Bab VII Penyajian Dan Uji Data
|
|
|
- Indra Susanto Irawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Bab VII Penyajian Dan Uji Data KOMPETENSI DASAR: Setelah menyelesaikan materi ajar ini mahasiswa dapat memahami tentang data dilihat dari berbagai bentuk penyajian data, editing data coding, tabulasi data uji data validitas dan reliabilitas. PENDAHULUAN A nalisis data merupakan tahapan yang kritis dalam proses penelitian bisnis dan ekonomi. Tujuan utamanya adalah menyediakan informasi untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu setiap tahapan analisis data harus dimulai dengan tahap pra analisis, yang mencakup klasifikasi, penyuntingan (editing), dan pemberian kode terhadap data. Setelah tahap pra-analisis, alasan-alasan di balik analisis data akan diuraikan. Data akan menjadi informasi yang mempunyai arti bila analisis menyajikan kepada manajer (pengambil keputusan) sejumlah deskripsi, hubungan, dan atau perbedaan yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. Dilema yang sering dihadapi oleh peneliti adalah memilih teknik yang sesuai dengan tujuan penelitian. Bab ini akan menyajikan kerangka untuk memilih teknik analitik yang sesuai. KOMPETENSI DASAR Setelah menyelesaikan materi ajar ini mahasiswa dapat memahami tentang data dilihat dari berbagai bentuk penyajian data, editing data coding, tabulasi data uji data validitas dan reliabilitas.
2 INDIKATOR Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menjelaskan data dilihat dari : berbagai bentuk penyajian data 2. Menjelaskan tentang editing data coding PENYAJIAN MATERI Pada dasarnya analisis data terlebih dahulu diawali dengan proses pra-analisis menggunakan peralatan elektronik dan manual untuk meyakinkan bahwa data yang dikumpulkan telah dibersihkan sebelum dianalisis. Ibaratnya, dalam memasak kita harus mencuci alat dan bahan-bahan makanan yang akan kita masak agar masakan setidaknya bersih. Hasil pembersihan adalah berkurangnya ketidaktepatan dan kesalahan dalam data. Ada pun tahapan pra-analisis meliputi: (1) penyuntingan data; (2) pengembangan variabel; (3) pengkodean data; (4) cek kesalahan; (5) pembentukan struktur data; (6) pra analisis cek komputer; (7) tabulasi. 7.1 Proses Pra-Analisis Tahapan dari pengumpulan data, pra-analisis, hingga analisis data dirangkum dalam Gambar 7.1. Pada subbab ini akan dikemukakan rangkuman tahapan, beserta deskripsi dan isu yang berkaitan (lihat Tabel 7.1). Bila tahapan ini telah dilalui setidaknya kita yakin bahwa kualitas data, struktur data, dan pengkodean telah siap untuk dianalisis lebih lanjut. Pada subbab berikut ini akan diuraikan secara rinci masing-masing tahapan dalam proses pra-analisis. 112
3 7.2 Penyuntingan Data Penyuntingan data adalah proses yang bertujuan agar data yang dikumpulkan memberikan kejelasan, dapat dibaca, konsisten, dan komplit. Penyuntingan data agar jelas dan terbaca akan membuat data dengan mudah dapat dimengerti. Penyunting (editor) akan melihat ada tidaknya ambiguitas dalam data yang dikumpulkan. Tulisan tangan yang menimbulkan salah tafsir perlu diperjelas. Dalam kasus wawancara personal, pewawancara dapat dipanggil untuk memecahkan masalah penyuntingan. Penyuntingan instrumen survei, karena salah klasifikasi dan salah jawaban, merupakan tanggung jawab penyunting. Tahapan Proses Pra-Analisis Penyuntingan Data Pengumpulan Data Pengembangan Variabel Pengkodean Data Pra-Analisis Cek Kesalahan Verifikasi Cek Kesalahan Pembentukan Struktur Data Analisis Data Pra-Analisis Cek Komputer Tabulasi Konsistensi di sini mengandung arti bagaimana pertanyaan-pertanyaan telah dijawab oleh semua responden. Pengecekan konsistensi dapat mendeteksi 113
