PROPOSAL SKRIPSI APLIKASI BERBASIS WEB. Lia Puspa Anggraini oleh. My Computer. Januar 1, 2009

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROPOSAL SKRIPSI APLIKASI BERBASIS WEB. Lia Puspa Anggraini 59050683. oleh. My Computer. Januar 1, 2009"

Transkripsi

1 2009 PROPOSAL SKRIPSI APLIKASI BERBASIS WEB Analisis dan Perancangan Aplikasi Web Berbasis Content Management System (CMS) dengan Fitur Manajemen Proyek Interaktif pada Perusahaan KogenMedia Jakarta oleh Lia Puspa Anggraini INSTITUT BISNIS dan INFORMATIKA INDONESIA JAKARTA My Computer Januar 1, 2009

2 PROPOSAL SKRIPSI APLIKASI BERBASIS WEB ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI WEB BERBASIS CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) DENGAN FITUR MANAJEMEN PROYEK INTERAKTIF PADA PERUSAHAAN KOGENMEDIA JAKARTA Oleh: Nama : Lia Puspa Anggraini NIM : Diajukan sebagai salah satu syarat untuk penulisan Skripsi Program Studi Teknik Informatika Konsentrasi Web Technology ibii INSTITUT BISNIS dan INFORMATIKA INDONESIA JAKARTA April 2009

3 KATA PENGANTAR Proposal skripsi merupakan salah satu syarat untuk memperoleh ijin penulisan skripsi di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII). Sebagai bagian dari Program Studi Teknik Informatika dengan konsentrasi Web Technology, topik penelitian yang diajukan Penulis untuk penyusunan skripsi adalah mengenai aplikasi web yang mengimplementasikan teknologi Content Management System (CMS) dan memiliki fitur utama berupa manajemen proyek interaktif. Aplikasi web yang akan dikembangkan dalam penelitian ini selanjutnya akan diimplementasikan dalam situs web yang merupakan situs resmi milik perusahaan KogenMedia. KogenMedia adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi pembentukan merek dan penyedia layanan multimedia. Penelitian ini merupakan proyek perusahaan yang dipercayakan kepada Penulis oleh Bapak Jason Felix Oktarianto, salah satu pendiri perusahaan KogenMedia, yang juga pernah mengajar di IBII sebagai dosen mata kuliah Interaksi Manusia-Komputer pada tahun Terbatasnya sumber yang membahas topik ini serta perusahaan yang mengimplementasikannya membuat proses penelitian menjadi cukup kompleks. Namun demikian, penelitian ini memberikan tantangan tersendiri bagi Penulis. Dengan adanya aplikasi seperti ini, diharapkan pengaturan dan penyajian informasi melalui situs web akan menjadi lebih mudah. Selain itu, proses manajemen proyek akan menjadi lebih efektif dan efisien dan hasilnya lebih optimal. Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyusunan proposal skripsi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penulis berharap proposal ini dapat diterima dengan baik agar dapat dilanjutkan dengan penulisan skripsi. Penulis juga berharap agar aplikasi ini dapat memberikan manfaat yang berarti bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Jakarta, April 2009 Penulis

4 DAFTAR ISI 1. LATAR BELAKANG MASALAH MASALAH... 9 a. Identifikasi Masalah... 9 b. Batasan Masalah c. Rumusan Masalah BATASAN PENELITIAN a. Rencana Penelitian b. Jadwal Penelitian c. Dimensi Waktu Data d. Variabel Penelitian e. Definisi Operasional METODE PENELITIAN a. Teknik Penelitian b. Teknik Pengumpulan Data c. Metode Pengembangan Sistem TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN a. Tujuan Penelitian b. Manfaat Penelitian LANDASAN TEORI a. Aplikasi Web b. Content Management System (CMS) c. Manajemen Proyek d. Rapid Application Development (RAD) e. Prototyping f. Object-Oriented Analysis and Design (OOAD) g. Unified Modeling Language (UML) h. Structured Query Language (SQL) i. Eight Golden Rules of Interface Design j. Usability... 21

5 k. Hypertext Markup Language (HTML) l. Hypertext Preprocessor (PHP) m. JavaScript DAFTAR PUSTAKA... 23

6

7 1. LATAR BELAKANG MASALAH Kemajuan yang sangat pesat di bidang teknologi informasi memberikan pengaruh yang besar terhadap berbagai aspek kehidupan manusia. Pengaruh yang paling nyata terlihat pada perubahan mendasar terhadap cara orang melakukan transaksi, terutama dalam dunia bisnis. Salah satu hasil kemajuan teknologi informasi yang berkontribusi besar terhadap perubahan ini adalah internet. Dengan adanya internet, cara perusahaan melakukan transaksi berubah, dari cara lama yang prosesnya mengorbankan waktu dan biaya yang besar menjadi proses yang lebih cepat dan lebih mudah. Kelebihan yang ditawarkan internet membuat KogenMedia merasakan tuntutan untuk dapat menyediakan layanan secara online. KogenMedia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang konsultasi pembentukan merek dan penyedia layanan multimedia. Layanan dan produk yang ditawarkan oleh KogenMedia meliputi branding service (logo, corporate identity, visual communication system & strategy, naming & verbal branding), printed material development (printed company profile & annual report, brochures, packaging, product catalogue, dan lainlain), digital multimedia development (company profile video, computer-based training, interactive multimedia presentation & CD, virtual reality & simulation, video bumper, website & portal, multimedia kiosk, dan lain-lain), serta advertising & campaign services (advertising campaign development [printed maupun digital], media planning, buying & placement). Saat ini KogenMedia telah dipercaya beragam klien dalam proyek nasional maupun multinasional. Sebagai perusahaan yang sedang berkembang pesat, KogenMedia ingin meningkatkan awareness terhadap perusahaan melalui media pemasaran yang menarik, dinamis, dan mudah diakses oleh publik. Selain itu, KogenMedia juga ingin mengoptimalkan pelayanan demi kepuasan kliennya, namun dengan proses yang efektif dan efisien. Untuk menjangkau klien-klien di berbagai wilayah, KogenMedia membutuhkan sarana pendukung agar kebutuhan dari kedua belah pihak dapat disampaikan dengan baik selama berlangsungnya proses manajemen proyek. Sampai saat ini, sarana pendukung yang digunakan terbatas pada alat komunikasi standar serta tatap muka, yang tentunya membutuhkan biaya operasional yang cukup tinggi, terutama untuk klien yang lokasinya jauh seperti di luar kota. Adanya kepentingan untuk mengefisiensikan biaya operasional perusahaan dapat mengakibatkan proses manajemen proyek menjadi kurang efektif, misalnya untuk meminimalkan biaya transportasi, kegiatan diskusi dengan klien dikurangi. Akibatnya hasil proyek tidak sesuai dengan harapan sehingga klien menjadi kecewa.

