TRACER STUDY PADA PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS FMIPA-UNIVERSITAS TERBUKA
|
|
|
- Ratna Lesmono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 TRACER STUDY PADA PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS FMIPA-UNIVERSITAS TERBUKA Diarsi Eka Yani Pepi Rospina Pertiwi Ila Fadila Kristanti Ambar Puspitasari Nurul Huda FMIPA- UT, Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan ABSTRAK Tracer study merupakan studi penelusuran terhadap lulusan suatu perguruan tinggi untuk mengetahui keberhasilan proses pendidikan yang telah dilakukan. Tujuan tracer study Program Studi (PS) Agribisnis adalah untuk mendeskripsikan: (1) profil lulusan, (2) pengalaman belajar lulusan, (3) kualitas kinerja, kompetensi dan daya saing lulusan, (4) kepuasan lulusan terhadap sistem belajar di Universitas Terbuka (UT), (5) keinginan lulusan untuk studi lanjut, (6) penilaian stakeholders terhadap lulusan, dan (7) partisipasi lulusan dalam Ikatan Alumni (IKA) UT. Penelitian tracer study dilakukan dengan metode survey terhadap 124 responden, melalui kuesioner dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif, dan disajikan dalam bentuk tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar responden berlatar belakang pendidikan setingkat SLTA, memiliki IPK di bawah 2,75, dengan lama studi 8 tahun, dan mengikuti pembelajaran di UT dengan alasan keterjangkauan biaya dan kemudahan dalam menjalankan pekerjaan. Terkait pengalaman belajar, materi perkuliahan dianggap cukup memberikan pengetahuan empiris dan bersifat praktis. Belajar di UT dianggap mampu memupuk kemandirian serta mengasah keterampilan dalam menerapkan teori dan berkomunikasi. Pada aspek kualitas kinerja, sebagian besar responden menyatakan memiliki tanggung jawab yang baik dalam mengerjakan tugas. Pada aspek kompetensi, sebagian besar responden merasa mengalami peningkatan kompetensi setelah lulus kuliah di UT, kecuali dalam menggunakan internet dan berbahasa asing. Pada aspek daya saing, lulusan mengaku memiliki kualitas yang tidak kalah dengan lulusan perguruan tinggi lain. Kepuasan responden terhadap layanan UT bernilai baik, terutama pada layanan alih kredit dan Tugas Akhir Program (TAP). Keinginan lulusan untuk studi lanjut tergolong rendah, namun untuk mengikuti kegiatan pelatihan tergolong tinggi. Atasan menilai baik terhadap aspek pengalaman belajar, kinerja, kompetensi dan daya saing lulusan. Menurut atasan, hasil studi yang ditempuh lulusan cukup berdampak pada pengembangan karir lulusan di tempat kerja. Adapun komunikasi antar alumni UT masih rendah karena tidak efektifnya keberadaan IKA UT di daerah serta kurangnya pertemuan bersama rekan sesama alumni. Kata Kunci: Program studi agribisnis, tracer study ABSTRACK A tracer study is intended to know the success of educational process of graduates. The purposes of this study is to describe: (1) the profile of graduates, (2) their learning experience, (3) the quality of their performance, competence and competitiveness, (4) their satisfactionwhen study at Universitas Terbuka (UT), (5) their willingness for further studies, (6) stakeholders perceptions on
2 Yani, Tracer Study pada Program Studi S1 Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka graduate, and (7) their participation on UT Alumni Association. This study was conducted by a survey of 124 respondents, through questionnaires and interviews. Data were analyzed descriptively and presented in the form of tabulated frequencies and percentages. The findings indicated that most respondents have educational background on high school level, GPA below 2.75, with study duration of 8 years, as well as following the lessons at UT for affordability and convenience in carrying out their work. In terms of learning experience, learning material was considered sufficient to provide empirical and practical knowledge. Study at UT was considered as capable of increasing independence and improving skills in applying theory and communication. In the aspect of quality of performance, most stated that they have responsibilities in doing their tasks. Majority considered that their competence was increased, except in using the Internet and foreign language. In the aspect of competitiveness, they claimed a similar quality with other college graduates. Their satisfaction of UT service was considered as good, particularly on credit transfer service and Program Final Task (TAP). Their willingness for further studies was low, but high in attending training activities. The manager considered their learning experience, performance, competencies and competitiveness was good, and stated that their study result had quite impact on their career development. The communication among UT alumni wass still low due to the ineffectiveness of UT alumni association. Keyword: program studi agribisnis, tracer study Dalam meng-update keragaan lulusan UT, pada tahun 2009 UT melaksanakan kegiatan tracer study bagi lulusan S1 dan S2, termasuk juga dilakukan oleh Program Studi Agribisnis. Tracer study ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait: (1) profil sebaran lulusan, (2) daya saing lulusan dalam lapangan kerja dan masyarakat, (3) kepuasan lulusan, (4) posisi dan peran lulusan dalam lapangan kerja dan masyarakat, (5) kualitas kinerja lulusan pada tugas dan jabatannya, (6) persepsi pemangku kepentingan (stakeholders) terhadap kinerja lulusan, serta (7) komunikasi antara alumni dan antara alumni dengan institusi. Informasi tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan UT baik secara akademik maupun administratif. Program Studi (PS) S1 Agribisnis merupakan salah satu PS yang terdapat di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA)-UT). Dibentuknya PS ini adalah untuk mengakomodasi kebutuhan peningkatan kompetensi penyuluh secara nasional di bidang agribisnis dalam bidang minat penyuluhan dan komunikasi pertanian/peternakan/perikanan. Diharapkan sarjana yang dihasilkan mampu mengaplikasikan ilmu agribisnis yang berwawasan penyuluhan dan komunikasi pertanian agar dapat berkontribusi dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Visi PS Agribsinis yaitu menjadi salah satu Program Studi S1 Agribisnis yang berkualitas dalam bidang minat Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian/Peternakan/Perikanan yang dilaksanakan melalui Sistem Belajar Jarak Jauh (SBJJ). Adapun misinya antara lain: (1) Memperluas kesempatan belajar pada jenjang pendidikan tinggi bidang ilmu agribisnis bidang minat penyuluhan dan komunikasi pertanian/peternakan/perikanan yang dilaksanakan melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh; (2) Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik bidang ilmu agribisnis bidang minat penyuluhan dan komunikasi pertanian/peternakan/perikanan yang mampu bersaing secara global; (3) Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengembangan bidang ilmu agribisnis bidang minat penyuluhan dan komunikasi pertanian/peternakan/perikanan serta pendidikan terbuka dan jarak jauh; dan (4) Menghasilkan produk-produk akademik bidang ilmu agribisnis bidang minat penyuluhan dan komunikasi pertanian/peternakan/perikanan serta produk- 95
3 Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 13, Nomor 2, September 2012, produk akademik dalam bidang pendidikan terbuka jarak jauh baik berupa pengembangan diri bagi lulusan maupun bagi masyarakat. Sistem pembelajaran di PS Agribisnis mengacu pada kurikulum yang disusun berdasarkan proses benchmarking dengan kurikulum dari universitas lain yang menyelenggarakan PS yang sejenis. Perangkat yang digunakan dalam menunjang kegiatan pembelajaran antara lain bahan ajar, bahan ujian dan bahan tutorial serta panduan praktikum. Dengan demikian PS secara periodik melakukan pengembangan bahan ajar, pengembangan bahan ujian dan pengembangan bahan layanan bantuan belajar yang sejalan dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. PS S1 Agribisnis mulai menerima mahasiswa pada masa registrasi Program studi ini merupakan program yang dikembangkan dari program studi D3 Penyuluhan Pertanian yang dalam proses pembelajarannya bekerjasama dengan Departemen Pertanian. Pengembangan program studi S1 awalnya bernama Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi pertanian (PKP), namun karena ada perubahan nomenklatur nama program studi dari Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti), maka Program Studi PKP berubah nama menjadi Agribsinis. Sejak ditawarkan pada tahun 2004 sampai tahun 2010, jumlah penyuluh yang tercatat sebagai mahasiswa aktif UT atau sedang menjalani pendidikan di PS Agribisnis berjumlah orang, tersebar di 37 wilayah UPBJJ-UT seluruh Indonesia. Jumlah penyuluh yang telah menyelesaikan studinya di PS Agribisnis berjumlah kurang lebih orang. Jika dibandingkan dengan jumlah penyuluh PNS yang berpendidikan S1 yang berjumlah orang (BPSDM Deptan, 2009), maka jumlah penyuluh alumni UT