PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI PROVINSI BENGKULU. Excecutive Summary. Oleh :

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI PROVINSI BENGKULU. Excecutive Summary. Oleh :"

Transkripsi

1 PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI PROVINSI BENGKULU Excecutive Summary Oleh : Dr. Manap, M.Pd. Prof. Dr. Pudji Hartuti, M.Pd. Dr. Puspa Djuwita, M.Pd. Komarudin, S.Pd., M.Pd. Muzanip Alperi, S.Pd., M.Si. Penelitian Kerjasama Antar Lembaga Berdasarkan Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Nomor : 462/SP2H/PP/DP2M/VI/2010 Tanggal 11 Juni 2010 LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS BENGKULU NOVEMBER,

2 HALAMAN PENGESAHAN 1. Judul Penelitian Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Provinsi Bengkulu. 2. Ketua Peneliti a. Nama Lengkap b. Jenis Kelamin c. NIP d. Jabatan Struktural e. Jabatan Fungsional f. Fakultas/Jurusan g. Pusat Penelitian h. Alamat i. Telp/Faks j. Alamat Rumah k. Telp./Faks/ Dr. MANAP, M.Pd. : Laki-laki : : Sekretaris Jurusan Ilmu Pendidikan : Lektor Kepala : Keguruan dan Ilmu Pendidikan / Ilmu Pendidikan : Universitas Bengkulu : Jl. Raya Kandang Limun, Telp. (0736)21170, Faksimile (0736)342584, Kode Pos A : Jln. Pepaya No. 97 Lingkar Timur, Kota Bengkulu : 3. Lembaga Mitra : Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) 4. Anggota Peneliti 4.1 Dr. Pudji Hartuti, M.Pd. : Dosen FKIP Universitas Bengkulu 4.2 Dr. Puspa Juwita, M.Pd. : Dosen FKIP Universitas Bengkulu 4.3 Komarudin, S.Pd., M.Pd. : LPMP Bengkulu 4.4 Muzanip Alperi, M.Si. : LPMP Bengkulu. 5. Pembiayaan Total Biaya yang Usulkan Biaya yang disetujui Dikti Biaya LPMP Bengkulu Rp ,- Rp ,- Rp ,- Mengetahui, Dekan FKIP UNIB Bengkulu, 15 November 2010 Ketua Peneliti, Prof. Safnil, M.A.,Ph.D Dr. Manap, M.Pd. NIP NIP Mengetahui, Ketua Lembaga Penelitian Universitas Bengkulu, Drs. Sarwit Sarwono, M.Hum. NIP

3 KATA PENGANTAR Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah memberikan acuan bagi pengembangan kompetensi kepala sekolah/madrasah. Dengan standar tersebut seluruh kepala sekolah/madrasah di Indonesia diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian terdahulu diketahui bahwa pada umumnya kepala sekolah belum memiliki kompetensi sesuai dengan standar. Hal ini disebabkan oleh lemahnya sistem rekrutmen dan pembinaan karir kepala sekolah/ madrasah yang tidak berdasarkan kriteria dan standar yang jelas, serta sistem rekrutmen calon kepala sekolah yang berbeda-beda antara suatu daerah dengan daerah lainnya. Agar kompetensi kepala sekolah memenuhi standar yang ditetapkan, diperlukan sistem seleksi dan rekrutmen calon kepala sekolah dengan kriteria yang standar dan dengan mengadakan pembinaan profesional secara berkelanjutan (Continuing Professional Development). Untuk dapat mengembangkan pembinaan profesional berkelanjutan tersebut perlu didasari oleh hasil pemetaan kompetensi. Peta kompetensi dapat dibuat dan dimaknai secara berjenjang, yaitu: (1) peta kompetensi kepala sekolah secara individual; (2) peta kompetensi kepala sekolah per-kluster atau per-kabupaten/ Kota; (3) peta kompetensi kepala sekolah tingkat propinsi; dan (4) Peta kompetensi kepala sekolah secara nasional. Peta kompetensi kepala sekolah secara individu dapat dijadikan sebagai acuan dalam memilih bahan pelatihan dan pembinaan profesional oleh kepala sekolah secara mandiri. Peta kompetensi kepala sekolah tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi dapat digunakan untuk rekomendasi dalam memilih materi pelatihan, nara sumber yang sesuai, serta metode pelatihan yang sesuai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan panduan pemetaan kompetensi. Masukan yang bersifat konstruktif sangat kami harapkan. Bengkulu, 15 November 2010 Ketua Tim Peneliti, Dr. Manap Somantri, M.Pd. NIP iii

4 DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL... i HALAMAN PENGESAHAN. ii KATA PENGANTAR. iii DAFTAR ISI... iv ABSTRAK... 1 PENDAHULUAN... 2 A. Latar Belakang. 2 B. Rumusan Masalah 3 C. Rekam Jejak Lembaga Yang Bekerjasama.. 3 D. Tujuan Penelitian... 3 E. Manfaat Penelitian... 3 F. Luaran Penelitian. 4 G. Pendekatan Penelitian. 4 H. Kesimpulan. 5 I. Saran 6 J. Sinopsis Penelitian.. 7 iv

5 ABSTRAK PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI PROVINSI BENGKULU Oleh : Manap, dkk. Pemetaan kompetensi kepala sekolah dalam jangka panjang bertujuan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi kepala sekolah secara berkelanjutan. Dalam jangka pendek penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kompetensi yang telah dikuasai oleh kepala sekolah serta kompetensi yang belum dikuasainya. Peta kompetensi dapat dijadikan sebagai dasar untuk perbaikan sistem dan mekanisme pengangkatan kepala sekolah; pembinaan dan peningkatan kompetensi kepala sekolah; menyiapkan silabus dan bahan yang diperlukan untuk mengadakan pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut adalah dengan jalan; mendeskripsikan kriteria, syarat, dan mekanisme pengangkatan kepala sekolah; mengembangkan instrumen pemetaan kompetensi kepala sekolah; mengembangkan teknik penskoran dan perhitungannya; pengumpulan data dan mengolah hasilnya menjadi peta kompetensi kepala sekolah; menyusun rekomendasi perbaikan sistem dan mekanisme pengangkatan kepala sekolah; serta rekomendasai rencana diklat dan cakupan materi diklat peningkatan kompetensi kepala sekolah. Luaran yang dihasilkan antara lain: deskripsi kriteria, syarat, dan mekanisme pengangkatan, penempatan, dan pembinaan kepala sekolah; instrumen pemetaan kompetensi kepala sekolah; panduan pemetaan kompetensi kepala sekolah; peta kompetensi kepala sekolah baik secara individu maupun kolektif; rekomendasi perbaikan sistem dan mekanisme pengangkatan kepala sekolah; serta rekomendasi rencana diklat dan cakupan materi diklat peningkatan kompetensi kepala sekolah. KATA KUNCI Pemetaan Kompetensi; Kepala Sekolah.

