ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
|
|
|
- Susanto Atmadjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ABSTRAK Pajak merupakan sumber dana yang berkontribusi paling besar dalam membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) negara kita. Sehingga ada tuntutan agar penerimaan di bidang sektor pajak harus terus meningkat. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat penerimaan pajak penghasilan badan sebelum dan sesudah pemeriksaan khusus, serta mengetahui seberapa besar konstribusi hasil pemeriksaan khusus terhadap penerimaan pajak penghasilan badan. Objek penelitian pada penulisan skripsi ini adalah tingkat penerimaan pajak penghasilan badan sebelum dan sesudah pemeriksaan khusus untuk tahun anggaran Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah KPP Bandung Tegallega. Pemeriksaan khusus yang dimaksud adalah pemeriksaan khusus yang dilaksanakan dan diselesaikan pada tahun 2004, terhadap SPT Tahunan pajak penghasilan Wajib Pajak badan Tahun Penelitian ini bersifat deskritif dengan menggunakan metode studi kasus dimana data yang diperoleh selama penelitian ini akan dianalisis dan diproses lebih lanjut dengan dasar teori-teori yang ada. Hipotesa yang diambil adalah Terdapat perbedaan yang signifikan antara penerimaan pajak penghasilan badan sebelum pemeriksaan khusus dan sesudah pemeriksaan khusus Hipotesa diuji dengan berdasarkan data yang diperoleh dari hasil wawancara dan penelitian di KPP Bandung Tegallega yang kemudian diolah dan diuji dengan Paired Sample T-test. Hasilnya tingkat penerimaan PPh badan dari 19 Wajib Pajak sebelum pemeriksaan khusus Rp dan sesudah pemeriksaan khusus naik sebesar Rp , koreksi fiskal positif Rp ditambah denda Rp merupakan tambahan penerimaan pajak penghasilan badan dari hasil pemeriksaan khusus yakni sebesar Rp dan hasil uji statistik menunjukkan nilai t hitung lebih kecil daripada t tabel atau-2,760 <-2,1809. Kesimpulan dalam penelitian ini Ho ditolak atau terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat penerimaan pajak penghasilan badan sebelum dan sesudah pemeriksaan khusus dan juga konstribusi pemeriksaan khusus terhadap penerimaan pajak penghasilan badan adalah sebesar 0,83%. Kecilnya konstribusi hasil pemeriksaan khusus disebabkan jumlah wajib pajak badan yang dikenakan pemeriksaan khusus hanya 0,59% dari jumlah keseluruhan Wajib Pajak badan di KPP Bandung Tegallega. ii
2 DAFTAR ISI ABSTRAK...ii KATA PENGANTAR DAN UCAPAN TERIMA KASIH...iii DAFTAR ISI.v DAFTAR TABEL...x DAFTAR GAMBAR xi DAFTAR LAMPIRAN.xii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang masalah Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Rerangka Pemikiran Alat Uji Hipotesis Waktu dan Lokasi Penelitian..11 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pajak Pengertian Pajak Peran dan Fungsi Pajak Peran Pajak Dalam Pembangunan Fungsi Pajak Sistem Pemungutan Pajak Pembagian Pajak menurut Golongan, Sifat Dan Pemungutannya Pengertian Istilah Pajak di Indonesia Pajak Penghasilan 18 iii
3 2.2.1 Pajak Penghasilan Subjek Pajak Penghasilan Objek Pajak Penghasilan Penghasilan Kena Pajak Tarif Pajak Penghasilan Cara Pelunasan Pajak Surat Pemberitahuan Pengertian Surat Pemberitahuan Jenis-jenis Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak Pengertian Pemeriksaan Pajak Mekanisme Pemeriksaan Pajak Tujuan Pemeriksaan Pajak Ruang Lingkup Pemeriksaan Pajak Norma Pemeriksaan Pajak Pedoman Pemeriksaan Pajak Jenis-jenis Pemeriksaan Pajak Tata Cara Pemeriksaan Pajak Tahap-tahap Pemeriksaan Pajak Pemeriksaan Khusus Tata Cara Pemeriksaan khusus Ruang Lingkup Pemeriksaan Khusus..48 BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN Objek Penelitian Sejarah Singkat Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega Aktivitas Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega.54 iv
4 3.1.3 Struktur Organisasi Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega Uraian Tugas Kantor Pelayanan Pajak Bandung Tegallega Metode Penelitian Metode Yang Digunakan Teknik Pengumpulan Data Operasionalisasi Variabel Analisa Data Dan Pengujian Hipotesis Rancang Uji Hipotesis Statistika Prosedur SPSS Cara Mengambil Keputusan 71 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Pemeriksa Pajak di KPP Bandung Tegallega Kompetensi Pemeriksa Independensi Pemeriksaan Pelaksanaan Pemeriksaan Khusus di KPP Tegallega Pelaksanaan Pemeriksaan khusus Tingkat Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Sebelum Pemeriksaan Khusus Tingkat Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Sesudah Pemeriksaan Khusus Pembahasan Tingkat Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Di KPP Bandung Tegallega Sebelum Dan v
