BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISIS
|
|
|
- Johan Tedjo
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISIS Pada penulisan tugas akhir bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi rekam medis berbasis website. Tahapan yang dilalui pertama kali dalam membangun aplikasi ini adalah proses analisis yaitu menganalisis kebutuhan yang dapat dilihat dari sisi administrasi dan dokter, sehingga dapat diketahui spesifikasi kebutuhan apa saja yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi pada sebuah klinik. Kemudian melakukan survei pada beberapa klinik yang berbeda, dan bertanya kepada administrasi tentang rekam medis yang ada pada klinik. Serta melihat form kosong tentang rekam medis manual (tertulis) pada klinik tersebut sebagai acuan dalam membuat tampilan rekam medis elektronik untuk tugas akhir ini. Kemudian diputuskan untuk mengambil data pada klinik anggrek. Pada klinik anggrek masih menggunakan rekam medis secara manual (tertulis) ketika pasien baru berobat, administrasi akan mendata pasien tersebut secara manual dan membuatkan kartu untuk pasien. Setelah itu pasien diperiksa oleh dokter, untuk resep dan tindakan ditulis oleh dokter pada kertas rekam medis lalu pasien melakukan pembayaran dan mendapatkan kwitansi pembayaran dari admin. Perbedaan pengobatan antara pasien baru dengan pasien lama yaitu bila pasien lama akan berobat pasien harus menunjukkan kartu pasien kemudian admin akan mencari data pasien tersebut yang telah di simpan pada lemari dokumen, karena terdapat banyak data pasien maka admin membutuhkan banyak waktu untuk mencari data pasien yang akan berobat tersebut. Dengan analisis maka masalah menjadi lebih jelas, sehingga kebutuhan sistem dapat dispesifikasikan dan dapat diketahui beberapa kekurangan dalam menggunakan rekam medis secara tertulis (manual). Berdasarkan masalah tersebut penulis mengajukan pembuatan rekam medis secara elektronik. 31
2 PERANCANGAN APLIKASI Berdasarkan hasil analisa, untuk membuat aplikasi Rekam Medis Berbasis website dengan fitur yang mudah dimengerti maka diterapkan bahasa pemograman PHP,Java Scipt dan HTML dengan menggunakan program editor teks berupa phpdesigner8. Dan untuk pengolahan databasenya menggunakan basis data MySQL. Kemudian untuk perancangan,menggunakan model diagram Use Case untuk menunjukan fungsional suatu sistem,dan pemodelan diagram kelas (Class Diagram) untuk menggambarkan suatu hubungan atau relasi dari masing-masing objek atau tabel yang terhubung dengan basis data. Dan pemodelan diagram aktivitas (Activity Diagram) untuk mengurutkan aktifitas dalam suatu proses serta diagram sekuen(sequence Diagram) untuk menggambarkan interaksi antar objek didalam dan sekitar sistem. Tujuan menggunakan diagram-diagram tersebut adalah agar aplikasi ini dapat dipahami dengan mudah Pemodelan Diagram Use Case Use Case dapat menggambarkan manfaat sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang berada di luar sistem (actor). Diagram use case juga menunjukan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan mempresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Pada aplikasi rekam medis berbasis website ini dapat diketahui bahwa terdapat dua aktor yaitu admin dan dokter. Maka terdapat dua diagram use case dan beberapa skenario yang memperlihatkan interaksi-interaksi use case diagram dengan aktor use case diagram.
3 33 Gambar 3.1 Diagram Use Case Admin Berikut ini adalah deskripsi dari use case diagram pada gambar 1.5 diatas: Tabel 3.1 Use Case Menginput Kunjungan Nama Menginput Kunjungan Aktor Admin Admin masuk halaman tambah kunjungan, kemudian Deskripsi menginput kunjungan. Skenario Awal Akhir 1. Admin masuk halaman kunjungan. 2. Aplikasi akan memunculkan form untuk menginput kunjungan. 3. Admin dapat menginput kunjungan. Admin masuk halaman kunjungan. Admin menginput kunjungan.
