Bab 4 Hasil dan Pembahasan
|
|
|
- Herman Setiabudi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Bab 4 Hasil dan Pembahasan Bab ini berisikan tentang implementasi aplikasi dari desain sistem yang dibuat dan proses informasi visual yang dirancang agar menjadi media informasi yang menarik, sehingga informasi yang disampaikan dapat dimengerti oleh user. Aplikasi ini dijalankan pada Sistem Operasi Windows. Implementasi yang dibahas pada bab ini meliputi hasil dari penerapan sistem yang didesain sebelumnya dan implementasi aplikasi yang dideskripsikan melalui gambar tampilan print screen pada halaman tertentu beserta script. Pembahasan terakhir adalah pengujian aplikasi yang menjabarkan hasil pengujian aplikasi berupa penilaian interface. 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi sistem ini akan dijelaskan mengenai perancangan gedung 3 dimensi hingga perancangan aplikasi. File pendukung yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini harus mempunyai kompabilitas dengan file yang dibutuhkan oleh Unity 3D. File tersebut mencakup obyek 3D dengan format.fbx yang dilengkapi dengan tekstur obyek, material obyek, sedangkan file multimedia lainnya seperti audio. 47
2 Perancangan Gedung Modeling Model-model yang dibuat untuk menjadi gedung utuh yaitu model 3D lantai, dinding, pagar, kusen, langit-langit, genteng, meja, kursi dan lemari. Dalam pembuatan suatu model, langkah pertama adalah menentukan satuan unit untuk skala. Display Unit Scale dan System Unit Setup diatur pada unit setup, kemudian dibuat model yang sesuai pada denah gambar dengan menggunakan Object Geometry Standard Primitives yang sudah disediakan di MAX. Gambar 4.1 Pembuatan Model Gedung Box digunakan sebagai obyek dasar pembuatan dinding, karena obyek box lebih mudah dimodifikasi menyerupai obyek yang diinginkan, dapat dilihat pada Gambar 4.1. Hanya 1 box yang dibuat, selanjutnya hanya melakukan modifier extrude, sehingga membentuk dinding yang sesuai pada denah gedung.
3 49 Modifier Extrude digunakan untuk menebalkan sebuah kurva 2D (shape) atau 3D (geometry) dengan ketebalan tertentu. Untuk membuat pilar dapat menggunakan obyek Cylinder, ukuran dapat diatur pada tampilan rollout Parameters. Setiap obyek yang dibuat dalam 3ds max dipastikan memiliki nama dan warna obyek, karena ketika membuat sebuah obyek, nama dan warna obyek ditentukan secara otomatis oleh 3ds max Texturing, Lighting and Camera Material atau texturing merupakan salah satu elemen pendukung untuk membuat output rendering menjadi realistik. Obyek tekstur diambil dari hasil foto alam dan juga dihasilkan dengan membuat dari sejumlah tool yang disediakan oleh MAX untuk dimasukkan ke dalam obyek 3D hasil render. Teksturing yang dilakukan adalah memberi tekstur kayu, batu bata, lantai, besi, karpet, kaca dan genteng. UVW Map digunakan untuk pemetaan arah material seperti yang terlihat pada Gambar 4.2. Gambar 4.2 Texturing model gedung
4 50 Cahaya yang digunakan adalah cahaya omni, yaitu cahaya yang menyebar dari satu titik sumber ke segala penjuru arah. Cahaya omni, tidak memiliki satu titik penyinaran tertentu, prinsip kerjanya sama dengan prinsip kerja matahari dan cahaya lampu bohlam. Gambar 4.3 Tampilan hasil render lantai 1 Gambar 4.3 adalah hasil render obyek 3D yang sudah diberi tekstur dan cahaya. Jenis kamera yang digunakan adalah kamera target. Ada 2 titik penempatan pembentukan obyek, yaitu titik kamera dan titik target. Titik kamera adalah titik dimana lokasi memandang obyek dilakukan, sedangkan titik target adalah titik dimana posisi memandang obyek dilakukan. Dalam menentukan titik kamera
5 51 dan titik target perlu memiliki jarak yang tepat agar tampilan dari kamera didapat dengan baik. Gambar 4.4 Tampilan posisi kamera Gambar 4.4 viewport kiri bawah (left) sudah berubah menjadi camera01 viewport, sehingga dapat melihat obyek secara langsung Rendering Render akan membentuk output dengan merangkum seluruh elemen-elemen membentuk obyek 3D, seperti cahaya, material, kamera, efek khusus. Hasil render dapat disimpan dalam beragam format file, antara lain bmp, jpg, avi, mov, dan lainnya.