6 A. Latar Belakang PENDAHULUAN Pasca terbitnya Permendiknas No. 13 Tahun 2009 telah diupayakan adanya beberapa kegiatan peningkatan kompetensi kepala sekolah, antara lain berupa pemberian block-grant pembinaan kelompok kerja kepala sekolah, pelatihan calon pelatih fasilitator pemberdayaan kelompok kerja kepala sekolah, kemitraan kepala sekolah antara sekolah-sekolah yang tergolong maju dengan sekolah yang belum maju, serta beberapa kegiatan penunjang lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan secara parsial, kurang serius, dan kurang bermakna bagi peningkatan kompetensi kepala sekolah. Peningkatan kompetensi yang diharapkan seringkali tidak dapat diukur karena terdapat ketidakjelasan dalam merumuskan tujuan, dan tidak berdasarkan hasil analisis kebutuhan nyata. Sosialisasi, pelatihan, workshop dan seminar ditunaikan tetapi pesertanya tidak memperoleh hasil yang memuaskan. Program peningkatan mutu manajemen sekolah akan mempunyai dampak ganda terhadap peningkatan berbagai aspek dalam pengelolaan pendidikan di sekolah. Oleh sebab itu, penguasaan kompetensi kepala sekolah amat menentukan keberhasilan suatu sekolah. Sejak diterbitkannya Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah hingga akhir tahun 2009, belum ada instrumen yang digunakan untuk menyeleksi calon kepala sekolah ataupun mengukur kadar kompetensi kepala sekolah. Setiap daerah mempunyai kebijakan dan kriteria tersendiri untuk mengangkat, memutasikan, ataupun memberhentikan kepala sekolah. Kadang kriteria umum dan persyaratan khusus yang diberlakukan secara nasional tidak lagi dijadikan acuan dalam pengangkatan kepala sekolah. Padahal, hasil pemetaan kompetensi dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk peningkatan kompetensi dan kinerja kepala sekolah. Penyelenggaraan pemerintahan pada era otonomi daerah turut memberikan warna dalam seleksi, pengangkatan, penugasan, dan pemberhentian kepala sekolah, dimana unsur politis dan KKN lebih berperan dibandingkan dengan penilaian prestatif, sistem karir, dan profesionalisme. Kondisi ini sangat bertentangan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan, dalam jangka panjang akan sangat memperburuk mutu pendidikan di Bengkulu. Hal ini menambah urgensi perlu adanya instrumen untuk menguji kesiapan calon kepala sekolah, dan memetakan kompetensi kepala sekolah, guna pelaksanaan pembinaan yang lebih berhasil. Penguasaan kompetensi kepala sekolah sangat penting untuk dipetakan dalam rangka pembinaan dan penyusunan program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan. Rendahnya mutu pendidikan di Bengkulu patut diduga disebabkan oleh lemahnya kompetensi kepala sekolah, dan lemahnya layanan pembinaan terhadap mereka. Sampai saat ini, belum ada data tentang profil kompetensi kepala sekolah, baik secara individu, kabupaten/kota ataupun provinsi Bengkulu. Ketepatan penyediaan data sangat diperlukan untuk memfasilitasi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalitas dan kompetensinya agar sesuai dengan kriteria standar nasional pendidikan atau melebihinya.

7 B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan rasional di atas secara umum dapat dirumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut. Bagaimanakah kriteria dan persyaratan pengangkatan, diklat, mutasi, pembinaan dan pemberhentian kepala sekolah serta peta kompetensi kepala sekolah di Provinsi Bengkulu. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji masalah kriteria, persyaratan, diklat, pengangkatan, mutasi, pembinaan, dan pemberhentian kepala sekolah; serta (2) mendeskripsikan peta kompetensi kepala SMP di Provinsi Bengkulu. C. Rekam Jejak Penelitian Lembaga Yang Bekerjasama Pada lembaga pendidikan tenaga kependidikan di Provinsi Bengkulu, khususnya pada FKIP Universitas Bengkulu, telah ada beberapa judul penelitian yang relevan dengan penelitian ini, yang dikembangkan oleh Dosen Jurusan Ilmu Pendidikan, diantaranya telah dilakukan penelitian tentang: analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan profesi kepala sekolah; pemetaan kebutuhan guru berdasarkan rombongan belajar, kualifikasi pendidikan, dan kompetensi guru SMP di Kota Bengkulu; pemetaan masalah dan potensi pendidikan dasar dan menengah di Provinsi Bengkulu; analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah; serta analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan calon pengawas sekolah. D. Tujuan Penelitian Pemetaan kompetensi kepala sekolah bertujuan untuk mendeskripsikan kriteria, persyaratan, diklat, pengangkatan, mutasi, pembinaan, dan pemberhentian kepala sekolah; mengembangkan instrumen pemetaan kompetensi kepala sekolah; menyusun panduan pemetaan kompetensi kepala sekolah; menyajikan profil kompetensi kepala sekolah serta kompetensi yang belum dikuasainya. Peta kompetensi dapat dijadikan dasar untuk merencanakan perbaikan sistem dan mekanisme pengangkatan kepala sekolah; pembinaan dan peningkatan kompetensi kepala sekolah; menyiapkan silabus dan bahan yang diperlukan untuk mengadakan pendidikan dan pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah. E. Manfaat Penelitian Pemetaan kompetensi kepala sekolah bermanfaat dalam mendeskripsikan kriteria, persyaratan, diklat, pengangkatan, mutasi, pembinaan, dan pemberhentian kepala sekolah; pemetaan kompetensi kepala sekolah, sehingga diketahui ada kepala sekolah yang kompeten, dan ada kepala sekolah yang kurang kompeten. Peta kompetensi juga dapat dijadikan sebagai bahan fasilitasi upaya peningkatan kompetensi kepala sekolah secara berkelanjutan.

