DAFTAR PUSTAKA. Ali EM Prospek Pengembangan Industri Maritim di Kabupaten Bangka. Sungailiat: Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DAFTAR PUSTAKA. Ali EM Prospek Pengembangan Industri Maritim di Kabupaten Bangka. Sungailiat: Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka."

Transkripsi

1 DAFTAR PUSTAKA Adimihardja K, Hikmat H Participatory Research Appraisal Dalam Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Bandung: Humaniora Utama Press. Aguero M and Flores S Valuation Cencepts and Techniques with Applications to Coastal Resources in Valuation of Tropical Coastal Resources: Theory and Application of Linnier Programming (Edition, Annabelle Cruz Trinidad), United Nation Economic Commission for Latin America and The Caribbean (ECLAC), Manila, Phillipines. pp9-16. Ali EM Prospek Pengembangan Industri Maritim di Kabupaten Bangka. Sungailiat: Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka. Amien AP Penyusunan Konsep Tata Ruang Kawasan Pantai. Jakarta: Direktorat Bina Tata Perkotaan dan Pedesaan Direktorat Jenderal Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum. Anonimous Laporan Akhir Penelitian Sumber Daya Kelautan di Kawasan Pengembangan dan Pengelolaan Laut Cina Selatan, Khususnya Perairan Bangka, Belitung dan Kalimantan Barat Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI, Jakarta : 102 hal. Anonimous Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan. Kantor Menteri Negara Kependudukan Lingkungan Hidup Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Kep-02/MENKLH/1988. Sekretariat Negara, Jakarta. 57 hal. Anonimous Peraturan Daerah No 11. Pemerintah Kabupaten Daerah Bangka Tahun 2002 Tentang Kawasan Industri Terpadu di Teluk Kelabat. Ariens EJ, Mutschler E, dan Simonis AM Pengantar Toksikologi Umum. Gajah Mada University Press hal.

2 Aronoff S Geographic Information System: A Management Perspective. Otawa Canada: WDL Publication. Arsy OMF Evaluasi Sumberdaya Lahan. Yogyakarta: Departement Physical Geography Fakultas Geografi Universitas Gajah Mada. ASTM Standard Methods for Conducting Static Acute Toxicity Tests with Larvae of Four Species of Bivalve Mollucs. In: Annual book of ASTM Standards, Water and Environmental Technology, vol American Society for Testing Materials, Philadelphia, Pennsylvania, p Atlas RM and Bartha Abundance, Distribution and Oil Biodegradation Potential of Microorganism in Raritan Bay. Environmental Pollution. 4 : Atlas RM Petroleum Degradation and Oil Spill Bioremediation. International Conference on Marine Pollution and Ecotoxicology, January Hongkong. Aunuddin Penyusunan Kegiatan Investasi, Pembentukan Pokmas, Pelatihan dan Penguatan Kelembagaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan dan Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor. Azis IJ Ilmu Ekonomi Regional dan Beberapa Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Aziz A dan Darsono P Beberapa Catatan Mengenai Fauna Ekhinodermata di Daerah Rataan Terumbu Bagian Selatan Gugus Pulau Pari, Pulau-Pulau Seribu, dalam : PRASENO, D.P. (Eds.), Inventarisasi dan Evaluasi Potensi Laut-Pesisir II. Puslitbang Oseanologi -LIPI, Jakarta : Aziz A, Aswandy I dan Giyanto Pengamatan komunitas krustasea dan ekhinodermata bentik di Teluk Jakarta. Lingkungan & Pembangunan 18 (1) : [BAKOSURTANAL] Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional Integrasi Citra Inderaja dan SIG. Study di Teluk Saleh, Pulau Sumbawa. Laporan Penelitian.

3 Bachri TB Dampak Sosial Budaya Kegiatan Pariwisata. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota No. 7 Triwulan I/Maret 1993 ISSN Lembaga Penelitian Perencanaan Wilayah dan Kota (LPP ITB), Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), Jurusan Teknik Planologi Fakultas Teknil Institut Teknologi Bandung. Halaman Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Profil Kelautan Nasional. Jakarta: Panitia Pengembangan Riset dan Teknologi Kelautan serta Industri Maritim. Pusat Pengembangan Geologi Kelautan Bandung dan BPPT. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka Data Pokok Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka Tahun Sungailiat: BAPPEDA Kabupaten Bangka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bangka Tahun Sungailiat: BAPPEDA Kabupaten Bangka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Bangka Dalam Angka. Sungailiat: BPS dan BAPPEDA Kabupaten Bangka. Barnes RSK Estuarine Biology. In : Studies in Biology No. 49. Edward Arnold Ltd. (pbl.) London, 76 pp. Beatley T, Brower DJ and Schwab AK An Introduction to Coastal Zone Management. Island Press, Washington, DC. Bengen DG Identifikasi Permasalahan Pola Pergeseran Sistem Pengelolaan dari Rejim Sentralistik kepada Otonomi Daerah. Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisi dan Lautan IPB dan Departemen Kelautan dan Perikanan. Bengen DG Teknik Pengambilan Contoh dan Analisis Data Biofisik Sumberdaya pesisir. Bogor: PKSPL-IPB.

4 Bengen DG Sinopsis Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Lautan. Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB. Bennekom AJ, Berger G, Helder W and De Vries Nutrient distribution in the Zaire estuary and River Plume. J. Sea Res, 12 : Brown BE Integrated Coastal Management ; South Asia. Departement of Marine Science and Coastal Management, University of New Castle, New Castle upon Tyne, United Kingdom. 200 hal. Budiharsono S Teknik Analisis Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan. Jakarta: Pradnya Paramita. Cerri RD The Effect of Light Intensity on Predator and Prey Behavior in Cyrinid Fish: Factor that Influence Prey Rish. Journal Animal Behavior. London: Bailliare Tindall. Vol. 31 (3): Chambers R Participatory Rural Appraisal Memahami Desa Secara Partisipatif. Yogyakarta: Kanisius. Chanlett ET, Parker DE, Mc Clain EP, Grava S and Natusch DFS Encyclopedia of Environmental Science. 2 nd Edition, Sybil P. Parker (Ed). New York McGraw-Hill Book Co. 858 p. Chapman PM Measurements of The Short-Term Stability of Interstitial Salinities in Subtidal Estuarine Sediments. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 12 : Choe KY, Gill GA and Lehman R Distribution of Particulate, Colloidal, and Dissolved Mercury in San Fransisco Bay Estuary: 1. Total Mercury. Limnology and Oceanography. Vol. 48 (4): ). Clark J Coastal Ecosystem, The Conservation Foundation, Washington DC. 178 p. Clark JR Coastal Zone Management Hand Book. Florida: Lewis Publishers. Collier BD, Coxs GW, Johnson AW, and Miller PC Dynamic Ecology. London: Printice Hall, Inc. Engelwood Cliff. 563 p.

5 Connell DW Biomagnifikasi Senyawaan Lipofilik dalam Sistem Darat dan Perairan. Bioakumulasi Senyawaan Xenobiotik. Des W. Connell (Ed). Jakarta: U.I. Press. Hal: Connell DW and. Miller GJ Kikia dan Ekotoksikologi Pencemaran. Jakarta: U.I. Press. 520 hal. Cox GW Laboratory Manual of General Ecology. MWG. Brown Company, Mennapolis. 1967: 165 pp. Dahuri R, Rais J, Ginting SP dan Sitepu MJ Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita. Dahuri R Pendayagunaan Sumberdaya Kelautan. Lembaga Informasi dan Studi Pembangunan Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pesisir, Pantai dan Pulau-Pulau Kecil Departemen Eksplorasi Lautan dan Perikanan. Dahuri R Aplikasi Teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Perencanaan dan Pengelolaan Tata Ruang Wilayah Pesisir. Bogor: Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor. Danoedoro P Pengelolaan Citra Digital. Teori dan Aplikasinya dalam Bidang Penginderaan Jauh. Yogyakarta: Fakultas Geografi UGM. Darmono Lingkungan Hidup dan Pencemaran. Jakarta: U.I Press. 179 hal. Darwin M Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Hanindita Graha Widia. Davis CC The Marine a nd Freshwater plankron. Michigan State Univ. Press.: 562 pp. [Dirjen Bangda-PKSPL] Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah-Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir Lautan Institut Pertanian Bogor Penyusunan Kebijakan Pengelolaan Wilayah Pesisir Indonesia, Jakarta.