6 52 Gambar 4.5 Rendering Gedung FTI Gambar 4.5 adalah hasil render dari viewport perspective (viewport dalam keadaan aktif) dan disimpan dengan format file jpeg. Render dapat dilakukan dari jendela Render Scene, dengan cara klik Render / Rendering Perancangan Aplikasi Unity 3D adalah game engine yang digunakan untuk perancangan aplikasi. Scene baru dibuat dengan cara klik Create pada project view, nama scene diganti dengan nama opening. Pada Hierarchy digunakan GUI Text untuk membuat teks Gedung Fakultas Teknologi Informasi UKSW Salatiga, sedangkan Inspectors untuk mengatur teks. Gambar 4.6 menjelaskan tentang pengaturan tampilan awal simulasi, yang berupa teks.
7 53 Gambar 4.6 Pengaturan tampilan awal simulasi Selanjutnya dibuat new terrain, dimana scene pertama sudah disimpan sebelumnya dalam project yang sama. Terrain disesuaikan dengan daerah yang dibuat, tools yang digunakan sudah tersedia pada kolom inspector, seperti raise and lower the terrain height, set the terrain height, smooth the terrain height, paint the terrain texture, place trees, place plants, stones and other small foilage. Terrain yang sudah di setting dan sudah diberi tekstur dan tanaman terlihat pada Gambar 4.7. Medan dibuat dengan tool raise and lower the terrain height, set the terrain height, smooth the terrain height. Sedangkan tekstur rumput menggunakan tool paint the terrain texture, edit textures, add texture, klik splat kemudian select texture 2D.
8 54 Gambar 4.7 Tampilan terrain Sesudah terrain selesai dibuat, import new asset seperti model gedung 3D, tekstur dan audio yang dibutuhkan untuk membangun suatu project. Dalam unity 3D sendiri sudah disediakan standard asset yang sangat membantu dalam pengerjaan project, standard Assets yang biasa dipilih dalam pengerjaan project. Data yang sudah diimport secara otomatis akan masuk ke project view. Gambar 4.8 menjelaskan tentang pengaturan model 3D setelah diimport dengan format.fbx. Model gedung 3D yang sudah tersusun, ditambahkan kamera dan cahaya yang ada di kolom hierarchy. Directional light digunakan untuk membuat seperti cahaya matahari.
9 55 Gambar 4.8 Pengaturan model 3D gedung Setelah proses pengaturan model, kamera dan cahaya selesai, selanjutnya ditambahkan First Person Control yang berupa obyek capsule dan obyek kamera. Obyek capsule dan kamera dijadikan satu dalam satu grup dan masing-masing diberikan script. Gambar 4.9 adalah pengaturan kamera tampak perspektif dan Gambar 4.10 pengaturan kamera tampak dari atas. Gambar 4.9 Pengaturan kamera tampak perspektif
10 56 Gambar 4.10 Pengaturan kamera tampak atas Tahap terakhir adalah membangun suatu permainan menjadi program portable yang dapat dijalankan dengan sistem Windows. Dalam jendela build settings hanya muncul adegan atau scene yang terbuka. Setiap adegan memiliki nilai indeks yang berbeda seperti yang terlihat pada Gambar Adegan 0 adalah adegan pertama yang akan dimuat ketika membangun permainan. Gambar 4.11 Build Settings
11 Hasil Implementasi Setelah semua file di implementasikan pada Unity 3D, maka aplikasi simulasi sudah bisa dijalankan dengan cara testing melalui play game. Saat pertama kali aplikasi dijalankan akan muncul halaman pertama, yang berfungsi sebagai halaman pembuka aplikasi dan akan langsung masuk ke halaman utama saat tombol play ditekan, seperti yang terlihat pada gambar Halaman ini terdapat judul aplikasi dan nama pembuat aplikasi. Gambar 4.12 Tampilan Halaman Pertama Kode Program 1. Perintah Tombol Play function OnGUI () { // Make the first button. If it is pressed, Application.Loadlevel (1) will be executed if (GUI.Button (Rect (630,350,90,30), "PLAY")) { Application.LoadLevel (1); } }
12 58 Kode program 1 adalah perintah yang dipakai untuk memulai aplikasi ke halaman simulasi. Jika tombol kotak play ditekan maka akan dieksekusi untuk ke level berikutnya dengan perintah Application.LoadLevel (1). Kontrol UnityGUI menggunakan fungsi khusus yaitu function OnGUI(). Seperti fungsi Rect (630,350,90,30) untuk membuat kotak, serta mengatur letak dan ukuran kotak tersebut. Halaman kedua merupakan halaman utama dari sistem ini yaitu simulasi Gedung Fakultas Teknologi Informasi UKSW seperti yang terlihat pada Gambar Di dalam halaman simulasi hanya memiliki satu tombol yaitu tombol exit atau keluar dari halaman simulasi dan kembali ke halaman pertama. Gambar 4.13 Tampilan Halaman Simulasi
