Mining Competition. Games Profile of The Mining Competition
|
|
|
- Johan Sasmita
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Mining Competition Games Profile of The Mining Competition
2 Mining Competition Pertandingan-pertandingan yang diangkat dalam Mining Competition ini berlandaskan atas keilmuan teknik pertambangan aplikatif, baik yang konvensional maupun advance. Keilmuan yang mencakup ketiga unsur pertambangan: eksplorasi, tambang umum, dan pengolahan bahan galian. Materi dan penjurian pertandingan disusun dan dilakukan langsung oleh para profesional. Peraturan Umum Peraturan Umum yang harus diikuti seluruh peserta Mining Competition adalah sebagai berikut : 1. Peserta harus datang tepat waktu dalam setiap pertandingan. Tidak ada waktu tambahan yang diberikan kepada peserta yang terlambat kecuali ada perubahan waktu pertandingan yang diumumkan oleh panitia 2. Peserta harus menggunakan perlengkapan seperti : Sepatu safety, celana panjang, helm safety, sarung tangan, masker, kaca mata(perlengkapan khusus diperlukan dalam beberapa pertandingan). 3. Peserta harus menghadiri Technical Meeting yang akan dilaksanakan sehari sebelum kompetisi. 4. Peserta harus berperilaku baik selama kompetisi berlangsung. 5. Dilarang merokok, membawa senjata tajam dan berperilaku tidak menyenangkan selama kompetisi berlangsung. 6. Dilarang mencari informasi, seperti komunikasi via handphone, akses laptop, buku, internet, dll. Selama pertandingan sedang berlangsung. 7. Peserta harus mengganti peralatan yang rusak. 8. Peserta harus mengikuti semua peraturan selama turnamen. Apabila peserta melanggar peraturan, hukuman/pinalti, yang sudah ditentukan panitia, akan diberikan dalam bentuk pengurangan nilai, atau diskualifikasi dalam pertandingan, ataupun diskualifikasi secara keseluruhan dalam kompetisi Mining Competition tersebut. Catatan: 1. Setiap peralatan dan bahan yang digunakan dalam semua pertandingan adalah disediakan oleh panitia, selain alat tulis. Alat-alat tulis dasar seperti pulpen, pensil, pena koreksi, penghapus, penggaris, jangka, dan busur disiapkan oleh masing-masing tim peserta. 2. Setiap prosedur, peraturan, penilaian, dan penalti yang dipaparkan dalam panduan ini akan disempurnakan dan ditegaskan dalam Technical Meeting. 3. Segala keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, baik oleh tim peserta maupun panitia.
3 1 Soal Tertulis Written Test Menguji kemampuan peserta dalam hal pengetahuan mengenai ilmu pertambangan, baik dari segi pengetahuan umum, konsep pertambangan, serta perhitungan teknik tambang. Dasar Keilmuan : Sistem Penambangan, Pemindahan Tanah Mekanis, Mekanika Batuan, Teknik Eksplorasi, Tambang Terbuka, Tambang Bawah Tanah, Teknik Peledakan, Pengolahan Bahan Galian, Mekanika Teknik, Manajemen Tambang, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, dan lain-lain. Jumlah Pemain : 3 orang Estimasi Waktu : 90 menit Peralatan Kerja : Alat tulis (pulpen, pensil, penghapus, penggaris, busur, jangka, kalkulator) Safety Tools : - Lokasi : Ruang 7 Fakultas Sains dan Teknologi (menyesuaikan) A. Peraturan Setiap tim berjumlah 3 orang. Waktu tes selama 90 menit. B. Peralatan yang dibawa 1. Alat tulis 2. Laptop dan kalkulator C. Prosedur pertandingan 1. Peserta wajib menggunakan sepatu safety 2. Setiap tim berhak menggunakan laptop dan kalkulator yang akan digunakan untuk 3
4 membantu pengerjaan masalah. 3. Alat tulis dipersiapkan oleh peserta 4. Peserta dilarang membawa barang apapun. 5. Setiap tim dilarang berkomunikasi dengan tim lain selama pertandingan. 6. Peserta dilarang menggunakan alat elektronik selama tes. 7. Tes bersifat tutup buku, informasi untuk menyelesaikan masalah akan diberikan. 8. Tidak ada waktu tambahan untuk tim yang terlambat. 9. Keputusan juri adalah final. D. Pinalti 1. Pinalti akan diberikan kepada tim yang melanggar peraturan. 2. Tim akan di DISKUALIFIKASI apabila tertangkap curang selama tes. 4
5 Pemuatan Manual 2 Hand Mucking Memindahkan material kerikil dari satu tempat ke tempat lain dalam suatu simulasi tambang bawah tanah dengan menggunakan peralatan lori. Dasar Keilmuan : Sistem Penambangan, Tambang Bawah Tanah, Peralatan Tambang, Jumlah Pemain : 7 orang Estimasi Waktu : 45 menit Peralatan : Sekop, material kerikil, kereta dorong Safety Tools : safety helmet, safety glasses, safety shoes, safety gloves, masker Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur 1. Posisi kereta dorong pada awal sebelum pertandingan adalah di pile 1 (tempat dumping) 2. Setelah aba aba start, kereta dorong di dorong secara manual ke arah pile 2 (tempat loading) 3. Kereta dorong kemudian diisi dengan material kerakal sampai pada batas yang telah di tentukan pada kereta dorong. 4. Kereta dorong didorong menuju pile 1 (dumping) 5. Pada pile 1 dilakukan dumping material sampai kereta dorong benar-benar kosong. 6. Langkah 2 sampai 5 dilakukan sampai material kerakal pada pile 2 dipindahkan seluruhnya menuju pile 1 7. Pada waktu pemindahan material, keadaan pile 1 harus benar-benar bersih. 8. Selama penyekopan (loading material) peserta dilarang memasuki ke dalam tempat 5
6 penampungan kerakal yang dibatasi dengan papan. 9. Peserta harus selalu mengenakan peralatan safety selama pertandingan, di perbolehkan membuka sebentar untuk usaha peningkatan kenyamanan dengan izin panitia. 10. Pengunaan tangan di perbolehkan dengan catatan pengunaan sekop tidak memungkinkan lagi, contoh saat material tinggal sedikit. 11. Kereta dorong tidak boleh di angkat selama memindahkan material. 12. Tiap tim dinyatakan selesai saat semua alat dan peserta telah berada di posisi awal. 13. Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat. B. Peraturan 1. Pertandingan diikuti oleh 7 orang peserta. C. Penilaian Penilaian adalah berdasarkan parameter-parameter berikut: 1. Waktu yang dibutuhkan peserta untuk menyelesaikan pertandingan. 2. Kerjasama. 3. Kelengkapan safety. Tiap tim diberi modal awal sebeser 10 poin. Kerjasama tim akan diberi nilai antara sesuai keputusan juri. D. Penalti Penalti dikenakan apabila: 1. Terlambat selama lebih dari 20 menit. 2. Kereta Dorong keluar dari jalur 3. Kereta Dorong rusak karena kesalahan peserta. E. Keselamatan Kerja 1. Peserta wajib menggunakan perlengkapan safety sbb: a. Safety helmet b. Safety glasses c. Safety shoes d. Sarung tangan e. Masker 6
7 Memahat Batuan 3 Hand Stealing Aktivitas memecah batuan dari induknya atau melobangi batuan dengan menggunakan peralatan manual (pahat), aktivitas ini merupakan aktivitas yang tergolong tradisional dibanding dengan drilling. Dalam pertandingan ini, kemampuan peserta dalam melobangi batuan dengan cara manual. Dasar Keilmuan Jumlah Pemain Estimasi Waktu Peralatan Safety Tools Lokasi : Mekanika Batuan : 4 orang : 10 menit : Pahat Batu, Palu, Air : Safety shoes, Safety helm; Safety glove; Goggle : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur 1. Peserta berdiri dibelakang garis sebelum dimulai. 2. Setelah mendengar aba-aba mulai, peserta memasuki drilling area dari garis start dan langsung membidik lubang yang telah ditentukan (pinalti akan diberikan apabila tim melakukan pemboran di lubang yang salah). 3. Peserta melobangi batuan sedalam 5 cm, dan tidak diperbolehkan melobangi lobang ke-2 apabila lobang pertama belum mencapai kedalaman 5 cm. 4. Peserta dapat bergantian jika kelelahan dengan peserta lain di dalam tim 5. Setelah Panitia menyatakan waktunya habis, peserta tidak diperbolehkan menyentuh alat lagi, kemudian letakkan alat pada tempatnya. 7
