BAB II. Decoder H.264/AVC
|
|
|
- Budi Jayadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II Decoder H.64/AVC Pada bab ini akan dibahas tentang teori dasar dari sistem H.64, modul dan algoritma dari Inverse Block Transform, Deblocking Filter dan Motion Compensator. II. Sistem H.64 H.64 adalah standard video coding yang dibangun oleh Vidio Coding Expert Group (VCGE) dan ISO/ IEC Moving Picture Expert Group (MPEG). Standard ini mempresentasikan codec (syntax) yang mendeskripsikan visual data ke dalam keadaan kompresi dan metode decoding yang merekonstruksi informasi visual. Standard ini digunakan dalam percakapan (video telephony) dan aplikasi bukan percakapan (penyimpanan broadcast atau streaming) Pada standard MPEG-4 H.64/AVC, hal yang perlu diperhatikan ialah pengambilan gambar, warna, dan jenis slice. Pengambilan gambar terbagi atas spatial dan temporal yang merupakan representasi dari gambar yang bergerak. Warna gambar pada standar ini menggunakan tipe YCbCr yaitu luma komponen (terang gelap) dan perbedaan dari tiga warna (chroma) yang mempresentasikan intensitas warna dari setiap gambar. Format YCbCr yang digunakan adalah 4::0 yang mana berarti setiap Cb dan Cr memiliki resolusi yang bernilai setengah dari resolusi luma. Jenis slice dalam MPEG-4 H.64/AVC terdapat 5 slice yaitu I slice, P slice, B slice, SI dan SP slice. I slice atau intra slice mendiskripsikan gambar itu sendiri. P slice atau slice prediksi yaitu slice yang menggunakan satu atau beberapa slice yang telah didecode untuk dipakai dalam rekonstruksi gambar sebagai referensi. B slice atau slice bi-prediksi memiliki fungsi yang hampir sama dengan P slice, akan tetapi slice yang digunakan sebagai referensi gambar berasal dari gambar sebelum dan sesudahnya. SI dan SP merupakan switching slice digunakan untuk transisi diantara dua video stream yang berbeda. 5
2 6 Gambar.. Blok diagram decoder MPEG-4 h.64/avc[] Decoder memiliki fungsi untuk merekonstruksi sebuah salinan atau perkiraan dari gambar asli yang telah dikompresi. Dalam blok diagram (gambar.) menunjukkan bagian-bagian penyusun MPEG4/H.64 decoder, dimana komponen utamanya yaitu: Modul Inverse Block Transform (blok T - ). Modul Deblocking Filter (blok filter). Modul Motion Compensator (blok MC). II. Modul Inverse Block Transform Modul Inverse Block Transform berfungsi untuk melakukan proses dekompresi terhadap data masukan yang diterima dari NAL (Network Abstraction Layer) dan Entropy Decode. Proses dekompresi dilakukan karena data yang diterima merupakan data dari encoder yang telah dikompresi dengan fungsi discrete inverse transform dan quantization. Fungsi yang dijalankan oleh Inverse Block Transform digambarkan dalam fungsi matriks berikut: = IQ IT X x di mana, x IT = nilai hasil inv-block transform. X IQ = nilai hasil inv-quantization.