13 59 Kode Program 2. Perintah Mouse Look using UnityEngine; using System.Collections; /// To make an FPS style character: /// - Create a capsule. /// - Add the MouseLook script to the capsule. /// -> Set the mouse look to use LookX. (You want to only turn character but not tilt it) /// - Create a camera. Make the camera a child of the capsule. Reset it's transform. /// - Add a MouseLook script to the camera. /// -> Set the mouse look to use LookY. (You want the camera to tilt up and down like a head. The character already turns.) [AddComponentMenu("Camera-Control/Mouse Look")] public class MouseLook : MonoBehaviour { public enum RotationAxes { MouseXAndY = 0, MouseX = 1, MouseY = 2 } public RotationAxes axes = RotationAxes.MouseXAndY; public float sensitivityx = 15F; public float sensitivityy = 15F; public float minimumx = -360F; public float maximumx = 360F; public float minimumy = -60F; public float maximumy = 60F; float rotationy = 0F;
14 60 void Update () { if (axes == RotationAxes.MouseXAndY) { float rotationx = transform.localeulerangles.y + Input.GetAxis("Mouse X") * sensitivityx; rotationy += Input.GetAxis("Mouse Y") * sensitivityy; rotationy = Mathf.Clamp (rotationy, minimumy, maximumy); transform.localeulerangles = new Vector3(-rotationY, rotationx, 0); } else if (axes == RotationAxes.MouseX) { transform.rotate(0, Input.GetAxis("Mouse X") * sensitivityx, 0); } else { rotationy += Input.GetAxis("Mouse Y") * sensitivityy; rotationy = Mathf.Clamp (rotationy, minimumy, maximumy); transform.localeulerangles = new Vector3(-rotationY, transform.localeulerangles.y, 0); } } void Start () { // Make the rigid body not change rotation if (rigidbody) rigidbody.freezerotation = true; } }
15 61 Kode program 2 adalah perintah fungsi mouse yang ditambahkan pada obyek capsule dan kamera. Obyek capsule dan kamera sebagai First Person Controler. LookX digunakan oleh obyek capsule yang berfungsi untuk menjalankan actor seperti maju dan mundur, sedangkan LookY digunakan oleh obyek kamera yang berfungsi untuk melihat daerah sekitar atau berotasi, seperti kanan kiri atas bawah pada posisi kamera berhenti dengan fungsi rigidbody.freezerotation. Kode Program 3. Perintah Tombol Exit function OnGUI () { // Make the first button. If it is pressed, Application.Loadlevel (1) will be executed if (GUI.Button (Rect (10,700,60,30), "EXIT")) { Application.LoadLevel (0); } } Kode program 3 digunakan untuk tombol exit atau keluar dari halaman simulasi dengan perintah Application.Loadlevel (1) dan kembali ke halaman pertama, dengan perintah Application.LoadLevel (0). Tombol dibentuk dengan menggunakan fungsi (Rect (10,700,60,30)). Pada aplikasi navigasi sudah dapat mengenali mana pintu yang dapat dilalui dan dinding yang tidak dapat ditabrak. Untuk hal tersebut navigasi sudah menggunakan mesh collider yang terdapat pada komponen Unity 3D.
16 62 Kontrol yang digunakan dalam menjalankan aplikasi ini yaitu input mouse sebagai rotasi arah, navigasi arah dan aksi untuk fleksibelitas pergerakan kamera dengan sudut pandang orang pertama. 4.3 Pengujian Setelah tahap implementasi selesai, tahap selanjutnya adalah pengujian aplikasi yang sudah dibangun. Pengujian dilakukan pada mahasiswa FTI UKSW. Proses pengujian yang dilakukan menggunakan cara pengujian aplikasi yang hanya dijalankan pada platform Windows. Pengujian secara aplikasi dilakukan dengan cara memberikan aplikasi kepada responden, setelah selesai menggunakan aplikasi responden diberi angket. Tujuannya adalah untuk mengetahui tampilan interface menarik atau tidak bagi user yang menggunakan aplikasi ini dan mengukur fungsi aplikasi sebagai salah satu media informasi. Tahap pengujian ini responden akan langsung menggunakan aplikasi, setelah selesai responden melanjutkan menjawab angket yang diberikan. Pertanyaan yang terdapat dalam angket pengujian aplikasi adalah sebagai berikut : 1. Apakah Anda mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi ini? 2. Apakah tampilan interface dari aplikasi ini menarik? 3. Apakah Anda menyukai aplikasi ini?
17 63 Pertanyaan yang diberikan kepada responden dijawab dengan memilih jawaban ya, cukup dan tidak. Dari pertanyaan yang terdapat pada angket yang diberikan kepada responden, soal nomor 1 dan 2 bertujuan untuk mengukur desain interface aplikasi yang dibuat menarik atau tidak bagi responden. Hasil dari pertanyaan nomor 1 ditunjukkan pada Gambar Jumlah Responden Ya Cukup Tidak Jawaban Responden 1. Apakah Anda mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi ini? Gambar 4.14 Grafik Soal 1 angket Pengujian Aplikasi Dari Gambar 4.14 dapat dilihat hasil jawaban dari pertanyaan nomor 1 adalah sebagai berikut, 2 orang responden mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi, 6 orang lainnya menjawab cukup mengalami kesulitan. Dan sisanya sebanyak 12 orang responden tidak mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi pembelajaran ini. Pertanyaan selanjutnya adalah pertanyaan nomor 2, pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah desain interface yang dibuat menarik atau tidak. Hasil jawaban dari pertanyaan nomor 2 ditunjukkan pada Gambar 4.15.
