LAMPIRAN A: MODE ROUTER
|
|
|
- Siska Tan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 LAMPIRAN A: MODE ROUTER Mode Router> Router# Router(config)# Router(config-if)# Router(config-line)# Router(config-router)# User mode Privileged mode Global configuration mode Interface mode Line mode Router configuration mode
2 LAMPIRAN B: KONFIGURASI router Router>enable Router#disable Router#configure terminal Router(config)#hostname [name] Router(config)#enable password Router(config)#enable secret Router(config)#line console 0 Router(config-line)#password Router(config-line)#login Router(config)#line vty 0 4 Menempatkan ke privileged mode. Membawa Kembali dari privileged mode ke user mode. Menempatkan ke dalam global configuration mode dan memungkinkan perubahan runningconfig. Menganti nama router. Mengeset enable password. Mengeset enable secret password. Menempatkan ke line console mode. mengeset console password. Mengenablekan password checking saat login. Menempatkan ke line VTY (Virtual Router(config-line)#password Router(config-line)#login Router#copy running-config startup-config TeletYpe) mode. mengeset VTY password. Mengenablekan password checking saat login. Save running-config ke nvram.
3 router (Lanjutan) [interface tujuan] Router(config-if)#ip address [ip address] [subnet mask] Router(config-if)#description [keterangan] Router(config-if)#no shutdown Router(config-if)#end Set alamat IP ke interface. Memberikan keterangan pada interface. Mengaktifkan interface. Menempatkan kembali ke privileged mode. DHCP Router(config)#ip dhcp pool [nama] Router(dhcp-config)#network [alamat network] [subnet mask] Router(dhcp-config)#defaultrouter [ip address gateway] Router(dhcp-config)#dns-server [ip dns server] Router(dhcp-config)#exit Router(config)#ip dhcp excludedaddress [ip address] [ip address] Router(config)#service dhcp Router(config)#no service dhcp Membuat DHCP pool. Mendefinisikan range alamat yang akan disewakan ke client. Mendefinisikan alamat dari gateway. Mendefinisikan alamat dns server untuk client. Membawa kembali ke mode sebelumnya. Range alamat yang tidak disewakan ke client Mengaktifkan service DHCP. Menonaktifkan service DHCP.
4 NAT Router(config)#ip nat pool [nama] [start of pool ip (public)] [end of pool ip (public)] netmask [subnet mask] Router(config)#access-list 1 permit [network private ip] [wildcard mask] Router(config)#ip nat inside source list 1 pool [nama] overload [interface yang terkoneksi ke private ip] Router(config-if)#ip nat inside [interface yang terkoneksi ke ip public] Router(config-if)#ip nat outside Mendefinisikan NAT pool. Membuat ACL (access list) untuk mengidentifikasi alamat ip private yang akan ditranslate. Menghubungkan ACL ke NAT pool. Mendefinisikan interface yang berada didalam (berisi private IP). Mendefinisikan interface keluar (berisi public IP). RIP Router(config)#router rip Router(config-router)#network [network ip] Router(config-router)#no network [network ip] Router(config-router)#defaultinformation originate Mengaktifkan RIP sebagai protokol routing Network IP yang terkoneksi langsung (directly connected) ke router. Membuang network IP dari proses routing RIP. Generates default routing ke dalam RIP
5 RIP (Lanjutan) Router(config)#no router rip Menonaktifkan RIP sebagai protokol OSPF (single-area) Router(config)#router ospf [process ID] Router(config-router)#network [network ip] [wildcard mask] area 0 Router(config-router)#no network [network ip] [wildcard mask] area 0 Router(config-router)#defaultinformation originate Router(config)#no router ospf [process ID] Router(config-if)#ip ospf cost [cost] Mengaktifkan OSPF sebagai protokol Network IP yang terkoneksi (directly connected) ke router. Membuang network IP dari proses routing OSPF. Generates default routing ke dalam OSPF. Menonaktifkan OSPF sebagai protokol Menentukan cost pada suatu interface.
Private IP network adalah IP jaringan yang tidak terkoneksi secara langsung ke internet IP addresses Private dapat dirubah sesuai kebutuhan.