6 Departemen Dalam Negeri Metodologi Zonasi Lahan Pedoman Bagi Staf Bappeda, LREP Part D. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Departemen Dalam Negeri. Departemen Dalam Negeri Penyusunan Kebijakan Pengelolaan Wilayah Pesisir. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Departemen Dalam Negeri dan PK SPL IPB. Departemen Kelautan dan Perikanan Konsepsi Pendekatan Penataan Ruang Dalam Menunjang Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir, Pantai dan Pulau-pulau Kecil. Prosiding Temu Pakar Penyusunan Konsep Tata Ruang Pesisir; Jakarta, 10 Oktober Jakarta: Direktorat Jenderal Urusan Pesisir, Pantai dan Pulau-Pulau Kecil DKP. Lampiran 3. Dexbury AB and Duxbury AC Fundamental of Oceanography Dubuque Iowa: Wm, C. Brown Publisher. Co. Dutton IM Sikap dan Persepsi Masyarakat Mengenai Sumberdaya Pesisir dan Laut di Indonesia. Jurnal Pesisir dan Lautan Indonesian Journal of Coastal and Marine Resources. Volume 3, No. 3, ISSN Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor. Halaman Edyanto CBH Dasar-dasar Pertimbangan Dalam Pengelolaan Lahan di Pulau Weh. Prosiding Seminar dan Lokakarya Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil di Indonesia; Jakarta 7-10 Desember Coastal Resources Management Project (CRMP-USAID), TPSA, BPPT, dan Direktorat Pengelolaan Sumberdaya Lahan dan Kawasan Departemen Dalam Negeri. Halaman D-19. Environmental Protection Agency Water Quality Criteria. Ecological Research Series Washington : 595 p.

7 Fauzi A Teknik Valuasi Sumberdaya Alam dan Lingkungan. PMO-SACDP Pemerintah Daerah Cilacap dengan PKSPL IPB. Fauzi A, S. Anna Pemodelan Sumber Daya Perikanan dan Kelautan. Untuk Analisis Kebijakan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Firor J Perubahan Atmosfir. Sebuah Tantangan Global. Diterjemah oleh Yuliani Liputo. Jakarta: Rosda Jayapura. 150 hal. Fitsgerald WF and Lyons WB Mercury Concentration in Open-Ocean Water: Sampling Procedure. Limnology and Oceanography. Vol. 20 (3): pp. Food and Agriculture Organization of United Nations The State of World Fisheries and Aquaculture. Rome: FAO Fisheries Departement. Fu K Taiwan. Dalam Hotta K dan Dutton IM (Editor) : Coastal Management in The Asia-Pacific Region : Issues and Approaches. Japan International Marine Science and Technology Federation, Tokyo hal French PW Coastal and Estuarine Management, Routledge New York. 251 p. Fridman A World Fisheries What is to be done?. Victoria: Baird Publications. Gagnon G. Pelletier E, Mucci A and Fitzgerald WF Diagenetic Behavior of Methymercury in Organic Rich Coastal Sediments. Limnology of Oceanography. Vol. 41 (3): Gunawan I Typical Geographic Information System (GIS) Applications for Coastal Resources Management in Indonesia. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Indonesian Journal of Coastal and Marine Resources. Volume 1, No.1, ISSN PKSPL-IPB Bogor. Halaman Gunawan I Konsep Resolusi Konflik dalam Penetapan Ruang Wilayah Pesisir. In Prosiding Pelatihan untuk Pelatih Pengelolaan Wilayah Pesisir

8 Terpadu. Bogor, Novemper 2000 (Ed, Dietriech G Bengen), Proyek Pesisir. Bogor. Hallegraeff GM Aquaculturist Guide to Harmful Australian Microalgae. Publ. Fishing Industry Training Board of Tasmania 25 Old Wharf, Hobart, Tasmania CSIRO Div. Of Fihsries, Hobart, Australia. : 111 pp.. Haslett SK Coastal System, Routledge, New York. 218 p. Hawker DW Bioakumulasi Zat yang Mengandung Logam dan Senyawaan Organologam. Bioakumulasi Senyawaan Xenobiotik. Des W. Connell (Ed). Jakarta: U.I. Press. Hal: Heald EJ and Odum WE The contribution of mangrove swamps to Florida Fisheries. Gulf and Carib. Fish Inst. Proc. 22 nd. Ann. Sess: Hidayat A Konsep dan kebijakan Pengembangan Wisata Bahari. Seawatch Indonesia, BPPT, Himateka IPB. Hildebrand M and Goslow GE Analysis Vertebrate Structure. 5th Edition. New York. John Willey and Son. 635 p. Hood MA, Bishop WS, Bishop JFW, Meyer SP and Whelan T Microbial Indicatoprs of Oil-rich Salthmarsh Sediments Appl. Environmenta. Microbiology 30 : Hukom FD, Suharti SR dan Yahmantoro Keanekaragaman Jenis dan Kelimpahan Ikan Karang di Daerah Terumbu Karang Perairan Bangka, Belitung dan Pulau Karimata. Laporan Penelitian Pusat Oseanografi LIPI. Hutabarat S dan Evans SM Pengantar Oseanografi. UI Press hal. Idris I Naskah Akademik Pengelolaan Wilayah Pesisir. Jakarta: Direktorat Jenderal Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan. Ilahude AG Note on The Surface Current System South of Java-Sumbawa. In T. Sugimoto, K. Romintarto, S. Soemodihardjo and H. Nakata (Ed) Prossedings of Third ORI-LIPI Seminar on Southeast Asia Marine Science: Oceanography for Fisheries Japan: ORI University of Tokyo.

9 Ingersoll P Sediment Toxicity. In Fundamentals of Aquatic toxicology. Second edition, Rand, G.M. Ed. New Tork : Hemisphere Pub. Corp. Iskra IV, Linik PN Concentration and Forms of Migration of Cadmium in The Dnieper Reservoirs. Hydrobiology. Journal. Vol. 32 (5 & 6): Jenkins GP and Black KP. Temporal Variability in Settlement of Coastal Fish (Sillaginodes Punctata) Determined by Low-Frequency Hydrodynamic Australian Journal of Marine and Freshwater Research. Victoria Australia: CSIRO. Jorgensen EG Silicate Assimilation by Diatoms. Physiologia. 6, Kartodiharjo Masalah dan Strategi Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagai Basis Pengembangan Pariwisata. Seawatch indonesia, BPPT, Himateka IPB. Kartodiharjo Masalah dan Strategi Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagai Basis Pengembangan Pariwisata. Seawatch indonesia, BPPT, Himateka IPB. Kay R and Alder J Coastal Planning and Management. London: E and FN SPON an im Print of Routledge. Kennish MJ Ecology of Estuaries: Biologycal Aspects. CRC Press. Boston. 391 p. Kennish MJ Ecology of Estuaries: Anthropogenic Effect. CRC Press. London. Vol. 14 (6): 494 p. Kennish MJ Practical Hand Book Marine Science. 2 nd Ed. Boca Raton: CRC Press. 566 p. Kingsford MJ and Suthers IM Dynamic Estuarine Plumes and Fronts: Importance to Small Fish and Plankton in Coastal Water of NSW, Australia. Journal Pergamon, Vol 14 (6):

10 KLH Bahan Penyusunan RPP Baku Mutu Air Laut untuk Mandi, Renang, Biota Laut dan Budidaya Biota Laut. Lokakarya Baku Mutu Air Lingkungan Laut, Bogor, Februari. Knight M Desentralisasi Pengelolaan Wilayah Pesisir di Amerika Serikat: Contoh Bagi Indonesia. Penerbitan Khusus Proyek Pesisir. Rhode Island: Coastal Resources Center, University of Rhode Island. Koesoebiono Plankton dan Produktivitas Bahari. Faperi IPB Bogor : 173 hal Konovalov YD A Review of Binding of Cadmium and Mercury in Fish by Protein Low Molecular Weight Thiol. Hydrobiology. Journal. Vol. 30 (1): Kuiter RH Tropical Reef Fishes of the Western Pacific, Indonesia and adjascent water. Penerbit Gramedia Pustaka Utama Jakarta. 314 hal. Kumar HD and Hader DP Global Aquatic and Atmospheric Environment Springer. 393 p. Kusnadi Nelayan: Strategi Adaptasi dan Jaringan Sosial. Bandung: Humaniora Utama Press. Kusumastanto T Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Bogor: Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB. Laevastu T and Hela I Fisheries Oceanography. New Ocean Environment Services London: Fishing News (Book) Ltd. 238 p. Laevastu T Marine Climate, Weather and Fisheries. Effect of Weather and Climatic Changes on Fisheries and Ocean Resources. New York: Joh Willey and Son, Inc. 204 p. Lawrence D Integrated Coastal Zone Management Training. Great Barrier Reef Marine Park Authority, Canberra, Townsville. Lee JG, Robert SB and Morel FMM Cadmium: A Nutrient for The Marine Diatom Thalassiosira weissflogii. Limnology Oceanography. Vol. 40 (6):

