BAB III EXCHANGE TRADED FUND
|
|
|
- Hadian Agusalim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III EXCHANGE TRADED FUND A. Sejarah dan Organisasi Bursa Efek Indonesia 1. Sejarah singkat PT. Bursa Efek Indonesia Pada 9 mei 2006 ketua BAPEPAM Fuad Rahmani menyampaikan pandanganya bahwa proses merger BES-BEJ sebagaimana telah dicanangkan sebelumnya tetap berlangsung. Pada kesempatan rapat-rapat di BAPEPAM dan LK pada tanggal 1 juni 2006, 2 juni 2006, 21 september 2006 dan 24 november 2006 telah dibahas berbagai isu penting mengenai persiapan penggabungan BES-BEJ. Pada akhir November 2006 kajian merger BES baru selesai dan akhirnya diterima direksi BES. Pada tanggal 6 Desember 2006 BES menyelenggarakan RUPSLB dengan agenda rapat meminta persetujuan atas Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) dan persetujuan prinsip merger BES-BEJ. Dalam putusan pemberian persetujuan prinsip kepada direksi diminta agar penggabungan memperhatikan 3 hal yakni bahwa kepentingan karyawan tidak boleh dirugikan, penyelesaian UBH dan kepentingan pemegang saham harus optimal. Proses merger dilakukan lebih intens dengan diadakanya pertemuan regular di BAPEPAM dan LK yang di mulai pada tanggal 14 desember 2006 untuk membahasa persetujuan prinsip penggabungan BES-BES. Dalam pertemuan yang diadakan pada tanggal 20 desember 2006 dihadiri direksi 29
2 30 BES-BEJ telah dibahas beberapa isu penting terkait dengan rencana merger serta pembentukan tim kecil dan disepakati masing-masing bursa akan menunjuk 2 orang anggota direksi. Setelah melalui beberapa kali pertemuan,pada awal bulan juni 2007 tim merger BES mulai menyusun paper yang diawali dengan sebuah paper yang berjudul pokok-pokok pikiran penggabungan BES-BEJ. Paper pertama ini berisi tentangpemikiran dan pandangan tim merger BES antara lain visi dan misi bursa hasil penggabungan, manfaat dan tujuan penggabungan BES-BEJ, pengembangan bursa hasil penggabungan, resiko penggabungan dan sinergi yang akan dihasilkan dari penggabungan BES-BEJ serta organisasi bursa hasil penggabungan dimasa datang. Selanjutnya, tim merger BES menyelesaikan ke-6 paper lainnya,yang meliputi paper kedua tentang perdagangan, paper ketiga tentang emiten tercatat di BES,paper keempat tentang pemegang saham dan anggota bursa, paper kelima tentang Teknologi Informasi, paper keenam tentang sumber daya manusia BES dan paper ketujuh tentang usulan merger. Setelah penyusunan masing-masing paper selesai, Tim menyampaikan paper tersebut kepada Konsultan Hukum Hadinoto Putranto dan rekan, Konsultan Keuangan Ernst dan Young dan Konsultan Sumber Daya Manusia Daya Dimensi Indonesia untuk dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan penggabungan BES-BEJ. Pada tanggal 30 Agustus 2007 diselenggarakan pertemuan koordinasi antara BES-BEJ dengan ketiga konsultan (HHP,E dan Y dan DDI). Pertemuan
3 31 ini merupakan pertemuan penentu untuk memastikan kesiapan seluruha materi rancangan penggabungan. Pada kesempatan tersebut BES kembali menyampaikan usulan mengenainama bursa hasil penggabungan dengan nama Bursa Indonesia atau `INDONESIAN EXCHANGE` dan memutuskan untuk tidak membuat logo dalam bentuk gambar akan tetapi membuat logo dalam bentuk tulisan `INDONEX`. Pada tanggal 1 November 2007, BEJ dan BES resmi bergabung. 2. Struktur Organisasi Penentuan masa kerja dewan komisaris dan direksi bursa hasil penggabungan untuk pertama kali menjadi perdebatan yang hangat, sementara ada usulan agar masa kerja dawn komisaris hanya satu bulan dan direksi sampai RUPS tahunan Sesuai dengan anggaran dasar perusahaan, bahwa kekuasaan tertinggi terletak pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Didalam struktur organisaai PT.BEI terdapat 7 Dewan komisaris yang terdiri dari satu orang komisaris utama dan 6 orang komisaris, serta Dewan direksi yang terdiiri dari 7 orang yaitu 1 orang Direktur Utama dan 6 orang direktur lainnya sebagai direktur yang membidangi pekerjaan tertentu serta membawahi suatu departemen-departemen.
4 32 3. Visi Dan Misi Bursa Hasil Penggabungan Visi bursa hasil penggabungan tidak terlepas dari latar belakang dilakukannya penggabungan BES-BEJ sebagaimana dituangkan dalam Master Plan Pasar Modal yakni adanya suatu keinginan untuk memiliki suatu bursa yang kuat, bernilai, kredibel, kompetitif dan berdaya saing global. Visi bursa hasil penggabungan tersebut antara lain: a. Mampu menghasilkan produk-produk pasar modal yang bernilai jual tinggi. b. Mampu menyediakan infrastruktur teknologi yang berkualitas. c. Mampu memberikan kepuasan kepada konsumen. d. Mampu memperkuat keamanan para investor. e. Mampu menciptakan integritas dan transparansi pada pasar modal. f. Mampu menciptakan karyawan yang berkompetensi tinggi. 4. Tujuan Penggabungan Penggabungan BES dan BEJ, ditujukan untuk terciptanya efisiensi pasar modal Indonesia. Dengan tersedianya berbagai instrumen pasar modal yang dapat diperdagangkan melalui bursa, maka efisiensi pasar modal dapat tercapai. Investor memiliki kesempatan yang luas untuk memilih instrumen yang tepat sesuai dengan tujuan penggunaan dana yang dimiliki investor, investor tidak perlu harus investasi pada instrumen luar negeri baik yang didagangkan di dalam negeri maupun di luar negeri. 5. Manfaat Penggabungan
5 33 Manfaat penggabungan BES-BEJ dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain: 1. Aspek bisnis Dengan adanya penggabungan BES-BEJ dapat meningkatkan jumlah emiten yang tercatat, meningkatkan perkembangan instrument yang sudah dimulai diperdagangkan, dan dapat menumbuhkan instrument-instrumen baru yang dapat diperdagangkan di Bursa. 2. Aspek operasional Penghentian biaya operasional yang timbul aikbat adanya penggabungan BES-BEJ antara lain biaya penyediaan sistem dan sarana perdagangan, biaya pentediaan web site, biaya penyediaan jaringan biaya, biaya penyediaan band width. 3. Aspek pelaku Penggabungan BES-BEJ bermanfaat bagi para pelaku di pasar modal, antara lain: bagi emiten, bagi anggota bursa dan partisipan, bagi investor serta bagi pemegang saham.