8 Kepuasan klien terhadap layanan dan hasil kinerja akan sangat mempengaruhi image perusahaan sehingga hal ini menjadi perhatian penting bagi perusahaan yang sedang berkembang pesat seperti KogenMedia. Agar setiap proyek dapat mencapai keberhasilan, keterlibatan klien dalam proses pengembangan adalah suatu keharusan yang mutlak. Proyek yang berhasil adalah proyek yang dapat diselesaikan dengan tepat waktu, tepat biaya, dan sesuai kebutuhan yang diharapkan oleh pengguna. Untuk itu, KogenMedia, sebagai perusahaan pengembang proyek, perlu menyediakan waktu yang cukup agar klien dapat berpartisipasi serta memberikan persetujuan untuk setiap langkah dalam analisis dan pengembangan proyek. Berdasarkan permasalahan yang ada di KogenMedia, dibutuhkan suatu solusi untuk memudahkan pertukaran informasi, dengan biaya yang tidak mahal, antara perusahaan dengan klien pada khususnya dan publik pada umumnya. Solusi tersebut dapat diwujudkan dengan memanfaatkan potensi teknologi informasi, yaitu melalui suatu aplikasi berbasis web. Aplikasi ini dapat berfungsi sebagai media pemasaran yang efektif dan efisien karena mudah diakses dan dioperasikan, dan implementasinya pun tidak mahal. Dengan menerapkan teknologi Content Management System (CMS), aplikasi ini dapat memudahkan pengaturan dan penyajian informasi dalam berbagai bentuk yang menarik (multimedia), bahkan oleh orang yang tidak memiliki pengetahuan teknis sekalipun. Teknologi CMS juga memungkinkan informasi yang dinamis, yaitu dapat diubah atau diperbaharui sewaktu-waktu sesuai kebutuhan perusahaan. Selain sebagai media pemasaran, aplikasi ini juga dapat menjawab kebutuhan akan proses manajemen proyek yang lebih cepat, fleksibel, dan produktif dengan cara memberikan bantuan kepada klien maupun pengembang untuk memilih, menganalisa, mengembangkan, menerapkan, memantau, dan mengevaluasi kebutuhan proyeknya secara interaktif melalui internet. Selain itu, layanan online ini juga mampu mengintegrasikan informasi proyek, dari awal sampai akhir proses, guna memudahkan penelusuran jika suatu waktu proyek mengalami kegagalan dan sekaligus juga sebagai dokumentasi proyek. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, Penulis memilih judul Analisis dan Perancangan Aplikasi Web Berbasis Content Management System (CMS) dengan Fitur Manajemen Proyek Interaktif pada Perusahaan KogenMedia Jakarta untuk penulisan skripsi sebagai syarat kelulusan S1. Melalui penelitian ini, diharapkan KogenMedia akan memiliki sejumlah keunggulan dengan adanya sistem yang terintegrasi dan dapat diakses dengan mudah secara online.

9 2. MASALAH Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang tepat dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan layanan dan kinerjanya. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kepuasan klien yang tentunya akan menguntungkan perusahaan itu sendiri. Dalam menganalisis dan merancang aplikasi web berbasis Content Management System (CMS) dengan fitur manajemen proyek interaktif ini, banyak masalah yang akan dijumpai. Masalah-masalah tersebut akan diuraikan dan dirangkum sebagai berikut. I D E N T I F I K A S I M A S A L A H Identifikasi masalah merupakan dasar penting dalam kegiatan penelitian. Berdasarkan kondisi yang ada di perusahaan KogenMedia saat ini, Penulis mengidentifikasi masalah yang akan diteliti, yaitu sebagai berikut. 1) Perusahaan ingin memperbaharui situs web-nya dengan mengimplementasikan teknologi Content Management System (CMS) untuk memudahkan penyajian informasi yang menarik dan dinamis. 2) Perusahaan ingin melakukan efisiensi terhadap biaya operasional dengan menggunakan teknologi internet sebagai sarana pertukaran informasi dengan klien selama proses manajemen proyek. 3) Perusahaan ingin meningkatkan efektifitas proyek melalui aplikasi web yang memungkinkan klien untuk memantau dan berinteraksi secara intensif dalam setiap tahapan pengembangan proyek guna mencapai hasil yang optimal. 4) Perusahaan ingin melakukan dokumentasi pada setiap tahapan proses manajemen proyek guna memudahkan penelusuran jika terjadi kegagalan proyek serta sebagai tolok ukur untuk proyek berikutnya. 5) Perusahaan ingin meminimalkan piutang yang tertunggak pada klien dengan mengintensifkan informasi mengenai tagihan, status pembayaran, dan tanggal jatuh tempo pembayaran. 6) Perusahaan ingin melindungi sumber daya manusianya dengan tidak menampilkan informasi kepada klien mengenai detail anggota tim pengembang yang terspesialisasi pada setiap bagian proyek, melainkan hanya menampilkan informasi manajer proyeknya saja.

10 B A T A S A N M A S A L A H Masalah-masalah yang telah berhasil diidentifikasi selanjutnya akan dibatasi pada masalah-masalah pokok saja. Masalah yang menjadi fokus perhatian dalam lingkup penelitian Penulis adalah sebagai berikut. 1) Aplikasi web berbasis Content Management System (CMS) yang dirancang memungkinkan penyajian informasi multimedia yang menarik (teks, gambar, suara, animasi, video, dan sebagainya) dan dapat diperbaharui sesuai kebutuhan perusahaan. 2) Informasi proyek yang sifatnya umum dapat dimasukkan dalam portfolio perusahaan untuk diakses oleh publik, sedangkan informasi proyek yang sifatnya khusus hanya dapat diakses oleh klien yang bersangkutan. 3) Informasi proyek yang dapat dipantau oleh klien, antara lain mengenai: tahapan pengembangan proyek dan status terakhir proyek deskripsi proyek jadwal kegiatan proyek sumber daya proyek (penanggung jawab, perangkat pendukung, dan sebagainya) dokumen proyek (kontrak, perjanjian, laporan, surat, dan sebagainya) produk keluaran proyek dokumentasi selama pengembangan proyek rincian biaya proyek, status pembayaran klien, dan tanggal jatuh tempo pembayaran 4) Klien dan manajer proyek dapat saling berinteraksi selama proses manajemen proyek dengan memberi masukan/komentar pada bagian yang disediakan dalam aplikasi web. 5) Setiap interaksi antara klien dengan tim pengembang proyek yang terjadi selama proses manajemen proyek akan didokumentasikan sebagai history proyek. R U M U S A N M A S A L A H Dengan mengetahui batasan masalah, yang telah disebutkan sebelumnya, Penulis menetapkan masalah yang ingin dijawab dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut. 1) Bagaimana mewujudkan aplikasi web dengan mengimplementasikan teknologi Content Management System (CMS) untuk menghasilkan situs web yang tampilannya menarik dan isinya dinamis? 2) Bagaimana mewujudkan aplikasi web yang memungkinkan manajemen proyek secara interaktif guna memaksimalkan hasil proyek dan meminimalkan biaya operasional?

11 3. BATASAN PENELITIAN Agar penelitian terfokus dan tidak melebar maka ditetapkan batasan/ruang lingkup penelitian yang mencakup hal-hal sebagai berikut. R E N C A N A P E N E L I T I A N Penelitian ini mengambil lokasi di KogenMedia Jakarta yang beralamat di Jalan Outer Ring Road, Taman Semanan Indah, Blok NI, Nomor 75, Jakarta 11750, Indonesia. Subyek penelitian adalah pengguna aplikasi, yaitu tim pengembang proyek di perusahaan KogenMedia serta klien perusahaan. Obyek penelitian adalah proses bisnis yang berjalan di perusahaan sehari-hari. Penelitian dilakukan secara individual yaitu oleh Penulis sendiri. J A D W A L P E N E L I T I A N Berdasarkan ketentuan di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII), batas waktu yang diberikan untuk penyusunan skripsi adalah satu semester (enam bulan) dan dapat diperpanjang lagi untuk satu semester berikutnya. Penyusunan skripsi untuk penelitian ini dirancang agar dapat diselesaikan dalam jangka waktu satu semester saja, dengan memfokuskan pada proses-proses yang penting. Proses-proses tersebut, antara lain persiapan (satu bulan), analisis (satu bulan), perancangan dan pengujian (dua bulan), serta dokumentasi dan penyusunan skripsi (dua bulan). Waktu penelitian dimulai pada awal semester genap 2008/2009, yaitu tanggal 2 Maret 2009, dan akan berakhir pada tanggal 31 Agustus Kesepakatan kerjasama dengan KogenMedia diperoleh sejak tanggal 24 Februari 2009 sampai dengan akhir penulisan skripsi. Setelahnya, Penulis tetap bertanggung jawab terhadap aplikasi yang berjalan jika suatu saat mengalami gangguan atau memerlukan perubahan. Jadwal penelitian terlampir pada proposal ini. D I M E N S I W A K T U D A T A Data perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada kondisi, proses, dan transaksi bisnis yang ada di KogenMedia saat penelitian berlangsung, yaitu sampai dengan pertengahan tahun Sedangkan data pendukung lainnya memiliki dimensi waktu yang beragam, tergantung relevansinya dengan subyek dan obyek penelitian.