4 jawaban-jawaban yang keliru. Misalnya, responden mengatakan dia mengambil 30 buku dari perpustakaan dalam sebulan namun dia juga mengaku amat jarang membaca. Jelas ini adalah jawaban yang tidak konsisten dan perlu dijelaskan. Komplit di sini berarti seberapa banyak data yang hilang dari kuesioner atau wawancara. Data yang hilang besar kemungkinan karena responden menolak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tertentu. Bisa juga karena responden lupa dengan jawaban atas suatu pertanyaan. Oleh karena itu penyuntingan diperlukan untuk mencek ketidakkomplitan atau hilangnya data. Isu sentral dalam penyuntingan data adalah: (1) Apakah data yang dikumpulkan menimbulkan masalah konseptual dan atau masalah teknis dalam analisis?; (2) Apakah data yang dikumpulkan secara logik menjustifikasi interpretasi hasil?; (3) Apakah data telah jelas, konsisten, dan komplet untuk diberi kode? Tabel 7.1 Proses Pra-Analisis: Tahapan, Deskripsi, dan Isu yang berkaitan TAHAP DESKRIPSI ISU 1. Penyuntingan data Suatu proses yang memastikan bahwa data yang digunakan memberikan kejelasan, dapat dibaca, konsisten dan lengkap 2. Pengembangan Spesifikasi semua variable variabel 3. Pengkodean data Menterjemahkan data ke dalam kode, biasanya kode angka, yang bertujuan untuk memindahkan data tersebut ke dalam media penyimpanan data dan analisis komputer lebih lanjut Apakah data yang dikumpulkan menimbulkan masalah konseptual dan atau masalah teknis dalam analisis? Apakah data yang dikumpulkan secara logis menjustifikasi interpretasi hasil? Apakah data telah jelas, konsisten dan komplet untuk diberi kode? Apakah semua variable telah ada datanya? Apakah kategori kode konsisten dengan desain dan tujuan studi? Apakah metode penstransferan, penyimpanan dan pemanggilan data konsisten dengan perangkat keras dan lunak yang digunakan dalam analisis? 114
5 TAHAP DESKRIPSI ISU 4. Cek kesalahan Data yang telah diberi kode dicek kembali sebelum data ditansfer ke dalam media penyimpanan 5. Pembentukan struktur data 6. Pra-analisis cek komputer Struktur data disusun untuk memasukkan semua data yang dibutuhkan bagi analisis, dan kemudian mentransfernya ke dalam media penyimpanan data Struktur beserta data yang telah disimpan diarsipkan untuk analisis, sebelum dilakukan pra-analisis cek komputer untuk konsistensi dan kelengkapan 7. Tabulasi Mendeskripsikan jumlah individu yang telah menjawab suatu pertanyaan secara khusus. Dapat juga digunakan untuk menciptakan statistik deskriptif atas variabel yang diamati dan atau tabulasi silang Sumber : Davis & Cosenza (1993 : 345), Kuncoro (2001) Apakah tahapan sebelumnya telah diselesaikan tanpa ada kesalahan? Apakah data disimpan dalam bentuk yang konsisten dengan penggunaan akhir? Apakah ada data yang hilang yang tidak diidentifikasi sebelumnya? Bagaimana mengatasi data yang hilang dalam analisis? Apakah semua transformasi data telah direncanakan dan atau dilakukan? Apakah pengecekan kesalahan proses komputer telah dilakukan? Apakah kesalahan yang selalu muncul dalam analisis komputer telah dipertimbangkan? Apakah ada nilai ekstrim (outliers) dalam data? Apakah titik batas untuk mengkonversi data interval menjadi data kategorikal? 7.3 Pengembangan Variabel Dalam praktek, peneliti seringkali tertarik untuk menciptakan indeks, variabel komposit, atau melakukan transformasi variabel berdasarkan data kasar. Variabelvariabel ini diciptakan untuk analisis tertentu yang berkaitan dengan tujuan studi. Pengembangan variabel dapat berupa transformasi matematika (misalnya: diubah menjadi bentuk logaritma) atau prosedur statistic atau analitik yang terencana terhadap sejumlah data dasar. 7.4 Pengkodean Data (Data Coding) Pengkodean data berarti menerjemahkan data ke dalam kode, biasanya kode angka, yang bertujuan untuk memindahkan data tersebut ke dalam media 115
