BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
|
|
|
- Hadi Salim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab V ini merupakan bab terakhir atau penutup dalam penulisan penelitian ini. Dalam bab ini dikemukakan kesimpulan sebagai pendapat yang diperoleh dari analisa yang juga merupakan hasil pengamatan penulis sehubungan dengan hasil penelitian. 5.1 Kesimpulan Sesuai dengan hasil pengumpulan data dan analisis data, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Adanya hubungan antara isi pesan dalam Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan aspek kognisi siswa SMK Negeri 4 Bandung. Berdasarkan analisis regresi sederhana uji t, maka mendapatkan hasil bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel. t hitung mendapatkan nilai berarti lebih besar daripada t tabel yang nilainya 1.665, jadi H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara isi pesan dengan kognisi siswa SMK Negeri 4 Bandung. 2. Adanya hubungan antara isi pesan dalam Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan aspek afeksi siswa SMK Negeri 4 Bandung. Berdasarkan analisis regresi sederhana uji t, maka mendapatkan hasil bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel. t hitung mendapatkan nilai berarti lebih besar daripada t tabel yang 108
2 109 nilainya 1.665, jadi H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara isi pesan dengan afeksi siswa SMK Negeri 4 Bandung. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Isi pesan dalam kampanye diterima oleh siswa melalui jalur sentral, di mana menurut teori ELM (Elaboration Likelihood Model) pada jalur ini komunikan (audience) mampu menerima pesan dengan hati-hati sehingga pesan yang disampaikan mampu memberikan pengaruh terhadap aspek afeksi siswa. Di mana siswa percaya dan yakin akan dampak dan bahaya narkoba. 3. Tidak adanya hubungan antara isi pesan dalam Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan aspek psikomotorik siswa SMK Negeri 4 Bandung. Berdasarkan analisis regresi sederhana uji t, maka mendapatkan hasil bahwa t hitung lebih kecil dari pada t tabel. t hitung mendapatkan nilai berarti lebih kecil daripada t tabel yang nilainya 1.665, jadi H1 ditolak dan H0 diterima yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara isi pesan dengan psikomotorik siswa SMK Negeri 4 Bandung. Menurut hasil analisa data penelitian yang telah diolah, dapat dilihat bahwa isi pesan tidak mempengaruhi aspek psikomotorik siswa. Telaah atau elaborasi terhadap argument kuat biasanya menghasilkan perubahan pandangan pada diri seseorang. Sedangkan pada penyampaian pesan melalui jalur sentral ini tidak menghasilkan perubahan terhadap aspek psikomotorik, yang berarti tingkat kualitas argument tidak cukup kuat
3 110 untuk memberikan perubahan sikap pada siswa untuk masuk pada tahap mengaplikasikan atau bertindak menjauhi dan menjadi generasi muda yang bersih dari narkoba. 4. Adanya hubungan kredibilitas komunikator dalam ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan aspek kognisi siswa SMK Negeri 4 Bandung. Berdasarkan analisis regresi sederhana uji t, maka mendapatkan hasil bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel. t hitung mendapatkan nilai berarti lebih besar daripada t tabel yang nilainya 1.665, jadi H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kredibilitas komunikator dengan kognisi siswa SMK Negeri 4 Bandung. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kredibilitas dan daya tarik narasumber mampu mempengaruhi aspek kognisi dari siswa, sehingga terjadi perubahan sikap. Tingkat perubahan ini lebih dipengaruhi oleh pesan yang non argumentasi dan siswa mengolah pesan secara tidak hatihati, atau bisa disebut jalur periferal. Di mana siswa mengetahui dan memahami akan pesan narkoba dan dampaknya karena bukan dari isi pesannya melainkan daya tarik dari komunikator dalam menyampaikan pesan pengetahuan tentang narkoba dan bahayanya. 5. Adanya hubungan antara kredibilitas komunikator dalam Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan aspek afeksi pada siswa SMK Negeri 4 Bandung. Berdasarkan analisis regresi sederhana uji t, maka mendapatkan hasil bahwa t hitung lebih
