LAKIP BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( BAPPEDA)
|
|
|
- Handoko Kurniawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 LAKIP BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( BAPPEDA)
2 2015 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... IKHTISAR EKSEKUTIF... i ii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Dasar Hukum Maksud dan Tujuan Tugas Pokok dan Fungsi Struktur Organisasi Lingkungan Stratejik yang Berpengaruh.. 11 BAB II PERENCANAAN KINERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Visi dan Misi Tujuan dan Sasaran Perencanaan Kinerja Penetapan Kinerja BAPPEDA BAB III AKUNTABILITAS KINERJA Pengukuran Capaian Sasaran Pengukuran Kinerja Kegiatan Analisis Pencapaian Keuangan. 59 BAB IV PENUTUP LAMPIRAN
3 DAFTAR TABEL TABEL 1.1 Tingkat Pendidikan Pegawai BAPPEDA TABEL 1.2 Golongan Pegawai BAPPEDA TABEL 2.1 Misi, Tujuan, Sasaran dan Kebijakan 18 TABEL 2.2 Program dan Kegiatan TABEL 3.1 Pengukuran Capaian Sasaran TABEL 3.2 Program/ Kegiatan BAPPEDA
4 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN Rencana Strategis Tahun LAMPIRAN II Perjanjian Kinerja Tahun 2014 BAPPEDA LAMPIRAN III Rencana Kinerja Tahunan LAMPIRAN IV Penetapan Kinerja LAMPIRAN V Pengukuran Kinerja Kegiatan LAMPIRAN VI Pengukuran Kinerja BAPPEDA LAMPIRAN VII Indikator Kinerja Utama (IKU) Renstra BAPPEDA
5 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas perkenannya sehingga Bappeda Kabupaten Jombang dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Bappeda Kabupaten Jombang Tahun 2014, sesuai amanat dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Secara substantif, LAKIP Bappeda Kabupaten Jombang merupakan wahana bagi pelaporan kinerja dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan pencapaian kinerja. Melalui LAKIP, Bappeda melaporkan kinerjanya yang diukur dari pencapaian kinerja misi, sasaran, program dan kegiatan yang dilakukan pada tahun 2014, sebagaimana tertuang dalam pengukuran pencapaian kinerja. Laporan ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kinerja Bappeda dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada tahun Namun demikian kami menyadari masih terdapat kelemahan yang perlu terus ditingkatkan dalam upaya mengimplementasikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Semoga laporan Akuntabilitas ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan masukan guna peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan prima terhadap masyarakat, khususnya di Bappeda Kabupaten Jombang Jombang 31 Januari 2015 KEPALA BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TTD Drs. EKSAN GUNAJATI, M.Si Pembina Tk.I NIP Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun 2014 i
6 IKHTISAR EKSEKUTIF Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, senantiasa berusaha untuk meningkatkan kinerjanya secara profesional dan proporsional. Salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kinerjanya tersebut adalah dengan disusunnya Rencana Strategis ( Renstra ) Tahun Berdasarkan renstra yang telah tersusun tersebut diharapkan telah tergambar rencana kinerja yang ingin dicapai dalam jangka menengah. Penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2014 adalah bagian dari penggalan perjalanan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Berdasarkan sasaran di dalam renstra yang ingin dicapai pada tahun 2014, disusun Rencana Kinerja Tahunan (RKT). RKT yang telah disusun akan dijabarkan terkait ke dalam rencana kerja (renja). Untuk operasionalisasi rencana kerja, maka Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang menyusun rencana kerja dan anggaran yang tertuang dalam APBD tahun LAKIP disusun sebagai bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, informasi yang disajikan bukan hanya berisi tentang keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai, tetapi juga harus memuat kekurangan-kekurangan yang masih dijumpai sehingga dapat dirumuskan solusi perbaikan dimasa mendatang. Keberhasilan dan kekurangan tersebut terumuskan dalam pengukuran pencapaian sasaran yang telah ditetapkan. Hasil identifikasi kekurangan serta keberhasilan tersebut diharapkan dapat memberikan masukan bagi perbaikan penyelenggaraan pemerintah. Berdasarkan evaluasi terhadap capaian LAKIP tahun 2014 masih dijumpai beberapa kekurangan yang masih mendapatkan perhatian lebih lanjut. Untuk itu diperlukan adanya kebijakan pemerintah yang terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam mencarikan solusi permasalahan tersebut. Diharapkan pada masa yang akan datang tidak ada lagi kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat maupun provinsi dan kabupaten yang dapat mempengaruhi munculnya permasalahan di daerah. Pada akhirnya, semoga laporan ini dapat menjadi sebagai bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Jombang pada umumnya dan Bappeda Kabupaten Jombang pada khususnya. Segala prestasi yang berhasil diraih tidak menyebabkan munculnya rasa bangga yang berlebihan, sehingga melupakan tujuan awal untuk selalu berusaha memberikan pelayanan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun 2014 ii
7 yang terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya segala kekurangan yang masih dijumpai tidak menyebabkan lemahnya motivasi, tetapi justru harus menjadi cambuk untuk bekerja lebih baik lagi di masa yang akan datang. Jombang 31 Januari 2015 KEPALA BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TTD Drs. EKSAN GUNAJATI, M.Si Pembina Tk.I NIP Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun 2014 iii
8 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam rangka penyelenggaraan good governance, diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas dan terukur sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawabserta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Untuk mewujudkan hal tersebut, setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara diwajibkan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan pada suatu perencanaan strategis yang ditetapkan oleh masing-masing instansi. Pertanggungjawaban dimaksud berupa laporan yang disampaikan kepada atasan masing-masing, lembaga-lembaga pengawasan, dan penilai akuntabilitas. Laporan tersebut menggambarkan kinerja instansi pemerintah yang bersangkutan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, bahwa Pemerintah Daerah maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah diwajibkan untuk menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) untuk memberikan pertanggungjawaban mengenai kinerja satuan kerja perangkat daerah serta Pemerintah Daerahnya sesuai dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan pada setiap tahunnya. Bappeda Kabupaten Jombang menyusun media pertanggungjawaban kinerja yang dituangkan dalam bentuk LAKIP Bappeda Kabupaten Jombang Tahun 2014 yang diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kinerja Bappeda Kabupaten Jombang bagi Bupati, serta pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) Dasar Hukum a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
9 c. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah; d. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); e. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); f. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663); g. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); h. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Uang Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4738); i. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); j. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817); k. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun ; l. Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan; m. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah untuk kedua kalinya dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011; n. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
10 o. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; p. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 38 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Provinsi Jawa Timur Tahun ; q. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pokok- Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah; r. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jombang Tahun ; s. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 21 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jombang Tahun ; t. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 10 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jombang Tahun Maksud dan Tujuan Maksud penyusunan LAKIP BAPPEDA Kabupaten Jombang Tahun 2014 adalah sebagai pelaporan atas pelaksanaan dokumen rencana daerah sesuai dengan ketentuan terkait laporan penyelenggaraan pemerintahan. Tujuan Penyusunan LAKIP BAPPEDA Kabupaten Jombang Tahun 2014 adalah untuk mempertanggungjawabkan pencapaian hasil pelaksanaan misi BAPPEDA dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik Tugas Pokok dan Fungsi Sesuai dengan Peraturan Bupati Jombang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang, bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang berkedudukan sebagai unsur perencana penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Jombang yang dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Tugas pokok Badan Perencanaan Pembangunan Daerah adalah melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan, penelitian, pengembangan dan statistik daerah. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
11 Dalam melaksanakan tugas tersebut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah mempunyai fungsi sebagai berikut : 1). Perumusan kebijakan teknis perencanaan; 2). Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan daerah; 3). Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah; 4). Pelaksanaan pengkajian, penelitian dan pengembangan pembangunan daerah; 5). Penyelenggaraan urusan statistik daerah; 6). Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Bupati. Selanjutnya tugas pokok pada BAPPEDA Kabupaten Jombang diuraikan kedalam masing-masing sub unit kerja, yaitu: 1. Kepala Badan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi memimpin, merumuskan, mengatur,membina, mengendalikan, mengkoordinasikan dan mempertanggung jawabkan kebijakan teknis penyusunan danpelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan dan statistik. 2. Sekretariat Sekretariat yang dipimpin oleh Sekretaris mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan sebagaian tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah meliputi umum, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, penyusunan program dan pelaporan. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut: a. Pelaksana koordinasi pengumpulan data dan informasi dalam rangka Penyusunan Kebijakan Teknis dan Operasional Badan; b. Pelaksana Koordinasi pelaksanaan tugas-tugas Organisasi Badan; c. Pengumpulan data dan informasi dalam rangka penyusunan Program Kerja, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan kegiatan Badan; d. Pengendalian administrasi kepegawaian, pelaksanaan, pembinaan, peningkatan disiplin dan pengembangan karier serta upaya peningkatan kesejahteraan pegawai; e. Penyiapan bahan dalam rangka penyusunan anggran, pelaksanaan penata usahaan keuangan dan penyusunan laporan pertanggung jawaban keuangan; f. Pelaksanaan urusan administrasi umum, rumah tangga/ keprotokolan dan perlengkapan, ketatalaksanaan (surat menyurat) dan kearsipan g. Penyusunan Standar Pelayanan Minimal lingkup Unit Kerja; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
12 h. Penyiapan data dan informasi kepustakaan, pelaksanaan hubungan masyarakat dan inventarisasi asset; i. Pelaksanaan koordinasi kegiatan dengan instansi tekait,perangkat daerah dan pihak ketiga; j. Pelaksanaan sistem pengawasan melekat; k. Penyusunan dan pelaksanaan sistem informasi lingkup Badan; l. Pelaksanaan kebersihan, keindahan dan keamanan. m. Pelaksanaan penanganan pengaduan masyarakat. Sekretaris membawahi: Kepala Sub Bagian Umum, mempunyai tugas: Menyiapkan data dan informasi guna penyusunan kebijakan teknis dan operasional; a. Melaksanakan administrasi kepegawaian, melaksanakan pembinaan, peningkatan disiplin dan pengembangan karier serta upaya peningkatan kesejahteraan pegawai; b. Melaksanakan urusan administrasi umum, rumah tangga/ keprotokan, perjalanan dinas dan perlengkapan, ketatalaksanaan (surat menyurat) dan kearsipan; c. Menyusun Standar Pelayanan Minimal Badan; d. Menyusun rencana dan melaksanakan keindahan, kebersihan, dan keamanan kantor; e. Melaksanakan kegiatan pengawasan melekat dalam lingkup badan; f. Menyusun rencana kebutuhan barang, mengatur dan mengelola barangbarang inventaris kantor; g. Melaksanakan kegiatan kehumasan dan kepustakaan Badan; h. Menangani pengaduan masyarakat terkait dengan pelaksanaan tugas; i. Membantu sekretaris dalam melaksanakan koordinasi terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi dan tata laksana aparatur; Kepala Sub Bagian Keuangan, mempunyai tugas sebagai berikut: a. Melaksanakan penatausahaan keuangan, meliputi pengelolaan anggaran, penyusunan neraca, pelaksanaan akuntansi/ pembukuan, pertanggung jawaban dan verifikasi serta penyusunan perhitungan anggaran; b. Melaksanakan pengurusan biaya perjalanan dinas, perpindahan pegawai dan ganti rugi, gaji pegawai dan pembayaran hak-hak keuangan lainnya; c. Menyusun, melaksanakan dan mempertanggung jawabkan anggaran Badan; d. Melaksanakan upaya peningkatan kesejahteraan pegawai. Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dan Pelaporan, mempunyai tugas sebagai berikut: Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
13 a. Menghimpun, mengolah, mengkaji dan meneliti data dalam rangka penyusunan rencana program dan anggaran; b. Melaksanakan kegiatan perencanaan dan penyusunan dokumen pembangunan bidang Perencanaan Pembangunan Daerah; c. Melaksanakan koordinasi perencanaan program, kegiatan dan anggaran bidang Perencanaan Pembangunan Daerah; d. Melaksanakan koordinasi dengan unit terkait dalam rangka analisis dan penilaian pelaksanaan program dan anggaran; e. Melaksanakan kebijakan pembinaan,pengawasan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang Perencanaan Pembangunan Daerah; f. Mengkoordinir dan evaluasi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Perencanaan Pembangunan Daerah; g. Melaksanakan pembuatan umpan balik hasil penyusunan dan penetapan anggaran guna perencanaan program dan anggaran untuk tahun berikutnya; h. Mengelola, mengembangkan data dan Sistem Informasi lingkup SKPD; i. Melaksanakan supervisi, pelaporan, evaluasi dan monitoring pelaksanaan tugas. 3. Bidang Sosial Budaya Bidang Sosial Budaya dipimpin oleh Kepala Bidang Sosial Budaya untuk melaksanakan sebagian tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di bidang perumusan kebijakan teknis perencanaan, pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan, pembinaan dan pelaksanaan tugas perencanaan pembangunan daerah di bidang sosial budaya. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Bidang Sosial Budaya mempunyai fungsi: a. Perumusan kebijakan teknis perencanaan di bidang sosial budaya; b. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan; c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas perencanaan pembangunan daerah di bidang sosial budaya; d. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang sosial budaya. Kepala Bidang Sosial Budaya membawahi: 1. Kepala Sub. Bidang Kesejahteraan Rakyat,mempunyai tugas: a. Merumuskan kebijakan teknis perencanaan bidang kesehatan, kependudukan dan catatan sipil, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, sosial, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
14 ketenaga kerjaan dan ketransmigrasian, kebudayaan dan pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan desa b. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan bidang kesehatan, kependudukan dan catatan sipil, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, sosial, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, kebudayaan dan pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan desa; c. Melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah di bidang kesehatan, kependudukan dan catatan sipil, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, sosial ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, kebudayaan dan pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan desa; d. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah bidang kesehatan, kependudukan dan catatan sipil, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, sosial, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, kebudayaan dan pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan desa. 2. Kepala Sub Bidang Pendidikan Mental Spiritual dan Pemerintahan, mempunyai tugas: a. Merumuskan kebijakan teknis perencanaan di bidang pendidikan, kepemudaan dan olah raga, kesatuan bangsa dan politik dalam negeri, otonomi daerah, penyerahan urusan, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian, kearsipan dan perpustakaan; b. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan di bidang pendidikan, kepemudaan dan olah raga, kesatuan bangsa dan politik dalam negeri, otonomi daerah, penyerahan urusan, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian, kearsipan dan perpustakaan; c. Melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah di bidang pendidikan, kepemudaan dan olah raga, kesatuan bangsa dan politik dalam negeri, otonomi daerah, penyerahan urusan, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian, kearsipan dan perpustakaan; d. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang pendidikan, kepemudaan dan olah raga, kesatuan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
15 4. Bidang Ekonomi bangsa dan politik dalam negeri, otonomi daerah, penyerahan urusan, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian, kearsipan dan perpustakaan; Bidang Ekonomi dipimpin oleh Kepala Bidang Ekonomi untuk melaksanakan sebagian tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dibidang perumusan kebijakan teknis perencanaan, pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan: pembinaan dan pelaksanaan tugas peencanaan pembangunan daerah diibidang ekonomi. Dalam melaksanakan tugas pokok, bidang ekonomi mempunyai fungsi sebagai berikut: a. Perumusan kebijakan teknis perencanaan di bidang ekonomi; b. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan di bidang ekonomi; c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah di bidang ekonomi; d. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang ekonomi. Kepala Bidang Ekonomi, membawahi: 1. Kepala Sub. Bidang Pengembangan Ekonomi Wilayah, mempunyai tugas: a. Merumuskan kebijakan teknis perencanaan bidang kehutanan, peternakan, perikanan, pertanian dan pariwisata; b. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan bidang kehutanan, peternakan, perikanan, pertanian, dan pariwisata; c. Melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kehutanan, peternakan, perikanan, pertanian dan pariwisata; d. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang kehutanan, peternakan, perikanan, pertanian dan pariwisata. 2. Kepala Sub. Bidang Pengembangan Dunia Usaha, mempunyai tugas: a. Merumuskan kebijakan teknis perencanaan di bidang koperasi dan usaha kecil menengah, penanaman modal, perdagangan, perindustrian, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, kerjasama antar daerah dan fasilitasi kerjasama dengan dunia usaha dan industri; b. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan di bidang koperasi dan usaha kecil menengah, penanaman modal, perdagangan, perindustrian, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, kerjasama antar daerah dan fasilitasi kerjasama dengan dunia usaha dan industry; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
16 c. Melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang koperasi dan usaha kecil menengah, penanaman modal, perdagangan, perindustrian, ketenagakerjaan, dan ketransmigrasian, kerjasama antar daerah dan fasilitasi kerjasama dengan dunia usaha dan industri; d. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang koperasi dan usaha kecil menengah, penanaman modal, perdagangan, perindustrian, ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, kerjasama antar daerah dan fasilitasi kerjasama dengan dunia usaha dan industri; 5. Bidang Fisik Prasarana Bidang fisik prasarana dipimpin oleh kepala bidang fisik prasarana untuk melaksanakan sebagaian tugas Badab perencanaan Pembangunan Daerah di bidang perumusan kebijakan teknis perencanaan, pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan, pembinaan dan pelaksanaan tugas perencanaan pembangunan daerah di bidang fisik prasarana. Untuk melaksanakan tugas pokok, bidang fisik prasarana mempunyai fungsi: a. Perumusan kebijakan teknis perencanaan di bidang fisik prasarana; b. Pengkoodinasian penyusunan perencanaan pembangunan di bidang fisik prasarana: c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah di bidang fisik prasaana; d. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang fisik prasarana. Kepala Bidang Fisik Prasarana, membawahi: 1. Kepala Sub. Bidang Perencanaan Umum Sarana dan Prasarana Wilayah, yang mempunyai tugas: a. Merumuskan kebijakan teknis perencanaan bidang komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, perhubungan dan perumahan; b. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan bidang komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, perhubungan dan perumahan; c. Melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, perhubungan dan perumahan; d. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah bidang komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, perhubungan dan perumahan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