3 Dengan arsitektur: Gambar.. Arsitektur Inverse Block Transform[] Desain Inverse Block Transform ini (Gambar.) dirancang untuk menerima input 4 piksel per clock. Input yang diterima akan diproses menggunakan algoritma inverse transform sebanyak kali, yaitu untuk arah vertikal dan arah horizontal. Oleh karena itu, disain membutuhkan modul trans_reg untuk melakukan transpose dari data vertikal menjadi data horizontal. II.3 Modul Deblocking filter Modul Deblocking Filter memiliki fungsi untuk mengurangi distorsi pada batas antar blok dalam suatu makroblok. Dengan menghilangkan efek distorsi ini, kualitas gambar yang diperoleh akan menjadi lebih tinggi. Satu siklus pemrosesan dalam suatu makroblok gambar dibutuhkan data dari satu makroblok yang akan diproses, ditambah dengan 4 blok sisi sebelah atas dan 4 blok sisi sebelah kiri yang berdekatan. Proses filtering ini dilakukan pada sisi vertical maupun horizontal dari suatu makroblok kecuali pada sisi batas slice. Setiap gambar video dikodekan ke dalam satu slice atau lebih, dengan urutan sebagai berikut: 7
4 Filter 4 batas vertikal pada komponen luma (dengan urutan a, b, c, d pada gambar.3). Filter 4 batas horizontal pada komponen luma (dengan urutan e, f, g, h pada gambar.3). Filter batas vertikal pada komponen chroma (dengan urutan i, j pada gambar.3). Filter batas horizontal pada komponen chroma (dengan urutan k,l pada gambar.3). Gambar.3. Urutan proses filtering pada suatu makroblok[3] Proses Debloking Filter dilakukan setiap baris baik secara vertical maupun secara horizontal dengan masukan 4 pixel data dari kedua blok yang berbatasan dengan sisi yang hendak difilter (gambar.4). Dalam pemrosesan data memiliki dua tahap yaitu penentuan Boundary Strength (BS) dan penentuan jenis filter yang diaplikasikan. Gambar.4. Baris-baris data pada sisi vertical dan horizontal yang hendak difilter.[3] 8
5 Nilai-nilai BS yang berkisar antara 0-4 ditentukan berdasarkan kondisi blokblok sekitarnya (gambar.5). BS bernilai 4 jika input p dan/atau q adalah intra code dan merupakan sisi batas makroblok. BS bernilai 3 jika input p dan/atau q adalah intra code dan bukan merupakan sisi batas makroblok. BS Bernilai jika input p dan/atau q bukan intra code dan memiliki nilai koefisien. BS bernilai jika input p dan/atau bukan intra code dan tidak mengandung nilai koefisien dan memiliki gambar referensi yang berbeda atau jumlah referensi gambar yang berbeda atau memiliki nilai-nilai motion vector yang berbeda oleh sebuah sampel luma atau lebih. Bs Bernilai 0 bila kondisi bs bernilai hingga 4 tidak terpenuhi. Gambar.5 Diagram Alir Penentuan Nilai Boundary Strength (bs).[3] Syarat proses filtering diaplikasikan pada suatu kelompok sampel adalah:. bs > 0.. p0 q0 < α dan p p0 < β dan q q0 < β. α dan β merupakan nilai threshold yang didefinisikan di dalam standar MPEG4/H.64, dimana nilainya ditentukan oleh parameter kuantisasi (QP), FilterOffsetA, dan FilterOffsetB. 9
6 II.4 Modul Motion Compensator Modul motion compensator (MC) berfungsi untuk menghasilkan frame prediction dari satu atau dua gambar referensi yang dipilih dari sekelompok gambar referensi. Modul ini berfungsi saat decoder berada pada inter mode. MC dalam melakukan prediksi, membutuhkan informasi dari frame-frame. Frame tersebut dapat berupa frame sebelum (forward prediction) atau sesudahnya (Backward prediction) yang ditunjukan pada gambar.6. Kemudian frame-frame tersebut menentukan nilai-nilai prediksi yang akan digunakan sebagai nilai acuan frame yang akan diambil. Nilai-nilai prediksi tersebut diperoleh dari nilai-nilai vector yang diberikan. Gambar.6. Proses perdiksi dari frame sebelumnya dan frame sesudahnya. [5] Untuk melakukan perdiksi digunakan Quarter Pixel Interpolation, dimana untuk referensi nilai-nilai piksel suatu gambar dibutuhkan nilai piksel dari nilai tetangga sebelumnya dan 3 nilai piksel tetangganya sesudahnya (gambar.7), sehingga dari suatu makroblok 6 x 6 piksel dibutuhkan x piksel. MC Memory Buffer Map pix pix 6 pix 6 pix pix 3 pix 3 pix pix Gambar.7. Memory map untuk melakukan quarter piksel interpolation[6]. 0