4 111 besar dari pada t tabel. t hitung mendapatkan nilai berarti lebih besar daripada t tabel yang nilainya 1.665, jadi H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kredibilitas komunikator dengan afeksi siswa SMK Negeri 4 Bandung. Dari hasil angket dan analisa data dengan menggunakan statistic dapat dilihat bahwa daya tarik dan kredibilitas komunikator mampu membuat audience atau siswa percaya dengan apa yang disampaikan oleh komunikator yaitu Ibu Firly F. S.Ikom., tentang narkoba dan bahayanya. Sehingga terjadi perubahan sikap melalui jalur periferal, di mana komunikan lebih menerima pesan yang sifatnya non argumentasi dan tanpa berhati-hati dalam mengolah informasi atau pesan yang diterimanya. Oleh sebab itu, Ibu Firly selaku komunikator cukup kredibel dan komunikatif dalam menyampaikan pesan akan bahaya narkoba. 6. Adanya hubungan antara kredibilitas komunikator dalam Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan aspek psikomotorik siswa SMK Negeri 4 Bandung. Menurut hasil yang telah diolah dapat disimpukan bahwa Kredibilitas komunikator telah mampu memberikan pengaruh yang cukup kuat terhadap aspek psikomotorik siswa tentang bahaya narkoba. Berdasarkan analisis regresi sederhana uji t, maka mendapatkan hasil bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel. t hitung mendapatkan nilai berarti lebih besar daripada t tabel yang nilainya 1.665, jadi H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara
5 112 kredibilitas komunikator dengan psikomotorik siswa SMK Negeri 4 Bandung. Di mana Ibu Firly mampu mempersuasif siswa untuk bertindak dalam menjauhi narkoba dan menjadi generasi muda yang bersih dari narkoba. 5.2 Saran Mengacu pada kesimpulan yang telah dikemukakan di atas. Peneliti ingin menyampaikan beberapa saran yang diharapkan berguna bagi Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, pihak SMK Negeri 4 Bandung, siswa dan pihakpihak yang terkait lainnya : Saran Teoritis Dengan adanya penelitian Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat tentang bahaya dan dampak narkoba kepada pelajar SMA/SMK, khususnya siswa SMK Negeri 4 Bandung, maka peneliti berharap mampu menambah pengetahuan peneliti lain tentang kampanye yang mengacu kepada perubahan sosial. Di mana kampanye ini mampu mempersuasif audiens tanpa mengkomersilkan suatu pesan. Dapat dibuktikan pada penelitian yang telah dilakukan ini, bahwa adanya hubungan antara Ideologically or cause oriented campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan perubahan sikap pada siswa SMK Negeri 4 Bandung. Ideologically or cause oriented campaign juga mampu mempengaruhi perubahan terhadap aspek-aspek sikap siswa SMK Negeri 4 Bandung.
6 Saran Praktis Peneliti berharap hasil dari penelitian mampu menjadi masukan bagi pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan kegiatan kampanye bahaya narkoba, khususnya pada kampanye perubahan sosial ini agar lebih memaksimalkan upaya, kredibilitas dan pesan dalam mempersuasif siswa. Di mana pada penelitian ini telah dibuktikan bahwa Isi pesan dan Kredibilitas komunikator cukup berpengaruh terhadap perubahan siswa dalam memahami dan menjauhi narkoba sehingga menjadi generasi muda yang bersih dari narkoba. Namun, terdapat Isi pesan yang tidak berpengaruh terhadap aspek psikomotorik siswa. Ini mampu menjadi masukan untuk pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat untuk memaksimalkan dan menyesuaikan isi pesan agar siswa mampu menerima dan mengolah pesan dengan mudah dan lebih berhatihati. Penulis berharap agar penelitian ini mampu menjadi masukan bagi pihak akademisi SMK Negeri 4 Bandung. Kampanye ini sangat penting bagi masa depan para siswa agar tidak sampai pada tahap di mana terjerumus bersama dengan narkoba. Tentu peran guru sangat utama bagi para siswa dalam memberikan pengetahuan-pengetahuan dan mempersuasif siswa tentang narkoba serta menjauhi narkoba ketika di sekolah. Dengan adanya kegiatan kampanye yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, sangat membantu guru dan pihak akademisi lainnya dalam mengkontrol siswa agar tidak terjerumus untuk menggunakan narkoba. Oleh sebab itu, peneliti berharap semoga guru dan pihak akademisi lain mampu menjadi panjang tangan pihak Badan
7 114 Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dan terus memberikan pemahaman, pengetahuan tentang dampak serta bahaya akan narkoba agar terjadi perubahanperubahan sikap siswa yang lebih signifikan untuk menjauhi narkoba, serta turut mendampingi siswa-siswa SMK Negeri 4 Bandung di mana tingkat pengguna lebih besar di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas.