8 B. Peraturan 1. Peserta wajib hadir di lokasi pertandingan sesuai waktu yang telah dijadwalkan. 2. Setiap peserta dalam satu team di berikan waktu 2 menit untuk memahat C. Penilaian 1. Kecepatan waktu pemahatan 2. Ketepatan kedalaman 3. Kerja sama tim D. Penalti 1. Peserta tidak mengikuti regulasi keselamatan. 2. Peserta melakukan tindakan yang dianggap berbahaya. 3. Peserta tidak mengembalikan alat ke posisi awal. 4. Tim tersebut melakukan pemboran pada lubang yang salah. 8
9 Peledakan Jenjang 4 Bench Blasting Merencanakan geometri peledakan pada blok penambangan. Menentukan space antar lubang bor yang berdekatan. Menentukan freespace yang terberai terhadap space batuan yang terledakkan. Melakukan analisis biaya peledakan. Dasar Keilmuan : Sistem Penambangan, Teknik Peledakan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja Jumlah Pemain : 4 (empat) orang Estimasi Waktu : 40 menit Peralatan : Satu set alat peraga, pipa paralon, nonel detonator ANFO (urea); stemming (pasir); dodol peledakan Safety Tools : safety helmet, safety shoes, safety glasses, sarung tangan Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur dan Peraturan 1. Setelah dimulai, peserta akan diberi lembar soal dan jawaban tentang bench blasting. Peserta harus menyelesaikan tes tulis terlebih dahulu sebelum melakukan tes praktek. 2. Setelah geometri peledakan diketahui, peserta diperbolehkan membuat lubang sesuai perhitungan. 3. Setelah semua lubang dibuat, tutup bench dan peserta diperbolehkan memasang inhole detonator ke booster, mengisi lubang dengan bahan ledak, dan mengisi lubang dengan stemming. 4. Setelah Lubang api diisi bahan peledak, delay permukaan boleh dipasang berdasarkan perhitungan rangkaian ledak. 5. Sesudah menyelesaikan pemasangan delay permukaan, peserta diperbolehkan untuk 9
10 menghubungkannya dengan lead-in nonel, yang akan dihubungkan dengan electric detonator. 6. Pertandingan dinyatakan selesai apabila peserta telah menyelesaikan seluruh rangkaian ledak dan memulai peledakan dengan blasting machine, ditandai dengan cahaya. Soal dan jawaban dikumpulkan kembali ke panitia. B. Penilaian 1. Penilaian didasarkan pada: a. penentuan kebenaran arah dan geometri peledakan sesuai dengan penyelidikan geoteknik terhadap blok penambangan tersaebut b. kebenaran rangkaian peledakan c. kecepatan tim dalam menyelesaikan tahap perancangan, perakitan rangkaian,hingga tahap penyalaan dan hasil analisis biaya peledakan. d. pengurangan nilai akan diberikan kepada peserta yang tidak memperhatikan keselamatan kerja 2. Keterangan Penilaian a. Safety, Hal yang berhubungan dengan penilaian adalah kelengkapan, kebenaran pemakaian safety, dan tindakan peserta. b. Kerapihan dan teknis pertandingan Hal yang berhubungan dengan penilaian adalah sistem kerja peserta selama pertandingan c. Pola Hal yang berhubungan dengan penilaian adalah kebenaran arah dan geometri peledakan, kebenaran rangkaian peledakan, dan kebenaran dalam mengisi bahan peledak. C. Penalti Kategori 1 1. Terlambat antara 5-10 menit 2. Melepaskan peralatan safety, yang tidak membahayakan. 3. Memulai kontes sebelum tanda. 4. Meneruskan kontes walaupun waktu sudah habis. 5. Menghiraukan peringatan dari panitia/juri yang pertama kali. 10
11 Penentuan Titik Ledak 5 Face Tie In Merancang geometri peledakan terowongan dengan menggunakan nonel dan sebuah detonator listrik serta menghitung konsumsi pemakaian bahan peledak. Pada pertandingan ini disediakan sebuah penampang terowongan yang terbuat dari kayu yang merepresentasikan kemajuan penggalian untuk produksi (development heading). Tiap tim harus merencanakan dan menyusun pola peledakan yang optimal dengan menggunakan secara tepat detonator yang telah disediakan. Dasar Keilmuan : Sistem Penambangan Bawah Tanah, Teknik Peledakan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja Jumlah Pemain : 3 (tiga) orang Estimasi Waktu : 30 menit (perangkaian) Peralatan : satu set face tie in, sebuah detonator listrik, dan meteran, kabel Safety Tools : safety shoes (tidak disediakan oleh panitia), safety helmet; safety glasses; sarung tangan Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur dan Peraturan Face dari kemajuan penambangan bawah tanah (end of tunnel) memiliki sejumlah lubang tembak yang masih acak dan belum pasti (predetermined drill holes) yang nantinya akan diisi dengan bahan peledak. Setiap tim harus merencanakan dan menyusun pola peledakan (initiation sequence) yang tepat pada muka terowongan dalam rentang waktu yang telah ditentukan dan dengan penentuan tahapan proses peledakan yang tepat (the most appropriate timing sequence and detonation). 1. Sebelum pertandingan, setiap tim diberi kesempatan untuk melihat penampang terowongan terlebih dahulu. Peserta tidak diizinkan untuk melakukan pengukuran pada face terowongan sebelum waktu pertandingan. Sehari sebelum pertandingan 11
12 peserta akan mendapat informasi yang terbatas pada tinggi dan lebar terowongan, diameter large hole/lubang kosong serta bahan peledak yang akan digunakan. 2. Dihari permulaan pertandingan, seluruh peserta diwajibkan menjawab form soal yang akan dijadikan landasan dalam merencanakan pola peledakan yang berisikan mengenai rancangan, konsumsi, dan biaya peledakan. Waktu yang disediakan 30 menit. 3. Sesaat sebelum bertanding tiap tim akan mendapat gambaran berupa sketsa face terowongan yang merupakan miniatur dari face terowongan yang sebenarnya. Tiap tim diwajibkan untuk mengisi dan menjawab beberapa hal sbb: a. Menghitamkan lubang tembak yang digunakan. b. Menuliskan besar delay yang digunakan untuk masing masing lubang tembak yang digunakan saat perangkaian. c. Menuliskan secara singkat dan jelas urutan proses peledakan. 4. Lembaran yang telah diisi lengkap, diserahkan kepada juri sesaat setelah proses perangkaian telah selesai. 5. Satu tim pertandingan berjumlah 3 orang. 6. Setiap tim diwajibkan melakukan penyusunan perangkaian peledakan yang tepat dan lengkap dalam waktu 30 menit. 7. Setiap peseta pertandingan harus berada diluar garis start sebelum pertandingan dimulai. 8. Waktu pertandingan akan dimulai ketika juri memberikan aba aba ya. 9. Setiap anggota tim yang sedang bertanding harus tetap berada pada area terbatas yang telah ditentukan ( ingat bahwa anda sedang berada pada terowongan bawah tanah! ). 10. Masukkan setiap detonator yang tepat pada tiap lubang yang tepat pula. Setiap detonator telah diberi nomor dari 1 18, yang menunjukkan besar suatu waktu tunda ( 1 merupakan yang tersingkat dan 18 merupakan yang terlama ). 11. Setiap detonator yang telah dimasukkan pada tiap lubang tembak kemudian dirangkai satu dengan lainnya dan dihubungkan dengan firing line ataupun sumber inisiasi dalam hal ini adalah blasting machine sehingga terbentuklah suatu pola peledakan yang tepat. 12. Peserta dianggap telah menyelesaikan proses pertandingan atau perangkaian ketika telah menekan blasting machine sebagai inisiasi ke rangkaian peledakan nonel. Pada saat yang bersamaan waktu dihentikan. 13. Selama pertandingan, setiap peserta diwajibkan memperhatikan keselamatan kerja. 12