12 V A R I A B E L P E N E L I T I A N Berdasarkan rumusan masalah, diperoleh variabel yang menjadi fokus penelitian. Jenis-jenis variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas, variabel terikat, dan variabel moderator. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau menjadi penyebab bagi variabel lain. Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau disebabkan oleh variabel lain. Variabel moderator, atau sering disebut sebagai variabel bebas kedua, adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Aplikasi web yang mengimplementasikan teknologi Content Management System (CMS) untuk menghasilkan situs web yang tampilannya menarik dan isinya dinamis. a) Variabel bebas: aplikasi web. b) Variabel terikat: tampilan dan isi situs web. c) Variabel moderator: Content Management System (CMS). 2) Aplikasi web yang memungkinkan proses manajemen proyek secara interaktif guna memaksimalkan hasil proyek dan meminimalkan biaya operasional. a) Variabel bebas: aplikasi web. b) Variabel terikat: hasil proyek dan biaya operasional. c) Variabel moderator: manajemen proyek interaktif. D E F I N I S I O P E R A S I O N A L Penelitian diawali dengan proses pengumpulan data, dari berbagai sumber, yang berhubungan dengan subyek dan obyek penelitian. Jika data yang dibutuhkan sudah mencukupi, selanjutnya dilakukan analisis terhadap data guna menentukan persyaratan aplikasi yang akan dikembangkan. Hasil analisis akan diajukan kepada pengguna aplikasi, dalam hal ini pihak KogenMedia, untuk dievaluasi. Jika persyaratan sistem telah terdefinisi dengan baik, akan dilanjutkan dengan proses perancangan aplikasi. Perancangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan standar yang ditentukan oleh pengguna aplikasi. Aplikasi yang telah selesai dirancang akan diuji dan dievaluasi sebelum akhirnya diimplementasikan dalam proses bisnis yang sebenarnya. Dokumentasi, yang dituangkan dalam penulisan skripsi, dilakukan dari awal sampai akhir penelitian dengan melalui proses bimbingan yang diperlukan. Hasil penelitian akan dipresentasikan dalam sidang skripsi pada waktu yang akan ditentukan kemudian.

13 4. METODE PENELITIAN T E K N I K P E N E L I T I A N Teknik yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah teknik kualitatif. Pertimbangan untuk menggunakan teknik kualitatif didasarkan pada lima ciri utama penelitian kualitatif, yaitu: 1) Penelitian kualitatif memiliki sumber data langsung secara alami dan peneliti kualitatif adalah instrumen utamanya. Dalam hal ini, sumber data alami adalah perusahaan tempat penelitian, termasuk orang serta proses yang terkait dengannya. 2) Penelitian kualitatif bersifat deskriptif, yaitu data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar, bukan angka-angka. Kalaupun ada data yang berupa angka-angka, sifatnya hanya sebagai penunjang. Data yang diperoleh meliputi transkrip wawancara, catatan lapangan, foto, dokumen pribadi, dan lain-lain. 3) Penelitian kualitatif menekankan pada proses kerja. Seluruh fakta yang ditemukan diterjemahkan dalam kegiatan sehari-hari. Dalam hal ini diutamakan yang berkaitan langsung dengan proses bisnis di perusahaan tempat penelitian. 4) Penelitian kualitatif cenderung menggunakan pendekatan induktif. Abstraksi-abstraksi disusun oleh peneliti berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dikelompokkan melalui pengumpulan data di lapangan. Dalam hal ini, perusahaan tempat penelitian. 5) Penelitian kualitatif menekankan pada makna. Fokus penelaahan terpaut langsung dengan interaksi manusia yang menjadi obyek penelitian. Dalam hal ini, kondisi, proses, dan transaksi bisnis yang dilakukan pengguna sistem aplikasi. Menurut Prof. Dr. Sudarwan Danim (2002: 40), teknik penelitian kualitatif terbagi menjadi tujuh jenis, yaitu penelitian fenomenologi, penelitian grounded, penelitian etnografi, penelitian historis, penelitian kasus, inkuiri filosofis (inkuiri fundasional, inkuiri filosofis, analisis etik), dan metodologi teori kritik sosial. Penelitian dengan judul Analisis dan Perancangan Aplikasi Web Berbasis Content Management System (CMS) dengan Fitur Manajemen Proyek Interaktif pada perusahaan KogenMedia Jakarta termasuk dalam jenis penelitian kasus. Penelitian kasus (case study) atau penelitian lapangan (field study) bertujuan untuk mempelajari secara intensif mengenai latar belakang keadaan dan posisi saat ini, serta interaksi lingkungan tertentu yang bersifat apa adanya. Subyek penelitian dapat berupa individu, kelompok, institusi, atau masyarakat.

14 T E K N I K P E N G U M P U L A N D A T A Untuk mendukung keperluan analisa dan perancangan dalam penelitian ini, diperlukan sejumlah data pendukung yang berasal dari dalam dan luar perusahaan. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan cara: 1) Untuk data primer, dikumpulkan dengan cara sebagai berikut. a) Wawancara, yaitu mengadakan tanya jawab secara langsung dengan personel yang mengetahui tentang obyek yang sedang diteliti. b) Observasi (pengamatan), yaitu dengan cara melakukan pencatatan secara cermat dan sistematis, langsung di lokasi obyek penelitian yang berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan perusahaan. 2) Untuk data sekunder, dikumpulkan melalui dokumen dan laporan yang dikeluarkan oleh KogenMedia Jakarta. Di samping itu juga dilakukan dengan membaca atau mempelajari buku teks, literatur, artikel, dan lain-lain. M E T O D E P E N G E M B A N G A N S I S T E M Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rapid Application Development (RAD), dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu penelitian. Secara spesifik, metode RAD ini diimplementasikan dengan menggunakan prototyping. Adapun konsep dan alat bantu perancangan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Perancangan Sistem Perancangan model sistem menggunakan konsep Object-Oriented Analysis and Design (OOAD), dengan alat bantu Unified Modeling Language (UML) versi ) Perancangan Basis Data Perancangan basis data menggunakan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL), dengan software pendukung MySQL. 3) Perancangan Tampilan/Antar Muka Perancangan tampilan/antar muka menggunakan konsep eight golden rules of interface design dan usability, dengan software pendukung Adobe Photoshop dan Adobe Flash. 4) Perancangan Aplikasi Perancangan aplikasi web menggunakan bahasa pemrograman HTML, PHP, dan JavaScript, dengan software pendukung Adobe Dreamweaver dan Apache XAMPP.

15 5. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN T U J U A N P E N E L I T I A N Tujuan penelitian dengan judul Analisis dan Perancangan Aplikasi Web Berbasis Content Management System (CMS) dengan Fitur Manajemen Proyek Interaktif pada perusahaan KogenMedia Jakarta adalah sebagai berikut: 1) Melakukan analisis dan perancangan aplikasi web yang mengimplementasikan teknologi Content Management System (CMS) untuk menghasilkan situs web yang tampilannya menarik dan isinya dinamis. 2) Melakukan analisis dan perancangan aplikasi web yang memungkinkan manajemen proyek secara interaktif guna memaksimalkan hasil proyek dan meminimalkan biaya operasional. M A N F A A T P E N E L I T I A N Analisis dan perancangan aplikasi web berbasis Content Management System (CMS) dengan fitur manajemen proyek interaktif ini diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat yang berarti, baik bagi perusahaan KogenMedia, klien perusahaan pada khususnya, maupun masyarakat pada umumnya. Adapun manfaat penelitian yang diharapkan adalah sebagai berikut. 1) Membuat situs web perusahaan yang menarik dan dinamis. 2) Meningkatkan awarenes publik terhadap perusahaan. 3) Meningkatkan intensitas keterlibatan klien dalam pengembangan proyek. 4) Mengoptimalkan hasil proyek agar sesuai dengan kebutuhan klien. 5) Memungkinkan penyampaian informasi dalam bentuk yang lebih kaya (multimedia). 6) Memudahkan pertukaran informasi, kapan saja, di mana saja. 7) Membuat proses manajemen proyek menjadi lebih efektif. 8) Meminimalkan biaya operasional yang diperlukan untuk menjangkau klien. 9) Meningkatkan kesadaran klien terhadap kewajiban pembayaran. 10) Mengurangi piutang tertunggak dan memperlancar arus kas perusahaan.