6 penyimpanan data dan analisis komputer lebih lanjut. Sebagai jawaban ya atau tidak dapat diberi kode 1=ya, 2=tidak. Pemindahan variabel dalam kode akan mempermudah analisis statistik. Oleh karena itu dalam pembuatan kuesioner perlu dipikirkan bagaimana teknik pengkodeannya. Contoh 1 : Pengkodean untuk Kuesioner 1. Usia (tahun) 2. Pendidikan 3. Tingkat Pekerjaan 4. Jenis Kelamin [1] Di bawah 25 [2] [3] [4] [5] Di atas Status Pekerjaan [1] Paruh waktu [2] Penuh Sumber : Sekaran (2000 : 305) [1] SLTA [2] D3 [3] Sarjana [4] Master [5] Doktor [6] Lainnya (sebutkan) [1] Manajer [2] Penyelia [3] Kasir [4] Sekretaris [5] Teknisi [6] Lainnya (sebutkan) [1] Laki-laki [2] Perempuan 5. Shift Kerta [1] Pertama [2] Kedua [3] Ketiga Contoh 2 : Bagaimana penilaian Anda terhadap alumni MM UGM yang menjadi bawahan Anda saat ini. Pilihlah salah satu dari alternatif jawaban berikut : (1) Sangat Baik (2) Baik (3) Kurang (4) Sangat Kurang No. Kriteria Penilaian Kemampuan analisis 2 Kemampuan pengambilan keputusan fungsional 3 Kemampuan pengambilan keputusan strategik 4 Wawasan 5 Visi ke depan 6 Kepribadian managerial 7 Kemampuan komunikasi formal tertulis 8 Kemampuan komunikasi formal lisan 9 Kemampuan komunikasi informal 10 Penampilan fisik (kesesuaian) 11 Sopan santun 12 Kemampuan bekerja sama 13 Respek terhadap atasan 14 Kepemimpinan 15 Kemampuan adaptasi terhadap lingkungan baru 16 Persuasiveness 17 Penguasaan bahasa (Inggris, Indonesia, Komputer) 116
7 No. Kriteria Penilaian Loyalitas pada lembaga 19 Disiplin Sumber : Sartono, Kuncoro & Pradipdyo (1996) Isu sentral yang perlu diperhatikan dalam tahap ini adalah: (1) Apakah kategorikode konsisten dengan desain dan tujuan studi; (2) Apakah metode pentranferan. penyimpanan, dan pemanggilan data konsisten dengan perangkat keras dan lunak yang digunakan dalam analisis? 7.5 Cek Kesalahan Cek kesalahan mempunyai dua tugas. Pertama, meyakinkan bahwa semua tahapan pra-analisis sebelumnya telah dilakukan dengan benar. Kedua, data yang telah diberi kode harus dicek kembali untuk mendeteksi kemungkinanadanya salah ketik. Ini adalah cek manual yang terakhir sebelum data ditransfer ke dalam media penyimpanan (komputer). 7.6 Pembentukan Struktur Data Struktur data disusun untuk memasukkan semua data yang dibutuhkan untuk analisis dan kemudian mentransfernya ke dalam media penyimpanan data. Dengan kata lain, struktur data adalah cara bagaimana informasi-informasi responden ditempatkan dalam media penyimpanan. Untuk tujuan analisis, isu sentral yang harus diperhatikan dalam penyusunan struktur data adalah: (1) Apakah data disimpan dalam bentuk yang konsisten dengan penggunaan akhir?; (2) Apakah ada data yang hilang yang tidak diperhitungkan?; (3) Bagaimana data yang hilang diatasi dalam analisis?; (4) Apakah semua transformasi data telah direncanakan dan atau dilakukan? 7.7 Pra-Analisis Cek Komputer 117
8 Pada tahap ini data yang disimpan perlu dicek ulang baik kekomplitan maupun konsistensinya. Umumnya, hal ini dilakukan dengan menampilkan tabulasi frekuensi. Kesalahan yang sering dijumpai, salah kode, ketidakkonsistenan, dan kesalahan kode yang lain. Bila kesalahan ditemukan maka dapat dikoreksi baik oleh pemberi kode, atau dalam kasus data yang hilang oleh program komputer. Cek komputer dalam proses pra-analisis yang lain adalah mengecek perangkat lunak (software) yang digunakan untuk menilai ketepatan dan keandalan perangkat lunak tersebut. 7.8 Tabulasi Tabulasi data biasanya tidak dimasukkan sebagai prosedur analitik dalam penelitian ilmiah karena tidak mengungkap hubungan dalam data. Kendati demikian, banyak riset bisnis yang ditujukan untuk penjelasan masalah danatau menemukan hubungan. Tabulasi menyajikan hitungan frekuensi dari satu hal (analisis frekuensi) atau perkiraan numerik tentang distribusi sesuatu (analisis deskriptif). Tabulasi merupakan alat analisis bisnis. Tabulasi juga bermanfaat bagi peneliti sebagai alat menyusun kategori ketika mengubah variabel interval menjadi klasifikasi nominal. Dengan kata lain, tabulasi mendeskripsikan jumlah individu yang menjawab pertanyaan tertentu. Tabulasi dapat juga digunakan untuk menciptakan statistik deskriptif mengenai variabel-variabel yang digunakan dan atau tabulasi silang. Konsep-Konsep Penting Dalam Bab Ini Data Pembentukan struktur data Informasi Data entry Penyuntingan Cek kesalahan Coding Pengembangan variabel Tabulasi Pra-analisis cek komputer LATIHAN/TUGAS/PERCOBAAN 1. Apakah yang menjadi tujuan dilakukannya penyuntingan (editing) data? 118