8 F. Luaran Penelitian Hibah penelitian kerjasama antara Universitas Bengkulu dengan LPMP Bengkulu akan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi peningkatan profesionalisme kepala sekolah dan pemecahan masalah kelembagaan pendidikan khususnya di Provinsi Bengkulu, antara lain berupa: (1) Laporan Penelitian Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah; (2) Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah; (3) Panduan pemetaan dan instrumen pemetaan kompetensi kepala sekolah sebagai dasar penilaian kelayakan calon kepala sekolah dan sebagai dasar bagi upaya peningkatan kompetensi kepala sekolah; (4) Peta Kompetensi Kepala Sekolah Secara Individu per Kabupaten/Kota; dan (5) Publikasi ilmiah pada jurnal tingkat nasional tentang pemetaan kompetensi kepala sekolah. G. Pendekatan Penelitian Penelitian pemetaan kompetensi ini termasuk dalam jenis penelitian dan pengembangan (Reseach and Development), dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) mendeskripsikan kriteria, persyaratan, pendidikan dan pelatihan, pengangkatan, mutasi, pembinaan, dan pemberhentian kepala sekolah; (2) mengembangkan instrumen pemetaan kompetensi kepala sekolah; (3) menyusun panduan pemetaan kompetensi kepala sekolah; (4) menyajikan profil kompetensi kepala sekolah baik secara individu maupun kolektif; (5) merumuskan rekomendasi perbaikan kriteria, persyaratan, pendidikan dan pelatihan, pengangkatan, mutasi, pembinaan, dan pemberhentian kepala sekolah. Subjek utama penelitian ini adalah kepala SMP di 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Adapau sumber datanya selain adalah hasil isian dan pernyataan langsung dari kepala sekolah tentang penguasaan kompetensi kepala sekolah. JUMLAH KEPALA SEKOLAH YANG TELAH TERDAFTAR DALAM SISTEM NUPTK DAN KEPALA SEKOLAH YANG MENGISI INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI No Kab/Kota Jumlah Sekolah Jumlah Sampel Tidak Hadir 1 Kota Bengkulu Bengkulu Selatan Kaur Kepahiang Rejang Lebong Jumlah Responden Persentase 100 % 92,34 % 7,66 % Jumlah kepala sekolah yang telah terdaftar dalam sistem NUPTK di lima kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu sebanyak 127 orang, sedangkan yang hadir mengisi istrumen pemetaaan kompetensi kepala sekolah sebanyak 116 orang, atau sebanyak 92,34 %.

9 H. Kesimpulan dan Saran Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kepala sekolah diangkat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan hanya sebagian kecil yang prosedur pengangkatannya kurang sesuai dengan standar dan kriteria. Secara umum kepala SMP di Provinsi Bengkulu menyatakan bahwa (1) kriteria dan persyaratan menjadi kepala sekolah meliputi kualifikasi pendidikan minimal S1/D4, diangkat pada usia kurang dari 56 tahun, berpengalaman mengajar lima tahun atau lebih, berpangkat/golongan III/c atau lebih, berstatus guru SMP, sebagian besar telah memiliki sertifikat pendidik, dan telah lulus diklat calon kepala sekolah; (2) Pengangkatan dilakukan melalui seleksi berkas calon dan pengangkatan, penilaian dalam seleksi hanya sepihak yang mengetahui, tidak ada pendekatan khusus dalam pengangkatan kepala sekolah; (3) Kepala sekolah pada umumnya telah lulus diklat kepala sekolah, sebagian menyatakan biaya diklat disediakan oleh Dinas Diknas atau LPMP, sebagian atas biaya sendiri, sebagian kecil belum pernah mengikuti diklat kepala sekolah; (4) Penempatan kepala sekolah pertama kali diangkat di sekolah asal, sebagian besar menyatakan bahwa lama masa jabatan 4 tahun, sebagian menyatakan bahwa setelah satu masa jabatan, dapat diangkat untuk masa jabatan kedua di sekolah yang sama, dan masa jabatan ketiga dapat diangkat di sekolah lain, tidak ada negosiasi untuk menjadi kepala sekolah; (5) Pembinaan profesional dilaksanakan melalui MKKS, sebagian terlibat aktif dan menjadi pengurus MKKS, MKKS mempunyai pogram rutin dan insidental, ada workshop penyusunan program MKKS dan program kerja sekolah, tiap akhir tahun pelajaran ada workshop penyusunan laporan tahunan, setiap even khusus (seperti PSB, UN, POR, DSB) ada pembicaraan khusus dibicarakan dalam forum MKKS, Dinas pendidikan Kab/Kota mengadakan pembinaan kepala sekolah minimal 2x dalam setahun, dan sebagian menyatakan bahwa Dinas pendidikan provinsi dan LPMP mengadakan pembinaan kepala sekolah minimal 2x dalam setahun; (6) Sebagian kepala sekolah menyatakan bahwa mereka dapat diberhentikan setiap saat, sebagian lagi menyatakan bahwa masa jabatan secara konsisten dibatasi 4 tahunan, penilaian kinerja memjadi dasar pemberhentian kepala sekolah sebelum masa jabatannya berakhir, setelah selesai suatu masa jabatan, dapat diangkat kembali menjadi kepala sekolah di sekolah yang sama, maksimal 2 periode, dan masa jabatan yang ketiga dapat diangkat di sekolah lain, berhenti sebelum masa jabatan dapat dilakukan atas dasar permintaan sendiri ataupun atas perintah atasan, dan setelah selesai masa jabatan kepala sekolah bersedia dan berkeinginan untuk aktif kembali menjadi guru. Peta kompetensi kepala SMP di Provinsi Bengkulu secara umum termasuk kompeten. Kondisinya merata pada semua dimensi di semua daerah Kabupaten/Kota. Dimensi kompetensi sosial merupakan dimensi yang terendah tingkat pencapaiannya. Kompetensi kepribadian kepala SMP termasuk konsisten. Sebagian besar kompetensi manajerial kepala SMP termasuk kategori kompeten, sebagian kecil termasuk kategori terkadang kompeten, terutama dalam perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengelolaan perubahan, pengelolaan sarana dan prasarana, humas, kesiswaan, KTSP, keuangan sekolah, ketatausahaan, unit pelayanan khusus, ICT,

