Sistem Temu-Kembali Informasi Konstruksi Indeks
|
|
|
- Handoko Kusumo
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Sistem Temu-Kembali Informasi Konstruksi Indeks Husni Program Studi Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura Semeter Gasal Okt. 2015
2 Konstruksi Indeks Bagaimana suatu indeks dibangun? Strategi apa yang dapat digunakan dengan memory utama terbatas? Blocked sort-based Indexing Single-pass in memory indexing Distributed indexing Dynamic Indexing 2
3 Perangkat Keras Banyak keputusan rancangan dalam information retrieval didasarkan pada karakteristik hardware Perlu memahami cara kerja hardware dan bagaimana pengaruhnya terhadap proses IR. 3
4 Hardware: Review Akses terhadap data dalam memory jauh lebih cepat daripada akses data pada disk Disk seeks (pencarian lokasi data pada disk): Tidak ada data yang ditransfer dari disk selama penempatan disk head. Transfer potongan data besar lebih cepat daripada transfer banyak potongan kecil I/O Disk berbasis blok: Membaca dan menulis blok-blok data (bukan file atau potongan kecil) Ukuran blok: 8KB s.d 256 KB. 4
5 Hardware: Review Server yang digunakan dalam sistem IR (sekarang) mempunyai beberapa GB memory utama, bahkan ada yang puluhan GB Ruang disk yang tersedia jauh lebih besar (Ribuan G bahkan puluhan T) Fault tolerance sangat mahal: jauh lebih murah menggunakan banyak mesin biasa daripada satu mesin berfitur toleran kerusakan. 5
6 Web Hosting Google Diperkirakan Google mempunyai lebih dari 2 juta server (total 16 Petabytes RAM, 8*2*10 6 Gigabytes) Tersebar pada setidaknya 12 lokasi di seluruh dunia Jaringan serat optik kapasitas tinggi yang dibangun beberapa tahun terakhir menghubungkan semua lokasi (server) tersebut. 6
7 Asumsi Hardware Simbol Statistik Nilai s rerata seek time 5 ms = 5 x 10 3 s b transfer time per byte 0.02 μs = 2 x 10 8 s/b clock rate dari processor 10 9 s 1 p operasi tingkat rendah 0.01 μs = 10 8 s (misal: banding dan tukar kata) ukuran memory utama beberapa GB ukuran ruang disk 1 TB atau lebih Contoh: membaca 1GB dari disk Jika disimpan dalam blok-blok berdampingan: 2 x 10 8 s/b x 10 9 B = 20s Jika disimpan dalam 1M potongan 1KB: 20s x 5 x 10 3 s = 5020s = 1.4 h 7
8 Contoh Dokumen Reuters RCV1 8
9 Statistika Reuters RCV1 Simbol Statistika Nilai N Jumlah dokumen 800,000 L rerata #token per dok. 200 M term(= jenis word) 400,000 rerata bytes per token 6 (termasuk spasi/tanda baca) rerate bytes per token 4.5 (tanpa spasi/tanda baca) rerata bytes per term 7.5 T non-positional postings 100,000, bytes per token kata vs. 7.5 bytes per jenis kata: Mengapa? Mengapa T < N*L? 9
10 Pembuatan Index: Review Dokumen diurai (parsing) untuk mengekstrak kata-kata, kemudian disimpan bersama dengan ID-dokumennya. 10
11 Langkah Kunci Setelah semua dokumen diparsing, isi file inverted diurutkan berdasarkan termnya Fokus: Langkah Pengurutan Ada 100 juta item yang harus diurutkan pada Reuters RCV1 (setelah menghapus Doc-Id ganda untuk setiap term) 11
12 Meningkatkan Konstruksi Indeks Konstruksi index dalam-memory tidak diskalakan Bagaimana meng-konstruksi suatu indeks untuk koleksi sangat besar? Pertimbangkan batasan hardware (yang baru saja direview) Memory, disk, kecepatan, dll. 12
13 Konstruksi Indeks Berbasis Urutan Saat membangun indeks, dokumen diparsing satu demi satu Tidak mudah memanfaatkan trik kompresi (jauh lebih kompleks) Posting akhir untuk suatu term tidak lengkap, kecuali telah sampai akhir Pada 12 bytes per entri posting non-positional (term, doc, freq), memerlukan banyak ruang untuk koleksi besar T = 100,000,000 dalam kasus RCV1 --> 1.2GB Ini dapat dikerjakan dalam memory (2015), tetapi koleksi bertambah jauh lebih besar, misalnya New York Times menyediakan indeks >150 tahun berita Sehingga perlu menyimpan hasil antara pada disk. 13
14 Gunakan algoritma sama untuk Disk? Algoritma konstruksi indeks yang sama dapat digunakan untuk koleksi lebih besar, tetapi menggunakan disk (menggantikan memory)? Scan dokumen, dan simpan posting (term, doc,freq) dari setiap term yang bersesuaian pada file Urutkan posting dan bangun daftar posting untuk semua term TIDAK: Mengurutkan T = 100,000,000 record (term, doc, freq) pada disk sangatlah lambat terlalu banyak disk seeks Perlu algoritma pengurutan eksternal 14
15 Kemacetan Parsing dan buat entri posting satu per satu dokumen Urutkan entri posting berdasarkan term (kemudian berdasarkan Dokumen dari setiap term) Melakukan ini dengan disk seeks random akan sangat lambat harus mengurutkan T = 100M records Jika setiap perbandingan memerlukan 2 disk seeks dan N item dapat diurutkan dengan perbandingan NLog 2 N, berapa lama proses ini berlangsung? Simbol Statistika Nilai s rerata seek time 5 ms = 5 x 10 3 s b transfer time per byte 0.02 μs = 2 x 10 8 s p operasi level rendah 0.01 μs = 10 8 s (misal: banding & tukar kata) 15
16 Solusi (2*ds-time + comparison-time)*nlog 2 N seconds = (2*5* )* 108 log ~= (2*5*10-3)* 108 log karena waktu yang diperlukan untuk perbandingan sebenarnya sepele (sebagai waktu untuk mentransfer data dalam memori utama) = 10 6 * log = 10 6 * 26,5 = 2,65 * 10 7 s = 307 hari! Apa yang dapat dilakukan? 16
17 BSBI: Blocked sort-based Indexing (Pengurutan dengan disk seeks lebih kecil) Record 12-byte (4+4+4) (term-id, doc-id, freq) Dibangkitkan ketika memparsing dokumen Harus mengurutkan 100 juta record 12-byte tersebut berdasarkan term-nya Definisikan suatu block ~ 10 juta record Dapat dengan mudah masuk ke dalam memory Ada 10 blok pada kasus corpus (RCV1) Ide dasar dari Algoritma: Akumulasikan posting untuk setiap blok (menulis file), (membaca dan) mengurutkan, menulis ke disk Kemudian gabung blok-blok terurut tersebut ke dalam satu deretan terurut yang panjang. 17