5 Sesudah Pemeriksaan Khusus Penghitungan Statistik dan Prosedur SPSS Konstribusi Pemeriksaan Khusus Terhadap Pencapaian Target Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Di KPP Bandung Tegallega 86 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Saran-saran..90 DAFTAR PUSTAKA 91 Riwayat Hidup Lampiran-lampiran vi
6 Daftar Tabel Tabel 1 Realisasi Penerimaan Pajak dari Tabel 2.1 Tarif Wajib Pajak Orang Pribadi 23 Tabel 2.2 Tarif Wajib Pajak Badan 23 Tabel 3.1 Tabel Perbandingan Variabel dependen 68 Tabel 4.1 Tingkat Penerimaan Pajak Penghasilan Badan 76 Sebelum Pemeriksaan Khusus Tabel 4.2 Tingkat Penerimaan Pajak Penghasilan Badan 77 Sesudah Pemeriksaan khusus Tabel 4.3 Penerimaan Pajak Sebelum Pemeriksaan Khusus 82 Sesudah Pemeriksaan khusus Tabel 4.4 Hasil Olahan SPSS 83 Tabel 4.5 Rencana Dan Realisasi Penerimaan Pajak Di KPP Bandung Tegallega Tahun Anggaran Tabel 4.6 Konstribusi Pemeriksaan Khusus Terhadap Realisasi Penerimaan Pajak Di KPP Bandung Tegallega Tahun Anggaran vii
7 Daftar Gambar Gambar 2.1 Mekanisme Pemeriksaan Pajak 28 viii
8 Daftar Lampiran Lampiran 1 Hasil Pemeriksaan Khusus Di KPP Tegallega Untuk Tahun Anggaran Lampiran 2 Anggaran Dan Realisasi Di KPP Tegallega Untuk Tahun Anggaran Lampiran 3 Struktur Organisasi Di KPP Bandung Tegallega. Lampiran 4 Formulir SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan Lampiran 5 Formulir SSP ix
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Salah satu sumber penerimaan dalam negeri yang terbesar dan sangat penting dalam suatu negara adalah penerimaan dalam sektor pajak. Sistem pemungutan pajak yang dianut oleh Indonesia adalah sistem
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... viii. DAFTAR TABEL... xiii. DAFTAR GAMBAR... xiv. DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Identifikasi
ABSTRAK. Kata Kunci: Perencanaan Pajak dan Pajak Penghasilan. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Kondisi perekonomian yang sehat dan kuat adalah perekonomian yang bergantung pada kemampuan sendiri. Negara memperoleh sumber penerimaannya dapat berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Salah
ABSTRAK. Kata kunci : sunset policy, penerimaan pajak Orang Pribadi. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sunset policy yang diterapkan oleh Direktorat Jendral Pajak dengan maksud meningkatkan penerimaan pajak dari Wajib Pajak Orang Pribadi. Penelitian
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Sistem pemungutan pajak Self Assesment yang kini dianut di Indonesia menimbulkan kecenderungan Wajib Pajak untuk menghitung besarnya pajak tidak sesuai dengan yang seharusnya. Oleh karena adanya
BAB I PENDAHULUAN. memaksimalkan target pemasukan sumber dana negara. Pemasukan sumber
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Untuk memenuhi kewajiban pembangunan bangsa, maka pemerintah harus memaksimalkan target pemasukan sumber dana negara. Pemasukan sumber dana negara salah satunya yaitu
ABSTRACT. Keywords: Tax Planning, Income Tax. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT The purpose of this research is to examine the difference of income tax before and after tax planning applied. This research uses descriptive method with paired sample t-test analysis. Data are
ABSTRAK. Kata Kunci : Tata Cara Perhitungan, Pemotongan, dan Pelaporan PPh Pasal 21 atas Gaji Karyawan Tetap dengan Penghasilan Bulanan
Judul : Tata Cara Perhitungan, Pemotongan, Dan Pelaporan PPh Pasal 21 Atas Gaji Karyawan Tetap Dengan Penghasilan Secara Bulanan Pada PT. Y Nama : Putu Mita Ary Kusuma Sari Nim : 1406043022 ABSTRAK Tujuan
Abstrak. Kata-kata kunci: PPh Pasal 21, gross up, PPh terutang. vii. Universitas Kristen Maranatha
Abstrak Membayar pajak merupakan kewajiban setiap warga negara. Didalam melakukan pembayaran pajak, perusahaan selalu berkeinginan untuk membayar pajak sekecil mungkin. Perusahaan dapat melakukan penghindaran
BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK. mekanisme pemotongan, penyetoran dan pelaporan PPh 22 pada Puslitbang
22 BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK 3.1 Bidang Pelaksanaan Kerja Praktek Bidang pelaksanaan kerja praktek yang penulis lakukan adalah mengenai mekanisme pemotongan, penyetoran dan pelaporan PPh 22 pada
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pajak merupakan pemindahan sumber daya dari sektor privat (perusahaan) ke sektor publik. Pemindahan sumber daya tersebut akan mempengaruhi daya beli atau kemampuan belanja dari sektor privat. Agar
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pajak merupakan sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaranpengeluarannya. Salah satu subjek pajak adalah badan. Wajib pajak badan dalam prakteknya tentu melakukan proses pembukuan
ABSTRAK. i Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang giat melaksanakan pembangunan. Kegiatan pembangunan tersebut diarahkan pada bidang ekonomi dengan tujuan untuk mewujudkan perekonomian nasional
