Analisis Lansekap BENTANG LAHAN (lansekap) DAN FAKTOR PEMBENTUK TANAH IKLIM BAHAN INDUK TANAH VEGETASI TOPOGRAFI (LANSEKAP) PENGELOLAAN WAKTU 1
2
3
4
5
6
DAERAH FLUVIAL/ALUVIAL/DESPOSISI Aliran permukaan dalam saluran, sungai, selokan dll, akan mengangkut masa tanah yang dilaluinya dan selanjutnya akan diendapkan. Pengendapan masa tanah terjadi akibat : Gradien/lereng sungai/saluran/selokan yang berkurang Karakteristik dasar saluran (menjadi kasar) Pola aliran yang berliku DAERAH FLUVIAL Bila kekuatan aliran berkurang atau masa tanah terlalu banyak (contoh pada bagian saluran yang melebar) maka aliran air akan kehilangan kemampuan sehingga masa tanah akan diendapkan Lereng (gradien) dapat memberi kekuatan pada masa air untuk mengikis permukaan tanah, bila lereng berkurang maka aliran permukaan akan kehilangan tenaga sehingga terjadi pengendapan masa tanah Kondisi permukaan dasar saluran yang kasar akan menghambat kecepatan aliran air dan mengakibatkan pengedapan masa tanah Ukuran butir masa tanah yang terangkut semakin halus (berkurang) dengan semakin jauh dari sumber aliran (bagian hulu) Erosi terjadi pada bagian permukaan yang cekung dan pengendapan terjadi pada daerah yang cembung. 7
ENTISOL PADA DATARAN BANJIR Point bar : terbentuk bila sungai yang bermeander mengikis bagian cekungan dan diendapkan pada bagian yang cembung di bagian hilir Entisol Levee (guguk sungai): terbentuk oleh perubahan aliran di sisi sungai, endapan fraksi kasar terjadi dekat dengan aliran sungai sedang bahan yang halus diendapkan pada tempat yang lebih jauh Entisol dengan kondisi tekstur yang berbeda Back swamp : daerah cekungan yang terbentuk disisi (dibelakang) guguk sungai (levee) yang sering jenuh dengan air Entisol dengan sifat yang aquik Tanggul sungai : bagian sisi sungai yang menjadi pembatas aliran sungai Entisol yang berasosiasi 8
ENTISOL PADA DAERAH ALUVIUM TUA Endapan masa tanah dapat mencapai ketebalan yang sangat dalam Pengendapan terjadi pada lembah-lembah Sebagaian mengalami sementasi (membentuk lapisan padas) Karena proses pengikisan akan terjadi terasteras sungai 9
ENTISOL PADA DAERAH TERAS Terjadi akibat proses erosi pada dataran banjir diwilayah dataran tinggi. Tread : bagian permukaan datar Scrap : bagian yang berlereng curam yang membatasi tread dengan dasar lembahnya. ENTISOL PADA SEDIMENT LAKUSTRIN Timbulnya perubahan kecepatan aliran sungai yang mendadak di danau sehingga mengakibatkan pengendapan Pengendapan semakin banyak jika konsentrasi masa tanah dalam aliran sungai cukup banyak Pengendapan membentuk semacam delta di bagian muara sungai, tekstur kasar pada saluran dan berdebu sampai berliat pada dataran banjir Kecepatan pengendapan tergantung dari besarnya proses erosi/denudasi di bagian hulu karena kegiatan pertanian. 10
ENTISOL PADA DELTA Terjadi bila masa tanah yang terangkut di endapkan dekat pantai Endapan di wilayah delta umumnya membentuk pola segitiga Ukuran delta sangat bervariasi mulai dari yang sempit hingga sangat lebar. ENTISOL PADA KIPAS ALUVIAL Terbentuk pada daerah beriklim kering Bentuk menyerupai kipas, permukaan cembung, lereng 3 15% Dijumpai pada daerah perubahan lereng dari terjal/curam hingga landai Aliran permukaan pada lereng curam cepat, sedang pada lereng landai lebih lambat karena terjadi perubahan kecepatan yang mendadak, maka bahan kasar akan diendapkan. Terbentuk Entisol dengan kedalam solum dan tekstur yang berbeda-beda. 11
ENTISOL PADA DATARAN PIEDMONT Terjadi di wilayah beriklim kering Bentunya seperti kipas aluvial Lebih lebar/luas Lebih landai Terbentu Entisol dengan kedalaman solum dan tekstur yang bervariasi 12
13
sediment accumulates at bends in coastlines forming various depositional landforms (e.g. spits, baymouth bars, barrier islands). Many spits, baymouth bars and barrier islands create sheltered coastal wetlands where salt marshes develop. The shelter from wave-action allows mud to accumulate (usually from streams and rivers) and salt-tolerant vegetation grows on the mud. KELOMPOK VULKANIK Bentuk lahan yang terbentuk karena aktivitas vulkanik/gunungapi yang dirikan oleh bentuk kerucut vulkanik, aliran lahar, levee ataupun dataran yang merupakan akumulasi bahan vulkanik. 14
TIPE LETUSAN Hawaian : lava basaltic cair, jarang keluar dari kepundan, sering mengisi celah disi gunung, efusive dan aktivitas letusan jarang Strombolian : lava basaltic yang lebih kental dengan akitivitas letusan yang sering, letusan berupa bahan fragmental dan keluar asap hitam Volkanian : lava kental dengan letusan abu dan gas yang menyebar luas Pelean : lava sangat kental dengan letusan berupa campuran abu, fragmen batuan dan gas panas yang dapat meluncur ke bawah lereng dengan kecepatan tinggi. ENTISOL PADA DATARAN VULKANIK Entisol pada bentukan depresi Daerah kepundan : Cekungan/lubang kepundan dengan dinding curam di puncak kerucut vulkan, langsung di atas lubang yang mengeluarkan bahan-bahan vulkan dari perut bumi Caldera : cekungan vulkan luas di bagian atas sistem gunung api strato Depresi vulkanik tektonik : terbentuk oleh penurunan permukaan dan membentuk kalfera atau krater yang tidak simetris 15
ENTISOL PADA KARTS Tanah belum berkembang Tipic Ustipsament,0-3,agak datar,tebing subresen,endapan pasir Lithic Usthorthent,50-60%,berbukit,kompleks hogsbeck,endapan pasir berkapur Lithic usthortents,15-25%,berbukit,perbukitan angkatan,batu pasir dam batu lanau Typic Fluvaquents,0-3%,agak datar,dataran aluvial antar perbukitan,endapat liat dan pasir. KUBAH KARST SINKHOLE 16
KUBAH KARST SINKHOLE KUBAH KARST SINKHOLE 17
KUBAH KARST SINKHOLE 18
19