Hubungan Ideologically or Cause Oriented Campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan Sikap Siswa SMK Bandung
Prosiding Hubungan Masyarakat ISSN: 2460-6510 Hubungan Ideologically or Cause Oriented Campaign Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat dengan Sikap Siswa SMK ¹ Emira Apriliyanti, ² Ani Yuningsih
Melisa Arisanty, S.I.Kom, M.Si
Melisa Arisanty, S.I.Kom, M.Si Proses Komunikasi Persuasif menggambarkan alur kerja/ tahapan pesan persuasif dikirimkan dari komuniktor hingga diterima dan diolah oleh komunikan. KOMUNIKATOR PESAN CHANNEL
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. 4.1.Hipotesis Pertama : Pengaruh Kreativitas Iklan Terhadap Minat Beli
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN 4.1.Hipotesis Pertama : Pengaruh Kreativitas Iklan Terhadap Minat Beli Vaseline Men Hasil pengujian hipotesis pertama dapat membuktikan bahwa kreativitas
BAB II TINJAUAN TEORITIS. penelitian Hubungan Kampanye Kebersihan Lingkungan Cikapundung Festival
BAB II TINJAUAN TEORITIS 2.1 Kajian Pustaka Pertama, Ariza Dwi Arinda 210110090067 (2013). Jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran dengan judul penelitian Hubungan
PROSES PERUBAHAN SIKAP MASYARAKAT YOGYAKARTA TERKAIT KAMPANYE WARGA BERDAYA SKRIPSI
PROSES PERUBAHAN SIKAP MASYARAKAT YOGYAKARTA TERKAIT KAMPANYE WARGA BERDAYA (Studi Kasus Rute Pengolahan Pesan Mahasiswa UII pada Diskusi dan Pemutaran Film Warga Berdaya di UII) SKRIPSI oleh AYUMI RIZKANA
Hubungan Kampanye Earth Hour Bandung dengan Sikap Masyarakat dalam Menggunakan Listrik secara Hemat
Prosiding HubunganMasyarakat ISSN: 2460-6510 Hubungan Kampanye Earth Hour Bandung dengan Sikap Masyarakat dalam Menggunakan Listrik secara Hemat The Relationship between The Earth Campaign and The reactions
BAB I PENDAHULUAN. melakukan pengamatan terhadap satu obyek atau terhadap pelaksanaan satu
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Memperhatikan adalah mengarah kepada dan mempersiapkan diri untuk melakukan pengamatan terhadap satu obyek atau terhadap pelaksanaan satu perbuatan. 1
Ayumi Rizkana / Yudi Perbawaningsih
Proses Perubahan Sikap Masyarakat Terkait Kampanye Warga Berdaya (Studi Kasus: Rute Pengolahan Pesan Mahasiswa UII pada Diskusi dan Pemutaran Film Kampanye Warga Berdaya di UII) Ayumi Rizkana / Yudi Perbawaningsih
Hubungan antara Penyampaian Informasi Kampanye Stop The Trafficking Of Children and Young People dengan Sikap Member terhadap The Body Shop
Hubungan antara Penyampaian Informasi Kampanye Stop The Trafficking Of Children and Young People dengan Sikap Member Siti Hanum H. Ilmi 1, Feliza Zubair 2, Evi Novianti 3 Jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat
BAB I PENDAHULUAN. Namun tujuan utama dari terjadinya komunikasi itu ialah penyampaian. pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunikasi merupakan kebutuhan setiap individu untuk hidup dalam sebuah lingkungan. Semua hal bisa didapatkan melalui sebuah komunikasi seperti halnya informasi, kesepakatan,
Sumber : (Griffin, 1997: 195) Secara keseluruhan temuan Petty dan Cacioppo mendukung lima. kesimpulan mengenai kemungkinan dimana seseorang akan
20 Sumber : (Griffin, 1997: 195) Secara keseluruhan temuan Petty dan Cacioppo mendukung lima kesimpulan mengenai kemungkinan dimana seseorang akan memperhatikan sebuah pesan, yaitu (Griffin, 1997:223)
BAB Ill STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. Konsep jenis kegiatan kampanye yang digunakan yaitu Ideologically or
BAB Ill STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Komunikasi. Konsep jenis kegiatan kampanye yang digunakan yaitu Ideologically or cause oriented campaigns, adalah jenis kampanye yang berorientasi
BAB IV ANALISIS DATA. Bagian ini disajikan hasil temuan penelitian yang diperoleh dari data informan.