18 64 Jumlah Responden Ya Cukup Tidak Jawaban Responden 2. Apakah tampilan interface dari aplikasi ini menarik? Gambar 4.15 Grafik Soal 2 angket Pengujian Aplikasi Hasil dari pertanyaan angket soal no 2 adalah sebagai berikut, 12 orang responden menjawab tampilan aplikasi menarik dan sisanya sebanyak 8 orang menjawab tampilan aplikasi cukup menarik. Pertanyaan yang terakhir adalah pertanyaan nomor 3, pertanyaain ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesenangan responden menggunakan aplikasi visualisasi gedung. Hasil jawaban dari pertanyaan nomor 3 ditunjukkan pada Gambar Jumlah Responden Ya Cukup Tidak Jawaban Responden 3. Apakah Anda menyukai aplikasi ini sebagai salah satu media informasi? Gambar 4.16 Grafik Soal 3 angket Pengujian Aplikasi Hasil dari soal pengujian yang terakhir adalah sebagai berikut, 17 orang responden menjawab menyukai aplikasi ini
19 65 sebagai salah satu media informasi, dan sisanya 3 orang responden cukup menyukai aplikasi ini. Melalui pengujian yang sudah dilakukan dapat dibuat beberapa kesimpulan antara lain : 1. Aplikasi yang dibangun mudah digunakan dan tampilan aplikasi menarik bagi responden. 2. Aplikasi simulasi ini sangat membantu untuk mengetahui langsung kondisi bangunan dengan sudut pandang orang pertama.
20 66
Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem 3.1 Metode Pengembangan Sistem
Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem 3.1 Metode Pengembangan Sistem Metode yang digunakan untuk pengembangan sistem dalam penelitian ini adalah model proses Prototype. Model prototype (Prototyping model)
3D STUDIO MAX. Setting awal 3D Studio Max 9
3D STUDIO MAX Setting awal 3D Studio Max 9 1. Untuk kerja yang leluasa, aturlah resolusi desktop windows anda setinggi mungkin di Control Panel Display. Disarankan menggunakan monitor 17 atau lebih besar.
BAB III ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN PROGRAM
BAB III ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN PROGRAM III.1. Analisis Masalah Tahapan analisis permasalahan terhadap suatu sistem dapat dilakukan, sebelum tahapan permasalahan dilakukan. Tujuan diterapkannya
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Tahap analisa dilakukan oleh penulis dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana merancang suatu aplikasi Animasi 3D Rumah Ramah Lingkungan dengan menggunakan
PEMBUATAN 3D INTERACTIVE WALKTHROUGH GEDUNG D3 PENS-ITS
PEMBUATAN 3D INTERACTIVE WALKTHROUGH GEDUNG D3 PENS-ITS Nurul Hidayatulloh, Rosiyah Faradisa, Moh Hasbi Assidiqi Program Studi Teknologi Multimedia Broadcasting - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Bekasi, Januari 2007
Kata Pengantar 3DS Max adalah program untuk modeling, rendering, dan animasi, yang memungkinkan Anda untuk mempresentasikan desain Anda, seperti desain interior, arsitektur, dan iklan, secara realistik
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Animasi ini dirancang sebagai bahan pengenalan (introduction), dimana pengenalan menggunakan animasi ini diharapkan dapat memberikan kesan menarik dan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Dalam perancangan sebuah animasi, dibutuhkan komponen-komponen seperti objek, pergerakan objek, dan hal lain yang berguna untuk menunjang karya animasi perancangan
BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Masalah Perkembangan teknologi informasi terutama teknologi multimedia dewasa ini telah berkembang semakin pesat sehingga membuat kehidupan manusia
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 DESAIN LAYOUT 3D MODEL Proses desain layout 3D Model dilakukan menggunakan aplikasi Blender 2.77. Dalam Blender 3D, proses desain dilakukan pada sebuah jendela yang bernama
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Rancangan Awal Pemodelan Blender merupakan software grafis 3 Dimensi yang sangat baik. Tidak hanya menyediakan fasilitas untuk membuat object 3D dengan mudah tapi juga
MATERI : Create : AEC Extended : Wall, Stairs, Door, Windows Modifier : Bevel Material : Multi - Sub / Object, Matte / Shadow
PENDAHULUAN Dalam pembuatan desain rumah bertingkat dengan komponen arsitektur seperti dinding, pintu, jendela, tangga, dll. Tingkat presisi diatur agar menyerupai AutoCad sehingga bangunan tampak menyatu
PROSES PEMBUATAN MODELING ARSITEKTUR 1. PENGATURAN BACKGROUND IMAGE
PROSES PEMBUATAN MODELING ARSITEKTUR 1. PENGATURAN BACKGROUND IMAGE Untuk memunculkan tab Transform yang ada di sebelah kanan klik N pada keyboard.lalu scroll ke bawah dan cari option background image
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu Perusahaan atau Instansi Pemerintah dahulu cenderung menggunakan gambar 2D atau maket untuk memberikan informasi tentang bangunannya. Maket adalah salah