6 34 6. Peranan Bursa Efek Indonesia Bursa efek adalah lembaga atau perusahaan yang menyelenggarakan fasilitas sistem pasar untuk mempertemukan penawaran jual beli eek, baik itu perusahaan atau perorangan yang sudah tercatat (listing) di bursa efek. 1 Bursa efek juga merupakan pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. (Pasal 1 ayat 4 UUPM). 2 Bursa efek menyelenggarakan dua fungsi yaitu 3 : a. Sebagai perantara efek, anggota bursa bertindak selaku agen dan melakukan transaksi untuk dan atas nama nasabah. Fungsi perantara efek adalah sebagai perantaradalam aktiviotas jual beli efek, dikarenakan investor tidak boleh melakukan kegiatan jual beli secara langsung, tetapi haarus melalui perantara atau broker. 4 Terdapat dua perantara efek yaitu: 1) Makelar (Broker atau pialang) merupakan perantara dal;am aktivitas jual beli efek, karena investor tidak boleh melakukan kegiatan jual beli secara langsung tanpa melalui perantara. 1 Heri Sudarsono, Bank da Lembaga Keuangan Syari ah, h Undang-undang Pasar Modal nomor 8 yahun 1995 tentang Pasar Modal 3 Nasarudin, Aspek HukumPasar Modal, h http//:
7 35 2) Komisioner, merupakan pihak yang melakukan pembelian dan penjualan efek demi memperoleh imbalan baik diri sendiri atau orang lain. 5 1) Sebagai pedagang efek, anggota bursa bertindak sebagai principal yang melakukan transaksi bagi kepentingan perusahaan anggota. Dalam hal ini, anggota bursa berlaku sebagai investor dengan menanggung resiko (potensi keuntungan atau kerugian). Bursa efek merupakan pasar sempurna (perfect market) dalam arti ekonomi, maksudnya terpenuhinya pengetahuan penjual dan pembeli atas kondisi pasar, sehingga dalam bursa tercapai suatu bursa kompetisi bebas dalam penentuan harga berjalan yang sesuai dengan hukum penawaran dan permintaan (supply and demand) kecuali pada waktu darurat. Dengan dasar berkumpulnya dua pihak yang bertransaksi dalam satu tempat maka tercapailah kesepakatan antara mereka, dengan satu harga standar baik di dalam maupun di luar bursa. 7. Instrumen yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia Bursa Efek Indonesia adalah tempat dimana penjual dan pembeli bertemu. Adapun instrument yang diperdagangkan yaitu berupa surat berharga atau securitas (efek) sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Pasal 1 ayat 5 UUPM. 5 Darmadji, Pasar Modal Indonesia, h. 137
8 36 Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek dan setiap derivative dari efek. 6 Untuk itu akan dijelaskan beberapa instrument di bursa efek. Adapun yang dimaksud instrument bursa efek adalah semua surat-surat berharga atau securities yang diperdagangkan di bursa efek. Secara umum instrument tersebut dapat digolongkan pada 3 (tiga) kelompok, yaitu: a. Instrumen utang (debt instrumen) termasuk dalam instrument ini adalah obligasi. b. Instrumen Penyertaan (equity instrumen) yang termasuk dalam instrument ini adalah saham. c. Instrumen lain (others instrumen) yang merupakan pengembangan dari efek utama saham dan obligasi, yaitu Indonesian Deposity Rescipt (IDR) dan Efek Beragun Aset seperti option, warrant dan right. 7 Selanjutnya Munir Fuady mengemukakan dari keseluruhan jenis efek tersebut dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) hal, yaitu: a. Efek penyertaan, yaitu efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk ikut serta dalam equity suatu perusahaan. Yang termasuk dalam penyertaan ini adalah: 1) Saham beserta jenisnya h Sudarsono, Bank dan Lembaga Keuangan Syari ah, h Hulwati, Transaksi Saham di Pasar Modal Indonesia, (Perspektif Hukum Ekonomi Islam),
9 37 2) Setap derivative seperti right, waran, dan option (put atau call) 3) Unit penyertaan kontrak investasi kolekif. 4) Kontrak berjangka atas efek. b. Efek utang, yaitu efek yang penerbitannya mengeluarkan atau menjual surat utang. Pada waktunya wajib menebus kembali sesuai kesepakatan diantara parapihak, termasuk kedalam efek ini adalah obligasi, commercial paper, surat pengakuan utang dan bukti utang. c. Efek konversi, disebut juga dengan obligasi konversi yaitu efek yang sebenarnya termasuk efek utang tetapi pada saat yang ditentukan dapat menukarkan efek utang tersebut dengan efek penyertaan, baik diwajibkan atau pilihan pemegang efek yang bersangkutan. d. Efek derivative, yaitu beberapa jenis efek yang ditawarkan kepada public sebenarnya melanjutkan efek yang telah dahulu dipasarkan seperti right, warrants, option. 8. Mekanisme Transaksi Bursa Efek Bertransaksi dalam bursa merupakan salah satu bentuk perdagangan yang dibangun berdasarkan atas persaingan, kompetisi dan berorientasi keuntungan (profit oriented). Kadang kalanya para pelaku bisnis di bursa efek telah mengikuti transaksi efek diawali dengan order (pesanan) untuk harga tertentu. Pesanan tersebut dapat disampaikan baik secara tertulis maupun lewat telepon dan disampaikan kepada perusahaan efek, pesanan tersebut
10 38 harus mnyebutkan jumlah yang akan dibeli atau dijual dan dengan menyebutkan harga yang diinginkan. 8 B. Definisi Exchange Trade Fund (ETF) 1. Pengertian ETF Pada akhir tahun lalu Bapepam mengeluarkan peraturan yang mengizinkan bursa dapat memperdagangkan exchange traded fund disingkat ETF. Produk ini sudah sangat dikenal di bursa yang telah maju karena dapat menjadi awal mulai investor melakukan investasi di bursa sebelum bermain saham sendiri. Tulisan ini mencoba menguraikan produk ETF. ETF adalah produk investasi, yaitu reksa dana, yang diperdagangkan di bursa. Perdagangan produk ini sama seperti membeli saham di bursa, yaitu waktu perdagangannya pukul Menurut Adler Haymans Manurung dalam buku reksadana investasiku menyatakan ETF adalah sebuah produk investasi yang diperdagangkan di bursa efek. 9 Seperti halnya Reksa Dana, dalam ETF terdapat pula Manajer Investasi dan Bank Kustodian. 10 U.S. Securities and Exchange Commission memberi pengertian ETF sebagai berikut: An exchange traded funds, or ETF, is a type of investment company whose investment objective is to achieve the same return as a particular market index. An ETF is similar to in index fund in that it will primarly invest in the securities of companies that are includd in a selected 8 Darmadji, Pasar Modal di Indonesia, h Adler Haymans Manurung, Reksa Dana Investasiku.h juni 2008
