Peraturan pertandingan ;

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Peraturan pertandingan ;"

Transkripsi

1 Peraturan yang tidak tertulis mengenai Etiket. Janganlah bergerak, berbicara atau membuat suara lainnya dan jangan berdiri di dekat pemain yang hendak melakukan pukulan Semua pemain seyogyanya bermain tanpa menunda nunda. Segeralah melakukan pukulan bila telah tiba giliran anda untuk memukul. Peliharalah jarak dengan kelompok di depan anda. Bekas tapak kaki di bunker senantiasa harus dirapihkan kembali, baik oleh pemain atau caddienya. Demikian juga lobang divot. Jangan berdiri disepanjang garis put pemain lain yang sedang melakukan putting dan jangan menginjak garis put pemain lain. Jangan melempar atau menjatuhkan club diatas putting green atau bersandar secara berlebihan pada putter anda diatas putting green Tempatkan kembali tiang bendera dengan hati-hati dan benar Taatilah seluruh peraturan yang adabaik mengenai peraturan setempat terutama mengenai pemakain golf cart Kalau mendekati tee box berikutnya, hati hatilah agar jangan menggangu pemain yang sedang tee off Kalau melakukan sesuatu, seperti membuka payung, melepas sarung tangan, bergerak, janganlah sampai mengeluarkan suara yang akan menggangu konsentrasi pemain lainnya yang hendak memukul bola. Hati-hati terhadap bayangan anda yang akan mengganggu pemain lainnya terutama pada daerah putting. Merupakan sutu kesenangan baik bagi anda maupun pemain lainnya bila bisa mentaati aturan bermain golf Peraturan pertandingan ; Handicap (HCP) 1. Handicap yang dipakai adalah Handicap Index (HI) atau HCP yang sudah disahkan oleh pengurus masingmasing; PG Ganesha ITB, Pergola UI dan PG KAGAMA UGM dan sudah terdaftar pada Pengurus TRIWARGA. 2. Kepada Anggota Ganesha ITB, Pergola UI dan PG KAGAMA yang belum terdaftar maka akan didaftarkan sebagai peserta tamu. 3. Maksimum Handicap Index : Man : 22.1 ( HCP 24) dan Ladies 25.7 ( HCP 28) Tee Off : Dimulai dari Tee 0ff yang berwarna Putih untuk Pria dan Merah untuk Wanita. Cara penulisan Score card : Setiap pemain hanya terdapat score pemain dan pencatat saja. Bila sudah ditanda tangani dianggap sah. Pairing dan Tee Off : Ditentukan oleh Panitia sebelum pertandingan dan kepada KAGAMA, PGG ITB dan Pergola UI diminta untuk menyampaikan daftar peserta paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pertandingan Pemenang : 1) Perorangan dengan cara biasa yaitu dengan Nett terendah. Apabila terdapat Nett dengan nilai sama keputusan ada pada Panitia dengan cara Counter back. ( 9 Hole, 6 Hole, 3 Hole dan 1 Hole Pada hole 10-18) 2) Flight terbagi atas: a) Flight A Man HCP ( 1 15 ) b) Flight B Man HCP ( )

2 c) Flight C Man HCP ( ) d) Flight Ladies ( Bila peserta kurang dari 6 tidak ada flight Ladies ) digabung dengan Man e) Flight Guest, 3) Hadiah pemenang dengan medali + bingkisan adalah : a) Untuk anggota TRIWARGA: Pemenang 1,2 dan 3 untuk flight A,B, C & Ladies, Best Nett Over All dan Best Gross Over All b) Flight Guest ( Untuk Juara 1,2 dan 3 ) Ketrampilan untuk semua peserta: c) Nearest to the line d) Nearest to the pin 4) Hadiah untuk Juara beregu, 3 orang masing-masing flight man yang terendah Nett-nya dari masing-masing regu, dijumlahkan dan 1 Ladies daei masing-masing regu. ( 10 medali ) berupa piala dan medali : Untuk masing-masing flight : Pemenang I diberi nilai 3 Pemenang II diberi nilai 1 Pemenang III diberi nilai 0 Pemenang ber-regu adalah regu dengan jumlah nilai yang paling tinggi Diatas putting green pada putting line, anda hanya boleh memperbaiki bekas jatuhan bola dan bekas sumbat lama diatas garis putt, tetapi memperbaiki kerusakan lainnya seperti bekas spike tidak diperbolehkan. Bekas jatuh bola diluar putting tidak boleh diperbaiki sebelum memukul bola. Sesudah memukul bola sesuai dengan etika permainanbekas bola diperbaiki. PERHITUNGAN NETT MASING-MASING PEMAIN Nett = GROSS - HCP Peraturan di lapangan mengikuti USGA Rules, Lokal Rules dan Panitia Rules Untuk mempercepat waktu bola didalam lingkaran dapat diangkat dengan menambah satu pukulan Keputusan yang telah dibuat panitia dianggap final.

3 PERATURAN YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PERMAINAN GOLF OLEH ANGGOTA TRIWARGA SESUAI RULES OF GOLF Bila memukul bola dari luar putting green pemain bisa mengangkat flag stick atau tidak menangkatnya, tapi pemukulan pada putting green, bola tidak boleh membentur tiang atau penjaga tiang, penalti dua pukulan (R17-3) 1. Mainkanlah bola sebagaimana bola terletak (R 13-1) Kecuali dengan ketentuan lain, penalti dua pukulan 2. Jangan mengangkat, menekuk atau mematahkan sesuatu apapun yang tumbuh yang permanen, membuat atau menghilangkan permukaan tidak rata, memindahkan embun atau air, mengangkat, menekan apapun untuk memperbaiki posisi bola kecuali ketika melakukan ancang-ancang dan ayunan dengan wajar. (R 13-2), penalti dua pukulan 3. Anda boleh mengangkat Loose impedement (benda lepas) yang tidak permanen atau tumbuh, tanpa penalti, kecuali dalam hazard (R 23-1) Jika bola bergerak waktu memindahkan loose impedeent kecuali pada daerah putting digunakan R 18-2a penalti dua pukulan 4. Anda boleh mengangkat benda buatan manusia (Obstruksi) walaupun di bunker ataupun dari dalam rintangan air. Apabila benda tersebut tak-dapat dipindahkan, anda boleh mendrop bola dalam batas panjang satu club dari titik pembebasan terdekat, kecuali bila bola anda terletak dalam rintangan air. Men drop tidak boleh lebih dekat ke lubang. Didalam bunker, anda harus mendrop bolanya didalam bunker, tanpa penalti ( R 24 ) 5. Kecuali bila bola anda berada di dalam rintangan air, anda boleh mendrop keluar dari air sementara (casual water), gugus untuk rawat (GUR) atau dari lubang akibat binatang penggali atau timbunannya. Diatas putting green, taruhlah di titik pembebasan terdekat, tidak boleh lebih mendekat ke lobang, sebaiknya droplah didalam batas panjang satu club dari titik pembebasan terdekat, kecuali dalam bunker bola harus didrop di bunker. Jika pembebasan sempurna tidak memungkinkan di bunker, droplah dalam bunker di titik yang memberikan anda pembebasan maksimal yang tersedia, tidak dikenakan penalti (R 25)

4 Apabila bola jatuh dan berada pada daerah GUR maka tempat mendrop bola adalah A yaitu satu club dari batas GUR dan tidak mendekati hole 6. Didalam rintangan air atau dibunker (hazard), janganlah menyentuh air atau tanah dengan tangan atau club sebelum melakukan pukulan, Tidak diperkenankan untuk meratakan tanah atau pasir (R 13-4). penalti dua pukulan 7. Apabila anda memukul bola anda masuk kedalam rintangan air (patok kuning) dan bola tidak dapat dimainkan, droplah dibelakang rintangan atau di tempat semula dari mana anda memainkan bola penalti satu pukulan. Jikalau anda memukul bola kedalam rintangan menyamping (patok merah) anda juga boleh mendrop bola dalam batas dua club dari titik dimana bola terakhir kalinya melintasi marjin (mulai masuk ) rintangan, atau dari titik diseberang marjin yang berjarak sama dari lubang, penalti satu pukulan. (R 26). Water hazard : Seluruh bidang tanah atau air didalam garis tepi. Patok dan garis yang didefinisikan sebagai garis tepi berada dalam rintangan. Walaupun patok tersebut berupa Obstruksi.yang berupa garis atau patok kuning. Melangar mendapat penalti dua pukulan. 8. Ketika anda memukul bola keluar batas lapangan (OOB) atau bola anda hilang, tambahkanlah penalti satu pukulan pada skor anda, kembali kebelakang dan droplah bola dari mana anda memainkan pukulan sebelumnya (dari tee ground anda bolah menggunakan tee), pukulan ini adalah pukulan berikutnya. Jika anda memperkirakan bola anda keluar batas lapangan atau bola ada kemungkinan hilang diluar rintangan air, mainkanlah bola provisional sebelum mencari bola pertama (R 27) 9. Ketika anda dihadapkan pada letak bola tak dapat dimainkan (unplayable ball), anda boleh mendrop sebuah bola di tempat anda memainkan pukulan sebelumnya, dengan menambah panjang dua club, tidak lebih dekat kearah lubang atau dibelakang bola yang tak dapat dimainkan, sejauh yang diinginkan dengan menjaga agar titik tersebut berada diatara anda dan lubang. Apabila bola terdekat didalam bunker,

5 Bila bola menuju water hazard yang ditandai oleh patok kuning Maka pemukulan selanjutnya dilakukan dengan 3 macam alternatif: 1. Dipukul dari tempat bola berada tanpa penalti 2. Drop dibelakang tanda water hazard 3. Kembali ke Teeing Ground Alternatif 2 dan 3 mendapat penalti satu pukulan Bila bola menuju dan jatuh pada daerah Lateral Water Hazard yang ditandai oleh patok merah Maka pemukulan selanjutnya dilakukan dengan 5 alternatif dengan memperhatikan letak dimana bola masuk (A). 1. Dipukul dari tempat bola berada tanpa penalti 2. Drop dibelakang Water hazard 3. Kembali ke Teeing Ground 4. Drop sejarak 2 club dari batas water hazard (A) dan tidak mendekati hole 5. Drop diseberang water hazard sejarak 2 club dan tidak mendekati hole Untuk alternatif 2,3,4,5 mendapat penalti satu pukulan.

6 Benda-benda yang merupakan benda loose Impediments atau benda Alam lepas. Asalkan tidak tetap atau tumbuh, tidak tertanam dengan kokoh dan tidak menempel pada bola. untuk kedua pilihan pembebasan terakhir, anda harus mendropnya diatas bunker dengan mendapat penalti satu pukulan R -28 ) 10. Diatas putting green pada putting line, anda boleh memperbaiki hanya bekas jatuhan bola dan bekas sumbat lama diatas garis putt, tetapi memperbaiki kerusakan lainnya seperti bekas spike tidak diperbolehkan, Perbaikilah bekas sepatu setelah semua pemain menyelesaikan permainan. Boleh memindahkan losse impediments dengan apa saja tanpa menekan green. Meski boleh memindahkan halangan lepas pada garis putt tidak boleh menyapu halangan air, embun atau es.. Untuk halangan air sementara dapat dipindahkan tanpa penalti. Untuk Embun dan es anda harus menghadapinya. Pelanggaran penalti dua pukulan (R 16-1) 11. Dalam melakukan pukulan seorang pemain tidak diperkenankan, penalti dua pukulan dalam Stroke play atau kalah lubang dalam match play (R 14-2) a. Menerima bantuan jasmani atau perlindungan b. Membiarkan kedinya memposisikan diri pada atau perpanjangan garis main atau garis putt yang terletak dibelakang bola 12. Bola tidak boleh membentur tiang atau penjaga tiang bila bola dimainkan dari atas putting green,penalti dua pukulan (R17-3) 13. Bola tertanam hanya berlaku pada daerah di sepanjang lapangan (fairway) yang dipotong pendek termasuk jalan setapak pada rough dapat diangkat dan dibersihkan tanpa penalti. Selain tempat tersebut itu penalti dua pukulan (R25-2) 14. Pemain tidak boleh menginjak throughline (garis putt) baik dengan menyentuh maupun menginjak, kecuali yang diperboleh (7 kegiatan yang tertuang dalam R-16).penalti dua pukulan 15. Dalam melakukan teeing maka tidak diperkenankan menggunakan non-conforming tee atau alat lain dan akan dikenakan diskulifikasi

7 Etika selama permainan: ( R Section I) Peraturan ini dibuat agar semua memperolah Kesenangan (enjoiment) dalam permainan a. Tidak boleh ada gangguan (No Disturbance or Distraction) terhadap pemain lain seperti: Jangan berdiri dekat atau berdiri langsung dibelakang bola ketika seorang pemain hendak memukul bola. Menggunakan peralatan elektronik yang dibawa ke lapangan Pada putting green, jangan berdiri pada sepamjang garis putting (on the player s line of putt) atau menyebabkan bayangan b. Pemain menghindari kerusakan lapangan seperti memukul kepala club ke lapangan baik bila marah atau alasan lain. c. Committee dapat melakukan diskualifikasi apabila pelanggaran serius dengan menggunakan R33-7 Appendix I. Bila terdapat batu di bunker maka diberlakukan lokal rules Pemberlakuan Drop Zone, bila tersedia. Penalti dua pukulan bila melanggar lokal rule Appendix II : Panjang Club tidak boleh melebihi 48 inch Clubead tidak boleh melebihi 470 cc Jakarta Juli 2005

8 Cara mendrop untuk daerah GUR atau Casual water yaitu berjarak satu club dari batas kemudian bola dijatuhkan oleh pemain sendiri. Pemain berdiri tegak, pegang bola setinggi bahu dan dijatuhkan..bila tidak, dapat penalti satu pukulan (R 20-2) Mengenai Line of Putt tanpa penalti a. Meletakkan club head tanpa menekan dimuka bola, b. Memindahkan benda Loose Impediment c. Memperbaiki bekas bola dan memperbaiki bekas lubang Stablefords Untuk mengurangi waktu yang terbuang untuk pemain dengan Handicaps besar maka Tahun 1931 diperkenalkan oleh Dr Frank Stableford dari Inggeris suatu sistem perhitungan hasil permainan Golf Perhitungan sama dengan stroke play dan Handicap yang dipakai adalah 7/8 dari handicap resmi mereka dan bila pecahan dibulatkan keatas atau kebawah dari 0.5. Hasil dihitung seperti berikut: Satu diatas Par nilai 1 Par nilai 2 Satu dibawah par nilai 3 dan seterusnya. Pemain dengan handicap yang telah ditetapkan maka setiap hole dengan Handicap dibawah HCP pemain akan mendapat tambahan 1 point dan bila lebih dari 18 maka bisa mendapat tambahan 2 untuk Hole dengan Handicap kecil Untuk nilai nol maka permainan untuk hole tersebut dapat segera diakhiri. Sehingga menghemat waktu. Tidak mendapat stroke maka double boogei bisa dihentikan Mendapat 1 stroke maka triple boogei bisa dihentikan dan bila Mendapat 2 stroke maka lebih dari triple bisa dihentikan. Contoh : Seseorang dengan handicap resminya 20 maka handicap Stablefordnya adalah 7/8 x 20 = 17.5 dan dibulatkan menjadi 18. Maka setiap hole akan mendapat Stroke. Bila dia bermain dua diatas par mendapat nilai = 1, untuk Boogei mendapat nilai = 2 Bila mendapat Par mendapat nilai = 3 dan bila Birdie mendapat nilai = 4 dan seterusnya.. Setelah selaesai semua nilai dijumlahkan dan yang menang adalah dengan nilai tertinggi. Sebagai Patokan nilai 36 adalah nilai yang sesuai dengan Handicapnya. Silahkan anda coba perhitungan ini

9 Peraturan Pertandingan TRIWARGA dan Peraturan bermain golf yang harus diperhatikan Andaikan semua pemain lebih memparhatikan masalah etiket dan peraturan, irama dan tempo permainnya, serta jarak yang paling dekat menuju bolanya, bermain golf 18 hole pasti akan dapat dipercepat

KETENTUAN PERTANDINGAN

KETENTUAN PERTANDINGAN KETENTUAN PERTANDINGAN 1. PERATURAN GOLF Pertandingan ini akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R & A Rules Limited yang terkini, PGI Hard Card, Ketentuan Kompetisi, Lampiran

Lebih terperinci

KETENTUAN PERTANDINGAN

KETENTUAN PERTANDINGAN KETENTUAN PERTANDINGAN 1. PERATURAN GOLF Kejuaraan Nasional Golf Junior ini akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R & A Rules Limited yang terkini, Ketentuan Kompetisi,

Lebih terperinci

KETENTUAN PERTANDINGAN

KETENTUAN PERTANDINGAN KETENTUAN PERTANDINGAN 1. PERATURAN GOLF Pertandingan ini akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R & A Rules Limited yang terkini, PGI Hard Card, Ketentuan Kompetisi, Lampiran

Lebih terperinci

KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2017

KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2017 1. PERATURAN GOLF Turnamen Junior ini akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R&A Rules Limited & the USGA yang terkini, Ketentuan Kompetisi, Lampiran serta Peraturan Setempat

Lebih terperinci

KETENTUAN PERTANDINGAN KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2016

KETENTUAN PERTANDINGAN KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2016 KETENTUAN PERTANDINGAN KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2016 1. PERATURAN GOLF Turnamen Junior ini akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R&A Rules Limited & the USGA yang

Lebih terperinci

Peraturan Golf Terjemahan Resmi

Peraturan Golf Terjemahan Resmi Peraturan Golf Terjemahan Resmi Rules of Golf sebagaimana disetujui oleh R&A Rules Limited dan The United States Golf Association Edisi Ke-32 Berlaku Mulai 1 Januari 2012 2011 R&A Rules Limited and The

Lebih terperinci

PROSEDUR DAN KEPUTUSAN KEPUTUSAN FORMAT FOURSOME P R O S E D U R

PROSEDUR DAN KEPUTUSAN KEPUTUSAN FORMAT FOURSOME P R O S E D U R PROSEDUR DAN KEPUTUSAN KEPUTUSAN FORMAT FOURSOME Sehubungan pada PON XVIII 2012 dipertandingkan format foursome stroke play, PB. PGI merasa perlu untuk menyebar-luaskan prosedur dan keputusan-keputusan

Lebih terperinci

2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 2 ND INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP 1. Pelaksana Pertandingan 2 nd Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI untuk melaksanakan pertandingan

Lebih terperinci

KEJUARAAN NASIONAL GOLF AMATIR 2016

KEJUARAAN NASIONAL GOLF AMATIR 2016 1. PELAKSANA PERTANDINGAN INFORMASI PERTANDINGAN Kejuaraan Nasional Golf Amatir 2016 akan dilaksanakan oleh sebuah panitia pelaksana yang telah ditunjuk oleh PB PGI untuk melaksanakan pertandingan tersebut

Lebih terperinci

6 TH INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN

6 TH INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 1. Pelaksana Pertandingan 6 th Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI untuk melaksanakan pertandingan tersebut dan selanjutnya akan disebut

Lebih terperinci

INFORMASI PERTANDINGAN

INFORMASI PERTANDINGAN 5 th INDONESIA ELITE AMATEUR CHAMPIONSHIP INFORMASI PERTANDINGAN 1. Pelaksana Pertandingan 5 th Indonesia Elite Amateur Championship akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia yang telah ditunjuk oleh PB PGI

Lebih terperinci

Qualifying Juniors and Amateurs Jakarta Golf Club,

Qualifying Juniors and Amateurs Jakarta Golf Club, FACT SHEET 1. Organizer : PENGURUS BESAR PERSATUAN GOLF INDONESIA (PB.PGI) Gedung Medco I, Lantai 1 Jl.Ampera Raya No.18-20, Cilandak-Jakarta Selatan Tel No : 021.78841214 Fax No : 021.78841215 E-mail

Lebih terperinci

KETENTUAN PERTANDINGAN EMERALDA KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2015

KETENTUAN PERTANDINGAN EMERALDA KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2015 KETENTUAN PERTANDINGAN EMERALDA KEJUARAAN NASIONAL GOLF JUNIOR 2015 1. PERATURAN GOLF Turnamen Junior ini akan dimainkan mengacu kepada Peraturan Golf yang diberlakukan oleh the R & A Rules Limited yang

Lebih terperinci

KUALIFIKASI ATLET GOLF PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XIX 2016 BANDUNG, JAWA BARAT Agustus 2015 (Putera & Puteri) KETENTUAN PERTANDINGAN

KUALIFIKASI ATLET GOLF PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XIX 2016 BANDUNG, JAWA BARAT Agustus 2015 (Putera & Puteri) KETENTUAN PERTANDINGAN KUALIFIKASI ATLET GOLF PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XIX 2016 BANDUNG, JAWA BARAT 12 13 Agustus 2015 (Putera & Puteri) DAMAI INDAH GOLF BSD Course Serpong, Tangerang BANTEN Telp : +62 21 537 0290 Fax : +62 21

Lebih terperinci

Regulasi dan Ketentuan Pertandingan

Regulasi dan Ketentuan Pertandingan Regulasi dan Ketentuan Pertandingan Batas Penutupan Pendaftaran: Jumat, 17 Juni 2016., Pukul 16.00 WIB Permainan pada turnamen ini dilaksanakan merujuk kepada peraturan golf yang sedang di berlakukan oleh

Lebih terperinci

KEJUARAAN NASIONAL GOLF AMATIR PUTRA & PUTRI 2014 INFORMASI KEJUARAAN

KEJUARAAN NASIONAL GOLF AMATIR PUTRA & PUTRI 2014 INFORMASI KEJUARAAN KEJUARAAN NASIONAL GOLF AMATIR PUTRA & PUTRI 2014 INFORMASI KEJUARAAN Nama Pertandingan Kejuaraan Nasional Golf Amatir Putra dan Putri 2014 selanjutnya akan disebut KEJURNAS GOLF AMATIR 2014 Pelaksana

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN LATIHAN JASMANI UNTUK ANAK USIA TAHUN PERMAINAN NET (NET GAME)

MODEL PERMAINAN LATIHAN JASMANI UNTUK ANAK USIA TAHUN PERMAINAN NET (NET GAME) MODEL PERMAINAN LATIHAN JASMANI UNTUK ANAK USIA 10-12 TAHUN PERMAINAN NET (NET GAME) A. PERMAINAN NET TANPA ALAT 1. Permainan Bola Voli (hal 227; 230; 234; 235; 240; 242) Perlengkapan: lapangan bola, bola

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN TURNAMEN FUTSAL GPKN CUP

PERATURAN PERTANDINGAN TURNAMEN FUTSAL GPKN CUP PERATURAN PERTANDINGAN TURNAMEN FUTSAL GPKN CUP A. PERATURAN RESMI BERMAIN 1. Permainan dilakukan dengan 5 orang dilapangan untuk tiap tim (termasuk penjaga gawang) dan sisanya berada di bench. 2. Kedua

Lebih terperinci

PERATURAN DAN KETENTUAN TURNAMEN FUTSAL ANTAR MADRASAH KABUPATEN SLEMAN

PERATURAN DAN KETENTUAN TURNAMEN FUTSAL ANTAR MADRASAH KABUPATEN SLEMAN PERATURAN DAN KETENTUAN TURNAMEN FUTSAL ANTAR MADRASAH KABUPATEN SLEMAN PERATURAN 1 PEMAIN Dalam setiap pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari 5 pemain, salah satu diantaranya

Lebih terperinci

KRITERIA LOMBA INTERN

KRITERIA LOMBA INTERN KRITERIA LOMBA INTERN 1. TARIK TAMBANG B. dan Kegiatan a. Tiap prodi per angkatan mengirimkan 1 tim putra dan 1 tim putri yang masing masing terdiri dari 5 orang. b. Lomba menggunakan sistem gugur dan

Lebih terperinci

PERATURAN FUTSAL. Seorang pemain hanya boleh bergabung dengan 1 tim saja. Warna baju yang dipakai masing-masing tim tidak boleh sama.

PERATURAN FUTSAL. Seorang pemain hanya boleh bergabung dengan 1 tim saja. Warna baju yang dipakai masing-masing tim tidak boleh sama. PERATURAN FUTSAL Waktu Permainan Lama pertandingan 1 babak : 15 menit Lama pertandingan 2 babak : 2x15 menit Lama waktu Istirahat Total Waktu : 2 menit : 32 menit Peraturan Utama Seorang pemain hanya boleh

Lebih terperinci

TURNAMEN BRIDGE NASIONAL TELKOM INDONESIA OPEN 2016

TURNAMEN BRIDGE NASIONAL TELKOM INDONESIA OPEN 2016 TURNAMEN BRIDGE NASIONAL TELKOM INDONESIA OPEN 2016 PERATURAN PERTANDINGAN A. UMUM Pertandingan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pertandingan Internasional Laws of Duplicate Contract Bridge 2007 ditambah

Lebih terperinci

PERATURAN PERMAINAN LIGA FUTSAL Sportaculer High School and College Tournament (SPECTA) 2016

PERATURAN PERMAINAN LIGA FUTSAL Sportaculer High School and College Tournament (SPECTA) 2016 PERATURAN PERMAINAN LIGA FUTSAL Sportaculer High School and College Tournament (SPECTA) 2016 PERGANTIAN PEMAIN 1. Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung. 2. Jumlah

Lebih terperinci

4. Babak semifinal dan final akan diadakan pada Jumat, 27 Mei 2016.

4. Babak semifinal dan final akan diadakan pada Jumat, 27 Mei 2016. Persyaratan Lomba Ifuto Futsal : 1. Peserta berdomisili di Indonesia dan berasal dari kategori umur 17 23 tahun. 2. Setiap peserta diwajibkan melampirkan fotokopi Kartu Pelajar/ Kartu Mahasiswa dan Kartu

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN LIGA MAHASISWA GOLF 2013

PERATURAN PERTANDINGAN LIGA MAHASISWA GOLF 2013 PERATURAN PERTANDINGAN LIGA MAHASISWA GOLF 2013 KETENTUAN PERTANDINGAN 1. Panitia Penyelenggara dan Panitia Penegak 1.1.Panitia Pengarah (Steering Committee) bertugas untuk membuat, menetapkan prosedur

Lebih terperinci

Peraturan Sukan Tenpin Bowling Alumtek K.L

Peraturan Sukan Tenpin Bowling Alumtek K.L Peraturan Sukan Tenpin Bowling Alumtek K.L 1. PERATURAN AM 1.1 Pertandingan ini akan dijalankan mengikut Peraturan Kongres Tenpin Bowling Malaysia (MTBC). 1.2 Semua keputusan yang dibuat oleh Jawatankuasa

Lebih terperinci

Jakarta, 24 April: Baca apa yang pemain hendak katakan setelah ronde pembukaan dari turnamen berhadiah USD 750.000 CIMB Niaga Indonesian Masters.

Jakarta, 24 April: Baca apa yang pemain hendak katakan setelah ronde pembukaan dari turnamen berhadiah USD 750.000 CIMB Niaga Indonesian Masters. CIMB NIAGA INDONESIAN MASTERS 2014 RD 1 APA KATA MEREKA Jakarta, 24 April: Baca apa yang pemain hendak katakan setelah ronde pembukaan dari turnamen berhadiah USD 750.000 CIMB Niaga Indonesian Masters.

Lebih terperinci

Pendaftaran dibuka jam kantor, 09.00 Wita 16.00 Wita. Tidak ada undangan khusus dan wajib diikuti manager/official.

Pendaftaran dibuka jam kantor, 09.00 Wita 16.00 Wita. Tidak ada undangan khusus dan wajib diikuti manager/official. KETENTUAN-KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS UHO OPEN 2014 KENDARI, 23 S/D 30 AGUSTUS 2014 A. Waktu dan Tempat Waktu Pertandingan : 23 s/d 30 Agustus 2014 Tempat : Gedung Olahraga Jakarta Sport Jln. Sungai

Lebih terperinci

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012

KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012 KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 5 10 NOPEMBER 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL BALI OPEN 2012 2. PELAKSANAAN a. Waktu : Tanggal 5 10 Nopember 2012

Lebih terperinci

Peraturan Administrasi Peraturan Umum Peraturan Pertandingan

Peraturan Administrasi Peraturan Umum Peraturan Pertandingan Peraturan Administrasi 1. Peserta Sport Invitation terdaftar sebagai distributor K-Link aktif yang mempunyai peringkat minimal Manager. 2. Peserta dalam kondisi sehat secara Jasmani dan Rohani. 3. Menyerahkan

Lebih terperinci

PERATURAN UMUM PETROKIMIA GRESIK FUTSAL CHAMPIONSHIP 2016

PERATURAN UMUM PETROKIMIA GRESIK FUTSAL CHAMPIONSHIP 2016 PERATURAN UMUM PETROKIMIA GRESIK FUTSAL CHAMPIONSHIP 2016 1. Kontingen dan peserta Petrokimia Gresik Futsal Championship 2016 wajib memperlihatkan ID Card Petrokimia Gresik Futsal Championship 2016 kepada

Lebih terperinci

KETENTUAN INVITASI RENANG ANTAR PERGURUAN TINGGI SELURUH INDONESIA KE-IX

KETENTUAN INVITASI RENANG ANTAR PERGURUAN TINGGI SELURUH INDONESIA KE-IX KETENTUAN INVITASI RENANG ANTAR PERGURUAN TINGGI SELURUH INDONESIA KE-IX UMUM PENYELENGGARA Panitia Penyelenggara Invitasi Renang Antar Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia IX (IRAPTSI IX) adalah Unit Renang

Lebih terperinci

Simple & Powered Machines Category. Deskripsi, peraturan, dan penilaian THE TRASH HERO. Updated 11 March 2016

Simple & Powered Machines Category. Deskripsi, peraturan, dan penilaian THE TRASH HERO. Updated 11 March 2016 1 Simple & Powered Machines Category Deskripsi, peraturan, dan penilaian THE TRASH HERO 2 1. Ringkasan Terdapat dua area kompetisi yang berbeda: Suatu jalan kecil dan sebuah meja pembuangan. Kedua area

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12 TAHUN ( 15 Model Permainan)

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12 TAHUN ( 15 Model Permainan) MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12 TAHUN ( 15 Model Permainan) A. Permainan Target (usia 12) 1. Permainan melempar bola ke sasaran Permainan ini sangat digemari oleh anak-anak karena pola permainannya

Lebih terperinci

BAHAN AJAR. 1. Judul : PERMAINAN BOLA BASKET. 2. Penyusun : Drs, Syahrizal. 3. Tujuan :

BAHAN AJAR. 1. Judul : PERMAINAN BOLA BASKET. 2. Penyusun : Drs, Syahrizal. 3. Tujuan : BAHAN AJAR 1. Judul : PERMAINAN BOLA BASKET 2. Penyusun : Drs, Syahrizal 3. Tujuan : Agar siswa dapat Menggunakan berbagai formasi, bentuk dan strategi dalam permainan bola basket Agar siswa dapat Menerapkan

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN & LOMBA PORSENI III DPD PERPAMSI BANTEN MY PISITA RESORT PANTAI ANYER, 26 MEI 2011

PERATURAN PERTANDINGAN & LOMBA PORSENI III DPD PERPAMSI BANTEN MY PISITA RESORT PANTAI ANYER, 26 MEI 2011 PERATURAN PERTANDINGAN & LOMBA PORSENI III DPD PERPAMSI BANTEN MY PISITA RESORT PANTAI ANYER, 26 MEI 2011 PANITIA : Sekretariat Perpamsi Banten : Jl. Kisamaun No. 204 Tangerang 15118. Telp./Fax. 021 55794821

Lebih terperinci

JUKLAK & JADWAL AFG 2006

JUKLAK & JADWAL AFG 2006 JUKLAK & JADWAL AFG 2006 PETUNJUK PELAKSANAAN AFG 2006 A. KETENTUAN UMUM 01. Peserta merupakan utusan/perwakilan yang dikirim dari Chapter. 02. Tiap-tiap chapter hanya boleh mengirimkan 1 team. 02. Peserta

Lebih terperinci

SPORTIFITAS TINGKATKAN INTEGRITAS!

SPORTIFITAS TINGKATKAN INTEGRITAS! SPORTIFITAS TINGKATKAN INTEGRITAS! OLIMPIADE BULU TANGKIS Pendaftaran : 28 November - 4 Desember 2014 Pelaksanaan : 14 Desember 18 Desember 2014 Persyaratan & Ketentuan : 1. Setiap fakultas mengirimkan

Lebih terperinci

HARI PAHLAWAN FUN GAMES 9 PIN NOTAP 13 NOVEMBER 2016 KETENTUAN UMUM FORMAT PERTANDINGAN

HARI PAHLAWAN FUN GAMES 9 PIN NOTAP 13 NOVEMBER 2016 KETENTUAN UMUM FORMAT PERTANDINGAN KETENTUAN UMUM 1. MAKSUD DAN TUJUAN Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Boling PBJ dalam rangka memperingati Hari Pahlawan; yang diharapkan dapat menggelorakan kembali semangat kepahlawanan

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULU TANGKIS MILO SCHOOL COMPETITION 2014 TANGGAL 24 FEBRUARI 1 MARET 2014

KETENTUAN KEJUARAAN BULU TANGKIS MILO SCHOOL COMPETITION 2014 TANGGAL 24 FEBRUARI 1 MARET 2014 KETENTUAN KEJUARAAN BULU TANGKIS MILO SCHOOL COMPETITION 2014 TANGGAL 24 FEBRUARI 1 MARET 2014 A. NAMA KEJUARAAN : MILO SCHOOL COMPETITION 2014 B. PELAKSANAAN : Tanggal : 24 Februari 1 Maret 2014 Waktu

Lebih terperinci

PANDUAN KEGIATAN LIGA SEPAKBOLA REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2016 DI WILAYAH TONDANO DUA

PANDUAN KEGIATAN LIGA SEPAKBOLA REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2016 DI WILAYAH TONDANO DUA PANDUAN KEGIATAN LIGA SEPAKBOLA REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2016 DI WILAYAH TONDANO DUA I. PELAKSANAAN KEGIATAN Technical Meeting Tanggal : 21 September 2016 Pukul Tempat : 14.00 Wita s/d selesai : Rumah

Lebih terperinci

LARANGAN, PENILAIAN, DAN PENENTU KEMENANGAN.

LARANGAN, PENILAIAN, DAN PENENTU KEMENANGAN. LARANGAN, PENILAIAN, DAN PENENTU KEMENANGAN awan_hariono@uny.ac.id 4. LARANGAN a. Pelanggaran Berat b. Pelanggaran Ringan Pelanggaran Berat 1. Menyerang bagian badan yang tidak sah, yaitu: leher, kepala,

Lebih terperinci

Tak Cuma Spiker. Written by Administrator Friday, 10 December :43

Tak Cuma Spiker. Written by Administrator Friday, 10 December :43 Bola voli merupakan olah raga permainan dimana sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah tim bekerja sama bersaing melawan tim musuh untuk merebut sebuah poin. Untuk itu, kita coba ngulik fungsi para

Lebih terperinci

PANITIA DIES NATALIS KE 52 TAHUN 2012 KEGIATAN OLAH RAGA KETENTUAN DAN TATA TERTIB PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA

PANITIA DIES NATALIS KE 52 TAHUN 2012 KEGIATAN OLAH RAGA KETENTUAN DAN TATA TERTIB PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA KETENTUAN DAN TATA TERTIB PERTANDINGAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA SEPTEMBER 2012 1.1. Ketentuan Umum PANITIA DIES NATALIS KE 52 TAHUN 2012 SEPAK BOLA Pemain adalah dosen, karyawan,mahasiswa,

Lebih terperinci

PERATURAN LOMBA. 7-8 November Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA. Bekerjasama dengan :

PERATURAN LOMBA. 7-8 November Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA. Bekerjasama dengan : PERATURAN LOMBA 7-8 November 2015 Diselenggarakan oleh : DISORDA DKI JAKARTA PORSEROSI PENGPROV DKI JAKARTA Bekerjasama dengan : Peraturan lomba JAKARTA ANTAR MASTER 2015 di adopsi dari peraturan yang

Lebih terperinci

PERMAINAN MENUJU CABANG OLAHRAGA SOFTBALL

PERMAINAN MENUJU CABANG OLAHRAGA SOFTBALL Permainan up PERMAINAN MENUJU CABANG OLAHRAGA SOFTBALL Tujuan: Melatih keterampilan melempar dan menangkap dari atas kepala dan samping badan. Peralatan: Satu bola softball perpasang, satu glove softball

Lebih terperinci

SYARAT KETENTUAN KOMPETISI DONAT (DOTA NATIFEST) NATIFEST 2016

SYARAT KETENTUAN KOMPETISI DONAT (DOTA NATIFEST) NATIFEST 2016 SYARAT KETENTUAN KOMPETISI DONAT (DOTA NATIFEST) NATIFEST 2016 Final : Sabtu, 29 Oktober 2016 Waktu : 08.00 s.d 11.00 WIB Tempat : Lab RPL SMK Bina Informatika 1 tim : Terdiri 5 orang Biaya pendaftaran

Lebih terperinci

FORMULIR PENDAFTARAN FUTSAL. Alamat Sekolah ... :...

FORMULIR PENDAFTARAN FUTSAL. Alamat Sekolah ... :... FORMULIR PENDAFTARAN FUTSAL Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Nama Sekolah Alamat Sekolah Telepon :... Dengan ini mendaftarkan Team Futsal :...... Untuk mengikuti Turnamen Futsal Antar SMA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memukul bola secara berangsur-angsur sampai meneroboskan bola ke gawang

BAB I PENDAHULUAN. memukul bola secara berangsur-angsur sampai meneroboskan bola ke gawang 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Woodball adalah olahraga yang mirip dengan golf menurut Mr. Ming Hui Weng, yang merupakan pencipta olahraga baru ini. Permainan woodball yaitu permainan

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 10 TAHUN (16 model permainan)

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 10 TAHUN (16 model permainan) A. Permainan Target (usia 10) MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 10 TAHUN (16 model permainan) 1. Permainan melempar bola ke sasaran Permainan ini bertujuan untuk melatih ketepatan dan koordinassi mata/tangan

Lebih terperinci

Bola basket a. Latihan menembak jarak jauh PRAKTIK DI LAPANGAN Pola penyerangan dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara : 1) Set

Bola basket a. Latihan menembak jarak jauh PRAKTIK DI LAPANGAN Pola penyerangan dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara : 1) Set Bola basket a. Latihan menembak jarak jauh PRAKTIK DI LAPANGAN Pola penyerangan dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara : 1) Set offence Serangan yang direncanakan dan dibangun dari bagian

Lebih terperinci

PROPOSAL GOLF TOURNAMENT FOR AMATEUR PLATINUM GOLF TOURNAMENT MAJALAH MARKETING

PROPOSAL GOLF TOURNAMENT FOR AMATEUR PLATINUM GOLF TOURNAMENT MAJALAH MARKETING PROPOSAL GOLF TOURNAMENT FOR AMATEUR PLATINUM GOLF TOURNAMENT MAJALAH MARKETING TEMA ACARA PLATINUM GOLF TOURNAMENT GO GREEN SEASON LATAR BELAKANG Platinum Golf Tournament adalah turnamen antar pemain

Lebih terperinci

LATIHAN USAHA, ENERGI, IMPULS DAN MOMENTUM

LATIHAN USAHA, ENERGI, IMPULS DAN MOMENTUM LATIHAN USAHA, ENERGI, IMPULS DAN MOMENTUM A. Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan besaran-besaran terkait. 1. Sebuah meja massanya 10 kg mula-mula

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE DEBAT BAHASA INDONESIA PEKAN UMUM MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE DEBAT BAHASA INDONESIA PEKAN UMUM MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE DEBAT BAHASA INDONESIA KETENTUAN UMUM PEKAN UMUM MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET 1. Tim Pro adalah tim yang setuju terhadap mosi debat dan bertugas memberikan argumentasi

Lebih terperinci

BASKET. Pembayaran dapat dilakukan secara langsung ke Sekretariat Liga Merah Maroon atau transfer melalui nomor rekening : a.n. Nur Sehah.

BASKET. Pembayaran dapat dilakukan secara langsung ke Sekretariat Liga Merah Maroon atau transfer melalui nomor rekening : a.n. Nur Sehah. BASKET 1. PERATURAN UMUM 1A. Sifat Peraturan Keputusan Panitia Liga Merah Maroon adalah final dan tidak dapat diganggu gugat. Semua peserta Liga Merah Maro on wajib mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11 TAHUN (13 Model Permainan)

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11 TAHUN (13 Model Permainan) MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11 TAHUN (13 Model Permainan) A. Permainan Target (usia 11) 1. Permainan melempar bola diantara 2 kerucut/botol secara berpasangan Permainan melempar bola diantara 2 kerucut

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA DEBAT BAHASA INDONESIA OLIMPIADE ILMIAH MAHASISWA (OIM) 2013 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA KETENTUAN UMUM

PETUNJUK TEKNIS LOMBA DEBAT BAHASA INDONESIA OLIMPIADE ILMIAH MAHASISWA (OIM) 2013 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA KETENTUAN UMUM PETUNJUK TEKNIS LOMBA DEBAT BAHASA INDONESIA OLIMPIADE ILMIAH MAHASISWA (OIM) 2013 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA KETENTUAN UMUM Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan: 1. Olimpiade Ilmiah Mahasiswa

Lebih terperinci

TITIK BERAT DAN STABILITAS (CENTER OF GRAVITY DAN STABILITY)

TITIK BERAT DAN STABILITAS (CENTER OF GRAVITY DAN STABILITY) TITIK BERAT TITIK BERAT DAN STABILITAS (CENTER OF GRAVITY DAN STABILITY) Definisi titik berat Lokasi titik berat pada manusia STABILITAS DAN EQUILIBRIUM Faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas Prinsip-prinsip

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN BASKET HIPPOCRATES CUP KE XXVIII FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA PASAL 1 DASAR PELAKSANAAN

PERATURAN PERTANDINGAN BASKET HIPPOCRATES CUP KE XXVIII FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA PASAL 1 DASAR PELAKSANAAN PERATURAN PERTANDINGAN BASKET HIPPOCRATES CUP KE XXVIII FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA PASAL 1 DASAR PELAKSANAAN Peraturan ini berpedoman pada: 1. Program kerja BEM UNUD secara berkesinambungan.

Lebih terperinci

Panduan Peraturan. Mile Family Club Line Follower Robot Contest 2016 With Universitas Potensi Utama. Lab Studio, Lantai 1. Food Court, Lantai 5

Panduan Peraturan. Mile Family Club Line Follower Robot Contest 2016 With Universitas Potensi Utama. Lab Studio, Lantai 1. Food Court, Lantai 5 [Millennium ICT Center] [Universitas Potensi Utama] Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Panduan Peraturan Mile Family Club Line Follower Robot Contest 2016 With Universitas Potensi Utama TECHNICAL MEETING

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN INTERSPORT PASSION GOAL 2016 BABAK REGIONAL

PERATURAN PERTANDINGAN INTERSPORT PASSION GOAL 2016 BABAK REGIONAL PERATURAN PERTANDINGAN INTERSPORT PASSION GOAL 2016 BABAK REGIONAL PASAL I TIM PESERTA Tim peserta berasal dari mahasiswa PERGURUAN TINGGI atau sederajat, dengan Usia 18 23 Tahun yang telah memenuhi Persyaratan

Lebih terperinci

bab 1 gerak dasar kata kunci berjalan memutar melempar berlari mengayun menangkap melompat menekuk menendang

bab 1 gerak dasar kata kunci berjalan memutar melempar berlari mengayun menangkap melompat menekuk menendang bab 1 gerak dasar sumber www.sdialazhar14.wordpress.com tanggal 11 Juni 2009 kata kunci berjalan memutar melempar berlari mengayun menangkap melompat menekuk menendang meloncat menggiring setiap hari kamu

Lebih terperinci

DIVISI OPEN GRADE-A GRADE-B GRADE-C

DIVISI OPEN GRADE-A GRADE-B GRADE-C 1. MAKSUD DAN TUJUAN Kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka untuk meningkatkan prestasi atlit bowling dan menambah frekuensi pertandingan di Jakarta khususnya dan Nasional pada umumnya. Dengan sudah

Lebih terperinci

Undang-undang Permainan

Undang-undang Permainan KEPEGAWAIAN DAN KEJURULATIHAN PERATURAN DAN UNDANG-UNDANG BOLA SEPAK Anda telah didedahkan tadi dengan sejarah asal-usul bola sepak dan sejarah perkembangannya di negara kita. Sekarang mari kita kaji pula

Lebih terperinci

P E R A T U R A N LOMBA PARADE Pasal 1 PENDAHULUAN

P E R A T U R A N LOMBA PARADE Pasal 1 PENDAHULUAN P E R A T U R A N LOMBA PARADE 2015 2015 Pasal 1 PENDAHULUAN 1.1. PARADE adalah lomba beregu berbaris dengan menggunakan peralatan musik melalui lintasan/ jalur tertentu dan sesuai peraturan untuk diikuti

Lebih terperinci

SEPAK BOLA 1. PERATURAN UMUM

SEPAK BOLA 1. PERATURAN UMUM SEPAK BOLA 1. PERATURAN UMUM 1A. Sifat Peraturan Keputusan Panitia Liga Merah Maroon adalah final dan tidak dapat diganggu gugat. Semua peserta Liga Merah Maroon wajib mengikuti semua aturan yang telah

Lebih terperinci

A. KETENTUAN UMUM 3. NAMA & KLASIFIKASI KEJUARAAN

A. KETENTUAN UMUM 3. NAMA & KLASIFIKASI KEJUARAAN A. KETENTUAN UMUM 1. MAKSUD DAN TUJUAN Kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka memperebutkan Piala Bergilir Menpora RI yang merupakan kegiatan rutin tahunan Krida Utama Bowling Club dan juga telah menjadi

Lebih terperinci

WORKSHOP PEMBIMBINGAN OLIMPIADE MATEMATIKA & SAINS BIDANG MATEMATIKA SMP

WORKSHOP PEMBIMBINGAN OLIMPIADE MATEMATIKA & SAINS BIDANG MATEMATIKA SMP WORKSHOP PEMBIMBINGAN OLIMPIADE MATEMATIKA & SAINS BIDANG MATEMATIKA SMP Ilham Rizkianto FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta Ilham_rizkianto@uny.ac.id Wonosari, 9 Mei 2014 MASALAH KOMBINATORIK Mengecoh,

Lebih terperinci

-Let s play by the rule, and may the best team win!-

-Let s play by the rule, and may the best team win!- -Let s play by the rule, and may the best team win!- Pendahuluan Sebuah pertandingan pada hakekatnya diatur dan dikendalikan oleh suatu peraturan. Dalam olahraga bolabasket, salah satu peraturan pengendali

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG TANGGAL 8 s/d 13 APRIL 2013 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL BULUTANGKIS SIGER LAMPUNG 2013

Lebih terperinci

Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SD/MI Kelas II

Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SD/MI Kelas II semester 2 pelajaran 3 musyawarah tujuan pembelajaran tujuan yang ingin dicapai setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan dapat melakukan musyawarah dalam mengambil keputusan manfaat pembelajaran manfaat

Lebih terperinci

DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, November 2012 (RANKING POINT)

DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, November 2012 (RANKING POINT) DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 Surabaya, 19 24 November 2012 (RANKING POINT) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL JAWA TIMUR OPEN 2012 2. PELAKSANAAN : a. Waktu : 19 24 November 2012

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN FUTSAL PSYCHO CUP PSYCHOLOGY BASKETBALL FUTSAL AND CHEERLEADING COMPETITION UGM 2014

PERATURAN PERTANDINGAN FUTSAL PSYCHO CUP PSYCHOLOGY BASKETBALL FUTSAL AND CHEERLEADING COMPETITION UGM 2014 PERATURAN PERTANDINGAN FUTSAL PSYCHO CUP PSYCHOLOGY BASKETBALL FUTSAL AND CHEERLEADING COMPETITION UGM 2014 Demi keteraturan dan keseragaman permainan futsal, maka pelaksanaan Futsal Psycho Cup 2014 berdasarkan

Lebih terperinci

Tolak Peluru. Presented By Suci Munasharah

Tolak Peluru. Presented By Suci Munasharah Tolak Peluru Presented By Suci Munasharah A. Teknik Dasar Tolak Peluru Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, diantaranya : Teknik Memegang Peluru Ada 3 teknik memegang peluru : Jari-jari direnggangkan

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PORSENI BUMN IX 2016

PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PORSENI BUMN IX 2016 PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PORSENI BUMN IX 2016 A. PESERTA Peserta yang mengikuti PORSENI BUMN 2016 terdiri dari Manajer, Atlet/Pemain, termasuk Official Tim sebagai berikut: 1. Pemain (Atlit) adalah para

Lebih terperinci

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL MARET 2013 ( RANKING POINT )

KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL MARET 2013 ( RANKING POINT ) KETENTUAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN TANGGAL 25 30 MARET 2013 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL KALIMANTAN OPEN 2. PELAKSANAAN : a. Waktu

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS. atau ke sisi (Depdikbud, 1995). Sedangkan Takraw berarti bola atau barang

BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS. atau ke sisi (Depdikbud, 1995). Sedangkan Takraw berarti bola atau barang 1 BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Teori 2.1.1 Hakikat Permainan Sepak Takraw Sepak takraw berasal dari dua kata yaitu sepak dan takraw. Sepak berarti gerakan menyepak sesuatu

Lebih terperinci

GAME RULES LA Streetball 2014

GAME RULES LA Streetball 2014 I. BALLERZ / TEAM REQUREMENTS a. Setiap team : 1. terdiri dari 8 orang pemain dan satu orang pelatih. 2. WAJIB MENDAFTAR melalui ONLINE dengan mengisi dan memenuhi semua persyaratanya. 3. Wajib Hadir dalam

Lebih terperinci

VALUE & STANDAR KOMPETISI AIS BANDUNG FUTSAL GOES TO SCHOOL CUP III 2014

VALUE & STANDAR KOMPETISI AIS BANDUNG FUTSAL GOES TO SCHOOL CUP III 2014 VALUE & STANDAR KOMPETISI AIS BANDUNG FUTSAL GOES TO SCHOOL CUP III 2014 AIS BANDUNG GOES TO SCHOOL III 2014 adalah kompetisi Futsal SMA/SMK Se-Bandung Raya dimana kompetisi ini AIS BANDUNG berusaha untuk

Lebih terperinci

Soal Gerak Lurus = 100

Soal Gerak Lurus = 100 Soal Gerak Lurus 1. Sebuah bola bergerak ke arah Timur sejauh 8 meter, lalu membentur tembok dan berbalik arah sejauh meter. Jarak yang ditempuh bola adalah... Jarak, berarti semua dijumlah 8 meter + meter

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Demikian peraturan ini dapat dilaksanakan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2015 PB PERGATSI

KATA PENGANTAR. Demikian peraturan ini dapat dilaksanakan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2015 PB PERGATSI KATA PENGANTAR Peraturan Gateball Indonesia ini disusun oleh PB PERGATSI mengacu pada peraturan Gateball dan Pedoman Wasit yang diterbitkan oleh World Gateball Union (WGU) pada bulan September 2011 dan

Lebih terperinci

Ruang Sampel. Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB

Ruang Sampel. Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB Ruang Sampel Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB 1 Ruang Sampel (Sample Space) Ruang sampel: himpunan semua hasil (outcome) yang

Lebih terperinci

KETENTUAN KETENTUAN KEJURNAS BULUTANGKIS BEREGU DEWASA SISTIM SUDIRMAN ANTAR KLUB & PERORANGAN TARUNA TAHUN 2012

KETENTUAN KETENTUAN KEJURNAS BULUTANGKIS BEREGU DEWASA SISTIM SUDIRMAN ANTAR KLUB & PERORANGAN TARUNA TAHUN 2012 KETENTUAN KETENTUAN KEJURNAS BULUTANGKIS BEREGU DEWASA SISTIM SUDIRMAN ANTAR KLUB & PERORANGAN TARUNA TAHUN 2012 1. NAMA KEJUARAAN Kejuaraan Nasional Bulutangkis BEREGU DEWASA SISTIM SUDIRMAN ANTAR KLUB

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI DEBAT HUKUM SEKOLAH MENENGAH ATAS ANTAR SISWA SMA TINGKAT NASIONAL SCIENCESATIONAL 2016 BAB I KETENTUAN UMUM.

PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI DEBAT HUKUM SEKOLAH MENENGAH ATAS ANTAR SISWA SMA TINGKAT NASIONAL SCIENCESATIONAL 2016 BAB I KETENTUAN UMUM. PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI DEBAT HUKUM SEKOLAH MENENGAH ATAS ANTAR SISWA SMA TINGKAT NASIONAL SCIENCESATIONAL 2016 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 (1) Sistem yang digunakan dalam debat ini adalah sistem Asian

Lebih terperinci

KATEGORI 1-2 SD Wedo Speed Building and Programming (Roaring Lion)

KATEGORI 1-2 SD Wedo Speed Building and Programming (Roaring Lion) KATEGORI 1-2 SD Wedo Speed Building and Programming (Roaring Lion) TUJUAN LOMBA Peserta harus marakit cepat project WeDo degan nama Roaring Lion setelah selesai merakit peserta harus membuat program sesuai

Lebih terperinci

PENGURUS PROVINSI SUMATERA SELATAN

PENGURUS PROVINSI SUMATERA SELATAN KEJUARAAN BULUTANGKIS DJARUM SIRKUIT NASIONAL OPEN 2012 PALEMBANG, 20 24 MARET 2012 ( RANKING POINT ) 1. NAMA KEJUARAAN : DJARUM SIRKUIT NASIONAL OPEN 2012 2. PELAKSANAAN a. Waktu : Tanggal 20 s.d. 24

Lebih terperinci

GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN KOTA BOGOR KWARTIR RANTING BOGOR BARAT PETUNJUK PELAKSANAAN

GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN KOTA BOGOR KWARTIR RANTING BOGOR BARAT PETUNJUK PELAKSANAAN 2009 Undangan I Kegiatan Kepada Ka. Mabigus Di Tempat GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN KOTA BOGOR 04.001-04.002 KWARTIR RANTING BOGOR BARAT PETUNJUK PELAKSANAAN 1 LOMBA JUMPA PENGGALANG VI TAHUN 2009 I. Nama

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA PERSATUAN GOLF INDONESIA BAB I UMUM. Pasal 1 DASAR BAB II UMUM. Pasal 2 SYARAT SYARAT MENJADI ANGGOTA

ANGGARAN RUMAH TANGGA PERSATUAN GOLF INDONESIA BAB I UMUM. Pasal 1 DASAR BAB II UMUM. Pasal 2 SYARAT SYARAT MENJADI ANGGOTA ANGGARAN RUMAH TANGGA PERSATUAN GOLF INDONESIA BAB I UMUM Pasal 1 DASAR Anggaran Rumah Tangga (ART) ini di susun berdasarkan Pasal 18 Anggaran Dasar Persatuan Golf Indonesia. BAB II UMUM Pasal 2 SYARAT

Lebih terperinci

BAB USAHA DAN ENERGI I. SOAL PILIHAN GANDA

BAB USAHA DAN ENERGI I. SOAL PILIHAN GANDA 1 BAB USAHA DAN ENERGI I. SOAL PILIHAN GANDA 01. Usaha yang dilakukan oleh suatu gaya terhadap benda sama dengan nol apabila arah gaya dengan perpindahan benda membentuk sudut sebesar. A. 0 B. 5 C. 60

Lebih terperinci

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2004 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA TAHUN 2005

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2004 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA TAHUN 2005 SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT KABUPATEN/KOTA TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA TAHUN 200 Bidang Matematika Waktu : 90 Menit DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Lebih terperinci

WAKTU DAN PELAKSANAAN

WAKTU DAN PELAKSANAAN WAKTU DAN PELAKSANAAN I. PENDAFTARAN Gelombang 1 (Penambahan 200 Poin ) Tanggal : 27 Juli 8 Agustus 2015 Gelombang 2 ( Penambahan 100 Poin ) Tanggal : 9 Agustus 22 Agustus 2015 Gelombang 3 ( Penambahan

Lebih terperinci

MOMENTUM & IMPULS. p : momentum benda (kg.m/s) m : massa benda (kg) v : kecepatan benda (m/s)

MOMENTUM & IMPULS. p : momentum benda (kg.m/s) m : massa benda (kg) v : kecepatan benda (m/s) MOMENTUM & IMPULS (Rumus) Momentum: Hasil kali massa benda dengan kecepatannya (besaran vektor). Perubahan momentum bersudut Pada sumbu-x: p : momentum benda (kg.m/s) m : massa benda (kg) v : kecepatan

Lebih terperinci

TUGAS PRAKTIKUM DASAR KOMPUTER MEMBUAT ARTIKEL OLAHRAGA FUTSAL

TUGAS PRAKTIKUM DASAR KOMPUTER MEMBUAT ARTIKEL OLAHRAGA FUTSAL TUGAS PRAKTIKUM DASAR KOMPUTER MEMBUAT ARTIKEL OLAHRAGA FUTSAL DISUSUN OLEH: Evan Sigit Kurniawan 15101015 LABORATORIUM KOMPUTER SEKOLAH TINGGI TELEMATIKA TELKOM JL. DI. PANJAITAN 128 PURWOKERTO 2016 Daftar

Lebih terperinci

KODE DISIPLIN INDONESIA SOCCER CHAMPIONSHIP

KODE DISIPLIN INDONESIA SOCCER CHAMPIONSHIP DEFINISI Dalam Kode Disiplin ini yang dimaksud dengan: AFC Asian Football Confederation FIFA Federation Internationale de Football Association GTS PT Gelora Trisula Semesta Intermediary Individu yang dibayar

Lebih terperinci

Prediksi skor pertandingan cricket dengan program dinamis pada WASP

Prediksi skor pertandingan cricket dengan program dinamis pada WASP Prediksi skor pertandingan cricket dengan program dinamis pada WASP Juan Anton (13513013) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha

Lebih terperinci

VIOLET COMPETITION 8 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS AIRLANGGA PERATURAN FUTSAL VCOM 8

VIOLET COMPETITION 8 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS AIRLANGGA PERATURAN FUTSAL VCOM 8 PERATURAN FUTSAL VCOM 8 PERATURAN UMUM 1. Keputusan panitia dan wasit tidak dapat diganggu gugat. 2. Peserta futsal VCom 8 wajib hadir ketika Technical Meeting. Setiap tim dihadiri perwakilan maksimal

Lebih terperinci

SISTEM KEJUARAAN PERSATUAN BULUTANGKIS SELURUH INDONESIA. I. Dasar Pemikiran Perlu penyempurnaan Sistem Kejuaraan PBSI yang berlaku selama ini.

SISTEM KEJUARAAN PERSATUAN BULUTANGKIS SELURUH INDONESIA. I. Dasar Pemikiran Perlu penyempurnaan Sistem Kejuaraan PBSI yang berlaku selama ini. SISTEM KEJUARAAN PERSATUAN BULUTANGKIS SELURUH INDONESIA I. Dasar Pemikiran Perlu penyempurnaan Sistem Kejuaraan PBSI yang berlaku selama ini. II. III. Tujuan 1. Agar bulutangkis Indonesia terus maju dan

Lebih terperinci

DOKUMEN INSTRUMEN PENILAIAN UJIAN KETERAMPILAN

DOKUMEN INSTRUMEN PENILAIAN UJIAN KETERAMPILAN DOKUMEN INSTRUMEN PENILAIAN UJIAN KETERAMPILAN SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI 2015 PROSEDUR PELAKSANAAN DAN RUBRIK PENILAIAN UJIAN KETERAMPILAN BIDANG KEOLAHRAGAAN 1. MATERI UJIAN Uji Keterampilan

Lebih terperinci

STIKOM SURABAYA FESTIVAL :: BASKETBALL COMPETITION ::.

STIKOM SURABAYA FESTIVAL :: BASKETBALL COMPETITION ::. PERATURAN STIFEST (STIKOM SURABAYA FESTIVAL) BASKETBALL COMPETITION 2016 BAB I Pasal 1 Definisi a) STIFEST BASKETBALL COMPETITION 2016 adalah perlombaan antar SMA yang dibentuk untuk menunjang prestasi

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pemukul dan regu penjaga. Regu pemukul berusaha mendapatkan nilai dengan

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pemukul dan regu penjaga. Regu pemukul berusaha mendapatkan nilai dengan 1 BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 1.1 Kajian Teoritis 2.1.1 Hakikat Permainan Kasti Sukrisno (2007: 2) menjelaskan bahwa permainan kasti merupakan salah satu permainan bola kecil. Permainan

Lebih terperinci