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Perancangan simulasi ini yaitu tentang perkenalan simulasi 3D Gereja Katedral Graha Maria Annai Velangkanni.Simulasi yang akan dibangun ini digambarkan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Perancangan animasi ini yaitu tentang perkenalan objek wisata yang ada di pulau Nias. Yang kita ketahui pulau Nias memiliki
BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA
BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA 4.1 IMPLEMENTASI Pada bab ini akan membahas tentang implementasi dari konsep yang dibuat, serta melakukan demo hasil aplikasi yang dibuat apakah sudah sesuai dengan yang
PART 1 MEMBUAT OBJECT UNTUK GAME PIZZA RUSH
PART 1 MEMBUAT OBJECT UNTUK GAME PIZZA RUSH Didalam bagian ini, kita akan membuat objek-objek yang akan digunakan didalam game Pizza Rush. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat membuat objek
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Animasi ini merupakan simulasi singkat mengenai perbedaan daging dengan struktur 3 dimensi agar mudah dipahami, dimana pengenalan menggunakan animasi
Kata Pengantar... v Daftar Isi... vii BAGIAN I DASAR... 1
DAFTAR ISI Kata Pengantar... v Daftar Isi... vii BAGIAN I DASAR... 1 Bab 1 Pendahuluan... 3 1.1 Rendering dengan 3DS Max...3 1.2 Radiosity Itu Sulit?...5 1.3 Tentang Buku Ini...7 Bab 2 Radiosity... 9 2.1
Basic 3D Modelling dan Animasi Menggunakan 3DS MAX
Basic 3D Modelling dan Animasi Menggunakan 3DS MAX 3ds max 2010 adalah program tiga dimensi dari perusahaan Autodesk yang memiliki banyak kelebihan. Fitur baru dan tampilannya menjadi daya tarik tersendiri
Session #1. 1.introducing 3ds max.
Materi: 1. introducing 3ds max. 2. basic text. 3. bevel. 4. extrude. 5. mapping. 6. lightning. 7. rendering. 8. importing vector from illustrator. 1.introducing 3ds max. Session #1 diatas adalah tampilan
BAB V IMPLEMENTASI KARYA. Laporan tugas akhir pada BAB V dijelaskan mengenai proses atau jalan cerita
BAB V IMPLEMENTASI KARYA Laporan tugas akhir pada BAB V dijelaskan mengenai proses atau jalan cerita dalam desain dan pembuatan game bergenre vehicular combat untuk anak-anak. Sebelum memulai mendesain,
Bekasi, Desember 2006
Kata Pengantar 3DS Max adalah program untuk modeling, rendering, dan animasi yang memungkinkan Anda untuk mempresentasikan desain Anda, seperti desain interior, arsitektur, dan iklan, secara realistik
TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA
TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA www.desainmultimedia.com Membuat Model Keyboard Membuat model objek Keyboard dengan Operasi Boolean Langkah 1 (Menampilkan Gambar Keyboard sebagai Guideline) Tampilkan dahulu
MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR ARSITEKTUR JURU GAMBAR ARSITEKTUR PELATIHAN 3DS MAX 9
MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR ARSITEKTUR JURU GAMBAR ARSITEKTUR PELATIHAN 3DS MAX 9 MODUL PELATIHAN 3DS MAX 9 Kita dapat memulai Autodesk 3DS Max 9 melalui shortcut
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Masalah Pengertian secara umum, animasi adalah suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati, dimana benda mati tersebut diberikan dorongan kekuatan
How To Develop Game Labyrinth Shooter
How To Develop Game Labyrinth Shooter 1 I. Pengenalan unity A. Install + Setup Unity Klik 2x pada file installer Unity. Klik Next untuk melanjutkan. Klik I Agree untuk menyetujui persetujuan ketika menginstall
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Pengertian secara umum, animasi adalah menghidupkan dari sistem nyata yang dikerjakan secara manual atau komputer yang kemudian di observasi dan disimpulkan
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM
33 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1 Implementasi Tahap implementasi merupakan tahap pelaksanaan atau penerapan perancangan yang telah dikemukakan pada bab 3. Implementasi bertujuan untuk memastikan
Mudah Membuat Game & Potensi Finansialnya Dengan Unity 3D + Dvd Menyusul
7/28/2015 http://www.gramedia.com/mudah-membuat-game-potensi-finansialnya-dengan-unity-3d-dvd-menyusul.html Kategori Mudah Membuat Game & Potensi Finansialnya Dengan Unity 3D + Dvd Menyusul Customer Also
BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN. III.1. Desain Objek Simulasi Pemilihan Umum Presiden
BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN III.1. Desain Objek Simulasi Pemilihan Umum Presiden Dalam pembuatan simulasi Pemilihan Umum Presiden Berbasis 3D ini ada dua tahap yang dilakukan, yaitu desain (modelling)
Pemodelan Objek Pena Cantik 3D
DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Sebelumnya
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Sebelumnya Sebelumnya telah dilakukan penelitian dengan judul Simulasi Prosedur Keselamatan Ketika Terjadi Kebocoran Gas LPG Di Dalam Gedung Berbasis Serious Game.
