Tuntunan Pelajaran Tajwid
|
|
|
- Sucianty Lesmono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MuslimRuhr 2002 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pertemuan 1 (Januari) Keutamaan membaca Al-Qur an dan Cara membacanya Pendahuluan pelajaran Tajwid Makhraj huruf Hija iyah Tanda-tanda baca di dalam al-qur an... 4 Pertemuan 2 (Februari) Mengulangi pelajaran 1 Mengenal hukum-hukum nun mati dan tanwin (1) Izhhaar Idhgham... 8 Pertemuan 3 (Maret) Mengulangi pelajaran 2 Mengenal hukum-hukum nun mati dan tanwin (2) Iqlab Ikhfa Pertemuan 4 (April) Mengulangi pelajaran 2 dan 3 Mengenal hukum-hukum mim mati Idgham Mutamatsilayn Ikhfa Syafawi Izhhaar Syafawi Mengenal Ghunnah Pertemuan 5 (Mei) Mengulangi pelajaran 4 Mengenal Qalqalah Mengenal Hukum Alif-Lam Mengenal hukum membaca Lam pada kata Allah Pertemuan 6 (Juni) Mengulangi pelajaran 5 Mengenal hukum Mad (1) Mad Ashli/Thabi i Mad Far i (1) Pertemuan 7 (Juli) Mengulangi pelajaran 6 Mengenal hukum Mad (2) Mad Far i (2) Pertemuan 8 (Agustus) Mengulangi pelajaran 6 dan 7 Mengenal huruf-huruf Isti la Halaman 1 dari 24 halaman
2 Tuntunan Pelajaran Tajwid Mengenal hukum membaca huruf Ra Mengenal aturan membaca tanwin bertemu huruf dengan sukun Pertemuan 9 (September) Mengulangi pelajaran 8 Mengenal Waqaf Mengenal lebih jauh hukum Idgham Idgham Mutamatsilayn Idgham Mutaqoribayn Idgham Mutajanisayn Pertemuan 10 (Oktober) Mengulangi Pelajaran 1-9 Beberapa tambahan informasi pada Mushaf Al-Qur an Saudi Praktik Pelajaran 1-9 pada Q.S. Al-Hajj, 22:1-20 Halaman 2 dari 22 halaman
3 MuslimRuhr 2002 Kata Pengantar dan Petunjuk Modul Sesuai dengan himbauan Koordinator MuslimRuhr 2002, bahwa tema tahun pembinaan MuslimRuhr kali ini adalah Al-Qur an. Dengan tema ini dan dengan tumbuhnya kesadaran dari beberapa jama ah untuk memperbaiki dan melancarkan bacaan Al-Qur annya, maka program pelajaran Tajwid memerlukan perhatian yang lebih serius. Mengingat pentingnya hal itu, maka disusunlah modul pelajaran ini sebagai tuntunan pelajaran Tajwid selama sepuluh pertemuan. Insya Allah, sesuai dengan rancangan waktu yang telah dibuat dan harapan kita semua, kiranya apa yang diperoleh dalam program pelajaran Tawid ini mulai dari Pelajaran 1 hingga pelajaran 10 dapat dipraktikkan sepanjang bulan Ramadhan 1423 H (November-Desember 2002). Meskipun modul ini masih perlu banyak penyempurnaan, namun dengan penggunaan referensi pelajaran Tajwid selama berjalannya program ini, maka sedikit demi sedikit dapat kita perbaiki. Oleh karena itu, sekiranya terdapat kekeliruan ataupun gagasan lain mengenai isi maupun penampilan modul ini, tentu saja hal tersebut akan sangat berharga dalam penyempurnaan modul pelajaran ini. Beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan dalam mempergunakan modul ini maupun dalam melaksanakan program ini antara lain: 1. Peserta diharapkan dapat mempergunakan mushaf yang sama, yaitu mushaf Al-Qur an dari Saudi untuk menghindari beberapa perbedaan penulisan dan memudahkan penyampaian aturan-aturan bacaan. 2. Lamanya pelajaran adalah 60 menit, mencakup teori dan praktik bacaan Al-Qur an. Dengan demikian diharapkan peserta pelajaran Tajwid hadir sedikitnya 75 menit sebelum ta lim bulanan dimulai. 3. Bersama dengan modul pelajaran ini, terdapat pula lembaran Lampiran dengan tulisan Arab yang merupakan ringkasan dari keseluruhan pelajaran yang tercakup dalam modul ini. Lembaran inilah yang selanjutnya dapat dipergunakan sebagai contekan selama praktik membaca Al-Qur an untuk mengingat-ingat beberapa aturan yang telah diajarkan tanpa harus menelusuri lebih jauh modul setiap pelajaran. 4. Di dalam setiap pelajaran terdapat beberapa petunjuk bacaan yang sesuai dengan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Tentu saja tidak dapat semua aturan dapat dituliskan didalamnya. Oleh karena itu, diharapkan sekiranya peserta memiliki waktu yang lapang dapat menambahkannya sendiri sebagai catatan pribadinya, ataupun dapat menambahkannya pada modul ini untuk penyempurnaan di waktu yang akan datang. 5. Sebaiknya di rumah, ayat-ayat yang disarankan untuk dibaca dipraktikan secara kontinu karena berlatih secara kontinu merupakan jalan yang paling efektif untuk dapat meraih apa yang diharapkan dalam program ini. 6. Ingatlah selalu, kesungguhan dan keikhlasan merupakan kunci keberhasilan dalam memahami dan mengamalkan pelajaran2 ini, disamping tetap berdo a dan memohon pertolongan Allah SWT. Semoga Allah SWT membantu kita untuk senantiasa dapat meluruskan niat kita dan membimbing kit selama melaksanakannya. Halaman 3 dari 22 halaman
4 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pelajaran 1 Pendahuluan Pelajaran Tajwid Materi: Keutamaan membaca Al-Qur an, Adab dan Cara membacanya Pendahuluan pelajaran Tajwid Makhraj huruf Hija iyah Tanda-tanda baca di dalam Al-Qur an Keutamaan Membaca dan Mendengarkan Al-Qur an Definisi Al-Qur an: Kalam Allah swt yang merupakan Mu jizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw yang dituliskan dalam mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir serta membacanya merupakan ibadah. Sesungguhnya hasud itu dilarang, kecuali pada dua hal, yaitu kepada orang yang diberi Allah Kitab Suci Al-Qur an dan ia membacanya siang dan malam, dan kepada orang yang Allah anugerahkan kepadanya harta, maka ia pergunakannya harta itu siang dan malam untuk segala sesuatu yang diridhoi Allah. (H.R. Bukhari dan Muslim) Kepada kaum yang suka berjama ah di rumah-rumah ibadat, membaca Al-Qur an secara bergiliran dan mengajarkan terhadap sesamanya, akan turunlah kepadanya ketenangan dan ketentraman, akan terlimpah padanya rahmat, dan mereka akan dijaga oleh malaikat, dan Allah akan selalu mengingat mereka. (H.R. Muslim dari Abu Hurairah ra) Hendaklah kamu beri nur (cahaya) rumah tanggamu dengan shalat dan dengan membaca Al- Qur an. (H.R. Baihaqi dari Anas ra) Perbanyaklah membaca Al-Qur an di rumahmu, sesungguhnya di dalam rumah yang tidak ada orang membaca Al-Qur an, akan dijumpai sedikit sekali kebaikan di rumah itu, dan akan banyak sekali kejahatan, serta penghuninya merasa selalu susah. (H.R. Daru Quthni dari Anas ra) Di dalam Kitab Riyadush-shalihin disebutkan riwayat Muslim dari Abu Umamah ra, Rasulullah pernah bersabda: Bacalah Al-Qur an karena sesungguhnya Al-Qur an itu nanti pada hari Kiyamat akan datang memberi syafa at kepada orang yang membacanya. (H.R. Muslim) Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka ia mendapat satu kebaikan. Setiap kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf. (H.R. At Turmudzi dari Ibnu Mas ud) Mengenai mendengarkan Al-Qur an dalilnya di dapat di dalam Al-Qur an berikut ini. Apabila dibacakan Al-Qur an, maka dengarkanlah (dengan baik) dan perhatikanlah dengan tenang, agar kamu mendapat rahmat. (Q.S. Al-A raaf, 7:204) Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, hanyalah mereka yang apabila disebut nama Allah, bergetar hatinya, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Q.S. Al-Anfaal, 8:2) Rasulullah saw suatu malam terlambat pulang dikarenakan terpikat oleh bacaan Abu Musa Al Asy ari. Begitupula pada saat beliau gelisah hatinya, ia meminta dibacakan Al-Qur an kepada Ibnu Mas ud hingga matanya meneteskan air. Halaman 4 dari 22 halaman
