Pedoman teknis pembangunan rumah sederhana sehat (Rumah setengah tembok)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Pedoman teknis pembangunan rumah sederhana sehat (Rumah setengah tembok)"

Transkripsi

1 (Rumah setengah tembok) Ruang lingkup ) Pedoman teknis ini meliputi ketentuan-ketentuan umum, ketentuanketentuan teknis dan teknis pengerjaan untuk pembangunan rumah tinggal sederhana dari bahan baku lokal, ) Pedoman teknis ini merupakan bagian dari paket pengembangan rumah sederhana sehat: Tipe rumah Kayu panggung Kayu tidak panggung Setengah Tembok Tembok Ket. RIT - RIT - RsS- RsS- RIT Rs Sehat ) Pedoman Teknis ini memberikan arahan pengembangan dari Rumah Inti Tumbuh (RIT) menjadi Rumah Sederhana Sehat (Rs Sehat) secara bertahap. ) Pelaksanaan pembangunan rumah tipe ini dapat dilakukan untuk lokasi dengan potensi bahan baku lokal yang didominasi oleh kayu dan pasir serta untuk daerah dengan lapisan tanah kering, dan memiliki tegangan tanah σ tn 0, kg/cm, ) Pemilihan tipe rumah ini dilakukan atas dasar potensi bahan bangunan terbanyak dengan harga paling rendah disuatu daerah dimana rumah tersebut akan didirikan, ) Sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan jenis rumah yang dapat diterapkan di satu propinsi, dibuat Zonasi Rumah Sederhana Sehat yang merupakan penggabungan dari berbagai potensi, diantaranya potensi bahan bangunan lokal, potensi budaya serta kondisi geologis di setiap propinsi, seperti terlihat pada Tabel. 7) Untuk propinsi yang memiliki lebih dari satu pilihan jenis rumah, urutan pertama merupakan pilihan yang utama, pilihan jenis rumah lainnya ditentukan berdasarkan Mikro Zonasi yang dibuat untuk tingkat daerah.

2 No Propinsi ali NT NTT DKI Jabar anten Jateng Jatim Yogyakarta Nangro ceh Darussalam Sumbar Jambi engkulu Sumsel angka elitung Lampung Sulsel Sulsera Sumut Maluku Maluku Utara Riau Kalbar Kalteng Kalsel Kaltim Sulteng Sulut Gorontalo 7 Papua Tabel. Zonasi rumah sederhana sehat Zonasi bahan dan kondisi lahan Pasangan > tegakan, Tanah kering, Tanah liat Pasangan > tegakan, Tanah kering, Pasir Pasangan = tegakan, Tanah basah, Tanah liat Pasangan = tegakan, Tanah basah, Pasir Pasangan = tegakan, Tanah kering, Tanah liat Pasangan < tegakan, Tanah basah, Tanah liat Pasangan < tegakan, Tanah kering, Pasir lternatif rumah yang disarankan Tembok ( bata merah) Tembok (conblock) Setengah tembok Tembok ( bata merah) Kayu panggung Kayu tidak panggung Setengah tembok Tembok (conblock) Kayu panggung Kayu tidak panggung Setengah tembok Tembok (bata merah) Kayu tidak panggung Kayu panggung Kayu panggung Kayu tidak panggung Setengah tembok Tembok (bata merah) Kayu tidak panggung Kayu panggung Setengah tembok Tembok (conblock)

3 Gambar. Peta zonasi rumah sederhana sehat

4 cuan normatif Undang-undang No. Tahun 99, Perumahan SNI , Tata cara perencanaan kawasan perumahan kota SNI 0--99, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan kayu untuk bangunan dan gedung SNI , Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tembok dan plesteran untuk bangunan sederhana SNI 0--99, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan penutup langit-langit untuk bangunan dan gedung SNI , Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi batu belah untuk bangunan sederhana SNI , Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan persiapan dan pekerjaan tanah untuk bangunan sederhana SNI 0--99, Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan atap untuk bangunan dan gedung SNI , Tata cara pengerjaan lembaran asbes semen untuk penutup atap pada bangunan rumah dan gedung SNI 0--99, Tata cara perhitungan satuan pekerjaan atap untuk bangunan dan gedung SNI 0-99-F, Tata cara perancangan penerangan alami siang hari untuk rumah dan gedung PUI-98, Peraturan Umum ahan angunan di Indonesia Keputusan Menteri PU No. 0/KPTS/98, Peraturan tekneek pembangunan perumahan sederhana tidak bersusun Keputusan Menkes No. 89/MENKES/SK/VII/999, Persyaratan kesehatan perumahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. /PRT/99 tentang Pedoman Tekneek Pembangunan Perumahan Sangat Sederhana Istilah dan definisi. rumah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga

5 . kesehatan keadaan sejahtera badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial ekonomi. rumah sehat rumah sebagai tempat tinggal yang memenuhi ketetapan atau ketentuan teknis kesehatan yang wajib dipenuhi dalam rangka melindungi penghuni rumah dari bahaya atau gangguan kesehatan, sehingga memungkinkan penghuni memperoleh derajat kesehatan yang optimal. rumah sederhana tempat kediaman yang layak dihuni dan harganya terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan sedang.. rumah sederhana sehat tempat kediaman yang layak dihuni dan harganya terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan sedang, berupa bangunan yang luas lantai dan luas kavelingnya memadai dengan jumlah penghuni serta memenuhi persyaratan kesehatan rumah tinggal. inti isi yang paling pokok atau penting, bagian yang penting perananya di dalam suatu proses.7 rumah inti rumah yang terdiri atas ruangan inti rumah seperti ruang yang terpenting atau hanya atap dan lantai, sedangkan pengembangan selanjutnya diserahkan kepada penghuni

6 .8 rumah inti tumbuh tempat kediaman awal untuk memulai bertempat tinggal dengan standar minimal yang layak dihuni dan harganya terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah berupa bangunan dengan luas lantai m dan luas lahan efektif antara 7-90 m yang berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga serta mendorong penghuni untuk tumbuh, baik aspek fisik bangunan rumah sederhana sehat maupun aspek sosial budaya.9 utilitas bangunan sarana penunjang untuk pelayanan bangunan, berupa jaringan air bersih, pembuangan sampah, jaringan listrik, jaringan telepon dan jaringan gas.0 perumahan kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan diperuntukkan bagi masyarakat penghuninya.. aspek geologi aspek yang berkaitan dengan struktur tanah, yang diperlukan antara lain untuk menentukan jenis pondasi, sistem pembuangan air limbah dan semua pekerjaan yang berhubungan dengan kondisi fisik tanah. aspek geografi aspek yang berkaitan dengan letak atau posisi lingkungan perumahan terhadap Iingkungan di sekitarnya. aspek topografi aspek yang berkaitan dengan phisik permukaan tanah seperti bentuk, karakter, tumbuhan, aliran sungai dan kontur tanah

7 . persyaratan teknis ketentuan-ketentuan teknis yang harus dipenuhi menyangkut pengaturan keamanan, kenyamanan, serta kesehatan. persyaratan ekologis persyaratan yang berkaitan dengan keserasian dan keseimbangan, baik antara lingkungan buatan dengan lingkungan alam maupun dengan lingkungan sosial budaya, termasuk nilai-nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan. bahan pasangan bahan bangunan berupa bahan baku anorganik yang diperoleh dari alam, untuk memasang atau menggunakannya sebagai bahan bangunan diperlukan perekat berupa semen hidrolis.7 bahan tegakan bahan bangunan berupa kayu bangunan hasil olahan kayu yang diperoleh dengan cara mngkonversikan kayu bulat menjadi kayu berbentuk balok, papan ataupun bentuk-bentuk lain yang sesuai dengan tujuan penggunaannya.8 persyaratan administratif persyaratan yang berkaitan dengan pemberian ijin usaha, ijin lokasi dan ijin mendirikan bangunan serta pemberian hak atas tanah 7

8 Dasar perancangan 8. Persyaratan kesehatan rumah tinggal kondisi fisik, kimia dan biologik di dalam rumah yang memenuhi Kepmen Kesehatan No.89/MENKES/SK/VII/999, menyangkut persyaratan bahan bangunan, komponen dan penataan ruang rumah, pencahayaan, kualitas udara, ventilasi, binatang penular penyakit, air, sarana penyimpan makanan yang aman, limbah dan kepadatan hunian ruang tidur.. Pemilihan lokasi Tersedianya tanah yang cukup bagi pembangunan rumah, pada satu lingkungan yang memiliki kelengkapan prasarana lingkungan, utilitas umum dan fasilitas sosial. pabila pembangunan perumahan dilakukan melalui industri perumahan di Lisiba atau Kasiba maka minimal 000 unit untuk Lisiba dan 000 unit untuk Kasiba.. Peraturan daerah eberapa peraturan daerah yang perlu dipenuhi menyangkut: ) luas kaveling, ) lebar muka kaveling, ) panjang deret kaveling, ) KD ) KL atau mengikuti ketentuan sebagai berikut : ) luas lahan efektif minimal antara 7 m sampai dengan 90 m khususnya dipersyaratkan dikawasan perkotaan bukan pusat kota ) lebar muka kaveling minimal m atau 7. m, ) untuk mengantisipasi kebakaran panjang deretan kaveling maksimum 7 m, kurang lebih 0 kapling dengan ukuran lebar kapling 7, meter dan atau kapling untuk lebar muka kapling dengan ukuran meter ) bagian kaveling yang tertutup bangunan rumah maksimum 0% dan luas kaveling atau sesuai Peraturan Daerah setempat, ) koefisien lantai bangunan,.

9 . Kebutuhan dasar minimal suatu rumah ) tap yang rapat dan tidak bocor ) Lantai yang kering dan mudah dibersihkan ) Penyediaan air bersih yang cukup ) Pembuangan air kotor yang baik dan memenuhi persyaratan kesehatan ) Pencahayaan alami yang cukup ) Udara bersih yang cukup melalui pengaturan sirkulasi udara sesuai dengan kebutuhan. Susunan keluarga calon penghuni dianggap terdiri dari atau orang No Komposisi Penghuni RIT - RIT - RsS- RsS- yah Ibu nak alita - nak Dewasa - -. Dasar penetapan prototype rumah inti tumbuh Dalam menyusun program rencana pembangunan perumahan secara besarbesaran, pendekatannya dilakukan dari segi: ) Kebutuhan rumah yang sangat mendesak ) ktivitas penghuni yang relatif rendah ) Keamanan ) Kesehatan Dari segi aktivitas penghuni dan kesehatan, dipergunakan norma : ) Kebutuhan udara bersih didalam rumah + 9 m /orang ) Kebutuhan pergantian udara + 0,80 m /menit/orang ) Kebutuhan penerangan alam didalam kamar minimum 0 lux. ) Kebutuhan penerangan buatan untuk seluruh rumah minimum 00 V ) Kebutuhan air bersih + 00 liter/hari/orang Untuk pembuangan air kotor dipergunakan cara-cara yang memenuhi syarat-syarat kesehatan, antara lain tangki septik, sumuran (beerput), saluran pembuangan air kotor (riool). Yang disediakan melalui program perbaikan sarana dan prasarana lingkungan dari Pemerintah Daerah. 9

10 .7 Rancangan proses pengembangan Rs Sehat angunan dan bagian-bagiannya : angunan Rumah Inti Tumbuh (RIT) berukuran m dengan ruangan-ruangan : - Ruang inti berukuran,00 x,00 m - Ruang serba guna (tanpa dinding) berukuran,00 x,00 m - Kamar mandi + WC (tanpa atap) berukuran,0 x,0 m Pertumbuhan menjadi Rumah Sederhana Sehat (RSS-) berukuran 8.8 m dengan ruangan: - Dua Ruang tidur berukuran,00 x,00 m - Ruang Servis/pertumbuhan berukuran,0 x,00 m - Kamar mandi + WC berukuran,0 x,0 m Pertumbuhan menjadi Rumah Sederhana Sehat (RSS-) berukuran m dengan ruangan : - Dua Ruang tidur berukuran,00 x,00 m - Ruang tidur anak berukuran,00 x,00 m - Ruang tamu berukuran.0 x m - Ruang berukuran x m - Kamar mandi + WC berukuran,0 x,0 m Konstruksi bangunan rumah : - Pondasi konstruksi batu kali - Lantai konstruksi rabat beton - Dinding konstruksi pasangan conblock - Kusen pintu/jendela konstruksi kayu - tap konstruksi rangka kuda-kuda kayu - Penutup konstruksi sbes gelombang kecil Sanitair minimal untuk RIT- sampai dengan Rs Sehat minimal memiliki: - Closet jongkok kakus beserta leher angsanya unit - ak air mandi fibre/plastik unit - Disiapkan instalasi diluar sumber sumur ponpa tangan unit Gambar rancangan a. Rumah inti tumbuh RIT Lihat gambar RIT-, gambar RIT-, gamb ar RSS- dan gambar RS- II 0