16 6. LANDASAN TEORI A P L I K A S I W EB Dalam rekayasa perangkat lunak, aplikasi web adalah suatu aplikasi yang dapat diakses menggunakan penjelajah web (browser), melalui jaringan internet atau intranet. Aplikasi web merupakan aplikasi perangkat lunak komputer yang diprogram menggunakan bahasa yang didukung penjelajah web, seperti HTML, JavaScript, AJAX, Java, dan lain-lain. Aplikasi web populer karena aplikasi untuk mengaksesnya, yaitu penjelajah web, tersedia dengan mudah. Kemampuan untuk memperbarui dan memelihara aplikasi web tanpa harus mendistribusikan dan menginstalasi perangkat lunak pada komputer-komputer klien merupakan kunci popularitasnya. C O N T E N T M A N A G E M E N T S Y S T E M ( C M S ) Menurut Bob Boiko (2001: 81), CMS adalah sistem yang terkomputerisasi dan bertujuan untuk mengatur pembuatan, distribusi, dan penghapusan informasi (content). CMS juga berfungsi sebagai motor penggerak yang memungkinkan suatu organisasi untuk menghubungkan sumber-sumber informasi dan fungsi-fungsi komputer yang dimilikinya. CMS dapat juga diartikan sebagai sistem yang memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk mengelola dan mengadakan perubahan isi suatu situs web secara dinamis, tanpa perlu memiliki bekal pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Dengan demikian, setiap orang, penulis maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus, dan memperbaharui isi situs web tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster. CMS memisahkan antara isi dengan desain, oleh karena itu konsistensi tampilan dapat senantiasa terjaga dengan baik. Setiap bagian dari situs web dapat memiliki isi dan tampilan yang berbeda-beda, tanpa harus khawatir kehilangan identitas dari situs web secara keseluruhan. Oleh karena semua data disimpan dalam satu tempat, pemanfaatan kembali informasi yang ada untuk berbagai keperluan dapat dilakukan dengan mudah. CMS juga memberikan fleksibilitas dalam mengatur alur kerja dan/atau hak akses sehingga memperbesar kesempatan berpartisipasi bagi pengguna dalam pengembangan situs web. Hal ini akan sangat menguntungkan bila situs web yang dikelola memiliki kompleksitas yang tinggi dan mengalami kemajuan yang cukup pesat.

17 Diagram Content Management System (CMS) M A N A J E M E N P R O Y E K Menurut H. Kerzner (1982) dalam Iman Soeharto (1999: 28), manajemen proyek adalah merencanakan, mengorganisir, memimpin, dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Menurut Project Management Institute (PMI) Amerika Serikat (1981) dalam Iman Soeharto (1999: 37), manajemen proyek adalah ilmu dan seni yang berkaitan dengan memimpin dan mengkoordinir sumber daya yang terdiri dari manusia dan material dengan menggunakan teknik pengelolaan moden untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan, yaitu lingkup, mutu, jadwal, dan biaya serta memenuhi keinginan para stakeholder. R A P I D A P P L I C A T I O N D E V E L O P M E N T ( R AD ) RAD menekankan pada siklus pembangunan cepat. RAD mengadopsi model waterfall, dengan menekankan pada pembangunan dalam waktu singkat, yang dicapai dengan menerapkan: 1) Pemrograman berbasis komponen. 2) Penekanan pada penggunaan ulang komponen perangkat lunak yang telah ada. 3) Pembangkitan kode program otomatis/semi otomatis.

18 4) Banyak tim dan tiap-tiap tim menyelesaikan satu tugas yang setingkat tapi tidak sama. Banyaknya tim tergantung dari area dan kompleksitas sistem yang dibangun. Jika kebutuhan dalam tahap analisa kebutuhan telah lengkap dan jelas, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perangkat lunak yang dibuat berkisar antara hari. P R O T O T Y P I N G Dalam kaitannya dengan sistem informasi, prototipe berarti rancangan yang menggambarkan hal-hal penting dari sistem informasi yang akan datang. Prototipe sistem informasi adalah sesuatu yang harus dimodifikasi, dikembangkan, ditambahkan, atau digabungkan dengan sistem informasi lain bila perlu. Istilah prototyping, dalam hubungannya dengan sistem informasi, lebih merupakan suatu proses, bukan produk. Ada empat langkah yang menjadi karakteristik metode prototyping yaitu: 1) Pemilahan fungsi yang harus ditampilkan oleh prototyping. Pemilahan dilakukan berdasarkan tugas yang relevan dan sesuai dengan contoh kasus yang akan diperagakan. 2) Penyusunan sistem informasi untuk memenuhi permintaan akan tersedianya prototype. 3) Evaluasi. 4) Penggunaan selanjutnya. Keunggulan metode prototyping antara lain: 1) End user dapat berpartisipasi aktif. 2) Penentuan kebutuhan lebih mudah diwujudkan. 3) Mempersingkat waktu pengembangan sistem informasi. O B J E C T -OR I E N T E D A N A L Y S I S A N D D E S I G N ( O O AD) Object-Oriented Analysis and Design (OOAD) adalah operasi, prosedur, atau teknik perancangan sistem dari sekumpulan obyek yang saling berinteraksi. Setiap obyek merepresentasikan entitas yang penting dalam sistem serta karakteristiknya melalui class, state, dan behavior. Dalam konsep ini OOAD dibagi menjadi dua, yaitu: 1) Object-Oriented Analysis, yaitu metode analisis yang memeriksa syarat/keperluan (requirements) yang harus dipenuhi sistem dari sudut pandang kelas dan obyek yang ditemui dalam ruang lingkup permasalahan. 2) Object-Oriented Design adalah metode untuk mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi obyek sistem atau subsistem.

19 U N I F I E D M O D E L I N G L A N G U A G E ( U ML ) Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak. UML tidak berdasarkan pada bahasa pemrograman tertentu. UML dijadikan standar de facto oleh Object Management Group (OMG) pada tahun Spesifikasi ini menjadi populer dan standar karena sebelum adanya UML, telah ada berbagai macam spesifikasi yang berbeda. Hal ini menyulitkan komunikasi antar pengembang perangkat lunak. Untuk itu, beberapa pengembang spesifikasi yang sangat berpengaruh berkumpul untuk membuat standar baru. UML dirintis oleh Grady Booch dan James Rumbaugh pada tahun 1994, kemudian menyusul Ivar Jacobson. UML mendeskripsikan Object Oriented Programming (OOP) dengan beberapa diagram, di antaranya: 1) Diagram struktur, yang terdiri dari diagram kelas, diagram obyek, diagram komponen, dan diagram deployment. 2) Diagram perilaku, yang terdiri dari diagram use-case, diagram urutan, diagram kolaborasi, diagram statechart, dan diagram aktivitas. S T R U C T U R E D Q U E R Y L A N G U A G E ( SQ L) Menurut Adi Nugroho (2004: 14), SQL adalah bahasa basis data tunggal yang merupakan standar untuk basis data bertipe relasional. Sistem basis data menyediakan bahasa untuk mendefinisikan basis data (data definition language) dan memanipulasi basis data (data manipulation language) guna melakukan operasi tertentu pada basis data. Dalam prakteknya, kedua bahasa tersebut tidak dapat dipisahkan dan merupakan bagian utama dalam SQL. Secara umum, bagian-bagian dalam SQL, antara lain: 1) Data Definition Language (DDL), yang menyediakan perintah-perintah untuk mendefinisikan skema relasi, menghapus relasi, serta memodifikasi skema relasi. 2) Data Manipulation Language (DML), yang mencakup bahasa SQL untuk menyisipkan data pada relasi, menghapus data pada relasi, serta memodifikasi data pada relasi. 3) View definiton, yang memuat perintah-perintah untuk mendefinisikan tampilan (view) yang dikehendaki pengguna. 4) Transaction control, yang memuat perintah-perintah untuk mengatur spesifikasi awal dan akhir dari suatu transaksi.

