Jantung. PROFIL: Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K) Dekan wanita pertama FKUI. ANAK: 11 Pertanyaan tentang Hand, Foot, and Mouth Disease

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Jantung. PROFIL: Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K) Dekan wanita pertama FKUI. ANAK: 11 Pertanyaan tentang Hand, Foot, and Mouth Disease"

Transkripsi

1 Vol. 3 Juli-September 2008 ANAK: 11 Pertanyaan tentang Hand, Foot, and Mouth Disease DESTINASI: Selamat Datang di Kota Solo! Jantung Sehat NOTA SEHAT: Rahasia Sehat Jambu Merah Penyakit jantung koroner dan teknologi stent PROFIL: Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K) Dekan wanita pertama FKUI

2 Dari Kami Pembaca yang budiman, Bahagia rasanya, kami bisa hadir menemani Anda melalui buletin RSPI Health First edisi ketiga. Persembahan Health First ini merupakan wujud kepedulian Pondok Indah Healthcare Group dalam menambah wawasan masyarakat tentang kesehatan, dengan menyajikan informasi dan nota sehat yang sedang menjadi isu hangat di masyarakat. Pada edisi ketiga ini, kami menyajikan bahasan utama berupa masalah kesehatan jantung yang menurut WHO dan survei yang dilakukan di Indonesia (Monica), menjadi penyebab kematian nomor satu. Topik tersebut dihadirkan dalam rubrik Diagnosa dengan judul Penyakit Jantung Koroner Apa dan Bagaimana Pencegahannya? ; dalam rubrik Solusi dengan judul Operasi Bedah Jantung dari Bayi sampai Lanjut Usia dan dalam rubrik Teknomedis dengan judul Kemajuan Pengobatan PJK. Tak ketinggalan, kami hadirkan dalam rubrik Epidemi dan Anak mengenai penyakit yang menjadi pusat perhatian masyarakat terutama yang memiliki anak kecil. Beberapa waktu lalu, kita semua sempat dihebohkan oleh berita wabah flu singapura yang menyebabkan kematian. Bahasan mengenai penyakit ini dipaparkan oleh ahlinya dalam tajuk Hand, Foot, and Mouth Disease. Klinik Alergi RSPI secara berkala akan menyajikan permasalahan alergi dan penanggulangannya. Artikel menarik lainnya seputar kesehatan dan kecantikan wanita dan pria juga kami muat di edisi ini. Sesuai motto Pondok Indah Healthcare Group, Your Health, Our Priority, redaksi juga telah menyiapkan rubrik nota sehat yang kali ini mengungkapkan khasiat buah dan daun jambu merah yang kaya manfaat khususnya dalam menanggulangi penyakit demam berdarah yang belum ditemukan obatnya. Selain itu, merupakan kebanggaan bagi Pondok Indah Healthcare Group dengan tampilnya salah satu dokter kami yang terpilih sebagai dekan wanita pertama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Profilnya kami muat pada edisi ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua teman sejawat yang telah bersedia menjadi kontributor Health First, dan kepada tim redaksi atas terbitnya buletin Health First edisi ketiga ini. Semoga, Health First dapat bermanfaat dalam meningkatkan derajat kesehatan pembaca dan keluarga. Dan segala upaya yang kita lakukan mendapat ridho dan berkah Ilahi, Amin. Meja Redaksi Pelindung Ir. Deddy Kusuma Pemimpin Umum Dr. Hermansyur Kartowisastro, SpB.KBD Wakil Pemimpin Umum Dr. Yanwar Hadiyanto Ketua Redaksi Dr. Mus Aida, MARS Wakil Ketua Redaksi Antonius Trisno Pratomo Anggota Redaksi Kemala Dewi Joko Sulistyo Iklan dan Advertorial Evy Astuti, Wis Deti Media Satu Group Penerbit Reza Puspo Redaktur Pelaksana Gandrasta Bangko Editor Nina Samidi Editor Bahasa Hapis Sulaiman, Fifi Juliana Jelita Creative Director Wulan N.D.P. Desain Grafis Putri Ratih Primadita, Dian Renggani, Marisa Saleh Fotografer Tajuluddin, Herry Ananta, Sofyan Pengembangan Tania Yosowidagdo, C. Freya Dewayani Produksi L. Gunawan, Agus M.S. Pondok Indah Healthcare Group Jl. Metro Duta Kav. UE Pondok Indah. Jakarta Indonesia Telp. (021) ext.6236 Faks. (021) PT Media Satu Plaza Bona Indah Blok A2/A1, Jln. Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta, Telp. (021) Faks. (021)

3 Vol. 3 Juli-September 2008 Menu Kita 3 DARI KAMI 6 Diagnosa Penyakit Jantung Koroner 10 TEKNOMEDIS Kemajuan Pengobatan PJK 12 SOLUSI Operasi Bedah Jantung 16 DIARY Rully Anwar Vonis Jantung Koroner di Usia Muda 19 PROFIL Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K) 32 ANAK 11 Pertanyaan tentang Hand, Foot, and Mouth Disease 35 ALA CARTE Seputaran RS Pondok IndahKafetaria RS Puri Indah 38 RUANG HIJAU Guerilla Garden Gerilya Menghijaukan Kota 34 EPIDEMI Si Virus Misterius Enterovirus 71 atau Flu Singapura 49 MEDIA 36 DESTINASI Selamat Datang di Kota Solo Dari Pasar ke Pasar! NOTA SEHAT 18 Alergi dan Pencegahannya 22 The Secret of Psidium Guajava On the Cover 20 CEGAH Mata Kering Ringan tapi Mengganggu 24 FEMININ Kista Ovarium 27 HIATUS 28 MASKULIN Deteksi Dini Kanker Prostat 40 Senyum Veneering Hadiah bagi Gigi Indah dan Sehat 44 CANTIK Untung Ada Sunscreen 48 KABAR TERMINOLOGI 14 Penyakit Jantung Koroner 26 Kista Ovarium 30 Prostat 52 LINK ANAK: 11 Pertanyaan tentang Hand, Foot, and Mouth Disease DESTINASI: Selamat Datang di Kota Solo! NOTA SEHAT: Rahasia Sehat Jambu Merah Jantung Sehat Penyakit jantung koroner dan teknologi stent PROFIL: Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K) Dekan wanita pertama FKUI Model: Dr. Taufik Pohan, Sp. JPO Fotografer: Tajuluddin Make-up Artist : Merry Digital Imaging: Putri Ratih P. 4

4 Para Ahli Dr. Y. Soni, SpU Lahir di Padang, ia adalah dokter lulusan Ilmu Pendidikan Spesialis Urologi dari FKUI. Dr. Santoso Soeroso SpA(K), MARS Mantan Direktur RS Fatmawati dan Direktur RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso ini, sekarang menjabat sebagai Chief Operating Officer RS Puri Indah dan Anggota Panel Ahli Komnas Flu Burung serta Tim Rencana Startegik Ikatan Dokter Anak Indonesia. Ia juga menulis di jurnal kedokteran nasional, internasional, serta media nasional. Dr. Iris Rengganis, SpPD-KAI Anggota American College of Allergy Asthma and Immunology ini adalah pendiri PKMRS, Klinik Alergi, dan Klinik Edukasi Diabetes RS Haji Pondok Gede. Saat ini, ia juga mengajar di Dept. Ilmu Penyakit Dalam, Divisi Alergi-Imunologi Klinik, FKUI/RSCM. Dr. Fatma Asyari MD Konsultan Ophthalmologist ini telah mengikuti berbagai kursus dan pelatihan. Ia juga tercatat sebagai anggota di banyak organisasi kesehatan mata bertaraf internasional, termasuk International Ocular Inflammation Society dan International Ultrasonography Society. Dr. Birman Musa Chandra Shaff, Sp.An Lulusan Spesialis Anestesiologi/ICU, FKUI ini, sekarang bertugas sebagai Dokter Anestesi dan ICU/ICCU di RS Pondok Indah juga RS Sentra Medika, Cimanggis. Ia berpengalaman sebagai Dokter Jaga UGD dan ICU di sejumlah rumah sakit besar di Jakarta, seperti RS Pelni, RS Kanker Dharmais, RS Pusat Pertamina, RSCM, dan RS MMC. Dr. H. Hindra Irawan Satari, Sp.A(K), M.Trop. Paed Konsultan Infeksi dan Pediatri Tropis ini memegang beberapa jabatan penting di RSCM dan Pengurus Pusat IDAI. Termasuk sebagai Kepala Divisi Infeksi dan Pediatri Tropis, Dept. IKA FKUI-RSCM, dan Sekretaris IV Pengurus Pusat IDAI. Drg. Rina Permatasari, Sp.KG Lulusan FKG-UI, Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ilmu Konservasi Gigi ini, kini berpraktik sebagai endodontist di RS Puri Indah dan RS Pondok Indah (Pondok Indah Health Care Group). Hingga sekarang, ia masih aktif sebagai pengajar di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta. Dr. Ida Gunawan, MS SpGK Spesialis gizi klinik ini pernah menjadi pengajar S1 Ilmu Gizi di STIK St. Carolus dan pengajar tamu S2 Gizi Klinik FKUI. Ia juga aktif mengikuti berbagai seminar dan kursus seputar nutrisi dan obesitas di dalam dan luar negeri. Dr. Maizul Anwar, MD Aktif mengikuti berbagai seminar, simposium, dan workshop minimal invasive surgery, bedah jantung, dan kardiologi di berbagai negara seperti Australia, Swiss, Hong Kong, Malaysia, dan Amerika Serikat. Lulusan spesialis Bedah Umum, FK-UI/RSCM dan Thoracic Surgery FKUI, 1987, ini juga pernah bekerja di Royal Children Hospital Melbourne, Australia. Dr. Susie Rendra, SpKK Dokter spesialis kulit dan kelamin ini menamatkan pendidikan dokter umum dan spesialisnya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sekarang, ia berpraktik di Klinik Kulit RS Puri Indah. Dr. M. Taufik Arifin Pohan SpJP Spesialis Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah ini pernah mengikuti Euro PCR dan SingLive Course Invasive and Intervention Cardiologist di Paris dan Singapura. Ia juga pernah menjadi pengurus Indonesian Heart Association (Perki). Untuk jadwal praktik masing-masing dokter dapat dilihat di www. rspondokindah.co.id Dr. Aswin. W. Sastrowardoyo SpOG Spesialis Obstetri dan Ginekologi lulusan FKUI ini mengabdi pada dunia kesehatan sejak 1983.