5 MuslimRuhr 2002 Adab Membaca Al-Qur an Beberapa adab penting dalam membaca Al-Qur an adalah 1. Disunatkan berwudhu sebelum membaca Al-Qur an, dibaca di tempat yang bersih (diutamakan di masjid), dan menghadap ke arah qiblat. 2. Membaca ta awudz sebelum memulai bacaan, dilanjutkan dengan membaca basmallah. 3. Disunatkan membaca dengan tartil, yaitu dengan bacaan yang pelan dan tenang. 4. Disunatkan membaca dengan suara yang bagus lagi merdu. 5. Ketika membaca, hendaklah tidak diputuskan oleh karena suatu hal, misalnya berbicara dengan orang lain, hingga pembacaan dituntaskan hingga batas tertentu. Belajar Al-Qur an dan Mengajarkannya Mempelajari dan mengajarkan Al-Qur an merupakan karakteristik dari generasi Rabbani sebagaimana yang digambarkan Allah dalam Surah Ali Imran ayat 79. Rasul memerintahkan kaum Muslimin untuk mengajarkan anak-anak untuk membaca Al- Qur an sejak umur 5-6 tahun, sebab pada umur 7 tahun sudah disuruh mengerjakan sembahyang, Suruhlah anak-anakmu mengerjakan shalat bila sudah berumur 7 tahun, dan pukullah ia bila tidak mengerjakannya kalau sudah berumur 10 tahun. Cara Pembacaan Al-Qur an Penulisan Al-Qur an sudah dimulai sejak masa khulafaur rasyidin, namun masih belum mempergunakan tanda-tanda baca. Disebabkan perbedaan penulisan Al-Qur an, maka muncul berbagai qiraat yang dikenal sebagai qiraat sab ah, qiraat sepuluh, dan qiraat empat belas. Qiraat sab ah merupakan qiraat yang mutawatir. Pada masa Muawiyah, kemudian tulisan Al-Qur an diberi tanda-tanda baca dengan menggunakan titik-titik dengan warna yang berbeda-beda, yang dilakukan oleh Abul Aswad Ad-Duali. Namun karena lamakelaman warna itu hampir menjadi serupa, maka setelah abad ke-4 Hijriah, Al Khalil membuat tanda-tanda baru yang kemudian dikenal oleh kita hingga sekarang. Makhraj Huruf Hija iyah Makhraj artinya tempat keluar. Makhraj huruf hija iyah artinya tempat keluarnya hurufhuruf hija iyah dari mulut. Mengingat huruf Arab berbeda dengan huruf latin, maka cara pembacaannya berbeda dengan bacaan pada bahasa melayu. Perbedaan pembacaan/bunyi huruf dalam bahasa Arab ditentukan oleh makhraj hurufnya. Tanda Baca dalam Al-Qur an Beberapa tanda baca dalam Al-Qur an yang dikenal standard ada delapan buah, yaitu tanda sukun/mati, fathah, kasrah, dhommah, tanwin (3 macam), dan tasydid. Selain itu pula ada tanda baca lain untuk menyatakan tempat-tempat berhenti/dilarang berhenti, yaitu Waqaf. Mengenai waqaf akan dibahas pada Pelajaran 9. Latihan Mari kita mulai dengan membaca Al-Qur an Surah Al-Anbiya, 21:1-10 sebagai pemanasan dan pengenalan beberapa hukum-hukum bacaan yang akan diperdalam pada pelajaranpelajaran berikutnya. Halaman 5 dari 22 halaman
6 Tuntunan Pelajaran Tajwid Petunjuk Bacaan Ayat 1 Bacaan Hukum Ket. iq-q taraba Huruf qaf dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. linnaasi Bunyi huruf nun dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. linnaasi hisaabuhum hisaabuhum wahum gahflatimmu ridhuun Huruf nun dengan baris fathah dibaca dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum mad ashli/thabi i. Bunyi huruf mim dibaca jelas dengan panjang 1 harakat sesuai dengan hukum izhhaar syafawii. Bunyi huruf nun pada tanwin kasrah dimasukkan pada huruf mim dengan mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum idgham bighunnah. mu ridhuun Huruf ra dibaca tipis (tarqiiq) sesuai dengan hukum membaca huruf ra. mu ridhuun Akhir bacaan diwaqafkan dengan menggunakan sukun, dibaca 2, 4, atau 6 harakat, hukum mad aridh lissukun. Ayat 2 Pelajaran 5 Pelajaran 4 Pelajaran 4 Pelajaran 2 Pelajaran 8..tiihim min Bunyi huruf mim pada mim mati dibaca mendengung sepanjang 2 harakat, hukum idgham mutamatsilayn. min-dzikr Bunyi huruf nun dibaca samar-samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. muhdatsin illa Bunyi huruf nun dimasukkan/dilebur dengan huruf ra tanpa mendengung, hukum idgham bilaaghunnah. Bunyi huruf nun dibaca jelas panjang 1 harakat, hukum izhhaar. Ayat 3..hiyatng-qulu Bunyi huruf nun dibaca mendengung mendekati bunyi ng dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. haadzaa illa Huruf dzal dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. wa an-tum Bunyi huruf nun dibaca agak samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. Pelajaran 4 Pelajaran 3 Pelajaran 2 Pelajaran 2 Pelajaran 3 Pelajaran 3 tub-bshi..fissamaa-i bal qaluu mirrabbihim ahlamimbaliftaraa Huruf ba dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. Ayat 4,5 Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 5 harakat, hukum mad wajib muttashil. Huruf lam dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. Bunyi huruf nun dibaca menjadi m dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum iqlab. Pelajaran 5 Pelajaran 3 Halaman 6 dari 22 halaman
7 MuslimRuhr 2002 irun-falya ayaating-kamaa kamaa Bunyi huruf nun dibaca dengan samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. Bunyi huruf nun dibaca dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. Ayat 6 Pelajaran 3 Pelajaran 3 maa amanat qab-b lahum Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. Huruf ba dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. lahum min Bunyi huruf mim dibaca dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum idgham mutamatsilayn. ming-karya Bunyi huruf nun dibaca dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. karyatin ahlak ahlaknaahaa Pelajaran 5 Pelajaran 4 Pelajaran 3 Bunyi huruf nun dibaca jelas, hukum izhhar. Pelajaran 2 Huruf ha dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. Ayat 7,8 wa maa qab-b laka Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. Huruf ba dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. rijaalan nuu Bunyi huruf nun dibaca dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum idgham bighunnah. nuuhii Huruf ha dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. fas aluu Huruf ha dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. ing-kuntum ing-kun-tum Bunyi huruf nun dibaca dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. Bunyi huruf nun dibaca samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. jasadal laa Bunyi huruf nun dimasukkan/dilebur dengan huruf lam dan dibaca 2 harakat, hukum idgham bilaghunnah. Pelajaran 5 Pelajaran 2 Pelajaran 3 Pelajaran 3 Pelajaran 2 Pada ayat 3 terdapat dua tanda waqaf. Kedua tanda ini akan dibahas pada Pelajaran 9. Keterangan bacaan ayat 9 dan 10 akan dijelaskan pada pertemuan pelajaran ini. Halaman 7 dari 22 halaman
8 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pelajaran 2 Mengenal Hukum Nun Mati dan Tanwin (1) Materi: Mengenal hukum-hukum nun mati dan tanwin: Izhhaar Idhgham Hukum Nun Mati dan Tanwin Hukum nun mati dan tanwin dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, seperti yang nampak pada skematik Gambar 1 dalam Lampiran. Pada pelajaran ini akan dibahas hanya dua bagian saja, yaitu izhhaar dan idgham, selebihnya akan dibahas pada pelajaran berikutnya. 1. Izhhaar Izhhaar secara bahasa berarti jelas. Dalam ilmu tajwid, yang dimaksud dengan izhhaar adalah bacaan dimana bunyi huruf nun pada saat nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf izhhaar dibaca jelas. Bacaan izhhaar adalah satu harakat. Huruf-huruf izhhaar adalah alif, hamzah, ain, ghin, ha, kha, dan ha 2. Idgham Idgham berarti memasukkan/merubah bunyi huruf nun pada saat nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf idgham kepada huruf-huruf idgham. Setiap bacaan idgham adalah dua harakat. Huruf-huruf idgham terangkum dalam kata yarmaluwna, yaitu ya, ra, mim, lam, waw, dan nun. Idgham terbagi atas dua macam, yaitu idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah, seperti nampak pada skema Gambar Idgham Bighunnah Hukum bacaan idgham bighunnah terjadi apabila nun mati menghadapi huruf-huruf ya, nun, mim, dan waw. Bighunnah artinya dengan dengung, mengandung makna bahwa pada saat membaca idhgam ini bunyi huruf dimasukkan ke hidung seakan seperti orang mendengung. 2.2 Idgham Bilaghunnah Hukum bacaan idgham bilaghunnah merupakan kebalikan dari idgham bighunnah, dimana bacaan idgham tidak dengan memasukkan bunyi pada hidung, tetapi tempat keluarnya huruf idgham tersebut (pada makhrajnya). Huruf idgham bilaghunnah adalah lam dan ra. Halaman 8 dari 22 halaman
