SISTEM KEAMANAN RUANG SERVER TERKONEKSI DATABASE BERBASIS RFID
|
|
|
- Yulia Lesmana
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 SISTEM KEAMANAN RUANG SERVER TERKONEKSI DATABASE BERBASIS RFID Bambang Sumantri Herman Saddam Husein Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang Abstrak Radio Frequency Indentifacation atau yang lebih dikenal sebagai RFID merupakan suatu metoda indetifikasi objek yang menggunakan gelombang radio. Proses indentifikasi dilakukan oleh RFID reader dab RFID transponder (RFID tag). RFID tag dilekatkan pada suatu benda atau suatu objek yang akan diindentifikasi. Tiap-tiap RFID tag memiliki data angka indentifikasi (ID Number) yang unik, sehingga tidak ada RFID tag yang memiliki ID Number yang sama. RFID reader membaca id number yang terdapat pada RFID tag yang sehingga benda atau objek tersebut dapat indentifikasi. Aplikasi Radio Frequency Indentifacation (RFID) banyak dikembangkan dewasa ini. Salah satu Aplikasi RFID yang dikembangkan disini adalah sebagai system keamanan ruang server terkoneksi database. RFID Reader digunakan untuk membaca ID yang terdapat pada kartu. Reader bekerja pada level tegangan 5V DC data RFID tag didekatkan pada Reader maka reader akan membaca ID yang terdapat pada kartu. Output reader merupakan input pada mikrokontroller ATMega8. Input data dari RFID Reader akan dibaca dan disimpan dalam sebuah database. Output dari mikrokontroller akan dihubungkan pada motor servo yang berguna untuk membuka danmenutup pintu ruang server. Keadaan awal motor adalah normally close dan cutoff, dan bekerja secara flip-flop sesuai dengan input dari mikrokontroller. Kata Kunci : RFID, Ruang Server, Sistem Keamanan, Mikrokontroler PENDAHULUAN Perkembangan teknologi komputer dan pemanfaatan jaringan komputer telah terbukti sangat membantu memudahkan pekerjaan manusia, namun semakin sentralnya kebutuhan akan teknologi ini memiliki dampak tersendiri seperti pentingnya teknologi itu untuk dilindungi dari hal hal yang tidak diinginkan. Dalam hal ini peneliti membahas mengenai perancangan sistem yang dapat membantu dalam melakukan pengamanan terhadap ruangan server, karena seperti kita ketahui, saat ini server memegang peranan penting dalam suatu lingkungan yang memanfaatkan jaringan komputer, seperti sebagai pusat penyimpanan data, sebagai ruang kendali utama jaringan yang memiliki akses kekeseluruhan jaringan komputer yang digunakan. Pada umumnya, ruangan server yang kita temui saat ini memiliki kelemahan kelemahan seperti, tidak adanya perangkat pendukung untuk mendeteksi akses keluar masuk ruangan, tidak adanya dukungan perangkat untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan orang yang didalam ruangan, cara buka tutup dan penguncian pintu ruangan yang masih manual, dan sebagainya. Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti akses ke dalam ruangan oleh orang yang tidak berkepentingan, tindakan yang tidak bertanggung jawab dan dapat mengganggu kelangsungan kegiatan dalam ruangan, dan hal hal lain seperti pengrusakan fisik terhadap komputer, pencurian dan penggunaan kendali server tanpa izin oleh oknum yang tidak bertanggung jawab seperti kasus yang dimuat surat kabar harian online tribunnews yogya pada tanggal 31 Juli 2012 dan surat kabar harian online metronews pada tanggal 17 Mei
2 Salah satu perkembangan teknologi saat ini adalah teknologi RFID (Radio-frequency identification). RFID adalah istilah umum untuk teknologi yang menggunakan gelombang radio untuk secara otomatis mengidentifikasi orang atau benda dan mungkin informasi lainnya, pada microchip yang terpasang pada antena (chip dan antena bersama-sama disebut transponder RFID atau tag RFID). Dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat merancang suatu sistem keamanan ruangan yang didukung dengan penggunaan komputer dan jaringan komputer sehingga sistem keamanan menjadi lebih canggih dan memberikan kemudahan serta keamanan yang kita butuhkan. Sistem keamanan ruangan yang akan dibangun akan dilengkapi perangkat RFID untuk meningkatkan keamanan dalam ruangan. Sistem juga akan dilengkapi dengan penggunaan database untuk memantau akses terhadap ruangan server. LANDASAN TEORI Sistem Menurut Kristanto (2010:10), sistem merupakan kumpulan elemen elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk memproses masukan (input) yang ditujukan kepada sistem tersebut dan mengolah masukan tersebut sampai menghasilkan keluaran (output) yang diinginkan. Keamanan Keamanan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan aman, ketentraman. Keamanan merupakan salah satu kebutuhan sehari-hari setiap manusia, rasa aman merupakan salah satu kunci penting untuk mendapatkan rasa kenyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Server Menurut Newman (2001:7), Server adalah pemilik informasi yang menyediakan dirinya untuk memberi service atau layanan, sedangkan client adalah peminta layanan tersebut. Mikrokontroler Menurut Winoto (2008:3), Mikrokontroler adalah sebuah sistem microprocessor dimana didalamnya sudah terdapat CPU, ROM, RAM, I/0, clock dan peralatan internal lainnya yang sudah terhubung dan terorganisasi dengan baik oleh pabrik pembuatannya dan dikemas dalam satu chip yang siap pakai, sehingga kita tinggal memprogram isi ROM sesuai dengan aturan penggunaan oleh pabrik pembuatannya. LCD Menurut Iswanto (2011 : 251), kemampuan LCD tidak hanya menampilkan angka, tetapi juga huruf, kata, dan semua sarana simbol dengan lebih bagus dan serbaguna daripada penampil-penampil yang menggunakan seven segment LED (light emiting diode) pada umumnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Didalam pembahasan tentang sistem keamanan ruangan server berbasis RFID ini penulis mencoba mengidentifikasi masalah yang di temukan didalam latar belakang yang telah penulis sampaikan diantaranya, pentingnya keamanan ruang server karena sebagai pusat 2