11 39 market index. An ETF will invest in either all of the securitiest or a representative sample of the securities included in the index. 11 Exchange Traded Fund atau ETF adalah sebuah perusahaan investasi yang bertujuan untuk memperoleh tingkat pendapatan yang sama dengan indeks acuan. ETF merupakan persamaan dengan dana indeks hal ini terutama dalam menginvestasikan surat-surat berharga pada suatu perusahaan. ETF akan menginvestasikan dananya pada surat-surat berharga yang mempunyai indeks acuan. Exchange Traded fund (ETF) juga diartikan sebagai berikut: A type of investment company that aims to achive the same return as a particular market index. 12 Sebuah jenis perusahaan investasi yang bertujuan untuk mencapai tingkat pengembalian yang sama indeks acuan. Menurut Abdullah salah satu anggota perusahaan sekuritas dalam artikelnya menyatakan ETF ini adalah salah satu produk yang tergolong baru di pasar modal tetapi perkembangannya sangat cepat. Secara sederhana, ETF ini adalah hasil kawin silang anatara saham dengan reksadana. Secara harfiah sebenarnya ETF termasuk ke dalam produk derivatif tetapi dalam prajteknya produk ini tidak mau digolongkan sebagai derivatif tetapi berdiri sendiri sebagai suatu produk. 13 ETF itu sebenarnya adalah produk yang sama dengan reksadana tetapi mekanisme perdagangannya sama dengan saham. Maksudnya ETF itu adalah reksadana yang diperdagangkan di bursa efek seperti saham. Jadi, investor 11 Gunawan Widjaja, Raksa Dana dan peran serta tanggung jawab.h Ibid. Hal
12 40 bias membeli dan menjual unit penyertaannya melalui bursa efek dengan harga yang real time. Berdasarkan beberapa defenisi yang diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa ETF adalah suatu bentuk perusahaan investasi yang mirip dengan Reksadana yang unit penyertan atau sahamnya tercatat dan diperdagangkan di bursa efek yang tujuan utama investasinya adalah untuk memperoleh tingkat pendapatan yang sama dengan indeks acuan. 2. Perbedaan ETF dengan Reksadana Konvensional Namun demikian terdapat persamaan dan perbedaan antara ETF dan reksadana, persamaanya adalah keduanya sama-sama merupakan wadah dari sekumpulan produk investasi. Perbedaannya adalah sekumpulan produk investasi yang ada dalam ETF biasanya direpresentasikan ke dalam suatu indeks sedangkan reksadana biasanya tidak. Berikut ini akan dipaparkan lebih rinci mengenai perbedaan ETF dengan reksadana: Cara berinvestasi ETF Pemodal besar membeli dan menjual kembali unit penyertaan dalam blok besar yang disebut unit kreasi (1 unit Kreasi = 10 juta unit penyertaan) kepada manajer investasi melalui dealer partisipan. Reksadana Konvensial Pemodal besar maupun ritel membeli dan menjual kembali unit penyertaan hanya kepada manajer investasi
13 41 Pemodal ritel membeli dan menjual unit penyertaan di bursa efek dalam satuan lot (1 lot= 500 unit penyertaan) Harga unit Unit pernyataan di penyertaan perdagangkan di Bursa Efek secara terus menerus selama jam perdagangan dan pemodal dapat melakukan jual-beli unit penyertaan pada harga yang berlaku Manajemen Dikelola secara aktif portofolio manajer investasi hanya melakukan perubahan portofolio apabila komposisi Indeks LQ-45 berubah Biaya pengelolaan Beban biaya-biaya pengelolaan dana (imbalan Manajer Investasi, Bank Kustodian, biaya pajak, komisi broker, biaya transaksi, dan lain-lain) minimal karena investasi yang pasif dan perputaran portofolio yang rendah. Harga pembelian atau penjualan kembali unit penyertaan ditetapkan hanya satu kalisehari berdasarkan NAB (nilai aktiva bersih) pada akhir hari bursa. Pemodal tidak mengetahui harga pembelian dan penjualan kembali unit penyertaan sampai Bank Kustodian selesai menghitung NAB Dikelola secara aktifmanajer Investasi memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi portofolio reksa dana setiap saat Beban biaya-biaya pengelolaan dana relative lebih tinggi
14 42 Biaya Transaksi Pemodal di Bursa membayar biaya komisi broker. Pemodal dibebani biaya pembelian (entry fee) dan biaya penjualan (exit fee) kepada Manajer Innvestasi. selain itu, perbedaan ETF dengan reksadana adalah cara membeli dan menjualnya, investor membeli dan menjual unit penyertaan reksadana biasanya lewat bank yang menjadi agen penjual atau langsung ke manajer investasi. Tetapi, investor membeli dan menjual unit penyertaan ETF lewat pialang yang menjadi anggota bursa dan yang berhak untuk bertransaksi dengan manajer investasi hanyalah dealer partisipan yang sering disebut juga dengan market maker. Dalam setiap efek yang diperdagangkan di Bursa Efek masing-masing terdapat keuntungan dan kerugian, demikian pula ETF mempunyai keuntungan. Karena karekterisitiknya yang unik, berinvestasi dalam ETF memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan berinvestasi dalam Reksa dana konvensional antara lain {Diversifikasi Penuh Full diversification: ETF memiliki keunggulan dari sisi penyebaran risiko investasi (diversifikasi) karena satu unit penyertaan/saham ETF mewakili sekumpulan saham yang ada dalam indeks acuan, dengan demikian maka dengan memiliki satu unit penyertaan/saham ETF, maka pemodal dapat memperoleh gain atau loss yang sama dengan
15 43 indeks acuan (underlying indeks) tanpa membeli seluruh saham yang ada dalam indeks yang menjadi acuan. {Likuiditas (liquidity): Karena ETF diperdagangkan di Bursa Efek seperti halnya saham, maka ETF memiliki keunggulan dalam hal likuiditas, artinya pemodal dapat melakukan penjualan unit penyertaan/saham ETF setiap saat sepanjang jam perdagangan bursa. Disamping itu karena terdapat mekanisme penyediaan likuiditas yang dilakukan oleh market maker dalam perdagangan ETF di bursa, maka investor tidak perlu khawatir akan terjadinya kekurangan likuiditas. {Transparansi (transparency): ETF merupakan efek yang tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek, maka jenis reksa dana ini memiliki tingkat transparansi yang tinggi. Hal ini tercermin dengan tersedianya informasi mengenai pergerakan dari indeks acuan serta pergerakan harga dari saham yang membentuk indeks bagi publik sepanjang hari, dan informasi tersebut dapat diakses dengan mudah melalui media cetak maupun elektronik, bahkan dapat diakses setiap saat (real time) melalui internet atau fasilitas yang disediakan oleh penyedia infomasi bursa seperti Bloomberg, RTI dan lainlain. Di samping itu informasi mengenai perdagangan dan pergerakan harga unit/saham ETF serta kuotasi harga dari pembeli dan penjual tersedia sepanjang hari secara real time. Modal Kecil (low minimum investment): Jumlah minimum dana yang dibutuhkan untuk berinvestasi dalam ETF biasanya lebih kecil bila