9 MuslimRuhr 2002 Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. 1. Q.S. 1:7 2. Q.S. 2:2 3. Q.S. 2:6 4. Q.S. 2:8 5. Q.S. 2:10 6. Q.S. 2:12 7. Q.S. 2:18 8. Q.S. 2:24 Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Petunjuk Bacaan Ayat Ayat Bacaan Hukum 11 ming-qaryatin Bunyi huruf nun dibaca dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. (P.3) 11 karyating-kaa nat Bunyi huruf nun dibaca dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. (P.3) 11 zhaalimataw-wa an Bunyi huruf nun dibaca dengung dengan panjang 2 harakat, hukum idgham bighunnah. 11 wa an-sya na Bunyi huruf nun dibaca samar-samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. (P.3) 11 man aakhariin Bunyi huruf nun dibaca jelas, hukum izhhaar. 12 falam maa Bunyi huruf mim dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. (P.4) 12 falammaa Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 12 ba sanaa Huruf nun dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 12 idzaa hum min Bunyi huruf mim pada mim mati dibaca mendengung sepanjang 2 harakat, hukum idgham mutamatsilayn. (P.4) 12 min haa yarku Bunyi huruf nun dibaca jelas, hukum izhhaar. 13 warji- uu Huruf ain dengan baris dhomah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 13 ilaa maa Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 13 utriftum fiih Bunyi huruf mim pada mim mati dibaca jelas dengan sepanjang 1 harakat, hukum izhhaar syafawii. (P.4) Halaman 9 dari 22 halaman
10 Tuntunan Pelajaran Tajwid Ayat Ayat Bacaan Hukum 14 yaa waylanaa Huruf nun dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 14 naa innaa kunnaa Bunyi huruf nun dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. (P.4) 14 zhaalimataw-wa an 15 hashiidan khamiiduun Bunyi huruf nun dibaca dengung dengan panjang 2 harakat, hukum idgham bighunnah. Bunyi huruf nun dibaca jelas, hukum izhhaar. 16 khalaq-qnaa Huruf qaf dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. (P.5) 16 nas samaa-a Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 5 harakat, hukum mad wajib munttashil. (P.6) Ayat law arad-dnaa Huruf dal dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. (P.5) 17 ard-dnaa Huruf nun dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 17 annat takhidza Bunyi huruf nun dalam hal ini mengandung dua hukum, yaitu ghunnah dan idgham bighunnah. Ada yang mengatakan pada keadaan ini bacaan dibaca 4 harakat, namun ada pula yang mengatakan 2 harakat dengan alasan bacaan ghunnah sudah termasuk dalam idghamnya. 17 lah wal lat takhadz naa Bunyi huruf nun dimasukkan/dilebur dengan huruf lam tanpa mendengung, hukum idgham bilaaghunnah. 17 mil ladunnaa Bunyi huruf nun dimasukkan/dilebur dengan huruf lam tanpa mendengung, hukum idgham bilaaghunnah. 17 ladunnaa Bunyi huruf nun dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. (P.4) 17 ladunnaa Huruf nun dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) 17 ing-kunnaa Bunyi huruf nun dibaca dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. (P.3) 17 ing-kunnaa Bunyi huruf nun dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. (P.4) Keterangan bacaan ayat 18 hingga 24 akan dijelaskan pada pertemuan pelajaran ini. Halaman 10 dari 22 halaman
11 MuslimRuhr 2002 Pelajaran 3 Mengenal Hukum Nun Mati dan Tanwin (2) Materi: Mengenal hukum-hukum nun mati dan tanwin: Iqlab Ikhfa Pada pelajaran sebelumnya telah dijelaskan sebagian aturan hukum nun mati dan tanwin sebagaimana skema Gambar 1. Pada pelajaran ini kita lanjutkan dengan membahas dua bagian terakhir dari hukum nun mati dan tanwin, yaitu iqlab dan ikhfa, yang kemunculannya dalam Al-Qur an sangat sering ditemukan. 1. Iqlab Hukum iqlab terjadi apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ba, dimana bunyi huruf nun pada saat nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ba dibaca menjadi mim disertai dengan dengung. Setiap bacaan yang mengandung iqlab dibaca dua harakat. 2. Ikhfa Ikhfa berarti menyembunyikan/samar, yang maksudnya menyembunyikan atau menyamarkan bunyi huruf nun pada saat nun mati atau tanwin bertemu dengan hurufhuruf ikhfa. Semua bacaan dengan ikhfa adalah dua harakat. Huruf-huruf ikhfa adalah huruf-huruf selain pada izhhaar, idgham, dan iqlab, sebanyak 15 buah huruf. Ikhfa terbagi atas tiga macam berdasarkan bunyi huruf yang dihasilkannya, yaitu nun mati atau tanwin bertemu huruf-huruf 1. kaf dan qaf, bunyi huruf nun menjadi ng mendengung. 2. tsa, dal, dan tha, lebih samar dari kasus pertama 3. selain hurur-huruf pada kasus pertama dan kedua dibaca lebih samar lagi. Perbedaan bacaan pada ketiga kasus di atas akan nampak jelas dalam contoh-contoh ayat Al-Qur an pada latihan. Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. 1. Q.S. 2:25 2. Q.S. 2:26 3. Q.S. 2:27 4. Q.S. 2:28 Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 11 dari 22 halaman
12 Tuntunan Pelajaran Tajwid Petunjuk Bacaan Ayat 25 Bacaan Hukum wamaa Huruf mim dengan baris fathah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) ming-qab-b lika ming-qab-b lika mir-rasuulin annahuu..annahuu laa Bacaan Bunyi huruf nun dibaca dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. Huruf ba dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. (P.5) Bunyi huruf nun dimasukkan/dilebur dengan huruf ra tanpa mendengung, hukum idgham bilaaghunnah. Bunyi huruf nun dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. (P.4) Huruf ha dengan baris fathah dibaca dengan panjang 2 harakat, hukum mad shilah qashiirah. (P.7) Ayat 30 Hukum kafaruu Huruf ra dengan baris dhamah dibaca dengan panjang 3-5 harakat, hukum mad jaaiz munfashil. (P.6) annas samaawaati Bunyi huruf mim dibaca mendengung dengan panjang 2 harakat sesuai dengan hukum ghunnah. (P.4)..ratqan-fafataq-q naa....fijaajan-subula.. Bunyi huruf nun dibaca samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. Bunyi huruf nun dibaca samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. subulal-la allahum Bunyi huruf nun dimasukkan/dilebur dengan huruf lam tanpa mendengung, hukum idgham bilaaghunnah. Bacaan nafsin-dzaa iqat... Ayat 35 Hukum Bunyi huruf nun dibaca samar dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa. nafsin-dzaa iqatul Huruf dzal dengan baris fathah dibaca dengan panjang 5 harakat, hukum mad wajib muttashil. (P.6) wanab-b luukum Huruf ba dibaca memantul sesuai dengan hukum qalqalah sughra. (P.5) luukum bisy syarri Bunyi huruf mim dibaca dengan dengung dengan panjang 2 harakat, hukum ikhfa syafawii. (P.4) Keterangan bacaan ayat-ayat yang lain akan dijelaskan pada pertemuan pelajaran ini. Halaman 12 dari 22 halaman
13 MuslimRuhr 2002 Pelajaran 4 Mengenal Hukum Mim Mati dan Ghunnah Materi: Mengenal hukum-hukum mim mati Idgham Mutamatsilayn/Miimi Ikhfa Syafawi Izhhaar Syafawi Mengenal Ghunnah Hukum Mim Mati Pada pelajaran sebelumnya telah dijelaskan sebagian aturan hukum nun mati dan tanwin. Kali ini kita akan pelajari bagaimana hukum mim mati pada setiap bacaan Al-Qur an. Hukum mim mati dapat dirangkumkan dalam skema Gambar 2 pada Lampiran. 1. Idgham Mutamatsilayn/Miimi Hukum idgam mutamatsilayn terjadi apabila mim mati bertemu dengan huruf mim, dimana bunyi huruf mim pada mim mati dimasukkan (diidghamkan) pada bunyi huruf selanjutnya dengan dengung. Pada keadaan ini bacaan dibaca dua harakat. 2. Ikhfa Syafawii Jika mim mati bertemu dengan huruf ba, maka bunyi huruf mim pada mim mati dibaca dengan samar-samar dengan sedikit dengung. Dalam hal ini bacaan dibaca dua harakat, dan hukumnya bernama ikhfa syafawii. Bacaan dengan ikhfa syafawii adalah dua harakat. 3. Izhhaar Syafawii Namun apabila huruf mim mati bertemu dengan huruf selain mim dan ba, maka bunyi huruf mim pada mim mati dibaca jelas. Karena bacaan izhhaar adalah satu harakat, begitupula halnya pada bacaan dengan menggunakan mim mati dibaca pula satu harakat. Ghunnah Ghunnah berarti mendengung. Bacaan ghunnah terjadi dalam dua kasus, yaitu apabila huruf mim dan nun mempergunakan tanda tasydid. Bacaan ghunnah senantiasa dua harakat. Mengenai hukum ghunnah dapat dilihat pada Gambar 3 dalam Lampiran. Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. Q.S. 2:35, Q.S. 2:36, Q.S. 2:37, Q.S. 2:40, Q.S. 2:42, Q.S. 61:4 Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 13 dari 22 halaman