10 penyediaan fasilitas ICT, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Kompetensi supervisi kepala SMP tegolong kompeten. Kompetensi kewirausahaan dan kompetensi sosial masih tergolong terkadang kompeten. Peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara berjenjanng, mulai dari individual dengan menggunakan hasil isian instrumen kompetensi sebagai acuan dalam memantafkan diri, pembinaan kolektif di tingkat kluster, dan kluster yang lebih luas. I. Saran Seleksi dan pengangkatan kepala sekolah disarankan agar: (1) tetap menggunakan persyaratan dan kriteria yang standar; (2) kriteria penilaian yang jelas dan disepakati semua pihak, agar tidak ada praduga keliru, penilaian berdasarkan prestasi kerja (portofolio) calon; (3) Diklat calon atau pun peningkatan kompetensi kepala sekolah semestinya diadakan secara rutin atas alokasi biaya dinas diknas ataupun LPMP, namun untuk kegiatan di MKKS dapat dialokasikan dari anggaran operasional sekolah ataupun biaya mandiri; (4) Penempatan agar tetap dipertahankan, bagi pemula ditempatkan di sekolah asal, dan bagi yang berprestasi dapat diangkat kembali, dan ditempatkan di sekolah lain; (5) Perlu ada penguatan kegiatan MKKS/KKKS agar terdapat peningkatan kompetensi dan berdampak pada perbaikan mutu sekolah sebagai dampak kerjasama antar kepala sekolah; dan (6) Pemberhentian kepala sekolah agar tetap berbasis masa jabatan 4 tahunan, jika diberhentikan sebelum masa bhaktinya selesai perlu didasari alasan yang jelas, baik atas dasar permintaan sendiri maupun atas pertimbangan atasan, semuanya mesti berbasis kinerja. Memaknai pemetaan sekolah yang ada, secara umum perlu ada peningkatan kompetensi dalam berbagai dimensi kompetensi. (1) Pada kompetensi kepribadian telah tergolong kompeten, namun masih terdapat peluang peningkatan kompetensi karena ini penilaianya subjektif, kepala sekolah cenderung memilih jawaban yang sebaiknya dan bukan apa adanya; (2) Diperlukan upaya peningkatan kompetensi manajerial, terutama dalam perencanaan, pengorganisasi, kepemimpinan, pengelolaan perubahan, sarana dan prasarana, humas, kesiswaan, KTSP, keuangan, ketatausahaan, unit pelayanan khusus, ICT, penyediaan fasilitas ICT, serta monitoring dan evaluasi kegiatan sekolah; (3) Kompetensi supervisi secara umum tergolong kompeten, namun dalam praktiknya belum nampak ada rencana dan hasil kerja pengawasan sekolah yang sistematik; (4) Kompetensi kewirausahaan dan kompetensi sosial sama-sama perlu ditingkatkan penguasannya melalui berbagai cara/media.

11 S INOPSIS PENELITIAN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SMP DI PROVINSI BENGKULU 6. Judul Penelitian Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Provinsi Bengkulu. 7. Ketua Peneliti : Dr. MANAP, M.Pd. 8. Anggota Peneliti 8.1 Dr. Pudji Hartuti, M.Pd. : Dosen FKIP Universitas Bengkulu 8.2 Dr. Puspa Juwita, M.Pd. : Dosen FKIP Universitas Bengkulu 8.3 Komarudin, S.Pd., M.Pd. : LPMP Bengkulu 8.4 Muzanip Alperi, M.Si. : LPMP Bengkulu. 9. Lembaga Mitra : Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) 10. Biaya Penelitian Tahun- 1 Total Biaya yang diusulkan Biaya yang disetujui Dikti Biaya LPMP Bengkulu 11. Biaya Penelitian Tahun- 2 Total Biaya yang diusulkan Biaya diusulkan ke Dikti Biaya LPMP Bengkulu 12. Wilayah Penelitian Tahun Wilayah Penelitian Tahun-2 : Rp ,- : Rp ,- : Rp ,- : Rp ,- : Rp ,- : Rp ,- 1. Kota Bengkulu 2. Bengkulu Selatan 3. Kabupaten Kaur 4. Kabupaten Kepahiang 5. Kabupaten Rejang Lebong 6. Kabupaten Bengkulu Utara 7. Kabupaten Bengkulu Tengah 8. Kabupaten Mukomuko 9. Kabupaten Lebong 10. Kabupaten Seluma Mengetahui, Kepala Lembaga Penelitian Unib Menyetujui, Kepala LPMP Bengkulu, Bengkulu, Ketua Peneliti, Drs. Sarwit Sarwono, M.Hum. Sa adah Ridwan, M.Pd. Dr. Manap, M.Pd.

12 NIP NIP NIP KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BENGKULU LEMBAGA PENELITIAN Jln. Raya Kandang Limun Bengkulu, Telp (0736) 21170, Faksimile (0736) Kode Pos A Nomor : Nomor : /356/H30.10/PL/2010 /F.F25.4/LL/2010 Perihal : Persetujuan Kerjasama Pemnelitian antara Lembaga Penelitian Universitas Bengkulu dengan LPMP Bengkulu Menindaklanjuti surat persetujuan Penelitian dari Kepala LPMP Bengkulu Nomor 264/F.F.25.1/ LL/2010 Tanggal 15 April 2010 dan Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Nomor 462/SP2H/PP/DP2M/ VI/2010, Tanggal 11 Juni Kepala Lembaga Penelitian Universitas Bengkulu dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bengkulu bekerjasama dalam melaksanakan penelitian Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah di Provinsi Bengkulu. Kerjasama dilakukan dalam bentuk pendampingan pelaksanaan pemetaan kompetensi kepala sekolah di Provinsi Bengkulu, dengan ketentuan: 1. Lembaga Penelitian Universitas Bengkulu melalui tim Peneliti yang disetujui mengadakan pendampingan terhadap Tim Peneliti/Tim Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah pada LPMP Bengkulu. 2. Lembaga Penelitian Universitas Bengkulu dapat memanfaatkan data hasil pemetaan untuk kepentingan pengembangan kompetensi kepala sekolah secara akademis. 3. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan dapat memanfaatkan data hasil pemetaan untuk pelayanan pengembangan kompetensi kepala sekolah secara praktis. 4. Biaya penelitian dibebankan pada anggaran Direktorat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Dirjen Dikti melalui Lembaga Penelitian Universitas Bengkulu. 5. Kekurangan biaya operasional penelitian dan perizinan penelitian menjadi tanggung jawab Tim Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah, pada LPMP Bengkulu. 6. Kerjasama tahun pertama (2010) berlangsung hingga tanggal 15 Desember 2010, dengan menghasilkan peta kompetensi kepala SMP Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur, Kabupaten Kepahiang, dan Kabupaten Rejang Lebong berikut perangkatnya.

13 7. Kerjasama tahun kedua (2011) akan berlangsung mulai tanggal 15 Maret 2011 hingga tanggal 15 Desember 2011, dengan menghasilkan peta kompetensi kepala SMP Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Lebong berikut perangkatnya. Demikian kesepakatan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Bengkulu, 15 November 2010 Kepala Lembaga Penelitian, Universitas Bengkulu Kepala LPMP Bengkulu, Drs. Sarwit Sarwono, M.Hum. Sa adah Ridwan, M.Pd. NIP NIP

Manap Somantri, Makalah Simposium Hasil Penelitian,

Manap Somantri, Makalah Simposium Hasil Penelitian, PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAISME GURU SECARA BERKELANJUTAN Oleh : Manap Somantri ( Dosen FKIP Universitas Bengkulu ) SIMPOSIUM NASIONAL HASIL PENELITIAN DAN INOVASI PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH SMP DI PROVINSI BENGKULU DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI BERKELANJUTAN

PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH SMP DI PROVINSI BENGKULU DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI BERKELANJUTAN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH SMP DI PROVINSI BENGKULU DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI BERKELANJUTAN Oleh : Manap (Dosen FKIP Universitas Bengkulu) Pudji Hartuti (Dosen FKIP Universitas Bengkulu)