tersebut memiliki persentase yang tergolong cukup tinggi (sekitar 13,5%). Hal ini menunjukkan bahwa PS Agribisnis memiliki kontribusi yang perlu diperhitungkan terkait dengan kualitas penyuluh sarjana yang dihasilkan. Sehubungan dengan kelulusan mahasiswa, setiap perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap berkiprah dalam pembangunan. Seberapa besar dan sejauhmana lulusan perguruan tinggi mampu berkiprah dalam pembangunan, harus diketahui oleh perguruan tinggi. Hal ini dapat dilakukan melalui studi penelusuran terhadap lulusan, atau yang sering disebut dengan tracer study. Studi ini sangat dibutuhkan oleh setiap perguruan tinggi untuk mengetahui keberhasilan proses pendidikan yang telah dilakukan terhadap anak didiknya. Tracer study dilakukan untuk mengukur kinerja program studi melalui output yang dihasilkan program studi di dalam membentuk lulusan yang dapat memenuhi tuntutan jaman dan merupakan acuan bagi pengembangan dan pelaksanaan sistem penjaminan mutu pendidikan. Tracer study juga memberikan informasi tentang hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja profesional, informasi bagi pemangku kepentingan (stakeholders), dan kelengkapan persyaratan bagi akreditasi pendidikan tinggi (Fikawati, 2010). Tracer Study ini diharapkan dapat menjadi dasar pijakan dalam menyusun rencana strategis sebagai upaya melakukan perbaikan dan pengembangan pengelolaan pengajaran secara menyeluruh. Tracer study merupakan komponen yang sangat bermanfaat dalam memperbaiki kinerja Program Studi, terutama dalam mempersiapkan lulusan yang bermanfaat. Dalam proses akreditasi, kegiatan tracer study juga merupakan hal yang sangat penting, karena melalui tracer study dapat diperoleh data-data yang mendukung proses akreditasi. Suparman (2004) menyatakan bahwa evaluasi terhadap lulusan PTJJ berperan penting dalam meningkatkan efektivitas sistem PTJJ dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, untuk mengetahui sejauhmana kualitas lulusan Program Agribisnis FMIPA-UT maka perlu dilakukan studi penelusuran lulusan (tracer study). Bagi PS Agribisnis sendiri, kegiatan tracer study pernah dilakukan secara mandiri pada tahun Pada saat itu Program Studi Agribisnis masih bernama Program Studi Penyuluhan dan 96
4 Yani, Tracer Study pada Program Studi S1 Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka Komunikasi Pertanian (PKP). Studi yang dilakukan pada saat itu memfokuskan pada evaluasi tentang sebaran, karakteristik, ketepatan/akurasi kurikulum yang diberikan dengan kebutuhan profesi alumni, manfaat dan keberterimaan masyarakat terhadap alumni S1 PKP, yang menjadi cikal bakal Program Studi Agribisnis pada saat ini. Namun demikian, sesuai dengan kebijakan universitas yang terpusat, kegiatan tracer study dilakukan kembali untuk menggali informasi-informasi yang seragam sebagai bahan perencanaan strategis UT secara menyeluruh. Artikel ini disusun berdasarkan hasil tracer study pada PS Agribisnis FMIPA-UT. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan profil lulusan PS Agribisnis FMIPA-UT, pengalaman belajar mahasiswa di PS Agribisnis FMIPA-UT, kualitas kinerja, kompetensi dan daya saing lulusan PS Agribisnis FMIPA-UT, kepuasan lulusan PS Agribisnis FMIPA-UT terhadap sistem belajar di UT, keinginan lulusan PS Agribisnis FMIPA-UT untuk studi lanjut, penilaian stakeholders terhadap lulusan PS Agribisnis FMIPA-UT dan partisipasi lulusan PS Agribisnis FMIPA-UT dalam ikatan alumni Universitas Terbuka. Tracer study dilakukan melalui survei dengan melibatkan lulusan dan pengguna lulusan sebagai sumber data. UPBJJ-UT dilibatkan dalam penyebaran angket yang digunakan dalam tracer study. Populasi adalah seluruh lulusan program studi S1 Agribisnis FMIPA-UT dan pihak yang terkait dengan pemanfaatan lulusan, yaitu atasan tempat lulusan bekerja. Jumlah sampel berjumlah 225 dengan perincian sebagai berikut: sampel lulusan sebanyak 124 responden, dan sampel atasan lulusan sebanyak 101 responden. Sampel dipilih secara purposif dengan metode acak sederhana, dengan mempertimbangkan perwakilan lulusan di setiap UPBJJ-UT yang memiliki lulusan dari S1 Agribisnis. Pengumpulan data dilakukan melalui dua cara, pengisian angket dan wawancara. Pengisian angket dilakukan untuk lulusan dan atasan lulusan. Penyebaran angket kepada sampel lulusan UT dilakukan dengan cara pengiriman pos (mail survei). Berdasarkan data yang diperoleh dari angket, dilakukan tindak lanjut melalui wawancara untuk mengelaborasi data tersebut. Sampel yang diwawancara ditentukan secara purposif berdasarkan keunikan jawaban yang diberikan oleh responden. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Lulusan Profil lulusan ditinjau dari jenis kelamin, latar belakang pendidikan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), alasan masuk UT dan lama studi. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar responden PS Agribisnis FMIPA-UT adalah laki-laki (75%). Kenyataan ini menunjukkan bahwa sebagian besar penyuluh didominasi oleh kaum laki-laki, sehingga kesempatan untuk melanjutkan studi lebih banyak dilakukan oleh laki-laki. Sebagian besar responden memiliki latar belakang pendidikan SLTA (62,10%), selain Diploma (36,29%) dan Sarjana (1,61%). Hampir semua responden yang berpendidikan SLTA dan diploma meneruskan pendidikan ke tingkat sarjana untuk kepentingan penyetaraan profesi serta untuk meningkatkan lama waktu kerja atau memperpanjang masa pensiun. Hasil tracer study terdahulu menunjukkan bahwa hampir 90% alumni PS Agribisnis bekerja sebagai tenaga penyuluh pertanian (Argadatta et.al, 2008). Kondisi ini sejalan dengan harapan responden, dimana rata-rata responden ingin melanjutkan studi di bidang yang sama, yaitu bidang penyuluhan pertanian. Sebanyak 75,81% alumni mempunyai IPK di bawah 2,75, sedangkan 13,71% mempunyai IPK antara 2,75-3,00. Sisanya sebanyak 10,48% mempunyai IPK di atas 3,00. Banyaknya responden yang mempunyai IPK di bawah 2,75, diduga karena sistem belajar di UT mengharuskan mahasiswa 97
5 Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 13, Nomor 2, September 2012, untuk belajar secara mandiri, tidak bertatap muka secara langsung dengan pengajarnya. Keadaan ini agak menyulitkan mahasiswa, bila mahasiswa tidak aktif dalam melakukan proses pembelajaran. Namun demikian kondisi ini dapat diantisipasi dengan cara rajin membaca modul ataupun dengan mencari materi pengayaan yang lain lewat bahan ajar non cetak, misalnya video interaktif, web suplemen, tutorial online, dan sebagainya. Beberapa alasan responden memilih UT sebagai tempat menimba ilmu, diantaranya adalah: biaya terjangkau (85,5%), tidak perlu meninggalkan tugas/fleksibel (84,7%), perguruan tinggi negeri (79,8%), sesuai dengan kebutuhan dalam pekerjaan (66,1%), layanan akademik memadai (52,4%), layanan administrasi memadai (39,5%), dan tenaga pengajarnya memadai (39,5%). Jika dilihat dari presentase terbesar, maka alasan tertinggi responden untuk menempuh kuliah di UT sejalan dengan kebutuhannya. Responden sudah bekerja sebelum menempuh kuliah di UT, sehingga mereka akan mencari tempat kuliah yang tidak mengganggu aktivitasnya dalam bekerja. Kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan studinya seluruhnya (100%) selama 8 tahun. Hal ini berarti bahwa responden mempunyai lama studi yang cukup baik jika dilakukan dalam sistem pendidikan jarak jauh. Kemudahan responden saat menjadi mahasiswa dalam menempuh studi adalah karena sistem pengelolaan yang masih mengakomodasi pola lama. Pola lama yaitu pola sewaktu UT dan Departemen Pertanian (Deptan) masih melakukan kerja sama, di mana sistem pelaksanaan tutorial dan praktikum secara berkelompok masih dapat dilakukan. Hal ini tentu mempermudah mahasiswa, karena mereka dapat memperoleh informasi secara bersamaan, belajar bersama, bahkan memperoleh layanan akademik/administrasi akademik yang mudah karena dikelola oleh seorang pengelola di daerah. Hal ini berpengaruh terhadap lama waktu tempuh studi di UT. Pengalaman Belajar di UT Aspek pengalaman belajar ditinjau dari aspek belajar mengajar dan dampak dari pengalaman belajar. Beberapa aspek mengajar yang akan dipaparkan dalam laporan ini adalah pengetahuan praktis dan empiris, pemahaman terhadap teori dan konsep, sikap dan kemampuan berkomunikasi, cara belajar mandiri, belajar melalui tutorial, penggunaan sumber belajar utama, penulisan tesis atau keikutsertaan dalam Tugas Akhir Program (TAP). Sebagian besar responden(70,2%), mengatakan bahwa materi perkuliahan di UT cukup memberikan pengetahuan empiris dan bersifat praktis. Di samping itu teori dan konsep dianggap cukup memadai (70,2%), karena penyajiannya dalam bentuk teori, contoh dan praktikum. Menurut pendapat responden, sikap dan kemampuan dalam berkomunikasi tergolong cukup baik (66,1%). Kemampuan berkomunikasi terasah karena seringnya responden sebagai penyuluh berhubungan dengan para petani untuk mendiskusikan segala hal yang berkaitan dengan usahatani. Hal ini didukung dari hasil tracer study terdahulu, yang menunjukkan bahwa hampir 50% alumni yang menjadi responden sering terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, yang membutuhkan proses komunikasi dan interaksi di dalamnya (Argadatta et.al, 2008). Hasil tracer study juga menyatakan sebagian besar responden (58,1%) melakukan proses belajar secara mandiri, yaitu hanya menggunakan bahan ajar cetak/modul dan bahan ajar non cetak lainnya. Namun demikian cukup banyak responden (46%) yang menginginkan diadakan tutorial untuk beberapa mata kuliah yang dikenal dengan tutorial atas permintaan sendiri (ATPEM). Dengan adanya tutorial untuk beberapa mata kuliah, cukup banyak responden (44,4%) yang mengandalkan tutor sebagai sumber utama informasi, walaupun sebagian besar responden (60,5%) masih mengacu pada bahan ajar cetak sebagai bahan utama belajar. 98