9 2. Pertanyaan yang sering kali muncul di kampus adalah apa jurusan anda? seandainya sering peneliti ingin membuat skema pengkodean untuk jawaban dari pertanyaan tersebut, akan seperti apakah skema pengkodeannya? PUSTAKA RUJUKAN 1. Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Sosial; Format-faormat Kuantitatif dan Kualitatif. Surabaya: Airlangga University Press. 2. Haris Herdiansyah,2010. Metode Penelitian Kualitatif. Salemba Humanika. Jakarta. 3. Emzir, Analisis Data: Metode Penelitian Kualitatif. Rajawali Pers. 4. Sofian Effendi, Metode Penelitian Survei. LP3ES. 5. Anselm Strauss & Juliet Corbin Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif: Tatalangkah dan Teknik-teknik Teorisasi Data. Pustaka Pelajar. 6. Nur Indriantoro & Bambang Supomo Metodologi Penelitian Bisnis. BPFE. Yogjakarta. 7. Donald R. Cooper, Pamela S. Schindler Business Research Methods. Mc Graw Hill. 8. Sugiyono Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta. 9. Uma Sekaran, Research Methods For Business. John Wiley & Sons. Inc. 10. Kuncoro, Mudrajad, Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi. Penerbit Erlangga, Jakarta 11. Augusty, Ferdinand Metode Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro 119
Bab IV Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
Bab IV Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel Kompetensi Dasar: Setelah menyelesaikan materi ajar ini mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan peran teori dalam penelitian, menguraikan cara
Bab II Proses Dan Tahapan Penelitian Bisnis
Bab II Proses Dan Tahapan Penelitian Bisnis Kompetensi Dasar: Setelah menyelesaikan bab ini, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis proses penelitian yang tepat sebagai alur dalam meneliti macammacam
BAB 7 ANALISIS DATA. Analisis data merupakan tahapan yang kritis dalam proses penelitian
BAB 7 ANALISIS DATA Analisis data merupakan tahapan yang kritis dalam proses penelitian bisnis dan ekonomi. Tujuan utamanya adalah menyediakan informasi untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu setiap
Bab III Populasi dan Sampel
Bab III Populasi dan Sampel Kompetensi Dasar: Setelah menyelesaikan bab ini, mahasiswa diharapkan mampu dapat memahami Definisi Populasi Sampel dan Sampling, Konsep Penarikan Sampel, Tipe-tipe sampel,
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN JURUSAN MANAJEMEN STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
KODE MATA KULIAH : EUE 304 MATA KULIAH : METODOLOGI PENELITIAN BOBOT SKS : 3 SKS JURUSAN : MANAJEMEN TK/SEMESTER : III/VI SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN JURUSAN MANAJEMEN STIE
SILABUS : METODOLOGI PENELITIAN PARIWISATA
DESKRIPSI MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN PARIWISATA Mata Kuliah Metodologi Pariwisata memberikan pemahaman tentang konsep-konsep hakekat penelitian, tipe atau jenis penelitian, proses penelitian, pengukuran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian 1. Ruang Lingkup Keilmuan Penelitian ini mengambil ruang lingkup Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Manajemen Pemasaran. 2. Waktu Penelitian Penelitian
ANALISIS DATA KUANTITATIF
A. Pengkodean dan pemasukan data ANALISIS DATA KUANTITATIF Data coding adalah kegiatan merubah data berbentuk huruf menjadi data berbentuk angka/bilangan sehingga dapat diolah atau dimasukkan dalam database.
Pertemuan 11 PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA DATA
Pertemuan 11 PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA DATA 1. Pengolahan data Pengolahan data atau disebut juga proses pra-analisa mempunyai tahap-tahap yaitu: 1) Editing data 2) Pengembangan variable 3) Pengkodean
RENCANA PROGRAM & KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
RENCANA PROGRAM & KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PRODI : Administrasi Bisnis FIA UB 2009 Nama Mata Kuliah Kode Mata Kuliah : IAB411 Beban sks : 3 sks : Metode Penelitian (1) Minggu ke (2) Materi