3 penyimpanan data, sebagai ruang kendali utama jaringan yang memiliki akses kekeseluruhan jaringan komputer yang digunakan. Oleh karena itu perlunya sebuah sistem keamanan dan alat yang dapat bekerja secara maksimal untuk meningkatkan tingkat keamanan suatu ruangan. Solusi Dengan adanya permasalahan diatas maka penulis membuat sebuah sistem untuk meningkatkan tingkat keamanan ruangan server terkoneksi database berbasis RFID sebagai solusi alternatif. Perancangan hardware dan software Pada bagian ini penulis akan menjelaskan tahapan perancangan beserta dengan pembahasan pembuatan sistem kemanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database, sebagaimana telah penulis sampaikan pada bagian analisa kebutuhan, bahwa agar alat ini dapat diselesaikan sesuai dengan harapan, maka harus dipenuhi kebutuhan tersebut. Pada implementasi ini pula penulis mencoba secara ringkas menjelaskan kegunaan dari kebutuhan tersebut. Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat alat ini adalah menyiapkan papan PCB yang digunakan untuk memasang rangkaian yang nantinya akan digunakan memasang peralatan lainya serta sebagai jalur aliran listrik. Setelah rangakaian pada papan PCB telah selesai dibuat maka tahap selanjutnya adalah memasang peralatan lainya sesuai dengan tempat yang telah disediakan pada papan PCB diantaranya yaitu mikrokontroler, LCD dan keypad. Tahap selanjutnya adalah pembuatan program yang digunakan sebagai perintah untuk menjalankan apa yang telah disusun pada bagian hardware. Penyusunan baris perintah program ini dibuat dengan menggunakan Bascom AVR yang berbasis bahaca basic. Setelah program selesai dibuat, maka program ini harus dimasukkan kedalam chip mikrokontroler yang bertugas sebagai otak dari alat/sistem ini. Pentransferan baris perintah program ini dilakukan dengan menggunakan program progisp dengan bantuan kabel downloader. Setelah semua diselesaikan maka dilakukan pengujian untuk memastikan bahwa alat/sistem ini telah sesuai dengan yang diharapkan. Kemudian semua rangkaian ini disatukan dan diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan sistem keamanan yang telah pernah ada. Program AVR akan ditanamkan pada mikrokontroler Atmega8 yang digunakan, sehingga sistem mekanik penggerak pintu dapat berjalan dan data dari tag RFID bisa masuk ke database. Dalam perancangan sistem ini meliputi perancangan mekanik (hardware) dan program (software) masing-masing blok dari keseluruhan sistem. Perancangan Hardware Device yang digunakan sebagai pengendali utama pada alat adalah IC Mikrokontroler ATMEGA8 keluaran Atmel Corp. yang diprogram dengan menggunakan bahasa pemrograman BASCOM AVR. Bahasa program yang digunakan adalah bahasa BASIC. Berikut jenis IC yang digunakan. 3
4 Gambar 1. Mikrokontroler Tegangan yang digunakan pada IC ATMEGA8 adalah sebesar +5VDC yang dihasilkan oleh rangkaian penyedia tegangan (catudaya) dengan penstabil tegangan IC LM7805 dengan keluaran tegangan +5VDC. Tegangan ini juga dibutuhkan oleh divais penampil LCD dengan ukuran karakter 16x2. Tegangan ini juga disuplai ke RFID Reader sebagai catudaya utama. Berikut rangkaian penyedia daya dengan penstabil +5VDC: Gambar 2. Rangkaian penyedia daya +5VDC RFID Reader yang digunakan untuk membaca Tag Kartu RFID adalah jenis ID-12. Berikut skematik RFID ID-12: Gambar 3. Rangkaian tag RFID Keluaran data pada device ini melalui serial UART. Bentuk keluaran data berupa kode ASCII sejumlah 16 Byte dengan diawali kode ASCII 02H yaitu STX(Start of Text) diikuti 10 Byte data isi ID kartu yang sebenarnya, Checksum 2 Byte dan diikuti CR LF dan diakhiri kode 03H (ETX(End of Text). Sederetan kode ini kemudian dibaca melalui Serial to USB Converter oleh komputer. 4
5 Gambar 4. Gambar Alat Input kode kunci Gambar 5. Pintu tampak luar Gambar 6. Alat tampak dalam Perancangan Perangkat Lunak Sebelum bisa dijalankan mikrokontroler memerlukan program yang menentukan mikrokontroler bekerja, pada dasarnya bahasa pemrograman yang dikenal digunakan pada mikrokontroler adalah bahasa assembly, namun karena keterbatasan dalam pengembangan maka sekarang banyak bahasa pemrograman mikrokontroler yang berbasis pada bahasa tingkat tinggi seperti BASIC. Hal ini bertujuan untuk mempermudah programmmer mikrokontroler dalam mengembangkan programnya. Pada tugas akhir ini program yang digunakan adalah BascomAVR yang ditujukan untuk mikrokontroler keluarga AVR yang berbasis bahasa basic. Sebelum memulai komunikasi dengan antarmuka (interface) akan didahului dengan menyertakan jenis IC yang digunakan pada perangkat yang akan diprogram seperti pada gambar berikut: 5
6 Gambar 7. Tampilan program mikrokontroler Maksud dari program diatas adalah menyertakan jenis mikrokontroler yang akan digunakan. Dalam hal ini menggunakan IC ATMEGA8 dan menyertakan file ATMEGA8 pada program dengan sintaks: $regfile = "m8def.dat" $crystal = dilanjutkan dengan besar clock yang akan dibangun yaitu sebesar 8MHz. Program pembacaan data RFID ke komputer menggunakan aplikasi VB.Net. Berikut tampilan utama program pembacaan data RFID pada VB.NET: Gambar 6. Tampilan program pembaca data RFID Proses komunikasi perangkat RFID dalam pembacaan data heksa ke komputer menggunakan VB.Net adalah dengan memberikan pengaturan pada komunikasi antarmuka serial ke usb melalui COMPort seperti pada gambar berikut: Gambar 7. Setting port 6