Badiyanto, S.Kom., M.Kom Private Network Private IP network adalah IP jaringan yang tidak terkoneksi secara langsung ke internet IP addresses Private dapat dirubah sesuai kebutuhan. Tidak teregister menjadi
MENGATUR PERANGKAT MENGGUNAKAN SOFTWARE
MENGATUR PERANGKAT MENGGUNAKAN SOFTWARE Tujuan Pemelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu menjelaskan perangkat menggunakan software. pengaturan Uraian materi 1. CLI Command
KONFIGURASI VLAN, ROUTING STATIC, DHCP DAN NAT PADA LAYER 3 SWITCH CISCO 3560
KONFIGURASI VLAN, ROUTING STATIC, DHCP DAN NAT PADA LAYER 3 SWITCH CISCO 3560 Layer 3 switch atau Multilayer Switch adalah switch yang bekerja pada layer 2 dan juga bekerja pada layer 3 yang mempunyai
JARINGAN KOMPUTER MODUL 8
LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER MODUL 8 Disusun Oleh : Nama Kelas : Imam Gojali : TI B Nim : 2011081063 LABORATORIUM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KUNINGAN 2013 MODUL 8 ROUTING 1 ( Cisco
2 ) menggunakan simulator untuk mensimulasikan Routing & konfigurasi sebenarnya. 4 ) Mampu mengkonfigurasi Routing Dynamic RIP,EIGRP, OSPF
Modul 4 Praktikkum Routing Tujuan Praktikkum : 1 ) Memahami konsep Routing dan Router 2 ) menggunakan simulator untuk mensimulasikan Routing & konfigurasi sebenarnya 3 ) Mampu mengkonfigurasi Routing Statis
MODUL PRAKTIKUM 08 DYNAMIC ROUTING CISCO, WINDOWS
MODUL PRAKTIKUM 08 DYNAMIC ROUTING CISCO, WINDOWS TUJUAN Setelah praktikum dilaksanakan, peserta praktikum diharapkan memiliki kemampuan 1. Melakukan konfigurasi RIP pada Cisco Router 2. Melakukan konfigurasi
Modul 3 Konfigurasi Router
Modul 3 Konfigurasi Router Pendahuluan Langkah inisialisasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi router tidaklah terlalu sulit. Cisco IOS menyediakan banyak tool yang dapat digunakan untuk ditambahkan
KONFIGURASI PADA ROUTER R-Indonesia
KONFIGURASI PADA ROUTER R-Indonesia Router>enable Router#configure terminal Router(config)#hostname R-Indonesia R-Indonesia(config)#enable secret cisco R-Indonesia(config)#no ip domain-lookup R-Indonesia(config)#line
Perintah Dasar CISCO Catalyst 3550
Perintah Dasar CISCO Catalyst 3550 Para Admin Fakultas Teknik UGM yang berbahagia:d, Cisco Switch-Catalyst merupakan salah satu produk besutan vendor CISCO yang sering digunakan oleh sebagian orang yang
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Spesifikasi Sistem Setelah melakukan perancangan topologi dan perangkat sistem yang akan digunakan pada bab sebelumnya, maka langkah selanjutnya adalah melakukan implementasi
LAMPIRAN. AS30000(config)#banner motd #Welcome To AS30000# AS30000(config)#banner login #For Authorized Only!!!#
L1 Konfigurasi LAMPIRAN AS30000 router>enable router#conf t router(config)#hostname AS30000 AS30000(config)#banner motd #Welcome To AS30000# AS30000(config)#banner login #For Authorized Only!!!# AS30000(config)#ena
IOS ROUTER. Budhi Irawan, S.Si, M.T
IOS ROUTER Budhi Irawan, S.Si, M.T PENDAHULUAN Software IOS adalah Perangkat Lunak yang mengatur fungsi Routing dan Switching pada peralatan dan perangkat jaringan. Sama dengan PC, Router atau Switch tidak
KONFIGURASI ROUTER. CLI (Command Line)
KONFIGURASI ROUTER Langkah inisialisasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi router tidaklah terlalu sulit. Cisco IOS menyediakan banyak tool yang dapat digunakan untuk ditambahkan dalam file konfigurasi.