7 Nilai quarter piksel (gambar.8) didapatkan dengan melakukan perhitungan Half Piksel Interpolation dan dilanjutkan dengan perhitungan quarter piksel. Half piksel adalah nilai tengah dari dua piksel. Quarter piksel adalah nilai tengah dari dua half piksel. Perhitungan untuk mendapatkan half piksel adalah sebagai berikut: b = (E 5 * F + 0 * G + 0 * H 5 * I + J) (a) b = Clip( ( b + 6 ) >> 5 ) (b) h = (A 5 * C + 0 * G + 0 * M 5 * R + T) (a) h = Clip ((h + 6) >> 5) (b) j = cc 5 * dd + 0 * h + 0 * m 5 * ee + ff (3a) atau j = aa 5 * bb + 0 * b + 0 * s 5 * gg + hh (3b) j = Clip( ( j + 5 ) >> ) (3c) Perhitungan untuk mendapatkan Quarter piksel: a = ( G + b + ) >> c = ( H + b + ) >> d = ( G + h + ) >> n = ( M + h + ) >> f = ( b + j + ) >> i = ( h + j + ) >> k = ( j + m + ) >> q = ( j + s + ) >> e = ( b + h + ) >> g = ( b + m + ) >> p = ( h + s + ) >> r = ( m + s + ) >> (4a) (4b) (4c) (4d) (4e) (4f) (4g) (4h) (4i) (4j) (4k) (4l)
8 A aa B C bb D E cc F dd G d h a e i b f j c g k H m I ee J ff n p q r K L M s N P Q R gg S T hh U Gambar. 8.Half piksel dan quarter piksel[7] Perhitungan pada chroma dilakukan dengan cara merata-ratakan hasil penjumlahan keempat sudutnya. Nilai tiap sudut didapatkan dari perkalian nilai piksel dengan koefisien jarak pada sumbu x dan y (gambar.9) A B 8-x x y 8-y C D Gambar.9 Perhitungan koefisien pada MC chroma Nilai piksel baru = (A*(8-x)*(8-y)+B*x*(8-y)+C*(8-x)*y+D*x*y+3)/4 (5a)
PERANCANGAN DEBLOCKING FILTER UNTUK APLIKASI KOMPRESI VIDEO MENGGUNAKAN STANDAR MPEG4/H.264
PERANCANGAN DEBLOCKING FILTER UNTUK APLIKASI KOMPRESI VIDEO MENGGUNAKAN STANDAR MPEG4/H.264 Andreas Sutanto, S.T., [email protected], Dani Fitriyanto, M.T., [email protected], Trio Adiono, Ph.D.,
BAB 2 STANDARD H.264/MPEG-4 DAN ALGORITMA CABAC
BAB 2 STANDARD H.264/MPEG-4 DAN ALGORITMA CABAC Pada bab ini akan dibahas tentang standard H.264/MPEG-4 secara singkat. Selain itu, bab ini akan membahas pula tentang pemakaian algoritma CABAC pada standard
BAB V. Verifikasi dan Implementasi Decoder H.264. V.1 Verifikasi Decoder H.264
BAB V Verifikasi dan Implementasi Decoder H.264 Pada bab ini akan dijelaskan verifikasi dari Decoder H.264 yang didapatkan dengan melakukan simulasi modul Inverse Transform, Deblocking Filter, Motion Compensator,
Perbandingan PSNR, Bitrate, dan MOS pada Pengkodean H.264 Menggunakan Metode Prediksi Temporal
IJEIS, Vol.2, No.2, October 22, pp. 55~64 ISSN: 288-374 55 Perbandingan PSNR, Bitrate, dan MOS pada Pengkodean H.264 Menggunakan Metode Prediksi Temporal Ari Haryadi*, Yohanes Suyanto 2 Program Studi Elektronika
MULTIMEDIA. Kompresi Video Semester Gasal 2008/200 S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO /2009 PROGRAM STUDI. Oky Dwi Nurhayati,, ST, MT
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO MULTIMEDIA Kompresi Video Semester Gasal 2008/200 /2009 Oky Dwi Nurhayati,, ST, MT Email: [email protected] 1 Definisi Video Video is the technology
Standard Kompresi Citra: JPEG
Standard Kompresi Citra: JPEG Kompresi/Coding Citra (JPEG) Dirancang oleh Joint Photographic Experts Group (usaha kolaboratif ITU-T dan ISO) Mendukung macam aplikasi kompresi paling umum digunakan untuk
PENGKODEAN VIDEO DENGAN METODE SPATIAL SCALABILITY
PENGKODEAN VIDEO DENGAN METODE SPATIAL SCALABILITY Aan Darmawan 1 dan Riko Arlando Saragih 2 Jurusan Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri 65, Bandung, Indonesia Phone:
DIGITAL IMAGE CODING. Go green Aldi Burhan H Chandra Mula Fitradi Mardiyah
DIGITAL IMAGE CODING Go green Aldi Burhan H Chandra Mula Fitradi Mardiyah KOMPRESI LOSSLESS Teknik kompresi lossless adalah teknik kompresi yang tidak menyebabkan kehilangan data. Biasanya digunakan jika
Kompresi Video Menggunakan Discrete Cosine Transform
Kompresi Video Menggunakan Discrete Cosine Transform Hananto Edy Wibowo 1, Indra Sakti Wijayanto 2, Nugroho Herucahyono 3 Laboratorium Ilmu dan Rekayasa Komputasi Departemen Teknik Informatika, Institut
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi komunikasi digital telah berkembang dengan sangat pesat. Telepon seluler yang pada awalnya hanya memberikan layanan komunikasi suara, sekarang sudah
Kompresi Audio dan Video Irawan Afrianto
Kompresi Audio dan Video Irawan Afrianto Pendahuluan (1) Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode : Lossy format
Kompresi Citra dan Video. Muhtadin, ST. MT.