16 44 dibandingkan dengan jumlah minimum investasi dalam reksa dana biasa karena unit penyartaan/saham ETF diperdagangkan dalam satuan lot yang kecil dapat dicapai oleh investor. Biaya Transaksi Murah (low transaction cost)}: Seperti halnya transaksi saham biasa, pemodal yang melakukan pembelian dan penjualan unit penyertaan/saham ETF harus melalui perusahaan pialang (broker) dan akan dikenakan biaya komisi oleh perusahaan tersebut yang apabila dibandingkan dengan biaya pembelian (subscription) atau pelunasan (redemption) reksa dana biasa, maka biaya transaksi unit/saham ETF jauh lebih kecil. C. Mekanisme Penerbitan dan Perdagangan ETF di BEI 1. Mekanisme Penerbitan ETF proses adanya ETF yaitu sebuah reksadana diterbitkan manajer investasi dan manajer investasi bekerja sama dengan anggota bursa untuk mendaftarkan reksadana tersebut untuk diperdagangkan di bursa. anggota bursa tersebut mempunyai keistimewaan dibandingkan dengan anggota bursa lain. Artinya, anggota bursa tersebut menjadi bandarperdagangan ETF dan biasa disebut dengan dealer pasar (market maker) ETF tersebut. Mekanisme penerbitan ETF di bursa efek adalah sama dengan mekanisme penerbitan saham yakni sebaga berikut:
17 45 Unit Penyertaan atau saham (ETF) diterbitkan melalui proses yang disebut Creation Unit. Proses tersebut dilakukan pada saat investor kelembagaan (institutional investor) dalam hal ini bertindak sebagai sponsor, mendeposit sekumpulan Efek ke dalam ETF dan sebagai gantinya investor tersebut akan menerima Unit Penyertaan/saham ETF dalam satuan jumlah yang ditentukan. Seperti pada gambar berikut: Untuk bisa diperdagangkan di bursa, produk ETF harus melewati proses layaknya pencatatan saham perusahaan. Manajer investasi pun harus menawarkan prospektusnya. Maka, rincian portofolio yang selama ini menjadi rahasia dapur manajer investasi mestinya menjadi lebih transparan dalam penawaran ETF. Setelah dana investor terkumpul, manajer investasi menginvestasikannya ke dalam pportofolio yang sesuai dengan ketentuan di prospektusnya. 2. Mekanisme Perdagangan ETF Sebagian atau seluruh Unit Penyertaan / saham dari hasil proses kreasi tersebut kemudian dicatatkan di bursa Efek untuk diperdagangkan antar-
18 46 investor. Dalam proses perdagangannya di bursa, terdapat mekanisme market making yang dilakukan oleh investor institusi (sponsor) yang memiliki Unit Penyertaan /saham ETF dalam jumlah besar yang bertindak sebagai market maker. Hal ini bertujuan untuk menjaga tingkat likuiditas perdagangan ETF di bursa. Dengan adanya mekanisme market maker ini, maka pergerakan harga Unit Penyertaan / saham ETF di bursa tidak bergerak terlalu jauh dari N AB ETF. 14 Berikut gambar perdagangan ETF: Bagi manajer investasi, mekanisme ETF yang diperdagangkan melalui bursa efek juga menguntungkan. Pasalnya, mereka tidak perlu lagi pusing dengan urusan penjualan portofolio setiap kali ada investor yang mencairkan unit penyertaannya. Akibat dari tindakan itu, manajer investasi harus menghitung ulang nilai aktiva bersih per unit penyertaan reksadana. Dalam ETF, manajer investasi tak perlu terlalu pusing memikirkan jual-beli portofolio seperti itu. Mereka bisa lebih fokus pada pengelolaan portofolio. Sebab, investor tidak menjual unit penyertaannya pada manajer investasi, melainkan kepada investor lain yang bersedia membelinya lewat pialang di bursa. Proses ini tidak akan mempengaruhi komposisi portofolio efek ETF. 14 Ibid, h.18
19 47 Jadi, yang bisa naik atau turun adalah harga per unit penyertaan ETF yang diperdagangkan tadi. Naik-turunnya harga unit penyertaan inilah yang menentukan tingkat untung atau ruginya investor Akan tetapi nilai aktiva bersih ETF tetap berpotensi untuk bertambah atau berkurang. Jadi, manajer investasi tetap wajib melaporkan perubahan nilai aktiva bersih per unit penyertaan ETF pada Bapepam-LK. Sama halnya dengan mekanisme penerbitan ETF, mekanisme perdagangan ETF adalah sama dengan mekanisme perdagangan saham kecuali harga IDR 1 (satu rupiah) dan maksimal tahap harga IDR 10 (sepuluh rupiah). 15 Sebelum dapat melakukan transaksi, terlebih dahulu investor harus menjadi nasabah di perusahaan Efek.atau kantor broker. Di BEI terdapat sekitar 120 perusahaan Efek yang menjadi anggota BEI. Pertama kali investor melakukan pembukaan rekening dengan mengisi dokumen pembukaan rekening. Di dalam dokumen pembukaan rekening tersebut memuat identitas nasabah lengkap (termasuk tujuan investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang investasi yang akan dilakukan. Nasabah atau investor dapat melakukan order jual atau beli setelah investor disetujui untuk menjadi nasabah di perusahaan Efek yang bersangkutan. 15 Perpustakaan GIKA
20 48 Umumnya setiap perusahaan Efek mewajibkan kepada nasabahnya untuk mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai jaminan bahwa nasabah tersebut layak melakukan jual beli saham. Adapun Proses terjadinya transaksi jual beli ETF meliputi tiga hal diantaranya: a. Proses jual beli ETF yang dapat dibagi menjadi beberapa tahapan sebagai berikut:. 1) Pemodal menghubungi perusahaan efek dimana ia terdaftar sebagai nasabah dan kemudian menyampaikan instruksi kepada broker. 2) Selanjutnya instruksi tersebut disampaikan ke trader yakni wakil pedagang perantara efek (WPPE) perusahaan efek tersebut dilantai bursa. Kemudian trader tersebut memasukkan instruksi tersebut kedalam sistem komputer perdagangan di Bursa Efek Jakarta yang disebut JATS. Sistem tersebut secara otomatis menggunakan mekanisme tawar menawar secara terus menerus, sehingga untuk pembelian akan didapatkan harga pasar terendah dan sebaliknya untuk aktifitas jual didapatkan harga pasar tertinggi. Suatu transaksi dikatakan berhasil jika telah matched antara penawaran jual dan beli. 3) Penyelesaian atas transaksi tersebut dilakukan oleh dua lembaga lain selain bursa, yaitu lembaga kliring dan penjamin (LKP),dan lembaga penyimpanan dan penyelesaian (LPP). Dibursa efek Indonesia
21 49 penyelesaian transaksi menggunakan sekema (T+4) yang berarti penyelesaian dilakukan 4 hari setelah terjadinya transaksi. Pemodal yang melakukan pembelian akan mendapatkan saham yang dibelinya pada hari kelima (hari bursa). b. Proses penjualan saham Prosedurnya relatif sama dengan pembelian saham seperti yang tertera pada bagian diatas. Pemodal akan mendapatkan dana hasil penjualan setelah (T+4) empat hari setelah transaksi. Untuk penjualan saham umumnya broker akan meminta pemodal menyerahkan surat saham terlebih dahulu, sebelum perintah jual bisa dilaksanakan. c. Proses penyelesaian transaksi Transaksi di bursa secara umum bukan transaksi yang bersifat tunai, untuk itu bursa menentukan apabila transaksi dilakukan hari ini (akan disebut T+O), maka penyerahan saham dan pembayaran harus diselesaikan masing-masing melalui PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pada hari bursa ke empat (T+4) atau lima hari kemudian setelah terjadinya transaksi. Setelah transaksi terjadi,maka bursa menerbitkan daftar transaksi bursa sebagai dasar penyelesaian transaksi. Daftar tersebut dikirimkan ke anggota bursa (perusahaan efek), lembaga kliring dan penjaminan dan lembaga penyimpanan dan penyelesaian (dalam hal ini PT KSEI) sebagai dasar penyelesaian transaksi.