18 18
19 Mengurutkan 10 blok 10 juta record Baca setiap blok dan urutkan (dalam memory): dengan quicksort diharapkan hanya perlu 2N log 2 N langkah pada contoh ini: 2 * (10 juta log 2 10 juta) langkah Latihan: perkirakan waktu total untuk membaca setiap blok dari disk dan kemudian quicksort-kan sekitar 7 detik 10 kali perkiraan ini memberikan 10 sorted runs dari setiap records sebanyak 10 juta Jelas perlu 2 salinan data pada disk masih dapat dioptimisasi 19
20 Block sorted-based indexing 20
21 Menggabungkan Sorted Runs? Buka semua file blok dan pelihara buffer baca (read) yang kecil- dan buffer tulis (write) untuk indeks terakhir bergabung Dalam setiap iterasi pilih term-id paling rendah yang belum diproses Semua postings lists untuk termid ini dibaca dan digabungkan, dan list tergabung ini ditulis kembali ke disk Setiap read buffer diisi ulang dari filenya ketika diperlukan Memungkinkan membaca potongan berukuran wajar dari setiap blok ke dalam memori dan kemudian menulis potongan output berukuran layak, maka kita tidak terhukum oleh disk seeks. 21
22 Masalah Lain Algoritma sort-based Anggapan: kamus dapat dijaga di dalam memory Perlu kamus (yang tumbuh secara dinamis) untuk mewujudkan pemetaan term ke termid Sesungguhnya dapat dikerjakan dengan posting (term, docid) menggantikan posting (termid, docid) tetapi file antara akan menjadi lebih besar - dapat diselesaikan dengan metode konstruksi indeks yang skalabel tetapi lebih lambat 22
23 SPIMI: Single-pass in-memory indexing Ide kunci 1: Bangkitkan kamus terpisah untuk setiap blok - tidak perlu memelihara pemetaan term-termid lintas blok Ide kunci 2: Jangan mengurutkan postingakumulasikan postings dalam postings lists sesuai kemunculannya Tetapi pada akhirnya, sebelum penulisan ke disk, urutkan term-term tersebut. Dengan dua ide ini kita dapat membangkitkan inverted index lengkap untuk setiap blok Banayak Indeks terpisah ini kemudian dapat digabungkan ke dalam satu indeks besar (karena term diurutkan). 23
24 SPIMI-Invert Saat memory telah exhausted - tulis indeks dari blok (kamus, daftar posting) ke disk Gabungan blok analog dengan BSBI (+ penggabungan kamus). 24
25 SPIMI: Kompresi Kompresi mengakibatkan SPIMI lebih efisien. Kompreasi term-term Kompresi posting 25
26 Indexing Terdistribusi Untuk indexing skala web (don t try this at home!): harus menggunakan distributed computing cluster Mesin tunggal bersifat fault-prone (rawan salah) Tak terduga dapat melambat atau gagal Bagaimana memanfaatkan pool mesin demikian? 26
27 Pusat Data Google Data center Google terutama mengandung mesin-mesin yang penting Data center disebar di dunia Perkiraan: total 2 juta server Perkiraan: Google menginstal 100,000 server setiap 3 bulan Didasarkan pada pengeluaran juta dolar dalam se-tahun Menguasai 10% dari kapasitas komputasi dunia?! 27
28 Pusat Data Google Bayangkan suatu sistem non-fault-tolerant dengan 1000 node Setiap node mempunyai ketersediaan 99.9% (peluang up (hidup) pada satu waktu), apa itu ketersediaan sistem? Semuanya secara simultan up Jawaban: 37% (p yang tetap up )jumlah server = (0.999) 1000 Hitung jumlah server yang rusak per menit untuk instalasi 1 juta server. 28
29 Indexing Terdistribusi Pelihara mesin master yang mengarahkan pekerjaan indexing dianggap aman Pecahkan indexing ke dalam himpunan tugas (paralel) Mesin master memberikan setiap tugas ke mesin yang idle dari suatu pool. 29
30 Tugas Paralel Akan digunakan dua himpunan pekerjaan paralel Parsers Inverters Pecahkan koleksi dokumen input ke dalam splits Setiap split merupakan subset dari dokumen(bersesuaian dengan blok dalam BSBI/SPIMI) 30
31 Parsers Master memberikan suatu split (pecahan) ke mesin parser yang idle Parser membaca dokumen pada suatu waktu dan memperlihatkan pasangan (term-id, doc-id) Parser menulis pasangan ke dalam j partisi Partisi digunakan berdasarkan range huruf pertama dari term (misal: a-f, g-p, q-z) di sini j = 3. Selanjutnya: melengkapi inversi indeks 31
32 Inverters Inverter menghimpun semua pasangan (termid, doc-id) (= postings) untuk satu partisi term (dari segmen berbeda yang diproduksi oleh parsers) Urutkan dan tulis ke postings lists. 32
33 Aliran Data: MapReduce 33
34 MapReduce Algoritma konstruksi indeks seperti telah dijelaskan merupakan instans dari MapReduce MapReduce (Dean dan Ghemawat 2004) adalah framework yang tangguh dan simple secara konsep untuk komputasi terdistribusi tanpa harus menulis kode untuk bagian distribusi Menyelesaikan masalah komputasi besar pada mesin murah atau node-node yang dibangun dari bagianbagian standard (processor, memory, disk), berlawanan dengan super-computer yang hardwarenya khusus Sistem indexing di Google (ca. 2002) terdiri dari sejumlah fase, masing-masing diimplementasikan dalam MapReduce. 34
35 MapReduce Konstruksi indeks hanya satu fase Fase lain (tidak terlihat di sini): mengubah indeks term-partitioned ke dalam indeks documentpartitioned (untuk pemrosesan query) Term-partitioned: satu mesin menangani suatu subrange dari term Document-partitioned: satu mesin menangani suatu sub-range dari dokumen Kebanyakan search engines menggunakan indeks document-partitioned load balancing yang lebih baik, dll. 35
