Basis Data Multimedia
|
|
|
- Lanny Sutedja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Basis Data Multimedia Data multimedia terdiri atas Citra Audio Video Setiap data multimedia mempunyai attribut yang menggambarkan: Kapan dibuat Siapa yang membuat Kategori data/objek Isu :Basis Data Multimedia Basis data multimedia harus : Mendukung penyimpanan objek yang besar (gigabyte), terutama untuk video, alternatif lain objek disimpan di file (luar basis data), sedangkan basis data hanya menyimpan pointer (nama file) Proses retrieval data (audio & video) harus pada waktu yang tepat (data tersedia) Mendukung retrieval berbasis similaritas yang digunakan pada aplikasi basis data multimedia. Misalnya: suatu citra yang disimpan di dalam basis data harus dapat diretrieve berdasarkan query citra. Tetapi membutuhkan struktur indeks yang khusus. Format Data Multimedia Data citra disimpan dalam format JPEG (Joint Picture Experts Group) Data audio & video dalam format MPEG (Moving Picture Experts Group) MPEG-1 menyimpan 1 menit video/audio dalam 12.5 megabytes MPEG-2 menyimpan 1 menit video/audio dalam 17 megabytes Data Media Kontinu Contohnya, Data video & audio Kebutuhan sistem dengan media kontinu adalah: Kecepatan pengiriman data harus sesuai tidak ada gap pada hasil audio maupun video Tempo pengiriman data tidak menyebabkan terjadi overflow pada buffer sistem Sinkronisasi antara aliran data yang berbeda. Misalkan, antara gerakan yang terlihat dengan suara pada video. Pengertian Databases multimedia merupakan perluasan kemampuan basis data yang dapat menyimpan data tidak hanya text akan tetapi dapat berupa suara, gambar, animasi maupun data multimedia lainnya. Dukungan Page 1
2 sistem basis data yang dapat menyimpan data dalam format multimedia dapat diberikan oleh ORACLE, PostGreSQL, Ms SQL Server dan beberapa produk lainnya. Format yang saat ini di dukung untuk dapat disimpan dengan baik sebagai salah satu nilai dari field database adalah blob, didalam field ini kita dapat menyimpan data berupa gambar. Dukungan ini sudah diberikan oleh Microsoft SQL server sejak versi 6,5, postgresql 7.2 juga mendukung tipe image. Penyimpanan data dengan format multimedia juga biasa dilakukan dengan trik menyimpan alamatnya (path) dalam salah satu field di database. Trik ini biasanya dilakukan oleh programmer untuk meringankan/memperkecil ukuran basis data sehingga kinerja aplikasi menjadi lebih baik. Pada kasus penyimpanan data blob sebenarnya trik yang sama juga dilakukan, hanya saja manajemen penyimpanannya dilakukan sendiri oleh mesin basis data, sehingga dari sisi programmer terlihat bahwa data blob ini tersimpan dalam field yang bertipe blob tersebut. Pengertian BLOB BLOB kependekan dari binary large object, adalah koleksi dari data biner yang disimpan dalam sebuah entitas pada database management systems (DBMS). Tipe data BLOB biasa digunakan untuk mengatasi obyek-obyek multimedia seperti gambar, video dan suara. Meskipun demikian blob juga dapat digunakan untuk menyimpan program bahkan fragment dari kode. Tidak semua DBMS mendukung tipe data BLOB. Beberapa DBMS yang mendukung BLOB yaitu Interbase, Paradox, QLServer dan MySQL. Isi Dari Multimedia Database Multimedia database perlu mengatur beberapa tipe data yang berbeda sehubungan dengan data multimedia sebenarnya. Sebuah MMDB harus mengatur beberapa tipe informasi yang berbeda, berkaitan dengan data multimedia yang sebenarnya. Data-data tersebut adalah : - Media Data : merupakan data sebenarnya yang merepresentasikan gambar/image, audio, video yang ditangkap, didigitasi, diolah, dikompres dan disimpan. - Media format data data-berisi informasi yang berhubungan dengan format dari media data setelah melalui proses akuisisi, pengolahan dan proses encoding. Sebagai contoh, media format data terdiri dari sampling rate, resolusi, frame rate, skema encoding dan lain-lain. - Media keyword data-berisi deskripsi keyword, biasanya berhubungan dengan pembuatan media data. Sebagai contoh untuk video, bisa meliputi tanggal, waktu dan tempat pengambilan video, siapa yang merekam, scene yang diambil dan lain-lain sering disebut juga content descriptive data. - Media feature Data : berisi fitur yang diambil dari media data. Suatu fitur menenetukan media content. sebagai contoh informasi tentang distribusi warna, jenis-jenis tekstur dan perbedaan bentuk yang ditampilkan pada gambar, sering disebut disebut juga content dependent data. Ketiga data terakhir sering disebut sebagai metadata, karena mendeskripsikan beberapa aspek yang berbeda dari media data. Media keyword data dan media feature data digunakan untuk tujuan pencarian data. Media format data digunakan untuk menyajikan informasi yang ditangkap. Merancang MMDB Banyak karakteristik inheren dari data multimedia memiliki dampak langsung dan tak langsung pada perancangan MMDB. Hal ini meliputi: ukuran dari MMDB yang sangat besar, temporal nature, kekayaan Page 2