5 Diagnosa Penyakit Apa dan Bagaimana Pencegahannya? Jantung Koroner Kecenderungan terjadinya penyakit jantung koroner (PJK) dan penyakit kardiovaskuler lainnya (stroke otak, hipertensi, dan penyakit pembuluh darah perifer) saat ini bergeser pada usia yang lebih muda. Utamanya, menyerang kelompok usia produktif. Definisi Penyakit Jantung Koroner Penyakit jantung koroner adalah suatu penyakit akibat penyempitan atau tersumbatnya pembuluh darah arteri koroner. Pembuluh darah arteri koroner sendiri merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah pembawa sari makanan dan oksigen yang dibutuhkan otot jantung agar tetap berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung memompa darah ke seluruh tubuh dengan konstan, empat sampai lima liter darah dipompakan oleh otot-otot jantung setiap menitnya. Dampak tidak lancarnya aliran atau tersumbatnya aliran darah ke otot jantung akan mengakibatkan kerusakan otototot jantung yang dapat meyebabkan gangguan pompa jantung (gagal jantung) dan kematian. Dari data WHO dan survei yang dilakukan di Indonesia (Monica) penyakit jantung koroner jadi penyebab kematian nomor satu. Dr. M. Taufik Arifin Pohan, Sp. JP membeberkan seluk-beluk penyakit ini. Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Beberapa keadaan atau penyakit merupakan faktor risiko terjadinya PJK, yaitu: 1. hipertensi (tekanan darah tinggi) 2. kadar kolesterol darah yang tinggi 3. kebiasaan merokok 4. diabetes melitus (kencing manis) 5. kegemukan (obesitas) 6. genetik (faktor keturunan keluarga) 7. kurang olahraga 8. konsumsi alkohol berlebihan, dan 9. stres akibat kesibukan. Tanda dan Gejala Penyakit Jantung Koroner Akibat kurangnya oksigen yang dialirkan ke otot jantung karena adanya penyempitan atau sumbatan pembuluh darah koroner menyebabkan timbulnya rasa sakit di dada bagian tengah kiri 8

6 Diagnosa (angina pectoris). Rasa sakit tersebut biasanya timbul saat aktivitas dan berkurang saat istirahat. Pada penderita berusia lanjut (lebih dari 65 tahun) dan penderita kencing manis, keluhan nyeri dada ini sering tidak jelas (biasanya tersamarkan, seperti masuk angin) Selain itu, nyeri atau dada sesak disertai keringat dingin harus sangat diwaspadai karena merupakan gejala serangan jantung (infark miokard jantung akut). Keadaan ini harus segera mendapatkan penanganan di klinik gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala serangan jantung dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. rasa tertekan (serasa ditimpa beban, sakit, terjepit, dan terbakar) yang menyebabkan sesak di dada dan tercekik di leher 2. rasa sakit tersebut dapat menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung 3. rasa sakit tersebut dapat berlangsung sekitar menit dan terjadi secara terus-menerus 4. timbul keringat dingin, tubuh lemah, dan jantung berdebar, selanjutnya pingsan 5. rasa sakit tersebut dapat berkurang dengan istirahat, tapi bertambah berat bila beraktivitas. Pada penderita diabetes, sesuai penelitian dari MiDAs (di Milan Italia, pada 2006 ), hampir 52% penderita PJK tidak mengalami keluhan nyeri dada atau sering disebut silent ischemia. Meski demikian, deteksi awal dan penanganan cepat saat terjadinya serangan jantung akan memberikan manfaat pencegahan dari bahaya kematian dan kegagalan pompa jantung di kemudian hari. Pencegahan Agar Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner Pencegahan primer adalah berusaha agar terhindar dari penyakit jantung koroner, yaitu saat belum terdeteksi adanya PJK, tapi memiliki risiko seperti faktor keluarga PJK atau adanya penyakit diabetes melitus. Sebaliknya, pencegahan sekunder adalah usaha seseorang penderita PJK agar terhindar dari berulangnya suatu serangan atau penyempitan (sumbatan) pembuluh darah koroner kembali. 1 4 Tempat-tempat nyeri pada gangguan jantung: 1. Di belakang tulang dada. 2. Di belakang tulang dada menjalar ke leher. 3. Dari dada menjalar ke bahu dan lengan kiri. 4. Dari dada menjalar ke rahang. 5. Di dada bawah dan ulu hati (sering dikira penyakit maag). 6. Di daerah punggung di antara kedua belikat. 2 5 Praktiknya, kedua usaha pencegahan di atas sama. Ada sejumlah faktor yang harus kita lakukan, yaitu mengontrol kadar lemak darah kolesterol (total kolesterol aman adalah mg/dl ; LDL chol. < 100 mg/dl ), menjaga tekanan darah agar tidak tinggi/ terkontrol (130/80 mmhg pada non-diabetes dan 120/70 mmhg pada pasien diabetes), berhenti merokok, menghindari makanan berlemak, mencukupkan konsumsi sayur dan buah-buahan, berolahraga teratur, mengurangi berat badan, dan mengurangi stres. Untuk mengetahui secara dini ada-tidaknya PJK, kita memerlukan beberapa tahap pemeriksaan. Pertama, berkonsultasilah ke dokter jantung untuk mengetahui adanya keluhan dini PJK, hipertensi, dan kelainan irama/debar jantung seseorang dengan pemeriksaan ECG. Kedua, pemeriksaan laboratorium darah untuk menentukan faktor risiko, seperti pemeriksaan gula darah, kolesterol darah, fungsi ginjal, asam urat, dan faktor risiko lainnya. Ketiga, melakukan treadmill test atau yang saat ini lebih akurat lagi yaitu pemeriksaan MS CT Cardiac 64 Slice (scanning jantung ). Atau, diagnostik yang paling akurat adalah melakukan kateterisasi jantung koroner. Pada prinsipnya, mencegah penyakit jantung koroner adalah lebih mudah, murah, aman serta bermanfaat di hari depan

7 Cincin koroner (stent) Teknomedis Kemajuan Pengobatan PJK Oleh Dr. M. Taufik Arifin Pohan, Sp. JP Sekitar pukul sebelas pagi, seorang laki-laki berusia 49 tahun menelepon istrinya yang baru saja berangkat ke kantor. Si laki-laki meminta istrinya untuk kembali ke rumah karena ia merasakan nyeri dada yang tadi pagi dikeluhkan. Si laki-laki merasakan nyeri di dadanya berulang, menghebat, disertai keringat dingin, dan lemas. Tak berapa lama, sang istri kembali ke rumah dan segera membawa sang suaminya ke Emergensi RSPI. Setibanya di bagian emergensi, setelah diperiksa dokter jaga dan dokter jantung, si suami diindikasi mengalami serangan jantung. Selanjutnya, pasangan suami-istri tersebut diterangkan untuk menentukan pilihan pemberian obat penghancur bekuan (trombolisis) atau tindakan pemasangan stent segera. Singkat cerita, sang suami dilakukan pemasangan stent (cincin koroner) dengan hasil sangat memuaskan (total waktu saat sakit dada sampai pemasang stent kurang dari 3 jam). Semua keluhan serta kelainan EKG berangsurangsur membaik normal kembali seperti tidak pernah mengalami serangan jantung sebelumnya. Kejadian ini benar terjadi sekitar pertengahan Juni 2008 lalu di RS Pondok Indah. Berdasarkan peristiwa di atas, dapat disimpulkan bahwa pengobatan defenitif penyempitan atau sumbatan pembuluh darah koroner saat ini sudah sangat maju. Teknik pemasang stent terus berkembang sehingga hampir tidak ada kasus penyempitan maupun sumbatan pembuluh darah jantung koroner yang tidak bisa untuk dipasang stent. Ilustrasi di atas adalah suatu contoh bagaimana teknik pemasangan stent pada saat serangan jantung (primery PCI) pada golden period (jeda waktu yang terbaik atau kurang dari 3 jam) sangat menolong penderita saat serangan jantung terjadi, baik saat itu maupun untuk waktu-waktu mendatang. Hal ini berdasarkan penelitian Zwole, Belanda, dan lain-lain. Pemasangan stent atau balon koroner adalah suatu tindakan defenitif dalam pengobatan adanya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah arteri koroner. Tindakan tersebut merupakan sejenis operasi ringan dan tanpa bius umum. Jadi, hanya dilakukan bius lokal di lipat paha atau di pergelangan lengan kanan (seperti tindakan mencabut gigi). Hal ini dilakukan agar pasien tetap sadar dan dapat melihat prosedur yang dijalaninya. Hampir semua keadaan penyempitan di pembuluh darah koroner; baik yang akut maupun yang kronis, yang hanya satu atau yang banyak penyempitan, penyempitan pendek maupun yang panjang, di pembuluh darah percabangan maupun yang lurus, bahkan yang sudah tersumbat, dapat dilakukan pemasangan stent koroner. 10

8 Teknomedis Kapan Seseorang Perlu Dilakukan Pemasang Stent Koroner? Jika gejala, keluhan, dan data pemeriksaan baik dari rekaman jantung (EKG), treadmill test, scaning jantung, serta kateterisasi jantung koroner membuktikan adanya penyempitan, maka pasien tersebut merupakan kandidat terbaik untuk dilakukan pemasangan stent koroner. Beberapa jenis stent koroner saat ini dapat menjadi pertimbangan dokter jantung intervensi dan pasien untuk digunakan pada penderita penyempitan pembuluh darah koroner. Jika penyempitan panjang serta pembuluh darahnya kecil dan disertai penyakit lain seperti kencing manis, sebaiknya stent yang digunakan yang mengandung lapisan obat (drugs eluting stent). Pada penyempitan pendek, pembuluh darah koronernya besar dan tidak ada diabetes cukup dengan stent tanpa obat (non drugs eluting stent). Pemeliharaan atau pencegahan terjadinya penyempitan kembali pada stent koroner adalah dengan menjaga faktor risiko penyempitan pembuluh darah koroner. Faktor risiko tersebut bisa Anda cegah dengan menjaga kadar kolesterol darah, stop merokok, menjaga kadar gula darah pada penderita diabetes, menjaga tekanan darah agar terkontrol jika ada tekanan darah tinggi, olahraga teratur, dan menurunkan berat badan mencapai ideal. Jika hal tersebut tidak dilakukan, bukan tidak mungkin penyempitan akan terulang, dan mungkin di tempat lain yang tidak ada stentnya. Selain itu, minum obat yang teratur sesuai petunjuk dokter dan kontrol ke dokter jantung secara teratur, merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Tindakan intervensi invasif lain di bidang penyakit jantung juga berkembang dengan pesat. Dengan kemajuan tersebut, sudah bisa dilakukan penutupan bila adanya kebocoran sekat jantung (ASD/VSD) dan mendeteksi adanya lubang antara pembuluh di luar jantung (PDA). Selain itu, pembengkakan pembuluh darah nadi utama (aorta) juga sudah dapat dilakukan dengan teknik seperti pemasangan stent koroner, tanpa harus operasi bedah jantung. Pemeliharan atau pencegahan terjadinya penyempitan kembali pada stent koroner adalah dengan menjaga faktor risiko penyempitan pembuluh darah koroner. Sekali lagi, Anda harus ingat, mencegah lebih baik, aman, dan murah daripada mengobati. Hiduplah dengan sehat tidak merokok, olah raga teratur, hindari makanan lemak dan karbohidrat berlebih, serta banyak mengkonsumsi sayur dan buah dan rajinlah untuk memeriksakan kesehatan dengan chek up teratur. Dengan demikian, kelainan dini penyakit jantung koroner dan penyakit kardiovaskuler lainnya dapat segera diketahui. Dan, semua fasilitas tersebut tersedia lengkap di RS Pondok Indah yang kita cintai. 11

9 Operasi Bedah Jantung Dari Bayi Sampai Lanjut Usia Ribuan pasien operasi bedah jantung dengan keberhasilan 96% sudah tanganinya sejak tahun Ikuti paparan Dr. Maizul Anwar, Sp. BTKV(K) tentang operasi penyakit menyeramkan ini. Apa gejala penyakit jantung yang banyak menimpa masyarakat? Penyakit jantung yang dikenal di masyarakat banyak adalah penyakit jantung koroner. Gejalanya adalah nyeri dada, serangan jantung dan meninggal mendadak, kelainan katup, kelainan bawaan dari lahir, seperti bayi biru, dan lain-lain. Penyakit jantung juga bisa menimpa anak muda? Iya. Pada bayi, umumnya karena kelainan bawaan. Pada orang muda, penyebab utamanya kelainan katup karena komplikasi dengan rheumatik. Sedangkan, pada orang tua, yaitu penyakit jantung koroner. Apakah operasi bedah jantung di Indonesia sudah terjamin? Teknologi dan penanganan operasi bedah jantung di Indonesia sudah hampir sama dengan negara lain. Memang masih ada beberapa hal kecil yang tidak kita miliki, seperti beberapa peralatan canggih. Tapi, secara prosedur standar, operasi jantung di Indonesia cukup aman dan sama risikonya dengan operasi yang dijalankan di negara lain. Bagaimana operasi bedah jantung di RSPI? RSPI adalah satu-satunya RS yang memiliki tim lengkap. Kita bisa melakukan operasi tanpa bantuan RS lain. Jadi, kita bisa menjalankan operasi sendiri kapan pun. Standar, prosedur, dan peralatannya sudah yang seharusnya. Di RSPI, operasi bedah jantung sudah dilakukan 110 kali dengan kegagalan persentasi 2%. Apa saja tahapan operasi bedah jantung? Seseorang yang mengalami penyakit jantung atau menderita kelainan jantung, pertama-tama, harus menjalani pemeriksaan rutin, seperti EKG, treadmill, echocardiogram, imaging seperti slide CT, kardiologi nuklir, katerisasi. Setelah itu baru dilakukan operasi. Apa saja faktor keberhasilan/kegagalan operasi ini? Pertama, faktor usia menentukan risiko. Misalnya, risiko pada bayi lebih besar dari anak usia 6. Pada orang tua, risiko lebih tinggi. Kedua, kelainan itu sendiri. Jika sudah mengalami komplikasi atau sudah lanjut, maka risiko semakin tinggi. Berapa usia minimal/maksimal yang bisa menjalani operasi bedah jantung? Tidak ada batasan. Mulai dari bayi beberapa hari sampai 12