6 Yani, Tracer Study pada Program Studi S1 Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka Berkaitan dengan penerapan TAP, hasil studi menyatakan bahwa sebagian besar responden (45,2%) merasa ujian TAP telah diselenggarakan dengan tertib dan teratur. Sebelum dilakukan ujian TAP, program studi agribisnis telah menyediakan tutorial TAP, dimana mahasiswa dapat berdiskusi dengan tutor TAP tentang materi penunjang TAP yang belum dipahami ataupun hal-hal yang berkaitan dengan soal yang diberikan oleh tutor dalam tutorial online. Dampak pengalaman belajar responden dilihat dari tiga aspek yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Aspek pengetahuan yang dikaji adalah kemampuan akademik atau ilmu yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran di Program Studi S1 Agribisnis. Hasil tracer study menunjukkan bahwa cukup banyak responden (65,3%) menyatakan bahwa proses pembelajaran di Program Studi S1 Agribisnis telah meningkatkan kemampuan akademik mereka, khususnya dalam teori, konsep dalam menjawab masalah atau kasus yang dihadapi responden di lapangan. Pada aspek keterampilan, cukup banyak responden (80,6 %) yang menyatakan bahwa mereka mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik dengan atasan. Demikian pula sebanyak (69,4%) responden menyatakan mampu berkomunikasi dengan teman sejawat. Sebanyak (65,3%) responden menyatakan mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan bawahan. Hasil tracer study juga menyatakan bahwa cukup banyak responden (70,2%) mempunyai kemampuan berkomunikasi dalam forum informal atau formal. Hal ini didukung dengan hasil penelitian terdahulu, yang menyebutkan bahwa sebagian besar dari responden telah terlibat dalam peran sosial masyarakat sejak sebelum lulus dari UT. Keterlibatan mereka pada umumnya adalah sebagai pengurus RT/RW, masjid, PKK, LKMD, koperasi, atau karang taruna. Di samping itu beberapa responden juga dinilai sebagai tokoh masyarakat setempat (Argadatta et.al, 2008). Latar belakang responden menempuh pendidikan di UT, membuat mereka mempunyai kepercayaan diri untuk menjalin komunikasi yang baik dengan atasan, sejawat, bawahan maupun di forum informal atau formal, karena responden merasa mempunyai pengetahuan yang memadai untuk saling bertukar pendapat. Dalam hal penggunaan teknologi, cukup banyak responden (69,4%) yang mempunyai keterampilan menggunakan teknologi yang berkaitan dengan bidang pekerjaannya, dan hanya sedikit responden (48,4%) yang mempunyai keterampilan dalam memanfaatkan media atau sarana kerja modern, misalnya faksimili, mesin fotocopi. Keterbatasan responden dalam memanfaatkan media atau sarana modern, disebabkan responden lebih banyak berhubungan dengan petani di lapangan yang tidak menggunakan sarana modern. Aspek terakhir yang diamati adalah aspek sikap yang terdiri atas kemandirian dan kepercayaan diri. Cukup banyak responden (70,2%) yang menyatakan mereka mempunyai kemandirian, serta 71% responden menyatakan mereka mempunyai kepercayaan diri setelah menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Dengan kemandirian dan kepercayaan diri dalam melakukan tugas atau pekerjaan, responden akan mempunyai prospek pekerjaan yang lebih bagus, terutama lebih mudah meningkatkan prestasi ke jenjang jabatan yang lebih tinggi dalam pekerjaan. Kualitas Kinerja, Kompetensi Lulusan, dan Daya Saing Komponen kinerja lulusan terdiri atas 3 aspek yaitu perilaku inovatif, tanggung jawab, dan kontribusi terhadap institusi. Hasil studi menemukan, sebagian besar responden mempunyai perilaku yang baik. Perilaku inovatif yang baik meliputi frekuensi responden dalam memberikan ide dalam pekerjaan (79%), frekuensi dalam memperoleh ide yang diterima (73,4%), dan frekuensi dalam melakukan hal-hal yang bersifat inovatif (74,2%). Keadaan ini sudah dilakukan responden pada saat 99
7 Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 13, Nomor 2, September 2012, responden menempuh pendidikan di UT, responden diajak berpikir kritis dan inovatif dalam belajar, maupun dalam mengerjakan soal ujian yang berupa soal pilihan berganda ataupun ujian soal kasus. Di sisi lain, sebagian responden mengaku mempunyai rasa tanggung jawab yang baik, di antaranya dalam menyelesaikan tugas tepat waktu (82,3%), dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas baik (87,9%). Rasa tanggung jawab ini sudah ditanamkan pada responden saat menyelesaikan pendidikannya di UT, terutama dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh tutor mata kuliah. Dalam hal kontribusi terhadap institusi, sebagian besar responden mengaku mempunyai kontribusi yang baik, meliputi kontribusi responden tehadap kebutuhan institusi (83,1%), dan kontribusi responden tehadap kemajuan institusi (78,2%). Dari hasil tracer study, secara keseluruhan, kompetensi lulusan UT tergolong baik. Terdapat beberapa indikator kompetensi yang mempunyai persentase tinggi, diantaranya penguasaan lulusan atas bidang ilmu yang ditempuh di UT (72,2%), cara berpikir analitis (71,8%), kemampuan mengordinasikan kegiatan (74,2%), dan kemampuan bekerjasama produktif dengan orang lain (75%). Proses belajar di UT, mengharuskan responden bisa bekerjasama dengan orang lain, bepikir analitis, dan menerapkan ilmu yang diperolehnya dalam menangani segala soal atau kasus yang diberikan oleh tutor. Di sisi lain, kemampuan menggunakan internet (45,2%), kemampuan menulis dan berbicara dalam bahasa asing (56,5%) tergolong kurang. Hal ini disebabkan wilayah kerja responden yang jauh dari fasilitas internet, dan responden lebih banyak bertemu dengan petani di lapangan, yang cenderung lebih banyak menggunakan bahasa daerah, bukan bahasa asing. Daya saing lulusan UT terdiri atas 2 aspek, yaitu kesempatan lulusan di lingkungan kerja dibanding dengan lulusan Perguruan Tinggi (PT) lain, dan prestasi lulusan di lingkungan kerja dibanding dengan lulusan PT lain. Dari hasil tracer study, sebagian besar responden menyatakan kesempatan lulusan di lingkungan kerja dibandingkan dengan PT lain tergolong baik, meliputi kesempatan dalam mendapatkan informasi (79,8%), kesempatan seleksi (76,6%), kesempatan untuk dipilih (71,8%). Begitu pula prestasi lulusan UT dalam lingkungan kerja dibandingkan dengan PT lain (75%) tergolong baik. Dengan demikian lulusan UT mempunyai daya saing yang cukup tinggi dibandingkan dengan PT lain, sehingga dapat dikatakan lulusan UT mempunyai peluang yang sama dengan lulusan dari PT lain. Kepuasan Lulusan terhadap Sistem Belajar di UT Kepuasan lulusan terhadap sistem belajar di UT ditinjau dari kepuasan terhadap layanan akademik dan kepuasan terhadap layanan administrasi akademik. Tabel 1 menunjukkan tingkat kepuasan responden terhadap layanan akademik yang diberikan oleh UT. Data pada Tabel 1 memperlihatkan kecenderungan jawaban yang baik pada setiap komponen. Namun demikian, layanan akademik yang dirasa sangat baik atau sangat memuaskan lulusan adalah layanan alih kredit dan layanan tugas akhir program (TAP). Kondisi ini terjadi karena hampir seluruh responden dulunya merupakan mahasiswa yang melanjutkan studi ke jenjang S1 Agribisnis yang berasal dari D3 Penyuluhan Pertanian/Perikanan/Peternakan. Melalui proses alih kredit, responden sangat terbantu untuk menempuh kuliah dalam waktu cepat, karena sebagian mata kuliah yang ditempuh sewaktu mengikuti program diploma dapat diakui oleh UT dan tidak perlu ditempuh kembali. 100