11 Leiske E and Myers R Coral Reef Fishes of Indo Pasific and Caribean. Harper collin Publish. 400 pp. Liaw WK, Chemical and Biological Studies of fish Pond and Reservoir in Taiwan. Chinese America Joint Comission on Rural. Recontruction Fish, Series 7 : 1-43 Liu Kon- Kee and Lee-Shing Fang, Nutrient Cycling in the Penghu Bay: A Study on Nutrient regeneration in sediments in an oyster farm. A eanographica Taiwanica. 17 : Lu FC Toksikologi Dasar. Asas, Organ Sasaran dan Penilaian Resiko. Edisi Kedua. Jakarta: U.I. Press. 428 hal. Lund JWG Studies on Asterionella formosa Hass. II. Nutrients Depletion and The Spring Maximum. J. Ecol. 38, Manig W.1985.Integrierte Rurare Entwicklung. Kieler Wissensschaftliche Vauk.Kiel.Germany Mason RP, Fitzgerald WF, Hurley J,Hanson AK, Donaghay PL and Sieburth JM Mercury Biogeochemical Cycling in A Stratified Estuary. Limnology and Oceanography. Vol 38 (6): Mochtar O Pedoman Perencanaan dan Pengelolaan Zona Pesisir Terpadu. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Departemen Dalam Negeri. Moerrisey D Estuaries, Coastal Marine Ecology of Temperate Australia. A J. Underwood and M.G. Chapman (Ed) Australia: UNSW Press. P: Mubyarto Pengembangan Wilayah, Pembangunan Pedesaan dan Otonomi Daerah; Pengembangan Wilayah Pedesaan dan Kawasan tertentu: Sebuah Kajian Eksploratif. Direktorat Kebijaksanaan Teknologi untuk Pengenbangan Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jakarta. Muchsin I Kebijakan Pelestarian Ekosistem Mangrove Sebagai Jalur Hijau Pantai (Green Belt) Dalam Konteks Otonomi Daerah. Bogor: PK SPL IPB dan Departemen Kelautan dan Perikanan.

12 Mulyanto Lingkungan Hidup Untuk Ikan. Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta. Murti HNC Perencanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Estuaria dengan Pendekatan Tata Ruang dan Zonasi (Studi Kasus Segara Anakan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah); Disertasi. Program Pascasarjana-Pusat Studi Lingkungan, Institut Pertanian Bogor, Bogor 259 hal. Newell GE, Newell RC Marine Plankton. A Practical Guide. Hutchinson of London; 244 hal. I Nirarita E Ekosistem Lahan Basah Indonesia. Bogor: Wetlands International Indonesia Programme. Nontji A Biomasa dan Produktivitas Fitoplankton di Perairan Teluk Jakarta. Bogor. Disertasi. IPB. Tidak dipublikasikan. Nybakken. JW Marine Biology and Ecology Approach, 459 p. Nybakken. JW Biologi Laut: Suatu Pengantar Ekologis. Terjemahan M. Eidman, Dietrich G. Bengen, M. Hutomo, S. Sukardjo. Jakarta: Gramedia 459 hal. Oberlander, Theodore M and Muller RA Essestials of Physical Geography Today, Random House. New York. 493 p. Odum WE Ecologycal Guidelines for Tropical Coastal Development. Switzerland: IUCN. Odum WE Tropic analysis of an estuarine mangrove community. Bull. of Marine Science 22: P2O- LIPI Laporan Akhir Tahun Kappel dan SumberDaya Ikan Bangka- Belitung Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Data Dasar Wilayah Pesisir dan Kelautan Kabupaten Bangka. Sungailiat: Pemda Bangka.

13 Permadi BSB AHP. Jakarta: Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi Universitas Indonesia. Peterson PJ Indicators of Sustainable Development in Industrializing Countries. Malaysia: Institute for Environment and Development. Pomeroy RS Community management and Common Property of Coastal Fisheries in Asia and The Pasific: Concepts, Methods and Experiences. Manila: International Center for Living Aquatic Resources. Prahasta E Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis. Informatika, Bandung. Pratikto WA, Armono HD, Suntoyo Perencanaan Fasilitas Pantai dan Laut. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi UGM. Pratiwi R, Al Hakim I, Aswandy I, Genisa A dan Mudjiono Komunitas fauna epibentik padang lamun di Pulau Pari, Pulau-Pulau Seribu, Dalam : Praseno, D.P. (Eds.), Inventarisasi dan Evaluasi Potensi Laut-Pesisir II. Puslitbang Oseanologi -LIPI, Jakarta : Prescott GW "The Algae, a Review". Nelson : 338 pp. Purwaka TH Industri Maritim dan Kaitannya dengan Otonomi Daerah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengembangan Kapasitas dan Kelembagaan Departemen Eksplorasi Lautan dan Perikanan. Purwanto J Rencana Strategik Pembangunan Kelautan dan Perikanan Pasca Terbentuknya Departemen Kelautan dan Perikanan RI. Bogor: Marine Techno and Fisheries IPB. Purwanto J Pengelolaan Lingkungan Sumberdaya Perairan. Bogor: Fakultas Perikanan dan kelautan IPB. Pusat Penelitian Oseanografi Laporan Akhir Penelitian Sumberdaya Kelautan di Kawasan Pengembangan dan Pengelolaan Laut Cina Selatan, Khususnya Perairan Belitung, Bangka dan Kalimantan Barat. Proyek Penelitian IPTEK Kelautan. Pusat Penelitian Oseanografi LIPI.

14 Rahardjo S Makalah Pelatihan SIG. Depok: F-MIPA UI, Pusat Penelitian Terapan. Raymont JEG Plankton and Productivity in the oceans (Second edition). Vol. 1 : Phytoplankton. Pergamon Press., Oxford : pp. Ritter DF Process Geomorphology, Wm. C. Brown Publisher. Dubuque Project. 1-4 pp. Riyono SH Penentuan Kandungan Seston. Dalam: Metode Analisis Air Laut, Sedimen dan Biota. Buku 2. Horas P. Hutagalung, D. Setiapermana, S.H. Riyono (Editor) : Rosenberg R Stressed Tropical Benthic Fauna Community of Miami, Florida. Ophelia 14 : Ross DA Introduction to Oceanography. Meredith Cooperation. USA. Saaty TL Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin, Proses Hierarki Analitik untuk Pengambilan Keputusan dalam Situasi yang Komplek. Seri Manajemen No. 134/1993. Terjemahan Sapta BU. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta. Saaty TL Decision Making for Leaders, The Analytic Hierarchy Process For Decisions in a Complex World. Pittsburgh: University of Pittsburgh. RWS. Salim E Baku Mutu Lingkungan. KLH, Jakarta : 25 hal. Salthe SN Evolutionary Biology. London: Holt, Rinehart and Winston, Inc. 346 p. Sasono A, Juoro U, Makka AM Pembangunan Regional dan Segitiga Pertumbuhan. Jakarta: Center for Information and Development Studies. Sekretariat Negara Undang-Undang Republik Indonesia No.24/1992 Tentang Penataan Ruang.

15 Sharp JH The Distributions of Inorganic Nitrogen and Dissolved and Particulate Organic Nitrogen in thesea. In : Nitrogen in the Marine Environment. (E. J. Carpenter and D.G. Capone eds ). Academic Press, New York : Shepard KP Nomenclature Based Sand Silt Clay Ratio, Jowcn.Sed. Petral. 24 : Sigit H Perkembangan Dampak Ekonomi Pariwisata Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Edisi Khusus 1994 ISSN Lembaga Penelitian Perencanaan Wilayah dan Kota (LPP ITB), Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), Jurusan Teknik Planologi Fakultas Teknil Institut Teknologi Bandung. Halaman Siregar V Prinsip Dasar Penginderaan Jauh. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Sjafi, i EBI, Bengen DG, Gunawan I Analisis Pemanfaatan Ruang Kawasan Pesisir Teluk Manado, Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Lautan Indonesian Journal of Coastal and Marine Resources. Volume 4, No. 1, ISSN Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor. Halaman Soegiarto A Pedoman Umum Pengelolaan Wilayah Pesisir. Jakarta: Lembaga Oseanologi Nasional. Soemarwoto O Ekologi Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan. Strahler A and Strahler A Introducing Physical Geography, John Willey and Son. New York. 567 p. Subardjo H dan Suwardjo, Pelaksanaan Pemetaan Tanah di Daerah Transmigrasi dalam Pembakuan Sistem Klasifikasi dan Metode Survei Tanah. Cibinong Bogor.