13 B. Penilaian Parameter penilaian terdiri dari aspek teknis, aspek safety serta aspek team work & attitude dengan rincian sebagai berikut: 1. Penempatan dan penyusunan pola peledakan yang tepat pada area cut akan mendapat nilai 2 untuk tiap lubang tembak Point 43 ( nilai maksimum pada aspek penilaian ini) akan diberikan jika seluruh inisiasi dan pola peledakan serta perangkaian peledakan tepat serta penggunaan dan penempatan delay secara efisien dan benar. 2. Keberhasilan melaksanakan perangkaian dan penyusunan pola peledakan secara aman dan tepat. 3. Kekompakkan dan kerjasama tim (team work and attitude) C. Penalti 1. Peserta akan mendapat pengurangan nilai (penalty), jika melakukan perangkaian yang melebihi batas waktu yang telah ditentukan (maksimum 50% dari total nilai yang diperoleh) a. Untuk penyusunan perangkaian peledakan yang tepat dan lengkap yang melebihi batas waktu (< 2 menit dari batas waktu yang ditentukan) akan terkena pengurangan nilai 5% dari total nilai yang dikumpulkan. b. Untuk penyusunan perangkaian peledakan yang tepat dan lengkap yang melebihi batas waktu (2 5 menit dari batas waktu yang ditentukan) akan terkena pengurangan nilai 10% dari total nilai yang dikumpulkan. c. Untuk penyusunan perangkaian peledakan yang tepat dan lengkap yang melebihi batas waktu (> 5-10 menit dari batas waktu yang ditentukan) akan terkena pengurangan nilai 25% dari total nilai yang dikumpulkan. d. Untuk penyusunan perangkaian peledakan yang tepat dan lengkap yang melebihi batas waktu (> 10 menit dari batas waktu yang ditentukan) akan terkena pengurangan nilai 50% dari total nilai yang dikumpulkan. 2. Juri berhak memberikan teguran apabila para peserta bekerja tidak aman/melakukan tindakan kerja yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain dan untuk setiap teguran yang diberikan juri, tim akan terkena pengurangan nilai sebesar Apabila suatu tim mendapat teguran yang ketiga dari juri karena melalaikan aspek safety dengan melakukan tindakan tidak aman maka tim tersebut dinyatakan didiskualifikasi dan tidak dapat melanjutkan pertandingan serta diberi nilai total 0. 13
14 Pendulangan 6 Panning Mendapatkan jumlah konsentrat berupa pasir besi sebanyak banyaknya dengan jumlah pengotor berupa pasir kuarsa sesedikit mungkin. Dasar Keilmuan : Teknik, Eksplorasi, Pengolahan Bahan Galian Jumlah Pemain : 3 (tiga) orang Estimasi Waktu : 25 menit Peralatan : bak besar berisi air ; dulang besar 2 buah; kertas saring; wadah untuk meletakan hasil dulangan Bahan : konsentrat berupa pasir besi sebanyak 10 gram; pengotor berupa pasir kwarsa sebanyak 1 kilogram Safety Tools : Safety shoes, Safety helmet, Safety glasses Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur 1. Sebelum pertandingan dimulai Peserta telah bersiap-siap didalam area pertandingan. 2. Bahan Panning akan diberikan pada satu dulang yang telah dipegang oleh peserta, dan dulang tersebut belum boleh dimasukan dalam air sebelum pertandingan dimulai. 3. Ketika Panitia memberikan aba-aba MULAI maka Peserta diperbolehkan mulai mendulang dan Peserta akan diberikan waktu selama 25 menit untuk mendulang. 4. Selama Peserta mendulang, Juri akan mengamati teknik pendulangan peserta dan Juri juga akan memberikan pertanyaan-pertanyaan mengenai Panning yang dapat menjadi nilai tambah bagi Peserta. 5. Ketika Panitia memberikan aba-aba SELESAI maka Peserta diharuskan menghentikan pendulangannya dan memindahkan hasil dulangannya ke dalam wadah 14
15 (Peserta juga diperbolehkan untuk tidak memasukan material hasil dulangan terakhirnya ke dalam wadah). 6. Peserta diperbolehkan meninggalkan area pertandingan setelah diperbolehkan oleh panitia. B. Peraturan 1. Pertandingan dilakukan oleh maksimal 3 orang dari tiap tim 2. Selain Peserta, Juri dan Panitia yang bertugas, tidak ada orang lain yang boleh masuk kedalam area pertandingan pada saat pertandingan dimulai. 3. Ketika waktu yang diberikan telah habis, maka semua Peserta dilarang melakukan pendulangan C. Penilaian 1. Penilaian akan didasarkan kepada: a. Massa konsentrat hasil pendulangan (orientasi banyak) b. Massa pengotor hasil pendulangan (orientasi sedikit) c. Keterampilan teknik pendulangan d. Ketepatan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan juri. D. Penalti 1. Tim akan diberikan penalti berupa pengurangan nilai jika Peserta terlambat datang ke area pertandingan (masuk ke area panning). Besarnya nilai yang dikurangi ditentukan oleh Juri berdasarkan keterlambatan waktu kedatangan Peserta. 2. Tim akan diberikan penalti berupa pengurangan nilai jika Peserta telah memasukan dulang yang telah berisi bahan dulang ke dalam air sebelum Panitia memberikan abaaba MULAI. 3. Tim akan diberikan penalti berupa diskualifikasi jika setelah panitia memberikan abaaba SELESAI masih ada Peserta yang masih melakukan pendulangan. E. Keselamatan Kerja 1. Semua anggota tim pertandingan harus mengenakan alat pelindung diri dan peralatan keselamatan (safety equipment): a. Safety shoes b. Safety helmet 15
16 Identifikasi Batuan 7 Rock Identification Mengidentifikasikan nama dan mineral dari batuan yang telah disediakan panitia. Dasar Keilmuan : Kristalografi dan Mineralogi, Petrologi Jumlah Pemain : 2 (dua) orang Estimasi Waktu : 30 menit Peralatan : batuan ( 5 sampel ); kertas identifikasi, loop, dsb Safety Tools : - - A. Prosedur dan Peraturan 1. Pertandingan dilaksanakan bertempat di ruangan Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi 2. Dikuti oleh tim dengan jumlah anggota 2 orang per tim-nya. 3. Tiap tim mengidentifikasi 5 batuan. 4. Penilaian adalah sepenuhnya hak juri dengan penilaian berdasarkan pada : ketepatan pengidentifikasian mineral. 5. Setiap tim diberi waktu 30 menit untuk mengidentfikasikan batuan yang diberikan panitia dan tidak ada waktu tambahan B. Penilaian Berdasarkan ketepatan dalam mengidentifikasikan batuan serta penggambaran struktur dari mineral yang terdapat pada batuan. 16
17 Pemetaan Tambang 8 Mine Surveying Mengukur beda tinggi antara dua titik dan harus diukur secara teliti. Memetakan daerah yang ditinjau berdasarkan hasil pengukuran. Menghitung luas wilayah yang ditinjau dengan metode poligon Dasar Keilmuan : Perpetaan Jumlah Pemain : 7 (tujuh) orang Estimasi Waktu : 60 menit Peralatan : Theodolit T0 dan Tripod (1 buah); Mistar 3 meter (2 buah); Pita ukur (1 buah); Alat hitung dan alat tulis Safety Tools : Safety helmet dan safety shoes Lokasi : A. Prosedur dan Peraturan 1. Peserta diikuti oleh seluruh peserta dari tiap-tiap tim 2. Peserta diharuskan mengukur luas area Fakultas Sains dan Teknologi 3. Peserta juga harus memetakan luas area FST dengan skala 4. Waktu yang disediakan untuk pertandingan ini adalah 70 menit 5. Peserta yang melebihi waktu yang dikurangi nilainya sebesar 2 point per menit dengan maximal waktu tambahan 15 menit ( -30 point ). 6. Peserta yang mendapatkan nilai total terbanyak dari pengukuran diatas dinyatakan sebagai pemenang. Penilaian 1. Penilaian untuk mine surveying didasarkan pada ketelitian pengukuran. 2. Untuk tiap hasil pengukuran tanpa kesalahan mendapatkan nilai