17 Kepala Sub. Bidang Perencanaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, mempunyai tugas: Merumuskan kebijakan teknis perencanaan bidang energi, dan sumber daya mineral, lingkungan hidup dan pertanahan; a. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup dan pertanahan: b. Melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup dan pertanahan; c. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah di bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup dan pertanahan. 6. Bidang Penelitian, Pengembangan dan Statistik Bidang penelitian, pengembangan dan statistik yang memimpin adalah Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Statistik untuk melaksanakan sebagian tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di bidang pengkajian, penelitian dan pengembangan pembangunan daerah serta penyelenggaraan urusan statistik daerah. Untuk melaksanakan tugas pokok Bidang Penelitian, Pengembangan dan Statistik mempunyai fungsi: a. Perumusan kebijakan, pelaksanaan dan kerjasama di bidang penelitian, pengembangan serta distribusi hasil penelitian dan pengembangan; b. Pengumpulan, pengolahan dan penyajian data dan informasi pembangunan daerah; c. Penyelenggaraan kerjasama pengembangan statistik umum, dasar, dan sektoral. Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Statistik, membawahi: 1. Kepala Sub. Bidang Penelittian dan Pengembangan, mempunyai tugas sebagai berikut: a. Merumuskan kebijakan teknis bidang penelitian dan pengembangan sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah; b. Menyusun program kebijakan operasional penelitian dan pengembangan; c. Melaksanakan penelitian dan pengembangan Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Bidang Kemasyarakatan dan Bidang Pengembangan Teknologi dan Informasi; d. Melaksanakan pengembangan hasil penelitian dan pengembangan dalam rangka pelaksanaan penelitian dan pengembangan; e. Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dan pihak ketiga dalam rangka pelaksanaan penelitian dan pengembangan; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
18 f. Melaksanakan sosialisasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan kawasan stakeholder yang terkait. 2. Kepala Sub. Bidang Statistik, mempunyai tugas: a. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data-data statistik untuk keperluan perencanaan b. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi pembangunan daerah; c. Menyelenggarakan kerjasama antar lembaga untuk mengembangkan statistik umum, dasar dan sektoral. 7. Kelompok Jabatan Fungsional Pengaturan tugas pokok dan fungsi kelompok jabatan fungsional diatur lebih lanjut Struktur Organisasi Struktur Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah terdiri dari: K E P A L A SEKRETARIAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL Sub Bagian Umum Sub Bagian Keuangan Sub Bagian Penyusunan Program dan Pelaporan BIDANG PENELITIAN, PENGEMBANGAN, DAN STATISTIK BIDANG SOSIAL BUDAYA BIDANG EKONOMI BIDANG FISIK PRASARANA Sub Bidang Penelitian dan Pengembangan Sub Bidang Kesejahteraan Rakyat Sub Bidang Pengembangan Ekonomi Wilayah Sub Bidang Perencanaan Umum Sarana dan Prasarana Wilayah Sub Bidang Statistik Sub Bidang Pendidikan, Mental Spiritual, dan Pemerintahan Sub Bidang Pengembangan Dunia Usaha Sub Bidang Perencanaan Umum SDA & Lingkungan Hidup 1.6. Lingkungan Stratejik Yang Berpengaruh a. Sarana Pendukung Organisasi Keberadaan sarana pendukung akan berpengaruh terhadap laju gerak suatu organisasi. Mutu tingkat sumberdaya manusia yang dimiliki, yang didukung dengan adanya sarana yang memadai akan sangat berpengaruh pada kinerja dari organisasi. Demikian pula sebaliknya, sebaik apapun sarana Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
19 pendukung yang ada tanpa didukung oleh personil dengan kapabilitas yang memadai akan menambah deretan barang inventaris organisasi yang tidak efektif. Untuk membantu tugas pokok dan fungsi yang harus diemban, sarana kerja yang terdapat di Bappeda Kabupaten Jombang sudah sangat baik. Artinya bahwa sarana yang ada sudah mampu mendukung beban kerja yang ada, walaupun belum secara optimal. b. Metode Organisasi Untuk mencapai tujuan dari organisasi (dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah sebagai institusi yang bertanggungjawab terhadap perencanaan pembangunan di daerah), maka pelaksanaan koordinasi (baik tingkat internal maupun eksternal) terus diupayakan. Penyebab kesalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan yang terkait dengan perencanaan, sebagian besar disebabkan karena lemahnya tingkat koordinasi. Untuk itu koordinasi harus selalu dilaksanakan dalam rangka mendapatkan suatu keputusan atau kebijakan yang tepat dan konsisten dengan melaksanakan pertemuan-pertemuan koordinasi, baik dalam sektor-sektor tertentu maupun lintas sektor. Guna meminimalisir kekurangan serta kendala yang terjadi, maka diperlukan adanya standar metode kerja. Pada Tahun 2014 telah disusun standar operasional prosedur (SOP) BAppeda. Standar tersebut menginformasikan terkait langkah, pelaksanaan dan prosedur pelaksanaan administrasi kegiatan yang dilaksanakan di Bappeda. c. Sumberdaya Manusia Sumberdaya manusia merupakan unsur dinamisator yang terpenting dalam suatu organisasi. Kemampuan sumberdaya ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain tingkat pendidikan. Sebagai gambaran tingkat pendidikan sumber daya manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah adalah sebagai berikut : TABEL 1.1 TINGKAT PENDIDIKAN PEGAWAI BAPPEDA TAHUN 2014 NO TINGKAT PENDIDIKAN JUMLAH (ORANG) Pasca Sarjana 12 Sarjana (S1) 27 Sekolah Menengah Umum atau yang sederajat 5 Jumlah 44 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
20 Berdasar tabel tingkat pendidikan pegawai terlihat bahwa tingkat pendidikan personil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang yang terbanyak berpendidikan Sarjana (S1), yang rata-rata memegang jabatan struktural eselon IV. Jabatan struktural eselon IV pada suatu instansi merupakan supervisor atau baris pelaksana dari suatu kebijaksanaan. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya tingkat pemahaman terhadap suatu perintah atau bentuk pendelegasian dan juga penguasaan teknis, baik pada tingkat konsep maupun aplikasi di lapangan. Sedangkan tingkat golongan personel bappeda tersaji sebagai berikut ; TABEL1.2 GOLONGAN PEGAWAI BAPPEDA TAHUN 2014 NO URAIAN JUMLAH (ORANG) Golongan IV Golongan III Golongan II Golongan I Tenaga Kontrak Daerah Jumlah 44 Berdasar tabel tingkat golongan dapat dipahami, bahwa tingkat golongan dari personil Bappeda yang terbanyak adalah golongan III, sebanyak 33 orang atau 75% dari seluruh staf Bappeda. Meskipun tingkat pendidikan dan golongan cukup secara umum untuk menangani kegiatan perencanaan pembangunan di Kabupaten Jombang, namun masih diperlukan adanya tambahan tenaga pelaksana teknis perencanaan, khususnya yang memiliki kemampuan teknis dalam perencanaan pembangunan daerah. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
21 BAB II PERENCANAAN KINERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 2.1. VISI DAN MISI a. Visi Bappeda Kabupaten Jombang Visi merupakan pandangan jauh kedepan, kemana dan bagaimana suatu organisasi harus dibawa dan berkarya agar tetap konsisten dan dapat eksis, aspiratif, inovatif dan produktif. Visi tersebut menentukan arah dan tujuan perencanaan Kabupaten Jombang sekaligus menggambarkan kondisi yang ingin dicapai dan menjadi komitmen seluruh pihak yang berkepentingan (stakeholders) dengan perencanaan tersebut. Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita-cita bangsa dalam bernegara. Oleh karena itu, diperlukan penyelenggaraan pemerintahan yang berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Visi BAPPEDA dirumuskan dengan memperhatikan visi Bupati Jombang yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun yaitu: Jombang Sejahtera untuk Semua. Berdasarkan pada visi di atas serta memperhatikan tugas pokok dan fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dalam menjawab tantangan lingkungan strategis yang akan dihadapi sebagai suatu institusi perencana daerah, maka menetapkan visi Bappeda Kabupaten Jombang untuk periode tahun adalah: TERWUJUDNYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG SINERGIS, PARTISIPATIF, INOVATIF, DAN BERKUALITAS MENUJU JOMBANG SEJAHTERA Penjelasan Makna Rumusan visi tersebut dapat dimengerti melalui makna yang terkandung pada konsep-konsep sebagai berikut : 1. Perencanaan Pembangunan yang Partisipatif maksudnya adalah bahwa proses perencanaan pembangunan harus mampu mengakomodir secara Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
22 objektif berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat agar dapat menghasilkan kesepakatan bersama dan diterima semua pihak. Oleh sebab itu dalam setiap proses perencanaan pembangunan memerlukan keterlibatan masyarakat. Partisipasi aktif tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan dampak positif terhadap perencanaan pembangunan. 2. Perencanaan Pembangunan yang Sinergis maksudnya proses perencanaan pembangunan yang lebih mengoptimalkan integrasi dan sinkronisasi keragaman sumber daya sesuai dengan porsi masing-masing. 3. Perencanaan Pembangunan Daerah yang Inovatif dimaksudkan bahwa proses perencanaan pembangunan yang menekankan hadirnya prosedur/model, gagasan, praktek/cara yang baru untuk diterapkan sebagai sarana perbaikan/pengembangan sistem, guna menghadapi tantangan perubahan di masa datang, sehingga mampu mewujudkan perencanaan yang lebih baik dan produktif. 4. Perencanaan Pembangunan Daerah yang Berkualitas adalah apabila perencanaan yang disusun memenuhi kriteria antara lain dapat diimplementasikan dan mencapai target yang telah ditetapkan, disusun berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta mendukung perencanaan pembangunan nasional. 5. Sejahtera untuk Semua merupakan muara dari seluruh makna pernyataan nilai misi yang telah dijelaskan karena perencanaan adalah alat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat guna menjadi masyarakat yang lebih sejahtera. b. Misi Bappeda Kabupaten Jombang Sedangkan upaya untuk mewujudkan visi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah tersebut, maka dirumuskan misi sebagai berikut: 1. Memantapkan penyelenggaraan sistem perencanaan pembangunan daerah 2. Mewujudkan perencanaan pembangunan berkelanjutan 3. Menyusun penelitian dan pengembangan perencanaan pembangunan berbasis data inovasi dan dinamika kebutuhan masyarakat 4. Mengembangkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah 2.2. TUJUAN DAN SASARAN a. Tujuan Bappeda Kabupaten Jombang Tujuan adalah pernyataan-pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi, memecahkan masalah dan menangani Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
23 isu strategis daerah yang dihadapi. Tujuan jangka menengah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan fungsi manajemen kelembagaan perencanaan pembangunan; 2. Mewujudkan perencanaan pembangunan daerah berdasarkan rencana tata ruang, unsur kelestarian lingkungana dan daya dukung sumber daya alam; 3. Mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas berbasis data dan kajian ilmiah; 4. Memberikan dukungan kelembagaan yang profesional dalam mewujudkan kinerja yang prima. b. Sasaran Bappeda Kabupaten Jombang Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Perumusan sasaran memperhatikan indikator kinerja sesuai tugas dan fungsi Bappeda serta profil pelayanan yang terkait dengan indikator kinerja. Untuk lima tahun mendatang, Bappeda menetapkan sasaran sebagai berikut: 1. Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran; 2. Dukungan dan kerjasama dunia usaha/stakeholder dalam pembangunan daerah; 3. Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang; 4. Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan; 5. Optimalisasi penyediaan data /informasi dan statistik pendukung perencanaan pembangunan daerah; 6. Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah; 7. Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai. c. Indikator dan Target Sasaran Bappeda Kabupaten Jombang 1. Prosentase dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan dengan target 100%; 2. Prosentase program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program pemerintah daerah dengan target 80%; 3. Prosentase rekomendasi pemanfaatan ruang dengan target 80%; 4. Ketersediaan pedoman perencaan tata ruang dengan target 57,1%; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
24 5. Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan pembangunan daerah dengan target 90%; 6. Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah dengan target 80%; 7. (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan Dengan target 80%. Rumusan misi, tujuan,sasaran sampai dengan kebijakan tersaji dalam tabel berikut: Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
25 TABEL 2.1 MISI, TUJUAN,SASARAN, DAN KEBIJAKAN NO MISI Rumusan Tujuan & Sasaran Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target Sasaran Kebijakan 1 Memantapkan penyelenggaraan sistem perencanaan pembangunan daerah Meningkatkan fungsi manajemen kelembagaan perencanaan pembangunan Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan 100% Melaksanakan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan daerah Perencanaan Pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program SKPD 2 Mewujudkan perencanaan pembangunan berkelanjutan Mewujudkan perencanaan pembangunan daerah berdasarkan rencana tata ruang, unsur kelestarian lingkungan dan daya dukung sumber daya alam Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang % program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program pemerintah daerah % rekomendasi pemanfaatan ruang 80% Mengoptimalkan peran/fungsi sekretariat tetap koordinasi CSR PKBL 80% Mengoptimalkan fungsi BKPRD dalam penyelenggaraan pengendalian pemanfaatan ruang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
26 NO MISI Rumusan Tujuan & Sasaran Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target Sasaran Kebijakan Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan Ketersediaan pedoman perencaan tata ruang 57,1% Penyusunan materi teknis dan penetapan regulasi penataan ruang 3 Menyusun penelitian dan pengembangan perencanaan pembangunan berbasis data, inovasi dan dinamika kebutuhan masyarakat Mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas berbasis data dan kajian ilmiah Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik pendukung perencanaan pembangunan daerah Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan pembangunan daerah 90% Mengoptimalkan pengumpulan, pengolahan dan analisis data makro dan sektoral pendukung perencanaan Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah 80% Pelayanan administrasi perkantoran sesuai standar operasional dan prosedur Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
27 NO MISI Rumusan Tujuan & Sasaran Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target Sasaran Kebijakan 4 Mengembangkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah Memberikan dukungan kelembagaan yang profesional dalam mewujudkan kinerja yang prima Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan 80% Pelayanan administrasi perkantoran sesuai standar operasional dan prosedur Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
28 2.3. PERENCANAAN KINERJA TAHUN 2014 Perencanaan kinerja merupakan proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategis melalui berbagai kegiatan tahunan. Didalam rencana kinerja ditetapkan rencana capaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan.penyusunan rencana kinerja dilakukan seiring dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran. Adanya ikhtisar perjanjian kinerja pada lampiran II Untuk tahun kerja 2014 Bappeda Kabupaten Jombang melaksanakan 15 Program dan 58 kegiatan, yaitu terdiri dari: TABEL 2.2 PROGRAM DAN KEGIATAN PROGRAM/ KEGIATAN 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran a. Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur a. Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor b. Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor c. Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional 3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur a. Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya 4. Program perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD ANGGARAN (Rp.) , , , ,- 31.0, , , , ,- Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
29 PROGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) a. Penyusunan rencana strategis SKPD ,- b. Penyusunan rencana kerja SKPD ,- c. Penyusunan laporan capaian kinerja SKPD ,- d. Penyusunan laporan keuangan SKPD ,- 5. Program Pengembangan Data/ Informasi/ Statistik Daerah a. Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah b. Penyusunan dan Pengumpulan Data PDRB c. Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) , , , ,- d. Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) ,- e. Penyusunan Data Inflasi Daerah 6. f. Penyusunan Profil Daerah ,- Program Kerjasama Pembangunan ,- a. Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga ,- 7. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang a. Fasilitasi/koordinasi pemanfaatan ruang , ,- 8. Program Perencanaan Tata Ruang ,- a. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Kudu b. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro , ,- Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
30 PROGRAM/ KEGIATAN c. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Sumobito d. Penyusunan Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang e. Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP Diwek f. Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang 9. Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah a. Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah 10. Program perencanaan pembangunan daerah ANGGARAN (Rp.) , , , , , , ,- a. Penyusunan Rancangan RKPD ,- b. Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) ,- c. Penyusunan KUA dan PPAS ,- d. Pemeliharaaan SIPPD ,- e. Penyusunan Rancangan RPJMD ,- 11. Program perencanaan pembangunan ekonomi a. Penyusunan masterplan pembangunan ekonomi daerah , ,- b. Penyusunan indikator ekonomi daerah ,- c. Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi ,- d. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan ,- e. Penyusunan Study Kelayakan Sarana Dan Prasarana Ekonomi Wilayah ,- Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
31 PROGRAM/ KEGIATAN 12 Program perencanaan sosial dan budaya a. Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya b. Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan c. Penyusunan rencana aksi daerah pemberantasan korupsi d. Penyusunan grand design peningkatan fungsi dan peran kecamatan sebagai SKPD tahun Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh e. Pendampingan Program PNPM Perkotaan f. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan g. Penyusunan rencana induk pariwisata daerah h. Penyusunan profil gender dan profil anak 13 Program Penelitian dan Pengembangan a. Koordinasi Penelitian dan Pengembangan b. Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah ANGGARAN (Rp.) , , , , , , , , , , , ,- c. Kajian Ekonomi Produktif Desa d. Penyusunan Ikon Jombang ,- e. Penataan Kawasan Cagar Budaya ,- Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
32 PROGRAM/ KEGIATAN 14 Program Perencanaan Prasarana Sarana Wilayah dan Sumber Daya Alam a. Koordinasi Perencanaan Bidang Fisik dan Prasarana b. Koordinasi Perencanaan sanitasi permukiman dan air minum c. Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah d. Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif e. Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program WISMP) f. Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan g. Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi h. Penyusunan Rencana Induk Sistem Distribusi Air Minum i. Kebijakan strategi daerah pengembangan sistem penyediaan air minum 15. Program Pengendalian Evaluasi Kinerja Program ANGGARAN (Rp.) , , , , , , , , , , ,- a. Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan ,- b. SIPPD MONEV ,- JUMLAH ,- Keseluruhan Program dan Kegiatan Tersebut, dialokasikan anggaran sebesar Rp ,-. Anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah terdiri dari Belanja Langsung sebesar Rp ,- dan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp ,- Rencana Kinerja Tahunan Badan Perencanaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
33 Pembangunan Daerah Tahun 2014 untuk mendukung sasaran yang telah ditetapkan sesuai dengan lampiran III PENETAPAN KINERJA BAPPEDA JOMBANG TAHUN 2014 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil maka perlu disusunlah suatu penetapan kinerja pada suatu pemerintahan. Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, kami sajikan Penetapan Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang sesuai dengan Lampiran IV Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
34 BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 3.1. PENGUKURAN PENCAPAIAN SASARAN Sasaran kinerja adalah tingkat target kinerja yang dinyatakan sebagai tujuan nyata yang terukur, di mana capaian aktual dapat dibandingkan, termasuk tujuan yang dinyatakan sebagai standar kuantitatif, nilai, atau tingkat. Capaian kinerja sasaran diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerja sasaran strategis, cara penyimpulan hasil pengukuran pencapaian sasaran dilakukan dengan membuat capaian rata-rata atas capaian indikator kinerja sasaran. Pengukuran pencapaian sasaran dapat dilihat dalam tabel berikut ini TABEL 3.1 PENGUKURAN PENCAPAIAN SASARAN TAHUN 2014 Presentase No Sasaran Indikator Sasaran Target Kinerja Sasaran Realisasi Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Tahun Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran 2 Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah 3 Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang 4 Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan 5 Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan % program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program pemerintah daerah % rekomendasi pemanfaatan ruang Ketersediaan pedoman perencaan tata ruang Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan 100 % 100 % 100 % 80 % 80 % 100 % 80 % 80 % 100 % 57.1 % 57.1 % 100 % 90 % 85,7 % 95 % Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
35 Presentase No Sasaran Indikator Sasaran Target Kinerja Sasaran Realisasi Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Tahun 2014 pendukung perencanaan pembangunan daerah 6 Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah 7 Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai pembangunan daerah Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan 80 % 80 % 100 % 80 % 80 % 100 % Dari 7 (tujuh) sasaran dengan indikator kinerja sebanyak 10 (Sepuluh), pencapaian kinerja sasaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah pada tahun 2014 adalah sebagai berikut: 1. Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran Capaian 2014 Target No Indikator Sasaran Akhir (%) Target Realisasi RPJMD 2013 Realisasi 1. Prosentase dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan 100% 100% 100% 100% 100% Dimaksudkan agar perencanaan daerah tepat waktu dan tepat sasaran dengan target kinerja sasaran sebesar 100%. Pada akhir tahun 2013 sasaran ini tercapai 100%. Realisasi sasaran pada tahun 2014 tercapai 100% dari Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