11 K E T E R N G N TMPK DEPN TMPK SMPING KIRI TMPK SMPING KNN KM / WC SERVIS TMPK ELKNG RUNG INTI TERS KUD-KUD KYU /0 SENG GELOMNG GORDING /7 +.0 KUD-KUD KYU /0 GORDING /7 IKTN NGIN /7 +.0 RUMH INTI TUMUH ( RIT ) / TEMOK HLMN C DENH RUNG INTI Pasir Urug Pond. T. kali Setempat D POTONGN - SERVIS RUNG INTI SLOOF ETON /0 Pasir Urug Pond. T. kali Setempat POTONGN C +.0 GMR : DIRENCN DIGMR DIPERIKS DISETUJUI SEKL : 00 DEPRTEMEN PEKERJN UMUM D N L I T N G PU PUST LITNG PERMUKIMN - DENH - TMPK - POTONGN : : : : PUSKIM WRJ / DE RS / C / O PTS / I TNGGL JULY, 00 NO. GMR -0

12 K E T E R N G N TMPK DEPN TMPK SMPING KIRI TMPK SMPING KNN KM / WC RUNG INTI TMPK ELKNG RUNG INTI TERS KUD-KUD KYU /0 SENG GELOMNG GORDING /7 +.0 KUD-KUD KYU /0 GORDING /7 IKTN NGIN /7 +.0 RUMH SEHT T - ( / Tembok) HLMN C DENH Pedoman teknis SKL pembangunan : 00 rumah sederhana sehat RUNG INTI Pasir Urug Pond. T. Kali Setempat D POTONGN - RUNG INTI RUNG INTI SLOOF ETON /0 Pasir Urug Pond. T. Kali Setempat POTONGN C +.0 GMR : DIRENCN DIGMR DIPERIKS DISETUJUI SEKL : 00 DEPRTEMEN PEKERJN UMUM D N L I T N G PU PUST LITNG PERMUKIMN - DENH - TMPK - POTONGN : : : : PUSKIM WRJ / DE RS / C / O PTS / I TNGGL JULY, 00 NO. GMR -0

13 K E T E R N G N TMPK DEPN TMPK SMPING KIRI TMPK SMPING KNN KM / WC RUNG INTI TMPK ELKNG RUNG INTI KUD-KUD KYU /0 SENG GELOMNG GORDING /7 +.0 KUD-KUD KYU /0 GORDING /7 IKTN NGIN /7 +.0 RUMH SEHT T ( / Tembok) TERS GMR : DEPRTEMEN PEKERJN UMUM D N L I T N G PU PUST LITNG PERMUKIMN HLMN C D Pasir Urug Pond. T. Kali Setempat DENH POTONGN RUNG INTI RUNG INTI 0.00 SLOOF ETON / RUNG INTI Pasir Urug Pond. T. Kali Setempat POTONGN - C DENH - TMPK - POTONGN DIRENCN DIGMR DIPERIKS DISETUJUI SEKL : 00 : : : : PUSKIM WRJ / DE RS / C / O PTS / I TNGGL JULY, 00 NO. GMR -0

14 K E T E R N G N TMPK DEPN TMPK SMPING KIRI TMPK SMPING KNN KM / WC RUNG INTI TMPK ELKNG RUNG INTI KUD-KUD KYU /0 SENG GELOMNG GORDING /7 +.0 KUD-KUD KYU /0 GORDING /7 IKTN NGIN /7 +.0 RUMH SEHT T - ( / Tembok) HLMN C TERS D Pasir Urug Pond. T. Kali Setempat DENH POTONGN RUNG INTI RUNG INTI SLOOF ETON 0/ RUNG INTI Pasir Urug Pond. T. Kali Setempat POTONGN - C D GMR : DIRENCN DIGMR DIPERIKS DISETUJUI SEKL : 00 DEPRTEMEN PEKERJN UMUM D N L I T N G PU PUST LITNG PERMUKIMN - DENH - TMPK - POTONGN : : : : PUSKIM WRJ / DE RS / C / O PTS / I TNGGL JULY, 00 NO. GMR -0

15 . Spesifikasi teknis dan kebutuhan bahan.. Pekerjaan Persiapan ) Gambar -gambar : a) Rencana 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm 0 cm C D DENH Pond. atu Kali Setempat C D DENH SLOOF ETON

16 7 C D C D DENH PONDSI UMPK RIT- DENH PONDSI UMPK RIT- C D C D DENH PONDSI UMPK T-8,8 DENH PONDSI UMPK T-

17 b) Detail 8 Lubang pondasi 0 x 0 x 0 cm Papan /0 cm Kaso /7 cm Papan /0 cm Tiang dari kaso /7 0.0 m.0 m ) Kebutuhan bahan dan volume pekerjaan a. Volume pekerjaan: No Pekerjaan Vol Rumah tipe RIT- RIT- RSS- RSS- Galian tanah pondasi M,,,,9 boplang M

18 9 b. kebutuhan bahan: Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RSS- RSS- Kaso /7- m btg 8 8 Ppn /0- m lbr Paku 7 cm kg ) Proses pelaksanaan : () Pekerjaan tanah Lapisan tanah humus yang terdapat pada permukaan tanah bangunan harus dikeruk dan disingkirkan. Galian lobang pondasi harus sampai ke lapisan tanah yang cukup kuat. iia tanah bangunan buruk sekali, maka harus dilakukan perbaikan tanah seperlunya. Tanah bekas galian harus diatur dengan rata di halaman. () Penentuan tempat dan titik duga (pell) nol Tempat bangunan harus ditentukan dengan alat-alat pengukur pada papan-papan bangunan (bouwplank ) dari kayu yang diketam. Untuk piket-piket dilarang menggunakan bambu. Titik duga ditetapkan sekurang-kurangnya cm diatas permukaan tanah bangunan (maalveid) yang tertinggi. Gunakan segitiga siku-siku untuk memastikan bouplang saling menyiku satu dengan lainnya.

19 .. Pekerjaan pondasi, sloof dan lantai 0 ) Gambar -gambar : a) Rencana C D C D DENH PONDSI RIT- DENH PONDSI RIT- C D C D DENH PONDSI T-8,8 DENH PONDSI T-

20 b) detail Pasangan T. Kali Pasir urug TMPK TS SEKL : 0 POTONGN - SEKL : 0 Dinding tembok t=/ bt Pasir urug dipadatkan t= 0 cm Lantai beton rabat t= cm Permukaannya dihaluskan Tanah timbunanan dipadatkan t= ± 0 cm

21 Panjang penyaluran ( 0 cm) dari sloof ke arah rencana pertumbuhan bangunan. Overstack besi dari sloof yang dibungkus dengan adukan Pc : 0 Psr dengan dimensi sama dengan dimensi sloof. 0 cm 0 cm Kayu reng ¾ dipasang setiap 0 cm Papan bekisting /0 esi beton menerus dari sloof untuk panjang penyaluran ke arah pertumbuhan Pasir urug dipadatkan bekisting Papan bekisting /0 bekisting pondasi

22 ) Kebutuhan bahan dan volume pekerjaan: () Pondasi batu kali : a. volume pekerjaan : No Pekerjaan Vol Pondasi batu kali camp: Pc : pasir b. Kebutuhan bahan Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- M Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- batu kali M.... Semen portland zak...8. pasir pasang M () Slooff beton bertulang /0 a. volume pekerjaan No Pekerjaan Vol Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- Sloof beton bertulang /0 M

23 b. Kebutuhan bahan camp. Pc : Psr : Krl Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- besi φ btg 7 m besi φ 8 btg m kawat baja kg.. 9. Semen portland zak.... Pasir beton M split M Papan bekisting lbr 9 /0 8 Pasir urug M Kayu reng btg m 0 Paku 7 cm kg () Lantai beton dari beton tumbuk campuran Pc : Psr, t = cm a. volume pekerjaan No Pekerjaan Vol Lantai beton tumbuk camp Pc:Psr, t: cm Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- M 8.8

24 b. kebutuhan bahan untuk satu unit bangunan Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- Semen portland zak Pasir beton M...0. pasir urug M ) Proses pelaksanaan : Lantai dicor campuran PC : pasir ditumbuk padat dengan permukaan dihaluskan. Tebal lantai minimum cm, dengan didahului oleh lapisan urugan tanah tebal padat 0 cm dan urugan pasir tebal padat cm. Podasi yang digunakan pondasi setempat dari pasangan batu kali dengan campuran adukan Pc : pasir. Ukuran dimensi penampang bawah pondasi 70 x 70 cm dan ukuran dimensi penampang atas 0 x 0 cm serta tinggi pondasi 0 cm. Pada dasar pondasi harus diberi lapisan pasir urug tebal padat 0 cm. Permukaan lantai dan bagian-bagian luar pondasi yang tampak diratakan dengan adukan PC : pasir setebal minimum mm dan diatasnya diberi saus semen sebagai penghalus. Untuk dinding kamar mandi harus diplester dengan adukan campuran Pc : pasir, setinggi, m dari muka lantai. Mutu beton yang disyaratkan dalam pekerjaan ini adalah mutu beton K- atau dengan campuran nominal Pc : Pasir : Kerikil (dalam perbandingan isi). Slump pada saat pengerjaan masimum 7, cm dan minimum, cm. Pada arah pertumbuhan, besi beton sloof disediakan panjang penyaluran sepanjang 0 cm dan dibungkus dengan adukan dari campuran Pc : 0 Psr dengan dimensi yang sama dengan dimensi sloof. Persyaratan bahan beton seperti air, pasir dan kerikil harus mengikuti PUI-98, Peraturan Umum ahan angunan di Indonesia

25 .. Pekerjaan badan bangunan... Rangka pokok bangunan dan dinding ) Gambar -gambar : a) Rencana b) Detail,0 m cm 0 cm m,0 m cm,0 m

26 7 Sloof /0 Sengkang D.8 mm - 0 cm D. mm - 0 cm ngker D. mm Jarak 00 cm ngker D. mm Jarak 00 cm ngker D. mm Jarak 00 cm Pasangan T. Kali D. mm - 0 cm Sengkang D.8 mm - 0 cm Sloof /0 Pasir urug DETIL HU. PONDSI, SLOOF & KOLOM SEKL : 0 RNGK DINDING KYU /0 RNGK DINDING KYU /0 PS. DINDING PPN /0 PS. DINDING PPN /0 RNGK DINDING KYU /7 RNGK DINDING KYU /0 PS. DINDING TKO RKYT PS. DINDING TKO RKYT PS. DINDING / TKO RKYT DENGN PPN SEKL : 0 DETIL POT. SEKL : 0

27 8 PS. DINDING TKO RKYT NGKER D. mm DETIL - SEKL : 0 Rangka dinding kaso /7 Kolom utama kayu /0 cm Pelat besi angker x 0 cm x mm Dinding pasangan alok ring kayu /0 Detail hubungn rangka kayu dengan dinding pasangan

28 9 Pengaku horizontal /0 Ring balok /0 Sekur /0 Dipasang berdiri Kolom pokok /0 /rangka bangunan Detail pengaku horizontal dan vertikal rangka kayu ) Kebutuhan bahan : () Kerangka dari beton bertulang : a. volume pekerjaan: No Pekerjaan Vol Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- Kolom / beton bertulang M 0,9 0, Rangka kayu M 0, b. kebutuhan bahan: Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- besi φ btg 7 m besi φ 8 btg.. m kawat baja kg

29 Semen portland zak,,.7.9 Pasir beton M Split / M Papan bekisting lbr 9 0 /0 8 Paku 7 cm kg Kayu /0 btg Kayu /7 btg 7 8 Paku 0 cm kg Pelat angkur 0x cm,t= mm bh () Dinding dari pasangan conblock 0 x 0x 0 cm dan papan: a. volume pekerjaan : Rumah tipe No Pekerjaan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- Dinding pasangan M., Dinding papan M,,. 0, b. kebutuhan bahan Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- conblock 0 x 0 bh x 0 Semen Portland zak Pasir pasang M 0.7.0,, Papan /0 lbr 9 Paku 7 cm kg, 7. ) Proses pelaksanaan :

30 Kerangka bangunan dibuat dari beton bertulang sampai dengan ketinggian,0 m. dari muka lantai. Dimensi kolom x cm dan sloof x 0 cm. Diatas kolom disediakan pelat penyambung untuk sambungan antara kolom beton dengan kolom kayu (lihat gambar) Pembuatan kerangka ini dilakukan bersamaan dengan pemasangan dinding dari pasangan conblock. Conblock yang dimaksud dalam pekerjaan ini adalah batu cetak beton pejal yang dibuat dari campuran semen portland dan agregat halus. Mutu conblock yang disyaratkan untuk bangunan ini adalah conblock yang memiliki kuat tekan rata-rata 70 kg/cm dengan kadar air 0 % pada saat pemasangan. Permukaan luar/dalam dinding conblock harus dihaluskan ntara pasangan conblock dengan kolom beton bertulang harus dipasang angker dari besi beton 8 mm dan dipasang pada setiap 0 cm atau setiap lapis pasangan conblock. Dinding kamar mandi menggunakan dinding pasangan yang di haluskan pada bagian natnya. Semua bagian kayu yang menempel pada pasangan tembok harus diperkuat dengán anker ukuran /8. Semua pekerjaan kayu harus rata dan siku, bahannya dan kayu klas II yang tua dan kering. Semua pekerjaan kayu bila memungkinkan diawetkan terlebih dahulu dengan bahan pengawet secara pelaburan. Mutu beton yang disyaratkan dalam pekerjaan ini adalah mutu beton K- atau dengan campuran nominal Pc: Pasir : Kerikil (dalam perbandingan isi). Slump pada saat pengerjaan masimum 7, cm dan minimum, cm. Persyaratan bahan beton seperti air, pasir dan kerikil harus mengikuti PUI-98.