18 3. Bila peserta tidak ada yang memperoleh nilai (memperoleh nilai nol), maka penilaian dilakukan berdasarkan peserta yang nilai paling terdekat dari hasil sebenarnya, peserta yang memperoleh hasil terdekat dinyatakan sebagai pemenang 4. Untuk kecepatan pengukuran, maksimal = 15 point B. Penalti Peserta yang terlambat datang pada saat pertandingan telah dimulai akan dikurangi nilainya sebesar 10% dari nilai total C. Keselamatan Kerja Peserta harus memakai semua peralatan keselamatan terutama safety helmet dan safety shoes. 18
19 Pengukuran Orientasi Kekar 9 Joint Orientation Measuring Mengukur orientasi (dip direction dan dip) dari semua kekar yang ada di sepanjang bentangan scanline. Kemudian menganalisis potensi longsornya untuk suatu ekskavasi. Dasar Keilmuan : Geologi Struktur, Mekanika Batuan Jumlah Pemain : 6 (enam) orang Estimasi Waktu : 50 menit Peralatan : kompas geologi (3 buah), papan triplek (3 buah), kertas Schmidt Net (1 lembar), kertas Kalsbeek Net (1 lembar), kertas kalkir (2 lembar), alat tulis (1 set), stop watch (2 buah) Safety Tools : safety shoes, safety helmet, safety glasses, dan safety gloves Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur 1. Sebelum pertandingan dimulai peserta berada di luar batas area yang telah ditentukan. 2. Peralatan pengukur tersedia di lokasi pengukuran sedangkan peralatan pencatat disediakan di awal pertandingan (untuk alat tulis, tiap tim wajib menyiapkan). 3. Pertandingan dimulai setelah aba-aba dimulai dan akan dihentikan apabila waktu telah habis. 4. Penomoran kekar, dimulai dari no.1 dan seterusnya berarah dari sisi kiri ke sisi kanan sepanjang benang/tali pemandu pada model batuan. 5. Penamaan bidang-bidang kekar menggunakan alfabet (a,b,...dst). 6. Orientasi bidang kekar harus ditulis dengan lengkap N. 0 E/ 0. Misalnya : N156 0 E/ Peserta dapat menggambarkan arah longsoran atau arah umu dari orientasi kekar yang dipilihkan dengan menggunakan schmidt Net. 8. Peserta wajib mengisi form yang telah disediakan. 19
20 9. Setiap tim dinyatakan menyelesaikan pertandingan apabila telah mengumpulkan form jawaban dengan mengembalikan alat pengukuran pada panitia. 10. Hasil penggambaran pada Schmidt Net dan Kalsbeek Net harus dikumpulkan bersama dengan form jawaban. B. Peraturan 1. Waktu pertandingan selama 50 menit. 2. Peserta wajib menggunakan safety : safety helmet dan safety shoes. 3. Peserta dilarang membawa segala bentuk buku maupun catatan. 4. Para peserta disediakan 2 set peralatan untuk 2 pengukuran bersamaan pada dua buah model.(1 pengukuran untuk 1 model) 5. Peserta terdiri atas 3 orang pengukur yang melakukan 3 pengukuran bersamaan dari 3 buah model ( 1 orang pengukur mengukur masing-masing 1 model), 2 orang pencatat/penghitung, dan 1 orang cadangan. 6. Peserta diperkenankan saling membantu dan bertukar posisi pekerjaan. C. Penilaian Berikut skala prioritas yang masuk ke dalam penilaian dalam pertandingan ini: 1. Ketelitian data hasil pengukuran pada bidang-bidang ker dengan alat pengukur (kompas geologi). 2. Penentuan orientasi umum/arah umum dari seluruh seri/keluarga bidang-bidang kekar. 3. Waktu yang dibutuhkan peserta untuk menyelesaikan pengukuran dan perhitungan. 4. Kerjasama tim dan kelengkapan safety. D. Penalti Penalti akan dikenakan apabila : 1. Menduduki, menginjak, atau bersandar pada model dinding batuan. 2. Tidak memakai safety tools. 3. Hal-hal lain yang dipandang perlu dikenakan penalti oleh sang juri. Diskualifikasi : 1. Keluar dari batas area pertandingan. 2. Membawa catatan/buku referensi dalam bentuk apapun. 3. Melakukan hal yang signifikan membahayakan peralatan dan keselamatan manusia. 20
21 Penentuan Tahanan Guling 10 Rolling Resistance Menentukan ketahanan tanah terhadap gaya yang berada di atasnya dari aspek kepadatan tanah. Dasar Keilmuan : Peralatan Tambang. Jumlah Pemain : 5 orang Estimasi Waktu : 30 menit Peralatan : Kerikil; sekop ; perata tanah ; gerobak Safety Tools : safety helmet, safety shoes, safety gloves Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur 1. Peserta berada digaris start sebelum diberi aba aba oleh panitia 2. Peserta mengambil soal yang berisikan ketebalan timbunan yang harus dibuat 3. Peserta mengambil kerikil dan menuangkan ke area pemadatan yang kemudian dipadatkan secara manual menggunakan alat khusus. Peraturan 1. Tempat pertandingan dibatasi safety line dan yang boleh berada didalam area safety line hanya peserta, juri, teknisi dan panitia pengawas pertandingan. 2. Peserta dan panitia wajib menggunakan safety equipment B. Penilaian 1. Penilaian meliputi aspek-aspek berikut: a. Akurasi ketebalan pemadatan b. Keselamatan Kerja c. Kerja sama tim d. Waktu tercepat 21
22 Memotong Kayu 11 Swede Sawing Membuat kayu penyanggan dengan cara manual. Ini merupakan cara penambang pada zaman dahulu. Dasar Keilmuan : Sistem Penyanggaan Jumlah Pemain : 4 orang Estimasi Waktu : 30 menit Peralatan : Gergaji, Meteran, Kayu Safety Tools : safety helmet, safety shoes, safety gloves, kaca mata Lokasi : Halaman Fakultas Sains dan Teknologi A. Prosedur 1. Peserta diberikan aba aba oleh panitia 2. Peserta diberi soal variasi panjang kayu yang diperlukan 3. Peserta memotong kayu dengan gergaji Peraturan 1. Tempat pertandingan dibatasi safety line dan yang boleh berada didalam area safety line hanya peserta, juri, teknisi dan panitia pengawas pertandingan. 2. Peserta dan panitia wajib menggunakan safety equipment B. Penilaian 1. Penilaian meliputi aspek-aspek berikut: e. Akurasi pemotongan f. Keselamatan Kerja g. Kerja sama tim h. Waktu tercepat 22
KATA PENGANTAR. Banjarbaru, Maret Panitia Pertandingan KSMC 3
0 K a l i m a n t a n S t u d e n t s M i n i n g C o m p e t i t i o n s 3 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena rahmat-nya lah kami dapat menyelesaikan Game Profile
ROBO-PAL ROBOTIC COMPETITION 2016
ROBO-PAL ROBOTIC COMPETITION 2016 KATEGORI BUILDING & PROGRAMMING LEGO MINDSTORMS Peraturan Kompetisi 1. Tantangan 1.1. Pengantar Pada tantangan ini, peserta harus membangun dan memprogram robot yang dapat
INFORMASI KONTES ROBOT ELEKTRO FAIR 2018
INFORMASI KONTES ROBOT ELEKTRO FAIR 2018 SYARAT PENDAFTARAN : 1. Membawa nama tim dan daftar nama anggota tim (nama lengkap peserta dan guru pembimbing, setiap tim terdiri atas maksimal 3 (tiga) siswa
TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR MOBILE ROBOTIC
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR MOBILE ROBOTIC 2014 LKS SMK 1. Nama dan Deskripsi Kompetensi PANDUAN LOMBA a. Nama bidang lomba adalah mobile robotic. b. Jenis yang dilombakan pada
TATA TERTIB KOMET 2018
TATA TERTIB KOMET 2018 1. Peserta KOMET merupakan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat. 2. Peserta Komet wajib hadir ditempat 30 menit sebelum pelaksanaan berlangsung. 3. Peserta yang terlambat diperkenankan
MUHAMMADIYAH LINE TRACER COMPETITION
DESKRIPSI KEGIATAN Line Follower Robot sebuah jenis robot yang termasuk kedalam kategori robotmobile yang di desain untuk bekerja secara autonomous dan memiliki kemampuan dapat mendeteksi dan bergerak
Mazesolving Programming 1
Schedule Mecbot 2017 Time FRI 16 Desember 2017 17 Desember 2017 SAT Time 8:00 Internal Setup Team Setup & Team Leader / Mentor Meeting By Individual League 8:00 8:30 9:00 Opening Ceremony 8:30 9:00 9:30
2. Syarat dan Ketentuan 2.1 Peserta RC Transporter adalah yang berumur <14 tahun (Primary). 2.2 Satu Tim terdiri dari (MAX) 2 orang.