36 target yang direncanakan jadi pencapaian sasaran pada saat ini mencapai 100%. Realisasi kinerja tersebut sudah memenuhi target RPJMD sebesar 100%, oleh karena itu kinerja sasaran ini hingga empat tahun kedepan harus dipertahankan. Adapun faktor pendorong dan penghambat pemenuhan target sebagai berikut: Faktor pendorong tercapainya sasaran ini adalah: a. Adanya komitmen dari segenap karyawan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang dalam upaya melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan daerah; b. Tanggungjawab setiap karyawan selalu update peraturan sehingga perencanaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terdapat faktor penghambat sasaran yaitu kurangnya kesadaran SKPD terkait dalam ketepatan waktu pengumpulan laporan sehingga membutuhkan lebih banyak waktu untuk melakukan integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan daerah. Strategi untuk mewujudkan indikator pada tahun 2015 dengan menumbuhkan dan memelihara komitmen jalinan koodinasi terhadap SKPD rentang kendali serta meningkatkan kualitas SDM demi terwujudnya penyusunan perencanaan daerah yang tepat waktu dan tepat sasaran. Dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dilaksanakan dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif dan topdownbottom up. Implementasi pendekatan tersebut dipertemukan dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang melibatkan peran serta masyarakat dan stakeholder pembangunan. Upaya untuk meningkatkan akuntabilitas proses perencanaan pembangunan ditindaklanjuti dalam: Kebijakan Pagu Indikatif Desa (PID) yang ditujukan untuk memperkuat proses musrenbang desa, percepatan pembangunan desa dan konsistensinya dengan penganggaran. Kebijakan PID juga ditujukan untuk mendukung visi Bupati/Wakil Bupati Jombang terkait alokasi 500 juta per desa. Dalam alokasi 500 juta per desa, salah satu bentuk implementasinya adalah melalui alokasi pagu indikatif desa (PID) sebesar 200 juta per desa. Rencana kegiatan yang akan diangarkan melalui PID dibahas dalam musrenbang desa dan diproses melalui musrenbang kecamatan, forum SKPD dan musrenbang kabupaten untuk memastikan kesesuaiannya Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
37 dengan program dan kegiatan daerah. Kebijakan PID ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2014; Pendokumentasian usulan perencanaan pembangunan dalam sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (SIPPD) dengan tujuan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam tahapan musrenbang terkelola dengan baik; Sejalan dengan penerapan perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja, langkah perkuatan pemantauan dan evaluasi kinerja pelaksaaan rencana pembangunan menjadi sangat penting. Langkah pemantauan dan evaluasi kinerja diwujudkan melalui pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan yang didokumentasikan setiap tahun dalam Laporan Kinerja Pemerintah Daerah dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati. Selain itu, capaian atas upaya yang telah dilaksanakan pada tahun 2014, yaitu: Tersusunnya Masterplan Pembangunan Ekonomi Daerah yang digunakan sebagai pedoman dan arahan untuk mengidentifikasi dan memetakan secara spasial lahan-lahan pertanian pangan yang ada di Kabupaten Jombang dalam menentukan lokasi lahan pertanian pangan berkelanjutan serta uji publik berkaitan dengan penyepakatan dan pembuatan komitmen rencana aksi yang terkait dengan outcome yang dicapai yaitu penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Jombang; Tersusunnya Indikator Ekonomi Daerah yang mengidentifikasi struktur perekonomian daerah dengan sektor basis maupun sektor pendukung yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam kajian tersebut juga menghasilkan rumusan rencana strategis dan kebijakan yang dapat mendorong tumbuhnya sektor basis disamping memberdayakan potensi sektor pendukung dalam hal ini sektor non basis serta tetap mempertimbangkan tingkat disparitas wilayah dan dampak kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan; Terlaksananya Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi terkait dengan program maupun kegiatan pembangunan ekonomi yang akan, sedang, maupun yang sudah dilakukan oleh SKPD (berkaitan dengan kegiatan yang dibiayai APBD Kabupaten, APBD Propinsi maupun APBN (termasuk Dekonsentrasi maupun Tugas Pembantuan), serta koordinasi Program Pengembangan Kawasan Agrpolitan SKPP I Kabupaten Jombang tahun ke empat; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
38 Terlaksananya Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan, khususnya progress Pengembangan Kawasan Agropolitan dan rencana aksi Ketahanan Pangan Daerah. Progress pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Jombang, sesuai dengan 7 (tujuh) indikator dari Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jombang memiliki index 62,7 termasuk kedalam kategori cukup terjadi peningkatan index pada tahun 2014 menjadi 70,5 dan termasuk dalam kategori baik. Adapun 7 (tujuh) indikator yang menjadi tolok ukur, perhitungan index pengembangan kawasan agropolitan adalah : 1) Investasi dibidang pertanian, 2) Infrastruktur sosial dan ekonomi bidang pertanian, 3) Nilai NTP, 4) Lapangan Kerja, 5) Tumbuh dan berkembangnya kegiatan produksi, penyuluhan dan pemasaran komoditas unggulan 6) pengelolaan lahan berkelanjutan 7) Kelembagaan dan kualitas SDM, stakeholders Kawasan Agropolitan yang kreatif, inovatif berjiwa wirausaha dan professional; Tersusunnya Study Kelayakan Sarana dan Prasarana Ekonomi Wilayah yang meliputi rencana pembangunan Subterminal Agribis (STA) Mojoagung dan perencanaan Revitalisasi Pasar Citra. Hasil-hasil pelaksanaan program pembangunan sosial dan budaya yang mendukung tercapainya sasaran pertama pada tahun 2014, antara lain: Terselenggaranya Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial dan Budaya untuk mendukung sinkronisasi dan keselarasan programprogram pembangunan di lingkup sosial budaya, baik antar tingkatan pemerintahan maupun antar waktu; Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dengan capaian terfasilitasinya kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan monitoring penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Jombang dengan produk yang dihasilkan berupa laporan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan tahun 2014 serta hasil koordinasi dan sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan; Tersusunnya Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi. Kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi sebagai pijakan dalam upaya mewujudkan Pemerintah Daerah yang bersih dan bebas dari praktek korupsi dengan mencapai peningkatan nilai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Output yang dihasilkan berupa laporan 7 (tujuh) RAD-PKK dengan berpedoman pada SE Mendagri Nomor:356/2648/SJ tanggal 12 Desember 2013 tentang Penyusunan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Pemerintah Daerah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
39 Tahun 2013 secara tepat waktu. Capaian kegiatan ini belum maksimal dikarenakan penyelenggaraan sosialisasi dengan narasumber dari KPK dan Kementerian Hukum dan HAM tidak terlaksana; Tersusunnya Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD. Melalui dokumen grand design tersebut diharapkan tahapan dalam mengoptimalkan peran kecamatan sebagai SKPD, selain sebagai pemangku wilayah kecamatan, pada tahun mendatang bisa ditingkatkan; Pendampingan Program PNPM Perkotaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah terhadap program Pemerintah Pusat, dimana setiap daerah yang menerima program PNPM wajib menyediakan biaya operasional bagi pelaksanaan PNPM di daerahnya. Untuk realisasi output dari kegiatan ini adalah terfasilitasinya kegiatan siklus PNPM Mandiri Perkotaan yang terdiri 7 kecamatan di 113 desa serta pendampingan PLPBK di 2 desa; Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan. SIM ini disusun untuk mendokumentasikan database rumah tangga miskin yang ada di Kabupaten Jombang secara detail, mulai dari data anggota keluarga, lokasi, serta kondisinya. Secara lebih lanjut, SIM Penanggulangan Kemiskinan digunakan sebagai pengelolaan dan updating data kemiskinan; Tersusunnya Rencana Induk Pariwisata Daerah, yaitu dokumen Studi Kelayakan Pengelolaan Tirta Wisata dengan memastikan terhadap aspek hukum, teknis, pelayanan, dan komersial yang diperlukan dalam pengelolaan Kawasan Pariwisata Jombang; Tersusunnya Profil Gender dan Profil Anak yang berisi kajian dan pemetaan status capaian PUG dan Pemenuhan Hak Anak (PUHA) dalam kebijakan dan program Pemkab Jombang di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, politik, hukum dan sosial budaya di tahun Outcome dari pelaksanaan program perencanaan pembangunan prasarana wilayah dan sumber daya alam yang menunjang tercapainya sasaran tersebut adalah: Terselenggaranya Koordinasi Perencanaan Bidang Fisik dan Prasarana. Telah dilaksanakan rapat-rapat kordinasi dalam rangka menyelesaikan permasalahan terkait sarana dan prasarana daerah serta untuk mendukung sinkronisasi dan keterpaduan perencanaan prasarana antar tingkatan pemerintahan; Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
40 Terlaksananya Koordinasi Perencanaan Sanitasi Permukiman dan Air Minum dalam rangka sinkronisasi dan koordinasi pencapaian target MDG s dalam rangka pemenuhan proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum yang layak dan sanitasi dasar. Produk yang dihasilkan adalah Laporan Pelaksanaan Penandatanganan kerjasama Pemerintah Kabupaten Jombang dengan IUWASH (Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygine); Tersusunnya Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Tahun yang digunakan sebagai pedoman perencanaan infrastruktur permukiman untuk jangka menengah; Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif. Kabupaten Jombang merupakan salah satu kabupaten pelaksana Water Irrigation Support Management Programe (WISMP) yang diselenggarakan secara lintas Kementerian oleh Pemerintah Pusat. Kegiatan WISMP diarahkan pada penguatan kelembagaan pengelola sumberdaya air irigasi untuk dapat mengelola daerah irigasinya secara partisipatif. Untuk mendukung program WISMP pemerintah Kabupaten Jombang mengalokasikan kewajiban dana sharing sesuai MoU untuk mengoptimalkan pengelolaan irigasi di wilayah daerah irigasi yang telah ditetapkan; Tersusunnya Sistem Informasi Jaringan Jalan yang berisi perkembangan data jaringan jalan di Kabupaten Jombang, khususnya jalan kabupaten dan jalan poros desa. Dengan sistem ini diharapkan informasi kondisi terkini dari ruas-ruas jalan dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan kemudahan memperoleh informasi bagi segenap stakeholder pembangunan yang membutuhkan; Tersusunnya Sistem Informasi Jaringan Irigasi yang berisi data-data inventarisasi jaringan irigasi di Kabupaten Jombang. Melalui sistem ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi jaringan irigasi di Kabupaten Jombang yang relevan, up to date, akurat dan lebih lengkap; Tersusunnya Rencana Induk Sistem Distribusi Air Minum yang merupakan dokumen yang berisi pemetaan jaringan air minum yang dilayani oleh PDAM maupun HIPPAM. Hasil pemetaan serta kajian tersebut merekomendasikan arahan dalam rencana pengembangan distribusi air minum; Tersusunnya Kebijakan Strategi Daerah Dalam Sistem Pengelolaan Air Minum Kabupaten Jombang untuk jangka waktu 20 tahun. Dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
41 tersebut sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum. Adapun outcome dari program perencanaan strategis dan pelaporan capaian kinerja serta keuangan SKPD yang digunakan untuk mengukur pencapaian sasaran ini adalah sebagai berikut : Penyusunan Rencana Strategis SKPD Secara umum lingkup kegiatan Penyusunan Rencana Strategis SKPD adalah semua permasalahan di bidang Perencanaan Strategis SKPD. Penyusunan Rencana Kerja SKPD Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan konsistensi penyusunan perencanaan rencana kerja SKPD dengan tersedianya dokumen Rencana Kerja Bappeda Penyusunan Laporan Capaian Kinerja SKPD Secara umum lingkup kegiatan koordinasi dalam pemecahan masalahmasalah daerah adalah semua permasalahan di bidang infrastruktur yang belum terakomodasi oleh kegiatan lain, dengan indikator output yang berupa terlaksananya tindak lanjut penyelesaian masalah-masalah perencanaan pembangunan infrastruktur tercapai 100%. Penyusunan Laporan Keuangan SKPD Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan SKPD dengan tersedianya dokumen laporan keuangan semester, prognosis dan laporan akhir tahun Bappeda. 2. Dukungan dan kerjasama dunia usaha/stakeholder dalam pembangunan daerah No Indikator Sasaran 1. Prosentase program CSR/PKBL perusahaan sinergi program daerah yang dengan pemerintah Capaian Akhir 2013 Target 2014 Realisasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun % Realisasi Target RPJMD 80% 80% 80% 100% 90% Capaian akhir sasaran dukungan dan kerjasama dunia usaha/stakeholder dalam pembangunan daerah pada tahun 2013 sebesar 80%. Pada Tahun 2014 target kinerja sebesar 80% dan realisasi 80% sehingga prosentase realisasi capaian sasaran senilai 100%. Realisasi kinerja tersebut melebihi target RPJMD sebesar 90%, oleh karena itu kinerja sasaran
42 ini hingga empat tahun kedepan harus dipertahankan. Kinerja sasaran ini dapat mengefisiensikan sumber daya sebesar 18,38%, hal ini nampak dari realisasi sasaran 100% dibandingkan dengan Realisasi anggaran sebesar 81,62%. Faktor Pendorong sasaran dukungan dan kerjasama dunia usaha/stakeholder dalam pembangunan daerah yaitu: a. Adanya alokasi CSR-PKBL di Perusahaan wilayah Kabupaten Jombang; b. Kebutuhan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam pemenuhan sasaran dukungan dan kerjasama dunia usaha/stakeholder dalam pembangunan daerah. Faktor Penghambat yang dihadapi dalam pencapaian sasaran ini yaitu kurang optimalnya koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas antara pemerintah daerah dengan dunia usaha. Strategi untuk mewujudkan indikator tahun 2015 dengan menginisiasi pembentukan Forum CSR-PKBL Perusahaan di wilayah Kabupaten Jombang. Dalam rangka melaksanakan sinkronisasi penyelenggaraan tugas-tugas dan fungsi pemerintah yang mendorong percepatan pembangunan dan penguatan ekonomi regional, maka diselenggarakan harmonisasi dan fasilitasi kerjasama antar tingkatan pemerintahan, antar daerah dan antara pemerintah daerah dengan dunia usaha. Dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan membuka sumber pendanaan alternatif dalam pembangunan Kabupaten Jombang serta terwujudnya perluasan sasaran pembangunan dalam berbagai bidang. Guna tertib administrasi dan kelancaran pelaksanaan pembangunan yang pendanaannya bekerjasama dengan dunia usaha maka perlu adanya koordinasi, sinkronisasi dan integrasi program pembangunan. Untuk itu telah ditetapkan adanya sekretariat tetap Tim Koordinasi Perencanaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan / Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan - Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (PKBL-TJSL) Kabupaten Jombang dengan SK Kepala BAPPEDA. Untuk operasional Sekretariat Tetap Tim Koordinasi pada tahun 2014 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp ,- dan telah terealisasi sebesar Rp ,- (81,62%) dengan keluaran antara lain : Terlaksananya koordinasi pelaksanaan CSR/PKBL-TJSL yaitu koordinasi antara Dunia Usaha yang akan melaksanakan CSR/PKBL-TJSL dengan cara memfasilitasi mulai perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring evaluasi. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
43 Terlaksananya pertemuan Gathering dalam rangka sinkronisasi program dan sasaran pemerintah daerah yang bisa didanai dari CSR/PKBL-TJSL untuk tahun depan (tahun rencana) selain itu juga untuk evaluasi pelaksanaan CSR/PKBL-TJSL tahun berjalan. 3. Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang Capaian 2014 Target No Indikator Sasaran Akhir Targ % Realisasi RPJMD 2013 et Realisasi 1. Prosentase rekomendasi 80% 80% 80% 100% 100% pemanfaatan ruang Capaian akhir sasaran optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang pada tahun 2013 sebesar 80%. Untuk tahun 2014 target kinerja sasaran sebesar 80% dan realisasi 80% sehingga prosentase realisasi capaian sasaran senilai 100%. Realisasi kinerja tersebut memenuhi target RPJMD sebesar 100%, oleh karena itu kinerja sasaran ini hingga empat tahun kedepan harus dipertahankan. Kinerja sasaran ini dapat mengefisiensikan sumber daya sebesar 4,73%, hal ini nampak dari realisasi sasaran 100% dibandingkan dengan Realisasi anggaran sebesar 95,27%. Faktor Pendorong dari sasaran ini adalah: a. Kinerja Tim BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah) yang optimal dalam menyelesaikan penyusunan draf rekomendasi pemanfaatan ruang; b. Pengawasan dari BKPRD Propinsi secara simultan yang dilakukan secara berkala 2 kali dalam satu tahun. Strategi untuk mewujudkan indikator sasaran optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang pada tahun 2015 dengan cara optimalisasi Tim Pokja Perencanaan dan Pokaja Pengendalian Pemanfaatan ruang. Permasalahan di Daerah seringkali berhubungan dengan lintas dinas/instansi. Guna memperoleh solusi terhadap permasalahan yang muncul di Kabupaten Jombang diperlukan sarana mediasi yang berupa rapat-rapat koordinasi lintas bidang dan instansi. Sehubungan dengan permasalahan di Bidang infrastruktur diperlukan pembahasan yang Intens dan simultan sehingga dapat dirumuskan solusi terhadap permasalahan yang terjadi. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
44 4. Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan Capaian 2014 Target No Indikator Sasaran Akhir Targe % Realisasi RPJMD 2013 t Realisasi 1. Ketersediaan pedoman perencaan 57,1% 57,1% 57,1% 100% 85,7% tata ruang Capaian akhir sasaran ini pada tahun 2013 sebesar 57,1%. Pada tahun 2014 dengan target kinerja sasaran sebesar 57,1% dan realisasi 57,1% sehingga prosentase realisasi capaian sasaran senilai 100%. Realisasi kinerja tersebut melebihi target RPJMD sebesar 85,7%, oleh karena itu kinerja sasaran ini hingga empat tahun kedepan harus dipertahankan. Kinerja sasaran ini dapat mengefisiensikan sumber daya sebesar 2,56%, hal ini nampak dari realisasi sasaran 100% dibandingkan dengan Realisasi anggaran sebesar 97,44%. Faktor Pendorong dari sasaran ini yaitu dengan adanya PP 15 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan tata ruang mengamanatkan bahwa rencana rinci tata ruang wajib ditetapkan diundangkannya RTRW Kabupaten. Ada pula faktor Penghambat yang ditemui yaitu: 1. Keterbatasan alokasi anggaran untuk penyesuaian rancangan Perda dokumen rencana rinci yang merupakan tindak lanjut dari Perda RT/RW; 2. Belum tersedianya peta resolusi tinggi sebagai salah satu prasyarat pendukung persetujuan substansi RDTR. Strategi untuk mewujudkan indikator tahun 2015 yaitu: 1. Penyediaan dan analisis data spasial untuk RDTR BWP Jombang dan RDTR BWP Diwek yang memenuhi kaidah perpetaan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Badan Informasi Geospasial; 2. Pengajuan Permohonan Substansi atas Bappeda RDTR BWP Jombang dan RDTR BWP Diwek kepada Gubernur Jawa Timur sebagai dasar untuk legalisasi Raperda yang dimaksud. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
45 5. Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik pendukung perencanaan pembangunan daerah No Indikator Sasaran 1. Ketersediaan data makro sektoral pendukung perencanaan pembangunan daerah dan Capaian Akhir 2013 Target 2014 Realisasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun % Realisasi Target RPJMD 90% 90% 85,7% 95% 100% Target kinerja sasaran ini 90% dengan realisasi 85,7% sehingga mencapai tingkat sasaran sebesar 95%. Dibandingkan dengan target RPJMD sebesar 100%, realisasi kinerja sasaran ini belum memenuhi target RPJMD oleh karena itu hingga dalam empat tahun ke depan kinerja program dalam mencapai sasaran ini perlu ditingkatkan. Faktor pendorong dari sasaran ini yaitu dengan adanya amanat dari Permendagri 54 tahun 2010 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah yang menyatakan akan pentingnya data dalam perencanaan pembangunan serta kebutuhan akan data/informasi dibutuhkan oleh masyarakat luas. Faktor Penghambat yang dihadapi dalam pencapaian sasaran ini yaitu: 1. Adanya kendala teknis dalam proses kerjasama dengan BPS; 2. Kesulitan dalam perolehan data dari SKPD ataupun instansi vertikal karena manajemen datanya kurang baik atau bahkan tidak ada kegiatan yang menghasilkan data yang dibutuhkan. Strategi untuk mewujudkan indikator tahun 2015 dengan meningkatkan koordinasi dengan pihak BPS serta SKPD terkait serta memberikan sosialisasi kepada semua pihak mengenai pentingnya manajemen data. Proses perencanaan memerlukan kapasitas data/informasi yang baik. Oleh karena itu, ketersediaan data/informasi yang handal merupakan salah satu kunci keberhasilan perencanaan. Anggaran yang dialokasikan untuk program ini adalah sebesar Rp ,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp ,00 atau 97,69%. Kinerja sasaran ini disefisien sebesar 2,69%, hal ini nampak dari perbandingan realisasi kinerja sasaran sebesar 95% dengan realisasi anggaran sebesar 97,69%.
46 Guna memenuhi kebutuhan data/informasi dan statistik tersebut, telah dilaksanakan pengumpulan, updating, dan analisis data informasi bagi kebutuhan perencanaan pembangunan serta dalam rangka evaluasi capaian target kinerja program dan kegiatan. Permintaan data/informasi yang beragam, akurat, dan tepat waktu terus meningkat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan informasi statistik untuk perencanaan. Pengelolaan data/informasi dan statistik tidak hanya diperuntukkan bagi instansi pemerintah di tingkat pusat maupun daerah, tetapi juga dari kalangan akademisi, lembaga penelitian, dan dunia usaha. Untuk itu, keberlanjutan pengelolaan data/informasi merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pemerintah kabupaten di masa mendatang serta pengembangan keragaman data dan akurasinya guna melayani kebutuhan informasi publik bagi masyarakat. 6. Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah No Indikator Sasaran 1. Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah Capaian Akhir 2013 Target 2014 Realisasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun % Realisasi Target RPJMD 80% 80% 80% 100% 90% Sasaran optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah akhir tahun 2013 mencapai 80%. Di tahun 2014 target kinerja sasaran ini 80% dengan realisasi 80% sehingga mencapai tingkat sasaran sebesar 100%. Dibandingkan dengan target RPJMD sebesar 90%, realisasi kinerja sasaran ini telah memenuhi target RPJMD oleh karena itu hingga dalam empat tahun ke depan kinerja program dalam mencapai sasaran ini perlu dipertahankan. Faktor Pendorong tercapainya sasaran ini yaitu dengan adanya dukungan dari stakeholders serta civitas akademisi dan masyarakat. Ada pula faktor penghambat yang dihadapi yaitu adanya MOU bersama pihak BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dengan prosedur yang panjang menyebabkan terhambatnya salah satu kegiatan penelitian dan pengembangan.