7 Menguji Prototype Hal yang perlu dilakukan setelah merancang mekanik dan pemrograman pada sistem keamanan adalah melakukan pengujian prototype secara umum terhadap proses untuk eksekusi program dan sistem mekanik yang telah selesai dibuat untuk memeriksa apakah terdapat kesalahan atau tidak, pada tahapan ini dilakukan pengujian dari setiap hardware maupun software. Pada pengujian sistem keamanan berbasis RFID ditemukan kegagalan dalam menampilkan karater pada LCD. Penulis pun melakukan pengecekan program dari sumber-sumber pemrograman yang di dapat penulis, setelah melakuakn pengecekan program, program pun tidak memiliki masalah, untuk mekaniknya penulis melakukan pengecekan fisik alat, dan mendapatkan kecurigaan dalam penggabungan antara PCB bawah dan atas. Dan penulis mendapati bahwa saat PCB atas dan bawah digabungkan, sirkuit pada PCB atas bersentuhan dengan regulator PCB bawah. Memperbaiki Prototype Dalam perancangan sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database penulis melakukan pengecekan dan pemeliharaan dari perangkat yang di buat untuk menguji kinerja sistem keamanan baik hardware maupun software. Pada tahap ini memperbaiki dari pengujian yang dijelaskan pada subbab sebelumnya. Dan memperbaiki perangkat sehingga mendapatkan hasil akhir seperti yang diharapkan penulis untuk menciptakan sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database sesuai dengan yang di rencanakan sejak awal yakni dengan melapisi regulator pada PCB bawah agar tidak bersentuhan dengan sirkuit PCB atas. Analisa Hasil Perancangan Dari hasil perancangan sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database penulis menganalisis secara garis besar bahwa di setiap perancangan mekanik dan program sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database sampai dengan terbentuk keseluruhan rangkaian sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database banyak tingkat kesulitan yang ditemukan baik pada saat perancangan mekanik ataupun perancangan program pada sistem. Pada saat perancangan mekanik sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database penulis mendapatkan kesulitan dalam menyatukan perangkat-perangkat mekanik pada sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database dan hal tersebut bisa diatasi namum penulis harus membongkar kembali rangkaian sistem mekanik dan menghubungkan perangkat yang baru agar dapat saling terhubung dan mendukung untuk membantu dalam perintah buka tutup pintu. Pembahasan Sebelum dilakukan pengujian dari hasil rangkaian sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database perlu dilakuan pengujian software controller yang di install di laptop yaitu sebuah aplikasi yang berekstensi file exe berfungsi sebagai controller yang berhubungan dengan database sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan software yang telah di bangun. Pengujian dilakukan dengan cara mendekatkan tag RFID dengan RFID reader dengan jarak berbeda dan memasukkan kode kunci sebanyak 10 kali. Berikut tabel pengujian software: 7
8 Pengujian ke- Tabel 1. Pengujian Pembacaan Tag RFID ke RFID Reader (Transponder) dengan ID Kartu Tunggal Dalam Jarak yang Berbeda Nomor ID Tag Jarak Pembacaan Kartu Acak (dalam cm) Waktu Pembacaan ke Database MySQL Kondisi Akses Data 1 4B < 1 ms OK 2 4B < 1 ms OK 3 4B < 1 ms OK 4 4B < 1 ms OK 5 4B < 1 ms OK 6 4B < 1 ms OK 7 4B < 1 ms OK 8 4B < 1 ms OK 9 4B < 1 ms OK 10 4B < 1 ms OK Pengujian tag RFID dan RFID reader Uji coba dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dalam membaca data dalam tag RFID pada sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database yaitu dilakukan dengan cara mendekatkan tag RFID dengan RFID reader dengan jarak toleransi 5 cm. Berikut tabel pengujain RFID: Tabel 2. Pengujian Pembacaan Tag RFID dengan ID Kartu yang Berbeda dalam Jarak Konstan 5cm No. Nomor ID Tag Jarak Pembacaan Keterangan Kartu (dalam cm) Pembacaan Data 1 4B Terbaca 2 4B00783FF6F 5 Terbaca 3 4B Terbaca 4 4B E 5 Terbaca 5 4B00784E087 5 Terbaca Pengujian Mikrokontroller pada sistem mekanik Uji coba dilakukan untuk mengetahui kondisi pada sistem mekanik (buka tutup) pintu. Pengujian dilakukan dengan cara mendekatkan tag RFID dengan RFID reader Tabel 3. Pengujian Akses Pin Mikrokontroler Terhadap Motor DC Penggerak Mekanik Pintu Geser Status Logika Output ATMEGA8 Pin ATMEGA8 Kondisi Motor DC Kondisi Mekanik Pintu Geser PORTD.3 PORTD CW (Clockwise) Buka 0 1 CCW (Counter Clockwise) Tutup 0 0 Stop Berhenti 8
9 Hasil Pengujian Database Dibagian ini penulis akan menampilkan hasil dari uji registrasi Id pada tag RFID dan log history user akses yang didapat dengan melakukan pendeteksian tag RFID. Berikut hasil dari pengujian: Gambar 8. Tampilan tabel registrasi ID Gambar 9. Tampilan tabel Log History Dari gambar 8 dan gambar 9 menunukkan bahwa data yang terdapat pada tag RFID berhasil dikonversikan kedalam sebuah tabel yang berfungsi sebagai tabel list ID yang sudah terdaftar dan sebagai tabel log akses. PENUTUP Setelah melewati perencanaan, perancangan sistem dan pengujian serta analisisnya, maka dapat ditarik kesimpulan tentang sistem kerja dari sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database yaitu, memanfaatkan tag RFID sebagai penyimpan data user yang memiliki hak akses terhadap ruang server dan dilengkapai dengan fasilitas autentifikasi password sehingga ruang server steril dari akses orang yang tidak berkepentingan. Dalam perancangan sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database mengalami kendala pada sistem mekanik pintu dalam pengujian. Rangkaian sistem keamanan ruang server berbasis RFID terkoneksi database diaktifkan dengan sebuah catu daya dengan penstabil tegangan IC LM7805 dengan keluaran tegangan +5VDC, Tegangan ini juga dibutuhkan oleh divais penampil LCD dengan ukuran karakter 16x2. Tegangan ini juga disuplai ke RFID Reader sebagai catudaya utama. 9