1. Deskripsi Tim MERAH dan Tim BIRU akan saling berhadapan dalam pertandingan memperebutkan POINT yang terdapat pada POINT STORAGE untuk menempatkan pada ISLAND, sesuai dengan nama yang tertera pada POINT
PERATURAN UMUM DAN KHUSUS NATIONAL ACCOUNTING AND TAX OLYMPIAD TAHUN 2017
PERATURAN UMUM DAN KHUSUS NATIONAL ACCOUNTING AND TAX OLYMPIAD TAHUN 2017 A. Peraturan Umum 1. Seluruh peserta WAJIB mematuhi semua tata tertib dan peraturan lomba yang telah ditentukan panitia. 2. Seluruh
KETENTUAN PESERTA LOMBA
PERATURAN UMUM KETENTUAN PESERTA LOMBA 1. Peserta merupakan mahasiswa aktif jurusan Teknik Sipil S1 dan D3 dari berbagai Institusi pendidikan yang ada di Indonesia. 2. Setiap kelompok beranggotakan maksimal
FORMULIR PENDAFTARAN LOMBA AKUNTANSI DAN PAJAK ANTAR MAHASISWA JENJANG PERGURUAN TINGGI DAN POLITEKNIK
FORMULIR PENDAFTARAN LOMBA AKUNTANSI DAN PAJAK ANTAR MAHASISWA JENJANG PERGURUAN TINGGI DAN POLITEKNIK A. IDENTITAS PESERTA 1. NO PENDAFTARAN* 2. NAMA LENGKAP 3. NIM 4. JURUSAN 5. SMT / IP KUMULAIF 6.
PERATURAN PROGRAMMABLE LINE FOLLOWER FUN & CHALLENGE
PERATURAN PROGRAMMABLE LINE FOLLOWER FUN & CHALLENGE 1. PERATURAN PESERTA a. Peserta menyediakan sendiri laptop atau komputer untuk memprogram robot. b. Laptop/Komputer tidak diizinkan memiliki program
TATA TERTIB PENYISIHAN CERDAS CERMAT FISIKA TINGKAT SMP DAN SMA se-derajat PEKAN FISIKA XVIII 1. Peserta diwajibkan berada dalam ruangan 10 menit
TATA TERTIB PENYISIHAN CERDAS CERMAT FISIKA TINGKAT SMP DAN SMA se-derajat 1. Peserta diwajibkan berada dalam ruangan 10 menit sebelum acara Penyisihan Cerdas Cermat Fisika dimulai, apabila terlambat dari
BAB III KESIMPULAN. Nama Praktikan/11215XXXX 4
BAB III KESIMPULAN 3.1 Kriteria Penggalian Kemampuan untuk menaksir kemampugalian suatu massa batuan sangatlah penting, apalagi bila akan mengunakan alat gali mekanis kontinu. Tujuan memelajari kriteria
Panduan Kompetisi GO IRO [IMAC 2015]
Panduan Kompetisi GO IRO [IMAC 2015] [Peraturan Umum] Created by: IMAC 2015 Committee A. Kategori Lomba Kompetisi GO-IRO terbagi dalam tiga kategori 1. Kategori Sekolah Dasar (SD) 2. Kategori Sekolah Menengah
Earthquake Resistant Design Competition 2017
Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra Peraturan Earthquake Resistant Design Competition 2017 Panitia Earthquake Resistant Design Competition 2017 Latar Belakang Indonesia merupakan negara
Babak Semifinal (Essay)
PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FISIKA ISLAM NASIONAL TINGKAT SMA-SMP SEDERAJAT HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN (HMJ) FISIKA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG I. Teknik Perlombaan Olimpiade Fisika Islam
PANDUAN ROBO LINE CONTEST 2011
PANDUAN ROBO LINE CONTEST 2011 Persyaratan Peserta Peserta berstatus WNI sebagai mahasiswa dengan jenjang Diploma,Sarjana se-jawa Tengah Jumlah tim peserta dari setiap institusi tidak dibatasi Setiap tim
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR LAMPIRAN... repository.unisba.ac.id. Halaman
DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR LAMPIRAN... i v vii xi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Tujuan Penelitian... 2 1.3. Ruang Lingkup
Panduan Peraturan. Mile Family Club Line Follower Robot Contest 2016 With Universitas Potensi Utama. Lab Studio, Lantai 1. Food Court, Lantai 5
[Millennium ICT Center] [Universitas Potensi Utama] Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Panduan Peraturan Mile Family Club Line Follower Robot Contest 2016 With Universitas Potensi Utama TECHNICAL MEETING
The Food Expert s Rescue
1 Simple & Powered Machines Category The Food Expert s Rescue Deskripsi, Peraturan, dan Penilaian 2 1. Peraturan Umum 1.1. Tim 1. Suatu tim terdiri dari dua (2) anggota dan/atau satu (1) coach. 2. Anggota
CLEAN ROAD TO SCHOOL
1 Regular Category Elementary School Deskripsi, peraturan, dan penilaian CLEAN ROAD TO SCHOOL 2 1. Tantangan 1.1. Pengantar Pada tantangan ini, peserta harus membuat robot yang dapat membantu anda menjaga
MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA
MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR : 23 TAHUN 2009 TENTANG PENETAPAN DAN PEMBERLAKUAN STANDAR KURIKULUM PENDlDlKAN DAN PELATIHAN
LEGO FUN BRICK AND SPEED BUILDING COMPETITION
1 LEGO FUN BRICK AND SPEED BUILDING COMPETITION KATEGORI A. LEGO DUPLO KATEGORI B. MOZAIK 1D KATEGORI C. MOZAIK 2D TEMA A. ROKET B. BINTANG C. KEPITING PESERTA Seluruh anak usia sekolah Kategori usia sbb:
PENDAHULUAN MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Generasi muda Indonesia merupakan generasi penerus bangsa. Sebagai penerus bangsa, peran aktif generasi muda sangat diperlukan dalam meningkatkan kemajuan bangsa di berbagai
Peraturan Lomba Jaringan Komputer
Peraturan Lomba Jaringan Komputer PERATURAN UMUM 1. Peserta berstatus pelajar SMA/SMK dan sederajat yang tergabung dalam sebuah tim. 2. Masing-masing tim terdiri dari maksimal 2 orang. 3. Setiap sekolah
MRC Mechatronics Robotic Competition
MRC Mechatronics Robotic Competition Event Mechatronics Robotic Competition atau dapat disingkat dengan MRC merupakan salah satu program kerja tahunan Himpunan Mahasiswa Mekatronika (HIMAMEKA), Universitas
ROBOTIC REGIONAL COMPETITION TAHUN 2018
ROBOTIC REGIONAL COMPETITION TAHUN 2018 Kategori Tema Project : Fun With Programing : Kapal Apung (Floating Ship) 1. Arena Pertandingan Ukuran Arena Jarak arena start ke finish Jarak start ke pasar 1 Jarak