10 Solusi orang tua usia 90 pun bisa dioperasi. Tergantung kelainan dan tujuannya. Apa suka-duka dalam bedah jantung? Dukanya, tentu, kalau mengalami kegagalan menyelamatkan pasien. Walau sudah dijelaskan risiko kegagalan itu ada, tapi sangat tidak enak untuk kita dan keluarga pasien. Sukanya, kalau operasi berhasil dan membuat pasien sehat kembali. Mengapa bedah jantung tampak sangat menyeramkan? Pertama, mungkin orang tidak/belum mengerti tentang bedah jantung. Operasi dibayangkan sangat berat. Bedah jantung juga merupakan operasi dengan risiko kematian lebih tinggi dari operasi lainnya, walau kenyataannya angka kematian yang ada hanya 1% bahkan kurang. Tapi, kalau kelainannya sudah lanjut dan banyak komplikasi, tentu risikonya juga lebih tinggi. Apakah bedah jantung juga bisa dilakukan dengan laparoskopi? Iya. Itu yang dinamakan minimal invasif. Kita sedang dalam proses ke sana. Yang saat ini kita kerjakan secara rutin adalah operasi bedah jantung tanpa menggunakan mesin. Jadi, operasi dilakukan dengan keadaan jantung pasien masih berdenyut. Operasi apa saja yang sudah dijalani di RSPI? Kita sudah melakukan operasi kelainan katup, bocor atrium/sekat serambi jantung, bocor bilik jantung, baypass koroner, dan aneurisma aorta (pelebaran pembuluh darah aorta dengan diseksi). Sebenarnya, apa penyebab penyakit jantung? Sebagian besar karena gaya hidup. Seperti di barat, banyak makan lemak, malas bergerak dan kurang makan sayur sehingga terjadi pengendapan kolesterol. Untuk ke depan, masyarakat kita mesti disadarkan untuk berhenti merokok, biasakan hidup sehat, makan makanan sehat, berolahraga, dan kontrol kolesterol. Stres yang berkelanjutan juga bisa menjadi faktor penyebab karena berakibat hipertensi yang selanjutnya berakibat penyakit jantung. Kalau sudah bekerja lima hari seminggu, maka Sabtu- Minggu beristirahatlah, atau berolahraga dengan keluarga. 13

11 Terminologi 1 Pembuluh darah perifer Pembuluh darah kecil Diabetes melitus Disebut juga penyakit kencing manis, yaitu ditandai dengan tingginya kadar glukosa (gula) dalam darah. Treadmill test Disebut juga stress test atau exercise test, untuk mengetahui seberapa baik/ buruk kerja jantung dengan melihat seberapa baik/buruk rekaman EKG akibat pasokan darah yang sampai ke jantung. Scanning jantung Deteksi penyakit jantung dengan cara cepat dan non-invasif untuk melihat pembuluh darah dan Ca, tanpa puasa dan suntikan EKG Electrocardiogram (ECG / EKG) adalah perekam aktivitas elektrik yang berlangsung dalam jantung untuk mendeteksi gangguan ritme jantung, penyakit arteri koroner, dan pembesaran dari otot jantung. Obat penghancur bekuan (trombolisis) Salah satu obat yang dibutuhkan saat terjadi penyumbatan atau serangan jantung dengan menghancurkan bekuan darah yang terjadi. Kateterisasi jantung koroner Diagnostik penyakit jantung dan pembuluh darah yang lebih akurat secara invasive melalui pembuluh darah lengan atau paha dengan menggunakan alat kateter. Penyempitan pembuluh darah arteri koroner Yang mengakibatkan serangan jantung karena berhentinya pasokan darah dalam jantung. Tahukah Anda? Dengan treadmill test, ritme jantung, napas, tekanan darah, EKG dan rasa lelah dapat diketahui. Sekitar 50 persen kasus meninggalnya penderita penyakit jantung disebabkan oleh kurang pahamnya si penderita dan orangorang terdekatnya terhadap penyakit ini sehingga penderita tidak sempat dibawa ke rumah sakit. Risiko PJK yang lebih tinggi akan dialami pula oleh wanita yang berusia di atas 35 tahun dengan kebiasaan merokok. Yang perlu dilakukan saat seseorang terkena serangan jantung adalah segera hentikan aktivitas, dibaringkan, ditenangkan, dan dilonggarkan pakaiannya, lalu segera bawa ke rumah sakit. Scanning jantung hanya memerlukan waktu 5-10 menit. Sumber: Institut Jantung Negara / Foto: 14

12 Diary Rully Anwar Vonis Jantung Koroner di Usia Muda Jangan berpikir bahwa Anda masih muda dan terbebas dari penyakit jantung! Mulai sekarang perbaiki pola hidup atau Anda harus mengakui bahwa sehat itu mahal. Kira-kira demikian pengakuan Rully Anwar (37 thn), staf product development PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), Jakarta, yang baru menjalani bedah by pass akibat penyakit jantung koroner yang diidapnya. Bukan rahasia lagi, penyakit jantung dan stroke merupakan momok. Bahkan, sekarang ini penyakit jantung menempati urutan pertama penyebab kematian di Indonesia. Dijelaskan secara sederhana, penyakit ini disebabkan terjadinya penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri koroner (atherosklerosis). Penyempitan dan penyumbatan tersebut disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida). Akibatnya, kebutuhan otot jantung akan oksigen tidak terpenuhi. Meski demikian, masyarakat kita masih percaya bahwa penyakit jantung dan stroke merupakan penyakit monopoli orang tua. Dulu, memang penyakit tersebut diderita orang tua usia 60 ke atas. Harus diakui, usia merupakan salah satu faktor risiko penyakit ini. Sayangnya, sekarang ini ada kecenderungan penyakit ini diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini terjadi karena adanya perubahan gaya hidup, terutama pada orang muda perkotaan modern. Ya kalau pertama didiagnosa, menurut pengamatan dokter, memang ada kaitannya dengan gaya hidup. Kita orang kantor sangat rentan dengan penyakit. Apalagi, kita yang di Jakarta. Ada kaitannya juga dengan stres dan kurang olahraga, jelas Rully Anwar, saat ditemui di kantornya di bilangan Sudirman. Sejumlah perilaku, seperti mengkonsumsi makanan siap saji (fast food) yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi, kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, kerja berlebihan, kurang berolahraga, dan stres, telah menjadi gaya hidup manusia, terutama di perkotaan. Padahal kesemua perilaku tersebut dapat Foto: Herry Ananta 16

13 Diary merupakan faktor-faktor penyebab penyakit jantung dan stroke. Hal itu jugalah yang akhirnya harus diakui bapak dua anak ini. Awalnya, dia sendiri mengaku kaget menerima vonis tersebut. Saya kaget. Keluarga saya kaget. Teman-teman saya di sini juga kaget. Semua orang pasti akan kaget karena nggak nyangka bahwa seumur kita ini kena penyakit jantung. Tadinya saya ragu. Kok secepat ini saya sakit jantung, jadi semacam vonis. Tapi memang, umur itu bukan jaminan untuk menolak penyakit, hahaha! ungkap penghobi olahraga golf ini. Mungkin karena kelalaian kita. Hidup di kota metropolitan, kita jadi menggampangkan dan tidak memperhatikan kesehatan. Sampai akhirnya saya sepakat dan berprinsip, sehat itu mahal, tambahnya. Dari berbagai penyakit jantung, yang umumnya ditakuti adalah jantung koroner karena menyerang pada usia produktif dan dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak. Dari pengakuan Rully sendiri, ia mengidap penyakit Jantung koroner. Awalnya, Rully malah tidak menduga bahwa ia mengidap sakit jantung karena gejalanya yang tidak umum menurutnya. Mulainya sangat gampang, saya pikir. Memang kita nggak pernah tahu jantung itu dari mana mulainya. Kebanyakan, kan, tahunya sakit jantung itu dari dada. Kalau saya dari tenggorokan, sekitar dua bulan yang lalu. Saya pikir cuma penyakit biasa. Lama-lama, kok, larinya ke dada, paparnya. Nyatanya, memang, gejala penyakit jantung inilah yang tidak disadar orang-orang karena dianggap sepele, mulai dari sesak napas, nyeri dada (khususnya sisi kiri), sakit pada ulu hati, leher terasa tertekan, seperti tercekik, atau nyeri yang menjalar ke daerah bahu serta lengan kiri sampai jari-jari. dan ternyata memang ada gangguan. Dari sana saya tahu bahwa penyakit jantung ini bisa bermacam jenis dan gejala awalnya. Mengenai treatment pihak RS Puri Indah dalam menangani penyakitnya, Rully mengaku sangat puas. Untuk kualitas dokter saya anggap sudah cukup bagus. Penanganannya juga cepat dan kerja para suster juga mendukung. Untuk teknologi, pihak RSPI sudah bagus dalam arti tanggap dengan teknologi terkini dan kerjanya efektif, ungkap pria kelahiran 14 April ini. Mengenai kesannya setelah divonis jantung dan menjalani bedah jantung, Rully mengaku ada banyak perubahan dalam hidupnya. Ada banyak perubahan yang terjadi pada saya banyak sekali. Baik dari segi penyakit maupun moral yang saya dapatkan. Dari penyakitnya sendiri, sakit-sakit di tenggorokan dan dada yang saya rasakan sebelum bedah bypass, sudah tidak ada sama sekali. Mengenai moralnya, awalnya, saya sedih, umur segini, kok yah sudah sudah kena sakit jantung yang dominan dialami orang tua. Tapi saya bersyukur, Tuhan masih sayang sama saya, saya masih diberi kesempatan hidup. Akhirnya memang kembali kepada diri kita, kesehatan harus kita jaga, paparnya polos. Rully percaya bahwa pengalamannya ini adalah sign sekaligus pelajaran baginya, juga orang lain agar lebih peduli pada kesehatan. Jadi kalau bisa saya berharap pada teman-teman atau orang yang belum terkena penyakit jantung, rajin-rajin olah raga dan jauhi stres. Hidup normal, lah. Nggak usah yang macem-macem, nggak usah terlalu ngotot, apa adanya saja, semampu kita. Kalau sudah stres, cepat-cepat relaksasi, menanangkan diri, baru mulai lagi, ungkap Rully berpesan. Saya bersyukur, Tuhan masih sayang sama saya. Saya masih diberi kesempatan hidup. Berangkat dari ketidaknyamanan saat beraktivitas dan perasaannya yang terlanjur gelisah, akhirnya Rully memberanikan diri untuk memeriksa. Akhirnya, saya cek ke RS Puri Indah, 17