22 50 Transaksi efek yang telah terjadi membawa konsekuensi kepada nasabah jual atau beli untuk menerima/menyerahkan efek atau dana melalui perusahaan efek masing-masing sesuai dengan ordernya yang telah matched. Pemilik efek atau kuasanya dapat meminta kepada emiten atau Biro Administrasi Efek (BAE) atau melalui perusahaan efek untuk meregistrasikan saham ETFnya pada daftar pemegang saham ETF. Adapun Transaksi ETF sendiri dilakukan di pasar perdana dan pasar sekunder yang mana terdapat pada tempat-tempat tertentu dan Tempat perdagangan ETF ini terdapat dalam dua pasar yaitu: a. Pasar Perdana Adalah pasar dimana efek-efek diperdagangkan untuk pertama kalinya, sebelum dicatatkan di Bursa Efek. Di sini, saham ETF untuk pertama kalinya ditawarkan kepada investor oleh pihak Penjamin Emisi melalui Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer) yang bertindak sebagai Agen Penjual Saham. Proses ini biasa disebut dengan Penawaran Umum Perdana (Initial Offering / IPO). Disinilah transaksi dilakukan dengan cara short sale yaitu penjualan efek yang belum dimiliki. 16 b. Pasar Sekunder Adalah pasar dimana efek-efek yang telah dicatatkan di bursa Efek diperjual belikan. Pasar Sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek-efek yang tetcatat di Bursa, 16 Rusdin, Pasar Modal. h. 115
23 51 setelah terlaksananya penewaran perdana. Di pasar ini, efek-efek diperdagangkan dari satu investor kepada investor lainnya Pihak-Pihak Yang Terlibat. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam proses penerbitan dan perdagangan ETF di Bursa Efek adalah sebagai berikut : a. Sponsor Pihak sponsor berperan dalam memprakarsai rencana penerbitan dan perdagangan ETF dan mendukung kerja sama di tingkat manajerial dari berbagai pihak. Sponsor dapat berasal dari Bursa Efek, Manajer Investasi, Bank Investasi dan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam pengembangan pasar modal b. Penasihat (advisor) Penasihat berperan dalam memberikan arahan-arahan yang bersifat teknis dan operasional dalam proses penerbitan ETF. Pihak yang menjadi Advisor hendaknya berasal dari sebuah institusi keuangan yang bergerak dalam bidang bank investasi yang terintegrasi (integrated investment bank) yang memiliki keahlian teknis yang menyeluruh dari berbagai area yang berbeda termasuk jasa penasihat perbankan (bank advisory), pengelolaan dana (fund management), perdagangan/market maker saham (trading/market making) serta operasional/penyelesaian (operations/settlements). Disamping itu pihak 17 Ibid, h.117
24 52 penasihat harus memiliki pengalaman yang aktual dalam penerapan ETF dari negara-negara lain yang sudah menerapkan ETF. c. Regulator Regulator berperan dalam penyusunan peraturan yang berkenaan dengan pedoman penerbitan ETF (Guidelines on ETF) d. Bursa Efek (Stock Exchange) Bursa Efek berperan dalam menyiapkan infrastruktur bagi proses pencatatan, perdagangan ETF, dan memfasilitasi proses penerbitan (creation) dan pelunasan (redemption) secara in kind. e. Manajer Investasi (Fund Manager) Manajer Investasi berperan dalam pengelolaan dana yang terhimpun dari penerbitan ETF (manage the fund) dan memfasilitasi proses penerbitan (creation) dan pelunasan (redemption) secara in kind. f. Bank Kustodian (Trustee) Bank Kustodian mempunyai tugas untuk melindungi kepentingan pemegang unit penyertaan ETF, mengatur proses penerbitan (creation) dan pelunasan (redemption) secara in kind serta memiliki kewajiban pelaporan ETF. g. Market Maker Market Maker berperan dalam menyediakan likuiditas perdagangan ETF di Bursa ETF dengan menyerap apabila terdapat permintaan dan penawaran atas
25 53 saham ETF di Bursa Efek serta membantu menjaga keseimbangan antara harga ETF dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB). h. Seeding Party Seeding party berperan menyediakan modal awal atau portofolio efek awal untuk membentuk ETF. i. Pihak Lain Pihak lain yang dimaksud adalah Konsultan Hukum yang bertugas menyusun draft dokumen hukum (legal draft documents), Akuntan yang ditunjuk sebagai Auditor ETF, Konsultan Pajak yang bertugas memberikan jasa konsultasi di bidang perpajakan bagi ETF.
ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO
ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO Pasar Modal di Indonesia Pasar modal Indonesia dibentuk untuk menghubungkan investor (pemodal) dengan perusahaan atau institusi pemerintah. Investor
BAB III PENGELOLAAN DANA SALE AND LEASE BACK (BA'I DAN IJA>RAH) DI BEI SURABAYA
BAB III PENGELOLAAN DANA SALE AND LEASE BACK (BA'I DAN IJA>RAH) DI BEI SURABAYA A. Gambaran Umum PT. Bursa Efek Indonesia 1. Profil Singkat PT. Bursa Efek Indonesia Pada 9 Mei 2006 Ketua BAPEPAM Fuad Rahmani
PASAR MODAL. Tujuan Pembelajaran. Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang. Perihal Pasar Modal Pasar Uang Tingkat bunga Relatif rendah Relatif tinggi
KTSP & K-13 ekonomi K e l a s XI PASAR MODAL Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Memahami karakteristik pasar modal. 2. Memahami
PASAR MODAL DI INDONESIA
MATERI 3 PASAR MODAL DI INDONESIA DAN MEKANISME PERDAGANGAN Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. PASAR MODAL DI INDONESIA Pasar modal Indonesia dibentuk untuk menghubungkan investor (pemodal) dengan perusahaan
PASAR MODAL DI INDONESIA
PASAR MODAL DI INDONESIA Pasar modal Indonesia dibentuk untuk menghubungkan investor (pemodal) dengan perusahaan atau institusi pemerintah. Investor merupakan pihak yang mempunyai kelebihan dana, sedangkan
2. Pasar Perdana. A. Proses Perdagangan pada Pasar Perdana
B. Pasar Sekunder adalah pasar di mana efek-efek yang telah dicatatkan di Bursa diperjual-belikan. Pasar Sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek-efek yang tercatat
PRODUK PASAR MODAL. 1. SAHAM Surat bukti pemilikan modal pada suatu perusahaan
PASAR MODAL PASAR MODAL Pasar Modal (Capital Market) adalah pasar yang mempertemukan penjual dana dan pembeli dana jangka panjang baik dalam bentuk utang maupun modal sendiri PRODUK PASAR MODAL 1. SAHAM
Pasar Modal EKO 3 A. PENDAHULUAN B. PRODUK PASAR MODAL PASAR MODAL. materi78.co.nr
Pasar Modal A. PENDAHULUAN Pasar modal (capital market) atau bursa efek adalah pasar tempat bertemunya permintaan dan penawaran dana-dana jangka panjang dalam bentuk jual-beli surat berharga. B. PRODUK
PASAR MODAL INDONESIA
PASAR MODAL INDONESIA Struktur Pasar Modal Indonesia Menteri Keuangan Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM-LK) Bursa Efek (BEI) Lembaga Kliring dan Penjamin (KPEI) Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (KSEI)
PASAR MODAL DAN TRANSAKSI EFEK SAHAM ERDIKHA ELIT
PASAR MODAL DAN TRANSAKSI EFEK SAHAM Keterangan Penting Informasi berikut ini dipersiapkan untuk keperluan penyajian secara umum. Informasi ini tidak ditujukan bagi keperluan investasi, keadaan keuangan
Materi 2 Pengertian dan Instrumen Pasar Modal. Prof. Dr. DEDEN MULYANA, SE. M.Si.