10 DAFTAR PUSTAKA keamanan, diakses pada Rabu 15 desember 2013 Iswanto. H2004A LCD Modul Manual Character 20x4. 27 Mei 2011 Kristanto, Andri Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Kawan Pustaka Newman, Frans Pemrograman Client/Server dengan ASP. Jakarta: PT Elek Media Komputindo Winoto, Ardi. Mikrokontroller AVR ATMega8/32/8535 dan Pemrogramannya dengan Bahasa C pada WinAVR. Informatika, Bandung
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA. komponen-komponen sistem yang telah dirancang baik pada sistem (input)
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas hasil penujian dari hasil sistem yang telah dirancang. Dimana pengujian dilakukan dengan melakukan pengukuran terhadap komponen-komponen sistem yang
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Perancangan Perangkat Keras Perancangan perangkat keras pada sistem keamanan ini berupa perancangan modul RFID, modul LCD, modul motor. 3.1.1 Blok Diagram Sistem Blok diagram
KUNCI OTOMATIS KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA BERBASIS MIKROKONTROLER MENGGUNAKAN RFID
KUNCI OTOMATIS KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA BERBASIS MIKROKONTROLER MENGGUNAKAN RFID Aprianto Ramadhona Yuliansyah Andika Putra Fredi Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang Abstrak Telah
SISTEM ABSENSI DAN PEMINJAMAN BUKU MANDIRI PADA PERPUSTAKAAN BERBASIS RFID
SISTEM ABSENSI DAN PEMINJAMAN BUKU MANDIRI PADA PERPUSTAKAAN BERBASIS RFID Diki Irwansah Ryan Azhari Mahendra Jurusan Teknik Informatika STMIK PALCOMTECH PALEMBANG Abstrak Radio Frequency Identification
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA Pada bab ini dilakukan pengujian alat dari seluruh rangkaian yang telah dibuat. Proses pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari alat yang telah dibuat dan
PERANCANGAN SISTEM PEMBAYARAN BIAYA PARKIR SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION)
PERANCANGAN SISTEM PEMBAYARAN BIAYA PARKIR SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) Charles P M Siahaan (1), Fakhruddin Rizal B (2) Konsentrasi Teknik Komputer, Departemen Teknik
TUGAS AKHIR EDHRIWANSYAH NST
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN KENDALI MOTOR SEBAGAI PENGGERAK PINTU OTOMATIS MASUKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATIONS) BERBASIS MIKROKONTROLER AT90S2313 (HARDWARE) TUGAS AKHIR Diajukan untuk melengkapi
3.2. Tempat Penelitian Penelitian dan pengujian alat dilakukan di lokasi permainan game PT. EMI (Elektronik Megaindo) Plaza Medan Fair.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Dalam penulisan tugas akhir ini metode yang digunakan dalam penelitian adalah : 1. Metode Perancangan Metode yang digunakan untuk membuat rancangan
BAB 3 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM
BAB 3 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM 3.1. Spesifikasi Sistem Sebelum merancang blok diagram dan rangkaian terlebih dahulu membuat spesifikasi awal rangkaian untuk mempermudah proses pembacaan, spesifikasi
METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 sampai dengan bulan Juli
36 III. METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 sampai dengan bulan Juli 2015. Perancangan, pembuatan dan pengambilan data dilaksanakan di
BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM. ketiga juri diarea pertandingan menekan keypad pada alat pencatat score, setelah
BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Diagram Blok Sistem Blok diagram dibawah ini menjelaskan bahwa ketika juri dari salah satu bahkan ketiga juri diarea pertandingan menekan keypad pada alat pencatat
PROTOTYPE SISTEM KEAMANAN PINTU MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) DENGAN KATA SANDI BERBASIS MIKROKONTROLER
PROTOTYPE SISTEM KEAMANAN PINTU MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) DENGAN KATA SANDI BERBASIS MIKROKONTROLER [1] Figa Undala, [2] Dedi Triyanto, [3] Yulrio Brianorman [1][2][3] Jurusan Sistem
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT Setelah proses perancangan selesai, maka dalam bab ini akan diungkapkan dan diuraikan mengenai persiapan komponen, peralatan yang dipergunakan, serta langkah-langkah praktek.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Permasalahan Dalam Perancangan Alat Pengaduk Adonan Kue ini, terdapat beberapa masalah yang harus dipecahkan. Permasalahan-permasalahan tersebut antara
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
83 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 4.1. Tujuan Pengujian Pengujian yang akan dilakukan untuk mengetahui apakah sistem sudah berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. Pengujian dilakukan pada beberapa
BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT
BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT Dalam bab ini akan dibahas pembuatan dan perancangan seluruh sistem perangkat dari Sistem Miniatur Palang Pintu Otomatis Kerata Api Dengan Identifikasi RFID.