20 5) Embedded SQL dan dynamic SQL, yang mencakup kemampuan SQL untuk disisipkan pada beberapa bahasa pemrograman, misalnya pada Visual BASIC, Delphi, C/C++, Java, dan sebagainya. 6) Integrity, mencakup perintah-perintah untuk mengatur spesifikasi batasan integritas. 7) Authorization, mencakup perintah-perintah untuk membatasi akses pada basis data demi alasan keamanan. E I G H T G O L D E N R U L E S O F I N T E R F A C E D E S I G N Eight golden rules of interface design adalah delapan aturan emas yang dikemukakan Ben Shneiderman (1998) sebagai petunjuk dasar yang baik untuk merancang suatu antar muka/tampilan. Delapan aturan emas tersebut adalah: 1) Konsistensi Konsistensi dilakukan pada urutan tindakan, perintah, dan istilah yang diterapkan pada kotak dialog, menu, serta layar bantuan. 2) Memungkinkan pengguna untuk menggunakan jalan pintas (shortcut) Ada kebutuhan dari pengguna ahli untuk meningkatkan kecepatan interaksi sehingga diperlukan penyingkatan tombol fungsi, perintah tertentu, dan fasilitas makro. 3) Memberikan umpan balik yang informatif Untuk setiap tindakan operasi, sebaiknya disertakan suatu umpan balik. Untuk tindakan yang sering dilakukan dan tidak terlalu penting, dapat diberikan umpan balik yang sederhana, tetapi jika tindakan merupakan hal yang penting maka umpan balik sebaiknya lebih signifikan. Misalnya muncul suara ketika salah menekan tombol pada waktu memasukkan data atau muncul pesan kesalahannya. 4) Merancang dialog untuk menghasilkan suatu penutupan Urutan tindakan sebaiknya diorganisir dalam kelompok yang terdiri dari bagian awal, tengah, dan akhir. Umpan balik yang informatif akan memberikan indikasi bahwa cara yang dilakukan sudah benar sehingga pengguna dapat mempersiapkan untuk tindakan berikutnya. 5) Memberikan penanganan kesalahan yang sederhana Sedapat mungkin sistem dirancang agar pengguna tidak sampai melakukan kesalahan fatal. Jika kesalahan terjadi, sistem dapat mendeteksi dengan segera dan memberikan mekanisme yang sederhana dan mudah dipahami untuk menangani kesalahan tersebut.

21 6) Mudah kembali ke tindakan sebelumnya Pengguna mengetahui bahwa kesalahan dapat dibatalkan sehingga pengguna tidak perlu takut untuk mengeksplorasi pilihan-pilihan yang belum biasa digunakan. 7) Pengguna sebagai fokus kendali (internal focus of control) Pengguna adalah pengontrol sistem dan sistem seharusnya merespon tindakan yang dilakukan pengguna, bukan mengontrol pengguna. Sebaiknya sistem dirancang sedemikan rupa sehingga pengguna menjadi inisiator daripada responden. 8) Mengurangi beban ingatan jangka pendek Keterbatasan ingatan manusia menyebabkan tampilan seharusnya dirancang sesederhana mungkin. Tampilan halaman yang jumlahnya banyak sebaiknya disatukan. Selain itu, perlu diberikan waktu pelatihan untuk kode, mnemonic, dan urutan tindakan. U S A B I L I T Y Usability adalah atribut kualitas yang menjelaskan atau mengukur seberapa mudah penggunaan suatu antar muka (interface). Kata usability juga merujuk pada metode untuk meningkatkan kemudahan pemakaian selama proses perancangan. Usability diukur dengan lima kriteria, yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Learnability mengukur tingkat kemudahan melakukan tugas sederhana saat pertama kali melihat suatu rancangan. Efficiency mengukur kecepatan mengerjakan tugas tertentu setelah mempelajari rancangan. Memorability melihat seberapa cepat pengguna mendapatkan kembali kecakapannya untuk menggunakan rancangan ketika kembali lagi setelah beberapa waktu. Errors melihat seberapa banyak kesalahan yang dilakukan pengguna, separah apa kesalahan yang dibuat, dan semudah apa mereka mendapatkan penyelesaiannya. Satisfaction mengukur tingkat kepuasan dalam menggunakan rancangan. Situs web dengan usability yang buruk akan ditinggalkan oleh penggunanya. Beberapa kondisi yang akan membuat pengguna meninggalkan sebuah situs web, adalah: 1) Situs web sulit digunakan. 2) Halaman utama situs web tidak menjelaskan tentang apa yang ditawarkan dan apa saja yang dapat dilakukan oleh pengguna pada situs web tersebut. 3) Pengguna mendapatkan adanya kesalahan pada situs web. 4) Informasi pada situs web sulit dibaca dan tidak mampu menjawab pertanyaan atau kebutuhan pengguna.

22 H Y P E R T E X T M A R K U P L A N G U A G E ( H T M L ) Menurut Nur Hasyim (2003: 2) HTML merupakan standar bahasa yang digunakan untuk menampilkan dokumen web. Kemampuan HTML antara lain: 1) Mengatur tampilan dan isi dari halaman web. 2) Mempublikasikan dokumen secara online sehingga bisa diakses dari seluruh dunia. 3) Membuat formulir online yang bisa digunakan untuk menangani pendaftaran atau transaksi secara online. 4) Menambahkan obyek-obyek seperti gambar, suara, video, dan juga java applet dalam dokumen HTML. H Y P E R T E X T P R E P R O C E S S O R ( P H P ) PHP adalah bahasa pemrograman script yang dipakai untuk memrogram situs web secara dinamis. Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lainnya, antara lain: 1) PHP adalah bahasa script yang tidak memerlukan kompilasi dalam penggunaanya. 2) Web server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana-mana, antara lain Apache, IIS, Lighttpd, dan Xitami, dengan konfigurasi yang relatif mudah. 3) Banyak milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. 4) Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak. 5) PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows). Selain itu, PHP juga dapat dijalankan secara runtime melalui console dan dapat menjalankan perintah-perintah sistem. J A V A S C R I P T JavaScript adalah bahasa script yang dikembangkan oleh Netscape. Implementasinya adalah dengan ditempelkan pada kode HTML dan diproses di sisi klien. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan dokumen HTML menjadi semakin luas karena memudahkan pembuatan halaman web yang interaktif. JavaScript bukanlah bahasa Java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. JavaScript diinterpretasikan oleh klien (kodenya bisa dilihat pada sisi klien), sedangkan kode Java dikompilasi oleh pemrogram dan hasil kompilasinyalah yang dijalankan oleh klien.

23 DAFTAR PUSTAKA Aini, Indah Khurotul Urgensi dan Definisi Usability. Sumber: wordpress.com/2008/06/29/urgensi-dan-definisi-usability/. Diakses 23 Maret Anonymous Aplikasi Web. Sumber: Diakses 23 Maret Anonymous PHP. Sumber: Diakses 6 April Anonymous Rapid Application Development. Sumber: Rapid_Application_Development. Diakses 6 April Anonymous UML. Sumber: Diakses 23 Maret Bengkel Internet PENS-ITS. Materi III: JavaScript. Sumber: ~zenhadi/kuliah/internet/moduljavascript.pdf. Diakses 6 April Boiko, Bob Content Management Bible. Edisi pertama. New York: Wiley. Danim, Sudarwan Menjadi Peneliti Kualitatif: Ancangan Metodologi, Presentasi, dan Publikasi Hasil Penelitian untuk Mahasiswa dan Peneliti Pemula Bidang Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan, dan Humaniora. Cetakan pertama. Bandung: CV Pustaka Setia. Dennis, Alan, Barbara Haley Wixom, David Tegarden System Analysis and Design with UML Version 2.0: an Object-Oriented Approach. Edisi kedua. New Jersey: Wiley. Hasan, M. Iqbal Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Cetakan pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia. Hasyim, Nur HTML (Hypertext Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheet). Sumber: Diakses 23 Maret Idestio, Barsyah Dwi Object Oriented Analysis Design. Sumber: Diakses 23 Maret Nugroho, Adi Konsep Pengembangan Sistem Basis Data. Cetakan pertama. Bandung: Informatika. Shneiderman, Ben Designing the User Interface: Strategies for Effective Human-Computer Interaction. Edisi ketiga. California: Addison-Wesley. Soeharto, Iman Manajemen Proyek: Dari Konseptual Sampai Operasional. Jilid 1, Edisi kedua, Cetakan pertama. Jakarta: Erlangga. Widarsono, Agus Proses Pengembangan Sistem (System Development Proses). Sumber: Diakses 23 Maret 2009.