14 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pelajaran 5 Mengenal Qalqalah, Hukum Alif-Lam, dan Hukum Membaca Lam pada Kata Allah Materi: Mengenal Qalqalah Mengenal Alif-Lam Mengenal hukum membaca Lam pada kata Allah Qalqalah Qalqalah adalah membaca bunyi-bunyi huruf qalqalah dengan memantul karena diberi tanda sukun atau karena diwaqafkan. Huruf-huruf qalqalah terangkum dalam kalimat baju di thoqo, yaitu ba, jim, dal, tho, dan qaf. Skema mengenai qalqalah dapat dilihat pada Gambar 4. Ada dua macam qalqalah yang dikenal, yaitu qalqalah sughra dan qalqalah qubra. 1. Qalqalah Sughra Qalqalah sughra terjadi karena huruf-huruf qalqalah diberi tanda sukun/mati. Biasanya muncul pada pertengahan ayat. 2. Qalqalah Qubra Qalqalah sughra terjadi karena huruf-huruf qalqalah diwaqafkan. Biasanya muncul pada pertengahan ayat jika ia di waqafkan atau di akhir ayat (karena berhenti). Hukum Alif-Lam Hukum Alif-Lam dibagi atas dua macam, yaitu Alif-Lam Syamsiyah dan Alif-Lam Qamariyah. Lihat Gambar 5 mengenai hukum ini. 1. Alif-Lam Syamsiyah Apabila Alif-Lam bertemu dengan huruf-huruf syamsiyah, maka Alif-Lam dimasukkan ke dalam bunyi huruf selanjutnya. 2. Alif-Lam Qamariyah Apabila Alif-Lam bertemu dengan huruf-huruf qamariyah, maka Alif-Lam dibaca secara jelas. Hukum Membaca Lam pada Kata Allah Perhatikan skema Gambar 6. Huruf lam pada kata Allah dibaca tafkhiim ataupun tarqiiq tergantung pada baris huruf sebelumnya. 1. Tafkhiim Tafkhiim artinya tebal, dimana bacaan lam dibaca tebal seandainya huruf lam pada kata Allah didahului oleh huruf dengan baris fathah atau dhamah. Halaman 14 dari 22 halaman
15 MuslimRuhr Tarqiiq Tarqiiq artinya tipis, merupakan kebalikan dari tafkhiim, dimana bacaan lam dibaca tipis, yaitu apabila huruf lam pada kata Allah didahului oleh tanda baca kasrah. Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. Q.S. 2:43, Q.S. 2:44, Q.S. 2:48, Q.S. 2:49, Q.S. 2:50, Q.S. 2:26, Q.S. 2:27, Q.S. 2:28 Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 15 dari 22 halaman
16 Tuntunan Pelajaran Tajwid Mengenal Hukum Mad (1) Materi: Mengenal hukum Mad Mad Ashli/Thabi i Mad Far i Hukum-hukum Mad Mad artinya memanjangkan bunyi huruf-huruf. Di dalam pelajaran tajwid ada dua macam mad, yaitu mad ashli/tabi i dan mad far i. Ashli artinya pokok, dan far i artinya cabang. Perhatikan skema hukum Mad pada Gambar 7 dalam Lampiran. 1. Mad Ashli/Thabi i Setiap bacaan mad ashli adalah dua harakat. Mad ini terjadi apabila terdapat alif sesudah baris huruf dengan fathah, ya mati sesudah baris huruf dengan kasrah, dan waw mati sesudah baris huruf dengan dhomah. Selain itu dapat pula mempergunakan tanda-tanda panjang jika ia tidak mempergunakan huruf-huruf alif, waw mati, ataupun ya mati. 2. Mad Far i Merupakan mad yang memiliki banyak jenisnya dengan panjang harakat yang berbedabeda. Begitupula pada aplikasinya dapat berbeda-beda untuk setiap qiraat. Dalam pelajaran ini hanyak akan disampaikan beberapa hukum mad cabang ini di dalam kebanyakan bukubuku pelajaran tajwid. Kita akan bahas pada pelajaran ini sebagaian dari mad far i, dan selebihnya akan diuraikan pada pelajaran berikutnya. 2.1 Mad Wajib Muttashil Di dalam mushaf Qur an Saudi, jenis mad ini dapat mudah ditemukan yaitu dengan mempergunakan tanda baca panjang (~) yang diikuti dengan huruf hamzah dalam satu kata. Tanda mad ini memiliki panjang 5 harakat. 2.2 Mad Jaiz Munfashil Jenis mad ini juga dapat dengan mudah ditemukan di dalam mushaf Qur an Saudi, yaitu dengan mempergunakan tanda baca panjang (~) yang diikuti dengan huruf hamzah yang tidak dalam satu kata. Tanda mad ini memiliki panjang 3-5 harakat. Sebahagian yang lain mengatakan panjang harakat ini sama dengan panjang harakat pada mad wajib muttashil. 2.3 Mad Aridh Lisukuun Mad ini terjadi apabila seorang qori Al-Qur an mewaqafkan bacaan dimana pada bacaan yang diwaqafkannya ditemukan mad ashli/thabi i yang diikuti oleh baris huruf dengan tanda selain tanwin fathah. Panjangnya mad ini adalah 2, 4, dan 6 harakat. 2.4 Mad Iwadh Mad ini terjadi apabila seorang qori Al-Qur an mewaqafkan bacaan dimana pada bacaan yang diwaqafkannya ditemukan tanda tanwin fathah. Maka bunyi nun pada tanwin fathah pada bacaannya dihilangkan. Panjangnya mad ini senantiasa 2 harakat. Halaman 16 dari 22 halaman
17 MuslimRuhr Mad Laazim Mutsaqqal Kilmi Jenis mad ini juga dapat dengan mudah ditemukan di dalam mushaf Qur an Saudi, yaitu dengan mempergunakan tanda baca panjang (~) yang diikuti dengan huruf yang bertanda tasydid. Mad ini panjangnya 6 harakat. Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. Q.S. 2:30-34, Q.S. 2:54, Q.S. 2:67, Q.S. 2:282 Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 17 dari 22 halaman
18 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pelajaran 7 Mengenal Hukum Mad (2) Materi: Lanjutan hukum-hukum Mad Mad Far i Hukum-hukum Mad Mari kita lanjutkan pelajaran mengenai hukum mad dengan menambahkan beberapa jenisjenis mad fari i yang belum terbahas pada pelajaran sebelumnya. Sekali lagi kita perhatikan skema hukum mad pada Gambar 7. Mad Far i Sebelumnya kita sudah membahas Mad Wajib Muttashil, Mad Jaiz Munfashil, Mad Aridh Lisukuun, Mad Iwadh, dan Mad Laazim Mutsaqqal Kilmi, sekarang kita lanjutkan dengan membahas jenis mad far i yang lainnya, yaitu 2.6 Mad Laazim Mukhaffafa Kilmi Di dalam Al-Qur an, jenis mad ini hanya terdapat pada dua ayat saja, yaitu surah Yunus ayat 51 dan ayat 91, di mana tanda mad bertemu dengan huruf bersukun. Bacaan pada saat ini adalah 6 harakat. 2.7 Mad Laazim Harfii Musabba Jenis mad ini biasanya ditemukan pada awal surat dalam Al-Qur an, yaitu huruf-huruf yang dibaca 6 harakat. Huruf-huruf ini mudah dikenali, karena ejaannya terdiri atas 3 huruf, yaitu sin, kaf, nun, shad, lam, mim, qaf, dan ain. 2.8 Mad Laazim Mukhaffa Harfii Jenis mad ini mirip dengan mad laazim harfii musabba. Ia biasanya ditemukan pada awal surat dalam Al-Qur an, namun huruf-hurufnya dibaca 2 harakat. Huruf-huruf untuk mad ini dikenali dengan ejaan yang terdiri atas 2 huruf, yaitu ha, ha, tha, ra, dan ya. 2.9 Mad Shilah Mad shilah terjadi pada huruf ha dengan baris kasrah dan dhomah, dengan syarat: huruf sebelum dan sesudahnya berharakat/tidak mati. Terdapat dua macam mad shilah, yaitu mad shilah thawiilah dan mad shilah qashiirah Mad Shilah Thawillah Apabila mad shilah bertemu dengan huruf hamzah, maka dibaca 5 harakat Mad Shilah Qashiirah Apabila mad shilah bertemu dengan huruf selain hamzah, maka dibaca 2 harakat Mad Tamkiin Jenis mad ini dapat dengan mudah ditemukan di dalam mushaf Qur an Saudi, yaitu dengan mempergunakan tanda baca panjang seperti huruf ya kecil setelah huruf ya dengan baris kasrah. Contohnya dapat dilihat pada Q.S. 3: Mad Farq Farq artinya membedakan, maksudnya untuk membedakan kalimat tanya dan berita dengan memanjangkan bacaan ayat Al-Qur an. Panjang mad ini 5-6 harakat. Jenis mad ini hanya terdapat pada 4 ayat, yaitu Q.S. 6: , 10:59, 16:59. Halaman 18 dari 22 halaman
19 MuslimRuhr 2002 Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. Q.S. 2:30-34, Q.S. 19:1, Q.S. 20:1, Q.S. 36:1, Q.S. 2: , Q.S. 2:282, Q.S. 2: Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 19 dari 22 halaman