36 Skema Konstruksi Indeks dalam MapReduce Skema dari peta (map) dan fungsi-fungsi reduce map: input list(k, v) reduce: (k,list(v)) output Instansiasi dari skema untuk konstruksi indeks map: koleksi web list(termid, docid) reduce: (<termid1, list(docid)>, <termid2, list(docid)>, ) (postings list1, postings list2, ) Contoh konstruksi indeks map: (d2 : "C died.", d1 : "C came, C c ed.") (<C, d2>, <died,d2>, <C,d1>, <came,d1>, <C,d1>, <c ed, d1> reduce: (<C,(d2,d1,d1)>, <died,(d2)>, <came,(d1)>, <c ed,(d1)>) (<C,(d1:2,d2:1)>, <died,(d2:1)>, <came,(d1:1)>, <c ed,(d1:1)>) tidak menulis term-id agar readability lebih baik 36
37 Indexing Dinamis Tadi kita menganggap koleksi bersifat statis Bagaimana menangani: Dokumen hadir seiring waktu dan perlu disisipkan Dokumen dihapus dan diubah Ini berarti bahwa kamus dan postings lists harus dimodifikasi: Update postings untuk terms telah siap dalam kamus Term baru ditambahkan ke kamus. 37
38 Pendekatan Paling Simpel Pelihara indeks utama yang besar Dokumen-dokumen baru masuk ke dalam indeks pembantu yang kecil Pencarian lintas keduanya, kemudian gabungkan hasilnya Penghapusan Invalidation bit-vector untuk dokumen terhapus Filter dokumen hasil pencarian dengan memanfaatkan invalidation bit-vector ini Secara berkala, re-index ke dalam satu indeks utama. 38
39 Persoalan dengan Indeks Utama & Pembantu Seringnya penggabungan (merge) Kinerja buruk selama merge Sesungguhnya: Menggabungkan indeks pembantu ke dalam indeks utama efisien jika kita memelihara file terpisah untuk setiap postings list Merge sama dengan penambahan sederhana Tetapi kemudian diperlukan banyak file - tidak efisien bagi SO Asumsi dalam kuliah berikutnya: Indeks adalah satu file besar Realitanya: menggunakan suatu skema dimanapun di antara (misal: men-split daftar posting sangat besar, menghimpun daftar posting yang panjangnya 1 dalam satu file dll.). 39
40 Merge Logaritmik Pelihara suatu rangkaian indeks, masing-masing dua kali sebelumnya Pelihara yang terkecil (Z0) dalam memory Yang lebih besar(i0, I1, ) pada disk Jika Z0 menjadi terlalu besar (> n), tulis ke diak sebagai I0 atau gabung dengan I0 (jika I0 sudah ada) sebagai Z1 Tulis Z1 gabungan ke disk seperti I1 (jika bukan I1) atau gabungkan dengan I1 untuk membentuk Z2. dll. 40
41 Indeks permanen telah disimpan 41
42 Merge Logaritmik Indeks Pembantu dan Utama: waktu konstruksi indeks O(T2) karena setiap posting diakses dalam setiap merge Merge logaritmik: Setiap posting di-merge O(log T) kali, sehingga kompleksitasnya O(T log T) Sehingga merge logaritmik jauh lebih efisien untuk konstruksi indeks Tetapi pemrosesan query (sekarang) memerlukan merging O(log T) indeks itu adalah O(1) jika hanya mempunyai satu indeks utama dan auxiliary 42
43 Persoalan lanjutan dengan Banyak Indeks Statistika bijak koleksi sulit dirawat (dipelihara) Misal ketika berbicara koreksi ejaan: alternatif terkoreksi mana yang diberikan kepada pengguna? Kita katakan, ambil satu yang paling hits Bagaimana merawat yang teratas dengan banyak indeks dan vektor bit invalidasi? Satu kemungkinan: abaikan semuanya kecuali indeks utama untuk pengurutan demikian Statistika demikian sering digunakan untuk perankingan hasil. 43
44 Indeks Dinamis pada Search Engines Semua search engine besar saat ini melakukan indexing dinamis Indeks mereka sering mengalami perubahan incremental Item berita, blog, halaman web topik baru Grillo, Crimea, Tetapi(kadang kala/biasanya) mereka juga secara berkala me-rekonstruksi indeks dari dasar (scratch) Query processing kemudian dialihkan ke indeks baru, dan indeks lama kemudian dihapus 44
45 Tren Google 45
46 Urutan Indeks Lain Indeks Posisional Urutan sama dari masalah pengurutan hanya lebih besar Membangun indeks n-gram karakter: Saat teks diparsing, enumerasikan n-grams Untuk setiap n-gram, perlu pointers ke semua term kamus yang mengandungnya postings Entri posting yang sama (yaitu terms) akan muncul berulang dalam parsing dokumen - perlu hashing efisien untuk menjaga trak ini Misal: Jika trigram uou hadir maka term deciduous akan ditemukan pada setiap teks occurrence of deciduous Hanya perlu memroses sekali untuk setiap term. 46
47 Bahan Bacaan Buku IIR Bab 4 47
48 Pertanyaan? 48
Distributed Indexing dengan MapReduce. Arif N
Distributed Indexing dengan MapReduce Arif N Overview Motivation MapReduce Distributed indexing Inverted Index Motivation Seberapa besar sih data yang kita hasilkan? Big Data New York Stock Exchange :
1. Pendahuluan. 1.1 Latar belakang
1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang Pada saat ini, kebutuhan setiap individu terhadap Internet semakin meningkat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya fasilitas yang ditawarkan dari dunia Internet itu
Sistem Temu-Kembali Informasi Temu-Kembali Boolean
Sistem Temu-Kembali Informasi Temu-Kembali Boolean Husni Program Studi Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura Semeter Gasal 2015-17 Sep. 2015 Boolean Retrieval: Outline Matriks dokumen-term Kebutuhan
INDEXING AND RETRIEVAL ENGINE UNTUK DOKUMEN BERBAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN INVERTED INDEX
INDEXING AND RETRIEVAL ENGINE UNTUK DOKUMEN BERBAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN INVERTED INDEX Wahyu Hidayat 1 1 Departemen Teknologi Informasi, Fakultas Ilmu Terapan, Telkom University 1 [email protected]
MANAJEMEN MEMORI SISTEM OPERASI
MANAJEMEN MEMORI SISTEM OPERASI Manajemen Memori Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern, berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik baiknya.