16 Sugandhy A Penataan Ruang dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Sugiarti, Bengen DG, Dahuri R Analisis Kebijakan Pemanfaatan Ruang Wilayah Pesisir di Kota Pasuruan Jawa Timur. Jurnal Pesisir dan Lautan Indonesian Journal of Coastal and Marine Resources. Volume 3, No. 2, ISSN Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor. Halaman Supriharyono Pelestarian Pengelolaan Sumberdaya Alam di Wilayah Pesisir Tropis. Jakarta: Gramedia. Soeriaatmadja RE Ilmu Lingkungan. Penerbit Institut Teknologi Bandung (ITB).Bandung Susilo SB Penginderaan Jauh Kelautan Terapan. Bogor: Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Sutamihardja RTM Kualitas dan Pencemaran Lingkungan Sekolah. Pasca Sarjana Jurusan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB : 41 hal. Sutanto Penginderaan Jauh. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Tomascik T, Anmarie JM, Nontji A, Moosa MK The Ecology of Indonesian Seas-Part Two, Periplus Editions (HK) Ltd., Singapore. 642 p. Tomboelu N, Bengen DG, Nikijuluw VPH, Idris I Analisis Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Terumbu Karang di Kawasan Bunaken dan Sekitarnya, Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Lautan Indonesian Journal of Coastal and Marine Resources. Volume 3, No. 1, ISSN Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor. Halaman Triatmodjo B Teknik Pantai. Jakarta: Beta Offset. 397 hal.

17 Valiela I Marine Ecological Processes. 2 nd Edition. Springer. 686 p. Vitousek PM, Mooney HA, Lubchenco J and Melilo JM Human Domination of Earth s Ecosystem, Science. Wagner GP and Misof BY Evolutionary Modification of Regenerative Capability in Vertebrates: A Comparative Study on Teleos Pectoral Fin Regeneration. The Journal of Expert Zool. Vol. 261 (1): pp. Watras CJ, Morrison KA, Host JS and Bloom NS Concentration of Mercury Species in Relationship to other Site-Specific Factor in The Surface Water of Northern Wisconsin Lakes. Limnology and Oceanography. Vol. 40 (3): pp. Watras CJ Mercury and Methylmercury in Individual Zooplankton Limnology and Oceanography. Vol 37 (6) pp. Welch EB Ecological Effect of Waste Water. Cambridge University Press, Cambrige. Wibowo, Prianto Ch, Endah Nirarita, Shanty S, Djupri Padmawinata, Kusmarini, Syarif M, Yeni H, Kusniangsih dan Sinulingga L Ekosistem Lahan Basah Indonesia: Buku Panduan untuk Guru dan Praktisi Pendidikan, Wetlands International Indonesia Programme, Bogor. 215 p. Wirtky K The Physical Oceanography of South East Asian Waters. La Jolla California: University California Press. Naga Report. Vol 2. Wootton RJ A Functional Biology of Sticklebacks. London: Croom Helm. 265 p. Yakin A Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan: Teori dan Kebijaksanaan Pembangunan Berkelanjutan. Jakarta: Akademika Presindo. Yamaji I Illustrations of the marine plankton of Japan. Hoikusho, Osaka, Japan. 369 p.

18 Lampiran 1 Penggunaan lahan Tahun 1992

19 Lampiran 2 Peta penggunaan lahan pesisir Teluk Kelabat Tahun 2001

V. KESIMPULAN DAN SARAN. Penelitian ini menemukan empat jenis burung madu marga Aethopyga di

V. KESIMPULAN DAN SARAN. Penelitian ini menemukan empat jenis burung madu marga Aethopyga di V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Penelitian ini menemukan empat jenis burung madu marga Aethopyga di lereng selatan Gunung Merapi Yogyakarta, yaitu Burung Madu Gunung, Burung Madu Jawa, Burung Madu

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : Keramba jaring tancap, Rumput laut, Overlay, SIG.

ABSTRAK. Kata kunci : Keramba jaring tancap, Rumput laut, Overlay, SIG. Jurnal PERIKANAN dan KELAUTAN 15,2 (2010) : 111-120 APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PENENTUAN KESESUAIAN KAWASAN KERAMBA JARING TANCAP DAN RUMPUT LAUT DI PERAIRAN PULAU BUNGURAN KABUPATEN NATUNA

Lebih terperinci

STUDI MORFOMETRI DAN JUMLAH KROMOSOM IKAN NILA. (Oreochromis niloticus L.) STRAIN GIFT DAN JICA DI SENTRA

STUDI MORFOMETRI DAN JUMLAH KROMOSOM IKAN NILA. (Oreochromis niloticus L.) STRAIN GIFT DAN JICA DI SENTRA STUDI MORFOMETRI DAN JUMLAH KROMOSOM IKAN NILA (Oreochromis niloticus L.) STRAIN GIFT DAN JICA DI SENTRA PRODUKSI PERIKANAN PADANG BELIMBING KABUPATEN SOLOK SKRIPSI SARJANA BIOLOGI OLEH : REFNA TINOVA

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam 10 tahun terakhir, jumlah kebutuhan ikan di pasar dunia semakin meningkat, untuk konsumsi dibutuhkan 119,6 juta ton/tahun. Jumlah tersebut hanya sekitar 40 %

Lebih terperinci

PENENTUAN PUSAT PUSAT PENGEMBANGAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI DAN LAUT Oleh : Ir Kartika Listriana

PENENTUAN PUSAT PUSAT PENGEMBANGAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI DAN LAUT Oleh : Ir Kartika Listriana PENENTUAN PUSAT PUSAT PENGEMBANGAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI DAN LAUT Oleh : Ir Kartika Listriana Wilayah pesisir dan laut memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah daratan. Karakteristik khusus

Lebih terperinci

Kajian Nilai Ekologi Melalui Inventarisasi dan Nilai Indeks Penting (INP) Mangrove Terhadap Perlindungan Lingkungan Kepulauan Kangean

Kajian Nilai Ekologi Melalui Inventarisasi dan Nilai Indeks Penting (INP) Mangrove Terhadap Perlindungan Lingkungan Kepulauan Kangean EMBRYO VOL. 5 NO. 1 JUNI 2008 ISSN 0216-0188 Kajian Nilai Ekologi Melalui Inventarisasi dan Nilai Indeks Penting (INP) Mangrove Terhadap Perlindungan Lingkungan Kepulauan Kangean Romadhon, A. Dosen Jurusan

Lebih terperinci

Karakteristik Oseanografi Dalam Kaitannya Dengan Kesuburan Perairan di Selat Bali

Karakteristik Oseanografi Dalam Kaitannya Dengan Kesuburan Perairan di Selat Bali Karakteristik Oseanografi Dalam Kaitannya Dengan Kesuburan Perairan di Selat Bali B. Priyono, A. Yunanto, dan T. Arief Balai Riset dan Observasi Kelautan, Jln Baru Perancak Negara Jembrana Bali Abstrak

Lebih terperinci

SILABUS MATA KULIAH. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 Februari 2014. Kompetensi dasar Indikator Materi Pokok Strategi Pembelajaran pengertian dan

SILABUS MATA KULIAH. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 Februari 2014. Kompetensi dasar Indikator Materi Pokok Strategi Pembelajaran pengertian dan SILABUS MATA KULIAH Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 Februari 2014 A. Identitas 1. Nama Mata Kuliah : Quality Assurance Rumah Sakit 2. Program Studi : Profesi Apoteker 3. Fakultas : Farmasi 4. Bobot : 2

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.03/ MEN/2010 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.03/ MEN/2010 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.03/ MEN/2010 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Lebih terperinci

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.16/MEN/2008 TENTANG PERENCANAAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

MODEL PEMILIHAN INDUSTRI KOMPONEN OTOMOTIF YANG RAMAH LINGKUNGAN

MODEL PEMILIHAN INDUSTRI KOMPONEN OTOMOTIF YANG RAMAH LINGKUNGAN MODEL PEMILIHAN INDUSTRI KOMPONEN OTOMOTIF YANG RAMAH LINGKUNGAN Triwulandari S. Dewayana, Dedy Sugiarto, Dorina Hetharia Program Studi Magister Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :

Lebih terperinci

MENGGALI POTENSI SUMBERDAYA LAUT INDONESIA. MAKALAH Disampaikan Pada Workshop Forum Rektor Indonesia USU Medan 5-6 Maret 2015.