4 34 Tabel 3.2 Use Case Menginput Dokter Nama Menginput Dokter Aktor Admin Deskripsi Admin masuk halaman dokter, kemudian menginput dokter. Skenario 1. Admin masuk halaman dokter. 2. Aplikasi akan memunculkan form untuk menginput. 3. Admin dapat menginput atau mengedit dokter. Awal Akhir Admin masuk halaman dokter. Admin menginput dokter. Tabel 3.3 Use Case Menginput Tindakan Nama Menginput Tindakan Aktor Admin Deskripsi Admin masuk halaman tindakan, kemudian menginput tindakan Skenario Awal Akhir 1. Admin masuk halaman tindakan. 2. Aplikasi akan memunculkan form untuk menginput tindakan. 3. Admin dapat menginput tindakan. Admin masuk halaman tindakan. Admin menginput tindakan.
5 35 Tabel 3.4 Use Case Menginput Pembayaran Nama Menginput Pembayaran Aktor Admin Deskripsi Admin masuk halaman pembayaran,kemudian admin menginput pembayaran. Skenario Awal Akhir 1. Admin membuka halaman pembayaran. 2. Admin menginput no registrasi pasien. 3. System akan menampilkan data pembayaran pasien 4. Admin menginput pembayaran Admin membuka halaman pembayaran. Admin menginput pembayaran. Tabel 3.5 Use Case Mencetak Rekam Nama Rekam Aktor Admin Deskripsi Admin membuka halaman rekam, kemudian mencetak rekam medis pasien Skenario Awal Akhir 1. Admin membuka halaman rekam. 2. Admin menginput id registrasi pasien 3. Sistem akan menampilkan data rekam medis pasien 4. Admin mencetak rekam medis Admin membuka halaman rekam. Admin mencetak rekam medis.
6 36 Gambar 3.2 Diagram Use Case Dokter Berikut ini adalah deskripsi dari use case diagram pada gambar 1.6 diatas: Tabel 3.6 Use Case Memeriksa Pasien Nama Memeriksa Pasien Aktor Dokter Deskripsi Dokter masuk ke halaman pemeriksaan, lalu dokter menginput data pemeriksaan. Skenario Awal Akhir 1. Dokter memilih menu pemeriksaan. 2. Dokter memilih sub menu list pemeriksaan. 3. Aplikasi akan memunculkan data list pemeriksaan. 4. Dokter menginput data pemeriksaan. Dokter membuka halaman pemeriksaan. Dokter menginput pemeriksaan untuk pasien.
7 37 Tabel 3.7 Use Case Mengedit Pemeriksaan Nama Mengedit Pemeriksaan Aktor Dokter Deskripsi Dokter masuk ke halaman pemeriksaan lalu masuk sub menu list pemeriksaan Skenario 1. Dokter membuka halaman pemeriksaan. 2. Dokter memilih sub menu list pemeriksaan. 3. Aplikasi akan memunculkan data data pemeriksaan. 4. Dokter mengedit data pemeriksaan Awal Akhir Dokter menerima halaman berisi sub menu dari menu pemeriksaan. Dokter mengedit pemeriksaan. Tabel 3.8 Use Case edit profil Nama Profil Aktor Dokter Deskripsi Dokter membuka halaman profil, kemudian dokter mengedit profil. Skenario 1. Dokter membuka halaman profil. 2. Aplikasi akan memunculkan form untuk mengedit profil. 3. Dokter mengedit profil. Awal Akhir Dokter membuka halaman profil. Dokter mengedit profil.