Materi 2 Pengertian dan Instrumen Pasar Modal Prof. Dr. DEDEN MULYANA, SE. M.Si. 2-1 PENGERTIAN & INSTRUMEN PASAR MODAL PENGERTIAN PASAR MODAL - Pasar Perdana - Pasar Sekunder INSTRUMEN PASAR MODAL - Saham
SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2015 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2015 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER
BAGAIMANA MENJADI INVESTOR SAHAM
BAGAIMANA MENJADI INVESTOR SAHAM Saham Sebagai Pilihan Investasi Saham merupakan salah satu surat berharga yang diperjualbelikan di dalam pasar modal. Saham merupakan bukti kepemilikan atau penyertaan
STIE DEWANTARA Pasar Modal
Pasar Modal Manajemen Lembaga Keuangan, Sesi 3 Pengertian Dalam arti sempit Pasar Modal = Bursa efek, yaitu tempat terorganisasi yang mempertemukan penjual dan pembeli efek yang dilakukan secara langsung
SURAT BERHARGA PASAR UANG (1) PERTEMUAN 10
SURAT BERHARGA PASAR UANG (1) PERTEMUAN 10 PASAR UANG Pasar yang memperjualbelikan surat berharga jangka pendek yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun SURAT BERHARGA PASAR UANG yaitu surat utang
Pembahasan : Di Indonesia terdapat Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dulu bernama Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES)
1. Pasar uang merupakan pertemuan antara permintaan dan penawaran kredit a. Jangka pendek d. jangka sedang b. Jangka menengah e. jangka tidak pasti c. Jangka panjang Pasar uang adalah suatu tempat pertemuan
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-552/BL/2010 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN
Bagaimana Menjadi Investor Saham
Bagaimana Menjadi Investor Saham Saham Sebagai pilihan Investasi Saham merupakan salah satu surat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal Saham merupakan bukti kepemilikan atau penyertaan modal dalam
Filosofi Investasi. Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang
Investasi Filosofi Investasi Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang Macam Investasi Investasi Aktiva Berwujud Aktiva Finansial Investasi di Aktiva Berwujud Tanah
Investasi. Filosofi Investasi. Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang
Investasi Filosofi Investasi Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang Macam Investasi Investasi Aktiva Berwujud Aktiva Finansial Investasi di Aktiva Berwujud Tanah
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR KEP- 176/BL/2008 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN
ATA 2014/2015 M1/IT /NICKY/ Pasar modal
Pasar modal 1. Pengertian pasar modal Pasar modal merupakan pasar tempat pertemuan dan melakukan transaksi antara pencari dana dengan para penanam modal, dengan instrument utama saham dan obligasi. Dalam
SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF
- 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL ANALISIS PORTOFOLIO DAN INVESTASI ANDRI HELMI M, SE., MM.
PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL ANALISIS PORTOFOLIO DAN INVESTASI ANDRI HELMI M, SE., MM. PENGERTIAN PASAR MODAL Bursa efek merupakan arti fisik dari pasar modal. Pada tahun 2007, Bursa Efek Jakarta
PENGENALAN & PERKEMBANGAN TERKINI INDUSTRI REKSA DANA
PENGENALAN & PERKEMBANGAN TERKINI INDUSTRI REKSA DANA Edukasi Wartawan Malang, 27 Januari 2015 AGENDA 1. Industri Reksa Dana 2. Data Industri Reksa Dana 3. Pengembangan Industri Reksa Dana MEKANISME KEGIATAN
SERI EDUKASI BEGINNER PART 1
SERI EDUKASI BEGINNER PART 1 Website : www.pans.co.id Online trading : www.post.co.id Customer care : 021-2977 3655 CONTENT A. Investasi Saham... 3 B. Lembaga Penunjang Pasar Modal... 5 C. Pasar Perdana
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1. Definisi dan Jenis Exchange Traded Fund (ETF) Beberapa definisi Exchange Traded Funds (ETF) yang diambil dari berbagai sumber adalah sebagai berikut : 1. Securities Exchange Commission
Bagaimana Menjadi Investor Saham
Bagaimana Menjadi Investor Saham Saham Sebagai pilihan Investasi Saham merupakan salah satu surat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal Saham merupakan bukti kepemilikan atau penyertaan modal dalam
Kosep Dasar: Saham Arum H. Primandari
Kosep Dasar: Saham Arum H. Primandari Investasi Investasi Investasi: pada hakikatnya merupakan kegiatan menempatkan sejumlah dana yang dimiliki saat ini dengan harapan akan memperoleh keuntungan di masa
Pasar Modal. Dalam menjalankan fungsinya, pasar modal dibagi menjadi tiga macam, yaitu pasar perdana, pasar sekunder, dan bursa paralel.