3 konten, kompleksitas representasi dan interpretasi subjektif. Tantangan utama dalam merancang database multimedia timbul dari beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti : 1. Pengaturan beberapa tipe dari input, output dan media penyimpanan. Input data bias berasal dari beberapa jenis peralatan seperti scanner, kamera digital untuk gambar, mikropon, peralatan MIDI untuk file suara dan kamera video. Media keluaran bisa berupa monitor ber-resolusi tinggi untuk gambar dan speaker untuk suara. 2. Penanganan beberapa format kompresi data dan penyimpanan. Encoding data akan memiliki banyak format bahkan dalam 1 aplikasi tunggal. Sebagai contoh pada aplikasi medis, gambar MRI dari otak memiliki pengkodean yang berbeda dengan gambar dari X-ray tulang. Juga datadata radiology, data EKG atau data pasien memiliki variasi format yang luas. 3. Dukungan untuk platform komputasi dan system operasi yang berbeda.pengguna yang berbeda menggunakan computer dan peralatan yang cocok dengan kebutuhan dan selera mereka. Tetapi mereka memerlukan view level pengguna yang sama untuk databasenya. 4. Mengintegrasikan model data yang berbeda-beda. Beberapa data seperti numeric dan data tekstual sangat bagus kalau ditangani dengan model database relasional, sementara beberapa data seperti dokumen-dokumen video lebih tepat ditanganani dengan model object Oriented. Sehingga dua model database ini harus ada di dalam MMDB. 5. Menawarkan beberapa system query yang user friendly yang cocok untuk jenis data yang berbedabeda. Dari sudut pandang user, query yang mudah dipakai, cepat dan akurat dalam mencari informasi sangat diharapkan. Query untuk item yang sama dapat berada pada form yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa bagian yang menarik dari suatu video dapat di-query dengan menggunakan : 1. Beberapa contoh frame sebagai sample 2. Klip dari audiotrack yang bersesuaian 3. Deskripsi tekstual menggunakan keyword. 6. Menangani beberapa jenis index-ing. Sifat data multimedia yang subjektif dan tidak eksak menyebabkan indexing berbasis keyword dan pencarian berbasis range pada database tradisionil tidak efektif. Sebagai contoh, pencarian record dari orang-orang berdasarkan pada nomor keamanan social bisa didefinisikan dengan tepat, tetapi pencarian berdasarkan fitur wajah tertentu dari sejumalah citra wajah dalam database memerlukan query berbasis konten dan pencarian berbasis similaritas. Hal ini mengindikasikan index-ing yang bersifat contentdependent, sebagai tambahan untuk index-ing berbasis keyword. 7. Mengembangkan pengukuran kesamaan data yang berkorespondensi dengan kesamaan perceptual. Pengukuran similaritas untuk tipe data yang berbeda harus dikuantifikasi untuk berhubungan baik dengan kesamaan perseptual dari objek dari tipe- tipe data tersebut. Hal ini perlu diintegrasikan dalam proses pencarian. 8. Menyediakan view yang transparan untuk data MMDB yang secara geografis seperti sifat dari data terdistribusi. Media data berada pada berbagai jenis penyimpanan yang bisa saja terpisahpisah secara geografis. Hal ini tentunya akan mempengaruhi pendekatan komputasi yang tersentralistik ke terdistribusi dan terjaring. 9. Kompatibel dengan batasan real-time untuk transmisi media data. Video dan Audio bersifat integral secara temporal. Sebagai contoh frame video harus dipresentasikan pada frame rate sebesar 30 frame/second bagi mata manusia untuk kontinuitas pada video. Page 3
4 10. Sinkronisasi tipe media yang berbeda-beda ketika dipresentasikan pada user. Tipe media yang berbeda-beda yang berhubungan dengan 1 data multimedia disimpan dalam format yang berbeda, pada peralatan yang berbeda dan dan kecepatan transfer yang berbeda. Sehingga harus disingkronisasi pada periode waktu tertentu. Perkembangan terakhir dalam menggunakan data multimedia pada aplikasi telah menjadi suatu fenomena. Database Multimedia sangat esensial untuk manajemen penggunaan data yang besar secara efektif dan efisien.perbedaan aplikasi menggunakan data multimedia, telah mengubah teknologi secara cepat, dan penggabungan kompleksitas pada representasi semantic, interpretasi dan perbandingan kesamaan menghadapi banyak tantangan.multimedia database masih berada pada tahap awal perkembangan. Sekarang Database Multimedia masih terikat pada beberapa lingkungan aplikasi saja. Pengalaman yang diperoleh dari pengembangan dan penggunaan aplikasi multimedia baru akan membantu perkembangan teknologi database multimedia. SMBD-Multimedia Database Management System Multimedia (Sistem Manajemen Basis Data - Multimedia / SMBD- M) merupakan suatu framework yang mengatur berbagai tipe data berbeda dari sumber media berbeda, dimana direpresentasikan dalam berbagai format. SMBD-Multimedia Harus Memenuhi Kebutuhan Persistence Objek data dpt disimpan & digunakan kembali oleh transaksi & program berbeda. Privacy Pengontrolan pengaksesan & otorisasi Integrity control Menjamin konsistensi basis data pada saat transaksi Recovery Kegagalan transaksi tidak mempengaruhi persistensi penyimpanan data Query support Query terhadap data multimedia dapat dilakukan dengan mudah Integration Item data tidak perlu diduplikasi untuk program berbeda Data independence Basis data & manajemen basis data terpisah dari program aplikasi Concurrency control Transaksi dapat dilakukan secara konkuren Page 4
5 SMBD-Multimedia Harus Mempunyai (tambahan) Kemampuan untuk menyeragamkan data query (data media, data tekstual) yang direpresentasikan dalam format berbeda2 Kemampuan untuk melakukan query secara serentak dari sumber media query yang berbeda serta melakukan operasi basis data mendukung query Kemampuan untuk meretrieve objek media dari penyimpanan local secara kontinu. Kemampuan untuk menjawab query & mempresentasikan jawaban untuk query dengan media audiovisual Kemampuan untuk mempresentasikan query yang memuaskan kebutuhan2 dari Layanan Kualitas mendukung presentasi & pengiriman. Arsitektur Basis Data Multimedia (1) Berbasis pada Principle of Autonomy : Setiap tipe media dikelola dengan cara khusus sesuai dg tipe media Dapat melakukan join antara struktur data berbeda Pemrosesan query yang relatif cepat dikarenakan struktur yang khusus Satu-satunya pilihan untuk bank data yang legal Gambar Arsitektur (1) Page 5