8 Class Diagram Berikut adalah class diagram dari aplikasi rekam medis ini. Yang terdiri dari Dokter, Pasien, Pemeriksaan, Pembayaran dan Rekam. Di mana masing-masing memiliki primary key dan saling berkaitan (relasi) Pasien -id_pasien -nama_pasien -jenis_kelamin -tanggal_lahir -pekerjaan -alamat -no_tlp -Status +input +update +delete 1..* 1..* Dokter no_sip -username -password -nama -jenis_kelamin -tanggal_lahir -alamat -no_tlp -level +input +update +delete Pembayaran -id_bayar -id_registrasi -no_pemeriksaan -total_biaya -tanggal_bayar 1..* 1..1 User -id_user -user_name -password -level -nama +login +logout * Tindakan -id_tindakan -nama_tindakan -harga_tindakan +input +update * * 1..1 Kunjungan -id_registrasi -id_pasien -no_pemeriksaan -id_bayar -tgl_kunjungan -status_bayar 1..* -status_kunjungan -tgl_ex 1..* 1..* Pemeriksaan -no_pemeriksaan -id_registrasi -no_sip -id_tindakan -tanggal -waktu -keluhan -diagnosa -resep +input +update 1..* * Gambar 3.3 Class Diagram
9 Pemodelan Diagram Activity Diagram activity adalah alur kerja sebuah proses atau urutan aktifitas dalam suatu proses. Dengan diagram activity kita dapat memahami alur dari proses-proses tersebut. Bagaimana masing-masing alur berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana suatu aktifitas berakhir. Setiap langkah adalah sebuah keadaan dalam melakukan sesuatu. Diagram aktifitas pada aplikasi ini dapat dilihat pada gambar berikut: 1. Diagram Activity Login User System Input username dan password Cek username dan password [Tidak Valid] [Valid] Menampilkan aplikasi berdasarkan user Gambar 3.4 Diagram Activity Login
10 40 Pada gambar 3.4 menjelaskan interface antara user yaitu admin maupun dokter dengan sistem aplikasi. user membuka menu login maka sistem akan menampilkan halaman login, pada halaman login user harus memasukan username dan password kemudian sistem akan memeriksa inputan username dan password jika inputan valid maka sistem akan menampilkan halaman sesuai dengan user. Jika inputan tidak valid maka sistem meminta admin memasukkan username dan password kembali. 2. Diagram Activity Input Kunjungan Admin System Mengisi data kunjungan Cek inputan [Tidak Lengkap] Lengkap Insert database Gambar 3.5 Diagram Activity Input Kunjungan Pada gambar 3.5 merupakan kegiatan admin dalam melakukan input data kunjungan pasien, pada langkah awal untuk menginput kunjungan seorang admin membuka halaman tambah kunjungan, maka sistem akan menampilkan form input kunjungan, pada form input kunjungan admin akan mengisi data pasien, jika data lengkap maka sistem akan menyimpan data. Dan jika data tidak lengkap maka sistem akan meminta untuk melengkapi data tersebut sehingga semua form terisi.
11 41 3. Diagram activity input dokter Admin System Mengisi data dokter Cek inputan data dokter [Tidak Lengkap] [Lengkap] Insert database Gambar 3.6 Diagram Activity Input Dokter Pada gambar 3.6 dijelaskan tentang kegiatan input dokter yang dilakukan oleh admin. Di sini dijelaskan tentang input data dokter. Langkah awal dalam menginput dokter adalah admin mengklik tombol menu tambah dokter, sistem akan menampilkan form input, kemudian admin mengisi data dokter maka sistem akan mengecek inputan data dokter. Jika data tidak lengkap maka admin harus mengisi secara lengkap jika data lengkap maka data akan tersimpan dalam database.
12 42 4. Diagram Activity Input Pemeriksaan. Dokter System klik no registrasi pasien Menampilkan form input pemeriksaan Mengisi input data pemeriksaan Cek inputan data pemeriksaan [Tidak Lengkap] [Lengkap] Insert database Gambar 3.7 Diagram Activity Input Pemeriksaan Pada gambar 3.7 merupakan kegiatan input pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter terhadap pasien. Langkahnya yaitu dokter membuka menu list pemeriksaan, lalu sistem akan menampilkan list pemeriksaan. Kemudian dokter mengklik no registrasi pasien maka sistem akan menampilkan form input pemeriksaan. Pada form input pemeriksaan dokter mengisi data pemeriksaan maka sistem akan mengeecek inputan data pemeriksaan. Jika inputan lengkap maka sistem akan menyimpan ke database dan jika inputan belum lengkap maka sistem akan meminta user untuk melengkapi inputan data pemeriksaan tersebut.