1. Address Binding. Sebuah program ditempatkan dalam disk dalam bentuk berkas biner Sebelum dieksekusi, sebuah program harus ditempatkan di memori.
Manajemen Memori Latar Belakang Memori merupakan pusat kegiatan pada sebuah komputer. Setiap proses yang akan dijalankan harus melalui memori. CPU mengambil instruksi dari memori sesuai yang ada pada program
PENGANTAR ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER ARSITEKTUR SISTEM MEMORI
PENGANTAR ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER ARSITEKTUR SISTEM MEMORI KARAKTERISTIK MEMORI KAPASITAS SATUAN TRANSFER METODE AKSES KINERJA TIPE FISIK KARAKTERISTIK FISIK 2 KAPASITAS Kapasitas dinyatakan
Sistem Temu-Kembali Informasi Perhitungan Kemiripan
Sistem Temu-Kembali Informasi Perhitungan Kemiripan (Pembobotan Term dan Penskoran dalam Model Ruang Vektor, Penskoran dalam Sistem Pencarian Lengkap) Husni Program Studi Teknik Informatika Universitas
Pertemuan Ke-10 Cache Memory
Pertemuan Ke-10 Cache Memory Kapasitas relatif lebih kecil dari main memory, tetapi memiliki kecepatan yang relativ lebih tinggi dibanding main memory Cache memory merupakan suatu memori buffer (salinan
Organisasi & Arsitektur Komputer
Organisasi & Arsitektur Komputer 1 Memori Eko Budi Setiawan, S.Kom., M.T. Eko Budi Setiawan [email protected] www.ekobudisetiawan.com Teknik Informatika - UNIKOM 2013 Memori 2 Pengertian Memori
Tugas Arsitektur & Organisasi Komputer RAID (Redundancy Array of Independent Disk) Oleh : Atika Juliana
Tugas Arsitektur & Organisasi Komputer RAID (Redundancy Array of Independent Disk) Oleh : Atika Juliana 421031053 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INFORMASI I-Tech JAKARTA 2012
perkembangan yang diraih, namun ada juga kegagalan dan ketidakstabilan pada masingmasing Database Engine. Database yang bekerja 24 jam dan yang memili
Analisis Kecepatan Proses Insert Query Pada Tabel Terpartisi Di Database Engine Oracle Dan SQL Server Widhya Wijaksono Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Informatika Universitas Gunadarma [email protected]
Algoritma Huffman dan Kompresi Data
Algoritma Huffman dan Kompresi Data David Soendoro ~ NIM 13507086 Jurusan Teknik Informatika ITB, Bandung, email: [email protected] Abstract Algoritma Huffman merupakan salah satu algoritma
Search Engines. Information Retrieval in Practice
Search Engines Information Retrieval in Practice All slides Addison Wesley, 2008 Search Engine Architecture Arsitektur dari mesin pencari ditentukan oleh 2 persyaratan efektivitas (kualitas hasil) efisiensi
Bab 10. Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 10.1 STRUKTUR SISTEM FILE
Bab 10 Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: Struktur Sistem File Implementasi Direktori Metode Alokasi Manajemen Ruang Bebas Efisiensi dan Performansi Perbaikan Sistem File Berstruktur Log Network File
Sistem Terdistribusi. Sistem Operasi Terdistribusi oleh : Musayyanah, S.ST, MT
Sistem Terdistribusi Sistem Operasi Terdistribusi oleh : Musayyanah, S.ST, MT List Of Content SO Komponen SO DOS Jenis SO Manfaat SO JARINGAN KOMPUTER VS SISTEM TERDISTRIBUSI Pengertian Jarkom : kumpulan
IMPLEMENTASI INVERTED INDEX DENGAN SISTEM MANAJEMEN BASISDATA UNTUK MENDUKUNG MODEL PEMEROLEHAN BOOLEAN
IMPLEMENTASI INVERTED INDEX DENGAN SISTEM MANAJEMEN BASISDATA UNTUK MENDUKUNG MODEL PEMEROLEHAN BOOLEAN JB Budi Darmawan Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Sanata Dharma
DIAGRAM SITASI PAPER. Disusun oleh: Anggy Tias Kurniawan SK2A
DIAGRAM SITASI PAPER Disusun oleh: Anggy Tias Kurniawan 09011181520024 SK2A PROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2016 The Eucalyptus Open-source Cloud-computing System
MEDIA PENYIMPANAN. Alif Finandhita, S.Kom
MEDIA PENYIMPANAN Gambaran Umum Bentuk Fisik Jenis jenis Media Penyimpanan Cache Memory Main Memory Flash Memory Magnetic Disc Storage Optical Storage Tape Storage Hierarki Media Penyimpanan Data RAID
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Perkembangan teknologi komputasi dan penggunaannya sebagai mesin pemroses data kini kian pesat dan sudah sangat banyak digunakan. Bagi kebanyakan user, komputer
Arsitektur Komputer dan Sistem Operasi. Hirarki Memori. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - ITB
Arsitektur Komputer dan Sistem Operasi Hirarki Memori Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - ITB 2009 1 Pembahasan Referensi locality Cache pada hirarki memori 2 Locality Prinsip locality : Program cenderung
Penggunaan Pohon Huffman Sebagai Sarana Kompresi Lossless Data
Penggunaan Pohon Huffman Sebagai Sarana Kompresi Lossless Data Aditya Rizkiadi Chernadi - 13506049 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl.