24 LAMPIRAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I

PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan aplikasi web yang semakin pesat seiring dengan kemajuan teknologi internet juga sangat meningkatkan kemudahan serta kecepatan pengiriman data,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web Aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dijalankan melalui browser dan diakses melalui jaringan komputer. Aplikasi berbasis web

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan

BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan organisasi informatika. Karena itu sistem informasi yang berbasis komputasi sudah banyak

Lebih terperinci

BAB 2. LANDASAN TEORI 2.1. Aplikasi Web Aplikasi merupakan sekumpulan program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melakukan tugas tertentu. Dengan kata lain, aplikasi bisa disebut juga dengan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem.

BAB II LANDASAN TEORI. Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem. BAB II LANDASAN TEORI Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem. 2.1 Pengertian Sistem Sistem dapat didefinisikan dengan pendekatan prosedur

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. menjelaskan beberapa prinsip umum sistem antara lain: menghadapi keadaan-keadaan yang berbeda.

BAB 2 LANDASAN TEORI. menjelaskan beberapa prinsip umum sistem antara lain: menghadapi keadaan-keadaan yang berbeda. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Menurut Hariyanto (2004, p59), sistem adalah kumpulan objek atau elemen yang saling beinteraksi untuk mencapai satu tujuan tertentu. Ia menjelaskan beberapa prinsip umum

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Multimedia 2.1.1 Pengertian Multimedia Menurut Vaughan(2011,p1), Multimedia adalah kombinasi teks, gambar, suara, animasi dan video yang disampaikan kepada user melalui komputer.

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi-aplikasi yang akan

BAB III LANDASAN TEORI. permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi-aplikasi yang akan BAB III LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dijelaskan dasar-dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi-aplikasi yang akan digunakan. Hal ini sangat penting

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang

BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Melihat banyaknya bidang usaha ikan secara konvensional saat ini maka tidak mudah bagi penjual yang menjual ikannya untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dengan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang

BAB III LANDASAN TEORI. dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang 10 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 World Wide Web World Wide Web yang biasanya disingkat dengan WWW dan lebih dikenal dengan istilah web adalah sebuah sistem terhubung dari hypertext document yang ada di Internet.

Lebih terperinci

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI Perancangan Website Ujian Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML OLEH: AULIA RAHMAN 21060113120007 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2014 Abstrak

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Kebutuhan Internet merupakan sekumpulan jaringan yang berskala global. Tidak ada satu pun orang, kelompok atau organisasi yang bertanggung jawab untuk menjalankan internet.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Bagian-bagian yang memiliki keterkaitan pengoperasian dalam mencapai suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem informasi dapat dibuat

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek ini. Landasan teori yang akan dibahas meliputi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat dan menambah di berbagai bidang, seperti pendidikan, perbankan, perhubungan,

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan landasan teori yang digunakan untuk mendukung penyusunan laporan kerja praktek ini. Landasan teori yang akan dibahas meliputi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen - komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN WEBSITE JURNAL ILMIAH BIDANG KOMPUTER (STUDI KASUS : PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MULAWARMAN)

RANCANG BANGUN WEBSITE JURNAL ILMIAH BIDANG KOMPUTER (STUDI KASUS : PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MULAWARMAN) Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 10 No. 2 September 2015 25 RANCANG BANGUN WEBSITE JURNAL ILMIAH BIDANG KOMPUTER (STUDI KASUS : PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MULAWARMAN) Dana Pranata 1), Hamdani

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN PUSTAKA BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007 : 119) Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu pesat, khususnya teknologi informasi, Kebutuhan manusia akan segala sesuatu dituntut

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. pengetahuan dan pola pikir manusia. Salah satu bidang yang turut serta menikmati hasil

BAB 1 PENDAHULUAN. pengetahuan dan pola pikir manusia. Salah satu bidang yang turut serta menikmati hasil BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini pembelajaran tentang ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang, khususnya dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). TIK terus mengalami

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem presensi menggunakan QRCode dan ijin berbasis web dan mobile merupakan sistem informasi yang digunakan untuk menyelesaika masalah presensi dan ijin

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya,

BAB 2 LANDASAN TEORI. disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya, BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aplikasi Web Pada awalnya aplikasi web dibangun dengan hanya menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Soendoro dan Haryanto (2005), definisi dari sistem dapat

BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Soendoro dan Haryanto (2005), definisi dari sistem dapat BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Menurut Soendoro dan Haryanto (2005), definisi dari sistem dapat dilakukan dengan 2 pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen. Dengan pendekatan prosedur

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Klinik Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan atau spesialistik, diselenggarakan

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN PUSTAKA BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007 : 119) Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dalam pengumpulan data atau informasi guna memecahkan permasalahan dan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dalam pengumpulan data atau informasi guna memecahkan permasalahan dan BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Metodologi penelitian adalah langkah dan prosedur yang akan dilakukan dalam pengumpulan data atau informasi guna memecahkan permasalahan dan menguji

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Company Profile Menurut Maimunah dkk. Dalam jurnal CCIT Vol.5 No.3 (2012) company profile adalah sebuah aset suatu lembaga atau perusahaan yang dapat digunakan untuk meningkatkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. internet yang sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman,

BAB I PENDAHULUAN. internet yang sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan aplikasi web saat ini begitu pesat terutama sejak munculnya teknologi internet yang sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa perangkat lunak merupakan kegiatan analisis, desain, konstruksi, verifikasi dan manajemen kesatuan teknik yang dikerjakan dalam suatu kerangka

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Website atau World Wide Web, sering disingkat sebagai www atau web saja, yakni

BAB 2 LANDASAN TEORI. Website atau World Wide Web, sering disingkat sebagai www atau web saja, yakni BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Website Website atau World Wide Web, sering disingkat sebagai www atau web saja, yakni sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain dipresentasikan

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Web Service Menurut Siregar (2012) Web service menyediakan standar komunikasi di antara berbagai aplikasi software yang berbeda-beda, dan dapat berjalan di berbagai platform maupun

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Perangkat lunak atau Software adalah perintah (program komputer) yang dieksekusi

BAB II LANDASAN TEORI. Perangkat lunak atau Software adalah perintah (program komputer) yang dieksekusi BAB II LANDASAN TEORI 2.1Perangkat Lunak Perangkat lunak atau Software adalah perintah (program komputer) yang dieksekusi memberikan fungsi dan petunjuk kerja seperti yang diinginkan. Struktur data yang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media

BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media elektronik

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian LPJ dan Fungsinya LPJ merupakan singkatan dari Laporan Pertanggung Jawaban. LPJ adalah suatu dokumen tertulis yang disusun dengan tujuan memberikan laporan tentang

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Mentoring Mentoring merupakan kegiatan ekstrakurikuler terstruktur yang wajib diikuti seluruh mahasiswa baru mulai angkatan tahun akademik 2004/2005, atau seluruh mahasiswa yang

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aplikasi Berbasis Web Yang dimaksud dengan aplikasi web atau aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dijalankan melalui browser. Aplikasi seperti ini pertama kali dibangun hanya

Lebih terperinci

Makalah Tentang Konten Manajemen Sistem Untuk Ujian Kompetensi Online

Makalah Tentang Konten Manajemen Sistem Untuk Ujian Kompetensi Online Makalah Makalah Tentang Konten Manajemen Sistem Untuk Ujian Kompetensi Online Makalah ini disusun untuk memenuhi Sidang Tugas Akhir Pada Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Oleh Achmad Guritno NRP.

Lebih terperinci

DAFTAR ISTILAH. Activity Diagram

DAFTAR ISTILAH. Activity Diagram DAFTAR ISTILAH Activity Diagram Actor Admin Adobe Dreamweaver AIX Analysis Apache Aplikasi ASP diagram yang digunakan untuk memodelkan aktivitas bisnis pada suatu sesuatu untuk mewakili peran yang dimiliki

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. yang benar-benar mempunyai skill atau kemampuan dalam bidang Teknologi

BAB 1 PENDAHULUAN. yang benar-benar mempunyai skill atau kemampuan dalam bidang Teknologi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini sangat berkembang pesat sehingga memberikan kemudahan bagi semua kalangan. Misalnya membantu dalam pengolahan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. Landasan teori ini merupakan dasar tentang teori-teori dalam melakukan

BAB III LANDASAN TEORI. Landasan teori ini merupakan dasar tentang teori-teori dalam melakukan BAB III LANDASAN TEORI Landasan teori ini merupakan dasar tentang teori-teori dalam melakukan penelitihan atau penemuan yang didukung oleh data dan sumber informasi. Fungsinya yaitu untuk menjelaslan beberapa

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Era perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini membuat. dan penjualan produk lewat media elektronik seperti internet.