Transporter Robot Rules and Setup
2nd ITB PRD Robot Competition 2015 Transporter Robot Rules and Setup Trash Transport Robot (Image courtesy of Interaction and Communication Design Lab, Toyohashi University of Technology) Draft tanggal
INFORMASI UMUM. B. Fasilitas. - Snack. - Makan siang. - Pin. - Stiker. - Sertifikat. - Free Wifi
INFORMASI UMUM A. Persyaratan peserta. 1. Peserta masih berstatus sebagai mahasiswa dengan jenjang D1, D2, D3, D4, S1 dalam lingkup perguruan tinggi di seluruh Indonesia (dibuktikan dengan kartu tanda
KETENTUAN UMUM THE 16 th ATV
KETENTUAN UMUM THE 16 th ATV Ketentuan Umum: Peserta melakukan daftar ulang saat Technical Meeting Competition dengan membawa bukti pembayaran tahap berikutnya yang telah dibayarkan sebelumnya. Para peserta
Gambar 4.1 Kompas Geologi Brunton 5008
4.1. Geoteknik Tambang Bawah Tanah Geoteknik adalah salah satu dari banyak alat dalam perencanaan atau design tambang. Data geoteknik harus digunakan secara benar dengan kewaspadaan dan dengan asumsiasumsi
A. Persyaratan Peserta
A. Persyaratan Peserta 1. Peserta masih berstatus SMP, SMA, SMK, Sederajat, Mahasiswa jenjang D1, D2, D3, D4, dan S1 yang berasal dari instansi akademik di seluruh Indonesia. 2. Jumlah peserta (tim) dari
TOR [Term of Reference] Kontes Robo Line Follower
TOR [Term of Reference] Kontes Robo Line Follower Peserta 1. Peserta ditujukan untuk Siswa/i SD, SMP, SMA/SMK dan sederajat. 2. Peserta Kontes Robo Line Follower adalah tim. 3. Setiap tim maksimal 3 orang
Syarat dan Ketentuan Lomba Spelling Bee Tingkat SD
Lomba Spelling Bee Tingkat SD Ketentuan Umum: 1. Peserta wajib mengeja menggunakan Bahasa Inggris 2. Peserta dilarang membawa kamus/perangkat apapun yang bertujuan untuk persiapan pengejaan saat berada
MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2012 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN JALAN
MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2012 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN JALAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN (K3L) NO. KODE :.P BUKU PENILAIAN DAFTAR
KOMPETISI STATISTIKA NASIONAL (KSN) The 12 th STATISTIKA RIA
KOMPETISI STATISTIKA NASIONAL (KSN) The 12 th STATISTIKA RIA TUJUAN 1. Menumbuhkan motivasi peserta kompetisi The 12 th Statistika Ria untuk berprestasi khususnya dalam bidang statistika. 2. Melatih mahasiswa
PERATURAN LOMBA KATEGORI I LOMBA ROBOTIKA JAWA BARAT
PERATURAN LOMBA KATEGORI I LOMBA ROBOTIKA JAWA BARAT 1. PERATURAN UMUM a) Sistem perlombaan adalah adu kecepatan dan keberhasilan. b) Peserta berstatus pelajar Sekolah Dasar Kelas I-IV yang dibuktikan
MENEMBAK OLIMPIADE BRAWIJAYA 2014
MENEMBAK OLIMPIADE BRAWIJAYA 2014 1. Kelas yang Dilombakan a. Metal Shilohuette 3 posisi 15 meter putra-putri b. Air Rifle Hunting (ARH) 10 meter putra-putri c. Bench Rest 25 meter putra-putri 2. Peserta
Regular Category. Senior High School. Deskripsi, peraturan, dan penilaian RECYCLING PLANT. Updated 11 March 2016
1 Regular Category Senior High School Deskripsi, peraturan, dan penilaian RECYCLING PLANT 2 1. Tantangan 1.1. Pengantar Pada tantangan ini, peserta harus membuat robot yang membawa limbah yang telah disortir
Panduan Lomba Robot Soccer [IMAC 2015]
Panduan Lomba Robot Soccer [IMAC 2015] [Kategory : SMA/SMK] Created by: IMAC 2015 Committee A. Deskripsi Singkat Robot merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Hal tersebut
BAB III DATA RENCANA TEROWONGAN
BAB III DATA RENCANA TEROWONGAN 3.1 Lokasi Adapun lokasi dari proyek Induk Pembangkit Listrik dan Jaringan di Takengon Aceh adalah sebagai berikut : Gambar 3.1 Peta Lokasi Proyek di Takengon Aceh Dengan
ROBOTICS REGIONAL COMPETITION 2018
ROBOTICS REGIONAL COMPETITION 2018 Category : Mechanic Competition Deskripsi, Peraturan, dan Penilaian Marbles Car A. Arena Kompetisi Terdapat beberapa penjelasan pada arena lomba kompetisi ini yaitu :
BAB IV ANALISA BLASTING DESIGN & GROUND SUPPORT
BAB IV ANALISA BLASTING DESIGN & GROUND SUPPORT 4.1 ANALISA GROUND SUPPORT Ground support merupakan perkuatan dinding terowongan meliputi salah satu atau atau lebih yaitu Rib, wiremesh, bolting dan shotcrete
Peraturan Lomba istts Technology Robotic Competition 2016
Peraturan Lomba istts Technology Robotic Competition 2016 Peraturan Umum 1. Lomba dibedakan menjadi kategori SMP dan SMA 2. Setiap Tim diperbolehkan didampingi oleh guru pendamping(coach), maksimal 1 orang.
Peraturan Ambassador Cup Ketentuan Kontingen, Tim/Atlet dan Pendukungnya
Peraturan Ambassador Cup 2013 Ketentuan Kontingen, Tim/Atlet dan Pendukungnya 1. Kontingen adalah kumpulan tim/atlet pertandingan yang mewakili masing-masing komunitas Indonesia di Belanda ditambah dengan
ISLAMIC ECONOMIC OLYMPIAD (SEO) IQTISHODUNA 2016 HIMPUNAN MAHASISWA EKONOMI ISLAM UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA
PEREMPAT FINAL SEO 2016 A. Teknis Babak Perempat Final 1. Babak Perempat Final ini diikuti oleh 50 Tim dengan perolehan nilai tertinggi dari Babak Penyisihan. 2. Babak Perempat Final terdiri dari 3 tahap
PANDUAN ROBOT LINE FOLLOWER. Brawijaya Physics event Sma Sederajat se-jawa
PANDUAN ROBOT LINE FOLLOWER Brawijaya Physics event 2014 Sma Sederajat se-jawa Informasi Umum Persyaratan peserta 1. Peserta masih berstatus sebagai siswa SMA/MA sederajat dalam lingkup se-jawa Terbuka.