47 Strategi untuk mewujudkan indikator tahun 2015 yaitu melakukan inventarisasi jumlah penelitian yang dibutuhkan bagi pembangunan daerah pada tahun bersangkutan, melakukan sosialisasi terkait hasil kegiatan penelitian dan pengembangan, meningkatkan koordinasi bersama dengan stakeholder Akademisi, Busines, Goverment dan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kualitas penyusunan dan implementasi kebijakan perencanaan pembangunan, maka program penelitian dan pengembangan merupakan elemen strategis yang diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap upaya memenuhi kebutuhan serta menyediakan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat, pemerintah, atau dunia usaha. Anggaran yang dialokasikan untuk mendukung program penelitian dan pengembangan adalah sebesar Rp ,00 atau 93,95%. Kinerja sasaran ini dapat mengefisiensikan sumberdaya sebesar 6,05%, hal ini nampak dari perbandingan realisasi kinerja sasaran sebesar 100% dengan realisasi anggaran sebesar 93,95%. Untuk memperkuat kualitas penyusunan perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan program penelitian dan pengembangan. Hasil capaian pelaksanaan program penelitian dan pengembangan pada tahun 2014 adalah: Terselenggaranya Koordinasi Penelitian dan Pengembangan dengan target terintegrasinya kegiatan dalam perencanaan pembangunan, mulai dari penelitian di bidang sosial budaya, ekonomi maupun sarana dan prasarana serta untuk mempertajam fungsi kelitbangan sehingga hasilnya dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan. Tersusunnya Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah dengan capaian tersusunya dokumen evaluasi realisasi program integrasi DPRD, efektifitas Bantuan Keuangan, Hibah dan Bansos; Kajian Ekonomi Produktif Desa dengan output tersedianya rancangan kebijakan untuk pengalokasian one village one product dalam program percepatan pembangunan desa; Tersusunnya Ikon Jombang yang menjadi brand Kota Jombang untuk selanjutnya terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM; Tersusunnya peta Kawasan Cagar Budaya di daerah Kudu dan Kabuh Kabupaten Jombang dalam rangka perlindungan cagar budaya daerah. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
48 7. Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai No Indikator Sasaran Capaian 2014 Target Akhir % Target Realisasi RPJMD 2013 Realisasi 1. (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan 80% 80% 80% 100% 100% Sasaran untuk menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai pada tahun 2013 sebesar 80%. Sedangkan pada tahun 2014 target sasaran sebesar 80% dengan realisasi sasaran tercapai 80% sehingga prosentase realisasi sebesar 100%. Realisasi kinerja tersebut telah memenuhi target RPJMD sebesar 100%, oleh karena itu kinerja sasaran ini hingga empat tahun kedepan harus dipertahankan. Faktor pendorong dari sasaran ini yaitu 1. Adanya kapasitas sumber daya manusia karyawan Bappeda yang memadai dalam pelaksanaan seluruh kegiatan; 2. Komunikasi intern yang intensif terjalin antar karyawan maupun dengan atasan. Faktor Penghambat yang dihadapi dalam pencapaian sasaran ini yaitu belum tersedianya sarana dan prasarana yang cukup dengan kualitas yang baik dalam pelaksanaan rutinitas kegiatan Bappeda. Contohnya sebagian karyawan Bappeda belum terfasilitasi dengan komputer atau laptop. Strategi untuk mewujudkan indikator tahun 2015 dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas. Administrasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
49 perkantoran berhubungan langsung dengan sistem manajemen administrasi disebuah perkantoran, dalam hal ini mencakup semua rangkaian kegiatan penyelenggaraan berbagai pekerjaan kantor dan ketatausahaan secara tertib. Kegiatan administrasi perkantoran dilaksanakan sebagai penunjang kelancaran administrasi manajemen kantor berarti suatu pengelolaan data dan informasi tertulis yang dilakukan secara teratur, sistematis dan terus menerus mengikuti kegiatan instansi, dengan tujuan untuk membentuk keberhasilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang meliputi pembelian alat-alat listrik seperti lampu dan pembayaran telpon serta penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor berupa printer dan komputer telah terlaksana selama Tahun Tersedianya sarana dan prasarana yang cukup dengan kualitas yang baik, sangat dibutuhkan setiap instansi dimanapun dalam penyelenggarakan kegiatannya untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Tanpa adanya sarana dan prasarana, mustahil tujuan akan dicapai. Demikian halnya instansi Bappeda, tempat berlangsungnya kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan ketatausahaan atau administrasi, juga sangat memerlukan sarana dan prasarana kantor. Dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah disusun standar operasional dan prosedur yang dapat menjadi pedoman dasar dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan. Pada tahun 2014 telah disusun standar operasional prosedur (SOP) di Bappeda untuk mendukung tugas pokok dan fugsi Bappeda sebagai satuan kerja perangkat daerah yang menyelenggarakan perencanaan pembangunan daerah. SOP Bappeda memuat tata laksana dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan. Dalam SOP dijelaskan pembagian kinerja antar struktur organisasi, standar aktivitas, tindakan koordinasi dan komunikasi yang dijalankan serta target keluaran yang dihasilkan untuk mewujudkan kedisiplinan dan tanggungjawab aparatur. Hal ini menunjang berjalannya tertib administrasi dan ketepatan pelaporan PENGUKURAN KINERJA KEGIATAN Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan/ kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi instansi pemerintah. Pengukuran dimaksud merupakan hasil dari suatu penilaian (assessment) yang sistematik dan didasarkan pada kelompok indicator kinerja kegiatan yang berupa indicator masukan, keluaran, hasil, manfaat dan dampak. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
50 Penilaian tersebut tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran atau proses penyusunan kebijakan/ program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan. Pengukuran kinerja kegiatan di BAPPEDA Kabupaten Jombang berdasarkan penetapan kinerja yang telah dibuat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten Jombang pada awal Tahun Anggaran 2014 sebagaimana terlampir di Lampiran V dan Lampiran VI. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja melalui penghitungan Pengukuran Kinerja Kegiatan dengan memperhatikan skala pengukuran kinerja tersebut di atas dapat diketahui kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Indikator Kinerja Utama sebagaimana terlampir di Lampiran VII. Dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan antara lain dari kinerja kegiatan sebagai berikut : 1. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 1.1. Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran Sasaran pada Kegiatan Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran yaitu menyediakan dukungan administrasi perkantoran dan sarana prasarana aparatur yang memadai. Hal ini nampak adanya peningkatan capaian keuangan sebesar 84,21% pada Tahun 2013 sedangkan Tahun 2014 sebesar 91,67 % yang terdiri dari: a. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumberdaya Air dan Listrik yaitu untuk pembayaran rekening 2 sambungan telepon, 1 Faximale dan 1 Speedy secara umum pelaksanaannya sangat berhasil dilihat dari tingkat capaian indikator output yaitu tersedianya komunikasi telepon dan faximale selama 12 bulan; b. Penyediaan Jasa pemeliharaan dan Perijinan Kendaraan Dinas/Operasional yaitu pembayaran pajak tahunan kendaraan Dinas/Operasional selama 1 tahun dari tingkat capaian indikator output terlaksananya perlengkapan dokumen perijinan kendaraan dinas/operasional; c. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan yang terdiri Pembayaran Honorarium Pengguna Anggaran, PPK-SKPD, Bendahara Pengeluaran, PPK, PPTK, Pengurus Barang, Panitia Pemeriksa dan Penerima Hasil Pekerjaan Pengadaan. Capaian indikator output yang berupa terlaksananya administrasi pengelola keuangan satuan kerja selama 12 bulan tercapai 100%. Dalam tahun 2014 adanya pergantian Pejabat Pembuat Komitmen sehingga penerimaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
51 honorarium sesuai besaran dana kegiatan yang dikelola sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan APBD; d. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor yang terdiri dari pembayaran honorarium tenaga pembersih ruang kantor dan belanja alat kebersihan dengan output terlaksananya kebersihan kantor tercapai sebesar 100 %; e. Penyediaan Alat Tulis Kantor terdiri dari pembelian alat-alat tulis kantor dari tingkat capaian indikator output tersedianya alat tulis kantor sebagai sarana kerja. Karena hal ini sesuai dengan kebutuhan untuk memperlancar kegiatan administrasi perkantoran; f. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan yang terdiri dari kegiatan pembayaran cetak kop surat, map, amplop besar dan kecil serta pembayaran foto copy surat-surat dan dokumen penting lainnya dari tingkat capaian indikator output tersedianya barang cetakan dan penggandaan; g. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan Bangunan kantor yang terdiri dari kegiatan pembelian alat-alat listrik dan elektronik target dengan indikator output ketersediaan prasarana kerja berupa penerangan bangunan dan komponennya; h. Pelaksanaan penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor berupa printer dan komputer telah disediakan; i. Pelaksanaan penyediaan bahan bacaan dan perundang-undangan yang terdiri dari pembelian Koran dan Majalah sebagai referensi penunjang pelaksanaan tupoksi dengan capaian indikator output tersedianya bahan peraturan perundang-undangan. Hal ini disebabkan oleh harga koran/majalah mengalami fluktuasi dan terkadang tagihan koran tidak kontinue; j. Pelaksanaan kegiatan penyediaan logistik kantor terdiri dari kegiatan pembelian bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas/operasional roda 4 dan roda 2 dengan target indikator output tersedianya bahan bakar minyak untuk kendaraan dinas sebanyak 32 unit Roda 4 sejumlah 6 unit dan Roda 2 sejumlah 26 Unit; k. Pelaksanaan penyediaan makanan dan minuman yang terdiri dari pembelian minuman bagi karyawan, pembelian makanan dan minuman rapat-rapat dinas; l. Pelaksanaan kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah yang terdiri dari kegiatan perjalanan dinas keluar daerah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
52 dalam provinsi dan luar provinsi dengan target indikator output terlaksananya koordinasi serta konsultasi program dan kegiatan antar tingkatan pemerintah; m. Pelaksanaan kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke Dalam daerah yang terdiri dari kegiatan perjalanan dinas Dalam daerah dalam Kabupaten dengan target indikator output terlaksananya koordinasi serta konsultasi program dan kegiatan antar tingkatan pemerintah. 2. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR Tersedianya sarana dan prasarana yang cukup dengan kualitas yang baik dapat menunjang berlangsungnya aktivitas kinerja setiap kantor. Pada Tahun 2013 program peningkatan sarana dan prasarana aparatur mencapai sebesar 94,46% sedangkan Tahun 2014 sebesar 84,31%, hal ini terjadi karena dapat mengefisiensikan penyerapan anggaran untuk pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor Pelaksanaan kegiatan sarana dan prasarana gedung kantor dengan indikator output yaitu tersedianya sarana dan Prasarana perlengkapan gedung kantor sebesar 100% dengan capaian keuangan sebesar 99,46% Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor dengan indikator output untuk terpeliharanya peralatan gedung kantor sebesar 100% dengan anggaran yang diserap sebesar 58,32% pada Tahun 2014 sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 85,37%. Tindakan untuk dapat mengefisiensikan penyerapan anggaran pada kegiatan pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor dapat dilakukan pada Tahun Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/ kendaraan operasional Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional dengan indikator output untuk terpeliharanya kendaraan dinas/operasional sebanyak 32 unit dengan serapan anggaran sebesar 72,63 %. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
53 3. PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR 3.1. Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya Pelaksanaan kegiatan pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya dengan kegiatan pembelian seragam Olah Raga pada sejumlah 45 stel dengan indikator output tersedianya pakaian olah raga untuk kegiatan hari-hari tertentu tercapai sebesar 100% dikarenakan target semula adalah untuk pembelian pakaian olah raga sejumlah 45 stel namun terealisasi sesuai dengan jumlah karyawan pada saat itu sejumlah 44 stel. Untuk pencapaian keuangan Tahun 2013 sebesar 98,54 % sedangkan pada Tahun 2014 sebesar 97,78 %, berdasarkan prosentase penyerapan anggaran, maka pada Tahun 2014 dapat mengefisiensikan anggaran berdasarkan harga pembelian pakaian olah raga yang lebih rendah daripada Tahun PROGRAM PERENCANAAN STRATEGIS DAN PELAPORAN CAPAIAN KINERJA SERTA KEUANGAN SKPD Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD mengalami peningkatan dari Tahun 2013 yang mencapai 90,54% menjadi 98,36% pada Tahun 2014 dengan indikator sasaran berupa meningkatkatnya konsistensi perencanaan dan penganggaran program SKPD Penyusunan Rencana Strategis SKPD Secara umum lingkup kegiatan Penyusunan Rencana Strategis SKPD adalah semua permasalahan di bidang Perencanaan Strategis SKPD dengan target tercapai 100% dengan serapan anggaran sebesar 96,47% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 88,22% Penyusunan Rencana Kerja SKPD Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan konsistensi penyusunan perencanaan rencana kerja SKPD dengan tersedianya dokumen Rencana Kerja Bappeda dengan target capaian 100% dengan serapan anggaran sebesar 99,55% Penyusunan Laporan Capaian Kinerja SKPD Secara umum lingkup kegiatan koordinasi dalam pemecahan masalah-masalah daerah adalah semua permasalahan di bidang infrastruktur yang belum terakomodasi oleh kegiatan lain, dengan indikator output yang berupa terlaksananya tindak lanjut penyelesaian masalah-masalah perencanaan pembangunan infrastruktur tercapai 100% dengan serapan anggaran sebesar 99,70% sedangkan Tahun 2013 sebesar 99,86%. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
54 4.4. Penyusunan Laporan Keuangan SKPD Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan SKPD dengan tersedianya dokumen laporan keuangan semester, prognosis dan laporan akhir tahun Bappeda dengan target capaian 100% dengan serapan anggaran sebesar 97,87%. 5. PROGRAM PENGEMBANGAN DATA/INFORMASI/STATISTIK DAERAH Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah mengalami peningkatan dari Tahun 2013 mencapai 93,19% menjadi 97,69% pada Tahun Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah Kegiatan dengan indikator output yang berupa tersusunnya Buku Jombang dalam angka, Kecamatan dan Kabupaten Tahun 2014 dengan outcome tersedianya data dan informasi pendukung perencanaan seperti dokumen Kajian Sosial Budaya dan Politik Kabupaten dan Kecamatan serta Dokumen Data Sistem Informasi Pembangunan Daerah di bidang statistik dengan capaian 100%. Untuk penyerapan anggaran adalah sebesar 99,41% sedangkan Tahun 2013 sebesar 93,35, kegiatan ini mengalami peningkatan karena adanya tindak lanjut rekomendasi kontrak dan kerjasama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang yang dikerjakan secara berkelanjutan Penyusunan dan Pengumpulan Data PDRB Kegiatan dengan indikator output yang berupa tersusunnya Buku PDRB Kabupaten Jombang Tahun 2014 dengan outcome tersedianya Dokumen Kajian Ekonomi Kabupaten Jombang Tahun 2013 yang Terdiri atas Sembilan Sektor Kabupaten Jombang Tahun 2014 sebagai pendukung Perencanaan. Untuk penyerapan anggaran adalah sebesar 99,69%, sedangkan Tahun 2013 sebesar 77,54%. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang yang dikerjakan secara swakelola Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Jombang Tahun 2014 dengan melakukan survey langsung kepada masyarakat jombang yang terpilih menjadi sampel dan menganalisa hasil pembangunan bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan tahun sebelumnya. Capaian indikator output yang berupa tersusunnya dokumen Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
55 Jombang Tahun Penyusunan dan pengolahan data IPM tercapai 100% dengan serapan anggaran sebesar 95,58% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 98,12% Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Jombang Tahun 2014 dengan melakukan survey langsung ke petani di Kabupaten Jombang yang terpilih menjadi sampel guna mengetahui perkembangan kesejahteraan petani di Kabupaten Jombang. Capaian indikator output yang berupa tersusunnya dokumen NTP Kabupaten Jombang Tahun Terlaksananya pengumpulan dan pengolahan data NTP tercapai 100% dengan serapan anggaran 96,03% sedangkan Tahun 2013 sebesar 94,06% Penyusunan Data Inflasi Daerah Penyusunan Data Inflasi Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2014 dengan outcome tersedianya dokumen Inflasi Kabupaten Jombang tahun 2014 sebagai pendukung perencanaan. Namun karena adanya permasalahan atas kerjasama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang dibatalkan yang disebabkan petunjuk teknis Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang tidak mengakomodasi pekerjaan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang, sehingga penyerapan anggaran adalah sebesar 00,00% Penyusunan Profil Daerah Penyusunan Data Profil Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2014 dengan outcome tersedianya dokumen Profil Kabupaten Jombang Terlaksananya pengumpulan dan penyusunan dokumen profil tercapai 100% dengan serapan anggaran 99,29%. Sasaran yang ingin dicapai pada kegiatan ini yaitu tersedianya profil Kabupaten Jombang berisikan tentang data mulai dari gambaran umum wilayah, pemerintahan, jumlah penduduk dan ketersediaan tenaga kerja. 6. PROGRAM KERJASAMA PEMBANGUNAN 6.1. Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga Maksud dari kegiatan ini memastikan pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas Program pembangunan daerah dengan Program Corporate Social Responsibility (CSR) CSR-PKBL tahun 2014 di Kabupaten Jombang, outcome yang diharapkan adalah terwujudnya sumber pendanaan alternatif dalam pembangunan Kabupaten Jombang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
56 serta terwujudnya perluasan sasaran pembangunan dalam berbagai bidang.dengan capaian serapan anggaran sebesar 81,62%. 7. PROGRAM PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG 7.1. Fasilitasi/Koordinasi Pemanfaatan Ruang Indikator output yang berupa laporan yang berisi hasil observasi, analisis spasial dan diskriptif sebagai hasil kajian dan analisa data yang diperoleh dari hasil survei lapangan rapat koordinasi, tinjauan lokasi dan penertiban rekomendasi izin pemanfaatan ruang tercapai sampai dengan 100% meningkat dari Tahun 2013 dengan capaian anggaran sebesar 92,43% menjadi 95,27% Tahun Hal ini disebabkan karena prosentase terhadap penyelesaian permohonan izin pemanfaatan ruang yang masuk meningkat. 8. PROGRAM PERENCANAAN TATA RUANG Pencapaian penyarapan anggaran Program Perencanaan Tata Ruang pada dua tahun ini stabil dengan capaian 97,47 Tahun 2013 dan 97,44 pada Tahun 2014 yang terdiri dari: 8.1. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Kudu Maksud dari kegiatan Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Kudu adalah mewujudkan Rencana Detail Tata Ruang yang mendukung terciptanya kawasan strategis maupun kawasan fungsional secara aman, produktif dan berkelanjutan Laporan dibuat dalam bentuk tertulis yang dilengkapi dengan gambar, peta, skema dan table dalam mewujudkan ruang yang serasi, seimbang, aman, nyaman dan produktif pada kecamatan Kudu. Outcome yang dicapai dari program ini yaitu tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda untuk pencapaian keuangan pada Tahun 2014 terealisasi sebesar 97,90% Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro Muatan yang direncanakan kegiatan Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro berskala kawasan atau lokal dan lingkungan, dan atau kegiatan khusus yang mendesak dalam pemenuhan kebutuhannya. Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda merupakan outcome dari kegiatan ini, dengan pencapaian keuangan pada Tahun 2014 terealisasi sebesar 99,04% Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Sumobito Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
57 Manfaat dari kegiatan Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Sumobito adalah sebagai acuan penentuan lokasi atas berbagai kegiatan yang mempunyai kesamaan fungsi dan lingkungan permukiman dengan karakteristik tertentu serta Alat operasionalisasi dalam sistem pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pembangunan fisik kabupaten/kota yang dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, swasta, dan/atau masyarakat dengan capaian keuangan pada Tahun 2014 terealisasi sebesar 98,04%. Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Sumobito beserta Draft Raperda adalah outcome dari kegiatan ini Penyusunan Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang Output dari kegiatan ini berupa tersusunnya Dokumen Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang dengan outcome terkendalinya Pemanfaatan dan Zonasi Ruang secara detail pada Perkotaan Jombang, sehingga diperoleh gambaran kecenderungan perkembangan kegiatan wilayah terhadap pemanfaatan ruang yang selama ini sudah dan akan terjadi dan Merumuskan Peraturan Zonasi. Kegiatan ini dengan capaian keuangan pada Tahun 2014 terealisasi sebesar 98,60% Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP Diwek Capaian indikator output kegiatan ini yang berupa tersusunnya draf Raperda RDTR BWP Diwek, hal ini menunjang meningkatnya kesesuaian Pemanfaatan Ruang pada BWP Diwek dengan capaian anggaran keuangan sebesar 89,21% Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang Tersusunnya Dokumen Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang Kabupaten Jombang merupakan output dari kegiatan ini. Mengkaji Kebijakan Penataan Ruang Kabupaten Jombang yang meliputi pengkajian atas tujuan, strategi penataan ruang, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, kawasan strategis serta arahan pemanfaatan ruang dengan kondisi eksisting dilapangan dengan capaian keuangan 97,98%. 9. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Adanya peningkatan penyerapan anggaran pada Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah pada Tahun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
58 2014 sebesar 85,87 sedangkan pada Tahun 2013 mencapai 84,47%,. Program ini digunakan untuk memenuhi sasarannya yaitu meningkatkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Indikator output dari kegiatan Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah adalah tersedianya Naskah akademis SPPD dan SPP sehingga terlaksananya Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah dengan capaian anggaran sebesar 85,87%. 10. PROGRAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Pencapaian anggaran Program Perencanaan Pembangunan Daerah pada Tahun 2013 sebesar 90,57% dengan 8 kegiatan sedangkan Tahun 2014 sebesar 91,00% dengan 5 kegiatan yang dilaksanakan. Sasaran yang dicapai program ini yaitu meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah Penyusunan Rancangan RKPD Indikator output dari kegiatan ini adalah untuk tersusunnya buku RKPD Tahun 2015 dan RKPD Perubahan 2014 dengan hasil kegiatan tersusunnya dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan capaian target sebesar 100% dan penyerapan anggaran 97,34% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 97,57% Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Koordinasi penyusunan laporan keterangan pertanggungjawaban Tahun 2013 dan penyusunan kerangka LKPJ akhir masa jabatan Bupati Jombang Tahun 2014 bertujuan untuk mewujudkan sinergitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan. Indikator output yang berupa tersusunnya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2013 dan Kerangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban akhir masa jabatan Bupati Jombang Tahun 2014 terselesaikan dengan baik sampai 100% dan tingkat serapan anggaran sebesar 93,25% sedangkan pada Tahun 2013 mencapai 95,87% Penyusunan KUA dan PPAS Kegiatan ini ditujukan agar adanya keselarasan dokumen perencanaan dan penganggaran yang dapat dijadikan pedoman dalam penyusunan APBD dan Perubahan APBD. Indikator output yang berupa Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
59 tersusunnya dokumen rancangan KUA PPAS 2015 dan perubahan KUA PPASP Tahun 2014 sebesar 100% dengan capaian anggaran 80,34% dari yang ditargetkan sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 90,39% Pemeliharaaan SIPPD Indikator output yang berupa terpeliharanya sistem perencanaan pembangunan yang berbasis web dapat tercapai sangat baik dengan kerjasama menggunakan jasa pihak ketiga sebesar 100% dan tingkat serapan anggaran yang stabil pada Tahun 2013 sebesar 99,50% dan 99,40% dari pagu yang ditetapkan pada Tahun Penyusunan Rancangan RPJMD Kegiatan dengan indikator ouput yang berupa terlaksanannya tahapan penyusunan Rancangan RPJMD Kabupaten Jombang Tahun yang meliputi Evaluasi dan Sosialisasi RPJMD Kabupaten Jombang Tahun , pada Tahun 2013 capaian anggaran sebesar 87,12% sedangkan 83,36% pada Tahun PROGRAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI Program ini terdiri dari 5 kegiatan dan mengalami peningkatan capaian serapan anggaran pada Tahun 2013 sebesar 91,53% sedangkan Tahun 2014 sebesar 94,13%. Indikator sasaran pada program ini yaitu tercapainya perencanaan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran Penyusunan Masterplan Pembangunan Ekonomi Daerah Penyusunan Masterplan Pembangunan Ekonomi Daerah sebagai pedoman dan arahan untuk mengidentifikasi dan memetakan secara spasial lahan-lahan pertanian pangan yang ada di Kabupaten Jombang dalam menentukan lokasi lahan pertanian pangan berkelanjutan serta uji publik berkaitan dengan penyepakatan dan pembuatan komitmen rencana aksi yang terkait dengan outcome yang dicapai yaitu penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Jombang dengan capaian 97,26% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 98,79% Penyusunan Indikator Ekonomi Daerah Outcome dari kegiatan ini yaitu meningkatnya mutu perencanaan Pembangunan Daerah bidang ekonomi. Maksud dari kegiatan penyusunan Indikator Ekonomi Daerah ini adalah teridentifikasinya struktur perekonomian daerah dengan sektor basis maupun sektor pendukung yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan dalam rangka Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