ABSTRAK. Kata kunci: Pajak Pertambahan Nilai, perencanaan pajak, PPN terutang. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pajak Pertambahan Nilai merupakan suatu hal yang penting bagi perusahaan yang kegiatan operasionalnya melakukan transaksi jual beli Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak. Perencanaan Pajak Pertambahan
BAB I PENDAHULUAN. mengatur sumber penerimaan dan pengeluaran negara. Rencana keuangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengatur sumber penerimaan dan pengeluaran negara. Rencana keuangan pemerintah mengenai penerimaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian yang direncanakan pada saat penelitian ini dilakukan adalah pada pertengahan tahun 2015, yaitu pada saat peneliti menjalani semester
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pengawasan merupakan proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pengawasan merupakan proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja
BAB I PENDAHULUAN. pajak, baik pajak pusat maupun pajak daerah, ini terbukti pada tahun 2014
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sebagian besar penerimaan Negara Republik Indonesia bersumber dari pajak, baik pajak pusat maupun pajak daerah, ini terbukti pada tahun 2014 pajak menyumbang Rp. 1.310.219.000.000.000
ABSTRAK. Kata-kata kunci : Sistem administrasi perpajakan modern, Kepatuhan wajib pajak. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah sistem administrasi perpajakan modern pada KPP Pratama, serta mengetahui apakah sistem administrasi perpajakan modern memiliki pengaruh yang positif
BAB I PENDAHULUAN. Pajak merupakan sumber penerimaan utama Negara yang digunakan untuk
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pajak merupakan sumber penerimaan utama Negara yang digunakan untuk membiayai pengeluaran pemerintah dan pembangunan. Hal ini tertuang dalam Anggaran Penerimaan
ABSTRAK. Kata-Kata kunci: Pajak Penghasilan Pasal 21
ABSTRAK Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh oleh wajib pajak. Perubahan terhadap peraturan terbaru mengenai Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah Peraturan
ABSTRAK. Kata Kunci: Perencanaan Pajak, Penghematan Pajak. vi Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan bagi negara dalam menjalankan roda pemerintahan. Bagi perusahaan, pajak merupakan beban yang dapat mengurangi laba bersih. Karena itu, perusahaan selalu
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengadaan dana merupakan masalah yang penting bagi tercapainya tujuan pembangunan nasional. Sumber pembiayaan pembangunan berasal dari dalam negeri dan luar
SKRIPSI Program Studi Akuntansi : VERA HERTY SINAGA N I M :
ANALISIS KEPATUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (PKP) SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PENOMORAN FAKTUR PAJAK DALAM PELAPORAN SPT MASA PPN(STUDI KASUS KPP PRATAMA JAKARTAMENTENGDUA ) SKRIPSI Program Studi Akuntansi
BAB 1 PENDAHULUAN. pemerintah juga terus memperhatikan kondisi ekonomi Indonesia dan kondisi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Keberhasilan Direktorat Jenderal Pajak dalam memberikan kontribusi yang signifikan bagi penerimaan Negara.Yaitu dengan melalui salah satu alat ukur yang bernama
ABSTRACT. Keywords: Government Regulation Number 46 Year 2013, the amount of taxpayer UMKM, and Tax Receipts Article 4 Paragraph (2) vii
ABSTRACT This study aims to determine the impact of Government Regulation No. 46 Year 2013 on the increase in the number of taxpayer UMKM and receipt of Income Tax Article 4 paragraph (2). This type of
ABSTRACT. Keywords: Self Assessment system, STP VAT, and VAT receipts. vii Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT This research aims for reexamining whether there is influence between independent variables (Pengusaha Kena Pajak (PKP) Registered, Surat Setoran Pajak (SSP) valueadded tax (VAT), VAT return period,
BENDAHARA SEBAGAI PEMUNGUT PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 BAB III
BAB III BENDAHARA SEBAGAI PEMUNGUT PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 BAB III BAB III BENDAHARA SEBAGAI PEMUNGUT PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 1. DASAR HUKUM a. Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan
ABSTRAK UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
ABSTRAK Sebagian besar dana yang dibutuhkan dalam proses pembangunan di Indonesia berasal dari sektor pajak. Pajak bukanlah iuran sukarela tetapi iuran wajib yang dapat dipaksakan sehingga kelalaian dalam
DAFTAR ISI. HALAMAN PERSETUJUAN... i. DAFTAR ISI... ii. DAFTAR TABEL... v. DAFTAR GAMBAR... vii. DAFTAR ISTILAH... viii. KATA PENGANTAR...