31 .. Pekerjaan kusen pintu dan jendela ) Gambar -gambar : a) Rencana: P-.0 P- J- P- P- P- J- J- C D C D RENCN PITU-JENDEL RENCN PITU-JENDEL P- J-.0 P- J- PJ- P- P- P- P- J- PJ- J- PJ- C D C D RENCN PINTU-JENDEL RENCN PITU-JENDEL

32 b) detail C RENCN J- Skala : RENCN P- Skala : D F G 0.80 E 0.0 RENCN PJ- Skala : RENCN P- Skala :

33 ) Volume pekerjaan dan Kebutuhan bahan : a. Volume pekerjaan : No Pekerjaan Vol Kusen pintu KP Kusen pintu KP Kusen jendela KJ Kusen pintu dan jendela KG Kusen pintu dan jendela KG b. kebutuhan bahan Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- unit unit Uni t unit - - unit - - Rumah tipe N ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- o Kayu balok / M ngkur besi bh mm mm Paku 0 cm kg Kca mm M ) Proses pelaksanaan : Kayu untuk kusen pakai kelas II, untuk bingkai dan panil pintu/ jendela dari kayu kelas II. Kayu yang dipergunakan harus tua dan kering. ntara kusen dan dinding pasangan dipasang angker dari besi beton berdiameter 8 mm, angker ini dipasang pada setiap jarak 0 cm. Panjang angker yang tertanam pada kayu.0 cm dan yang tertanam pada pasangan 0 cm

34 Semua kusen pintu dan jendela harus dilabur dengan cat meni, cacat kayu ditutup dengan dempul dan dihaluskan. ntara lantai dengan kusen diberi sepatu dari pasangan beton tanpa tulangan setinggi kurang lebih 0 cm... Pekerjaan daun pintu dan jendela ) Gambar -gambar :.0 a) Rencana: P-.0 P- J- P- P- P- J- J- C D C D RENCN PITU-JENDEL RENCN PITU-JENDEL P- J-.0 P- J- PJ- P- P- P- P- J- PJ- J- PJ- C D C D RENCN PINTU-JENDEL RENCN PITU-JENDEL

35 PPN./0 KUSEN 0. KUSEN / 0.0 KUSEN / KC t=mm / KUSEN / KC t=mm KUSEN / PPN./0 0. PPN./ DETIL Skala :0 DETIL Skala :0 DETIL C Skala : PPN./0 KUSEN / SENG KUSEN / KUSEN / PPN,/0 TRIPLEK t=mm KC t=mm PPN /0 KUSEN / DETIL D Skala :0 DETIL E Skala :0 DETIL F Skala :0 KUSEN / KUSEN / KUSEN / TRIPLEK t=mm KUSEN / 0.0 KC t=mm PPN /0 0.0 PPN / KKI KUSEN 0. KC t=mm DETIL G Skala :0 PPN /0 PPN /0 DETIL H Skala :0 DETIL I Skala :0 TRIPLEK

36 ) volume pekerjaan dan kebutuhan bahan : a. volume pekerjaan No Pekerjaan Vol Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- Daun pintu DP unit Daun pintu Dp unit Daun jendela DJ Uni t b. kebutuhan bahan Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- Kayu balok /0 M Tripleks mm lbr ½ Tripleks mm lbr Seng plat bjls M.... Paku kaca kg Kaca mm M ) Proses pelaksanaan : Daun-daun pintu panil dibuat dengan.bingkai x 7. cm x 0 cm, sedangkan panilnya dibuat tripleks mm luar dalam. Daun-daun jendela kaca dibuat dengan bingkai x 7. cm, pengisinya dengan kaca bening tebal mm. Tiap daun pintu dilengkapi dengan buah engsel dan kunci tanam. Tiap daun jendela yang dibuka dilengkapi dengan buah engsel, gerendel.

37 .. Pekerjaan atap... Kuda-kuda 8 ) Gambar -gambar : a) Rencana: KUD-KUD KYU KUD-KUD KYU KUD-KUD KYU KUD-KUD KYU C D C D DENH KUD-KUD RIT- DENH KUD-KUD RIT KUD-KUD KYU KUD-KUD KYU KUD-KUD KYU KUD-KUD KYU / KUD-KUD KUD-KUD KYU C D 7.0 C D DENH KUD-KUD T-8,8 DENH KUD-KUD T-

38 9 C D C D DENH PENUTUP TP RIT- DENH PENUTUP TP RIT- C DENH PENUTUP TP T-8,8 D C D DENH PENUTUP TP T-

39 b) Detail: 0 PPN GPIT x /0 GORDING /0 KUD-KUD /0 /0 PPN GPIT x /0 PPN GPIT x /0 /0 /0 PPN GPIT x /0 KUD - KUD KYU /0 SEKL : 0 KUD-KUD /0 PPN GPIT x /0 /0 DETIL ISOMETRI - SEKL : 0 Kaki kuda-kuda /0 ( batang tekan ) Min 0 cm atang /0 tarik Detai sambungan pada batang tarik Klam dari papan x 0 x 0 cm

40 cm cm, cm, cm Detail sambungan titik simpul kuda-kuda Kaki kudakuda /0 cm alok tarik kudakuda 0/0 cm Ring balok /0 Sekur /0 Dipasang berdiri Kolom pokok /0 /rangka bangunan Sekur /0 Dipasang tidur Detail hubungan kuda-kuda dengan rangka pokok bangunan ]

41 ) Kebutuhan bahan : a. volume pekerjaan : No Pekerjaan Vol Kuda-kuda rangka kayu /0 mpig: o balok beton o pas.conblock Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- M M M b. kebutuhan bahan Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- kayu /0 btg paku 0 cm btg paku 7 cm kg papan klam /0 kg ( 0 x 0 x cm ) besi φ btg - - m besi φ 8 btg - - m 7 kawat baja kg Semen portland zak Pasir beton M split M Papan bekisting lbr - - /0 Pasir urug M Kayu reng btg - - m Paku 7 cm kg Conblock 0x0x0 cm bh

42 ) Proses pelaksanaan : Kuda-kuda menggunakan konstruksi balok kayu dari kayu kelas II yang tua dan kering dengan ukuran x 0 cm dan dipasang dengan jarak antar kuda-kuda maksimum m Semua kayu kuda-kuda di labur dengan bahan pengawet Panjang paku sedikitnya ½ x tebal kayu pada sambungan rangkap dan / x tebal kayu pada sambungan rangkap Sambungan pada balok tarik dari kuda-kuda dibuat ditengah-tengah bentang dengan menggunakan tipe sambungan gigi dan diikat denga pelat baja, panjang overlap dari sambungan niminum kali tebal kayu yang disambung atau cm. Klam yang digunakan untuk sambungan batang rangka kuda-kuda adalah papan dari kayu klas II berukuran 0 x cm dan tebal cm, dengan jumlah paku pada setiap titik simpul berjumlah 0 buah. Ukuran paku yang digunakan adalah paku 7 cm, sehingga jumlah paku ini yang digunakan pada setiap satu unit kuda-kuda sekurang-kurangnyya berjumlah 0 buah. Untuk pertemuan permukaan ujung setiap batang dari rangka kuda-kuda dipasang buah paku 0 cm, sehingga untuk satu unit kuda-kuda digunakan sekurang-kurangnya buah paku 0 cm.

43 ... Rangka atap dan penutup atap ) Gambar -gambar : a) Rencana: C DENH GORDING RIT- D C D DENH GORDING RIT- C D C D DENH GORDING T-8,8 DENH GORDING T-

44 b) detail:.0 cm, cm, cm Gording /0 sbes gelombang 0 cm 00 cm Kuda-kuda ) Volume pekerjaan dan Kebutuhan bahan : a. Volume pekerjaan : No Pekerjaan Vol Luas bidang atap Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- M

45 b. Kebutuhan bahan rangka penutup atap untuk satu unit bangunan Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- kayu /0 btg paku 0 cm bh..0.. asbes gelombang lbr x. m Wuwung sbes lbr 0 0 m Paku seng/asbes kg 7 7 ) Proses pelaksanaan : Kuda-kuda harus diletakkan tepat diatas kolom kerangka bangunan. Penutup atap digunakan asbes gelombang berukuran 80 x.0 cm, atau seng gelombang dari ukuran yang sama. Tipe lembaran asbes semen bergelombang adalah Tipe- (gelombang sedang ) dengan tinggi gelombang 0 mm. Kerangka penutup atap hanya berupa gording dari kayu, Kayu yang dipakai ialah kayu kelas II berbentuk balok berukuran x 0 cm, dan dipasang dengan jarak ±.00 cm. Sisi yang berukuran cm menempel pada kuda-kuda. gar gording dapat berdiri saling tegak lurus dengan kaki kuda-kuda maka dipasang klos yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran gording. Sambungan pada gording diatur sedemikian rupa, sehingga sambungan tersebut berada tepat diatas kaki kuda-kuda. Penempatan sambungan gording pada kuda-kuda harus dibuat bersilangan seperti diperlihatkan pada gambar. Tipe sambungan yang digunakan adalah tipe sambungan gigi dengan panjang over-lap cm (lihat gambar detil) panjang overlap asbes maksimum 0 cm. Setiap lembar asbes yang terpasang dikekang oleh paku seng sekurangkurangnya satu baris di kedua ujung asbes dan satu baris ditengah. Masing-masing baris terdiri dari buah paku.

46 .7. Pekerjaan rangka plafon dan langit-langit ) Gambar -gambar : a) Rencana: LOK INDUK /0 LOK NK /7 LOK NK / LOK INDUK /0 LOK NK /7 LOK NK / TRIPLEK t=mm TRIPLEK t=mm.0.0 C D C D RENCN PLFON RIT- RENCN PLFON RIT LOK /7 LOK INDUK /0 LOK NK / LOK /7 LOK INDUK /0 LOK NK / TRIPLEK t=mm TRIPLEK t=mm LOK /7 LOK INDUK /0 LOK /7 LOK INDUK /0 0. LOK /7 LOK INDUK /0 LOK INDUK /0 0. LOK NK /7 LOK NK /7 0.0 TRIPLEK t=mm LOK NK /7 LOK NK /7 0.0 TRIPLEK t=mm TRIPLEK t=mm TRIPLEK t=mm.0.0 C D C D RENCN PLFON T-8,8 RENCN PLFON T-

47 8 b) Detail: /0 /0 /7 /7 Plafond Eternit 0 x 00 cm RENC. PLFOND SEKL : 0 Dinding Rangka Plafond /0 Rangka Plafond /7 Rangka Plafond /0 Rangka Plafond /7 Klos / DETIL POT. DETIL POT. SEKL : 0 SEKL : 0

48 ) Volume pekerjaan dan kebutuhan bahan : 9 a.volume pekerjaan : No Pekerjaan Vol Luas bidang penutup b.kebutuhan bahan: Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- M 9 8 Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RSS- RSS- kayu /0 - m btg 0 0 kaso /7 cm- m bh 8 Enternit asbes lbr x 00 cm, t : 0. cm Paku 0 cm kg Paku 7 cm kg ) Proses pelaksanaan : Kayu penggantung langit-langit dipergunakan kayu kelas II dengan ukuran x 0 cm dan x 7 cm, dan permukaan bawahnya harus diratakan. Kayu /0 digunakan untuk balok utama dan kayu /7 digunakan untuk balok antara. Jarak antara balok utama dan balok antara harus dibuat sedemikian rupa sehingga membentuk kotak berukuran 0 x 00 cm atau setidaktidaknya harus seminimal mungkin menimbulkan limbah dari bahan penutup langit-langit. ahan langit-langit digunakan asbes plat berukuran 00 x 00 cm. Celah antara langit-langit satu dengan lainnya ditutup dengan dempul.