14 Nota Sehat Alergi dan Pencegahannya Sejauh mana Anda faham mengenai alergi? Dr. Iris Rengganis, SpPD-KAI, Poli Alergi Imunologi RS Pondok Indah, memaparkan apa dan bagaimana pencegahannya. Alergi dapat diartikan sebagai reaksi yang menyimpang terhadap kontak atau terekspos (terpajan) zat asing dengan akibat timbulnya gejala. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas disebut alergen; dapat berupa tungau debu rumah, serbuk sari, spora jamur (alergen hirup), obat, makanan dan gigitan serangga. Alergi dapat timbul pada semua umur, mulai bayi hingga usia lanjut. Reaksi alergi juga merupakan interaksi antara faktor keturunan/genetik dan faktor lingkungan. Selain itu, serangan alergi seperti asma dan eksim muncul bila ada masalah emosi. Untuk mengontrol alergi, kita harus tahu alergen yang berperan sebagai faktor pencetus. Tes Alergi Tes alergi dapat dilakukan pada kulit dan darah. Tes alergi pada kulit ada 2 macam, yaitu tes tusuk kulit (skin prick test) dan tes tempel (patchtest). Tes tusuk kulit dilakukan bagi penderita asma, rinitis alergi, konjungtivitis alergi, dan eksim atopi. Tes ini dilakukan dengan menusuk kulit di area lengan bawah yang telah ditetesi ekstrak alergen. Tes tempel dilakukan untuk penderita alergi jenis eksim kontak/dermatitis kontak. Tes tempel dilakukan dengan menempel bahan-bahan tertentu di kulit punggung dan didiamkan selama 48 jam. Pemeriksaan darah dapat berupa pemeriksaan antibodi IgE spesifik (IgE atopi). jenis-jenis alergi 1. Asma bronkial Disebut juga bengek adalah penyakit kronis yang ditandai adanya hipersensitivitas saluran napas yang menyebabkan penyempitan saluran napas. 2. Rinitis alergi Gejala alergi yang terjadi pada hidung berupa bersin-bersin disertai gatal pada hidung dengan ingus yang encer disertai hidung tersumbat. 3. Urtikaria (biduran, kaligata) Kelainan alergi pada kulit yang berbentuk bentol berwarna merah disertai gatal. Urtikaria ini dapat tersebar di seluruh bagian kulit. 4. Dermatitis Atopi Gejala eksim yang kerap timbul pada masa kanak-kanak. Sering menghinggapo pipi dan daerah lipatan. 5. Konjungtivitis Alergi Bentuk kelainan alergi pada kedua mata dan terjadi berulang. Gejalanya berupa mata gatal, merah dan berair. Sering menyertai rinitis alergi. 6. Alergi Makanan Makanan yang dapat menimbulkan alergi, seperti susu sapi, telur ayam, ikan, atau makanan laut. Gejala dapat berupa bentol, gatal, bahkan sesak napas pada penderita asma. 7. Alergi Obat Berbagai jenis obat sering menyebabkan reaksi alergi. Segera hentikan obat tersebut dan konsultasi pada dokter Anda. Mencegah Alergi Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tidak memelihara binatang dalam rumah. Hindari rokok/asap rokok dan polusi asap lainnya. Untuk penderita asma, hindari penggunaan pewangi ruangan, parfum, atau obat antinyamuk. Jangan menggunakan pendingin udara (AC) terlalu dingin. Hindarilah makanan, minuman, maupun obat-obatan yang diduga menimbulkan alergi. 18

15 Dia adalah wanita pertama yang menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Mari berkenalan lebih jauh dengan salah satu dokter spesialis mata kebanggaan RS Pondok Indah ini. Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K) Saya Jadi Dekan Bukan karena Saya Perempuan Profil Tampil segar saat ditemui di ruang praktiknya, di Klinik Mata RS Pondok Indah Jakarta, Sabtu pagi, 14 Juni 2008, ibu dua putra ini mengungkapkan bagaimana ia selalu menginginkan perubahan dan perbaikan untuk maju, baik sebagai dokter, pribadi wanita, ibu, dan dekan. Dr. Ratna memulai karirnya sebagai dokter sejak tahun Ia memilih menjadi dokter spesialis mata dengan alasan bahwa mata adalah organ tubuh yang paling penting sebagai sumber informasi. Aktif di Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) dan FKUI, Dr. Ratna baru saja memasuki jenjang yang cukup penting dalam karirnya, yaitu menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Pengangkatannya yang bertepatan pada Hari Kartini, 21 April 2008 lalu, menjadi momen yang istimewa karena dia adalah dekan wanita pertama di FKUI. Tapi, mengenai ini dia berkomentar, Saya diangkat menjadi dekan bukan karena saya perempuan, tapi karena ideide yang saya ajukan untuk program FKUI. Sebagai dekan pada fakultas kedokteran tertua dan terbaik di Indonesia, Dr. Ratna memprioritaskan programnya pada tiga bidang, yaitu pendidikan dengan kurikulum berbasis kompetensi (KBK), penelitian (jumlah, kualitas, tema), dan peningkatan mutu SDM staf akademik. Wanita kelahiran Jakarta, 6 Februari 1961 ini yakin bahwa fakultas-fakultas kedokteran di Indonesia, khususnya FKUI, juga bisa menjadi fakultas kedokteran yang diakui dunia. Sebab, pada umumnya, kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia tidak kalah dengan mancanegara. Itulah salah satu alasan kenapa beberapa waktu lalu dia pergi ke Inggris untuk membuat kerja sama yang membuat FKUI diakui dunia. Hidup Tidak Mengalir Begitu Saja Tentang hidup dan karirnya saat ini, Dr. Ratna mengatakan, Hidup itu tidak mengalir begitu saja. Semua harus memiliki rencana ke depan. Dan, apa yang saya rencanakan dan cita-citakan, saya akan berusaha mencapainya. Karena itu, menurutnya, bukan masalah perempuan atau laki-laki, memiliki jabatan atau tidak, setiap individu harus mampu memperjuangkan cita-citanya dan terus melakukan perbaikan di segala hal. Hanya saja, sayangnya, kebanyakan wanita tidak mau mengambil tantangan untuk menjadi pemimpin. Karena itu, ketika namanya diusulkan menjadi calon dekan FKUI, Executive International Council of International Ocular Inflammation Society ini tidak ragu untuk melakukan presentasi mengenai ide-idenya untuk kemajuan FKUI. 19

16 Mata Kering Ringan, tapi Mengganggu Agar mata terasa nyaman dan penglihatan baik, permukaan mata (kornea dan konjungtiva) harus jernih dan lembab. Tugas lapisan air mata ialah selalu membasahi permukaan mata agar tidak terjadi dry eye syndrome atau sindroma mata kering. Dr. Fatma Asyari SpM(K) menjelaskan untuk Anda. Dry eye syndrome adalah gejala yang sangat sering dijumpai, menimpa hampir persen penduduk di dunia, tidak pandang ras, gender, maupun umur. Gejalanya: mata terasa tidak nyaman, seperti iritasi, perih, berair, seperti ada pasir, lengket, gatal, pegal, merah, cepat terasa lelah atau ngantuk. Bahkan, bila sudah terjadi kerusakan sel permukaan (epitel) kornea, bisa terjadi penurunan penglihatan yang signifikan, dan terjadi perforasi kornea dan kebutaan pada kasus lebih lanjut. Kelembapan permukaan mata merupakan keseimbangan antara produksi dan pengeluaran (ekskresi) air mata melalui sistem drainase, yaitu melalui duktus nasolakrimalis serta penguapan. Apabila keseimbangan ini terganggu, mata terasa kering, timbul suatu dry spot pada permukaan kornea sehingga menimbulkan rasa iritasi, perih diikuti refleks mengedip dan mata berair. Apabila keadaan ini dibiarkan berlarutlarut dalam waktu yang lama akan terjadi kerusakan sel epitel kornea dan konjungtiva, bahkan dapat terjadi infeksi, tukak (ulkus) kornea yang dapat berakibat kebutaan. Siapa korbannya? Dengan komputer dan pemakaian AC yang terusmenerus, hampir semua orang pernah mengalami gejala ini. Kebanyakan dari mereka menganggap hal itu sesuatu yang biasa dan tidak perlu diobati. Nyatanya, 1 dari 4 pasien yang datang ke dokter mata adalah penderita dry eye. Dan, kebanyakan dari mereka tidak menyadarinya, sampai bertahun-tahun. 20

17 Cegah Mengapa sampai terjadi dry eye? Sangat banyak faktor penyebab dry eye, baik pada wanita maupun pria. Di antaranya, kuantitas dan kualitas airmata yang kurang baik, neuroanatomic control, serta integritas sel induk pada kornea (stem cell). Namun selain faktor tadi, ada pula: 1.Usia lanjut Dry eye dialami oleh hampir semua penderita usia lanjut, 75% di atas 65 tahun 2.Faktor hormonal Lebih sering dialami oleh wanita, misalnya saat hamil, menyusui, memakai obat kontrasepsi, dan menopause. Pada pria saat andropause. 3.Penyakit Beberapa penyakit seringkali dihubungkan dengan dry eye, seperti arthritis rematik, diabetes, kelainan tiroid, asma, lupus erythematosus, pemphigus, sindrom Stevens- Johnson, sindrom Syogren s, scleroderma, poliarteritis, nodosa, sarcoidosis, sindrom Mickulick. 4.Obat-obatan Beberapa jenis obat dapat menurunkan produksi airmata, seperti antidepresan, dekongestan, antihistamin, anti hipertensi, oral kontrasepsi, diuretic, obat-obat tukak lambung, tranquilizers, beta blockers, anti-muscarinic, obat anestesi umum. Anatomi mata dan saluran drainase airmata. 5.Pemakai lensa kontak mata Terutama soft lens yang mengandung kadar air tinggi, akan menyerap airmata sehingga mata terasa perih, iritasi, nyeri, menimbulkan rasa tidak nyaman/ intoleransi saat menggunakan lensa kontak, dan banyak menimbulkan deposit protein pada lensa. 6.Faktor lingkungan Udara panas dan kering, asap, polusi udara, angin, berada di ruang ber-ac terus menerus akan meningkatkan evaporasi airmata. 7.Lupa mengedip Mata yang menatap secara terus menerus seperti saat membaca, menjahit, menatap monitor TV, komputer, atau ponsel. 8.Pasien operasi refraktif Seperti PRK dan LASIK yang akan mengalami dry eye meskipun hanya untuk sementara waktu. Bagaimana mengobatinya? Pengobatan dry eye sangat tergantung pada faktor yang mendasarinya. Seringkali faktor tersebut tidak dapat dicegah. Prinsip pengobatan dry eye tergantung kondisi dry eye tersebut. Dry eye ringan. Cukup dengan tetes air mata buatan, lubricant pada malam hari, kompres hangat, dan massage kelopak mata jika disertai radang tepi kelopak mata. Dry eye berat. Misalnya pada pasca-sindrom Stevens Johnson, trauma kimia, atau luka bakar, dapat dipertimbangkan memakai bandage contact lens, autologus serum, terapi hormonal, cyclosporin tetes mata, oklusi pungtum, bahkan tindakan operasi bila terjadi komplikasi kornea. Selama ada keluhan, pemakaian obat tetes air mata terutama yang mengandung preservative dapat menimbulkan efek toksik pada kornea. Sebaiknya, konsultasi ke dokter mata jika terjadi reaksi alergi, nyeri, merah, atau penglihatan menurun. Deteksi dini dan pengobatan intensif bila terjadi komplikasi akan sangat membantu. Apabila dry eye disertai kelainan sistemik, perlu dikonsultasikan ke cabang ilmu kedokteran lain. 21