DAFTAR ISI HALAMAN PERSETUJUAN... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR ISTILAH... viii KATA PENGANTAR...x ABSTRACT... xiii INTISARI... xiv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN. sampai dengan tahun 2012 terlihat pada tabel berikut ini: Tabel 1.1 Perkembangan Penerimaan Pajak (triliun rupiah)
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tahun Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara terbesar dari dalam negeri. Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013, menunjukkan
BAB I PENDAHULUAN. Salah satu peran penting Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Salah satu peran penting Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) adalah untuk pembangunan nasional. Pembangunan nasional yang dimaksud adalah penciptaan akselerasi
ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Marantha
ABSTRAK Salah satu pajak yang merupakan penerimaan negara dan berasal dari pendapatan rakyat adalah Pajak Penghasilan (PPh). Sebagian besar perusahaan bertujuan untuk memperoleh laba setinggi mungkin dengan
ABSTRAK. : Pajak Penghasilan, Laporan Keuangan Komersial, Laporan Keuangan Fiskal, Rekonsiliasi Fiskal.
Judul : Nama : Rekonsiliasi Fiskal Sebagai Dasar Untuk Menentukan Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus Usaha Dagang Wajib Pajak Orang Pribadi Tuan X Tahun Pajak 2016) I Gede Irvan Prabowo NIM : 1406043077
KUP PELAPORAN DAN PENYETORAN PAJAK
KUP PELAPORAN DAN PENYETORAN PAJAK PELAPORAN PELAPORAN PAJAK KE KPP DOMISILI MENGGUNAKAN SPT. Surat Pemberitahuan (SPT) merupakan dokumen yang menjadi alat kerja sama antara wajib Pajak dan administrasi
BAB I PENDAHULUAN. berjumlah Rp ,00 (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pajak Penghasilan merupakan pajak pemerintah pusat yang dipungut oleh negara berdasarkan sistem self assessment. Pajak Penghasilan berkontribusi sebesar 47,01% dari
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penerapan sektor non-migas (yaitu pajak), dalam kenyataannya masih banyak dijumpai adanya wajib pajak yang tidak atau kurang membayar angsuran pajak penghasilan dalam tahun berjalan, wajib pajak
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Kerugian secara fiskal yang dialami PT Pos Indonesia (Persero) sepanjang tahun pajak 2001-2005 mendorong perusahaan melakukan penghematan pajak. Dengan memanfaatkan ketentuan khusus peraturan perundang-undangan
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Implementasi SKB CV. MMC Sehubungan dengan PP Nomor 46 Tahun 2013 CV. MMC merupakan perusahaan dalam bidang jasa konsultan bisnis yang berdiri pada tahun 2005. Perusahaan
ABSTRAK. Kata kunci : Perencanaan Pajak, Biaya yang Boleh Diakui Sebagai Beban, PPh 23, Jumlah Pajak Terutang. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perencanaan pajak dapat meringankan jumlah pembayaran pajak penghasilan badan yang terutang. Perencanaan pajak ini diwakili oleh akun biaya-biaya
ABSTRAK. Kata kunci: Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), tingkat kepatuhan
ABSTRAK Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) merupakan pengurang penghasilan neto bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dalam menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak (PKP). Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
BAB I PENDAHULUAN. Dalam melakukan perbaikan, pembangunan, dan kemajuan negara ini salah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam melakukan perbaikan, pembangunan, dan kemajuan negara ini salah satunya yaitu berasal dari pembayaran pajak masyarakat negara ini, tetapi melihat dari situasi
EVALUASI PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN PADA PT. VB
EVALUASI PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN PADA PT. VB Lovilia, Iswandi, S.E., Ak., M.M., BKP, CA, CFE ABSTRAK Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui apakah penerapan Pajak Penghasilan Badan Pasal 25/29 yang
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pajak merupakan iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal balik (kontraprestasi) yang langsung dapat ditunjukkan, dan yang
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Pasal 1 Undang-Undang No.16 tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pasal 1 Undang-Undang No.16 tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan menyatakan bahwa, pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang
BAB I PENDAHULUAN. dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran. ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Berdasarkan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan pada Pasal 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, pengertian atau