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Uraian Umum Dalam perancangan alat akses pintu keluar masuk menggunakan pin berbasis mikrokontroler AT89S52 ini, penulis mempunyai pemikiran untuk membantu mengatasi
Sistem Absensi Kepegawaian Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) dengan Multi Reader. Yeni Agustina
Sistem Absensi Kepegawaian Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) dengan Multi Reader Yeni Agustina 10101804 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah RFID (Radio Frequency Identification) adalah
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Permasalahan Dalam perancangan alat pendeteksi pelanggaran garis putih pada Traffict Light ini, terdapat beberapa masalah yang harus dipecahkan. Permasalahanpermasalahan
BAB III MIKROKONTROLER
BAB III MIKROKONTROLER Mikrokontroler merupakan sebuah sistem yang seluruh atau sebagian besar elemennya dikemas dalam satu chip IC, sehingga sering disebut single chip microcomputer. Mikrokontroler merupakan
BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM. secara otomatis. Sistem ini dibuat untuk mempermudah user dalam memilih
BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Model Penelitian Pada perancangan tugas akhir ini menggunakan metode pemilihan locker secara otomatis. Sistem ini dibuat untuk mempermudah user dalam
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Masalah Dalam perancangan sistem otomatisasi pemakaian listrik pada ruang belajar berbasis mikrokontroler terdapat beberapa masalah yang harus
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALA Perancangan merupakan suatu proses yang penting dalam pembuatan alat. Untuk mendapatkan hasil yang optimal diperlukan suatu proses perancangan dan perencanaan yang baik serta tepat
BAB 1 PENDAHULUAN. contohnya adalah sliding card, di mana sistem pengaman ini harus menggesekkan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini sering dijumpai masalah mengenai keamanan, seperti sistem keamanan yang memerlukan biaya yang sangat mahal ataupun sistem keamanan yang tidak efisien, contohnya
Rancang Bangun Sistem Identifikasi Data Pasien pada Rekam Medis Elektronik Menggunakan Teknologi RFID
Jurnal Fisika Unand Vol. 5, No. 1, Januari 2016 ISSN 2302-8491 Rancang Bangun Sistem Identifikasi Data Pasien pada Rekam Medis Elektronik Menggunakan Teknologi RFID Alkhairunas Riyuska*,Wildian Jurusan
SISTEM TILANG OTOMATIS PADA SIMULASI TRAFFIC LIGHT BERBASIS MIKROKONTROLER
SISTEM TILANG OTOMATIS PADA SIMULASI TRAFFIC LIGHT BERBASIS MIKROKONTROLER Evan Kusuma Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang Abstrak Pelanggaran lalu lintas sering sekali terjadi seiring
BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT
BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Pendahuluan Dalam bab ini akan dibahas pembuatan seluruh sistem perangkat dari Sistem Miniatur Pintu Gerbang Kereta Api Dengan Identifikasi RFID, dimana
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Diagram Blok Sistem Secara Umum Perancangan sistem yang dilakukan dengan membuat diagram blok yang menjelaskan alur dari sistem yang dibuat pada perancangan dan pembuatan
BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT
BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT Setelah proses perancangan selesai, maka dalam bab ini akan diungkapkan dan diuraikan mengenai persiapan komponen dan peralatan yang dipergunakan, serta langkah-langkah
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Gambaran Umum Pada bab ini akan dibahas mengenai perencanaan perangkat keras elektronik (hardware) dan pembuatan mekanik robot. Sedangkan untuk pembuatan perangkat
BAB IV HASIL PENGUKURAN DAN PENGUJIAN ALAT SISTEM PENGONTROL BEBAN DAYA LISTRIK
BAB IV HASIL PENGUKURAN DAN PENGUJIAN ALAT SISTEM PENGONTROL BEBAN DAYA LISTRIK 4.1 Pengukuran Alat Pengukuran dilakukan untuk melihat apakah rangkaian dalam sistem yang diukur sesuai dengan spesifikasi
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT. Proses perancangan meliputi tujuan dari sebuah penelitian yang kemudian muncul
19 BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Perancangan Perancangan merupakan tata cara pencapaian target dari tujuan penelitian. Proses perancangan meliputi tujuan dari sebuah penelitian yang kemudian
BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT
BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Pendahuluan Dalam bab ini akan dibahas pembuatan seluruh sistem perangkat dari Sistem Interlock pada Akses Keluar Masuk Pintu Otomatis dengan Identifikasi
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas
III. METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas Lampung, dari bulan Februari 2014 Oktober 2014. 3.2. Alat dan Bahan Alat
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA Pada bab ini, akan dibahas pengujian alat mulai dari pengujian alat permodul sampai pengujian alat secara keseluruhan serta pengujian aplikasi monitoring alat tersebut. Pengujian
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT Dalam bidang teknologi, orientasi produk teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia adalah produk yang berkualitas, hemat energi, menarik, harga murah, bobot ringan,
METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian ini ialah dengan melakukan eksperimen secara
III. METODE PENELITIAN Dalam melakukan penelitian ini ialah dengan melakukan eksperimen secara langsung, dengan melakukan percobaan dan tahap-tahap untuk mendapatkan hasil yang dibutuhkan dalam penelitian
III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Dasar
28 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Dasar dan Laboratorium Pemodelan Jurusan Fisika Universitas Lampung. Penelitian
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1. Rancangan Sistem Secara Keseluruhan Pada dasarnya Pengebor PCB Otomatis ini dapat difungsikan sebagai sebuah mesin pengebor PCB otomatis dengan didasarkan dari koordinat
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei Adapun tempat
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei 2012. Adapun tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Laboratorium Elektronika Dasar
BAB III PERANCANGAN PERANGKAT KERAS DAN LUNAK. Perangkat keras dari alat ini secara umum terdiri dari rangkaian dibagi
68 BAB III PERANCANGAN PERANGKAT KERAS DAN LUNAK 3.1. Gambaran Umum Perangkat keras dari alat ini secara umum terdiri dari rangkaian dibagi perangkat elektronik. Perancangan rangkaian elektronika terdiri
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT Setelah proses perancangan selesai, maka dalam bab ini akan diungkapkan dan diuraikan mengenai persiapan komponen, peralatan yang dipergunakan, serta langkah-langkah praktek.