Fauzan Azmi Apa itu Search Engine. Cara Kerja Search Engine. Lisensi Dokumen:
Search Engine Fauzan Azmi [email protected] http://www.azmifauzan.net Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan
MEDIA PENYIMPANAN BERKAS STRUKTUR & ORGANISASI DATA 1
MEDIA PENYIMPANAN BERKAS STRUKTUR & ORGANISASI DATA 1 Pendahuluan MEDIA PENYIMPANAN adalah peralatan fisik yang menyimpan representasi data. Media penyimpanan / storage atau memori dapat dibedakan atas
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada bab ini akan dijelaskan tentang pengujian dari masing masing metode computing dan juga analisa dari hasil pengujian tersebut. Pengujian dilakukan pada waktu proses dengan
Mempercepat kerja memori sehingga mendekati kecepatan prosesor. Memori utama lebih besar kapasitasnya namun lambat operasinya, sedangkan cache memori
Mempercepat kerja memori sehingga mendekati kecepatan prosesor. Memori utama lebih besar kapasitasnya namun lambat operasinya, sedangkan cache memori berukuran kecil namun lebih cepat. Cache memori berisi
Pemrosesan File. Jatnika 1. Kumpulan atau koleksi item yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder Processor.
Pemrosesan File Copyright @Ihsan Jatnika 1 File Kumpulan atau koleksi item yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder Processor Main Memory Secondary Storage Files 2 Jenis File File Dokumen Kumpulan
ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1
ARSITEKTUR SISTEM Alif Finandhita, S.Kom, M.T Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1 Sistem Terpusat (Centralized Systems) Sistem Client Server (Client-Server Systems) Sistem Server (Server Systems) Sistem Paralel
MANAJEMEN RUANG KOSONG
MANAJEMEN RUANG KOSONG Kelompok 7 : 1. Ade Dewantara M (09.11.3189) 2. Andika Saputra (09.11.3210) 3. Maulana Wahyu W (09.11.3205) 4. R Ardina Lman P (09.11.3211) 5. Sultan Abdul A (09.11.3198) 6. Tofik
SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI
SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI PENGANTAR DATA TERDISTRIBUSI Materi: 1. Pendahuluan 2. Manfaat Sistem Operasi Terdistribusi 3. Komponen Inti Sistem Operasi Pertemuan: 5 Pendahuluan Sistem operasi terdistribusi
PENGAKSESAN DAUN SECARA RANDOM PADA HASH TREE
PENGAKSESAN DAUN SECARA RANDOM PADA HASH TREE Eka Yusrianto Toisutta - NIM : 13504116 Program Studi Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha 10, Bandung email: [email protected]
Pengelolaan Memori Sistem Operasi (TKE113117) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed
Pengelolaan Memori Sistem Operasi (TKE113117) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed Iwan Setiawan Tahun Ajaran 2013/2014 Cyberdex, domain publik, https://en.wikipedia.org/wiki/file:memory_module_ddram_20-03-2006.jpg
Komponen-komponen Komputer
PERTEMUAN II Komponen-komponen Komputer Komponen CPU Register Register yang terdapat dalam CPU, yaitu : MAR (Memory Address Register) Menentukan alamat di dalam memori yang akan diakses untuk operasi Read/Write
RESUME SISTEM OPERASI MAIN MEMORI
RESUME SISTEM OPERASI MAIN MEMORI OLEH : Hasan Sulthoni 08.04.111.00007 Agung Satrio U 08.04.111.00100 Didin Yustisianto 08.04.111.00116 Eri Albar Firdaus 08.04.111.00137 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS
sistem basis data ti ti ukdw Indexing Materi Minggu ke-10 Teknik Informatika Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta 04/07/13 budi susanto 1
Indexing Materi Minggu ke-10 Teknik Informatika Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta 04/07/13 budi susanto 1 Tujuan Memahami Tujuan Index pada Database Memahami model dasar Index Memahami algoritma
IMPLEMENTASI INVERTED INDEX DENGAN SISTEM ORDBMS MENGGUNAKAN COLLECTION UNTUK MENDUKUNG MODEL PEMEROLEHAN BOOLEAN
IMPLEMENTASI INVERTED INDEX DENGAN SISTEM ORDBMS MENGGUNAKAN COLLECTION UNTUK MENDUKUNG MODEL PEMEROLEHAN BOOLEAN JB Budi Darmawan Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas
Sistem Temu Kembali Informasi/ Information Retrieval IRS VS SI LAIN
Sistem Temu Kembali Informasi/ Information Retrieval IRS VS SI LAIN Dokumen Penyimpanan yang Terorganisasi Database Mahasiswa Database Buku ID Nama Buku Pengarang 001 Information Retrieval Ricardo baeza
Disk & Memory Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika.