6 Arsitektur Basis Data Multimedia (2) Berbasis pada Principle of Uniformity Struktur abstrak tunggal untuk mengindeks semua tipe media Abstrak di luar dari bagian yang umum dari tipe media berbeda - metadata Struktur hanya satu implementasi mudah Anotasi untuk tipe media berbeda Gambar Arsitektur (2) Arsitektur Basis Data Multimedia (3) Berbasis pada Principle of Hybrid Organization Hibrid dari dua yang pertama. Tipe media tertentu menggunakan indeks mereka sendiri, yang lain menggunakan indeks diseragamkan. Mendapatkan keuntungan dari dua yang pertama Join melalui sumber data yang multipel menggunakan indeks mereka sendiri sedangkan Page 6
7 Gambar Arsitektur (3) Pendekatan penyimpanan obyek multimedia Salah satu pendekatan untuk membangun sebuah database objek multimedia seperti ini adalah dengan menggunakan database untuk menyimpan atribut deskriptif dan untuk melacak dimana file tersebut disimpan. Penyimpanan data multimedia diluar database mengakibatkan inkonsistensi, seperti file tercatat di database tetapi isinya tidak ada, atau sebaliknya. Oleh karena itu penting menyimpan data multimedia di dalam database. Namun penyimpanan obyek multimedia didalam database juga mempunyai kelemahan yaitu ukuran database yang membesar sehingga juga mempengaruhi performa database itu sendiri. Namun menyimpan obyek multimedia dalam database mempunyai banyak keuntungan, diantaranya : - Manageability : kemudahan mengelola data multimedia, melakukan pencarian, pembaruhan, dan lain-lain. - Security : bagi obyek multimedia yang hanya boleh dilihat oleh user tertentu saja, bisa dikontrol dengan lebih mudah jika menyimpan obyek multimedia di database. - Backup/Recovery : mekanisme backup yang lebih mudah, karena dengan membackup database berarti juga membackup obyek multimedianya juga. - Extensibility : obyek multimedia yang tersimpan di database pada prinsipnya lebih mudah untuk di olah, misalnya ketika dibutuhkan obyek tersebut di konversi ke format lain, atau melakukan resize ukuran dari obyek multimedia. Page 7
8 Dibalik kelebihan yang disebuntukan tersebut, terdapat juga beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya ukuran database yang pasti akan membengkak ukurannya, yang mengakibatkan performa database, walaupun sudah terdapat teknologi cache, namun performanya masih belum menyamai ketika obyek database disimpan di filesistem. Berdasarkan jenis database yang ada saat ini, terdapat 3 jenis database yaitu relational database, object oriented database, dan object relational database. - Relational Database Ada dua cara yaitu menyimpan obyek multimedia dengan mengunakan tipe untuk obyek besar (BLOB - binary large object) dan menggunakan teks sesuai dengan nama file. Menyimpan dengan BLOB berarti menyimpan obyek multimedia di database, sedangkan jika menyimpan teks nama file berarti obyek multimedia tetap disimpan di filesistem. - Object Relational Database Tipe yang di desain khusus untuk multimedia, contoh : Oracle Multimedia, selain menyimpan obyek multimedia di dalam tipe data khusus didatabase, dapat juga mengextrak attribut (resolusi gambar, format kompresi) - Object oriented Database Class yang di desain khusus untuk multimedia Skenario Multimedia Sederhana Mengenai investigasi polisi dalam operasi narkoba skala besar.investigasi ini menghasilkan tipe data. Data video, diambil dari kamera pemantau yang merekam semua aktifitas pada beberapa lokasi Data audio diambil secara legal melalui telepon Data citra terdiri atas foto2 yang diambil oleh penyelidik Data dokumen ditahan polisi pada saat pengeledahan di beberapa tempat Data relasional yang terstruktur terdiri informasi mengenai latarbelakang, catatan hitam, dll dari orang yang dicurigai Data GIS mengenai data geografis yang relevan dengan investigasi narkoba Query Query citra (dengan contoh) : Polisi Rocky mempunyai sebuah foto dan dia ingin mengetahui identitas orang yang ada pada gambar tersebut. Query: Tampilkan semua citra dimana orang (pada tampilan layar) dalam foto tersebut berada. Query citra (dengan mengetikkan): Polisi Rocky ingin menganalisa gambar2 Big Spender. Query: Tampilkan semua citra yang terlihat Big Spender. Query video : Page 8
9 Polisi Rocky sedang memperlajari video pemantau mengenai seseorang yang diserang oleh seorang penyerang. Muka penyerang tidak jelas dan algoritma pemrosesan citra tidak memuaskan. Rocky berfikir bahwa penyerang adalah seseorang yang mengenal korban. Query: Temukan semua segmen video dimana terlihat korban penyerangan Dengan menganalisa jawaban dari query di atas, Rocky berharap menemukan orang lain yang berinteraksi dengan korban. Query Multimedia heterogeneous: Temukan semua individu yang berfoto dengan Big Spender & dihukum dalam pembunuhan di China Selatan & yang melakukan transfer dana secara elektronik ke rekening bank mereka dari ABC Corp. Pengorganisasian Data Multimedia Berbasis pada Principle of Uniformity Berikut ini pernyataan mengenai data media yang dibuat manusia atau keluaran dari proses retrieval citra/video/teks : - Pada citra photol.gif digambarkan Jane Shady, Big Spender & orang ketiga yang tidak dikenal, dalam Sheung Shui. Gambar diambil pada 5 Januari Video-clip videol.mpg memperlihatkan Jane Shady memberikan Big Spender briefcase (dalam frame). Video