ABSTRAK. Kata kunci: mahasiswa akuntansi, mahasiswi akuntansi, profesi akuntan
PERBEDAAN PERSEPSI ANTARA MAHASISWA DENGAN MAHASISWI AKUNTANSI TERHADAP PROFESI AKUNTAN (Studi Kasus di Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)) NASKAH PUBLIKASI
BAB III METODE PENELITIAN. metode survei dengan pendekatan Cross Sectional. Cross Sectional adalah data
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah analitik. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan Cross Sectional. Cross Sectional adalah data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Ruang lingkup dalam penelitian ini pada bidang manajemen pemasaran yang difokuskan pada bauran pemasaran menurut Islam. Metode penelitian merupakan suatu cara prosedur atau langkah
SATUAN ACARA PERKULIAHAN METODE RISET JURUSAN/JENJANG : MANAJEMEN/S-1 FAKULTAS EKONOMI SEM. PTA 2008/2009 BOBOT : 2 SKS
SATUAN ACARA PERKULIAHAN METODE RISET JURUSAN/JENJANG : MANAJEMEN/S- FAKULTAS EKONOMI SEM. PTA 008/009 BOBOT : SKS Referensi:. Emory C. William dan Donald R. Cooper. Businness Research Methods. Boston:
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan termasuk jenis penelitian non-eksperimental observasional bersifat diskriptif analitik (eksplanatori reseach),
METODOLOGI PENELITAN
METODOLOGI PENELITAN 1. Nama mata kuliah : Metodologi Penelitian 2. SKS : 3 3. Referensi : Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi dan Bisnis. oleh Dr. Nur Indriantoro M.Sc.,Ak dan Drs. Bambang Supomo
Bab IX Penyusunan Proposal Dan Laporan Penelitian Skripsi
Bab IX Penyusunan Proposal Dan Laporan Penelitian Skripsi KOMPETENSI DASAR: Setelah menyelesaikan materi ajar ini mahasiswa dapat memahami tentang menganalisis tata cara dan prosedur pengajuan: judul penelitian,
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) METODE PENELITIAN / MKKK 601 3 SKS Deskripsi Singkat: Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKKK) Metode Riset merupakan
BAB III METODE PENELITIAN. usia, jenis kelamin, masa kerja, pengetahuan, tingkat pendidikan, ketersediaan
43 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui gambaran
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) Mata Kuliah KODE/SKS Deskripsi : METODE PENELITIAN : / 3 SKS : Mata kuliah ini akan memperkenalkan mahasiswa tentang pengertian dan hubungan ilmu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian merupakan bentuk rancangan yang digunakan dalam melakukan prosedur penelitian (Hidayat, 2007). Metode penelitian ini berdasarkan rumusan
BAB III METODE PENELITIAN. Kemudian melakukan analisis komparasi (comparative study) dengan cara
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah survei analitik, yaitu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi. Kemudian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dengan rancangan deskriptif analitik, yaitu untuk memberi gambaran fenomenayang terjadi dalam
BAB III METODE PENELITIAN. ingin mengetahui secara mendalam bagaimana proses staffing yang diterapkan di
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Dasar pertimbangan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif adalah
Manajemen dan Analisa Data 1
Add your company slogan Manajemen dan Analisa Data 1 MENGAPA MANAJEMEN DATA PENTING? PENGANTAR MANAJEMEN DATA LOGO 1 2 PROSES RISET ERROR/Kesalahan dalam Penelitian 1. Sampling error : kesalahan yang terjadi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik yaitu untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan terikat yang dilakukan dengan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan dengan judul Analisis Faktor Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Terhadap Keputusan Nasabah Memilih
BAB III METODE PENELITIAN
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah survei analitik yaitu untuk mencari hubungan antara variable bebas dan terikat yang dilakukan dengan pendekatan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Pulau Pisang Kabupaten Pesisir Barat. Pelayanan kesehatan