cisco router 2600 series
laporan praktikum jaringan komputer cisco router 2600 series Tri Maryanto - 2203 100 022 Nur Kholis Majid - 2203 100 113 1 1 Pengenalan Cisco 1.1 Apa itu Cisco router? Cisco router adalah peratan utama
MODUL PRAKTIKUM. (Mengkonfigurasi Router dengan Metode Static Routing) Disusun Oleh : Yudi Firman Santosa, ST. Static Routing
MODUL PRAKTIKUM (Mengkonfigurasi Router dengan Metode Static Routing) Disusun Oleh : Yudi Firman Santosa, ST Singkawang, Pebruari 2014 0 P a g e A. Peralatan yang digunakan : 1. 1 Unit PC/Laptop dan system
TUTORIAL SOFTWARE SIMULASI JARINGAN KOMPUTER PACKET TRACER 5.0 (DILENGKAPI DENGAN CD PROGRAM DAN VIDEO TUTORIAL)
TUTORIAL SOFTWARE SIMULASI JARINGAN KOMPUTER PACKET TRACER 5.0 (DILENGKAPI DENGAN CD PROGRAM DAN VIDEO TUTORIAL) SEMESTER GENAP 2011/2012 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
SKENARIO SOAL ACCES CONTROL LIST (ACL) PADA ROUTER CISCO
SKENARIO SOAL ACCES CONTROL LIST (ACL) PADA ROUTER CISCO 1. Melakukan konfigurasi routing protocol OSPF pada router LOTIM, router LOTENG dan router MATARAM dan pastikan semua client yang berada pada lan
BAB III TUGAS PENDAHULUAN
NAMA : M. ANANG SETIAWAN NRP : 11041110060 TUGAS PENDAHULUAN PRAK. JARKOM BAB III TUGAS PENDAHULUAN 1. Jelaskan bagaimana cara mensetting Startup Config pada Intermediate device! 2. Apakah perbedaan memory
Translator. Politeknik Elektronik Negeri Surabaya ITS - Surabaya
Network Address Translator Politeknik Elektronik Negeri Surabaya ITS - Surabaya 1 Private Network Private IP network adalah IP jaringan yang tidak terkoneksi secara langsung ke internet IP addresses Private
Spanning Tree Protocol
Spanning Tree Protocol Candra Setiawan Program Studi Teknik Komputer, Jurusan Sistem Komputer Universitas Sriwijaya Email :[email protected] ABSTRAK Pada materi ini membahas tentang Spanning Tree Protocol
InterVlan Routing TUJUAN PERALATAN TEORI
3 InterVlan Routing TUJUAN Setelah melakukan percobaan ini diharapkan praktikan dapat mengerti prinsip Intervlan Routing dan bisa mengkonfigurasi Intervlan Routing PERALATAN Router SWITCH Kabel UTP PC
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian mengenai perencanaan infrastruktur jaringan pita lebar menggunakan teknologi wireless mesh network untuk distribusi data dan sistem menggunakan penelitian terapan
Dynamic Routing (OSPF) menggunakan Cisco Packet Tracer
Dynamic Routing (OSPF) menggunakan Cisco Packet Tracer Ferry Ardian [email protected] http://a Dasar Teori. Routing merupakan suatu metode penjaluran suatu data, jalur mana saja yang akan dilewati oleh
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB JARINGAN KOMPUTER KELAS B
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB JARINGAN KOMPUTER KELAS B Bismillah. Ketentuan Pengerjaan Ujian: Hari, Tanggal : Selasa, 14 Desember 2010 Waktu : 19.00 sampai 21.59 Tuliskan jawabannya saja dan disimpan
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB JARINGAN KOMPUTER KELAS B
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB JARINGAN KOMPUTER KELAS B Bismillah. Ketentuan Pengerjaan Ujian: Hari, Tanggal : Selasa, 14 Desember 2010 Waktu : 19.00 sampai 21.59 Tuliskan jawabannya saja dan disimpan
RESPONSI AKHIR SEMESTER PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER KELAS C
RESPONSI AKHIR SEMESTER PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER KELAS C Bismillah. Ketentuan Pengerjaan Ujian: Hari, Tanggal : Ahad, 12 Desember 2010 Waktu : 15.00 sampai 17.59 Tuliskan jawabannya saja dan disimpan
RESPONSI AKHIR SEMESTER PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER KELAS C
RESPONSI AKHIR SEMESTER PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER KELAS C Bismillah. Ketentuan Pengerjaan Ujian: Hari, Tanggal : Ahad, 12 Desember 2010 Waktu : 15.00 sampai 17.59 Tuliskan jawabannya saja dan disimpan
Network Address Translation. Oleh : Akhmad Mukhammad
Network Address Translation Oleh : Akhmad Mukhammad Objective Mengidentifikasi i IP address Publik vs Pi Private Memahami latar belakang NAT dan PAT Memahami konsep cara kerja NAT dan PAT Overview Penggunaan