49 .8. Pekerjaan sanitasi ) Gambar -gambar : a) Rencana: 0 KM / WC - 0. DENH KMR MNDI DN WC b) Detail: ) Kebutuhan bahan : Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- ak mandi bh Kloset jongkok bh Floor drain bh ) Proses pelaksanaan : ak air mandi dibuat dari beton yang dilapisi terazo Pelat jongkok juga dibuat dari beton dilapisi terazo

50 .9. Instalasi air bersih ) Gambar -gambar : a) Rencana: KM / WC KM / WC SERVIS SERVIS TERS TERS RUNG INTI RUNG INTI C D C D DENH INST. IR ERSIH RIT- DENH INST. IR ERSIH RIT- KM / WC KM / WC RUNG INTI RUNG INTI RUNG INTI RUNG INTI C D C D DENH INST. IR ERSIH T-8,8 DENH INST. IR ERSIH T-

51 b) Detail : ) Kebutuhan bahan: Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- Sumur ponpa unit tangan kedalaman minimal m lengkap dengan pompa ponpa tangan Pipa PVC ½ Lt Pipa galvanis Lt Knee ½ bh Sambungan bh Sambungan T bh Keran bh lem bh 7 isolasi bh ) Proses pelaksanaan: Kedalaman sumur ponpa tangan minimal meter atau sampai dengan keluar air bersih yang layak untuk diminum. Pipa untuk sumur ponpa tangan digunakan pipa galvanis berukuran dan ditonjolkan setinggi kurang lebih satu meter dari permukaan tanah diberi dudukan dari pasangan conblock dengan adukan Pc : pasir. Jumlah titik kran disesuaikan dengan gambar. Pipa air untuk distribusi digunakan ukuran ½, terbuat dari PVC kualitas baik. Pada setiap sambungan harus menggunakan lem dan isolasi

52 .0. Saluran pembuangan ) Gambar-gambar : a) Rencana: KM / WC KM / WC SERVIS SERVIS TERS TERS RUNG INTI RUNG INTI SEPTIK TNG SEPTIK TNG C D C D DENH INST. IR KOTOR RIT- DENH INST. IR KOTOR RIT- KM / WC KM / WC RUNG INTI RUNG INTI RUNG INTI RUNG INTI SEPTIK TNG SEPTIK TNG C D C D DENH INST. IR KOTOR T-8,8 DENH INST. IR KOTOR T-

53 b) Detail : 0. m Muka tanah.0 m.0 m 0. m 0, m.0 m,0 m, m cm PVC 0. m D.0 m ) Kebutuhan bahan dan volume pekerjaan a. volume pekerjaan Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- uis beton ø m bh 0, m uis beton ø m.0 m bh Plat beton unit bertulang ø m, t =8 cm Lantai beton unit tumbuk t= 0 cm ak kontrol unit Pipa PVC Lt

54 Pipa PVC 7 Sambungan T 8 Sambungan T Sambungan Knee 0 Sambungan Knee Sambungan lurus Sambungan lurus Lem PVC selotif ) Proses pelaksanaan: ir kotor asal dari cucian dan kamar mandi disalurkan melalui saluran tertutup dari PVC untuk selanjutnya dialirkan ke saluran umum ir kotor dari kakus disalurkan melalui pipa PVC yang selanjutnya dimasukkan ke tangki septik. ahan tangki septic digunakan buis beton diameter.0 m dengan ketinggian, m. Disarankan menggunakan buah buis beton, satu buah panjang m dan lainnya 0, m. Penutup tangki septik dibuat dari pelat beton bertulang tebal sekurangkurangnya 8 cm dengan kualitas beton K-. Untuk tulangan digunakan besi beton 8 mm jarak cm. Pipa pembuangan gas digunakan pipa galvanis,. Semua pipa dari PVC yang tertanam didalam tanah harus menggunakan pipa yang tebal sehingga tidak mudah pecah.

55 .. Pekerjaan instalasi listrik ) Gambar -gambar : a) Rencana: KM / WC SERVIS TERS RUNG INTI C D DENH INST. LISTRIK & TITIK LMPU RIT- C D DENH INST. LISTRIK & TITIK LMPU RIT- KM / WC KM / WC RUNG INTI RUNG INTI RUNG INTI RUNG INTI C D C D DENH INST. LISTRIK & TITIK LMPU T-8,8 DENH INST. LISTRIK & TITIK LMPU T-

56 b) Detail: 7 ) Kebutuhan bahan dan volume pekerjaa: Rumah tipe No ahan Vol RIT- RIT- RsS- RsS- Titik lampu bh Stop kontak bh Saklar bh Kabel m Panel kontrol unit ) Proses pelaksanaan : Instalasi listrik harus memenuhi syarat yang ditetapkan dalam peraturan PLN setempat Jumlah gantungan, stopkontak, sakelar sesuai dengan gambar. Rekapitulasi kebutuhan bahan untuk unit RIT No ahan Vol Rumah tipe RIT- RIT- RsS- RsS- Kaso /7- m btg 0 Kayu /0 btg Kayu balok /0 ( Daun pintu ) M Kayu balok / (kusen ) M Kayu reng m btg Papan bekisting /0 lbr Tripleks mm lbr ½ 8 Tripleks mm lbr

57 9 Seng plat bjls M Ppn /0- m lbr 7 7 papan klam /0 ( 0 x 0 kg x cm ) Paku 0 cm kg paku 7 cm kg 7 9. Paku seng/asbes kg 7 7 Paku kaca kg Pelat angkur 0x cm,t= mm ngkur besi 8 mm mm bh bh Kca mm M batu kali M conblock 0 x 0 bh x 0 split M Semen portland zak 7. 9,7. Pasir beton M pasir pasang M Pasir urug M besi φ m besi φ 8 m btg btg kawat baja kg asbes gelombang 0.8 x. m lbr 8 0 Wuwung m lbr Enternit asbes 00 x 00 cm, t : 0. cm lbr ak mandi bh 8

58 Kloset jongkok bh Floor drain bh Sumur ponpa tangan kedalaman minimal m lengkap dengan pompa ponpa tangan unit Pipa PVC ½ Lt 7 Pipa galvanis Lt 8 Knee ½ bh 9 Sambungan bh 0 Sambungan T bh Keran bh lem bh isolasi bh uis beton ø m 0, m bh uis beton ø m.0 m bh Plat beton bertulang ø m, t =8 cm unit 7 Lantai beton tumbuk t= 0 cm unit 8 ak kontrol unit 9 Pipa PVC Lt 0 Pipa PVC Sambungan T Sambungan T Sambungan Knee Sambungan Knee Sambungan lurus 9

59 Sambungan lurus 7 Lem PVC 8 selotif 9 Titik lampu bh 0 Stop kontak bh Saklar bh Kabel m Panel kontrol unit 0 7 Metoda pelaksanaan pembangunan Untuk mempermudah pembangunannya, struktur bangunan rumah dibagi kedalam kelompok pekerjaan, yaitu: a. pengukuran dan pembuatan bouplang, b. penggalian pondasi, c. pembuatan sloof dan lantai beton tumbuk, d. pembuatan kusen pintu dan jendela, e. Pembuatan kuda-kuda, f. Pengerjaan pembesian untuk kerangka bangunan dari beton bertulang; g. Pembuatan rangka pokok bangunan dari kayu h. pemasangan kusen pintu rangka besi beton, i. Pengerjaan dinding dari pasangan conblock dan pengecoran kolom serta ring balok, j. Pemasangan dan penyetelan rangka pokok bangunan dari kayu dan rangka dinding papan dan dinding papan; k. pemasangan kuda-kuda serta gording dari kaso /7, ikatan angin dan gording; l. pemasangan atap dari asbes gelombang beserta bubungan dan lisplang; m. pemasangan daun pintu dan daun jendela serta kunci-kunci, n. finishing dan pembersihan lapangan. Dengan memperhatikan kelompok pekerjaan diatas, maka urutan pekerjaan pendirian bangunan dapat dilakukan sebagai berikut:

60 () Pekerjaan persiapan Pekerjaan persiapan dalam hal ini adalah pembersihan lokasi tempat bangunan akan didirikan yang meliputi pembersihan alang-alang dan tanah humus serta perataan lahan. ( ) Pekerjaan pengukuran dan pembuatan bowplank Pondasi yang digunakan pada struktur rumah tinggal adalah pondasi setempat dari pasangan batu kali, untuk itu harus diperhatikan dengan seksama pemasangan bouplang dan dapat dilakukan seperti pada gambar dan langkah berikut ini: o mbil as jalan sebagai referensi tampak bangunan. o Tancapkan dua tiang kaso /7 sejajar dengan as jalan o o o o Hubungkan dua tiang kaso ini dengan papan /0 cm. Pasang paku 7 cm pada bagian atas papan, kemudian tarik benang yang saling membentuk sudut 90 o dengan papan yang sejajar dengan as jalan. Gunakan segi tiga siku sama kaki dengan panjang kaki 00 cm ( dari kayu /0 cm ) untuk mendapat kan sudut yang tepat. Lalu tancapkan beberapa tiang kaso /7 berhimpitan dengan benang tersebut dan pasang papan bowplank. Lakukan cara yang sama untuk sisi sisi yang lainnya, sehingga diperoleh pola bentuk bangunan sisi-sisi yang saling membentuk sudut tepat 90 o uatlah pola untuk menentukan titik galian pondasi melalui papan bowplank seperti diperlihatkan pada gambar. Mistar penyiku Lubang pondasi 0 x 0 x 0 cm Papan /0 cm Kaso /7 cm

61 ( ) Pembuatan pondasi, sloof dan lantai secara berturut turut dapat dikerjakan setelah pekerjaan butir ) dan ) diatas selesai dikerjakan. Untuk menghubungkan kolom dengan sloof, perlu diberikan stek besi beton berdiameter mm sama dengan yang digunakan untuk kolom setinggi 0 cm ( ) ersamaan dengan pekerjaan pondasi dan lantai dapat dilakukan pembuatan kuda-kuda. Konstruksi kuda-kuda ini sangat sederhana, yaitu menggunakan sistem konstruksi kuda-kuda papan paku, sistem ini hanya menggunakan sambungan klam, langkah pekerjaan pembuatan kuda-kuda ini adalah sebagai berikut: o Cari tempat yang rata o uat pola sesuai ukuran dan bentuk kuda-kuda yang akan dibuat dengan menggunakan benang dan paku 0 cm. o Sejajar dengan benang dipancangkan kayu reng ¾ cm setinggi cm dari bidang rata. o Tempatkan balok balok kayu /0 dan rapatkan pada kayu reng yang dipancangkan tadi sehingga tampak membentuk kuda-kuda. o Potonglah bagian yang perlu dipotong sesuai dengan prinsip sambungan gedug dan klam. o Maka didapat sebuah kuda kuda yang cukup kokoh

62 Patok-patok kayu reng ¾ disusun sedemikian rupa sehingga membentuk pola kuda-kuda yang sesuai dengan rencana Kuda-kuda Yang perlu diperhatikan pada pembuatan kuda-kuda ini adalah bentang dari kuda-kuda. entang m ini adalah jarak dari masing-masing as ring balok, agar ujung batang tarik dari kuda-kuda tersebut berada tepat di sisi luar dari ring balok maka bentang tiga meter ini harus ditambah cm sesuai dengan lebar ring balok, dengan demikian total bentang kuda-kuda menjadi, m. ( ) pasang rangka tulangan kolom tepat pada besi stek yang telah disediakan pada sloof. esi stek harus berada di dalam rangka tulangan kolom. Lakukan pengukuran agar rangka beton ini berdiri dengan tegak lurus dan ditahan sementara dengan menggunakan kaso /7, bersamaan dengan ini lakukan pekerjaan pasangan conblock.