BAB IV ANALISIS DATA A. Temuan Penelitian Bagian ini disajikan hasil temuan penelitian yang diperoleh dari data informan. Uraiannya sebagai berikut : 1. Proses atensi dan sensasi anggota De Photograph
BAB II ANALISA MASALAH
BAB II ANALISA MASALAH 2.1 Tinjauan Teori Hasil dari perumusan dan pembatasan masalah dari Kampanye Deteksi Dini Kanker Payudara Untuk Remaja Putri di Kota Bandung telah selesai ditentukan, maka selanjutnya
Regina Bellanandra / Yudi Perbawaningsih. Abstrak
Proses Pengolahan Pesan Persuasi dan Efek Perubahan Sikap Pada Konsumen Ramayana Department Store Yogyakarta Regina Bellanandra / Yudi Perbawaningsih Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial
BAB I PENDAHULUAN. pemberitahuan. Iklan merupakan segala bentuk pesan suatu produk. maupun jasa yang disampaikan menggunakan media yang ditujukan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Iklan adalah tindakan menginformasikan, memberitahukan ataupun pemberitahuan. Iklan merupakan segala bentuk pesan suatu produk maupun jasa yang disampaikan
BAB V PENUTUP. membutuhkan bimbingan serta pengawasan dalam mengunakan gadget. Proses
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Pada penelitian ini didapatkan bahwa komunikasi antarpribadi sangat penting peranannya bagi orangtua dengan anak di masa sekolah dasar yang masih membutuhkan bimbingan serta
PENERIMAAN INFORMASI DAMPAK PENAMBANGAN PASIR BAGI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALANGAN PENAMBANG PASIR ILEGAL DI DAS JENEBERANG KABUPATEN GOWA
PENERIMAAN INFORMASI DAMPAK PENAMBANGAN PASIR BAGI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALANGAN PENAMBANG PASIR ILEGAL DI DAS JENEBERANG KABUPATEN GOWA Marini, Sumbangan Baja, Iqbal Sultan Ilmu Komunikasi Fakultas
BAB I PENDAHULUAN. pemerintah memberikan perintah ke setiap kementerian/lembaga berperang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Sekarang ini pemerintah sedang gencar-gencarnya memberantas narkoba, pemerintah memberikan perintah ke setiap kementerian/lembaga berperang melawan narkoba. Dengan
BAB I PENDAHULUAN. Menurut Effendy (2003: 254), dalam teori Stimulus-Organism-Responses (S-
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Menurut Effendy (2003: 254), dalam teori Stimulus-Organism-Responses (S- O-R), efek atau respon yang ditimbulkan adalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus sehingga
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Fokus penelitian ini adalah mengenai gambaran praktik-praktik tindak pidana korupsi
130 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Fokus penelitian ini adalah mengenai gambaran praktik-praktik tindak pidana korupsi dan film ini sebagai media kampanye anti korupsi dengan sumber data yang
BAB II KAJIAN MASALAH
BAB II KAJIAN MASALAH 2.1 Tinjauan Teori Hasil dari perumusan dan pembatasan masalah dari Kampanye Peduli Pengaruh Negatif Gadget Terhadap Anak telah selesai ditentukan, maka selanjutnya akan dijelaskan
Hubungan antara Pesan Hadiah Wisata Belanja Kampanye Media Sosial Es Krim Magnum dan Minat Beli Pada Brand Magnum
Hubungan antara Pesan Hadiah Wisata Belanja Kampanye Media Sosial Es Krim Magnum dan Minat Beli Followers @MyMagnumID Pada Brand Magnum Laurentia 1, Elvinaro Ardianto 2, Trie Damayanti 3 Jurusan Ilmu Hubungan
NARKOBA PADA SISWA SMK TUGAS OLEH : MUHAMMAD DAUD LATUCONSINA NIM :
NARKOBA PADA SISWA SMK TUGAS OLEH : MUHAMMAD DAUD LATUCONSINA NIM : 2013-39-020 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON 2016 SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK A. Mata Layanan
Efektivitas Komunikasi Brand Via Key Opinion Leader Pada. Low End Market. (Studi Deskriptif Kuantitatif Komponen Komunikasi