BAB 2 LANDASAN TEORI. Era perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini membuat. dan penjualan produk lewat media elektronik seperti internet. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Penjualan Online Era perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini membuat persaingan bisnis dalam bidang apapun menjadi lebih variatif. Banyak metode bisnis yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama

BAB 2 LANDASAN TEORI. Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Definisi Sistem Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama atau sekumpulan objek-objek yang saling berelasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN I-1

BAB I PENDAHULUAN I-1 BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan menjelaskan mengenai dasar awal pada pembuatan laporan tugas akhir. Dasar awal tersebut terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, maksud dan tujuan dilakukan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Profile Tempat Kerja 2.1.1 Sejarah Instansi PT. Swamedia Informatika berdiri sejak tahun 1999, berkedudukan di Bandung. Dengan moto innovative IT Solution, kepuasan klien menjadi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. optimal dan berkualitas dengan proses media pembelajaran secara online dan

BAB 1 PENDAHULUAN. optimal dan berkualitas dengan proses media pembelajaran secara online dan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dalam dunia pendidikan di tingkat sekolah maupun universitas membawa banyak perubahan yang signifikan dalam proses

Lebih terperinci

lainnya. Android juga menggunakan sistem layar sentuh (touch screen) yang memudahkan pelanggan dalam penanganan navigasinya. Para pelaku bisnis telah

lainnya. Android juga menggunakan sistem layar sentuh (touch screen) yang memudahkan pelanggan dalam penanganan navigasinya. Para pelaku bisnis telah APLIKASI PEMESANAN MAKANAN PADA RESTORAN BERBASIS ANDROID DAN PHP MENGGUNAKAN PROTOKOL JSON Anggia Kusumawaty Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 10 November 2012

Lebih terperinci

Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web Sebagai Media. Informasi dan Promosi pada MM Studio Musik. Banjarnegara.

Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web Sebagai Media. Informasi dan Promosi pada MM Studio Musik. Banjarnegara. Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web Sebagai Media Informasi dan Promosi pada MM Studio Musik Banjarnegara Naskah Publikasi Diajukan oleh Andi Prasetia 08.12.2835 Kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Tugas Akhir Tugas Akhir merupakan satu kurikulum wajib yang dilaksanakan oleh setiap mahasiswa pada Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga mempunyai dampak dalam meningkatkan efektifitas dan keefisienan dalam melakukan setiap pekerjaan.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.4 Latar Belakang. Dalam kondisi administrasi Dinas Komunikasi dan Informatika sekarang sangat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.4 Latar Belakang. Dalam kondisi administrasi Dinas Komunikasi dan Informatika sekarang sangat 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.4 Latar Belakang Dalam kondisi administrasi Dinas Komunikasi dan Informatika sekarang sangat kurang maksimal dalam pencarian data seorang pegawai. Sulitnya mencari data pegawai dikarenakan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,

BAB III LANDASAN TEORI. adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Menurut Jerry, dkk dalam Hartono (1999:1) menyatakan bahwa sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul

Lebih terperinci

FERNANDYA RISKI HARTANTRI / F DASAR-DASAR HTML

FERNANDYA RISKI HARTANTRI / F DASAR-DASAR HTML FERNANDYA RISKI HARTANTRI 09018173 / F DASAR-DASAR HTML Hypertext Markup Language, atau seperti yang lebih dikenal, HTML, adalah bahasa computer dari World Wide Web. Bila Anda membuat situs Web, Anda dapat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. produk itu baik atau rusak ataupun untuk penentuan apakah suatu lot dapat diterima

BAB II LANDASAN TEORI. produk itu baik atau rusak ataupun untuk penentuan apakah suatu lot dapat diterima BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Inspeksi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan hasil studi lapangan (wawancara) Inspeksi adalah suatu kegiatan penilaian terhadap suatu produk, apakah produk itu baik

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Web atau Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan

BAB 2 LANDASAN TEORI. Web atau Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Web Web atau Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi berupa teks, gambar, animasi, suara, dan atau gabungan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007), Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh karena

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Radite Purwahana dalam tugas akhirnya telah membuat tugas akhir yang berjudul RAPOR ONLINE SMA N 8 SURAKARTA BERBASIS PHP, MYSQL, DAN SMS

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. merupakan beberapa komputer yang terhubung satu sama lain dengan memakai kabel

BAB 2 LANDASAN TEORI. merupakan beberapa komputer yang terhubung satu sama lain dengan memakai kabel BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Tentang Internet Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer. Jaringan komputer merupakan beberapa komputer yang terhubung satu sama lain dengan memakai

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Website merupakan kumpulan dari halaman halaman yang berhubungan dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Website merupakan kumpulan dari halaman halaman yang berhubungan dengan 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Website Website merupakan kumpulan dari halaman halaman yang berhubungan dengan file file lain yang saling terkait. Dalam sebuah website terdapat satu halaman yang dikenal

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pesatnya perkembangan teknologi informasi di bidang pendidikan, dapat dilihat dari banyaknya media-media pembelajaran yang digunakan di masyarakat. Salah satu

Lebih terperinci

Interraksi Manusia dan Komputer

Interraksi Manusia dan Komputer Yayasan Perguruan Tinggi Komputer Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Fakultas Ilmu Komputer Interraksi Manusia dan Komputer oleh Tery Ade Putra, S. Kom e-mail : teriadeputra_upi@ymail.com FB : Tery

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Sisttem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan atau kebijakan dan menjalankan operasional

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Gambar 3.1 ini merupakan desain penelitian yang akan digunakan. Exponential Smoothing

BAB III METODE PENELITIAN. Gambar 3.1 ini merupakan desain penelitian yang akan digunakan. Exponential Smoothing 30 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Gambar 3.1 ini merupakan desain penelitian yang akan digunakan. Rumusan Masalah Pengumpulan Data Curah (Skotlandia Bagian Barat) Studi Literatur : Peramalan,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan Aplikasi Web yang semakin berkembang pesat sejak munculnya

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan Aplikasi Web yang semakin berkembang pesat sejak munculnya BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perkembangan Aplikasi Web yang semakin berkembang pesat sejak munculnya teknologi internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman, penyampaian,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. diperlukan dalam pembangunan website e-commerce Distro Baju MedanEtnic.

BAB II LANDASAN TEORI. diperlukan dalam pembangunan website e-commerce Distro Baju MedanEtnic. 2 BAB II LANDASAN TEORI Untuk menunjang penulisan Tugas Akhir ini, diambil beberapa bahan referensi seperti bahasa pemrograman PHP dan MySQL, serta beberapa bahan lainya yang diperlukan dalam pembangunan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1. Pengertian Sistem Informasi II.1.1. Sistem Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai

Lebih terperinci

I.1 Latar Belakang Masalah

I.1 Latar Belakang Masalah BAB I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Masalah Dunia pendidikan telah berkembangan pesat dari tahun ke tahun. Perpaduan antara teknologi internet dengan dunia pendidikan menjadi hal yang tidak terpisahkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadiankejadian dan kesatuan

Lebih terperinci

SISTEM PEMANTAUAN DISTRIBUSI PEMBAYARAN PARKIR MELALUI INTERNET

SISTEM PEMANTAUAN DISTRIBUSI PEMBAYARAN PARKIR MELALUI INTERNET SISTEM PEMANTAUAN DISTRIBUSI PEMBAYARAN PARKIR MELALUI INTERNET Kartika Megasari Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Gunadarma kartika87ms@gmail.com 29 September 2009 ABSTRAKSI

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan aplikasi web yang semakin pesat sejak munculnya teknologi internet sangat