Network Tech Support Inside local address Inside global address Outside local address Outside global address DHCP & NAT
Modul 28: Overview Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dirancang untuk memberikan IP address dan memberikan informasi penting konfigurasi jaringan lain secara dinamis. Nework Address Translation
Modul 8 Cisco Router (Dynamic Routing)
Modul 8 Cisco Router (Dynamic Routing) I. Tujuan 1. Mahasiswa memahami konsep routing RIP dengan perangkat Cisco. 2. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi dengan menggunakan Cisco Router dengan protokol
Dynamic Routing (RIP) menggunakan Cisco Packet Tracer
Dynamic Routing (RIP) menggunakan Cisco Packet Tracer Ferry Ardian [email protected] http://ardian19ferry.wordpress.com Dasar Teori. Routing merupakan suatu metode penjaluran suatu data, jalur mana saja
Modul 11 Access Control Lists (ACLs)
Modul 11 Access Control Lists (ACLs) Pendahuluan ACL sederhananya digunakan untuk mengijinkan atau tidak paket dari host menuju ke tujuan tertentu. ACL terdiri atas aturan-aturan dan kondisi yang menentukan
Modul Jaringan Komputer 2, Andrew Fiade, June 2006
Praktikum Basic Konfigurasi Router CISCO Definisi Router Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke
PERANCANGAN JARINGAN WIDE AREA NETWORK PADA PT. JASINDO LINTASTAMA
Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2014, pp. 372~376 PERANCANGAN JARINGAN WIDE AREA NETWORK PADA PT. JASINDO LINTASTAMA Johan Bastari AMIK Bina Sarana Informatika Bekasi e-mail:
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Spesifikasi Hardware Jaringan Pada LPP TVRI, terdapat 2 hal yang paling mencolok, yakni penggunaan 2 buah router yang menggunakan 2 buah vendor yang berbeda dan juga memiliki
Modul Superlab CCNA. Oleh: M. Saiful Mukharom. Jika kalian ingin bertanya ada di twitter.
Modul Superlab CCNA Oleh: M. Saiful Mukharom Pendahuluan Pengantar Modul ini kami dokumentasi ulang dari pelatihan guru networking IDN Angkatan VII, pada pembahasan materi Cisco CCNA. Maksud dari dokumentasi
ROUTING STATIS DAN DINAMIS
5 ROUTING STATIS DAN DINAMIS A. TUJUAN 1. Mahasiswa memahami konsep routing. 2. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi static routing. 3. Mahasiswa dapat mengetahui cara kerja routing statis B. Peralatan
Konfigurasi Router. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya
Konfigurasi Router Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya 1 Topologi Jaringan Tanpa Konfigurasi Tabel Routing Gambar 1 Gambar-Gambar berikut ini contoh topologi
Packet Tracer Skill Integration Challenge 6.4.1
Packet Tracer Skill Integration Challenge 6.4.1 by webmaster - Friday, January 08, 2016 http://xoxo.student.akademitelkom.ac.id/index.php/2016/01/08/packet-tracer-skill-integrationchallenge-6-4-1/ Learning
Modul Pelatihan Routing dengan Cisco NCC Teknik Informatika ITS
Modul Pelatihan Routing dengan Cisco Router @Laboratorium NCC Teknik Informatika ITS Oleh: Baskoro Adi Pratomo 5109201005 Hudan Studiawan 5109201038 Dosen: Prof. Ir. Supeno Djanali, M.Sc, Ph.D Ir. Muchammad
PERANCANGAN JARINGAN WIDE AREA NETWORK PADA PT. JASINDO LINTASTAMA
Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2014, pp. 408~412 PERANCANGAN JARINGAN WIDE AREA NETWORK PADA PT. JASINDO LINTASTAMA 408 Johan Bastari AMIK BSI Bekasi e-mail: [email protected]
AKHMAD FAJRI YUDIHARTO( ) Tugas 3. Vlan Menggunakan 2 Switch
Tugas 3 Vlan Menggunakan 2 Switch Pada topologi di atas menggunakan 2 vlan, dimana vlan 10 pada jaringan 192.168.10.0/24 dan vlan 90 pada jaringan 192.168.90.0/24. Konfigurasi pada switch0 Switch>enable
METODE PENELITIAN. B. Pengenalan Cisco Router
PENDAHULUAN Di suatu instansi atau perusahaan pastinya banyak sekelompok orang yang menghendaki pengambilan data secara illegal ataupun perusakan jaringan pada perusahaan tertentu. Oleh karena itu dibutuhkan
Packet Tracer Skill Integration Challenge 6.4.1
Packet Tracer Skill Integration Challenge 6.4.1 by webmaster - Monday, January 04, 2016 http://umarrokhimin.student.akademitelkom.ac.id/index.php/2016/01/04/packet-tracer-skill-integrationchallenge-6-4-1/
BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN. PT.Adicipta Innovations Technology, maka solusi yang diajukan untuk
BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN 4.1 Perancangan Jaringan VLAN Berdasarkan data yang telah didapat dan penelitian yang dilakukan pada PT.Adicipta Innovations Technology, maka solusi yang diajukan untuk perusahaan
VIRTUAL PRIVATE NETWORK
VIRTUAL PRIVATE NETWORK 1 VLAN A. TUJUAN Setelah melakukan percobaan ini diharapkan praktikan dapat mengerti prinsip Vlan dan bisa mengkonfigurasi Vlan B. PERALATAN Switch Kabel UTP PC Client Program Simulasi
Jaringan Komputer Dasar (S1)
Modul Praktikum Jaringan Komputer Dasar (S1) Universitas Gunadarma By Laboratorium Sistem Komputer Lanjut Universitas Gunadarma BAB 1 BREAVING... 5 SUBNETTING... 14 1.1 Perhitungan Subnetting CIDR ( Classless
2.4 Contoh Konfigurasi IPv4 Static Routing Pada Topology Jaringan
2.4 Contoh Konfigurasi IPv4 Static Routing Pada Topology Jaringan Gambar 2.5 Konfigurasi IPv4 Static Routing Pada Topology Jaringan Pada subbab ini akan dikonfigurasi tiga buah router yaitu R1, R2, dan
VIRTUAL LAN (VLAN) Irfan Akbar, site :
VIRTUAL LAN (VLAN) Irfan Akbar, site : http://laluirfan.web.ugm.ac.id PENDAHULUAN Rancangan network pada masa kini sangat berbeda jauh dengan rancangan network dimasa lalu, rancangan network di masa lalu
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB JARINGAN KOMPUTER KELAS E
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB JARINGAN KOMPUTER KELAS E Bismillah. Ketentuan Pengerjaan Ujian: Hari, Tanggal : Senin, 13 Desember 2010 Waktu : 20.00 sampai 22.59 Tuliskan jawabannya saja dan disimpan
KONFIGURASI STANDARD RUTER CISCO
1 KONFIGURASI STANDARD RUTER CISCO Pada saat melakukan konfigurasi ruter setidaknya ada 6 tugas yang harus di perhatikan yaitu 1. nama ruter 2. Setting password 3. Mengkonfigurasi interface ( IP, description,
DISKRIPSI KERJA PRAKTIK. konfigurasi pada jaringan yang telah diterapkan. Topologi yang digunakan dalam
BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK DISKRIPSI KERJA PRAKTIK Bab ini akan membahas tentang bagaimana proses instalasi dan konfigurasi pada jaringan yang telah diterapkan. Topologi yang digunakan dalam proses
M O D U L 3 KONFIGURASI ROUTER
M O D U L 3 KONFIGURASI ROUTER I. Tugas Pendahuluan 1. Jelaskan ciri dari perangkat jarigan hub, switch, bridge dan router! 2. Apakah fungsi dari konfigurasi routing pada router! 3. Jelaskan manfaat dari
KONFIGURASI ROUTING OSPF PADA ROUTER CISCO Kamaldila Puja Yusnika
KONFIGURASI ROUTING OSPF PADA ROUTER CISCO Kamaldila Puja Yusnika OSPF (Open Shortest Path First) OSPF adalah routing protocol jenis link state yang dengan cepat mendeteksi perubahan dan mejadikan routing
LAMPIRAN. Wawancara dengan Bapak Ali Naga Saputra selaku IT Head Division di PT. Adicipta
L1 LAMPIRAN Wawancara Wawancara dengan Bapak Ali Naga Saputra selaku IT Head Division di PT. Adicipta Innovations Technology : 1. Apakah perusahaan saat ini membutuhkan sistem jaringan baru? Jawab: Ya,
JARINGAN KOMPUTER MODUL 9
LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER MODUL 9 Disusun Oleh : Nama Kelas : Imam Gojali : TI B Nim : 2011081063 LABORATORIUM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KUNINGAN 2013 MODUL 9 ROUTING 2 ( Cisco
MODUL III Membuat Server HTTP Pada Jaringan
MODUL III Membuat Server HTTP Pada Jaringan PERSIAPAN Persiapan simulasi server HTTP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 1 buah workstation dan 1 server yang terhubung langsung dengan kabel --tipe
PERANCANGAN ROUTING PADA BOSON NETWORK DESIGNER
Muhamad Husni Lafif [email protected] http://royalclaas.blogspot.com PERANCANGAN ROUTING PADA BOSON NETWORK DESIGNER Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com
KONFIGURASI CISCO ROUTER
KONFIGURASI CISCO ROUTER Router bertugas untuk menyampaikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya, jaringan pengirim hanya tahu bahwa tujuan jauh dari router. Dan routerlah yang mengatur mekanisme
Router Devices & Configuration
Modul 18: Overview Router pada dasarnya sama halnya dengan PC. Komponen-komponen internal router hampir sama dengan PC dan router juga membutuhkan operating system untuk menjalankan aplikasinya, tetapi
TOPOLOGI.