20 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pelajaran 8 Mengenal Huruf Isti la, Hukum Membaca Ra, dan Aturan Membaca Tanwin dengan Huruf Bersukun Materi: Mengenal huruf-huruf Isti la Mengenal hukum membaca Ra Mengenal aturan membaca tanwin yang bertemu huruf dengan sukun Huruf-huruf Isti la Huruf isti la adalah huruf-huruf yang senantiasa dibaca tebal (tafkhiim). Huruf ini ada tujuh buah, yaitu kho, shod, dhod, tho, zho, ghin, dan qof. Hukum Membaca Ra Huruf ra memiliki keistimewaan sendiri, karena ia terkadang harus dibaca tipis, tetapi juga terkadang harus tebal, atau sekali waktu bebas memilih antara tebal dan tipis. 1. Bacaan ra tafkhiim Huruf ra dibaca tafkhiim apabila: ra berbaris fathah atau dhomah, ra bertanda sukun sesudah huruf berbaris fathah atau dhomah, ra bertanda sukun sesudah huruf berbaris kasrah dan diikuti oleh huruf isti la, ra bertanda sukun sesudah huruf berbaris kasrah yang tedapat kata perintah. 2. Bacaan ra tarqiiq Huruf ra dibaca tarqiiq apabila: ra berbaris kasrah, ra berbaris kasrah sesudah huruf ya, ra bertanda sukun sesudah huruf berbaris kasrah dan tidak diikuti oleh huruf isti la. 3. Bacaan ra dibaca bebas (takhfiim atau tarqiiq) Huruf ra dibaca bebas jika ra bertanda sukun sesudah huruf berbaris kasrah dan diikuti oleh huruf isti a berbaris kasrah. Aturan Membaca Tanwin yang Diikuti oleh Huruf Bertanda Sukun Apabila suatu huruf dengan tanwin diikuti oleh suatu huruf dengan tanda sukun, maka pada bunyi nun di akhir tanwin sebelum huruf dengan tanda sukun ditambahkan baris fathah/dhomah/kasrah sesuai dengan baris tanwinnya. Namun ada juga yang berpendapat, tanwin sebelum huruf dengan tanda sukun diidghamkan, artinya bunyi nun pada huruf dengan tanda tanwin dihilangkan/dimasukkan dengan bunyi huruf sesudahnya, yaitu huruf dengan tanda sukun tadi. Contoh ayat pada Q.S. 37:6, dibaca biziinatinilkawaakibb Halaman 20 dari 22 halaman
21 MuslimRuhr 2002 Latihan Mari kita lihat beberapa contoh berikut ini, lalu tentukanlah apa hukum yang nampak pada contoh-contoh tersebut serta praktikkanlah cara membacanya. Q.S. 2: Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 21 dari 22 halaman
22 Tuntunan Pelajaran Tajwid Pelajaran 9 Mengenal Idgham dan Waqaf Materi: Mengenal lebih jauh hukum Idgham Idgham Mutamatsilayn Idgham Mutaqoribayn Idgham Mutajanisayn Mengenal Waqaf Hukum-hukum Idqham Pada pelajaran lalu kita sudah mengenal hukum idgham pada nun mati dan tanwin maupun pada mim mati. Namun idgham tidak terbatas hanya pada jenis-jenis tersebut saja melainkan pada huruf-huruf lainnya. Selanjutnya, perhatikan skema hukum idgham pada Gambar 8 dalam Lampiran. 1. Idgham Mutamatsilayn Qalqalah sughra terjadi karena huruf-huruf qalqalah diberi tanda sukun/mati. Biasanya muncul pada pertengahan ayat. 2. Idgham Mutaqaribayn Qalqalah sughra terjadi karena huruf-huruf qalqalah diwaqafkan. Biasanya muncul pada pertengahan ayat jika ia di waqafkan atau di akhir ayat (karena berhenti). 3. Idgham Mutajanisayn Qalqalah sughra terjadi karena huruf-huruf qalqalah diwaqafkan. Biasanya muncul pada pertengahan ayat jika ia di waqafkan atau di akhir ayat (karena berhenti). Waqaf Secara bahasa waqaf artinya terhenti/tertahan. Menurut istilah ilmu tajwid, waqaf maksudnya memutuskan suara pembacaan atas suatu kalimat untuk menarik napas, dengan berniat untuk mengulangi bacaannya atau memang berwaqaf di tempat yang pantas. Dalam setiap mushaf menampilkan tanda-tanda waqaf yang berbeda. Oleh karena itu, dalam pelajaran ini hanya akan dibahas tanda-tanda waqaf yang dipergunakan pada mushaf Qur an Saudi saja. Tanda-tanda waqaf pada mushaf ini terdapat pada halaman-halaman terakhir mushaf, dalam modul ini dilampirkan salinannya bersamaan dengan ringkasan hukum-hukum bacaan. Latihan Sekarang kita lanjutkan bacaan kita pada surah Al-Anbiya, 21: Carilah pada bacaan ayat-ayat tersebut yang mempergunakan aturan-aturan yang sudah dipelajari. Halaman 22 dari 22 halaman
Sulaiman bin Hasan Al Jamzury. Terjemah Matan Tuhfatul Athfal Wal Ghilman
Sulaiman bin Hasan Al Jamzury Terjemah Matan Tuhfatul Athfal Wal Ghilman Judul Asli Penulis Judul terjemah Penerjemah Editor Desain Sampul Jumlah Halaman Bidang Ilmu : Matan Tuhfatul Athfal Wal Ghilman
Mad. ÅÊÇπ]
Mad ÅÊÇπ] www.halaqahquran.com MAD Mad = Tambahan / memanjangkan Memanjangkan suara dengan huruf mad-dan-lin atau huruf lin Huruf mad-dan-lin adalah huruf Alif, Waw, dan Ya sukun serta diawali oleh harakat
PENGERTIAN dan HUKUM ILMU TAJWID
No.19/Th.3/Jumadil Akhir 1430H/ Mei 2009 Jum at II PENGERTIAN dan HUKUM ILMU TAJWID Pengertian Tajwid menurut bahasa (ethimologi) adalah: memperindah sesuatu. Sedangkan menurut istilah, Ilmu Tajwid adalah
Catatan Tajwid Sederhana nan Praktis
Catatan Tajwid Sederhana nan Praktis Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Yang telah mengijinkan penyusun menyelesaikan catatan tajwid ini. Sesuai namanya, catatan ini menyuguhkan materi tajwid
LANGKAH I Pengenalan Huruf Tunggal
1 LANGKAH I A. Pengenalan Huruf Tunggal Jumlah huruf Arab ada 28 huruf, sedangkan huruf Latin ada 26 huruf, dengan teknik pengucapan atau tempat keluar huruf yang disebut juga dengan makhraj huruf harus
PERNYATAAN mohon jangan merubah isi
PERNYATAAN Tentang ini penulis menyatakan: Silahkan buku ini dicetak ulang atau dicopy dan diperbanyak dengan maksud diperdagangkan atau lainnya, dengan ketentuan mohon jangan merubah isi dari buku ini
Catatan Tajwid Sederhana nan Praktis
Catatan Tajwid Sederhana nan Praktis ii Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Yang telah mengijinkan penyusun menyelesaikan catatan tajwid ini. Sesuai namanya, catatan ini menyuguhkan materi tajwid
A. Kasih Sayang Nabi Muhammad saw.
Pelajaran 1 Kasih Sayang Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Amati dan ceritakan gambar berikut Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 1 A. Kasih Sayang Nabi Muhammad saw. Muhammad Rasulullah menyayangi
BAB IV ANALISIS PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2009 DAN DOKUMEN KURIKULUM PENDIDIKAN AL-QUR AN
BAB IV ANALISIS PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2009 DAN DOKUMEN KURIKULUM PENDIDIKAN AL-QUR AN A. Tujuan Pendidikan Al-Qur an Dalam penjelasan umum Peraturan Daerah Provinsi
BAB III ANALISA. Tidak konsisten terhadap mad asli Tidak konsisten dengan gunnah Tidak sempurna vocal kesalahan pengucapan sukun.
11 BAB III ANALISA 3.1 Tahapan-tahapan Metode Tahsin Secara garis besar metode tahsin dibagi menjadi 4 tahapan diantaranya adalah : 1. Dasar-dasar tahsin 2. Pengucapan huruf hijaiyah 3. penyempurnaan membaca
SISTEM PENDETEKSI POLA TAJWID AL-QUR AN HUKUM IDGRAM BI-GHUNNAH DAN BILA GHUNNAH PADA CITRA MENGGUNAKAN METODE NEI AND LI
SISTEM PENDETEKSI POLA TAJWID AL-QUR AN HUKUM IDGRAM BI-GHUNNAH DAN BILA GHUNNAH PADA CITRA MENGGUNAKAN METODE NEI AND LI Deassy Siska, Cut Fadillah Teknik Informatika Universitas Malikussaleh Lhokseumawe
BAB I PENDAHULUAN. SAW yang sangat dicintai dan patut dijaga dan diamalkan oleh umat islam.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Al-qur an sebagai satu mu jizat terbesar bagi Rosulullah Muhammad SAW yang sangat dicintai dan patut dijaga dan diamalkan oleh umat islam. Al-Qur an diturunkan
MODUL. Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Bone-Bone Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas / Semester : XI / 1
MODUL Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Bone-Bone Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas / Semester : XI / 1 I. STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami ayat-ayat Al-Qur an tentang Kompetisi dalam kebaikan. II.