PANITIA LOMBA BARIS BERBARIS PRAYATA VI
TATA TERTIB PESERTA LOMBA BARIS-BERBARIS PRAYATA VI Pasal 1 Ketentuan Umum 1. Lomba baris- berbaris Prayata VI merupakan lomba baris-berbaris tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Yogyakarta
TATA TERTIB PRAKTIKUM PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI
TATA TERTIB PRAKTIKUM PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI A. SEBELUM PRAKTIKUM 1. Praktikan dapat mengikuti praktikum apabila telah memenuhi syarat sebagai berikut: a. Terdaftar pada KRS pada semester
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT FRAGMENTASI
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT FRAGMENTASI Tingkat fragmentasi batuan hasil peledakan merupakan suatu petunjuk yang sangat penting dalam menilai keberhasilan dari suatu kegiatan peledakan, dimana
KISI KISI PROFESIONAL dan PEDAGOGIK UKG TEKNIK GEOLOGI PERTAMBANGAN TAHUN 2015 PPPPTK BBL MEDAN
No KISI KISI PROFESIONAL dan PEDAGOGIK UKG TEKNIK GEOLOGI PERTAMBANGAN TAHUN 2015 PPPPTK BBL MEDAN Kompetensi Utama KOMPETENSI INTI GURU STANDAR KOMPETENSI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN/KELAS/KEAHLIAN/BK
RULE BOOK LOMBA ROBOTIC I-TOBA FEST Jl. Sisingamanaraja, Sitoluama, Laguboti, Samosir. Telp : Fax:
Tema Get rich your ICT (Information, Computer and Technology) skills and knowledge for better life and future Deskripsi & Tujuan Lomba IToba Fest adalah suatu Kompetisi bertaraf Nasional yang dilakukan
PEDOMAN PELAKSANAAN AUTOBOT Kompetisi Robot Linetracer/Line Follower Regional Jawa Timur
PEDOMAN PELAKSANAAN Kompetisi Robot Linetracer/Line Follower Regional Jawa Timur Art, Knowledge, Technology and Robotic Competition For Student TINGKAT PELAJAR SMA REGIONAL JAWA TIMUR KETENTUAN UMUM :
1 Kontes Roket Air 2015 Taman Pintar Yogyakarta
DAFTAR ISI Halaman judul... Daftar isi... Latar Belakang... Tujuan Kegiatan... Tema Kegiatan... Tim Peserta Kontes... Jenis Lomba... Rangkaian Kegiatan... Lampiran 1 (Rundown Acara Kontes)... Lampiran
3. SASARAN PESERTA Mahasiswa pada umumnya dan anggota FoSSEI pada khususnya.
PETUNJUK PELAKSANAAN KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM TEMILNAS XIII 2014 MALANG 1. TEMA Tahun ini Olimpiade Ekonomi Islam mengangkat tema Peranan Olimpiade Ekonomi Islam Dalam Menciptakan Sumber Daya Manusia
INFORMASI UMUM PLC A.
INFORMASI UMUM PLC A. Persyaratan Peserta 1. Peserta masih berstatus sebagai mahasiswa dengan jenjang D1, D2, D3, D4, S1 dalam lingkup perguruan tinggi di seluruh Indonesia (dibuktikan dengan kartu tanda
PERATURAN ROBOT. Prodistik Competition in IT New Generation
PERATURAN ROBOT Prodistik Competition in IT New Generation PERATURAN PERTANDINGAN PROCOMMIT NEW GENERATION Sejak Procommit v.01 dimulai ada beberapa kategori lomba yang dipertandingkan, salah satu dari
PETUNJUK TEKNIS KONTES PRAMUKA TERAMPIL 2012 GUGUSDEPAN SURABAYA
PETUNJUK TEKNIS KONTES PRAMUKA TERAMPIL 2012 GUGUSDEPAN SURABAYA 610-611 KEGIATAN LOMBA (TEKNOLOGI) 1. Water Rocket a. Deskripsi perlombaan Lomba ini menitik beratkan pada kemampuan roket air yang telah
Elinfo Competition 2015
Elinfo Competition 2015 Elinfo Competition(Electronics and Informatics Competition)2015 merupakan sebuah kompetisi dari program kerja dari Departemen Penalaran Himpunan Mahasiswa Elektonika dan Informatika
BAB III METODE & DATA PENELITIAN
BAB III METODE & DATA PENELITIAN 3.1 Distribusi Jaringan Tegangan Rendah Pada dasarnya memilih kontruksi jaringan diharapkan memiliki harga yang efisien dan handal. Distribusi jaringan tegangan rendah
Commercial Wiring / Electrical Installation. LKS SMK Tingkat Provinsi Bali. Tahun 2012 KISI-KISI SOAL BIDANG LOMBA : Tingkat Provinsi Bali
LKS SMK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2012 Tingkat Provinsi Bali KISI-KISI SOAL LKS SMK Tingkat Provinsi Bali BIDANG LOMBA : Commercial Wiring / Electrical Installation LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) KISI-KISI
1 Kontes Roket Air ke-8 Taman Pintar Yogyakarta
DAFTAR ISI Halaman judul... Daftar isi... Latar Belakang... Tujuan Kegiatan... Tema Kegiatan... Tim Peserta Kontes... Jenis Lomba... Rangkaian Kegiatan... Rundown Acara Workshop dan Kontes... Panduan Peraturan
PANDUAN BABAK SEMIFINAL 14 th OLIMPIADE EKONOMI UNAIR 26 SEPTEMBER 2017
PANDUAN BABAK SEMIFINAL 14 th OLIMPIADE EKONOMI UNAIR 26 SEPTEMBER 2017 1. Satu tim terdiri dari dua peserta. Jika peserta berhalangan hadir mohon segera konfirmasi kepada panitia. 2. Semifinal akan diselenggarakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG MASALAH
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG MASALAH Potensi ketidakstabilan yang terjadi pada batuan di sekitar lubang bukaan tambang bawah tanah biasanya akan selalu membutuhkan penanganan khusus terutama atas
MAKALAH PENGEBORAN DAN PENGGALIAN EKSPLORASI
MAKALAH PENGEBORAN DAN PENGGALIAN EKSPLORASI Disusun Oleh : ERWINSYAH F1B3 13 125 TEKNIK JURUSAN PERTAMBANGAN FAKULTAS ILMU TEKNOLOGI KEBUMIAN UNIVERSITAS HALUOLEO 2017 KATA PENGANTAR Dengan mengucap syukur
PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING
PERATURAN KOMPETISI RC ROCK CRAWLING Pengantar Panduan peraturan ini bertujuan untuk menstandarisasikan peraturan kompetisi Radio Control jenis Rock Crawling yang diselenggarakan di Indonesia. Peraturan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahan peledak dalam pertambangan dibutuhkan karena material material batuan yang berada di daerah pertambangan tersebut kadang susah untuk di hancurkan dengan alat
Peraturan Umum Lomba Mewarnai dan Menggambar
Peraturan Umum Lomba Mewarnai dan Menggambar 1. Peserta telah memenuhi ketentuan administrasi dan terdaftar. 2. Peserta menyerahkan Surat Pernyataan di Meja Registrasi untuk mendapatkan nomor peserta.