18 Secara klinis, sudah terbukti bahwa buah bernama latin psidium guajava ini memiliki banyak zat bermanfaat bagi tubuh. Buah jambu biji merah banyak mengandung vitamin A, C, mineral, dan zat-zat lain yang diperlukan tubuh. Secara kimia, terbukti bahwa buah, daun, dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung berbagai asam, seperti asam ursolat, psidiolat, kratogolat, oleanolat, guajaverin. The Secret of Psidium Guajava Jambu Merah yang Kaya Manfaat Rasa buah ini memang menggoda. Sayang, bijinya seringkali mengganggu. Meski demikian, jambu biji mengandung banyak zat bermanfaat. Dr. Mus Aida, MARS mengungkapkan lebih jauh tentang buah asal Amerika Selatan ini. itu, diharapkan ekstrak daun jambu biji ini dapat dijadikan obat antivirus dengue. Rencananya, hasil pengujian itu akan dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) untuk uji klinik lebih lanjut. Bila hasilnya positif, ada kemungkinan ekstrak daun jambu ini akan menjadi suplemen dalam mengobati DBD. Jambu biji juga kaya akan fiber yang diketahui membantu mencegah kanker saluran cerna dan menurunkan kolesterol. Kandungan vitamin C dalam buah ini lima kali lebih banyak dibanding jeruk. Vitamin itu terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luar yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C pada jambu biji sanggup memenuhi kebutuhan harian anak berusia tahun yang mencapai mg per hari serta orang dewasa yang mencapai mg per hari. Jambu Merah dan Demam Berdarah Tak hanya buah, daun jambu biji juga sering dimanfaatkan sebagai obat. Kini, tengah dikembangkan jus daun jambu sebagai pencegah demam berdarah. Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan FK-UI, Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dan BPOM, dilaporkan bahwa ekstrak daun jambu biji bisa menghambat pertumbuhan virus dengue, penyebab DBD. Meski baru bersifat pengujian preklinik, bahan itu juga mampu meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu milimeter per kubik tanpa efek samping. Hal ini tentu kabar baik bagi pengobatan DBD, mengingat sampai saat ini obat spesifik demam berdarah dengue (DBD) memang belum ditemukan. Selama ini, pola pengobatan terhadap penyakit ini hanya bersifat pendukung. Oleh sebab Jambu Biji untuk DBD Ramuan 1 Cuci bersih tiga buah jambu biji matang dan mengkal. Kemudian, jambu yang sudah matang di-blender sampai halus, lalu disaring sehingga diperoleh jus jambu biji. Jus jambu biji diminum tiga kali sehari sampai DBD sembuh. Untuk buah yang mengkal, dimakan langsung bersama kulitnya. Biji buah tidak perlu ikut dimakan. Ramuan 2 Cuci dan bersihkan 1 kg daun jambu biji segar, kemudian potong kecil-kecil (dirajang). Blender potongan daun tersebut dengan air secukupnya hingga halus, saring, dan endapkan sehingga ekstrak daun terpisah dengan air. Oven ekstrak daun tersebut agar tahan lama. Cara pemakaian: 1. Masukkan ekstrak ke dalam kapsul, lalu minum dua kali sehari, setiap pagi dan sore. 2. Minum ekstrak daun bersama sirup jambu biji dengan takaran 1 sendok teh untuk 1/2 liter sirup yang diencerkan. Minum secara teratur sampai sembuh. 22

19 Feminin KISTA OVARIUM Waspadai Nyeri Saat Haid Informasi mengenai kista ovarium perlu diberikan kepada siapa saja, tak hanya perempuan. Jadi, ikuti paparan Dr. Aswin W. Sastrowardoyo Sp. OG mengenai gangguan yang satu ini. Di sebelah kiri dan kanan rahim perempuan terdapat 2 buah organ yang disebut ovarium atau indung telur. Ovarium berfungsi dalam proses reproduksi baik sebagai tempat keluarnya sel telur, maupun sebagai tempat dikeluarkannya hormon-hormon perempuan. Hormon-hormon adalah zat kimia yang mengatur kerja sel tubuh maupun organ tubuh tertentu. Setiap bulan terjadi yang disebut ovulasi, yaitu keluarnya sebuah sel telur dari ovarium. Sel telur itu akan berjalan dari ovarium masuk ke dalam rahim melalui saluran telur. Hormon-homon perempuan yang diproduksi di ovarium adalah estrogen dan progesterone yang mengatur siklus haid dan kehamilan. Selain itu, kedua hormon ini mempengaruhi bentuk tubuh, payudara, dan rambut tubuh perempuan. Kista adalah kantung berisi cairan yang bisa terdapat di mana saja di dalam tubuh manusia. Di dalam ovarium bisa terbentuk beberapa macam kista. Yang paling sering terbentuk adalah kista fungsional yang sering terbentuk saat siklus haid yang normal. Setiap bulan terbentuk kantung kecil yang disebut folkel yang berisi sel telur dan cairan di dalam ovarium. Pada saat sel telur sudah matang, sel telur akan lepas dengan pecahnya kantung tadi. Kemudian kantung yang sudah pecah itu masih mengeluarkan hormon-hormon sampai saatnya hamil atau sampai saatnya akan haid lagi. Satu tipe kista fungsional di ovarium terjadi karena tidak pecahnya kantung folikel tadi, yang bisa terus tumbuh. Kista yang demikian biasanya akan mengecil dan menghilang setelah satu sampai tiga bulan. Kista fungsional lain adalah kista corpus luteum, yang terbentuk karena setelah kantung folikel pecah dan mengeluarkan sel telur, kantung itu menutup kembali dan cairan mengumpul di dalamnya. Kista seperti ini akan menghilang lagi setelah beberapa minggu, akan tetapi bisa juga mengganggu kalau terpuntir atau berdarah sehingga menyebabkan nyeri. Obatobatan tertentu yang dipakai untuk membuat ovulasi meningkatkan risiko kista fungsional. Kistakista seperti ini tidak pernah menjadi kanker. Kista lainnya adalah kista cokelat atau endometrioma. Disebut kista cokelat karena berisi cairan cokelat kental. Kista seperti ini tumbuh di dalam ovarium perempuan dengan penyakit 24

20 Feminin endometriosis. Penyakit ini ditandai dengan tumbuhnya jaringan lapisan dalam rahim, yang disebut lapisan haid, di luar rahim. Kalau jaringan ini tumbuh di dalam ovarium terbentuklah kista cokelat. Cairan cokelat itu sebenarnya darah haid yang terkumpul di sana. Kista jenis ini dapat menyebabkan nyeri haid dan nyeri pada saat hubungan badan. Endometriosis sering menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan anak. Ada juga kista yang disebut cystadenoma, tumbuh di lapisan luar ovarium, berisi cairan bening atau cairan kental. Kista jenis ini dapat tumbuh besar sekali dan menyebabkan rasa sakit. Dan, selain itu adalah kista dermoid. Kista jenis ini seringkali berisi rambut, lemak, bahkan gigi. Kista ini dapat menjadi besar dan terasa nyeri. Ovarium polikistik adalah keadaan di mana sel-sel menjadi matang di dalam ovarium, akan tetapi kantung folikel tidak pecah untuk mengeluarkan sel telur. Hal ini terjadi pada setiap siklus haid sehingga terbentuk banyak kista-kista kecil di dalam ovarium. Kista seperti ini akan mengganggu kesuburan, siklus haid, dan mengganggu bentuk tubuh dan rambut tubuh karena perubahan hormon yang disebabkannya. Yang dirasakan oleh wanita yang mempunyai kista ovarium berbeda-beda bergantung tipe kista dan ukurannya. Yang bisa timbul adalah keluhan rasa tertekan, rasa penuh atau nyeri di daerah perut, rasa nyeri di punggung bawah atau paha, gangguan saat berkemih, nyeri saat berhubungan, penambahan berat badan, nyeri haid, gangguan perdarahan saat haid, mual dan muntah, dan nyeri payudara. Kadangkala kista ovarium bisa tanpa gejala sama sekali sampai ukurannya sudah cukup besar. Kista ovarium ditemukan dengan cara pemeriksaan panggul rutin. Dokter akan dapat meraba pembesaran dari indung telur. Bila ditemukan kista ovarium, dokter dapat melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang memakai gelombang suara untuk melihat bagian dalam tubuh manusia. Dengan USG, dokter dapat mengukur besarnya kista, melihat bentuknya, melihat lokasinya dan melihat isinya. Untuk mengetahui apakah kista ovarium jenisnya kanker atau tidak dokter akan periksa pemeriksaan darah yang disebut CA Pada keadaan kanker CA-125 akan naik tinggi. Akan tetapi, beberapa kanker tertentu tidak menyebabkan peningkatan ini dan juga beberapa keadaan tertentu dari tubuh juga meningkatkan CA-125 ini. Cara mengobati kista ovarium: 1. Menunggu dan observasi. Pasien diperiksa lagi setelah satu sampai tiga bulan untuk melihat perubahan ukuran kista. 2. Operasi. Kalau kista indung telur tidak menghilang setelah beberapa bulan, bahkan membesar, atau mencurigakan pada saat pemeriksaan USG. Pembedahan juga dilakukan kalau terjadi rasa nyeri atau pada wanita pasca menopause. Pembedahan dapat dilakukan dengan cara laparoskopi atau laparotomi. Laparoskopi dilakukan bila kistanya kecil dan tidak tampak ganas saat USG. Dalam pembiusan umum dibuat luka-luka kecil di perut untuk memasukkan peralatan untuk melihat dan membuang kista tersebut. Laparotomi adalah pembedahan dengan sayatan yang lebih besar. Ini dilakukan bila kistanya besar atau kalau mencurigakan ganas. Selama operasi, kista dapat diperiksa untuk memastikan apakah kanker atau bukan. Kalau ganas dokter harus mebuang indung telur beserta jaringan lain di sekitarnya seperti rahim dan kelenjar-kelenjar getah bening perut. 3. Pil KB. Pada wanita tertentu yang sering mempunyai kista ovarium, dokter dapat memberi pil kontrasepsi untuk mencegah terjadinya ovulasi. Hal ini akan mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru.

PENGANTAR KESEHATAN. DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY. Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan

PENGANTAR KESEHATAN. DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY. Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan PENGANTAR KESEHATAN DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY PENGANTAR Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan meningkatkan kesehatan, cara mencegah penyakit, cara menyembuhkan

Lebih terperinci

Penyumbatan Pembuluh Darah

Penyumbatan Pembuluh Darah Penyumbatan Pembuluh Darah Penyumbatan pada syaraf otak dikarenakan adanya plak pada pembuluh darah. Plak pada pembuluh darah diakibatkan oleh: 1. Kadar kolesterol total dan LDL tinggi. Selain asupan makanan,

Lebih terperinci

Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya

Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya Diabetes type 2: apa artinya? Diabetes tipe 2 menyerang orang dari segala usia, dan dengan gejala-gejala awal tidak diketahui. Bahkan, sekitar satu dari tiga orang dengan

Lebih terperinci

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner Penyakit Jantung Koroner Penyakit jantung telah menjadi penyakit pembunuh kedua di Hong Kong setelah kanker. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung utama. Menurut statistik dari Departemen

Lebih terperinci

Tingkat Cholesterol Apa artinya, Diet dan Pengobatannya

Tingkat Cholesterol Apa artinya, Diet dan Pengobatannya Tingkat Cholesterol Apa artinya, Diet dan Pengobatannya Apakah Kolesterol Kita dapat mengaitkan kolesterol dengan makanan berlemak, tetapi sebagian besar zat lilin dibuat oleh tubuh kita sendiri. Hati

Lebih terperinci

Bab 1: Mengenal Hipertensi. Daftar Isi

Bab 1: Mengenal Hipertensi. Daftar Isi Bab 1: Mengenal Hipertensi Daftar Isi Pengantar... vii Bab 1. Mengenal Hipertensi... 1 Bab 2. Faktor Risiko... 11 Bab 3. Diagnosis... 17 Bab 4. Komplikasi Hipertensi... 27 Kiat Menghindari Stroke... 33

Lebih terperinci

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB 2 DATA DAN ANALISA BAB 2 DATA DAN ANALISA 2.1 Sumber Data Data mengenai jumlah serta tingkat penderita diabetes di Indonesia didapat dari beberapa website berita dan pengetahuan di media internet : - www.nationalgeographic.co.id