2 langkah mudah belajar baca Al-Quran
http://higelr.wordpress.com 2 langkah mudah belajar baca Al-Quran Oleh: Denny Markandeya (dalam musafara al-baqi) Hak cipta tidak dilindungi undang-undang Cetakan I September 2010 PERNYATAAN Tentang ini
: PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : X SEMUA KOMPETENSI KEAHLIAN
MODUL KELAS : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : X SEMUA KOMPETENSI KEAHLIAN HOME SK/KD PETA KONSEP MATERI EVALUASI Standar Kompetensi : Memahami ayat-ayat Al-Qur an tentang Demokrasi Kompetensi Dasar Membaca Q.S.
HUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN
HUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN Hukum bacaan Nun sukun dan Tanwin ada empat, antara lain : (א 1. Idzhar Halqi ( א אر Idzhar Halqi adalah Nun mati atau Tanwin yang bertemu dengan salah satu huruf; Contoh : ح
MACAM-MACAM HUKUM ILMU TAJWID
MACAM-MACAM HUKUM ILMU TAJWID A. Hukum Bacaan Nun Mati/Tanwin 1. Idzhar halqi Idzhar halqi adalah apabila ada nun mati/tanwin bertemu huruf halqi. Huruf halqi ada enam, yaitu ا, ح, خ, ع, غ,ها cara membacanya
Menciptakan Anak Yang Cerdas Dengan Menerapkan Belajar Membaca Al-Quran Sejak Usia Dini
Menciptakan Anak Yang Cerdas Dengan Menerapkan Belajar Membaca Al-Quran Sejak Usia Dini Aulia Agustina, Bagus Mirza Ali M, Duwi Jayanti, Evvy Khoyriyah, Firman Ramadhan Universitas Muara Bungo ABSTRAK
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Roswilda Hadianti, 2013
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Al-Qur an adalah kitab suci yang diturunkan Allah Ta ala melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang merupakan kitab suci penyempurna
SOAL MFQ TAJWID. A. Soal Paket Penyisihan 1. Soal :Apa yamg dimaksud dengan saktah atau sakt
SOAL MFQ TAJWID Soal Penyisihan A. Soal Paket Penyisihan 1. Soal :Apa yamg dimaksud dengan saktah atau sakt Jawab : memutus suara pada huruf mati selama 2 harakat tanpa nafas 2. Soal :Di antara sifat huruf
SMP NEGERI 2 PASURUAN TAHUN 2015
HUKUM BACAAN MATERI KELAS VII Analisis Tabel Rumus Tajwid Pendidikan Agama Islam Dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII Semester Genap Tahun Ajaran 2014
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia diberikan kepercayaan dan keyakinan terhadap suatu kekuatan yang berada diluar dirinya untuk menyalurkan kepercayaan
Mukadimah. Pengkajian
Mukadimah Pembahasan tentang pengertian al-qur an (ta riful Qur an) mencakup tiga bagian pembahasan yaitu: definisi al-qur an, nama-nama al-qur an, dan fungsi atau kedudukan Al-Qur an Pemahaman kaum muslimin
Bab 1 Menjaga Kedamaian dengan Mawas Diri, Berprasangka Baik, dan Persaudaraan
Bab 1 Menjaga Kedamaian dengan Mawas Diri, Berprasangka Baik, dan Persaudaraan Manusia diciptakan sebagai mahluk sosial. Setiap saat dan setiap waktu kita sebagai manusia berinteraksi dengan manusia lain,
Interaksi dengan Al Qur'an
Pengajian Muslimah Kalam Desember 2013 Interaksi dengan Al Qur'an Ratna Widyastuti Interaksi dengan Al Qur'an Pendahuluan Keutamaan membaca Al Qur'an Keutamaan mengkhatamkan Al Qur'an Tilawah Tadarus Pendahuluan
BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN
65 BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya Pesantren Sullamul Ulum Pesantren Sullamul Ulum beralamat di Kecamatan Rantau Badauh. Pesantren ini didirikan
Pedoman Observasi Evaluasi Harian/Formatif
PEDOMAN WAWANCARA A. KONDISI UMUM 1. Bagaimana sejarah berdirinya TPQ al-ikhsan? 2. Siapa tokoh yang merintis berdirinya TPQ al-ikhsan? 3. Motif apa yang mendasari berdirinya TPQ al-ikhsan? 4. Mengapa
Disebarluaskan melalui: Website: November, TIDAK untuk tujuan KOMERSIL
Judul Penyusun : Al-Qur an Kitabku : Ummu Abdillah al-buthoniyyah Desain Sampul : Ummu Abdillah al-buthoniyyah Disebarluaskan melalui: Website: e-mail: [email protected] November, 2008 TIDAK
Bab 6 Senangnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi Pengetahuan
Bab 6 Senangnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi Pengetahuan Bumi Indonesia diibaratkan oleh Multatuli laksana zamrud di dataran khatulistiwa. Tanah Indonesia oleh Quraisy Shihab diibaratkan laksana sekeping
BAB I PENDAHULUAN. Syaikh Sulaiman bin Husain bin Muhammad al Jamzury Tuhfatul Athfal, Toha Putra, Semarang, 1381 H, hal. 1. 2
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kitab Tuhfatul Athfal merupakan salah satu kitab yang berisi tentang tajwid al-qur an yang digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi santri yang sedang mengkaji
Kewajiban Seorang Muslim Terhadap Alquran
Kewajiban Seorang Muslim Terhadap Alquran Khutbah Pertama:????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
KOMPETENSI DASAR: Menjelaskan hukum bacaan Qalqalah dan Ra. Menerapkan hukum bacaan Qalqalah dan Ra dalam bacaan surat-surat Al- Quran dengan benar.
Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY BAB 1 AL-QURAN/HADITS STANDAR KOMPETENSI 1: Menerapkan hukum bacaaan Qalqalah dan Ra. KOMPETENSI DASAR: Menjelaskan hukum bacaan Qalqalah dan Ra. Menerapkan
Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orangorang yang ruku (Al Baqarah : 43)
Mari sholat berjamaah Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orangorang yang ruku (Al Baqarah : 43) Jangan Sia-Siakan Shalat Allah SWT berfirman:. Maka datanglah sesudah mereka,
KISI-KISI SOAL UJIAN AKHIR MADRASAH BERSTANDAR NASIONAL (UAMBN) TAHUN PELAJARAN 2011/2012
KISI-KISI SOAL UJIAN AKHIR MADRASAH BERSTANDAR NASIONAL (UAMBN) TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Satuan Pendidikan : Madrasah Tsanawiyah Bentuk Soal : Pilihan Ganda Mata Pelajaran : Al-Qur an Hadis Jumlah Soal
Metodologi Pengajaran Iqro
Metodologi Pengajaran Iqro PRINSIP-PRINSIP METODOLOGI IQRO 1. ATH-THORIQOH SHOUTIYAH (tidak dimulai dengan mengenalkan nama-nama huruf, tetapi langsung diajarkan menurut bunyi hurufnya) 2. ATH-THORIQOH
UST.HJ.MOHD SALEH BIN RAMLI PENSYARAH MAAHAD TAHFIZ NEGERI PAHANG BAHAGIAN 1
UST.HJ.MOHD SALEH BIN RAMLI PENSYARAH MAAHAD TAHFIZ NEGERI PAHANG BAHAGIAN 1 لحن الجلي Tertukar huruf/ baris لحن الخفي Tertinggal dengung/ mad/ sifat UST.HJ.MOHD SALEH BIN RAMLI PENSYARAH MAAHAD TAHFIZ
Membaca Al-Quran. Manfaat membaca Al Quran. the straight way the straight way
Membaca Al-Quran Author : admin Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang
ILMU TAJWID. Penulis: Muhammad Ma mun Salman,M.Pd.I
ILMU TAJWID Penulis: Muhammad Ma mun Salman,M.Pd.I ILMU TAJWID 2 GHUNNAH MUSYADDADAH Setiap huruf NUN dan MIM bertasydid dalam ilmu tajwid disebut bacaan ghunnah musyaddadah. Membaca ghunnah, dengan menahan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan informasi
RANCANGAN PENGAJARAN TAHUNAN PENDIDIKAN ISLAM KBSR TAHUN SATU (SEMESTER SATU)
RANCANGAN PENGAJARAN TAHUNAN PENDIDIKAN ISLAM KBSR TAHUN SATU (SEMESTER SATU) MINGGU BIDANG TAJUK KEMAHIRAN/ISI Iqra 1 (muka surat 1 hingga 10) 1 2.1 Rukun Iman - Pengertian Rukun Iman menulis huruf tunggal
Pelajaran Tajwid
PELAJARAN TAJWID QAIDAH BAGAIMANA MESTINYA MEMBACA AL-QURAN UNTUK PELAJARAN PERMULAAN I. ZARKASYI a wpublisher http://agusw.penamedia.com i ii PELAJARAN TAJWID QAIDAH BAGAIMANA MESTINYA MEMBACA AL-QURAN
Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Pengertian al-qur an menurut bahasa adalah. A. bacaan B. kalamullah C. tulisan D.
Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Pengertian al-qur an menurut bahasa adalah. bacaan kalamullah tulisan kitabullah 2. Salah satu fungsi al-qur an yang terdapat pada ayat tersebut adalah. Pedoman hidup
PENGGUNAAN MULTIMEDIA BAGI MUBALLIGH IKATAN MASJID INDONESIA (IKMI) KOTA PEKANBARU TESIS
PENGGUNAAN MULTIMEDIA BAGI MUBALLIGH IKATAN MASJID INDONESIA (IKMI) KOTA PEKANBARU TESIS diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna mencapai gelar Magister dalam Ilmu Agama Islam Konsentrasi Ilmu dakwah
RINGKASAN MATERI AL-QUR AN DAN HADITS KELAS IX SEMESTER I
RINGKASAN MATERI AL-QUR AN DAN HADITS KELAS IX SEMESTER I MTsN KUNIR WONODADI BLITAR 2012 STANDAR KOMPETENSI 1. Membaca Al-Qur an surat pendek pilihan 2. Menerapkan Al-Qur an surat-surat pendek pilihan
Lailatul Qadar. Rasulullah SAW Mencontohkan beberapa amal khusus terkait Lailatul Qadar ini, di antaranya:
Lailatul Qadar Malam Lailatul Qadar ialah malam diturunkan Al-Qur an dan dirinci segala urusan manusia seperti rezeki, kematian, keberuntungan, hidup dan mati. Malam itu ada di setiap bulan Ramadhan. Allah
Kata Pengantar. Semoga Allah swt. meridai usaha kita dan buku ini bermanfaat bagi para pemakainya serta tercatat sebagai amal saleh. Amin.
Kata Pengantar Pendidikan Agama Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan, khususnya
Kisi-kisi Soal Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah (UADT)
Bidang Studi : Al-Qur an 1. Menterjemahkan, Memahami hukum bacaan (Tajwid) dan Memahami isi kandungan Surat Al-Ikhlash 2. Menterjemahkan, Memahami hukum bacaan (Tajwid) dan Memahami isi kandungan Surat
BAB III GAMBARAN UMUM SD NEGERI 03 KARANGASEM KEC. PETARUKAN KAB. PEMALANG. A. Sejarah Berdirinya SDN 03 Karangasem Kec. Petarukan Kab.
BAB III GAMBARAN UMUM SD NEGERI 03 KARANGASEM KEC. PETARUKAN KAB. PEMALANG A. Sejarah Berdirinya SDN 03 Karangasem Kec. Petarukan Kab. Pemalang Sekolah Dasar Negeri 03 berada di jalan Raya Inpres Karangasem
Ditulis oleh Administrator Selasa, 10 September :56 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 10 September :15
Rasullullah pernah bersabda bahwa ada 3 hal yang menunjuk pada pintu kebaikan, yaitu puasa, sedekah yang bisa menghapus dosa dan mengerjakan sholat tahajjud di tengah malam. Sholat tahajjud merupakan salah
Khutbah Jum'at. Memaafkan Sesama Sebelum Ramadhan Tiba. Bersama Dakwah 1
Bersama Dakwah 1 KHUTBAH PERTAMA.. * Hari ini kita hampir berada di pertengahan bulan Sya'ban. Sebentar lagi kita akan bertemu dengan bulan Ramadhan yang mulia. Ini merupakan bagian dari nikmat Allah yang
DIANTARA AMALAN UNTUK MEMAKMURKAN RAMADHAN
DIANTARA AMALAN UNTUK MEMAKMURKAN RAMADHAN 1. Membaca Al Qur an Bulan Ramadhan itulah bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur an yang menjadi petunjuk bagi manusia, dan menjadi keterangan-keterangan dari
BAB I PENDAHULUAN. perlahan-lahan sesuai harakat, makhraj, dan tajwidnya. 1
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Alquran adalah wahyu Allah yang ditilawatkan dengan lisan secara mutawatir. Membacanya akan bernilai ibadah jika dilakukan secara tertib dan perlahan-lahan sesuai
KISI KISI SOAL UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016
NO. KISI KISI SOAL UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016 STANDAR KOMPETENSI 1. Meningkatkan keimanan kepada Allah SWT
Engkau Bersama Orang Yang Kau Cintai
Engkau Bersama Orang Yang Kau Cintai Khutbah Pertama:??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????:
Alif Lam Qamariyah dan Alif Lam Syamsiyah
Peta Konsep1 Alif Lam Qamariyah dan Alif Lam Syamsiyah Hukum bacaan alif lam qamariyah dan alif lam syamsiyah Pengertian: Alif lam qamariyah adalah alif lam sukun yang bertemu dengan salah satu huruf qamariyah
; ) ا ( alif Disebut mad thabi i (mad asli) apabila terdapat harakat fathah diikuti
BAB 10 HUKUM BACAAN MAD DAN WAQAF Standar Kompetensi 10. Menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf Kompetensi Dasar 10.1. Menjelaskan hukum bacaan mad dan waqaf 10.2. Menunjukkan contoh hukum bacaan mad dan
Bukti Cinta Kepada Nabi
Bukti Cinta Kepada Nabi Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan agama merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan agama merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia tidak terkecuali Anak Usia Dini. Oleh karena itu menjadi kewajiban orangtua
Yuk Belajar... Huruf Hijaiyah
Yuk Belajar... Huruf Hijaiyah Fathah Bibir & mulut dibuka Fathah Tanwin Cara Membaca Memiliki Hubungan Dengan hukum Ikhfa, Idzhar, Iqlab, Idgham Samar-samar Jelas Menjadi م Dimasukkan Kashroh Bibir & mulut
DAFTAR ISI SAMPUL DALAM... SURAT PERNYATAAN KEASLIAN... PERSETUJUAN PEMBIMBNG... PENGESAHAN... PERSEMBAHAN... KATA PENGANTAR...
DAFTAR ISI SAMPUL DALAM... SURAT PERNYATAAN KEASLIAN... PERSETUJUAN PEMBIMBNG... PENGESAHAN... MOTO... PERSEMBAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR TRANSLITERASI... DAFTAR ISI... DAFTAR TRANSLITERASI...
Bacaan Khusus Riwayat Hafs Menurut Tariq al-shatibiyyah
Topik 10 Bacaan Khusus Riwayat Hafs Menurut Tariq al-shatibiyyah HASIL PEMBELAJARAN Pada akhir topik ini, anda seharusnya dapat; 1. Menjelaskan maksud riwayat Hafs daripada Imam 'Asim menurut Tariq al-shatibiyyah;
Keistimewaan Membaca Al-Qur an
Keistimewaan Membaca Al-Qur an Oleh : Drs.H. Hasan Mansur Nasution, MA Pendahuluan Diketahui secara mudah bahwa setiap agama memiliki kitab suci yang merupakan pedoman dalam menjalani kehidupan saat ini
Sokibul Maarif. Mengenal Huruf Hijaiyah, Sifat, dan Makhrajnya
Sokibul Maarif Mengenal Huruf Hijaiyah, Sifat, dan Makhrajnya Mengenal Huruf Hijaiyah, Sifat, dan Makhrajnya Penyusun: Sokibul Maarif Editor: Siti Nurhayati Desain Sampul: Sucipto Perwajahan: Sutarto Lay
KEMENTERIAN PELAJARAN MALAYSIA
KEMENTERIAN PELAJARAN MALAYSIA DOKUMEN STANDARD PRESTASI PENDIDIKAN ISLAM TAHUN 1 1 MATLAMAT KURIKULUM Matlamat Pendidikan Islam sekolah rendah adalah untuk menghasilkan insan yang berilmu, beriman, beramal
MAKAN MINUM BERDIRI DALAM STANDING PARTY PERSPEKTIF ULAMA DAN AHLI MEDIS KOTA BANJARMASIN (STUDI LIVING HADIS)
MAKAN MINUM BERDIRI DALAM STANDING PARTY PERSPEKTIF ULAMA DAN AHLI MEDIS KOTA BANJARMASIN (STUDI LIVING HADIS) SKRIPSI Diajukan Kepada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin Untuk Memenuhi
Penulis : Muhammad Ma mun Salman JILID 3
Penulis : Muhammad Ma mun Salman JILID 3 PENGANTAR بسم اهلل الرمحن الرحيم Alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah swt, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah atas Nabi dan Rasul
Ternyata Hari Jum at itu Istimewa
Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Institut Pertanian Bogor Ternyata Hari Jum at itu Ternyata Hari Jum at itu Istimewa Penyusun: Ummu Aufa Muraja ah: Ustadz Abu Salman Saudariku, kabar gembira untuk kita
Keutamaan Bulan Dzul Hijjah
Keutamaan Bulan Dzul Hijjah Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
DAFTAR TERJEMAH. Alquran No Halaman Bab Terjemah 1
DAFTAR TERJEMAH Alquran No Halaman Bab Terjemah 1 2 1 Katakanlah: "Hai manusia Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, Yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan
SKRIPSI. Oleh : SEPTIAN LUCKY SURYO PRAYOGO
APLIKASI PEMBELAJARAN ILMU TAJWID MENGGUNAKAN METODE HIDAYATUS SHIBYAN GUNA MEMBANTU MEMPERMUDAH DALAM MEMBACA AL-QUR AN BERBASIS ANDROID MOBILE 2.2 FROYO SKRIPSI Oleh : SEPTIAN LUCKY SURYO PRAYOGO 0734010189
PEDOMAN TRANSLITERASI
PEDOMAN TRANSLITERASI Pedoman Transliterasi Arab Latin yang merupakan hasil keputusan bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Nomor: 158 Tahun 1987 dan Nomor: 0543b/U/1987.