MENGGALI POTENSI SUMBERDAYA LAUT INDONESIA. MAKALAH Disampaikan Pada Workshop Forum Rektor Indonesia USU Medan 5-6 Maret 2015. MENGGALI POTENSI SUMBERDAYA LAUT INDONESIA Prof Dr Yusni Ikhwan Siregar MSc, Dipl MS 1) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan UR Kampus Bina Widya Panam, Pekanbaru Riau MAKALAH Disampaikan Pada

Lebih terperinci

MENGUBAH BENCANA MENJADI BERKAH (Studi Kasus Pengendalian dan Pemanfaatan Banjir di Ambon)

MENGUBAH BENCANA MENJADI BERKAH (Studi Kasus Pengendalian dan Pemanfaatan Banjir di Ambon) MENGUBAH BENCANA MENJADI BERKAH (Studi Kasus Pengendalian dan Pemanfaatan Banjir di Ambon) Happy Mulya Balai Wilayah Sungai Maluku dan Maluku Utara Dinas PU Propinsi Maluku Maggi_iwm@yahoo.com Tiny Mananoma

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.68/MEN/2009 TENTANG PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL KEPULAUAN PADAIDO DAN LAUT DI SEKITARNYA DI PROVINSI PAPUA MENTERI

Lebih terperinci

DIKLAT NON GELAR PUSBINDIKLATREN - BAPPENAS 55 DIKLAT NON GELAR COST SHARING IV

DIKLAT NON GELAR PUSBINDIKLATREN - BAPPENAS 55 DIKLAT NON GELAR COST SHARING IV DIKLAT NON GELAR COST SHARING IV Selain diklat-diklat non-gelar fungsional JFP dan diklat Non-Gelar linkage Program yang diadakan sesuai jadwal dan tempat yang ditetapkan sebagaimana tertulis dalam halaman-halaman

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2013 TENTANG PENGESAHAN NAGOYA PROTOCOL ON ACCESS TO GENETIC RESOURCES AND THE FAIR AND EQUITABLE SHARING OF BENEFITS ARISING FROM THEIR UTILIZATION TO THE

Lebih terperinci

PENGUKURAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP HUMAN RESOURCE SCORECARD DI PT JB

PENGUKURAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP HUMAN RESOURCE SCORECARD DI PT JB PENGUKURAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP HUMAN RESOURCE SCORECARD DI PT JB Moses L. Singgih 1, Sri Gunani Partiwi 2 dan Arum S. Dani 3 Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG PENGESAHAN PERJANJIAN ANTARA REPUBLIK INDONESIA DAN REPUBLIK SINGAPURA TENTANG PENETAPAN GARIS BATAS LAUT WILAYAH KEDUA NEGARA DI BAGIAN BARAT

Lebih terperinci

Ketahanan Air Untuk Indonesia: Pandangan Akademisi

Ketahanan Air Untuk Indonesia: Pandangan Akademisi Ketahanan Air Untuk Indonesia: Pandangan Akademisi Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D. Guru Besar Teknik dan Manajemen Sumber Daya Air Universitas Katolik Parahyangan, Bandung 1. Pendahuluan Pada tanggal

Lebih terperinci

STATUS KEBERLANJUTANPENGELOLAAN TERUMBU KARANG DI PULAU HOGOW DAN PUTUS-PUTUS SULAWESI UTARA ABSTRACT

STATUS KEBERLANJUTANPENGELOLAAN TERUMBU KARANG DI PULAU HOGOW DAN PUTUS-PUTUS SULAWESI UTARA ABSTRACT STATUS KEBERLANJUTANPENGELOLAAN TERUMBU KARANG DI PULAU HOGOW DAN PUTUS-PUTUS SULAWESI UTARA Unstain NWJ Rembet 1, Mennofatria Boer 2, Dietriech G Bengen 2, Achmad Fahrudin 2 ABSTRACT A study aimed to

Lebih terperinci

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU 189 Prosiding Seminar Nasional Budidaya Pertanian Urgensi dan Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bengkulu 7 Juli 2011 ISBN 978-602-19247-0-9 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN

Lebih terperinci

Memanfaatkan Jasa Terumbu Karang dan Ekosistem Terkait

Memanfaatkan Jasa Terumbu Karang dan Ekosistem Terkait Memanfaatkan Jasa Terumbu Karang dan Ekosistem Terkait Proyek yang berjudul Memanfaatkan Jasa Terumbu Karang dan Ekosistem Terkait (Capturing Coral Reefs and Related Ecosystem Services CCRES) adalah gagasan

Lebih terperinci

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DUTA BESAR LUAR BIASA DAN BERKUASA PENUH REPUBLIK INDONESIA UNTUK FEDERASI RUSIA MERANGKAP REPUBLIK BELARUS

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DUTA BESAR LUAR BIASA DAN BERKUASA PENUH REPUBLIK INDONESIA UNTUK FEDERASI RUSIA MERANGKAP REPUBLIK BELARUS DAFTAR RIWAYAT HIDUP DUTA BESAR LUAR BIASA DAN BERKUASA PENUH REPUBLIK INDONESIA UNTUK FEDERASI RUSIA MERANGKAP REPUBLIK BELARUS Nama Drs. Djauhari Oratmangun Tempat dan Tanggal Lahir Beo - Sulawesi Utara,

Lebih terperinci

KANDUNGAN TOTAL ZAT PADAT TERSUSPENSI (TOTAL SUSPENDED SOLID) DI PERAIRAN RAHA, SULAWESI TENGGARA

KANDUNGAN TOTAL ZAT PADAT TERSUSPENSI (TOTAL SUSPENDED SOLID) DI PERAIRAN RAHA, SULAWESI TENGGARA 109 KANDUNGAN TOTAL ZAT PADAT TERSUSPENSI (TOTAL SUSPENDED SOLID) DI PERAIRAN RAHA, SULAWESI TENGGARA M.S. Tarigan dan Edward Bidang Dinamika Laut, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan

Lebih terperinci

Epilog & Daftar Pustaka

Epilog & Daftar Pustaka Epilog & Daftar Pustaka Bila aplikasi deret dan transformasi Fourier telah cukup banyak dibahas, maka berikut ini disajikan ilustrasi bagaimana wavelet Haar digunakan dalam analisis dan pemrosesan signal,

Lebih terperinci

KARAKTERISTIK JARING MAKANAN DAN TINGKATAN TROFIK PADA KOMUNITAS IKAN MUARA DI PERAIRAN AJKWA, MINAJERWI DAN KAMORA PAPUA

KARAKTERISTIK JARING MAKANAN DAN TINGKATAN TROFIK PADA KOMUNITAS IKAN MUARA DI PERAIRAN AJKWA, MINAJERWI DAN KAMORA PAPUA KARAKTERISTIK JARING MAKANAN DAN TINGKATAN TROFIK PADA KOMUNITAS IKAN MUARA DI PERAIRAN AJKWA, MINAJERWI DAN KAMORA PAPUA Tesis Untuk memenuhi sebagian persyaratan Mencapai derajat Sarjana S-2 pada Program

Lebih terperinci

KONDISI PERIKANAN TANGKAP DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN (WPP) INDONESIA. Rinda Noviyanti 1 Universitas Terbuka, Jakarta. rinda@ut.ac.

KONDISI PERIKANAN TANGKAP DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN (WPP) INDONESIA. Rinda Noviyanti 1 Universitas Terbuka, Jakarta. rinda@ut.ac. KONDISI PERIKANAN TANGKAP DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN (WPP) INDONESIA Rinda Noviyanti 1 Universitas Terbuka, Jakarta rinda@ut.ac.id ABSTRAK Aktivitas usaha perikanan tangkap umumnya tumbuh dikawasan

Lebih terperinci

e-mail: arli.arlina@gmail.com

e-mail: arli.arlina@gmail.com PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENENTUAN LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI PERAIRAN TELUK GERUPUK, PULAU LOMBOK, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Arlina Ratnasari1 *),

Lebih terperinci

PEMODELAN DAN PERAMALAN DATA DERET WAKTU DENGAN METODE SEASONAL ARIMA

PEMODELAN DAN PERAMALAN DATA DERET WAKTU DENGAN METODE SEASONAL ARIMA Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 3 Hal. 59 67 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PEMODELAN DAN PERAMALAN DATA DERET WAKTU DENGAN METODE SEASONAL ARIMA ANNISA UL UKHRA Program Studi Matematika,

Lebih terperinci

Bab 4 Kelembagaan Kelembagaan Penataan Ruang di Kementerian Lingkungan Hidup

Bab 4 Kelembagaan Kelembagaan Penataan Ruang di Kementerian Lingkungan Hidup 4.3 KELEMBAGAAN PENATAAN RUANG DI KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP Oleh Arie D.D. Djoekardi & Isa Karmisa Ardiputra KEBERADAAN Kelembagaan tata ruang di bidang lingkungan hidup tidak dapat dilepaskan dari

Lebih terperinci

PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN BURUNG PADA PAGI DAN SORE HARI DI EMPAT TIPE HABITAT DI WILAYAH PANGANDARAN, JAWA BARAT

PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN BURUNG PADA PAGI DAN SORE HARI DI EMPAT TIPE HABITAT DI WILAYAH PANGANDARAN, JAWA BARAT ISSN 1978-9513 VIS VITALIS, Vol. 02 No. 1, Maret 2009 PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN BURUNG PADA PAGI DAN SORE HARI DI EMPAT TIPE HABITAT DI WILAYAH PANGANDARAN, JAWA BARAT Hasmar Rusmendro Fakultas Biologi

Lebih terperinci

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, Material, dan Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, Material, dan Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Deputi Big Informasi, Energi, Material, Ba Pengkajian Penerapan Pusat Pengkajian Penerapan (P3TL) mempunyai tugas melaksanakan pengkajian, penerapan, koordinasi penyiapan penyusunan kebijakan nasional