13 43 5. Diagram Activity Pembayaran Admin System Membuka halaman pembayaran Menampilkan halaman pembayaran Membuka form pencarian menampilkan form pencarian Input no registrasi Menampilkan data pasien klik untuk bayar Menampilkan form input biaya Klik simpan Pembayaran berhasil tersimpan Gambar 3.8 Diagram Activity Pembayaran Pada gambar 3.8 merupakan kegiatan admin dalam melakukan penginputan pembayaran. langkah awal pada penginputan pembayaran yaitu admin membuka halaman pembayaran, sistem akan menampilkan halaman pembayaran. Kemudian admin membuka form pencarian, sistem akan menampilkan form pencarian. Kemudian admin menginput nomor registrasi, sistem akan menampilkan data pasien. Lalu admin mengklik untuk bayar. Sistem akan menampilkan form input pembayaran kemudian admin mengklik tombol simpan, maka data pembayaran akan tersimpan pada database.
14 44 6. Diagram activity rekam Admin System klik menu lihat rekam Menampilkan form pencarian Input no registrasi pasien Menampilkan form data rekam Gambar 3.9 Diagram Activity Rekam Pada gambar 3.9 menjelaskan interface antara admin dengan sistem untuk melihat rekam medis seorang pasien. Langkah awal untuk melihat rekam medis yaitu admin mengklik menu lihat rekam, maka sistem akan menampilkan form pencarian, lalu admin memasukkan nomor registrasi maka sistem akan menampilkan data rekam medis pasien tersebut.
15 Pemodelan Diagram Sequence Diagram Sequence merupakan diagram urutan yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antara objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk user, tampilan aplikasi, dan sebagainya). Diagram sequence terdiri dari dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). Diagram Sequence biasanya digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langka-langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah event atau menghasilkan output tertentu. Diawali dari aktivitas, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa saja yang dihasilkan. Diagram Sequence pada aplikasi ini dapat dilihat pada gambar berikut: 1. Diagram Sequence Login Pada saat aplikasi dijalankan User langsung berada pada halaman awal. Kemudian user mengklik menu login maka aplikasi akan menampilkan form login. User harus mengisi username dan password terlebih dahulu untuk masuk ke halaman user. Selanjutnya sistem akan memvalidasi username dan password. Jika valid maka sistem akan menampilkan halaman user. Gambar 3.10 Diagram Sequence Login
16 46 2. Diagram Sequence Tambah Kunjungan Diagram Sequence ini menggambarkan skenario yang dilakukan antara admin dan sistem pada saat admin melakukan tambah kunjungan Gambar 3.11 Diagram Sequence Tambah Kunjungan 3. Diagram Sequence Input Dokter Diagram Sequence ini menggambarkan skenario yang dilakukan antara admin dan sistem pada saat admin melakukan input dokter Gambar 3.12 Diagram Sequence Tambah Dokter
17 47 4. Diagram Sequence input Pemeriksaan Diagram Sequence ini menggambarkan skenario yang dilakukan antara dokter dan sistem pada saat dokter melakukan input pemeriksaan. Gambar 3.13 Diagram Sequence input Pemeriksaan 5. Diagram Sequence Pembayaran Diagram Sequence ini menggambarkan skenario yang dilakukan antara admin dan sistem pada saat admin melakukan input pembayaran. Gambar 3.14 Diagram Sequence Pembayaran
18 48 6. Diagram Sequence Rekam Diagram Sequence ini menggambarkan skenario yang dilakukan antara admin dan sistem pada saat admin ingin melihat rekam medis pasien. Gambar 3.15 Diagram Sequence Rekam
19 Database Dalam pembuatan aplikasi ini membutuhkan rancangan basis data yang memadai sesuai dengan kebutuhan sistem itu sendiri. Rancangan tabel merupakan garis besar dari sebuah proses komputerisasi pengelolaan data yang akan dilakukan. Tanpa tabel sistem pengelolaan data, Komputerisasi tidak dapat berjalan. Perancangan ini mencakup penentuan kunci utama, kunci asing dan kunci lainnyauntuk menghubungkan tabel yang lainnya.berikut adalah tabeltabel yang digunakan pada Aplikasi Rekam Medis: 1. Tabel User Tabel ini digunakan untuk menyimpan data user. Tabel ini terdiri dari id_user, username, password, level, nama. Nama tabel : user Primary key : id_user Tabel 3.9 Tabel user_login Nama Field Panjang Type Data Id_user 5 Varchar User_name 20 Varchar Password 10 Varchar Level 1 Tinyint Nama 30 Varchar 2. Tabel Pasien Tabel ini digunakan untuk menyimpan data-data pasien. Tabel ini terdiri dari id_pasien, nama, jenis_kelamin, tanggal_lahir, alamat, no_tlp. Nama tabel : pasien Primary key : id_pasien
