BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap Pengungkapan

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap Pengungkapan"

Transkripsi

1 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam Bab ini penulis akan melakukan analisis perhitungan Pengaruh Size, Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Sektor Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun Dalam analisis perhitungan tersebut penulis menggunakan beberapa tekhnik atau metode untuk mendapatkan hasil perhitungan. Adapun pembahasan dari tekhnik atau metode tersebut, yaitu: A. ANALISIS HASIL 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, perusahaan yang memenuhi kriteria dari penelitian ini sebanyak 15 sampel dengan periode Berikut hasil analisis deskriptif yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 berikut : 61

2 62 Tabel 4.1 STATISTIK DESKRIPTIF Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation SIZE PROFITABILITAS KEP.SAHAM LEVERAGE CSR Valid N (listwise) 60 Sumber : Output Perhitungan SPSS 21.0 Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif pada tabel 4.1, menunjukkan jumlah sampel (N) 60 yang terdiri dari 15 perusahaan perbankan selasa 4 tahun ( ) yang terdiri dari variabel size, profitabilitas, kepemilikan saham oleh publik dan leverage. Tabel 4.1 menyatakan hasil statistik deskriptif dari variabel yang telah diteliti. Hasil statistik deskriptif disajikan sebagai berikut: 1) Variabel Size memiliki nilai minimum dan maksimum dengan rata-rata Size adalah sedangkan standar deviasinya sebesar dengan jumlah data sebanyak 60. 2) Variabel Profitabilitas memiliki nilai minimum 0.01 dan maksimum 0.06 dengan rata-rata profitabilitas sedangkan standar deviasinya sebesar dengan jumlah data sebanyak 60. 3) Variabel Kepemilikan Saham oleh Publik memiliki nilai minimum 0.02 dan maksimum 0.50 dengan rata-rata Kepemilikan Saham oleh Publik

3 sedangkan standar deviasinya sebesar dengan jumlah data sebanyak 60. 4) Variabel Leverage memiliki nilai minimum 4.42 dan maksimum dengan rata-rata Leverage sedangkan standar deviasinya sebesar dengan jumlah data sebanyak 60. 5) Variabel Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki nilai minimum 0.25 dan maksimum 0.76 dengan rata-rata CSR sedangkan standar deviasinya sebesar dengan jumlah data sebanyak Uji Asumsi Klasik Beberapa hal yang mendasari tentang perlunya melakukan uji asumsi klasik atau uji persyaratan regresi linier berganda adalah agar besaran dan koefisien statistik yag diaperoleh benar-benar merupakan penduga parameter yang memang dapat dipertanggung jawabkan atau akurat. Pengujian terhadap penyimpangan asumsi klasik dalam penelitian ini terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. a. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi, error yang dihasilkan mempunyai distribusi normal ataukah tidak (Singgih Santoo. 2012:230). Tujuan dari normalitas data adalah untuk mengetahui

4 64 variabel dependen dan variabel independen memiliki distribusi normal atau tidak. Jika distribusi dari nilai-nilai residual tersebut tidak dapat dianggap berdistribusi normal, maka dikatakan ada masalah terhadap normalitas. Data berdistribusi normal dilihat melalui normal probability plot dengan melihat penyebaran data (titik) pada sumbu diagonal dari grafik. Dasar pengambilan keputusan : jika data menyebar disekitar garis diagonal dan penyebaran mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas. Jika data menyebar jauh dari arah diagonal dan atau tidak mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil Uji Normalitas disajikan pada gambar 4.1. Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Gambar 4.1 Normal P-P Plot

5 65 Dengan melihat gambar 4.1, maka dapat disimpulkan uji normalitas dengan P- Plot memberikan pola distribusi mendekati normal.dengan demikian model persamaan regresi memenuhi asumsi normalitas. Untuk mendeteksi normalitas data juga dapat menggunakan uji Kolmogorov- Smirnov (K-S) melalui program SPSS (Statistical Product and Service Solution) version 21,0 for window. Uji K-S dilakukan dengan membuat hipotesis: H 0 H a : Data residual berdistribusi normal : Data residual tidak berdistribusi mormal Apabila nilai Asymmtoticn significant > alpha (α) 0,05 maka data dikatakan telah terdistribusi secara normal. Tabel 4.2 Uji Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 60 Normal Parameters a,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute.062 Positive.062 Negative Kolmogorov-Smirnov Z.478 Asymp. Sig. (2-tailed).977 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0