SILABUS. Be an Admirable Teacher. MK 500 Belajar dan Pembelajaran Manajemen Perkantoran 1. Identitas Mata Kuliah
SILABUS MK 500 Belajar dan Pembelajaran Manajemen Perkantoran 1. Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah : Metode Penelitian Pendidikan Manajemen Perkantoran Nomor Kode : MK504 Jumlah SKS : 3 Semester :
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Pada penelitian ini, desain penelitian yang digunakan adalah survei dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Penelitian survei merupakan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasional dengan. rancangan cross sectional, dengan mengukur variabel
24 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasional dengan rancangan cross sectional, dengan mengukur variabel penelitian yaitu pengetahuan masyarakat
BAB III METODE PENELITIAN. yang lengkap dan mendalam mengenai subjek yang diteliti. 1 Oleh karena itu,
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sehingga peneliti berupaya memberikan pandangan
BAB III METODE PENELITIAN. korelatif. Penelitian korelasional mengkaji hubungan antara variabel. Peneliti
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif. Penelitian korelasional mengkaji hubungan antara variabel. Peneliti dapat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desaian Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Menurut Sastroasmoro (2002), penelitian deskriptif adalah yang bertujuan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang mengarahkan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tentang suatu
III. METODE PENELITIAN
45 III. METODE PENELITIAN Sebuah penelitian membutuhkan langkah-langkah yang teratur dengan urutan kerja yang harus dilakukan dalam melaksanakan penelitian. Selain itu, untuk mendukung jalannya sebuah
BAB III METODE PENELITIAN. Desain yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi, karena menjelaskan hubungan antara dua variabel yaitu
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. TIPE PENELITIAN Desain dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif. 3.2. DESAIN PENELITIAN Desain yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi, karena
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional yaitu data yang menyangkut variabel
BAB III METODE PENELITIAN. analitik dimana penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui ada atau tidaknya
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain penelitian Jenis penelitian yang dilakukan bersifat kuantitatif dengan desain penelitian analitik dimana penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui ada atau tidaknya
SATUAN ACARA PERKULIAHAN PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI FAKULTAS: PASCASARJANA. 2. Dr.Yudhi Herliansyah, Ak, MSi, CA
Judul Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Bisnis Semester: II SKS : 3 Kode: Dosen/Team Teaching : 1. Prof. Wiwik Utami, Ak, MS, CA. 2. Dr.Yudhi Herliansyah, Ak, MSi, CA Diskripsi Mata Kuliah: Mata ajaran
BAB III METODE PENELITIAN. Biasa Tunarungu Karya Mulia Surabaya. Penelitian ini digunakan untuk
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif dipilih karena penelitianya dilakukan pada kondisi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Merujuk pada rumusan masalah, maka jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Menurut Arikunto
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN
41 BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Desain Penelitian Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional study, yaitu suatu pendekatan yang sifatnya sesaat pada
METODE PENELITIAN Desain, Tempat, dan Waktu Penelitian Teknik Penarikan Contoh
25 METODE PENELITIAN Desain, Tempat, dan Waktu Penelitian Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Data dikumpulkan untuk meneliti suatu fenomena dalam satu kurun waktu tertentu (Umar 2006).