Lebih terperinci

LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2011

LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2011 LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2011 JUDUL PENELITIAN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI PROVINSI BENGKULU

Lebih terperinci

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BENGKULU TAHUN 2010

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BENGKULU TAHUN 2010 i LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2010 JUDUL PENELITIAN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI PROVINSI BENGKULU

Lebih terperinci

LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2011 JUDUL PENELITIAN

LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2011 JUDUL PENELITIAN LAPORAN HASIL PENELITIAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2011 JUDUL PENELITIAN PENGUATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI PROVINSI BENGKULU

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS) Kp. Dadapan RT. 06/RW. 07, Desa Jatikuwung, Gondangrejo Karanganyar, Jawa Tengah-INDONESIA Telp. +62 2718502888/+62 2718502999 Fax:

Lebih terperinci

Petunjuk Teknis Pelaksanaan In Service Learning 1 Tahun 2012

Petunjuk Teknis Pelaksanaan In Service Learning 1 Tahun 2012 i Pelaksanaan In Service Learning 1 Tahun 2012 LPPKS INDONESIA 2013 ii Pelaksanaan In-Service Learning 1 Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah Tahun 2013 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS) Jl. Parangkusumo No. 51 Purwosari - Surakarta Jawa Tengah 57147 Telp./Fax: +62 271 716657 E-mail : lp2kssolo@gmail.com ii KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PANDUAN KEGIATAN PEMBEKALAN TIM PENDAMPING SELEKSI AKADEMIK DAN DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH

PANDUAN KEGIATAN PEMBEKALAN TIM PENDAMPING SELEKSI AKADEMIK DAN DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH PANDUAN KEGIATAN PEMBEKALAN TIM PENDAMPING SELEKSI AKADEMIK DAN DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) INDONESIA Kp. Dadapan RT 06/07, Desa Jatikuwung

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 1

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 1 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 1 PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2011 i Pelaksanaan

Lebih terperinci

Petunjuk Teknis Penyusunan Program Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah

Petunjuk Teknis Penyusunan Program Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-nya sehingga LPPKS Indonesia di Surakarta dapat menyelesaikan penyusunan Petunjuk Teknis Penyusunan Program Diklat

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2013 NOMOR 41 SERI E

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2013 NOMOR 41 SERI E BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2013 NOMOR 41 SERI E PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 41 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DENGAN

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI. maka dikemukakan kesimpulan sebagai berikut:

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI. maka dikemukakan kesimpulan sebagai berikut: 164 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI Bab ini merupakan bagian akhir dari tesis, berisi tiga bagian meliputi kesimpulan, implikasi, dan rekomendasi. A. Kesimpulan Merujuk pada hasil penelitian

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2 PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DAN KEBUDAYAAN 2011

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Jl. Parangkusumo No. 51 Purwosari, Surakarta 57147 Jawa Tengah Telp./Fax: +62 271 716657 E-mail : lp2kssolo@gmail.com KATA PENGANTAR Kepala

Lebih terperinci

BUPATI MADIUN BUPATI MADIUN,

BUPATI MADIUN BUPATI MADIUN, BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 31 TAHUN 2013 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DALAM LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa guru dapat

Lebih terperinci

PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG OPTIMALISASI TATA KELOLA PENGANGKATAN KEPALA SEKOLAH 01 KOTA MOJOKERTO

PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG OPTIMALISASI TATA KELOLA PENGANGKATAN KEPALA SEKOLAH 01 KOTA MOJOKERTO WALIKOTA MOJOKERTO PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG OPTIMALISASI TATA KELOLA PENGANGKATAN KEPALA SEKOLAH 01 KOTA MOJOKERTO OENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MOJOKERTO,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sesuai Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS SELEKSI CALON KEPALA SD NEGERI DAN KEPALA SMP NEGERI

PETUNJUK TEKNIS SELEKSI CALON KEPALA SD NEGERI DAN KEPALA SMP NEGERI Lampiran: Surat Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Nomor : Tanggal : PETUNJUK TEKNIS SELEKSI CALON KEPALA SD NEGERI DAN KEPALA SMP NEGERI A. Persyaratan Umum 1. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang

Lebih terperinci

UNIVERSITAS BENGKULU

UNIVERSITAS BENGKULU LAPORAN PENELITIAN DOSEN MUDA DANA BOPT FKIP PEMETAAN PROFIL GURU PENJASKES DAN SEBARANNYA DI PROVINSI BENGKULU TIM PENELITI Ketua Bayu Insanistyo, S.Pd., M.Or. 0003108301 Anggota Dian Pujianto, S.Pd.Jas.,

Lebih terperinci

17. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 08 Tahun 2010 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang (Lembaran Daerah Tahun 2010

17. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 08 Tahun 2010 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang (Lembaran Daerah Tahun 2010 PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 55 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SATUAN PENDIDIKAN YANG DISELENGGARAKAN ATAU DIDIRIKAN PEMERINTAH DAERAH Menimbang : Mengingat : DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

jtä ~Éàt gtá ~ÅtÄtçt

jtä ~Éàt gtá ~ÅtÄtçt Menimbang : jtä ~Éàt gtá ~ÅtÄtçt PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) INDONESIA

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) INDONESIA LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) INDONESIA Kp. Dadapan RT.06/RW.07, Desa Jatikuwung, Kec. Gondangrejo Kab. Karanganyar, Prov. Jawa Tengah Indonesia Telp. +62 0271 8502888; +62

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SINJAI, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

KOMPONEN D SUMBER DAYA MANUSIA

KOMPONEN D SUMBER DAYA MANUSIA KOMPONEN D SUMBER DAYA MANUSIA Sumber daya manusia pada perguruan tinggi yang dimaksud pada tulisan ini adalah dosen dan tenaga kependidikan (karyawan). Dosen bertugas melaksanakan kegiatan pembelajaran,

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI A. Simpulan Berdasarkan pembahasan uraian dan hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, ada empat faktor yang mempengaruhi Implementasi Standar Pengawas

Lebih terperinci

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU BUKU

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU BUKU PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU BUKU 3 PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2011 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

DASAR DAN TEKNIK PENETAPAN KUOTA PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009

DASAR DAN TEKNIK PENETAPAN KUOTA PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009 DASAR DAN TEKNIK PENETAPAN KUOTA PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009 Disajikan dalam Workshop Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2009 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH DASAR TAHUN 2015

PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH DASAR TAHUN 2015 PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH DASAR TAHUN 2015 DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KULON PROGO Jl. Ki Josuto, Wates, Kulon Progo, Kode Pos 55611 Telp. (0274) 774535, fax (0274) 773916