63 Dengan ukuran kolom x cm dan lebar pasangan conblock 0 cm, agar kolom dapat dibentuk dengan baik, bekisting kolom harus dibuat seperti gambar beikut. Untuk kolom tengah, bekisting dibuat dengan bentuk buah huruf U yang digabungkan ditempat kolom dimana beton segar akan dicurahkan. Untuk kolom sudut, bekisting dibuat dengan bentuk huruf G dan huruf F cm Kolom beton /, cm Pas. Conblock 0 cm ekisting kolom tengah Kolom beton / cm, cm Pas. Conblock 0 cm ekisting kolom sudut () Lakukan pekerjaan pasangan conblock hingga ketinggian satu meter. Selanjutnya, pasang bekisting dan lakukan pengecoran. gar bekisting tidak mudah ber-ubah pada saat dilakukannya pengecoran, sekeliling bekisting tersebut diikat dengan menggunakan lembar kawat beton. Ikatan kawat ini dibuat pada setiap dua lapis pasangan conblock, dan dilakukan pada saat adukan spesi dari pasangan conblock masih basah. Setelah selesai pengecoran kemudian diperoleh hasil seperti pada gambar berikut.

64 gar diperoleh hasil adukan yang baik dengan kandungan air yang tidak berubah, perlu diperhatikan pembuatan adukan baik untuk beton maupun untuk spesi pasangan. Pengerjaan adukan harus dilakukan dengan menggunakan alas dari papan yang dilapisi pelat seng, alas adukan ini dibuat dengan ukuran tidak kurang dari x m. (7) ersamaan dengan pembuatan rangka kuda-kuda atau tepat setelah pembuatan kuda-kuda, dapat dilakukan pembuatan rangka pokok bangunan.. Semua bagian rangka ini dibuat dari kayu /0 yang terdiri dari ( dua ) kolom dengan masing-masing panjang,0 m dan ( satu ) balok gawang yang panjang seluruhnya,0 m serta ( dua ) sekur dengan panjang 0,0 m sebagai pengaku. Kayu-kayu ini dirangkai sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah gawang seperti diperlihatkan pada gambar dibawah. gar rangka ini tidak ber-ubah bentuk pada saat transportasi dalam pemasangan, maka dipasang penguat sementara dari kayu reng atau bambu.

65 ( 8 ) ngkat dan posisikan gawang-gawang tersebut tepat diatas kolom beton bertulang. Pastikan bahwa setiap kolom dari gawang kayu ini berada diantara pelat angker yang sudah disediakan pada setiap kolom. Gunakan water pass untuk mengukur gawang benar-benar berdiri tegak lurus dan kemudian tahan untuk sementara dengan menggunakan kayu kaso /7. ( 9 ) Pasang ring balok dari kayu /0 dalam posisi tertidur, dan hubungkan dengan balok-balok gawang dengan menggunakan buah paku 0 cm pada setiap titik temu antara ring balok dengan balok gawang.

66 7 ( 0 ) Pasang pengaku rangka bangunan baik pada arah vertikal maupun arah horizontal. Selanjutnya pasang kusen pintu dan kusen jendela bersamasama dengan kerangka dinding untuk dinding papan. ( ) Pasang papan-papan sebagai penutup dinding. Kedua permukaan papan harus diserut halus dan gunakan sambungan alur lidah untuk sambungan pada papan.

67 8 ( ) pasang kuda-kuda yang telah dipersiapkan sebelumnya dengan cara sebagai berikut; o angkat kuda-kuda keatas rangka yang telah berdiri, tempelkan terlebih dulu balok tarik dari kuda-kuda tersebut pada bagian atas gawang dari rangka pokok (agar kuda-kuda tidak patah pada saat pengangkatan maka sebaiknya dilakukan oleh tiga orang). o Dorong batang kaki kuda-kuda kearah atas sampai kuda-kuda tersebut dapat berdiri tegak lurus dan dalam posisi yang tepat. o Tahan sementara menggunakan kaso.

68 9 ( ) pasang balok-balok pengaku antar satu kuda-kuda dengan kudakuda lainya dengan menggunakan kaso /7, lalu pasang gording dari balok kayu /0. ( ) pasang penutup atap asbes gelombang beserta wuwungnya. dengan demikian telah mendapat tempat yang teduh dengan lantai yang telah diperkeras denga beton tumbuk dan dapat melakukan pekerjaan lainnya.

69 70 ( ) pekerjaan finishing, pemasangan daun pintu dan jendela lengkap dengan penguncinya, dan pembersihan lapangan kerja ( ) Untuk pembangunan ruang-ruang pertumbuhan dari RIT ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : Gali tanah hingga overstack yang disediakan pada sloof nampak terlihat. ongkar adukan pelindungnya hingga stack tulangan dari sloof terlihat dan bersih dari adukan. Lakukan pengukuran dan pemasangan bouplang yang berpedoman pada sloof yang telah terpasang. Sambungkan tulangan sloof yang baru dengan besi stack yang dari sloof tadi, dimana posisi stack ini harus berada didalam susunan tulangan yang baru.

70 7

71 Penanganan Perumahan Pengungsi mbon Dengan mengacu kepada urutan pelaksanaan pekerjaan yang diuraikan diatas, maka dapat dilakukan perhitungan waktu yang diperlukan untuk membangun satu unit rumah inti dengan spesifikasi yang tercantum dalam buku ini. Perhitungan waktu pelaksanaan ini hanya untuk RIT Hari kerja ke: No Galian pondasi Pekerjaan Pondasi batu kali Pek.pembesian Sloof beton bertulang /0 Pemadatan tanah di bawah lantai dan pasangan lantai pc:psr Pasanga dinding conblock dan rangka bangunan beton bertulang / cm 7 Pembuatan rangka kayu ( unit) 8 Kuda-kuda dari kayu /0 9 Pemasangan rangka bangunan 8 Memasang kuda-kuda ( bh) 9 Pasang ikatan angin dan gording 0 Pasang penutup atap Pasang dinding papan /0 Pasang daun pintu dan daun jendela Finishing Pembersihan lokasi rumah 7

72 Penanganan Perumahan Pengungsi mbon 7

Pedoman teknis pembangunan rumah sederhana sehat (Rumah kayu panggung)

Pedoman teknis pembangunan rumah sederhana sehat (Rumah kayu panggung) (Rumah kayu panggung) Ruang lingkup ) Pedoman Teknis ini meliputi ketentuan-ketentuan umum, ketentuanketentuan teknis dan teknis pengerjaan untuk pembangunan rumah tinggal sederhana yang sehat dengan pemanfaatan

Lebih terperinci

Pedoman teknis pembangunan rumah sederhana sehat (Rumah tembok)

Pedoman teknis pembangunan rumah sederhana sehat (Rumah tembok) (Rumah tembok) Ruang lingkup ) Pedoman teknis ini meliputi ketentuan-ketentuan umum, ketentuanketentuan teknis dan teknis pengerjaan untuk pembangunan rumah tinggal sederhana dari bahan baku lokal, ) Pedoman

Lebih terperinci

Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Kayu Tidak Panggung)

Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Kayu Tidak Panggung) Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Kayu Tidak Panggung). Ruang lingkup ) Pedoman Teknis ini meliputi ketentuan-ketentuan umum, ketentuanketentuan teknis dan teknis pengerjaan untuk pembangunan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH NOMOR: 403/KPTS/M/2002. TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHAT (Rs SEHAT)

KEPUTUSAN MENTERI PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH NOMOR: 403/KPTS/M/2002. TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHAT (Rs SEHAT) MENTERI PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH NOMOR: 0/KPTS/M/00 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA SEHAT (Rs SEHAT) MENTERI

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN

DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN ANALISA BIAYA KONSTRUKSI PEKERJAAN PERSIAPAN SNI.01.2.6.1 1 m² Membersihkan lapangan dengan peralatan 0,1000 Oh Pekerja Rp. - - 0,0500 Oh Mandor Rp. - - SNI.01.2.6.

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2012

DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2012 DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 202 Wilayah Jember NO. JENIS PEKERJAAN BAHAN UPAH JUMLAH BULAT 2 B. PEKERJAAN TANAH Analisa SNI Dinas PU. Cipta Karya

Lebih terperinci

OWNERS ESTIMATE. : Pembangunan Saran Pendidikan Islam pada Madrasah : Pembangunan Pagar Sekolah MIN Koya Barat. Tahun Anggaran : 2015

OWNERS ESTIMATE. : Pembangunan Saran Pendidikan Islam pada Madrasah : Pembangunan Pagar Sekolah MIN Koya Barat. Tahun Anggaran : 2015 OWNERS ESTIMATE Kegiatan : Pembangunan Saran Pendidikan Islam pada Madrasah Pekerjaan : Pembangunan Pagar Sekolah MIN Koya Barat Lokasi Pekerjaan : Jl. Abepura 2 Koya Barat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran

Lebih terperinci

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA 8.1. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rencana anggaran biaya (RAB) adalah tolok ukur dalam perencanaan pembangunan,baik ruma htinggal,ruko,rukan maupun gedung lainya. Dengan RAB

Lebih terperinci

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA 8.1 Volume Pekerjaan 8.1.1 Perkerjaan Persiapan 8.1.1.1 Pembersihan Lokasi panjang bangunan (p) = 40 m lebar bangunan (l) = 40 m Luas Pembersihan Lokasi = p x l = 1600 m2 8.1.1.2

Lebih terperinci

DAFTAR HARGA SATUAN ANALISA PEKERJAAN

DAFTAR HARGA SATUAN ANALISA PEKERJAAN DAFTAR SATUAN ANALISA PEKERJAAN No SATUAN UPAH BAHAN A PEKERJAAN PERSIAPAN 1 PEMASANGAN BOWPLANK/ 10 M' 0,01000 Kepala Tukang 0,10000 Tukang 0,10000 Pekerja 0,05000 Mandor 0,01200 M3 Balok Klas IV 0,02000

Lebih terperinci

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA 8.1. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rencana anggaran biaya (RAB) merupakan perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN DAFTAR ANALISA PEKERJAAN SATUAN HARGA Harga Harga I PEKERJAAN PERSIAPAN 1.4 1 M' Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank 0.012 M 3 Kayu 5/7 kelas III 0.020 Kg Paku Biasa 0.007 M 3 Kayu Papan 3/20 0.100 Oh

Lebih terperinci

REKAPITULASI TOTAL BILL of QUANTITY (BOQ) REKAPITULASI

REKAPITULASI TOTAL BILL of QUANTITY (BOQ) REKAPITULASI REKAPITULASI TOTAL BILL of QUANTITY (BOQ) PROGRAM : PENINGKATAN EFISIENSI PERDAGANGAN DALAM NEGERI KEGIATAN : PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA PASAR PEKERJAAN : PEMBANGUNAN PASAR LELANG KARET LOS 15 X

Lebih terperinci

BILL OF QUANTITY ( BQ )

BILL OF QUANTITY ( BQ ) BILL OF QUANTITY ( BQ ) KEGIATAN PAKET LOKASI : PENAMBAHAN RUANG KELAS SEKOLAH : PEMBANGUNAN RKB SDN 017 TANDUN : KEC. TANDUN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME ( Rp ) ( Rp ) A B C D

Lebih terperinci

DINDING DINDING BATU BUATAN

DINDING DINDING BATU BUATAN DINDING Dinding merupakan salah satu elemen bangunan yang berfungsi memisahkan/ membentuk ruang. Ditinjau dari segi struktur dan konstruksi, dinding ada yang berupa dinding partisi/ pengisi (tidak menahan

Lebih terperinci

RENCANA ANGGARAN BIAYA

RENCANA ANGGARAN BIAYA RENCANA ANGGARAN BIAYA KEGIATAN : PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2011 PEKERJAAN : PEMBANGUNAN PERPUSTAKAN DAN MOBILER SDN 004 RAMBAH LOKASI : KEC. RAMBAH KAB. ROKAN HULU HARGA SATUAN JUMLAH

Lebih terperinci

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN. Nomor : Add. 02/03/PK/Indag.01/ULP-HB/VII/2015. Tanggal : 22 Juli untuk Pekerjaan PEMBANGUNAN PASAR RAKYAT

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN. Nomor : Add. 02/03/PK/Indag.01/ULP-HB/VII/2015. Tanggal : 22 Juli untuk Pekerjaan PEMBANGUNAN PASAR RAKYAT ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN Nomor : Add. 02/03/PK/Indag.01/ULP-HB/VII/2015 Tanggal : 22 Juli 2015 untuk Pekerjaan PEMBANGUNAN PASAR RAKYAT Kelompok Kerja II Konstruksi Unit Layanan Pengadaan PEMERINTAH

Lebih terperinci

PT / CV. Alamat :. LOGO PT / CV. Kegiatan Pekerjaan Lokasi Sumber Dana

PT / CV. Alamat :. LOGO PT / CV. Kegiatan Pekerjaan Lokasi Sumber Dana LOGO PT / CV PT / CV. Alamat :. REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA No Uraian 1 2 3 A PEKERJAAN BANGUNAN GEDUNG I Persiapan dan Tanah II Pondasi dan Beton III Dinding dan Plesteran IV Lantai V Pekerjaaan

Lebih terperinci

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKAPITULASI AKHIR

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKAPITULASI AKHIR RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKAPITULASI AKHIR LANJUTAN PEMBANGUNAN RUANG KELAS BELAJAR SD NEGERI 58 BANDA ACEH TAHUN ANGGARAN 2010 NO A URAIAN PEKERJAAN B JUMLAH HARGA ( ) C I. PEKERJAAN PERSIAPAN II.