BAB III METODE PENELITIAN
49 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Metode Pendekatan Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian berbentuk discriptive correlation yaitu penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian adalah suatu proses mencari sesuatu secara sistematik dalam waktu tertentu dengan menggunakan metode ilmiah serta aturanaturan yang berlaku
BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil penelitian uji hipotesis dan analisis data mengenai
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian uji hipotesis dan analisis data mengenai prediksi perubahan laba Saham Syariah berdasarkan rasio keuangan selama periode 2007-2010, maka kesimpulan
METODOLOGI PENELITIAN
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) METODOLOGI PENELITIAN Disusun Oleh : Budi Gunawan, ST., MT. PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS 2012 Program Studi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.7 Desain Penelitian Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner sebagai alat pengumpulan data
BAB III METODE PENELITIAN. mengkaji hubungan antara variabel dengan melibatkan minimal dua variabel
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Metoda Pendekatan Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Penelitian korelasi mengkaji hubungan antara variabel dengan melibatkan minimal
BAB III METODE PENELITIAN. dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu. Di Puskesmas Tlogosari Kulon Semarang.
BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS DAN RANCANGAN PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Metode penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Sugiyono (2008 : 2), Metode Penelitian pada dasarnya
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Menurut Sugiyono (008 : ), Metode Penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan tipe penelitian
BAB III METODE PENELITIAN Menurut Sugiyono dalam buku Metode Penelitian Bisnis bahwa metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 29
BAB III METODE PENELITIAN. deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku
67 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Bogdan dan Taylor yang dikutip oleh Moleong mendefinisikan pendekatan kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Menurut Nursalam (2011), penelitian deskriptif adalah penelitian yang
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai orientasi masa depan bidang pekerjaan pada mahasiswa/i yang mengontrak mata kuliah Metodologi Penelitian Lanjutan Fakultas
BAB III METODE PENELITIAN. desain deskriptif korelatif, yaitu mencari hubungan antara variabel bebas
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif, yaitu mencari hubungan antara variabel bebas
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN
28 BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan desian Cross Sectional yang bertujuan mengukur variabel bebas (independen) yaitu umur, jenis
BAB III METODE PENELITIAN. kabupaten Kediri pada bulan Maret-April Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah :
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol. B. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilakukan
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AIR MINERAL KEMASAN (Studi Kasus Desa Tohudan, Colomadu Karanganyar)
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AIR MINERAL KEMASAN (Studi Kasus Desa Tohudan, Colomadu Karanganyar) Novemy Triyandari Nugroho STMIK Duta Bangsa Surakarta
BAB III METODE PENELITIAN. Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode case control yaitu suatu penelitian (survey) analitik yang menyangkut bagaimana faktor
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Pada penelitian ini peneliti memilih tipe pendekatan kuantitatif. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerikal
BAB III METODE PENELITIAN. membuktikan teori, sehingga dapat menjadi bahan yang berharga bagi
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang merupakan pendekatan ilmiah terhadap pengambilan keputusan manajerial dan ekonomi. Pendekatan ini
LEMBAR TUGAS MAHASISWA
LEMBAR TUGAS MAHASISWA (LTM) Mata Kuliah: METODE PENELITIAN Nama NIM Kelas Jurusan Akademi : : : : : AKADEMI - AKADEMI BINA SARANA INFORMATIKA J A K A R T A C.2005 0 Lembar Tugas Mahasiswa (LTM) METODE
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif, yaitu pengujian insentif. Data yang dikumpulkan lebih