diperoleh dari pemantauan pada rumah Big Spender di Kowloon Tong, Oktober, Dokumen bigspender.txt (sebuah dokumen kepolisian) terdiri atas informasi latar belakang dari Big Spender. Metadata & Abstraksi Media Semua pernyataan di atas merupakan pernyataan metadata Asosiasi, dengan setiap objek media oi, beberapa meta-data, md(oi) Jika arsip terdiri objek2 o1,..., on, maka indeks meta data md(o1),..., md(on) dengan cara yang sesuai dengan pengaksesan yang dilakukan pengguna. Diharapkan dapat menggunakan struktur data tunggal untuk merepresentasikan metadata, via abstraksi media Abstraksi media merupakan struktur matematis yang merepresentasikan konten media. Query SMDS (Uniform representation) Query SMDS (Simple Multimedia Database System) berbasiskan SQL. Fungsi dasar : FindType(Obj): fungsi untuk memanggil objek media (obj) sebagai masukan & mengembalikan sebagai objek keluaran. Contoh : FindType(iml.gif) = gif. FindType(moviel.mpg) = mpg. Page 9
10 FindObjWithFeature(f): fungsi untuk memanggil fitur (f) sebagai masukan & mengembalikan sebagai objek keluaran, semua objek media yang mempunyai fitur tsb. Contoh : FindObjWithFeature(john)= {iml.gif,im2.gif,im3.gif,videol. mpg:[1,5]}. FindObjWithFeature(mary)= {videol.mpg:[1,5],videol.mpg:[15, 50]}. FindObjWithFeatureandAttr(f,a,v): Fungsi ini menggunakan masukan, fitur f, nama atribut a,nilai v. Sebagai keluaran, semua objek obj yang mengandung fitur & nilai atribut a pada objek obj adalah v. Contoh : FindObjWithFeatureandAttr(Big Spender,suit,blue): Query untuk menemukan semua media objek dimana Big Spender terlihat dalam pakaian biru. FindFeaturesinObj(Obj): Query untuk menemukan semua fitur yang terdapat pada objek media. Sebagai keluaran adalah kumpulan fitur2 tsb. Contoh: FindFeaturesinObj(iml.gif): Untuk menemukan semua fitur pada citra file iml.gif. Sebagai keluaran, objek John & Lisa. FindFeaturesinObj(videol.mpg:[1,15]): Untuk menemukan semua fitur dalam 15 frame pertama pada file video videol.mpg. Sebagai keluaran, objek Mary & John. FindFeaturesandAttrinObj(Obj): Query ini sama seperti sebelumnya, sebagai keluaran, sebuah relasi dengan skema (Feature,Attribute,Value) dimana triple (f,a,v) timbul pada relasi keluaran jika dan hanya jika fitur f terdapat pada query FindFeatures inobj(obj) & atribut fitur a didefinisikan & mempunyai nilai v. Contoh, FindFeaturesandAttrinObj(iml.gif) memberikan jawaban berupa tabel Query SMDS dengan SMDS-SQL Sintaks SELECT dapat terdiri atas entitas media. Sebuah entitas media didefinisikan : jika m adalah objek media kontinu, & i, j integer, maka m:[i, j] adalah entitas media dinyatakan entitas media dgn sekumpulan frame dari objek media m yang berada antara (termasuk) segment i, j. jika m bukan objek media kontinu maka m adalah entitas media. jika m adalah entitas media, & a adalah atribut m, maka m.a merupakan entitas media. Sintaks FROM terdiri atas masukan2 <media> <source> <M> dimana hanya objek media yang dihubungkan dgn tipe media & sumber data yang akan diproses, & M adalah variabel objek media. Sintaks WHERE dengan bentuk ekspresi term IN func_ca11 dimana : - term : variabel atau objek dengan tipe keluaran func_call & - func_call merupakan salah satu 5 fungsi di atas Pernyataan SMDS-SQL Temukan semua objek citra/video yang terdapat Jane Shady dan Big Spender. Page 10
11 SQL : Ekspresi query dengan SMDS- Temukan semua objek citra/video dimana terdapat Big Spender mengenakan pakaian ungu. query SMDS-SQL : Ekspresi Temukan semua citra yang terdapat Jane Shady & orang yang tampak pada video bersama dgn Big Spender. Query ini melibatkan operasi join dari beberapa domain data berbeda. Dalam hal ini digunakan variabel "Person", untuk menyatakan seseorang yang tidak dikenal dimana identitasnya dapat didefinisikan. Page 11
12 Referensi: Connoly, Thomas; Begg, Carolyn; Strachan, Anne; Database Systems : A Practica Approach to Design, Implementation and Management, 3rd edition, Addison esley, Korth, H.; Database System Concept, Mc Graw Hill, 4th edition, New York, V.S. Subrahmanian, Principles of Multimedia Database Systems, Page 12
Sistem Basis Data Lanjut BASIS DATA MULTIMEDIA
BASIS DATA MULTIMEDIA Outline Data Multimedia Isu Basis Data Multimedia Arsitektur Basis Data Multimedia Pengorganisasian Basis Data Multimedia Abstraksi Media Bahasa Queri Basis Data Multimedia 2 Data
MULTIMEDIA DATABASE. Abstraksi
MULTIMEDIA DATABASE Hanif Al Fatta Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta Abstraksi Perkembangan aplikasi multimedia akhir-akhir inin telah mengantarkan manusia pada kebutuhan baru. Bagaimana mengorganisasikan
Pertemuan 1 : PENGANTAR BASIS DATA
Pertemuan 1 : PENGANTAR BASIS DATA Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan antara file tradisional dan file manajemen basis data Mahasiswa dapat menjelaskan konsep basis data
Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai
Basis Data Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai Duplikasi data Data yg sama terletak pada
Mata Kuliah : Sistem Basis Data. Place photo here PENGANTAR BASIS DATA
Mata Kuliah : Sistem Basis Data Dosen : Karmilasari Place photo here PENGANTAR BASIS DATA Outline Sistem file tradisional vs. Sistem file basis data Konsep dasar dan Istilah-istilah dasar basis data Komponen
Pengantar Basis Data
Pengantar Basis Data Sumber : 1. Connoly, Thomas; Begg, Carolyn; Strachan, Anne; Database Systems : A Practical Approach to Design, Implementation and Management, 3rd edition, Addison Wesley, 2001. 2.