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI Jalan P. Diponegoro Nomor 30 Telephone MEDAN

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI Jalan P. Diponegoro Nomor 30 Telephone MEDAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI Jalan P. Diponegoro Nomor 30 Telephone 4156000 MEDAN BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN ( AANWIJZING ) Nomor: BA-08/PPBJ/SETDA-SU/PU-PK/2012

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBANGUNAN BANGUNAN TAHAN GEMPA

PEDOMAN PEMBANGUNAN BANGUNAN TAHAN GEMPA LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL CIPTA KARYA NOMOR: 111/KPTS/CK/1993 TANGGAL 28 SEPTEMBER 1993 TENTANG: PEDOMAN PEMBANGUNAN BANGUNAN TAHAN GEMPA A. DASAR DASAR PERENCANAAN BANGUNAN TAHAN GEMPA

Lebih terperinci

PERHITUNGAN. 1.Galian Tanah = 1/2 (lbr ats + lbr bwh) * t*l pondasi = 1/2 (0,9 + 0,7) x 0,65 x 100 m 52 m 3

PERHITUNGAN. 1.Galian Tanah = 1/2 (lbr ats + lbr bwh) * t*l pondasi = 1/2 (0,9 + 0,7) x 0,65 x 100 m 52 m 3 TABEL 1. NO URAIAN I Pekerjaan Persiapan 1. Pembersihan Lahan 1LS II 15 2. Pemasangan Bouwplank Volume Tiang 0,288 m 3 > pnjg tiang (4/6):100 cm = jlh tiang x Dimensi tiang > jarak antar tiang: 1 m = 65

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM RUMAH SEDERHANA SEHAT

PEDOMAN UMUM RUMAH SEDERHANA SEHAT PEDOMAN UMUM RUMAH SEDERHANA SEHAT 1 I. Pendahuluan Dalam rangka peningkatan taraf hidup rakyat Indonesia melalui penyediaan perumahan secara merata, khususnya bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan

Lebih terperinci

Cara menghitung Volume pekerjaan : I. Pekerjaan Awal

Cara menghitung Volume pekerjaan : I. Pekerjaan Awal Cara menghitung Volume pekerjaan : I. Pekerjaan Awal 1. Pengukuran Yang dimaksud dengan pengukuran adalah sebelum memulai pekerjaan, untuk menentukan posisi dari bangunan dilakukan pengukuran batas-batas,

Lebih terperinci

URAIAN. Tenaga Oh Tukang 90, Oh Kepala Tukang 110, Oh Pekerja 75, Oh Mandor 120,000.

URAIAN. Tenaga Oh Tukang 90, Oh Kepala Tukang 110, Oh Pekerja 75, Oh Mandor 120,000. NO URAIAN HARGA SATUAN (RP) I PEKERJAAN PERSIAPAN 1 M' Pasangan Bouwplank + Pengukuran 0.012 M3 Kayu kls.iv 5/7 1,600,000.00 0.007 Btg Kayu kls.iv papan 1,300,000.00 0.020 Kg Paku biasa 18,000.00 0.100

Lebih terperinci

Cara menghitung Volume pekerjaan Untuk bangunan sederhana Di susun oleh : Gazali Rahman, ST

Cara menghitung Volume pekerjaan Untuk bangunan sederhana Di susun oleh : Gazali Rahman, ST Cara menghitung Volume pekerjaan Untuk bangunan sederhana Di susun oleh : Gazali Rahman, ST Cakupan pekerjaan I. Pekerjaan Awal II. Pekerjaan Galian dan urugan III. Pekerjaan Fondasi IV. Pekerjaan Beton

Lebih terperinci

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LANJUTAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN LAUT SEPO/SAGEA Nomor : PL.106/2/3.1/ULP/KSOP.

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LANJUTAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN LAUT SEPO/SAGEA Nomor : PL.106/2/3.1/ULP/KSOP. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LANJUTAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN LAUT SEPO/SAGEA Nomor : PL.106/2/3.1/ULP/KSOP.TTE-2014 Pada hari ini Kamis tanggal Dua Puluh Empat bulan April tahun

Lebih terperinci

REKAPITULASI RENCANA ANGGARA BIAYA (RAB)

REKAPITULASI RENCANA ANGGARA BIAYA (RAB) REKAPITULASI RENCANA ANGGARA BIAYA (RAB) PROGRAM KEGIATAN LOKASI : PENDIDIKAN ISLAM : PEMBANGUNAN 3 RUANG KELAS BARU : MAN SAMPANG JL. JAKSA AGUNG NO.88 SAMPANG NO URAIAN KEGIATAN JUMLAH HARGA A PEKERJAAN

Lebih terperinci

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM KEGIATAN PEKERJAAN LOKASI : PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN HUTAN : PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA OPERASIONAL KPHL DAN KPHP (DAK DAN PENDAMPING : PEMBANGUNAN

Lebih terperinci

ADENDUM DOKUMEN PENGADAAN NOMOR : 784/VI/BP2MPD-ULP/POKJA-PASCA/2013 TANGGAL : 24 JUNI 2013

ADENDUM DOKUMEN PENGADAAN NOMOR : 784/VI/BP2MPD-ULP/POKJA-PASCA/2013 TANGGAL : 24 JUNI 2013 ADENDUM DOKUMEN PENGADAAN NOMOR : 784/VI/BP2MPDULP/POKJAPASCA/2013 TANGGAL : 24 JUNI 2013 UNTUK PENGADAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN SMPN SATU ATAP (SATAP) SUNGAI LAUT KEC. TANAH MERAH KELOMPOK KERJA (POKJA)

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN Pekerjaan : Pemeliharaan Lahan Parkir Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin Lokasi : Banjarmasin Tahun Angga : 2012 No. 1 Pengukuran dan Pemasangan Bowplank

Lebih terperinci

BILL OF QUANTITY (BQ)

BILL OF QUANTITY (BQ) BILL OF QUANTITY (BQ) Rekapitulasi Program : Wajib Belajar Pendidikan Sembilan Tahun Lokasi : SMP N 1 Palmatak Kec.Palmatak NO URAIAN PEKERJAAN Rp. HARGA I PEKERJAAN PENDAHULUAN Rp. II PEKERJAAN GALIAN

Lebih terperinci

KOP PERUSAHAAN R E K A P I T U L A S I

KOP PERUSAHAAN R E K A P I T U L A S I KOP PERUSAHAAN R E K A P I T U L A S I Pekerjaan : Pembangunan Gedung Perpustakaan SD Negeri 1 Gumanano Lokasi : Kecamatan Mawasangka Tahun Anggaran : 2016 NO JUMLAH (Rp.) 1 2 3 I PEKERJAAN PENDAHULUAN

Lebih terperinci

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA Kegiatan : 0 PEKERJAAN : PENGEMBANGAN PENETASAN LOKASI : BPTU KDI KEC. TAMBANG ULANG NO URAIAN PEKERJAAN JUMLAH (Rp) I. PEKERJAAN PERSIAPAN II. PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI

Lebih terperinci

Gedung Kantor Kepala Desa KATA PENGANTAR

Gedung Kantor Kepala Desa KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR Guna menunjang program pemerintah dalam penyediaan infrastruktur perdesaan, Puslitbang Perumahan dan Permukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2011

DAFTAR ANALISA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2011 DAFTAR ANALISA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2011 VOLUME SAT HARGA HARGA UPAH HARGA BAHAN L.6.4 L.6.8 L.6.11 L.6.12 I. PEK. PERSIAPAN 1 M' Pengukuran dan pemasangan bowplank Kayu klas II

Lebih terperinci

MENGHITUNG VOLUME PEKERJAAN RUMAH 2 LANTAI

MENGHITUNG VOLUME PEKERJAAN RUMAH 2 LANTAI MENGHITUNG VOLUME PEKERJAAN RUMAH LANTAI A. PEKERJAAN LANTAI I. PEKERJAAN AWAL. Pembersihan Lokasi Sebelum memulai pekerjaan lokasi perlu dibersihkan, biasanya di table RAB pembersihan lokasi dihitung

Lebih terperinci

REKAPITULASI BILL OF QUANTITY (BOQ)

REKAPITULASI BILL OF QUANTITY (BOQ) REKAPITULASI BILL OF QUANTITY (BOQ) PEKERJAAN : PEMBANGUNAN GEDUNG PERTEMUAN KANTOR BADAN KETAHANAN PANGAN (BKP) KAB. DONGGALA LOKASI : KEL. GUNUNG BALE KEC. BANAWA KAB. DONGGALA TAHUN ANGGARAN : 2013

Lebih terperinci

A. GAMBAR ARSITEKTUR.

A. GAMBAR ARSITEKTUR. A. GAMBAR ARSITEKTUR. Gambar Arsitektur, yaitu gambar deskriptif dari imajinasi pemilik proyek dan visualisasi desain imajinasi tersebut oleh arsitek. Gambar ini menjadi acuan bagi tenaga teknik sipil

Lebih terperinci

Metode Pelaksanaan Pembangunan Jalan Lingkungan Datuk Taib Desa Leuhan < SEBELUMNYA BERIKUTNYA >

Metode Pelaksanaan Pembangunan Jalan Lingkungan Datuk Taib Desa Leuhan < SEBELUMNYA BERIKUTNYA > Metode Pelaksanaan Pembangunan Jalan Lingkungan Datuk Taib Desa Leuhan < SEBELUMNYA BERIKUTNYA > GSF-Aceh. Didalam Pelaksanaan Proyek, metode pelaksanaan sangat penting dilaksanakan, hal ini untuk mengetahui

Lebih terperinci

Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Pondasi

Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Pondasi Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Pondasi Pekerjaan pondasi yang telah disetting dalam software rab meliputi pekerjaanpekerjaan sebagai berikut: 1. Galian tanah pondasi 2. Pasangan Pondasi Batu Kosong

Lebih terperinci

BILL OF QUANTITY PEKERJAAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN FASPEL LAUT AIR BUAYA TAHAP III TERDIRI DARI :

BILL OF QUANTITY PEKERJAAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN FASPEL LAUT AIR BUAYA TAHAP III TERDIRI DARI : BILL OF QUANTITY PEKERJAAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN FASPEL LAUT AIR BUAYA TAHAP III TERDIRI DARI : - PEMBANGUNAN UPPER STRUKTUR DERMAGA (70 x 8) M 2 = 560 M 2 - PENGADAAN DAN PEMASANGAN FENDER TYPE V400Hx2000L

Lebih terperinci

RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB ) REDESAIN GEDUNG PENGADILAN AGAMA MUNGKID MAGELANG TAHUN 2012

RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB ) REDESAIN GEDUNG PENGADILAN AGAMA MUNGKID MAGELANG TAHUN 2012 RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB ) REDESAIN GEDUNG PENGADILAN AGAMA MUNGKID MAGELANG TAHUN 2012 No. Uraian Pekerjaan Volume Satuan Rp. Rp. Rp. I. PEKERJAAN PERSIAPAN : 1 Pembersihan lapangan 2,325.78 m² 6,300.00

Lebih terperinci

ANALISA BIAYA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DAN PERUMAHAN SNI ( STANDAR NASIONAL INDONESIA ) BUNTOK DAN SEKITARNYA