Lebih terperinci

EVALUASI DOSEN SEBAGAI BENTUK PENILAIAN KINERJA. Liche Seniati Chairy

EVALUASI DOSEN SEBAGAI BENTUK PENILAIAN KINERJA. Liche Seniati Chairy EVALUASI DOSEN SEBAGAI BENTUK PENILAIAN KINERJA Liche Seniati Chairy Disampaikan dalam: Workshop Evaluasi Kinerja Dosen oleh Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: 9 April 2005 1 EVALUASI DOSEN SEBAGAI

Lebih terperinci

KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA

KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA Pengelolaan Penelitian di tingkat Universitas Nusa Cendana (Undana), dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian (LP). Dalam melaksanakan

Lebih terperinci

KAJIAN DAYA TAMPUNG RUANG UNTUK PEMANFAATAN LAHAN KOTA TARAKAN TUGAS AKHIR

KAJIAN DAYA TAMPUNG RUANG UNTUK PEMANFAATAN LAHAN KOTA TARAKAN TUGAS AKHIR KAJIAN DAYA TAMPUNG RUANG UNTUK PEMANFAATAN LAHAN KOTA TARAKAN TUGAS AKHIR Oleh : M. HELWIN SETIAWAN L2D 099 434 JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2004

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI MODEL FUNGSI TRANSFER MENGGUNAKAN PEMODELAN ARIMA OTOMATIS GOMEZ-MARAVALL (STUDI KASUS PADA DATA INFLASI INDONESIA)

IDENTIFIKASI MODEL FUNGSI TRANSFER MENGGUNAKAN PEMODELAN ARIMA OTOMATIS GOMEZ-MARAVALL (STUDI KASUS PADA DATA INFLASI INDONESIA) IDENTIFIKASI MODEL FUNGSI TRANSFER MENGGUNAKAN PEMODELAN ARIMA OTOMATIS GOMEZ-MARAVALL (STUDI KASUS PADA DATA INFLASI INDONESIA) Oleh: R I O J A K A R I A NPM. 140720090023 T E S I S Untuk memenuhi salah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Model Genesi dalam Jurnal : Berkala Ilmiah Teknik Keairan Vol. 13. No 3 Juli 2007, ISSN 0854-4549.

BAB I PENDAHULUAN. Model Genesi dalam Jurnal : Berkala Ilmiah Teknik Keairan Vol. 13. No 3 Juli 2007, ISSN 0854-4549. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Wilayah pesisir merupakan pertemuan antara wilayah laut dan wilayah darat, dimana daerah ini merupakan daerah interaksi antara ekosistem darat dan ekosistem laut yang

Lebih terperinci

Memantapkan Upaya Rehabilitasi Lahan Pasca Tambang di Indonesia Melalui Peningkatan Kapasitas para Pelaksana

Memantapkan Upaya Rehabilitasi Lahan Pasca Tambang di Indonesia Melalui Peningkatan Kapasitas para Pelaksana LAPORAN LOKAKARYA Memantapkan Upaya Rehabilitasi Lahan Pasca Tambang di Indonesia Melalui Peningkatan Kapasitas para Pelaksana Bogor, Jawa Barat, Indonesia 10-12 September 2013 Lokakarya kolaboratif yang

Lebih terperinci

Berbagai Kegiatan Manusia Yang Dapat Menyebabkan Terjadinya Degradasi Ekosistem Pantai Serta Dampak Yang Ditimbulkannya

Berbagai Kegiatan Manusia Yang Dapat Menyebabkan Terjadinya Degradasi Ekosistem Pantai Serta Dampak Yang Ditimbulkannya Berbagai Kegiatan Manusia Yang Dapat Menyebabkan Terjadinya Degradasi Ekosistem Pantai Serta Dampak Yang Ditimbulkannya BELVI VATRIA Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak Jalan

Lebih terperinci

PENGENALAN BENTUK PERTUMBUHAN KARANG DAN STRUKTUR RANGKA KAPUR KARANG

PENGENALAN BENTUK PERTUMBUHAN KARANG DAN STRUKTUR RANGKA KAPUR KARANG PENGENALAN BENTUK PERTUMBUHAN KARANG DAN STRUKTUR RANGKA KAPUR KARANG 1. Pembentukan Terumbu Karang Pembentukan terumbu karang merupakan proses yang lama dan kompleks. Berkaitan dengan pembentukan terumbu,

Lebih terperinci

Bab 1. KONSEP DASAR SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI

Bab 1. KONSEP DASAR SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI Bab 1. KONSEP DASAR SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI Tipe Sistem Informasi Sistem Temu Kembali Informasi (Information Retrieval System - IRS) merupakan salah satu tipe sistem informasi. Selain Sistem Temu

Lebih terperinci

Saprudin 1 dan/and Halidah 1

Saprudin 1 dan/and Halidah 1 POTENSI DAN NILAI MANFAAT JASA LINGKUNGAN HUTAN MANGROVE DI KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN (Direct Use Value and Potencies of Mangrove Forest in Sinjai Regency South Sulawesi)* Saprudin 1 dan/and Halidah

Lebih terperinci

Identifikasi Pola Perumahan Rumah Sangat Sederhana di Kawasan Sematang Borang Kota Palembang

Identifikasi Pola Perumahan Rumah Sangat Sederhana di Kawasan Sematang Borang Kota Palembang TEMU ILMIAH IPLBI 2014 Identifikasi Pola Perumahan Rumah Sangat Sederhana di Kawasan Sematang Kota Palembang Wienty Triyuly, Fuji Amalia Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya

Lebih terperinci

Upaya-upaya Restorasi Ekosistem Dalam Rangka Pengembalian dan Peningkatan Produktivitas Hutan Konservasi

Upaya-upaya Restorasi Ekosistem Dalam Rangka Pengembalian dan Peningkatan Produktivitas Hutan Konservasi Upaya-upaya Restorasi Ekosistem Dalam Rangka Pengembalian dan Peningkatan Produktivitas Hutan Konservasi Sukartiningsih Pusat Studi Reboisasi Hutan Tropika Humida Universitas Mulawarman Landsekap Ekosistem?

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KONSULTAN KOMUNIKASI CONSERVATION INTERNATIONAL INDONESIA

KERANGKA ACUAN KONSULTAN KOMUNIKASI CONSERVATION INTERNATIONAL INDONESIA KERANGKA ACUAN KONSULTAN KOMUNIKASI CONSERVATION INTERNATIONAL INDONESIA Nama Organisasi Periode pekerjaan: Conservation International Indonesia Mei : Mendukung pencapaian visi dan misi CI Indonesia melalui

Lebih terperinci

For data sources, see slide #9: Appendix 1. Data used to produce Sumatra PIM

For data sources, see slide #9: Appendix 1. Data used to produce Sumatra PIM 1 2 For data sources, see slide #9: Appendix 1. Data used to produce Sumatra PIM 3 For data sources, see slides #10: Appendix 2. Data used to produce Riau PIM (1) #11: Riau s natural forest 2008/2009 mapped

Lebih terperinci

DESKRIPSI DAN SILABUS MATA KULIAH PENDIDIKAN ORANG DEWASA DAN LANJUT USIA (LS.718)

DESKRIPSI DAN SILABUS MATA KULIAH PENDIDIKAN ORANG DEWASA DAN LANJUT USIA (LS.718) DESKRIPSI DAN SILABUS MATA KULIAH PENDIDIKAN ORANG DEWASA DAN LANJUT USIA (LS.718) Oleh: UGI SUPRAYOGI PRGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2006 Deskripsi

Lebih terperinci

TINGKAT PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA MANGROVE PADA MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU

TINGKAT PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA MANGROVE PADA MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU TINGKAT PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA MANGROVE PADA MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU Diarsi Eka Yani (diarsi@ut.ac.id) PS Agribisnis, FMIPA, Universitas Terbuka ABSTRAK Abrasi pantai yang terjadi

Lebih terperinci

MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN

MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN SALINAN PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SELAKU KETUA BADAN KOORDINASI PENATAAN RUANG NASIONAL NOMOR : PER-02/M.EKON/10/2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BADAN KOORDINASI PENATAAN

Lebih terperinci

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 1. Pendahuluan Menurut peraturan pemerinath nomor 30 tahun 1990, pendidikan tinggi diselenggarakan dengan dua tujuan yaitu: 1. Menyiapkan

Lebih terperinci

ROADMAP PENELITIAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN DISUSUN OLEH:

ROADMAP PENELITIAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN DISUSUN OLEH: ROADMAP PENELITIAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN DISUSUN OLEH: UJANG DINDIN, S.Pi,. M.Si. PELITA OCTORINA, S.Pi,. M.Si. ARIF SUPENDI, S.Pi,. M.Si. ROBIN, S.Pi,. M.Si. FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN KERJA SAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN LUAR NEGERI

PETUNJUK PELAKSANAAN KERJA SAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN LUAR NEGERI LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : TANGGAL : PETUNJUK PELAKSANAAN KERJA SAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN LUAR NEGERI I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam era globalisasi ekonomi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