Pertemuan 3 dan 4 : MODEL DATA RELASIONAL
Pertemuan 3 dan 4 : MODEL DATA RELASIONAL Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian model data relasional, istilah-istilah dalam model data relasional, jenis-jenis kunci relasional,
Sistem Informasi Berbasis Multimedia. Sistem Informasi
Sistem Informasi Berbasis Multimedia Sistem Informasi Sistem Informasi Terdiri dari dua kata yaitu Sistem dan Informasi. Sistem sendiri berarti gabungan dari beberapa sub sistem yang bertujuan untuk mencapai
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA KOMPUTER JAKARTA S SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : SISTEM BASIS DATA 2 Kode Mata : MI - 16204 Jurusan / Jenjang : D3 MANAJEMEN INFORMAA Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa
Sistem Basis Data Lanjut DATA WAREHOUSE. Data Warehouse 1/20
DATA WAREHOUSE Data Warehouse 1/20 Outline Konsep dan Arsitektur Data Warehouse Alur Data Warehouse Teknologi dan Peralatan Data Warehouse Perancangan Data Warehouse Penggunaan Oracle pada Data Warehouse
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : PERANCANGAN BASIS DATA Kode Mata : MI - 16303 Jurusan / Jenjang : S1 SISTEM KOMPUTER Tujuan Instruksional Umum
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA 2 (D3/SI) * KODE / SKS KK / 2 SKS
Minggu ke Pokok Bahasan dan TIU 1. 1. PENGENALAN UMUM MATERI YANG AKAN DIAJARKAN 2. KONSEP MODEL DATA Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar 1.1. Pengenalan secara umum materi yang akan diajarkan 2.1. Review
BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi informasi sudah merupakan satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi merupakan suatu kebutuhan
POKOK BAHASAN: TUJUAN PEMBELAJARAN:
BAB 7 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK BASIS DATA POKOK BAHASAN: Pengantar Dasar Basis Data Pengenalan Tabel, Relasi, ER Diagram Pengenalan SQL Query Pengenalan Microsoft Access Pembuatan Tabel, Form dan Report
Pendahuluan. Semester Genap Th Ajaran 2012/2013. Budi Susanto UKDW. Sistem Basis Data. Sistem Basis Data. Teknik Informatika
Pendahuluan Semester Genap Th Ajaran 2012/2013 Budi Susanto 2 Materi Perkuliahan Konsep dan arsitektur sistem basis data (#1) Blok Pembangunan Basis Data (#2) Pemodelan Basis data (#3, #4) Normalisasi
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA 1 (MI) KODE / SKS KK / 2 SKS
Minggu Pokok Bahasan ke dan TIU 1. 1. PENGENALAN BASIS DATA Basis Data Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar 1.1 Perbedaan sistem file tradisional dengan sistem file basis data dan keterbatasannya 1.2
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan
BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil
11 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Menurut (Ladjamudin, 2005), Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan
Basis Data. Pengantar Basis Data. By: De Rosal, Ign. Moses S.
Basis Data Pengantar Basis Data By: De Rosal, Ign. Moses S. DATA Fakta-fakta yang dapat disimpan dan mempunyai arti tertentu. Fakta mengenai obyek, orang, dll. Dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter,
BAB III. Landasan Teori
BAB III Landasan Teori 3.1. Aplikasi Aplikasi adalah software yang dibuat oleh suatu perusahaan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, misalnya Microsoft Word, Microsoft Excel (Yazid, 2009:50).
SISTEM BASIS DATA 1. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
SISTEM BASIS DATA 1 WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 2 SBD 1 Lingkungan Basis Data Arsitektur Basis Data. Data Independence. Konsep DBMS, Komponen DBMS, Fungsi DBMS dan Bahasa yang digunakan didalam
SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I
SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I SISTEM Definisi sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan tugas/fungsi khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
MANAJEMEN DATABASE. Modul XII
MANAJEMEN DATABASE Modul XII Pembahasan Menjelaskan pengertian database dan hubungannya dengan data dan informasi Menjelaskan Manajemen file dengan manajemen database Menjelaskan pengintegrasian data dan
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA KOMPUTER JAKARTA S SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : SISTEM BASIS DATA 1 Kode Mata : MI - 15204 Jurusan / Jenjang : D3 MANAJEMEN INFORMAA Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa
Konsep Sistem Informasi B
PENGANTAR BASIS DATA A. Perbedaan Sistem File Tradisional dengan Sistem File Basis Data dan Keterbatasannya Pendekatan tradisional, berorientasi pada program aplikasi dan tiap-tiap aplikasi berdiri sendirisendiri,
Modul Praktikum Basis Data 4 Relasi Table
Modul Praktikum Basis Data 4 Relasi Table Pokok Bahasan Membuat hubungan beberapa table. Edit Relational Menghapus relational Melakukan pengolahan data dari table yang terintegrasi dalam ERD. Studi Kasus
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan dunia teknologi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan dunia teknologi informasi telah bergerak dengan sangat cepat. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi komputer
PENGENALAN BASIS DATA. By Novareza Klifartha
PENGENALAN BASIS DATA By Novareza Klifartha Referensi Materi Kuliah Basis Data pada Kent State University oleh Yuri Breitbart Hector Garcia-Molina, Jeffrey D. Ullman, Jennifer Widom, Database Systems,
BAB III LANDASAN TEORI. dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang
10 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 World Wide Web World Wide Web yang biasanya disingkat dengan WWW dan lebih dikenal dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang ada di Internet.