60 meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Perumusan rencana strategis dan kebijakan yang dapat mendorong tumbuhnya sektor basis disamping memberdayakan potensi sektor pendukung dalam hal ini sektor non basis serta tetap mempertimbangkan tingkat disparitas wilayah dan dampak kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan dengan capaian 97,17% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 98,58% Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi Maksud dari kegiatan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi ini adalah program maupun kegiatan pembangunan ekonomi yang akan, sedang, maupun yang sudah dilakukan oleh SKPD (berkaitan dengan kegiatan yang dibiayai APBD II, APBD Propinsi maupun APBN termasuk Dekonsentrasi maupun Tugas Pembantuan), serta Koordinasi Program Pengembangan Kawasan Agrpolitan SKPP I Kabupaten Jombang tahun ke empat. Outcome kegiatan ini yaitu Sinkronisasi Pembangunan Bidang Ekonomi sehingga terjadi penyatuan dan keselarasan kegiatan pembangunan mulai dari tingkat bawah sampai pada tingkat atas, dan terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan pelaksanaan pembangunan baik Tahun 2014 maupun rencana pembangunan Tahun 2015 yang akan datang, capaian penyerapan anggaran sebesar 86,97%, sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 92,43% Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Outcome dari kegiatan ini yaitu Potret Pengembangan Kawasan Agropolitan sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan agropolitan dan Potret kondisi Ketahanan Pangan Kabupaten Jombang sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan agropolitan pada pada tahun berikutnya dengan capaian 72,23% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 63,81%. Kegiatan ini berupa dokumen laporan progres pengembangan agropolitan dan dokumen laporan progres Rencana Aksi Ketahanan Pangan Daerah Penyusunan Study Kelayakan Sarana dan Prasarana Ekonomi Wilayah Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini dengan output tersusunnya dokumen ekonomi wilayah Subterminal Agribis (STA) Mojoagung dan dokumen perencanaan Revitalisasi Pasar Citra. Dengan target sebesar 100% dengan capaian keuangan sebesar 98,59% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 96.98%. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
61 12. PROGRAM PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA Program Perencanaan Sosial dan Budaya mengalami penurunan penyerapan anggaran pada Tahun 2013 sebesar 93,59% sedangkan Tahun 2014 sebesar 87,60%, hal ini dipengaruhi oleh rendahnya penyerapan anggaran pada kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya Terfasilitasinya pelaksanaan koordinasi perencanaan pembangunan bidang sosial budaya dengan SKPD terkait merupakan indikator output dari kegiatan koordinasi perencanaan pembangunan bidang sosial budaya tercapai 100% dengan serapan anggaran sebesar 73,38% sedangkan Tahun 2013 sebesar 90,62% Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan. Indikator output yang berupa terfasilitasinya kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan monitoring penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Jombang tercapai 100% dengan produk yang dihasilkan laporan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan tahun 2014 serta hasil koordinasi dan sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan dengan capaian serapan anggaran 89,33% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 92,09% Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi Kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi dapat mewujudkan Pemerintah Daerah yang bersih dan bebas dari praktek korupsi dengan mencapai peningkatan nilai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Output yang dihasilkan yaitu terlaporkannya 7 (tujuh) RAD-PKK dengan berpedoman pada SE Mendagri Nomor:356/2648/SJ tanggal 12 Desember 2013 tentang Penyusunan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Pemerintah Daerah Tahun 2013 secara tepat waktu. Penyerapan anggaran belum dapat optimal dengan capaian sebesar 51,01%, karena belum dapat menyelenggarakan sosialisasi dengan nara sumber dari KPK dan Kementerian Hukum dan HAM Penyusunan Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD Tahun Kegiatan Penyusunan Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD Tahun untuk mencapai sasaran menjalin komunikasi dan koordinasi perencanaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
62 pembangunan sosial budaya dengan capaian 92,10%. Output pelaksanaan kegiatan ini yaitu tersusunnya dokumen Perencanaan Penyusunan Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD Tahun Pendampingan Program PNPM Perkotaan Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah terhadap program Pemerintah Pusat, dimana setiap daerah yang menerima program PNPM wajib menyediakan biaya operasional bagi pelaksanaan PNPM di daerahnya. Untuk realisasi output dari kegiatan ini adalah terfasilitasinya kegiatan siklus PNPM Mandiri Perkotaan yang terdiri 7 kecamatan di 113 desa serta pendampingan PLPBK di 2 desa, dengan capaian 100% dan tingkat penyerapan anggaran sebesar 95,00% Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan Sasaran dari kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan lingkup Pemerintahan di Kabupaten Jombang adalah menjalin komunikasi dan koordinasi perencanaan pembangunan sosial budaya. Output yang dihasilkan yaitu tersusunnya Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan dengan capaian 86,61% Penyusunan Rencana Induk Pariwisata Daerah Kegiatan ini dilaksanakan untuk realisasi output tersusunnya dokumen Studi Kelayakan Pengelolaan Tirta Wisata (optimalisasi Pemanfaatan Tirta Wisata) dengan memastikan terhadap aspek hukum, teknis, pelayanan, dan komersial yang diperlukan dalam pengelolaan Kawasan Pariwisata Jombang, target tercapai 100% dengan serapan anggaran sebesar 93,39% Penyusunan Profil Gender dan Profil Anak Penyusunan Profil Gender dan Profil Anak mengkaji dan memetakan status capaian PUG dan Pemenuhan Hak Anak (PUHA) dalam kebijakan dan program Pemkab Jombang di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, politik, hukum dan sosial budaya di tahun Adanya output berupa tersusunnya dokumen profil gender dan profil anak di Kabupaten Jombang Tahun 2014 dengan capaian 98,27%. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
63 13. PROGRAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Tersedianya informasi dan statistik berbasiskan manajemen dan sistem informasi pengelolaan data/ informasi yang terpadu merupakan indikator sasaran dari Program Penelitian dan Pengembangan dengan capaian serapan anggaran sebesar 93,95% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 85,37% Koordinasi Penelitian dan Pengembangan Koordinasi Litbang dengan stakeholder merupakan outcome dari kegiatan ini. Meningkatkan koordinasi dan fasilitasi, baik di bidang sosial budaya, ekonomi maupun sarana dan prasarana serta untuk mempertajam fungsi kelitbangan sehingga hasilnya dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan. Indikator output untuk kegiatan ini adalah terlaksananya koordinasi penelitian dan pengembangan Kajian Implementasi PP Nomor 19 Tahun 2007 tentang Kecamatan dengan capaian sebesar 100% dan untuk pencapaian keuangan terealisasi sebesar 94,35% sedangkan pada Tahun 2013 hanya 81,21% Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah Tersedianya bahan masukan dalam penyempurnaan dan perencanaan kebijakan pembangunan daerah merupakan indikator output dari kegiatan Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah. Hal ini menghasilkan evaluasi realisasi program integrasi DPRD, Evektifitas BK, Hibah dan Bansos dengan capaian keuangan sebesar 84,35% Kajian Ekonomi Produktif Desa Kegiatan ini menghasilkan output tersedianya rancangan kebijakan untuk pengalokasian one village one product dalam program percepatan pembangunan desa dengan capaian anggaran sebesar 94,92% Penyusunan Ikon Jombang Pelaksanaan kegiatan Penyusunan Ikon Jombang dimaksudkan untuk dapat terpilihnya Ikon Jombang yang kemudian terdaftarnya Ikon Jombang di Kementerian Hukum dan HAM dengan capaian anggaran sebesar 94,18% Penataan Kawasan Cagar Budaya Tersusunnya peta Kawasan Cagar Budaya di daerah Kudu dan Kabuh Kabupaten Jombang merupakan outcome pelaksanaan kegiatan Penataan Kawasan Cagar Budaya dengan capaian 94,30%. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
64 14. PROGRAM PERENCANAAN PRASARANA SARANA WILAYAH DAN SUMBER DAYA ALAM Capaian anggaran Program Perencanaan Prasarana Sarana Wilayah dan Sumber Daya Alam meningkat pada Tahun 2014 sebesar 92,59% sedangkan Tahun 2013 sebesar 89,88%. Dengan mengoptimalkan penyerapan anggaran pada Tahun 2014 maka akan terwujud sasaran terselenggaranya perencanaan daerah dengan memperhatikan rencana tata ruang, unsur kelestarian lingkungan serta daya dukung sumber daya alam Koordinasi Perencanaan Bidang Fisik dan Prasarana Terwujudnya sinkronisasi Program-program perencanaan pembangunan Bidang fisik dan Prasarana merupakan outcome dari kegiatan ini. Terlaksananya Rapat-rapat dan Koordinasi bidang Fisik dan Prasarana merupakan outputnya dengan capaian 100% dan dengan tingkat serapan anggaran 96,47% Koordinasi Perencanaan Sanitasi Permukiman dan Air Minum Terwujudnya sinkronisasi dan koordinasi pencapaian target MDG s dalam rangka pemenuhan proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum yang layak dan sanitasi dasar. Produk yang dihasilkan adalah Laporan Pelaksanaan Penandatanganan kerjasama Pemerintah Kabupaten Jombang dengan IUWASH (Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygine). Serapan anggaran sebesar 83,72% Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Kegiatan Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah dilaksanakan untuk tersusunnya dokumen RPIJM Tahun sehingga terwujudnya perencanaan infrastruktur permukiman jangka menengah yang optimal, hal ini merupakan output dan outcome dari kegiatan ini dengan capaian sebesar 90,98% Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif Terlaksananya pengelolaan sistem irigasi partisipatif pada daerah irigasi terpilih dalam WISMP merupakan outcome dari kegiatan ini, dengan mencapai serapan anggaran sebesar 84,67% Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program WISMP) Kegiatan Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program WISMP) dilaksanakan untuk tersusunnya dokumen Sistem Informasi Jaringan Irigasi Kabupaten Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
65 Jombang untuk terselenggaranya system, fungsi dan status jaringan irigasi yang terencana dengan baik, serapan anggaran stabil dari Tahun 2013 dan Tahun 2014 sebesar 82,53% Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan Terselenggarakannya dokumen Sistem Informasi Jaringan Jalan yang terencana dengan baik adalah outcome dari kegiatan ini. Dalam dokumen tersebut adanya ketersediaan data update jalan dan sistem informasinya guna memberikan kemudahan memperoleh informasi tentang ruas-ruas jalan di Kabupaten Jombang yang relevan, up to date, akurat dan lengkap dengan capaian sebesar 98,77% Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi Maksud dari kegiatan Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi Kabupaten Jombang ini adalah mendapatkan data-data inventarisasi jaringan irigasi beserta sistem informasinya sehingga memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi jaringan irigasi di Kabupaten Jombang yang relevan, up to date, akurat dan lebih lengkap sehingga terselenggarakannya dokumen Sistem Informasi Jaringan Jalan yang terencana dengan baik dengan capaian sebesar 98,69% Penyusunan Rencana Induk Sistem Distribusi Air Minum Kegiatan ini merupakan dokumen yang berisi pemetaan jaringan air minum yang dilayani oleh PDAM maupun HIPPAM. Hasil pemetaan serta kajian tersebut merekomendasikan arahan dalam rencana pengembangan distribusi air minum dengan capaian 98,63% Kebijakan Strategi Daerah Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Kegiatan Kebijakan Strategi Daerah Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dilaksanakan untuk Tersusunnya Kebijakan Strategi Daerah Dalam Sistem Pengelolaan Air Minum Kabupaten Jombang untuk jangka waktu 20 tahun. Dokumen tersebut sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum dengan capaian sebesar 97,60%. 15. PROGRAM PENGENDALIAN EVALUASI KINERJA PROGRAM Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Tersedianya informasi dan statistik berbasiskan manajemen dan sistem informasi pengelolaan data/ informasi yang terpadu merupakan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
66 indikator sasaran dari kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan. Kegiatan ini meliputi penyusunan laporan Program dan Kegiatan yang bersumber dari konsolidasi APBD Kabupaten,TP, Dekonsentrasi, Laporan SIEDAK, dan Laporan SIEVAP Provinsi Jawa Timur tercapai sesuai indikator output dengan serapan anggaran 99,27% sedangkan pada Tahun 2013 sebesar 84,29% SIPPD MONEV Kegiatan SIPPD MONEV dilaksanakan untuk terlaksananya Sistem dan Database SIPPD MONEV. Adanya outcome dari kegiatan ini yaitu tersedianya Sistem Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah dengan capaian 99,27%. Dari ulasan diatas nampak bahwa ada peningkatan capaian serapan anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang sebesar 92,48% pada Tahun 2014 sedangkan Tahun 2013 sebesar 90,89% ANALISIS PENCAPAIAN KEUANGAN Analisis pencapaian kinerja keuangan tahun 2014 merupakan tingkat pencapaian target dari masing-masing indicator keuangan yang telah ditetapkan dalam dokumen rencana kerja. Pengukuran tingkat pencapaian kinerja keuangan didasarkan pada data hasil pengukuran kinerja keuangan. Pada Tahun Anggaran 2013 ditargetkan Anggaran Belanja Daerah di Bappeda Kabupaten Jombang sebesar Rp ,- dengan anggaran yang terserap sebesar Rp ,- atau sebesar 90,89%. Dalam evaluasi kinerja diatas telah diuraikan bahwa kebijakan program Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang adalah Fasilitasi Proses Perencanaan Pembangunan, Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi Perencanaan dan Sistem Monitoring Evaluasi Perencanaan. Pada Tahun Anggaran 2014 ditargetkan Anggaran Belanja Daerah di Bappeda Kabupaten Jombang sebesar Rp ,- dengan anggaran yang terserap sebesar Rp ,- atau sebesar 92,48%.maka analisis pencapaian keuangan sebagaimana berikut: Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
67 TABEL 3.2. PROGRAM/KEGIATAN BAPPEDA 2014 No. PROGRAM/ KEGIATAN TARGET (Rp.) REALISASI (Rp.) % 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional 3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur 4. Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya Program perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD , ,- 91, , ,- 91, , ,- 84, , ,- 99, , ,- 58, , ,- 72, , ,- 97, , ,- 97, , ,- 98,36 Penyusunan rencana strategis SKPD , ,- 96,47 Penyusunan rencana kerja SKPD , ,- 99,55 Penyusunan laporan capaian kinerja SKPD , ,- 99,70 Penyusunan laporan keuangan SKPD , ,- 97,87 5. Program Pengembangan Data/ Informasi/ Statistik Daerah Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah Penyusunan dan Pengumpulan Data PDRB Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) , ,- 97, , ,- 99, , ,- 99, , ,- 95,58 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
68 No. PROGRAM/ KEGIATAN TARGET (Rp.) REALISASI (Rp.) % Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) , ,03 Penyusunan Data Inflasi Daerah 00,- 00,- 00 Penyusunan Profil Daerah , ,- 99,29 6. Program Kerjasama Pembangunan , ,- 81,62 Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga 7. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang , ,- 81, , ,- 95,27 Fasilitasi/koordinasi ruang pemanfaatan , ,- 95,27 8. Program Perencanaan Tata Ruang , ,- 97,44 Penyusunan/Evaluasi Kecamatan Kudu Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Sumobito RDTR , ,- 97, , ,- 99, , ,- 98,04 Penyusunan Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP Diwek Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang 9. Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah 10. Program perencanaan pembangunan daerah , ,- 98, , ,- 89, , ,- 97, , ,- 85, , ,- 85, , ,- 91,00 Penyusunan Rancangan RKPD , ,- 97,34 Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban , ,- 93,25 Penyusunan KUA dan PPAS , ,- 80,34 Pemeliharaaan SIPPD , ,- 99,40 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
69 No. PROGRAM/ KEGIATAN TARGET (Rp.) REALISASI (Rp.) % Penyusunan Rancangan RPJMD , ,- 83, Program perencanaan pembangunan ekonomi Penyusunan masterplan pembangunan ekonomi daerah , ,- 94, , ,- 97,25 Penyusunan indikator ekonomi daerah , ,- 97,17 Koordinasi Pembangunan Bidang Ekonomi Perencanaan , ,- 86,97 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan , ,- 72,23 Penyusunan Study Kelayakan Sarana Dan Prasarana Ekonomi Wilayah 12 Program perencanaan sosial dan budaya Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Penyusunan rencana aksi daerah pemberantasan korupsi Penyusunan grand design peningkatan fungsi dan peran kecamatan sebagai SKPD tahun Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh Pendampingan Program PNPM Perkotaan Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan Penyusunan rencana induk pariwisata daerah Penyusunan profil gender dan profil anak , ,- 98, , ,- 87, , ,- 73, , ,- 89, , ,- 51, , ,- 92, , ,- 95, , ,- 86, , ,- 95, , ,- 98,27 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
70 No. PROGRAM/ KEGIATAN TARGET (Rp.) REALISASI (Rp.) % 13 Program Penelitian dan , ,- 93,95 Pengembangan Koordinasi Penelitian dan Pengembangan Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah , ,- 94, , ,- 84,35 Kajian Ekonomi Produktif Desa ,- 94,92 Penyusunan Ikon Jombang , ,- 94,18 Penataan Kawasan Cagar Budaya , ,- 94,30 14 Program Perencanaan Prasarana Sarana Wilayah dan Sumber Daya Alam Koordinasi Perencanaan Bidang Fisik dan Prasarana Koordinasi Perencanaan sanitasi permukiman dan air minum Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program WISMP) Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi Penyusunan Rencana Induk Sistem Distribusi Air Minum Kebijakan strategi daerah pengembangan sistem penyediaan air minum , ,- 92, , ,- 96, , ,- 83, , ,- 90, , ,- 84, , ,- 82, , ,- 98, , ,- 98, , ,- 98, , ,- 97,60 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
71 No. PROGRAM/ KEGIATAN TARGET (Rp.) REALISASI (Rp.) % 15. Program Pengendalian Evaluasi , ,- 98,48 Kinerja Program Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan , ,- 97,56 SIPPD MONEV , ,- 99,27 JUMLAH , ,- 92,48 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
72 BAB IV PENUTUP Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah pada dasarnya merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan selama kurun waktu Januari sampai dengan Desember Pencapaian pelaksanaan kegiatan tahun 2014 masih dihadapkan pada masalah terbatasnya dukungan personil, anggaran/dana serta sarana dan prasarana kerja. Selain itu pada dasarnya visi, misi, tujuan, sasaran dan cara pencapaian tujuan dan sasaran yang tergambar dalam kebijakan, program dan kegiatan pada tahun 2014 dapat berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini karena telah mengoptimalkan semaksimal mungkin penggunaan sarana dan prasarana kerja meski dalam kondisi yang serba terbatas, juga dilandasi semangat atau etos kerja yang tinggi dari segenap personil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah untuk mengabdikan diri sebagai aparatur negara sesuai tugas pokok dan fungsi. Akhirnya melalui LAKIP yang tansparan dan akuntabel ini diharapkan dapat memacu percepatan terwujudnya tata kepemerintahan yang baik (good governance) sehingga nantinya akan menambah tingkat kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Jombang, serta dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi pelaksanaan program dan kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di tahun berikutnya. Jombang, 31 Januari 2015 KEPALA BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG Drs. EKSAN GUNAJATI, M.Si Pembina Tk.I NIP Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Jombang Tahun
73 RENCANA STRATEGIS TAHUN LAMPIRAN I Instansi : BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG Visi : TERWUJUDNYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG SINERGIS, PARTISIPATIF, INOVATIF, DAN BERKUALITAS MENUJU JOMBANG SEJAHTERA Misi Ke - 1 : Memantapkan penyelenggaraan sistem perencanaan pembangunan daerah NO. TUJUAN CAPAIAN SASARAN CAPAIAN TAHUNAN CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN AKHIR 2013 SATUA TARGE URAIAN INDIKATOR KEBIJAKAN PROGRAM N T 1.1 Meningkatkan fungsi 1.1. Perencanaan yang tepat % dokumen % % 100% 100% 100% 100% Melaksanakan 1 Program perencanaan waktu dan tepat sasaran perencanaan pembangunan Daerah daerah sesuai dengan ketentuan 2 Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi manajemen kelembagaan perencanaan pembangunan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan daerah Perencanaan Pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program SKPD 3 Program Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya 4 Program Perencanaan Pembangunan prasarana wilayah dan Sumber daya alam 1 Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD KET Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah % program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program pemerintah daerah % 80 90% 90% 90% 90% 90% Mengoptimalkan peran/fungsi sekretariat tetap koordinasi CSR PKBL 2 Program Pengendalian Evaluasi Kinerja Program 1 Program Kerjasama Pembangunan Visi : TERWUJUDNYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG SINERGIS, PARTISIPATIF, INOVATIF, DAN BERKUALITAS MENUJU JOMBANG SEJAHTERA Misi Ke - 2 : Mewujudkan perencanaan pembangunan berkelanjutan CAPAIAN NO. TUJUAN SASARAN CAPAIAN TAHUNAN CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN KET AKHIR 2013 SATUA TARGE URAIAN INDIKATOR KEBIJAKAN PROGRAM N T 2.1 Mewujudkan 2.1. Optimalisasi % rekomendasi % 80 80% 82% 84% 87% 90% Program Pengendalian 1 pengendalian 1 pemanfaatan ruang.1 Pemanfaatan Ruang pemanfaatan ruang perencanaan pembangunan daerah berdasarkan rencana tata ruang, unsur kelestarian lingkungana dan daya dukung sumber daya alam Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan Ketersediaan pedoman perencaan tata ruang % % 57.1% 66.7% 76.2% 85.7% Mengoptimalkan fungsi BKPRD dalam penyelenggaraan pengendalian pemanfaatan ruang Penyusunan materi teknis dan penetapan regulasi penataan ruang 1 Program Perencanaan Tata Ruang LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
74 Visi : TERWUJUDNYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG SINERGIS, PARTISIPATIF, INOVATIF, DAN BERKUALITAS MENUJU JOMBANG SEJAHTERA Misi Ke - 3 : Menyusun penelitian dan pengembangan perencanaan pembangunan berbasis data inovasi dan dinamika kebutuhan masyarakat CAPAIAN NO. TUJUAN SASARAN CAPAIAN TAHUNAN CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN KET AKHIR 2013 SATUA TARGE URAIAN INDIKATOR KEBIJAKAN PROGRAM N T 3.1 Mendukung Optimalisasi penyediaan Ketersediaan data % 90% 100% 100% 100% 100% 100% Mengoptimalkan 1 Program Pengembangan perencanaanpembang data / informasi dan makro dan sektoral pengumpulan, Data/Informasi/Statistik unan daerah yang statistik pendukung pendukung pengolahan dan analisis Daerah berkualitas berbasis perencanaan perencanaan data makro dan sektoral data dan kajian ilmiah pembangunan daerah pembangunan pendukung daerah perencanaan pembangunan daerah Optimalisasi penelitian dan pengembangan Ketersediaan hasil penelitian dan % 80 80% 90% 90% 90% 90% Pelayanan administrasi perkantoran sesuai 1 Program Penelitian dan Pengembangan pendukung kebijakan pengembangan standar operasional dan perencanaan pendukung prosedur pembangunan daerah pembangunan daerah Visi : TERWUJUDNYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG SINERGIS, PARTISIPATIF, INOVATIF, DAN BERKUALITAS MENUJU JOMBANG SEJAHTERA Misi Ke - 4 : Mengembangkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah CAPAIAN NO. TUJUAN SASARAN CAPAIAN TAHUNAN CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN KET AKHIR 2013 SATUA TARGE URAIAN INDIKATOR KEBIJAKAN PROGRAM N T 4.1 Memberikan 4.1. Menyediakan dukungan (a) Pelayanan % % 100% 100% 100% 100% Pelayanan administrasi 1 Program Pelayanan 1 administrasi perkantoran 1 administrasi.1 perkantoran sesuai Administrasi Perkantoran yang memadai perkantoran dan standar operasional dan kinerja aparatur prosedur dukungan kelembagaan yang profesional dalam mewujudkan kinerja yang prima (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 4 Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
75 LAMPIRAN II PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2014 BAPPEDA No. Sasaran Indikator Sasaran 1 Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran 2 Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah 3 Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang 4 Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan 5 Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik pendukung perencanaan 6 Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan 7 Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan % program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program % rekomendasi pemanfaatan ruang Ketersediaan pedoman perencaan tata ruang Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD Target Kinerja Sasaran (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan
76 No. Sasaran Indikator Sasaran Target Kinerja Sasaran