Lebih terperinci

Petunjuk Teknis Pelaksanaan OJL Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah Tahun 2013

Petunjuk Teknis Pelaksanaan OJL Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah Tahun 2013 Pelaksanaan OJL Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah Tahun 2013 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-nya sehingga LPPKS Indonesia di Surakarta dapat menyelesaikan

Lebih terperinci

DIKLAT CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU

DIKLAT CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU BUKU 3 PANDUAN PENYELENGGARAAN DIKLAT CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 105 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Kesimpulan dihasilkan berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian yang telah dipaparkan adalah sebagai berikut. 5.1.1 Pengawasan akademik

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS SELEKSI CALON PENGAWAS TK/SD, SMP, SMA DAN SMK

PETUNJUK TEKNIS SELEKSI CALON PENGAWAS TK/SD, SMP, SMA DAN SMK Lampiran: Surat Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Nomor : Tanggal : PETUNJUK TEKNIS SELEKSI CALON PENGAWAS TK/SD, SMP, SMA DAN SMK A. Persyaratan Umum 1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha

Lebih terperinci

BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG SALINAN BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN BAGI GURU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK DENGAN

Lebih terperinci

MENYUSUN PORTOFOLIO PENGEMBANGAN DIRI Oleh : Waryono Widyaiswara

MENYUSUN PORTOFOLIO PENGEMBANGAN DIRI Oleh : Waryono Widyaiswara MENYUSUN PORTOFOLIO PENGEMBANGAN DIRI Oleh : Waryono Widyaiswara wardokteryono@gmail.com I. PENDAHULUAN Guru sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG BARAT,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG BARAT, PERATURAN BUPATI BANDUNG BARAT NOMOR 4 TAHUN 2012 TENTANG PENUGASAN GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 48 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 48 TAHUN 2013 TENTANG WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 48 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR,

Lebih terperinci

Optimalisasi Program Kemitraan RSBI dengan PT dalam Rangka Menuju SBI Mandiri

Optimalisasi Program Kemitraan RSBI dengan PT dalam Rangka Menuju SBI Mandiri Optimalisasi Program Kemitraan RSBI dengan PT dalam Rangka Menuju SBI Mandiri untuk berbagi pengalaman Oleh: Mardiyana Disampaikan pada Seminar Nasional Di FKIP UNS Surakarta, 26 Februari 2011 Landasan

Lebih terperinci

KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN

KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN Kementerian Negara/Lembaga : Kementerian Pendidikan Nasional Unit Eselon I : Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Program : Program Pengembangan

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Jl. Parangkusumo No. 51 Purwosari, Surakarta 57147 Jawa Tengah Telp./Fax: +62 271 716657 E-mail : lp2kssolo@gmail.com ii KATA PENGANTAR Peraturan

Lebih terperinci

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENUGASAN GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL SEBAGAI KEPALA SEKOLAH

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENUGASAN GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL SEBAGAI KEPALA SEKOLAH 1 BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENUGASAN GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SIDOARJO, Menimbang :

Lebih terperinci

STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL

STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2006 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

Lebih terperinci

PEMETAAN KOMPETENSI GURU BIMBINGAN KONSELING DI PROVINSI BENGKULU. Oleh: Rita Sinthia, Anni Suprapti dan Mona Ardina.

PEMETAAN KOMPETENSI GURU BIMBINGAN KONSELING DI PROVINSI BENGKULU. Oleh: Rita Sinthia, Anni Suprapti dan Mona Ardina. PEMETAAN KOMPETENSI GURU BIMBINGAN KONSELING DI PROVINSI BENGKULU Oleh: Rita Sinthia, Anni Suprapti dan Mona Ardina Email:sinthia.rita@yahoo.com Dosen Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Lebih terperinci

TATA CARA USUL PENELITIAN HIBAH KOMPETITIF PENELITIAN KERJASAMA INTERNASIONAL DALAM RANGKA PUBLIKASI INTERNASIONAL

TATA CARA USUL PENELITIAN HIBAH KOMPETITIF PENELITIAN KERJASAMA INTERNASIONAL DALAM RANGKA PUBLIKASI INTERNASIONAL TATA CARA USUL PENELITIAN HIBAH KOMPETITIF PENELITIAN KERJASAMA INTERNASIONAL DALAM RANGKA PUBLIKASI INTERNASIONAL a. Sampul Muka Sampul muka warna sampul Hijau Muda. Format selengkapnya seperti contoh

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN. Nomor : 800 / 0017 / 2015 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH DASAR

PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN. Nomor : 800 / 0017 / 2015 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH DASAR PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO DINAS PENDIDIKAN Unit I : Jalan Ki Josuto Wates, Kulon Progo Kode Pos 55611. Telp. 773028 (DIKDAS), 774535, 773916 Unit II : Jalan Terbah Wates, Kulon Progo Kode Pos 55611

Lebih terperinci

A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang

A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Guru sebagai tenaga pendidik profesional adalah guru yang tidak hanya merasa puas dengan keterampilan yang telah dimiliki. Seorang guru sebagai tenaga profesional hendaknya

Lebih terperinci

Jakarta, Januari 2016 Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Hamid Muhammad, Ph.D. NIP iii

Jakarta, Januari 2016 Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Hamid Muhammad, Ph.D. NIP iii KATA PENGANTAR Sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

PROSEDUR DAN MEKANISME SERTIFIKASI GURU

PROSEDUR DAN MEKANISME SERTIFIKASI GURU 5 PROSEDUR DAN MEKANISME SERTIFIKASI GURU 1. Bagaimana mekanisme pelaksanaan sertifikasi guru? Ada dua macam pelaksanaan sertifikasi guru, yaitu: a. melalui penilaian portofolio bagi guru dalam jabatan,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA LABORATORIUM. Oleh: Nur Dewi. Widyaiswara LPMP Sulawesi Selatan. Abstrak

PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA LABORATORIUM. Oleh: Nur Dewi. Widyaiswara LPMP Sulawesi Selatan. Abstrak 1 PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA LABORATORIUM Oleh: Nur Dewi Widyaiswara LPMP Sulawesi Selatan Abstrak Kompetensi manajerial adalah kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang kepala. Kompetensi

Lebih terperinci

Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik Melalui Dana Dekonsentrasi

Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik Melalui Dana Dekonsentrasi 00 PEDOMAN PELAKSANAAN PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI MELALUI DANA DEKONSENTRASI DIREKTORAT PROFESI PENDIDIK DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

Lebih terperinci

HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI BENGKULU TAHUN 2016

HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI BENGKULU TAHUN 2016 HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI TAHUN BAN SM ACEH HASIL ANALISIS DATA AKREDITASI TAHUN HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH TAHUN SD/MI,

Lebih terperinci

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) Jl. Parangkusumo No.51 Purwosari Surakarta Jawa Tengah Telp & Fax (0271)

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) Jl. Parangkusumo No.51 Purwosari Surakarta Jawa Tengah Telp & Fax (0271) LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) Jl. Parangkusumo No.51 Purwosari Surakarta Jawa Tengah 57142 Telp & Fax (0271) 716657 e-mail : lp2kssolo@gmail.com KATA PENGANTAR Peraturan

Lebih terperinci

Buku pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru.