PEMBAHASAN. Makalah Ulumul Qur an : Rasm Al-Qur an hal [1]
PEMBAHASAN 1. Pengertian dan Sejarah Rasm Al-Qur an A. Pegertian Rasm Al-Qur an atau adalah ilmu yang mempelajari tentang penulisan Mushaf Al-Qur an yang dilakukan dengan cara khusus, baik dalam penulisan
Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat
Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat فضل حكبكري ىل لصلا [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-syaqawi Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2010-1431 1
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MAN KARANGANYAR. (Studi Deskriptif Kualitatif PadaKelas X Tahun Pelajaran 2012/ 2013)
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MAN KARANGANYAR (Studi Deskriptif Kualitatif PadaKelas X Tahun Pelajaran 2012/ 2013) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Syarat Guna Memperoleh GelarSarjana Pendidikan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Al Quran adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril dalam bahasa Arab. Bahasa Arab memiliki 29 huruf (Saryono, 2014)
Bab 4 باب الصدق. Kebenaran
Bab 4 باب الصدق. Kebenaran h g f e d c b m X W l j i التوبة: 119 Allah SWT berfirman: (Hai sekalian orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah engkau semua bersama-sama dengan orang-orang
Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang bukan urusan kami (tidak ada contohnya) maka (amalan tersebut) tertolak (Riwayat Muslim)
BILA CINTA BERTEPUK SEBELAH TANGAN Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad J ), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha
barokah kepemimpinan aturan
Ayat-ayat Al-Qur an tentang etos kerja terdapat pada Surah al-mujādilah [58] ayat 11 Surah al-jumu ah [62] ayat 9 10 yang akan dipelajari Kosakata Penerapan ilmu tajwid Kandungan Surah al-mujādilah [58]
TAFSIR AL QUR AN UL KARIM
TAFSIR AL QUR AN UL KARIM aku berlindung kepada Allah dari godaan Setan yang terkutuk. Tafsir : I. Makna Kalimat Ta awdudz Imam Ibnu Katsir rohimahulloh berkata dalam tafsinya : Al Istiadzah adalah berlindung
BAB II PROBLEMATIKA BACA TULIS AL-QUR AN. berarti sesuatu yang dibaca. Jadi, arti Al-Qur an scara lughawi adalah
BAB II PROBLEMATIKA BACA TULIS AL-QUR AN A. Pengertian Al-Qur an Al-Qur an secara etimologi diambil dari kata: ق ر ء ي ق ر ء ق ر اء ة ق ر ا ا yang berarti sesuatu yang dibaca. Jadi, arti Al-Qur an scara
MAKALAH. Hamzah di Tengah Kalimat
MAKALAH Hamzah di Tengah Kalimat Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I. Disusun Oleh : Muhammad Yanis Abdillah 111-13-012 Tolhah Husen 111-13-124
PENGERTIAN dan HUKUM ILMU TAJWID (Bagian-2)
No.20/Th.3/Jumadil Akhir 1430H/ Mei 2009 Jum at III PENGERTIAN dan HUKUM ILMU TAJWID (Bagian-2) Pengertian Tajwid menurut bahasa (ethimologi) adalah: memperindah sesuatu. Sedangkan menurut istilah, Ilmu
BAB II LANDASAN TEORI. yang berfungsi untuk melihat fenomena secara sistematik, melalui spesifikasi
15 BAB II LANDASAN TEORI Landasan teori adalah seperangkat konstruk (konsep), definisi, dan proposisi yang berfungsi untuk melihat fenomena secara sistematik, melalui spesifikasi hubungan antar variabel,
Berhati-Hati Dalam Menjawab Permasalahan Agama
Berhati-Hati Dalam Menjawab Permasalahan Agama Khutbah Pertama:??????????????????????????????????????????????????????????????????????????: (????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????)??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
APLIKASI PEMBELAJARAN HURUF HIJAIYAH UNTUK ANAK USIA DINI BERBASIS ANDROID
APLIKASI PEMBELAJARAN HURUF HIJAIYAH UNTUK ANAK USIA DINI BERBASIS ANDROID SAVIRA JULIANTIKA 41813110254 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCUBUANA JAKARTA 2017 Aplikasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Model Pembelajaran Mind mapping 1. Pengertian Model Pembelajaran Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistemmatika dalam mengorganisasikan
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BENTUK SOAL : PILIHAN GANDA KELAS : VIII JUMLAH SOAL : 50 SOAL SEMESTER : 2 WAKTU : 90 MENIT
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA KISI-KISI ULANGAN KENAIKAN KELAS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2012/2013 MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN
KISI-KISI SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAHUN PELAJARAN
KISI-KISI SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAHUN PELAJARAN 2010/2011 17 September 2010. Standar Kompetensi Lulusan Kemampuan Yang Diuji
Baca Tulis Qur an (BTQ) Kelas 1
Baca Tulis Qur an (BTQ) Kelas 1 Penulis : Tim Penulis (SD UNGGULAN USWATUH HASANAH) 1. Agus Salim, S.Pd.I 2. Fayumi, M.Pd 3. Neng Tati, S.Pd.I 4. Syarifudin, S.Hum Editor Design & Layout : Syarifudin,
UST.HJ.MOHD SALEH BIN RAMLI PENSYARAH MAAHAD TAHFIZ NEGERI PAHANG BAHAGIAN 2
UST.HJ.MOHD SALEH BIN RAMLI PENSYARAH MAAHAD TAHFIZ NEGERI PAHANG BAHAGIAN 2 UST.HJ.MOHD SALEH BIN RAMLI PENSYARAH MAAHAD TAHFIZ NEGERI PAHANG ASLI Terjadi disebabkan huruf mad MAD FAR IE Terjadi disebabkan
DAFTAR ISI. Halaman SAMPUL DALAM... PERSETUJUAN PEMBIMBING... PENGESAHAN TIM PENGUJI SKRIPSI... MOTTO... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... PERSEMBAHAN...
DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM... PERSETUJUAN PEMBIMBING... PENGESAHAN TIM PENGUJI SKRIPSI... MOTTO... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... PERSEMBAHAN... DAFTAR ISI... DAFTAR TRANSLITERASI... SURAT PERNYATAAN
SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam Program Studi Ekonomi Islam
PENGARUH TINGKAT RISIKO PEMBIAYAAN MUSYARAKAH TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS BMT BERINGHARJO (PERIODE 2010-2014) The Influence to the Level of Musharaka Financing Risk towards BMT Beringharjo Level of
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BENTUK SOAL : PILIHAN GANDA KELAS : VII JUMLAH SOAL : 50 SOAL SEMESTER : 2 WAKTU : 90 MENIT
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA KISI-KISI ULANGAN KENAIKAN KELAS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2012/2013 MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN
Mansyur Usman
Assalamualaikum Wr.Wb. Al-Quran adalah Kalamullah (firman Allah -Subhanahu Wa Ta'ala-), merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad - Shallallahu Alaihi Wa Sallam- dengan perantara Malaikat
Mensyukuri Nikmat Al Quran
Mensyukuri Nikmat Al Quran Mensykuri Nikmat Al Quran?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????:
BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM I
BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM I Konsep Kitab 1. Pengertian Kitab Secara bahasa, kitab adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang ditulisi di dalamnya. Sedangkan
Merasakan Manisnya Keimanan
Merasakan Manisnya Keimanan Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
BAB I PENDAHULUAN. Dan bacalah Al-Qur an dengan tartil (baik tajwid dan makhrojnya). (QS.Al-Muzammil 73 : 4)
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Al-Qur an merupakan pedoman, petunjuk bagi umat Islam baik dalam kehidupan di dunia lebih-lebih dalam kehidupan akhirat nanti. Maka setiap mukmin yang mempercayai
Kisi-Kisi Soal UKK PAI Kelas VII Tahun 2015
Kisi-Kisi Soal UKK PAI Kelas VII Tahun 2015 Kisi-Kisi Soal UKK Ulangan Kenaikan Kelas Mapel PAI (Pendidikan Agama Islam) Kelas VII Tahun 2015 No. Kompetensi 1 9.1Menjelaskan hukum dan mim mati. 9.2Membedakan