20 50 Tabel 3.10 Tabel pasien Nama Field Panjang Type Data Id_pasien 6 Varchar Nama 20 Varchar Jenis_kelamin 0 Varchar Tanggal_lahir 0 Enum Pekerjaan 20 Date Alamat 20 Varchar No_tlp 15 Varchar 3. Tabel Kunjungan Tabel ini digunakan untuk menyimpan data-data pengunjung. Tabel ini terdiri dari id_registrasi, id_pasien, No_pemeriksaan, id_bayar, Tgl_kunjungan, Status_bayar, Status_kunjungan, Tgl_ex. Nama tabel : kunjungan Primary key : id_registrasi Tabel 3.11 Tabel kunjungan Nama Field Panjang Type Data Id_registrasi 9 Varchar Id_pasien 6 Varchar No_pemeriksaan 7 Varchar Id_bayar 7 Varchar Tgl_kunjungan 0 Date Status_bayar 1 Tinyint Status_kunjungan 1 Tinyint Tgl_ex 0 Date
21 51 4. Tabel Dokter Tabel ini digunakan untuk menyimpan data-data dokter. Tabel ini terdiri dari no_sip, Username, Password, Nama, Jenis_kelamin, Tanggal_lahir, Alamat, Nno_tlp. Nama tabel : dokter Primary key : no_sip Tabel 3.12 Tabel dokter Nama Field Panjang Type Data no_sip 9 Varchar Username 20 Varchar Password 16 Varchar Nama 50 Varchar Jenis_kelamin 0 Enum Tanggal_lahir 0 Date Alamat 0 Text No_tlp 15 Varchar 5. Tabel Tindakan Tabel ini digunakan untuk menyimpan data-data tindakan. Tabel ini terdiri dari Id_tindakan, Nama_tindakan, Harga_tindakan. Nama tabel : tindakan Primary key : id_tindakan Tabel 3.13 Tabel tindakan Nama Field Panjang Type Data Id_tindakan 6 Varchar Nama_tindakan 50 Varchar Harga_tindakan 12 Varchar
22 52 6. Tabel Pemeriksaan untuk menyimpan data-data pemeriksaan.tabel ini terdiri dari no_pemeriksaan, id_registrasi, no_sip, tanggal, waktu, keluhan, diagnosa, id_tindakan Nama tabel : pemeriksaan Primary key : no_pemeriksaan Tabel 3.14 Tabel pemeriksaan Nama Field Panjang Type Data No_pemeriksaan 7 Varchar Id_registrasi 9 Varchar No_sip 9 Varchar Tanggal 0 Date Waktu 0 Time Keluhan 0 Text Diagnosa 0 Text Id_tindakan 6 Varchar resep 0 Text 7. Tabel Pembayaran Tabel ini di gunakan untuk menyimpan data-data pembayaran. Tabel ini terdiri dari id_bayar, id_registrasi, no_pemeriksaan, tital_bayar, tanggal_bayar. Nama tabel : pembayaran Primary key : id_bayar Tabel 3.15 Tabel pembayaran Nama Field Panjang Type Data Id_bayar 7 Varchar Id_registrasi 100 Varchar No_pemeriksaan 50 Varchar Total_biaya 100 Varchar Tanggal_bayar 0 Datetime
23 53
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Pada toko Mutiara Fashion akan dibuat sebuah Sistem informasi penjualan berbasis web (e-commerce) itu sendiri. Perancangan aplikasi ini di bangun bertujuan
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 PERANCANGAN SISTEM Untuk memudahkan pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis website, maka akan dibuat model menggunakan UML (Unified Modeling Language). Perlu diketahui metode
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1. Analisa Sistem Dalam melakukan sebuah analisa sistem penulis melakukan wawancara ke salah satu objek yang diambil dalam sebuah penelitian untuk proses pengembangan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Hasil penentuan jarak terdekat akan menjadi sebuah pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan untuk menentukan jalur yang akan ditempuh. Perangkat
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
40 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh RSUD Lukas Nias Selatan adalah kesulitan dalam mengolah data rekam medis akan pasien dan pelayanan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem sedang berjalan dan diperlukan untuk berbagai perubahan yang dirasa
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem yang sedang berjalan Analisis sistem yang berjalan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem sedang berjalan dan diperlukan untuk berbagai
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan suatu kegiatan penguraian dari suatu sistem yang
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem yang Berjalan Analisis sistem merupakan suatu kegiatan penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud
4.1. Perancangan Use Case Diagram
BAB 4. PERANCANGAN 4.1. Perancangan Use Case Diagram Gambar 4.1 Use case diagram 1. Use case siswa memilih kandidat Tabel 4.1 Deskripsi use case siswa memilih kandidat Nama Use case Use case siswa memilih
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada sistem antrian di tempat praktek dokter saat ini masih menggunakan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Masalah 3.1.1 Permasalahan Pada sistem antrian di tempat praktek dokter saat ini masih menggunakan pendaftaran manual, sehingga hal tersebut memunculkan berbagai
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Geografis Lokasi Rekreasi Waterboom di Kota Medan.