Efektivitas Komunikasi Brand Via Key Opinion Leader Pada Low End Market (Studi Deskriptif Kuantitatif Komponen Komunikasi Persuasi Segi Kognitif, Afektif, Dan Konatif Pada Kasus Product Sampling Baygon
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN Bahaya penyalahgunaan narkoba ditingkat pelajar mencapai angka yang sangat menghawatirkan, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia merupakan lembaga pemerintah yang bergerak untuk
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia sudah semakin menjamur dan sepertinya hukum di Indonesia tidak
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di era globalisasi dewasa ini, kian meningkatnya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda. Sehingga maraknya penyimpangan
Menyoal Elaboration Likelihood Model (ELM) dan Teori Retorika
Menyoal Elaboration Likelihood Model (ELM) dan Teori Retorika Yudi Perbawaningsih Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl. Babarsari No. 6, Yogyakarta 55281 Email: [email protected] Abstract: Persuasion
KOMUNIKASI PERSUASIF AGEN ASURANSI DALAM MEREKRUT CALON AGEN ASURANSI
KOMUNIKASI PERSUASIF AGEN ASURANSI DALAM MEREKRUT CALON AGEN ASURANSI (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Persuasif Agen Asuransi dalam Merekrut Calon Agen Asuransi di PT Asuransi Life Allianz Indonesia
PERSIAPAN UNTUK PUBLIC SPEAKING
PERSIAPAN UNTUK PUBLIC SPEAKING 1. Topic. Persiapan pertama untuk berbicara di depan umum adalah ter fokus kepada pemilihan topik yang tepat dan menarik. Topik adalah pokok atau subjek pembicaraan. Menurut
UPAYA PENCEGAHAN TERHADAP PENYEBARAN NARKOBA DI KALANGAN PELAJAR
UPAYA PENCEGAHAN TERHADAP PENYEBARAN NARKOBA DI KALANGAN PELAJAR Oleh : Wahyu Beny Mukti Setiyawan, S.H., M.H. Fakultas Hukum Universitas Surakarta Hp : 0857-2546-0090, e-mail : [email protected] Bahaya
BAB 1 PENDAHULUAN. Puma, Reebok, dan New Balance. Beberapa perusahaan sepatu ini berlomba-lomba untuk
BAB 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Banyak produsen atau suatu perusahaan yang memproduksi dan menawarkan produk dalam bentuk dan manfaat yang sama, dalam rangka memenuhi kebutuhan para konsumen. Persaingan
PROSES PENGOLAHAN PESAN PERSUASI APARTEMEN UTTARA THE ICON PADA WARGA DUSUN KARANGWUNI. Oleh: Odilia Kristiasih Yudi Perbawaningsih.
1 PROSES PENGOLAHAN PESAN PERSUASI APARTEMEN UTTARA THE ICON PADA WARGA DUSUN KARANGWUNI Oleh: Odilia Kristiasih Yudi Perbawaningsih Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Perencanaan Program Sosialiasi Pencegahan HIV/AIDS di Kalangan Generasi Muda. Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Bali
Perencanaan Program Sosialiasi Pencegahan HIV/AIDS di Kalangan Generasi Muda Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Bali BAB I Pendahaluan 1.1 Latar Belakang Masalah Kasus HIV/AIDS di Bali masih
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kehamilan merupakan suatu awal kehidupan baru pada pertumbuhan janin. Bila kehamilan dipersiapkan dengan baik akan menjadikan ibu dan janin yang sehat. Namun
Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda Senin, 18 Juli :29 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 11 April :35
Akhir akhir ini, Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan yang mengandung zat adiktif/berbahaya dan terlarang) begitu populer di kalangan remaja dan generasi muda bangsa Indonesia. Hal ini didukung oleh data
BAB I PENDAHULUAN. secara persuasif yang dilandasi kesadaran dan kesukarelaan.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Melakukan sebuah perubahan dalam suatu lingkungan masyarakat bukanlah pekerjaan yang mudah. Diperlukan cara-cara yang yang ditunjukkanuntuk dapat menyadarkan,