Kompresi Citra dan Video Muhtadin, ST. MT. Outline Motivasi Redundancy & Irrelevancy Spatial Processing JPEG Temporal Processing Frame differencing Motion Estimation dan Motion Compensation Prediction
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~ APA ITU KOMPRESI?? Kompresi mengecilkan/memampatkan ukuran Kompresi data Teknik mengecilkan data sehingga diperoleh file dengan ukuran yang lebih kecil daripada ukuran
KOMPRESI AUDIO DAN VIDEO
TEKNIK KOMPRESI Multimedia KOMPRESI AUDIO DAN VIDEO Tri Wahyuni, ST KOMPRESI AUDIO/VIDEO Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI II.1 Multimedia Sebelum membahas tentang watermarking sebagai perlindungan terhadap hak cipta, ada baiknya terlebih dahulu dibicarakan tentang pengertian multimedia. Multimedia memiliki
Kompresi Citra dan Video. Muhtadin, ST. MT.
Kompresi Citra dan Video Muhtadin, ST. MT. Temporal Processing 2 Temporal Processing Video : serangkaian frame (image) yang memiliki relasi antar frame Relasi tersebut ada sepanjang dimensi temporal Menyebabkan
BAB III METODE KOMPRESI HUFFMAN DAN DYNAMIC MARKOV COMPRESSION. Kompresi ialah proses pengubahan sekumpulan data menjadi suatu bentuk kode
BAB III METODE KOMPRESI HUFFMAN DAN DYNAMIC MARKOV COMPRESSION 3.1 Kompresi Data Definisi 3.1 Kompresi ialah proses pengubahan sekumpulan data menjadi suatu bentuk kode untuk menghemat kebutuhan tempat
BAB III IMPLEMENTASI WATERMARKING PADA VIDEO
BAB III IMPLEMENTASI WATERMARKING PADA VIDEO Pada Tesis ini implementasi watermarking pada video mengujicobakan prosedur penyisipan watermark yang berbeda yaitu watermark disisipkan pada komponen DC dalam
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab analisa dan perancangan ini akan mengulas tentang tahap yang digunakan dalam penelitian pembuatan aplikasi implementasi kompresi gambar menggunakan metode
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Citra (image) adalah kombinasi antara titik, garis, bidang, dan warna untuk menciptakan suatu imitasi dari suatu obyek, biasanya obyek fisik atau manusia. Citra dapat
PERANCANGAN MEDIA KOMPRESI VIDEO BERBASIS FAST MODE DECISION ALGORITHM
PERANCANGAN MEDIA KOMPRESI VIDEO BERBASIS FAST MODE DECISION ALGORITHM Noor Arifin, Sri Heranurweni, Ari Endang Jayati Program Studi Teknik Elektro, Universitas Semarang. Jl. Soekarno Hatta, Semarang 50196,
VIDEO MPEG-1. JETri, Volume 1, Nomor 2, Februari 2002, Halaman 49-56, ISSN
JETri, Volume 1, Nomor 2, Februari 2002, Halaman 49-56, ISSN 1412-0372 VIDEO MPEG-1 Henry Candra Dosen Jurusan Teknik Elektro-FTI, Universitas Trisakti Abstract MPEG-1 is one of the standards to encode
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Bab ini membahas landasan teori yang bersifat ilmiah untuk mendukung penulisan penelitian ini. Teori-teori yang dibahas mengenai pengertian citra, jenis-jenis citra digital, metode
KOMPRESI AUDIO/VIDEO M U L T I M E D I A. Metode Kompresi Audio - Metode Transformasi
M U L T I M E D I A Universitas Gunadarma KOMPRESI AUDIO/VIDEO Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode Lossy -*
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Perangkat Lunak Analisis perangkat lunak dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu perangkat lunak yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan
CEG4B3. Randy E. Saputra, ST. MT.