Buku pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru. PEDOMAN PELAKSANAAN PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI GURU DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008 KATA PENGANTAR UU No 14 Tahun 2005 Tentang

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 10 TAHUN 2015 SERI E.7

BERITA DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 10 TAHUN 2015 SERI E.7 BERITA DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 10 TAHUN 2015 SERI E.7 PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGANGKATAN, PEMINDAHAN, DAN PEMBERHENTIAN KEPALA SEKOLAH DI LINGKUP PEMERINTAH

Lebih terperinci

KANTOR WILAYAH PROVINSI ACEH Jln. Tgk. Abu Lam U No. 9 Telp. (0651) 22442, 22510, Fax. (0651) 25103, Banda Aceh

KANTOR WILAYAH PROVINSI ACEH Jln. Tgk. Abu Lam U No. 9 Telp. (0651) 22442, 22510, Fax. (0651) 25103, Banda Aceh KEMENTERIAN AGAMA KANTOR WILAYAH PROVINSI ACEH Jln. Tgk. Abu Lam U No. 9 Telp. (0651) 22442, 22510, 25103 Fax. (0651) 25103, 22510 Banda Aceh Nomor : KW.01.4/PP.00/ 2267 /2015 Banda Aceh, 27 April 2015

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 40 2013 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN GURU YANG DIBERI TUGAS TAMBAHAN SEBAGAI KEPALA SEKOLAH WALIKOTA

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Jl. Parangkusumo No. 51Purwosari Surakarta - Jawa Tengah 57147 Telp./Fax: +62 271 716657 E-mail : lp2kssolo@gmail.com ii KATA PENGANTAR Peraturan

Lebih terperinci

JUDUL PENGEMBANGAN MODEL AUTHENTIC ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA

JUDUL PENGEMBANGAN MODEL AUTHENTIC ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA PENDIDIKAN LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING JUDUL PENGEMBANGAN MODEL AUTHENTIC ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Oleh Prof. Dr. Burhan Nurgiyantoro Prof. Dr. Pujiyati Suyata Dibiayai oleh DIPA Universitas

Lebih terperinci

A. LATAR BELAKANG...1 B. LANDASAN HUKUM...1 C. TUJUAN...2 D. KERANGKA PROGRAM...2

A. LATAR BELAKANG...1 B. LANDASAN HUKUM...1 C. TUJUAN...2 D. KERANGKA PROGRAM...2 PEDOMAN PELAKSANAAN PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI TAHUN 2009 DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009 KATA PENGANTAR Undang-Undang Republik

Lebih terperinci

PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH MELALUI SELEKSI AKADEMIK DAN DIKLAT. Oleh Andi Muliati AM

PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH MELALUI SELEKSI AKADEMIK DAN DIKLAT. Oleh Andi Muliati AM PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH MELALUI SELEKSI AKADEMIK DAN DIKLAT Oleh Andi Muliati AM Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 51 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 51 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51 JUKNIS ANALISIS STANDAR PENGELOLAAN SMA DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 51 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51 G. URAIAN PROSEDUR 53 LAMPIRAN

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kp. Dadapan RT.06/RW.07, Desa Jatikuwung, Kec. Gondangrejo Kab. Karanganyar, Prov. Jawa Tengah Indonesia Telp. +62 0271 8502888; +62 0271 8502999;

Lebih terperinci

PEDOMAN PENILAIAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TAHUN 2016

PEDOMAN PENILAIAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TAHUN 2016 PEDOMAN PENILAIAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TAHUN 2016 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT PEMBINAAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIKDASMEN

Lebih terperinci

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 67 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI BALI

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 67 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI BALI GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 67 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI BALI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 28 TAHUN 2010 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 28 TAHUN 2010 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 28 TAHUN 2010 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari hasil pengolahan dan analisis data yang ada pada bab IV serta uji hipotesis, Mutu Kinerja Pengawas Sekolah Menengah,

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI KUNINGAN Nomor : 47 TAHUM 2014 TENTANG

PERATURAN BUPATI KUNINGAN Nomor : 47 TAHUM 2014 TENTANG PERATURAN BUPATI KUNINGAN Nomor : 47 TAHUM 2014 TENTANG KETENTUAN PEMBERIAN TUGAS TAMBAHAN GURU SEBAGAI KEPALA TAMAN KANAK-KANAK DAN KEPALA SEKOLAH DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

Lebih terperinci

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO WALIKOTA PROBOLINGGO SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 44 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN TUGAS TAMBAHAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.174, 2014 PENDIDIKAN. Pelatihan. Penyuluhan. Perikanan. Penyelenggaraan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5564) PERATURAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 1 B. TUJUAN 1 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 1 D. UNSUR YANG TERLIBAT 2 E. REFERENSI 2 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 3

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 1 B. TUJUAN 1 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 1 D. UNSUR YANG TERLIBAT 2 E. REFERENSI 2 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 3 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 1 B. TUJUAN 1 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 1 D. UNSUR YANG TERLIBAT 2 E. REFERENSI 2 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 3 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 5 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA PENYUSUNAN

Lebih terperinci

LAPORAN AKHIR PROGRAM P2M DIPA UNDIKSHA

LAPORAN AKHIR PROGRAM P2M DIPA UNDIKSHA LAPORAN AKHIR PROGRAM P2M DIPA UNDIKSHA JUDUL Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berdasarkan Permendiknas No. 41 Tahun 2007 dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah

Lebih terperinci

PERATURAN MENDIKNAS NOMOR 24 TAHUN 2006

PERATURAN MENDIKNAS NOMOR 24 TAHUN 2006 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PERATURAN MENDIKNAS NOMOR 24 TAHUN 2006 Tentang Pelaksanaan Permendiknas No. 22 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah; dan Permendiknas No. 23 Tahun

Lebih terperinci

SERTIFIKASI GURU DAN DOSEN TAHUN 2009: DASAR HUKUM DAN PELAKSANAANNYA 1

SERTIFIKASI GURU DAN DOSEN TAHUN 2009: DASAR HUKUM DAN PELAKSANAANNYA 1 SERTIFIKASI GURU DAN DOSEN TAHUN 2009: DASAR HUKUM DAN PELAKSANAANNYA 1 Oleh: Dr. Marzuki, M.Ag. 2 PENDAHULUAN Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang RI