ANALISA BIAYA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DAN PERUMAHAN SNI ( STANDAR NASIONAL INDONESIA ) BUNTOK DAN SEKITARNYA ANALISA BIAYA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DAN PERUMAHAN SNI ( STANDAR NASIONAL INDONESIA ) BUNTOK DAN SEKITARNYA No ANALIS URAIAN PEKERJAAN HARGA SAT. I. PEKERJAAN PENDAHULUAN/PERSIAPAN 1 SNI.01.1.6 1 M'

Lebih terperinci

Perubahan Aktivitas. Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal)

Perubahan Aktivitas. Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal) Perubahan Aktivitas Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal) (Rp) 1 1ls Pengukuran 1 Kepala Tukang Org 1,000 40000 40000 2 Pekerja Org 1,000 27500 27500 3 Perlengkapan ls 1,000 349200 349200

Lebih terperinci

BAB III Kajian Teori Rumah Sederhana

BAB III Kajian Teori Rumah Sederhana 24 BAB III Kajian Teori Rumah Sederhana III. 1 Rumah Rumah berfungsi sebagai tempat tinggal, di mana manusia dapat mengharapkan keintiman dan kehangatan hidup yang manusiawi. Selain itu, rumah juga berfungsi

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Jakarta, Oktober 2016 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dr. Ir. M Basuki Hadimoeljono, MSc

KATA PENGANTAR. Jakarta, Oktober 2016 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dr. Ir. M Basuki Hadimoeljono, MSc KATA PENGANTAR Guna menunjang program pemerintah dalam penyediaan infrastruktur perdesaan, Puslitbang Perumahan dan Permukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan

Lebih terperinci

Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Atap

Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Atap Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Atap Pekerjaan atap yang diseting pada software rab meliputi pekerjaan sbb: 1. Rangka atap baja ringan 2. Tutup atap genting plentong 3. Genting bubung plentong 4. Listplang

Lebih terperinci

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan SNI 2835:2008 Standar Nasional Indonesia Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan ICS 91.010.20 Badan Standardisasi Nasional SNI 2835:2008 Daftar

Lebih terperinci

BAB VII TATA LAKSANA LAPANGAN

BAB VII TATA LAKSANA LAPANGAN 7-1 BAB VII TATA LAKSANA LAPANGAN 7.1 Pekerjaan Persiapan Pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan suatu proyek biasanya diawali dengan pekerjaan persiapan. Adapun pekerjaan persiapan tersebut itu meliputi

Lebih terperinci

LAMPIRAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PENAWARAN DAN ANGGARAN BIAYA PELAKSANAAN

LAMPIRAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PENAWARAN DAN ANGGARAN BIAYA PELAKSANAAN 82 LAMPIRAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PENAWARAN DAN ANGGARAN BIAYA PELAKSANAAN 83 REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA PENAWARAN KSDA No. URAIAN TOTALJUMLAH BIAYA I PERSIAPAN 19,022,204.00 II TANAH & PASIR

Lebih terperinci

KEMENTRIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA REKAPITULASI PERKIRAAN HARGA PEKERJAAN. Jumlah Harga No. Divisi Uraian Pekerjaan (Rupiah)

KEMENTRIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA REKAPITULASI PERKIRAAN HARGA PEKERJAAN. Jumlah Harga No. Divisi Uraian Pekerjaan (Rupiah) KEMENTRIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA REKAPITULASI PERKIRAAN HARGA PEKERJAAN INSTANSI : DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI KEPULAUAN RIAU PROGRAM : KESEJARAHAN, KEPURBAKALAAN DAN PERMUSEUMAN KEGIATAN

Lebih terperinci

Perencanaan rumah maisonet

Perencanaan rumah maisonet Perencanaan rumah maisonet Pd-T-01-2005-C 1 Ruang lingkup Pedoman ini digunakan sebagai acuan dalam perencanaan rumah maisonet, sebagai arahan desain dan spesifikasi teknis yang diperuntukkan bagi para

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN.. DINAS PENDIDIKAN SMKNEGERI. UJIAN AKHIR SEKOLAH TAHUN PELAJARAN :

PEMERINTAH KABUPATEN.. DINAS PENDIDIKAN SMKNEGERI. UJIAN AKHIR SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : PEMERINTAH KABUPATEN.. DINAS PENDIDIKAN SMKNEGERI. UJIAN AKHIR SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : Kompetensi Keahlian : Hari / Tanggal : Teknik Gambar Bangunan Kelas / Jurusan : III / Teknik Gambar Bangunan Waktu

Lebih terperinci

KOP PERUSAHAAN REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

KOP PERUSAHAAN REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA KOP PERUSAHAAN REKAPTULAS DAFTAR KUANTTAS DAN HARGA NO KOMPONEN JUMLAH A B C D PERSAPAN GAPURA Luas 8 M2 KANTOR Luas 216 M2 PETAK TOKO Luas 836 M2 E PEK. LOST PASAR TYPE ( Los Pakaian + Los Rempah Rempah

Lebih terperinci

Panduan Praktis Perbaikan Kerusakan Rumah Pasca Gempa Bumi

Panduan Praktis Perbaikan Kerusakan Rumah Pasca Gempa Bumi Panduan Praktis Kerusakan Rumah Pasca Gempa Bumi Jl. Panyaungan, Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung 0393 Telp:(022) 7798393 ( lines), Fax: (022) 7798392, E-mail: info@puskim.pu.go.id, Website: http://puskim.pu.go.id

Lebih terperinci

Lampiran A. Koefisien tenaga kerja dan koefisien bahan

Lampiran A. Koefisien tenaga kerja dan koefisien bahan Lampiran A Koefisien tenaga kerja dan koefisien bahan Berikut ini koefisien tenaga kerja, koefisien bahan dan koefisien alat untuk menghitung HSP bidang ipta Karya, yang terdiri dari 6 kelompok pekerjaan:

Lebih terperinci

METODE PELAKSANAAN PAKET PEKERJAAN : PEMBANGUNAN PERUMAHAN RAKYAT DI PAPUA LOKASI : KABUPATEN WAROPEN.

METODE PELAKSANAAN PAKET PEKERJAAN : PEMBANGUNAN PERUMAHAN RAKYAT DI PAPUA LOKASI : KABUPATEN WAROPEN. METODE PELAKSANAAN I. TAHAP PERSIAPAN PAKET PEKERJAAN : PEMBANGUNAN PERUMAHAN RAKYAT DI PAPUA LOKASI : KABUPATEN WAROPEN. Setelah penanda tanganan Surat Perjanjian Kerja dan serah terima lapangan, kontraktor

Lebih terperinci

BAB V RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR

BAB V RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR BAB V 5.1 Daftar Harga Satuan Bahan dan Daftar Upah Tenaga Kerja RAB memuat analisa harga satuan pekerjaan struktur yang dihitung secara konvensional. Data harga satuan upah dan bahan di ambil dari Daftar

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN UPAH BAHAN

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN UPAH BAHAN CIVIL. ENGINEERING Jalan Kabayan No. 50 Sumbawa Besar DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN UPAH BAHAN SNVT : PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN PROV. NTB KEGIATAN : PELAKSANAANPENATAAN BANGUNANDAN LINGKUNGAN PROV.

Lebih terperinci

KONSTRUKSI DINDING BAMBU PLASTER Oleh Andry Widyowijatnoko Mustakim Departemen Arsitektur Institut Teknologi Bandung

KONSTRUKSI DINDING BAMBU PLASTER Oleh Andry Widyowijatnoko Mustakim Departemen Arsitektur Institut Teknologi Bandung MODUL PELATIHAN KONSTRUKSI DINDING BAMBU PLASTER Oleh Andry Widyowijatnoko Mustakim Departemen Arsitektur Institut Teknologi Bandung Pendahuluan Konsep rumah bambu plester merupakan konsep rumah murah

Lebih terperinci

CARA MENGHITUNG VOLUME PEKERJAAN PEMBAGUNAN RUMAH 2 LANTAI Bag 1

CARA MENGHITUNG VOLUME PEKERJAAN PEMBAGUNAN RUMAH 2 LANTAI Bag 1 CARA MENGHITUNG VOLUME PEKERJAAN PEMBAGUNAN RUMAH 2 LANTAI Bag 1 Pada Artikel ini kami menyajikan cara menghitung volume pekerjaan Pembangunan rumah 2 lantai, Karena Panjangnya artikel maka kami buat bersambung

Lebih terperinci

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN Nomor : 02.a.1/Add/15.2/53/IX/ Bab XIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA...(berubah dan tertulis) KOP PERUSAHAAN

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN Nomor : 02.a.1/Add/15.2/53/IX/ Bab XIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA...(berubah dan tertulis) KOP PERUSAHAAN PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR POKJA ULP Jalan Prof. Moh. Yamin, SH Selong Telp. (0376) 21034, 21408, 21512 ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN Nomor : 02.a.1/Add/15.2/53/IX/2015 Pada hari ini Rabu tanggal Enam

Lebih terperinci

DINAS PEKERJAAN UMUM PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN REKAPITULASI HASIL SURVAI BAHAN / MATERIAL TAHUN 2017

DINAS PEKERJAAN UMUM PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN REKAPITULASI HASIL SURVAI BAHAN / MATERIAL TAHUN 2017 DINAS PEKERJAAN UMUM PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN REKAPITULASI HASIL SURVAI BAHAN / MATERIAL TAHUN 2017 NO NAMA BARANG 1 Alluminium Foil roll #DIV/0! 2 Alluminium (Plepet Alumunium) btg 32.000 3 Alkasit

Lebih terperinci

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan SNI 7394:2008 Standar Nasional Indonesia Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan ICS 91.010.20 Badan Standardisasi Nasional SNI 7394:2008 Daftar

Lebih terperinci

ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN KOTA CIMAHI

ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN KOTA CIMAHI ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN KOTA CIMAHI NO. URAIAN KOEF SAT. TOTAL 1 1 M2 PEK. PENGUKURAN KEMBALI (SITE) Tukang Batu 0,0100 org P e k e r j a 0,0200 org Peralatan 0,5000 lot 2 1 M1 PEK. PASANGAN BOUWPLANK

Lebih terperinci

BAB VI RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR

BAB VI RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR BAB VI RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR VI.I. Daftar Harga Satuan Bahan dan Daftar Upah Tenaga Kerja RAB memuat analisa harga satuan pekerjaan struktur yang dihitung secara konvensional. Data harga satuan

Lebih terperinci

BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA VIII.1 Umum Rencana anggaran biaya merupakan perkiraan besarnya biaya yang dibutuhkan untuk membangun sistem penyaluran dan pengolahan air buangan mulai dari perencanaan

Lebih terperinci

DAFTAR KUANTITAS HARGA DAN BAHAN

DAFTAR KUANTITAS HARGA DAN BAHAN DAFTAR KUANTITAS HARGA DAN BAHAN TAHUN ANGGARAN : 2011 No. Uraian Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Harga 1 2 3 5 6 I. PERSIAPAN 1 Pek. Pembongkaran dan Pembersihan Lokasi Ls 1,000 2 Pek. Pengukuran

Lebih terperinci

DAFTAR HARGA SATUAN BAHAN DAN UPAH PEKERJA

DAFTAR HARGA SATUAN BAHAN DAN UPAH PEKERJA DAFTAR HARGA SATUAN BAHAN DAN UPAH PEKERJA NO URAIAN HARGA SATUAN I. BAHAN 1 Batu plonos Rp 52,400.00 / m 3 2 Batu belah 10/15 Rp 61,400.00 / m 3 3 Batu pecah 2/3 Rp 99,200.00 / m 3 4 Sirtu Rp 42,400.00

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA BIAYA KONSTRUKSI

DAFTAR ANALISA BIAYA KONSTRUKSI DAFTAR ANALISA BIAYA KONSTRUKSI 1 SNI 03-2835-2002 PEKERJAAN PERSIAPAN PA 6,8 1 m² Membersihkan lapangan dan perataan SNI 03-2835-2002 / 6.8 Upah Pekerja 0,100 Oh x Rp 0 = Rp 0,00 Mandor 0,005 Oh x Rp

Lebih terperinci

PSD III D.Ars Undip TA 31

PSD III D.Ars Undip TA 31 RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB ) TUGAS AKHIR REDESAIN GEDUNG SEKOLAH DASAR NEGERI SOKOSARI 1 TUBAN LUAS BANGUNAN LANTAI I : 338,85 m² LUAS BANGUNAN LANTAI II : 338,85 m² LUAS BANGUNAN TOTAL : 677,7 m² ESTIKA

Lebih terperinci

R E K A P I T U L A S I BILL OF QUANTITY (BOQ)

R E K A P I T U L A S I BILL OF QUANTITY (BOQ) R E K A P I T U L A S I BILL OF QUANTITY (BOQ) PEKERJAAN KECAMATAN BALAESANG TAHUN ANGGARAN : 2012 NO. URAIAN PEKERJAAN JUMLAH HARGA ( Rp) I. PEKERJAAN PERSIAPAN 750,000.00 II. III. IV. PEKERJAAN JEMBATAN

Lebih terperinci

BAB IV PENGAMATAN PEKERJAAN SIPIL LAPANGAN

BAB IV PENGAMATAN PEKERJAAN SIPIL LAPANGAN BAB IV PENGAMATAN PEKERJAAN PELAKSANAAN LAPANGAN 4.1 Pekerjaan pondasi 1. papan bekisting 2. beton ready mix 3. pasir urug 4. Besi poer D16, D10, Ø8 2. Langkah Kerja a. Setelah Tiang pancang ditanam, b.