APLIKASI SISTEM PENGELOLAAN ATK (ALAT TULIS KANTOR) AKADEMI ANGKATAN UDARA YOGYAKARTA

APLIKASI SISTEM PENGELOLAAN ATK (ALAT TULIS KANTOR) AKADEMI ANGKATAN UDARA YOGYAKARTA APLIKASI SISTEM PENGELOLAAN ATK (ALAT TULIS KANTOR) AKADEMI ANGKATAN UDARA YOGYAKARTA Deny Wiria Nugraha 1, Imat Rahmat Hidayat 2 1 Jurusan Teknik Elektro Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah 2 Jurusan

Lebih terperinci

Kerangka landasan pendekatan DAS: Merupakan ekologi bentang lahan (Landscape ecology), suatu subdisiplin ekologi yang mengamati sebab dan akibat

Kerangka landasan pendekatan DAS: Merupakan ekologi bentang lahan (Landscape ecology), suatu subdisiplin ekologi yang mengamati sebab dan akibat Kerangka landasan pendekatan DAS: Merupakan ekologi bentang lahan (Landscape ecology), suatu subdisiplin ekologi yang mengamati sebab dan akibat ekologi dari pola ruang, proses dan perubahan dalam suatu

Lebih terperinci

3 MO092319Pemodelan Fisik dan Numerik 3 MO092320Metode Kuantitatif untuk Riset Menejemen Pantai 3 MO092321Sistem Informasi dan Pengindraan Jauh 3

3 MO092319Pemodelan Fisik dan Numerik 3 MO092320Metode Kuantitatif untuk Riset Menejemen Pantai 3 MO092321Sistem Informasi dan Pengindraan Jauh 3 WAJIB semester kodemk mk_ind 1 ME092302 Sis. Kelistrikan & Pengendalian Kelautan Lanjut 1 ME092301 Sistem Dan Permesinan Kelautan lanjut 1 ME092303 Sistem Perpipaan Kelautan lanjut 1 ME092306 Statistika

Lebih terperinci

Torani (Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan ) Vol. 19 (3) Desember 2009: 160 165 ISSN: 0853-4489

Torani (Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan ) Vol. 19 (3) Desember 2009: 160 165 ISSN: 0853-4489 HUBUNGAN PANJANG-BOBOT DAN FAKTOR KONDISI IKAN BUTANA Acanthurus mata (Cuvier, 1829) YANG TERTANGKAP DI SEKITAR PERAIRAN PANTAI DESA MATTIRO DECENG, KABUPATEN PANGKAJENE KEPULAUAN, PROVINSI SULAWESI SELATAN

Lebih terperinci

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Penelitian yang berjudul Studi Deskriptif Mengenai Motif Prososial Nara Didik Sekolah Minggu Gereja Kristen Indonesia Berusia 9-12 Tahun di Bandung. bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai

Lebih terperinci

A. Pendahuluan Sistem Informasi Geografis/GIS (Geographic Information System) merupakan bentuk cara penyajian informasi terkait dengan objek berupa

A. Pendahuluan Sistem Informasi Geografis/GIS (Geographic Information System) merupakan bentuk cara penyajian informasi terkait dengan objek berupa A. Pendahuluan Sistem Informasi Geografis/GIS (Geographic Information System) merupakan bentuk cara penyajian informasi terkait dengan objek berupa wilayah dalam bentuk informasi spatial (keruangan). GIS

Lebih terperinci

TABEL 44 INDIKASI PROGRAM PENATAAN ATAU PENGEMBANGAN KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU SELATAN

TABEL 44 INDIKASI PROGRAM PENATAAN ATAU PENGEMBANGAN KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU SELATAN LAMPIRAN V : PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA DETAIL TATA RUANG DAN PERATURAN ZONASI TABEL 44 INDIKASI PROGRAM PENATAAN ATAU PENGEMBANGAN KECAMATAN

Lebih terperinci

VISI KALTIM BANGKIT 2013

VISI KALTIM BANGKIT 2013 VISI KALTIM BANGKIT 2013 Mewujudkan Kaltim Sebagai Pusat Agroindustri Dan EnergiTerkemuka Menuju Masyarakat Adil Dan Sejahtera MENCIPTAKAN KALTIM YANG AMAN, DEMOKRATIS, DAN DAMAI DIDUKUNG PEMERINTAHAN

Lebih terperinci

KONDISI EKOSISTEM DAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI PESISIR DI KABUPATEN ALOR

KONDISI EKOSISTEM DAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI PESISIR DI KABUPATEN ALOR RINGKASAN EKSEKUTIF KAJIAN KONDISI EKOSISTEM DAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI PESISIR DI KABUPATEN ALOR Ir. Jotham S. R. Ninef, M.Sc. (Ketua Tim Pengkajian dan Penetapan Kawasan Konservasi Laut Provinsi NTT)

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK

Lebih terperinci

1. KOMPONEN AIR LAUT

1. KOMPONEN AIR LAUT 1. KOMPONEN AIR LAUT anna.ida3@gmail.com/2013 Salinitas Salinitas menunjukkan banyaknya (gram) zat-zat terlarut dalam (satu) kilogram air laut, dimana dianggap semua karbonat telah diubah menjadi oksida

Lebih terperinci

Oleh: Asep Sukmara Brian Crawford

Oleh: Asep Sukmara Brian Crawford 1 PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SOSIAL MASYARAKAT DESA TALISE SEBAGAI DESA PROYEK PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR BERBASIS-MASYARAKAT DI SULAWESI UTARA Oleh: Asep Sukmara Brian Crawford Proyek

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEBARAN TEMPAT RISET TEKNOLOGI INFORMASI DI KOTA GARUT

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEBARAN TEMPAT RISET TEKNOLOGI INFORMASI DI KOTA GARUT RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEBARAN TEMPAT RISET TEKNOLOGI INFORMASI DI KOTA GARUT Yosep Bustomi 1, M. Ali Ramdhani 2, Rinda Cahyana 3 Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut Jl.

Lebih terperinci

IDENTITAS MATA KULIAH

IDENTITAS MATA KULIAH IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Sosial Kode Mata Kuliah : KPM398/3(2-2)5 Status Mata Kuliah : Wajib Prasyarat : Berfikir dan Menulis Ilmiah (KPM200) dan Metode Statistika

Lebih terperinci

LAPORAN PENGELOLAAN PINJAMAN DAN HIBAH EDISI MARET 2015

LAPORAN PENGELOLAAN PINJAMAN DAN HIBAH EDISI MARET 2015 LAPORAN PENGELOLAAN PINJAMAN DAN HIBAH EDISI MARET 2015 Direktorat Pinjaman dan Hibah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Direktorat Pinjaman dan Hibah merupakan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG PENGESAHAN ROTTERDAM CONVENTION ON THE PRIOR INFORMED CONSENT PROCEDURE FOR CERTAIN HAZARDOUS CHEMICALS AND PESTICIDES IN INTERNATIONAL TRADE

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM 60 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM 60 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM 60 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang : a. bahwa sebagai tindak

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI BIAYA POKOK UNTUK MEMPRODUKSI CPO DI PKS TANAH PUTIH. Oleh AHMAD FAUZI LUBIS 07 118 039

SISTEM INFORMASI BIAYA POKOK UNTUK MEMPRODUKSI CPO DI PKS TANAH PUTIH. Oleh AHMAD FAUZI LUBIS 07 118 039 SISTEM INFORMASI BIAYA POKOK UNTUK MEMPRODUKSI CPO DI PKS TANAH PUTIH Oleh AHMAD FAUZI LUBIS 07 118 039 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2011 SISTEM INFORMASI BIAYA POKOK UNTUK MEMPRODUKSI

Lebih terperinci

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan 2007 Kerja sama Pusat Rencana dan Statistik Kehutanan, Departemen Kehutanan dengan Direktorat Statistik Pertanian, Badan Pusat Statistik Jakarta, 2007 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa sesuai dengan Pasal 18 ayat (7) Undang-Undang

Lebih terperinci

Penggunaan jaring ikan hias ramah lingkungan di Pulau Panggang (Uji coba Standar MAC)

Penggunaan jaring ikan hias ramah lingkungan di Pulau Panggang (Uji coba Standar MAC) Penggunaan jaring ikan hias ramah lingkungan di Pulau Panggang (Uji coba Standar MAC) Oleh : Yunaldi Yahya Abstrak Koservasi terumbu karang di Indonesia adalah merupakan hal yang penting dan mendesak.