CEG4B3 Randy E. Saputra, ST. MT. Video Kata video berasal dari kata Latin "melihat" teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi (bidang
Page 1
MODUL V KOMPRESI CITRA DAN VIDEO Tiga tipe dari informasi yang berlebihan (redundancy) yang dapat dihilangkan atau direduksi : Spasial : Di dalam frame yang sama Sering kali menggunakan metode yang sama
TUGAS AKHIR ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI HIGH 4:4:4 INTRA PROFILE DENGAN MAIN PROFILE PADA STANDARDISASI H.264 UNTUK APLIKASI VIDEO
TUGAS AKHIR ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI HIGH 4:4:4 INTRA PROFILE DENGAN MAIN PROFILE PADA STANDARDISASI H.264 UNTUK APLIKASI VIDEO Diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam mencapai gelar Sarjana
BAB II DASAR TEORI. komunikasi dan hiburan. Awal mulanya video berbentuk analog, sesuai
BAB II DASAR TEORI 2.1 Video Video adalah teknologi pemrosesan urutan banyak gambar bergerak yang dihasilkan oleh kamera. Video pada saat ini telah menjadi media informasi, komunikasi dan hiburan. Awal
BAB I. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I. PENDAHULUAN 1 1.1. Latar Belakang Masalah Citra adalah gambar yang berada pada bidang dua dimensi. Agar dapat diproses lebih lanjut, sebuah citra disimpan di dalam bentuk digital. Ukuran citra digital
PEMANFAATAN NORMALIZED FRAME DIFFERENCE SEBAGAI UKURAN AKTIVITAS GERAK PADA VIDEO DIGITAL
PEMANFAATAN NORMALIZED FRAME DIFFERENCE SEBAGAI UKURAN AKTIVITAS GERAK PADA VIDEO DIGITAL L.D.Purnamasari 1, N. Indra 2, I M.O. Widyantara 3 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Udayana
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Kompresi File Pada dasarnya semua data itu merupakan rangkaian bit 0 dan 1. Yang membedakan antara suatu data tertentu dengan data yang lain adalah ukuran dari rangkaian bit dan
KOMPRESI DATA DAN TEKS. By : Nurul Adhayanti
KOMPRESI DATA DAN TEKS By : Nurul Adhayanti KOMPRESI DATA DAN TEKS KOMPRESI DATA Kompresi berarti memampatkan/mengecilkan ukuran Kompresi data adalah proses mengkodekan informasi menggunakan bit atau information-bearing
Enkripsi Selektif Video MPEG dengan Algoritma Serpent
Enkripsi Selektif Video MPEG dengan Algoritma Serpent Arief Pratama 1) 1) Jurusan Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, Bandung, email: [email protected] Abstrak Makalah
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan membahas landasan atas teori-teori ilmiah untuk mendukung penelitian ini. Teori-teori yang dibahas mengenai pengertian citra, kompresi citra, algoritma dan jenisnya,
ANALISA PENGARUH BIT ERROR PADA TRANSMISI DATA VIDEO
ANALISA PENGARUH BIT ERROR PADA TRANSMISI DATA VIDEO I Made Oka Widyantara Staf Pengajar Program Studi Teknik Elektro Universitas Udayana [email protected] INTISARI Proses kompresi video yang membuang redudansi
Referensi C program. Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMTelkom
Kompresi JPEG Referensi C program Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMTelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen Telkom http://www.imtelkom.ac.id Kompresi Gambar dengan
Kata video berasal dari kata Latin, melihat" teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak.
VIDEO RELEVANSI VIDEO Kata video berasal dari kata Latin, melihat" teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi, (bidang hiburan) tetapi
MULTIMEDIA. Kompresi Audio / Video S1 SISTEM KOMPUTER. Semester Gasal 2009/20 UNIVERSITAS DIPONEGORO PROGRAM STUDI
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO MULTIMEDIA Kompresi Audio / Video Semester Gasal 2009/20 /2010 Oky Dwi Nurhayati, ST, MT email: [email protected] 1 Kompresi Tujuan untuk mengecilkan
APLIKASI KOMPRESI CITRA BERBASIS ROUGH FUZZY SET
APLIKASI KOMPRESI CITRA BERBASIS ROUGH FUZZY SET Anny Yuniarti 1), Nadya Anisa Syafa 2), Handayani Tjandrasa 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Surabaya
BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengenalan Citra
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengenalan Citra Citra merupakan representasi (gambaran) dari sebuah objek nyata yang dihasilkan oleh alat digital. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat
Pertemuan 11 Video Coding (Compression)
Pertemuan 11 Video Coding (Compression) Team Teaching Sistem Multimedia Retno Indah R., S.Pd., M.Pd. Definisi Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM. linear sequential (waterfall). Metode ini terdiri dari empat tahapan yaitu analisis,
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM Perancangan program aplikasi yang dibuat dalam skripsi ini menggunakan aturan linear sequential (waterfall). Metode ini terdiri dari empat tahapan yaitu analisis,
KOMPRESI AUDIO/VIDEO
SISTEM MULTIMEDIA Universitas Gunadarma KOMPRESI AUDIO/VIDEO Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode Lossy format
BAB III PENGEMBANGAN TEKNIK KOMPRESI EXISTING DAN SIMULASI
26 BAB III PENGEMBANGAN TEKNIK KOMPRESI EXISTING DAN SIMULASI Berdasarkan tujuan dan batasan penelitian yang telah dijelaskan pada Bab Pendahuluan, penelitian yang akan dilaksanakan adalah menganalisis
N, 1 q N-1. A mn cos 2M , 2N. cos. 0 p M-1, 0 q N-1 Dengan: 1 M, p=0 2 M, 1 p M-1. 1 N, q=0 2. α p =
tulisan. Secara umum, steganografi dapat diartikan sebagai salah satu cara menyembunyikan suatu pesan rahasia (message hiding) dalam data atau pesan lain yang tampak tidak mengandung apa-apa sehingga keberadaan
KOMPRESI AUDIO/VIDEO
Diktat Kuliah Pemrograman Multimedia Yulisdin Mukhlis, ST., MT KOMPRESI AUDIO/VIDEO Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video
Aplikasi Kode Huffman dalam Kompresi Gambar Berformat JPEG
Aplikasi Kode Huffman dalam Kompresi Gambar Berformat JPEG Ibnu Alam NIM : 13506024 Jurusan Teknik Informatika ITB, Bandung, email: [email protected] Abstrak. Makalah ini membahas pengaplikasian
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi komputer semakin pesat dewasa ini, sehingga sangat membantu manusia dalam mengolah data untuk mendapatkan informasi. Aktivitas yang dulunya dilakukan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang pesat, sangat berperan penting dalam pertukaran informasi yang cepat. Pada pengiriman informasi dalam bentuk citra masih mengalami kendala,
CEG4B3. Randy E. Saputra, ST. MT.
CEG4B3 Randy E. Saputra, ST. MT. Suara Bentuk gelombang yang berulang secara teratur = gelombang periodik Bentuk gelombang yang tidak menunjukkan keteraturan = kebisingan (noise) Bentuk gelombang yang
Perancangan Codec Berbasis Algoritma Kompresi H.264 untuk Aplikasi Konferensi Video
IJCCS, Vol.x, No.x, Julyxxxx, pp. 1~5 ISSN: 1978-1520 Perancangan Codec Berbasis Algoritma Kompresi H.264 untuk Aplikasi Konferensi Video Fairuz Azmi 1, Budhi Irawan 2, Gelar Budiman 3 Gedung Barung Ruang
BAB 3 PERUMUSAN PENELITIAN. Signal. Sparse Coding. Reconstruction. Reconstructed. Assessment
BAB PERUMUSAN PENELITIAN.1 Blok Diagram Signal Sparse Coding Dictionary Reconstruction Reconstructed Signal Assessment Gambar.1 Blok Diagram secara Umum Secara umum tujuan penelitian ini akan mencari dictionary
PENGEMBANGAN TEKNIK KOMPRESI VIDEO DIGITAL DENGAN MENGGUNAKAN MOTION COMPENSATION
PENGEMBANGAN TEKNIK KOMPRESI VIDEO DIGITAL DENGAN MENGGUNAKAN MOTION COMPENSATION BERBASIS ALGORITMA SAD (sum absolute differences) DAN 2D-DCT (2-dimension discrete cosine transform) TUGAS AKHIR Oleh WAHYU
1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang Masalah
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Jumlah pengguna komputer semakin meningkat. Peningkatan jumlah pengguna komputer mengakibatkan penggunaan data digital juga semakin meningkat. Salah satu media
Implementasi HEVC Codec pada Platform Berbasis FPGA
Implementasi HEVC Codec pada Platform Berbasis FPGA Oktavia Ayu Permata 1, *, Wirawan 1 1 Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia * [email protected] Abstrak.