Disk & Memory Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas i Pasundan Caca E Supriana S Si MT Caca E. Supriana, S.Si.,MT. [email protected] Pengelolaan Record dalam
IKI 20100: Struktur Data & Algoritma
IKI 20100: Struktur Data & Algoritma B Tree Ruli Manurung & Ade Azurat ( Setiawan (acknowledgments: Denny, Suryana Fasilkom UI Ruli Manurung & Ade Azurat Fasilkom UI - IKI20100 2007/2008 Ganjil Minggu
BAB 2 STRUKTUR SISTEM OPERASI. Komponen Sistem Operasi
BAB 2 STRUKTUR SISTEM OPERASI Komponen Sistem Operasi Review : Blok sistem komputer bus (saluran) data Piranti masukan Port I/O Bus kendali CPU Bus kendali Piranti keluaran bus (saluran) alamat Memori
Chapter 4 Internal Memory
Chapter 4 Internal Memory Karakteristik Lokasi Kapasitas Satuan transfer Metode akses Kinerja Tipe p fisik Karakteristik fisik Organisasi Oga a Lokasi CPU/Prosesor Internal/utama External/tambahan Kapasitas
Storage P g eripherals
Storage Peripherals Definisi Media Penyimpanan merupakan peralatan fisik yang menyimpan representasi data. Media Penyimpanan Sekunder merupakan media yang digunakan untuk menyimpan data di luar Main Memory
PENGENALAN BINARY INDEXED TREE DAN APLIKASINYA
PENGENALAN BINARY INDEXED TREE DAN APLIKASINYA Listiarso Wastuargo-13508103 Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung [email protected] ABSTRAK Makalah ini membahas tentang
Pertemuan ke 5 Cache Memory. Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan
Pertemuan ke 5 Cache Memory Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan Tujuan Menjelaskan tentang memori utama komputer Menjelaskan tipe dari memori, waktu dan pengontrolan Menjelaskan pembetulan
MANAJEMEN MEMORI. Memory manager : Salah satu bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses mana yang diletakkan pada antrian.
MANAJEMEN MEMORI Memory manager : Salah satu bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses mana yang diletakkan pada antrian. Jenis Memori - Memori Kerja ROM/PROM/EPROM/EEPROM RAM Cache
MEDIA PENYIMPANAN BERKAS
MEDIA PENYIMPANAN BERKAS Media Penyimpanan Berkas Pendahuluan Internal Memory a. ROM b. RAM Eksternal Memory a. Magnetic Tape b. Magnetic Disk 2 Pendahuluan (1) 3 Media penyimpanan berkas dalam komputer
BAB I PENDAHULUAN. Klasifikasi Data. Sistem Berkas & Akses
BAB I PENDAHULUAN I.1. PENGENALAN Sistem berkas merupakan metode dasar pengembangan basis data untuk mengatur data yang besar. Beberapa tugas dalam pengelolaan data menjadi suatu informasi dengan orientasi
Sistem Temu-Kembali Informasi Pengantar Perkuliahan
Sistem Temu-Kembali Informasi Pengantar Perkuliahan Husni Program Studi Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura Semeter Gasal 2015-03 Sep. 2015 Perkenalan... Husni (UGM, ITB) Bidang Minat Sistem
BAB I PENDAHULUAN. Dengan semakin besar kapasitas media penyimpanan dan harga yang semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Era big data telah menjadi era tantangan bagi semua pihak pengelola data. Dengan semakin besar kapasitas media penyimpanan dan harga yang semakin murah, semakin banyak
Konsep Dasar Sistem Berkas. Rudi Susanto
Konsep Dasar Sistem Berkas 1 Pendahuluan Komputer dapat menyimpan informasi ke beberapa media penyimpanan yang berbeda, seperti magnetic disks, magnetic tapes dan optical disks system operasi menyediakan
Implementasi Struktur Data Rope menggunakan Binary Tree dan Aplikasinya dalam Pengolahan Teks Sangat Panjang
Implementasi Struktur Data Rope menggunakan Binary Tree dan Aplikasinya dalam Pengolahan Teks Sangat Panjang Edwin Rachman (NIM 0) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
Pengantar Memori dan Memori Internal
Arus Data dalam Komputer Pengantar Memori dan Media Penyimpan DMA Modul I/O Perangkat Eksternal Bagaimana program dijalankan Bagaimana program dijalankan Sistem Operasi - instruksi bhs assembly (mesin)
Manfaat Graf dalam Cloud Computing
Manfaat Graf dalam Cloud Computing Heri Fauzan - 13513028 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia 1 [email protected]
Contoh Perhitungan Kemiripan Cosinus pada Model Ruang Vektor
Contoh Perhitungan Kemiripan Cosinus pada Model Ruang Vektor Persoalan 1: Ada 4 dokumen (D1 s.d D4): D1: dolar naik harga naik penghasilan turun D2: harga naik harusnya gaji juga naik D3: Premium tidak
MODUL 7 MANAJEMEN DISK
MODUL 7 MANAJEMEN DISK 1 DISK Merupakan salah satu piranti I/O Berfungsi sebagai media penyimpan utama Saat ini, disk yang umum adalah disk cakram magnetis (harddisk) 2 STRUKTUR DISK Secara fisik, disk
Hanif Fakhrurroja, MT
Pertemuan 7 Memori Internal Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2013 Hanif Fakhrurroja @hanifoza [email protected] Pengemasan (Packging) Pengemasan (Packging) Gambar (a) EPROM yang merupakan keping 8
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : SISTEM BERKAS DAN AKSES Kode Mata : MI 15206 Jurusan / Jenjang : D3 MANAJEMEN INFORMAA Tujuan Instruksional Umum
Organisasi & Arsitektur. Komputer. Org & Ars komp Klasifikasi Ars Komp Repr Data
Organisasi & Arsitektur Komputer Org & Ars komp Klasifikasi Ars Komp Repr Data Organisasi berkaitan dengan fungsi dan desain bagianbagian sistem komputer digital yang menerima, menyimpan dan mengolah informasi.