Lebih terperinci

Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko

Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko Apakah kanker rahim itu? Kanker ini dimulai di rahim, organ-organ kembar yang memproduksi telur wanita dan sumber utama dari hormon estrogen dan progesteron

Lebih terperinci

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) Data menunjukkan bahwa ratusan juta orang di seluruh dunia menderita penyakit hipertensi, sementara hampir 50% dari para manula dan 20-30% dari penduduk paruh baya di

Lebih terperinci

Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya

Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya Organ seksual pada wanita, seperti rahim, vagina, dan payudara, masing-masing mempunyai fungsi tersendiri. Kadangkala fungsi organ-organ tersebut

Lebih terperinci

Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya

Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya Apakah diabetes tipe 1 itu? Pada orang dengan diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat membuat insulin. Hormon ini penting membantu sel-sel tubuh mengubah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Masa remaja adalah masa-masa yang akan dilalui dengan berbagai

BAB I PENDAHULUAN. Masa remaja adalah masa-masa yang akan dilalui dengan berbagai BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa remaja adalah masa-masa yang akan dilalui dengan berbagai aktifitas salah satunya adalah belajar. Seseorang yang dikatakan remaja berada dalam usia 10 tahun sampai

Lebih terperinci

Fase Penuaan KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA. Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun)

Fase Penuaan KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA. Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun) KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA Windhu Purnomo FKM Unair, 2011 Fase Penuaan Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun) 1 2 Fase penuaan manusia 1. Fase subklinis

Lebih terperinci

UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Pangan & Kesehatan Copyright 2009

UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Pangan & Kesehatan Copyright 2009 BAB V KOLESTEROL TINGGI Kolesterol selalu menjadi topik perbincangan hangat mengingat jumlah penderitanya semakin tinggi di Indonesia. Kebiasaan dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari berperan penting

Lebih terperinci

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner Penyakit Jantung Koroner Memahami bagaimana jantung bekerja Untuk memahami penyakit jantung, Anda harus terlebih dahulu tahu bagaimana jantung bekerja. Jantung adalah seperti otot lain, membutuhkan darah

Lebih terperinci

PENDAHULUAN INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER

PENDAHULUAN INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER PENDAHULUAN INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER Buku informasi alat kontrasepsi pegangan untuk kader diperuntukkan bagi kader PPKBD dan Sub PPKBD atau Posyandu yang dipelajari secara berdampingan

Lebih terperinci

Bab IV Memahami Tubuh Kita

Bab IV Memahami Tubuh Kita Bab IV Memahami Tubuh Kita Pubertas Usia reproduktif Menopause Setiap perempuan pasti berubah dari anak-anak menjadi dewasa dan perubahan dari dewasa menjadi dewasa yang lebih tua Sistem Reproduksi Perempuan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) LAMPIRAN 1 50 LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan dibawah ini: N a m a : U s i a : Alamat : Pekerjaan : No. KTP/lainnya: Dengan

Lebih terperinci

Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein atau penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua.

Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein atau penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua. PENDIDIKAN KESEHATAN PERAWATAN LANSIA Apa Itu ASAM URAT...?? Nilai normal asam urat : Pria 3,4 7 mg/dl Wanita 2,4 5,7 mg/dl Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein

Lebih terperinci

TEKANAN DARAH TINGGI (Hipertensi)

TEKANAN DARAH TINGGI (Hipertensi) TEKANAN DARAH TINGGI (Hipertensi) DEFINISI Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, dimana

Lebih terperinci

PENCEGAHAN KENCING MANIS (DIABETES MELITUS) DENGAN LARI PAGI DAN KONSUMSI PANGAN YANG KAYA ANTIOKSIDAN

PENCEGAHAN KENCING MANIS (DIABETES MELITUS) DENGAN LARI PAGI DAN KONSUMSI PANGAN YANG KAYA ANTIOKSIDAN PENCEGAHAN KENCING MANIS (DIABETES MELITUS) DENGAN LARI PAGI DAN KONSUMSI PANGAN YANG KAYA ANTIOKSIDAN Oleh : Yoga Setiawan S. 1 (Dalam Lomba Penulisan Artikel Ilmiah Pertanian Berbasis Web TPB IPB 2010)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Triple Burden Disease, yaitu suatu keadaan dimana : 2. Peningkatan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM), yang merupakan penyakit

BAB I PENDAHULUAN. Triple Burden Disease, yaitu suatu keadaan dimana : 2. Peningkatan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM), yang merupakan penyakit BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada beban Triple Burden Disease, yaitu suatu keadaan dimana : 1. Masalah penyakit menular masih merupakan

Lebih terperinci

M.D. : Faculty of Medicine, University of Indonesia, Pulmonologist: Faculty of Medicine, Univ. of Indonesia, 2007.

M.D. : Faculty of Medicine, University of Indonesia, Pulmonologist: Faculty of Medicine, Univ. of Indonesia, 2007. Triya Damayanti M.D. : Faculty of Medicine, University of Indonesia, 2000. Pulmonologist: Faculty of Medicine, Univ. of Indonesia, 2007. Ph.D. :Tohoku University, Japan, 2011. Current Position: - Academic

Lebih terperinci

Glaukoma. 1. Apa itu Glaukoma?

Glaukoma. 1. Apa itu Glaukoma? Glaukoma Glaukoma dikenal sebagai "Pencuri Penglihatan" karena tidak ada gejala yang jelas pada tahap awal terjadinya penyakit ini. Penyakit ini mencuri penglihatan Anda secara diam-diam sebelum Anda menyadarinya.

Lebih terperinci

1. Perbedaan siklus manusia dan primata dan hormon yang bekerja pada siklus menstruasi.

1. Perbedaan siklus manusia dan primata dan hormon yang bekerja pada siklus menstruasi. Nama : Hernawati NIM : 09027 Saya mengkritisi makalah kelompok 9 No 5 tentang siklus menstruasi. Menurut saya makalah mereka sudah cukup baik dan ketikannya juga sudah cukup rapih. Saya di sini akan sedikit

Lebih terperinci

Manfaat Terapi Ozon Manfaat Terapi Ozon Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer diabetes, kanker, stroke, dll

Manfaat Terapi Ozon Manfaat Terapi Ozon Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer diabetes, kanker, stroke, dll Manfaat Terapi Ozon Sebagai Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer untuk berbagai penyakit. Penyakit yang banyak diderita seperti diabetes, kanker, stroke, dll. Keterangan Rinci tentang manfaat

Lebih terperinci

REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH. YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd

REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH. YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd TERDAPAT 6 REKOMENDASI 1. Konsumsi menu Gizi Seimbang 2. Sesuaikan konsumsi zat gizi dengan AKG 3. Selalu Sarapan 4. Pelihara Otak

Lebih terperinci

Lecithin Softgel, Herbal Obat Kolesterol

Lecithin Softgel, Herbal Obat Kolesterol Lecithin Softgel, Herbal Obat Kolesterol Lecithin softgel mengandung 60% atau sekitar 720mg natural sari kedelai konsentrat yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Manusia telah makan kedelai sejak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. data statistik yang menyebutkan bahwa di Amerika serangan jantung. oleh penyakit jantung koroner. (WHO, 2011).

BAB I PENDAHULUAN. data statistik yang menyebutkan bahwa di Amerika serangan jantung. oleh penyakit jantung koroner. (WHO, 2011). BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Serangan jantung merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia. Banyak data statistik yang menyebutkan bahwa di Amerika serangan jantung menempati posisi pertama

Lebih terperinci

OTC (OVER THE COUNTER DRUGS)

OTC (OVER THE COUNTER DRUGS) OTC (OVER THE COUNTER DRUGS) Obat adalah bahan atau panduan bahan-bahan yang siap digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis,

Lebih terperinci

Kritisi jawaban kehamilan Bioreproduksi kelompok 7 no.2

Kritisi jawaban kehamilan Bioreproduksi kelompok 7 no.2 Kritisi jawaban kehamilan Bioreproduksi kelompok 7 no.2 Nama : Retno Jayanti NIM : 09047 Semester 1 Angkatan 12 Saya mengerjakan no.4 dan akan mengkritisi jawaban kelompok 7 no.2 yang dikerjakan oleh Yuliani

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Stroke merupakan suatu gangguan disfungsi neurologist akut yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah, dan terjadi secara mendadak (dalam beberapa detik) atau setidak-tidaknya

Lebih terperinci

CARA YANG TEPAT DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA

CARA YANG TEPAT DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA CARA YANG TEPAT DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA Oleh : Debby dan Arief Dalam tubuh terdapat berjuta-juta sel. Salah satunya, sel abnormal atau sel metaplasia, yaitu sel yang berubah, tetapi masih dalam batas

Lebih terperinci

Written by Administrator Sunday, 07 August :30 - Last Updated Wednesday, 07 September :03

Written by Administrator Sunday, 07 August :30 - Last Updated Wednesday, 07 September :03 Muntah tanpa Sebab Bayi belum selesai makan, tiba-tiba "BOOMM!" Makanannya mengotori baju. Mengapa? Gumoh hingga muntah kerap terjadi pada bayi berusia kurang dari enam bulan. Perilaku ini membuat ibu

Lebih terperinci

Hepatitis: suatu gambaran umum Hepatitis

Hepatitis: suatu gambaran umum Hepatitis Hepatitis: suatu gambaran umum Hepatitis Apakah hepatitis? Hepatitis adalah peradangan hati. Ini mungkin disebabkan oleh obat-obatan, penggunaan alkohol, atau kondisi medis tertentu. Tetapi dalam banyak

Lebih terperinci

Mengapa disebut sebagai flu babi?

Mengapa disebut sebagai flu babi? Flu H1N1 Apa itu flu H1N1 (Flu babi)? Flu H1N1 (seringkali disebut dengan flu babi) merupakan virus influenza baru yang menyebabkan sakit pada manusia. Virus ini menyebar dari orang ke orang, diperkirakan

Lebih terperinci

Kulit yang sehat akan membuat kulit terlihat segar dan cantik alami. Jika memiliki kulit yang sehat, Anda tidak akan memerlukan bantuan warna-warna

Kulit yang sehat akan membuat kulit terlihat segar dan cantik alami. Jika memiliki kulit yang sehat, Anda tidak akan memerlukan bantuan warna-warna Kulit yang sehat akan membuat kulit terlihat segar dan cantik alami. Jika memiliki kulit yang sehat, Anda tidak akan memerlukan bantuan warna-warna make up yang tidak alami untuk menutupi kulit Anda. Rona

Lebih terperinci

BAB XXIV. Kanker dan Tumor. Kanker. Masalah pada leher rahim. Masalah pada rahim. Masalah pada payudara. Masalah pada indung telur

BAB XXIV. Kanker dan Tumor. Kanker. Masalah pada leher rahim. Masalah pada rahim. Masalah pada payudara. Masalah pada indung telur BAB XXIV Kanker dan Tumor Kanker Masalah pada leher rahim Masalah pada rahim Masalah pada payudara Masalah pada indung telur Jenis kanker lain yang sering ditemukan Ketika kanker tidak dapat disembuhkan

Lebih terperinci

BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP)

BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) Artikel ini merupakan sebuah pengetahuan praktis yang dilengkapi dengan gambar-gambar sehingga memudahkan anda dalam memberikan pertolongan untuk

Lebih terperinci

Kanker Testis. Seberapa tinggi kasus kanker testis dan bagaimana kelangsungan hidup pasiennya?