Permodelan routing BGP sederhana menggunakan Vyatta dan Mikrotik dengan Private AS pada Jaringan Intranet BGP atau Border Gateway Protocol routing Protocol yang menghubungkan antar AS (autonomous System)
MODUL V. Praktikkum Frame Relay. Tujuan. 1. Mengetahui bagaimana cara mengkonfigurasi Frame relay. 2. Mengetahui cara kerja Frame relay
MODUL V Praktikkum Frame Relay Tujuan 1. Mengetahui bagaimana cara mengkonfigurasi Frame relay 2. Mengetahui cara kerja Frame relay 3. implementasi pada topologi Real Pendahuluan Frame relay merupakan
PERANCANGAN ROUTING PADA BOSON NETWORK DESIGNER PART 2
Muhamad Husni Lafif [email protected] http://royalclaas.blogspot.com PERANCANGAN ROUTING PADA BOSON NETWORK DESIGNER PART 2 Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen
TUGAS RESUME PAPER KEAMANAN KOMPUTER IDENTITAS PAPER ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI FIREWALL DAN TRAFFIC FILTERING MENGGUNAKAN CISCO ROUTER
TUGAS RESUME PAPER KEAMANAN KOMPUTER IDENTITAS PAPER ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI FIREWALL DAN TRAFFIC FILTERING MENGGUNAKAN CISCO ROUTER Penulis: Alfin Hikmaturokhman1,2), Adnan Purwanto 2),
Sip, sekarang coba designkan saya sebuah jaringan Komputer seperti dibawah ini. Gambar 1 : Jaringan Komputer Lab A
Jaringan Router Wah guys, ini ne yang sedikit sulit tapi asyik sekarang kita akan mencoba menghubungkan sebuah jaringan computer dengan subnet / gang yang berbeda dan studi kasusnya akan kita coba untuk
PERCOBAAN ROUTING INFORMATION PROTOCOL (RIP)
PERCOBAAN ROUTING INFORMATION PROTOCOL (RIP) 1. Tujuan Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. Mendesain sebuah topologi jaringan 2. Melakukan proses routing dengan protokol
Nomor AS: IIX : 222 International : 111 P.T. Indonusa System Integrator Prima : 100
L1 KONFIGURASI BGP Router IP Address list IIX Gateway 2 : 192.0.5.1 Internasional Gateway 2 : 192.0.4.1 Gateway 2 IIX : 192.0.5.2 Gateway 2 Internasional : 192.0.4.2 Gateway 2 Gateway 1 : 192.0.3.2 Gateway
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem yang sedang berjalan 3.1.1 Organisasi P.T. Telekomunikasi Selular atau yang lebih dikenal dengan nama Telkomsel merupakan salah satu perusahaan penyedia
Bab 2 Mengkonfigurasi Sistem Operasi Jaringan
Bab 2 Mengkonfigurasi Sistem Operasi Jaringan Jaringan Komputer Heribertus Yulianton 2013 Cisco and/or its affiliates. All rights reserved. Cisco Public 1 Kerangka Bab 1. IOS Bootcamp 2. Konfigurasi Dasar
LAMPIRAN. Gambar 4.3 Rancangan Frame-Relay
LAMPIRAN LAMPIRAN Konfigurasi X.25 dan Frame-Relay Gambar 4.3 Rancangan Frame-Relay Rancangan sederhana Frame-Relay ini menggunakan aplikasi Packet Tracer v5.2, yang mana aplikasi ini sangat membantu.