SISTEM PENCETAK KARTU AKADEMIK MENGGUNAKAN AKSES TEKNOLOGI RFID
5 SISTEM PENCETAK KARTU AKADEMIK MENGGUNAKAN AKSES TEKNOLOGI RFID Apriadi Fauzy, Frendi Firmansyah, Andi Hasad, Putra Wisnu Agung S. Program Studi Teknik Elektronika D3, Fakultas Teknik Universitas Islam
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. a. Alarm main controller (kontrol utama sistem alarm)
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Dalam merancang sistem alarm mobil berbasis mikrokontroler dan android ini, terdapat beberapa masalah utama yang harus dicermati dan dipecahkan. Permasalahan
BAB III METODE PENELITIAN. baik pada perangkat keras maupun pada komputer. Buffer. Latch
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan perangkat keras adalah studi kepustakaan berupa data-data literatur dari masing-masing komponen, informasi dari internet dan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Terpadu
37 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian dan perancangan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas Lampung dan dilaksanakan mulai bulan Maret 2012 sampai
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PENGAMAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN RFID BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PENGAMAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN RFID BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16 Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III Program Studi Teknik
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN ALAT
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN ALAT III.1. Analisa Permasalahan Perancangan Alat Ukur Kadar Alkohol Pada Minuman Tradisional Dalam melakukan pengujian kadar alkohol pada minuman BPOM tidak bisa mengetahui
BAB III PERANCANGAN PERANGKAT KERAS DAN LUNAK
22 BAB III PERANCANGAN PERANGKAT KERAS DAN LUNAK 3.1. Gambaran Umum Pada bab ini akan dibahas mengenai perencanaan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Pembahasan perangkat keras
III. METODE PENELITIAN. Penelitian, perancangan, dan pembuatan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium
III. METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian, perancangan, dan pembuatan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas Lampung (khususnya Laboratorium
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. b. Microprocessor minimal Pentium IV. c. VGA dengan resolusi 1280 x 600 dan mendukung Microsoft Windows
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Pengujian RFID dengan Database Online Pengujian RFID dengan database online dilakukan dengan menguji kinerja dari program kelayakan sebagai user interface. 4.1.1 Tujuan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Dalam bab ini akan dibahas masalah-masalah yang muncul dalam perancangan alat dan aplikasi program, serta pemecahan-pemecahan dari masalah yang
BAB IV PENGUJIAN DAN PENGUKURAN ALAT
BAB IV PENGUJIAN DAN PENGUKURAN ALAT 4.1 Pengujian Alat Dalam bab ini akan dibahas pengujian seluruh perangkat dari Sistem Interlock pada Akses Keluar Masuk Pintu Otomatis dengan Identifikasi RFID dan
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. Untuk mendapatkan tujuan sebuah sistem, dibutuhkan suatu
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisa Kebutuhan Sistem Untuk mendapatkan tujuan sebuah sistem, dibutuhkan suatu kesatuan sistem yang berupa perangkat lunak, perangkat keras, dan manusianya itu sendiri.