Lebih terperinci

GAMBAR : PEMBANGUNAN BARU GEDUNG ICU/ICCU

GAMBAR : PEMBANGUNAN BARU GEDUNG ICU/ICCU PEMERINTAH DAERAH Jln. Trans Halmahera - Maba PEMBANGUNAN BARU GEDUNG /ICCU LOKASI : KOTA - TAHUN ANGGARAN 201 B 22. 4. 3.0 3.0 3.0 3.0 4. PEMERINTAH DAERAH TAHUN ANGGARAN 201 PEMBANGUNAN GEDUNG BARU /ICCU

Lebih terperinci

33 Bubungan seng M¹ 34 Buis beton Ø 0 cm 3 Buis beton Ø 0 cm 36 Buis beton Ø 30 cm 37 Buis tanah Ø 0 cm 38 Buis tanah Ø 0 cm NO NAMA JENIS BARANG SATU

33 Bubungan seng M¹ 34 Buis beton Ø 0 cm 3 Buis beton Ø 0 cm 36 Buis beton Ø 30 cm 37 Buis tanah Ø 0 cm 38 Buis tanah Ø 0 cm NO NAMA JENIS BARANG SATU DAFTAR HARGA SATUAN BAHAN BANGUNAN LAMPIRAN-KEPUTUSAN GUBERNUR ACEH DALAM Nomor KOTA BANDA ACEH Tanggal NO NAMA JENIS BARANG SATUAN 3 Acustic 30 x 60 Lembar Arang 3 Asbes gelombang besar Lembar 4 Asbes

Lebih terperinci

DAFTAR HARGA TENAGA KERJA DAN BAHAN

DAFTAR HARGA TENAGA KERJA DAN BAHAN DAFTAR HARGA TENAGA KERJA DAN BAHAN No. Uraian Satuan I HARGA TENAGA KERJA 1 Pekerja Org/hr - 2 Tukang Org/hr - 3 Kepala tukang Org/hr - 4 Mandor Org/hr - II HARGA BAHAN A. BAHAN PASANGAN 1 Pasir beton

Lebih terperinci

Revisi SNI T C. Daftar isi

Revisi SNI T C. Daftar isi Daftar isi Daftar isi... i Prakata... iii Pendahuluan... iv 1 Ruang lingkup...1 2 Acuan normatif...1 3 Istilah dan definisi...1 4 Singkatan istilah...2 5 Persyaratan...2 6 Penetapan indeks harga satuan

Lebih terperinci

ANALISA HARGA SATUAN

ANALISA HARGA SATUAN 1 1 m2 Pembuatan gudang material kerja 1,70000 Btg Kayu dolken 8 / 10 cm panjang 4 meter @ Rp. = Rp 0,21000 M³ Kayu klas 1 usuk ukuran 4/6 ; 5/7 panjang 2 meter @ Rp. = Rp 0,30000 Kg Paku usuk kayu 7 cm

Lebih terperinci

ANALISA HARGA SATUAN KEGIATAN KONSTRUKSI PEMERINTAH KOTA MADIUN TAHUN ANGGARAN 2016

ANALISA HARGA SATUAN KEGIATAN KONSTRUKSI PEMERINTAH KOTA MADIUN TAHUN ANGGARAN 2016 - 1 - LAMPIRAN II : KEPUTUSAN ALIKOTA MADIUN NOMOR : 050-401.012/ /2015 TANGGAL : ANALISA KEGIATAN KONSTRUKSI PEMERINTAH KOTA MADIUN TAHUN ANGGARAN 2016 KODE BARANG URAIAN KEGIATAN KOEF 2.01 HSPK FISIK

Lebih terperinci

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA SATUAN

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA SATUAN A. PERSIAPAN UMUM 1 Pembuatan Bedeng Pekerja, Gudang Material 10.00 M² 2 Pengukuran & Pemasangan Bouwplank 72.00 M 3 Safety APD 10.00 Unit Listrik Kerja TDR PLN 3500 VA 500.00 Jam 5 Mobilisasi dan demobilisasi

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN SNI 03-6.13 PERSIAPAN I.1. 1 m3 Bongkaran beton bertulang 6.6670 Oh Pekerja @Rp 0.00 Rp. 0.00 0.3330 Oh Kepala tukang @Rp 0.00 Rp. 0.00 0.3330 Oh Mandor @Rp 0.00 Rp. 0.00 Alat

Lebih terperinci

RANCANGAN PEDOMAN TEKNIS BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL. Konsep. Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan

RANCANGAN PEDOMAN TEKNIS BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL. Konsep. Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan RPT0 RANCANGAN PEDOMAN TEKNIS BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL Konsep Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan Volume I: Umum Bagian 5. Pekerjaan Pasangan ICS 93.010 BIDANG SUMBER DAYA AIR S

Lebih terperinci

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA INSTANSI : DINAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN BINTAN PROGRAM : PENCAPAIAN SWASEMBADA DAGING SAPI DAN PENINGKATAN PENYEDIAAN PANGAN HEWANI YANG AMAN, SEHAT, UTUH

Lebih terperinci

REKAPITULASI KEGIATAN : PEMBANGUNAN HALAMAN DAN JALAN LINGKUNGAN KANTOR BPKP PERWAKILAN RIAU LOKASI : JL.JENDERAL SUDIRMAN PEKANBARU

REKAPITULASI KEGIATAN : PEMBANGUNAN HALAMAN DAN JALAN LINGKUNGAN KANTOR BPKP PERWAKILAN RIAU LOKASI : JL.JENDERAL SUDIRMAN PEKANBARU REKAPITULASI KEGIATAN : PEMBANGUNAN HALAMAN DAN JALAN LINGKUNGAN KANTOR BPKP PERWAKILAN RIAU NO A B (RP) C I II III Pek.Persiapan Pek. Halaman dan Jalan Lingkungan Pek. Pembersihan Akhir PPn 10 % TOTAL

Lebih terperinci

PR 1 MANAJEMEN PROYEK

PR 1 MANAJEMEN PROYEK PR 1 MANAJEMEN PROYEK Suatu bagian gedung 2 lantai menggunakan struktur beton bertulang seperti ditunjukkan pada lampiran. Data-data teknis struktur bangunan adalah sebagai berikut : Luas bangunan : 5

Lebih terperinci

ESTIMASI PERHITUNGAN VOLUME RUMAH TINGGAL TYPE 36

ESTIMASI PERHITUNGAN VOLUME RUMAH TINGGAL TYPE 36 ESTIMASI PERHITUNGAN VOLUME RUMAH TINGGAL TYPE 36 I. PekerjaaanPesiapan Lahan, Galian, Dan Urugan 1. Persipan lahan Lahan yang akan dibanguna harus dalam keadaan bersih terutama akar pohon, sampah dll.

Lebih terperinci

Rencana Anggaran Biaya

Rencana Anggaran Biaya Rencana Anggaran Biaya RENCANA ANGGARAN BIAYA PEKERJAAN ARSITEKTUR, STRUKTUR & M/E BANGUNAN RUKO - Jl. Moh. Toha, Bandung Luas Konstruksi, A = 90 m 2 No Uraian Pekerjaan Volume Sat Harga Jumlah Sub Total

Lebih terperinci

BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) Dalam merencanakan suatu proyek, adanya rencana anggaran biaya merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Rencana anggaran biaya disusun berdasarkan dimensi dari bangunan

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN DAFTAR ANALISA PEKERJAAN ( BERDASARKAN SNI ) 1. Mengali 1 M3 tanah lumpur sedalam 1 meter Tenaga Kerja - Pekerja OH 1,200 - - Mandor OH 0,045-2. Satu ( 1 ) Batang pasangan cerucuk kayu bulat dia 10-15

Lebih terperinci

RSNI Rancangan Standar Nasional Indonesia

RSNI Rancangan Standar Nasional Indonesia RSNI T-12-2002 RSNI Rancangan Standar Nasional Indonesia Analisa Biaya Konstruksi (ABK) bangunan gedung dan perumahan pekerjaan persiapan DEPATEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH Daftar Isi Daftar Isi...

Lebih terperinci

RANCANGAN PEDOMAN TEKNIS BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL. Konsep. Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan

RANCANGAN PEDOMAN TEKNIS BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL. Konsep. Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan RPT0 RANCANGAN PEDOMAN TEKNIS BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL Konsep Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan Volume I: Umum Bagian 8. Pekerjaan Pintu Air ICS 93.010 BIDANG SUMBER DAYA AIR S

Lebih terperinci

PSD III Desain Ars Undip TA 31

PSD III Desain Ars Undip TA 31 BILL OF QUANTITY (BQ) KEGIATAN : PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA LOKASI : JL. KI HAJAR DEWANTORO, SURAKARTA NO URAIAN

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN

DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN DAFTAR ANALISA HARGA SATUAN ANALISA BIAYA KONSTRUKSI PEKERJAAN TANAH PT.6,1 1 m3 Galian tanah biasa sedalam 1 meter Pekerja 0,750 Org/hr Mandor 0,025 Org/hr Jumlah PT.6,1 - PT.6,9 1 m3 Urugan kembali Pekerja

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN DAFTAR ANALISA PEKERJAAN KEGIATAN : PEMBANGUNAN GEDUNG PUSAT INFORMASI PARIWISATA LOKASI : KANTOR PARIWISATA PANGKALPINANG VOLUME : 1 PAKET BIAYA : Rp. 375.000.000,00 TAHUN ANGGARAN : 2011 ANALISA URAIAN

Lebih terperinci

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA BILL OF QUANTITY (BOQ) DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Kegiatan : Pembangunan Embung Teknis Lokasi : Desa Lookeu, Kecamatan Tasifeto Barat Kab. Belu Tahun Ang. : 2016 HARGA SATUAN PEKERJAAN ( Rp. ) JUMLAH HARGA

Lebih terperinci

Lampiran A...15 Bibliografi...16

Lampiran A...15 Bibliografi...16 Daftar isi Daftar isi...i Prakata...iii Pendahuluan...iv 1 Ruang lingkup...1 2 Acuan normatif...1 3 Istilah dan definisi...1 4 Singkatan istilah...2 5 Persyaratan...2 6 Penetapan indeks harga satuan pekerja

Lebih terperinci

A. METODE PELAKSANAAN GEDUNG 2 TINGKAT PONDASI TIANG PANCANG. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan adalah sebagai berikut:

A. METODE PELAKSANAAN GEDUNG 2 TINGKAT PONDASI TIANG PANCANG. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan adalah sebagai berikut: A. METODE PELAKSANAAN GEDUNG 2 TINGKAT PONDASI TIANG PANCANG Adapun metode pelaksanaan yang digunakan adalah sebagai berikut: 1. Pekerjaan Pendahuluan Pekerjaan pendahuluan merupakan pekerjaan persiapan

Lebih terperinci

ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN

ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN HARGA UPAH HARGA NO SNI KODE ANALISA PEKERJAAN SATUAN PEKERJA BAHAN JUMLAH (Rp.) (Rp.) (Rp.) (Rp.) A. PEKERJAAN TANAH 1 03-2835-2008 6.1 1 M3 Galian tanah biasa sedalam 1

Lebih terperinci

BILL OF QUANTITY ( B O Q )

BILL OF QUANTITY ( B O Q ) PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU DINAS TATA RUANG DAN CIPTA KARYA KOMPLEK PERKANTORAN PEMDA ROKAN HULU PASIR PENGARAIAN BILL OF QUANTITY ( B O Q ) KEGIATAN PEMBANGUNAN GEDUNG SOSIAL KEMASYARAKATAN PEKERJAAN

Lebih terperinci