8 Yani, Tracer Study pada Program Studi S1 Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka Tabel 1. Kepuasan Responden terhadap Layanan Akademik UT Kategori (%) Kepuasan Lulusan terhadap Layanan Akademik Sangat Sangat Tidak Kurang Baik Kurang Baik Menjawab Tutorial 1,6 25,8 50,0 5,6 16,9 Bimbingan Akademik/Bimbingan 1,6 21,8 54,0 5,6 16,9 Bahan Ajar 0 9,7 61,3 13,7 15,3 Bahan Ujian 0 8,1 66,1 8,1 17,7 Alih Kredit 1,6 4,8 52,4 17,7 23,4 Tugas/Studi Mandiri (Latihan Mandiri) 0,8 7,3 61,3 13,7 16,9 Praktek/Praktikum/Pembimbingan 0,8 16,9 52,4 11,3 18,5 Perpustakaan 3,2 34,7 41,1 4,0 16,9 Laboratorium 11,3 38,7 25,8 0,8 23,4 Tugas Akhir Program (TAP) 0 1,6 57,3 17,7 23,4 Dalam kaitannya dengan TAP, pada saat itu program TAP Agribisnis masih diberlakukan sistem pembimbingan makalah TAP. Nilai yang diperoleh dari hasil pembuatan makalah TAP berkontribusi sebesar 50%, dan hal ini sangat membantu mahasiswa memperoleh nilai akhir. Dengan demikian layanan terhadap kedua komponen ini (Alih kredit dan TAP) sangat wajar jika dianggap merupakan layanan akademik yang sangat memuaskan mahasiswa. Tabel 1 juga memperlihatkan nilai ekstrim yang cukup tinggi terhadap layanan akademik yang dinilai sangat kurang memuaskan, yaitu terhadap layanan laboratorium (11,3%). Hal yang tidak dipungkiri bahwa layanan laboratorium bagi mahasiswa Agribisnis memang tidak tersedia di UT maupun UPBJJ-UT, padahal beberapa mata kuliah yang ditempuh mewajibkan disertai praktikum. Sebenarnya layanan laboratorium tersedia di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) sebagai pihak yang bekerja sama dengan UT dalam melakukan kegiatan tutorial dan praktikum. Namun demikian lokasi STPP cukup jauh dari domisili mahasiswa. Penggunaan laboratorium dirancang untuk tidak terlalu banyak diperlukan bagi mahasiswa Agribisnis, karena jenis praktikum yang dilakukan adalah praktikum yang dapat diselenggarakan di lapangan. Indikator lain tentang tingkat kepuasan lulusan yaitu kepuasan responden terhadap layanan administrasi akademik. Layanan administrasi akademik merupakan layanan UT bagi mahasiswa terkait dengan segala permasalahan administrasi yang menunjang kelancaran belajar mahasiswa. Menurut website UT terdapat dua layanan administrasi akademik di UT, yaitu layanan perubahan data dan penyelesaian kasus mahasiswa. Namun demikian dalam tracer study ini layanan administrasi akademik mencakup pula layanan registrasi, yudisium, hubungan masyarakat (humas), pelaksanaan ujian, penyelesaian kasus, dan ketersediaan bahan ajar. Tabel 2 menyajikan tingkat kepuasan lulusan terhadap layanan administrasi akademik. Tabel 2. Kepuasan Responden terhadap Layanan Administrasi Akademik UT Kategori (%) Kepuasan Lulusan terhadap Layanan Sangat Sangat Tidak Akademik Kurang Baik Kurang Baik menjawab Registrasi - 0,8 64,5 18,5 16,1 Yudisium - 2,4 62,1 18,5 16,9 Hubungan Masyarakat (Humas) - 8,1 66,1 6,5 19,35 Pelaksanaan Ujian - 1,6 62,9 18,5 16,9 Penyelesaian Kasus 1,6 9,7 60,5 10,5 17,7 Ketersediaan Bahan Ajar 1,6 10,5 52,4 16,9 18,5 101
9 Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 13, Nomor 2, September 2012, Data pada Tabel 2 memperlihatkan bahwa lebih dari 50% responden menyatakan layanan administrasi akademik tergolong baik pada setiap komponen. Kondisi ini menunjukkan bahwa UT sudah menerapkan konsep pelayanan prima bagi mahasiswa di seluruh aspek layanan administrasi akademik bagi mahasiswa Agribisnis. Keinginan Studi Lanjut di UT Informasi lain yang digali melalui tracer study adalah tentang keinginan lulusan untuk melanjutkan studinya ke jenjang S2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (86,3%) tidak mau meneruskan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Akan tetapi ketika ditanya jika memperoleh kesempatan studi lanjut, maka pogram yang banyak dipilih oleh lulusan adalah program magister (46%) dengan bidang spesifikasi terfavorit adalah bidang penyuluhan (28,2%). Pilihan terfavorit berikutnya adalah bidang manajemen (20,2%). Hal ini sangat wajar, karena sebagian besar responden adalah penyuluh pertanian yang juga melakukan pengelolaan kegiatan penyuluhan dan pembinaan kepada petani. Argadatta et.al (2008) memperkuat kenyataan ini, di mana hanya sedikit (4%) responden yang ingin meneruskan sekolah ke jenjang S2. Hal ini pun dirasa berat, karena biaya untuk studi lanjut cukup besar dan harus disediakan secara mandiri. Jika mendapatkan kesempatan untuk studi lanjut, sebagian besar lulusan memilih UT sebagai tempat belajar. Alasan yang paling utama bagi lulusan dalam memilih UT adalah karena biaya kuliah di UT cukup terjangkau (66,9%), tidak perlu meninggalkan tugas (61,3%), sesuai dengan kebutuhan pekerjaan (56,5%) dan ijazahnya diakui (56,5%). Ditambahkan pula oleh responden, tentang diharapkannya subsidi biaya oleh pemerintah sebagai motivasi mereka untuk menempuh studi. Hal ini karena sebagian besar lulusan yang bekerja sebagai penyuluh pertanian lapang (PPL) pernah disubsidi dalam hal biaya kuliah sewaktu mereka menempuh program diploma di program studi penyuluhan pertanian UT. Berbeda dengan keinginan studi lanjut, keinginan lulusan untuk terlibat aktif dalam kegiatan pelatihan cukup tinggi. Ketika ditanyakan jenis pelatihan yang ingin diikuti responden jika UT menyediakan, sekitar 41,1% responden memilih pelatihan tentang penyuluhan, dan 37,1% memilih topik pelatihan teknologi informasi dan komunikasi. Keinginan tersebut dinilai wajar, karena jenis pelatihan yang dipilih sesuai dengan bidang pekerjaan responden, yaitu melakukan penyuluhan yang membutuhkan berbagai informasi dan teknik komunikasi yang baik. Penilaian Stakeholders terhadap lulusan Program Studi Agribisnis FMIPA-UT Stakeholders menilai alumni dari beberapa aspek, yaitu: pengalaman belajar, kompetensi lulusan, dampak kompetensi lulusan pada pekerjaan, kinerja lulusan promosi jabatan dan daya saing dengan perguruan tinggi lain. Pada umumnya atasan menilai bahwa lulusan PS Agribisnis UT mempunyai kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dibandingkan sebelum menempuh pendidikan di UT. Menurut atasan, pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dapat mempengaruhi pola pikir. Ini terlihat pada pelaksanaan tugas lulusan yang bersifat aplikatif di lapangan menjadi lebih baik, sehingga sangat mendukung tugas pokok institusi tempat bekerjanya. Di samping itu ada ketentuan dari Departemen Pertanian, bahwa untuk menjadi penyuluh harus mempunyai pendidikan akhir minimal D3. Selain pengetahuan dan keterampilan, menurut penilaian atasan, sikap para lulusan UT juga cukup baik. Hal ini terlihat dari rasa percaya diri yang cukup tinggi lulusan untuk bersaing dengan teman sejawatnya yang bukan lulusan UT, karena para lulusan tersebut telah dibekali ilmu pengetahuan baik secara teori maupun praktek yang didapat dari belajar di UT. 102
10 Yani, Tracer Study pada Program Studi S1 Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka Hasil tracer study menunjukkan bahwa atasan tidak pernah mengukur secara formal kompetensi para lulusan, namun penilaian atasan terhadap lulusan didasarkan atas pengalaman. Menurut penilaian atasan, para lulusan UT dapat menjalankan tugas pokok yang diberikan dengan cukup baik, walaupun ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Penilaian atasan sudah cukup baik terhadap kemampuan lulusan dalam penguasaan bidang ilmu, kemampuan bernegosiasi, pengkoordinasian kegiatan, bekerja produktif dengan orang lain, memberdayakan orang lain, dan kemampuan memecahkan masalah. Namun kemampuan lulusan untuk menciptakan ide baru, kemampuan menggunakan komputer atau internet serta kemampuan menulis dan berbicara dalam bahasa asing dinilai masih kurang, sehingga kemampuan atas aspek-aspek tersebut masih perlu ditingkatkan. Sedangkan kompetensi yang dibutuhkan dalam pekerjaan, menurut atasan telah sesuai dengan tempat pekerjaan (lembaga penyuluhan), dimana ilmu penyuluhan yang didapat di bangku kuliah disampaikan ke petani, sehingga menjadi sebuah motivasi yang akhirnya dapat mengubah perilaku. Penilaian atasan terhadap lulusan setelah menempuh pendidikan di UT mengindikasikan bahwa kesempatan lulusan untuk berkembang lebih banyak, misal kenaikan keahlian penyuluh dari penyuluh biasa ke arah jenjang penyuluh terampil atau penyuluh ahli. Promosi jabatan dan kenaikan golongan juga dipengaruhi oleh peningkatan kompetensi lulusan yang telah menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hasil tracer study menunjukkan, sebagian atasan menilai pengembangan diri lulusan UT cukup baik, dalam arti masih mempunyai minat untuk mengikuti studi lanjut, juga dalam hal keikutsertaan dalam pelatihan. Namun sebagian atasan yang lain menilai pengembangan diri lulusan UT masih kurang, sehingga masih membutuhkan dorongan orang lain untuk mengembangkan diri, terutama dalam pemanfataan internet untuk mendukung pekerjaannya. Sebagian atasan menilai para lulusan UT cukup baik dalam hal merencanakan, dan mengelola kegiatan dalam pekerjaannya, namun dalam monitoring dan evaluasi masih perlu ditingkatkan. Sebagian atasan yang lain menilai para lulusan mempunyai rasa percaya diri yang tinggi setelah menempuh pendidikan di UT. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan para lulusan dalam merencanakan, mengelola, monitoring dan evaluasi dengan baik suatu kegiatan dan para lulusan dapat memimpin bawahannya maupun dengan kelompok tani yang menjadi binaannya. Beberapa atasan menilai para lulusan yang telah berbekal kemampuan pengetahuan mampu berinovasi dalam arti mampu melihat masalah yang berkembang, dan mampu menjembatani agar program-program bisa diimplementasikan kepada kelompok tani. Sebagian atasan yang lain menilai para lulusan UT masih kurang mampu dalam menyampaikan ide-ide penerapan ke masyarakat petani. Namun secara umum para atasan menilai tanggung jawab dan kontribusi lulusan untuk institusi cukup baik dilihat dari aspek penyelesaian tugas yang tepat waktu serta berkualitas baik, serta sangat membantu institusi terutama dalam menjalankan tugasnya sebagai penyuluh. Promosi jabatan yang sering diberikan bagi lulusan S1 Agribisnis adalah kenaikan jabatan dan keikusertaan dalam kompetisi pekerjaan, seperti pemilihan penyuluh berprestasi. Sebenarnya kenaikan jabatan struktural akan secara otomatis diperoleh lulusan setiap empat tahun sekali, namun untuk pegawai yang telah menempuh jenjang S1, biasanya kenaikan jabatan tersebut dapat dipercepat. Selain itu menurut atasan, pendidikan akhir sebagai sarjana S1 Agribisnis dapat mempercepat kenaikan jabatan fungsional. Diperolehnya gelar sarjana juga dapat menentukan masa kerja lulusan, terutama para penyuluh yang berada di instansi dinas pertanian. Penyuluh yang telah sarjana dapat memperpanjang masa kerja, sehingga masih lama menuju masa pensiun. 103