30 BAB III ETODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini, jenis yang digunakan adalah jenis deskriptif kualitatif, yaitu pengujian insentif. Data yang dikumpulkan lebih mengambil
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Ruang lingkup dalam penelitian ini pada analisis pelaksanaan program BPJS Kesehatan pada Laboratorium Klinik Patra Medica Pati ditinjau dari manajemen sumber daya manusia. Metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Objek Penelitian Objek penelitian adalah variable penelitian atau sesuatu yang merupakan inti problematika penelitian yaitu pengaruh marketing, pelayanan costumer service,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data, yang dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dengan menggunakan prosedur yang reliabilitas
BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan penelitian dan tujuan yang hendak dicapai, Jenis
28 BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS DAN RANCANGAN PENELITIAN Berdasarkan penelitian dan tujuan yang hendak dicapai, Jenis penelitian ini adalah Analitik explanatori/korelasi yaitu bertujuan untuk menemukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan hal penting dalam suatu penelitian. Dalam metode penelitian dijelaskan tentang urutan suatu penelitian yang dilakukan yaitu dengan teknik dan prosedur
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan oleh penulis adalah melalui pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif yaitu pendekatan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah Field Research atau penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian lapangan yaitu penelitian yang
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis respon pedagang
20 III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis respon pedagang kaki lima pasar Cendrawasih terhadap pembangunan Metro Mega Mall (M3) Kota Metro,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Rancangan penelitian ini adalah studi korelasi karena pada hakekatnya merupakan penelitian atau penelaahan hubungan antara dua variabel pada suatu situasi
Artikel untuk Critical Appraisal:
Artikel untuk Critical Appraisal: 1. Arnetz JE, Hoglund AT, Arnetz BB et al. (2008). Development and evaluation of questionnaire for measuring patient views of involvement in myocardial infarction care.
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. mendapatkan jawaban ataupun solusi dari permasalahan yang terjadi.
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk mendapatkan
III METODE PENELITIAN. adalah suatu penelitian yang bertujuan menyajikan secara teliti (accurately
III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Berdasarkan permasalahan dan tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di seluruh Puskesmas Kota Salatiga.
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat Peneitian Penelitian dilakukan di seluruh Puskesmas Kota Salatiga. B. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan mulai bulan November 2015 dan selesai pada bulan Desember
BAB III METODE PENELITIAN. dengan rancangan cross sectional (belah lintang), yaitu menganalisis
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional (belah lintang), yaitu menganalisis hubungan antara variabel
BAB III METODE PENELITIAN. mahasiswi Prodi Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian dalam skripsi ini menggunanakan metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 1 Datanya diperoleh
BAB III METODE PENELITIAN
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan jenis penelitian survei analitik observasional dengan metode cross sectional. B. Tempat dan Waktu
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Didalam melakukan peneltian, peneliti harus menetapkan obyek yang akan
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Didalam melakukan peneltian, peneliti harus menetapkan obyek yang akan digunakan dalam penelitian tersebut. Adapun obyek penelitian ini adalah penerapan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. atau tafsiran baru dari pengetahuan yang telah ada, dimana sikap orang bertindak ini
94 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian merupakan suatu tindakan yang dilakukan dengan sistematis dan teliti dengan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan baru atau mendapatkan susunan atau tafsiran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Ruang lingkup dalam penelitian ini pada bidang strategi bisnis, yang difokuskan pada analisis strategi bisnis online dalam meningkatkan pendapatan. Metode penelitian merupakan