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA KOMPUTER JAKARTA S SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : Sistem Basis Data Kode Mata : MI - 16303 Jurusan / Jenjang : S1 SISTEM INFORMASI Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa
BAB II DASAR TEORI. 2.1 Konsep Dasar Sistem Aplikasi Pengertian Sistem. Pengertian sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi
BAB II DASAR TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Aplikasi 2.1.1 Pengertian Sistem Pengertian sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Suatu sistem mempunyai
PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA
PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA Jum at, 30 Sept. 2016 DATABASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS) DBMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan pemakai untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengontrol akses
Pengantar Teknologi. Informasi (Teori) Minggu ke-07. Basis Data. Oleh : Ibnu Utomo WM, M.Kom UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO FAKULTAS ILMU KOMPUTER
Pengantar Teknologi FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO http://www.dinus.ac.id Informasi (Teori) Minggu ke-07 Basis Data Oleh : Ibnu Utomo WM, M.Kom Manajemen Berkas Pemrosesan data sebelum
PENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATA Obyektif : 1. Menjelaskan perbedaan antara file tradisional dan file manajemen basis data 2. Menjelaskan keuntungan dan kerugian apabila menggunakan file manajemen basis data 3. Memahami
Database bisa dikatakan sebagai suatu kumpulan dari data yang tersimpan dan diatur atau
DATA BASE Database bisa dikatakan sebagai suatu kumpulan dari data yang tersimpan dan diatur atau diorganisasikan sehingga data tersebut bisa diambil atau dicari dengan mudah dan efisien. Sebagai contoh
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata Kuliah : Sistem Basis Data II Kode Mata Kuliah : KA 035 Bobot Kredit : 3 SKS Semester Penempatan : IV Kedudukan Mata Kuliah : Mata Kuliah Keahlian Berkarya Mata
PENGENALAN DAN KONSEP BASIS DATA
PENGENALAN DAN KONSEP BASIS DATA Adri Priadana ilkomadri.com Apa itu Basis Data? Basis Data (Database) lemari arsip, di dalamnya terdapat barang-barang yang tertata dengan baik dan rapi. Mengapa perlu
Definisi Basis Data (1)
Chapter 1 Definisi Basis Data (1) BASIS + DATA Representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Markas / tempat
KONSEP DASAR DATA BASE. Pertemuan 1
KONSEP DASAR DATA BASE Pertemuan 1 KONSEP DASAR Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi
DATABASE LINGKUNGAN DATABASE
1 LINGKUNGAN DATABASE 2 Tingkatan Arsitektur Database Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
BAB III. Landasan Teori
BAB III Landasan Teori Dalam bab ini akan dijelaskan berbagai macam landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek. Landasan teori yang dibahas meliputi permasalahan-permasalahan
Tujuan Perkuliahan. Sistem Manajemen Basis Data (Pert. 2) Diskusi Pembahasan Tugas 1. Agenda. Definisi Basis Data (secara istilah)
Tujuan Perkuliahan Sistem Manajemen Basis Data (Pert. 2) Oleh : Umi Laili Yuhana, S.Kom, M.Sc. Sarwosri, S.Kom, M.T. Dr. Ir. Siti Rochimah Memahami konsep dasar Basis Data dan sistem manajemen basis data
Pengenalan Database 1-7 -
Konsep Sistem Informasi A Pengenalan Database 1-7 - KSI A. Pengenalan Database -1- Missa Lamsani Hal 1 Pre Test Menurut Anda apa itu database? Menurut Anda, seberapa penting peran databse dalam suatu aplikasi
UNIVERSITAS MERCU BUANA
UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS PROGRAM STUDI : Ilmu Komputer : Sistem Informasi No. Dokumen 02-3.04.1.02 Distribusi Tgl. Efektif RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Mata Kuliah Kode Rumpun MK Bobot (SKS) Semester
Esson Sihombing, S.Kom.
Esson Sihombing, S.Kom. Education Background: 2011 Bachelor Degree UNIKOM (Information System) 2012 (Present) Magister of Information System Experiences: 2011 - Implementation Consultant 2011 - Application
KONSEP DASAR SISTEM DATABASE adalah kepentingan proses pengambilan keputusan.