11 Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 13, Nomor 2, September 2012, Hasil tracer study menunjukkan, bahwa atasan menilai pada umumnya lulusan UT dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi. Hal ini terlihat dari beberapa lulusan sebagian besar diangkat menjadi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ahli. Selain itu, ada pula lulusan yang dipromosikan menjadi pejabat struktural (kepala seksi), padahal sebelumnya belum pernah menjabat. Hampir semua atasan menilai bahwa daya saing UT sama dengan lulusan dari Perguruan Tinggi lain. Lulusan UT tidak dibedakan dengan lulusan dari perguruan tinggi lain, yang penting bagi atasan adalah kinerja yang dihasilkan serta kompetensi yang dimilikinya. Para lulusan tersebut sama-sama mempunyai pengalaman, pendidikan, aktivitas lapangan terutama dalam hal percepatan program yang sama. Jadi atasan menilai antara lulusan UT dan Perguruan Tinggi lain mempunyai kemampuan yang merata dan tidak ketinggalan dari yang lain. Komunikasi Antar Lulusan dan Partisipasi dalam Kegiatan IKA UT Dari sejumlah 124 responden, sebanyak 13,7% responden mengaku terdaftar sebagai anggota IKA UT. Angka partisipasi lulusan dalam kegiatan IKA UT tergolong kecil, yaitu sekitar 37,1% tidak pernah berpartisipasi aktif, sementara yang sering berpartisipasi aktif hanya sekitar 1,6%. Alasan yang paling banyak dikemukakan lulusan yang tidak berpartisipasi dalam IKA UT adalah karena mereka tidak mengetahui adanya kegiatan IKA UT (37,1%). Alasan lainnya yaitu keterbatasan waktu untuk mengikuti kegiatan IKA UT (17,7%), lokasi yang jauh dengan kantor IKA UT (12,9%) dan keterbatasan sarana prasarana di dalam IKA UT itu sendiri (8,1%). Kondisi ini menunjukkan bahwa lulusan agribisnis banyak yang tidak memanfaatkan adanya IKA UT untuk dijadikan sebagai tempat komunikasi antar alumni. Hal ini cukup disayangkan, mengingat jenis pekerjaan lulusan yang hampir serupa, di mana para lulusan dapat menggunakan IKA UT sebagai salah satu tempat bertukar informasi penting yang menguntungkan. Sementara itu 20,2% responden mengaku memanfaatkan IKA UT sebagai sarana berkomunikasi, walaupun sebagian dari mereka tidak terdaftar menjadi anggota IKA UT. Komunikasi yang terjadi lebih sering melalui telepon dan sms. Terkadang beberapa lulusan melakukan pertemuan tatap muka, namun tidak banyak yang melakukan hal tersebut. Sebagian kecil lulusan juga mengaku sering memanfaatkan jejaring sosial sebagai media komunikasi, namun jumlahnya sangat kecil. Nampaknya keinginan lulusan untuk berkomunikasi melalui IKA UT cenderung rendah. Diduga para lulusan belum merasakan banyak manfaat jika mereka terlibat aktif dan berkomunikasi secara intensif pada forum IKA UT. PENUTUP Lulusan program studi agribisnis UT sebagian besar adalah kaum laki-laki, berlatar belakang pendidikan sebelum masuk UT setingkat SLTA, memiliki IPK lulusan standar yaitu di bawah 2,75, namun lama studi yang ditempuh sesuai dengan target, yaitu 8 tahun. Dua alasan utama responden dalam menempuh kuliah di UT adalah biaya yang terjangkau serta tidak perlu meninggalkan tugas atau pekerjaannya. Berdasarkan pengalaman responden ketika menempuh kuliah di Program Studi Agribisnis, sebagian besar responden menganggap bahwa materi perkuliahan di UT cukup memberikan pengetahuan empiris dan bersifat praktis. Di samping itu mereka berpendapat bahwa bahan ajar di UT cukup memadai baik dari segi konsep, teori maupun praktikum. Belajar di UT juga dianggap mampu memupuk kemandirian serta mengasah keterampilan dalam menerapkan teori dan berkomunikasi. 104
12 Yani, Tracer Study pada Program Studi S1 Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka Pada aspek kualitas kinerja, sebagian besar responden menyatakan memiliki tanggung jawab yang baik dalam mengerjakan tugas tepat waktu dan berkualitas. Sementara itu pada aspek kompetensi, sebagian besar responden menganggap mengalami peningkatan kompetensi setelah lulus kuliah Program Studi, kecuali dalam menggunakan internet dan berbahasa asing. Pada aspek daya saing, lulusan mengaku memiliki kualitas yang tidak kalah dengan lulusan perguruan tinggi lain di bidang ilmu penyuluhan pertanian. Kepuasan responden terhadap layanan UT dinilai baik, terutama pada layanan alih kredit dan TAP (untuk layanan akademik) dan seluruh komponen layanan administrasi akademik. Di sisi lain, keinginan lulusan untuk studi lanjut tergolong rendah, namun untuk mengikuti kegiatan pelatihan tergolong tinggi. Atasan menilai baik terhadap aspek pengalaman belajar, kinerja, kompetensi dan daya saing lulusan. Pada beberapa kasus yang terjadi, jenjang sarjana yang ditempuh dapat meningkatkan status lulusan dari segi perolehan jabatan struktural. Komunikasi antar alumni UT masih rendah karena tidak efektifnya keberadaan IKA UT di daerah serta kurangnya waktu responden untuk melakukan pertemuan bersama rekan sesama alumni. Sehubungan dengan tingginya keinginan responden untuk memperoleh berbagai pelatihan, maka tidak menutup kemungkinan bagi UT untuk membuka program sertifikasi tentang ilmu-ilmu praktis terkait pertanian yang bisa diakses oleh masyarakat. Melalui sosialisasi dan promosi, Program Studi Agribisnis perlu memberikan berbagai informasi yang baik terkait hasil tracer lulusan kepada masyarakat umum, sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk belajar di UT. Universitas Terbuka perlu memberdayakan ikatan alumni di daerah sehingga komunikasi dan interaksi antar alumni dapat terjalin dengan baik. Selain itu, perlu upaya pengelolaan yang lebih baik dalam proses pembelajaran, khususnya pada penyelenggaraan praktikum, mengingat hasil tracer study mengindikasikan bahwa penyelenggaraan praktikum Program Studi Agribisnis masih belum optimal. Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Studi Agribisnis saat ini sudah mengembangkan panduan praktikum mandiri yang lebih fleksibel, yang bisa diakses mahasiswa baik melalui internet maupun melalui UPBJJ-UT. REFERENSI Argadatta, E. Indrawati, P.R. Pertiwi, R. Noviyanti, & E. Yuliana. (2008). Tracer study alumni program studi S1 PKP FMIPA-UT: sebaran, karakteristik, dan keberterimaan di masyarakat Indonesia. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 9(2). Jakarta: Universitas Terbuka. BPSDM Deptan. (2009). Statistik BPSDM Diambil 5 Oktober 2010, dari: bpsdm/statistik/statistik%20bpsdmp%202008fix.pdf. Fikawati, S. (2010). Tracer study UI Diambil 21 Desember 2011, dari: index.php?option=com_content&view=article&id=54&itemid=58. Suparman, A. (2004). Pendidikan jarak jauh, teori dan praktek. Jakarta: Universitas Terbuka. Universitas Terbuka. (2010). Borang program studi sarjana agribisnis. Jakarta: Universitas Terbuka. Universitas Terbuka. (2011). UT dalam angka. Diambil 16 Desember 2011, dari: 105
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY PADA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FMIPA-UNIVERSITAS TERBUKA
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY PADA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FMIPA-UNIVERSITAS TERBUKA Oleh: ADHI SUSILO DIARSI EKA YANI IDHA FARIDA ILA FADILA PEPI ROSPINA PERTIWI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
KOMPETENSI PENYULUH DALAM MENGAKSES INFORMASI PERTANIAN (KASUS ALUMNI UT DI WILAYAH SERANG)
KOMPETENSI PENYULUH DALAM MENGAKSES INFORMASI PERTANIAN (KASUS ALUMNI UT DI WILAYAH SERANG) Nurul Huda ([email protected]) Ludivica Endang Setijorini Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Terbuka ABSTRACT
TRACER STUDY PROGRAM STUDI MATEMATIKA FMIPA-UNIVERSITAS TERBUKA
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY TRACER STUDY PROGRAM STUDI MATEMATIKA FMIPA-UNIVERSITAS TERBUKA Oleh: 1. Dra.Tutisiana Silawati, M.Ed 2. Dra. Lintang Patria, M.Kom 3. Drs. Abzeni, M.A FAKULTAS MATEMATIKA