6 66 Hasil penelitian (output) dari tabel 4.2 dapat disimpulkan sebagai berikut: Dari tabel diatas, hasil pengolahan data diperoleh bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal, dimana variabel memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yang lebih besar dari 0.05 yaitu (0.977 > 0.05) sehingga data telah berdistribusi secara normal. b. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi digunakan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dan kesalahan penggangu pada periode t-1 (sebelumnya). Jika terjadi autokorelasi maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi. Dalam hal ini peneliti memilih Uji Durbin Watson (DW test) untuk mendeteksi ada atau tidaknya autokorelasi. Menurut Santosa (2005:175), dasar pengambilan keputusan dengan uji Durbin Watson adalah: 1) Angka Durbin Watson dibawah -2, berarti ada autokorelasi positif 2) Angka Durbin Watson diantara -2 sampai +2, berarti tidak ada autokorelasi.

7 67 Tabel 4.3 Model Summary Durbin-Watson Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson a a. Predictors: (Constant), LEVERAGE, KEP.SAHAM, SIZE, PROFITABILITAS b. Dependent Variable: CSR Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Dari data di atas didapat nilai Durbin-Watson dari model regresi adalah dan pedoman suatu model regresi yang bebas dari autokorelasi jika angka Durbinwatson di antara -2 dan +2. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil ini menunjukkan tidak adanya autokorelasi c. Uji Multikolonieritas Uji multikolinoeritas digunakan untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Jika terjadi korelasi, maka dinamakan terdapat problem multikolonieritas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel independen. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya multikolonieritas di dalam model regresi adalah Jika nilai tolerance yang rendah sama dengan nilai VIF yang tinggi. Nilai cut off yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya mutikolonieritas adalah tolerance < 0,10 atau sama dengan nilai VIF > 10.

8 68 Dalam penelitian ini, hasil uji multikolonieritas dapat dilihat pada tabel 4.4. Tabel 4.4 Uji Multikolonieritas Coefficients a Model Collinearity Statistics Tolerance VIF SIZE PROFITABILITAS KEP.SAHAM LEVERAGE a. Dependent Variable: CSR Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Berdasarkan tabel 4.4 nilai Tolerance dan VIF, terlihat bahwa: 1) Angka Tolerance Size sebesar > 0.1, demikian pula dengan nilai VIF Size sebesar < 10. 2) Angka Tolerance Profitabilitas sebesar > 0.1, demikian pula dengan nilai VIF Profitabilitas sebesar < 10. 3) Angka Tolerance Kepemilikan saham oleh publik sebesar > 0.1, demikian pula dengan VIF Kepemilikan saham oleh publik sebesar < 10. 4) Angka Tolerance Leverage sebesar > 0.1, demikian pula dengan VIF Leverage sebesar < 10.

9 69 Dari hasil perhitungan diketahui bahwa nilai Tolerance menunjukkan tidak ada satu variabel independen yang memiliki nilai Tolerance kurang daro 0.1 yang berarti tidak ada korelasi antar variabel independen. Hasil perhitungan nilai Variance Inflation Factor (VIF) juga menunjukkan hal yang sama, tidak ada satu variabel independen yang memiliki nilai VIF lebih dari 10. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolonieritas antar variabel independen dalam model regresi. d. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, terjadi ketidaksamaan varians dari residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varians dari residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homokedastisitas. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heterokedastisitas atau model regresi yang homokedastisitas. Pada penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya heterokedastisitas adalah dengan melihat gambar Scatterplot dengan dasar analisis: 1) Jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang terarur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), maka mengindikasikan telah terjadi heteroskedastisitas.

10 70 2) Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik yang menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas. Dalam penelitian ini uji heteroskedastisitas dapat dilihat pada gambar 4.2. Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Gambar 4.2 Scatterplot Dari scatterplot di atas, terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak, tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas, serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 dan sumbu Y, maka hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi ini, sehingga model regresi layak digunakan dalam penelitian ini.