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi Sistem Informasi Geografis Lokasi Support Center Resmi
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
46 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Perusahaan Batalion Barbershop adalah salah satu usaha jasa perawatan rambut yang berada di Jakarta Selatan. Batalion Barbershop merupakan usaha yang
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Rumah Sakit Berikut ini gambaran beberapa sejarah, visi misi dan struktur organisasi dari Rsia Assyifa: 3.1.1 Sejarah RSIA Assyifa Rumah sakit ibu
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM
27 BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Sistem Analisa sistem adalah uraian keseluruhan bagaimana sistem yang berjalan saat ini baik dilihat dari analisis fungsional dan analaisis
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem ini merupakan penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Pengkonsepan (Concept) Informasi pada sistem yang berjalan pada saat ini berupa hardcopy seperti buku menu atau daftar menu yang disediakan oleh pihak restaurant dengan
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan aplikasi ini di bangun bertujuan untuk memudahkan bagian klinik Widyatama dalam hal perekaman data pasien khususnya data mahasiswa, pegawai,
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
38 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Seperti langkah-langkah yang dilakukan pada salah satu model proses rekayasa perangkat lunak yaitu model waterfall, maka pada bab ini akan dibahas tentang
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM
30 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM berbasis Web dilingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
34 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah singkat Kantor Pelayanan Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Pademangan sebelumnya bernama kantor Pelayanan Pajak Jakarta Pademangan. Perubahan
BAB III ANALISIS DAN UJI COBA
BAB III ANALISIS DAN UJI COBA III.1. Analisis Masalah Analisa masalah yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi sistem informasi geografis lokasi toko pancing di kota Medan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisa Sistem Aplikasi ini dibuat berbasis web untuk mendukung aplikasi pencari jasa laundry, dimana aplikasi ini digunakan oleh user admin dan user laundry.
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Berjalan Masalah-masalah yang sering dihadapi dalam pengembangan sumber daya manusia yang ada pada Victory Education Center adalah sistem pencatatan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh PT. Matahari Department Store Grand Palladium Medan sulit dalam mengelola diskon aging akan suatu produk
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
34 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah dilakukan untuk mengetahui gambaran umum mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Pesantren Di Kota Medan. Sehubungan dengan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Sistem yang berjalan pada CV. Baritama Guna Sejahtera saat ini masih menggunakan sistem manual, semua kegiatan yang berhubungan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Dalam mengevaluasi suatu proses diperlukan tahap analisis untuk menguji tingkat kelayakan terhadap proses perancangan sistem
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Lokasi Yang Terkena Dampak Bencana Gunung Sinabung
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Sejarah Singkat Rumah Sakit Pondok Indah
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Singkat Rumah Sakit Pondok Indah Rumah Sakit Pondok Indah adalah rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang diresmikan pada 1 Desember 1986. Kehadiran
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
24 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Analisa sistem pada ng berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem pakar mendiagnosa kanker
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Geografis Ragam Budaya Indonesia yang berjalan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh Dinas Perhubungan Sumatra Utara adalah kesulitan dalam pencatatan serta menentukan banyak setoran pendapatan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Obejek Penelitian 3.1.1 Sejarah Agen Agen AHS Sabna merupakan tempat untuk melakukan isi ulang air mineral resmi dari brand aqua, selain galon AHS Sabna juga
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Saat ini pencatatan dan pengelolaan penginventarisan dan penyusutan barang-barang pada PT. Langkat Nusantara Kepong masih dilakukan secara manual
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Masalah Mengidentifikasi masalah merupakan langkah awal yang dilakukan dalam tahap analisis sistem. Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Diagram Use Case dan Skenarionya 4.1.1 Use Case Usulan 4.1.2 Skenario Use Case 4.1.2.1 Skenario Login Gambar 4. 1 Use Case MT Nama Use Case Login Deskripsi Singkat Melakukan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Sistem yang berjalan atau sistem yang digunakan saat ini pada DJ Com adalah sistem secara manual sehingga pekerjaan yang dilakukan memakan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Use Case Diagram dan Activity Diagram. Selain itu juga pada analisis ini akan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Didalam analisis ini akan menjelaskan apa saja proses yang terjadi di SMP Negeri 2 Wanayasa dan mendeskripsikan persoalan yang
