAHAN DAN METODE Tempat dan Waktu Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Cikabayan, Darmaga, Bogor, pada bulan Januari sampai April 2008. Lokasi percobaan terletak pada ketinggian 220 m di
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang berasal dari China dan telah dibudidayakan setelah abad ke-5 secara luas di
5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pakchoy (Brassica rapa L.) Pakchoy (Sawi Sendok) termasuk tanaman sayuran daun berumur pendek yang berasal dari China dan telah dibudidayakan setelah abad ke-5 secara luas
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. termasuk ke dalam kelompok rempah tidak bersubstitusi yang berfungsi sebagai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Bawang Merah Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Komoditas sayuran ini termasuk
II. TINJAUAN PUSTAKA. Gladiol (Gladiolus hybridus) berasal dari bahasa latin Gladius yang berarti
7 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Botani dan Morfologi Tanaman Gladiol Gladiol (Gladiolus hybridus) berasal dari bahasa latin Gladius yang berarti pedang sesuai dengan bentuk daunnya yang meruncing dan memanjang.
PRODUKSI BENIH SUMBER UBIKAYU
PRODUKSI BENIH SUMBER UBIKAYU 1. Pemilihan Lokasi Tanah gembur, rata dan subur. Bukan endemik hama atau penyakit. Aman dari gangguan ternak dan pencurian. Bukan merupakan lahan bekas pertanaman ubi kayu.
TINJAUAN PUSTAKA. Botani Tanaman. Mangga berakar tunggang yang bercabang-cabang, dari cabang akar ini tumbuh
TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Mangga berakar tunggang yang bercabang-cabang, dari cabang akar ini tumbuh cabang lagi kecil-kecil, cabang kecil ini ditumbuhi bulu-bulu akar yang sangat halus. Akar tunggang
PEMBAHASAN Jenis dan Waktu Pemangkasan
47 PEMBAHASAN Pemangkasan merupakan salah satu teknik budidaya yang penting dilakukan dalam pemeliharaan tanaman kakao dengan cara membuang tunastunas liar seperti cabang-cabang yang tidak produktif, cabang
II. TINJAUAN PUSTAKA. dari umbi. Ubi kayu atau ketela pohon merupakan tanaman perdu. Ubi kayu
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tanaman Ubi Kayu Ubi kayu atau singkong merupakan salah satu sumber karbohidrat yang berasal dari umbi. Ubi kayu atau ketela pohon merupakan tanaman perdu. Ubi kayu berasal dari
RENCANA OPERASI PENYINGKIR HALANGAN (BROP) PEMBUATAN DEMPLOT KEBUN TERPADU
RENCANA OPERASI PENYINGKIR HALANGAN (BROP) PEMBUATAN DEMPLOT KEBUN TERPADU YAYASAN SEKA APRIL 2009 RANGKUMAN EKSEKUTIF Apa: Untuk mengurangi ancaman utama terhadap hutan hujan dataran rendah yang menjadi