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN WISATA PANTAI TRIANGGULASI DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI (Penekanan Desain Arsitektur Organik Bertema Ekoturisme)

PENGEMBANGAN WISATA PANTAI TRIANGGULASI DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI (Penekanan Desain Arsitektur Organik Bertema Ekoturisme) LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR PENGEMBANGAN WISATA PANTAI TRIANGGULASI DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI (Penekanan Desain Arsitektur Organik Bertema Ekoturisme) Diajukan

Lebih terperinci

j-pal policy briefcase [ januari 2013 ] Menyajikan evaluasi oleh Vivi Alatas, Abhijit V. Banerjee, Rema Hanna, Benjamin A. Olken, dan Julia Tobias

j-pal policy briefcase [ januari 2013 ] Menyajikan evaluasi oleh Vivi Alatas, Abhijit V. Banerjee, Rema Hanna, Benjamin A. Olken, dan Julia Tobias briefcase j-pal policy briefcase [ januari 2013 ] MENERJEMAHKAN PENELITIAN KE DALAM AKSI NYATA melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi orang miskin Metode-metode berbasis masyarakat dalam menyeleksi

Lebih terperinci

KETAHANAN KARANG MENGHADAPI KENAIKAN SUHU PERMUKAAN LAUT GUNA PENENTUAN KAWASAN KONSERVASI LAUT DAERAH DI TELUK CENDRAWASIH

KETAHANAN KARANG MENGHADAPI KENAIKAN SUHU PERMUKAAN LAUT GUNA PENENTUAN KAWASAN KONSERVASI LAUT DAERAH DI TELUK CENDRAWASIH KETAHANAN KARANG MENGHADAPI KENAIKAN SUHU PERMUKAAN LAUT GUNA PENENTUAN KAWASAN KONSERVASI LAUT DAERAH DI TELUK CENDRAWASIH Gandi Y.S. Purba 1*, Roni Bawole 1, Mark Erdman 2, Christovel Rotinsulu 2, M.

Lebih terperinci

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perairan Indonesia merupakan perairan yang sangat unik karena memiliki keanekaragaman Cetacea (paus, lumba-lumba dan dugong) yang tinggi. Lebih dari sepertiga jenis paus

Lebih terperinci

DAMPAK PENETAPAN TARGET PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA TERHADAP KEBUTUHAN PAKAN DAN AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

DAMPAK PENETAPAN TARGET PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA TERHADAP KEBUTUHAN PAKAN DAN AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN DI PROVINSI JAWA TENGAH 885 Dampak penetapan target peningkatan produksi... (Erlania) DAMPAK PENETAPAN TARGET PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA TERHADAP KEBUTUHAN PAKAN DAN AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

Lebih terperinci

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh: Prastowo LPPM IPB

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh: Prastowo LPPM IPB APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Oleh: Prastowo LPPM IPB Kegiatan Pengabdian kpd Masy oleh IPB umpan balik Inovasi (hasil riset) Konsep Teknologi Produk Unggulan 1. Masyarakat

Lebih terperinci

Bentuk baku konstruksi jaring tiga lapis (trammel net ) induk udang

Bentuk baku konstruksi jaring tiga lapis (trammel net ) induk udang Standar Nasional Indonesia Bentuk baku konstruksi tiga lapis (trammel net ) induk udang ICS 65.150 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Daftar isi... Error! Bookmark not defined. Prakata...ii Pendahuluan...

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA 47 TAHUN 1997 (47/1997) 30 DESEMBER 1997 (JAKARTA)

REPUBLIK INDONESIA 47 TAHUN 1997 (47/1997) 30 DESEMBER 1997 (JAKARTA) Menimbang : PP 47/1997, RENCANA TATA RUANG WILAYAH NASIONAL Bentuk: PERATURAN PEMERINTAH (PP) Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor: 47 TAHUN 1997 (47/1997) Tanggal: 30 DESEMBER 1997 (JAKARTA) Sumber:

Lebih terperinci

KONDISI KUALITAS AIR BEBERAPA DAERAH PEMELIHARAAN IKAN KARAMBA JARING APUNG DI DANAU MANINJAU

KONDISI KUALITAS AIR BEBERAPA DAERAH PEMELIHARAAN IKAN KARAMBA JARING APUNG DI DANAU MANINJAU Fachmijany Sulawesty, LIMNOTEK et al., (11) / LIMNOTEK 1 (1) : 3-7 (11) 1 (1) : 3-7 KONDISI KUALITAS AIR BEBERAPA DAERAH PEMELIHARAAN IKAN KARAMBA JARING APUNG DI DANAU MANINJAU Fachmijany Sulawesty, Sutrisno,

Lebih terperinci

Taman Nasional Sembilang

Taman Nasional Sembilang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Taman Nasional Gunung Ciremai Taman Nasional Gunung Merapi Taman Nasional Manupeu Tanah Daru Taman Nasional Sembilang Kementrian Kehutanan Japan International Cooperation

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.20/MEN/2008 TENTANG PEMANFAATAN PULAU-PULAU KECIL DAN PERAIRAN DI SEKITARNYA

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.20/MEN/2008 TENTANG PEMANFAATAN PULAU-PULAU KECIL DAN PERAIRAN DI SEKITARNYA PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.20/MEN/2008 TENTANG PEMANFAATAN PULAU-PULAU KECIL DAN PERAIRAN DI SEKITARNYA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Harga Sebuah Kebijakan Bahan Bakar Fosil: Subsidi Pemerintah Indonesia di Sektor Hulu Minyak & Gas Bumi

Harga Sebuah Kebijakan Bahan Bakar Fosil: Subsidi Pemerintah Indonesia di Sektor Hulu Minyak & Gas Bumi Harga Sebuah Kebijakan Bahan Bakar Fosil: Subsidi Pemerintah Indonesia di Sektor Hulu Minyak & Gas Bumi OKTOBER 2010 OLEH: PT. Q ENERGY SOUTH EAST ASIA David Braithwaite PT. CAKRAMUSTIKA SWADAYA Soepraptono

Lebih terperinci

Laporan Sela Kegiatan Proyek

Laporan Sela Kegiatan Proyek BAKORKAMLA Laporan Sela Kegiatan Proyek (Period : Agustus Desember 2009) Jakarta, 29 Desember 2009 Jl. Dr. Sutomo No.11 Jakarta Pusat 10710, Tel/fax 021-3503550, 021-500 500 (ext 245) Daftar Isi : Substansi

Lebih terperinci

Peran Pendanaan Perubahan Iklim di dalam Pendanaan untuk Pembangunan dan Dampaknya bagi Indonesia

Peran Pendanaan Perubahan Iklim di dalam Pendanaan untuk Pembangunan dan Dampaknya bagi Indonesia Peran Pendanaan Perubahan Iklim di dalam Pendanaan untuk Pembangunan dan Dampaknya bagi Indonesia Henriette Imelda Institute for Essential Services Reform Kehati, 27 April 2015 Pendanaan Perubahan Iklim

Lebih terperinci

KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA

KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA Shinta T. Effendy 1, Rahmat M. Samik Ibrahim 2 1 Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia (shintaeffendy

Lebih terperinci

SILABI KEJAHATAN LINTAS NEGARA

SILABI KEJAHATAN LINTAS NEGARA SILABI KEJAHATAN LINTAS NEGARA A. IDENTITAS MATA KULIAH NAMA MATA KULIAH : KEJAHATAN LINTAS NEGARA STATUS MATA KULIAH : WAJIB KONSENTRASI KODE MATA KULIAH : JUMLAH SKS : 2 SKS PRASYARAT : SEMESTER SAJIAN

Lebih terperinci

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti Mukhlis Sutami Depok, 06 Desember 2013 Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti Berpedoman pada: SK DIRJEN DIKTI KEMENDIKNAS NOMOR 49/DIKTI/Kep/2011,

Lebih terperinci

DOKUMEN ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM

DOKUMEN ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DOKUMEN ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM Didukung oleh: DAFTAR ISI Isi Halaman KATA PENGANTAR 3 BAB I. PENDAHULUAN 4 BAB II. PERMASALAHAN

Lebih terperinci

Konsensus Global Terapi Hormon pada Wanita Menopause

Konsensus Global Terapi Hormon pada Wanita Menopause Konsensus Global Terapi Hormon pada Wanita Menopause T. J. de Villiers, M. L. S. Gass *, C. J. Haines, J. E. Hall, R. A. Lobo **, D. D. Pierroz and M. Rees MediClinic Panorama and Department of Obstetrics

Lebih terperinci

Aplikasi Klimatologi

Aplikasi Klimatologi Aplikasi Klimatologi Departemen Geofisika dan Meteotologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor Meteorology for better life Ruang Lingkup Sejalan dengan berlakunya sistem

Lebih terperinci

Postgraduate Study untuk Taught Courses

Postgraduate Study untuk Taught Courses Mengenal dan Memilih Berbagai Jenis Postgraduate Study di Inggris Saat ini mungkin Anda sedang berpikir untuk melanjutkan studi di Inggris, setelah menyelesaikan S1 di Indonesia atau di tempat lain. Anda

Lebih terperinci

Spesifikasi Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan

Spesifikasi Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan Spesifikasi Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga 2009 UNIVERSITAS AIRLANGGA

Lebih terperinci