11 71 Pada penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya heterokedastisitas juga digunakan uji Glejser. Uji Glejser mengusulkan untuk meregres nilai absolut residual terhadap variabel independen. Dengan dasar analisis: a. Tingkat signifikansi > 5%, maka disimpulkan tidak terjadi heterokedastisitas. b. Tingkat signifikansi < 5%, maka terjadi heterokedastisitas. Tabel 4.5 Uji Glejser Coefficients a Model Unstandardized Standardized t Sig. Coefficients Coefficients B Std. Error Beta 1 (Constant) Unstandardized Residual a. Dependent Variable: AbsUt Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Dari hasil tampilan output SPSS diatas dengan jelas menunjukkan bahwa secara keseluruhan tidak ada satupun variabel independen yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel dependen nilai Absolut Ut (AbsUt). Hal ini terlihat dari probabilitas signifikansinya diatas tingkat kepercayaan 0.05 atau 5% yaitu > Jadi dapat disimpulkan model regresi tidak mengandung Heteroskedastisitas.

12 72 3. Uji Hipotesis a. Uji Koefisien Determinasi Koefisien determinasi (R 2 ) mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antar 0 dan 1. Nilai R 2 yang kecil menunjukkan kemampuan variabel independen amat terbatas. Nilai yang mendekati 1 berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Tabel 4.6 Uji Koefisien Determinasi Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a a. Predictors: (Constant), LEVERAGE, KEP.SAHAM, SIZE, PROFITABILITAS b. Dependent Variable: CSR Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Dari tabel 4.6 dapat diketahui bahwa angka koefisien determinasi atau Adjusted R Square adalah atau sebesar 20.3%. Hal ini menyatakan bahwa presentase kontribusi variabel antara Size, Profitabilitas, Kepemilikan saham Oleh Publik dan Leverage terhadap pengungkapan Corporate Social responsibility (CSR) sebesar 20.3%. Sedangkan sisanya merupakan Standard error of the Estimate (SEE) sebesar 79.7% dipengaruhi variabel lain diluar variabel penelitian

13 73 ini, antara lain dewan komisaris, growth perusahaan, profil perusahaan, umur perusahaan, sensitivitas industri, international listing, dan lain lain. Semakin kecil nilai SEE akan membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi variabel dependen. b. Uji Signifikansi Simultan ANOVA (Uji F) Uji simultan (Uji F) ini dilakukan untuk menggambarkan seberapa jauh pengaruh variabel bebas atau independen (Size, profitabilitas, kepemilikan saham oleh publik dan leverage) secara bersama-sama dalam menerangkan variabel terikat atau dependen (Corporate Social Responsibility). Kriteria uji hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut : 1) Berdasarkan probabilitas: a) Jika p-value < 0,05. Maka H o ditolak, ini berarti bahwa secara bersama-sama empat (4) variabel independen tersebut yaitu size, profitabilitas, kepemilikan saham oleh publik, dan leverage, mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen (CSR). b) Jika p-value > 0,05. Maka H 0 diterima, ini berarti bahwa secara bersama-sama empat (4) variabel independen tersebut yaitu size, profitabilitas, kepemilikan saham oleh publik, dan leverage, tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen (CSR).

14 74 2) Berdasarkan F hitung terhadap F tabel a) Jika F hitung > F tabel, maka H 0 ditolak, ini berarti bahwa secara bersama-sama empat (4) variabel independen tersebut yaitu size, profitabilitas, kepemilikan saham oleh publik, dan leverage, mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen (CSR). b) Jika F hitung < F tabel. Maka H 0 diterima, ini berarti bahwa secara bersama-sama empat (4) variabel independen tersebut yaitu size, profitabilitas, kepemilikan saham oleh publik, dan leverage, tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen (CSR) Berikut ini adalah hasil uji F (Uji Simultan/bersama-sama) sebagai berikut: Tabel 4.7 Uji F ANOVA a Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Regression b 1 Residual Total a. Dependent Variable: CSR b. Predictors: (Constant), LEVERAGE, KEP.SAHAM, SIZE, PROFITABILITAS Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Dari uji ANOVA atau F test didapat nilai F hitung dan F tabel (α: 0.05, df: 55), maka F hitung > F tabel dan dapat dilihat dari nilai signifikan atau probabilitas (kolom Sig.) sebesar < Hasil tersebut