Kanker Testis. Seberapa tinggi kasus kanker testis dan bagaimana kelangsungan hidup pasiennya? Kanker Testis Apa yang dimaksud dengan kanker testis? Kanker testis merupakan tumor ganas pada jaringan testis. Kanker testis dibagi menjadi 2 jenis yaitu sel spermatogonium kanker dan sel spermatogonium

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kekayaan utama yang paling berharga bagi setiap bangsa adalah sumber daya

BAB I PENDAHULUAN. Kekayaan utama yang paling berharga bagi setiap bangsa adalah sumber daya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kekayaan utama yang paling berharga bagi setiap bangsa adalah sumber daya manusia. Nuansa pembangunan di masa mendatang terletak pada pembangunan sumber daya manusia,

Lebih terperinci

KANKER PAYUDARA dan KANKER SERVIKS

KANKER PAYUDARA dan KANKER SERVIKS KANKER PAYUDARA dan KANKER SERVIKS OLEH : Dr. EMI RACHMAWATI. CH PUSAT KLINIK DETEKSI DINI KANKER GRAHA YAYASAN KANKER INDONESIA WILAYAH DKI JL.SUNTER PERMAI RAYA No.2 JAKARTA UTARA 14340 Pendahuluan Kanker

Lebih terperinci

Bab XIV. Infertilitas (Mandul, Tidak bisa punya anak) Apa itu infertilitas? Apa penyebab infertilitas?

Bab XIV. Infertilitas (Mandul, Tidak bisa punya anak) Apa itu infertilitas? Apa penyebab infertilitas? Bab XIV Infertilitas (Mandul, Tidak bisa punya anak) Apa itu infertilitas? Apa penyebab infertilitas? Bahaya dari pekerjaan di rumah atau di tempat kerja yang dapat menyebabkan infertilitas Apa yang dapat

Lebih terperinci

Jika ciprofloxacin tidak sesuai, Anda akan harus minum antibiotik lain untuk menghapuskan kuman meningokokus.

Jika ciprofloxacin tidak sesuai, Anda akan harus minum antibiotik lain untuk menghapuskan kuman meningokokus. CIPROFLOXACIN: suatu antibiotik bagi kontak dari penderita infeksi meningokokus Ciprofloxacin merupakan suatu antibiotik yang adakalanya diberikan kepada orang yang berada dalam kontak dekat dengan seseorang

Lebih terperinci

PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima.

PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima. Menjelang haid atau menstruasi biasanya beberapa wanita mengalami gejala yang tidak nyaman, menyakitkan, dan mengganggu. Gejala ini sering disebut dengan sindrom pra menstruasi atau PMS, yakni kumpulan

Lebih terperinci

Kumpulan Artikel Kesehatan

Kumpulan Artikel Kesehatan Kumpulan Artikel Kesehatan Oleh : Mulyono Rafianto (di rangkum dari berbagai macam sumber) 01. Low Back Pain Low Back Pain (LBP) adalah rasa nyeri yang terjadi di daerah pinggang bagian bawah dan dapat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dampak dari pembangunan di negara-negara sedang berkembang. sebagaimana juga hal ini terjadi di Indonesia, terutama di daerah Jawa

BAB I PENDAHULUAN. dampak dari pembangunan di negara-negara sedang berkembang. sebagaimana juga hal ini terjadi di Indonesia, terutama di daerah Jawa BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan dan perkembangan perekonomian adalah suatu dampak dari pembangunan di negara-negara sedang berkembang sebagaimana juga hal ini terjadi di Indonesia, terutama

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengalami peningkatan. Penyakit-penyakit kronis tersebut, di antaranya: kanker,

BAB I PENDAHULUAN. mengalami peningkatan. Penyakit-penyakit kronis tersebut, di antaranya: kanker, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Jumlah penderita penyakit kronis yang dapat menyebabkan kematian kini mengalami peningkatan. Penyakit-penyakit kronis tersebut, di antaranya: kanker, HIV/AIDS,

Lebih terperinci

3. Jenis kelamin 4. Obesitas. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi : Data Penyakit Kardiovaskuler

3. Jenis kelamin 4. Obesitas. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi : Data Penyakit Kardiovaskuler Setiap tahunnya lebih dari 36 juta orang meninggal karena Penyakit Tidak Menular (PTM) (63% dari seluruh kematian). Lebih dari 9 juta kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular terjadi sebelum

Lebih terperinci

Bab III Sistem Kesehatan

Bab III Sistem Kesehatan Bab III Sistem Kesehatan Sistem Kesehatan Bagaimana mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik? Apabila Anda membutuhkan pelayanan rumah sakit Berjuang untuk perubahan 45 Ketika petugas kesehatan

Lebih terperinci

BAB XXV. Tuberkulosis (TB) Apakah TB itu? Bagaimana TB bisa menyebar? Bagaimana mengetahui sesorang terkena TB? Bagaimana mengobati TB?

BAB XXV. Tuberkulosis (TB) Apakah TB itu? Bagaimana TB bisa menyebar? Bagaimana mengetahui sesorang terkena TB? Bagaimana mengobati TB? BAB XXV Tuberkulosis (TB) Apakah TB itu? Bagaimana TB bisa menyebar? Bagaimana mengetahui sesorang terkena TB? Bagaimana mengobati TB? Pencegahan TB Berjuang untuk perubahan 502 TB (Tuberkulosis) merupakan

Lebih terperinci

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN IX (SEMBILAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PERNAPASAN MANUSIA. A. Organ-Organ Pernapasan

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN IX (SEMBILAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PERNAPASAN MANUSIA. A. Organ-Organ Pernapasan JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN SMP IX (SEMBILAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PERNAPASAN MANUSIA A. Organ-Organ Pernapasan Bernapas merupakan proses yang sangat penting bagi manusia.

Lebih terperinci

Keluhan-keluhan Selama Kehamilan

Keluhan-keluhan Selama Kehamilan Keluhan-keluhan Selama Kehamilan Keluhan-keluhan pada umumnya terjadi selama masa kehamilan. Keluhan tersebut umum didapatkan pada kondisi hamil dan merupakan kejadian yang normal. Keluhan tersebut diantaranya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Cokelat bagi sebagian orang adalah sebuah gaya hidup dan kegemaran, namun masih banyak orang yang mempercayai mitos tentang cokelat dan takut mengonsumsi cokelat walaupun

Lebih terperinci

UKDW BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan yang utama. Hipertensi

UKDW BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan yang utama. Hipertensi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan yang utama. Hipertensi merupakan faktor risiko stroke yang utama 1.Masalah kesehatan yang timbul akibat stoke sangat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. merupakan akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung.

BAB I PENDAHULUAN. merupakan akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Merokok mengganggu kesehatan barangkali merupakan istilah yang tepat, namun tidak populer dan tidak menarik bagi perokok. Banyak orang sakit akibat merokok, tetapi orang

Lebih terperinci

Negara Asal (bagi WNA)

Negara Asal (bagi WNA) Customer Care Centre AXA Tower lt. GF Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.18, Kuningan City Jakarta 12940, Indonesia Tel : +62 21 3005 9005 Fax : +62 21 3005 9008 Email : customer@axa-insurance.co.id Nama Tertanggung*

Lebih terperinci

SISTEM CARDIOVASCULAR

SISTEM CARDIOVASCULAR SISTEM CARDIOVASCULAR Forewords Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti

Lebih terperinci

Perdarahan dari Vagina yang tidak normal. Beberapa masalah terkait dengan menstruasi. Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan

Perdarahan dari Vagina yang tidak normal. Beberapa masalah terkait dengan menstruasi. Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan BAB XXII Perdarahan dari Vagina yang tidak normal Beberapa masalah terkait dengan menstruasi Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan Perdarahan setelah aborsi atau keguguran Perdarahan setelah

Lebih terperinci

PELUANG BISNIS BUDIDAYA JAMBU BIJI

PELUANG BISNIS BUDIDAYA JAMBU BIJI PELUANG BISNIS BUDIDAYA JAMBU BIJI Oleh : Nama : Rudi Novianto NIM : 10.11.3643 STRATA SATU TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2011 A. Abstrak Jambu

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA Hiperurisemia telah dikenal sejak abad ke-5 SM. Penyakit ini lebih banyak menyerang pria daripada perempuan, karena pria memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi daripada perempuan

Lebih terperinci

Puskesmas :... Tanggal pengisian :... RAHASIA KUESIONER PENJARINGAN KESEHATAN PESERTA DIDIK SEKOLAH LANJUTAN

Puskesmas :... Tanggal pengisian :... RAHASIA KUESIONER PENJARINGAN KESEHATAN PESERTA DIDIK SEKOLAH LANJUTAN Puskesmas :.... Tanggal pengisian :... RAHASIA KUESIONER PENJARINGAN KESEHATAN PESERTA DIDIK SEKOLAH LANJUTAN Kuesioner di bawah ini merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengetahui

Lebih terperinci

ABORSI DISUSUN OLEH: NOVIYANTI PUTRI AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDARLAMPUNG

ABORSI DISUSUN OLEH: NOVIYANTI PUTRI AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDARLAMPUNG ABORSI DISUSUN OLEH: NOVIYANTI PUTRI 201207107 AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDARLAMPUNG 2014 Jl. Soekarno-Hatta By Pass (depan polinela) Rajabasa BandarLampung Telp.Fax. 0721 784370 Email: akbid.adila@yahoo.com

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Penyakit kronis merupakan penyakit yang berkembang secara perlahan selama bertahuntahun,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Penyakit kronis merupakan penyakit yang berkembang secara perlahan selama bertahuntahun, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penyakit kronis merupakan penyakit yang berkembang secara perlahan selama bertahuntahun, namun biasanya tidak dapat disembuhkan melainkan hanya diberikan penanganan

Lebih terperinci

PMR WIRA UNIT SMA NEGERI 1 BONDOWOSO Materi 3 Penilaian Penderita

PMR WIRA UNIT SMA NEGERI 1 BONDOWOSO Materi 3 Penilaian Penderita Saat menemukan penderita ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya, baik itu untuk mengatasi situasi maupun untuk mengatasi korbannya. Langkah langkah penilaian pada penderita

Lebih terperinci

Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan.

Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan. Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan. Peningkatan energi dan zat gizi tersebut dibutuhkan untuk

Lebih terperinci

Gagal Ginjal Kronis. 1. Apa itu Gagal Ginjal Kronis?

Gagal Ginjal Kronis. 1. Apa itu Gagal Ginjal Kronis? Gagal Ginjal Kronis Banyak penyakit ginjal yang tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda gangguan pada kesehatan. Gagal ginjal mengganggu fungsi normal dari organ-organ tubuh lainnya. Penyakit ini bisa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN orang dari 1 juta penduduk menderita PJK. 2 Hal ini diperkuat oleh hasil

BAB I PENDAHULUAN orang dari 1 juta penduduk menderita PJK. 2 Hal ini diperkuat oleh hasil BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dewasa ini berbagai laporan kesehatan mengindikasikan bahwa prevalensi penyakit tidak menular lebih banyak dari pada penyakit menular. Dinyatakan oleh World

Lebih terperinci

Waspada Keracunan Phenylpropanolamin (PPA)

Waspada Keracunan Phenylpropanolamin (PPA) Waspada Keracunan Phenylpropanolamin (PPA) Penyakit flu umumnya dapat sembuh dengan sendirinya jika kita cukup istirahat, makan teratur, dan banyak mengkonsumsi sayur serta buah-buahan. Namun demikian,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan zaman dan modernisasi yang terus terjadi saat ini menyebabkan perubahan pola dan gaya hidup masyarakat indonesia terutama di daerah perkotaan. Perubahan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. organ, khususnya mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah (America

BAB 1 PENDAHULUAN. organ, khususnya mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah (America BAB 1 PENDAHULUAN 1.Latar Belakang Penyakit Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang terus menerus dan bervariasi, penyakit metabolik yang dicirikan

Lebih terperinci

mengalami obesitas atau kegemukan akibat gaya hidup yang dijalani (Marilyn Johnson, 1998) Berdasarkan data yang dilaporkan oleh WHO, Indonesia

mengalami obesitas atau kegemukan akibat gaya hidup yang dijalani (Marilyn Johnson, 1998) Berdasarkan data yang dilaporkan oleh WHO, Indonesia BAB 1 PENDAHULUAN Tanaman obat yang menjadi warisan budaya dimanfaatkan sebagai obat bahan alam oleh manusia saat ini untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan

Lebih terperinci

BAB XXIII. Masalah pada Saluran Kencing. Infeksi saluran kencing. Darah pada urin/air kencing. Keharusan sering kencing. Perembesan urin/air kencing

BAB XXIII. Masalah pada Saluran Kencing. Infeksi saluran kencing. Darah pada urin/air kencing. Keharusan sering kencing. Perembesan urin/air kencing BAB XXIII Masalah pada Saluran Kencing Infeksi saluran kencing Darah pada urin/air kencing Keharusan sering kencing Perembesan urin/air kencing Ketika Anda mengalami kesulitan kencing atau berak 473 Bab

Lebih terperinci

Ikan, merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh, tinggi. protein, dan merupakan sumber penting asam lemak omega 3.

Ikan, merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh, tinggi. protein, dan merupakan sumber penting asam lemak omega 3. BAB 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ikan, merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh, tinggi protein, dan merupakan sumber penting asam lemak omega 3. Ikan baik untuk tambahan diet karena

Lebih terperinci

BAB 1 : PENDAHULUAN. kemungkinan diskriminasi dari lingkungan sekitar. Gizi lebih yang terjadi pada remaja,

BAB 1 : PENDAHULUAN. kemungkinan diskriminasi dari lingkungan sekitar. Gizi lebih yang terjadi pada remaja, BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gizi lebih merupakan keadaan patologis, yaitu dengan terdapatnya penimbunan lemak yang berlebihan dari yang diperlukan untuk fungsi tubuh yang normal. (1) Gizi lebih

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. orang yang memiliki kebiasaan merokok. Walaupun masalah. tahun ke tahun. World Health Organization (WHO) memprediksi

BAB 1 PENDAHULUAN. orang yang memiliki kebiasaan merokok. Walaupun masalah. tahun ke tahun. World Health Organization (WHO) memprediksi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari-hari tidak jarang kita jumpai banyak orang yang memiliki kebiasaan merokok. Walaupun masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh merokok

Lebih terperinci

DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA)

DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA) DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA) AFRIYANI, S.Kep 04121004 PRAKTEK PROFESI KEPERAWATAN GERONTIK PSIK-FK UNAND PADANG 2008 Apa itu Diabetes Melitus (DM)..?? Suatu keadaan tingginya kadar gula darah karena

Lebih terperinci

GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA

GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA 1 GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA 2 PENDAHULUAN Keberhasilan pembangunankesehatan Tdk sekaligus meningkat kan mutu kehidupan terlihat dari meningkatnya angka kematian orang dewasa karena penyakit degeneratif

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kanker adalah pertumbuhan dan penyebaran sel secara tidak terkendali, sering menyerang jaringan disekitarnya dan dapat bermetastatis atau menyebar keorgan lain (WHO,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Saat ini gaya hidup modern dengan menu makanan dan cara hidup yang kurang sehat semakin menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga meyebabkan terjadinya

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dunia kerja yang semakin lesu pada saat ini, tetap mampu membuat

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dunia kerja yang semakin lesu pada saat ini, tetap mampu membuat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dunia kerja yang semakin lesu pada saat ini, tetap mampu membuat kebanyakan orang berlomba dan berusaha untuk mendapatkan pekerjaan atau bekerja. Pekerjaan itu

Lebih terperinci

Matahari memungkinkan adanya siklus hujan,penentu cuaca dan iklim.

Matahari memungkinkan adanya siklus hujan,penentu cuaca dan iklim. Matahari adalah sumber cahaya bagi dunia ini dan merupakan sumber energi bagi kehidupan baik bagi manusia,hewan maupun tumbuhan. Matahari memiliki banyak manfaat dan peran yang sangat penting bagi kehidupan

Lebih terperinci

LEAF. Book Bacaan ringkas & terpercaya. & apa yang harus anda ketahui untuk mencegah STROKE

LEAF. Book Bacaan ringkas & terpercaya. & apa yang harus anda ketahui untuk mencegah STROKE LEAF Book Bacaan ringkas & terpercaya & apa yang harus anda ketahui untuk mencegah STROKE & apa yang harus anda ketahui untuk mencegah STROKE Oleh: Yudi Garnadi [FamiliaMedika] Hak cipta milik Yudi Garnadi

Lebih terperinci

B. MANFAAT ASI EKSKLUSIF

B. MANFAAT ASI EKSKLUSIF ASI EKSKLUSIF A. PENGERTIAN Menurut WHO, ASI Eksklusif adalah air susu ibu yang diberikan pada enam bulan pertama bayi baru lahir tanpa adanya makanan pendamping lain. ( www.tabloid- nakita.com, 2005 )

Lebih terperinci

Penerapan Pohon Keputusan dalam Mendiagnosa Penyakit Jantung Koroner

Penerapan Pohon Keputusan dalam Mendiagnosa Penyakit Jantung Koroner Penerapan Pohon Keputusan dalam Mendiagnosa Penyakit Jantung Koroner Candy Olivia Mawalim -13513031 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl.

Lebih terperinci

Kaviti hidung membuka di anterior melalui lubang hidung. Posterior, kaviti ini berhubung dengan farinks melalui pembukaan hidung internal.

Kaviti hidung membuka di anterior melalui lubang hidung. Posterior, kaviti ini berhubung dengan farinks melalui pembukaan hidung internal. HIDUNG Hidung adalah indera yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar atau sesuatu dari aroma yang dihasilkan. Kita mampu dengan mudah mengenali makanan yang sudah busuk dengan yang masih segar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Stroke Menurut World Health Organization (WHO) (2001) seperti yang

BAB I PENDAHULUAN. Stroke Menurut World Health Organization (WHO) (2001) seperti yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Stroke Menurut World Health Organization (WHO) (2001) seperti yang dikutip Junaidi (2011) adalah suatu sindrom klinis dengan gejala berupa gangguan, fungsi otak secara

Lebih terperinci

Penyakit pada Lansia. Gaya Hidup Aktif dan Proses Penuaan dr. Imas Damayanti, M.Kes FPOK-UPI

Penyakit pada Lansia. Gaya Hidup Aktif dan Proses Penuaan dr. Imas Damayanti, M.Kes FPOK-UPI Penyakit pada Lansia Gaya Hidup Aktif dan Proses Penuaan dr. Imas Damayanti, M.Kes FPOK-UPI Semua penyakit ada obatnya kecuali menjadi tua Patofisiologi Penyakit-penyakit yang Berhungan dengan Usia Lanjut

Lebih terperinci

Bab V. Kepedulian Kesehatan Remaja Putri. Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik

Bab V. Kepedulian Kesehatan Remaja Putri. Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik Bab V Kepedulian Kesehatan Remaja Putri Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik Ketertarikan terhadap laki-laki dan seks Tekanan dan Pemaksaan seksual Pertolongan

Lebih terperinci

SKRIPSI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG OLEH : NAMA : MIRA ANDARIAH S A NIM :

SKRIPSI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG OLEH : NAMA : MIRA ANDARIAH S A NIM : TITLE DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DISPLAY SKRIPSI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG OLEH : NAMA : MIRA ANDARIAH S A NIM : 10198028 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KOMPUTER

Lebih terperinci

Soal UKK Penjasorkes Kurikulum 2013 Kelas VII SMP

Soal UKK Penjasorkes Kurikulum 2013 Kelas VII SMP Soal UKK Penjasorkes Kurikulum 2013 Kelas VII SMP Latihan Soal UKK (Ulangan Kenaikan Kelas) Mapel Penjasorkes (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) Kurikulum 2013 Kelas VII SMP 1. Kemampuan tubuh

Lebih terperinci

Disadur dari berbagai sumber oleh. Disadur dari berbagai sumber oleh

Disadur dari berbagai sumber oleh.  Disadur dari berbagai sumber oleh Menjadi awet muda adalah dambaan setiap manusia. Dan penuaan dini merupakan hal yang menakutkan bagi banyak orang khususnya kamu wanita. Mengapa setiap orang ingin kelihatan muda sekalipun pada usia yang

Lebih terperinci

Masalah Kulit Umum pada Bayi. Kulit bayi sangatlah lembut dan membutuhkan perawatan ekstra.

Masalah Kulit Umum pada Bayi. Kulit bayi sangatlah lembut dan membutuhkan perawatan ekstra. Masalah Kulit Umum pada Bayi Kulit bayi sangatlah lembut dan membutuhkan perawatan ekstra. Brosur ini memberikan informasi mendasar tentang permasalahan kulit yang lazimnya dijumpai pada usia dini sebagai

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit. degenerative, akibat fungsi dan struktur jaringan ataupun organ

BAB 1 PENDAHULUAN. Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit. degenerative, akibat fungsi dan struktur jaringan ataupun organ BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit degenerative, akibat fungsi dan struktur jaringan ataupun organ tubuh secara bertahap menurun dari waktu ke waktu karena

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kanker atau karsinoma merupakan istilah untuk pertumbuhan sel abnormal dengan kecepatan pertumbuhan melebihi normal dan tidak terkontrol. (World Health Organization,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. negara untuk lebih serius dalam menangani masalah kesehatan, baik masalah

BAB I PENDAHULUAN. negara untuk lebih serius dalam menangani masalah kesehatan, baik masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah kesehatan di dunia merupakan tanggung jawab bersama dalam menanggulanginya demi terwujudnya masyarakat sehat. Hal ini mendorong setiap negara untuk lebih serius

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kanker merupakan penyakit yang menakutkan karena berpotensi menyebabkan

BAB I PENDAHULUAN. Kanker merupakan penyakit yang menakutkan karena berpotensi menyebabkan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kanker merupakan penyakit yang menakutkan karena berpotensi menyebabkan kematian. Dewasa ini tehnologi telah berkembang pesat dalam mendiagnosis dan menangani penyakit

Lebih terperinci

3. Pemeriksaan Tajam Penglihatan (Visus) dan Buta Warna. Pemeriksaan HBs Ag Malaria (untuk daerah endemis malaria)

3. Pemeriksaan Tajam Penglihatan (Visus) dan Buta Warna. Pemeriksaan HBs Ag Malaria (untuk daerah endemis malaria) Lampiran : Surat No. 224/DL.004/V/AMG-2012 Tanggal 15 Mei 2012 Hal : Pemeriksaan Kesehatan MACAM DAN JENIS PEMERIKSAAN KESEHATAN 1. Riwayat Penyakit (Anamnesis) 2. Pemeriksaan Fisik (Physical Test) 3.

Lebih terperinci

Organ Reproduksi Perempuan. Organ Reproduksi Bagian Dalam. Organ Reproduksi Bagian Luar. 2. Saluran telur (tuba falopi) 3.

Organ Reproduksi Perempuan. Organ Reproduksi Bagian Dalam. Organ Reproduksi Bagian Luar. 2. Saluran telur (tuba falopi) 3. Organ Reproduksi Perempuan Organ Reproduksi Bagian Dalam 2. Saluran telur (tuba falopi) 1. Indung telur (ovarium) 3. Rahim (uterus) 4. Leher Rahim (cervix) 5. Liang Kemaluan (vagina) Organ Reproduksi Bagian

Lebih terperinci

Gangguan Eustachius Sebabkan Infeksi Telinga. Herlina Arsyadi

Gangguan Eustachius Sebabkan Infeksi Telinga. Herlina Arsyadi Gangguan Eustachius Sebabkan Infeksi Telinga Herlina Arsyadi Sudah beberapa hari ini Dita (2 tahun) rewel. Makannya sedikit dan sulit, minum susunya juga bolong-bolong. Kadang mau kadang tidak. Reni (29

Lebih terperinci