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Report Passanger dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam knowledge management system tentang layanan Report Passanger yang
BAB IV PERANCANGAN 4.1 Perancangan Sistem Untuk memudahkan pembuatan uatan akta notaris berbasis website, maka akan dibuat model menggunakan UML (Unified ModelingLanguage). Perlu diketahui metode UML merupakan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Sistem yang Berjalan Proses yang sedang berjalan dalam penginformasian Lokasi Akper dan Akbid ini masih bersifat manual. Bentuk manual yang dibuat oleh
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan sistem tersebut, maka perlu diketahui bagaimana sistem yang sedang berjalan pada perusahaan.
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisis Kebutuhan Komponen komponen yang digunakan untuk menganalisis kebutuhan dari suatu sistem yang akan dibangun antara lain sistem pendukung, diagram alir sistem,
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Masalah Sub ini membahas pemesanan dan pelayanan untuk pelanggan yang tersedia di Salon Meylan. Banyak pengunjung yang datang untuk memesan rias atau perawatan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses yang sedang berjalan dalam sistem informasi geografis lokasi kantor telkom di kota medan masih bersifat manual. Bentuk manual
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Seiring dengan perkembangan teknologi transportasi saat ini, masyarakat umum tidak bisa lepas dari penggunaan alat transportasi pribadi guna membantu
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisa Sistem Event kebudayaan merupakan acara yang diselenggarakan dengan tujuan untuk melestarikan kebudayaan daerah. Pelaksanaan event kebudayaan di Jawa
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Identifikasi Masalah Ujian tryout untuk para siswa kelas enam sekolah dasar merupakan salah satu hal terpenting dalam menghadapi ujian sekolah dan ujian Nasional. Biasanya
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Tahapan awal pada pembuatan sebuah aplikasi adalah membuat analisis untuk aplikasi tersebut. Pada tahapan ini Penulis ingin menganalisa kebutuhan untuk
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Masalah Mengenal, mengetahui, memahami merupakan sesuatu yang dilakukan oleh setiap masyarakat menjalankan proses bisnis dalam dunia Lelang. Dan umumnya
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
25 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Secara umum pengertian dari sistem adalah sekelompok elemen atau komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
37 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Analisa sistem sangat berguna untuk mengetahui gambaran umum mengenai sistem informasi geografis lokasi wedding solution
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh Kantor SAR Banda Aceh adalah kesulitan dalam mengolah dan mencatat penerimaan dan pengeluaran kas yang
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah 1 strategi untuk memecahkan masalah dan mengembangkan solusi terbaik bagi permasalahan itu. Perancangan sistem adalah termasuk
19 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Mengendarai kendaraan tidak sembarangan, ada aturan-aturan yang harus ditaati dan juga syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi sebelum berkendara di
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Setelah penulis melaksanakan penelitian di Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil, dan seperti yang telah diuraikan penulis pada bab sebelumnya
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Bab ini akan menjelaskan system analisis dan perancangan pada aplikasi Sistem Pencatatan MOM (Minutes Of Meeting) dan Scheduling Menggunakan Mobile Programming, tahap pertama
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Sebuah sistem pengolahan informasi dapat efektif jika sistem tersebut dapat memberikan gambaran secara detail dari karakteristik informasi
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Tentang Pakaian Adat Dalam Pernikahan. Adapun
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Sistem Informasi Geografis Lokasi Pemetaan Daerah Daerah Lokasi Aman Banjir Dikota Medan Berbasis Web, masih bersifat manual, yaitu untuk pencarian
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISIS DAN PROSES BISNIS YANG BERJALAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISIS DAN PROSES BISNIS YANG BERJALAN Proses pengelolaan surat yang sedang berjalan di Departemen Pengawasan Bank adalah 1. Dalam mengelola surat masih dengan manual
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
28 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Transmisi TVRI Di Sumatera Utara yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain sistem.