15 75 menunjukkan bahwa H 0 ditolak, yang artinya bahwa secara bersama-sama ke empat variabel independen tersebut yaitu size, profitabilitas, kepemilkan saham oleh publik dan leverage mempunyai pengaruh secara bersama-sama dan signifikan terhadap variabel dependen (CSR). c. Uji Parsial (Uji t-test) Pengujian dilakukan dengan menggunakan level signifikan 0,05 (a=5%), penerimaan dan penolakan hipotesis dilakukan dengan kriteria-kriteria sebagai berikut: 1) Berdasarkan probabilitas: a) Jika p-value < 0,05. Maka H 0 ditolak, ini berarti bahwa secara parsial variabel independen tersebut mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. b) Jika p-value > 0,05. Maka H 0 diterima, ini berarti bahwa secara parsial variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. 2) Berdasarkan t-hitung terhadap t-tabel a) Jika t-hitung > t-tabel, maka H 0 ditolak, ini berarti bahwa secara parsial variabel independen tersebut mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen.

16 76 b) Jika t-hitung < t-tabel, maka H 0 diterima, ini berarti bahwa secara parsial variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. Berikut ini adalah hasil uji parsial (uji t-test) sebagai berikut: Tabel 4.8 Uji Parsial (Uji t-test) Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta t Sig. (Constant) SIZE PROFITABILITAS KEP.SAHAM LEVERAGE a. Dependent Variable: CSR Sumber : Output perhitungan SPSS 21.0 Untuk menguji hasil yang didapat dari persamaan regresi linear, maka dilakukan uji parsial (uji t-test) dengan ketentuan p-value < 0.05 dan t hitung > t tabel maka H 0 ditolak, begitupun sebaliknya jika p-value > 0.05 dan t hitung < t tabel maka H 0 diterima. a) Pengujian parsial variabel Size perusahaan. Hipotesis:

17 77 H0 1 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial Size terhadap pengungkapan CSR. Ha 1 : Terdapat pengaruh secara parsial Size terhadap pengungkapan CSR. Berdasarkan tabel 4.8, hasil perbandingan antara t hitung (3.246) > t tabel (2.004) dengan nilai signifikansi atau p-value (0.002 < 0.05), maka H0 1 ditolak dan Ha 1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara Size perusahaan terhadap pengungkapan CSR. b) Pengujian parsial variabel Profitabilitas. Hipotesis: H0 2 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial Profitabilitas terhadap pengungkapan CSR. Ha 2 : Terdapat pengaruh secara parsial Profitabilitas terhadap pengungkapan CSR. Berdasarkan tabel 4.8, hasil perbandingan antara t hitung (0.342) < t tabel (2.004) dengan nilai signifikansi atau p-value (0.734 > 0.05), maka H0 2 diterima dan Ha 2 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Profitabilitas terhadap pengungkapan CSR

18 78 c) Pengujian parsial variabel Kepemilikan Saham Oleh Publik. Hipotesis: H0 3 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial Kepemilikan saham oleh publik terhadap pengungkapan CSR. Ha 3 : Terdapat pengaruh secara parsial Kepemilikan saham oleh publik terhadap pengungkapan CSR. Berdasarkan tabel 4.8, hasil perbandingan antara t hitung (-1.583) < t tabel (2.004) dengan nilai signifikansi atau p-value (0.119 > 0.05), maka H0 3 diterima dan Ha 3 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemilikan saham oleh publik terhadap pengungkapan CSR. d) Pengujian parsial variabel Leverage. Hipotesis: H0 4 : Tidak terdapat pengaruh secara parsial Leverage terhadap pengungkapan CSR. Ha 4 : Terdapat pengaruh secara parsial Leverage terhadap pengungkapan CSR. Berdasarkan tabel 4.8, hasil perbandingan antara t hitung (-1.073) < t tabel (2.004) dengan nilai signifikansi atau p-value ( > 0.05), maka H0 4 diterima dan Ha 4 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa secara parsial tidak

19 79 terdapat pengaruh yang signifikan antara Leverage terhadap pengungkapan CSR. 4. Analisis Regresi Berganda Dari tabel 4.7 dapat diketahui persamaan regresi sebagai berikut: CSR = a 1 + b 1 size + b 2 Profit + b 3 KP + b 4 lev + e CSR = size Profit KP -0.07lev + e Keterangan: CSR a : Presentase Corporate Social Responsibility : Konstanta b 1-5 : Koefisien X 1 X 5 Size Profit KP Lev e : Ukuran Perusahaan : Profitabilitas : Kepemilikan Saham Oleh Publik : Leverage : Error term, yaitu tingkat kesalahan penduga dalam penelitian

20 80 Persamaan regresi pada tabel 4.8 dapat dijelaskan sebagai berikut: 1) Konstanta sebesar artinya jika Size (X 1 ), Profitabilitas (X 2 ), Kepemilikan Saham Oleh Publik (X 3 ) dan Leverage (X 4 ) nilainya 0, maka CSR (Y) nilainya adalah ) Koefisien regresi Size (X 1 ) sebesar artinya pada variabel Size perusahaan terdapat hubungan positif dengan luas pengungkapan CSR. Hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1% dari size perusahaan maka akan menyebabkan bertambahnya jumlah pengungkapan CSR yang dilakukan perusahaan sebesar ) Koefisien regresi Profitabilitas (X 2 ) sebesar artinya pada variabel Profitabilitas terdapat hubungan positif dengan luas pengungkapan CSR. Hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1% dari Profitabilitas maka akan menyebabkan bertambahnya jumlah pengungkapan CSR yang dilakukan perusahaan sebesar ) Koefisien regresi Kepemilikan Saham Oleh Publik(X 3 ) sebesar artinya pada variabel Kepemilikan saham oleh publik terdapat hubungan negatif dengan luas pengungkapan CSR. Hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1% dari kepemilikan saham oleh publik maka akan menyebabkan menurunnya jumlah pengungkapan CSR yang dilakukan perusahaan sebesar ) Koefisien regresi Leverage (X 4 ) sebesar artinya pada variabel Leverage terdapat hubungan negatif dengan luas pengungkapan CSR.

21 81 Hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1% dari Leverage maka akan menyebabkan menurunnya jumlah pengungkapan CSR yang dilakukan perusahaan sebesar B. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil uji-f yang telah peneliti lakukan menunjukkan bahwa secara bersama-sama terdapat pengaruh signifikan antara Size, Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Dalam uji Koefisien determinasi atau Adjusted R Square juga telah didapatkan hasil bahwa 20.3% variabel dependen yaitu Corporate Social Responsibility dipengaruhi oleh keempat variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini seperti Size, Profitabilitas, Kepemilikan saham Oleh Publik dan Leverage Sedangkan sisanya merupakan Standard error of the Estimate (SEE) sebesar 79.7% dipengaruhi variabel lain diluar variabel penelitian ini, Pembahasan mengenai uji-t untuk mengetahui adanya hubungan secara parsial antara variabel dependen dan independen adalah sebagai berikut: 1. Analisis Pengaruh Size perusahaan terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa Size yang diwakili oleh SIZE (X 1 ) menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Size

22 82 perusahaan dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility, yang menunjukkan bahwa H 0 ditolak dan H a diterima. Ini mengartikan bahwa besar kecilnya Size perusahaan mempengaruhi tingkat pengungkapan Corporate Social Responsibility. Sesuai dengan teori stakeholder, semakin besar ukuran perusahaan maka tuntutan stakeholder atas manfaat keberadaan perusahaan tersebut cenderung lebih besar. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Irma Rahmayanti (2012), Agatha Aprinda Kristi (2011), dan Belkoui & Karpik (1989) yang menyatakan bahwa secara bersama-sama maupun secara parsial Size perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Perusahaan besar akan berusaha mempengaruhi opini publik dan mengurangi tekanan stakeholder dengan jalan pengungkapan yang lebih beragam, salah satunya adalah dengan melakukan pengungkapan corporate social responsibility. 2. Analisis Pengaruh Profitabilitas terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa Profitabilitas yang diwakili oleh PROFITABILITAS (X 2 ) menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh antara profitabilitas dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility, yang

23 83 menunjukkan bahwa H 0 diterima dan H a diterima. Ini berarti bahwa besar kecilnya profitabilitas sebuah perusahaan tidak mempengaruhi tingkat pengungkapan Corporate Social Responsibility. Hasil penelitian ini tidak mampu mendukung teori Stakeholder bahwa perusahaan dengan profitabilitas tinggi akan melakukan pengungkapan Corporate Social Responsibility lebih banyak. Perusahaan yang mempunyai profitabilitas tinggi belum tentu lebih banyak melakukan aktivitas sosial karena perusahaan lebih berorientasi pada laba semata. Manajemen lebih tertarik untuk memfokuskan pengungkapan informasi keuangan saja dan menganggap tidak perlu melaporkan hal-hal yang dapat mengganggu informasi tentang sukses keuangan perusahaan seperti corporate social (Sembiring,2005). Argumen lain adalah manajemen merasa tidak perlu memberikan pengungkapan lingkungan karena tidak mempengaruhi posisi dan kompensasi yang diterimanya. Menurut Belkaoui & Karpik (1989) tuntutan terkait pengungkapan lingkungan yang lebih banyak akan ditujukan terhadap perusahaan dengan ukuran besar, bukan kepada perusahaan dengan prifitabilitas tinggi. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Irma Rahmayanti (2012) dan Agatha Aprinda Kristi (2011) yang menyatakan bahwa secara bersama-sama profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, namun secara parsial profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility.

24 84 3. Analisis Pengaruh Kepemilikan Saham Oleh Publik terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa Kepemilikan Saham Oleh Publik yang diwakili oleh KEP.SAHAM (X 3 ) menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh antara Kepemilikan saham oleh publik dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility, yang menunjukkan bahwa H 0 diterima dan H a ditolak. Ini berarti bahwa besar kecilnya presentase kepemilikan saham oleh publik tidak mempengaruhi tingkat pengungkapan Corporate Social Responsibility. Menurut teori stakeholder, pemilik saham publik akan menuntut perusahaan untuk mengungkapan Corporate Social Responsibility lebih banyak. Namun hasil penelitian ini tidak mampu mendukung teori stakeholder dan konsisten dengan penelitian Cahyono (2010) dan Mulyono (2010) yang menunjukkan bahwa kepemilikan publik tidak berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan. Hasil penelitian yang tidak berpengaruh ini dilatar belakangi oleh presentase kepemilikan saham publik pada perusahaan sampel masih relatif kecil. Rendahnya komposisi tersebut menyebabkan pemegang saham publik memiliki pengaruh yang lemah terhadap keputusan manajerial, termaksud dalam keputusan pengungkapan Corporate Social Responsibity.

25 85 4. Analisis Pengaruh Leverage terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa Leverage yang diwakili oleh LEVERAGE (X 4 ) menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh antara Leverage dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility, yang menunjukkan bahwa H 0 diterima dan H a ditolak. Ini berarti bahwa besar kecilnya Leverage tidak mempengaruhi tingkat pengungkapan Corporate Social Responsibility. Menurut Maria Ulfa (2009), hal tersebut dimungkinkan terjadi karena untuk melakukan Corporate Social Responsibility tidak tergantung pada tingkat leverage, namun tergantung pada tingkat kepekaan peusahaan terhadap kepedulian sosial dan tanggung jawabnya terhadap lingkungan. Lebih lanjut dinyatakan bahwa meskipun jumlah utang perusahaan besar namun jika perusahaan memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang besar terhadap lingkungan sosialnya maka perusahaan tersebut akan tetap melakukan Corporate Social Responsibility. Hubungan yang baik dengan antara perusahaan yang memiliki utang dengan debtholders diperkirakan menjadi penyebab tidak adanya pengaruh leverage terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Sehingga leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian Sembiring (2005) yang dalam penelitiannya tidak menemukan hasil terdapatnya hubungan antara tingkat leverage perusahaan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility yang

26 86 dilakukan oleh perusahaan. Dan penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Belkoui & Karpik (1989) yang menemukan hubungan antara tingkat leverage perusahaan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun dan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun dan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2012-2014 dan mempublikasikan laporan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini penulis akan menerangkan mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan atas data sekunder yaitu berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh

Lebih terperinci

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics LAMPIRAN 3 HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Deskripsi Data Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation TA 42 3.386499 8.013065

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari 67 perusahaan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari 67 perusahaan BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar perusahaan manufaktur dalam bidang industri dasar dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Data Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Inflasi, Kurs Rupiah dan Harga Emas Dunia terhadap Harga Saham Sektor Pertambangan di Bursa

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif. Statistik deskriptif adalah ilmu statistik yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan dan penyajian data suatu penilaian. Tujuannya adalah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Size

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti jumlah data, rata-rata, nilai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 46 A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pendapatan premi, klaim, hasil investasi, dan laba. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran BAB IV PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Uji Statistik Deskriptif Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, rasio solvabilitas dan opini auditor, maka