KONSEP DASAR Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu
MAKALAH PERANCANGAN BASIS DATA MODEL DATA. Disusun oleh: Ainun Aisyiyah Iman Safuad Ismi Fadhilah
MAKALAH PERANCANGAN BASIS DATA MODEL DATA Disusun oleh: Ainun Aisyiyah 2014001690 Iman Safuad 2014001726 Ismi Fadhilah 2014001729 AMIK Harapan Bangsa Surakarta 2015 MODEL DATA A. Pengertian Model Data
Pemodelan Basis Data. Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Wa:
Pemodelan Basis Data Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Email: [email protected] Wa: 087731680017 http://rima.dosen.st3telkom.ac.id/ Sistem Basis Data Dapat diartikan sebagai kumpulan file/table
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan
Fakultas Teknologi Informasi Program Studi Sistem Komputer
Fakultas Teknologi Inform Pengantar Sistem Bs Data Halaman : 1 dari 7 SILABUS Kode Mata Kuliah : KP213 Nama Mata Kuliah : Pengantar Sistem Bs Data Beban Kredit : 2 SKS (Pilihan) Prasyarat : - Strategi
SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA
Mata Kuliah Kode / SKS Program Studi Fakultas : Sistem Basis Data : IT012248 / 2 SKS : Sistem Komputer : Ilmu Komputer & Teknologi Informasi 1. Pengantar Basis Data Mahasiswa dapat me-ngerti dan memahami
BAB III LANDASAN TEORI. Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Analisis dan Perancangan Sistem Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan sistem. Menurut Kendall & Kendall (2003:13), perangkat atau teknik
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA KODE : TI11. C228 / 4 SKS
Pertemuan ke Pokok Bahasan dan TIU 1. 1. PENGANTAR BASIS DATA konsep yang terdapat di dalam basis data Sub Pokok Bahasan dan TIK 1.1. Ruang lingkup mengenai mata kuliah yang diajarkan 1.2. Perbedaan sistem
BAB II LANDASAN TEORI
5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa perangkat lunak merupakan kegiatan analisis, desain, konstruksi, verifikasi dan manajemen kesatuan teknik yang dikerjakan dalam suatu kerangka
BAB II. 2.1 Model Data High Level Data Model (Conceptual Data Model)
BAB II PENGEMBANGAN SISTEM BASIS DATA Bab ini akan membahas lebih lanjut mengenai arsitektur sistem basis data dan pengembangan sistem basis data. Sistem basis data tidak berdiri sendiri, tetapi selalu
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
BAB III TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini akan dijelaskan dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi yang digunakan pada kerja praktek ini. 1.1 Restoran Menurut
PENDAHULUAN BASIS DATA. Institut Teknologi Sumatera
PENDAHULUAN BASIS DATA Institut Teknologi Sumatera TUJUAN KULIAH Memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang sistem basis data. Memberikan wawasan mengenai tatacara mendesain, dan mengolah
PENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATA Basis data menyediakan fasilitas atau memudahkan dalam memproduksi informasi yang digunakan oleh pemakai untuk mendukung pengambilan keputusan. Hal inilah yang menjadi alasan dari
OPTIMASI QUERY PADA DATABASE UNTUK 2-WAY SMS DIPENDA PROVINSI SULAWESI UTARA
OPTIMASI QUERY PADA DATABASE UNTUK 2-WAY SMS DIPENDA PROVINSI SULAWESI UTARA Yohakim Benedictus Samponu 1) dan Ronny Faslah 1 1, 2) S2 Teknik Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta e-mail: [email protected]
DUKUNGAN DATABASE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI
C H A P T E R 6 DUKUNGAN DATABASE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI Arif Basofi PENS 2015 Objectives Tujuan: 1. Memahami pentingnya database dalam pembangunan sistem informasi 2. Mengenal sistem pengorganisasian
Pengolahan Citra (Image Processing)
BAB II TINJAUAN TEORITIS 2.1 Citra (Image) Processing Secara harfiah, citra (image) adalah gambar pada bidang dwimatra (dua dimensi). Ditinjau dari sudut pandang matematis, citra merupakan fungsi menerus
Kontrak Kuliah. Pengantar Basis Data. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Kontrak Kuliah Pengantar Basis Data Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom Konsep Dasar Basis Data Pentingnya Data dalam Sistem Informasi Sistem Informasi adalah pengelolaan Data, Orang/Pengguna, Proses dan Teknologi
PEMROGRAMAN MULTIMEDIA
PEMROGRAMAN MULTIMEDIA PERTEMUAN 2 BY : REZA ADITYA FIRDAUS TEKS (TEXT) Jenis-jenis Teks: 1. Plain Text (Unformatted Text) Teks adalah data dalam bentuk karakter. Teks dalam hal ini adalah kode ASCII (American
PENYIMPANAN DATA GAMBAR PADA BASIS DATA INTERBASE DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI 6 Kusrini
PENYIMPANAN DATA GAMBAR PADA BASIS DATA INTERBASE DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI 6 Kusrini Abstract There are two ways to make aplication with images, indexing files and inserting into database. Blob
BAB 5 DATA RESOURCE MANAGEMENT
BAB 5 DATA RESOURCE MANAGEMENT A. Teknik Dasar Manajemen Basis Data 1. Manajemen Basis Data Bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya informasi
BAB II DASAR TEORI Teknik Kompresi Data
BAB II DASAR TEORI 2.1. Teknik Kompresi Data Kompresi data dalam konteks ilmu komputer adalah suatu ilmu (dan seni) merepresentasikan informasi dalam bentuk yang padat[5]. Suatu proses mengubah masukan
BAB I PENDAHULUAN. digunakan untuk identitas citra adalah nama file, tanggal pengambilan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Seiring berkembangnya teknologi, makin banyak pulalah hasil-hasil citra digital di berbagai aspek. Citra tersebut bisa merupakan hasil digitalisasi foto-foto analog,
Pengantar Basis Data SISTEM BASIS DATA I. WAN H. Manihuruk, S.kom
Pengantar Basis Data SISTEM BASIS DATA I WAN H. Manihuruk, S.kom Outline Database DBMS Levels of Abstraction Data Models Database Language Database Kumpulan file / tabel / arsip yang saling berhubungan
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007 : 119) Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Basis Data 2.1.1 Pengertian Data Menurut Turban (2003, p2), data ialah fakta yang belum diolah atau gambaran dari transaksi yang ditangkap, direkam, disimpan dan diklasifikasikan.
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI KOMPUTER D3 BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS GUNADARMA
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI KOMPUTER D3 BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS GUNADARMA Tanggal Penyusunan 15/08/2016 Tanggal revisi 25/02/2017 Fakultas Program D3 Bisnis Kewirausahaan
BAB III 3 LANDASAN TEORI
BAB III 3 LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Menurut Jogiyanto HM (2003), sistem Informasi merupakan suatu sistem yang tujuannya menghasilkan informasi sebagai suatu sistem, untuk dapat memahami sistem
PE P NGE N NAL NA AN AN K ONS K E ONS P P D A D S A A S R A BAS A I S S D S A D T A A T ( A R ( ev e i v ew) e Dr. Karmilasari
PENGENALAN KONSEP DASAR BASIS DATA (Review) Dr. Karmilasari Definisi Data : representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi
PENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATA Basis data menyediakan fasilitas atau mempermudah dalam menghasilkan informasi yang digunakan oleh pemakai untuk mendukung pengambilan keputusan. Hal inilah yang menjadikan alasan
LINGKUNGAN BASIS DATA
LINGKUNGAN BASIS DATA Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan.
... BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Citra
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Citra Citra atau image adalah suatu matriks dimana indeks baris dan kolomnya menyatakan suatu titik pada citra tersebut dan elemen matriksnya (yang disebut sebagai elemen gambar
PERANCANGAN BASIS DATA
BAB IV PERANCANGAN BASIS DATA Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat dimanipulasi (diolah) menggunakan perangkat lunak (program aplikasi)
BAB I KONSEP BASIS DATA. 1.1 Pengertian Basis Data dan DBMS
BAB I KONSEP BASIS DATA Sadar atau tidak, saat ini hampir semua aktivitas kita bersinggungan dengan data dalam berbagai bentuk. Pada saat berbelanja pada supermarket, kasir mencatat barang apa yang dibeli,
BAB II LANDASAN TEORI. mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pemasaran Menurut Kotler (1997), pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan
JENIS PERANGKAT LUNAK
Dari perkembangan perangkat lunak, kita bisa membayangkan bagaimana perkembangan interaksi manusia dengan perangkat lunak. Bentuk paling primitif dari perangkat lunak, menggunakan aljabar Boolean, yang
KONSEP DASAR SISTEM DATABASE adalah kepentingan proses pengambilan keputusan.
KONSEP DASAR Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu
KONSEP MULTIMEDIA. Multimedia Konsep Multimedia Hadi Sutopo
KONSEP MULTIMEDIA 1 Multimedia Multi - (dari bahasa Latin)berarti "numerous" Media - (dari bahasa Latin), plural dari kata "media" Digital multimedia - Bidang yang mengintegrasikan: - Teks - Grafik - Still
3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR
BAB III ANALISIS Bab ini berisi analisis mengenai aplikasi web target code generator, analisis penggunaan framework CodeIgniter dan analisis perangkat lunak code generator. 3.1 APLIKASI YANG DITANGANI
PENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATA A. Pengertian Basis Data Bambang Wahyudi (2003:2) dalam bukunya Pengantar Struktur Data dan Algoritma, menyebutkan antara lain : Data diambil dari bahasa Inggris yang berarti fakta
-DATABASE (BASIS DATA)- Nama : Novriansyah Kelas : 2.DB.10 NPM : Dosen : Leli Safitri
-DATABASE (BASIS DATA)- Nama : Novriansyah Kelas : 2.DB.10 NPM : 33109332 Dosen : Leli Safitri PROGRAM DIPLOMA MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA
Sistem Basis Data. Ayu Nuriana Sebayang, S.Kom, M.Kom
Sistem Basis Data Ayu Nuriana Sebayang, S.Kom, M.Kom Pertemuan 1 1. Introduction 2. Sistem Basis Data 3. Tujuan Pemanfaatan Basis Data 4. Pengguna Basis Data 5. Komponen Sistem Basis Data 6. Abstraksi
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007), Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh karena
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang akan dibuat adalah sebagai berikut : Sistem Monitoring Pertumbuhan Balita Berbasis Web. Wahyuningsih
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Telaah Penelitian Penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan sistem informasi yang akan dibuat adalah sebagai berikut : Wahyuningsih (2011) telah melakukan penelitian yang
Sistem Manajemen Basis Data Web 2 :
Sistem Manajemen Basis Data Web 2 : Semistructured Data & XML Tim Penyusun : Pengajar Universitas Gunadarma 2008 Outline Data semi terstruktur Pengenalan XML Bahasa Queri XML SMBD - Web 2 Data Semi terstruktur
Lessons. 1. Definisi Basis Data. 2. Sistem Basis Data. 3. Komponen Sistem Basis Data. 4. Abstraksi Data. 5. Bahasa Basis Data
Basis Data 1 Referensi Raghu Ramakrisnan, Gherke, Database Management System, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2001. Ramez Elmasri, Sam Navathe, Fundamentals of Database Systems, 4rd Edition, Addison Wesley Publishing
Tujuan Instruksional Khusus :
Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan tingkatan arsitektur basis data Mahasiswa dapat menjelaskan konsep data independence, komponen DBMS, fungsi DBMS serta bahasa yang digunakan didalam
Database Management System Gambaran Database Dan Penerapannya Pengelolaan Data Manual VS Database Komponen Utama Database
1 Yang di bahas pada bab ini : Pengantar Database Pengertian Database Database Management System Gambaran Database Dan Penerapannya Pengelolaan Data Manual VS Database Komponen Utama Database 1.1. Pengantar
BASIS DATA MODEL BASIS DATA
BASIS DATA MODEL BASIS DATA APA ITU MODEL BASIS DATA? Model database menunjukkan struktur logis dari suatu basis data, termasuk hubungan dan batasan yang menentukan bagaimana data dapat disimpan dan diakses.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. sebuah sistem pencarian lokasi kuliner berbasis mobile web untuk wilayah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Dalam penelitian yang dilakukan oleh Hasan (2011) tentang aplikasi pencarian lokasi kuliner di Yogyakarta. Penelitian tersebut telah menghasilkan
BAB III LANDASAN TEORI. Pihak-pihak yang terkait dengan transaksi transfer: a. Remitter/Applicant, yaitu pemilik dana (pengirim) yang akan
12 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Transfer Bank Transfer adalah pemindahan dana antar rekening di suatu tempat ke tempat yang lain, baik untuk kepentingan nasabah atau untuk kepentingan bank itu sendiri. Pihak-pihak
BINUS UNIVERSITY. Jurusan Teknik Informatika. Skripsi Sarjana Komputer. Semester Ganjil Tahun 2007/2008
iv BINUS UNIVERSITY Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2007/2008 PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN STUDI KASUS PT BANDO INDONESIA Hervania (0800735223)