Pemodelan Objek Monitor 3D
DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis
Martil. Gambar 5.1. Animasi Martil yang Sedang Memaku Kayu. Berikut langkah-langkah pembuatannya.
Martil Pada bab ini kita akan membuat animasi martil yang sedang memaku. Gerakan martil dan paku terjadi secara berulang sampai paku benar-benar menancap sepenuhnya dalam kayu. Gambar 5.1. Animasi Martil
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Metode yang digunakan dalam mengembangkan Visualisasi 3D Gedung Tower Universitas Mercu Buana ini melalui dua tahap yaitu: Tahap Pra produksi Tahap Produksi 3.1. Tahap Pra
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Aplikasi Setelah melakukan analisa dan perancangan aplikasi game penjumlahan matematika, maka langkah selanjutnya adalah implementasi dan pengujian. Implementasi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Animasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti
NICE GLASS AND ICE TUTORIAL # A-07 : 1. PENDAHULUAN 2. MODELLING 3D. Membuat Alas Kayu
TUTORIAL # A-07 : NICE GLASS AND ICE 1. PENDAHULUAN Membuat Gelas dengan teknik Lathe dan material yang lebih realistis dengan Raytrace. objek lain seperti sedotan dibuat dengan teknik Loft. Material pada
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Masalah Perpustakaan adalah sebuah koleksi buku. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum dikenal sebagai
Finishing Pemodelan Objek 3D
BAB 2 Finishing Pemodelan Objek 3D 2.1 Finishing Desain Objek Untuk bisa mempresentasikan dengan bagus dan realistis sebuah desain objek 3D, perlu dilakukan beberapa hal penting dalam proses finishing.
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisis Masalah Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti special
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti spesial efek dari film-film
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu sehingga siswa merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Simulasi banyak digunakan pada
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Animasi 3D sangat banyak digunakan dalam pembuatan pemodelan 3D, karena animasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D inilah
1 Blender animation club. Book modeling 1
1 Blender animation club. Book modeling 1 Book modeling Modeling boleh dikatakan sebagai konsep awal dari suatu animasi. Sebelum kita menciptakan animasi, kita menciptakan suatu model atau karakter terlebih
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Perkembangan animasi 3dimensi pada masa sekarang ini semakin maju dan juga banyak peminatnya terutama pada kalangan anak-anak. Hal tersebut memberikan dampak
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Kapal laut adalah sebuah alat transportasi laut yang sangat banyak digunakan masyarakat selama ini. Di Indonesia, kecelakan transportasi laut sering kali
Pembuatan Aplikasi Visualisasi 3D Interaktif Sebagai Media Pemasaran Perumahan Adam Regency Pengembang CV. Dua Tangkai TUGAS AKHIR
Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Visualisasi 3D Interaktif Sebagai Media Pemasaran Perumahan Adam Regency Dengan Pengembang CV. Dua Tangkai TUGAS AKHIR Sebagai Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Masalah yang ingin penulis angkat dalam proyek penyusunan tugas akhir ini adalah bagaimana merancang animasi pengenalan rumah adat aceh berbasis 3 dimensi
Tutorial 2: Virtools Pencahayaan, Kamera dan Pergerakan Objek
1 Tutorial 2: Virtools Pencahayaan, Kamera dan Pergerakan Objek Tutorial ini adalah siri kedua daripada tutorial pengenalan Virtools sebelum ini. Tutorial bahagian kedua ini akan mendedahkan pelajar kepada
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Pengertian secara umum, animasi adalah menghidupkan dari sistem nyata yang dikerjakan secara manual atau komputer yang kemudian di observasi dan disimpulkan
Materi 1 Membuat Meja, Membuat Kursi, Meng-Copy Objek Kursi, Atur Posisi Layout Kursi & Meja, Membuat Lantai.