Simulasi Dynamic Router Dengan RIP Pada Boson Netsim
Simulasi Dynamic Router Dengan RIP Pada Boson Netsim A. Pengantar Dalam dunia networking (jaringan internet) kita mungkin bertanya-tanya bagaimana sebenarnya proses pengiriman data / informasi itu dapat
MENGINSTAL DAN MENGKONFIGURASI DYNAMIC ROUTING PADA ROUTER TIK.JK
MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENGINSTAL DAN MENGKONFIGURASI DYNAMIC ROUTING PADA ROUTER BUKU INFORMASI DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT
JARINGAN INTERNET DENGAN ROTER CISCO MENGGUNAKAN GNS3. Bismillah hirrohmani rohim
JARINGAN INTERNET DENGAN ROTER CISCO MENGGUNAKAN GNS3 Bismillah hirrohmani rohim Outside Inside 10.10.10.3/24 Konfigurasi Jaringan Internet menggunakan Ruter Cisco, pertama pastikan komputer sudah terhubung
MODUL 5 OPEN SHORTEST PATH FIRST (OSPF)
MODUL 5 OPEN SHORTEST PATH FIRST (OSPF) Modul 5 Open Shortest Path First (OSPF) 1. Tujuan - Praktikan mengetahui konsep dasar protokol routing OSPF Praktikan dapat membuat konfigurasi routing menggunakan
LOCAL AREA NETWORK DAN IMPLEMENTASI VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK UNTUK GEDUNG PERKANTORAN. Oleh : Teguh Esa Putra ( )
LOCAL AREA NETWORK DAN IMPLEMENTASI VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK UNTUK GEDUNG PERKANTORAN Oleh : Teguh Esa Putra (14111001) PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERCU
TOPOLOGI DAN IMPLEMENTASI VLAN DENGAN CISCO SWITCH 3750
TOPOLOGI DAN IMPLEMENTASI VLAN DENGAN CISCO SWITCH 3750 Oleh : Muhammad Fadlan (14111011) Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta 1. Pendahuluan Jaringan
MODUL 5 ACCESS CONTROL LIST
MODUL 5 ACCESS CONTROL LIST TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Mahasiswa mampu memahami aplikasi access-list. 2. Mahasiswa mampu mengkonfigurasi access-list dengan Cisco Router 3. Mahasiswa mampu menerapkan access-list
BAB 4. topologi jaringan komputer yang lebih baru dengan menggunakan metodelogi
BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN 4.1 Perancangan Jaringan VLAN Berdasarkan penelitian dan anilisis jaringan komputer yang sedang berjalan dan permasalahan yang sedang dihadapi pada PT Lite Solutions Indonesia,
RIP dan Static Routing
MODUL PRAKTIKUM RIP dan Static Routing A. Uraian Materi A.1 Komponen-komponen dari Router 1. CPU (Central Processing Unit) Berfungsi untuk mengeksekusi instruksi pada Operating System. Fungsi yang lain
Praktikum 6 Keamanan Jaringan Pengenalan Cisco IOS, VLAN, dan WLAN
Praktikum 6 Keamanan Jaringan Pengenalan Cisco IOS, VLAN, dan WLAN A. Tujuan 1. Dapat mempraktekkan Perintah dasar Cisco IOS 2. Membuat VLAN menggunakan 1 Switch 3. Konfigurasi akses Wireless LAN B. Dasar
MODUL CISCO STATIC ROUTING
MODUL CISCO STATIC ROUTING I. Tujuan 1. Mahasiswa memahami konsep subnetting. 2. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi static routing. 3. Mahasiswa memahami penggunaan perintah di Cisco. II. Peralatan
Memiliki peran penting dalam perubahan cara kita hidup, bekerja, bermain, berkomunikasi, berkolaborasi, dan. Kita dapat menggunakan aplikasi web,
Bab 2 Routing dan Packet Forwading Jarkom 2 Nugroho Agus H., MSi M.Si. Today s networks Memiliki peran penting dalam perubahan cara kita hidup, bekerja, bermain, berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinteraksi
Modul 8 Cisco Router RIP
Modul 8 Cisco Router RIP I. Tujuan 1. Mahasiswa memahami konsep routing RIP dengan perangkat Cisco. 2. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi dengan menggunakan Cisco Router dengan protokol routing RIP.