Pengalamatan Disk. Urutan penomoran alamat logika disk mengikuti aturan :
Manajemen Disk Pengalamatan Disk Disk dialamati secara logika sebagai array satu dimensi. Unit terkecilnya adalah blok, baik untuk operasi read atau write. Ukuran blok dilakukan atau disusun pada saat
ORGANISASI FILE. Alif Finandhita, S.Kom
ORGANISASI FILE Penyimpanan ataupun penulisan character demi character yang ada di dalam external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang
Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 04 --
Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 04 -- This presentation is revised by @hazlindaaziz, STMIK, 2014 Acknowledgement Main Material: Stallings,
JARINGAN UNTUK MERGING
SORTING - Merging Definisi: A = {a 1, a 2,..., a r } B = {b 1, b 2,..., b s } merupakan dua deret angka yang terurut naik; merge A dan B merupakan deret C = {c 1, c 2,..., c r+s } yang juga terurut naik,
2. Dasar dari Komputer, Sistem Bilangan, dan Gerbang logika 2.1. Data Analog Digital
2. Dasar dari Komputer, Sistem Bilangan, dan Gerbang logika 2.1. Data Komputer yang dipakai saat ini adalah sebuah pemroses data. Fungsinya sangat sederhana : Untuk memproses data, kemudian hasil prosesnya
BAB 2 LANDASAN TEORI. menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Server Server (Sosinsky, 2009:108) adalah sebuah program perangkat lunak yang menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat dijalankan pada sistem
Kode Huffman dan Penggunaannya dalam Kompresi SMS
Kode Huffman dan Penggunaannya dalam Kompresi SMS A. Thoriq Abrowi Bastari (13508025) Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung email: [email protected] ABSTRAK Dalam makalah ini, akan dibahas
Pendeteksian Kemacetan Lalu Lintas dengan Compute Unified Device Architecture (CUDA)
Pendeteksian Kemacetan Lalu Lintas dengan Compute Unified Device Architecture (CUDA) LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh: Muhammad Ismail Faruqi / 13503045 PROGRAM
IT233-Organisasi dan Arsitektur Komputer Pertemuan 4
MEMORI KOMPUTER Jika CPU merupakan otak dari sebuah komputer, maka memory merupakan komponen pembantu kerja CPU dalam melakukan kegiatan pemrosesan data atau pengeksekusian sebuah perintah. Program dan
MANAJEMEN MEMORI. Manajemen Memori 1
MANAJEMEN MEMORI 1. Konsep dasar memori - Konsep Binding - Dynamic Loading - Dynamic Linking - Overlay 2. Ruang Alamat Logika dan Fisik 3. Swapping 4. Pengalokasian Berurutan (Contiguous Allocation) 5.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian merupakan sistematika tahap-tahap yang dilaksanakan dalam pembuatan tugas akhir. Adapun tahapan yang dilalui dalam pelaksanaan penelitian ini adalah
Temu-Kembali Informasi 2017
Temu-Kembali Informasi 2017 02: Temu-Kembali Boolean Husni [email protected] Modifikasi dari slide kuliah Stanford CS276 Temu-Kembali Informasi Information Retrieval Information Retrieval (IR) adalah
File Sequensial Berindeks
File Sequensial Berindeks File Sequensial Berindeks Pengertian Struktur File Sequensial Berindeks Indeks dan Parameter Indeks Algoritma Push-Trough Parameter Performansi File 2 File Sequensial Berindeks
Hanif Fakhrurroja, MT
Pengantar Teknologi Informasi Representasi dan Alur Pemrosesan Data Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2012 Hanif Fakhrurroja @hanifoza [email protected] http://hanifoza.wordpress.com Agenda Sesi 4
PERTEMUAN. Karakteristik-karakteristik penting sistem memori. D. Metode akses. E. Kinerja
PERTEMUAN Karakteristik memori yang jelas adalah kapasitasnya Kapasitas ini dinyatakan dalam byte (1 byte = 8 bit) atau word. Panjang word yang umum adalah 8, 16 dan 32 bit Kapasitas eksternal memory biasanya
4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI
4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI APAKAH SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI? Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang
ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto
ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto Komputer Digital adalah mesin elektronik yang dapat melakukan operasi- operasi aritmatik dan lojik. Komputer digital terdiri dari sistem interkoneksi
BAB 1 PENDAHULUAN UKDW
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat dewasa ini telah mendorong permintaan akan kebutuhan informasi ilmu pengetahuan itu sendiri. Cara pemenuhan kebutuhan
STBI Sistem Temu Balik Informasi Temu-Balik Boolean. Husni. Husni.trunojoyo.ac.id Komputasi.wordpress.