Penyertaan fungsi, (3) Definisi Port, Deklarasi variabel dan (4) Fungsi Utama. Berdasarkan
PROTOTIPE PENGENALAN ABJAD JARI UNTUK TUNA RUNGU BERBASIS ATMEGA 32 Oleh: Aan Setiawan NIM : 09507131013 ABSTRAK Tujuan pembuatan prototipe pengenalan abjad jari untuk tuna rungu berbasis ATmega 32 adalah
BAB III ANALISA SISTEM
BAB III ANALISA SISTEM 3.1 Gambaran Sistem Umum Pembuka pintu otomatis merupakan sebuah alat yang berfungsi membuka pintu sebagai penganti pintu konvensional. Perancangan sistem pintu otomatis ini merupakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah telepon seluler, kartu GSM, rangkaian MAX232, rangkaian mikrokontroller, perangkat relay, LDR,
SISTEM KEAMANAN RUANG ARSIP MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) DENGAN SMS GATEWAY DAN VIDEO CALL
SISTEM KEAMANAN RUANG ARSIP MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) DENGAN SMS GATEWAY DAN VIDEO CALL LAPORAN AKHIR Laporan Ini Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Untuk Menyelesaikan Pendidikan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Sistem kunci manual saat ini adalah menggunakan kunci yang dapat digunakan siapa saja. Untuk meningkatkan keamanan dari kunci tersebut, dibutuhkan cara untuk mengidentifikasi siapa saja yang menggunakan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. ANALISIS 3.1.1 Analisis Masalah Berdasarkan permasalahan yang dijelaskan oleh penulis sebelumnya, bahwa dengan perkembangan kemajuan kehidupan manusia di tuntut untuk
PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU GARASI MENGGUNAKAN SMS
E-Jurnal Prodi Teknik Elektronika Edisi Proyek Akhir D3 PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU GARASI MENGGUNAKAN SMS Oleh : Fauzia Hulqiarin Al Chusni (13507134014), Universitas Negeri Yogyakarta [email protected]
BAB V PENGUJIAN DAN ANALISIS. dapat berjalan sesuai perancangan pada bab sebelumnya, selanjutnya akan dilakukan
BAB V PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada bab ini akan diuraikan tentang proses pengujian sistem yang meliputi pengukuran terhadap parameter-parameter dari setiap komponen per blok maupun secara keseluruhan, dan
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA 4.1. Pengujian Sistem Pada bab ini dilakukan pengujian alat dari seluruh rangkaian yang telah dibuat. Proses pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari alat
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Juni 2014 sampai dengan Desember 2014.
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan pada Juni 2014 sampai dengan Desember 2014. Perancangan alat penelitian akan dilaksanakan di Laboratorium Elektronika
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Dalam merancang sistem pengendali sepeda motor berbasis android ini, terdapat beberapa masalah yang harus dicermati dan dipecahkan. Permasalahan tersebut
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. AVR ATMega162 sebagai modul master yang bekerja sebagai penghubung antara
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM Bab ini berisi pembahasan mengenai perancangan sistem yang dibuat. Dalam merancang sebuah sistem, dilakukan beberapa perancangan mengenai sistem yang akan dirancang terlebih dahulu.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Gambaran Umum Sistem Perancangan kendali kelistrikan rumah menggunakan web dimulai dari perancangan hardware yaitu rangkaian pengendali dan rangkaian pemantau seperti rangkaian
SISTEM KEAMANAN LAHAN PARKIR BERBASIS RFID DAN MIKROKONTROLER Atmega 16
SISTEM KEAMANAN LAHAN PARKIR BERBASIS RFID DAN MIKROKONTROLER Atmega 16 Rian Sani Wijaya Jefriyadi Prischelo Astrianto Jurusan Teknik Informatika STMIK PALCOMTECH PALEMBANG Abstrak Sudah dirancang sebuah
Bab IV PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA
51 Bab IV PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA Dalam perancangan perangkat keras dan perangkat lunak suatu sistem yang telah dibuat ini dimungkinkan terjadi kesalahan karena faktor-faktor seperti human error, proses
BAB III METODE PENELITIAN
[Type text] BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen (uji coba). Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membuat suatu kontrol rumah cerdas yang terhubung
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat ini telah membuat kualitas kehidupan manusia semakin tinggi dan modern. Saat ini perkembangan teknologi
PERANCANGAN SISTEM PEMBAYARAN BIAYA PARKIR SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) CHARLES P M SIAHAAN NIM :
PERANCANGAN SISTEM PEMBAYARAN BIAYA PARKIR SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan Pendidikan Sarjana (S-1)
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sampai dengan Januari 2015.
28 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sampai dengan Januari 2015. Perancangan, pembuatan dan pengambilan data dilaksanakan di Laboratorium
TAKARIR. Akumulator Register yang digunakan untuk menyimpan semua proses aritmatika
TAKARIR AC (Alternating Current) Adalah sistem arus listrik. Sistem AC adalah cara bekerjanya arus bolakbalik. Dimana arus yang berskala dengan harga rata-rata selama satu periode atau satu masa kerjanya
BAB III DESKRIPSI DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III DESKRIPSI DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. DESKRIPSI KERJA SISTEM Gambar 3.1. Blok diagram sistem Satelit-satelit GPS akan mengirimkan sinyal-sinyal secara kontinyu setiap detiknya. GPS receiver akan
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR BERAT BADAN IDEAL TERINTEGRASI DENGAN WEBSITE BERBASIS MIKROKONTROLER BS2P40 ABSTRAK
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR BERAT BADAN IDEAL TERINTEGRASI DENGAN WEBSITE BERBASIS MIKROKONTROLER BS2P40 Agus Mulyana 1), Oki Tri Suswanto 2), 12 Jurusan Teknik Komputer Unikom, Bandung 1 [email protected],
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Dalam perancangan argo becak motor berbasis arduino dan GPS ini, terdapat beberapa masalah yang harus dipecahkan. Permasalahan-permasalahan tersebut
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Prinsip Kerja Sistem Yang Dirancang Pada dasarnya alat yang dibuat ini adalah untuk melakukan suatu transfer data karakter menggunakan gelombang radio serta melakukan pengecekan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Dalam perancangan instrumen elektrik drum menggunakan sensor infrared berbasis mikrokontroler ini menggunakan beberapa metode rancang bangun yang
BAB III DESKRIPSI MASALAH
BAB III DESKRIPSI MASALAH 3.1 Perancangan Hardware Perancangan hardware ini meliputi keseluruhan perancangan, artinya dari masukan sampai keluaran dengan menghasilkan energi panas. Dibawah ini adalah diagram
Pengaturan suhu dan kelembaban dilakukan dengan memasang satu buah sensor SHT11, kipas dan hairdryer dengan program bahasa C berbasis mikrokontroler A
SISTEM INKUBATOR BAYI PORTABLE Deny Abdul Basit. Jl. Jati Raya RT 004 Rw 006 No.17 Ps.Minggu Jakarta Selatan ([email protected]) Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi,
MUHAMMAD ZULFIKRI NIM.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DAN KEAMANAN PARKIR SEPEDA MOTOR MAHASISWA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI RFID DAN MAGNETIC STRIPE PADA KARTU TANDA MAHASISWA (KTM) TUGAS AKHIR Disusun Oleh : MUHAMMAD ZULFIKRI NIM.