LAPORAN HASIL TRACER STUDY: PROFIL DAN KONDISI LULUSAN PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
LAPORAN HASIL TRACER STUDY: PROFIL DAN KONDISI LULUSAN PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN OLEH: Rahayu Dwi Riyanti Sunu Dwi Antoro UNIVERSITAS TERBUKA KEMENTRIAN
BORANG BARU VS BORANG LAMA
I II III Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu Mahasiswa dan lulusan BORANG BARU VS BORANG LAMA 1 1.1.a Kejelasan
ISSN Juli 2009, Vol. 07, No. 2
Jurnal Komunikasi Pembangunan ISSN 1693-3699 Juli 2009, Vol. 07, No. 2 Abstrak Pengembangan Kompetensi Penyuluh Pertanian dalam Pendidikan Jarak Jauh Universitas Terbuka (UT): Kasus Alumni UT di wilayah
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP TUTORIAL ONLINE MATA KULIAH PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN LAUT
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP TUTORIAL ONLINE MATA KULIAH PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN LAUT (KASUS: PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN PERIKANAN UNIVERSITAS TERBUKA) Ernik Yuliana ([email protected]) Adi Winata
BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI
BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI No. Butir Aspek Penilaian Bobot 1 1.1.a Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. 1.04 2 1.1.b Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY TRACER STUDY LULUSAN PRODI STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2014
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY TRACER STUDY LULUSAN PRODI STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2014 TIM PENELITI Dewi Juliah Ratnaningsih, S.Si, M.Si NIP.
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDI
1 LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDI KONDISI LULUSAN PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP - UT Oleh : Krisna Iryani Tri Wahyuningsih Anna Ratnaningsih JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4. di BPM UMY
WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4 di BPM UMY 3-4 Pebruari 2016 BOBOT PER SUBBUTIR PENILAIAN BORANG YANG DIISI OLEH PROGRAM STUDI I. 3,12 II. 6,24 III. 15,6 Visi, misi,
TINGKAT KOMPETENSI ANDRAGOGIK LULUSAN PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS UNIVERSITAS TERBUKA
TINGKAT KOMPETENSI ANDRAGOGIK LULUSAN PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS UNIVERSITAS TERBUKA Nurul Huda ([email protected]) Program Studi Agribisnis, Universitas Terbuka ABSTRACT Agricultural extension workers
KARAKTERISTIK PETANI PENERIMA METODE SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT) PADI DI KECAMATAN CIAWI BOGOR.
KARAKTERISTIK PETANI PENERIMA METODE SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT) PADI DI KECAMATAN CIAWI BOGOR Diarsi Eka Yani 1 Pepi Rospina Pertiwi 2 Program Studi Agribisnis, Fakultas MIPA, Universitas
PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2016
PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2016 UNIVERSITAS TERBUKA melalui SPMB untuk mendapatkan beasiswa 2016 Penerimaan Mahasiswa Baru 2013 Universitas Terbuka Making Higher Education Open to All www.ut.ac.id PENERIMAAN
STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA YOGYAKARTA 2015 STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Program Studi S1 Pendidikan Geografi sebagai salah satu program studi di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta terus dituntut untuk selalu melakukan
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS FMIPA-UT. Oleh: Tim Penyusun Program Studi S1 Agribisnis
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS FMIPA-UT Oleh: Tim Penyusun Program Studi S1 Agribisnis FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMUPENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TERBUKA 2011 PENDAHULUAN
Universitas Terbuka 2. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, FEMA IPB ABSTRACT
Jurnal Penyuluhan, Maret 2010 Vol. 6 No.1 Strategi Pengembangan Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Pendidikan Jarak Jauh Universitas Terbuka: Kasus Alumni UT di wilayah Serang, Karawang, Cirebon, dan Tanggamus
Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2015 iii. Kata Pengantar
Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2015 iii K Kata Pengantar atalog Program Pendidikan Dasar (Pendas) ini berisi berbagai hal terkait dengan program pembelajaran yang digunakan sebagai acuan dalam
IV. GAMBARAN UMUM UNIVERSITAS TERBUKA (UT)
40 IV. GAMBARAN UMUM UNIVERSITAS TERBUKA (UT) 4.1. Sejarah Dan Perkembangan Universitas Terbuka (UT) Pendirian Universitas Terbuka pada tahun 1984 yang dikukuhkan melalui Keppres Nomor 41 Tahun 1984. Dalam
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan berkelanjutan merupakan tuntutan mendesak yang diperlukan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan berkelanjutan merupakan tuntutan mendesak yang diperlukan untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan pendidikan. Perubahan merupakan keniscayaan pada
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA YOGYAKARTA 2015 STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI
KAJIAN RELEVANSI LULUSAN FAKULTAS TEKNIK TAHUN
LAPORAN TRACER STUDY KAJIAN RELEVANSI LULUSAN FAKULTAS TEKNIK TAHUN 2006 2014 Oleh: Tim Tracer Study FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SORONG 2014 KAJIAN RELEVANSI LULUSAN FAKULTAS TEKNIK TAHUN
ALASAN MASUK DAN ALASAN MEMILIH PROGRAM STUDI ANTARA ALUMNI DI UNIVERSITAS TERBUKA
ALASAN MASUK DAN ALASAN MEMILIH PROGRAM STUDI ANTARA ALUMNI DI UNIVERSITAS TERBUKA Sri Listyarini ([email protected]) Tina Ratnawati Prayekti Milwan Dosen Universitas Terbuka, Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe,
Manual Mutu Lulusan Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.08. Manual Mutu Lulusan 1
Manual Mutu Lulusan Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.08 Manual Mutu Lulusan 1 DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI 3 BAB 1 PENDAHULUAN 5 1.1 Latar Belakang 5 1.2 Tujuan 5 BAB 2 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA YOGYAKARTA 2015 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI
BAB I PENDAHULUAN. dihasilkan, penjaminan kualitas memiliki peranan yang penting dan strategis dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kualitas jasa yang dihasilkan oleh institusi pendidikan tentunya tidak lepas dari quality assurance atau penjaminan kualitas terhadap terhadap lulusan yang dihasilkan,
Diarsi Eka Yani. ABSTRAK
KETERKAITAN PERSEPSI ANGGOTA KELOMPOK TANI DENGAN PERAN KELOMPOK TANI DALAM PEROLEHAN KREDIT USAHATANI BELIMBING (Kasus Kelompok Tani di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok) Diarsi Eka Yani
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Universitas Terbuka 1. Lokasi Penelitian Universitas Terbuka (UT) berkedudukan di Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang Tangerang Selatan. 2. Sejarah Singkat
PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI SARJANA (S1) BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH (DUAL
PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI SARJANA (S1) BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH (DUAL MODE SYSTEM) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM DEPARTEMEN
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
LAPORAN PENELITIAN TRACER STUDY PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Disusun Oleh: Tim Tracer Study PS Ilmu Administrasi Negara LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN
KATA PENGANTAR. Semarang, 21 Desember UPT. Layanan Karir dan Alumni (UDINUS Career Center) Andik Setyono, M.Kom, Ph.D NPP:
1 P a g e KATA PENGANTAR Tracer study merupakan sebuah survei yang dilaksanakan perguruan tinggi dengan tujuan menggali informasi yang berkaitan dengan perjalanan lulusan, mulai dari saat mereka menyelesaikan
PEMANFAATAN LAYANAN ONLINE DI INSTITUSI PENDIDIKAN JARAK JAUH MAKING USE OF ONLINE SERVICES WITHIN DISTANCE EDUCATION INSTITUTIONS
PEMANFAATAN LAYANAN ONLINE DI INSTITUSI PENDIDIKAN JARAK JAUH MAKING USE OF ONLINE SERVICES WITHIN DISTANCE EDUCATION INSTITUTIONS Yeti Sukarsih The fast development of information and communication technology
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DATA DAN INFORMASI FAKULTAS* IDENTITAS Nama Perguruan
PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTIK MANDIRI PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS. Oleh: Tim Penyusun Program Studi S1 Agribisnis
PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTIK MANDIRI PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS Oleh: Tim Penyusun Program Studi S1 Agribisnis FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMUPENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TERBUKA 2013 PENDAHULUAN Program
PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2015
PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2015 UNIVERSITAS TERBUKA melalui SPMB untuk mendapatkan beasiswa 2015 Penerimaan Mahasiswa Baru 2013 Universitas Terbuka Making Higher Education Open to All www.ut.ac.id PENERIMAAN
KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS
PETUNJUK PENGISIAN : KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS Kuesioner ini untuk diisi oleh atasan alumni Magister Manajemen Program Pascasarjana Universitas Budi Luhur. Berilah tanda checklist ( ) pada pilihan jawaban
Widyat Nurcahyo, Analisa Atribut Yang Mempengaruhi Mutu Program Studi
ANALISA ATRIBUT YANG MEMPENGARUHI MUTU PROGRAM STUDI DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA BERDASARKAN HASIL AKREDITASI Widyat Nurcahyo Program Studi Teknik Informatika Universitas Tama Jagakarsa
STANDAR SUASANA AKADEMIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA
STANDAR SUASANA AKADEMIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA MMTC YOGYAKARTA 2015 STANDAR SUASANA AKADEMIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI
Point (4) Dokumen mutu penerimaan mahasiswa baru yang memuat unsurunsur
KRITERIA PENILAIAN AIPT > 3.1.1 SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA BARU DISUSUN SECARA LENGKAP (KEBIJAKAN, KRITERIA, PROSEDUR, INSTRUMEN, SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN) DAN KONSISTENSI PELAKSANAANNYA
LAPORAN PENELITIAN ANALISIS EVALUASI KINERJA LULUSAN PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI
TRACER STUDY LAPORAN PENELITIAN ANALISIS EVALUASI KINERJA LULUSAN PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI Oleh: Nurhadi, M.Si. Dr. Hastuti, M.Si. Nurul Khotimah, M.Si. JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS
KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS
PETUNJUK PENGISIAN : KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS Kuesioner ini untuk diisi oleh atasan alumni Magister Ilmu Komunikasi Program Pascasarjana Universitas Budi Luhur. Berilah tanda checklist ( ) pada pilihan
SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR
SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 90012008 FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PENGEMBANGAN KURIKULUM NO. POB/STK-PP/03 Disiapkan oleh Tanda Tangan
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
2014 Panduan Penggunaan (Sistem Penjaminan Mutu Internal) User Jurusan ITS INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 1.1 HALAMAN LOGIN Halaman awal dari tampilan web adalah halaman login. Halaman login merupakan
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DAFTAR ISI STANDAR 1 STANDAR 2 VISI, MISI,
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian 1.1.1 Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi,
TRACER STUDY MAHASISWA LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI. Sriyono Dosen Jurusan Geografi FIS - UNNES. Abstrak
TRACER STUDY MAHASISWA LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI Sriyono Dosen Jurusan Geografi FIS - UNNES Abstrak Untuk mendeteksi kualitas lulusan yang dihasilkan tidak cukup hanya melihat output-nya
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Sebagai wadah mengenyam pendidikan, universitas sangat memegang peranan penting dalam menentukan kualitas mahasiswa - mahasiswinya dalam hal pola pikir, pengetahuan,
MANUAL PROSEDUR IMPLEMENTASI TRACER STUDI LULUSAN S1 SOSIOLOGI
JURUSAN SOSIOLOGI FISIP UB MANUAL PROSEDUR Kode Dokumen : 01101 06009 Revisi : - Tgl Efektif : 10 November 2010 Jumlah Halaman : 3 IMPLEMENTASI TRACER STUDI LULUSAN S1 SOSIOLOGI Disusun oleh : Unit Jaminan
ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2
ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 1 N/A Perencanaan Visi, Misi, Nilai 2 1.d.2 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi organisasi induk, situasi industri tenaga kerja, dokumen hasil evaluasi visi
PROSEDUR TATA CARA MELAKUKAN STUDI PELACAKAN SPMI - UBD
PROSEDUR TATA CARA MELAKUKAN STUDI PELACAKAN SPMI - UBD SPMI UBD Universitas Buddhi Dharma Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci, Tangerang Telp. (021) 5517853, Fax. (021) 5586820 Home page : http://buddhidharma.ac.id
Standar Mutu UMSIDA (di copy dari BPM UMSIDA) 0
(di copy dari BPM UMSIDA) 0 (di copy dari BPM UMSIDA) 1 STANDAR MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO STANDAR MUTU Visi, Misi, Tujuan, Sasaran serta strategi pencapaian Tata pamong, Kepemimpinan, Sistem
Borang Audit Internal Mutu (AIM) Lingkup ISO: Program Studi
Borang Audit Internal Mutu (AIM) Lingkup ISO:9001-008 Program Studi Program Studi Fakultas : PROGRAM DOKTOR ILMU EKONOMI : EKONOMI DAN BISNIS No. Item/Proses Narasi dan Kelengkapan Dokumen A1. Perolehan
PEDOMAN PELAKSANAAN TRACER STUDY LULUSAN
PEDOMAN PELAKSANAAN TRACER STUDY LULUSAN JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG, 2017 1. Latar Belakang Peningkatan kualitas pendidikan berbasis kompetensi
TANGGAPAN PENGGUNA LULUSAN PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK KIMIA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA
LAPORAN TANGGAPAN PENGGUNA LULUSAN PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK KIMIA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA 2015 i Disusun oleh: Tim Tracer Study Program Studi Magister Teknik Kimia 1. Dr. Ir.
KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS
PETUNJUK PENGISIAN : KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS Kuesioner ini untuk diisi oleh atasan alumni MAKSI Program Pascasarjana Universitas Budi Luhur. Berilah tanda checklist ( ) pada pilihan jawaban yang telah
Sisdiknas No. 20/2003. Pendidikan Tinggi Jarak Jauh. PP No. 66/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (perbaikan atas PP 17/2010)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN 2011 Aturan yang digunakan Sisdiknas No. 20/2003 SK Mendiknas No. 107/U/2001 tentang Penyelenggaraan
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN Saya mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara yang sedang melakukan penelitian tentang Evaluasi Kompetensi Pustakawan Pelayanan Referensi di Perpustakaan
BAB III ANALISIS SWOT DAN ASUMSI-ASUMSI
BAB III ANALISIS SWOT DAN ASUMSI-ASUMSI 3.1. Kekuatan 1. STMIK AMIKOM YOGYAKARTA saat ini telah meraih 6 penghargaan dalam bidang penelitian bertaraf internasional, yang dapat meningkatkan reputasi STMIK
MANUAL PROSEDUR TRACER STUDI LULUSAN
MANUAL PROSEDUR TRACER STUDI LULUSAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013 Manual Prosedur Tracer Studi Lulusan FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA Kode Dokumen : 0120007006 Revisi
PANDUAN P2M KOMPTENSI KELULUSAN PENGANTAR
PENGANTAR Buku panduan kompetensi lulusan ini dibuat dengan maksud dan tujuan untuk mengukur standar kelulusan mahasiswa di STTR Cepu. Hal ini dilaksanakan agar mutu lulusan STTR Cepu memiliki kompetensi
PEDOMAN AKADEMIK Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan
TAHAPAN PENYUSUNAN PEDOMAN AKADEMIK Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan Nemuel Daniel Pah [email protected] BUKU PEDOMAN AKADEMIK Buku yang memberikan informasi
PENELUSURAN ALUMNI (TRACER STUDY) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI SEMARANG SEBAGAI UPAYA KAJIAN RELEVANSI
PENELUSURAN ALUMNI (TRACER STUDY) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI SEMARANG SEBAGAI UPAYA KAJIAN RELEVANSI Rasiman, Suwarno Widodo, Rina Dwi Setyawati IKIP PGRI Semarang Abstrak Tujuan penelitian
II. REGISTRASI DAN BIAYA PENDIDIKAN
4 Katalog Universitas Terbuka 2010 II. REGISTRASI DAN BIAYA PENDIDIKAN A. SISTEM REGISTRASI UT menyelenggarakan 2 (dua) program pendidikan, yang diberi istilah Program Non-Pendas dan Program Pendas. Program
M. Budi Djatmiko. Ketua Umum APTISI Pusat Ketua Umum HPT Kes Indonesia Pengaggas Akreditasi Mandiri dan Ketua LAM APTISI
BAN-PT KRITERIA PENILAIAN STANDAR 3 Mahasiswa dan lulusan M. Budi Djatmiko Ketua Umum APTISI Pusat Ketua Umum HPT Kes Indonesia Pengaggas Akreditasi Mandiri dan Ketua LAM APTISI Asosiasi Perguruan Tinggi
LAPORAN TRACER STUDY PROGRAM STUDI SASTRA INGGRIS BIDANG MINAT PENERJEMAHAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TERBUKA
LAPORAN TRACER STUDY PROGRAM STUDI SASTRA INGGRIS BIDANG MINAT PENERJEMAHAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TERBUKA Disusun Oleh: Tim Tracer Study PS Sastra Inggris bidang minat Penerjemahan
KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS
PETUNJUK PENGISIAN : KUESIONER UNTUK STAKEHOLDERS Kuesioner ini untuk diisi oleh atasan alumni MKOM Program Pascasarjana Universitas Budi Luhur. Berilah tanda checklist ( ) pada pilihan jawaban yang telah
BAB I VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN. A. Visi Menghasilkan tenaga kesehatan profesional dan kompetitif
2 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... 1 DAFTAR ISI... 2 BAB I VISI,MISI, TUJUAN DAN SASARAN... 3 A. Visi... 3 B. Misi... 3 C. Tujuan... 3 D. Sasaran... 3 BAB II KEBIJAKAN,PROGRAM DAN KEGIATAN... 5 A. Kebijakan...