PANDUAN LOMBA TUNJUKKAN KARYAMU
PANDUAN LOMBA OLIMPIADE EDUKASI ROBOTIKA TIRTATAMANSARI 2017 TROPHY GUBERNUR DIY TINGKAT SEKOLAH DASAR TUNJUKKAN KARYAMU COOPERATION PARTNER Sekretariat : I. LATAR BELAKANG Pendidikan adalah media pembelajaran
Waktu Kegiatan Pemateri Daftar ulang Panitia Pembukaan Panitia Bahasa Indonesia yang Cermat, Apik, dan Santun
DRAF PANDUAN LOMBA DEBAT BAHASA SE-JABODETABEK DALAM RANGKA BULAN BAHASA TAHUN 2017 I. Daftar Topik Debat 1. Dewan ini akan memprioritaskan pengenalan bahasa Indonesia ke luar negeri daripada pengembangan
TEKNIS KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM
TEKNIS KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM I SAFE BORNEO 2011 KSEI-FSQ FE UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT SABTU-MINGGU, 12 13 MARET 2011 TEMA Tahun ini Olimpiade Ekonomi Islam mengangkat tema Berlomba-lomba
PERATURAN KHUSUS LOMBA MURAL LIGA MEDIKA 2017
PERATURAN KHUSUS LOMBA MURAL LIGA MEDIKA 2017 BAB I PESERTA 1. Lomba Mural IMARC Liga Medika 2017 dibuka untuk mahasiswa umum pada pendidikan jenjang pertama (S1/D3) dari universitas negeri atau swasta
Perancangan Teknik Industri 2
Nama : NPM : Kelas : Kelompok : PANDUAN PRAKTIKUM Perancangan Teknik Industri 2 Disusun Guna Menunjang Praktikum Perancangan Teknik Industri 2 (Untuk Praktikan) Oleh: Asisten Laboratorium Perancangan Teknik
KOMPETISI DEBAT HUKUM
KOMPETISI DEBAT HUKUM PEKAN KAJIAN HUKUM (PKH 2017) PROGRAM STUDI ILMU HUKUM FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI Kompetisi Debat Hukum merupakan salah satu bagian dari
BAB. V PELAKSANAAN PEKERJAAN V. 1. Uraian Umum Tahap pelaksanaan pekerjaan merupakan tahap yang sangat menentukan berhasil atau tidaknya suatu proyek. Hal ini membutuhkan pengaturan serta pengawasan pekerjaan
PANDUAN KEGIATAN LIGA SEPAKBOLA REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2016 DI WILAYAH TONDANO DUA
PANDUAN KEGIATAN LIGA SEPAKBOLA REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2016 DI WILAYAH TONDANO DUA I. PELAKSANAAN KEGIATAN Technical Meeting Tanggal : 21 September 2016 Pukul Tempat : 14.00 Wita s/d selesai : Rumah
A. KETENTUAN UMUM KOMPETISI SSC 2016
A. KETENTUAN UMUM KOMPETISI SSC 2016 1. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswi SMP/MTs sederajat se-karesidenan Besuki dan sekitarnya 2. Peserta merupakan tim/individu di tiap lomba (MIPA, MAKO, dan ENGLISH)
Analisis Kinematik untuk Mengetahui Potensi Ambrukan Baji di Blok Cikoneng PT. CSD Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten
Analisis Kinematik untuk Mengetahui Potensi Ambrukan Baji di Blok Cikoneng PT. CSD Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten Thresna Adeliana 1, Asan Pasintik 2, Risanto Panjaitan 3 Mahasiswa Magister Teknik
Teknis Lomba Kreativitas FAQ Technical Meeting. Drawing Case
Teknis Lomba Kreativitas 2014 & FAQ Technical Meeting Drawing Case Ketentuan Lomba Drawing Case 1. Peserta merupakan mahasiswa/i aktif Universitas di Surabaya. 2. Peserta merupakan perorangan. 3. Panitia
GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2013
GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2013 Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya 2013 I. KETENTUAN PENDAFTARAN 1. Setiap SMA dapat mengirimkan lebih dari 1 (satu) tim yang masing-masing terdiri dari 3
PETUNJUK TEKNIS DAN PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA DEBAT BAHASA INGGRIS ITECHNO CUP TAHUN 2017 TINGKAT SMA/MA/SMK SE-JABODETABEK
PETUNJUK TEKNIS DAN PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA DEBAT BAHASA INGGRIS ITECHNO CUP TAHUN 2017 TINGKAT SMA/MA/SMK SE-JABODETABEK KETENTUAN UMUM 1. ITechno Cup adalah acara tahunan yang berisi rangkaian kegiatan
UNAI ECONOMIC FAIR BOOKLET ACCOUNTING & PAPER COMPETITION. Unveiling The New Era of Accounting
H I M A 2 nd T E R M 2 0 1 0 / 2 0 1 1 HIMPUNAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA UNAI ECONOMIC FAIR BOOKLET ACCOUNTING & PAPER COMPETITION I. Latar Belakang UNAI Economic Fair adalah
LIGA MEDIKA 2018 PERATURAN KHUSUS
LIGA MEDIKA 2018 PERATURAN KHUSUS BASKET PUTRI LIGA MEDIKA 2018 PERATURAN KHUSUS CABANG BASKET PUTRA DAN PUTRI LIGA MEDIKA 2018 BAB I PESERTA PERTANDINGAN 1. Peserta IMSSO Liga Medika 2018 adalah mahasiswa/i
TECHNICAL MEETING LOMBA DESAIN MOBIL MAINAN 2015
TECHNICAL MEETING LOMBA DESAIN MOBIL MAINAN 2015 PERATURAN UMUM Selama acara berlangsung peserta wajib: 1. Mengikuti rangkaian acara yang telah disusun panitia LOMBA DESAIN MOBIL MAINAN 2015. 2. Mengikuti
RULE LOMBA NETWORKING
PERATURAN UMUM 1. Peserta berstatus pelajar SMA/SMK dan sederajat yang tergabung dalam sebuah tim. 2. Masing-masing tim terdiri dari maksimal 2 orang. 3. Setiap sekolah bisa mengirim lebih dari 1 tim.
Simple & Powered Machines Category Ball in Box
1 Simple & Powered Machines Category Ball in Box Deskripsi, Peraturan, dan Penilaian 2 1. Peraturan Umum 1.1. Tim 1. Suatu tim terdiri dari dua (2) anggota dan/atau satu (1) coach. 2. Anggota tim adalah
RNC 2018 Regular Category Elementary Level
RNC 2018 Regular Category Elementary Level Penjelasan kompetisi, peraturan dan penilaian PEARL CULTIVATION 1 P a g e 1. Tantangan 1.1. Pengantar Nama tantangan untuk tingkat SD kategori regular adalah
Kontes Robot Line Follower ARTechno 2016 Tema Be A Hero With Your Technology Innovation 16 November 2016 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2016 DAFTAR ISI Latar Belakang 1 Maksud dan Tujuan 1 Tema 1 Pertandingan
DokumenKurikulum Program Studi : Teknik Pertambangan Lampiran III
DokumenKurikulum 20132018 Program Studi : Teknik Lampiran III Fakultas : Teknik dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total
Standard Operating Procedure PENGOPERASIAN CHAINSAW (CHAINSAW OPERATION)
1. KAPAN DIGUNAKAN Prosedur ini berlaku pada saat melakukan pekerjaan menggunakan chainsaw 2. TUJUAN Prosedur ini memberikan petunjuk penggunaan chainsaw secara aman dalam melakukan pekerjaan dimana chainsaw
INFORMASI UMUM FUTSAL CHEMISTRY FESTIVAL AND COMPETITION 2017
INFORMASI UMUM FUTSAL CHEMISTRY FESTIVAL AND COMPETITION 2017 DESKRIPSI KEGIATAN Futsal CFC 2017 adalah kompetisi futsal kedua yang diselenggarakan oleh HM-PS Kimia UIN Sunan Kalijaga. Kompetisi ini mempertandingkan
GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2014
GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2014 Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya 2014 I. KETENTUAN PENDAFTARAN 1. Setiap SMA dapat mengirimkan lebih dari satu tim (maksimal tiga tim) yang masingmasing
Robot yang diikutsertakan berbasis mikrokontroller (terprogram) Dimensi robot maksimum :
PERSYARATAN PESERTA Peserta masih berstatus sebagai mahasiswa baik pada saat pendaftaran dan/atau perlombaan dengan tingkat D1, D2, D3, D4, dan S1 yang berasal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
VALUE & STANDAR KOMPETISI AIS BANDUNG FUTSAL GOES TO SCHOOL CUP III 2014
VALUE & STANDAR KOMPETISI AIS BANDUNG FUTSAL GOES TO SCHOOL CUP III 2014 AIS BANDUNG GOES TO SCHOOL III 2014 adalah kompetisi Futsal SMA/SMK Se-Bandung Raya dimana kompetisi ini AIS BANDUNG berusaha untuk
MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2012 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN JALAN
MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2012 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN JALAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN (K3L) NO. KODE :.K BUKU KERJA DAFTAR
HASIL REVISI TECHNICAL MEETING
HASIL REVISI TECHNICAL MEETING Pharmaceutical Industrial Case Study Institut Teknologi Bandung CP Lomba PICS Intan Dinny Nuralifa 087875070065 [email protected] ID Line: intandinny SYARAT DAN JADWAL
Regular Category General Rules
1 Regular Category General Rules 2 Peraturan kompetisi pada INDONESIAN ROBOTIC OLYMPIAD 2016 disusun oleh panitia INDONESIAN ROBOTIC OLYMPIAD (selanjutnya akan disebut sebagai "Panitia" di paragpraf-paragraf
BUKU PANDUAN E-TIME 2018
PERATURAN PERLOMBAAN (RMI) ROBOT MINI INDUSTRIAL E-TIME 2018 RMI (Robot Mini Industrial) Robot Mini Industri (RMI) merupakan kendali 2 buah robot yang memiliki fungsi tersendiri; 1 buah robot manual dan