3D Graphic Architecture - 1 03 POKOK BAHASAN Materi 1 Membuat Meja, Membuat Kursi, Meng-Copy Objek Kursi, Atur Posisi Layout Kursi & Meja, Membuat Lantai. Materi Ini Bertujuan Untuk Mengenalkan 3ds Max
Materi 2 Membuat Lemari, Membuat Pintu Lemari, Memindahkan Pintu Lemari, Meng-Copy Pintu Lemari, Mengolah Bukaan Pintu Lemari, Membuat Lantai
3D Graphic Architecture - 1 04 POKOK BAHASAN Materi 2 Membuat Lemari, Membuat Pintu Lemari, Memindahkan Pintu Lemari, Meng-Copy Pintu Lemari, Mengolah Bukaan Pintu Lemari, Membuat Lantai Materi Ini Bertujuan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN I. Analisis Masalah Masalah yang ingin penulis angkat dalam penyusunan skripsi ini adalah merancang animasi visual 3 dimensi Istana Maimun berbasis multimedia semenarik
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Dalam perancangan sebuah animasi, dibutuhkan komponen-komponen seperti objek, pergerakan objek, dan hal lain yang berguna untuk menunjang karya animasi perancangan
Aplikasi Augmented Reality Keadaan Geografis Negara di Asia Tenggara
Aplikasi Augmented Reality Keadaan Geografis Negara di Asia Tenggara Nama : Yeremia Ayunda Christine NPM : 17112805 Jurusan : Sistem Informasi Pembimbing : Dr. Fenni Agustina, SKom., MMSI. PENDAHULUAN
Modul #8: Membuat Model 3D dengan Adobe After Effect 3D Invigorator
Modul #8: Membuat Model 3D dengan Adobe After Effect 3D Invigorator A. Tujuan Mahasiswa mampu menguasai penggunaan efek 3D invigorator sebagai efek yang menghasilkan objek 3D dalam after effect. B. Langkah-langkah
ANALISIS INSTRUKSISONAL ANIMASI II
ANALISIS INSTRUKSISONAL ANIMASI II Setelah Mengikuti Perkuliahan ini mahasiswa dapat mengiperasikan aplikasi sofware 3dMax untuk keperluan grafis audiovisual Membuat animasi untuk keperluan grafis OBB
BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN
BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN III.1. Desain Objek Penginstalan Operating System Windows Xp2 Dalam pembuatan Animasi Proses Penginstalan Operating System Windows Xp 2 Berbasis 3D ini ada dua tahap yang
BAB 1 Pengenalan 3ds Max
BAB 1 Pengenalan 3ds Max 1.1 Rekomendasi Sistem Komputer 3ds max merupakan program permodelan 3 dimensi yang lebih komunikatif, baik desain produk maupun periklanan. Agar bisa bekerja dengan baik, tentunya
BAB 1 MENYIAPKAN BIDANG KERJA PENGGAMBARAN
BAB 1 MENYIAPKAN BIDANG KERJA PENGGAMBARAN 1.1 Teknologi Virtual Building Virtual Building (A Virtual Building Solution) adalah sebuah konsep yang digunakan oleh perusahaan pembuat software ArchiCAD, di
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Perancangan animasi ini yaitu tentang kecelakan kereta Api dengan mobil dan sepeda motor. Animasi yang akan dibangun ini digambarkan secara 3 dimensi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Kemajuan teknik disain animasi 3 dimensi untuk menggambarkan suatu kejadian semakin pesat menuntut modernisasi di segala bidang. Tak terkecuali kemajuan
RENCANA PEMELAJARAN SISWA
Bab II Pemelajaran A. RENCANA PEMELAJARAN SISWA Kompetensi : Mengoperasikan animasi dimensi tiga (3) Sub Kompetensi : 1.Mempersiapkan software 3D Studio Max 6 2.Mengenali menu dan kontrol animasi pada
TUTORIAL AUTODESK 3DS MAX 2011 MEMBUAT BALON ANEKA WARNA 3 DIMENSI
MEMBUAT BALON ANEKA WARNA 3 DIMENSI Gambar 1. Balon Aneka Warna Untuk membuat balon aneka warna dengan Autodesk 3DS max 2011 ada beberapa langkah yang harus kita lakukan. Dalam langkah-langkah tersebut
Membuat Rumah 3D & Render pada 3ds Max
BAB 15 Membuat Rumah 3D & Render pada 3ds Max Pada Bab 15 ini Anda akan dituntun untuk membuat gambar rumah 3 dimensi dengan sebagian berpedoman pada perintah-perintah bab terdahulu. Untuk pemberian material,
BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
4.1 Impleentasi Aset Dan Seni 4.1.1 Implementasi Konsep Seni BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI untuk mengalahkan para bandit serta membawa pulang Surya dari tangan para bandit, pemain harus mangalahkan
PENGEMBANGAN SISTEM VIRTUAL ROOM NAVIGATOR DENGAN VISUALISASI 3D (STUDI KASUS PADA GEDUNG PUSGIWA) DONI SETYAWAN NIM :
PENGEMBANGAN SISTEM VIRTUAL ROOM NAVIGATOR DENGAN VISUALISASI 3D (STUDI KASUS PADA GEDUNG PUSGIWA) DONI SETYAWAN NIM : 01503-016 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCU
BAB 3 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN. Engine akan dirancang agar memenuhi syarat maintainability, reusability dan
13 BAB 3 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN 3.1 Perancangan Engine Engine akan dirancang agar memenuhi syarat maintainability, reusability dan usability. Maintainability berarti kode program engine harus mudah
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler sperti spesial efek dari film film
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu sehingga siswa merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Simulasi banyak digunakan pada
BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA
BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA 4.1 IMPLEMENTASI Pada bab ini membahas tentang implementasi dari konsep yang dibuat, serta melakukan demo hasil aplikasi yang dibuat, apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan.