Pasar Modal Pengertian dan Definisi Pasar modal sama seperti pasar pada umumnya, yaitu tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Di pasar modal, yang diperjualbelikan adalah modal berupa hak pemilikan
BAB 2 LANDASAN TEORI
9 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Lingkungan Investasi 2.1.1 Pengertian Investasi Lingkungan investasi meliputi berbagai jenis sekuritas atau efek yang ada, di mana dan bagaimana mereka diperjualbelikan. Proses
Aprisya Falahearlya. Pasar dan Lembaga Keuangan SUMMARY Reksadana (Mutual Fund) By : Aprisya Falahearlya
Pasar dan Lembaga Keuangan SUMMARY Reksadana (Mutual Fund) By : Aprisya Falahearlya Pengertian Reksa Dana Menurut UU No.8 tahun 1995 tentang Pasar Modal, Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk
PERTEMUAN MINGGU EMPAT BELAS PASAR MODAL
PERTEMUAN MINGGU EMPAT BELAS PASAR MODAL PENGERTIAN PASAR MODAL Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang dapat diperjualbelikan, baik surat utang
UU No. 8/1995 : Pasar Modal
UU No. 8/1995 : Pasar Modal BAB1 KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan: 1 Afiliasi adalah: hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat a. kedua, baik
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pasar Modal 2.1.1 Pengertian Pasar Modal Pengertian umum pasar modal (capital market) yaitu pihak-pihak yang memerlukan dana jangka panjang dengan pihak yang memiliki dana tersebut
REKSA DANA. PT DANAREKSA INVESTMENT MANAGEMENT, August 2007
REKSA DANA PT DANAREKSA INVESTMENT MANAGEMENT, August 2007 Reksa Dana UNDANG-UNDANG PASAR MODAL No. 8 tahun1995, BAB I, Pasal 1 Ayat 27 : Reksa Dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal
BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN. Kegiatan jual beli saham dan obligasi dimulai pada abad-19. Menurut
BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Perusahaan Kegiatan jual beli saham dan obligasi dimulai pada abad-19. Menurut buku Effectengids yang dikeluarkan oleh Verreniging voor den Effectenhandel pada
PASAR MODAL PERTEMUAN
PASAR MODAL PERTEMUAN 11 MANAJEMEN KEUANGAN LANJUTAN ANDRI HELMI M, S.E., M.M. LOGO FINANCIAL MARKET FINANCIAL MARKET MONEY MARKET CAPITAL MARKET Mengenal Pasar Modal Mempertemukan pihak yang membutuhkan
PASAR MODAL INDONESIA. Edward Gagah Purwana Taunay ) Abstrak
PASAR MODAL INDONESIA Edward Gagah Purwana Taunay ) Abstrak Pasar modal merupakan salah satu alternatif bagi para investor untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. Setiap investor membutuhkan informasi
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Reksadana Definisi Reksadana menurut UU Pasar Modal No.8/1995 adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan
BAB 8 PASAR MODAL A. Pengertian Pasar Modal B. Instrumen Pasar Modal
BAB 8 PASAR MODAL A. Pengertian Pasar Modal Dalam arti umum pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi dilokasi tertentu, begitu pula yang terjadi di pasar modal dimana
SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN
- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
Cara mencatatkan perusahaan di BEI (go public)
Cara mencatatkan perusahaan di BEI (go public) Efek yang dapat dicatatkan di BEI (go public) dapat berupa: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Saham Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (Exchange Traded Fund/ETF)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Undang-undang Pasar Modal No.8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27).
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Pengertian Reksa Dana Menurut Undang-undang Pasar Modal No.8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27). Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun
BAB III SUKUK IJĀRAH AL-MUNTAHIYA BITTAMLIK DI BURSA EFEK INDONESIA SURABAYA
34 BAB III SUKUK IJĀRAH AL-MUNTAHIYA BITTAMLIK DI BURSA EFEK INDONESIA SURABAYA A. Sejarah dan Organisasi Bursa Efek Indonesia 1. Sejarah singkat PT. Bursa Efek Indonesia Pada 9 Mei 2006 ketua BAPEPAM
PT Bursa Efek Indonesia. Definisi Efek. UNDANG-UNDANG PASAR MODAL Pasal 1 angka 5
MENGENAL TRANSAKSI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA PT Bursa Efek Indonesia Definisi Efek UNDANG-UNDANG PASAR MODAL Pasal 1 angka 5 Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang,surat berharga komersial,
PASAR MODAL INDONESIA INSTRUMEN PASAR MODAL DI INDONESIA MEKANISME PERDAGANGAN CARA BERINVESTASI DI PASAR MODAL
UAN PASAR MODAL INDONESIA INSTRUMEN PASAR MODAL DI INDONESIA MEKANISME PERDAGANGAN CARA BERINVESTASI DI PASAR MODAL 1 BAB I PASAR MODAL INDONESIA Apa itu Pasar Modal : Bab ini menjelaskan mengenai peran
PANDUAN INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA PANDUAN PANDUAN INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA PANDUAN. Badan Pengawas Pasar Modal bekerja sama dengan
PANDUAN INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA PANDUAN INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA PANDUAN PANDUAN INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA PASAR MODAL INDONESIA INSTRUMEN PASAR MODAL DI INDONESIA MEKANISME
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa tujuan pembangunan nasional adalah terciptanya
Program Pelatihan Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD)
Program Pelatihan Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD) Pengetahuan Dasar Mengenai Reksa Dana Oleh : Welin Kusuma ST, SE, SSos, SH, SS, SAP, SStat, MT, MKn, RFP-I, CPBD, CPPM, CFP,, Aff.WM, BKP,
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a. bahwa tujuan pembangunan nasional adalah terciptanya suatu masyarakat adil dan makmur berdasarkan
Chapter 3 INVESTING IN MUTUAL FUNDs and ETFs Oleh :
Chapter 3 INVESTING IN MUTUAL FUNDs and ETFs Oleh : Alyssa Noviera Dwi Bagus Kurniawan Elfira Mohamad Nurreza Rachman Investing indirectly Pricelia Puteri Ramadhani investasi langsung adalah alternatif
KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP- 13/PM/2002 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN
KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP- 13/PM/2002 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, Menimbang : bahwa dalam rangka peningkatan
2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 64, Tambahan
No.133, 2017 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEUANGAN OJK. Reksa Dana. Perseroan. Pengelolaan. Pedoman. Pencabutan. (Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6080) PERATURAN
BAB II DESKRIPSI BURSA EFEK INDONEASIA
BAB II DESKRIPSI BURSA EFEK INDONEASIA 2.1. Pengertian dan Peranan Pasar Modal Indonesia 10 Menurut Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, Pasar Modal diartikan sebagai kegiatan yang bersangkutan
MODUL EKONOMI KELAS XI PASAR MODAL N OVITA INDRAWATI
MODUL EKONOMI KELAS XI PASAR MODAL N OVITA INDRAWATI 1 KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr. Wb Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga buku Modul
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR / POJK.04 / 2016 TENTANG PELAPORAN TRANSAKSI EFEK
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR / POJK.04 / 2016 TENTANG PELAPORAN TRANSAKSI EFEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,
BAB II PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA. menjadikan perusahaannya sebagai salah satu perusahaan go public akan
BAB II PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA 2.1. Latar Belakang Go Public Pesatnya perkembangan dunia usaha menimbulkan persaingan yang ketat di antara para pelaku usaha. Setiap perusahaan berlomba-lomba
TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 2.
TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 2 PENGERTIAN PASAR MODAL Pasar modal mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan yang membutuhkan dana. 2/52 Pasar modal memfasilitasi jualbeli sekuritas
Pasar Modal SMAK BPK Penabur, Cirebon 30 April 2015
Pasar Modal SMAK BPK Penabur, Cirebon 30 April 2015 Pasar Modal Pasar Modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. 2 Fungsi Pasar
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR KEP- 177/BL/2008 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN
M E M U T U S K A N :
KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP- 03 /PM/2004 TENTANG Peraturan Nomor IV.B.1 PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, Menimbang
Kosep Dasar: Saham Aru A m ru H. H Prim Pri andar m i andar
Kosep Dasar: Saham Arum H. Primandari Investasi Investasi Investasi: pada hakikatnya merupakan kegiatan menempatkan sejumlah dana yang dimiliki saat ini dengan harapan akan memperoleh keuntungan di masa
BAGAIMANA MENJADI INVESTOR SAHAM? Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Jakarta
BAGAIMANA MENJADI INVESTOR SAHAM? Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Jakarta Saham Sebagai Pilihan Investasi (1) Saham merupakan salah satu surat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal Saham
MATERI 2 PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si.