STBI-2011 Sistem Temu Balik Informasi 2011 Temu-Balik Boolean Husni [email protected] Husni.trunojoyo.ac.id Komputasi.wordpress.com Pemrolehan-Kembali Informasi Information Retrieval (IR) Pencarian
Kata Kunci : File Log, Java, Mapreduce, Paralel, Linux, Jaringan, Hadoop, Keamanan Aplikasi Web. PENDAHULUAN
Nama : Dito Hario Subandono NPM : 50404205 Pembimbing : Dr. -Ing. Farid Thalib Pembuatan Program Analisis File Log dengan Menggunakan Sistem Mapreduce untuk Mengidentifikasi Serangan Pada Aplikasi Web
1. Komputer Mainframe Awal. 2. Komputer yang Lebih Kecil. 1. Prosesor (Processor) 2. Memori (Memory) 3. Penyimpanan (Storage)
Sejarah Komputer (1) Dasar-dasar Komputer Oleh: Rino A Nugroho 1. Komputer Mainframe Awal ENIAC (Electrical Numerical Integrator Computer) John W. Mauchly & J. Presper Eckert Versi komersial pertama: Remington
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada penelitian tugas akhir ini ada beberapa tahapan penelitian yang akan dilakukan seperti yang terlihat pada gambar 3.1: Identifikasi Masalah Rumusan Masalah Studi Pustaka
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Plat nomor kendaraan bermotor merupakan ciri atau tanda pengenal suatu kendaraan yang diberikan oleh kepolisian. Setiap plat nomor kendaraan memiliki kombinasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jumlah pengguna aktif layanan internet selalu meningkat dari tahun ke tahun terlihat dari peningkatan lalu lintas data internet setiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian
BAB III PERANGKAT KERAS PEMROSESAN
BAB III PERANGKAT KERAS PEMROSESAN Fungsi perangkat keras pemrosesan adalah untuk menemu-balik (retrieve) dan menjalankan (execute) instruksi-instruksi (software) yang diberikan kepada komputer. Pemrosesan
Pertemuan ke 5 BAB IV Sintesis Rangkaian Sekuensial (2) Deskripsi Manfaat Relevansi Learning Outcome Materi I. Rangkaian Memori Terbatas RAM dinamik
Pertemuan ke 5 1 BAB IV Sintesis Rangkaian Sekuensial (2) Deskripsi Pada bab ini akan dibahas tentang proses Rangkaian memori terbatas, dan penentuan kelas yang berbeda Manfaat Memberikan kompetensi untuk
Penerapan Algoritma Greedy Pada Pembacaan Blok di Hard Disk
Penerapan Algoritma Greedy Pada Pembacaan Blok di Hard Disk Muhammad Furqan Habibi 13511002 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha
Sistem Operasi Terdistribusi
Sistem Operasi Terdistribusi PENDAHULUAN Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam satu
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG I. TUJUAN PRAKTIKUM 1.
Super computer . Perkembangan Science dan Komputasi Numerik Fenomena Alam Observasi Hypotesis Percobaan untuk Pembuktian Percobaa n fisik Teori Komputasi numerik (simulasi) Fenomena Alam : Suatu kejadian
(Scott Mueller, 2003)
BAB IV MEMORY KOMPUTER Jika Central Processing Unit (CPU) atau merupakan otak dari sebuah komputer, maka memory merupakan komponen pembantu kerja CPU dalam melakukan kegiatan pemrosesan data atau pengeksekusian
Tugas Makalah. Sistem Temu Kembali Informasi (STKI) TI Implementasi Metode Generalized Vector Space Model Pada Information Retrieval System
Tugas Makalah Sistem Temu Kembali Informasi (STKI) TI029306 Implementasi Metode Generalized Vector Space Model Pada Information Retrieval System Oleh : I PUTU ANDREAS WARANU 1204505042 Dosen : I Putu Agus
KONSEP DASAR STRUKTUR & ORGANISASI DATA 1
KONSEP DASAR STRUKTUR & ORGANISASI DATA 1 Pendahuluan Semua aplikasi komputer butuh menyimpan dan mengambil informasi. Ketika sebuah proses sedang berjalan, proses tersebut menyimpan sejumlah informasi
BAB 2. LANDASAN TEORI 2.1. Algoritma Huffman Algortima Huffman adalah algoritma yang dikembangkan oleh David A. Huffman pada jurnal yang ditulisnya sebagai prasyarat kelulusannya di MIT. Konsep dasar dari
1. Jelaskan karakteristik memori lengkap beserta contohnya
Nama : DIYANAH AFIFAH NIM : 11018094 Tugas : Tugas3 ORKOM 1. Jelaskan karakteristik memori lengkap beserta contohnya a. Location Ada tiga lokasi keberadaan memori di dalam sistem komputer, yaitu: Memory
Pertemuan 8 : Sistem Memory
Pertemuan 8 : Sistem Memory Kapasitas : ukuran word, banyaknya word Satuan Transfer : word,block Metode Akses : sequential, langsung, acak, associative Kinerja : waktu akses, waktu siklus, transfer rate
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Data Data adalah sesuatu yang mewakili objek dan peristiwa yang memiliki arti yang sangat penting bagi user (Hoffer et al, 2005). Dalam pengertian yang lain data adalah fakta
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Implementasi merupakan kelanjutan dari kegiatan perancangan system dan dapat dipandang sebagi usaha untuk mewujudkan sistem yang dirancang. Langkah langkah
PENGARUH PADA PEMROSESAN PARALEL UNTUK KOMPRESI VIDEO
Seminar SENATIK Nasional Vol. II, 26 Teknologi November Informasi 2016, ISSN: dan 2528-1666 Kedirgantaraan (SENATIK) Vol. II, 26 November 2016, ISSN: 2528-1666 PeP- 121 PENGARUH PADA PEMROSESAN PARALEL
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS STRUKTUR DATA INDEX SB-TREE PADA TEXT RETRIEVAL SYSTEM
Powered by TCPDF (www.tcpdf.org) Tugas Akhir - 2010 IMPLEMENTASI DAN ANALISIS STRUKTUR DATA INDEX SB-TREE PADA TEXT RETRIEVAL SYSTEM Ardanariswari Skripiyanti¹, Yanuar Firdaus A.w.², Warih Maharani³ ¹Teknik
SISTEM FILE. Hani Irmayanti, M.Kom
SISTEM FILE Hani Irmayanti, M.Kom PENGERTIAN SISTEM BERKAS Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan
TUGAS BASIS DATA FILE ORGANIZATION IF2250 SEMESTER GENAP 2013/2014
TUGAS BASIS DATA FILE ORGANIZATION IF2250 SEMESTER GENAP 2013/2014 K01 : Darwin Prasetio (13512001) Jan Wira Gotama Putra (13512015) Melvin Fonda (13512085) TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN