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Analisa Penelitian ini menggunakan data skunder berupa laporan keuangan audit yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif berkaitan dengan pengumpulan dan peringkat data yang menggambarkan karakteristik sampel yang digunakan dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laba Bersih dan Arus Kas Operasi sebagai variabel independen (X) dan Dividen Kas sebagai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. A. Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan informasi karakteristik variabel-variabel dan data penelitian. Data yang digunakan pada tabel statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank Indonesia. Sampel adalah wakil dari populasi yang diteliti. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini menjelsakan gambaran tentang hasil penelitian beserta hipotesis denagn pembahasan pada bagian akhir bab ini. Hasil penelitian dan pembahasan ditampilkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian 1. Hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh nilai dari masingmasing variabel yang akan diuji pada penelitian ini.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Pembuatan statistik deskriptif untuk sampel tersebut dibantu dengan menggunakan program komputer Statisical Package for Sosial Science atau

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis data yang dilakukan dalam bab ini pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Bagian pertama merupakan analisis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang lebih sedikit. Hal ini

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang lebih sedikit. Hal ini BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian Perkembangan perusahaan di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data yang diperoleh dari Daftar Efek Syariah tahun

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer Goods yang terdaftar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan analisa regresi yang tujuannya adalah untuk meramalkan suatu nilai variabel dependen dengan adanya perubahan dari

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dari tiga variabel independen yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dari tiga variabel independen yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai data variabel dalam penelitian ini maka digunakanlah tabel statistik deskriptif. Tabel statistik

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data, analisis ini digunakan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data, analisis ini digunakan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Analisis statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendapatan margin pembiayaan murabahah dan pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah terhadap NPM

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di bursa efek Indonesia selama tahun 2009 2013 yaitu sebanyak 65

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum, 44 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, maka pada Tabel 4.1 berikut ini akan ditampilkan karakteristik sample yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Peneliti mengambil sampel sesuai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur disektor 5 (consumer goods industry) periode 2008-2010. Berikut ini peneliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka 48 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka selanjutnya dalam bab analisis hasil dan pembahasan ini akan diterangkan mengenai hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis Statistik Deksriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penlitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 52 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Analisis Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan model regresi berganda. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Profil Responden 4.1.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang 41 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi, maksimum, minimum,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan

Lebih terperinci

BAB IV. Tabel 4.1. dan Pendapatan Bagi Hasil. Descriptive Statistics. Pembiayaan_Mudharabah E6 4.59E E E9

BAB IV. Tabel 4.1. dan Pendapatan Bagi Hasil. Descriptive Statistics. Pembiayaan_Mudharabah E6 4.59E E E9 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Uji Statistik Deskriptif Statistika deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis deskriftif digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data, analisis ini dilakukan dengan melihat nilai maksimum, minimum, mean, dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran atau deskripsi suatu data pada variabel-variabel penelitian yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. selanjutnya akan membahas mengenai penelitian tentang pengaruh komisaris

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. selanjutnya akan membahas mengenai penelitian tentang pengaruh komisaris BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Berdasarkan data-data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, selanjutnya akan membahas mengenai penelitian tentang pengaruh komisaris independen, leverage,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pada deskripsi variabel penelitian akan dijelaskan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard deviasi pada masing-masing variabel penelitian,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar dalam LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar dalam LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah perusahaan yang terdaftar dalam LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015. Teknik yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data Pendapatan Bunga Tabel 4.1 PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Perkembangan Pendapatan Bunga Tahun 2007 2011 (dalam jutaan) Tahun Pendapatan Bunga

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti akan menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, ratarata

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskripsi menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun independen

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai data variabel dalam penelitian ini maka digunakanlah tabel statistik deskriptif. Tabel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 43 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif bertujuan untuk melihat bagaimana karakteristik sampel yang digunakan dalam penelitian, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk menunjukkan jumlah data (N) yang digunakan dalam penelitian ini serta dapat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil analisis deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data data penelitian seperti jumlah data yang diolah, nilai minimum,

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 SEMINAR PENULISAN ILMIAH Diajukan Guna Melengkapi Syarat Syarat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Analisa Statistik Deskriptif Statistik deskriftif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti minimum, maksimum, mean, dan standar