BAB II Tinjauan Pustaka
23 BAB II Tinjauan Pustaka II.1. Pengolahan Citra Digital Citra yang diperoleh dari lingkungan masih terdiri dari warna yang sangat komplek sehingga masih diperlukan proses lebih lanjut agar image tersebut
Bab 8. Kompresi Audio/Video. Pokok Bahasan : Tujuan Belajar : Definisi Kompresi Audio/Video
Pokok Bahasan : Bab 8 Kompresi Audio/Video Definisi kompresi audio/video Proses kompresi audio Metode kompresi audio Sistem kompresi audio Kompresi video Teknik pengkodean video Perbandingan teknik kompresi
BAB IV ANALISA HASIL SIMULASI
50 BAB IV ANALISA HASIL SIMULASI 4.1 Umum Pada bab ini akan menjelaskan tentang performansi dari proses pengkodean yang menggunakan High 4:4:4 Intra dan Main Profile yang akan ditransmisikan pada jaringan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Computer Vision Computer vision dapat diartikan sebagai suatu proses pengenalan objek-objek berdasarkan ciri khas dari sebuah gambar dan dapat juga digambarkan sebagai suatu deduksi
ESTIMASI LOCAL MOTION MENGGUNAKAN ALGORITMA PENCARIAN FOUR STEP. Rosida Vivin Nahari 1*, Riza Alfita 2 2 1,2
Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 5 017 ISSN:339-08X ESTIMASI LOCAL MOTION MENGGUNAKAN ALGORITMA PENCARIAN FOUR STEP Rosida Vivin Nahari 1*, Riza Alfita 1, Fakultas Teknik, Universitas Trunojoyo
KOMPRESI AUDIO/VIDEO
KOMPRESI AUDIO/VIDEO Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode Lossy format : Vorbis, MP3; Loseless format : FLAC;
Tabel 6 Skenario pengujian 4
7 Tabel 6 Skenario pengujian 4 Cover Rhinos.avi & Vipmen.avi bit 1-8 bit Berkas pesan karakter Test.txt 197 Daftar.txt 15.384 TestCase.txt 33.792 5 Pengujian kualitas stegovideo secara objektif menggunakan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengenalan Pola Pengenalan pola adalah suatu ilmu untuk mengklasifikasikan atau menggambarkan sesuatu berdasarkan pengukuran kuantitatif fitur (ciri) atau sifat utama dari suatu
Penerapan Pohon Biner Huffman Pada Kompresi Citra
Penerapan Pohon Biner Huffman Pada Kompresi Citra Alvin Andhika Zulen (3507037) Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No 0 Bandung,
BAB III ANALISIS MASALAH
BAB III ANALISIS MASALAH Bab ini membahas analisis terhadap masalah yang terdapat pada Tugas Akhir ini mencakup bagaimana proses penyisipan dan ekstraksi pesan pada citra GIF menggunakan metode adaptif,
Kata kunci: pohon biner, metode Huffman, metode Kanonik Huffman, encoding, decoding.
ALGORITMA HUFFMAN KANONIK UNTUK KOMPRESI TEKS SMS Moch Ginanjar Busiri 13513041 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung
Membuat Piramida Penduduk dengan Excel
Membuat Piramida Penduduk dengan Excel dikutip dari: http://junaidichaniago.wordpress.com/2009/04/05/membuat-piramidapenduduk-dengan-excel/ (tanggal 7 Juni 2010) Memahami komposisi penduduk menurut umur
ANALISIS KUALITAS REAL TIME VIDEO STREAMING TERHADAP BANDWIDTH JARINGAN YANG TERSEDIA
ANALISIS KUALITAS REAL TIME VIDEO STREAMING TERHADAP BANDWIDTH JARINGAN YANG TERSEDIA Eko Kurniawan (1), Arman Sani (2) Konsentrasi Teknik Telekomunikasi, Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas
Analisa Hasil Perbandingan Metode Low-Pass Filter Dengan Median Filter Untuk Optimalisasi Kualitas Citra Digital
Analisa Hasil Perbandingan Metode Low-Pass Filter Dengan Median Filter Untuk Optimalisasi Kualitas Citra Digital Nurul Fuad 1, Yuliana Melita 2 Magister Teknologi Informasi Institut Saint Terapan & Teknologi
Kompresi Audio / Video. Week 11
Kompresi Audio / Video Week 11 Kompresi Audio / Video Kompresi audio/video adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file audio/video dengan metode Lossy format : Vorbis,
Analisis Hasil Proses Pemampatan JPEG dengan Metode Discrete Cosine Transform
IJEIS, Vol.2, No.1, April 2012, pp. 1~10 ISSN: 2088-3714 1 Analisis Hasil Proses Pemampatan JPEG dengan Metode Discrete Cosine Transform Adi Prasetio Utomo* 1, Agfianto Eko Putra 2, Catur Atmaji 3 1 Prodi