BAB I PENDAHULUAN. generasi baik secara kualitas maupun kuantitas. sesuatu yang mengarah pada aktivitas positif dalam pencapaian suatu prestasi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan nasional yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia tidak kunjung tuntas dan semakin memprihatinkan bahkan sampai mengancam
Mata Kuliah - Media Planning & Buying
Mata Kuliah - Media Planning & Buying Modul ke: Campaign Strategy & Anggaran Iklan di Media Fakultas FIKOM Ardhariksa Z, M.Med.Kom Program Studi Marketing Communication and Advertising www.mercubuana.ac.id
KATA PENGANTAR. Pendahuluan
KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, maka kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Bahaya Narkoba Bagi Remaja dan dengan harapan semoga makalah ini bisa bermanfaat
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dapat dikatakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dapat dikatakan tanggung-jawab bersama, karena penyelesaiannya melibatkan banyak faktor dan kerjasama
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gaya hidup masyarakat dewasa ini menimbulkan banyak masalah yang mengancam berbagai aspek kehidupan masyarakat terutama generasi muda. Salah satunya adalah penyalahgunaan
MAKALAH. ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (ISBD) Bahaya Narkoba Bagi Remaja. Teknik Komputer Golongan B Muh. An im Fatahna D
MAKALAH ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (ISBD) Bahaya Narkoba Bagi Remaja Teknik Komputer Golongan B Muh. An im Fatahna D3407267 POLITEKNIK NEGERI JEMBER 2008-2009 KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puja dan
III. METODE PENELITIAN. upaya memahami persoalan dengan tetap berada atau bersandarkan pada lapangan
31 III. METODE PENELITIAN A. Pendekatan Masalah Pendekatan masalah dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Pendekatan yuridis normatif dimaksudkan sebagai
KOMUNIKASI PEMASARAN
Modul ke: 03Fakultas EKONOMI DAN Christina BISNIS KOMUNIKASI PEMASARAN PERANAN PERSUASI DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Program Studi MANAJEMEN PENDAHULUAN KOMUNIKASI
KEMAMPUAN KOMUNIKASI PERSUASIF PENGELOLA MUSEUM PROVINSI SU- LAWESI TENGAH. Fadillah Fidyah Wati 1 ABSTRAK
KEMAMPUAN KOMUNIKASI PERSUASIF PENGELOLA MUSEUM PROVINSI SU- LAWESI TENGAH Fadillah Fidyah Wati 1 1 Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Tadulako Jln. Soekarno Hatta Km. 9 Kota Palu Sulawesi
A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia dikenal sebagai negara agraris, karena sebagian besar penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya di sektor pertanian. Indonesia mempunyai salah satu
PUSAT TERAPI DAN REHABILITASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PROVINSI JAWA TENGAH DI UNGARAN
LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR PUSAT TERAPI DAN REHABILITASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PROVINSI JAWA TENGAH DI UNGARAN Penekanan desain Arsitektur Post Modern Diajukan untuk
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Di era informasi ini, persuasi seakan menjadi bagian yang tidak
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di era informasi ini, persuasi seakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Hal tersebut menjelaskan bahwa kehidupan masyarakat saat ini dibanjiri
BAB II TATA TERTIB LALU LINTAS BAGI KENDARAAN BERMOTOR. yang dimaksud dengan Ruang Lalu Lintas Jalan adalah prasarana yang
BAB II TATA TERTIB LALU LINTAS BAGI KENDARAAN BERMOTOR 2.1 Pengertian Lalu Lintas Lalu lintas di dalam Undang-undang No 22 tahun 2009 didefinisikan sebagai gerak Kendaraan dan orang di Ruang Lalu Lintas
LEMBAR PERSEMBAHAN...
DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PENGESAHAN... SURAT PERNYATAAN... LEMBAR PERSEMBAHAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... i ii iii iv
BAB I PENDAHULUAN. Radio merupakan salah satu media informasi sebagai unsur dari proses
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Radio merupakan salah satu media informasi sebagai unsur dari proses komunikasi, dalam hal ini sebagai media massa. Radio mempunyai sifat khas yang menjadi
BAB V PENUTUP. Pemkab Sragen, dalam hal ini Disparbudpor, telah melaksanakan komunikasi
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Dari uraian dan pembahasan yang telah peneliti lakukan maka beberapa kesimpulan dapat dibuat. Pertama, hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa Pemkab Sragen, dalam hal ini
ANALISIS PENGGUNAAN DIKSI PADA ARTIKEL SURAT KABAR SOLOPOS EDISI APRIL - MEI 2010
ANALISIS PENGGUNAAN DIKSI PADA ARTIKEL SURAT KABAR SOLOPOS EDISI APRIL - MEI 2010 SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia,
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pergaulan dalam hidup masyarakat merupakan hubungan yang terjadi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pergaulan dalam hidup masyarakat merupakan hubungan yang terjadi setiap hari antara anggota-anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya. Pergaulan tersebut
Prinsip Dakwah via Media Sosial
APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama ISSN 1411-8777 Volume 1, Nomor 1, 2016 Page: 51-55 ONLINE: ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/aplikasia Prinsip Dakwah via Media Sosial Musthofa Universitas Islam
BAB I PENDAHULUAN. ke masa dewasa. Batasan usia remaja menurut WHO (Word Health
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masa remaja adalah masa yang rentan dalam fase pertumbuhan dan perkembangan manusia. Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanakkanak ke masa dewasa.
BAB I PENDAHULUAN. memainkan strategi pemasaran yang cerdik untuk dapat bertahan dan terus
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi merupakan strategi yang paling handal untuk menghadapi perubahan era globalisasi, persaingan yang semakin ketat, konsumen semakin kritis, juga berbagai perubahan
KESIMPULAN DAN SARAN. Kesimpulan
KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan 1. Karakteristik demografi pemilih yang mencakup usia antara 20-49 tahun, berpendidikan SLTA dan di atasnya, memiliki status pekerjaan tetap (pegawai negeri sipil, pengusaha/wiraswasta
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kota Solo terletak di daerah Jawa Tengah, berdekatan dengan kota Wonogiri. Wonogiri juga merupakan daerah wisata yang cukup menarik berbentuk seperti bukit dan
BAB I PENDAHULUAN. Kognisi adalah Pengetahuan manusia yang meliputi setiap perilaku mental yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kognisi adalah Pengetahuan manusia yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubungan dengan pemahaman, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, kesengajaan,
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Makanan jajanan sekolah merupakan masalah yang perlu menjadi perhatian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Makanan jajanan sekolah merupakan masalah yang perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya orang tua, pendidik, dan pengelola sekolah. Makanan dan jajanan sekolah
BAB I PENDAHULUAN. pembangunan manusia juga ditujukan, agar masyarakat semakin sejahtera, sehat jiwa
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan manusia tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi pembangunan manusia juga ditujukan, agar masyarakat semakin sejahtera, sehat jiwa dan raga. Masalah yang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tradisi dalam Bahasa Latin yaitu traditio diteruskan atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan sejak lama dan
II METODE PERANCANGAN A. Orisinalitas Karya kampanye anti narkoba sudah ada sebelumnya, bahkan sudah banyak yang memproduksinya. Beberapa karya kampanye anti narkoba bisa dilihat melalui situs website
BAB I PENDAHULUAN. (Sumber Daya Manusia), terutama peningkatan dalam bidang pendidikan. Hal ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini pemerintah sedang giat berupaya meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), terutama peningkatan dalam bidang pendidikan. Hal ini dikarenakan
LAPORAN KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT
LAPORAN KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT REMAJA DAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Disampaikan pada Program Parenting di SMP IT Abdurrab Pekanbaru) Oleh: H. BAHRIL HIDAYAT, M. Psi ALUCYANA, M. Psi RAIHANA, MA.
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Persuasi 2.1.1 Definisi persuasi Menurut pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia (2014), persuasi adalah sebuah ajakan yang dilakuakan pada seseorang dengan memberikan alasan
Assalamu'alaikum wr wb. dan salam sejahtera untuk kita semua
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Jl. A.Yani 242-244, Surabaya, Telp 031 3522636 e-mail: [email protected] SURABAYA SAMBUTAN KEPALA DINAS KOMINFO PROV. JATIM PADA PERTEMUAN
BAB 2 LANDASAN TEORI Integrated Marketing Communication (IMC)
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Integrated Marketing Communication (IMC) 2.1.1.Definisi IMC Integrated Marketing Communication (IMC), konsep yang berkembang di tahun 1980an ini didefinisikan oleh Schultz (2004)