TINJAUAN MANAJEMEN AGUSTUS 2013
AGUSTUS 2013 TINJAUAN MANAJEMEN Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Universitas Brawihjaya, Jl. Veteran Malang, Jawa Timur, Indonsia 65145 Phone: 0341-575755 Fax: 0341-570038
RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA
RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2014-2018 Kata Pengantar RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
DRAFT AWAL INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI KESEHATAN DENGAN 9 KRITERIA TERBARU SESUAI PERATURAN MAJELIS BAN-PT NO 4 TAHUN 2017
DRAFT AWAL INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI KESEHATAN DENGAN 9 KRITERIA TERBARU SESUAI PERATURAN MAJELIS BAN-PT NO 4 TAHUN 2017 Office: Jalan Sekolah Duta 1 No. 62, RT 003, RW 014, Kelurahan Pondok Pinang,
JAUH PA D A P E R G U R UAN
133 B A B I X P E N D I D I K A N JARAK JAUH PA D A P E R G U R UAN T I N G G I A. P R O G R A M P E N D I D I K A N T I N G G I J A R A K J A U H Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 107/U/2001
PROPOSAL PENELITIAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA Judul : PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA MELALUI TRACER STUDY
PROPOSAL PENELITIAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA 2014 Judul : PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA MELALUI TRACER STUDY Oleh: Drs. Hajar Pamadhi, M.A (Hons) Drs. Bambang Prihadi, M.Pd.
BAB I PENDAHULUAN. menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi satu pranata kehidupan sosial yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pendidikan bermutu menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi satu pranata kehidupan sosial yang kuat dan berwibawa,
Borang Klarifikasi dan Rencana Tindakan Koreksi
KTS, Old 1 1. PTK AIM UKPA Siklus 10 Tindakan koreksi atas temuan AIM UKPA siklus 10 Tahun 2012 sebagian sudah dilaksanakan. Namun posisi status akhir temuan belum semuanya closed, karena bukti lampiran
PETA MASALAH DALAM AKREDITASI PRODI BERDASARKAN ISIAN BORANG AKREDITASI
1 PETA MASALAH DALAM AKREDITASI PRODI BERDASARKAN ISIAN BORANG AKREDITASI 9-Jun-15 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti 2 Akreditasi sebagai bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan
Dokumen Pendukung Hasil Akreditasi
Dokumen Pendukung Hasil Akreditasi Oleh As aril Muhajir (Ketua LPM IAIN Tulungagung, Asesor BAN-PT) Disampaikan pada acara Sosialisasi SAPTO dan Upgrading Hasil Akeditasi PS Tulungagung, 18 September 2017
Tracer Study: Kajian Profil Lulusan dan Relevansi Kurikulum Program Studi Pendidikan Matematika Tahun Abstrak
Tracer Study: Kajian Profil Lulusan dan Relevansi Kurikulum Program Studi Pendidikan Matematika Tahun 2010-2014 Abstrak Nurwan1, Resmawan2 Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Gorontalo1,2 email
Artikel Minat dan Motivasi Guru untuk Mengikuti E-Training 2013 Oleh: Muda Nurul Khikmawati
Artikel Minat dan Motivasi Guru untuk Mengikuti E-Training 2013 Oleh: Muda Nurul Khikmawati Abstrak Dalam penyelenggaraan E-Training ada beberapa kelemahan dan kelebihan E-Training yang dirasakan oleh
FORMAT 3 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU VISITASI,...
FORMAT 3 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU VISITASI,... BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2013 FORMAT 3 : BERITA ACARA
Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2014 iii
Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2014 iii K Kata Pengantar atalog Universitas Terbuka 2014 Program Pendidikan Dasar (Pendas) berisi berbagai hal terkait penyelenggaraan Program S1 Pendidikan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan Penilaian
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Keberhasilan pendidikan tinggi adalah aspek relevansi. Aspek relevansi ini, perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap
RENCANA OPERASIONAL AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN (AKAFARMA) YAYASAN HARAPAN BANGSA BANDA ACEH TAHUN
RENCANA OPERASIONAL AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN (AKAFARMA) YAYASAN HARAPAN BANGSA BANDA ACEH TAHUN 2017 2020 Strategi: 1. Peningkatan relevansi melalui peningkatan kemampuan pengetahuan, keahlian
BAB I PENDAHULUAN. Studi (Wajib) bagi mahasiswa program S-1 Ilmu komputer. Setelah. mendapatkan persetujuan dari tim pembina mata kuliah seminar Ilmu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Mata kuliah seminar merupakan Mata Kuliah Keahlian Program Studi (Wajib) bagi mahasiswa program S-1 Ilmu komputer. Setelah mendapatkan persetujuan dari tim pembina
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN
STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian 1.1.1 Jelaskan mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program
Profil Keterampilan Mengajar Mahasiswa Calon Guru Melalui Kegiatan Induksi Guru Senior
Jurnal Riset Pendidikan ISSN: 2460-1470 Profil Keterampilan Mengajar Mahasiswa Calon Guru Melalui Kegiatan Induksi Guru Senior STKIP Al Hikmah Surabaya e-mail: [email protected] Abstrak Guru
memahami dan menggunakan pedoman ini sebagai acuan dalam menyelenggarakan Program Sertifikat Bahasa Inggris.
K KATA PENGANTAR ebijakan Depdiknas dalam peningkatan kompetensi melalui program pendidikan berkelanjutan berdampak pada tumbuhnya hasrat dan minat masyarakat maupun profesional untuk meningkatkan kualifikasi
STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN
STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian 1.1.1 Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi,
LAPORAN HASIL TRACER STUDY FAKULTAS AGAMA ISLAM UMSURABAYA
LAPORAN HASIL TRACER STUDY FAKULTAS AGAMA ISLAM UMSURABAYA TAHUN 2014 Kata Pengantar Segala Puja dan Puji syukur kehadirat Allah S.W.T., yang telah memberi nikmat dan rakhmat kepada kita sekalian sehingga
BAB I PENDAHULUAN. mencapai suatu tujuan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan sebuah upaya yang dilakukan negara untuk mencapai suatu tujuan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan pendidikan adalah untuk
PROFIL LULUSAN PRODI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG. Cici Yoma Roza
PROFIL LULUSAN PRODI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG Cici Yoma Roza PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA JURUSAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK
LEMBAR PENGESAHAN. Semarang, 19 Desember 2013 Kepala Kantor Penjaminan Mutu
LEMBAR PENGESAHAN 1. Nama Kegiatan : Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Universitas Dian Nuswantoro Semarang - 2016 untuk ke-1 2. Tim Monev Senat : Dr. St. Dwiarso Utomo, S.E.,
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
SM SPMI Hal : 1/11 1 Judul STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK-SPMI SM 08 SUMEDANG 2016 SM SPMI Hal : 2/11 2 Lembar Pengendalian
EFEKTIVITAS KEGIATAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU DI SMP SE-KECAMATAN PANDAAN KABUPATEN PASURUAN
EFEKTIVITAS KEGIATAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU DI SMP SE-KECAMATAN PANDAAN KABUPATEN PASURUAN Aprilia Nia Permatasari Burhanuddin Ahmad Yusuf Sobri E-mail: [email protected]