77 INSTANSI : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) Perencanaan 100% Program Penyusunan yang tepat waktu perencanaan Rancangan RKPD * Dana Rp. 312,515,200 dan tepat sasaran pembangunan daerah 1 % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2014 Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) * Tersusunnya Buku RKPD Tahun 2015 dan RKPD paket 2 Perubahan 2014 * Teraplikasinya Dokumen Perencanaan sebagai acuan pelaksanaan Pembangunan % 100 Tahun 2015 * Dana Rp. 185,000,000 * Tersedianya Naskah Pertanggungjawaban Bupati Jombang atas Pelaksanaan Buku 130 Program selama Tahun 2013 * Tersusunnya LKPJ Bupati Jombang Tahun 2013 % 100 Penyusunan KUA dan PPAS Rp. 146,650,000 * Dana Buku 118 * Penyusunan Rancangan KUA- PPAS 2015 dan Perubahan KUA-PPAS 2014 % 100 Pemeliharaaan SIPPD * Tersusunnya Dokumen KUA- PPAS sebagai acuan penyusunan RAPBD 2015 Rp. 86,886,000 * Dana Bulan 6 * Terpeliharanya Sistem Perencanaan Pembangunan % 100 Daerah Berbasis We Penyusunan Rancangan RPJMD * Terlaksananya Update dan Pemeliharaan SIPPD Musrenbang dan SIPP KUA Rp. 203,900,300 dan PPAS LAMPIRAN III Ket
78 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) Buku 150 * Dana % 100 Program Penyusunan masterplan perencanaan pembangunan ekonomi * Dana Rp. 216,850,000 pembangunan daerah ekonomi * Dokumen naskah akademis buku penetapan lahan pertanian 20 pangan berkelanjutan * Terciptanya penetapan lahan % 90 pertanian pangan berkelanjutan di Kab. Jombang Ket Penyusunan indikator ekonomi daerah Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan * Dana Rp. 208,850,000 * Dokumen input-output Kab. buku 20 Jombang * Meningkatnya mutu % 90 perencanaan Pembangunan Daerah bidang ekonomi * Dana Rp. 150,000,000 * Terlaksananya Koordinasi dan Sosialisasi pembangunan bidang ekonomi bulan 12 * Sinkronisasi Pembangunan % 100 Bidang Ekonomi * Dana Rp. 75,000,000 * Dokumen Laporan Progres buku 50 Pengembangan Agropolitan * Dokumen Laporan Progres Rencana Aksi Ketahanan Pangan daerah buku 50 * Potret Pengembangan Kawasan Agropolitan sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan agropolitan pada tahun berikutnya % 90
79 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) * Potret kondisi Ketahanan % 90 Pangan Kab. Jombang sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan agropolitan pada tahun berikutnya Penyusunan Study Kelayakan Sarana Dan * Dana Rp. 315,200,000 Prasarana Ekonomi Wilayah * Dokumen ekonomiwilayah STA buku 20 Mojoagung * Dokumen perencanaan buku 20 Revitalisasi Pasar Citra * Terciptanya strategi % 90 pembangunan ekonomi daerah di sekitar rencana pembangunan STA Mojoagung Ket Program Perencanaan Sosial dan Budaya Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya * Terciptanya strategi dalam % 90 revitalisasi Pasar Citra Niaga Jombang * Dana Rp. 150,000,000 * Terfasilitasinya pelaksanaan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial dan Budaya dgn SKPD terkait % 90 * Terintegrasinya kegiatan dalam perencanaan pembangunan bidang sosial dan budaya % 85 Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Penyusunan rencana aksi daerah pemberantasan korupsi * Dana Rp. 150,000,000 * Terlaksananya kegiatan koordinasi, sinkronisasi, dan monitoring penanggulangan kemiskinan di Kabupaten % 90 * Meningkatnya Peran SKPD % 85 dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kab. Jombang * Dana Rp. 70,000,000 * Tersusunnya dokumen Rencana Aksi Daerah paket 1 Pemberantasan Korupsi
80 No Sasaran Rencana Kegiatan Tingkat Program Uraian Indikator Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan (Target) * Tercapainya Koordinasi, % Sinkronisasi dan Monitoring RAD Korupsi di Kab. Jombang Rencana Tingkat Capaian (Target) 85 Ket Penyusunan grand design peningkatan fungsi dan peran kecamatan sebagai SKPD tahun Pendampingan Program PNPM Perkotaan Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan Penyusunan rencana induk pariwisata daerah Penyusunan profil gender dan profil anak * Dana Rp. 100,000,000 * Tersusunnya Dokumen Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD * Terciptanya Dokumen Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD tahun buku 25 * Dana Rp. 425,000,000 * Terfasilitasinya kegiatan siklus % 90 PNPM Mandiri Perkotaan di 113 desa lokasi PNPM Mandisri Perkotaan * Meningkatnya partisipasi % masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan di 85 Desa * Dana Rp. 150,000,000 * Tersedianya Aplikasi SIM paket Penanggulangan Kemiskinan 1 * Meningkatnya efektifitas % 80 Penanggulangan Kemiskinan * Dana Rp. 60,000,000 * Tersusunnya dokumen rencana % 90 induk pariwisata * Meningkatnya persentase % 90 ketersediaan laporan koordinasi perencanaan bidang sosial dan budaya * Dana Rp. 50,000,000 * Tersusunnya dokumen profil gender dan profil anak % 90 % 90
81 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) * Meningkatnya persentase % 90 ketersediaan laporan koordinasi perencanaan bidang sosial dan budaya Program Koordinasi Perencanaan Perencanaan Bidang Fisik dan * Dana Rp. 150,000,000 Prasarana Sarana Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam Koordinasi Perencanaan sanitasi permukiman dan air minum Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah * Terlaksananya Rapat-rapat dan Koordinasi bidang Fisik dan % 100 Prasarana * Terwujudnya sinkronisasi Program-program perencanaan pembangunan Bidang fisik dan % 100 Prasarana * Dana Rp. 75,000,000 * Review dokumen SSK/MPS, operasional pokja PPSP, Koordinasi bidang sanitasi paket 1 perkotaan * Terwujudnya sinkronisasi dan tahun 1 koordinasi pencapaian target MDG'S dalam rangka pemenuhan proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum yg layak dan sanitasi dasar * Dana Rp. 50,000,000 * Tersusunnya dokumen RPJM paket Tahun * Terwujudnya perencanaan tahun infrastruktur pemukiman jangka menengah yang optimal 1 Ket Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif * Dana Rp. 200,730,000 * Terlaksananya pengelolaan sistem irigasi partisipatif pada daerah irigasi terpilih dalam % 100 WISM
82 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) * Terlaksananya pengelolaan sistem irigasi partisipatif pada daerah irigasi terpilih dalam % 100 WISM Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem * Dana Rp. 48,030,000 Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program * Tersusunnya Dokumen Sistem paket WISMP) Informasi Jaringan Jalan Kab. 1 Jombang * Terselenggaranya sistem, tahun 1 fungsi dan status Jaringan Jalan yang terencana dgn baik Ket Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi 100,000,000 * Dana Rp. * Tersusunnya dokumen Sistem paket 1 Informasi Jaringan Jalan Kab. Jombang * Terselenggarakannya dokumen tahun 1 Sistem Informasi Jaringan Jalan yang terencana dengan baik * Dana Rp. 100,000,000 * Tersusunnya dokumen Sistem Informasi Jaringan Irigasi Kab. Jombang paket 1 * Terselenggarakannya sistem informasi jaringan irigasi dalam mendukung LP2B dan pemenuhan ketahanan pangan tahun 1 Program perencanaan Strategis dan Penyusunan Rencana Induk Sistem Distribusi Air * Dana Rp. 125,000,000 Minum * * Kebijakan strategi daerah pengembangan sistem * Dana Rp. 50,000,000 penyediaan air minum Penyusunan rencana * strategis SKPD * Dana Rp. 10,000,000
83 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) Strategis dan Pelaporan Capaian * Tersedianya dokumen renstra Kinerja serta Bappeda Keuangan SKPD buku 10 * Meningkatnya konsistensi % 100 penyusunan perencanaan rencana strategi Penyusunan rencana kerja SKPD * Dana Rp. 10,000,000 * Tersedianya dokumen renja buku 10 BAPPEDA * Meningkatnya konsistensi % penyusunan perencanaan renja 100 Ket Program Pengendalian Evaluasi Kinerja Program Penyusunan laporan capaian kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan SKPD Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan * Dana Rp. 9,000,000 * Tersusunnya dokumen laporan % pencapaian kinerja tribulanan dan laporan akuntabilitas 100 kinerja SKPD * Akuntabilitas SKPD % 100 * Dana Rp. 10,000,000 * Tersusunnya dokumen laporan keuangan semester dan % prognosis 6 bulan berikutnya 100 serta laporan keuangan akhir tahun * Akuntabilitas SKPD % 100 * Dana Rp. 127,456,000 * Terlaksananya pelaporan bulan kegiatan yang bersumber dari 12 pusat dan provinsi * Meningkatnya Efektivitas pelaksanaan program pembangunan % 90 SIPPD MONEV Rp. 150,000,000 * Dana * Terlaksananya Sistem dan Database SIPPD MONEV % 100
84 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) % program 80% Program Kerjasama Fasilitasi Kerjasama CSR/PKBL Pembangunan Dengan Dunia * Dana Rp. 40,550,000 perusahaan yang Usaha/Lembaga sinergi dengan * Terlaksananya koordinasi, tahun program sinergitas dan monev 1 pemerintah pelaksanaan CSR-PKBL daerah * Terwujudnya kontinuitas dan % sinergitas program CSR-PKBL 100 di Kab. Jombang % rekomendasi 80% Program Fasilitasi/koordinasi pemanfaatan Pengendalian pemanfaatan ruang * Dana Rp. 75,000,000 ruang Pemanfaatan Ruang * Rapat Koordinasi, Workshop paket BKPRD, Tinjauan Lokasi dan penerbitan Rekomendasi izin 1 pemanfaatan ruang 2 Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah 3 Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang * Terlaksananya koordinasi Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang tahun 1 Ket 4 Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan Ketersediaan pedoman perencaan tata ruang 57.1% Program Perencanaan Tata Ruang Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Kudu * Dana Rp. 125,000,000 * Dokumen RDTR Perkotaan paket Kudu beserta Draft Raperda 1 * Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda tahun 1 Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro * Dana Rp. 125,000,000 * Dokumen RDTR Perkotaan paket Ngoro beserta Draft Raperda 1 * Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda tahun 1 Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan * Dana Rp. 125,000,000 Sumobito * Dokumen RDTR Perkotaan paket Sumobito beserta Draft 1 Raperda * Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Sumobitobeserta Draft Raperda tahun 1 Penyusunan Peraturan
85 Sasaran Rencana Kegiatan Tingkat No Program Rencana Tingkat Uraian Indikator Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) Zonasi RDTR Perkotaan * Dana Rp. 200,000,000 Jombang * Tersusunnya Dokumen paket Peraturan Zonasi RDTR 1 Perkotaan Jombang * Terkendalinta Pemanfaatan dan Zonasi Ruang secara detail pada Perkotaan tahun 1 Jombang Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP * Dana Rp. 75,000,000 Diwek * Tersusunnya Draft Raperda paket RDTR BWP Diwek 1 * Meningkatnya kesesuaian Pemanfaatan Ruang pada tahun 1 BWP Diwek Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan * Dana Rp. 100,000,000 Ruang * Tersusunnya Dokumen paket Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang Kab. 1 Jombang * Sebagai Bahan Rujukan Proses Peninjauan Kembali tahun 1 Perda RTRW Kab. Jombang 5 Optimalisasi penyediaan Ketersediaan data 90% Program Penyusunan Dan data / informasi dan makro dan pengembangan Pengumpulan Data Dan * Dana Rp. 70,966,400 statistik pendukung sektoral data/informasi/statist Statistik Daerah perencanaan pendukung ik daerah * Tersusunnya buku Kabupaten pembangunan daerah perencanaan Jombang dalam angka dan pembangunan kecamatan dalam angka tahun paket 2 daerah 2014 berbasis Kecamatan Ket * Tersedianya data dan informasi pendukung perencanaan serta terlaksananya koordinasi di bidang statistik % 100 Penyusunan dan pengumpulan data PDRB * Dana Rp. 48,811,100 * Tersusunnya dokumen PDRB buku Kab. Jombang Tahun * Penyusunan dan Pengolahan Data PDRB Kab. Jombang Tahun 2013 % 100
86 Sasaran Rencana Kegiatan Tingkat No Program Rencana Tingkat Uraian Indikator Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia * Dana Rp. 145,425,000 (IPM) * Tersusunnya dokumen IPM buku Kabupaten Jombang Tahun * Penyusunan dan Pengolahan 100 Data IPM Kabupaten Jombang % Tahun 2014 Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) * Dana Rp. 92,400,000 * Tersusunnya dokumen NTP buku Kabupaten Jombang Tahun * Penyusunan dan Pengolahan % 100 data NTP Kabupaten Jombang Tahun 2014 Penyusunan Data Inflasi Daerah * Dana Rp. - * Penyusunan dan Pengolahan buku data inflasi Kabupaten 10 Jombang Tahun 2014 * Tersusunnya dokumen Inflasi % 100 Kabupaten Jombang Tahun 2014 Penyusunan Profil Daerah * Dana Rp. 150,000,000 * Penyusunan Profil Kabupaten % 100 Jombang * Tersusunnya dokumen Profil Kabupaten Jombang 6 Optimalisasi penelitian Ketersediaan hasil 80% Program Penelitian Koordinasi Penelitian dan dan pengembangan penelitian dan Dan Pengembangan Pengembangan * Dana Rp. 178,401,200 pendukung kebijakan pengembangan perencanaan pendukung * Koordinasi Penelitian dan pembangunan daerah pembangunan Pengembangan % 100 daerah * Koordinasi Litbang dengan % stakeholder 100 Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan * Dana Rp. 50,000,000 Daerah Ket
87 No Sasaran Rencana Kegiatan Uraian Indikator Tingkat Program Rencana Tingkat Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) * Tersedianya bahan masukan % dalam penyempurnaan dan perencanaan kebijakan 100 pembangunan daerah * Evaluasi realisasi program % 100 integrasi DPRD, Evektifitas BK, Hibah dan Bansos Kajian Ekonomi Produktif Desa * Dana Rp. 350,000,000 * Tersedianya rancangan % kebijakan untuk pengalokasian one village one product dalam program percepatan 100 pembangunan desa Ket Penyusunan Ikon Jombang * Kontribusi pada perumusan % 100 ekonomi produktif pada alokasi 500jt/desa mulai tahun 2015 (Gerakan produk unggulan desa) * Dana Rp. 50,000,000 * Terpilihnya Ikon Jombang % 100 * Terdaftarnya Ikon Jombang di Kementerian Hukum dan HAM % 100 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penataan Kawasan Cagar Budaya Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Pengadaan sarana dan Peningkatan Sarana prasarana gedung kantor dan Prasarana Aparatur * Dana Rp. 163,700,000 * Tersedianya Pemetaan eksemplar Kawasan Cagar Budaya 20 * Tersusunnya peta kawasan % cagar budaya di Kudu dan 90 Kabuh * Dana Rp. 674,810,500 * Tersedianya Pelayanan bulan 12 Administrasi Perkantoran * Terwujudnya penyelenggaraan tupoksi serta pelayanan masyarakat % 90 * Dana Rp. 87,300,000
88 No Sasaran Rencana Kegiatan Tingkat Program Rencana Tingkat Uraian Indikator Capaian Uraian Indikator Kinerja Satuan Capaian (Target) (Target) Aparatur * Tersedianya Peralatan dan paket 8 Perlengkapan Gedung Kantor * Terwujudnya Dukungan Sarana 100 dan Prasarana Gedung Kantor % dalam Pelaksanaan Tupoksi Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat * Dana Rp. 31,100,000 sarana dan prasarana gedung kantor * Terpeliharanya peralatan dan bulan 12 perlengkapan gedung kantor * Meningkatnya dukungan % 80 Sarana dan Prasarana Gedung Kantor dalam Pelaksanaan Tupoksi Pemeliharaan Rp. 44,040,000 rutin/berkala/sedang/berat * Dana kendaraan dinas/kendaraan * Terpeliharanya Kendaraan operasional Dinas bulan 12 * Terwujudnya Dukungan Kendaraan Operasional dalam Pelaksanaan Tupoksi % 90 Program Pengadaan pakaian dinas peningkatan disiplin dan pakaian khusus * Dana Rp. 7,200,000 aparatur lainnya * Tersedianya Pakaian Olahraga stel 45 Karyawan/karyawati * Terwujudnya Dukungan pakaian Olah Raga untuk Peringatan Kegiatan Agustusan % 100 Ket Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah * Dana Rp. 307,100,000 * Tersedianya Naskah Akademis % SPPD dan SPP 100 * Terlaksananya Sistem % Perencanaan Pembangunan 100 Daerah
89 PENETAPAN KINERJA TAHUN ANGGARAN 2014 LAMPIRAN IV INSTANSI : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Sasaran Kegiatan Rencana Tingkat Capaian Program Uraian Indikator Uraian Satuan (Target) 1 Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan % 1 Program perencanaan pembangunan daerah Penyusunan Rancangan Rp RKPD Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Rencana Tingkat Capaian (Target) Rp Penyusunan KUA dan PPAS Rp Ket Pemeliharaaan SIPPD Rp Penyusunan Rancangan RPJMD Rp % 2 Program perencanaan pembangunan ekonomi Penyusunan masterplan pembangunan ekonomi daerah Rp Penyusunan indikator Rp ekonomi daerah Koordinasi Perencanaan Rp Pembangunan Bidang Penyusunan Study Kelayakan Sarana Dan Prasarana Ekonomi Wilayah Rp LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
90 Sasaran Kegiatan Rencana Tingkat Capaian Program Uraian Indikator Uraian Satuan (Target) Rencana Tingkat Capaian (Target) Ket Monitoring, evaluasi dan Rp pelaporan 100 % 3 Program perencanaan sosial dan budaya Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Rp. 150,000,000 Rp. 150,000,000 Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi Penyusunan grand design peningkatan fungsi dan peran kecamatan sebagai SKPD tahun Rp. 70,000,000 Rp. 100,000,000 Pendampingan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan Rp Pengembangan sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan Koordinasi/Fasilitasi aksi PPK (Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi) Rp. 150,000,000 Rp. - Penyusunan Rencana Induk Pariwisata Daerah Rp Penyusunan profil gener dan profil anak Rp LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
91 Sasaran Kegiatan Rencana Tingkat Capaian Program Uraian Indikator Uraian Satuan (Target) % 4 Program Perencanaan Prasarana Sarana Wilayah dan Sumber Daya Alam Rencana Tingkat Capaian (Target) Ket Koordinasi Perencanaan Rp. 150,000,000 Bidang Fisik dan Prasarana Koordinasi Perencanaan Rp. 75,000,000 sanitasi permukiman dan air minum Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Rp. 50,000,000 Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program WISMP) Rp. 200,730,000 Rp. 48,030,000 Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan Rp. 100,000,000 Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi Rp. 100,000, % 4 Program perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD Penyusunan Rencana Induk Sistem Informasi Penyediaan Air Minum Penyusunan laporan capaian kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan SKPD Penyusunan rencana strategis SKPD Rp. 125,000,000 Rp. 9,000,000 Rp. 10,000,000 Rp. 10,000,000 Penyusunan rencana kerja SKPD Rp. 10,000,000 LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
92 Sasaran Kegiatan Rencana Tingkat Capaian Program Uraian Indikator Uraian Satuan (Target) Rencana Tingkat Capaian (Target) Ket % 5 Program Pengendalian evaluasi Kinerja program Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan Rp Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Daerah (SIPPD MONEV) Rp Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah 3 Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang 1 % program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program pemerintah daerah 1 % rekomendasi pemanfaatan ruang 90 % 1 Program Kerjasama Pembangunan 21 kecamatan 1 Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga Fasilitasi/koordinasi pemanfaatan ruang Rp. 40,550,000 Rp. 75,000,000 4 tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan 1 ketersediaan pedoman perencaan tata ruang 57,1 % 1 Program Perencanaan Tata Penyusunan Naskah Ruang Akademis RDTR Kecamatan Kudu Penyusunan Naskah Akademis RDTR Kecamatan Ngoro Rp. 125,000,000 Rp. 125,000,000 Penyusunan Naskah Rp. 125,000,000 Akademis RDTR Kecamatan Sumobito Evaluasi RTRW Rp. - Penyusunan Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP Diwek Rp. 200,000,000 Rp. 75,000,000 Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang Rp. 100,000,000 LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
93 Sasaran Kegiatan Rencana Tingkat Capaian Program Uraian Indikator Uraian Satuan (Target) Optimalisasi penyediaan 1 Ketersediaan data makro dan 90 % 1 Program pengembangan data / informasi dan sektoral pendukung data/informasi/statistik statistik pendukung perencanaan pembangunan perencanaan daerah pembangunan daerah Rencana Tingkat Capaian (Target) Ket Penyusunan Dan Rp Pengumpulan Data Dan Penyusunan dan Rp pengumpulan data PDRB Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Rp Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) Rp Penyusunan Data Inflasi Daerah Rp. 0 Penyusunan Profil Daerah Rp. 150,000,000 Penyusunan Indeks Gini Rp. - 6 Optimalisasi penelitian dan 1 pengembangan Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan 80 % 2 Program Penelitian dan Pengembangan pendukung kebijakan pendukung pembangunan perencanaan daerah pembangunan daerah Koordinasi Penelitian dan pengembangan Rp Evaluasi Efektivitas Rp. 50,000,000 Kebijakan Pembangunan Daerah Rp. - Penyusunan agenda riset daerah Kajian strategi pengembangan objek wisata Rp. - religi di kawasan makam Presiden RI Ke-4 KH. Pemetaan kawasan cagar budaya Kec. Ploso, Kec Rp. - Plandaan dan Kec. Ngusikan Kajian Ekonomi Produktif Desa Rp. 350,000,000 Penyusunan Ikon Jombang Rp. 50,000,000 LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
94 Sasaran Kegiatan Rencana Tingkat Capaian Program Uraian Indikator Uraian Satuan (Target) Rencana Tingkat Capaian (Target) Ket Penataan Kawasan Cagar Rp. Budaya 7 Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai 1 (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur 2 (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD 3 (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur 4 (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan 100 % 1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 100 % 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 100 % 3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya Rp Rp Rp Rp Rp. 7,200, % 5 Program peningkatan Peningkatan Kemampuan Rp. - kapasitas kelembagaan Teknis Aparat Perencana perencanaan pembangunan daerah Penyusunan naskah akademis sistem perencanaan pembangunan daerah Rp LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
95 Pengukuran Kinerja Kegiatan Tahun 2014 LAMPIRAN V SATUAN KERJA SUMBER DANA : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH : APBD KABUPATEN Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Program Pelayanan 1. Penyediaan Pelayanan Administrasi Administrasi Perkantoran Perkantoran * Dana Rp. 674,810, ,618, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Pelayanan Administrasi Perkantoran bulan #REF! 12 #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output #REF! * Terwujudnya penyelenggaraan tupoksi serta pelayanan masyarakat % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 2 Program Peningkatan 1 Sarana dan Prasarana Aparatur Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor * Dana Rp. 87,300,000 86,825, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Peralatan dan Perlengkapan Gedung Kantor paket 8 8 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya Dukungan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor dalam Pelaksanaan Tupoksi #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 2 Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor * Dana Rp. 31,100,000 18,136, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
96 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Terpeliharanya peralatan dan bulan perlengkapan gedung kantor Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya dukungan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor dalam Pelaksanaan Tupoksi % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3 Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional * Dana Rp. 44,040,000 31,988, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terpeliharanya Kendaraan Dinas bulan Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya Dukungan Kendaraan Operasional dalam Pelaksanaan Tupoksi Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome #REF! Program peningkatan 1 disiplin aparatur Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya * Dana Rp. 7,200,000 7,040, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Pakaian Olahraga Karyawan/karyawati stel #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya Dukungan pakaian Olah #REF! #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4 Program 1 perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD Penyusunan rencana strategis SKPD * Dana Rp. 10,000,000 9,647, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya dokumen renstra Bappeda buku LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
97 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya konsistensi penyusunan #REF! #REF! 100 #REF! perencanaan rencana strategi Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome #REF! 2 Penyusunan rencana kerja SKPD * Dana Rp. 10,000,000 9,955, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya dokumen renja BAPPEDA buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya konsistensi penyusunan perencanaan renja #REF! #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3 Penyusunan laporan capaian kinerja SKPD * Dana Rp. 9,000,000 8,973, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen laporan pencapaian kinerja tribulanan dan laporan akuntabilitas kinerja SKPD % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Akuntabilitas SKPD #REF! #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4 Penyusunan laporan keuangan SKPD * Dana Rp. 10,000,000 9,787, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * % Tersusunnya dokumen laporan keuangan semester dan prognosis 6 bulan berikutnya serta laporan keuangan akhir tahun Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Akuntabilitas SKPD % LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
98 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 5 Program 1. pengembangan data/informasi/statisti k daerah Penyusunan Dan Pengumpulan Data Dan Statistik Daerah * Dana Rp. 70,966,400 70,549, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya buku Kabupaten Jombang dalam angka dan kecamatan dalam angka tahun 2014 berbasis Kecamatan paket 2 2 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersedianya data dan informasi pendukung perencanaan serta terlaksananya koordinasi di bidang statistik #REF! #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 2. Penyusunan dan pengumpulan data PDRB * Dana Rp. 48,811,100 48,661, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen PDRB Kab. Jombang Tahun 2013 buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Penyusunan dan Pengolahan Data PDRB Kab. Jombang Tahun 2013 #REF! #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3. Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) * Dana Rp. 145,425, ,994, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen IPM Kabupaten Jombang Tahun 2014 buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Penyusunan dan Pengolahan Data IPM Kabupaten Jombang Tahun 2014 #REF! #REF! Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4. Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) * Dana Rp. 92,400,000 88,730, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