MATERI 2 PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. OVERVIEW 1/52 Sekuritas di pasar ekuitas. Sekuritas di pasar obligasi. Sekuritas di pasar derivatif. Reksa dana. Penghitungan
PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL
MATERI 2 PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. OVERVIEW 1/52 Sekuritas di pasar ekuitas. Sekuritas di pasar obligasi. Sekuritas di pasar derivatif. Reksa dana. Penghitungan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. perdana yang dilakukan perusahaan yang hendak go-public. Saham adalah satuan
11 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Initial Public Offering (IPO) Menurut Hartono dan Ali (2002), IPO merupakan penawaran saham di pasar perdana yang dilakukan perusahaan yang hendak go-public.
PASAR MODAL INDONESIA
PASAR MODAL INDONESIA Definisi Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa
PERATURAN KSEI NO. X-B Tentang Tata Cara Penggunaan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu di KSEI
Peraturan KSEI No. X-B Tentang Tata Cara Penggunaan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu di KSEI (Lampiran Surat Keputusan Direksi KSEI No. 0039/DIR/KSEI/0816 tanggal 31 Agustus 2016) PERATURAN KSEI NOMOR
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa tujuan pembangunan nasional adalah terciptanya
BAGAIMANA SEKURITAS DIPERDAGANGKAN
BAGAIMANA SEKURITAS DIPERDAGANGKAN 1. Transaksi Broker Broker atau Pialang adalah salah satu pelaku yang terkait di Pasar Modal yang berperan Membeli/Menjual efek atas nama Investor. Pemodal yang ingin
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
UU R.I No.8/1995 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa tujuan pembangunan nasional
PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL
PASAR KEUANGAN PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL PROF. DR. DEDEN MULYANA, SE. M.Si. PENGERTIAN PASAR MODAL Pasar modal mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan yang membutuhkan dana.
PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL
PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL PROF. DR. DEDEN MULYANA, SE. M.Si. PENGERTIAN PASAR MODAL Pasar modal mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan yang membutuhkan dana. 2/52 Pasar modal
- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,
- 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 43 /POJK.04/2015 TENTANG PEDOMAN PERILAKU MANAJER INVESTASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER
BAB I PENDAHULUAN. transaksi jual beli saham yang terjadi di bursa. Berbeda dengan transaksi Over The
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebagaimana diketahui perdagangan saham yang terjadi di Bursa Efek lebih dikenal orang, seperti volume perdagangan saham, frekuensi perdagangan saham, perdagangan
I. PENDAHULUAN. Reksa Dana, yang merupakan salah satu instrumen alternatif berinvestasi di pasar
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa saat setelah disahkannya Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, maka mulailah bermunculan instumen investasi bernama Reksa Dana, yang merupakan
Pokok Bahasan 10/1/2011. Pengertian Pasar Modal Pasar Perdana Pasar Sekunder. Lecture Note:
Pokok Bahasan Lecture Note: Pengertian Pasar Modal Pasar Perdana Pasar Sekunder Instrumen Pasar Modal Saham Obligasi Reksadana Sekuritas Derivatif: Right issue, waran, opsi 1 2 Definisi Pasar Modal Pasar
REKSADANA. Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pasar Modal dan Uang. Disusun Oleh:
REKSADANA Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pasar Modal dan Uang Disusun Oleh: Fitria Mayasari Evi Atikah Sari Arif Puji Utomo B.241.09.0051 B.241.10.0017 B.241.10.0047 FAKULTAS EKONOMI JURUSAN
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP- 425/BL/2007 TENTANG PEDOMAN BAGI
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2013
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2013 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF PENYERTAAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN Menimbang SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP- 43/BL/2008 TENTANG REKSA
I. PENDAHULUAN. tentang Pasar Modal, maka mulailah bermunculan instumen investasi bernama
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa saat setelah disahkannya Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, maka mulailah bermunculan instumen investasi bernama Reksa Dana, yang merupakan
MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH
MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH SESI 11: Pasar Modal Syariah (PMS) Achmad Zaky,MSA.,Ak.,SAS.,CMA.,CA Definisi PMS Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan
TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 2.
TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 2 PENGERTIAN PASAR MODAL Pasar modal mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan yang membutuhkan dana. 2/52 Pasar modal memfasilitasi jualbeli sekuritas
MENGENAL PASAR MODAL SYARIAH TRAINING OF TRAINER MODUL
MENGENAL PASAR MODAL SYARIAH TRAINING OF TRAINER MODUL Outline 1 3 Hasil Survey Nasional Keuangan Indonesia 2 Pengantar Investasi Konsep Umum dan Ruang Lingkup Pasar Modal 4 Pasar Modal Syariah 5 Layanan
Oleh : Lisa Soemarto, MA, RIFA, RFC. Editor : Yosephine P. Tyas, S.Kom, MM, RFA
Oleh : Lisa Soemarto, MA, RIFA, RFC Editor : Yosephine P. Tyas, S.Kom, MM, RFA Daftar Isi Pengantar 3-4 Produk Bank 5 Mengapa kita perlu Berinvestasi? 6 Produk Investasi Pasar Modal - Saham 7 Produk Investasi
2017, No Indonesia Nomor 3608); 2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.36, 2017 KEUANGAN OJK. Investasi Kolektif. Multi Aset. (Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6024) PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR
BAB I PENDAHULUAN. Seorang investor individual ataupun investor institusi, manajer investasi (fund
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seorang investor individual ataupun investor institusi, manajer investasi (fund manager), memilih berbagai jenis investasi yang ada ke dalam portfolionya dengan
Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN. investasi. Investasi adalah penundaan berbagai konsumsi hari ini, dengan tujuan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Di masa sekarang ini banyak orang berpikir untuk investasi. Banyak juga orang mengatakan investasi tanpa jelas dan mengerti apa itu investasi dan apa contoh
- 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
- 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 21 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN PORTOFOLIO EFEK UNTUK KEPENTINGAN NASABAH SECARA INDIVIDUAL DENGAN
BAB 1 PENDAHULUAN. Asril Sitompul, Pasar Modal Penawaran Umum Dan Permasalahannya, (Bandung: PT. Citra Adhitya Bakti,2000), hal. 1.
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pada jaman yang semakin modern dewasa ini isu globalisasi memang tidak dapat dihindarkan lagi, isu ini terus berkembang dan dampaknya pada perkembangan ekonomi
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2014 TENTANG PENERBITAN REKSA DANA SYARIAH
OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2014 TENTANG PENERBITAN REKSA DANA SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,
- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 32 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN KONTRAK PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN
- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 32 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN KONTRAK PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