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Program Antar Muka Tampilan pertama kali yang muncul ketika aplikasi dijalankan adalah halaman menu utama. Menu Utama aplikasi menampilkan empat pilihan
VISUALISASI 3D PRAKTIKUM MULTIMEDIA 2017
Anugerah Bagus Wijaya M.Kom, NUPN 9906966405, NIK 2017.01.2.107 VISUALISASI 3D PRAKTIKUM MULTIMEDIA 2017 STMIK AMIKOM PURWOKERTO 089-697-151-664 Jl. Riyanto, Gg Kemuning RT/RW 5/3 Sumampir [email protected]
3D Graphic Architecture - 1 POKOK BAHASAN
3D Graphic Architecture - 1 10 POKOK BAHASAN Materi Lanjutan 2 Material/Texture : Membuat Material/Texture, Mengaplikasikan Material/Texture, Mengaktifkan Texture, Men-Skala-Kan Material/Texture Lighting/Pencahayaan
PENGENALAN INTERFACE MACROMEDIA DITECTOR MX
PENGENALAN INTERFACE MACROMEDIA DITECTOR MX Sebelum kita mempraktekkan tutorial singkat ini, sebaiknya software Macromedia Director di-install terlebih dahulu. Untuk menjalankan program Macromedia Director
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini akan membahas tentang implementasi dan pengujian, setelah sebelumnya dilakukan analisa dan perancangan terhadap aplikasi pembelajaran bahasa inggris menggunakan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti special efek dari film-film
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Pengertian secara umum, animasi adalah suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati, dimana benda mati tersebut diberikan dorongan kekuatan untuk
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti special efek dari film-film
BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISA Pembuatan Antarmuka (Interface Design)
BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISA 4.1 Produksi Untuk pembuatan aplikasi, akan dibahas mengenai bagaimana pembuatan desain marker, pembuatan tampilan aplikasi, pembuatan objek 3D, Audio dan video dan pembuatan
PERANGKAT DESAIN, SELEKSI, DAN PERANGKAT BANTU GAMBAR
BAB 2 PERANGKAT DESAIN, SELEKSI, DAN PERANGKAT BANTU GAMBAR Perangkat-perangkat gambar pada ArchiCAD bisa diakses melalui ToolBox, di mana ToolBox secara default terletak pada bagian kiri area gambar.
4.1.1 Implementasi Rigging kedalam Objek 3D
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN SISTEM 4.1 Implementasi Sistem Aplikasi pengenalan tokoh wayang Pandawa lima dengan teknologi Augmented Reality dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman C#. Pada
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisis Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti special efek
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Perancangan animasi ini yaitu tentang perkenalan objek wisata yang ada di provinsi Sumatera Utara. Yang kita ketahui provinsi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Aplikasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
48 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 LINGKUNGAN IMPLEMENTASI Setelah penulis melakukan analisa dan perancangan seperti pada konsep sebelumnya maka selanjutnya penulis akan membahas langkah-langkah
BAB IV PENGALAMAN KERJA PRAKTIK
BAB IV PENGALAMAN KERJA PRAKTIK 4.1. Keterlibatan Praktikan dalam Proyek Kreatif Pada proses pengerjaan modeling booth 3D, praktikan menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi. Karena mengoprasikan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa masalah Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam dunia pendidikan maupun dalam dunia
Tutorial : Membuat Permainan Flappy Bird menggunakan Unity3D
Tutorial : Membuat Permainan Flappy Bird menggunakan Unity3D Langkah 1 : Install Unity3D Unity3D adalah sebuah game engine free. Meskipun terdapat tulisan 3D namun versi versi terbaru dari Unity mampu
Soal-Soal Animasi. Soal 1
Soal-Soal Animasi Setelah mempelajari teknik dasar animasi di bab-bab sebelumnya, maka sekarang Anda dapat berlatih membuat suatu rangkaian animasi dengan melihat suatu hasil animasi tersebut. Soal 1 Sebelumnya
BAB III ANALISA DAN PERANCAGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCAGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Dalam dunia simulasi, animasi sudah mulai menjadi salah satu bidang yang digunakan selama beberapa tahun terakhir. Simulasi bisa menimbulkan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Perancangan simulasi ini yaitu tentang perkenalan bangunan klasik Eropa berbasis Multimedia. Simulasi yang akan dibangun ini digambarkan dalam
BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i
BAB I Konsep Visual Basic: Penerapan di dunia Usaha, Instalasi serta Pengenalan IDE (Integrated Development Environment) VB dan konsep pemrograman visual I. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa mengenal VB, penerapan
BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0
BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0 Pembuatan program dalam Visual Basic berbeda dengan pembuatan program-program DOS atau pemrograman yang bersifat konvensional. Dalam Visual Basic, pembuatan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1. Perancangan Perancangan merupakan spesifikasi umum dan terinci dari pemecahan masalah berbasis komputer yang telah dipilih selama tahap analisis. Perancangan adalah menyeleksi