99 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen NTP Kabupaten buku Jombang Tahun 2014 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Penyusunan dan Pengolahan data NTP Kabupaten Jombang Tahun 2014 % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Penyusunan Data Inflasi Daerah Penyusunan Profil Daerah * Dana Rp. 150,000, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input - * Penyusunan dan Pengolahan data inflasi Kabupaten Jombang Tahun 2014 buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya dokumen Inflasi Kabupaten Jombang Tahun 2014 % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 150,000, ,936, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input Program Kerjasama 1. Pembangunan Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga * Penyusunan Profil Kabupaten Jombang % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya dokumen Profil Kabupaten * Dana Rp. 40,500,000 33,098, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya koordinasi, sinergitas dan tahun 1 1 monev pelaksanaan CSR-PKBL Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya kontinuitas dan sinergitas % program CSR-PKBL di Kab. Jombang LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
100 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Program 1. Fasilitasi/koordinasi Pengendalian pemanfaatan ruang Pemanfaatan Ruang * Dana Rp. 75,000,000 71,451, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Rapat Koordinasi, Workshop BKPRD, paket 1 1 Tinjauan Lokasi dan penerbitan Rekomendasi izin pemanfaatan ruang Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terlaksananya koordinasi Pengawasan tahun 1 1 dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 8 Program 1. Perencanaan Tata Ruang Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Kudu * Dana Rp. 125,000, ,375, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Dokumen RDTR Perkotaan Kudu beserta Draft Raperda Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome paket 1 1 tahun Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro * Dana Rp. 125,000, ,801, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Ngoro beserta Draft Raperda tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Sumobito * Dana Rp. 125,000, ,553, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
101 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Dokumen RDTR Perkotaan Sumobito paket 1 1 beserta Draft Raperda Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya dokumen RDTR Perkotaan Sumobito beserta Draft Raperda tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4. Penyusunan Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang * Dana Rp. 200,000, ,190, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya Dokumen Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terkendalinya Pemanfaatan dan Zonasi Ruang secara detail pada Perkotaan Jombang tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP Diwek * Dana Rp. 75,000,000 66,910, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya Draft Raperda RDTR BWP Diwek paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya kesesuaian Pemanfaatan Ruang pada BWP Diwek tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang * Dana Rp. 100,000,000 97,982, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya Dokumen Evaluasi Pengkajian Kebijakan Penataan Ruang Kab. Jombang paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
102 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Sebagai Bahan Rujukan Proses tahun 1 1 Peninjauan Kembali Perda RTRW Kab. Jombang Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 9 Program peningkatan 1. kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah 10 Program 1. perencanaan pembangunan daerah 2. Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Penyusunan Rancangan RKPD Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) * Dana Rp. 307,100, ,699, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Naskah Akademis SPPD dan SPP % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terlaksananya Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 312,515, ,187, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya Buku RKPD Tahun 2015 dan RKPD Perubahan 2014 paket 2 2 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Teraplikasinya Dokumen Perencanaan sebagai acuan pelaksanaan Pembangunan Tahun 2015 % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 185,000, ,512, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Naskah Pertanggungjawaban Bupati Jombang atas Pelaksanaan Program selama Tahun 2013 buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya LKPJ Bupati Jombang Tahun 2013 #REF! LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
103 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3. Penyusunan KUA dan PPAS * Dana Rp. 146,650, ,818, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Penyusunan Rancangan KUA-PPAS 2015 dan Perubahan KUA-PPAS 2014 % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya Dokumen KUA-PPAS sebagai acuan penyusunan RAPBD 2015 buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4. Pemeliharaaan SIPPD * Dana Rp. 86,886,000 86,365, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terpeliharanya Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis We bulan 6 6 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terlaksananya Update dan Pemeliharaan SIPPD Musrenbang dan SIPP KUA dan PPAS % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 5. Penyusunan Rancangan RPJMD * Dana Rp. 203,900, ,962, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya Tahapan Penyusunan Rancangan RPJMD Kab. Jombang yang meliputi Evaluasi dan Sosialisasi RPJMD Kab. Jombang Tahun buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersedianya Dokumen yang menjadi pedoman dalam perencanaan pembangunan Daerah % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 11 Program 1. Penyusunan masterplan pembangunan ekonomi LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
104 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket. perencanaan pembangunan ekonom 1 2 pembangunan ekonomi daerah * Dana Rp. 216,850, ,902, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Dokumen naskah akademis penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terciptanya penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kab. Jombang Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome % Penyusunan indikator ekonomi daerah Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi * Dana Rp. 208,850, ,943, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Dokumen input-output Kab. Jombang buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya mutu perencanaan Pembangunan Daerah bidang ekonomi % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 150,000, ,449, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya Koordinasi dan Sosialisasi pembangunan bidang ekonomi bulan Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Sinkronisasi Pembangunan Bidang Ekonomi % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4. Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan * Dana Rp. 75,000,000 54,171, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Dokumen Laporan Progres buku Pengembangan Agropolitan * Dokumen Laporan Progres Rencana Aksi Ketahanan Pangan daerah buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
105 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Potret Pengembangan Kawasan % Agropolitan sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan agropolitan pada tahun berikutnya * Potret kondisi Ketahanan Pangan Kab. Jombang sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan agropolitan pada tahun berikutnya Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome % Penyusunan Study Kelayakan Sarana Dan Prasarana Ekonomi Wilayah * Dana Rp. 315,200, ,769, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Dokumen ekonomi wilayah STA Mojoagung buku * Dokumen perencanaan Revitalisasi Pasar Citra buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terciptanya strategi pembangunan % ekonomi daerah di sekitar rencana pembangunan STA Mojoagung * Terciptanya strategi dalam revitalisasi Pasar Citra Niaga Jombang % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 12. Program 1. perencanaan sosial dan budaya Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya * Dana Rp. 150,000, ,066, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terfasilitasinya pelaksanaan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial dan Budaya dgn SKPD terkait % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terintegrasinya kegiatan dalam perencanaan pembangunan bidang sosial dan budaya % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 2. Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan * Dana Rp. 150,000, ,994, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
106 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Terlaksananya kegiatan koordinasi, % sinkronisasi, dan monitoring penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya Peran SKPD dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kab. Jombang % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3. Penyusunan rencana aksi daerah pemberantasan korupsi * Dana Rp. 70,000,000 35,707, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tercapainya Koordinasi, Sinkronisasi dan Monitoring RAD Korupsi di Kab. Jombang % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4. Penyusunan grand design peningkatan fungsi dan peran kecamatan sebagai SKPD tahun * Dana Rp. 100,000,000 92,102, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya Dokumen Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD buku Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terciptanya Dokumen Grand Design Peningkatan Fungsi dan Peran Kecamatan sebagai SKPD tahun % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 5. Pendampingan Program PNPM Perkotaan * Dana Rp. 425,000, ,748, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
107 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Terfasilitasinya kegiatan siklus PNPM % Mandiri Perkotaan di 113 desa lokasi PNPM Mandisri Perkotaan Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Desa % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 6. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan * Dana Rp. 150,000, ,910, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Aplikasi SIM Penanggulangan Kemiskinan paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya efektifitas Penanggulangan Kemiskinan % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 7. Penyusunan rencana induk pariwisata daerah * Dana Rp. 60,000,000 57,133, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen rencana induk pariwisata % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya persentase ketersediaan laporan koordinasi perencanaan bidang sosial dan budaya % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 8. Penyusunan profil gender dan profil anak * Dana Rp. 50,000,000 49,132, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen profil gender dan profil anak % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
108 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Meningkatnya persentase ketersediaan % laporan koordinasi perencanaan bidang sosial dan budaya Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 13 Program Penelitian 1. Dan Pengembangan Koordinasi Penelitian dan Pengembangan * Dana Rp. 178,401, ,323, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Koordinasi Penelitian dan Pengembangan % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Koordinasi Litbang dengan stakeholder % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 2. Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah * Dana Rp. 50,000,000 42,176, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya bahan masukan dalam penyempurnaan dan perencanaan kebijakan pembangunan daerah % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Evaluasi realisasi program integrasi DPRD, Evektifitas BK, Hibah dan Bansos % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3. Kajian Ekonomi Produktif Desa * Dana Rp. 350,000, ,236, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya rancangan kebijakan untuk pengalokasian one village one product dalam program percepatan pembangunan desa % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Kontribusi pada perumusan ekonomi produktif pada alokasi 500jt/desa mulai tahun 2015 (Gerakan produk unggulan desa) % LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
109 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 4. Penyusunan Ikon Jombang * Dana Rp. 50,000,000 47,091, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terpilihnya Ikon Jombang % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terdaftarnya Ikon Jombang di Kementerian Hukum dan HAM % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 5. Penataan Kawasan Cagar Budaya * Dana Rp. 163,700, ,367, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersedianya Pemetaan Kawasan Cagar Budaya eksemplar Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersusunnya peta kawasan cagar budaya di Kudu dan Kabuh % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 14. Program 1. Perencanaan Prasarana Sarana Wilayah dan Sumber Daya Alam 2. Koordinasi Perencanaan Bidang Fisik dan Prasarana Koordinasi Perencanaan sanitasi permukiman dan air minum * Dana Rp. 150,000, ,699, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya Rapat-rapat dan Koordinasi bidang Fisik dan Prasarana % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya sinkronisasi Programprogram perencanaan pembangunan Bidang fisik dan Prasarana % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 75,000,000 62,791, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
110 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket * Review dokumen SSK/MPS, operasional paket 1 1 pokja PPSP, Koordinasi bidang sanitasi perkotaan Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya sinkronisasi dan koordinasi tahun 1 1 pencapaian target MDG'S dalam rangka pemenuhan proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum yg layak dan sanitasi dasar Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 3. Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah * Dana Rp. 50,000,000 45,489, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen RPJM Tahun paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terwujudnya perencanaan infrastruktur pemukiman jangka menengah yang optimal tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif * Dana Rp. 200,730, ,955, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya pengelolaan sistem irigasi partisipatif pada daerah irigasi terpilih dalam WISM % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terlaksananya pengelolaan sistem irigasi partisipatif pada daerah irigasi terpilih dalam WISM % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi * Dana Rp. 48,030,000 39,637, Partisipatif (Pendampingan Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input Program WISMP) LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
111 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket. 1 2 Program WISMP) * Tersusunnya Dokumen Sistem Informasi paket 1 1 Jaringan Jalan Kab. Jombang Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terselenggaranya sistem, fungsi dan status Jaringan Jalan yang terencana dgn baik tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi * Dana Rp. 100,000,000 98,769, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen Sistem Informasi Jaringan Jalan Kab. Jombang paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terselenggarakannya dokumen Sistem Informasi Jaringan Jalan yang terencana dengan baik tahun 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 100,000,000 98,692, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Tersusunnya dokumen Sistem Informasi Jaringan Irigasi Kab. Jombang paket 1 1 Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Terselenggarakannya sistem informasi jaringan irigasi dalam mendukung LP2B dan pemenuhan ketahanan pangan tahun Penyusunan Rencana Induk Sistem Distribusi Air Minum Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome * Dana Rp. 125,000, ,292, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output - LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
112 Program Uraian Indikator Kinerja Kegiatan Satuan Rencana Tingkat Capaian (Target ) Realisasi Persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capain (Target) Ket Kebijakan strategi daerah pengembangan sistem penyediaan air minum * Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome - * Dana Rp. 50,000,000 48,802, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome Program 1. Pengendalian Evaluasi Kinerja Program Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan * Dana Rp. 127,456, ,340, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya pelaporan kegiatan yang bersumber dari pusat dan provinsi bulan Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Meningkatnya Efektivitas pelaksanaan program pembangunan % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome 2. SIPPD MONEV * Dana Rp. 150,000, ,900, Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Input * Terlaksananya Sistem dan Database SIPPD MONEV % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Output * Tersedianya Sistem Monitoring dan Evaliasi Pelaksanaan Pembangunan % Rata-rata persentase Pencapaian Rencana Tingkat Capaian Indikator Kinerja Outcome LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHBAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
113 PENGUKURAN KINERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014 LAMPIRAN VI NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % 1 Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran 1 % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan 100% 1 Program perencanaan pembangunan daerah a. Penyusunan Rancangan RKPD 312,515, ,187, b. Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) 185,000, ,512, c. Penyusunan KUA dan PPAS 146,650, ,818, d. Pemeliharaaan SIPPD 86,886,000 86,365, e Penyusunan Rancangan RPJMD 203,900, ,962, % 2 Program perencanaan pembangunan ekonomi a. Penyusunan masterplan pembangunan ekonomi daerah 216,850, ,902, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
114 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % b. Penyusunan indikator ekonomi daerah 208,850, ,943, c. Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi 150,000, ,449, d. Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan 75,000,000 54,171, e. Penyusunan Study Kelayakan Sarana Dan Prasarana Ekonomi Wilayah 315,200, ,769, % 3 Program perencanaan sosial dan budaya a. Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Dan Budaya b. Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan 150,000, ,066, ,000, ,994, c. Penyusunan rencana aksi daerah pemberantasan korupsi 70,000,000 35,707, d. penyusunan grand desaign peningkatan fungsi dan peran kecamatan sebagai SKPD tahun program perencanaan pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh 100,000,000 92,102, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
115 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % e. Pendampingan Program PNPM Perkotaan 425,000, ,748, e. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan f. Penyusunan rencana induk pariwisata daerah 150,000, ,910, ,000,000 57,133, g. Penyusunan profil gender dan profil anak 50,000,000 49,132, % 4 Program Perencanaan Prasarana Sarana Wilayah dan Sumber Daya Alam a. Koordinasi Perencanaan Bidang Fisik dan Prasarana 150,000, ,699, b. Koordinasi Perencanaan sanitasi permukiman dan air minum 75,000,000 62,791, c. Penyusunan Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah 50,000,000 45,489, d. Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif 200,730, ,955, e. Fasilitasi Peningkatan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (Pendampingan Program WISMP) 48,030,000 39,637, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
116 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % f. Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Jalan 100,000,000 98,769, g. Penyusunan Sistem Informasi Jaringan Irigasi 100,000,000 98,692, h. Penyusunan Rencana Induk Sistem Distribusi Air Minum 125,000, ,292, i. Kebijakan strategi daerah pengembangan sistem penyediaan air minum 50,000,000 48,802, % 5 Program perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD a. Penyusunan rencana strategis SKPD 10,000,000 9,647, b. Penyusunan rencana kerja SKPD 10,000,000 9,955, c. Penyusunan laporan capaian kinerja SKPD 9,000,000 8,973, d. Penyusunan laporan keuangan SKPD 10,000,000 9,787, % 6 Program Pengendalian Evaluasi Kinerja Program LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
117 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % a. Monitoring, Evaluasi Dan Pelaporan 127,456, ,340, b. SIPPD MONEV 150,000, ,900, ,271,067,500 3,915,611, SASARAN STRATEGIS I 2 Dukungan dan kerjasama dunia usaha/ stakeholder dalam pembangunan daerah % program CSR/PKBL perusahaan yang sinergi dengan program pemerintah daerah 90% 1 Program Kerjasama Pembangunan a. Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga 40,550,000 33,098, SASARAN STRATEGIS II 3 Optimalisasi pengendalian pemanfaatan ruang % rekomendasi pemanfaatan ruang 21 kecamatan 1 Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 40,550,000 33,098, a. Fasilitasi/koordinasi pemanfaatan ruang 75,000,000 71,451, SASARAN STRATEGIS III 75,000,000 71,451, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
118 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % 4 Tersedianya dokumen perencanaan tata ruang sebagai bahan rujukan kebijakan pemanfaatan penggunaan lahan ketersediaan pedoman perencaan tata ruang 57.1% 1 Program Perencanaan Tata Ruang a. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Kudu 125,000, ,375, b. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Ngoro 125,000, ,801, c. Penyusunan/Evaluasi RDTR Kecamatan Sumobito 125,000, ,553, d. Penyusunan Peraturan Zonasi RDTR Perkotaan Jombang 200,000, ,190, e. Penyusunan Draft Raperda RDTR BWP Diwek 75,000,000 66,910, f. Evaluasi pengkajian kebijakan penataan ruang 100,000,000 97,982, SASARAN STRATEGIS IV 750,000, ,814, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
119 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % 5 Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik pendukung perencanaan pembangunan daerah Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan pembangunan daerah 90% 1 Program pengembangan data/informasi/statistik daerah a. Penyusunan Dan Pengumpulan Data Dan Statistik Daerah 70,966,400 70,549, b. Penyusunan dan pengumpulan data PDRB 48,811,100 48,661, c. Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 145,425, ,994, d. Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) 92,400,000 88,730, e. Penyusunan Data Inflasi Daerah f. Penyusunan Profil Daerah 150,000, ,936, ,602, ,873, SASARAN STRATEGIS V 6 Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah 90% 1 Program Penelitian Dan Pengembangan LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
120 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % a. Koordinasi Penelitian dan Pengembangan 178,401, ,323, b. Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah 50,000,000 42,176, c. Kajian Ekonomi Produktif Desa 350,000, ,236, d. Penyusunan Ikon Jombang 50,000,000 47,091, e. Penataan Kawasan Cagar Budaya 163,700, ,367, SASARAN STRATEGIS VI 7 Menyediakan dukungan administrasi perkantoran yang memadai (a) Pelayanan administrasi perkantoran dan kinerja aparatur 90% 1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 792,101, ,194, (b) Kinerja sarana dan prasarana SKPD a. Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran 674,810, ,618, (c) Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur (d) Tertib administrasi dan ketepatan pelaporan LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
121 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % 100% 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur a. Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor 87,300,000 86,825, b. Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional 31,100,000 18,136, c. Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional 44,040,000 31,988, Program peningkatan disiplin aparatur 100% 3 a. Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya 7,200,000 7,040, % 5 Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah a. Penyusunan Naskah Akademis Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah 307,100, ,699, SASARAN STRATEGIS VII 1,151,550,500 1,026,307, LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
122 NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET POGRAM/ KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) REALISASI (Rp.) % LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG TAHUN
123 INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) Instansi : BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG Visi : Terwujudnya Perencanaan Pembangunan yang Partisipatif, Inovatif, dan Berkualitas Misi : 1. Memantapkan penyelenggaraan sistem perencanaan pembangunan daerah; 2. Mewujudkan perencanaan pembangunan berkelanjutan; 3. Menyusun penelitian dan pengembangan perencanaan pembangunan berbasis data, inovasi dan dinamika kebutuhan masyarakat; 4. Mengembangkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah; Tujuan : 1. Meningkatkan fungsi manajemen kelembagaan perencanaan pembangunan; 2. Mewujudkan perencanaan pembangunan daerah berdasarkan rencana tata ruang, unsur kelestarian lingkungana dan daya dukung sumber daya alam; 3. Mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas berbasis data dan kajian ilmiah; 4. Memberikan dukungan kelembagaan yang profesional dalam mewujudkan kinerja yang prima; Tugas : Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan, penelitian, pengembangan dan statistik daerah. Fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis perencanaan; b. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan daerah; c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah; d. Pelaksanaan pengkajian, penelitian dan pengembangan pembangunan daerah; e. Penyelenggaraan urusan statistik daerah. INDIKATOR KINERJA UTAMA No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Formula Perhitungan 1. Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan Jumlah dokumen perencanaan daerah yang disusun tepat waktu x 100% Jumlah dokumen perencanaan daerah yang harus disusun Target 2014 Realisasi 2014 Target 2018 Program 100% 100% 100% 1. Program Perencanaan Pembangunan Daerah 2. Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bidang Sekretariat Litbang Ekonomi Fisik