Bab 4. Implementasi dan Evaluasi
Bab 4 Implementasi dan Evaluasi 4.1 Spesifikasi Sistem Sistem keamanan yang dibuat terdiri dari beberapa bagian yang tetap merupakan satu kesatuan yang memegang peranan yang sama pentingnya dalam sistem
PERANCANGAN PAPAN PERGANTIAN PEMAIN PADA PERMAINAN SEPAK BOLA DENGAN METODE SCANNING BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535
PERANCANGAN PAPAN PERGANTIAN PEMAIN PADA PERMAINAN SEPAK BOLA DENGAN METODE SCANNING BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 NASKAH PUBLIKASI Disusun Oleh : MUHLISIN D 400 080 042 FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK
RANCANG BANGUN SISTEM PINTU BOARDING PASS MENGGUNAKAN BARCODE BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega16
Rancang Bangun Sistem Pintu Boarding Pass Menggunakan Barcode..Muzakir, dkk RANCANG BANGUN SISTEM PINTU BOARDING PASS MENGGUNAKAN BARCODE BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega16 Muzakir 1, Salahuddin 2, Syahrul
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT Pada bab ini menjelaskan tentang perancangan sistem alarm kebakaran menggunakan Arduino Uno dengan mikrokontroller ATmega 328. yang meliputi perancangan perangkat keras (hardware)
BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT
BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI ALA 3.1 Perancangan Hardware 3.1.1 Perancangan Alat Simulator Sebagai proses awal perancangan blok diagram di bawah ini akan sangat membantu untuk memberikan rancangan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Seiring perkembangan jaman dengan teknologi yang membawanya dalam sebuah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring perkembangan jaman dengan teknologi yang membawanya dalam sebuah kemajuan, pengaman mobil dan sepeda motor juga ikut semakin canggih dibandingkan
SST-21 MOVING SIGN CONTROLLER SYSTEM
SST-21 MOVING SIGN CONTROLLER SYSTEM Deskripsi SST-21 adalah merupakan modul sistem kontrol moving sign atau matrix LED di mana proses pengaturan scanning LED dan animasi dilakukan oleh modul ini. Pengguna
BAB III PERENCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT
BAB III PERENCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Dalam bab ini akan dibahas pembuatan dan perancangan seluruh sistem perangkat dari Sistem Perancangan Parkir Otomatis berbasis Arduino dengan Menggunakan Identifikasi
BAB I PENDAHULUAN. orang lain, sehingga orang lain dapat membuka pintu. Untuk mempermudah suatu
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pintu merupakan sebuah media yang digunakan sebagai jalan untuk masuk atau keluar dari ruangan. Pengunci pintu yang ada saat ini masih banyak menggunakan sistem konvensional
III. METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini telah dimulai sejak bulan Agustus
III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian dan perancangan tugas akhir ini telah dimulai sejak bulan Agustus 2009, dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Elektrik dan Laboratorium Sistem
PERANCANGAN SISTEM PENGAMAN PINTU MENGGUNAKAN RFID TAG CARD DAN PIN BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA 8535
PERANCANGAN SISTEM PENGAMAN PINTU MENGGUNAKAN RFID TAG CARD DAN PIN BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA 8535 Denny Darmawan Diredja, M. Ramdhani, dan M. Ary Murti Fakultas Elektro dan Komunikasi Institut
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Software Software arduino merupakan software yang sangat penting karena merupakan proses penginputan data dari komputer ke dalam mikrokontroler arduino menggunakan software
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Proses alur penelitian Dalam penelitian ini ada beberapa tahap atau langkah-langkah yang peneliti lakukan mulai dari proses perancangan model hingga hasil akhir dalam
BAB III PERANCANGAN. Sistem management ruang rapat yang sedang berjalan saat ini masih
BAB III PERANCANGAN 3.1 Perancangan Sistem Sistem management ruang rapat yang sedang berjalan saat ini masih bersifat manual, yaitu dengan melihat jadwal ruangan yang kosong kemudian user memilih jadwal
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun blok diagram modul baby incubator ditunjukkan pada Gambar 3.1.
23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Blok Diagram Modul Baby Incubator Adapun blok diagram modul baby incubator ditunjukkan pada Gambar 3.1. PLN THERMOSTAT POWER SUPPLY FAN HEATER DRIVER HEATER DISPLAY
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN 3.1. Diagram Blok Sistem Suplly Display Card RF RFID Atmega328 Buzzer Driver motor Motor Gambar 3.1 Diagram blok system 3.1.1. Fungsi-fungsi diagram blok 1. Blok card
Gambar 3.1 Diagram Blok Alat
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen (uji coba). Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membuat suatu alat yang dapat menghitung biaya pemakaian
Perancangan Alat Pengontrol Pengaman Pintu Ruangan dengan Bluetooth Berbasis Android
Petunjuk Sitasi: Marwan. (2017). Perancangan Alat Pengontrol Pengaman Pintu Ruangan dengan Bluetooth Berbasis Android. Prosiding SNTI dan SATELIT 2017 (pp. B174-183). Malang: Jurusan Teknik Industri Universitas