Lebih terperinci

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dengan statistik deskriptif memberikan informasi tentang karakteristik sampel yang digunakan secara lebih rinci. Informasi yang dapat diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan data yang diinput dari Annual Report (2008-2012) maka dapat dihitung rasio-rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan statistik yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah CAR, FDR,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perdagangan, Jasa Dan Investasi Di Daftar Efek Syariah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. DESKRIPSI DATA Data hasil penelitian terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel gaya belajar siswa (X1) dan variabel minat belajar siswa (X2) serta satu variabel terikat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Hasil yang telah diperoleh

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi di Indonesia, suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan kurs rupiah terhadap dolar Amerika terhadap Indeks Harga

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2012. Peneliti mengambil sampel sesuai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data 1. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Dalam pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dibutuhkan beberapa kategori dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan adalah Laporan Laba-Rugi, Laporan Posisi Keuangan, dan Catatan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan adalah Laporan Laba-Rugi, Laporan Posisi Keuangan, dan Catatan 54 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Semua data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang digunakan adalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Sampel Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2011-2013. Teknik yang digunakan dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. corporate social responsibility. Size (ukuran) perusahaan, likuiditas, dan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. corporate social responsibility. Size (ukuran) perusahaan, likuiditas, dan BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan informasi karakteristik variabelvariabel dan data penelitian. Data yang digunakan pada tabel statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Analisis Statistik Deskriptif Tabel 4.1 Deskripsi Variabel Penelitian Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation CR 36.027 4.742

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif dilakukan untuk mengetahui gambaran nilai variabel - variabel yang menjadi sampel. Adapun hasil perhitungan statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Analisis Deskriptif Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation DPR 117.00 2.12.2176.37171 CR 117.22 5.77

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

CHAIRUNNISA NURSANI

CHAIRUNNISA NURSANI PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING MANAGEMENT, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN (Studi pada Emiten Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Variabel Penelitian No. Pada bab ini akan dibahas tahap-tahap dan pengolahan data yang kemudian akan dianalisis tentang pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. hasil analisis statistik secara umum dari data yang digunakan: Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. hasil analisis statistik secara umum dari data yang digunakan: Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif 47 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskriptif suatu data yang dilihat dari rata-rata (mean), standar deviasi, maksimum dan minimum. Berikut

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang telah go public dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013. Pengolahan data dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. pengaruh penggunaan derivatif keuangan, board of director, return on

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. pengaruh penggunaan derivatif keuangan, board of director, return on BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Berdasarkan data-data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, Selanjutnya akan membahas mengenai penelitian tentang pengaruh penggunaan derivatif keuangan,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Variabel Penelitian Sebelum analisis data dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan Manufaktur Perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI periode tahun 2011 2013. Definisi Perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pengujian ini bertujuan untuk memberikan gambaran atau deskriptif suatu data yang dilihat dari nilai minimum, maksimum, mean dan standar deviasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah Pemerintah Provinsi di Indonesia dan periode pengamatan untuk sampel yang di ambil adalah tahun 2011-2014.

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN. Penggunaan analisis statistik deskriptif untuk memberikan gambaran data yang akan

BAB 4 ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN. Penggunaan analisis statistik deskriptif untuk memberikan gambaran data yang akan BAB 4 ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN 1.1 Analisis Hasil Penelitian 1.1.1 Analisis Deskriptif Statistik Penggunaan analisis statistik deskriptif untuk memberikan gambaran data yang akan dijadikan sampel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dari hasil pengumpulan data sekunder mengenai Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Timur

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau BAB IV PENGUJIAN 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.3. Uji Validitas Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Uji validitas digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 36 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pemilihan Sampel Penelitian Penelitian dilakukan dengan menggunakan perusahaan perbankan yang listing pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 2013

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil analisis deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada penelitian ini sebelumnya dijelaskan pada bab 3 bahwa populasi sampel penelitian ini sebanyak 8 perusahaan dalam 5 tahun yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini.berikut hasil analisis

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini.berikut hasil analisis BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini.berikut hasil analisis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Analisis Descriptive Statistics. N Minimum Maximum Mean LDR 45 40,22 108,42 75, ,76969

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Analisis Descriptive Statistics. N Minimum Maximum Mean LDR 45 40,22 108,42 75, ,76969 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS STATISTIK DESKRIPTIF Dari data yang diperoleh sebanyak 45 sampel perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2009-2011 diperoleh

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang BAB 4 ANALISIS DATA 4.1 Statistika Deskriptif Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang digunakan untuk mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan, penyajian data, dan penarikan

Lebih terperinci