124 No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Formula Perhitungan 2. Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah 3. Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik pendukung perencanaan pembangunan daerah Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan pembangunan daerah Jumlah penelitian yang dihasilkan x 100% Jumlah penelitian yang dibutuhkan bagi pembangunan daerah Jumlah data makro dan data sektoral yang tersedia x 100% Jumlah data makro dan sektoral yang dibutuhkan bagi pembangunan daerah Target 2014 Realisasi 2014 Target 2018 Program 3. Program Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya 4. Program Perencanaan Pembangunan prasarana wilayah dan Sumber daya alam 5. Program Pengendalian Evaluasi Kinerja Program 80% 80% 90% 1. Program Penelitian dan Pengembangan 75% 75% 90% 1. Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah Jombang, Januari 2015 KEPALA BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG Bidang Prasarana Sosial Budaya Litbang Litbang TTD Drs. EKSAN GUNAJATI, M.Si Pembina Tingkat I NIP
125 INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) Instansi : BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG Visi : Terwujudnya Perencanaan Pembangunan yang Partisipatif, Inovatif, dan Berkualitas Misi : 1. Memantapkan penyelenggaraan sistem perencanaan pembangunan daerah; 2. Mewujudkan perencanaan pembangunan berkelanjutan; 3. Menyusun penelitian dan pengembangan perencanaan pembangunan berbasis data, inovasi dan dinamika kebutuhan masyarakat; 4. Mengembangkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah; Tujuan : 1. Meningkatkan fungsi manajemen kelembagaan perencanaan pembangunan; 2. Mewujudkan perencanaan pembangunan daerah berdasarkan rencana tata ruang, unsur kelestarian lingkungana dan daya dukung sumber daya alam; 3. Mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas berbasis data dan kajian ilmiah; 4. Memberikan dukungan kelembagaan yang profesional dalam mewujudkan kinerja yang prima; Tugas : Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan, penelitian, pengembangan dan statistik daerah. Fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis perencanaan; b. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan daerah; c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah; d. Pelaksanaan pengkajian, penelitian dan pengembangan pembangunan daerah; e. Penyelenggaraan urusan statistik daerah. INDIKATOR KINERJA UTAMA No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Formula Perhitungan 1. Perencanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran % dokumen perencanaan daerah sesuai dengan ketentuan Jumlah dokumen perencanaan daerah yang disusun tepat waktu x 100% Jumlah dokumen perencanaan daerah yang harus disusun Target 2014 Realisasi 2014 Target 2015 Program 100% 100% 100% 6. Program Perencanaan Pembangunan Daerah 7. Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bidang Sekretariat Litbang Ekonomi Fisik
126 No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Formula Perhitungan 2. Optimalisasi penelitian dan pengembangan pendukung kebijakan perencanaan pembangunan daerah 3. Optimalisasi penyediaan data / informasi dan statistik pendukung perencanaan pembangunan daerah Ketersediaan hasil penelitian dan pengembangan pendukung pembangunan daerah Ketersediaan data makro dan sektoral pendukung perencanaan pembangunan daerah Jumlah penelitian yang dihasilkan x 100% Jumlah penelitian yang dibutuhkan bagi pembangunan daerah Jumlah data makro dan data sektoral yang tersedia x 100% Jumlah data makro dan sektoral yang dibutuhkan bagi pembangunan daerah Target 2014 Realisasi 2014 Target 2015 Program 8. Program Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya 9. Program Perencanaan Pembangunan prasarana wilayah dan Sumber daya alam 10. Program Pengendalian Evaluasi Kinerja Program 80% 80% 90% 1. Program Penelitian dan Pengembangan 90% 85,7% 100% 1. Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah Jombang, Januari 2015 KEPALA BAPPEDA KABUPATEN JOMBANG Bidang Prasarana Sosial Budaya Litbang Litbang Drs. EKSAN GUNAJATI, M.Si Pembina Tingkat I NIP
127
PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG BAPPEDA
PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG BAPPEDA TAHUN 2016 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas perkenannya sehingga Bappeda Kabupaten Jombang dapat menyelesaikan penyusunan
P EM ERI NT AH KABU PATEN BAPPEDA JO MBANG
PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG BAPPEDA TAHUN 2017 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas perkenan-nya sehingga Bappeda Kabupaten Jombang dapat menyelesaikan penyusunan
RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2015
RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2015 LAMPIRAN III INSTANSI : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH No % dokumen 100% Penyusunan perencanaan perencanaan Rancangan RKPD * Dana Rp. 434,585,500 daerah sesuai
PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,
PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 63 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN
KEPUTUSAN KEPALA BAPPEDA KABUPATEN BLORA NOMOR /2033 TAHUN 2011
KEPUTUSAN KEPALA BAPPEDA KABUPATEN BLORA NOMOR 050.07/2033 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BLORA TAHUN 2010-2015 Bappeda
WALIKOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT
WALIKOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERATURAN WALIKOTA SINGKAWANG NOMOR 71 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR
WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BLITAR NOMOR 74 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT
PEMERINTAH KOTA SOLOK LAPORAN KINERJA TAHUN 2016
PEMERINTAH KOTA SOLOK LAPORAN KINERJA TAHUN 2016 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA SOLOK 2017 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan
MEMUTUSKAN : PERATURAN WALIKOTA TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
PERATURAN WALIKOTA PADANG NOMOR 88 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PADANG,
RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN (PERUBAHAN II)
RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN 2013-2018 (PERUBAHAN II) B a d a n P e r e n c a n a a n P e m b a n g u n a n D a e r a h y a n g P r o f e s i o n a l, A n d a l d a n K r e d i b e l Untu
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Jl. KH. Wakhid Hasyim Nomor 141, Telepon (0321) , Fax. (0321) Jombang 61411
PEMERINTAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Jl. KH. Wakhid Hasyim Nomor 141, Telepon (0321) 861560, Fax. (0321) 864555 Jombang 61411 PERATURAN KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH NOMOR : 188/
Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng i
Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng i KATA PENGANTAR Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng disingkat Diskominfo adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terbentuk
BUPATI JEMBRANA PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 49 TAHUN 2011 TENTANG
Menimbang : a. BUPATI JEMBRANA PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 49 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN JEMBRANA DENGAN RAHMAT
LAPORAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2014
BAB I P E N D A H U L U A N 1.1. LATAR BELAKANG Sesuai dengan amanat Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor: XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan
PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA
PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BUPATI SUMBAWA Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan
PEMERINTAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
i V I S I Terwujudnya perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas, partisipatif dan akuntabel untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat dua kali lipat Tahun 2018 M I S I 1. Mengkoordinasikan
BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR
SALINAN BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI LUMAJANG NOMOR 82 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2016-2021 Kata Pengantar Alhamdulillah, puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat, berkat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan
teknis yang mempunyai urusan wajib dibidang perencanaan pembangunan. Untuk
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Lubuklinggau merupakan lembaga teknis yang mempunyai urusan wajib dibidang perencanaan pembangunan. Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi, disusun struktur
KABUPATEN BADUNG LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TAHUN 2014
KABUPATEN BADUNG LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TAHUN 2014 BAPPEDA LITBANG KABUPATEN BADUNG TAHUN 2015 DAFTAR ISI Hal DAFTAR ISI...
KATA PENGANTAR. Pangkalpinang, Maret 2015 KEPALA BAPPEDA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG,
KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayahnya sehingga Laporan Kinerja Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2015 selesai
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN BADUNG TAHUN
KABUPATEN BADUNG RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN BADUNG TAHUN 2010-2015 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN
BUPATI GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR
s BUPATI GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI GRESIK NOMOR 67 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
BUPATI MANDAILING NATAL
BUPATI MANDAILING NATAL PERATURAN BUPATI MANDAILING NATAL NOMOR 34 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MANDAILING NATAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
KOTA BANDUNG DOKUMEN RENCANA KINERJA TAHUNAN BAPPEDA KOTA BANDUNG TAHUN 2016
KOTA BANDUNG DOKUMEN RENCANA KINERJA TAHUNAN BAPPEDA KOTA BANDUNG TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan
SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);
SALINAN BUPATI BULUNGAN PROPINSI KALIMANTAN UTARA PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Mamasa mempunyai Tugas Pokok, Fungsi & Rincian Tugas Jabatan Struktural sebagai berikut :
Berdasarkan Peraturan Bupati Mamasa Nomor 23 Tahun 2009, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Mamasa mempunyai Tugas Pokok, Fungsi & Rincian Tugas Jabatan Struktural sebagai berikut : 1. Kepala
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 54 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 54 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa
BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 68 TAHUN 2014 TENTANG
1 BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 68 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG DENGAN RAHMAT TUHAN
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BOYOLALI
KATA PENGANTAR Puji syukur kami sampaikan kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal
INDIKATOR KINERJA UTAMA
INDIKATOR KINERJA UTAMA Kinerja Utama/ Sasaran Strategis 1. Meningkatnya Perencanaan Pembangunan yang Sinergis, Partisipatif dan Inovatif Indikator Kinerja Utama Persentase keselarasan RPJMD, Renstra,
GUBERNUR SUMATERA BARAT,
GUBERNUR SUMATERA BARAT PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 23 TAHUN 2017 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PROVINSI SUMATERA BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN (PERUBAHAN III)
RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN 2013-2018 (PERUBAHAN III) B a d a n P e r e n c a n a a n P e m b a n g u n a n D a e r a h y a n g P r o f e s i o n a l, A n d a l d a n K r e d i b e l Untu
RENCANA KERJA BAGIAN ADM. PEMERINTAHAN SETDAKAB. JOMBANG. Tahun 2015 B A G I A N A D M I N I S T R A S I P E M E R I N T A H A N
RENCANA KERJA BAGIAN ADM. PEMERINTAHAN SETDAKAB. JOMBANG Tahun 2015 B A G I A N A D M I N I S T R A S I P E M E R I N T A H A N 2 0 1 5 Puji dan syukur kami panjatkan ke Khadirat Allah SWT, atas Rahmat
BUPATI PACITAN PERATURAN BUPATI PACITAN NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG
BUPATI PACITAN PERATURAN BUPATI PACITAN NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG URAIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PACITAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PACITAN
Rencana Strategis BAB I PENDAHULUAN Latar belakang
Rencana Strategis 6 BAB I PENDAHULUAN.. Latar belakang Secara konseptual dan teknokratis, proses pembangunan dilaksanakan dan diarahkan untuk mencapai tujuan utama pembangunan yang ditetapkan yaitu mewujudkan
BUPATI BLITAR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 43 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI INSPEKTORAT KABUPATEN BLITAR BUPATI BLITAR,
BUPATI BLITAR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 43 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI INSPEKTORAT KABUPATEN BLITAR BUPATI BLITAR, Menimbang : a. bahwa untuk pelaksanaan lebih lanjut Peraturan Daerah
PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 29 TAHUN 2014 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANDEGLANG
PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 29 TAHUN 2014 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Bappeda Kabupaten Lahat dalam mewujudkan pencapaian tata pemerintahan yang baik (good gavernance) dan memenuhi tuntutan serta harapan masyarakat atas
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita- cita bangsa bernegara
BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 80 TAHUN 2008 TENTANG
BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 80 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KEBUMEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
S A T U A N K E R J A P E R A N G K A T D A E R A H ( R E N J A S K P D )
RENCANA KERJA S A T U A N K E R J A P E R A N G K A T D A E R A H ( R E N J A S K P D ) 2017 Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas Taufiq, Hidayah Karunia-Nya yang tak terhingga, sehingga
BERITA DAERAH KOTA BEKASI
BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 64 2016 SERI : D PERATURAN WALI KOTA BEKASI NOMOR 64 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN
PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 06 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 06 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR,
RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2017
RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2017 DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DAERAH PROVINSI JAWA BARAT 2017 DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi... i... ii Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang 1.2
WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 28 TAHUN 2013
SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 28 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang : bahwa untuk
DAFTAR ISI.. KATA PENGANTAR... i
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI.. ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang. 1 B. Tugas dan Fungsi Bappeda Kota Samarinda. 2 C. Struktur Organisasi Bappeda Kota Samarinda.. 3 BAB II RENCANA STRATEGIS
KATA PENGNTAR RKT INSPEKTORAT
KATA PENGNTAR Dengan rahmat Allah,SWT, Rencana Kerja Tahunan (RKT) Inspektorat Kabupaten Lingga Tahun 2017 ini selain berisi tentang Struktur, Tugas dan Fungsi Inspektorat, Program dan Kegiatan, Rencana
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 47 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI BALI
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 47 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI BALI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI, Menimbang : bahwa
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH SEKRETARIS SUB BAGIAN UMUM SUB BAGIAN PROGRAM
LAMPIRAN Ia: PERATURAN GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 51 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN-BADAN DAERAH NUSA TENGGARA BARAT PROVINSI BAGAN STRUKTUR
PERUBAHAN RENCANA KERJA Tahun 2015
PERUBAHAN RENCANA KERJA Tahun 205 BAGIAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN JOMBANG TAHUN 205 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat-nya, atas taufiq, hidayah dan karunia-nya
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH BAPPEDA KABUPATEN GARUT TAHUN 2014
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH BAPPEDA KABUPATEN GARUT TAHUN 2014 PEMERINTAH KABUPATEN GARUT 2015 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rahmat
RENCANA KERJA (RENJA)
RENCANA KERJA (RENJA) KECAMATAN JURAI TAHUN 2018 KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN Salido, 2017 Rencana Kerja Kecamatan IV Jurai Tahun 2018 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat
PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 56 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DASAR KABUPATEN BANTUL BUPATI BANTUL,
PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 56 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DASAR KABUPATEN BANTUL BUPATI BANTUL, Menimbang : Mengingat : bahwa sebagai tindak lanjut
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tujuan umum dari penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan daya saing daerah. Dengan terbitnya Undang-undang
BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG,
1 BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG, Menimbang : a. bahwa untuk lebih menjamin ketepatan dan
RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN
RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN 2012-2017 PEMERINTAH PROVINSI BANTEN TAHUN 2012 7 KATA PENGANTAR Bismillahhrahmaniff ahim
LAPORAN KINERJA (LKj) INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2015 DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN JOMBANG PENDAHULUAN
BABB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi dan mencapai tujuan serta cita-cita bangsa bernegara. Dalam
BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Perencanaan
Rencana Kerja Tahunan Kecamatan Rancasari Tahun
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita- cita bangsa bernegara
BUPATI WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG
-1- BUPATI WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG PERATURAN BUPATI WAY KANAN NOMOR 27 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN WAY KANAN DENGAN
BUPATI MAGETAN PERATURAN BUPATI MAGETAN NOMOR TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAGETAN
BUPATI MAGETAN PERATURAN BUPATI MAGETAN NOMOR TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAGETAN BUPATI MAGETAN Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanakan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita- cita bangsa bernegara
BUPATI BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BUPATI BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 26 TAHUN 2017 TENTANG TUGAS DAN URAIAN TUGAS JABATAN PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
LAPORAN KINERJA (LKj) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MALANG TAHUN 2014
LAPORAN KINERJA (LKj) TAHUN 204 TAHUN 205 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga Laporan Laporan Kinerja (LKj) Badan Perencanaan Pembangunan
BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 75 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 75 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN PURBALINGGA
BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 55 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 55 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH (LAMPIRAN Ia : PERATURAN GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT NOMOR TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI,
Uraian Tugas dan Fungsi BAPPEDA
Uraian Tugas dan Fungsi BAPPEDA No Jabatan 1. Kepala Badan memimpin, merencanakan, mengembangkan, mengkoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI SKPD Analisis Isu-isu strategis dalam perencanaan pembangunan selama 5 (lima) tahun periode
Renstra 2014 H a l a m a n 1 BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dengan pembangunan nasional, yang pelaksanaannya tetap dan senantiasa memperhatikan kondisi, potensi dan sumber daya daerah
WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU
SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 31 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang
RENCANA AKSI PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2017 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KAB. JOMBANG
indikator ekonomi daerah RENCANA AKSI PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2017 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KAB. JOMBANG SASARAN I INDIKATOR KE I SASARAN I TARGET I II III I Meningkatnya yang Sinergis, keselarasan
WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 76 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR
WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BLITAR NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DENGAN
WALIKOTA BATAM PROPINSI KEPULAUAN RIAU PERATURAN WALIKOTA BATAM NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS BADAN DAERAH
WALIKOTA BATAM PROPINSI KEPULAUAN RIAU PERATURAN WALIKOTA BATAM NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS BADAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATAM, Menimbang
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 21 SERI D PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 43 TAHUN 2008
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 21 SERI D PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL DI LINGKUNGAN BADAN PERENCANAAN
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN. rumusan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi,
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN A. Visi dan Misi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Berpijak pada Kebijakan dan Program rumusan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Gubernur
KATA PENGANTAR INSPEKTUR, Drs. Zat Zat Munazat, M.Si NIP Inspektorat Kabupaten Garut
Renstra Inspektorat Kabupaten Garut Tahun 2014-2019 Kata Pengantar KATA PENGANTAR Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor
PERATURAN BUPATI LAMPUNG UTARA NOMOR 19 TAHUN 2012 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA
PERATURAN BUPATI LAMPUNG UTARA NOMOR 19 TAHUN 2012 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMPUNG UTARA, Menimbang
BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 72 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 72 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, FUNGSI, DAN TUGAS, SERTA TATA KERJA PADA BADAN PERENCANAAN
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATAKERJA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN
PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA STAF AHLI BUPATI BUPATI TANGERANG,
1 PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA STAF AHLI BUPATI BUPATI TANGERANG, Menimbang : Mengingat : a. bahwa Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Staf
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 57 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENATAAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 57 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENATAAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang Mengingat : a. bahwa dalam
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 57 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENATAAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 57 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENATAAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang Mengingat : a. bahwa dalam
KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT
KATA PENGANTAR Sebagai tindaklanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang mewajibkan bagi setiap pimpinan instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan
KATA PENGANTAR. Kepanjen, Februari 2016 Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang
KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-nya sehingga penyusunan Laporan Kinerja (LKj) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten
KATA PENGANTAR BUPATI BARRU, TTD. Ir. H. ANDI IDRIS SYUKUR, MS.
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wata ala yang telah memberi rahmat dan karunia-nya, sehingga dokumen Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Kabupaten Barru Tahun
BUPATI BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERATURAN BUPATI BUTON UTARA NOMOR : 53 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERATURAN BUPATI BUTON UTARA NOMOR : 53 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
- 1 - Bupati Cirebon PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 63 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
- 1 - Bupati Cirebon PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 63 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIREBON, Menimbang
PERATURAN BUPATI BANTUL
PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 72 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BANTUL BUPATI BANTUL, Menimbang : a. bahwa sebagai tindak lanjut Pasal 32
PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 177 TAHUN 2008 T E N T A N G
PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 177 TAHUN 2008 T E N T A N G TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN KARO DAN AKADEMI KEBIDANAN KABANJAHE BUPATI KARO Menimbang : a. bahwa dalam
BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 26 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS,
BUPATI ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI ASAHAN NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI ASAHAN NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, SUSUNAN ORGANISASI, TATA KERJA, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI JABATAN PADA SEKRETARIAT
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN BANYUMAS
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS, Menimbang : a. bahwa berdasarkan