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan aplikasi web yang semakin pesat sejak munculnya teknologi internet sangat BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan aplikasi web yang semakin pesat sejak munculnya teknologi internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman, penyampaian dan penerimaan

Lebih terperinci

MEMAHAMI PENGGUNAAN UML

MEMAHAMI PENGGUNAAN UML MEMAHAMI PENGGUNAAN UML Reza Kurniawan Reza.kurniawan@raharja.info Abstrak Saat ini sebagian besar para perancang sistem informasi dalam menggambarkan informasi dengan memanfaatkan UML diagram dengan tujuan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. tujuan tertentu. Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu:

BAB 2 LANDASAN TEORI. tujuan tertentu. Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu: BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi 2.1.1 Pengertian Sistem Sistem merupakan suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. pengembang untuk membuat sebuah aplikasi web. Dilengkapibanyak library dan

BAB III LANDASAN TEORI. pengembang untuk membuat sebuah aplikasi web. Dilengkapibanyak library dan BAB III LANDASAN TEORI 3.1 CodeIgniter CodeIgniter adalah sebuah framework PHP yang dapat mempercepat pengembang untuk membuat sebuah aplikasi web. Dilengkapibanyak library dan helperyang berguna di dalamnya

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. yang dapat menunjang berjalannya sistem agar berjalan secara optimal. Dimana

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. yang dapat menunjang berjalannya sistem agar berjalan secara optimal. Dimana BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Dalam menjalankan suatu sistem perlu diperhatikan sistem spesifikasi apa saja yang dapat menunjang berjalannya sistem agar berjalan secara optimal. Dimana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Ciptaningtyas, Ijtihadie, dan Lumayung (2014) bahwa di

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Ciptaningtyas, Ijtihadie, dan Lumayung (2014) bahwa di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Menurut Setiyo (2013) bahwa Pengembangan e-learning merupakan suatu keharusan bagi seluruh perguruan tinggi agar standar mutu pendidikan dapat ditingkatkan. E-learning

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Sistem Menurut Alfattah (2007:3) sistem adalah sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi serta hubungan antar objek yang biasa dilihat

Lebih terperinci

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA Bab II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Berdasarkan web pariwisata yang sudah pernah ada masih terdapat beberapa kekurangan dan penulis bermaksud mengambangkan aplikasi tersebut untuk melengkapi

Lebih terperinci

FRAMEWORK PHP BERBASIS KOMPONEN UNTUK MEMBUAT FORMULIR DAN LAPORAN SECARA OTOMATIS ABSTRAK

FRAMEWORK PHP BERBASIS KOMPONEN UNTUK MEMBUAT FORMULIR DAN LAPORAN SECARA OTOMATIS ABSTRAK 1 FRAMEWORK PHP BERBASIS KOMPONEN UNTUK MEMBUAT FORMULIR DAN LAPORAN SECARA OTOMATIS ALI MUHTAS Program Studi Sistem Informasi S1, Fakultas Ilmu Komputer ABSTRAK Dalam pembangunan aplikasi perlu adanya

Lebih terperinci

PENGERTIAN WEB web adalah

PENGERTIAN WEB web adalah PENGANTAR WEB -YQ- PENGERTIAN WEB web adalah salah satu aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen multimedia (text, gambar, suara, animasi, video) di dalamnya yang menggunakan protokol http (hypertext transfer

Lebih terperinci

HTML 5. Geolocation Web SQL Database, media penyimpanan database lokal

HTML 5. Geolocation Web SQL Database, media penyimpanan database lokal HTML 5 HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA 4 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Dasar Sistem Sistem adalah sekumpulan unsur yang melakukan suatu kegiatan atau menyusun skema (alur) yang melakukan suatu kegiatan pemrosesan untuk mencapai suatu tujuan.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Bab ini akan memberikan penjelasan tentang teori yang mendukung dalam pembuatan aplikasi video streaming menggunakan Helix Streaming Server Real Player. Teori-teori ini dimaksudkan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN AKSESORIS HANPHONE BERBASIS WEB PADA DAZZLE CELLULAR SEMARANG

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN AKSESORIS HANPHONE BERBASIS WEB PADA DAZZLE CELLULAR SEMARANG RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN AKSESORIS HANPHONE BERBASIS WEB PADA DAZZLE CELLULAR SEMARANG Ahmad Susanto, Novita Mariana Abstrak Dengan semakin tingginya faktor persaingan dalam penjualan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS WEB (STUDI KASUS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA)

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS WEB (STUDI KASUS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA) Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 9 No. 2 Juni 2014 35 SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS WEB (STUDI KASUS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA) Indah Fitri Astuti 1), Dyna

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG D.11 IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG Achmad Nakhrowi *, Agung Riyantomo, Moch Subchan Mauludin Jurusan Teknik

Lebih terperinci

WEBSITE PORTAL PADA CV CHAMPION PALEMBANG MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL

WEBSITE PORTAL PADA CV CHAMPION PALEMBANG MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL WEBSITE PORTAL PADA CV CHAMPION PALEMBANG MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL Rindu Setiawati Jurusan Sistem Informasi STMIK PalComTech Palembang Abstrak Website Portal pada CV Champion Palembang menggunakan Php

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini, teknologi perangkat bergerak semakin berkembang dan populer

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini, teknologi perangkat bergerak semakin berkembang dan populer BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini, teknologi perangkat bergerak semakin berkembang dan populer sebab pemakaian teknologi ini tidak dibatasi oleh lokasi dan dapat dibawa dengan mudah atau disimpan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Perangkat Lunak Perangkat Lunak adalah perintah (program komputer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan atau mengatur struktur data memungkinkan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. yang ada di dunia bisa kita dapatkan dalam waktu yang relatif singkat. Kemampuan

BAB 1 PENDAHULUAN. yang ada di dunia bisa kita dapatkan dalam waktu yang relatif singkat. Kemampuan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penemuan berbagai macam teknologi yang mendukung informasi ini menyebabkan perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat, dimana setiap informasi yang ada di

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer

BAB II LANDASAN TEORI. bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer BAB II LANDASAN TEORI 2.1 World Wide Web Dunia internet semakin berkembang, terutama penggunaanya dalam bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer global, sedangkan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. bentuk web. Bahasa pemrograman yang digunakan PHP, HTML, CSS, AJAX

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. bentuk web. Bahasa pemrograman yang digunakan PHP, HTML, CSS, AJAX BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Nurkolis diimplementasikan dalam bentuk web. Bahasa pemrograman yang digunakan PHP, HTML, CSS, AJAX dengan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Proyek 2.1.1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner (2006) Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya

Lebih terperinci

WEB RECEIPT AND RELEASE DEPO CONTAINER PT. BHANDA GHARA REKSA PALEMBANG

WEB RECEIPT AND RELEASE DEPO CONTAINER PT. BHANDA GHARA REKSA PALEMBANG WEB RECEIPT AND RELEASE DEPO CONTAINER PT. BHANDA GHARA REKSA PALEMBANG Leni Marlina Ermawati Jurusan Sistem Informasi STMIK PALEMBANG Abstrak PT. Bhanda Ghara Reksa merupakan Badan Usaha Milik Negara

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Rental Mobil Rental mobil merupakan salah satu bisnis yang menguntungkan dan sangat berhubungan dengan jasa karena dengan model kendaraan yang terlalu banyak, seorang dapat membuka

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan menjelaskan tentang teori-teori yang digunakan dalam pembuatan sistem manajemen ini. 2.1. HTML Menurut Alexander F.K Sibero (2011 : 19), HTML atau dengan singkatan

Lebih terperinci

APLIKASI E-TUGAS BERBASIS WEB CMS STUDI KASUS AMIK TUNAS BANGSA PEMATANGSIANTAR

APLIKASI E-TUGAS BERBASIS WEB CMS STUDI KASUS AMIK TUNAS BANGSA PEMATANGSIANTAR APLIKASI E-TUGAS BERBASIS WEB CMS STUDI KASUS AMIK TUNAS BANGSA PEMATANGSIANTAR Dedy Hartama 1, Muhammad Zarlis 2 1 Staff Program Studi Manajemen Informatika AMIK Tunas Bangsa,Pematangsiantar & Mahasiswa

Lebih terperinci