ANALISA KINERJA CODEBOOK PADA KOMPRESI CITRA MEDIS DENGAN MEMPERHATIKAN REGION OF INTEREST
ANALISA KINERJA CODEBOOK PADA KOMPRESI CITRA MEDIS DENGAN MEMPERHATIKAN REGION OF INTEREST Michihiro Suryanto / 0422033 Departement Of Electrical Engineering, Maranatha Christian University. Jl. Prof.Drg.Suria
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Perancangan sistem dimulai dari penempatan posisi kamera dengan posisi yang
23 BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Deskripsi Sistem Perancangan sistem dimulai dari penempatan posisi kamera dengan posisi yang sesuai kemudian dihubungkan dengan komputer yang akan mengolah gambar seperti
ANALISA KOMPRESI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE HADAMARD
ANALISA KOMPRESI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE HADAMARD Eva Haryanty, S.Kom. ABSTRAK Kompresi data adalah proses mengubah suatu input data menjadi data lain dengan format berbeda dan ukuran yang lebih
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN. perancangan dan pembuatan akan dibahas dalam bab 3 ini, sedangkan tahap
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN Perancangan program aplikasi dalam skripsi ini menggunakan aturan linear sequential (waterfall). Metode ini menggunakan beberapa tahapan yaitu analisis, perancangan, pengkodean/pembuatan
BAB II DASAR TEORI. atau suara seperti radio, yang melalui jaringan kabel, wireless maupun jaringan
BAB II DASAR TEORI 2.1 Aplikasi Live Streaming Live streaming adalah salah satu bentuk penyiaran gambar secara visual atau suara seperti radio, yang melalui jaringan kabel, wireless maupun jaringan internet
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kompresi Data Kompresi data adalah proses mengkodekan informasi menggunakan bit atau information-bearing unit yang lain yang lebih rendah daripada representasi data yang tidak
PENGKODEAN VIDEO 3D PADA FPGA BERBASISKAN XILINX ZYNQ-7000
TESIS TE142599 PENGKODEAN VIDEO 3D PADA FPGA BERBASISKAN XILINX ZYNQ-7000 ALEXANDER VICTOR BUKIT 2215203202 DOSEN PEMBIMBING Dr. Ir. Wirawan, DEA PROGRAM MAGISTER BIDANG KEAHLIAN TELEKOMUNIKASI MULTIMEDIA
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Citra Digital Citra digital merupakan sebuah fungsi intensitas cahaya f(x,y), dimana harga x dan y merupakan koordinat spasial dan harga fungsi f tersebut pada setiap
TUGAS AKHIR KOMPRESI CITRA BERWARNA DENGAN PENERAPAN DISCRETE COSINE TRANSFORM ( DCT )
TUGAS AKHIR KOMPRESI CITRA BERWARNA DENGAN PENERAPAN DISCRETE COSINE TRANSFORM ( DCT ) Diajukan untuk Melengkapi Tugas Akhir dan Memenuhi Syarat-syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Fakultas Teknik
KOMPRESI SINYAL SUARA DENGAN MENGGUNAKAN STANDAR MPEG-4
KOMPRESI SINYAL SUARA DENGAN MENGGUNAKAN STANDAR MPEG-4 Disusun Oleh : Nama : Michael Darmawan Nrp : 0322130 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha, Jl. Prof.Drg.Suria Sumantri,
BAB 1 PENDAHULUAN. Bab 1 Pendahuluan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi terutama pada dunia digital pada saat ini memungkinkan informasi dalam berbagai bentuk dan media dapat tersebar dengan cepat tanpa batas ruang
BAB II DASAR TEORI. Terdapat dua metode dalam menampilkan atau melakukan scan pada video digital, yaitu progressive dan interlace [MED05].
BAB II DASAR TEORI Dalam bab ini diuraikan dasar-dasar teori yang mendukung pelaksanaan Tugas Akhir, yaitu mengenai video, pengukuran kualitas antar video, steganografi, serta pembangkitan bilangan acak.
BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia digital, terutama dengan berkembangnya internet, menyebabkan informasi dalam berbagai bentuk dan media dapat tersebar dengan cepat tanpa
PENGUJIAN SINYAL AUDIO MULTICHANNEL DENGAN METODE SUBJECTIVE TEST BERDASARKAN REC. ITU-R BS
PENGUJIAN SINYAL AUDIO MULTICHANNEL DENGAN METODE SUBJECTIVE TEST BERDASARKAN REC. ITU-R BS.1116-1 FADLUR RAHMAN 0910952042 DOSEN PEMBIMBING : Dr. IKHWANA ELFITRI Blok Diagram Sampel Audio Multichannel