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Tinjauan Puskesmas 3.1.1 Profil Umum Puskesmas Karawaci Baru Tangerang Puskesmas Karawaci Baru Tangerang adalah salah satu puskesmas yang dimiliki oleh Kota
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM. terdiri dari analisis perangkat lunak dan analisis perangkat keras serta analisis user
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Sistem Analisa sistem adalah uraian keseluruhan bagaimana sistem yang berjalan saat ini baik dilihat dari analisis fungsional dan analaisis
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan adalah adanya sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui jalur pendidikan, pemerintah berupaya
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. itu analisis sistem yang berjalan merupakan tahapan penting dalam rangka
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem merupakan penggambaran dari prosedur yang sedang yang berjalan disuatu perusahaan. Tahapan ini digunakan untuk memenuhi
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini berisi penjelasan tentang analisis, identifikasi masalah, perancangan sistem kerangka pemikiran, struktur tabel basis data dan perancangan antarmuka aplikasi. Dalam
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Sistem yang Berjalan Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem yang berjalan pada sistem
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN Analisa perangkat lunak dibutuhkan sebagai bahan acuan dalam membuat perancangan aplikasi. Analisa yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisa tahapan pembuatan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Masalah Mesin ATM (Automatic Teller Machine) merupakan fasilitas mesin dari bank berbasis komputer yang menyediakan tempat bagi nasabah dalam melakukan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
29 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Aplikasi database berbasis desktop sekarang ini sangat membantu dalam dunia bisnis, banyaknya manfaat yang di miliki aplikasi ini antara lain; dapat berjalan dengan independen,
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Sekolah Internasional di Kota Medan yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan, desain sistem,
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Analisa sistem sangat berguna untuk mengetahui gambaran umum mengenai sistem informasi geografis tempat pelayanan dan rehabilitasi
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru yang dibangun, dapat dilihat sebagai berikut : 1. Tampilan Halaman Utama
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah yang bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem geografis menentukan jalur terpendek pemadam kebakaran,
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Sistem Taham analisis sistem merupakan tahap penguraian atau tahap penjabaran dari suatu sistem utuh ke dalam komponen dengan maksud untuk mengidentifikasi
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Pada SMEC (Sumatera Medical Eye Center) kegunaan obat-obatan sudah menjadi kebutuhan primer, sehingga stok obat harus selalu terjaga agar kebutuhan
Gambar 4.1 Gambar Use Case Diagram
41 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Pada bab ini diuraikan tahap implementasi dalam rangkaian pengembangan sistem model Waterfall.Tahap ini akan mengimplementasikan persyaratan dan desain
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Pengorganisasian adalah langkah untuk menetapkan, menggolongkan, dan mengatur berbagai macam kegiatan, menetapkan tugas-tugas pokok dan wewenang
Bab 3. Metode dan Perancangan Sistem
12 Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem Pada bab ini akan dibahas mengenai metode perancangan yang digunakan dalam membuat aplikasi pendaftaran pelatihan online beserta rancangan berupa desain dan tabel-tabel
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Menular Pada Klinik Umum Kebon Jahe Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Menular Pada Klinik Umum Kebon Jahe Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining Rahmat Tullah 1, Syaipul Ramdhan 2, Nasrullah Mubarak Padang 3 1,2 Dosen STMIK
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
25 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem pakar mendiagnosa herpes
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Kebutuhan Sistem Kebutuhan sistem dalam aplikasi ini terdiri dari Kebutuhan Fungsional dan Kebutuhan Non Fungsional. Berikut macam macam Kebutuhan Fungsional