PENGATURAN BANDWIDTH DI PT. IFORTE SOLUSI INFOTEK DENGAN MIKROTIK ROUTER BOARD 951Ui-2HnD
BAB IV PENGATURAN BANDWIDTH DI PT. IFORTE SOLUSI INFOTEK DENGAN MIKROTIK ROUTER BOARD 951Ui-2HnD 4.1 Menginstal Aplikasi WinBox Sebelum memulai mengkonfigurasi Mikrotik, pastikan PC sudah terinstal aplikasi
Network Address Translation (NAT)
Network Address Translation (NAT) Mudji Basuki [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB KELAS A
RESPONSI AKHIR SEMESTER KERJA LAB KELAS A Bismillah. Ketentuan Pengerjaan Ujian: Hari, Tanggal : Kamis, 9 Desember 2010 Waktu : 19.00 sampai 21.59 Tuliskan jawabannya saja dan disimpan dalam format teks
BAB IV HASIL DAN ANALISIS
BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1 Implementasi 4.1.1 Konfigurasi Router 1-7 a. Router 1 1. Interface Interface merupakan tampilan dari Ether 1 4 dan jalur-jalurnya. Di router 1 ether 1 digunakan untuk client,
BAB 4 PERANCANGAN DAN EVALUASI Rancangan jaringan lokal pada PT. Yamatogomu Indonesia
BAB 4 PERANCANGAN DAN EVALUASI 4.1. Rancangan jaringan lokal pada PT. Yamatogomu Indonesia Gambar 4.1. Rancangan jaringan lokal PT. Yamatogomu Indonesia Berikut adalah alasan penggunaan topologi tersebut
Konfigurasi VLAN pada FreeBSD 6.0 dan Cisco Catalyst 2950
Konfigurasi VLAN pada FreeBSD 6.0 dan Cisco Catalyst 2950 Ricki Zurwindar Universitas YARSI Copyright 2007 VLAN adalah sebuah logical group dari stasiun jaringan, service, dan tidak
Membuat Router dengan NAT pada Windows XP
Membuat Router dengan NAT pada Windows XP Kebutuhan : PC Windows XP, 2 buah NIC, Tool NETSH dan akses Administrator Router berguna untuk menggabungkan suatu jaringan komputer dengan atau ke jaringan komputer
9.1 Menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan satu router
PRAKTIKUM 9 JARINGAN NIRKABEL SIMULASI SETTING DAN KONFIGURASI ROUTER CISCO DENGAN CISCO PAKET TRACER 9.1 Menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan satu router Untuk menghubungkan dua jaringan yang
SIMULASI KONFIGURASI VLAN DENGAN MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER 5.3
SIMULASI KONFIGURASI VLAN DENGAN MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER 5.3 Latar Belakang Masalah pembuatan jaringan komputer di kantor kantor yang baru berdiri Dengan VLAN dapat mengkonfigurasikan beberapa
a. Local Area Network (LAN)
Konfigurasi VLAN Untuk Instansi Pendidikan Perguruan Tinggi Ardhiyan Akhsa (15111113) Saat ini penggunaan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data semakin meningkat. Seiring dengan semakin
Materi Praktikum Studi Kasus Penyelesaian Subnetting dan Routing Static
Materi Praktikum Studi Kasus Penyelesaian Subnetting dan Routing Static Pengantar M. Agung Nugroho Jurusan Sistem Informasi, STMIK AMIKOM YOGYAKARTA [email protected] Subnetting adalah termasuk materi
BAB 4 KONFIGURASI DAN UJI COBA. jaringan dapat menerima IP address dari DHCP server pada PC router.
BAB 4 KONFIGURASI DAN UJI COBA 4.1 Konfigurasi Sistem Jaringan Konfigurasi sistem jaringan ini dilakukan pada PC router, access point dan komputer/laptop pengguna. Konfigurasi pada PC router bertujuan
BAB IV KONFIGURASI DAN PENGUJIAN. Setelah melakukan perancangan jaringan pc cloning pada Laboratorium
BAB IV KONFIGURASI DAN PENGUJIAN 4.1 Konfigurasi Setelah melakukan perancangan jaringan pc cloning pada Laboratorium Komputer SLTPN 204 selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan konfigurasi dan pengujian,
Mode-mode pada router
Router adalah peralatan yang melakukan fungsi routing, router bisa menjalankan tugasnya dikarenakan konfigurasi yang dibuat, pada saat kita akan melakukan konfigurasi dan masuk melaui console maka pada
MODUL 9 MPLS (MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING)
PRAKTIKUM NEXT GENERATION NETWORK POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA MODUL 9 MPLS (MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING) TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Mengenalkan pada mahasiswa tentang MPLS 2. Mengenalkan pada
Access-List. Oleh : Akhmad Mukhammad
Access-List Oleh : Akhmad Mukhammad Objektif Menjelaskan bagaimana cara kerja Access Control List (ACL) Mengkonfigurasi ACL standard. Mengkonfigurasi ACL extended. ACL ACL digunakan untuk : 1. Mengontrol