Lebih terperinci

Pengembangan ICT dalam Pembelajaran

Pengembangan ICT dalam Pembelajaran Pembuatan lat Peraga Secara Sederhana dan Pengeditan Film sebagai Media untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika SMP di Kabupaten Kepahiang Muzanip lperi*, Dewi Handayani** *Fungsional Pengembang Teknologi

Lebih terperinci

(Invited Speaker dalam Seminar Nasional di Universitas Bengkulu, 29 Nopember 2009)

(Invited Speaker dalam Seminar Nasional di Universitas Bengkulu, 29 Nopember 2009) PROFESIONALISME GURU DAN KARYA TULIS ILMIAH Kardiawarman Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jl. Setiabudi No. 229-Bandung, Jawa Barat e-mail: yaya_kardiawarman@yahoo.com (Invited Speaker dalam Seminar

Lebih terperinci

TOR PENELITIAN PENDIDIKAN KARAKTER UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015

TOR PENELITIAN PENDIDIKAN KARAKTER UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015 TOR PENELITIAN PENDIDIKAN KARAKTER UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015 A. Pendahuluan Setiap perguruan tinggi memiliki visi, misi, tujuan, dan sasaran masing-masing. Rumusan visi, misi, tujuan, dan

Lebih terperinci

DIKLAT GURU PEMANDU/PENGEMBANG MATEMATIKA TINGKAT...

DIKLAT GURU PEMANDU/PENGEMBANG MATEMATIKA TINGKAT... PPPPTK Matematika Kode dok. : F-Eva-0 Revisi : 0 DIKLAT GURU PEMANDU/PENGEMBANG MATEMATIKA TINGKAT... RENCANA PROGRAM TINDAK LANJUT Instansi :... Disusun Oleh : (Nama Peserta) DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Lebih terperinci

Ipteks bagi Masyarakat Guru Matematika dan Guru Sekolah Dasar Kabupaten Ciamis dalam Bentuk Workshop Penelitian Tindakan Kelas

Ipteks bagi Masyarakat Guru Matematika dan Guru Sekolah Dasar Kabupaten Ciamis dalam Bentuk Workshop Penelitian Tindakan Kelas 1. Judul Ipteks bagi Masyarakat Guru Matematika dan Guru Sekolah Dasar Kabupaten Ciamis dalam Bentuk Workshop Penelitian Tindakan Kelas 2. Analisis Situasi Salam satu amanat yang tertuang dalam Undang-undang

Lebih terperinci

RAMBU-RAMBU PENGEMBANGAN KEGIATAN

RAMBU-RAMBU PENGEMBANGAN KEGIATAN RAMBU-RAMBU PENGEMBANGAN KEGIATAN KKG dan MGMP LAMPIRAN 2 CONTOH INSTRUMEN MONITORING DAN EVALUASI KKG/MGMP UNTUK KETUA KKG/MGMP *) DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008 KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008 Disampaikan dalam Seminar Pendidikan dengan teman Isu isu Strategis Sertifikasi Guru di Jawa Barat yang diselenggarakan

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN INSENTIF BAGI GURU BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN INSENTIF BAGI GURU BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN INSENTIF BAGI GURU BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN

Lebih terperinci

INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH

INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH FORMAT 2A dan 2B INSTRUMEN PEMETAAN KEPALA SEKOLAH TAHUN 2010 NAMA :... INSTANSI :... NUPTK :... KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN LEMBAGA

Lebih terperinci

INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH

INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH FORMAT 1 INSTRUMEN PEMETAAN KEPALA SEKOLAH TAHUN 2010 NAMA :... INSTANSI :... NUPTK :... KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN LEMBAGA PENGEMBANGAN

Lebih terperinci

LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2010 (TAHUN PERTAMA)

LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2010 (TAHUN PERTAMA) TEKNOLOGI E-LEARNING LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2010 (TAHUN PERTAMA) MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS LMS (LEARNING MANAGEMENT SYSTEM) DENGAN PENGEMBANGAN SOFTWARE MOODLE

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Tahun

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Tahun RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Tahun 2012-2016 UNIVERSITAS ALMUSLIM BIREUEN KATA PENGANTAR Alhamdulillah, Rencana Operasional (RENOP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Lebih terperinci

Kepada Yth. Kepalaa Kantor Kementerian Agama Kab./Kota Se-Provinsi Bengkulu

Kepada Yth. Kepalaa Kantor Kementerian Agama Kab./Kota Se-Provinsi Bengkulu KEMENTERIAN AGAMA KANTOR WILAYAH PROVINSI BENGKULU Jl. Basuki Rahmat No. 10 Telp.(0736) 21097 21597 Fax. (0736) 21597-344602 Website : bengkulu.kemenag.go.id E-mail : kanwilbengkulu@kemenag.go.id Nomor

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 48 2015 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 48 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGANGKATAN DAN PERAN PENGAWAS SEKOLAH PENILIK DAN PAMONG BELAJAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 032 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 032 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 032 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR SIPIL NEGARA POLA SATU PINTU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Lebih terperinci

Panduan. Penelitian Kajian Kebijakan ITS

Panduan. Penelitian Kajian Kebijakan ITS Panduan Penelitian Kajian Kebijakan ITS Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2015 1 I. Latar Belakang Dalam rangka implementasi program pengembangan

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI BAGI GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH MELALUI MEKANISME TRANSFER KE DAERAH

PETUNJUK TEKNIS PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI BAGI GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH MELALUI MEKANISME TRANSFER KE DAERAH PETUNJUK TEKNIS PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI BAGI GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH MELALUI MEKANISME TRANSFER KE DAERAH DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN

Lebih terperinci

LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2006/2007 PER DESEMBER 2007

LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2006/2007 PER DESEMBER 2007 LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2006/2007 PER DESEMBER 2007 Oleh: TIM MONEV INDEPENDEN KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU (KSG) (Kepmen Diknas No.056/P/2007 Tentang

Lebih terperinci

: Babakan Ciomas RT. 2/3 ds. Parakan Kec. Ciomas Kab. Bogor

: Babakan Ciomas RT. 2/3 ds. Parakan Kec. Ciomas Kab. Bogor Penyusun: Tim Pengembang Madrasah Nama Madrasah Alamat : MTs Al Inayah : Babakan Ciomas RT. 2/3 ds. Parakan Kec. Ciomas Kab. Bogor Program Prioritas MTs. Al Inayah STANDAR ISI 0 MENENTUKAN PROGRAM PRIORITAS

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai KATA PENGANTAR Sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pelaksanaan sistem otonomi daerah menuntut pengelolaan lembaga pendidikan dilakukan dengan menggunakan sistem manajemen berbasis sekolah yang implementasinya

Lebih terperinci